26 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 3841

Bobby Nasution Disematkan Pemimpin Pejuang Quran

Bobby Nasution disematkan sebagai pemimpin pejuang Quran dalam Peresmian Rumah Quran Violet (RQV) ASQN 1310 Ar-Royani di Jalan Tangkul 1, Kecamatan Medan Tembung, Selasa (2/12/2020) malam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Calon Wali Kota Medan nomor urut 2, Muhammad Bobby Afif Nasution disematkan sebagai pemimpin pejuang Quran dalam Peresmian Rumah Quran Violet (RQV) ASQN 1310 Ar-Royani di Jalan Tangkul 1, Kecamatan Medan Tembung, Selasa (2/12/2020) malam. Selempang pejuang Quran pun disematkannya kepada pengelola RQV Ar-Royani, Ustaz Bambang Munadi.

Calon pemimpin Kota Medan ini mengharapkan kerjasama RQV untuk meningkatkan pejuang-pejuang Quran di Kota Medan. Ke depan Bobby ingin RQV bisa lebih banyak lagi di Kota Medan sehingga dapat mendukung aturan MDTA.

“Kita inginkan karakter anak-anak, khususnya di Kota Medan, bisa dibentuk melalui landasan Alquran. Dan ini harus kita syiarkan lebih besar lagi melalui kebijakan pemerintah,” ucap menantu Presiden Joko Widodo tersebut.

“Insha Allah jika saya dan Bang Aulia Rachman diberikan amanah, ingin sekali menjadikan perda MDTA menjadi aturan bagi anak SD. Di mana sebelum tamat wajib sudah bisa baca Alquran. Dan dipastikan saat perda MDTA sudah dijadikan aturan, Rumah Quran Violet, dan rumah Quran lainnya, Magrib Mengaji dan sebagainya, akan lebih masif lagi anak-anak kita yang menjadi penghafal-penghafal Alquran,” sambungnya.

Karena itu Bobby berharap rumah Quran tumbuh terus di Kota Medan. “Kalau bisa di 2001 lingkungan di Kota Medan ada rumah Quran. Kalau sekarang baru 50-an, nanti di setiap lingkungan ada,” ungkap penggagas #KolaborasiMedanBerkah itu.

 Tak lupa Bobby mengucapkan selamat kepada ibu-ibu para santri yang hadir, karena anak-anaknya sudah menjadi santri RQV. “Kalau nanti anak-anaknya belajar menghafal Quran dengan susah payah, mudah-mudahan bisa memberikan mahkota kepada ibunya,” tuturnya.

Dalam kegiatan bertema Puncak Kolaborasi Kebaikan ini, Ketua DPD Partai Gelora Kota Medan, Muhammad Nasir menyampaikan apresiasi atas kehadiran RQV di Medan Tembung. Dipaparkannya, Bobby Nasution ingin mengimplementasikan sebagai umat Islam yang ingin melayani masyarakat Kota Medan. Dia juga menyampaikan semangat Bobby menjadi wali Kota Medan untuk membangun.

“Karena komitmen Bang Bobby Nasution ingin memberikan manfaat kepada masyarakat Kota Medan. Partai Gelora Kota Medan dan seluruh DPC Partai Gelora telah bersepakat untuk mengusung Bang Bobby Nasution,” tukasnya.

Turut hadir Ketua DPW Partai Gelora, Heriansyah, juru bicara tim pemenangan Bobby-Aulia, UstaZ Nursyam, Ustaz Bambang Heriadi, dan Ustaz Azmi serta Owner Rumah Violet Ar Royani, Bambang Munadi. (rel)

RSI Tabur 100 Ribu Benih Ikan Nila ke Danau Toba

RESTOCKING: Kegiatan restocking PT RSI dengan menaburkan 100 ribu benih nila tilapia ke Danau Toba, Kabupaten Samosir.

SAMOSIR, SUMUTPOS.CO – Regal Springs Indonesia kembali melakukan tabur benih ikan (restocking) ke perairan Danau Toba, Kabupaten Samosir, Rabu (2/12). Benih ikan yang ditabur sebanyak 100 ribu benih. Penaburan ini merupakan bagian dari program keberlanjutan ‘Kami Peduli RSI’.

“Kegiatan ini merupakan program kami untuk membantu para nelayan, benih ikan tilapia yang ditabur merupakan hasil produksi budidaya pembenihan Regal Springs Indonesia (RSI) di Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai). Benih ikan yang ditabur adalah benih unggul yang diproduksi secara berkelanjutan dengan menggunakan teknologi, dan mengikuti standar cara budidaya benih ikan yang baik, bersertifikat nasional dan internasional,” ungkap Senior Manager Corporate Affairs & Community RSI, Dian Octavia.

Dian juga menyampaikan, kegiatan ini bertujuan mempertahankan ekosistem perairan Danau Toba, dan memberikan nilai ekonomis bagi petani ikan dan nelayan.

“Serta sudah pasti mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan,” imbuhnya.

RESTOCKING: Kegiatan restocking PT RSI dengan menaburkan 100 ribu benih nila tilapia ke Danau Toba, Kabupaten Samosir.

Sambil menuangkan benih ikan ke Danau Toba,  Kepala Dinas Perikanan Samosir, diwakili Kabid Perikanan Dinas Perikanan Samosir, Desmon Siahaan berterima kasih atas kegiatan restocking di Danau Toba.

“Kiranya masyarakat bersabar menunggu ikan ini besar, setelah itu baru dijala. Jadi jangan dijala dulu, sebelum ikannya besar,” harapnya.

Tabur benih ke Danau Toba, juga dulakukan oleh masyarakat bersama Drahmendra Situmorang, yang merupakan Koordinator Aliansi Masyarakat Lontung Peduli Bona Pasogit.

Dian Octavia yang didampingi stafnya Sakti Sinaga, juga menyampaikan, ratusan ribu benih ikan yang ditabur, dimulai dari Danau Toba kawasan Pangambatan sampai ke Silimalombu. Total ada 6 desa, yakni Desa Tomok Induk, Desa Hutaginjang Lontung, Desa Parmonangan Lontung, Desa Pardomuan Lontung, Desa Parbalohan Lontung, dan Desa Silimalombu.

“Saya berharap, benih ikan itu dapat berkembang biak dengan baik. Dan kami akan tetap melakukan hal yang sama sesuai dengan program yang ada, demi masyarakat seputar danau,” pungkas Dian. (rel/mea)

Sejumlah Jembatan di Sergai Rusak Parah, Ini yang Dilakukan Darma Wijaya

TINJAU: Darma Wijaya meninjau jembatan yang surak. (ist)

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Akibat dari banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara beberapa waktu yang lalu mengakibatkan sejumlah jembatan khususnya di Serdang Bedagai rusak. Salah satunya jembatan gantung yang menghubungkan dusun XI Desa Marjanji dengan dusun I Desa Buluduri Kecamatan Sipispis.

Kepala Dusun XI Desa Marjanji, Rijal Saragih mengatakan jembatan gantung ini dibangun sejak lama, menggunakan kayu, kawat dan besi swadaya masyarakat, namun karena banjir kondisinya sekarang rusak parah dan tidak bisa dilalui masyarakat.

“Kami minta ini diperbaiki, kalo bisa dijadikan jembatan permanen, karena kalo gak lewat sini, kami terpaksa menggunakan rakit ataupun harus keliling menempuh jarak 6 Kilometer lebih untuk ke seberang sungai,” ungkapnya saat diwawancarai media, Rabu (2/12).

Hal yang sama diungkapkan Warga Dusun I Desa Buluduri, Parno. Ia mengatakan jembatan ini sebagai akses satu-satunya bagi warga untuk mengangkut hasil pertanian atau perkebunan warga. Selain itu juga sebagai akses anak sekolah dan masyarakat umum.

“Kami mohon diperbaikilah, karna kalo keliling melalui ancol, makan waktu dan habis minyak,” katanya.

Bahkan akibat jembatan yang rusak ada warga yang hampir celaka saat banjir melanda. “Kemarin ada yang hampir jatuh karna kondisi jembatan yang rusak ini,” tambahnya.

Sementara itu, calon Bupati nomor urut 1 Haji Darma Wijaya saat melihat kondisi jembatan mengatakan rusaknya jembatan ini akibat banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu akibat bencana alam yang terjadi.

“Program prioritas kita adalah perbaikan infrastruktur, baik itu jalan jembatan dan irigasi, jika diberi amanah kita akan prioritaskan jembatan penghubung antar desa ini, selain itu juga kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan,” jelasnya.

Bahkan calon Bupati Dambaan Sergai ini juga mengungkapkan jika jembatan ini rusak atau bahkan terputus maka akses masyarakat juga terganggu.

“Jembatan ini harus diperbaiki, jika putus maka akses menjadi lumpuh dan kesejahteraan masyarakat terancam, karena ini jembatan digunakan masyarakat untuk mencari nafkah mengangkut hasil pertanian atau perkebunan warga,” tandasnya.

Tinjauan jembatan ini juga dirangkai dengan pemberian bantuan dana untuk membeli kayu, kawat dan bahan bangunan lainnya untuk perbaikan jembatan. (rel)

Program Undian Vaganza Periode 2: Pelanggan Setia Telkomsel Asal Rantau Prapat Bawa Pulang Mobil Honda Brio

Manager Branch Telkomsel Padang Sidempuan, Charles NG Pane menyerahkan langsung hadiah Grand Prize 1 Unit Mobil Honda Brio kepada Ibu Vanny Nababan, pelanggan setia Telkomsel Asal Rantau Prapat di GraPARI Telkomsel Rantau Prapat pada Rabu (2/12).
Manager Branch Telkomsel Padang Sidempuan, Charles NG Pane menyerahkan langsung hadiah Grand Prize 1 Unit Mobil Honda Brio kepada Ibu Vanny Nababan, pelanggan setia Telkomsel Asal Rantau Prapat di GraPARI Telkomsel Rantau Prapat pada Rabu (2/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel selalu berkomitmen mengapresiasi loyalitas yang diberikan para pelanggan setia. Oleh karena itu, Telkomsel kembali menghadirkan program apresiasi melalui program Undian Vaganza. Melalui program ini, pelanggan setia prabayar Telkomsel (simPATI, kartu As dan Loop) bisa memenangkan berbagai macam hadiah menarik diantaranya; 2 unit mobil Honda Brio, 30 unit sepeda motor Honda Beat, 60 unit Smartphone, Logam Mulia 2  gram untuk 200 pemenang dan hingga pulsa senilai ratusan juta.

Manager Branch Telkomsel Padang Sidempuan, Charles NG Pane menyerahkan langsung hadiah Grand Prize 1 Unit Mobil Honda Brio kepada Ibu Vanny Nababan, pelanggan setia Telkomsel Asal Rantau Prapat di GraPARI Telkomsel Rantau Prapat pada Rabu (2/12).
Manager Branch Telkomsel Padang Sidempuan, Charles NG Pane menyerahkan langsung hadiah Grand Prize 1 Unit Mobil Honda Brio kepada Ibu Vanny Nababan, pelanggan setia Telkomsel Asal Rantau Prapat di GraPARI Telkomsel Rantau Prapat pada Rabu (2/12).

Manager Branch Telkomsel Padang Sidempuan, Charles NG Pane mengatakan “Kami mengucapkan terima kasih kepada pelanggan setia Telkomsel yang telah memberikan kepercayaan terhadap layanan dan produk yang Telkomsel berikan, sehingga Telkomsel dapat menjadi salah satu operator telekomunikasi terdepan saat ini. Program Undian Vaganza ini sebagai salah satu bentuk rasa terima kasih serta apresiasi kepada pelanggan khususnya pelanggan prabayar Telkomsel (simPATI, kartu As dan Loop)  kami.”

Program ini dibagi menjadi 2 periode. Periode pertama dimulai pada 16 Agustus – 15 September. Pengumuman pemenang periode pertama telah dilakukan pada tanggal 24 september yang lalu. Untuk periode kedua program dapat diikuti oleh pelanggan dari 16 September – 15 Oktober, dengan pengundian hadiah dilakukan pada 26 Oktober. Untuk dapat mengikuti program ini, pelanggan cukup mengumpulkan kupon undian yang bisa didapatkan dengan melakukan  pembelian paket data, pulsa serta kartu perdana di aplikasi myTelkomsel atau mitra modern channel seperti retail nasional (Indomaret dan Alfamart), perbankan (Mandiri, BNI, BRI, BCA, BTN, OCBC NISP) serta ecommerce (Tokopedia, Bukalapak, Shopee dan JD.ID).

Pada undian periode 2 ini, Ibu Vanny pelanggan setia Telkomsel asal Rantau Prapat beruntung terpilih sebagai pemenang hadiah utama 1 Unit Mobil Honda Brio. Penyerahan hadiah  dilakukan langsung oleh Charles NG Pane pada Rabu (2/12) di GraPARI Telkomsel Rantau Prapat.

“Selamat kepada Ibu Vanny Nababan yang berhasil membawa pulang hadiah utama 1 Unit Mobil Honda Brio ini. Hadiah ini menjadi bukti bahwa Telkomsel akan selalu mengapreasiasi kesetiaan para pelanggan kami. Bukan hanya apresiasi, kami juga akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan serta kualitas produk untuk 170 juta pelanggan kami”, tutup Charles.

Terkait program undian, Telkomsel senantiasa mengimbau pelanggan untuk selalu waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel. Dalam menyampaikan segala informasi untuk pelanggan, baik mengenai program, layanan, produk, ataupun promosi berhadiah, Telkomsel selalu menggunakan mekanisme pemberitahuan resmi, seperti melalui surat, pemberitaan di media massa nasional, informasi di GraPARI terdekat atau di Call Center Telkomsel, aplikasi MyTelkomsel, serta situs resmi perusahaan www.telkomsel.com/undianvaganza.

Rapidin-Juang Berpeluang Besar Menang Pilkada Samosir

ISTIMEWA/SUMUT POS
DAMPINGI: Calon Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, saat mendamping Presiden Joko Widodo di Kabupaten Samosir, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO-Calon Bupati dan Wakil Bupati Samosir nomor Urut 3, Rapidin Simbolon-Juang Sinaga optimis kembali memenangkan pilkada Samosir 2020. Berdasarkan hasil survei resmi yang dirilis oleh Lembaga Survei Indonesia, pasangan petahana itu unggul jauh dengan selisih 27 persen dari dua pesaingnya. Elektabilitas Rapidin Simbolon-Juang Sinaga (Rap ber Juang) berada pada angka 49 persen.
Sementara elektabilitas Vandiko T Gultom-Martua Sitanggang (Vantas) sebesar 22,5 persen dan Marhuale Simbolon-Guntur Sinaga (Marguna) sebesar 2 persen. Mereka yang belum menentukan pilihan tersisa 26,5 persen. Dari Hasil kepuasan masyarakat Samosir terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati, Rapidin Simbolon-Juang Sinaga, selama 54 bulan mencapai 70 persen.
Selain itu, Calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung PDI-P itu pun tampil percaya diri dengan menjawab tudingan-tudingan paslon lain dilandasi bukti. Kandidat nomor urut 3, Rapidin Simbolon-Juang Sinaga menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan dengan baik strategi terbebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepostisme (KKN) dalam menjalankan roda pemerintahan yang dipimpin selama ini.
Dalam debat kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Samosir putaran kedua lalu, ia menegaskan, dalam melaksanakan roda pemerintahan selama ini berdasarkan transparansi melalui e-budgeting, e-perizinan, e-pelayanan rumah sakit, dan lainnya.
Rapidin pun menyertai bukti-buktinya dengan menyebutkan bahwa selama ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir mendapat apresiasi penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dari Menpan-RB dengan nilai yang diberikan BB, serta 3 kali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (WTP).
“Ini salah satu bukti bahwa roda pemerintahan yang kami jalankan selama ini dengan baik. Selama kami memimpin, belum ada satu orang pejabat kami yang bersentuhan dengan hukum, korupsi. Yang sebelumnya, sudah ada 23 orang dan sudah ada dieksekusi. Inilah bukti kami. Yang lainnya masih akan, sedangkan kami sudah teruji,” tegasnya kepada wartawan, Rabu (2/12).
Selain itu Rapidin Simbolon-Juang Sinaga juga mendapat tudingan dari lawannya, kalau selama kepemimpinannya tidak menjalankan program ekologi perairan dan hutan. Bersama Juang Sinaga, Rapidin pun menjawab tudingan itu dengan tenang. Ia menerangkan bahwa selama memimpin wilayah berpenduduk 121.924 jiwa itu, sudah ada kerjasama tripartit yang terjalin.
“PT Inalun, PT Tirta, dan Pemkab Samosir melakukannkerjasama penanaman pohon seluas 500 hektare yang terletak di Pusuk Buhit-Tele. Lalu, setiap Jumat dilaksanakan gotong-royong massal dengan menanam pohon untuk menata kawasan Danau Toba. Kita kerjasama dengan universitas untuk penghijauan Danau Toba yang dananya bersumber dari APBD, CSR,” terangnya.
Ia pun menyuruh lawan politiknya agar mengecek kebenaran tersebut langsung ke PT Inalum apa benar sudah dilakukan atau tidak.
Lalu mengenai sampah, Rapidin melanjutkan, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di Ronggurnihuta memakai sistem buka tutup. Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR, nantinya akan memakai detail engeneering desaign (DED). “Jika kami terpilih tahun depan fisiknya dikerjakan dan pengelolaannya akan memakai pengelolaan sampah berteknologi tinggi,” ucapnya.
Bukan hanya itu, Rapidin pun menyebutkan terkait kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Samosir yang mengalami rusak ringan dan berat sepanjang 310 km. Untuk membangun jalan tersebut membutuhkan anggaran Rp930 miliar. “Maka untuk di periode kedua nanti, kami akan menuntaskan perbaikan jalan tersebut,” katanya.
Seperti yang diketahui, berdasarkan data Dinas PUPR Samosir panjang jalan Kabupaten Samosir pada tahun 2019 yaitu 959,21 kilometer. Jalan tersebut terdiri dari 188 kilometer jalan negara, 74,45 kilometer jalan provinsi, dan 696,76 kilometer jalan kabupaten. (gus)

Lagi, Para Alim Ulama Doakan Bobby-Aulia Menang Pilkada Medan

Bobby Nasution menghadiri zikir dan doa bersama yang didukung KBIH Multazam di Jalan Titi Papan Gang Pertahanan Kelurahan Sei Sikambing, Medan Petisah, Selasa (1/12) malam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bersama sejumlah alim ulama, ustaz dan ustazah juga tokoh agama dan masyarakat, Bobby Nasution berzikir dan berdoa bersama menyambut Pilkada Medan 9 Desember mendatang.

Zikir dan doa bersama yang didukung Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Multazam itu dilaksanakan di Jalan Titi Papan Gang Pertahanan Kelurahan Sei Sikambing, Medan Petisah, Selasa (1/12/2020) malam. Dalam munajat itu diharapkan pula agar pasangan calon nomor urut 2, Bobby Nasution dan Aulia Rachman memenangi Pilkada Medan.

Ustazah Rohani memulai acara dengan bersalawat bersama kepada Nabi Muhammad SAW yang diikuti oleh hadirin.
Ustaz Syafii Siregar kemudian menyampaikan tausiah pada kesempatan itu. “Yang pertama kami doakan agar Adinda Bobby Nasution diridai menjadi wali Kota Medan. Aamiin,” kata Syafii yang juga pimpinan KBIH Multazam.

KBIH Multazam adalah yang pertama di Kota Medan sejak 1996. “Alhamdulillah sudah puluhan ribu jamaah kita. Dan dari keluarga besar Bobby Nasution dahulu juga sudah dekat dengan kita. Dan kita akan mendukung Bobby Nasution,” imbuhnya.

Kepada Bobby, Ustaz Syafii juga yakin akan dekat dengan ulama ketika kelak duduk di Pemko Medan. “Ulama itu meneduhkan, sejuk. Senantiasalah mendengar nasehat ulama Insya Allah berkah,” katanya.

Ia menyatakan dukungan sebab visi misi Bobby-Aulia sangat baik untuk kemajuan umat di Medan. “Diantaranya beasiswa pendidikan untuk pelajar Medan bisa keluar negeri,” katanya.

Dari kalangan ibu-ibu pengajian, diwakili Ustazah Rohani menyampaikan kebulatan tekad untuk mendukung Bobby Nasution.

“Kami akan memilih karena hati nurani bukan karena wani piro. Insya Allah kami istiqomah dan siap memenangkan. Dan ketika sudah menang nanti jangan lupa datang lagi kemari temui kami,” katanya.

Bobby sendiri menyampaikan program keumatan akan ia dan Aulia bangun kelak ketika dapat amanah memimpin Kota Medan.

“Kami telah siapkan program keumatan, program agama yang akan dirasakan semua masyarakat. Insya Allah, kita akan siapkan program beasiswa sebanyak 1.000 beasiswa. Anak-anak mau naik tingkat ke SMP harus bisa baca Quran. Itu akan kita fokuskan dan terapkan, perda yang sudah ada akan kita perwal-kan,” katanya.

Ia kembali menyebut akan membangun peradaban dari rumah ibadah. “Umat bangkit dari masjid, ekonomi bangkit dari masjid. Insya Allah kita akan bangkitkan perekonomian umat dari masjid. Hasilnya untuk jamaah dan masyarakat setempat. Masjid yang punya kemampuan finansial lebih akan membantu masjid lainnya. Dari sekitar 1.083 masjid mungkin sekitar 500 masjid bisa ada unit usahanya, dan ada penghasilan ada untungnya, itu bisa saling berbagi untuk kemaslahatan umat,” kata menantu Presiden Jokowi itu. (rel)

Bobby Nasution Ajak HIPMI PT Hilangkan Keegoisan dengan Kolaborasi

Calon Wali Kota Medan nomor urut 2, Bobby Nasution menghadiri Rakerda dan Diklatda HIPMI PT Sumut, di Medan Club, Selasa (1/12/2020).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Calon Wali Kota Medan nomor urut 2, Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri Rakerda dan Diklatda Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Sumatera Utara, bertema Membangun Kolaborasi dan Karakter Pengusaha Muda yang Tangguh dan Adaptif di Medan Club, Selasa (1/12/2020).

Bobby menuturkan, untuk mewujudkan target meningkatkan persentase pengusaha muda Kota Medan dari 2% ke 4% tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri.

“Tidak bisa dilakukan masing-masing, dengan keegoisan masing-masing (meningkatkan pengusaha muda). Tidak akan bisa kalau tidak maju sama-sama semua. Tapi semua akan bisa terakomodir jika kita bangkit sama-sama dengan kolaborasi,” ucapnya.

Baginya, kolaborasi sangat penting untuk HIPMI PT, apalagi sekarang ini di Sumut khususnya Kota Medan terdapat universitas besar yang jalannya masih sendiri-sendiri. “Untuk itu, jadikanlah HIPMI PT sebagai kolaboratornya, harus disatukan dengan tujuan yang disepakati bersama menjadikan pengusaha, yang selalu siap menjadi partner pemerintah. Mudah-mudahan HIPMI PT jadi partner Pemerintah Kota Medan,” terangnya.

Sebelumnya, mewakili Ketua HIPMI Sumut, Imam Akbar menjelaskan sebagai kader, pihaknya siap mendukung Bobby Nasution menjadi wali Kota Medan. HIMPI juga siap mendukung ide-ide dari pemerintah. “Tapi kita (HIPMI) meminta menyederhanakan peraturan perizinan yang ada sehingga lebih simpel untuk menjadi pengusaha,” jelasnya seraya menyampaikan target meningkatkan persentase pengusaha muda dari sekitar 2% menjadi minimal 4% di Kota Medan.

Sementara Ketua Umum HIPMI PT Sumut, Ryalsyah Putra mengharapkan pengurus HIPMI PT Sumut bisa menggelorakan semangat HIPMI PT dan melahirkan program-program terbaik di kampus dan di luar kampus. (rel)

Bobby Nasution Ajak HIPMI PT Hilangkan Keegoisan dengan Kolaborasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Calon Wali Kota Medan nomor urut 2, Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri Rakerda dan Diklatda Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Sumatera Utara, bertema Membangun Kolaborasi dan Karakter Pengusaha Muda yang Tangguh dan Adaptif di Medan Club, Selasa (1/12/2020).

Bobby menuturkan, untuk mewujudkan target meningkatkan persentase pengusaha muda Kota Medan dari 2% ke 4% tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri.

“Tidak bisa dilakukan masing-masing, dengan keegoisan masing-masing (meningkatkan pengusaha muda). Tidak akan bisa kalau tidak maju sama-sama semua. Tapi semua akan bisa terakomodir jika kita bangkit sama-sama dengan kolaborasi,” ucapnya.

Baginya, kolaborasi sangat penting untuk HIPMI PT, apalagi sekarang ini di Sumut khususnya Kota Medan terdapat universitas besar yang jalannya masih sendiri-sendiri. “Untuk itu, jadikanlah HIPMI PT sebagai kolaboratornya, harus disatukan dengan tujuan yang disepakati bersama menjadikan pengusaha, yang selalu siap menjadi partner pemerintah. Mudah-mudahan HIPMI PT jadi partner Pemerintah Kota Medan,” terangnya.

Sebelumnya, mewakili Ketua HIPMI Sumut, Imam Akbar menjelaskan sebagai kader, pihaknya siap mendukung Bobby Nasution menjadi wali Kota Medan. HIMPI juga siap mendukung ide-ide dari pemerintah. “Tapi kita (HIPMI) meminta menyederhanakan peraturan perizinan yang ada sehingga lebih simpel untuk menjadi pengusaha,” jelasnya seraya menyampaikan target meningkatkan persentase pengusaha muda dari sekitar 2% menjadi minimal 4% di Kota Medan.

Sementara Ketua Umum HIPMI PT Sumut, Ryalsyah Putra mengharapkan pengurus HIPMI PT Sumut bisa menggelorakan semangat HIPMI PT dan melahirkan program-program terbaik di kampus dan di luar kampus. (rel)

Tiga Hal Ini Jadi Perhatian Presiden Jokowi dalam Pengelolaan Perbatasan Negara

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pelaksana tugas (Plt.) Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Suhajar Diantoro, menyampaikan tiga hal strategis pengelolaan perbatasan negara yang menjadi perhatian Presiden Joko Widodo.

Tiga hal tersebut adalah Rencana Induk (Renduk), Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN), dan memastikan kegiatan ekonomi di perbatasan negara berjalan lancar.

Renduk

Suhajar mengatakan penyusunan Rencana Induk Pengelolaan Batas Wilayah dan Kawasan Perbatasan Negara saat ini telah memasuki tahap akhir. Setelah Renduk disahkan oleh Presiden Jokowi, Suhajar menyampaikan pihaknya akan mengoordinir untuk menetapkan Rencana Aksi yang merupakan penjabaran dari Renduk dan kesepakatan Kementeria/Lembaga anggota BNPP dalam mengelola program dan kegiatan di perbatasan negara.

“Pertama kita sedang tahap akhir penyusunan Renduk, targetnya seminggu ke depan akan diselesaikan untuk nantinya dibawa ke Sekretariat Kabinet untuk dibawa ke Presiden,” ujar Suhajar dalam acara Rapat Koordinasi Pengendalian Pengelolaan Perbatasan Negara Tahun 2020 di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2020).

PKSN

PKSN merupakan pintu gerbang penghubung Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan negara tetangga yang memberikan first impression tentang NKRI. PKSN merupakan wujud dari sistem perkotaan nasional, dalam pengembangannya, suatu kota tidak dapat terlepas dari pengembangan desa. PKSN yang ideal dapat dicapai dengan membangun kawasan perdesaannya untuk kemudian berakselerasi menjadi kawasan perkotaan.

Suhajar yang juga Juru Bicara BNPP menyampaikan Presiden Jokowi mempunyai 41 Major Project dalam RPJMN 2020-2024. Satu diantaranya adalah membangun enam PKSN di perbatasan negara yaitu di Paloh-Aruk, Atambua/Motaain, Jayapura/Skouw, Merauke, Nunukan dan Kefamenanu.

Lebih lanjut Suhajar mengatakan Presiden meminta rencana pembangunan tiga PKSN yaitu Paloh-Aruk, Atambua/Motaain, dan Jayapura/Skouw dimatangkan.

“Kedua yang menjadi isu perhatian presiden adalah penetapan PKSN, beliau meminta agar segera mematangkan rencana pembangunan di tiga PKSN (Paloh-Aruk, Atambua/Motaain, Jayapura/Skouw). Tiga PKSN ini inpresnya sudah berada di tahap akhir, hari ini sudah berada di Sekretariat Kabinet, Insya Allah apabila disetuju maka akan mulai dikerjakan di tahun 2021 dan 2022,” kata Suhajar.

Suhajar menambahkan untuk mematangkan rencana pembangunan tersebut Menteri Dalam Negeri yang juga merupakan Kepala BNPP, Muhammad Tito Karnavian, telah memerintahkan BNPP untuk mulai melakukan pemetaan. Tiga PKSN yaitu Paloh-Aruk, Atambua/Motaain, Jayapura/Skouw sudah dipetakan potensi yang dapat dikembangkan. Tiga PKSN lainnya yaitu Merauke, Nunukan dan Kefamenanu akan dipetakan potensinya pada awal Tahun 2021.

“Pak Tito telah memerintahkan BNPP untuk memulai melakukan pemetaan atas PKSN yang lain yang menjadi major project. Maka BNPP akan mengajak K/L di awal 2021 untuk meneruskan perencanaan tiga PKSN berikutnya untuk dilaksanakan di 2022,” tambahnya.

Memastikan Kegiatan Ekonomi di Perbatasan Negara Berjalan Lancar

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang dibangun di perbatasan negara telah dilengkapi dengan bangunan pasar, salah satunya adalah di PLBN Skouw. Pasar ini merupakan tempat bertemunya pedagang Indonesia dengan pembeli yaitu masyarakat negara tetangga.

Suhajar mengatakan Presiden Jokowi pernah menyampaikan keinginannya meninjau pasar PLBN Skouw kepada Menteri Tito Karnavian.

“Ada satu hal lagi yang menjadi perhatian presiden yaitu memastikan bahwa bagian tertentu dari perbatasan yang sudah mulai maju kegiatan ekonominya mulai berjalan. Dan beliau pernah menyamapaikan ke Mendagri ingin meninjau pasar PLBN Skouw, jadi akhir tahun ini kira-kira ada tiga hal kerja berat dan bersama kita yang berkaitan dengan hal-hal yang menjadi perhatian bapak presiden,” pungkasnya.(rel)

Selama Pandemi Covid-19: Klaim BPJamsostek Sumbagut Capai Rp1,469 T

Deputi Direktur Wilayah BPJamsostek Sumbagut, Panji Wibisana. M IDRIS/sumut pos.
Deputi Direktur Wilayah BPJamsostek Sumbagut, Panji Wibisana. M IDRIS/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pembayaran klaim BPJamsostek Sumbagut selama pandemi Covid-19 mengalami peningkatan. Total klaim mencapai Rp1,469 triliun lebih (periode Januari-September).

Deputi Direktur Wilayah BPJamsostek Sumbagut, Panji Wibisana. M IDRIS/sumut pos.
Deputi Direktur Wilayah BPJamsostek Sumbagut, Panji Wibisana. M IDRIS/sumut pos.

Berdasarkan data BPJamsostek Sumbagut, pembayaran klaim tersebut meliputi empat program yaitu Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Pensiun (JP). Dari keempatnya, paling besar untuk pembayaran klaim JHT sebesar Rp1,305 miliar lebih dengan jumlah 119.575 tenaga kerja. Selanjutnya, klaim JKM Rp75,87 miliar (2.031 tenaga kerja), JKK Rp65,68 miliar (9.825 tenaga kerja), dan JP Rp21,87 miliar (4.079 tenaga kerja).

Deputi Direktur Wilayah BPJamsostek Sumbagut, Panji Wibisana menyebutkan, klaim pembayaran JHT meningkat sejak Januari dan Februari. Pada Januari jumlah klaim mencapai Rp120,1 miliar (11.241 tenaga kerja), dan Februari meningkat menjadi Rp129 miliar (13.041 tenaga kerja).

Sedangkan pada Maret, klaim mengalami penurunan menjadi Rp108,6 miliar (10.362 tenaga kerja) dan juga April sebesar Rp79,4 miliar (6.642 tenaga kerja).

Namun, pada Mei kembali melonjak yaitu menjadi Rp97,7 miliar (8.857 tenaga kerja) hingga bulan berikutnya. Antara lain, Juni (Rp195,9 miliar, 19.040 tenaga kerja), Juli (Rp182,5 miliar, 18.749 tenaga kerja), Agustus (Rp159,9 miliar, 14.052 tenaga kerja), dan September (Rp231,9 miliar, 17.591 tenaga kerja). Sedangkan pada Oktober dan November masih dalam proses penghimpunan.

Ia melanjutkan, dari 11 kantor cabang (kacab) BPJamsostek Sumbagut, klaim JHT tertinggi yaitu Kacab Medan Kota (Medan) sebesar Rp285,1 miliar (21.625 tenaga kerja). Sedangkan terendah khususnya di Sumut adalah Kacab Padang Sidimpuan yakni Rp66,6 miliar (7.343 tenaga kerja).

“Meningkatnya jumlah pembayaran klaim sejalan dengan meningkatnya jumlah tenaga kerja yang mengalami PHK selama masa pandemi. Peningkatannya luar biasa karena sampai sekarang belum ada penurunan sampai 7.000 peserta setiap bulannya. Rata-rata di atas 10 ribu peserta mengajukan klaim setiap bulan,” ungkap Panji saat media gathering bersama sejumlah wartawan di kantornya, Selasa (1/12).

Panji berharap, pada November jumlah klaim ini akan berangsur turun. Hal ini sejalan dengan beberapa badan usaha sudah kembali melakukan penerimaan tenaga kerja. “Tapi memang kita belum rilis data Novembernya. Mudah-mudah di November ada penurunan lah. Karena kita lihat beberapa badan usaha sudah mulai lagi merekrut pekerja baru,” ucap dia.

Menurut Panji, klaim JHT memang mengalami kenaikan. Namun, bisa saja ini bukan hanya klaim dari tenaga kerja di Sumut. Melainkan, dari tenaga kerja di daerah lain karena saat ini klaim bisa diakses dari seluruh Indonesia.

Dalam melakukan klaim terhadap JHT, sambung dia hal itu merupakan hak seluruh peserta BPJamsostek. JHT bisa diklaim apabila peserta sudah berhenti bekerja dan tidak bekerja kembali. Klaim ini bisa dilakukan dengan masa tunggu satu bulan. “Walaupun kepesertaan JHT baru dua bulan, misalnya pekerja mulai bekerja Agustus sampai September tapi berhenti pada Oktober. Kalau ia tidak bekerja kembali, ia punya hak melakukan klaim pada November karena ada masa tunggunya selama satu bulan,” jelasnya.

Untuk pelayanan, pihaknya juga menerapkan protokol kesehatan di kantor BPJamsostek.

Dalam memberikan kemudahan dalam pencairan JHT, dihadirkan LAPAK ASIK (Layanan Tanpa Kontak Fisik).

“Jadi layanan ini tanpa sentuhan, semua dokumen diunggah. Bahkan untuk verifikasi menggunakan video call. Namun saat ini juga sudah ada LAPAK ASIK ON SITE dimana peserta bisa datang langsung ke kantor cabang jika ada yang tidak dipahami dalam proses klaim JHT,” katanya. (ris/ram)

Calon Wali Kota Medan: Pedagang Sukaramai Yakin Bobby Bawa Perubahan

MENANGIS: Seorang pedagang Pasar Sukaramai, Reni, menangis saat mencurahkan hati kepada calon Wali Kota Medan nomor urut 2, Muhammad Bobby Afif Nasution kala blusukan ke pasar tersebut ditemani tokoh nasional, Deddy Mizwar, Selasa (1/12/2020).
MENANGIS: Seorang pedagang Pasar Sukaramai, Reni, menangis saat mencurahkan hati kepada calon Wali Kota Medan nomor urut 2, Muhammad Bobby Afif Nasution kala blusukan ke pasar tersebut ditemani tokoh nasional, Deddy Mizwar, Selasa (1/12/2020).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bobby Nasution masih ditemani aktor senior nasional Deddy Mizwar blusukan di Kota Medan. Kali ini mereka berdua blusukan di Pasar Sukaramai Jalan AR Hakim Medan, Selasa (1/12).

MENANGIS: Seorang pedagang Pasar Sukaramai, Reni, menangis saat mencurahkan hati kepada calon Wali Kota Medan nomor urut 2, Muhammad Bobby Afif Nasution kala blusukan ke pasar tersebut ditemani tokoh nasional, Deddy Mizwar, Selasa (1/12/2020).
MENANGIS: Seorang pedagang Pasar Sukaramai, Reni, menangis saat mencurahkan hati kepada calon Wali Kota Medan nomor urut 2, Muhammad Bobby Afif Nasution kala blusukan ke pasar tersebut ditemani tokoh nasional, Deddy Mizwar, Selasa (1/12/2020).

Seperti diketahui, masalah Pasar Tradisional Sukaramai tak kunjung beres diselesaikan wali Kota Medan terdahulu. Gedung dibangun, namun pedagang ogah berjualan di dalam. Bagaimana tidak ogah, sebab pembeli pun tak mau belanja di dalam gedung. Apa pasal?

Ternyata pemerintah kota gagal memanajemen pedagang agar seluruhnya mau jualan di dalam gedung yang telah disediakan. Malah ramai pedagang berjualan di luar gedung dan di badan jalan umum.

Melihat fenomena itulah Bobby Nasution melihat langsung permasalahan yang terjadi. Bobby tampak blusukan melihat dagangan dan bertanya pada pedagang pun pembeli.

Salah satu permasalahan adalah perjanjian saat gedung dibangun, bahwa tidak boleh ada pasar lain didekat Pasar Sukaramai tidak terwujud.

“Dulu kita buat perjanjian dengan Pemko Medan agar tidak ada pasar-pasar lain radius dekat, namun tidak bisa diwujudkan. Pembeli pecah, akhirnya kita pedagang di dalam gedung susah,” kata Kamal Tanjung mewakili pedagang.

Ketika blusukan di dalam pasar, Bobby Nasution mendengarkan dengan seksama keluhan seluruh pedagang. Bahkan ada pedagang sayur mayur, Reni, terlihat sambil menitikkan air mata curhat kepada menantu Presiden Jokowi itu.

“Ini pembangunan gedung kami yang bayar, mana ada uang pemko ini. Kami cicil ini tiap bulan, bahkan saya sampai gadai rumah saya untuk DP (uang muka) lapak ini, Pak Bobby. Tolonglah kami, pembeli sepi tak mau masuk mereka belanja di luar. Bagaimana ini pengurusnya tolonglah nasib kami, pak,” kata Reni.

Kamal Tanjung lantas menimpali, memang benar bahwa pedagang mencicil lapak yang ada di dalam gedung.

“Nominalnya beda-beda tergantung ukuran. Masa cicilannya juga beda ada yang lima tahun. Rata-rata Rp1,5 juta/bulan, bahkan ada yang Rp3 juta. Jadi Pemko Medan itu menurut kami tak ada kontribusi. Manajemen pun kurang baik. Kita butuh kepemimpinan yang kuat yang bisa urus pasar ini. Pasti ada setoran liar yang kita tidak tahu masuk ke siapa. Itu harus dihentikan di masa Bobby kelak,” kata Kamal.

Anehnya, pascadibangun pada 2014 lalu, sampai kini gedung Pasar Sukaramai tidak diresmikan. Melihat fakta di lapangan, Bobby Nasution bilang masalah gedung tak lepas dari hal teknis.

“Di dalam kurang ramai, banyak lapak kosong. Di lantai dua dan tiga malah kosong sama sekali. Secara teknis memang bangunan ini tidak memudahkan pengunjung,” kata alumnus S2 IPB Bogor itu.

Solusinya, ditegaskan calo wali kota nomor urut 2 itu, akan dibangun sebuah ekosistem pasar yang sebenarnya di Sukaramai.

“Kita mau suruh pedagang masuk ke dalam, ya harus kita pastikan dulu kenyamanannya, keamanan, jaminan agar pedagang mau dan akhirnya pembeli juga mau masuk ke dalam,” kata dia.

Deddy Mizwar pada kesempatan itu melihat langsung antusiasme masyarakat.

“Kita lihat sendiri bagaimana animo masyarakat bertemu Bobby Nasution, artinya mereka menaruh harapan besar pada sosok pembawa harapan pada Bobby,” kata mantan Wakil Gubernur Jawa Barat tersebut. (rel/azw)