Home Blog Page 3957

Jabatan Danlanal Tanjungbalai Diserahterimakan

SERTIJAB: Danlantamal I Belawan, Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso memimpin upacara sertijab Danlanal Tanjungbalai-Asahan.FACRIL/SUMUT POS.
SERTIJAB: Danlantamal I Belawan, Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso memimpin upacara sertijab Danlanal Tanjungbalai-Asahan.FACRIL/SUMUT POS.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) I Belawan Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso memimpin upacara serah terima jabatan Danlanal Tanjungbalai-Asahan.

SERTIJAB: Danlantamal I Belawan, Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso memimpin upacara sertijab Danlanal Tanjungbalai-Asahan.FACRIL/SUMUT POS.
SERTIJAB: Danlantamal I Belawan, Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso memimpin upacara sertijab Danlanal Tanjungbalai-Asahan.FACRIL/SUMUT POS.

Serah terima jabatan dari Letkol Laut (P) Dafris kepada Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory di Gedung R Mulyadi, Mako Lantamal I, Jalan Serma Hanafiah, Belawan, Medan, Senin (26/10).

Danlantamal I Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso mengatakan, serah terima jabatan merupakan proses pembinaan organisasi di lingkungan TNI AL, guna memberikan penyegaran secara menyeluruh terhadap seluruh aspek, diantaranya aspek operasional, latihan, personel, logistik dan manajemen.

“Serah terima jabatan ini merupakan kebutuhan organisasi untuk menghasilkan kinerja organisasi yang lebih optimal,” katanya.

Komandan Pangkalan TNI AL Tanjungbalai Asahan masuk dalam struktur organisasi Lantamal I. Jabatannya merupakan pembantu dan pelaksana utama Danlantamal I menyelenggarakan dukungan logistik, administrasi dan pembinaan potensi maritim serta penyelenggaraan operasi laut terbatas di wilayah kerja Lanal Tanjungbalai Asahan.

Oleh karena itu, TNI Angkatan Laut menunjuk seorang perwira berkualifikasi baik, guna menduduki jabatan strategis sebagai Komandan Lanal Tanjungbalai Asahan, sehingga dapat melaksanakan tugas pokok Pangkalan dengan baik sekaligus mampu mengendalikan situasi wilayah kerjanya menjadi lebih baik.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Letkol Laut (P) Dafris atas loyalitas, dedikasi serta ide dan pemikiran selama menjabat sebagai Danlanal Tanjung Balai Asahan,” ucap Danlantamal I.

Ia juga mengucapkan selamat kepada Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory atas kepercayaan pimpinan TNI AL untuk menjabat sebagai Danlanal Tanjungbalai-Asahan yang baru. Secepatnya menyesuaikan diri dengan situasi dan keadaan di wilayah kerja Lanal Tanjungbalai-Asahan.

“Mari jalin kerja sama yang baik dengan instansi samping agar terjalin sinergitas antara TNI, Polri dan pemerintah serta masyarakat,” tutup Wahyu Santoso.(fac)

200 Pekerja Migran Ilegal Dipulangkan dari Malaysia

KUALANAMU, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 200 pekerja migran Indonesia (PMI) tiba di Bandara KNIA, setelah dipulangkan dari bandara Kualalumpur, Malaysia, Senin (26/10). Ratusan PMI ilegal tersebut dipulangkan dengan menumpangi pesawat Air Asia bernomor AK 395.

Pemulangan para pekerja ilegal itu turut dikawal Imigrasi Malaysia dan pejabat KBRI Kuala Lumpur, di antaranya Wakil Dubes KBRI Kuala Lumpur, Agung Cahaya Sumirat; Koordinator Fungsi Konsuler KBRI Kuala Lumpur, Rijal Al Huda; Atase Pertahanan, Kol Inf Tri Andi Kuswantoro; Atase Imigrasi Mulkan Lekat dan Atase Tenaga Kerja Budi H Laksana.

Para pekerja tersebut diberangkatkan dari depo tahanan Imigrasi Nanas, Lenggeng, Putrajaya dan Berangan serta sudah menjalani tes PCR dengan hasil negatif Covid-19.

Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Unit Pelayanan Terpadu Wilayah Sumatera Utara, Muhammad Fuad Wahyudi menjelaskan, ratusan pekerja migran Indonesia ilegal yang dipulangkan karena menyalahi aturan keimigrasian Malaysia.

“Para pekerja migran ilegal ini diberangkatkan dari depo tahanan Imigrasi Nanas, Lenggeng, dan Putrajaya,”ungkapnya. Disebutkannya, ratusan PMI ilegal tersebut berasal dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh dan Nusa Tenggara Timur serta Batam.

“Setelah para pekerja migran Indonesia selesai menjalani protokol kesehatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Kualanamu. Selanjutnya mereka di bawah menggunakan bus ke gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia( BPSDM) Sumatera Utara, Jalan Ngalengko Medan untuk menjalani karantina sementara,” pungkasnya. (bbs/han)

Forkopimda Karo dan Masyarakat Deklarasi Pilkada Damai

DEKLARASI: Forkofimda Karo dan seluruh elemen masyarakat foto bersama usai penandatanganan deklarasi pilkada damai.SOLIDEO/SUMUT POS.
DEKLARASI: Forkofimda Karo dan seluruh elemen masyarakat foto bersama usai penandatanganan deklarasi pilkada damai.SOLIDEO/SUMUT POS.

KARO, SUMUTPOS.CO – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh kepemudaan, tokoh adat gelar deklarasi cinta damai dan menolak segala bentuk anarkisme jelang pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Karo.

DEKLARASI: Forkofimda Karo dan seluruh elemen masyarakat foto bersama usai penandatanganan deklarasi pilkada damai.SOLIDEO/SUMUT POS.
DEKLARASI: Forkofimda Karo dan seluruh elemen masyarakat foto bersama usai penandatanganan deklarasi pilkada damai.SOLIDEO/SUMUT POS.

Deklarasi ini diadakan di Aula Kantor Bupati Karo Kabanjahe Kabupaten Karo, Senin (26/10) siang. Adapun isi deklarasi tersebut yang ditandatangani Forkopimda Karo dan masing-masing organisasi masyarakat dan OKP Kabupaten Karo yaitu, Kami tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Badan Eksekutif Mahasiswa, dan ketua pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 mewakili masyarakat Kabupaten Karo mendeklarasikan cinta damai dan menolak segala bentuk anarkisme di Kabupaten Karo.

Tujuan deklarasi Cinta Damai adalah untuk menyatukan persepsi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah dan seluruh elemen tokoh yang ada di Kabupaten Karo mendukung dan sepakat menolak segala bentuk kekerasan dan anarkisme dalam menyelesaikan suatu permasalahan.

Dandim 0205/TK Letkol Kav Yuli Eko Hardyanto dalam sambutannya, mengajak seluruh elemen masyarakat sama-sama menjaga ketertiban dan kondusifitas di Kabupaten Karo. “Mari kita menolak anarkisme terlebih kita akan melaksanakan pemilihan kepala daerah Desember 2020 mendatang. Mari kita saling menjaga keamanan dan ketertiban. Dan mari kita patuhi protokol kesehatan Covid 19, terkhusus Kabupaten Karo kurang disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan ini, dan dapat dilihat bahwa kasus terus meningkat di Kabupaten Karo,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Tanah Karo Terkelin Brahmana, SH. Dia juga mengajak semua pihak tetap menolak bentuk anarkisme dan saling menjaga keamanan serta kondusifitas di Kabupaten Karo.

“Apalagi saat ini kita menjalani pemilihan kepala daerah dan mari kita tetap mematuhi protokol kesehatan, ajaknya.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Deklarasi Cinta Damai yang dimana seluruh elemen masyarakat maupun tokoh adat, tokoh agama menyatakan untuk menolak segala bentuk anarkisme yang berpotensi memecah belah kerukunan dan persatuan bangsa. (deo/han)

Rutan Kabanjahe Bagi-bagi Masker

BAGI MASKER: Karutan Kabanjahe, Sangapta Surbakti saat membagikan masker pada pengendara yang melintas, Senin (26/10).Foto:solideo/sumut pos.
BAGI MASKER: Karutan Kabanjahe, Sangapta Surbakti saat membagikan masker pada pengendara yang melintas, Senin (26/10).Foto:solideo/sumut pos.

KARO, SUMUTPOS.CO – Jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kabanjahe membagikan masker serta vitamin C kepada masyarakat dan pengendara di Tugu Bambu Runcing dan Kelurahan Kampung Dalam, Kabanjahe, Senin (26/10). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Karya Dharma Dhika 2020.

BAGI MASKER: Karutan Kabanjahe, Sangapta Surbakti saat membagikan masker pada pengendara yang melintas, Senin (26/10).Foto:solideo/sumut pos.
BAGI MASKER: Karutan Kabanjahe, Sangapta Surbakti saat membagikan masker pada pengendara yang melintas, Senin (26/10).solideo/sumut pos.

Pembagian masker dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas II B Kabanjahe, Sangapta Surbakti diikuti seluruh pejabat struktural dan 7 orang taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip). Sebanyak 1.000 pcs masker dan 1.000 pcs vitamin C dibagikan kepada masyarakat.

“Kegiatan ini kita gelar dalam rangka Hari Karya Dharma Dhika tahun 2020 yang diperingati setiap tanggal 27 Oktober . Pembagian masker dan vitamin C dilakukan sebagai peran serta kita membantu pemerintah dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 di masa pandemi,” tutur Sangapta.

Menurutnya, selain kepada masyarakat umum dan pengendara, pihaknya turut menyambangi kantor Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Karo di samping kantor DPRD Karo.

Dalam lawatannya, masker dan vitamin C masing-masing satu kotak diberikan kepada puluhan veteran. “Semoga ini dapat menjadi bekal sehari-hari bagi orangtua kita di LVRI. Meski tidak besar, kontribusi ini kiranya bermanfaat bagi mereka dan masyarakat Karo pada umumnya, dan secara khusus dapat mencegah penularan Covid-19,” ujar mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas Utara.

Ia juga mengharapkan agar masyarakat tetap mematuhi penerapan disiplin protokol kesehatan, sehingga pemerintah dapat lebih berkonsentrasi dalam pemberian vaksin kepada masyarakat di waktu yang akan datang.

Sementara, terkait upaya memutus mata rantai Covid-19 di lingkungan Rutan Kabanjahe, ia menjelaskan pihaknya telah melaksanakan penerapan disiplin protokol kesehatan secara ketat, baik kepada petugas, warga binaan, dan pengunjung yang ingin menitipkan makanan ke warga binaan.

“Bagi siapa saja yang memasuki area perkantoran, diwajibkan untuk memakai masker dan mencuci tangan di wastafel yang sudah kita sediakan, serta hand sanitizer. Untuk pengunjung dan petugas polisi yang ingin menitipkan tahanan, tidak kita ijinkan jika tidak mematuhi aturan tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan, pihaknya juga mengecek kesehatan 221 warga binaan dan 70 orang petugas secara intensif sekali seminggu. Pemeriksaan tersebut, yakni skrining secara keseluruhan berupa cek suhu tubuh serta penyemprotan disinfektan di seluruh blok hunian dan ruang perkantoran.

“Untuk rapid test dan swab sebelumnya juga sudah dilakukan kepada petugas dan warga binaan. (deo/han)

Tak Semua Dapat Vaksin Gratis, Ada Juga yang Bayar, Jokowi Minta Harga Vaksin Terjangkau

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, harga vaksin Covid-19 harus bisa terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Karena ada masyarakat yang harus membiayai dirinya sendiri untuk vaksinasi mandiri.

“Pengenaan biaya vaksinasi secara mandiri harus betul-betul dikalkulasi dan dihitung secara cermat, disiapkan aturan sejak awal, saya minta harganya bisa terjangkau,” kata Presiden Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/10).

Jokowi juga mengatakan, vaksinasi tersebut terbagi dua, ada yang gratis namun ada juga berbayar bagi yang mampu. Sehingga Jokowi menginginkan aturan tersebut disiapkan. “Selain itu juga masalah dengan karena ini ada yang gratis, ada yang mandiri atau bayar sendiri, “ katanya.

Jokowi juga meminta supaya dijelaskan oleh pemerintah dari sisi keamanan dan keefektifan vaksin Covid-19 tersebut. Sehingga tidak menimbulkan pro dan kontra. “Kita tahu penduduk kita gede banget, besar sekali. maka dipastikan proses vaksinasi ini akan berjalan dan dilakukan secara bertahap,” ungkapnya.

Jokowi juga meminta jajarannya untuk menjelaskan ke masyarakat siapa saja yang menjadi prioritas disuntik vaksin Covid-19. Sehingga nantinya tidak memunculkan perdebatan lagi. “Jelaskan siapa saja kelompok masyarakat mana yang mendapat prioritas vaksin lebih awal, kenapa mereka dulu, itu harus dijelaskan,” tambahnya.

Jokowi juga meminta jajarannya untuk tidak melupakan tahap-tahap penting dalam pemberian vaksin Covid-19 ke masyarakat. Dari sisi keamanan, vaksin tersebut harus benar-benar teruji melalui tahapan-tahapan yang panjang. “Disuntik betul-betul melalui sebuah tahapan-tahapan, uji klinis yang benar. Karena kalau tidak, ada satu saja yang masalah, nanti bisa menjadikan ketikdakpercayaan masyarakat akan upaya vaksinasi ini,” ujar Jokowi.

“Karena itu semua tahapan harus melalui kaidah-kaidah saintifik, kaidah ilmu pengetahuan berdasarkan data sains dan standar-standar kesehatan. Jangan sampai kita tergesa-gesa ingin vaksinasi, sehingga kita kaidah-kaidah saintifik, data-data kesehatan dinomorduakan,” tambahnya.

Jokowi tidak ingin adanya persepsi buruk dari masyarakat mengenai vaksinasi tersebut. “Jangan timbul persepsi pemerintah tergesa-gesa, terburu-buru tanpa ikuti koridor-koridor ilmiah yang ada,” ungkapnya.

Meskipun pemerintah ingin cepat adanya vaksinasi tersebut. Namun bukan berati melupakan tahapan-tahapan yang harus dilakukan. “Tolong betul-betul kita lalui semuanya meskipun ingin dipercepat, hal-hal tadi (tahapan-tahapan-Red) jangan sampai dilupakan,” tegasnya.

Bukan hanya itu, Presiden juga meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk membantu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk memberantas hoaks. Jokowi tidak ingin adanya hoaks terjadi di masyarakat mengenai vaksinasi Covid-19 yang saat ini sedang dijalankan oleh pemerintah. “Ini penting sekali, sekali lagi strategi komunikasi publiknya disiapkan dengan baik. Saya minta ini timnya Pak Menteri BUMN disiapkan lagi mengenai strategi komunikasi ini dibantu oleh Kominfo,” pinta Jokowi.

Nantinya masyarakat dijelaskan mengenai tahapan vaksinasi Covid-19. Sehingga tidak ada hoaks yang menggangu program vaksinasi yang dijalankan oleh pemerintah tersebut. “Dijelaskan secara komprehensif terhadap publik mengenai manfaat vaksin dan peta jalan pelaksanaan vaksinasi. Sehingga tidak terjadi disinformasi dan penyebaran berita hoaks dari berbagai platform di media yang ada,” katanya.

Jokowi juga meminta organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan dilibatkan oleh pemerintah dalam rangka proses vaksinasi Covid-19 ini. Khususnya, ormas-ormas Islam.

“Kita libatkan dari awal majelis dan organisasi keagaamaan, MUI, NU, Muhammadiyah, dan ormas-ormas lainnya,” katanya.

Jokowi menjelaskan, pelibatan ormas keagamaan tersebut dilakukan untuk menjelaskan kepada masyarakat mengenai kehalalal vaksin Covid-19. Sehingga nantinya vaksin tidak diragukan lagi oleh publik. “Terutama dalam menjelaskan soal manfaat vaksin dan meyakinkan umat mengenai kehalalan vaksin,” katanya.

Jokowi juga meminta adanya simulasi proses vaksinasi Covid-19. Libatkan tenaga medis, keamanan, dan relawan dalam pelaksanaan simulasi vaksinasi,” pungkasnya.

Diketahui, pemerintah telah melakukan finalisasi pembelian vaksin untuk Covid-19 dari tiga perusahaan produsen, yakni Cansino, G42/Sinopharm, dan Sinovac. Ketiga perusahaan itu telah sepakat menyediakan vaksin untuk Indonesia pada November 2020 mendatang.

Pemerintah juga mengakui vaksin dari ketiga perusahaan tersebut kini baru masuk pada tahap akhir uji klinis fase ketiga. Namun ketiga vaksin itu sudah dalam proses mendapatkan emergency use authorization (EUA) di sejumlah negara . (jpc)

Jelang Libur Panjang Pekan Ini, Dishub Awasi Penyeberangan di Danau Toba

file/SUMUT POS BERSANDAR: Kapal Motor Penyeberangan di Danau Toba bersandar di dermaga, belum lama ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jelang libur panjang akhir Oktober 2020 ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara (Sumut) tetap bersinergi dengan pihak kepolisian dalam melancarkan arus lalulintas. Terutama pada titik-titik rawan macet, objek vital seperti lokasi wisata dan lainnya.

Ilustrasi.

Meski demikian, Dishub Sumut mendapat instruksi khusus dari pemerintah pusat untuk mengamankan lalulintas penyeberangan di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toban

“Ya, kita sudah rapat dengan Kemenhub melalui zoom, dalam rangka kelancaran arus lalin pada libur panjang nanti. Kita diminta mengawasi penyebrangan kapal di kawasan Danau Toba. Mungkin besok sudah bergerak timnya ke Danau Toba. Baik dari balai dan kita juga,” kata Kadishub Sumut, Abdul Haris Lubis melalui Kepala Bidang Lalulintas, Darwin Purba menjawab Sumut Pos, Senin (26/10).

Mengenai pemetaan pada objek-objek vital atau wisata di Sumut yang kerap dikunjungi masyarakat saat hari libur, diakui dia tetap pihaknya petakan dan dilakukan pengamanan arus lalin agar tidak terjadi antrean panjang. “Pantauan sementara belum ada lonjakan, tapi tak tau juga bila yang pakai mobil pribadi. Kemungkinan mulai besok dan lusa sudah kelihatan ya,” tuturnya.

Menurut Darwin, bersamaan dengan pantauan arus lalin di libur panjang kali ini, pihak kepolisian juga melaksanakan operasi Zebra Toba. Maka dari itu, bisa saja konsentrasi terhadap pantauan kelancaran arus lalin nantinya dapat sepenuhnya dilakukan petugas kepolisian pada titik-titik rawan macet di Sumut.

“Kita ada diminta gabung tapi tetap mereka di depan. Namun bisa aja melalui Dishub kabupaten dan kota telah ada koordinasi untuk itu. Kalau kami di provinsi, hanya sekitar 20-an orang aja yang akan bertugas nanti termasuk untuk mengawal penyebrangan di kawasan Danau Toba,” paparnya.

Selanjutnya, Dishub Sumut sudah mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Medan, jelang momen libur panjang kali ini. Seluruh pool bus di sepanjang Jalan Sisingamangaraja sudah pihaknya semprot dengan cairan disinfektan. “Besok kita lanjut lagi mana yang belum di Jalan Sisingamangaraja lalu lanjut juga ke kawasan Padang Bulan. Sekaligus mengimbau tempat-tempat tersebut untuk selalu mematuhi protokol kesehatan,” kata Darwin.

Pihaknya mengimbau, jika masyarakat tetap ingin bepergian agar mematuhi prokes dan sebelum bergerak supaya menjaga stamina tubuh serta mengecek kondisi kendaraan. Sebab tak hanya keselamatan, kesehatan juga penting dijaga agar tak mudah terserang virus dan penyakit.

“Pada prinsipnya jika tetap ingin bepergian, masyarakat mesti patuhi prokes. Itu yang penting sekarang ini. Untuk apa bergerak jika kesehatan tidak dijaga. Perhatikan jarak interaksi, membawa hand sanitizer, dan tetap memakai masker. Stamina tubuh pun penting untuk dijaga, jangan sampai diri kita yang membawa penyakit itu ke kampung halaman. Memang tidak boleh sosial kita terhenti, tetapi kesehatan juga perlu dipikirkan,” pungkasnya.

Terapkan Prokes saat Long Weekend

Terkait libur panjang pada 28 Oktober hingga 1 November, kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan SpB menyampaikan, perlu diantisipasi penyebaran Covid-19. Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri telah mengeluarkan surat edaran tentang antisipasi penyebaran Covid-19 pada libur dan cuti bersama tahun 2020.

Sehubungan dengan surat edaran tersebut, Gubsu Edy Rahmayadi mengeluarkan imbauan agar masyarakat Sumut selama melaksanakan liburan dan cuti bersama untuk menghindari perjalanan ke luar daerah. Masyarakat diminta supaya tetap berkumpul dengan keluarga di rumah pada masa libur dan cuti bersama serta melakukan kegiatan di lingkungan masing-masing.

“Jika masa libur dan cuti bersama harus dilakukan dengan perjalanan ke luar daerah, agar melakukan tes swab PCR, rapid test atau menyesuaikan aturan moda transportasi bebas Covid-19. Setelah kembali dari perjalanan ke luar daerah, disarankan untuk melakukan tes swab kembali guna memastikan agar tetap negatif Covid-19. Bagi mereka yang dinyatakan positif Covid-19, supaya tidak melakukan perjalanan ke luar kota dan melakukan isolasi mandiri atau di rumah sakit,” paparnya.

Dia menambahkan, dalam melaksanakan libur dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW diimbau agar dilaksanakan di lingkungan masing-masing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Kegiatan seni budaya dan tradisi non keagamaan yang biasa dilakukan sebelum pandemi agar menerapkan protokol kesehatan dan menghindari terjadinya kerumunan. Satgas Penanganan Covid-19 di wilayah daerah agar mengintensifkan pengawasan dan penegakkan disiplin pencegahan penyebaran Covid-19,” tukasnya.

Harus Bijak

Gubsu Edy Rahmayadi melalui Kabiro Humas dan Keprotokolan, Hendra Dermawan Siregar juga menyampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat termasuk para aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Sumut, untuk memanfaatkan waktu libur panjang kali ini secara bijak. “Antara lain tetap di rumah dan menghindari perjalanan ke luar daerah, serta tetap menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Kalaupun harus keluar rumah, lanjut dia, masyarakat dan ASN diminta tetap memerhatikan dan menerapkan prokes pencegahan Covid-19. “Seperti tetap memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumuman, serta selalu mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer,” imbuhnya.

Gubsu Edy, kata Hendra, meminta ASN harus menjadi contoh yang baik dalam penerapan 3M ataupun protokol kesehatan kepada masyarakat. “Sebagai pelayan masyarakat dan abdi negara, sudah sepatutnya ASN memberi teladan kepada masyarakat dalam memutus rantai penularan Covid-19 ini, di mana yang menjadi harapan kita bersama agar pandemi ini segera berlalu dan kita juga kembali dapat hidup normal sedia kala,” pungkasnya. (prn/ris)

Tekan Penyebaran Corona di Luar Mebidang, Intensifkan 3M dan 3T

KETERANGAN: Juru Bicara Satgas Covid-19 Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan SpB memberikan keterangan pers via streaming video youtube, Senin (26/10).
KETERANGAN: Juru Bicara Satgas Covid-19 Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan SpB memberikan keterangan pers via streaming video youtube, Senin (26/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Secara keseluruhan, kasus infeksi Covid-19 di Sumut sudah melandai dan perlahan telah keluar dari zona merah secara nasional. Meski demikian, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sumut terus melakukan upaya-upaya pengendalian Corona di kabupaten/kota lain yang lebih minim angka penyebarannya dibanding kawasan Medan-Binjai-Deliserdang (Mebidang).

KETERANGAN: Juru Bicara Satgas Covid-19 Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan SpB memberikan keterangan pers via streaming video youtube, Senin (26/10).
KETERANGAN: Juru Bicara Satgas Covid-19 Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan SpB memberikan keterangan pers via streaming video youtube, Senin (26/10).

“Yang sudah dan sedang dilakukan di masyarakat adalah, melakukan kampanye 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun. Melakukan penegakan disiplin dengan operasi yustisi dan razia masker. Sementara di bidang kesehatan melakukan 3T; testing, tracing dan treatment,” kata Koordinator Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan menjawab Sumut Pos, Senin (26/10).

Kadinkes Sumut ini menerangkan, untuk testing, pihaknya telah meningkatkan kemampuan swab PCR, yakni 1/mil dari jumlah penduduk per minggu. Untuk Sumut saat ini, sebut dia, telah mencapai 2.100 sampel per hari. “Dengan kemampuan testing 2.100/hari ini diharapkan akan dapat melakukan pemeriksaan secara cepat, sehingga dapat membantu untuk tracing dan treatmen serta memutus rantai penularan,” katanya.

Tracing sendiri difokuskan, untuk menelusuri kontak erat dari orang yang terpapar covid, untuk diperiksa dan dipastikan statusnya. Semua kontak erat kata dia di swab test. Dari hasil test, maka akan terbagi menjadi positif (terpapar Covid-19) dan negatif. “Yang positif, diharapkan akan diisolasi pada tempat isolasi yang disiapkan. Tidak dianjurkan isolasi mandiri, karena dapat mengakibatkan terjadinya klaster keluarga. Yang gejala sedang dan berat, dirawat di rumah sakit (treatment),” pungkasnya.

Angka Sembuh Covid 81,21 Persen

Sementara, jumlah pasien sembuh Covid-19 di Sumut konsisten terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data rekapitulasi Satgas Penanganan Covid-19 Sumut pada minggu keempat Oktober, angka kesembuhan mencapai 81,21 persen. “Angka kesembuhan tersebut meningkat 0,79 poin dibandingkan minggu sebelumnya yaitu 80,42 persen. Bahkan, angka kesembuhan tersebut masih berada di atas angka nasional yakni 80,51 persen,” kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan SpB saat memberikan keterangan pers terkait update data kasus Covid-19 Sumut melalui streaming video youtube, Senin (26/10) sore.

Whiko melanjutkan, untuk angka kematian diperoleh sebesar 4,11 persen. Angka ini sedikit menurun 0,07 poin dibandingkan minggu ketiga Oktober sebesar 4,18 persen. “Untuk data perkembangan terbaru kasus Covid-19 hingga Senin (26/10) sore, antara lain suspek 914 orang (tambah 7 orang dari hari sebelumnya). Kemudian terkonfirmasi 12.655 orang (tambah 93 orang), meninggal dunia 523 orang (tambah 7 orang), sembuh 10.286 orang (tambah 85 orang), dan spesimen 136.318 sampel (tambah 427 spesimen),” ungkap dia.

Disebutkannya, untuk angka penderita Covid-19 aktif, tercatat hingga 25 Oktober sebanyak 1.845 orang. Dari jumlah tersebut, ada yang melakukan isolasi mandiri dan ada juga di rumah sakit. “Secara umum perkembangan data kasus Covid-19 selama 14 minggu terakhir trennya ke arah perbaikan. Kasus Covid-19 aktif mengalami penurunan, positivity rate 9,87 persen, recovery rate 80,17 persen, dan mortality rate 4,16 persen,” aku Whiko.

Ia menuturkan, perkembangan yang baik ini tentunya berkat peran serta masyarakat karena konsisten menerapkan protokol kesehatan. Namun demikian, kabar baik ini jangan membuat menjadi kendor melaksanakan protokol kesehatan. “Selain itu, juga meningkatkan imunitas tubuh dengan rutin berolahraga, makan makanan bergizi, konsumsi vitamin dan istirahat yang cukup,” ucapnya.

Lebih lanjut Whiko mengatakan, dalam upaya mengakhiri masa pandemi, memutus rantai penularan virus corona sangat penting terus dilakukan secara konsisten. Sebagaimana perilaku 3 M yang merupakan bagian protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan serta mencuci tangan memakai sabun. “Perilaku 3 M harus menjadi kebiasaan seluruh masyarakat Sumut khususnya. Kepatuhan 3 M mutlak menjadi prasyarat guna memutus rantai penularan Covid-19,” tegasnya. (prn/ris)

Tiga Eksekutor Hakim Jamaluddin Berjuang Lolos dari Vonis Mati

SIDANG: Zuraidah Hanum dan kedua eksekutor pembunuh Hakim Jamaluddin mengikuti sidang di PN Medan belum lama ini.
SIDANG: Zuraidah Hanum dan kedua eksekutor pembunuh Hakim Jamaluddin mengikuti sidang di PN Medan belum lama ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Satu per satu eksekutor yang divonis bersalah karena membunuh hakim Jamaluddin, memperjuangkan nasibnya. Setelah Jefri Pratama sebagai eksekutor dan Zuraida Hanum, dalang pembunuhan yang juga istri Jamaluddin, kali ini giliran Reza Pahlevi yang berupaya lolos dari hukuman mati dengan mengajukan kasasi.

SIDANG: Zuraidah Hanum dan kedua eksekutor pembunuh Hakim Jamaluddin mengikuti sidang di PN Medan belum lama ini.
SIDANG: Zuraidah Hanum dan kedua eksekutor pembunuh Hakim Jamaluddin mengikuti sidang di PN Medan belum lama ini.

Reza merupakan salah satu eksekutor pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan itu. Awalnya Jefri mengajukan kasasi pada 12 Oktober lalu.

Dia awalnya divonis seumur hidup dalam dalam persidangan di PN Medan pada Rabu, 1 Juli 2020. Lantas Jefri mengupayakan banding, tetapi kandas. Pengadilan Tinggi (PT) Medan sebelumnya mengubah vonis Jefri Pratama dari penjara seumur hidup menjadi hukuman mati. PT Medan menilai hukuman mati sangat layak diterima Jefri.

“Menyatakan terdakwa M Jefri Pratama telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Pembunuhan Berencana Yang Dilakukan Secara Bersama-Sama, sebagaimana didakwakan dalam Dakwaan Primair Penuntut Umum. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa M Jefri Pratama oleh karena itu dengan pidana mati,” demikian bunyi putusan majelis banding yang dilansir website Mahkamah Agung (MA), Senin (21/9).

Zuraida juga memutuskan mengajukan permohonan kasasi, setelah upaya banding kandas di PT Medan. Kuasa hukum Zuraida bernama Onan Purba pada Rabu, 14 Oktober lalu, menyampaikan soal pengajuan kasasi itu.

“Kemarin sudah diberitahukan. Baru kemarin, diberitahukan putusan itu, jadi saya sudah konsultasi dengan Hanum sekaligus sudah dia tanda tangan kuasa kasasi. Sudah jelas kasasi kita,” kata Onan kala itu.

Zuraida divonis mati di PN Medan pada Rabu, 1 Juli 2020. Zuraida dinyatakan bersalah melanggar Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1, 2 KUHP. Dia dinyatakan bersalah melakukan pembunuhan bersama Jefri Pratama dan Reza Fahlevi.

Kini giliran Reza yang mengadu nasib ke Mahkamah Agung (MA). Dilihat di situs Sistem Informasi Penelusuran Perkara PN Medan, Senin (26/10), Reza telah mengajukan permohonan kasasi pada Rabu (21/10).

“Tanggal permohonan kasasi, 21 Oktober 2020,” demikian tertulis di situs SIPP PN Medan.

Reza awalnya divonis 20 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Medan. Vonis itu kemudian diubah oleh majelis hakim Pengadilan Tinggi Medan pada tingkat banding.

Majelis hakim PT Medan menilai perbuatan Reza, Jefri, dan Zuraida sadis. Hukuman Reza pun berubah dari 20 tahun penjara menjadi pidana mati.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa M Reza Fahlevi oleh karena itu dengan pidana mati,” demikian bunyi putusan majelis banding yang dilansir website Mahkamah Agung (MA), Senin (21/9).

Putusan itu diketuk oleh hakim tinggi Ronius dengan anggota Purwono Edi Santoso dan Krosbin Lumban Gaol. Ketiganya menilai perbuatan Reza sangatlah biadab dan terencana menghabisi nyawa hakim Jamaluddin. (dtc)

Hari ini Jokowi Resmikan Food Estate, Humbahas Bakal Jadi Pusat Komoditas di Sumut

MENINJAU: Gubsu Edy Rahmayadi bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah dan Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin meninjau lokasi Food Estate yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo di Desa Riaria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas, Senin (26/10).
MENINJAU: Gubsu Edy Rahmayadi bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah dan Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin meninjau lokasi Food Estate yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo di Desa Riaria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas, Senin (26/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Presiden Joko Widodo (Jokowi), rencananya akan berkunjung ke Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) hari ini, Selasa (27/10). Kedatangan presiden ini dalam agenda peresmian lahan pertanian terpadu, Food Estate di Desa Riaria, Kecamatan Pollung, sekaligus menyerahkan 71 lembar sertifikat tanah di lokasi Food Estate dan 2.000 lembar sertifikat tanah ke masyarakat se-Sumut di Stadion Simangaronsang, Dolok Sanggul.

MENINJAU: Gubsu Edy Rahmayadi bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah dan Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin meninjau lokasi Food Estate yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo di Desa Riaria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas, Senin (26/10).
MENINJAU: Gubsu Edy Rahmayadi bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah dan Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin meninjau lokasi Food Estate yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo di Desa Riaria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas, Senin (26/10).

GUNA memastikan segala persiapan telah maksimal, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi bersama unsur Forkopimda meninjau langsung ke Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Senin (26/10). Kunjungan Gubsu bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin dan Pangdam I/BB Mayjend TNI Irwansyah tersebut, untuk melihat lahan program Food Estate yang akan dimulai untuk tahap pertama, ditanami kentang, bawang merah, bawang putih wortel dan lainnya. Begitu juga kesiapan penyediaan pendukung utama berupa embung guna memenuhi kebutuhan pasokan air.

“Penyediaan kebutuhan beberapa komoditas kita di Sumut masih sedikit bisa dipenuhi dari sini (dalam provinsi). Untuk Sumut (sendiri) saja masih kurang, belum lagi untuk Sumatera,” ujar Edy.

Dicontohkannya, komoditas bawang merah masih harus dipasok dari Brebes (Jawa Tengah). Padahal menurutnya, lahan di Sumut cukup subur dan areal yang potensial cukup luas. Untuk itu, Gubsu menekankan bahwa langkah ini perlu dimulai dengan menjadikan Humbahas sebagai kawasan dimulainya program Food Estate pemerintah pusat. “Kita berharap pasokan bawang putih, bawang merah, kentang, wortel selain dari Tanah Karo, itu nanti dari sini. Jadi pusatnya nanti dari sini, karena lahannya masih begini besar,” katanya.

Edy juga meyakini, dengan kehadiran Presiden RI Joko Widodo ke Sumut guna meresmikan dimulainya program Food Estate hari ini, akan menjadi penanda awal mula dari konsep agrarisnya Sumatera Utara yang selama ini juga telah menjadi salah satu provinsi yang produktif di sektor pertanian. “Doakan semoga besok (hari ini) dibuka oleh Presiden. Dananya dari APBN dan APBD (Provinsi). Dan nanti ada bantuan dari investor yang menanamkan modalnya untuk pertanian dan peternakan, berupa kerbau dan sapi,” katanya.

Usai meninjau lahan Food Estate, Gubsu bersama Kapolda dan Pangdam juga meninjau kesiapan agenda Presiden di kabupaten yang sama dalam rangka penyerahan sertifikat kepada petani di Sumut, bertempat di Stadion Simangaronsang. Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin dan Pangdam I/BB Mayjend TNI Irwansyah menegaskan, pihaknya juga telah mempersiapkan pengamanan agenda kunjungan Presiden RI ke Humbahas. Baik untuk jalur kunjungan mulai dari Bandara Silangit hingga ke dua lokasi tersebut, juga pengamanan di tempat acara. Terutama menegakkan disiplin protokol kesehatan, yakni mewajibkan penggunaan masker, penyiapan tempat mencuci tangan atau cairan pembersih, serta mengatur jarak saat acara berlangsung.

Berdasarkan informasi dari Biro Protokol Kepresidenan dan Humas Kepresidenan RI, Sekmil Kepresidenan dan rapat finalisasi kesiapan kunjungan kerja dipimpin Danrem 023 Kawal Samudra Kolonel Febriel B Sikumbang, presiden akan terbang dari Jakarta pada Selasa (27/10) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Kemudian akan tiba di Bandara Internasional Silangit sekitar pukul 10.00 WIB.

Kadis Kominfo Humbahas, Hotman Hutasoit, dalam siaran persnya mengungkapkan, sekitar pukul 10.15 WIB, rombongan presiden akan menuju Desa Riaria, Kecamatan Pollung Humbahas, melalui jalur darat menuju lokasi pengembangan Food Estate Nasional untuk tanaman hortikultura yakni bawang merah, bawang putih, dan kentang.

Kunjungan Presiden RI dirangkai kegiatan menanam bawang merah di Desa Riaria, kemudian meninjau embung Food Estate dan infrastruktur pipanisasi di lokasi Food Estate. “Presiden akan melakukan demonstrasi tanam bawang di 15 hektare yang sudah disupervisi kurang lebih 250 hektare. Setelah presiden meninjau ini, akan kembali di saung,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Mentan RI, Syahrul Yasin Limpo, diberikan kesempatan membeberkan panel food estate. Dilanjutkan dengan Panel Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono, terkait pembangunan infrastruktur dan Panel juga Menko Maritim dan Investasi, Luhut Panjaitan, tentang Taman Sains, Taman herbal dan hutan raya di Kecamatan Parlilitan. Rombongan Presiden juga akan hadir pada kunjungan presiden RI meninjau lokasi food estate, akan didampingi oleh ATR BPN, Sofyan Djalil, Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar, Sekretaris Presiden RI, Pramono Anum.

Berdasarkan informasi, lanjutnya, ,Presiden RI akan menyerahkan 71 sertifikat tanah ke masyarakat pemilik lahan Food Estate secara simbolik. Penyerahan Aset Pemkab Humbahas, Asset Pemerintah, Aset Gereja Katolik, Gereja Protestan dan Masjid di Lapangan Simangaronsang, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbahas.

“Penyerahan sertifikat tanah di tanah lapang Simangaronsang,untuk 71 buah sertifikat tanah ke masyarakat pemilik lahan food estate, aset Pemkab, aset Pemerintah, aset Gereja Protestan, Gereja Katolik dan Masjid dan melakukan penyerahan 2000 sertifikat di kabupaten Sumut melalui Virtual,” ujarnya.

Terkait informasi prediksi akan cuaca buruk,oleh BMKG menyarankan Presiden RI, akan mengakhiri lawatan di Humbahas tepat pukul 15:00 WIB, bahwa presiden, akan take off, tidak lewat dari pukul 15.00 WIB karena perkiraan cuaca tidak memungkinkan.

“Semua yang bersinggungan dan hadir di lokasi acara harus di SWAB -3H, sejak tertanggal 24 Oktober 2020. Diputuskan bahwa yang hadir diacara hanya 100 orang undangan dilengkapi hasil SWAB kepada Protokoler Kepresidenan atau Paspampres. Sebaliknya juga wartawan sudah ditentukan untuk tujuan liputan,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam persiapan kedatangan Jokowi, Pangdam I/BB, Mayjen TNI Irwansyah, memimpin apel gelar pasukan dalam rangka persiapan untuk melakukan pengamanan. Apel gelar pasukan ini berlangsung di Lapangan Terminal-A, Bandara Internasional Raja Sisingamangaraja XII Silangit.

Pangdam I/BB menyampaikan, pengamanan VVIP dalam rangka kunjungan kerja Presiden RI selalu dilaksanakan bersama dengan kekuatan dari unsur TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan komponen masyarakat lainnya. Pangdam juga menegaskan, personel pengamanan diwajibkan meningkatkan kepekaan dan jangan lengah terhadap situasi yang berkembang, tidak ragu dalam bertindak. “Tingkatkan koordinasi secara optimal, secara cermat dan ikuti perkembangan situasi secara terus menerus serta laporkan sesuai dengan rantai komando,” jelasnya.

Pangdam berharap, kepada seluruh personel yang terlibat Pam VVIP untuk selalu mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah dengan cara melakukan 3M yaitu; mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. (prn/bbs)

Perkuat Putusan Pengadilan Negeri Medan, PT Tetap Hukum Mati Dua Kurir Sabu

SIDANG VIRTUAL: Dua terdakwa kurir sabu seberat 30 kg (layar monitor), saat menjalani putusan di PN Medan beberapa waktu lalu.
SIDANG VIRTUAL: Dua terdakwa kurir sabu seberat 30 kg (layar monitor), saat menjalani putusan di PN Medan beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Medan tetap menghukum mati dua terdakwa kurir sabu seberat 30 kg pada tingkat banding. Putusan ini sekaligus menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Medan, yang semula menghukum mati kedua terdakwa.

SIDANG VIRTUAL: Dua terdakwa kurir sabu seberat 30 kg (layar monitor), saat menjalani putusan di PN Medan beberapa waktu lalu.
SIDANG VIRTUAL: Dua terdakwa kurir sabu seberat 30 kg (layar monitor), saat menjalani putusan di PN Medan beberapa waktu lalu.

Kedua terdakwa yakni, Syarifuddin M Jafar alias Pudin (41) warga Dusun Meunasah Desa Seuneubok Lapang, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur dan Saifuddin alias Udin (43) warga Dusun Paloh Lada Desa Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.

Penguatan putusan mati kedua terdakwa berdasarkan putusan majelis hakim PT Medan, tertanggal 20 Oktober Nomor 1539/Pid.Sus/2020/PT MDN, majelis hakim yang diketuai Linton Sirait SH MH dengan hakim anggota DR Henry Tarigan SH MHum dan hakim anggota Wawan Karya SH MHum menyatakan menguatkan putusan sebelumnya.

“Menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 804/Pid.Sus/2020/PN Mdn, tanggal 13 Juli 2020 yang dimintakan banding tersebut,” ujar majelis hakim yang diketuai Linton Sirait SH MH seperti dilansir dari sistem penelusuran perkara PT Medan, Senin (26/10).

Hakim PT Medan sependapat dengan putusan sebelumnya, karena tidak ada ditemukan hal yang meringankan bagi kedua terdakwa.

Kedua terdakwa juga diyakini terbukti bersalah melakukan tindak pidana percobaan atau permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menjual narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram, sebagaimana dakwaan primer, Pasal 114 ayat (2) Junto Pasal 132 ayat (1) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sebelumnya, majelis hakim PN Medan yang diketuai Ahmad Sayuti menjatuhkan hukuman mati kepada terdakwa Syarifuddin alias Udin dan terdakwa Saifuddin alias Udin di ruang Cakra 8 PN Medan pada Senin (13/7) lalu.

Majelis hakim Ahmad Sayuti sependapat dengan JPU Maria Tarigan yang menilai bahwa kedua terdakwa melanggar ketentuan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Menanggapi putusan tersebut, penasihat hukum kedua terdakwa, Sri Wahyuni SH mengaku mengaku belum menerima surat pemberitahuan apapun dari PN Medan.

“Kami belum menerima pemberitahuan atau setidaknya petikan putusan Pengadilan Tinggi Medan dari yang berwenang dalam hal ini Pengadilan Negeri Medan. Jadi kalau sekarang belum bisa kita sampaikan upaya hukum selanjutnya, kita tunggu dulu apa isi putusannya,” ucapnya.

Diketahui, pada 11 November 2019 lalu terdakwa Syarifuddin dihubungi oleh seseorang yang bernama Nanda dan mengajak kerja antar sabu ke Kota Medan.

Selanjutnya, terdakwa Syarifuddin mengajak terdakwa Saifuddin dengan mengatakan apabila sabu tersebut telah sampai ke tangan penerima, mereka akan mendapat upah sebesar Rp40 juta.

Kemudian, pria bernama Nanda tersebut memerintahkan keduanya berangkat dari Aceh Utara menuju Aceh Tamiang menggunakan bus untuk menemui orang suruhannya bernama Ompong. Dalam pertemuan tersebut Ompong memberikan kunci mobil Toyota Avanza warna hitam No. Pol: BL 1180 UL, dan mengatakan bahwa di dalam mobil ada paket sabu.

Kemudian terdakwa Syarifuddin dan terdakwa Saifuddin berangkat menuju Medan dengan menggunakan mobil tersebut. Sesampainya di pintu masuk Tol Megawati, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, mobil mereka dihentikan petugas Dit Resnarkoba Polda Sumut.

Saat diperiksa ditemukan 1 tas jinjing warna hitam yang berisi 30 kg sabu. Selanjutnya para terdakwa beserta barang bukti dibawa oleh petugas ke kantor Dit Resnarkoba Polda Sumut. (man/azw)