31 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 3863

Tarif Spa Kaum Homo di Medan Rp250 Ribu untuk Layanan All In, Pemilik Didakwa Kasus TPPO

DAKWAAN: A Meng (VC) pemilik spa homo terdakwa kasus TPPO menjalani sidang dakwaan, Rabu (25/11).gusman/sumut pos.
DAKWAAN: A Meng (VC) pemilik spa homo terdakwa kasus TPPO menjalani sidang dakwaan, Rabu (25/11).gusman/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – A Meng alias Ko Amin (51) terdakwa pemilik spa khusus homo didakwa jaksa penuntut umum (JPU) atas kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dalam sidang virtual di Ruang Cakra 2 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (25/11). Beragendakan dakwaan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sabrina, menghadirkan tiga saksi, di antaranya Agustiar dan Muharman selaku terapis, serta Armin P Sinaga dari kepolisian.

DAKWAAN: A Meng (VC) pemilik spa homo terdakwa kasus TPPO menjalani sidang dakwaan, Rabu (25/11).gusman/sumut pos.
DAKWAAN: A Meng (VC) pemilik spa homo terdakwa kasus TPPO menjalani sidang dakwaan, Rabu (25/11).gusman/sumut pos.

“Kami mendapatkan informasi, bahwa di Komplek Taman Setia Budi II Blok 9 No 2 Medan, ada spa khusus menerima laki-laki pak,” ucap saksi Armin di hadapan Hakim Ketua, Safril Batubara.

Kata saksi, pada saat melakukan penyelidikan, petugas mendapati pelanggan dari tempat spa tersebut, membayar dengan uang Rp200 ribu.

“Pelanggan laki-laki dan terapisnya juga laki-laki pak hakim. Kalau terdakwa (A Meng) sebagai pemilik (spa) dia mendapat keuntungan 100 ribu, dari terapis,” ungkapnya.

Menurut saksi, pelanggan dominan laki-laki ini, dikenakan tarif Rp250 ribu untuk layanan all In (semua bisa). “Maksudnya itu gimana pak polisi? Terus terang aja gak apa-apa,” kata hakim Safril. “Semua pak bisa…,” sebut Armin.

Labih lanjut kata saksi, saat itu petugas mengamankan sebanyak 9 terapis dan satu pelanggan. “Dan ada yang lagi show pada saat itu pak. Jadi kamarnya ada 3, satu kamar pemilik, satu untuk pijat dan satu untuk eksekusi,” jelasnya.

Sementara, saksi Munarman dan Agustiar selaku terapis membenarkannnya. Menurut keduanya, mereka akan dihubungi oleh terdakwa A Meng, bila ada pelanggan datang.

“Iya pak tarifnya 250 ribu all in, terus kondom dan handbody yang nyediakan Ko Amin pak,” beber keduanya. Usai mendengarkan keterangan saksi, majelis hakim menunda sidang hingga pekan depan.

Mengutip surat dakwaan, sekira bulan Agustus 2017 terdakwa A Meng membuka sebuah tempat pelayanan jasa Spa atau pijat di Komplek Setia Budi II Blok 9 No 2 Medan. Terdakwa membuka pelayanan seks sesama jenis pria (homo), dan merekrut atau mempekerjakan beberapa orang terapis yang tinggal di tempat spa tersebut.

Kemudian pada tempat spa pijat tersebut, terdakwa menyiapkan fasilitas pendukung berupa kamar-kamar untuk ruangan tempat spa pijat, peralatan-peralatan kusuk dan peralatan seks seperti kondom, pelumas seks maupun seks toys.

Adapun setiap tamu pria yang datang akan dilayani oleh terapis pria dengan biaya untuk paket all in sebesar Rp 250.000, dengan pelayanan yang diterima berupa spa pijat dan pelayanan persetubuhan sesama pria seperti oral seks maupun anal seks/sodomi.

Lalu dengan biaya tersebut, terapis akan mendapat bagian sebesar Rp150.000, dan bagian untuk terdakwa sebesar Rp100.000. Terdakwa juga memberikan kebebasan kepada terapis untuk melayani tamu diluar spa homo miliknya, namun mereka harus membayar kepada Terdakwa sekitar Rp50.000 per tamu.

Bahwa tamu pelanggan spa pijat yang datang ke tempat terdakwa, merupakan tamu pelanggan pria yang dicari oleh terdakwa dan sebagian tamu merupakan kenalan para terapis. Kemudian, untuk menarik tamu pelanggan maka terdakwa juga membuat iklan tentang spa pijat miliknya di salah satu media cetak/koran dengan mempromosikan tentang penyediaan layanan pijat untuk pria.

Pada 30 Mei 2020 sekira pukul 20.00 Wib, perbuatan terdakwa diketahui oleh beberapa personil kepolisian. Dari situ, petugas mengamankan barang bukti berupa ribuan kondom dan pelumas. Akibat perbuatannya, terdakwa diancam pidana melanggar Pasal 2 ayat (1) UU RI No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Pasal 296 KUHP. (man/azw)

Bukti Kualitas Pendidikan AMIK Medicom, 58% Sudah Bekerja Sebelum Wisuda

AUDITORIUM: Wisuda AMIK Medicom di Auditorium RRI Medan, Sabtu (21/11).
AUDITORIUM: Wisuda AMIK Medicom di Auditorium RRI Medan, Sabtu (21/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Inilah salah satu bukti kualitas pendidikan oleh Akademi Manajen Informatika Komputer (AMIK) Medicom yang mewisuda 312 ahli madyadi Auditorium RRI Medan, Sabtu (21/11). Data menunjukkan bahwa 312 peserta wisuda, sebanyak 180 lulusan (58 persen) telah bekerja sebelum diwisuda.

AUDITORIUM: Wisuda AMIK Medicom di Auditorium RRI Medan, Sabtu (21/11).
AUDITORIUM: Wisuda AMIK Medicom di Auditorium RRI Medan, Sabtu (21/11).

Wisudawan dan wisudawati AMIK Medicom yang didirikan sejak Tahun 1996 ini berasal dari tiga program studi yakni Manajemen Informatika, Teknik Komputer dan Komputerisasi Akuntansi.

Wisuda ini berlangsung dengan protokol kesehatan dibagi dalam tiga sesi. Orangtua wisudawan dan wisudawati turut hadir bersama Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Sumut Prof Dr Ibnu Hajar MSi dan undangan lainnya.

Dalam wisuda ditayangkan motivasi dari para alumni AMIK Medicom yang bekerja diberbagai instansi pemerintah dan perusahaan ternama baik di Indonesia maupun mancanegara. Drs Jamaluddin Tanjung SH (orangtua Rezeki Maha Alatas Tanjung) juga menyampaikan rasa bahagia karena anaknya dididik dengan baik di AMIK Medicom.

Direktur AMIK Medicom Kamson Sirait ST MKom mengatakan bahwa pendidikan tinggi vokasi yang menghubungkan antara kuliah dikampus sambil bekerja sudah menjadi tren karena diminati masyarakat.

Tantangan masa depan kian berat. Karena itu lulusan AMIK Medicom dibekali dengan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Saat ini, sebut Kamson Sirait, sejumlah pekerjaan tradisional mulai hilang dilindas zaman. Sebaliknya pekerjaan baru bermunculan. Terutama yang berkaitan dengan teknologi informatika seperti analisis data, keamanan siber, web design dan ekonomi digital.

”Bisnis online disegala bidang sangat subur saat ini. Bukan hanya di Indonesia, tapi juga diseluruh dunia,” kata Kamson Sirait.

Ia mengemukakan bahwa memiliki pekerjaan adalah bukti kualitas seorang wisudawan/wisudawati AMIK Medicom. ”Seperti kita ketahui bahwa hasil akhir sebuah pendidikan yang baik diseluruh dunia adalah bekerja. Dengan bekerja akan memiliki penghasilan yang menopang kehidupan,” ucap Kamson Sirait.

Direktur AMIK Medicom yakin bahwa ahli madya komputer yang dididik AMIK Medicom mampu memperoleh kehidupan yang sejahtera dimasa depan. Ia juga berterima kasih atas kepercayaan orangtua mendidik putra/putrinya di AMIK Medicom.

Ketua AMIK Medicom dr Reinhard Silalahi dalam sambutan yang disampaikan Kepala Biro Yayasan Pendidikan Nasional Medicom Maslan Sihombing SS MSi mengatakan bahwa AMIK Medicom melahirkan 312 tenaga ahli madya komputer untuk kemajuan bangsa. Semoga sumbangsih AMIK Medicom ini menambah kualitas sumber daya manusia bangsa khususnya dibidang komputer.

”Ahli komputer sangat dibutuhkan diberbagai bidang pekerjaan. Bahkan dalam situasi pandemi seperti saat ini, karena sudah bisa bekerja dari rumah dan bisnis online pun sangat berkembang diseluruh Indonesia,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya ingin menunjukkan 200-an alumni AMIK Medicom lewat layar audio visual. ”Kita bisa melihat akan bekerja dimana saja kelak, anak-anak kita yang diwisuda hari ini,” katanya.

Ketua Yayasan AMIK Medicom juga meminta lulusan AMIK Medicom untuk fokus pada kekuatan yang dimiliki. Sebab sudah menguasai Bahasa Inggris, tahu prinsip bekerja dan nilai-nilai keterpelajaran serta terbiasa kuliah sambil bekerja.

Sementara itu Kepala L2Dikti Sumut Prof Dr Ibnu Hajar MSi yang baru menjabat selama tiga pekan mengaku serasa telah bekerja selama tiga tahun. Sebab dari 220 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumut ternyata setengah diantaranya bermasalah.

Ibnu Hajar mengatakan bahwa AMIK Medicom adalah salah satu PTS di Sumut. Karenanya, lanjut dia, seusai pelaksanaan rapat kerja L2Dikti Sumut di Brastagi dirinya bergegas kembali ke Medan untuk menghadiri wisuda AMIK Medicom. (dmp)

Sumut Impor 26.662 Ton Pakan Ternak

BELAWAN, SUMUTPOS.CO- Puluhan ribu ton pakan ternak impor asal Pelabuhan San Lorenzo, Argentina, dibongkar dari kapal kargo, MV George H, yang sandar di dermaga 113 Pelabuhan Ujung Baru Belawan, Rabu (25/11).

Data yang diperoleh dari Humas PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1 Belawan, soybean meal/pakan ternak impor sebanyak 29.662 ton tersebut pesanan atau milik PT FKS Medan.

Keterangan lain yang diperoleh wartawan dari sejumlah buruh bongkar muat di Pelabuhan Belawan menyebutkan, kapal kargo bermuatan pakan ternak asal Pelabuhan San Lorenzo itu, tiba di Pelabuhan sekitar 5 hari lalu.

“Seharusnya kegiatan bongkar muatnya telah selesai beberapa hari lalu, tapi karena sering turun hujan, diperkirakan akan tertunda hingga tiga hari lagi,” ujar seorang buruh bernama Anto.

Kegiatan bongkar muat puluhan ribu ton pakan ternak impor tersebut dilakukan pihak pemasok dengan memanfaatkan fasilitas truck lossing (dari kapal langsung muat ke truk untuk selanjut dibawa ke gudang pemesan) di kawasan industri Medan.

Pemasokan pakan ternak yang diproduksi dari bungkil kacang kedelai tersebut dilakukan pihak pemesan untuk memenuhi permintaan kalangan pengusaha hewan ternak di Sumatera Utara.

Humas PT Pelindo 1 cabang Belawan, Muftikhurrahman mengatakan, impor pakan ternak tergantung kontrak dan permintaan dari perusahaan. Sehingga, impor pakan ternak tidak berlangsung secara rutin setiap bulan.

“Kebutuhan ini tergantung dari kontrak kerja dari perusahaan yang meminta, proses impor pakan ternak ini sudah berjalan dan sedang dilakukan bongkar muat,” terangnya. (fac/ram)

PGN Salurkan Gas Perdana ke Pupuk Kujang

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai subholding gas PT Pertamina (Persero) melaksanakan penyaluran gas perdana (Gas In) di PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC). Sebelumnya telah ditandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan PKC sebagai bagian dari Holding PT Pupuk Indonesia (Persero) pada 31 Agustus 2020 lalu.

Penyaluran gas PGN ke Pupuk Kujang dilaksanakan seiring dengan telah selesainya periode Turn Around Maintenance pada Plant 1A Pupuk Kujang. Alokasi gas PGN yang disalurkan ke Pupuk Kujang sesuai dengan PJBG, yaitu sebesar 12 BBTUD untuk tahun 2020 dan akan meningkat menjadi 25 BBTUD pada tahun 2021 dengan harga USD 6,0 per MMBTU sesuai penugasan pemerintah dalam Kepmen ESDM 89.K/2020.

Dengan kapasitas produksi pada Plant 1A Pupuk Kujang sebesar 570.000 ton/tahun urea dan 330.000 ton/tahun amoniak, hadirnya tambahan alokasi penyaluran gas PGN pada Pupuk Kujang ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gas sebagai bahan baku utama yang efisien dan penghematan biaya produksi Pupuk Kujang. Dengan demikian, dapat mendorong pertumbuhan sektor pupuk dan dukungan terhadap ketahanan pangan nasional dalam mendukung perekonomian.

Direktur Komersial PGN, Faris Aziz mengungkapkan saat ini PGN berkomitmen penuh terhadap pemanfaatan gas bumi yang dapat membantu upaya pemulihan ekonomi akibat dampak dari Covid-19. Maka implementasi Kepmen ESDM 89K/ 2020 dirasa juga menjadi kebijakan stimulus agar industri tertentu penerima manfaat dapat menggeliat kembali.

“Khusus pada industri pupuk, kami berharap dapat memberikan manfaat untuk keberlangsungan produksi pupuk maupun diversifikasi produk yang dapat meningkatkan daya saing. Sejalan dengan optimisme Pupuk Kujang dalam menghadapi persaingan global dan meningkatkan kualitas produk pupuk untuk petani,” ujar Faris, Selasa (24/11/2020).

Diungkapkannya, gas bumi menjadi bahan baku utama dalam produksi pupuk bersubsidi jenis urea dan NPK. Efisiensi biaya pokok produksi pupuk juga dapat membantu pemerintah untuk penghematan anggaran subsidi pupuk yang dibayarkan kepada PT Pupuk Kujang.

“Jaminan ketersediaan gas bumi dengan harga yang efisien, semoga juga dapat bermanfaat untuk keberlangsungan pabrik Pupuk Kujang dalam menjaga ketersediaan pupuk urea di wilayah Jawa Barat, Banten, dan sebagian Jawa Tengah,” imbuh Faris.

Faris menambahkan dengan penyaluran gas untuk Pupuk Kujang yang berada di area Karawang sekaligus menandakan bahwa infrastruktur PGN sudah dapat menjangkau pemenuhan gas bumi di wilayah tersebut.

Di area Karawang, saat ini PGN telah melayani ±154 komersial dan industri di 7 Kawasan Industri dengan total penyaluran gas bumi lebih dari ±72 BBTUD. Sektor pelanggan industri di area Karawang bergerak di sektor tekstil, keramik, kaca, logam dasar, fabrikasi logam, kimia, makanan, kertas, dan lain-lain. Khusus untuk pelanggan industri yang mendapatkan manfaat Kepmen ESDM 89K 2020 di area Karawang, ada sekitar 15 industri dengan alokasi gas sekitar ± 37 BBTUD.

“Dari segi infrastruktur, PGN sudah cukup mumpuni untuk memperluas layanan gas bumi di area Karawang. Kemudian untuk penyediaan pasokan gas, PGN area Karawang juga sudah siap,” ujar Faris.

Faris menegaskan potensi efisiensi dari penyaluran gas untuk Pupuk Kujang diharapkan mampu memberikan multiplier effect bagi perekonomian nasional. Sebagai bagian dari Holding Migas, PGN akan selalu hadir menjadi menjadi bagian dari solusi nyata untuk meng- energize negara dan masyarakat. (rel/ram)

171 Orang Pejabat Dilantik, Yon Hendrik Diangkat Jadi Sekwan DPRD Dairi

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Jimmy Andrea Lukita Sihombing, melantik dan mengambil sumpah janji jabatan sebanyak 171 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Adiministrator dan Pengawas di gedung olahraga (GOR) Sidikalang, Selasa (24/11).

Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama sebagai Sekretaris DPRD dijabat, Yon Hendrik hasil lelang jabatan dilakukan Pemkab Dairi beberapa waktu lalu. Sementara untuk pejabat administrator dan pengawas banyak dilakukan pergeseran.

Jika pada pelantikan sebelumya sempat dinonjobkan, sekarang diangkat kembali seperti Sahat Marulitua Sianturi, sebelumnya Kepala Dinas Pendapatan dilantik menjadi Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan pada Sekretariat Daerah.

Sementara di posisi Camat, ada 6 Camat dilakukan pergantian, salah satunya Camat Silima Pungga-Pungga dijabat Horas Pargalutan Pardede sebelumnya Sekretaris BKPSDM. Selanjutnya, Kepala Bagian Hukum, Rudolf Tamba dimutasi jadi pelaksana di Inpektorat. Dan jabatan yang ditinggalkan Rudolf dijabat Jon Henry Panjaitan yang sebelumnya Kabid Asset.

Sementara Kabag Umum dijabat Rayanda Rustam Trianof Pasi, sebelumnya bertugas sebagai pelaksana pada bagian perekonomian Sekretariat Daerah. Dari ratusan nama aparatur sipil negara (ASN) di jajaran Pemkab Dairi yang dilantik, ada sejumlah orang mendapat promosi namun ada juga nonjob serta turun eselon.

Dalam sambutanya, Wakil Bupati, Jimmy AL Sihombing mengatakan, mutasi hal lumrah dilakukan sesuai kebutuhan dan peningkatan kinerja. Jabatan ini merupakan amanah dan kepercayaan diberikan pimpinan. Untuk itu lanjut Jimmy, kami minta supaya pejabat baru dilantik mengemban tugas dengan baik.

“Kalian bertanggungjawab kepada Tuhan, masyarakat dan pimpinan. Saya harap, pejabat yang dilantik hari mampu menunjukkan kinerja baik. Jimmy menegaskan, pejabat yang dilantik selain mengisi posisi yang kosong, ada yang promosi. Jangan sampai pejabat yang saudara ganti lebih baik daripada kalian,” ucap Jimmy.

“Jika tidak bekerja baik, akan dilakukan evaluasi. Begitu juga pimpinan OPD, jika tidak bekerja dengan baik, pasti kita akan evaluasi,”tegasnya. (rud/han)

PD Pemuda Muhammadiyah Binjai Periode 2018-2022 Dilantik

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Nani Sundari menghadiri pelantikan Pimpinan Daerah dan Pimpinan Anak Cabang Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2020 di Gedung Dakwah, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara, akhir pekan lalu. Pelantikan ini mengangkat tema mewujudkan integritas, eksistensi dan bersinergi sebagai kader persyarikatan, kader ummat, serta kader bangsa yang cerdas dan mandiri menuju Indonesia berkemajuan.

Nani yang membacakan pesan Wali Kota Idaham mengucapkan selamat dan sukses. Dia mengapresiasi pelantikan tersebut dengan penuh harapan agar Pemuda Muhammadiyah dapat mandiri.

“Pesan pak wali semoga amanah dalam menjalankan tugas. Peran Muhamadiyah harus beristiqomah. Ingatkan generasi-generasi muda kita agar berguna bagi bangsa dan negara,” kata dia.

“Jadilah pemuda mandiri yang menciptakan pekerjaan, yang cerdas dan mampu meningkatkan pendapatan perekonomian masyarakat kita,” sambung Nani.

Dia juga menyampaikan melalui pemuda-pemuda kota kita akan jaya. “Harapan saya, semoga Pemuda Muhammadiyah yang baru dilantik adalah pemuda yang mempunyai idealisme yang kuat,” kata dia.

“Mudah-mudahan, anak muda yang mempunyai banyak kreatifitas, anak muda yang bisa mempengaruhi untuk hal yang baik dan anak muda yang akan menjadi sorotan dunia,” sambung dia.

Sementara, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah, Yundiser mengajak kepada pengurus tetap amanah. (ted)

Pelajar Binjai Raih Prestasi Tingkat Nasional

Ilustrasi.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pelajar asal Kota Binjai kembali mencatatkan prestasi. Kali ini, prestasi yang diraih berskala nasional. Adalah, Yaumil Naira Putri, pelajar Sekolah Dasar Negeri 024771 Kota Binjai. Dia meraih prestasi tingkat nasional dalam lomba kegiatan Tour Cerdas, berkarakter kegiagan menulis cerita foto secara virtual.

Ilustrasi.

Perlombaan tersebut digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang diikuti pelajar dari seluruh daerah di Indonesia.

Berdasarkan penilaian, nama Yaumil masuk dalam lima besar yang bersaing ketat dengan pelajar Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Indramayu dan Cilacap.

Yaumil mengucapkan puji syukur atas torehan prestasi tersebut.

Dia meraih peringkat ketiga.

“Puji syukur Alhamdulillah atas prestasi yang diraih anak kita,” kata Pengawas Pembina Kecamatan Binjai Selatan, Maljumadi, Senin (23/11).

Ajang Tour Cerdas adalah lomba menulis cerita foto singkat yang diikuti pelajar SD.

Maljumadi mengucapkan selamat dan sukses atas prestasi yang ditorehkan Yaumil.

“Pertahankan prestasi yang telah diraih ini. Teruslah giat belajar, sehingga ke depannya dapat mengukir prestasi yang lebih baik lagi,” ujar Maljumadi.

“Terimakasih juga kepada bapak Muhammad Yani (Kepala SDN 024771), yang selama ini telah memberikan didikan yang begitu baik, sehingga bisa mengantarkan siswinya meraih prestasi nasional,” pungkasnya. (ted)

Terbit Rencana PA Pimpin PC.F.SPTI dan K-SPSI Langkat

DIRIKAN: PUK F.SPTI-K.SPSI Desa Namoukur Utara mendirikan plang organisasi, di Jalan Lintas Binjai-Seibingai, Pasar VII Namoukur, Dusun VIII, Desa Bandarmeriah, Seibingai, Langkat.
DIRIKAN: PUK F.SPTI-K.SPSI Desa Namoukur Utara mendirikan plang organisasi, di Jalan Lintas Binjai-Seibingai, Pasar VII Namoukur, Dusun VIII, Desa Bandarmeriah, Seibingai, Langkat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Terbit Rencana PA, secara resmi dilantik sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (F-SPTI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K.SPSI) Kabupaten Langkat periode 2020-2025, di Jambur Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Langkat, Selasa (24/11).

DIRIKAN: PUK F.SPTI-K.SPSI Desa Namoukur Utara mendirikan plang organisasi, di Jalan Lintas Binjai-Seibingai, Pasar VII Namoukur, Dusun VIII, Desa Bandarmeriah, Seibingai, Langkat.
DIRIKAN: PUK F.SPTI-K.SPSI Desa Namoukur Utara mendirikan plang organisasi, di Jalan Lintas Binjai-Seibingai, Pasar VII Namoukur, Dusun VIII, Desa Bandarmeriah, Seibingai, Langkat.

Pelantikan ditandai penyerahan bendera pataka oleh Ketua PD F-SPTI dan K-SPSI Sumut, Mbelin Brahmana kepada Terbit Rencana. Dilanjutkan penyerahan SK pelantikan No:KEP.65/ORG/PD-SU/XI/2020, tentang pengesahan komposisi dan personalia PC F-SPTI dan K-SPSI Langkat masa bhakti 2020-2025.

Pelantikan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, dimana setiap hadirin wajib memakai masker, dan menjaga jarak, serta mencuci tangan sebelum masuk ruangan, dan terdapat beberapa petugas medis yang memantau dan memeriksa kesehatan para peserta. Terbit Rencana PA yang juga selaku Bupati Langkat, menegaskan dirinya secara pribadi dan pemerintahan, menginginkan Langkat tetap sejuk dan kondusif.

Sebab itulah, dirinya bersedia menjadi Ketua PC F-SPTI dan K-SPSI Langkat, karena menginginkan SPSI memberikan kesejukan dan kesejahteraan bagi para buruh dan pekerja di Negeri Bertuah.

Terbit Rencana juga menjelaskan, saat ini di dalam kepengurusan F-SPTI dan K-SPSI tidak ada masalah dan perpecahan khususnya kepengurusan di Langkat, hanya saja ada beberapa hal yang perlu untuk diluruskan.

“Selain ketua SPSI, saya juga Bupati Langkat. Jadi semua orang di Langkat adalah masyarakat saya, maka saya membuka kesempatan bagi siapa saja, untuk berdikusi dan bermusyawarah guna kedamaian dan kemajuan Langkat,” ungkapnya. (yas/han)

Polmed Medan Sediakan Air Bersih di Desa Kelambir Pantai Labu

PENGABDIAN: Dosen Polmed melakukan pengabdian kemitraan masyarakat dengan mengatasi persoalan penyediaan air bersih di Dusun I Kelambir, Desa Kelambir Pantai Labu, Deli Serdang.
PENGABDIAN: Dosen Polmed melakukan pengabdian kemitraan masyarakat dengan mengatasi persoalan penyediaan air bersih di Dusun I Kelambir, Desa Kelambir Pantai Labu, Deli Serdang.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Dosen Politeknik Negeri Medan (Polmed) membantu menyediakan air bersih untuk masyarakat Dusun I Kelambir, Desa Kelambir Pantai Labu, Deliserdang. Penyediaan air bersih tersebut dilakukan sebagai bentuk pengabdian kemitraan masyarakat.

PENGABDIAN: Dosen Polmed melakukan pengabdian kemitraan masyarakat dengan mengatasi persoalan penyediaan air bersih di Dusun I Kelambir, Desa Kelambir Pantai Labu, Deli Serdang.
PENGABDIAN: Dosen Polmed melakukan pengabdian kemitraan masyarakat dengan mengatasi persoalan penyediaan air bersih di Dusun I Kelambir, Desa Kelambir Pantai Labu, Deli Serdang.

Ketua tim pengabdian, Ir Rufinus Nainggolan MT mengatakan, kualitas air bersih di daerah tersebut masih kurang begitu baik. Padahal, air bersih menjadi kebutuhan pokok yang harus selalu tersedia. “Saat pertama kali ke daerah tersebut untuk survei melakukan pengabdian, kami menemui sudah ada instalasi pompa air dengan tangki berkapasitas cukup besar. Namun, kualitas airnya kurang begitu baik,” ujar Rufinus didampingi anggota tim pengabdian, Penteris RP Naibaho BEng MT dan Jenny Sari Tarigan SE MTI, Minggu (22/11).

Karena itu, lanjut Rufinus, dia bersama tim pengabdian melakukan sejumlah upaya untuk memperbaiki kualitas air bersih di daerah tersebut. “Selama dua hari (18-19 November) kami melakukan kegiatan pengabdian dalam upaya penyediaan air bersih. Upaya diawali dengan pembersihan dan pembilasan tangki air pada hari pertama. Kemudian, esok harinya dilanjutkan dengan pemasangan filter air,” ungkapnya sembari berharap memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Sementara, Kepala Desa Kelambir Pantai Labu, Sahrial sangat menyambut baik upaya yang dilakukan dosen Polmed dalam penyediaan air bersih. “Semoga kedepannya dapat tetap terjalin kerja sama yang baik dengan institusi pendidikan tinggi seperti Polmed,” ujarnya. (ris/han)

Tidak Qourum, Ranperda APBD Humbahas TA 2021 Berujung “Perkada”?

KOSONG : Tampak kursi untuk anggota dewan pada rapat paripurna dengan jadwal pendapat akhir dan pengambilan keputusan Rancangan Peraturan Daerah APBD 2021, Senin (23/11), kosong.
KOSONG : Tampak kursi untuk anggota dewan pada rapat paripurna dengan jadwal pendapat akhir dan pengambilan keputusan Rancangan Peraturan Daerah APBD 2021, Senin (23/11), kosong.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Rapat paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) tahun anggaran 2021 akan dilanjutkan pada hari ini, Rabu (25/11) setelah sempat diskor selama 2 hari. Bila kehadiran anggota dewan masih sedikit, dipastikan Ranperda akan berujung menjadi Peraturan Kepala Daerah (Perkada).

KOSONG : Tampak kursi untuk anggota dewan pada rapat paripurna dengan jadwal pendapat akhir dan pengambilan keputusan Rancangan Peraturan Daerah APBD 2021, Senin (23/11), kosong.
KOSONG : Tampak kursi untuk anggota dewan pada rapat paripurna dengan jadwal pendapat akhir dan pengambilan keputusan Rancangan Peraturan Daerah APBD 2021, Senin (23/11), kosong.

Seperti diketahui, rapat paripurna dengan jadwal pendapat akhir dan pengambilan keputusan Rancangan Peraturan Daerah APBD 2021, Senin (23/11), berujung molor dua hari kedepan setelah pimpinan sidang melakukan dua kali scorsing dari pukul 11.25 WIB hingga 12.30 WIB. Gagalnya, paripurna tadi akibat tidak qourumnya kehadiran anggota DPRD.

Ketua DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan, Ramses Lumbangaol membenarkan rapat paripurna tersebut telah dua kali discorsing.

Menurutnya, hal itu dikarenakan dari 25 anggota dewan, hanya 13 orang dewan yang hadir termasuk 3 orang pimpinan. Dia menyebut, 2 orang dari partai Hanura, 1 orang Gerindra, 2 orang dari Perindo, 3 Nasdem, 3 orang Golkar dan 1 Demokrat.

“Ada 12 anggota yang tidak hadir, 4 anggota dengan alasan sakit dan 8 anggota tanpa alasan,” sebut Ramses diruang kerjanya usai rapat paripurna Ranperda APBD 2021.

Disebutkan Ramses, sekaitan ketidakkehadiran dewan itu tadi yang telah discorsing dua kali, ada dua opsi dilakukan sebelum diputuskan untuk dilanjutkan pada hari ini, Rabu (25/11). Pertama, opsi kembali ke Badan Musyawarah dan dikembalikan ke pimpinan dewan.

“Jadi opsi kedua diputuskan dan discorsing dua hari ke depan,” katanya.

Ketika ditanya, jika pada 25 November terulang kembali tingkat kehadiran, Ramses mengaku maka RAPBD 2021 berujung menjadi Peraturan Kepala Daerah (Perkada) tanpa disahkan oleh DPRD.

“Konsekwensinya ya gagal total. Artinya, yang digunakan adalah anggaran Tahun 2020 yang nilai besarannya tidak bisa lebih,” jelasnya.

Ramses menegaskan bahwa keadaan saat ini bukanlah karena ketidakharmonisan antara legislatif dan eksekutif.

“Inikan hanya pengesahan. Sebelumnya sudah ada rangkaian mulai dari nota pengantar, pandangan fraksi hingga nota jawaban Bupati. Bahkan, diberikan ruang selama dua minggu lebih pada pembahasan banggar untuk mengulik semua anggaran yang diajukan oleh eksekutif. Jadi dimana disharmoninya,” sanggah Ramses.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Humbang Hasundutan, Marolop Manik menyebut bahwa masalah disharmoni dipastikannya ada dan bukan hal yang unik ditengah-tengah mereka lagi.

“Kita semua sudah mengetahui, ini merupakan penyakit yang sudah lama dan itu bukan lagi jadi rahasia. Namun kita tetap berupaya memberikan pencerahan bagi kawan-kawan di lembaga ini agar pengesahan ini tidak gagal,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam nota pengantarnya disampaikan, jumlah belanja pada APBD tahun anggaran 2021 sebesar Rp 1.014.569.625.743,00. Dan angka itu, ternyata mengalami penurunan dibanding dengan APBD tahun anggaran 2020 sebesar Rp 1.122.533.561.681,99, hingga berkurang sebesar Rp 107.963.935.938,99.

Adapun, jumlah belanja pada APBD tahun anggaran 2021 ini terbagi dari empat jenis penggunaan, yakni belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer. Pada belanja operasi, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 735.956.271.133,00, terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp 434.187.400.796,00, belanja barang dan jasa Rp 251.750.977.344,00, belanja hibah Rp 49.125.712.193,00 serta belanja bantuan sosial Rp 892.180.800,00.

Untuk belanja modal, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 98.220.494.633,00, terdiri dari belanja modal tanah Rp 455.000.000,00, belanja modal peralatan dan mesin Rp 29.320.062.564,00, belanja moda gedung dan bangunan Rp 12.770.272.552,00, belanja modal irigasi dan jaringan Rp 55.445.159.517,00, belanja modal aset tetap lainnya sebesar Rp 230.000.000,00.

Sedangkan, untuk belanja tidak terduga, dianggarkan Rp 8 miliar serta belanja transfer Rp 172.392.859.977,00.(des)