SAMBUTAN: Ketua DPD I Partai Golkar, Musa Rajekshah saat memberi sambutan pada acara Bakti Sosial Partai Golkar di Belawan, Kamis (12/11/2020).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seluruh kader Partai Golkar diminta mendukung pemenangan pasangan calon yang diusung oleh Partai Golkar dalam Pilkada Serentak 2020, khususnya di 23 daerah di Sumatera Utara. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPD I Partai Golkar, Musa Rajekshah saat hadiri acara Bakti Sosial Partai Golkar di Belawan, Kamis (12/11/2020).
“Kader harus mendukung seluruh calon yang juga didukung Partai Golkar di Pilkada kali ini,” pesannya didampingi Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar, Zainudin Amali.
Dijelaskan, Partai Golkar secara nasional menargetkan kemenangan 60 persen untuk nasional. “Harapan kami minimal 60 persen kita bisa memenangkan calon yang diusung. Untuk itu, tolong sampaikan kepada semua kader wajib mendukung semua calon kepala daerah,” katanya.
Hal sama juga disampaikan oleh Zainuddin Amali yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI). “Target kita sudah disampaikan oleh Ketua DPD I Partai Golkar Sumut, semoga itu bisa tercapai,” katanya.
Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah mengingatkan kembali kepada kader untuk mempersiapkan diri menuju Pilpres 2024. “Mari merapatkan barisan, jaga kekompakan kita untuk Partai Golkar Sumatera Utara” katanya.
Ia juga meminta untuk menghindari permusuhan dalam Pilkada kali ini, karena hal tersebut bisa menjadi sampah keretakan hubungan Partai Golkar dengan masyarakat.
“Kita berharap Kabupaten/Kota juga mempunyai kursi parlemen artinya pada saat Pileg ke depan, dukungan yang diberikan harus lebih besar dari pada saat ini. Apa yang yang menjadi program nantinya di 2024 baik program secara DPD dan secara nasional harus kita dukung bersama,” pesannya. (*)
WEBINAR: Co-CEO Gojek Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo bersama dengan Ketua Umum AJI Abdul Manan, VP Corporate Affairs Gojek Astrid Kusumawardhani dan Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita berfoto bersama para karakter Gojek dalam acara Konferensi Pers Hari Jadi Gojek ke-10, Kamis (12/11).
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Memasuki usia ke-10, Gojek, platform aplikasi on-demand dan pembayaran digital terdepan di Asia Tenggara, mengumumkan sejumlah pencapaian bisnis. Pada tahun 2020, layanan-layanan utama Gojek berhasil mencetak laba operasional di luar biaya headquarter (HQ) atau dikenal dengan istilah contribution margin positive.
WEBINAR: Co-CEO Gojek Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo bersama dengan Ketua Umum AJI Abdul Manan, VP Corporate Affairs Gojek Astrid Kusumawardhani dan Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita berfoto bersama para karakter Gojek dalam acara Konferensi Pers Hari Jadi Gojek ke-10, Kamis (12/11).
“Fundamental perusahaan di tahun 2020 semakin kuat didukung oleh total nilai transaksi di dalam platform Gojek group (Gross transaction value – GTV) yang mencapai US$12 miliar (sekitar Rp170 triliun) atau meningkat 10% dibandingkan tahun lalu. Pencapaian ini didorong oleh transaksi dari pengguna aktif bulanan (monthly active users) Gojek yang telah mencapai 38 juta pengguna di seluruh Asia Tenggara. Hal ini merupakan pencapaian luar biasa di tengah pandemi yang semakin memperkuat fundamental bisnis perusahaan untuk tumbuh secara berkelanjutan,” kata Andre Soelistyo, Co-CEO Gojek, dalam Konferensi Pers Virtual Hari Jadi Gojek ke-10, Kamis (12/11).
Pencapaian ini antara lain didorong oleh investasi yang terfokus pada sejumlah area strategis seperti inovasi produk dan layanan, otomatisasi (automation) yang berhasil meningkatkan efisiensi dan kualitas performa aplikasi Gojek, antara lain meliputi GoBiz self-serve onboarding dan CareTech ticket automation, serta investasi di sumber daya manusia di bidang teknologi.
Sementara itu, GTV dari layanan pembayaran digital, GoPay, saat ini telah melampaui total GTV di masa pra-pandemi, hal ini seiring dengan semakin banyaknya konsumen dan merchant yang beralih ke layanan digital dan bertransaksi secara online.
Gojek akan terus mendorong pertumbuhan ini dengan memfokuskan investasi di beberapa area utama di tahun 2021 dan seterusnya.
900 Ribu Mitra Merchant
Salahsatu pendorong utama pertumbuhan Gojek adalah ekosistem merchant, yang jumlahnya terus bertumbuh hingga 80% menjadi 900 ribu merchant dari 500 ribu di tahun lalu. Peningkatan signifikan ini terutama didorong oleh digitalisasi merchant UMKM di masa pandemi.
Gojek hadir dengan layanan dan solusi komprehensif untuk pengusaha UMKM dengan berbagai skala bisnis, termasuk mereka yang baru pertama kali go-digital. Hal ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara, agar mereka bisa mempertahankan kestabilan usaha terlebih di masa pandemi yang telah mengubah kebiasaan hidup masyarakat untuk lebih banyak beraktivitas online.
Komitmen dalam mendukung digitalisasi UMKM untuk #MelajubersamaGojek antara lain ditandai dengan dihadirkannya layanan one-stop-solution yang dapat digunakan oleh para pelaku UMKM untuk memudahkan layanan dan transaksi mereka secara digital.
Di samping itu, Gojek juga melakukan berbagai inisiatif, termasuk bekerjasama dengan pihak ketiga untuk memperluas akses bagi pelaku UMKM menawarkan layanan yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan konsumen. Sebagai contoh, layanan belanja sehari-hari, GoMart dan GoShop, yang makin dikembangkan di awal 2020 untuk merespon kebutuhan masyarakat di masa pandemi, mengalami peningkatan GTV sebesar 500% sejak awal pandemi, dan telah membuka peluang bagi lebih banyak UMKM untuk mulai berjualan online.
Integrasi Platform Gojek Secara Global
Investasi pada teknologi dan sumber daya manusia terus menjadi fokus Gojek ke depannya untuk bisa meningkatkan user experience baik bagi para konsumen maupun mitra, serta meningkatkan efisiensi untuk bisnis yang berkelanjutan. Salah satu investasi strategis yang dilakukan Gojek pada 2020 adalah mengintegrasikan aplikasi Gojek secara global di Indonesia, Singapura, Vietnam dan Thailand. Hal ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat brand Gojek di pasar internasional sekaligus memberikan keleluasaan untuk percepatan pengembangan layanan di negara-negara Gojek beroperasi.
Andre Soelistyo, Co-CEO Gojek mengatakan, “Gojek memasuki usia ke-10 di saat terjadi krisis pandemi; kami melihat ekosistem Gojek terus memainkan peran penting dalam mempertemukan supply dan demand, memenuhi kebutuhan masyarakat. Tahun ini merupakan tahun yang penuh tantangan bagi kita semua, dan kami bangga Gojek dapat tetap resilient, terus menjadi andalan masyarakat agar tetap produktif, serta di saat yang sama mampu memperkuat fundamental perusahaan. Kedepannya, kami akan terus mengoptimalisasi pertumbuhan di layanan utama untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.”
“Kami juga akan terus memperkokoh komitmen dalam mendukung pertumbuhan UMKM dengan memberikan berbagai solusi komprehensif termasuk melalui layanan pembayaran dan finansial yang akan membantu usaha mereka untuk bertahan dan berkembang serta menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara.”
Kevin Aluwi, Co-CEO Gojek mengatakan, “Komitmen Gojek sebagai superapp dengan misi memberikan solusi dari permasalahan sehari-hari tengah diuji, ketika pandemi ini membuat ketergantungan masyarakat terhadap digital platform seperti Gojek menjadi semakin besar. Di ulang tahun ke-10 ini, saya bangga dan bersyukur dengan pencapaian Gojek hingga saat ini, juga dengan cara kami merespons dan beradaptasi di tengah situasi sulit, melalui inovasi dan kerja keras dari seluruh tim di Gojek.”(rel)
MUSNAHKAN: Kejari Tebingtinggi Mustaqpirin didampingi Kasi Pidsus, Kasi Pidum, Kasi Barang Bukti, saat melakukan pemusnahan barang bukti perkara yang sudah inkracht.
SOPIAN/SUMUT POS.
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebingtinggi memusnahkan sejumlah barang bukti dalam perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) di Halaman Kantor Kejari Tebingtinggi Jalan Yos Sudarso Kota Tebingtinggi, Rabu (11/11).
MUSNAHKAN: Kejari Tebingtinggi Mustaqpirin didampingi Kasi Pidsus, Kasi Pidum, Kasi Barang Bukti, saat melakukan pemusnahan barang bukti perkara yang sudah inkracht.
SOPIAN/SUMUT POS.
Kegiatan pemusnahan barang bukti ini, dipimpin langsung Kajari Tebingtinggi Mustaqpirin, didampingi Kasi Pidsus Chandra Syahputra, Kasi Pidum Fauzan, dan Kasi Barang Bukti Okta Fiada Ginting, beserta Kasubbag Bin Astri.
Dalam kesempatan itu, Mustaqpirin mengatakan, pemusnahan barang bukti dari 85 tindak pidana yang telah inkracht ini, adalah dari kasus narkoba dan cabul pada periode Juli-November 2020.
“Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari narkotika jenis sabu-sabu, ganja, dan pil ekstasi, beserta alat hisap sabu-sabu, dan ratusan plastik klip bening, timbangan digital, beserta kain,” ungkap Mustaqpirin.
Menurutnya, seluruh barang bukti dimusnahkan dengan cara dibakar di dalam tong hingga menjadi abu, dan tidak bisa digunakan lagi. Dari 85 kasus yang barang buktinya dimusnahkan, 60 kasus merupakan kasus narkotika.
“Ini artinya, penyalahgunaan narkotika di Tebingtinggi masih tinggi, dan bagi seluruh elemen masyarakat, harus bekerja sama memberantas peredaran narkotika di Tebingtinggi,” harap Mustaqpirin. (ian/saz)
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Polres Tebingtinggi tak henti-hentinya menggelar kegiatan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah hukumnya.
Kali ini, jajaran Polsek Tebingtinggi melaksanakan patroli dialogis di malam hari, dalam penegakan disiplin protokol kesehatan (porkes) di Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi, Kamis (12/11).
Kapolsek Tebingtinggi, Iptu Doraria Simanjutak mengatakan, patroli dan operasi yustisi terus dilakukan kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Tebingtinggi, hingga benar-benar mematuhi prokes dalam penanganan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19.
“Kami berharap, pandemi ini akan segera berakhir, dan masyarakat bisa bebas melakukan aktivitas tanpa ada tekanan dalam mematuhi prokes yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan daerah,” ungkap Doraria.
Dalam patroli dialogis ini, lanjut Doraria, petugas gabungan dari TNI dan Polri, terus menyampaikan dan mengkampanyekan ke masyarakat untuk mematuhi prokes yang telah ditetapkan, seperti memakai masker saat melakukan aktivitas di luar rumah.
Selain mengimbau untuk mematuhi prokes, Doraria juga mengatakan, patroli dialogis ini untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, ketika melakukan aktivitas di malam hari, mencegah timbul aksi premanisme di wilayah hukum Polsek Tebingtinggi, mengantisipasi terjadinya curas, curat, dan curanmor (3C). Serta antisipasi kemacetan arus lalu lintas dan balap liar. (ian/saz)
Latih Emak-emak Mengelola Ikan Jadi Produk Berkualitas
BAKSO: Peserta pelatihan UMKM Pertamina saat mencoba membuat bakso ikan di Nias.
NIAS, SUMUTPOS.CO- PT Pertamina (Persero) program CSR Pertamina Fuel Terminal (FT) Gunung Sitoli berikan Pelatihan Pengelolaan Ikan bagi UMKM Maju Desa Simanaere dan UMKM Al-Baroqah Desa Humene, di Kabupaten Nias.
Melalui pelatihan ini, Pertamina berharap dapat mengembang potensi yang dimiliki masyarakat sebagai pelaku UMKM mandiri dan maju dengan tujuan menambah penghasilan bagi keluarga mereka ke depannya.
“Pelatihan pengelolaan ikan dipilih karena ikan merupakan salah satu komoditi utama di Pulau Nias, yang dapat diolah dan memberikan nilai jual lebih,” ungkap Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR I, Taufikurachman, Kamis (12/11).
Taufik menjelaskan pelatihan ini dengan memberdayakan emak-emak sebagai peserta. Memberikan edukasi tentang pengelolaan ikan menjadi produk berkualitas yang bernilai jual seperti sosis ikan, bakso ikan, dan nugget ikan.
“Kegiatan ini menghadirkan Ibu Mawarni Lawolo yang merupakan pengusaha makanan lokal sebagai instruktur pelatihan tersebut,” tutur Taufik.
Melalui pelatihan ini, Taufik mengatakan Pertamina hadir di tengah masyarakat untuk membantu pertumbuhan ekonomi dengan ciptakan peluang usaha baru bagi warga tersebut.
“Kami harap ke depannya UMKM yang terlibat, dapat berkembang dan memberikan kontribusi bagi perekonomian di Pulau Nias,” tandas Taufik.
Sementara itu, Ketua UMKM Al-Baroqah, Erni Santi Zalukhu menyampaikan terima kasih atas bantuan pelatihan yang diberikan oleh Pertamina. Kegiatan ini, diakui memberikan tambahan pemasukan keuangan keluarga mereka.
“Kami berterimakasih kepada Pertamina atas perhatian yang diberikan bagi kami, terutama di masa pandemi ini, sehingga ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam UMKM mampu mendapatkan penghasilan tambahan”, kata Erni.
Sebelumnya Pertamina FT Gunung Sitoli juga mengadakan Program Pelatihan Wisata bagi para pemuda di wilayah yang sama, diharapkan pelatihan yang dibuat dapat membantu masyarakat untuk menghadapi kesulitan di masa pandemi ini.(gus/ram)
SOSIALISASI: Anggota DPR RI, Delia Pratiwi br Sitepu, saat menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat di Lingkungan 3, Kelurahan Rambung Dalam, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai baru-baru ini.TEDDY AKBARI/SUMUT POS.
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Anggota DPR RI, Delia Pratiwi br Sitepu menggandeng Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Kota Medan, dalam menggelar sosialisasi yang menyasar masyarakat Lingkungan 3, Kelurahan Rambung Dalam, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, baru-baru ini. Dalam sosialisasi di tengah pandemi, putri sulung Bupati Langkat Periode 2009-2019 H Ngogesa Sitepu ini, menerapkan protokol kesehatan berupa 3JA, yakni jaga iman, jaga imun, dan jaga aman pada setiap kegiatannya.
SOSIALISASI: Anggota DPR RI, Delia Pratiwi br Sitepu, saat menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat di Lingkungan 3, Kelurahan Rambung Dalam, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai baru-baru ini.TEDDY AKBARI/SUMUT POS.
“Saya berharap, kegiatan ini dapat menambah pengetahuan masyarakat terkait perlindungan pekerja migran Indonesia dan prosedur menjadi tenaga kerja luar yang aman, dengan tidak melalui calo,” ungkap Delia, yang merupakan Anggota Komisi 9 DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumut 3, Kamis (12/11).
Sementara itu, Kepala BP2MI Kota Medan, Syahrum mengatakan, pihaknya terus memberikan perlindungan pekerja migran Indonesia. Sebab menurutnya, upaya ini sebagai bentuk melindungi kepentingan calon pekerja migran Indonesia dan keluarganya, demi mewujudkan terjaminnya pemenuhan hak-haknya. Mulai dari sebelum bekerja, selama bekerja, dan setelah bekerja.
“Perlindungan yang diberikan kepada pekerja migran Indonesia dalam aspek hukum, ekonomi dan sosial,” jelas Syahrum.
Syahrum menegaskan, pekerja migran Indonesia harus dilindungi dari tindak pidana perdagangan manusia, perbudakan, kerja paksa, kekerasan, kesewang-wenangan, hingga kejahatan atas harkat dan martabat manusia serta perlakuan lainnya yang melanggar hak asasi manusia. Karena itu, penempatan pekerja migran Indonesia merupakan sebuah upaya BP2MI demi mewujudkan hal dan kesempatan yang sama bagi tenaga kerja untuk memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang layak.
“Dalam pelaksanaannya, dilakukan dengan tetap memperhatikan harkat, martabat, hak asasi manusia, dan perlindungan hukum, serta pemerataan kesempatan kerja dan penyediaan tenaga kerja, yang sesuai dengan kepentingan nasional,” katanya.
Dia juga menjelaskan, negara wajib hadir dan membenahi keseluruhan sistem perlindungan bagi pekerja migran Indonesia, dan keluarganya. Ini dilakukan agar dapat mencerminkan nilai kemanusiaan dan harga diri sebagai bangsa.
“Penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia perlu dilakukan secara terpadu antara instansi pemerintah pusat maupun daerah, dengan mengikutsertakan masyarakat. Sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017, tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia,” pungkas Syahrum. (ted/saz)
BANTUAN: Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar Zainudin Amali dan Ketua DPD I Golkar Sumatera Utara, Musa Rajekshah memberikan bantuan sosial kepada masyarakat di Belawan, Medan. Kamis (12/11/2020).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai bentuk syukur atas terpilihnya Ketua DPD I Golkar Sumatera Utara, Musa Rajekshah sekaligus masih dalam perayaan HUT ke-56 pada 20 Oktober lalu, Partai Golkar serahkan sebanyak 1000 Paket sembako kepada warga Belawan, Kamis (12/11/2020).
Paket sembako ini diserahkan melalui beberapa titik wilayah di Belawan melalui Forum Anak Belawan Bersatu (FABB). Beberapa di antaranya diserahkan langsung oleh Ketua DPD I Golkar Sumut, Musa Rajekshah didampingi Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar, Zainudin Amali di Belawan Coffee.
Pada kesempatan itu, Ijeck sapaan akrab Musa Rajekshah menyampaikan, bakti sosial dengan memberikan paket sembako menjadi bentuk rasa syukur Partai Golkar juga ingin dirasakan kehadirannya di tengah-tengah masyarakat.
“Kehadiran Golkar harus bisa dirasakan oleh masyarakat. Dimana pun berada, Partai Golkar harus punyak dampak dan mempunyai manfaat. Hari ini kami menyediakan 1000 Paket sembako yang akan diserahkan di beberapa titik dan ini juga ada bantuan dari H. Irfan Hamidi, kita doakan agar bergabung menjadi kader Golkar,” ujar Ijeck.
Lanjut Ijeck, DPD Partai Golkar di Kabupaten/Kota di Sumut juga harus bisa melakukan program yang sama. “Harus ada kegiatan yang memberi manfaat ke masyarakat, apa-apa yang menjadi program Partai Golkar tidak semata-mata pada saat mau Pilkada saja,” harap Ijeck.
Usai memberikan bantuan secara simbolis, Ijeck juga menyempatkan mengunjungi warga di Jalan Taman Makam Pahlawan dan menyerahkan bantuan kepada warga setempat.
Menutup kegiatan, Zainuddin Amali yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) menyampaikan terimakasih kepada Ijeck dan Golkar Sumut karena sudah memberikan perhatian kepada masyarakat saat memang sangat membutuhkan saat ini karena Covid-19.
“Semoga acara sama bisa terus dilakukan, saya menaruh harapan kepada Ijeck untuk kemajuan Golkar di Sumut,” ujarnya. (rel/dek)
SILATUHRAMI: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menerima silatuhrami mantan Wali Kota Tebingtinggi Edy Sofiyan dan Amiruddin Lubis terkait Panti Asuhan Amaliah.SOPIAN/SUMUT POS.
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, menerima silaturahim dari pengurus Yayasan Panti Asuhan Amaliah, yang juga bekas mantan Wali Kota Tebingtinggi Edy Sofiyan Purba, serta mantan Wali Kota Tebingtinggi Amiruddin Lubis, dan Ustad Abdul Khair di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Rabu (11/11) lalu. Pada kesempatan ini, pihak Yayasan Panti Asuhan Amaliah meminta dukungan penuh kepada Pemko Tebingtinggi agar kelanjutan pengurusan Pantai Asuhan Amaliah tetap berlanjut.
SILATUHRAMI: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menerima silatuhrami mantan Wali Kota Tebingtinggi Edy Sofiyan dan Amiruddin Lubis terkait Panti Asuhan Amaliah.SOPIAN/SUMUT POS.
Menanggapi hal tersebut, Umar mengatakan, Pemko Tebingtinggi siap untuk memelihara perkembangan dan kelanjutan Pantai Asuhan Amaliah. Namun menurutnya, saat ini Pemko Tebingtinggi belum bisa membantu anggaran, karena pembahasan anggaran sudah masuk ke DPRD Tebingtinggi.
“Kami akan merasa bertanggung jawab dengan panti asuhan yang hanya satu-satunya ada di Tebingtinggi. Ada ratusan anak Pantai Asuhan Amaliah yang berada di sana, jadi kami berharap, pengurus di panti asuhan ini lebih peduli untuk mengurusnya. Serta mencari bapak angkat atau perusahaan, yang peduli dengan masalah sosial,” ungkap Umar.
Lebih lanjut Umar mengatakan, anak binaan di Panti Asuhan Amaliah berharap, agar mendapatkan pendidikan lebih baik. Karena itu, Pemko Tebingtinggi nantinya akan memberikan bantuan Biaya Operasional Sekolah (BOS) kepada peserta didik di sana.
“Dan jika ada lagi hal-hal untuk kepentingan Panti Asuhan Amaliah, kami akan membantu melalui Kementerian Agama. Semua ini demi kelanjutan pengurusan Panti Asuhan Amaliah. Kami berjanji ke depannya Pemko Tebingtinggi akan lebih peduli. Jika ada permasalahan, Pemko Tebingtinggi siap memberikan pendampingan,” jelas Umar lagi.
Bukan hanya di bidang pendidikan, tapi Pemko Tebingtinggi juga meminta pengurus Panti Asuhan Amaliah untuk mengajukan nama-nama anak binaan, untuk bisa menjalankan program pembinaan dalam pelatihan kreatif. Pemko Tebingtinggi akan memberikan pelatihan jahit-menjahit, serta bordir dan membatik. Pelatihan ini bisa diberikan kepada anak binaan di Panti Asuhan Amaliah yang tidak lagi memiliki orang tua.
“Jadi diharapkan, jika mereka ke luar dari panti asuhan dan dewasa, mereka bisa berkarya sendiri. Itulah wujud kepedulian Pemko Tebingtinggi kepada Panti Asuhan Amaliah,” kata Umar.
Sementara itu, mantan Wali Kota Tebingtinggi Edy Sofiyan, yang didampingi mantan Wali Kota Tebingtinggi Amiruddin Lubis, sangat berharap kepedulian Pemko Tebingtinggi kepada Panti Asuhan Amaliah yang saat ini kondisinya memprihatinkan, sejak meninggalnya pengurus yayasan, Burhanuddin Harahap.
“Kami minta Wali Kota Tebingtinggi sebagai Pembina Yayasan Panti Asuhan Amaliah yang terletak di Jalan Soekarno Hatta Kota Tebingtinggi ini, untuk memberikan perhatian lebih kepada Yayasan Panti Asuhan Amaliah,” pungkas Edy. (ian/saz)
PENGHARGAAN: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan bersama Bupati Deliserdang dan Sergai, saat menerima Piagam WTP atas capaian opini WTP dari Kabid PAPK Kanwil DJPB Sumut Mercy Monika R Sitompul di Kantor KPPN Jalan Sutoyo Kota Tebingtinggi, Kamis (12/11).SOPIAN/SUMUT POS.
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan bersama Bupati Deliserdang dan Serdangbedagai (Sergai), menerima piagam atas capain opini wajar tanpa pengeculian (WTP) dari BPK RI, yang diberikan langsung oleh Kabid Pembinaan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan (PAPK) Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Sumut Mercy Monika R Sitompul di Kantor KPPN Jalan Sutoyo Kota Tebingtinggi, Kamis (12/11).
PENGHARGAAN: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan bersama Bupati Deliserdang dan Sergai, saat menerima Piagam WTP atas capaian opini WTP dari Kabid PAPK Kanwil DJPB Sumut Mercy Monika R Sitompul di Kantor KPPN Jalan Sutoyo Kota Tebingtinggi, Kamis (12/11).SOPIAN/SUMUT POS.
Dalam arahannya, Mercy mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang dicapai Kota Tebingtinggi, Kabupaten Deliserdang, dan Kabupaten Sergai pada 2019. Meski saat ini masih pandemi Covid-19, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja Akuntansi dan Pelaporan Keuangan 2020, yang telah dilaksanakan Kementerian Keuangan pada 22 September 2020 lalu secara virtual.
Mercy juga menjelaskan, untuk Sumut, dari 33 kabupaten kota yang ada, 21 Pemerintah Daerah berhasil mendapat opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dan tahun ini, Kota Tebingtinggi, Kabupaten Deliserdang dan Kabupaten Sergai, kembali menerima penghargaan tersebut atas LKPD 2019. Dan hal ini merupakan capaian yang sangat membanggakan serta patut diapresiasi.
“Sebagai wujud apresiasi pemerintah atas capaian tersebut, Menteri Keuangan memberikan penghargaan kepada Tebingtinggi, Deliserdang, Sergai berupa Piagam WTP karena telah berhasil memperoleh opini terbaik dari BPK,” ungkap Mercy.
Mercy mengatakan, capaian opini terbaik atas laporan keuangan merupakan satu indikator dari pratik pengelolaan keuangan negara yang sehat dan sesuai dengan perundang-undangan serta best particaes. Capaian opini terbaik bukan semata mata ditentukan oleh laporan keuangan yang berkualitas dan kecukupan pengungkapan, tapi juga ditopang oleh aktivitas sistem pengendalian intern yang memadai kepatuhan kepada perundang-undangan.
“Capaian WTP merupakan bagian untuk meningkatkan tata pengelola keuangan di pemerintah daerah. Bukan hanya mengelola uang negara, dan barang milik negara, tapi ini merupakan tanggung jawab dalam melaksanakan fungsi pemerintahan di daerah,” jelasnya.
Sementara Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan mengucapkan terima kasih, atas penghargaan dari opini WTP yang diraih. Menurutnya, penghargaan ini didapat berkat kerja keras Organisasi Pimpinan Daerah (OPD).
“WTP ini setiap tahun penilaiannya selalu berbeda, pemerintah daerah harus mampu menata administrasi, menata aset, dan melakukan sistem pembayaran secara online. Dan semua itu harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Kami menyatakan, saat ini peran digitalisasi merupakan bagian yang harus ditingkatkan, pembayaran dilakukan dengan terbuka dan transparan tanpa ada sifat dan hal-hal lain. Kami berharap di 2020 Piagam WTP ini akan bertahan. Kami juga berharap tetap ada perhatian dari pemerintah pusat. Tanpa ada dukungan dari pemerintah pusat, kami tidak akan bisa bekerja maksimal,” pungkas Umar. (ian/saz)
YUSTISI: Polsek Kampung Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Selatan menggelar Ops Yustisi menekan penyebaran Covid-19.
LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO- Mapolsek Kampung Rakyat jajaran Polres Labuhanbatu menggelar operasi Yustisi, di kawasan Jalan Lintas Sumatera Utara (Jalinsum) Dusun Bukit, Desa Pekan Tolan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kamis (12/11).
Dengan slogan “ayo pakai masker” Operasi Yustisi tersebut dipimpin langsung Wakapolsek Kampung Rakyat, Iptu R Sinulinga bersama Kagatur Lantas Aiptu JD Saragih, Kanit Provost beserta seluruh personel.
Dalam operasi ini, disosialisasikan untuk memakai masker kepada masyarakat dan pemasangan stiker yang bertuliskan “ayo pakai masker” pada kenderaan roda dua, empat dan enam.
Kapolsek Kampung Rakyat, AKP Heri Prasetyo saat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan untuk mengantisipasi penularan Virus Corona (Covid-19).
“Dengan menggunakan masker, maka tingkat penularan virus Corona dapat ditekan serendah mungkin,sehingga masyarakat tetap dalam keadaan sehat,” ujar Kapolsek.
Pihaknya, kata Kapolsek masih tetap melaksanakan operasi yustisi ini secara rutin, mengingat tingkat kesadaran masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan masih rendah untuk menggunakan masker.
Operasi Yustisi itu juga memasang stiker yang bertuliskan “ayo pakai masker” pada kendaraan yang melintas, dan masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan masker diberikan sanksi berupa push up.
“Dan yang tidak mematuhi kita lakukan teguran sampai tindakan disiplin berupa phus up,” tandas Heri. (fdh/ram)