31 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 3849

Juara 1 Lomba TP PKK Sumut Terima Masing-masing Rp40 Juta

Foto: Alexander AP Siahaan / Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu 
HADIAH: Ketua TP PKK Provinsi Sumut Nawal Edy Rahmayadi dan Wakil Ketua TP PKK Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah didampingi Kadis Pembangunan Masyarakat dan Desa, Aspan Sofyan menyerahkan Hadiah Lomba PKK Tahun 2019 tingkat Provinsi Sumut di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut,  Medan, Senin (30/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puncak peringatan  Hari Kesatuan Gerak  (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-48 Tahun 2020, yang dilaksanakan Tim Penggerak (TP) PKK Sumatera Utara (Sumut), Senin (30/11), dimeriahkan dengan pengumuman pemenang berbagai lomba yang telah dilaksanakan sejak 2019. Dengan menerapkan protokol kesehatan 3M, panitia mengumumkan pemenang kategori enam lomba, disertai penyerahan hadiah piala, piagam, uang tunai, dan barang.

Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut, Medan, mengucapkan selamat kepada semua pemenang. “Saya ucapkan selamat. Kita semua berharap ini bisa mendorong TP PKK daerah lebih maju lagi, lebih baik lagi dan membantu memajukan keluarga di Sumut,” kata Nawal, didampingi Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Aspan Sofian. Tampak Ibu Nawal, Ibu Sri Ayu, dan seluruh peserta mengenakan masker, disertai jaga jarak sesuai prokes.

Adapun enam lomba yang diumumkan adalah pelaksana tertib administrasi dana PKK, pola asuh anak dan remaja, usaha peningkatan pendapatan keluarga, pemanfaatan lahan pekarangan dan inspeksi visual asam asetat (IVA) test. Juga lomba yang paling ditunggu-tunggu yaitu pelaksana terbaik desa/kelurahan program terpadu peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat sejahtera. Seluruhnya dibagi menjadi dua kategori yaitu kategori kabupaten dan kota.

Untuk lomba pelaksana tertib administrasi dana PKK kategori kota terbaik pertama jatuh kepada Kelurahan Bandar Sakti (Tebing Tinggi), kedua Kelurahan Damai (Binjai) dan ketiga Kelurahan Mabar Hilir (Medan). Untuk kategori kabupaten terbaik pertama jatuh kepada kelurahan/desa Batang Pane I (Padanglawas Utara), kedua Tanjung Kubah (Batubara), ketiga Pematang Johar (Deli Serdang). Kemudian harapan I, II dan III,  masing-masing Sidapdap Simanosor (Tapanuli Selatan), Huta Gurgur (Samosir) dan Manggis (Serdang Bedagai).

Pada lomba pola asuh anak dan remaja kategori kota terbaik pertama jatuh kepada Kelurahan Losung (Padangsidimpuan), kedua Mekar Sentosa (Tebing Tinggi), dan ketiga Merdeka (Pematangsiantar). Sedangkan kategori kabupaten peringkat pertama jatuh kepada desa/kelurahan Sei Beluru (Asahan), kedua Sinior (Tapanuli Selatan), kegita Dolok Nauli (Toba). Sedangkan untuk juara harapan I, II dan III jatuh kepada kelurahan/desa Sei Muka (Batubara), Mazingo (Nias Utara), dan Paran Gadung (Padanglawas Utara).

Pelaksanaan terbaik usaha peningkatan pendapatan keluarga PKK untuk kategori kota terbaik pertama dimenangkan Kelurahan Tanjungbalai Kota II (Tanjungbalai), kedua Tanjung Sari (Medan) dan ketiga Karya Jaya (Tebing Tinggi). Kategori Kabupaten terbaik pertama jatuh kepada kelurahan/desa Sumber Padi (Batubara), kedua Sihikkit (Humbang Hasundutan), ketiga Natambang Roncitan (Tapanuli Selatan). Untuk harapan I, II dan III jatuh kepada kelurahan/desa Tanjung Alam (Asahan), Sidodadi Ramonia (Deli Serdang) dan Siunggam Jae (Padanglawas Utara).

Lima pelaksana terbaik pemanfaatan halaman pekarangan kategori kota dimenangkan kelurahan Jati Utomo (Binjai), kedua Suambi (Tanjungbalai) dan ketiga Singali (Padangsidimpuan). Sedangkan kategori kabupaten terbaik pertama jatuh kepada kelurahan/desa Benteng Huraba (Tapanuli Selatan), kedua Gunung Bandung (Batubara), ketiga Stungkit (Langkat). Harapan I, II dan III jatuh kepada Tubran (Labuhanbatu Utara), Sifahandro (Nias Utara) dan Parsingguran (Humbang Hasundutan).

Untuk pelaksana terbaik inspeksi visual asam asetat (IVA) test kategori kota juara pertama direbut kecamatan Medan Johor (Medan), kedua Binjai Barat (Binjai) dan Bajenis (Tebing Tinggi). Sedangkan kategori kabupaten peringkat pertama diraih Kecamatan Pematang Jaya (Langkat), kedua Percut Sei Tuan (Deli Serdang), ketiga Simangambat (Padanglawas Utara). Untuk harapan I, II dan III diraih Kecamatan Merbau (Labuhanbatu Utara), Sipoholon (Tapanuli Utara) dan Balige (Toba).

Lomba yang paling dinantikan, pelaksana terbaik desa/kelurahan program terpadu peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat sejahtera juara kategori kota dimenangkan Kelurahan Medan Sunggal (Medan), kedua  Kelurahan Beting Kuala Kapias (Tanjungbalai) dan ketiga Kelurahan Aek Habil (Sibolga).

Sedangkan untuk kategori kabupaten juara I diraih desa/kelurahan Aek Raso (Labuhanbatu Selatan), II Pagaran Lambung 3 (Tapanuli Utara), III Ujungpandang (Labuhanbatu Utara). Sedangkan untuk harapan I diraih desa/kelurahan Aek Pardomuan (Tapanuli Selatan), II Sampuara (Toba) dan III Panjang (Batubara).

Masing-masing juara peringkat pertama mendapat hadiah uang tunai sebesar Rp40 juta, juara kedua Rp30 juta dan juara ketiga Rp20 juta. Sedangkan untuk juara harapan I meraih Rp15 juta, II Rp10 juta dan ketiga Rp5 juta.

Ketua TP PKK Kabupaten Batubara, Maya Indria Sari Zahir, mengatakan hadiah yang diterima akan dipergunakan untuk pengembangan kegiatan-kegiatan PKK berikutnya. “Kami sangat bersyukur berhasil mendapat 4 penghargaan kali ini. Ini tentu akan menjadi penyemangat kami untuk melayani masyarakat dan memanfaatkan hadiah yang diterima untuk pengembangan kegiatan-kegiatan PKK Batubara,” katanya.

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Aspan Sofian menambahkan untuk meningkatkan kinerja di tahun 2021, TP PKK daerah bisa berkolaborasi dengan desa dalam memanfaatkan Dana Desa. Namun, Sofian mengatakan TP PKK perlu melihat prioritas Dana Desa untuk tahun 2021 sesuai dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 13 Tahun 2020.

“Prioritasnya itu pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa, program prioritas nasional kewenangan desa dan adaptasi kebiasaan baru. PKK bisa berkolaborasi dengan desa-desa untuk memaksimalkan dana desa tersebut,” kata Sofian.

Turut hadir pada acara tersebut wakil ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, Kadis Kesehatan Sumut Alwi Mujahit dan Ketua TP PKK dari kabuoaten/kota di Sumut. Selain itu, acara ini juga diikuti organisasi perangkat daerah secara virtual. (rel/mea)

Bobby Nasution Siap Modali Kelompok Usaha di Medan Belawan

Bobby Nasution membeberkan program yang akan dikerjakan jika kelak terpilih menjadi wali Kota Medan di Pengajian Keluarga Bahagia Medan Belawan, Minggu (29/11/2020). 

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Muhammad Bobby Afif Nasution membeberkan program yang akan dikerjakan jika kelak terpilih menjadi wali Kota Medan di Pengajian Keluarga Bahagia Medan Belawan, Minggu (29/11/2020). 

 Ketua Pengajian Keluarga Bahagia, Nilawati didampingi Mariani selaku ahli bait menyatakan kebahagiaannya atas kehadiran pasangan calon nomor urut 2 tersebut. 

 “Dengan kehadiran Bang Bobby kita bisa langsung bertanya dan mendengar program apa yang akan dilaksanakan nanti kalau jadi wali kota,” kata Nilawati. 

 Sementara Bobby Nasution kepada ibu-ibu pengajian menyampaikan pentingnya bantuan sosial untuk masyarakat terlebih di masa pandemi seperti saat ini. 

 Warga Medan banyak yang belum dapat bantuan UMKM, PKH dan bantuan lainnya dari program pusat. “Ketidakmerataan bantuan itu karena pendataan yang tidak akurat. Bahkan pemerintah kota tidak ada data, gimana mau dibantu data saja tidak ada. Nanti kita fokuskan data akurat jadi bantuan dan perhatian ke masyarakat lebih akurat,” katanya. 

 Dengan bantuan dari pemerintah pusat yang terbatas, kata Bobby, Pemko Medan harus buat program bantuan sendiri. Tujuannya untuk menambah jumlah penerima bantuan. “Bantuan yang kita programkan sendiri pastinya lebih kita ketahui, apa yang dibutuhkan masyarakat Medan. Insya Allah akan kita wujudkan,” janji dia. 

 Menantu Presiden Joko Widodo itu juga sampaikan agar ibu-ibu pengajian di daerah Medan Belawan membentuk kelompok usaha. Usaha apa saja bebas sesuai minat dan kemampuan masyarakat. 

“Kalau ada kelompok usahanya bantuan akan lebih tepat sasaran. Nanti kita akan  berikan alat usahanya, modal usaha sampai tempat berusaha, hasil usahanya pun akan kita carikan pembelinya,” kata Bobby. 

 Untuk jaminan pendidikan anak-anak di Kota Medan, Bobby bilang akan menyiapkan 1.000 beasiswa. “Anak-anak kita yang berprestasi di segala bidang dan yang tak mampu akan kita berikan beasiswa. Nanti bisa sekolah hingga ke luar negeri,” pungkasnya sembari meminta doa dan dukungan kepada ibu pengajian tersebut untuk gunakan hak suara pada Pilkada Medan, 9 Desember 2020.

 Sebelum mendatangi pengajian ibu-ibu di Jalan Stasiun Kelurahan Belawan Bahagia, Bobby Nasution tampak keliling blusukan menyerap aspirasi masyarakat di Blok 19 Lingkungan VII Kelurahan Sicanang, Medan Belawan. (rel)

Enam UMKM Raih Penghargaan Siddhakarya Tingkat Sumut

Humas Sumut/Fahmi Aulia
PENGHARGAAN SIDDHAKARYA: Sekretaris Daerah Provinsi Sumut R Sabrina bersama Staf Ahli Menaker Bidang Kebijakan Publik Reyna Usman menyerahkan Penghargaan Siddhakarya kepada 6 UMKM, di Hotel Le Polonia Jalan Sudirman, Medan, Senin (30/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak enam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menerima Penghargaan Produktivitas Siddhakarya Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2020, Senin (30/11), di Le Polonia Hotel and Convention, Jalan Jenderal Sudirman Medan Polonia. Penghargaan diserahkan langsung Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina mewakili Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

Penerima penghargaan didampingi bupati/walikota masing-masing. Empat di antaranya yang merupakan usaha kecil menerima kategori penghargaan ‘Good Perfomance’ yakni PT Usaha Suka Maju dengan jenis usaha pengolahan kopi dari Tapanuli Utara, Donita Food dengan jenis usaha bakery dari Deli Serdang, LPK Anugerah bidang tenun ulos dari Pematangsiantar, dan Samfood bidang pengolahan mi dari Pematangsiantar.

Berikutnya, dua usaha menengah menerima penghargaan kualifikasi ‘Emerging Leader’ yakni Mawar Bakery and Cake Shop dengan jenis usaha Bakery dari Medan dan UD Harum Manis dengan jenis usaha pengolahan roti dari Tebing Tinggi. Keenam penerima penghargaan tingkat provinsi tersebut akan berlaga di tingkat nasional untuk menerima penghargaan dari Presiden.

Sekdaprov Sumut Sabrina mengucapkan selamat kepada penerima penghargaan. Katanya, apresiasi merupakan bonus sebagai motivasi agar lebih giat dan produktif lagi. 

 “Namun yang tidak boleh dilupakan dan tidak kalah penting kalian lupakan ialah makna kehadiran, keberadaan, kekuatan kalian pelaku usaha UMKM yang turut menggerakkan perekonomian Sumut dan membuka lapangan pekerjaan bagi orang banyak,” ujar Sabrina.

Kekuatan luar biasa yang dimiliki UMKM, terang Sabrina, telah terbukti. Salah satunya bisa bertahan saat gelombang resesi ekonomi dunia beberapa tahun lalu terjadi. Dengan semakin banyaknya UMKM bermunculan, kemandirian bangsa dan kekuatan ekonomi akan terbangun dengan sendirinya.

 “Bagi siapapun yang memiliki ide usaha, mulai saja pelan-pelan dengan skala kecil. Konsisten dan fokus, bukan tidak mungkin bisa meningkat menjadi skala internasional. Kopi kita, ulos bisa menembus skala internasional,” jelas Sabrina.

Staf Ahli Menteri Ketenagakerjaan Bidang Kebijakan Publik Reyna Usman menjelaskan bahwa tujuan dari penganugerahan penghargaan melalui Kementerian Ketenagakerjaan adalah untuk memotivasi dunia usaha agar standard of excellence berlaku dan tetap dipertahankan oleh perusahaan dan membantu mereka mencapai kualifikasi usaha kelas dunia. Penghargaan produktivitas diberikan kepada dunia usaha yang berhasil meningkatkan produktivitasnya minimal selama 3 tahun berturut-turut.

 “Penghargaan produktivitas ini terbagi dua yakni Siddhakarya dan Paramakarya. Siddhakarya merupakan penghargaan tingkat provinsi yang diberikan oleh Gubernur pada setiap tahun genap dan Paramakarya merupakan penghargaan produktivitas tingkat nasional yang diberikan oleh Presiden setiap dua tahun sekali pada tahun ganjil,” ungkap Reyna.

Untuk menentukan perusahaan yang berhak mendapatkan penghargaan produktivitas, Reyna menyebutkan ada delapan kriteria yang harus dipenuhi yakni kepemimpinan, perencanaan strategik, fokus pada pelanggan dan perluasan pasar, fokus pada pengembangan kompetensi SDM dan organisasi, data informasi dan analisa, manajemen proses, hasil usaha, dan produktivitas.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut Baharuddin Siagian menjelaskan bahwa rangkaian penilaian telah berlangsung sejak bulan Agustus hingga November 2020. Dari 15 perusahaan yang diusulkan kabupaten/kota diperoleh tujuh perusahaan kecil, dan tiga perusahaan menengah yang memenuhi syarat-syarat administrasi dan dokumen untuk selanjutnya dilakukan verifikasi lapangan.

 “Berdasarkan sidang pleno yang dilakukan sebanyak dua kali akhirnya diperoleh enam pemenang yang terdiri dari 4 usaha kecil dan dua usaha menengah. Kami ucapkan selamat dan mudah-mudahan bisa maju dan menang di tingkat nasional. Kepada UMKM lainnya yang belum menerima tahun ini, jangan patah semangat dan terus tingkatkan kreativitas, inovasi, produksi,” pesan Bahar.

Penganugerahan penghargaan diakhiri dengan foto bersama dan pemberian ucapan selamat. Dilanjutkan dengan meninjau stan-stan UMKM penerima penghargaan. Turut hadir Bupati/Walikota penerima penghargaan atau yang mewakili, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumut Baharuddin Siagian, Kepala Dinas Ketenagakerjaan kabupaten/kota penerima penghargaan, Deputi Direktur Wilayah Sumbagut BPJS Ketenagakerjaan Panji Wibisana, Kepala BBPLK Medan M Ali, para dewan juri dan peserta. (rel)

Di Taman Kurma, Bobby Nasution Memohon Doa Para Ulama

Bobby Nasution menyapa sejumlah ulama dan ustaz-ustazah di Taman Kurma Kediaman Syeikh KH Ali Akbar Marbun, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Kautsar Allah Akbar di Jalan Pelajar Ujung, Minggu (29/11/2020). 

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Muhammad Bobby Afif Nasution menyapa sejumlah ulama dan ustaz-ustazah di Taman Kurma Kediaman Syeikh KH Ali Akbar Marbun, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Kautsar Allah Akbar di Jalan Pelajar Ujung, Minggu (29/11/2020). 
 Tampak pula KH Amiruddin Nasution, Ustaz Fadlan Zainuddin, juara MTQ dunia di Iran dan banyak ulama juga ustaz lainnya. Menariknya komunitas lain juga hadir seperti marga-marga dan undangan umum dan tokoh masyarakat, hingga pengusaha dan tentu saja tokoh pendidikan. 
 Syeikh KH Ali Akbar Marbun dalam kesempatan itu bilang, bahwa kedatangan Bobby Nasution ke tempatnya bukan yang pertama namun sudah sering. Bahkan almarhum ayah Bobby pun sudah sering datang ke tempatnya. 
“Terimakasih alim ulama, tokoh masyarakat, keluarga SM Raja, keluarga besar marga para hadirin, simpatisan Al-Kautsar. Banyak yang hadir ini mau lihat langsung Bobby Nasution. Saya bukan mau kampanye, tapi ini anak saya mau maju ya kita doakan. Ayahnya dulu hubungan kami baik, ini hubungan keluarga,” kata dia. 
 Di Taman Kurma yang baru diresmikan belum lama ini, Ali Akbar Marbun bilang bahwa perbedaan suku, agama tidak jadi masalah. “Namun perbedaan ini sama-sama untuk buat kebaikan,” katanya. “Jangan beda suku, agama jadi musuh. Dunia ini kita bersama, Indonesia mesti kita jaga. Kasih sayang diantara kita harus dijaga. Kata Nabi, sayangi yang di bumi yang di langit akan menyayangimu, ” lanjut Syeikh Ali Akbar. 
 Jelang Pilkada Medan, ia berpesan agar semua pihak jaga persatuan. “Apalagi orang kita Batak itu harus beradab, bertutur lembut. Orang Batak itu lembut-lembut bukan kasar. Kita saling membantu. Batak itu teratur, halus. Di Medan ini kita ragam suku agama, di Quran dikatakan diciptakan suku-suku, bangsa-bangsa untuk saling mengenal,” paparnya. 
 Keragaman ini menurutnya harus disyukuri dengan kepercayaan masing-masing. “Harapan kita adalah kedamaian, makanya harus kita ciptakan kedamaian,” sambungnya. 
 Bobby Nasution berbicara di hadapan hadirin mengatakan, bahwa selama ini banyak mendapat pelajaran dan nasehat dari KH Ali Akbar Marbun. 
“Saya berterimakasih atas sambutan kepada saya. Dari yang hadir ini Alhamdulillah banyak yang telah membantu saya hingga bisa seperti saat ini,” katanya. 
 Bobby menyampaikan dalam kontes Pilkada jangan terjadi perpecahan. “Pilkada harus jadi alat pemersatu. Jangan tebarkan kebencian, fitnah demi ambisi. Jangan ada api pemecah sebab kita di Medan telah rukun. Silakan pilih yang mana saja tapi jangan memaksakan dan membuat perpecahan. Kita harus rukun, demi kemajuan Kota Medan,” lanjut menantu Presiden Joko Widodo itu.
 Bobby Nasution juga minta agar politik identitas di Pilkada tidak dilakukan, namun kelak jika sudah jadi pemimpin wajib menerapkan identitas. “Islam jadi Islam yang baik, agama lain juga begitu. Itu harus kita usahakan kelak agar tetap menjaga kerukunan dan kedamaian,” katanya. 
 Kepada seluruh pihak Bobby Nasution juga minta agar gunakan hak suara pada 9 Desember 2020. 
“Umat Islam harus gunakan hak suaranya, dalam agama kita juga harus memilih pemimpin kita. Kepada seluruh masyarakat Kota Medan juga, saya mohon doa dan dukungan agar Medan jadi lebih berkah lagi,” katanya. 
 Di akhir acara, Bobby Nasution memberikan cinderamata berupa sajadah kepada KH Ali Akbar Marbun. Syeikh KH Ali Akbar Marbun juga memberikan cinderamata berupa selendang hijau sebagai bentuk penyemangat. (rel)

Tingkatkan Bisnis Pengrajin Sepatu, Pelaku UMKM Harus Gunakan Manajemen Usaha

PELATIHAN: Tim pengabdian dosen Polmed memberikan pelatihan manajemen usaha untuk meningkatkan bisnis pengrajin sepatu dan pengusaha mikro di Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Medan Denai, baru-baru ini.
PELATIHAN: Tim pengabdian dosen Polmed memberikan pelatihan manajemen usaha untuk meningkatkan bisnis pengrajin sepatu dan pengusaha mikro di Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Medan Denai, baru-baru ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meningkatkan bisnis pengrajin sepatu khususnya di Kota Medan, dapat dilakukan salah satunya lewat manajemen usaha. Masih banyak pengrajin yang menghadapi permasalahan dalam mengembangkan bisnisnya, karena belum bisa mengelola usahanya dengan baik.

PELATIHAN: Tim pengabdian dosen Polmed memberikan pelatihan manajemen usaha untuk meningkatkan bisnis pengrajin sepatu dan pengusaha mikro di Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Medan Denai, baru-baru ini.
PELATIHAN: Tim pengabdian dosen Polmed memberikan pelatihan manajemen usaha untuk meningkatkan bisnis pengrajin sepatu dan pengusaha mikro di Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Medan Denai, baru-baru ini.

Menurut Dosen Politeknik Negeri Medan (Polmed), M Rikwan Effendi Salam Manik SE ME, umumnya masalah yang dihadapi pengrajin sepatu yakni keterbatasan modal, peralatan produksi dan bahan baku. Hal ini diketahui berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat terhadap pengrajin sepatu kulit di Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Medan Denai, sejak Oktober hingga saat ini.

“Bisnis pengrajin sepatu tersebut dikelola Alfiandi dan terbilang produktif, dalam seminggu bisa menghasilkan hingga 10 lusin sepatu dengan tenaga kerja yang terbatas. Selain itu, juga prospektif karena permintaan terus meningkat dan sebagian besar dipesan oleh pedagang reseller yang menjual sepatu ke berbagai daerah, seperti Batam, Aceh, Tebing Tinggi, dan kota-kota lain di Pulau Sumatera,” ungkap Rikwan didampingi anggota tim pengabdian, Dina Arfianti Siregar SE MSi dan Rihat Sebayang ST MT, Minggu (29/11).

Akan tetapi, lanjut Rikwan, beberapa bulan terakhir pengrajin sepatu tersebut sulit untuk memenuhi permintaan konsumen karena alat produksinya yakni mesin seset kulit tidak dapat bekerja secara maksimal. Akibatnya, terjadi keterlambatan dalam proses produksi sehingga sepatu yang dihasilkan dari segi kuantitas juga mengalami penurunan.

Di samping itu, kekurangan bahan dasar kulit sepatu karena harganya mengalami kenaikan. Sementara, harga jual tetap seperti biasa yaitu Rp210.000 sepasang dan sulit untuk dilakukan kenaikan harga lantaran tingginya persaingan.

“Oleh karena itu, sebagai upaya meningkatkan bisnis usaha mikro ini diberikan bantuan mesin seset kulit dan modal kerja untuk membeli kulit sepatu sehingga dapat meningkatkan jumlah produksi yang dihasilkan. Dengan begitu, otomatis keuntungan yang diperoleh juga meningkat,” jelas Rikwan.

Dina Arfianti Siregar SE MSi menambahkan, meningkatkan bisnis pengrajin sepatu juga dibutuhkan manajemen keuangan yang baik. Karena, perhitungan yang dilakukan oleh usaha mikro tersebut belum dilakukan secara keseluruhan. Perhitungannya masih sebatas memasukkan upah tenaga kerja, padahal dalam proses pembuatan sepatu melakukan pekerjaan, seperti memotong pola, menjahit sepatu, menyemprot, membuat kode dan merek, hingga pengemasan terhadap kotak sepatu.

“Maka dari itu, dilakukan pelatihan manajemen keuangan sederhana kepada pengrajin sepatu tersebut. Bukan hanya itu, pelatihan ini juga diberikan kepada pengusaha mikro lainnya yang berada di kawasan Kelurahan Tegal Sari Mandala III. Sebab, mereka masih menggabungkan keuangan untuk konsumsi rumah tangga dengan keuangan usaha, sehingga merasakan tidak memperoleh laba atas usaha yang dijalankannya,” tandas Dina. (ris/ram)

Transformasi Digital Bawa Telkomsel Raih Predikat Terbaik pada 2020 Cloudera Data Impact Awards

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel terpilih menjadi pemenang pada 2020 Cloudera Data Impact Awards, ajang penghargaan internasional yang mengapresiasi upaya 1.400 perusahaan di seluruh dunia dalam menciptakan inovasi berbasis data. Panel juri menobatkan Telkomsel sebagai yang terbaik untuk kategori Industry Transformation. Pengumuman pemenang dilakukan dalam acara penganugerahan yang diselenggarakan secara virtual pada 19 November 2020.

Telkomsel terpilih menjadi pemenang pada 2020 Cloudera Data Impact Awards, ajang penghargaan internasional yang mengapresiasi upaya 1.400 perusahaan di seluruh dunia dalam menciptakan inovasi berbasis data. Cloudera Data Impact Awards merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Cloudera, penyedia software asal Amerika Serikat yang menyediakan platform untuk data engineering, data warehousing, data analytics, dan machine learning. Telkomsel akan terus menginspirasi industri telekomunikasi di Indonesia untuk semakin beralih ke bisnis digital demi memberikan manfaat lebih bagi masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan pelanggan yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Direktur IT Telkomsel Bharat Alva mengatakan, “Kami bersyukur bisa mendapat penghargaan di 2020 Cloudera Data Impact Awards. Penghargaan tersebut memberikan semangat lebih bagi Telkomsel sebagai leading digital telco company untuk terus menghadirkan inovasi yang mampu mentransformasi industri telekomunikasi di Indonesia, mulai dari penyediaan layanan digital yang lebih luas hingga memaksimalkan peran teknologi yang memberikan efisiensi lebih di dalam operasional perusahaan.”

Cloudera Data Impact Awards merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Cloudera, penyedia software asal Amerika Serikat yang menyediakan platform untuk data engineering, data warehousing, data analytics, dan machine learning. Dari ribuan perusahaan terpilih 29 finalis perusahaan dari berbagai negara yang terbagi ke dalam tujuh kategori. Penentuan pemenang di setiap kategori dilakukan berdasarkan penilaian oleh panel berisi 37 juri yang berasal dari 451 firma riset global dan media teknologi internasional.

Di 2020 Cloudera Data Impact Awards, Telkomsel mendapat penghargaan pada kategori Industry Transformation. Kategori ini diperuntukkan bagi perusahaan yang mampu menggerakkan bisnisnya ke level yang lebih tinggi dan menciptakan perubahan nyata di dalam industri melalui teknologi terkini, kemampuan digital baru, serta automasi proses operasional. Dalam hal ini, Telkomsel dinilai mampu menjalankan transformasi digital secara menyeluruh melalui platform digital terintegrasi. Dengan begitu, Telkomsel dapat mengambil keputusan berbasis data untuk mengembangkan pengalaman digital pelanggan dan mengidentifikasi model bisnis baru yang berkelanjutan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Telkomsel telah menjalankan transformasi digital secara menyeluruh dan berkelanjutan, baik dari segi internal maupun eksternal perusahaan. Secara internal, transformasi digital menyentuh seluruh aspek dalam perusahaan, mulai dari sumber daya manusia, kultur kerja, hingga organisasi. Hal tersebut dijalankan dengan pembekalan hingga 30 kapabilitas digital bagi insan Telkomsel, implementasi tujuh kultur digital yang menjadi bagian besar dari budaya perusahaan (open mind, creativity, experimental, agility, networking, innovation, dan anticipatory), serta digitalisasi operasional melalui aplikasi terintegrasi untuk menuntaskan pekerjaan administratif secara digital.

Transformasi secara internal mampu membuat Telkomsel bertransformasi secara eksternal melalui penyediaan solusi digital yang inovatif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan. Beberapa solusi tersebut adalah by.U (layanan prabayar digital pertama di Indonesia yang lahir berkat implementasi corporate startup) dan Telkomsel Orbit (solusi internet rumah serba digital berbasis 4G LTE yang dirancang oleh tim khusus). Secara keseluruhan, layanan digital Telkomsel terus berkembang dan menyentuh berbagai aspek kehidupan, mulai dari Digital Lifestyle, Mobile Financial Services, Digital Advertising, Digital Mobile Banking, hingga Internet of Things (IoT).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Cloudera atas apresiasi yang diberikan Telkomsel. Ke depan, Telkomsel akan terus bergerak maju mengakselerasikan transformasi digital perusahaan secara internal dan eksternal. Dengan begitu, kami bisa terus menginspirasi industri telekomunikasi di Indonesia untuk semakin beralih ke bisnis digital demi memberikan manfaat lebih bagi masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan pelanggan yang terus berkembang dari waktu ke waktu,” pungkas Alva.(*)

Pelajar SMK Tewas Terlindas Truk di Dairi

EVAKUASI: Satlantas Polres Dairi mengevakuasi jenajah pelajar SMK yang tewas terlindas truk di jalan nasional Sidikalang-Medan tepatnya di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul, Dairi, Sabtu (28/11).
EVAKUASI: Satlantas Polres Dairi mengevakuasi jenajah pelajar SMK yang tewas terlindas truk di jalan nasional Sidikalang-Medan tepatnya di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul, Dairi, Sabtu (28/11).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Seorang pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di Dairi, tewas di tempat usai tabrak dum truk di jalan Nasional Sidikalang-Medan, tepatnya di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Sabtu (28/11) pagi.

EVAKUASI: Satlantas Polres Dairi mengevakuasi jenajah pelajar SMK yang tewas terlindas truk di jalan nasional Sidikalang-Medan tepatnya di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul, Dairi, Sabtu (28/11).
EVAKUASI: Satlantas Polres Dairi mengevakuasi jenajah pelajar SMK yang tewas terlindas truk di jalan nasional Sidikalang-Medan tepatnya di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul, Dairi, Sabtu (28/11).

Korban bernama Hottua Gurning (17) warga Desa Dolok Tolong, Kecamatan Sumbul. Kapolres Dairi AKBP Ferio Sano Ginting melalui Kasat Lantas AKP Herliandri Sabtu (28/11) membenarkan peristiwa lakalantas tersebut.

Herliandri menerangkan, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Yamaha Jupiter Z Nopol BK 3269 OU yang dikemudikan oleh Landong Sagala (26) warga Desa Pegagan Julu II, Kecamatan Sumbul, yang berboncengan dengan Hottua Gurning melintas dari arah Sidikalang dengan kecepatan kencang.

Sesampainya di TKP, tepatnya di Desa Tanjung Beringin dimana kondisi jalan yang lurus dan mendatar, sepeda motor yang dikemudikan Landong Sagala hendak mendahului kendaraan yang di depannya, yakni sepeda motor Honda Supra Fit Nopol BK 4155 HM yang dikemudikan oleh Joi Sihaloho.

Saat bersamaan dari arah berlawanan, Dump Truck Nopol BK 8670 MY yang dikemudikan oleh Darma (39) warga Desa Baru Pasar VIII, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat dari arah Medan menuju arah Sidikalang. Diduga karena panik, Landong Sagala membanting stang ke kiri.

Lalu, bagian ban depan sepeda motor yang dikemudikan Landong, menabrak ban belakang sepeda motor dikemudikan Joi Sihaloho. Selanjutnya, kenderaan Landong yang berboncengan dengan Hottua Gurning oleng dan terjatuh di pertengahan badan jalan.

Seketika, Dump Truk yang dikemudikan Darma melindas Hottua Gurning. “Korban Hottua Gurning tewas ditempat karena bagian kepala remuk. Sedangkan Landong Sagala hanya mengalami luka ringan”, ucap Herliandri.

Akibat kecelakaan tersebut, arus lalulintas dari dua arah sempat macet panjang. Korban yang tergeletak di badan jalan langsung dibawa Satlantas ke kamar jenazah RSUD Sidikalang untuk keperluan visum. “Kendaraan yang terlibat tabrakan serta supir truk sudah kita amankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” sebut Herliandri.(rud/han)

UAS Dukung AMAN, Akhyar Nasution Talak 3 PDIP

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Calon Wali Kota Medan dari Partai Demokrat Akhyar Nasution menyatakan talak tiga dengan PDIP. Hal itu ditegaskan Akhyar menjawab pertanyaan Ustad Abdul Somad (UAS) tentang isu yang beredar bahwa apabila terpilih sebagai Wali Kota Medan akan kembali menjadi kader PDI Perjuangan.

“Saya akan mengakhiri karier politik saya bersama Partai Demokrat. Saya sudah talak tiga dengan PDI Perjuangan,” tegas Akhyar didampingi Calon Wali Kota Salman Alfarisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), minggu (30/11/2020).

Pertemuan pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Medan Akhyar-Salman (AMAN) dengan ulama besar asal Sumatera Utara tersebut dalam rangka memberikan dukungan untuk memenangi Pilkada Kota Medan 9 Desember 2020 mendatang.

“Kami diterima di kediaman salah seorang sahabat UAS di daerah Sumatera Barat. Beliau berkenan mendukung Bang Akhyar Nasution dan Ustad Salman demi kemaslahatan umat dan kebaikan Kota Medan,” ungkap anggota Satgas Pilkada Sumatera 1 DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution, yang juga ikut mendampingi pasangan AMAN.

Pasangan AMAN akan menghadapi koalisi besar yang mengusung menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution dan Aulia Rachman. Ada sembilan parpol yang mengusung pasangan Bobby-Aulia yakni, PDIP, Partai Golkar, Gerindra, Nasdem, PAN, PPP, PSI, Hanura dan PBB serta didukung Partai Gelora.

Selain Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution, turut mendampingi pasangan AMAN menemui UAS adalah M. Lokot Nasution, anggota Satgas Pilkada Sumatera 1 sekaligus Wabendum DPP Partai Demokrat.

Dalam kesempatan tersebut, UAS menitipkan beberapa pesan kepada pasangan AMAN. Antara lain, dengan adanya pandemi Covid-19 dimana tidak bebas melakukan kampanye terbuka, manfaatkan silaturahmi. Baik dengan gadget, video maupun door to door.

“Ketuk pintu (rumah) rakyat supaya terketuk hatinya. Insya Allah saya mendukung Bang Akhyar Nasution dan Ustad Salman menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan 2021-2024 yang amanah. Bergandeng tangan dengan ulama dan memperhatikan para dhuafa,” ujar UAS.(*)

Kampanye AKB Normal, Disparbudpora Dairi & BPODT Bersihkan Sampah di Pantai Silalahi Nabolak

BERANGKATKAN: Kadis Parbudparpora Dairi, Mahadi Kudadiri berangkatkan peserta kampanye AKB dan pembersihan sampah di kawasan Danau Toba tepatnya di pantai Silalahi digagas BPODT. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
BERANGKATKAN: Kadis Parbudparpora Dairi, Mahadi Kudadiri berangkatkan peserta kampanye AKB dan pembersihan sampah di kawasan Danau Toba tepatnya di pantai Silalahi digagas BPODT. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Dinas Pariwisata, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi dan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif melalui Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), melaksanakan kegiatan kampanye adaptasi kebiasaan baru (AKB) normal serta penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dan pembersihan sampah di kawasan pantai Silalahi Nabolak, Sabtu (28/11).

BERANGKATKAN: Kadis Parbudparpora Dairi, Mahadi Kudadiri berangkatkan peserta kampanye AKB dan pembersihan sampah di kawasan Danau Toba tepatnya di pantai Silalahi digagas BPODT. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
BERANGKATKAN: Kadis Parbudparpora Dairi, Mahadi Kudadiri berangkatkan peserta kampanye AKB dan pembersihan sampah di kawasan Danau Toba tepatnya di pantai Silalahi digagas BPODT. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Kegiatan kampanye AKB tersebut dimulai dari lokasi Dermaga Wisata di Desa Silalahi 2, dan dilepas Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Mahadi Kudadiri didampingi perwakilan BPODT serta Kepala Seksi Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia Disparbudpora Dairi, Mosanda Tampubolon.

Mahadi Kudadiri menyampaikan apresiasi kepada Direktur BPODT, Arie Prasetyo yang sudah memperhatikan kebersihan kawasan Danau Toba, khususnya kawasan pantai Silalahi Nabolak.

Disebutkan Mahadi, aksi yang dilakukan menunjukkan kepedulian dan kecintaan terhadap destinasi wisata Silalahi Nabolak yang sangat dibanggakan.

Dalam tatanan baru normal ini, lanjut Mahadi, kita harus menunjukkan bahwa kawasan pantai Silalahi bersih dan sehat, sehingga harapan wisatawan domestik dan mancanegara tertarik berkunjung ke Silalahi.

“Mari bergandengan tangan menjaga kebersihan pantai Silalahi untuk menjadikanya mempesona sehingga dikagumi wisatawan”, ucap Mahadi.

Kasi Pengembangan SDM, Mosanda Tampubolon menambahkan, kegiatan pembersihan kawasan Danau Toba diikuti dari berbagai elemen masyarakat diantaranya Pemerintah Kecamatan, Desa, dari Yayasan Pecinta Danau Toba, Komunitas Masyarakat Danau Toba.

Selajutnya, dari organisasi kepemudaan Ikatan Pemuda Karya, Pemuda Pancasila, para pelaku usaha pariwisata / pemilik hotel dan restoran, pengusaha pantai serta kelompok masyarakat sadar wisata.

Masih kata Mosanda, selain mengkampayekan / mensosialisasikan AKB normal serta pembersihan sampah. Kita juga menghalo-halokan kepada pengunjung terkait destinasi wisata serta kuliner dimiliki Silalahi. Silalahi merupakan Geosite Kaldera Toba dipandang dari tiga sisi yakni by double city, culture double city and geo double city, geosite Silalahi memang completed, pungkasnya. (rud/han)

Foto :

1.BERANGKATKAN: Kadis Parbudparpora Dairi, Mahadi Kudadiri berangkatkan peserta kampanye AKB dan pembersihan sampah di kawasan Danau Toba tepatnya di pantai Silalahi digagas BPODT. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

  1. KAMPANYE. Disparbupora Dairi dan BPODT kampayekan AKB normal serta melaksanakan kebersihan bersama elemen masyarakat di kawasan Danau Toba tepatnya di pantai Silalahi, Kecamatan Silahisabungan. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

115 Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung di Sergai

RUSAK BERAT: Salah satu rumah warga rusak berat usai diterjang angin puting beliung di Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Minggu (29/11).
RUSAK BERAT: Salah satu rumah warga rusak berat usai diterjang angin puting beliung di Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Minggu (29/11).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 115 rumah di Dusun XV Kampung Jati dan Dusun XVI Kampung Samben, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdangbedagai, porak poranda diterjang angin puting beliung saat hujan deras, Sabtu (28/11) sore.

RUSAK BERAT: Salah satu rumah warga rusak berat usai diterjang angin puting beliung di Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Minggu (29/11).
RUSAK BERAT: Salah satu rumah warga rusak berat usai diterjang angin puting beliung di Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Minggu (29/11).

Menurut beberapa warga, kejadian bermula pada pukul 15.44 WIB saat hujan yang cukup deras turun disertai angin kencang.

“Selang beberapa menit, saya terkejut tiba tiba atap rumah pada beterbangan terbawa angin dan menimpa rumah tetangga. Sehingga warga berhamburan untuk menyelematkan diri guna dari runtuhan bangunan,” ucap salah satu warga, Nasro.

Dikatakannya, ada puluhan rumah warga yang beterbangan atap rumah akibat diterjang angin puting beliung.

Hal senada juga dikatakan Masni, saat kejadian dirinya berada di dalam rumah. Setelah mendengar gemuruh angin. Dan banyak atap rumah beterbangan.

“Seratus rumah mengalami rusak Berat, Sedang dan ringan terdiri Dusun XV Kp Jati sebanyak 81 rumah dan Dusun XVI Kp Samben sebanyak 34 rumah. Jadi total keseluruhan pada hari ini sebanyak 115 rumah yang di terjang angin Puting Beliung,”kata Kepala Desa Sei Bamban, Fadli Lubis, Minggu(29/11).

Sementara itu, Camat Sei Bamban, Juniar Gultom mengatakan, jumlah rumah terkena musibah angin puting beliung di Desa Seibamban sebanyak 115 unit rumah.

Dimana rincinnya yakni, Dusun XV Kp Jati berjumlah 81 unit terdiri rusak berat 47 unit rumah, Rusak Sedang 23 unit rumah dan rusak ringan 11 unit rumah. “Sedangkan Dusun XVI Kampung Samben sebanyak 33 unit rumah terdiri Rusak berat 26 unit, rusak sedang 7 unit rumah,” ucap Juniar Gultom.

Selain itu, di Desa Gempolan ada 1 unit kilang padi yang juga diterjang angin puting beliung serta Kantor Desa Gempolan.

“Untuk saat ini kita sudah menyampaikan musibah ini ketingkat kabupaten dan berencana besok bantuan dari BPBP Pemkab Sergai turun kelokasi,” pungkasnya.(bbs/han)