ZIARAH: Bupati Karo dan Forkopimda Karo saat berziarah ke makam Ketua Umum Moderamen GBKP.
KARO, SUMUTPOS.CO-Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo berziarah ke makam Ketua Umum Moderamen Gereja Batak Karo Protestan (GBKP), Pdt Agustinus Pengarapen Purba STh, MA.
Rombongan tiba di Sukamakmur, Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deliserdang, Minggu (22/11) siang. Ketua Umum Moderamen GBK meninggal dunia pukul 17.12 WIB, Kamis (19/11) setelah sempat dirawat beberapa hari di RS Martha Friska Medan.
Bupati Karo, Terkelin Brahmana mengatakan, kedatangannya bersama Forkopimda sebagai wujud ikut berduka cita. “Pemerintah Kabupaten Karo dan Forkopimda sangat kehilangan dan menghormati serta berterimakasih atas jasa beliau selaku tokoh agama yang menjadi panutan banyak orang. Semasa hidup alm Pdt Agustinus Pengarapan Purba turut aktif membantu pemerintah dalam penanganan bencana pengungsi erupsi Gunung Sinabung dan lainnya,” ujarnya.
“Saat pemakakaman kemarin, kami belum sempat hadir, mengingat kesibukan diantara Forkopimda, sehingga baru sekarang kami hadir untuk berziarah,” ungkap Terkelin Brahmana, saat tabur bunga.
Disaat ziarah, di hadapan keluarga alm. Pdt Agustinus Purba, Terkelin Brahmana menyebutkan kehadirannya saat ini tidak dapat bersama Sekum Moderamen GBKP Pdt Rehpelita Ginting, tadinya memang direncanakan bersama, tapi dikarenakan pendeta lagi memimpin ibadah di Desa Kabung Kecamatan Barusjahe, sehingga tidak sempat bersama kami hadir di sini,”tutur Bupati.
Bupati juga memberikan penghiburan kepada keluarga. Tabah dan jangan larut dalam kesedihan, sebab pendeta Agustinus Purba sudah bersama Bapa di Sorga. “Mari kuatkan hati dan panjatkan doa,” pesan Terkelin Brahmana yang dihadiri pihak keluarga almarhum di pemakaman.
Penghiburan yang sama disampaikan Kapolres Tanah Karo, AKBP Yustinus Setyo Indriono, Sik bersama Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Kav Yuli Eko Hardyanto, dengan mengucapkan belasungkawa dan turut berdukacita. Pun begitu keluarga yang ditinggalkan tetap tegar dan tabah.
Senada, Ketua DPRD Karo, Iriani Br Tarigan menambahkan, atas nama segenap pimpinan dan anggota DPRD Karo, kami turut empati dan berduka, atas meninggalnya Pdt Agustinus Purba, STh, MA salah satu tokoh agama yang dikagumi segala lapisan masyarakat dan banyak membantu penanganan pengungsi Gunung Sinabung.
Rombongan Bupati Karo dan Forkopimda diterima Pdt Debora Br Purba mewakili pihak keluarga Alamarhum Pdt Agustinus Pengarapen Purba STh, MA. Pada kesempatan itu, Pdt Debora Br Purba mengaku sangat berterimakasih atas kedatangan Bupati Karo bersama rombongan, sebagai bentuk ungkapan turut berdukacita dan berempati atas meninggalnya abang kami alm. Pdt. Agustinus Purba. (deo/han)
TERIMA FEE: Tampak, Kadis Perkim Rockeffeler Simamora sedang menerima sejumlah uang terkait dugaan fee proyek yang diterima dari orang yang sama pada kasus viral video Kadis Pertanian Junter Marbun.
HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Perumahaan dan Permukiman Humbang Hasundutan (Humbahas), Rockeffeler Simamora mengaku isi video yang viral di media sosial (medos) merupakan dirinya sedang menerima sejumlah uang dari Kepala Dinas Pertanian Junter Marbun, PM. Selain itu, Rockeffeler juga membenarkan uang itu adalah untuk fee proyek.
TERIMA FEE: Tampak, Kadis Perkim Rockeffeler Simamora sedang menerima sejumlah uang terkait dugaan fee proyek yang diterima dari orang yang sama pada kasus viral video Kadis Pertanian Junter Marbun.
Pengakuan itu disampaikan Rockeffeler kepada wartawan di sela-sela usai rapat paripurna pembahasan pendapat akhir dan pengambilan keputusan Rancangan Peraturan Daerah Anggarapan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 di Lapangan Parkir Kantor DPRD Humbahas, Senin (23/11).
Sebelumnya, viral video dijejaring media Facebook yang mirip dengan Kadis Perumahaan dan Permukiman bernama Rockefeller Simamora menerima sejumlah uang dari orang yang sama pada kasus viral video Kepala Dinas Pertanian Junter Marbun yakni PM bersama rekannya HM berjenis kelamin laki yang diduga untuk fee proyek.
Dalam percakapan video itu berbahasa daerah Batak Toba, lagi tawar menawar besaran fee.
Menurut Rockeffeler, isi di video itu benar tanpa ada terekayasa. Dan video itu, katanya, sudah diklarifikasi dirinya kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Humbang Hasundutan Saut Parlindungan Simamora.
“Memang seperti itu, tapi siapa yang berbuat , itu urusannya,” katanya.
“Ya kita sudah klarifikasi,” tambah Rockeffeler.
Disinggung, apakah tidak ada ruang untuk melakukan konfrensi pers terkait viral videonya itu, Rockeffeler mengaku tidak perlu. “Tidak perlu lagi, kalau sama saya selesai urusanku. Dan itu dosa mereka,” ujarnya.
Kasus viral video ini, selain sudah ditonton jutaan netizen juga sudah dilaporkan ke Kejatisu dan Poldasu. Menanggapi itu, Rockeffeler mengaku akan melihat perkembangan laporan tersebut.
“ Ya, nanti kita lihatlah,” singkatnya menjawab sembari bergegas menghidupkan mobilnya.(des/azw)
Ketua DPRD Medan Hasyim SE bersama para Wakil Ketua, H Ihwan Ritonga SE MM, H Rajuddin Sagala SPdI dan HT Bahrumsyah SH MH bersama Pjs Wali Kota Medan Ir Arief Sudarto Trinugroho MT dan Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM usai menandatangani pengesahan APBD Kota Medan TA 2021 di Gedung DPRD Medan, Senin (23/11).
MEDAN. SUMUTPOS.CO- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRR) Kota Medan menyetujui Ranperda Kota Medan tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kota Medan Tahun Anggaran 2021 untuk selanjutnya ditetapkan menjadi Perda dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Senin (23/11).
Sebelum penandatangan persetujuan dilakukan, rapat paripurna diawali dengan penyampaian laporan badan anggaran (Banggar) serta pendapat seluruh fraksi di DPRD Medan.
Persetujuan ditandai dengan penandatanganan/pengambilan keputusan bersama antara Pimpinan DPRD Medan dengan Kepala Daerah Kota Medan. Penandatanganan dilakukan langsung Ketua DPRD Medan Hasyim SE dan Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Medan Ir Arief Sudarto Trinugroho MT.
Penandatanganan turut dilakukan para Wakil Ketua DPRD Medan Ir Ihwan Ritonga SE MM, H Rajuddin Sagala SPdI dan HT Bahrumsyah SH MH serta disaksikan Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM, unsur Forkopimda Kota Medan, pimpinan OPD dan sejumlah anggota dewan baik secara langsung maupun melalui sambungan virtual.
Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim SE, fraksi-fraksi DPRD Medan menyatakan setuju dengan R-APBD 2021 yang diajukan Wali Kota.
Dalam laporan Banggar DPRD Medan yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga, untuk rincian pendapatan dan belanja yang telah disepakati setelah pembahasan, yakni Pendapatan Daerah sebesar Rp5.153.841.243.027. Rinciannya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2.159.475.572.085 dan Pendapatan transfer Rp2.994.365.670.942. Sementara, untuk anggaran belanja daerah sebesar Rp5.303.841.243.027. Artinya, terjadi defisit sebesar Rp150.000.000.000.
Untuk Pembiayaan daerah, pembiayaan penerimaan sebesar Rp150.000.000.000, pengeluaran Rp0 dan pembiayaan netto sebesar Rp150.000.000.000.
Dikatakan Ihwan Ritonga, dalam RAPBD 2021 tersebut, Pemko Medan melalui tim anggaran diminta untuk melakukan penyesuaian dan pergeseran anggaran sebagaimana diperlukan sesuai dengan hasil pembahasan bersama antara DPRD Kota Medan dengan tim anggaran serta seluruh OPD di Kota Medan.
“RAPBD 2021 ini harus menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam melakukan pembangunan di Kota Medan,” ujarnya.
Dipaparkan Ihwan Ritonga, dalam tahapan proses pembahasan Ranperda Kota Medan tentang APBD Kota Medan 2021, sebelumnya didahului dengan pembahasan komisi-komisi DPRD Kota Medan dengan Kepala OPD Kota Medan dan finalisasi pembahasan oleh pimpinan DPRD, Anggota Banggar dan Tim Anggaran Pemko Medan pada 16 November sampai 22 November 2020.
“Pembahasan didahului dengan pelaksanaan penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran dan Penetapan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD tahun anggaran 2021 yang dilaksanakan pada 18 Agustus 2020,” katanya.
Dijelaskan Ihwan, dari hasil finalisasi Banggar DPRD Kota Medan dihasilkan beberapa rekomendasi yaitu terdapat pergeseran anggaran pada beberapa OPD, yakni Bappeda Kota Medan, sepakat atas usulan anggaran sebesar Rp 23.856.244.299 dengan rincian 3 program, 13 kegiatan dan 31 sub kegiatan.
Kemudian Inspektorat Kota Medan sebesar Rp 30.383.893.063 dengan rincian 3 program, 9 kegiatan dan 33 sub kegiatan. Untuk Satpol PP sebesar Rp 49.871.806.432 terdiri dari 2 program, 7 kegiatan dan 19 sub kegiatan serta diminta mengusulkan kembali Ranperda tentang ketentraman dan ketertiban umum.
Bagian Umum sepakat usulan sebesar Rp2.665.608.400 terdiri dari 3 program dan 4 kegiatan. Disdukcapil Kota Medan usulan sebesar Rp 40.635.568.400 dari 4 program, 13 kegiatan dan 31 sub kegiatan. DPRD Kota juga sepakat untuk melakukan pergeseran penambahan anggaran sebesar Rp1.986.808.000 untuk kegiatan pengadaan peralatan dan perlengkapan pendukung administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.
Dinas Kominfo usulan anggaran sebesar Rp31.260.095.804 dengan 5 program, 10 kegiatan dan 24 sub kegiatan. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik sebesar Rp31.133.085.180 terdiri dari 6 program, 12 kegiatan dan 35 sub kegiatan. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan SDM usulan anggaran pada Ranperda APBD 2021 sebesar Rp9.175.738.600.
Selanjutnya dikatakan Ihwan Ritonga, pada pembahasan R APBD TA 2021, DPRD Kota Medan sangat menyesalkan sikap tujuh camat yang tidak hadir dalam pelaksanaan pembahasan APBD 2021 yakni, Camat Medan Belawan, Camat Medan Deli, Camat Medan Polonia, Camat Medan Johor, Camat Medan Timur, Camat Medan Perjuangan dan Camat Medan Tuntungan.
“Pemko Medan harus memberikan sanksi tegas dan melakukan evaluasi pada camat-camat tersebut,” katanya.
Adapun pengusulan anggaran pada RAPBD TA 2021 pada 21 Kecamatan di Kota Medan yakni, Medan Belawan sebesar Rp26.117.759.700, Medan Labuhan sebesar Rp26.274.724.264. Medan Kota Rp45.812.699.365, Medan Timur Rp41.310.269.600, Medan Helvetia Rp30.559.800.941, Medan Marelan Rp23.392.039.228, Medan Denai Rp30.401.039.838, Medan Area Rp46.031.001.836, Medan Baru Rp25.968.682.622, Medan Polonia Rp21.150.867.940, Medan Tembung Rp32.392.416.761, Medan Perjuangan Rp36.233.077.180, Medan Barat Rp 28.070.187.336.
Medan Tuntungan Rp37.774.343.151, Medan Selayang Rp27.505.848.050, Medan Petisah Rp29.221.799.212, Medan Johor Rp27.732.745.200. Medan Maimun Rp25.536.142.338, Medan Deli Rp26.423.464.085, Medan Amplas Rp32.782.166.500 dan Medan Sunggal sebesar Rp29.472.137.273.
Untuk Badan Penelitian Pengembangan (Balitbang) usulan anggaran sebesar Rp 9.562.099.850, Sekretariat DPRD Medan sebesar Rp 169.364.356.163. Untuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kota Medan, PAD sebesar Rp 67.337.762.684 dan belanja Rp 26.723.507.790, Dinas Kebudayaan Kota Medan usulan Rp 21.603.194.911, Dinas Pariwisata Kota Medan Rp 24.595.708.000, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan usulan anggaran Rp 13.952.142.452.
Badan pengelola keuangan dan aset daerah Kota Medan usulan angaran sebesar Rp 45.154.254.088, Badan Pengelola Pendapatan dan Retribusi Daerah usulan sebesar Rp 1.698.775.431.828, dan sejumlah OPD lainnya di Pemko Medan.
“Untuk seluruh pokok-pokok fikiran DPRD Medan agar dijadikan skala prioritas dan dimasukkan ke dalam sistem informasi pemerintah daerah,” tutur Ihwan Ritonga.
Sementara itu, dalam Paripurna, Pjs Wali Kota Medan, Ir Arief Sudarto Trinugroho MT, mengatakan Pemko Medan melalui TAPD dan OPD terkait bersama dengan Banggar dan komisi-komisi di DPRD telah membahas Ranperda tentang APBD T.A 2021 secara komprehensif, konstruktif dan akuntabel.
“Seluruh proses dan tahapan pembahasan dilakukan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta prinsip-prinsip pokok pengelolaan anggaran daerah yang ditetapkan,” kata Pjs Wali Kota.
Selanjutnya, Pjs Wali Kota mengungkapkan bahwa tahun 2021 pemerintah pusat telah mencanangkan sebagai tahun pemulihan ekonomi. Sebab, pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) mengakibatkan pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan yang cukup siginifikan.
“Oleh karenanya, dengan APBD Kota Medan TA 2021 ini, nantinya diharapkan dapat menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi Kota Medan serta dapat mendorong laju percepatan pembangunan kota sekaligus menjadi salah satu instrumen daerah dalam menghadapi tekanan perekonomian global saat ini,” ungkapnya.
Adapun dari sisi pendapatan, disetujui proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp5,15 triliun. Dari sisi belanja daerah sebesar Rp5,30 triliun. Sementara, pendapatan asli daerah sebesar Rp. 2,15 triliun dan pendapatan transfer sebesar Rp. 2,99 triliun. Sedangkan dari sisi pembiayaan daerah, disetujui pembiayaan penerimaan sebesar Rp. 150 milyar dan pembiayaan pengeluaran Rp0.
Atas dasar itulah, Pjs Wali Kota menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mencurahkan perhatian secara penuh untuk membahas, memberi saran dan masukan sehingga APBD Kota Medan T.A 2021 dapat disetujui.
“Semoga seluruh tugas dan tanggungjawab ini dapat kita jalankan dengan sebaik-baiknya sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.
DIRIKAN: PUK F.SPTI-K.SPSI Desa Namoukur Utara mendirikan plang organisasi, di Jalan Lintas Binjai-Seibingai, Pasar VII Namoukur, Dusun VIII, Desa Bandarmeriah, Seibingai, Langkat.
BINJAI, SUMUTPOS.CO- Pimpinan Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK F.SPTI-K.SPSI) Desa Namoukur Utara mendirikan plang di Jalan Lintas Binjai-Seibingai, Pasar VII Namoukur, Dusun VIII, Desa Bandarmeriah, Seibingai, Langkat, Senin (23/11) siang.
Kegiatan dipimpin Ketua PUK F.SPTI-K.SPSI Desa Namoukur Utara, Jusup Bangun, didampingi Wakil Ketua I, Raja Perkasa Alamsyah Sitepu, Sekretaris Wahyudi Karokaro dan Bendahara, Lili Nurindah Sari, serta disaksikan Ketua PUK F.SPTI-K.SPSI Desa Tanjunggunung, Sedi Surbakti, dan diikuti lebih dari 40 pekerja yang tergabung dalam UPK F.SPTI-K.SPSI Desa Namoukur Utara.
Ketua PUK F.SPTI-K.SPSI Desa Namoukur Utara, Jusup Bangun, mengatakan pendirian plang organisasi bertujuan untuk memperkuat eksistensi dan legalitas F.SPTI-K.SPSI di wilayah Namoukur Utara, menyikapi pembentukan pengurus baru. Hal Ini sesuai Surat Keputusan DPC F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Langkat tertanggal 9 November 2020, tentang Pengukuhan Pimpinan Unit Kerja Care Taker F.SPTI-K.SPSI Desa Namoukur Utara, yang ditandatangani Ketua DPC F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Langkat, Sejarahta Sembiring dan Wakil Sekretaris, Bambang S.
“Pendirian plang PUK F.SPTI-K.SPSI Desa Namoukur Utara pada hari ini merupakan upaya kita menegaskan keberadaan dan legalitas kepengurusan baru, menyusul pembekuan kepengurusan lama. Tentunya hal ini kita lakukan setelah berkoordinasi dengan unsur Muspika Seibingai,”tukasnya. (ted/han)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – HARAPAN ini ditegaskan Ketua FKUB Medan Drs. H. Ilyas Halim, MPd kepada Sumut Pos di Sekretariat FKUB Medan Jalan IAIN Nomor 10 Medan, Senin (23/11). ”Pilihan boleh beda, kerukunan harus tetap terjaga,” kata Ilyas Halim.
FKUB: Ketua dan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Medan.
Menurut Ketua FKUB Medan, pihaknya sepanjang tahun 2020 telah melaksanakan berbagai kegiatan pembinaan kerukunan di Medan bersama dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat termasuk dalam menghadapi Pilkada Medan Tahun 2020.
Ilyas Halim mengutarakan bahwa momen Pilkada sebagai ajang memperebutkan suara pemilih ini terkadang oleh pihak tak bertanggung jawab menyebarkan isu-isu keagamaan untuk mempengaruhi masyarakat.
”FKUB Medan mengimbau jangan isu-isu agama dijadikan sebagai ‘barang jualan’. Harapan kita walaupun pilihan berbeda namun kerukunan harus tetap terjaga. Karenanya sejak Maret 2020, kita turun ke kecamatan-kecamatan di Medan untuk membina dan merajut kerukunan tersebut,” katanya.
Pembinaan yang dilakukan FKUB Medan antara lain dengan dialog bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat dan penjaga rumah ibadah. Dari dialog mengemukakan bahwa kerukunan dan perdamaian adalah suatu kebutuhan kita bersama.
”Kita dah capek ribut-ribut. Karenanya masyarakat Kota Medan menginginkan Pilkada 2020 dapat berjalan damai dan tenang. Siapapun yang menang itu adalah kemenangan masyarakat Kota Medan,” sebut ketua FKUB Medan.
PEMUSNAHAN: Ketua FKUB Medan Drs Ilyas Halim MPd (2 kanan) ikut memusnahkan barang bukti Narkoba di Polrestabes Medan.
Ilyas Halim yang pernah menjadi Kabag Agama Pemko Medan ini menambahkan bahwa Medan merupakan kota multi-kultural dimana semua agama, semua suku dan semua adat ada di Kota Medan.
Untuk itu, Ilyas Halim berharap agar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan beserta tim kampanye harus dapat merawat kerukunan di Kota Medan.
Ia juga meminta masyarakat ikut berdoa dan berperan aktif mewujudkan Pilkada damai di Medan. Terhindar dari permusuhan dan pertikaian.
”Kerukunan di Medan termasuk kota yang rukun karena tidak pertikaian agama selama saya memimpin FKUB Medan sejak akhir Tahun 2018. Namun masih ada empat kasus masalah sosial yang ditarik-tarik ke agama yakni kasus pelemparan rumah, pemukulan tokoh agama, perebutan rumah ibadah dan perubahan rumah menjadi rumah ibadah. Semua kasus ini bisa diselesaikan dengan baik,” terang Ilyas Halim yang pernah menjadi Kepala SMA Negeri 13 Medan.
Pengurus FKUB Kota Medan
Ketua: Drs. H. Ilyas Halim, M.Pd
Wakil Ketua I: Drs. H. Burhanuddin Damanik, MA
Wakil Ketua II: Dr. M. Syukri Albani Nasution
Sekretaris: Pdt. Martin Manullang, S.Th., MM
Wakil Sekretaris I: Dr. Zulkarnaen, M.Ag
Wakil Sekretaris II: Dra. Hj. Siti Wiridiyah
Bendahara: Dr. H. Hasan Matsum, M.Ag
Wakil Bendahara: Dra. Hj. Latifah Hanum, MA
Anggota: Dr. H. Ahmad Zuhri, Lc, MA Dr. Abd. Hakim Siagian, SH.,M.Hum Dr. H. Erwan Effendi, MA Pdt. Erwin Tambunan, M.Th Pdt. Torang Pasaribu, M.Th Hotdin Krisantus Sinaga Ridwan, ST M. Kalidasen Dq. James, SH
TANDATANGANI: Bupati Langkat Terbit Rencana PA dan Ketua DPRD Surialam menandatangani Nota Kesepakatan.
LANGKAT, SUMUTPOS.CO-Bupati Langkat Terbit Rencana PA menyampaikan Ranperda tentang APBD Kabupaten Langkat tahun anggaran 2021 senilai Rp1.821.274.173.308, kepada DPRD Langkat dalam agenda sidang paripurna, Senin (23/11).
Perumusan arah kebijakan umum APBD Langkat tahun anggaran 2021 lebih memfokuskan pada kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat luas, yakni menjadikan Langkat yang maju, sejahtera dan religius melalui pengembangan pariwisata dan infrastruktur yang berkelanjutan.
Sedangkan untuk konsep APBD, merupakan kerangka kebijakan publik yang memuat hak dan kewajiaban Pemda dan masyarakat yang tercermin dalam pendapatan, belanja dan pembiayaan di dalam penyusunan APBD Langkat TA 2021.
Bupati berharap kepada DPRD Langkat, segera membahas bersama antara Badan Anggaran legislatif dengan tim Anggaran Pemda, untuk selanjutnya mendapatkan persetujuan dan penetapan dari DPRD Langkat untuk menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Langkat tentang APBD Langkat TA 2021.
Sementara Ketua DPRD Langkat selaku pimpinan rapat, menyampaikan, paripurna ini dilaksanakan berdasarkan SK Bupati Langkat No:900-2043/BPKAD/2020 tanggal 17 November 2020 perihal penyampaian R APBD TA 2021, yang kemudian dikelurakannya rekomendasi No 14/BAPEMPERDA/DPRD/2020 untuk diparipurnakan.
Rapat dilanjutkan, mendengarkan pandangan umum dari 8 fraksi DPRD Langkat, yakni fraksi Gerindra disampaikan H. Rahmanuddin Rangkuti, fraksi Golkar Sri Bana PA, fraksi PDI P disampaikan Juriah, fraksi partai Demokrat H.Agus Salim, fraksi Keadilan, Pembangunan dan Kebangsaan (KPK) disampaikan Dedi, fraksi Bintang Persatuan Indonesia (BPI) disampaikan Risna Lela Sari, fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) disampaikan Samsul Rizal dan fraksi Nasdem disampaikan Sukardi.
Surialam meminta kepada Bupati Langkat untuk memberikan jawabannya atas pandangan umum dari fraksi pada 24 november 2020 mendatang.(yas/han)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO– PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) meraih 6 penghargaan dalam ajang The Best Contact Center Indonesia 2020, sehingga PGN menjadi menjadi Runner Up 7 dalam ajang ini. The Best Contact Center Indonesia diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA). Kompetisi ini bertujuan untuk memberi dukungan terhadap peningkatan kompetensi praktisi contact center dalam bidang pelayanan, serta meningkatkan kontribusi contact center dalam mendukung bisnis perusahaan. Adapun enam penghargaan yang berhasil diraih oleh PGN yaitu: 1. Best of The Best Back Office Kategori Platinum
2. The Best Customer Service kategori Platinum
3. The Best Agent Inbound Publik Kategori Gold
4. Best of The Best Customer Service kategori Silver
5. The Best Team Leader Customer Service kategori Silver
6. The Best Customer Service kategori Bronze
“Kami bersyukur dengan capaian ini, PGN termotivasi untuk terus mengembangkan Contact Center dan berinovasi secara professional dalam memberikan layanan informasi tentang energi baik gas bumi kepada khalayak,” ujar Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama.
Rachmat melanjutkan di era transformasi digital, PGN berinovasi dalam mengembangkan layanan digital, sehingga publik juga semakin merasakan kehadiran PGN di tengah-tengah masyarakat. Tahun ini, The Best Contact Center Indonesia digelar secara virtual dan ikuti oleh kurang lebih 265 peserta dari 52 perusahaan yang merupakan Lembaga negara BUMN, bank, asuransi dan jasa keuangan, perusahaan retail dan e-commerce. Adapun tahapannya, seluruh peserta harus mengkuti pembekalan, ujian tertulis, mengumpulkan video presentasi, dilanjutkan sesi wawancara di depan juri.
Dalam penilaiannya, ICCA menguji berbagai kompetensi yang dibutuhkan dalam contact center, yaitu Reporting, Scheduling, Telesales, Quality Assurance, dan Uji pengetahuan. “Kompetisi yang dilakukan secara virtual memang tidak mudah, tetapi puji syukur tim dari PGN mampu melewati berbagai tantangan dan menyelesaikan tugas dengan baik. Kemampuan dalam menyelesaikan reporting contact center, scheduling, hingga menilai quality assurance dalam waktu yang tidak lama tentu sangat menantang. Namun hal itu memacu tim contact center PGN untuk terus belajar dan berlatih,” ujar Rachmat.
Menurut Rachmat, _event_ yang dinantikan oleh praktisi contact center juga dapat dijadikan sarana belajar dan berlatih untuk mempersiapkan diri dalam berbagai keahlian dan menyelesaikan kasus-kasus contact center.
Secara aktif, contact center PGN melayani 19 Area dan beroperasi 24 jam dalam 7 hari di nomor 1500 645 dan email contact.center@pgn.co.id. Layanan ini untuk memudahkan para pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya. Dalam memberikan pelayanan atas seluruh permintaan informasi dan/atau penyampaian keluhan, PGN Contact Center memiliki ketentuan standar layanan mulai dari layanan yang paling Critical dengan waktu respon maksimum 3 jam sampai dengan maksimum 24 jam untuk layanan permintaan risiko rendah. Sebagian besar dari permintaan dalam layanan contact center PGN, diantaranya mengenai tagihan gas, cara pembayaran, perbaikan peralatan gas, perbaikan pipa instalasi di dalam rumah, maupun layanan teknis yang mempengaruhi kelancaran penyaluran gas.
“Mengembangkan kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan, sangat penting bagi tim contact center PGN. Keluhan dan tuntutan dari pelanggan maupun masyarakat yang semakin tinggi, pun membuat PGN untuk terus berinovasi. Bagaimanapun, contact center diharuskan berkontribusi sebagai garda depan pelayanan maupun garda depan bisnis perusahaan,” papar Rachmat.
Sebagai bagian dari Holding Migas PT Pertamina (Persero), PGN akan terus berupaya untuk meningkatkan performa dan layanan gas bumi. Saat ini, PGN berinovasi mengembangkan layanan PGN 360 Degree Integrated Solution untuk mengoptimalkan layanan pelanggan. Melalui inovasi ini, PGN memberikan layanan terintegrasi berupa pembangunan infrastruktur gas bumi, pemanfaatan gas bumi di berbagai sektor, layanan internet menggunakan teknologi fiber optic, layanan engineering, operasi dan pemeliharaan, serta sistem pendukung lainnya di berbagai wilayah di Indonesia.
PGN telah mengelola 96% infrastruktur gas bumi di Indonesia. Dengan memiliki 10.100 KM sambungan pipa mampu melayani lebih dari 422.000 pelanggan di semua sektor. Mulai dari kelistrikan, industri, komersial, UMKM, transportasi, dan rumah tangga. Seiring dengan pertumbuhan pelanggan dan menuju target 4 juta pelanggan jargas rumah tangga, PGN akan terus berinovasi agar layanan pelanggan semakin meningkat dan dapat diandalkan. (rel/ram)
KUALA TANJUNG, SUMUTPOS.CO – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum menggelar kegiatan tahunan Technology Innovation Seminar (TIS) ke-20 yang dilaksanakan secara virtual melalui Teleconference Zoom di Ballroom Kantor Inalum Kuala Tanjung, Sumatera Utara.
Total ada 3 tim inovator yang melakukan presentasi dan berkompetisi di hadapan dewan Juri dan lebih dari 400 audiens yang terdiri dari Manajemen dan keluarga besar Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID), siswa/i SMA dan SMK di sekitar perusahaan, serta Dosen dan mahasiswa/i dari beberapa Universitas ternama di Sumatera Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Group CEO MIND ID, Orias Petrus Moedak mengutarakan harapannya terkait pelaksanaan TIS ini.
“Saya berharap dengan adanya event inovasi ini dapat berkontribusi pada perbaikan dan pertumbuhan perusahaan. Sesuai tema TIS tahun ini yaitu Resilience and Growth, kita harus dapat bertahan di tengah kondisi sulit demi kemajuan di masa yang akan datang,” tutur Orias belum lama ini.
Lebih lanjut pada kesempatan yang sama, Direktur Pelaksana Inalum Oggy Achmad Kosasih menambahkan pencapaian Inalum hingga mencapai 260.000 ton Aluminium per tahun merupakan hasil dari komitmen dan keinginan yang kuat dari seluruh Insan Inalum kala itu.
“Saya berharap semangat ini tetap ada dalam diri setiap Insan Inalum saat ini, jangan cepat puas dan terus mengembangkan teknologi yang telah dirancang secara independen atau kerjasama dengan pihak yang lebih berpengalaman,” ujar Oggy.
TIS ke-20 ini dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi presentasi dan sesi inspirasi. Ketua Pelaksana TIS, Edi Mugiono, dalam kesempatan tersebut melaporkan TIS Ke-20 ini berhasil mengumpulkan 27 judul ide inovasi.
“Seleksi panjang dilakukan sesuai dengan 5 kriteria penilaian yaitu orisinalitas, tingkat aplikasi, benefit, detail kajian dan struktur penulisan, hingga akhirnya melalui rapat diputuskan 3 judul inovasi terbaik yang dapat dipresentasikan pada hari-H acara TIS,” terang Edi.
Pada TIS ke-20 ada 5 dewan juri yang hadir untuk menilai 3 inovasi yang dikompetisikan yaitu Komisaris Utama Inalum, Agus Tjahajana Wirakusumah, Direktur Pelaksana Inalum, Oggy Achmad Kosasih, Direktur Eksekutif MMII, Ratih Amri, Kepala Direktorat Human Capital Inalum, Dwi Fatan Lilyana, dan Dekan Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara, Seri Maulina.
Gelaran acara TIS ke-20 juga diselingi dengan kuis online bagi para audiens dan sesi polling presenter terfavorit. Pada akhir sesi presentasi, hasil TIS ke-20 diumumkan yang dimenangkan oleh Reggy Zurcher dan Andika Putra dengan judul inovasi “Characteristic Impurities of Silicon Metal SI-441 as Additive Material to Produce Aluminium Foundry Alloy A356.2”.
Setelah sesi presentasi, acara dilanjutkan dengan sesi kedua yaitu inspirasi oleh Arcandra Tahar yang merupakan mantan Menteri ESDM dan sekaligus Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).
Pada kesempatan tersebut Arcandra memberikan motivasi agar anak-anak muda dapat terus melakukan inovasi. “Mulailah dengan membuat prototype inovasi yang sederhana, jika gagal, cari tahu penyebabnya dan cara mengatasinya sampai berhasil,” ujar Arcandra.
Komisaris utama PGN ini juga menutup sesi inspirasi ini dengan kalimat pamungkas yaitu “Start Doing, Stop Wishing”.
Sebagai informasi, Technology Innovation Seminar (TIS) ini merupakan agenda tahunan Inalum sejak tahun 2005, dimana inovasi-inovasi pegawai Inalum dipresentasikan tidak hanya secara internal tetapi juga kepada seluruh keluarga besar MIND ID yaitu PT Antam, PT Bukit Asam, PT Timah, PT Freeport Indonesia serta stakeholder perusahaan.(rel)
APEL: Danyon Arhanud 11/WBY, Mayor Arh Rendra FS memimpin apel Gelar Pasukan Operasi Covid-19.TEDDY AKBAR/SUMUT POS.
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Batalyon Arhanud 11/Wira Buana Yudha mengajak masyarakat Kota Binjai untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 saat beraktivitas di luar rumah. Ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
APEL: Danyon Arhanud 11/WBY, Mayor Arh Rendra FS memimpin apel Gelar Pasukan Operasi Covid-19.TEDDY AKBAR/SUMUT POS.
Akhir pekan lalu, Komandan Yon Arhanud 11/WBY, Mayor Rendra FS memimpin apel Gelar pasukan Operasi Covid-19 yang diikuti ratusan personel gabungan terdiri dari Subdenpom l/5-2 Binjai, Kodim 0203/Langkat, Satpol PP Kota Binjai, BPBD Kota Binjai, Polres Binjai, dan Dinas Perhubungan Kota Binjai. Apel digelar di Kantor Dinas Kesehatan Kota Binjai, Jalan Bejomuna, Binjai Timur.
Mayor Rendra menjelaskan, operasi pendisiplinan Prokes Covid-19 ini merupakan kegiatan rutin yang digelar sejak awal semester II hingga kini.
“Kegiatan ini diselenggarakan oleh Mabes TNI, dan dilaksanakan oleh jajaran TNI di seluruh Indonesia. Saat ini, adalah kita dari Yon Arhanud 11/WBY. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu Pemerintah dan unsur masyarakat dalam menurunkan angka Covid-19,” kata dia, Minggu (22/11). Masih kata Mayor Rendra, angka yang terkena Covid-19 di Indonesia terhitung masih tinggi. Karena itu, sebagai salah satu satuan TNI, Yon Arhanud 11/WBY, melaksanakan perintah untuk melaksanakan kegiatan ini.
“Sebenarnya pokok sasarannya bukan menurunkan, namun mengubah perilaku masyarakat, sehingga Covid-19 dapat kita cegah. Konsep operasinya kita gelar anggota di semua titik,” ujar dia.
Kepada masyarakat, Danyon mengimbau, agar tetap menerapkan Prokes di tengah Pandemi Covid-19. Menurutnya, pemerintah terus berupaya semaksimal mungkin untuk mendukung masyarakat agar tak terjangkit Covid-19.
“Kepada masyarakat, agar selalu menerapkan Protokol Kesehatan yang telah digaungkan oleh Pemerintah, sehingga upaya pemerintah didukung oleh masyarakat. Ini merupakan masalah kita bersama dan menyukseskan program pemerintah demi kita semua,” tukasnya. (ted/han)
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Beredarnya isu bahwa lokasi wisata Bukit Lawang ditutup, akibat banjir bandang yang terjadi di lokasi wisata Landak Rivers, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat pada 17 November 2020 lalu, dinyatakan HOAX.
Wisata Alam Bukit Lawang
Hal itu disampaikan Camat Bahorok, Dameka Putra Singarimbun, Jumat (20/11). Dikatakannya, aliran Sungai Landak yakni alur sungai yang melintasi wisata Landak River dan selang pangeran, bukan termasuk aliran Sungai Bukit Lawang yang mengalir di obyek wisata Internasional Bukit Lawang, tersebut.
“Peristiwa banjir bandang di Landak River tidak berpengaruh dengan Sungai Bukit Lawang. Sebab aliran sungainya berbeda, jadi tidak ada pengaruhnya. Destinasi Bukit Lawang tetap dibuka, tidak ada penutupan. Isu penutupan Bukit Lawang itu tidak benar alias HOAX,”tegasya.
Saat ini, lanjut Dameka, wisata Bukit Lawang tetap dibuka untuk melakukan kegiatan wisata. Namun berdasarkan ketentuan, yaitu tetap waspada mengingat curah hujan yang cukup tinggi dan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes).
Hal senada disampaikan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Langkat, Hj. Nur Elly Heriani Rambe, bersama rombongan sebelumnya telah meninjau wisata Landak Rivers. Nur Elly menjelaskan, bencana alam yang erjadi di aliran Sungai Landak, bukan di Sungai Bohorok, Bukit Lawang.
“Aliran sungainya beda. Area wisata Landak rusak akibat banjir, namun untuk wisata Bukit Lawang masih aman dan beroperasi seperti biasa di masa normal baru,” jelasnya.
Meski begitu, Hj. Nur Elly mengimbau wisatawan yang ingin berwisata ke Bukit Lawang untuk selalu berhati-hati dan tetap menjaga Prokes di Objek wisata.
“Sembari menyampaikan harapannya, semoga keadaan objek wisata Sungai Landak ini segera pulih kembali dan beroperasi seperti sediakala.” Imbuhnya. (yas/han)