Home Blog Page 3925

Biden Menang, Trump Main Golf, Rakyat AS Diajak Kembali Bersatu

MENANG: Capres AS Joe Biden dan Wakilnya Kamala Harris usai menyampaikan pidato kemenangannya, Minggu (8/11).
MENANG: Capres AS Joe Biden dan Wakilnya Kamala Harris usai menyampaikan pidato kemenangannya, Minggu (8/11).

SUMUTPOS.CO – Pertarungan memperebutkan kursi nomor 1 di Amerika Serikat telah dimenangkan Joe Biden. Donald Trump merespons kemenangan Biden itu dengan reaksi dingin. Bahkan, Trump sedang bermain golf ketika kemenangan Biden diumumkan. Dia kukuh menolak kemenangan Joe Biden dan akan mencari keadilan dengan menggugat hasil pemilu.

MENANG: Capres AS Joe Biden dan Wakilnya Kamala Harris usai menyampaikan pidato kemenangannya, Minggu (8/11).
MENANG: Capres AS Joe Biden dan Wakilnya Kamala Harris usai menyampaikan pidato kemenangannya, Minggu (8/11).

Joe Biden dan wakilnya, Kamala Harris mengakhiri pertarungan dengan petahana, Donald Trump setelah memastikan kemenangan terakhir setelah negara bagian Pennsylvania melaporkan hasil pemilihan mereka. Seperti diketahui Amerika Serikat menganut sistem suara elektoral, dimana jika seorang kandidat berhasil mengumpulkan total 270 electoral college votes atau suara elektoral, dia menjadi pemenangnya tanpa melihat total perolehan suara.

Pada Sabtu (7/11) lalu, dengan merebut suara elektoral Pennsylvania, Biden-Harris memperolah total 284 suara elektoral (264 tambah 20 suara elektoral milik Pennsylvania). Sumbangan dari Pennsylvania ini telah memastikan kemenangan calon dari Partai Demokrat tersebut dalam Pemilihan Presiden Ke-59 Amerika Serikat tahun 2020.

Sebagai presiden dan wakil presiden terpilih dengan electoral votes terbanyak, Joe Biden dan Kamala Harris menyapa rakyat AS di panggung Wilmington, Delaware, Minggu (8/11). Tak hanya mereka, tetapi seluruh keluarga juga diajak serta.

Biden terlihat mencium cucunya dan memeluk keluarganya saat kembang api meledak di atas kepala mereka. Serangkaian drone juga terbang di atas dan membuat bentuk AS dan ‘BIDEN’

“Saya percaya yang terbaik ‘Amerika adalah mercusuar bagi dunia’,” tegasnya dalam pidatonya seperti dilansir dari CNN Live, Minggu (8/11).

Dia mengajak rakyat AS untuk bersatu. Tak ada lagi yang mendukung salah satu calon saja, semua satu. “Kita harus memulihkan, menyembuhkan jiwa Amerika. Malam ini seluruh dunia menyaksikan Amerika, dan saya percaya bahwa yang terbaik, Amerika adalah mercusuar bagi dunia. Kami akan memimpin tidak hanya dengan kekuatan kami, tetapi sebagai,” kata Biden.

Untuk itu, Biden mengirim pesan kepada mereka yang memilih Presiden Trump untuk bergabung dalam semangat persatuan dan rekonsiliasi. “Sekarang untuk Anda semua yang memilih Presiden Trump, saya memahami kekecewaan Anda malam ini. Saya sendiri telah kehilangan beberapa kali, tapi sekarang mari kita saling memberi kesempatan,” kata Biden.

Biden mengklaim, dia akan menjadi presiden yang akan memimpin seluruh bangsa, terlepas dari partai politiknya. “Saya berjanji untuk menjadi presiden yang berusaha untuk tidak memecah belah tetapi menyatukan. Dan tidak melihat negara bagian merah dan negara bagian biru, hanya melihat Amerika Serikat,” kata Biden.

“Sudah waktunya untuk menyingkirkan retorika kasar, menurunkan suhu, bertemu lagi, saling mendengarkan lagi, dan untuk membuat kemajuan, kita harus berhenti memperlakukan lawan kita sebagai musuh kita. Mereka bukan musuh kita. Mereka orang Amerika,” kata Biden.

Disebutnya, rakyat Amerika telah menjelaskan pilihan mereka. “Rakyat telah berbicara bahwa mereka telah memberi kami kemenangan yang jelas, kemenangan yang meyakinkan, kemenangan,” katanya.

“Kami menang dengan suara terbanyak yang pernah diberikan untuk tiket presiden dalam sejarah bangsa, 74 juta,” ujarnya.

Joe Biden terkejut dengan perayaan di jalan-jalan di seluruh negeri yang menyebutnya sebagai kejutan dan kegembiraan, serta harapan. “Saya tersanjung dengan kepercayaan dan keyakinan yang Anda berikan kepada saya,” tambah Biden.

Biden kemudian memuji para petugas pemungutan suara yang bekerja keras tanpa lelah sejak 3 November untuk menghitung jutaan surat suara. “Kepada Anda semua yang melakukan pemungutan suara di tengah pandemi ini, pejabat terpilih lokal, Anda layak mendapatkan ucapan terima kasih khusus dari seluruh bangsa,” tutupnya.

Trump Tolak Kekalahan

Presiden Donald Trump merespons kemenangan lawannya, Joe Biden, dengan reaksi dingin. Trump menolak kemenangan Joe Biden dan masih akan mencari keadilan menggugat hasil pemilu.

Menurut NBC News, Trump sedang bermain golf ketika kemenangan Biden diumumkan. Dalam pernyataannya, Trump mengatakan akan memperjuangkan hasil pemilu ke pengadilan mulai hari ini, Senin (9/11).

“Kita semua tahu mengapa Joe Biden terburu-buru untuk berpura-pura menjadi pemenang, dan mengapa sekutu medianya berusaha keras untuk membantunya. Mereka tidak ingin kebenaran terungkap,” kata Trump dalam pernyataan resmi seperti dilansir dari NBC Boston, Minggu (8/11).

“Fakta sederhananya adalah pemilihan ini masih jauh dari selesai. Joe Biden belum disertifikasi sebagai pemenang di negara bagian mana pun, apalagi negara bagian yang sangat diperebutkan sedang menuju penghitungan ulang wajib. Di Pennsylvania, misalnya, pengamat hukum kami tidak diizinkan mengakses untuk menonton proses penghitungan. Suara hukum yang menentukan siapa presiden, bukan media berita,” kata Trump.

Untuk itu, ungkap Trump, mulai Senin (9/11), tim kampanyenya akan mulai menuntut hasil pemilihan di pengadilan untuk memastikan undang-undang pemilu ditegakkan sepenuhnya. Rakyat Amerika berhak atas pemilihan yang jujur. “Itu berarti menghitung semua surat suara resmi, dan tidak menghitung surat suara ilegal. Ini adalah satu-satunya cara untuk memastikan bahwa publik memiliki kepercayaan penuh terhadap pemilihan,” kata Trump.

Trump bertitah, dia tak akan berhenti berjuang. “Jadi apa yang disembunyikan Biden? Saya tidak akan berhenti sampai rakyat Amerika mendapatkan penghitungan suara yang jujur yang layak mereka terima,” ujar Trump.

Dan beberapa jam yang lalu, dalam kicauannya Trump juga masih tak percaya dirinya kalah. Dia mengklaim 71 juta pemilih AS memilihnya. “71.000.000 Suara Resmi. TERBANYAK UNTUK Presiden saat ini,” tutur Trump dalam kicauannya.

Berharap Hubungan Indonesia-AS Menguat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan Joe Biden dan Kamala Harris dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat. Jokowi mengungkapkan, hasil pemilu tersebut merupakan sebuah cerminan harapan masyarakat AS melalui demokrasi.

“My warmest congratulations @JoeBiden and @KamalaHarris on your historic election. The huge turn out is a reflection of the hope placed on democracy,” kata Jokowi melalui cuitannya resmi di akun media sosial Twitter, Minggu (8/11).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menuturkan, kemenangan Biden dapat meningkatkan dan memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Amerika Serikat, baik kerja sama pada bidang ekonomi, demokrasi dan multilateral.

“Look forward to work closely with you in strengthening Indonesia-US strategic partnership and pushing forward our cooperation on economy, democracy and multilateralism for the benefit of our two people and beyond,” lanjut Presiden RI ketujuh ini.

Sebelumnya, Joe Biden resmi memenangkan pertarungan Pemilu Amerika Serikat. Biden terpilih sebagai presiden ke-46 Amerika Serikat, mengalahkan petahana, Donald Trump. Biden mendapatkan 290 suara elektotal, sementara Trump hanya 214 suara.

Suara elektoral yang dikantongi Biden melebihi syarat untuk menang, yakni 270 electoral votes.

Joe Biden, Presiden Tertua AS

Joe Biden bakal jadi presiden tertua dalam sejarah kepresidenan Amerika Serikat setelah Donald Trump. Pasangan Joe Biden dan Kamala Harris melenggang menjadi pemimpin AS setelah unggul dalam total suara elektoral, mengalahkan petahana Donald Trump dan Mike Pence.

Pada 20 November 2020, Biden bakal genap berusia 78 tahun. Sebelumnya Trump didapuk jadi presiden AS tertua karena menduduki jabatan di usia 70 tahun.

Isu usia sudah tidak asing di telinga Biden. Dalam sebuah wawancara tahun lalu, ia mengaku tidak menampik bahwa usia itu penting. “Harapannya, saya bisa menyerukan bahwa tua itu membawa kebijaksanaan dan pengalaman yang bisa membuat segala sesuatunya lebih baik. Anda yang memutuskan, bukan saya,” kata Biden mengutip dari South Coast Today.

Meski sudah kepala tujuh, Biden mampu membuktikan bahwa dirinya tetap sehat. Pada Desember 2019 lalu, dokter pribadi Biden melaporkan bahwa Biden merupakan pria 77 tahun yang sehat dan kuat, juga patut mengemban tugas kepresidenan.

Sebelum Trump, presiden AS tertua dipegang oleh Ronald Reagan. Di hari inaugurasi, ia genap berusia 69 tahun pada 1981, disusul William Henry Harrison (68 tahun) pada 1841 dan James Buchanan (65 tahun) pada 1857.

Biden-Harris meraih posisi presiden-wakil presiden setelah berhasil melewati perolehan 270 suara elektoral. Sedangkan rivalnya, Trump-Pence ‘hanya’ meraih 213 suara elektoral. Dalam pernyataan resmi, ia mengungkapkan rasa bangga akan kepercayaan rakyat AS padanya dan Harris.

“Dengan berakhirnya kampanye, inilah saatnya untuk melupakan kemarahan dan retorika keras kita dan bersatu sebagai sebuah bangsa,” kata pernyataan itu, dikutip dari CNN. (jpc/bbs)

Debat Publik Perdana Pilkada Kota Medan: Bobby Agresif, Akhyar Kuasai Masalah

HORMAT: Bobby dan Aulia memberi hormat kepada Ahyar dan Salman usai acara debat publik Pilkada Kota Medan, Sabtu (7/11).
HORMAT: Bobby dan Aulia memberi hormat kepada Ahyar dan Salman usai acara debat publik Pilkada Kota Medan, Sabtu (7/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut 2, Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman tampil agresif pada debat publik perdana yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan, Sabtu (7/11). Bobby-Aulia langsung tampil ‘menyerang’ kinerja Pemko Medan yang dinilainya buruk selama ini. Hal ini dilakukannya mengingat Akhyar Nasution merupakan calon petahana.

HORMAT: Bobby dan Aulia memberi hormat kepada Ahyar dan Salman usai acara debat publik Pilkada Kota Medan, Sabtu (7/11).
HORMAT: Bobby dan Aulia memberi hormat kepada Ahyar dan Salman usai acara debat publik Pilkada Kota Medan, Sabtu (7/11).

Sejak segmen pertama atau sesi pemaparan visi dan misi, Bobby langsung mengkritik kinerja Pemkot Medan. “Medan menjadi kota metropolitan semu,” kata Bobby.

Alasannya, banyak permasalahan di Kota Medan yang belum terselesaikan hingga saat ini. Di antaranya soal banjir, kemacetan, jalan berlubang, pelayanan publik yang buruk hingga Kota Medan yang pernah dinobatkan sebagai kota yang jorok. “Ini semua sudah mengeluarkan biaya triliunan setiap tahun. Di perparah korupsi dan pungli yang tak kunjung usai,” ujar Bobby.

Dia juga menyindir belum adanya digitalisasi bagi sektor-sektor UMKM di Kota Medan. Padahal, pandemi Covid-19 menuntut masyarakat tidak banyak melakukan tatap muka dan interaksi dilakukan secara digital.

“Hari ini, Medan terutama di sektor UMKM tidak ada digitalisasi. Pandemi membatasi pertemuan langsung. Ini solusinya dengan digitalisasi. UMKM ke depan akan kita kenalkan dengan digitalisasi. Harus paham menggunakan HP untuk jadi pendapatan baru untuk masyarakat Kota Medan,” jelas Bobby.

Serangan itu langsung dijawab petahana. Menurut Akhyar, Bobby keliru bila menilai digitalisasi belum berjalan di Kota Medan. Akhyar justru mengungkapkan, jika digitalisasi sudah lama berlangsung pada sektor UMKM di Kota Medan.

Akhyar mencontohkan perajin masker di Kota Medan untuk masyarakat di tengah pandemi corona. Ia bercerita banyak pelaku industri yang sudah memiliki pelanggan dari berbagai provinsi, seperti Batam hingga Palembang. Menurutnya, para pengrajin ini sudah banyak yang memanfaatkan dan memasarkan dagangannya secara online.

“Jadi digitalisasi ekonomi di Kota Medan itu sudah terjadi sejak lama, bapak ibu. Bukan barang baru, bahkan bukan barang aneh di tingkat tukang jahit, pengrajin, mereka sudah digitalisasi,” ungkap Akhyar.

Ia juga menegaskan kini sudah banyak sentra-sentra UMKM dan start-up yang bermunculan. Hal ini sekaligus menjadi bukti, bahwa pelaku industri memang sudah banyak bermunculan di Kota Medan.

Kuasai Masalah

Pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara (USU), Agus Suriadi menilai, Akhyar secara empiris memang lebih leading dan menguasai persoalan dibanding Bobby. “Seperti yang saya sebutkan kepada Sumut Pos pada Jumat (6/11) kemarin, ternyata secara empiris Akhyar memang lebih leading dan menguasai persoalan. Tidak heran, karena Akhyar punya pengalaman yang cukup di Kota Medan, baik saat menjadi anggota DPRD Medan, saat menjadi Wakil Wali Kota, hingga Plt Wali Kota Medan,” kata Agus, Minggu (8/11).

Sedangkan soal sindiran Bobby kepada Akhyar soal banjir, jalan rusak hingga kota terjorok, Agus membenarkan hal tersebut. “Itu fakta memang, karena Kota Medan memang kota kumuh yang berkembang, bukan karena by design,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera yang menyaksikan langsung debat kandidat tersebut berharap, Akhyar-Salman menjadi orang yang amanah dan menyampaikan programnya dengan lugas, tegas dan jangan takut dengan segala ‘gangguan’ yang datang dari manapun. Mardani menilai, pasangan ini benar-benar akan menjadi pemimpin yang bisa menyejahterakan seluruh warga Kota Medan.

“Pak Akhyar ini memiliki karakter diri yakni sangat sederhana dan merakyat, sedangkan Ustad Salman sosok yang amanah dan tekun. Jadi gabungan keduanya akan melahirkan Medan yang maju dan sejahtera,” bilangnya.

Di sisi lain, Mardani juga menyinggung politik dinasti. Menurut dia, politik dinasti tidak sehat bagi nilai-nilai demokrasi. Selain itu, politik ini justru tidak mendukung Indonesia yang memang merit system yang berbasis kekuatan dari bawah. “Itu sebabnya, kita harus melawan politik dinasti,” tandasnya.

Bobby-Aulia Buktikan Siap Pimpin Kota Medan

Sekretaris DPD PDI Perjuangan, Dr Sutarto menilai, Bobby-Aulia tampil prima dan penuh percaya diri pada debat perdana tersebut. “Sangat terlihat mereka berdua sangat kompak dan saling melengkapi satu dengan lainnya pada Debat Perdana kemarin, tampilan dan gayanya serasi, paslon Bobby-Aulia, dalam menyampaikan konsep, gagasan dan tawaran rencana  kerjanya dalam membenahi Kota Medan, sangat rinci, sistemik, aplikatif dan terukur,” kata Sutarto dalam siaran persnya yang diterima Sumut Pos, Minggu (7/11)

Lebih lanjut, politisi dan juga akademisi Universitas Darma Agung (UDA) ini menambahkan, Bobby-Aulia sangat baik dalam menawarkan konsep penanganan kasus narkoba, masalah UMKM dan juga masalah kesejahteraan warga Kota Medan, demikian juga tentang kebutuhan generasi muda dan melinial saat ini. Gagasan, pikiran dan tawaran solusi, rencana kerjanya kedepan utk  membenahi Kota Medan sangat aplikatif dan terukur. “Tampilan perdana debat paslon wali kota dan wakil wali kota yang diselenggarakan KPU Medan ini, Bobby-Aulia telah menunjukkan bobot, kualitas dan integritas mereka, dan itu menegaskan bahwa mereka (Bobby -Aulia) adalah Paslon yang siap dan pantas memimpin Kota Medan kedepan” ungkap Sutarto yang lulusan Doktoral UIN Sumut.

Di akhir debat, terlihat Bobby-Aulia bergegas mendatangi Paslon Ahyar-Salman, menyalami mereka dengan salam khas Covid-19 sembari menunduk menunjukkan rasa hormat. “Itu menunjukkan mereka berdua anak muda yang santun, beretika dan penuh hormat pada yang lebih tua serta beradap, mereka berdua adalah generasi yang mewakili era generasinya, generasi yang kritis, innovatif, kreatif, santun dan beretika, sikap pemimpin seperti inilah yang dibutuhkan warga Kota Medan kedepan” pungkas Sutarto.

Siapkan Debat Putaran Kedua

Komisioner KPU Medan, Zefrizal mengatakan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan pelaksanaan debat Pilkada Medan putaran kedua. “Alhamdulillah, debat putaran pertama sudah selesai dan berjalan lancar. Seperti rencana, kita akan memasuki debat putaran kedua pada tanggal 21 November mendatang, akan kita persiapkan untuk itu,” ujar Zefrizal kepada Sumut Pos, Minggu (8/11).

Dikatakannya, pihaknya akan mulai mempersiapkan teknis pelaksanaan Debat Publik sedini mungkin. Mulai dari materi debat, para panelis, hingga tempat pelaksanaan debat. “Intinya, debat kedua di 21 November dan ketiga yang akan kita lakukan di tanggal 5 Desember akan kita lakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Fokusnya disitu,” tandasnya. (map/adz)

Jarang Pakai Masker di Rumah, Klaster Keluarga Meningkat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dari sekian banyak lokasi penularan yang dikhawatirkan menjadi klaster-klaster baru penularan Covid-19, seperti klaster perkantoran, pasar, sekolah dan lain-lain, klaster rumah tangga atau keluarga justru menjadi klaster penyebaran yang aktif saat ini. Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus berusaha agar klaster-klaster keluarga dapat ditekan semaksimal mungkin.

“Saat ini, klaster keluarga yang cukup banyak menjadi penyebaran. Dalam lingkungan keluarga, penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak memang cukup jarang dilakukan,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Medan, dr Mardohar Tambunan MKes kepada Sumut Pos, Minggu (8/11).

Mardohar menyebutkan, kedisiplinan protokol kesehatan (prokes) di lingkungan kerja, lingkungan perkantoran dan lingkungan-lingkungan di luar rumah memang sudah mulai membaik. Itu sebabnya, saat ini klaster-klaster tersebut sudah semakin menurun dari hari ke hari.

Namun untuk lingkungan keluarga atau rumah tangga, hal itu justru bertumbuh. Sebab, kedisiplinan protokol kesehatan di dalam keluarga belum terbangun secara baik.

Khususnya para remaja yang biasa bepergian keluar rumah dan bertemu banyak orang di luar rumah. Banyak para remaja yang belum menerapkan protokol kesehatan baik di luar rumah, terlebih saat pulang ke rumah. Faktanya sepulang ke rumah, banyak remaja yang tidak langsung mencuci tangan. Padahal para remaja dan anggota keluarga lainnya, kemungkinan sudah melakukan kontak langsung dengan orang lain di luar rumah.

“Kita sangat berharap agar masyarakat dapat membangun kesadaran mulai dari keluarga. Memutus mata rantai penyebaran dari lingkungan keluarga akan sangat berdampak bagi penekanan angka penularan,” ujarnya.

Sebelumnya, Mardohar menyatakan, hingga Jumat (6/11) yang lalu, angka suspek Covid-19 di Kota Medan mencapai 304 orang. Sedangkan jumlah terkonfirmasi Covid-19 Kota Medan mencapai 6.953 orang. Sementara itu, untuk pasien yang telah sembuh dari Covid 19 ada sebanyak 5.329 orang dengan penambahan per Kamis (5/11) sebanyak 45 orang. Jumlah yang meninggal bertambah 1 orang menjadi 303 orang, dan jumlah pasien yang dirawat juga menurun dari 1.379 menjadi 1.321 orang.

“Artinya, sudah banyak penurunan kasus Covid 19 di Kota Medan, dan tingkat kesembuhan itu semakin lama semakin meningkat. Berarti kerja yang selama ini dilakukan sudah berjalan cukup baik dan sudah menampakkan titik terang, namun belum sempurna. Hal tersebut menandakan bahwa masyarakat sudah mulai sadar akan bahaya virus ini,” ujarnya.

Dikatakan Mardohar, berdasarkan data dari rumah sakit yang ada di Kota Medan, saat ini sudah mulai tersedia kamar inap yang kosong. Bahkan, saat ini yang cukup banyak justru jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Penambahan kasus Covid-19 malah kebanyakan bukan dari kaum lansia, melainkan usia mulai dari 30-40 tahun. Itu biasanya memiliki keimunan yang kuat. Kemungkinan sanggup melakukan isolasi mandiri, di rumah, ataupun di tempat yang sudah disediakan pemerintah pusat,” ungkap Mardohar.

Meskipun begitu, tambah Mardohar, semua orang tetap harus memperhatikan pola hidup sehat dan menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di masa pandemi Covid 19 saat ini. AKB yang harus kita terapkan adalah memakai masker saat beraktivitas diluar rumah, mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer dan menjaga jarak antara satu dengan yang lain.

“Kaum muda ini lebih fleksibel dalam beraktifitas dan cukup susah untuk sadar mengenai Covid-19. Sebab gaya hidup mereka yang terbiasa untuk berinteraksi dengan orang lain, dan gemar beraktivitas di luar rumah seperti nongkrong di cafe. Saya bukan menyalahkan cafenya, tapi pada perilakunya yang belum menerapkan AKB ini,” tandasnya.

Terpisah, anggota Pansus Covid-19 DPRD Kota Medan, Afif Abdillah membenarkan jika saat ini keluarga atau rumah tangga sudah merupakan salah satu klaster penyebaran Covid-19 terbesar di Kota Medan. Peran aktif setiap anggota keluarga, khususnya orangtua dalam mendidik dan memberikan contoh bagi anak-anaknya, terutama remaja agar menerapkan protokol kesehatan adalah kunci keberhasilan menekan angka penyebaran Covid-19.

“Di luar rumah saja banyak anak remaja yang tidak pakai masker, tidak jaga jarak, dan tidak cuci tangan. Kalau dirazia Satpol PP karena tak pakai masker, mereka biasa saja. Mau ditahan KTP-nya, mereka belum punya KTP. Di suruh push-up, ya mereka push-up. Tapi ya begitu, besok lusa diulangi lagi. Walaupun kita akui, banyak juga remaja yang telah mengikuti protokol kesehatan juga,” katanya.

Sebaiknya, orangtua juga dapat menerapkan sistem reward and punishment (hadiah dan sanksi) bagi anak-anaknya yang mau menerapkan prokes secara disiplin, dan bagi anak-anaknya yang tidak mau menerapkan prokes dengan baik.

“Mungkin bisa diberikan sanksi untuk tidak keluar rumah karena dia tidak pakai masker. Atau mungkin bisa dipotong uang saku nya agar tidak terlalu banyak berada diluar rumah. Pastinya, orangtua juga bisa menegur anaknya dengan tegas,” jelasnya.

Faktanya anak-anak di Kota Medan, lanjut Afif, termasuk anak remaja, masih takut kepada orangtuanya saat orangtuanya marah.

“Bahkan dibandingkan Satpol PP, anak remaja masih lebih takut sama mamaknya. Harusnya ini jadi modal kuat bagi kita dalam merubah kebiasaan sebagian dari anak-anak kita, termasuk para remaja yang masih belum disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (map)

Perilaku 3M Jadi ‘Vaksin’

Vaksin Covid-19 yang diharapkan akan dapat menghentikan wabah corona, masih dalam tahap uji klinis sehingga belum bisa diberikan kepada masyarakat. Karena itu, perilaku 3M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun serta menjaga jarak dan hindari kerumunan) menjadi ‘vaksin’ dalam upaya menangkal dan mencegah penyebaran corona.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah, mengatakan sudah ada vaksin yang bisa digunakan untuk mencegah penularan virus corona. Vaksin tersebut adalah 3M. “Vaksin ‘kan sesuatu yang menciptakan imunitas kita meningkat. Jadi, sampai menunggu vaksinasi dilakukan, 3M itulah yang harus selalu diterapkan oleh masyarakat dan 3M itu tidak perlu uji klinis,” ujar Aris, Minggu (8/11).

Aris juga mengatakan, terkait vaksinasi yang akan dilakukan pada bulan November ini, pihaknya masih berpedoman dengan surat edaran yang disampaikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI beberapa waktu lalu. Kata dia, vaksin yang mau disampaikan harus sudah dalam tahap tiga uji klinis yang bila lulus dan kemudian dapat langsung dilaksanakan.

“Itu (vaksin) yang impor. Kalau vaksin dalam negeri belum dan mungkin masih dalam tahap uji klinis juga. Mudah-mudahan uji klinisnya selesai,” cetusnya.

Aris menuturkan, penularan Covid-19 di Sumut masih terus terjadi. Namun demikian, penderita yang sembuh dari corona juga kian bertambah. Berdasarkan data terbaru hingga Minggu sore, angka positif bertambah 78 orang dan totalnya kini menjadi 13.743 orang. Penambahan terbanyak berasal dari Kota Medan 22 orang. Selanjutnya, disusul dari Deliserdang 14 orang, Karo 11 orang, Nias Selatan dan Gunungsitoli 10 orang, Batubara 4 orang, Simalungun 3 orang, Langkat 2 orang, Sibolga dan Serdang Bedagai 1 orang.

Sedangkan penambahan angka kesembuhan, diperoleh sebanyak 58 orang dan akumulasinya menjadi 11.239 orang. Jumlah terbanyak juga diperoleh dari Kota Medan 32 orang dan Deliserdang 15 orang. Kemudian, Langkat dan Serdang Bedagai 3 orang, Tanjung Balai, Binjai, Simalungun, Karo, dan Samosir 1 orang.

“Untuk kasus pasien meninggal akibat terpapar Covid-19 juga bertambah tetapi kali ini hanya 2 orang yang berasal dari Medan dan Tanjung Balai. Kini, totalnya menjadi 564 orang,” papar Aris.

Ia menambahkan, untuk kasus suspek tidak ada penambahan alias berkurang 36 orang dari 692 jumlah sebelumnya. Saat ini, akumulasi kasus suspek menjadi 656 orang. Sementara, jumlah spesimen yang diperiksa mencapai 154.926 sampel.

Terpisah, Ketua IDI Cabang Medan dr Wijaya Juwarna SpTHT-KL menyampaikan, salah satu perilaku 3M yang perlu diperhatikan adalah penggunaan masker. Ada banyak jenis masker yang bisa dipakai, seperti masker kain. “Masker kain bisa dipakai tetapi harus dicuci. Cara mencucinya perlu diperhatikan pula agar tetap efektif mencegah penyebaran Covid-19. Hal itu agar tidak ada virus, bakteri, atau jenis kuman lain yang tertinggal dan membahayakan kesehatan,” ujarnya.

Ditegaskan Wijaya, satu masker kain hanya boleh digunakan oleh satu orang. Selain itu, tidak boleh digunakan secara bergantian dengan orang lain. Apabila basah atau kotor, masker harus diganti. “Lepas masker dari bagian samping tanpa menyentuh bagian depannya. Jangan pegang wajah usai melepas masker, sebelum mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer. Jika ada bagian masker yang rusak atau bolong, lebih baik masker kain tidak digunakan kembali,” jabarnya.

Wijaya mengimbau, masker kain harus dicuci secara rutin dan digunakan dengan hati-hati agar tidak terkontaminasi dari barang-barang lainnya. Cucilah masker sesuai dengan kemampuan atau toleransi bahan kain tersebut terhadap air panas. Jika memungkinkan, cucilah masker menggunakan air dengan suhu 60 derajat celcius menggunakan sabun atau deterjen. “Cucilah masker tanpa menguceknya terlalu sering. Jika tidak ada air panas, cuci masker menggunakan sabun atau deterjen dengan air suhu ruangan. Kemudian, dilanjutkan merebus masker kain selama 1 menit, menguceknya selama 1 menit dalam larutan klorin 0,1 persen. Kemudian, bilas kembali dengan air biasa,” imbuhnya. (map/ris)

Bawa Sabu 2 Kg Andre Divonis 16 Tahun

Ilustrasi
Ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Majelis hakim diketuai M Ali Tarigan menghukum Andre Hermawan (22) dengan pidana selama 16 tahun penjara, denda Rp1 miliar dan subsider 3 bulan penjara pada sidang virtual di Ruang Cakra 9 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (6/11). Terdakwa terbukti bersalah menjadi kurir sabu seberat 2 kg.

Ilustrasi
Ilustrasi

Dalam amar putusannya, terdakwa terbukti sah dan meyakinkan melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 Tentang Narkotika Jo Pasal 84 ayat (1) KUHPidana.

“Mengadili, menjatuhkan terdakwa Andre Hermawan dengan pidana selama 16 tahun penjara denda Rp1 miliar subsider 3 bulan penjara,” ucap Ali.

Menurut majelis hakim, hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba. “Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa mengakui perbuatannya dan belum pernah dihukum,” ujarnya.

Menanggapi putusan tersebut, terdakwa Andre Hermawan maupun JPU Ramboo Loly Sinurat menyatakan pikir-pikir.

Putusan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan JPU, yang semula menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 17 tahun dan denda Rp1 miliar subsider selama 6 bulan penjara.

Diketahui, pada 6 Februari 2020 sekira, petugas kepolisian mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi jual-beli narkoba jenis sabu.

Menanggapi informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan menemukan terdakwa di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Jalan Soekarno Hatta Kabupaten Bandar Lampung dan langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa dan Agung Prasojo (berkas perkara terpisah) dimana disita barang bukti berupa 2 bungkus yang berisikan sabu seberat 2 kilogram.

Saat di interogasi, terdakwa mengaku sabu tersebut baru diterima dari seorang laki-laki yang bernama Ifan Fanzul (DPO) dimana jika terdakwa berhasil membawa dan menjual sabu tersebut akan diberi upah Rp1 juta. (man/dek)

Brimob Poldasu Amankan Geng Motor

AMANKAN: Brimob Polda Sumut bersama personel Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Timur mengamankan sejumlah pemuda (barisan kanan) yang diduga anggota geng motor.
AMANKAN: Brimob Polda Sumut bersama personel Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Timur mengamankan sejumlah pemuda (barisan kanan) yang diduga anggota geng motor.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Personel Brimob Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama personel Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Timur mengamankan sejumlah pemuda yang diduga anggota geng motor. Pasalnya, pada saat dilakukan pemeriksaan di salah satu kendaraan terdapat sebuah senjata tajam (sajam) berupa clurit.

AMANKAN: Brimob Polda Sumut bersama personel Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Timur mengamankan sejumlah pemuda (barisan kanan) yang diduga anggota geng motor.
AMANKAN: Brimob Polda Sumut bersama personel Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Timur mengamankan sejumlah pemuda (barisan kanan) yang diduga anggota geng motor.

Hal itu dikatakan Humas Brimob Polda Sumut Brigadir Rizki kepada sejumlah wartawan di Medan, saat menggelar Patroli Dialogis, Minggu (8/11) dini hari.

“Dari hasil pemeriksaan pelaku diamankan dan kita serahkan ke Polsek Medan Timur guna proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Selain berhasil mengamankan sejumlah pemuda yang diduga anggota geng motor, pihaknya, juga membubarkan sejumlah pemuda yang berkumpul di SPBU Simpang Tol Tanjung Mulia Medan.

“Kita juga mengimbau kepada masyarakat yang masih berkumpul di luar agar tetap menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan serta menyampaikan untuk segera kembali ke rumah mengingat waktu yang sudah larut malam,” imbaunya.

Adapun, sebut Rizki, Patroli Dialogis ini, dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif,

Dikatakannya, sebanyak 1SSR personel Brimob diturunkan yang dipimpin Ipda Binner Sitorus SH. Sedangkan, personel polsek Medan Timur dipimpin Panit Reskrim Iptu Rawi SH.

“Sasaran tempat dan lokasi yang ditinjau oleh personel gabungan, yakni tempat seringnya terjadi tindak aksi kriminal dan kejahatan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, patroli yang melibatkan personel Brimob Polda Sumut tersebut menggunakan kendaraan dinas roda dua lengkap dengan persenjataan helm dan body vest.

“Patroli Dialogis dilaksanakan dengan preventif dan humanis dengan tujuan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif khususnya di Kota Medan,” pungkasnya. (mag-1/azw)

Kasus Dugaan Kesalahan Pemberian Obat di Apotek: Penahanan Dua Asisten Apoteker Ditangguhkan

DAMPING: Sukma Rizkiyanti Hasibuan dan Oktarina Sari (tengah), didampingi penasihat hukumnya dari LBH Medan di RTP Polrestabes Medan.
DAMPING: Sukma Rizkiyanti Hasibuan dan Oktarina Sari (tengah), didampingi penasihat hukumnya dari LBH Medan di RTP Polrestabes Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua terdakwa kasus dugaan kesalahan pemberian obat masing-masing, Sukma Rizkiyanti Hasibuan (20) dan Oktarina Sari (21) ditangguhkan penahanannya. Kedua asisten apoteker Istana 1 ini ditangguhkan, melalui penetapan No.2258/Pid.sus/2020/Pn.Mdn tertanggal 3 November 2020, oleh majelis hakim diketuai Sri Wahyuni Batubara.

DAMPING: Sukma Rizkiyanti Hasibuan dan Oktarina Sari (tengah), didampingi penasihat hukumnya dari LBH Medan di RTP Polrestabes Medan.
DAMPING: Sukma Rizkiyanti Hasibuan dan Oktarina Sari (tengah), didampingi penasihat hukumnya dari LBH Medan di RTP Polrestabes Medan.

Penangguhan itu, setelah sebelumnya LBH Medan selaku kuasa hukumnya mengajukan permohonan penangguhan penahanan terhadap para terdakwa, sesuai dengan surat No.140/LBH/P P/IX/2020, tertanggal 21 September 2020.

“Dimana terdakwa juga berjanji tidak akan melarikan diri, menghilangkan barangbukti serta mengulangi tindak pidana, serta melampirkan surat pernyataan sebagai penjamin, yaitu Rahmat Fahri Hasibuan selaku orangtua Sukma Rizkiyanti dan Sahmin selaku abang kandung dari Oktarina Sari,” ungkap Maswan Tambak, selaku penasihat hukum terdakwa, Minggu (8/11).

Atas pertimbangan majelis hakim, lanjutnya, pada tanggal 3 November 2020, setelah selesai pemeriksaan saksi, kedua terdakwa ditangguhkan penangguhannya.

“Setelah persidangan ditutup para terdakwa dikeluarkan dari tahanan yang dititipkan penahanannya di Polrestabes Medan sekitar 4 bulan,” tandasnya.

Mengutip surat dakwaan, pada 6 November 2018, saksi korban Yusmaniar ditemani Freddy Harry pergi berobat ke klinik spesialis bunda. Setelah menerima resep, saksi korban ke apotik istana 1 di Jalan Iskandar Muda, Medan.

Pada 13 Desember 2018 kondisi saksi korban belum juga pulih sehingga menyuruh Freddy untuk membeli obat di Apotik Istana I dengan resep yang sama. Kemudian pada 16 Desember 2018, saksi korban mengalami sakit batuk dan pilek lalu pergi berobat ke rumah sakit umum Materna. Dirumah sakit itu, kondisi saksi korban drop hingga harus masuk ICU. Pihak RSU Materna meminta keluarga untuk membawa obat-obatan yang di konsumsi oleh saksi korban yang didapat dari apotik istana 1.

Dari keterangan Dr Tengku Abraham, ada obat yang tidak sesuai dengan tulisannya yang diberikan pihak Apotik istana, yaitu Amaryl M2. Sedangkan ia memberikan resep yang ditulis dengan jelas dan lengkap Methyl Prednisolon kepada saksi korban.

Perbuatan kedua terdakwa diancam dengan Pasal 360 ayat (1) dan (2) KUHPidana. (man/azw)

Divonis Mati, Tiga Terdakwa Pembunuh Hakim Ajukan Kasasi

KAWAL: Tiga terdakwa pembunuh hakim Jamaluddin dalam kawalan polisi saat hendak gelar perkara beberapa waktu lalu.
KAWAL: Tiga terdakwa pembunuh hakim Jamaluddin dalam kawalan polisi saat hendak gelar perkara beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tiga terdakwa pembunuh hakim Jamaluddin menempuh jalur kasasi usai Pengadilan Tinggi (PT) Medan memvonis mati ketiganya. Ketiga terdakwa yakni, M Jefri Pratama selaku eksekutor pembunuhan mengajukan kasasi pada 12 Oktober 2020 lalu. Hal itu diketahui berdasarkan informasi penelusuran perkara PN Medan yang di akses pada Minggu (8/11).

KAWAL: Tiga terdakwa pembunuh hakim Jamaluddin dalam kawalan polisi saat hendak gelar perkara beberapa waktu lalu.
KAWAL: Tiga terdakwa pembunuh hakim Jamaluddin dalam kawalan polisi saat hendak gelar perkara beberapa waktu lalu.

Sebelumnya Jefri divonis seumur hidup oleh hakim PN Medan diketuai Erintuah Damanik. Ia kemudian mengajukan banding. Namun, PT Medan mengubah putusan PN Medan dengan menghukum terdakwa Jefri dengan pidana mati.

Selain itu, terdakwa M Reza Fahlevi juga mengajukan kasasi. Ia tercatat mengajukan kasasi pada 21 Oktober lalu. Sebelumnya terdakwa divonis 20 tahun penjara. Namun putusan tersebut diubah oleh majelis hakim PT Medan dengan pidana Mati.

Sedangkan terdakwa Zuraida Hanum selaku istri korban, sekaligus otak pelaku pembunuhan juga mengajukan permohonan kasasi. Ia melalui penasihat hukumnya mengajukan kasasi pada 22 Oktober 2020.

Zuraida Hanum sebelumnya divonis mati oleh hakim PN Medan. Sempat banding ke PT Medan, namun kandas. Hakim PT Medan justru menguatkan putusan PN Medan yang sebelumnya menjatuhkan vonis mati.

Diketahui Zuraida bersama Jefri dan Reza dinyatakan bersalah melanggar Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke 1, 2 KUHPidana yakni melakukan pembunuhan terhadap hakim PN Medan, Jamaluddin. (man/azw)

Laga Persahabatan, Timnas Pelajar U-16 Kalah 2:0 Dari Tim Tapanuli Raya

Tampak pertandingan laga persahabatan untuk mencari bibit dari putra Batak se Tapanuli Raya melawan Timnas Pelajar U-16 di tanah lapang Stadion Simangaronsang.
Tampak pertandingan laga persahabatan untuk mencari bibit dari putra Batak se Tapanuli Raya melawan Timnas Pelajar U-16 di tanah lapang Stadion Simangaronsang.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Dari laga persahabatan untuk mencari bibit putra Batak sekitar Tapanuli Raya, Tim Nasional (Timnas) Pelajar U-16 Kemenpora mengalami kekalahan telak, dibantai oleh Tim Tapanuli Raya, putra Batak yang dari hasil seleksi 4 daerah (Dairi, Taput, Toba, Humbahas) dengan skor 2:0.

Tampak pertandingan laga persahabatan untuk mencari bibit dari putra Batak se Tapanuli Raya melawan Timnas Pelajar U-16 di tanah lapang Stadion Simangaronsang.
Tampak pertandingan laga persahabatan untuk mencari bibit dari putra Batak se Tapanuli Raya melawan Timnas Pelajar U-16 di tanah lapang Stadion Simangaronsang.

Laga ini yang berlangsung di tanah lapang Stadion Simangaronsang, Minggu (8/11) sekitar pukul 16.45 WIB, Timnas Pelajar U-16 tidak mampu membendung kekuatan putra Batak Tapanuli Raya yang dimotori oleh Coacha Tata.

Dari amatan wartawan menyebutkan, dengan kondisi cuaca yang tidak mendukung, Timnas Pelajar U-16 harus puas menutup babak pertama dengan skor 0:0 saat menghadapi tim putra Batak se Tapanuli Raya yang hasil seleksi dilakukan, Sabtu (7/11) kemarin.

Dibabak pertama, Tim Putra Batak se Tapanuli Raya cukup bagus dan bahkan mampu menciptakan strategi. Namun, kurang kordinasinya dan miskomunikasi antara pemain dilapangan. Hingga membuat Tim Putra Batak se Tapanuli Raya ini susah mengembangkan permainan.

Sebaliknya, Tim Pelajar U-16 ini terlihat menikmati permainan dan acap kali mengancam gawang Tim Putra Batak se Tapanuli Raya yang dijaga kiper pertama Aris Simamora, asal putra Batak dari Kecamatan Pakkat. Hingga sampai finalti, Tim Pelajar U-16 tidak dapat mencetak gawang tim putra Batak tersebut.

Dibabak kedua, ketika pergantian permainan dari tim putra Batak se Tapanuli Raya langsung menekan cetak gol. Gol pertama yang dilakukan oleh Alfrado Manalu (17) putra Batak asal Dolok Sanggul Kabupaten Humbang Hasundutan pada menit ke 19 setelah menerima dari timnya.

Sementara, di Gol kedua dilakukan oleh Boyke Lumbanbatu (16) putra batak asal dari Kecamatan Pollung pada menit ke 23.

Lagi-lagi, Timnas Pelajar U-16 juga mengancam gawang tim putra Batak se Tapanuli Raya, tetapi gagal. Hingga kedua kalinya pun finalti, Timnas Pelajar U-16 tidak berhasil melakukan cetak gol yang dijaga oleh kiper kedua dalam pergantian permainan Jeremi Hutahean asal putra Batak Kabupaten Toba.

Hingga dimenit terakhir, Timnas Pelajar U-16 yang ingin mencoba membendung kekuatan tim putra Batak, hingga wasit mempluit , tidak berhasil melakukan cetakan gol ke gawang lawannya.

Kepada wartawan, Coacha Tata mengungkapkan bahwa keberhasilan tim putra Batak ini merupakan hasil seleksi dan juga hasil binaannya selama ini yang dilakukannya.

Ia berharap, dari laga persahabatan ini, manager dapat memilih regenerasi atlet sepak bola dari putra Batak yang akan dapat bergabung masuk di Timnas Pelajar U-16 Kemenpora.

” tapi karena adanya kekalahaan ini, manager Timnas Pelajar U-16 meminta ulang permainan kembali, Senin (9/11) sekira pukul 13.00 WiB,” ungkapnya.

Atas permintaan itu, Coacha Tata berharap para pemainnya dapat memenangkan kembali laga persahabatan tersebut.

Sebelumnya, kegiatan laga persahaban ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Koramil 05 Dolok Sanggul didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pemuda dan Olahraga Makden Sihombing, SSB dan PSSI Kabupaten Humbang Hasundutan, Kapolsek Dolok Sanggul.

Pada kesempatan itu, Makden mengatakan bahwa kegiatan yang digelar itu hanya mencari bakat putra Batak agar dapat ikut masuk sebagai Timnas Pelajar U-16.

Ia berharap, dalam tandingan laga persahabatan ini dapat berjalan lancar dan dapat terpilih. ” Dengan segala hormat apa bila kurang berkenanan sambutan dari pemerintah mohon dimaafkan mengingat situasi Covid 19. Sehingga kita harus hati-hati dan waspada dan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ucapnya.des

Teks foto : tampak pertandingan laga persahabatan untuk mencari bibit dari putra Batak se Tapanuli Raya melawan Timnas Pelajar U-16 di tanah lapang Stadion Simangaronsang.

IJN, RS Jantung Terbesar di Asia Pasifik

Gedung IJN
Gedung IJN
SUMUTPOS.CO-Institut Jantung Negara (IJN) merupakan pusat pengobatan kardiovascular, pembuluh darahk dan paru terbaik, yang sejak berdirinya, telah merawat lebih dari satu juta pasien, dan  memperoleh pengakuan sebagai satu pusat kesehatan kardiovaskular dan toraks. 

Saat ini IJN menyediakan berbagai layanan jantung. Institut ini juga menampung sejumlah klinik perawatan jantung terkait. IJN Memiliki 140 TIM SPESIALIS JANTUNG Terbaik , ahli jantung spesialis, ahli bedah, ahli anestesi, paramedis dan staf pendukung klinis yang berpengalaman dan berkomitmen. Staf medis yang didukung penuh oleh teknologi canggih dan modern bertaraf internasional memungkinkan IJN menangani kasus yang paling rumit. Untuk memastikan IJN terus menjadi institusi jantung terdepan di kawasan ini, terdapat sejumlah skema pelatihan pendukung dan serangkaian kegiatan penelitian dan pengembangan yang sedang berlangsung. Ada juga kolaborasi dengan lembaga medis internasional terkemuka seperti Rumah Sakit Papworth di Inggris dan Herz-und di Jerman, yang memungkinkan IJN untuk memperkenalkan teknik klinis modern.
IJN memiliki fasilitas kamar yang begitu nyaman menjadikan IJN pilihan terbaik untuk perawatan dan pengobatan Jantung anda .
IJN selalu ingin memberikan perwatan Jantung terbaik dan berkualitas tinggi untuk semua pasiennya. IJN akan terus meningkatkan INOVASI TERBAIK dan TERBARU dalam hal kemajuan teknologi.
Rabu lalu, Institut Jantung Negara (IJN) kembali mendapatkan LIMA PENGHARGAAN yang diberikan oleh Global Health Asia-Pacific 2020 APAC Healthcare and Medical Tourism Awards, yakni: 
1. Penghargaan Penyedia Layanan Kardiologi Tahun Ini di Asia Pasifik (ke-5 berturut-turut)
2. Penghargaan Penyedia Layanan Kardiologi Anak Tahun Ini di Asia Pasifik (ke-3 berturut-turut)
3. Penghargaan Penyedia Layanan Transplantasi Jantung Tahun Ini di Asia Pasifik
4. Penghargaan Advance Imaging Service of The Year di Asia Pasifik
5. Covid-19 Fighter

Kami merasa terhormat diberikan pengakuan dan akan terus melakukan yang terbaik dalam kemampuan perawatan kardiovaskular dan toraks kami. Dan Kami juga mengucapkan selamat kepada manajemen dan staf IJN untuk dedikasi, pengorbanan, dan kerja kerasnya selama ini, dan kami juga mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pasien, mitra, dan pelanggan atas kepercayannya selama ini.
Dengan adanya Peraturan Baru atau New Normal, tentunya IJN juga tidak mau ketinggalan dalam  menerapkan budaya baru dalam kehidupan kita. Virtual atau online dipandang sebagai salah satu alternatif dalam diri kita untuk membatasi penyebaran wabah covid-19 ini. Karena saat ini tidak diperbolehkan berkumpul atau bertemu, kami masih dapat berinteraksi dengan pasien kami di luar negeri secara online. IJN juga memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Instagram, Telegram bagi pasien kami untuk berkomunikasi dengan kami.
Baru-baru ini, kami telah menyelenggarakan serangkaian pembicaraan kesehatan online dan juga Facebook Live dengan pasien atau calon pasien, asuransi, di luar negeri. Responnya sangat bagus meski kami masih dalam fase lockdown.
Khususnya untuk pasien dan  calon pasien kami di Indonesia Institut Jantung Negara (IJN) juga selalu ingin tetap memberikan informasi ataupun edukasi tentang kesehatan khususnya kesehatan jantung , melalui akun Facebook : @IJN.Malaysia dan @IJN.Jakarta.Indonesia. Dialog Inetraktif ini menghadirkan beberapa Dokter Ahli dari IJN, setiap Rabu Jam 10.00 WIB. Acara ini membahas tentang beberapa penyakit yang saat ini banyak di derita orang, contohnya Penyakit Jantung , Jantung Bawaan, Hipertensi, Kolesterol, Diabetes dan banyak lainnya.
Anda juga bisa bertanya langsung kepada beberapa Dokter Ahli dari IJN seputar tema yang akan dibahas melalui kolom komentar, dan kegiatan yang dilakukan setiap Rabu pagi ini tidak dikenakan biaya apapun (gratis).
Diakui, cukup sulit bagi kita untuk menerima peraturan baru ini, tetapi kita harus membiasakannya karena kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir hingga vaksinnya ditemukan. 
Selain itu, kami juga memiliki perwakilan kami di luar negeri untuk memfasilitasi pasien mendapatkan informasi terbaru atau hal-hal lain yang berkaitan dengan IJN. Misalnya perwakilan kami di beberapa kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Medan, Pekanbaru dan sebagainya. Mereka berkomitmen untuk memberikan layanan kepada pasien kami di sana. (*)

Spesialisasi 
1. Pusat Keunggulan Dalam Kardiologi
2. Pusat Keunggulan Dalam Kardiotoraks
3. Pusat Keunggulan di Pusat Jantung Anak
4. Pusat Keunggulan Bawaan (PCHC)
5. Pusat Keunggulan–Klinik Pribadi
6. Pusat Keunggulan Dalam Pusat Penghargaan
7. Pusat Keunggulan Serangan Jantung 24 Jam–Darurat Observasi

Kantor Perwakilan Layanan & Informasi IJN 
(Rumah Sakit Khusus Jantung-Malaysia)
1. Jakarta
Kantor Perwakilan Institut Jantung Negara (Rumah Sakit Khusus Jantung-Malaysia) 
Suite M27, Equity Tower Building, 35th Floor, Sudirman Central Business District (Scbd) Lot 9
Jln Jend. Sudirman, Kav. 52-53 Jakarta, 12190
Telp: +6221 2927 7865
Fax: +6221 2927 7888
Email: jakarta@ijn.com.my 

2. Medan
Kantor Layanan & Informasi IJN (Rumah Sakit Khusus Jantung-Malaysia)
Contact Person: Ibu Anggie M
Jl. Purwosari No. 181 Medan
Telp: 0811 6062925 
Email: ijnmedan@gmail.com 

3. Pekanbaru
Kantor Layanan & Informasi IJN (Rumah Sakit Khusus Jantung- Malaysia)
Contact Person: Bapak Yusnan Ozora
Jl. Teratai No. 202 A Pekan Baru 
Telp: (0761) 8654344
HP: 0853 4798 6202
Email: ijnpekanbaru@gmail.com 

4. Banda Aceh
Kantor Layanan & Informasi IJN (Rumah Sakit Khusus Jantung- Malaysia)
Contact Person: Bapak Sayuti 
Inmedika
Jl Mr. Moh Hasan No 80 Bathoh Banda Aceh
Telp: 085277962013  
Email: muhammaddayuti2@gmail.com

5. Palembang
Contact Person: Ibu Anggie M
Telp: 0811 6062925 
Email: ijnpalembang@gmail.com

Penulis Cilik: Pak, Kapan Kita Menulis Lagi?

Belajar Menulis di Tengah Pandemi

Salahsatu siswi Madrasah Ibtidaiyah Swasta Kota Pematangsiantar, mamajang hasil karya tulisnya di album bersampul.

PEMATANGSIANTAR, SUMUTPOS.CO – Menjadikan anak sebagai penulis cilik, menjadi salahsatu metode pembelajaran baik pilihan Ramadhan, S.Pd.I, seorang guru Bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Kota Pematangsiantar. Ternyata anak-anak didik menyukai metodenya. Buktinya, setelah sukses sesi pertama praktik menulis, anak-anak didiknya bertanya dengan antusias: “Pak, kapan kita menulis lagi?”

“Penulis cilik adalah penulis yang menuangkan perasaan atau pemikiran berdasarkan pengalaman di usia belia ke dalam tulisan-tulisan sederhana, sesuai bahasa di usianya,” jelas Ramadhan, kepada Sumut Pos, Minggu (8/11).

Sebagai guru BI, ia memilih melatih muridnya menjadi penulis cilik, sebagai salahsatu langkah Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tengah pandemi Covid-19) untuk mapel Bahasa Indonesia. PJJ dilakukan sebagai salahsatu disiplin menegakkan protokol kesehatan, yakni jaga jarak dan mencegah kerumunan. Sedangkan menulis sebagai inovasi pembelajaran yang berorientasi anak, dan menimbulkan interaksi yang baik antara orang tua dan anak.

“Menjadikan anak menjadi penulis cilik akan terasa mudah. Bisa diawali dari menulis apapun sesuai perkembangan si anak. Misalnya, anak-anak ‘kan biasanya sangat suka bercerita dengan temannya. Mereka suka berbagi pengalaman sehari-hari. Juga sangat suka menggambar. Kebiasaan ini yang ingin saya kelola dengan menumbuhkan bakat menulis hingga menjadi kebiasaan yang baik pada si anak,” terang Ramadhan yang juga salahseorang Fasilitator Daerah Kota Pematangsiantar Program Pintar Tanoto Foundation ini.

Di masa pandemi Covid 19 ini, ia ingin agar anak-anak tidak hanya mampu mengungkapkan perasaannya secara tulisan. Tetapi juga menumbuhkembangkan kerjasama dan rasa senang antara anak dan orang tuanya selaku guru di rumah, selama PJJ.

“Selain itu, secara kognitif anak diharapkan dapat menambah kosa kata baru, terampil dalam menulis, dan mampu menceritakan pengalamannya dengan bahasa tulis yang sederhana,” cetusnya.

Salahseorang siswi Madrasah Ibtidaiyah Swasta Kota Pematangsiantar, memamerkan tulisannya yang dihias di map bermotif.

Untuk mencapai tujuan tersebut, guru yang juga peserta pelatihan Pengembangan Budaya Baca Tanoto Foundation ini melakukan PJJ menggunakan aplikasi WhatsApp sebagai media daring (dalam jaringan).

“Pertama, saya menjelaskan tentang penulis cilik melalui video pembelajaran, apa tujuannya, orientasi, manfaat, tema tulisan, cara menulis dengan runtut, dan cara menghiasi hasil karya dengan baik,” jelasnya.

Soal tema, Ramadhan mencontohkan, anak-anak boleh menulis tentang senangnya belajar dengan orang tua, pengalaman belajar di rumah, dan seterusnya.

Masih lewat WA, Ramadhan meminta orang tua siswa menyampaikan kembali penjelasan sesuai video yang disajikan kepada anak lewat pendampingan. “Saya berharap orang tua ikut merangsang minat anak menjadi penulis cilik. Saya juga memotivasi anak-anak dengan menceritakan kisah tentang penulis-penulis besar yang karyanya masih tetap dikenal meski orangnya telah lama puluhan tahun meninggal,” ungkapnya.

Setelah memberi deadline tugas, berikutnya anak-anak disuruh membacakan kembali tulisan yang dibuat, lalu mengirimkan lewat grup WA. Kemudian selaku guru Bahasa Indonesia, dirinya mengoreksi tulisan, termasuk pilihan kata, serta struktur kalimat.

“Selanjutnya si anak memperbaiki kembali tulisannya. Setelah dinilai dan saya setujui, anak didik saya minta menyiapkan bahan hiasan yang mudah didapat di dalam rumah, dan menghias tulisannya dan membuat sampul tulisan, didampingi orang tua,” katanya seraya tersenyum.

Ia juga meminta orangtua mendokumentasikan pendampingan kepada anak. Selanjutnya, refleksi bersama antara guru, orang tua, dan siswa.

“Dari pembelajaran praktik baik berdasarkan pengalaman anak, anak-anak sangat suka bercerita dan menggambar. Jika diarahkan dengan tepat, minat anak dalam menulis dapat tumbuh berkembang. Buktinya, anak-anak didik saya bangga dapat mengungkapkan pengalamannya. Mereka bangga memajang dan memamerkan hasil karyanya di WhatsApp Grup, yang dapat dilihat oleh semua temannya dan wali murid kelas III lainnya,” ungkapnya dengan nada bangga.

Antusiasme anak terukur jelas, lewat pertanyaan beberapa anak di sela-sela refleksi: “Pak, kapan kita menulis lagi?”

“Tak hanya saya yang bangga dengan keberhasilan mereka menulis. Orangtua mereka juga ikut bangga,” cetusnya dengan mata berbinar.

Ramadhan, S.Pd.I, guru Bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Kota Pematangsiantar, yang berinovasi dalam metode PJJ selama pandemi Covid-19, dengan praktik jadi penulis cilik.

Ia berharap, dengan praktik pembelajaran baik ini, selain mengasah keterampilan kognitif anak, juga mengasah keterampilan menulisnya, serta dapat menumbuhkan afeksi antara anak dan orangtua. Tak lupa ia selalu mengingatkan anak-anak untuk selalu mengenakan masker dan rajin cuci tangan dengan sabun. “Semoga pengalaman ini dapat menambah wahana kita bersama,” tutupnya dengan nada rendah hati. (mea)