31 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 3848

Polisi Tembak Pengedar Ribuan Butir Pil Ekstasi

TERSANGKA: Keempat tersangka pengedar sabu dan ekstasi yang ditangkap Polres Binjai, Senin (30/11).
TERSANGKA: Keempat tersangka pengedar sabu dan ekstasi yang ditangkap Polres Binjai, Senin (30/11).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Petugas Unit II Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menggagalkan peredaran 1.090 butir pil ekstasi dan 40,33 gram sabu-sabu asal Tanjungpura Langkat. Dalam pengungkapan itu Polres Binjai menangkap empat tersangka.

TERSANGKA: Keempat tersangka pengedar sabu dan ekstasi yang ditangkap Polres Binjai, Senin (30/11).
TERSANGKA: Keempat tersangka pengedar sabu dan ekstasi yang ditangkap Polres Binjai, Senin (30/11).

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai, AKP M Rian Permana menjelaskan, adapaun keempat tersangkanya, Indra Subrata Nasution (33) warga Jalan Chandra Kirana, Kelurahan Binjai Estate, Binjai Selatan; Febri Ajuansyah (20) dan Rahmat Syahputra (33) warga Dusun I, Desa Batu Malenggang, Hinai serta Aris Rinaldi (29) warga Jalan Kolonel Yos Sudarso, Kelurahan Cengkeh Turi, Binjai Utara.

“Pengungkapan ini bermula dari adanya informasi dari masyarakat bahwa seorang tersangka atas nama Indra adalah bandar narkotika jenis ekstasi dan sabu yang siap antar. Atas informasi tersebut, dilakukan penyelidikan,” kata Kasat, Senin (30/11).

Selain penyelidikan, polisi juga menyaru sebagai pembeli yang kemudian melakukan pemesanan sebanyak 100 butir pil ekstasi melalui sambungan telepon selular. “Setelah itu, anggota dan pelaku sepakat untuk bertemu di Jalan Sultan Hasanuddin pada Senin (30/11) dinihari,” kata mantan Kanit Reskrim Polsek Helvetia ini.

Sampai pelaku di lokasi yang disepakati, keduanya kemudian bertemu. Pelaku kemudian menunjukkan barang bukti satu bungkus plastik klip transparan berisi pil ekstasi warna merah muda.

Tanpa basa basi, pembeli yang merupakan personel Korps Tri Brata yang tengah menyamar, langsung melakukan penangkapan sebelum uang diserahkan. “Lalu anggota kemudian bertanya kepada pelaku, darimana asal barang bukti. Pelaku pun kemudian dilakukan pengembangan,” sambung perwira pertama jebolan Akademi Kepolisian 2012 ini.

Tersangka Indra akhirnya buka suara saat dilakukan pengembangan. “Tiga tersangka lain akhirnya ditangkap di Jalan Kesatria, Kelurahan Satria, Binjai Kota,” ujar dia.

Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting menambahkan, barang bukti lain disita dari Tersangka Febri Ajuansyah alias Juan. Masing-masing, 10 bungkus berisi pil ekstasi, 1 bungkus diduga sabu dan plastik klip kosong.

“Saat dilakukan penangkapan, Tersangka Febri Ajuansyah melakukan perlawan kepada petugas yang mengancam dan membahayakan keselamatannya. Oleh petugas, dilakukan tindakan tegas dan terukur,” beber mantan Kanit Intelkam Polres Binjai ini.

Tersangka Febri pun tidak melawan lagi setelah ditembak petugas. Kepada petugas, para tersangka mengakui barang bujti tersebut adalah milik mereka untuk dijual.

“Tersangka yang diberi tindakan tegas dan terukur sudah mendapat perawatan medis di RSUD Djoelham,” tukas dia.

Kini, tersangka dan barang bukti sudah dibawa ke Satres Narkoba Polres Binjaj untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Oleh polisi, tersangka disangkakan Pasal 112 ayat (2) Junto (jo) Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, kurungan penjara seumur hidup atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. (ted/azw)

Dukungan Warga Al-Washliyah Beri Kekuatan Bobby Nasution

Bobby Nasution menghadiri malam munajat dan tasyakuran ulang tahun ke-90 Aljam’iyatul Washliyah di Jalan SM Raja Medan, Minggu (29/11/2020) malam. 

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri malam munajat dan tasyakuran ulang tahun ke-90 Aljam’iyatul Washliyah di Jalan SM Raja Medan, Minggu (29/11/2020) malam. 

 Banyak tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan yang hadir pada tasyakuran tersebut. Dan tentu saja warga Al-Washliyah dan simpatisan turut hadir. 

Ketua Al-Washliyah Sumatera Utara Dedi Iskandar Batubara dalam sambutannya mengatakan, Al-Washliyah bisa bertahan sampai sekarang karena keberkahan para ulama. 

“Di samping itu, tasyakuran ini bisa dilaksanakan karena saling bantu meringankan seluruh warga Al-Washliyah,” kata Dedi. 

Pada kesempatan itu, Dedi Iskandar Batubara juga meluncurkan Lembaga Amil Zakat, (LAZ)Wasol. Dakwah zaman berzaman juga diluncurkan. Juga kurikulum Al-Washliyah. 

Museum situs Al-Washliyah juga sudah diluncurkan dengan Maktab Islamiyyah Al-Washliyah telah jadi warisan budaya kelak bisa jadi jadi destinasi wajib wisatawan yang datang ke Kota Medan. 

Rektor UIN Sumut Prof H Syahrin Harahap memberikan tausiah pada kesempatan tasyakuran tersebut. Aspek dakwah Al-Washliyah menjadi materi tausiah Prof Syahrin. 

“Kekuatan dakwah adalah jelas tujuan untuk Tauhid. Dan tantangan dakwah Al-Washliyah adalah penghubung untuk menarik, mengajak seluruh kelompok untuk maju bersama Indonesia yang maju. Mari jaga kasih sayang di antara kita,” kata Prof Syahrin. 

Pada kesempatan itu Bobby Nasution ikut berdonasi pada empat program Al-Washliyah dengan membeli lukisan kaligrafi surah Assaf senilai Rp20 juta. Lukisan itu dijelaskan Dedi Iskandar Batubara merupakan karya pelajar-pelajar Al-Washliyah. 

Usai acara tasyakuran, kepada wartawan Bobby Nasution sampaikan selamat ulang tahun ke-90 untuk Al-Washliyah. “Jayalah Al-Washliyah zaman ke zaman, ” kata Bobby. 

Di sisi lain, antusiasme warga Al-Washliyah untuk mendukung Bobby Nasution terlihat sangat tinggi. 

Mendapat dukungan warga Al-Washliyah, Bobby Nasution pun mendapatkan kekuatan untuk menatap hari pencoblosan 9 Desember 2020 mendatang. 

“Sebagai yang dikatakan para ulama tadi, Al-Washliyah itu penghubung. Alhamdulillah dukungan warga Al-Washliyah kepada kami merupakan bentuk kolaborasi yang baik. Konsep Al-Washliyah dan konsep yang kami usung untuk perubahan kota Medan sangat tepat. Insya Allah, kami juga banyak mendengar nasehat dari ulama Al-Washliyah. Program keumatan yang akan kita terapkan pun insya Allah banyak kita adopsi dari masukan ulama Al-Washliyah. Insya Allah jadi keberkahan bagi kita semua,” pungkas Bobby Nasution. (rel) 

Nyambi Edarkan Sabu, Sopir Angkot Terancam 10 Tahun Penjara

Ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rikky Arbian warga Batangkuis terancam 10 tahun penjara. Pria berprofesi sebagai sopir angkot ini didakwa karena menjadi perantara sabu seberat 5,34 gram, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 9 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (29/11).

Ilustrasi

Jaksa penuntut umum (JPU) Tiorida Hutagaol dalam dakwaan menyebutkan, pada April 2020 di Jalan Medan Batangkuis Gang Amaliah, Bandar Klippa Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang dihubungi saksi Rodison P Panjaitan (anggota polisi yang menyamar sebagai pembeli).

Saksi saat itu, memesan sabu ke terdakwa sebanyak 5 gram. Setelah sepakat harga, saksi berangkat ke rumah terdakwa.

“Selanjutnya sekira pukul 14.00 Wib, terdakwa menghubungi Kajok (dalam lidik) via handphone dan berkata kepada Kajok ada yang mau pesan sabu,” ucap jaksa di hadapan Hakim Ketua Aimafni Arli.

Kajok lalu menjualnya ke terdakwa dengan harga Rp600 ribu per gram nya. Tak lama kemudian, saksi dan terdakwa bertemu di rumahnya.

“Saat menyerahkan sabu kepada saksi Rodison P Panjaitan, selanjutnya saksi Rodison dan saksi Munawir Rokiansyah melakukan penangkapan terhadap terdakwa,” jelasnya.

Dari penangkapan itu, ditemukan barang bukti berupa satu bungkus plastik klip tembus pandang yang berisikan narkotika jenis sabu dengan berat 5,34 gram.

Terdakwa mengakui, sabu tersebut akan terdakwa jual kembali kepada saksi Rodison P. Panjaitan dan saksi Munawir Rokiansyah dengan harga Rp650.000 gram, dengan keuntungan sebesar Rp50.000 per gramnya.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tandas jaksa. (man/azw)

12 Orang Pesta Narkoba Ditangkap Polsek Medan Labuhan

DIPAPARKAN: Sepasang tersangka di antara 12 orang pesta narkoba yang ditangkap Polsek Medan Labuhan, Senin (23/11).fachril/sumut pos.
DIPAPARKAN: Sepasang tersangka di antara 12 orang pesta narkoba yang ditangkap Polsek Medan Labuhan, Senin (23/11).fachril/sumut pos.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 12 orang, di antaranya wanita ditangkap Polsek Medan Labuhan saat sedang asik pesta narkoba di satu rumah Lingkungan 17 Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Senin (30/11) sekitar pukul 11.30 WIB.

DIPAPARKAN: Sepasang tersangka di antara 12 orang pesta narkoba yang ditangkap Polsek Medan Labuhan, Senin (23/11).fachril/sumut pos.
DIPAPARKAN: Sepasang tersangka di antara 12 orang pesta narkoba yang ditangkap Polsek Medan Labuhan, Senin (23/11).fachril/sumut pos.

Para pemakai dan bandar narkoba langsung diboyong ke Polsek Medan Labuhan, sejumlah orang yang diamankan berlumpur dan basah lantaran mencoba lari kesungai saat dilakukan penggerebekan.

Selain mengamankan para pemakai dan bandar, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni puluhan alat hisap sabu (bong), uang dan sejumlah paket narkoba.

Informasi diperoleh menyebutka, sebuah rumah yang dijadikan lokasi pesta narkoba diterima polisi dari masyarakat, mendapat info tersebut tim Reskrim yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Andi Rahmadsyah langsung meluncur kelokasi dan melakukan penggerebekan.

Mengetahui hal tersebut, belasan orang yang sedang asik memakai narkoba jenis sabu-sabu berhamburan keluar rumah.

Bahkan, ada sejumlah orang yang nekat melompat ke Sungai Deli untuk menghindari polisi. Namun, usaha mereka sia sia lantaran sejumlah polisi telah menunggu mereka disebrang sungai.

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Andi Rahmadsyah mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.

“Biar bapak kapolsek aja yang memberikan keterangan bang, kami masih melakukan pemeriksaan terhadap orang yang kita amankan hari ini,” katanya singkat. (fac/azw)

Dicampakkan dari Dalam Angkot, Korban Perampokan Kritis

KRITIS: Tiara Handayani (19), korban perampokan yang masih kritis dirawat di Rumah Sakit Mitra Medika Medan, Senin (30/11).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Malang nasib Junaidi (29) dan Tiara Handayani (19). Sepasang kekasih menetap di Jalan KL Yos Sudarso Km 20 Lingkungan 24 Benteng Baru Kelurah Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan ini menjadi korban perampokan angkutan kota (angkot).

KRITIS: Tiara Handayani (19), korban perampokan yang masih kritis dirawat di Rumah Sakit Mitra Medika Medan, Senin (30/11).
KRITIS: Tiara Handayani (19), korban perampokan yang masih kritis dirawat di Rumah Sakit Mitra Medika Medan, Senin (30/11).

Akibat perampokan itu, Tiara Handayani mengalami kritis setelah dicampakkan empat pelaku dari dalam angkot. Kini, korban menjalani perawatan di ruang ICU RSU Mitra Medika, Senin (30/11).

Peristiwa perampokan itu terjadi saat keduanya menumpang angkot, ketika diperjalanan mereka dirampok dan dibuang di jalan hingga terjatuh tidak berdaya. Peristiwa perampokan ini juga sempat viral dimedia sosial facebook. Dan mendapat tanggapan berbagai dari netizen.

Ari keluarga korban yang coba dikonfirmasi wartawan melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. “Iya bang, itu sepupu saya bang. Saat ini kedua korban masih dirumah sakit,” ucapnya.

Ari menjelaskan, sebelum kejadian kedua pasangan kekasih ini baru saja makan malam disebuah kafe yang ada di daerah Belawan.

“Tadi orang ini baru malam mingguan sambil nongkrong di Belawan Cafe bang, sekitar jam setenga sepuluh orang ini pulang. Keduanya menumpang angkutan umum Morina 81,”jelasnya.

Keduanya tak menyangka kalau penumpang yang ada didalam angkutan umum tersebut para pelaku kejahatan. “Kata Junaidi pelakunya empat orang, mereka langsung mengancam pakai senjata tajam. Sedangkan supir angkot membawa kendaraannya cukup kencang,” cetusnya.

“Usai merampas hartanya, kedua korban langsung didorong ke luar angkot yang sedang melaju kencang bang. Kedua korban dibuang di depan Kantor Pos Belawan,” tambahnya. Akibat dorongan itu, keduanya mengalami luka – luka dan harus dilarikan kerumah sakit.

“Kalau Junaidinya patah tangan kanannya bang, sedangkan Tiara Handayani yang cukup para kepalanya bocor dan tak sadarkan diri hingga saat ini lantaran terbentur aspal,”ucapnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Belawan Iptu Reza membenarkan kejadian tersebut dan pihaknya juga sudah menerima laporan keluarga korban.

“Sudah kita terima laporan korban bang, kita sudah mengetahui identitas pelaku dan kita minta doanya para pelaku segera ketangkap,” ucap Reza singkat. (fac/azw)

Wagubsu Targetkan 10 Medali PON 2024 dari Taekwondo

Mr. Oh Il Nam Tawarkan Program Sister City

Wakil Gubernur Sumut Drs. H. Musa Rajekshah, foto bersama grand master Mr. Oh Il Nam dalam acara coaching clinic Taekwondo Sumut, Senin (30/11), pukul 09.00 Wib, di Hotel Santika.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam acara coaching clinic Taekwondo Sumut, Senin (30/11), pukul 09.00 Wib, di Hotel Santika, begitu bergemuruh. Pasalnya, Wakil Gubernur Sumut Drs. H. Musa Rajekshah memberi target kepada Grand Master Oh Il Nam yang berasal dari Korea.

“Kita datangkan grand master Mr. Oh Il Nam ke Medan, agar ilmunya bisa diambil oleh pelatih-pelatih. Sehingga ilmu yang didapat bisa ditularkan kepada atlit-atlit kita. Dan kita menargetkan 10 medali dari Taekwondo untuk PON 2024 nantinya,”tantang pria yang akrab disapa bang Ijeck dihadapan Mr. Oh Il Nam dan disambut tepuk tangan oleh 60 pelatih yang mengikuti Coaching clinic.

Selain itu, bang ijeck juga mengaku agar para pelatih bisa sungguh – sungguh mengikuti coaching clinic ini. Sehingga bisa menambah ilmu dan ditularkan kepada anak didiknya.

Menanggapi tantangan bang Ijeck, Mr. Oh Il Nam pun memberi program sister city khusus cabang olah raga Taekwondo. ” Program ini merupakan pertukaran atlit. Boleh tim Taekwondo Sumut ke Korea atau sebaliknya. Jadi targetnya jika 10 medali maka atlit yang dikirim minimal 30 atlit. Disana kita didik semaksimal mungkin sehingga target yang diberikan bapak Wagubsu bisa tercapai,”paparnya.

Mendengar program ini Wagubsu pun langsung memanggil tim Dispora Sumut agar segera merespon program sister city tersebut.

Sementara dalam coaching clinic ini, ketua Pengkot TI Medan H. Hamdany Syahputra memberikan plakat penghargaan kepada Wagubsu Drs H. Musa Rajekshah dan Mr. Oh Il Nam. ” Kita akan terus melatih para Saubem dan saubenim serta atlit-atlit agar target yang diberikan bapak Wagubsu bisa tercapai,”demikian kata bang Danny yang menggawangi acara ini. (rel)

Tambang Emas Martabe Beri Bantuan Infrastruktur dan Sarana Pembelajaran ke SMKN 2 Batangtoru

Perwakilan PTAR, Kepala SMKN 2 Batangtoru Nurlaili dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Padangsidimpuan Pahri Siregar meninjau bantuan simulator keselamatan.

BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe memberikan bantuan infrastruktur berupa pembangunan peningkatan akses jalan masuk, pembangunan jalur hijau dan bak sampah, serta dukungan sarana pembelajaran berupa simulator keselamatan kerja dan maket operasional pertambangan kepada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Batangtoru.

Pemberian berbagai bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan untuk meningkatkan mutu pendidikan, terutama di wilayah sekitar operasi Tambang Emas Martabe. Adapun, total nilai dukungan senilai hampir Rp800 juta.

Pendidikan merupakan salah satu sektor dari lima sektor fokus program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh PTAR yakni kesehatan, pertanian, pemberdayaan ekonomi lokal, dan infrastruktur. Senior Manager Community PTAR Pramana Triwahjudi mengemukakan, perusahaan berkomitmen untuk terus berkontribusi terhadap peningkatan akses serta kualitas pendidikan.

Terdapat tiga elemen dalam kontribusi peningkatan kualitas pendidikan tersebut yakni melalui perbaikan kualitas dan aksesibilitas infrastruktur serta fasilitas pendidikan, perbaikan kualitas pelaksanaan dan manajemen pendidikan serta peningkatan partisipasi, prestasi, dan daya saing siswa.

Bantuan yang diberikan juga merupakan bagian dari Kerjasama Program Sekolah Binaan PT United Tractors Tbk (Program SOBAT) dan PT Agincourt Resources dengan SMKN 2 Batangtoru yang ditandatangani pada 21 Februari 2020, tentang pembinaan & pengembangan sekolah menengah kejuruan berbasis kompetensi yang sesuai dan dibutuhkan oleh industri.

Program pengembangan multipihak ini direncanakan selama 3 tahun, dan bertujuan untuk mendukung pelaksanaan berbagai program di bidang pendidikan secara terpadu, baik dari sisi brainware, software, dan hardware; untuk menghasilkan lulusan kejuruan alat berat dengan pengetahuan, keterampilan, dan etos kerja yang berkualitas serta memenuhi standar kompetensi dunia usaha dan dunia industri.

“SMKN 2 Batangtoru adalah sekolah vokasi dengan fokus pendidikan pertambangan pertama di Sumatera Utara. Kami berharap dukungan inidapat meningkatkan kualitas pendidikan dan siswa-siswi sehingga siap bersaing di dunia kerja nantinya, terutama di indutri pertambangan,” ujar Pramana.

Perwakilan PTAR berfoto bersama Kepala SMKN 2 Batangtoru Nurlaili dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Padangsidimpuan Pahri Siregar usai menandatangani berita acara penyerahan bantuan.

Lebih lanjut, Pramana merinci, bantuan pembangunan peningkatan akses jalan masuk sepanjang 210 meter juga meliputi saluran drainase jalan masuk 105 meter sekaligus dilengkapi dengan rambu-rambu lalu lintas. Perusahaan juga membantu pembangunan jalur hijau sepanjang 300 meter dengan kelengkapan dua bak sampah besar serta pengadaan alat simulator keselamatan kerja pertambangan dan alat berat meliputi simulator electrical hazard, simulator sistem isolasi, tools box set, tools compare, simulator pemilahan sampah (3R), simulator angkat beban, alat peraga penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta simulator alat pemadam api ringan (APAR).

Sementara itu, dukungan dari  PT United Tractors Tbk. melalui Program SOBAT berupa pengembangan kurikulum pendidikan, pengembangan metode pengajaran serta peningkatan kompetensi Guru.

“PTAR mendukung penuh upaya pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan khususnya vokasi, dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Dibutuhkan tenaga kerja yang siap bersaing di pasar global melalui revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9/2016,” tutur Pramana.

Senior Manager Community PTAR Pramana Triwahjudi tengah memberikan kata sambutan pada kegiatan penyerahan bantuan infrastruktur dan sarana pembelajaran ke SMKN 2 Batangtoru.

Tak hanya itu, Senior Manager Corporate Communications PTAR Katarina Siburian Hardono menambahkan, dukungan pembelajaran juga diberikan melalui maket atau diorama operasional Tambang Emas Martabe yakni Water Processing Plant (WPP) dan alur pengolahan mineral (pabrik pengolahan). Hibah maket ini merupakan bagian dari program E-Coaching Jam (ECJ) yang rutin diselenggarakan oleh PTAR sebagai bagian dari komitmen perusahaan di bidang pendidikan.

“Maket operasional Tambang Emas Martabe ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memberikan informasi yang komprehensif mengenai operasional pertambangan berkelas dunia oleh PTAR, terutama bagaimana Tambang Emas Martabe mengelola air dan ramah lingkungan, serta proses pengolahan emas dan perak secara efisien dan berkelanjutan,” kata Katarina.

Kepala Sekolah SMKN 2 Batangtoru Nurlaili menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PTAR. Seluruh bantuan yang diberikan sangat sesuai dan mendukung program peningkatan kualitas pendidikan vokasi oleh pemerintah.

“Kami dengan senang hati menerima bantuan ini. PTAR sudah banyak memberikan bantuan kepada kami, bahkan sejak 2013 yakni alat-alat untuk membantu pendidikan geologi dan pertambangan, lalu bangunan dan perabotan untuk belajar dan sebagainya. Kami akan manfaatkan semuanya dengan maksimal demi kemajuan SMKN 2 Batangtoru,” tutup Nurlaili. (rel)

Main Basket Bareng Milenial, Pebasket Minta Bobby Nasution Sering Buat Even

Bobby Nasution bermain basket bersama komunitas milenial di Lapangan Basket Global Prima Jalan Brigjend Katamso Medan, Minggu (29/11/2020). 

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepedulian Bobby Nasution di segala bidang termasuk olahraga tak bisa lagi dipungkiri. Tak hanya piawai manajemen olahraga, Bobby Nasution juga pandai memainkan segala jenis cabang olahraga. 

Termasuk main basket, Bobby Nasution pun punya skill di cabang olahraga yang mempopulerkan nama Michael Jordan itu. 

Bertempat di Lapangan Basket Global Prima Jalan Brigjend Katamso Medan, Bobby Nasution bermain basket bersama komunitas milenial, Minggu (29/11/2020). 

Tampak Bobby Nasution bermain dan beberapa kali sukses bikin poin. 

Usai pertandingan persahabatan itu, Dohar sebagai coach basket Global Prima senang punya calon pemimpin yang suka olahraga. “Tentunya kalau jadi wali kota nanti, harus perhatikan infrastruktur jalan rusak, banjir dan lainnya. Tapi infrastruktur olahraga juga harus dibangun. Kalau Bang Bobby jadi nanti kami harap buat even piala wali kota. Di cabang basket belum pernah ada wali kota cup,” kata Dohar. 

Mantan pemain timnas basket Suheilman Salim yang ikut main pada kesempatan itu juga mengatakan bahwa bibit pebasket di Kota Medan banyak namun tidak ada yang bisa urus dengan baik. 

“Kita gak tau apa masalahnya, mungkin infrastruktur tak ada. Tempat berlatih minim hingga kurangnya even jadi gak bisa kembangkan bakatnya. Saya harap kelak Bobby Nasution bangun banyak fasilitas olahraga,” kata Suheilman Salim. 

Dalam banyak kesempatan, Bobby Nasution sering bilang akan membangun creative hub di tiap kecamatan. Maksudnya adalah dibangunnya fasilitas-fasilitas umum untuk masyarakat yang di antaranya Wifi gratis, lapangan olahraga, hingga sudut-sudut literasi atau taman-taman baca. 

“Anak-anak kita mau olahraga tak ada fasilitas. Jauh kalaupun ada. Saya kelak akan  bangun tempat-tempat olahraga di dekat pemukiman di kecamatan atau Kelurahan. Insya Allah dengan niat tulus kita bisa berkolaborasi wujudkan hal itu,” kata Bobby yang pernah jadi Manajer klub sepak bola Medan Jaya. (rel) 

Bank Sumut Luncurkan Sumut Card

Co-Branding dengan BRI

SIMBOLIS: Dirut Bank Sumut Muchammad Budi Utomo secara simbolis menyerahkan Sumut Card kepada Pj Wali Kota Medan Arief Sudarto saat peluncuran uang elektronik Sumut Card di Lapangan Merdeka Medan, Jumat (27/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Sumut menerbitkan uang elektronik yang diberi nama Sumut Card. Peluncuran uang elektronik Bank Sumut ini, merupakan pembaruan dan pengembangan dari uang elektronik sebelumnya yang telah diluncurkan pada 2014 lalu. Adapun Sumut Card ini, merupakan co branding Bank Sumut dengan menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Peluncuran Sumut Card yang merupakan kartu prabayar ini, dilakukan oleh Pj Wali Kota Medan Arief Sudarto, bersama Direktur Utama (Dirut) Bank Sumut Muchammad Budi Utomo, didampingi Direktur Operasional Rahmat Fadillah Pohan, Direktur Kepatuhan Eksir, Direktur Bisnis dan Syariah Irwan, serta Komisaris Syahruddin Siregar di Lapangan Merdeka Medan, Jumat (27/11) lalu.
Peluncuran kartu ini ditandai dengan penyerahan Sumut Card secara simbolis kepada Pj Wali Kota Medan. Hadir juga pada acara tersebut, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis, serta unsur Forkopimda Kota Medan. Acara ini juga ditandai dengan gowes bersama yang dimulai dari Taman Cadika hingga Lapangan Merdeka Medan, yang diikuti peserta dari Bank Sumut Cycling Club (BSCC), Dinas Pendapatan Kota Medan, Dinas Perhubungan Kota Medan, dan instansi lainnya.
Dalam sambutannya, Dirut Bank Sumut, Muchammad Budi Utomo menyampaikan, penggunaan uang elektronik tentunya memiliki manfaat, karena pastinya lebih praktis dan aman daripada menggunakan uang tunai.
“Kartu uang elektronik co-branding Sumut Card dari Bank Sumut ini, akan dapat digunakan di merchant-merchant yang berlogo Brizzi, seperti jalan tol, merchant retail seperti Alfamart dan Indomaret, serta SPBU. Sumut Card ini juga dapat ditopup di jaringan Kantor Cabang Bank Sumut dan gerai ritel,” ungkap Budi.
Budi juga menyampaikan, launching kartu uang elektronik Bank Sumut tersebut, dilakukan dalam rangka mendukung gerakan transaksi non tunai (cashless) yang ditetapkan oleh pemerintah, serta mendukung elektronifikasi transaksi Pemda. Dengan Sumut Card tersebut, masyarakat kini dapat bertransaksi di merchant-merchant yang juga tergabung dengan jaringan Brizzi, sehingga transaksi dapat lebih mudah dan praktis tanpa perlu membawa uang tunai.
Pada kesempatan tersebut, Sumut Card juga digunakan pada moda bus Trans Metro Deli di Kota Medan. Bank Sumut juga membagikan 5.000 kartu sumut card tersebut secara gratis di 4 titik Kota Medan, yakni di Kecamatan Medan Barat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kecamatan Medan Amplas, dan Kecamatan Medan Tembung.
Nantinya Bank Sumut bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kota Medan, dengan menerbitkan 15.000 unit Sumut Card secara gratis, untuk memudahkan masyarakat mengakses bus Trans Metro Deli tersebut dalam mendukung budaya penggunaan uang elektronik non tunai. Sekaligus mengajak warga Kota Medan menggunakan transportasi umum. Pada kesempatan tersebut, Bank Sumut juga menyampaikan akan membangun 20 halte bus di Kota Medan.
Pj Walikota Medan Arief Sudarto, mengapresiasi kerja sama antara Bank Sumut dengan Pemko Medan, perihal uang elektronik untuk akses bus Trans Metro Deli tersebut. Dia mengatakan, launching Bus Trans Metro Deli tidak hanya semata mengejar profit, namun lebih kepada buy the service, untuk memberikan kemudahan layanan transportasi massal kepada masyarakat. (rel/saz)

Bobby Nasution: Rumah Quran jadi Pembentuk Karakter Mulia Anak

Bobby Nasution meresmikan Rumah Quran Violet (RQV) Cabang Medan Marelan di Kelurahan Rengas Pulau Pasar 2 Medan Marelan, Minggu (29/11/2020). 

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan Rumah Quran Violet (RQV) Cabang Medan Marelan di Kelurahan Rengas Pulau Pasar 2 Medan Marelan, Minggu (29/11/2020). 

 Tampak hadir Sultan Muda Azmi Fajri Usman selaku Presiden Rumah Quran Violet (RQV), H Rajali Doyong tokoh masyarakat setempat yang juga ayah kandung Aulia Rachman, hadir pula Ketua Gelora Sumut Ustaz Heriansyah, Ketua Gelora Medan Muhammad Nasir dan seluruh kader. 

 Sebelum peresmian, sejumlah hafizah cilik tampil menghafalkan hafalannya. Mulai dari surah Al-Baqarah hingga Al-Ghasiyah. Para santri tahfiz juga menyanyikan lagu Indonesia Raya hingga membacakan puisi untuk orangtua mereka dan para hadirin. 

 Kemudian di tempat sederhana itu, banyak santri cilik yang sudah berhasil menghafal beberapa surah baik yang panjang maupun surah-surah pendek. Mereka menghafalnya dan menunjukkan kepada Bobby Nasution dan hadirin. 

 Ustaz Abdul Halim, tuan rumah RQV Medan Marelan yang merupakan cabang ke-1.311 di seluruh Indonesia, berharap kehadiran Bobby Nasution menjadi keberkahan di tempat tinggalnya. 

“Insya Allah jadi berkah bagi kita semua. Kami berharap kelak bila sudah jadi wali kota Bang Bobby Nasution mau datang kembali kemari,” kata dia. 

 Peresmian RQV Cabang Marelan itu mengambil tema Ikrar Pejuang Quran. Salah satu seremonial pada kesempatan itu adalah penyematan pin dari orangtua kepada anaknya yang nyantri di sana sebagai bentuk dukungan penuh. 

 Ustaz Heriansyah dalam sambutannya bilang, majelis ini adalah yang terbaik sebab ada hadist nabi yang berbunyi; Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya. 

“Kita dukung ini, berkolaborasi dengan Gelora juga calon wali kota kita Muhammad Bobby Afif Nasution, Insya Allah kita akan dapatkan pahala mengalir hingga akhirat kelak. Ini program luar biasa, kolaborasi yang sangat baik,” kata Heriansyah. 

 Kemudian di Medan, sambungnya, salah satu keberkahan bisa terwujud jika di rumah-rumah warga senantiasa terdengar suara orang melantunkan Al-Quran. “Pembangunan rumah Quran ini adalah salah satu misi keberkahan di Kota Medan. Insya Allah kita semua mendapatkan ganjaran dari Allah SWT, ” pungkas Ustaz Heriansyah. 

 Bobby Nasution pada kesempatan itu, bersyukur sekali atas diresmikannya RQV ini. “Kepada orangtua yang anaknya belajar di sini Insya Allah mendapatkan kemuliaan di hari akhir kelak,” harapnya. 

 Menantu Presiden Joko Widodo itu juga bilang dengan banyaknya rumah-rumah Quran di Medan akan jadi pembentuk karakter mulia anak-anak Medan kelak. “Insya Allah lahir dari sini, pemimpin yang berkarakter mulia, sesuai dengan prinsip agama,” katanya. 

 Selain mendukung banyak pembangunan rumah tahfiz Quran di Medan, Bobby Nasution juga akan menerapkan Perwal META agar anak-anak SD bisa membaca Quran sebelum naik tingkat ke jenjang pendidikan selanjutnya. Di akhir seremoni, Bobby Nasution membacakan Ikrar Pejuang Al-Quran yang bunyinya :

“Saya pejuang Al-Quran Indonesia berjanji akan selalu berjuang bersama Al-Quran sepanjang hayat. Saya berjanji untuk selalu membaca dan mengamalkan Al-Quran. Saya berjanji untuk selalu menghafal Al-Quran hingga usia akhir

Saya berjanji untuk mencintai negara Indonesia sesuai tuntunan Al-Quran 

Hidup matiku, hidup matimu, hidup mati kita bahagia bersama Al-Quran.” (rel)