BERSAMA: Para anggota Mak Kreatif Sumut diabadikan bersama para ibu yang antusias ingin mengetahui cara berbudidaya tanaman hidroponik.TEDDY AKBARI/SUMUT POS.
BERSAMA: Para anggota Mak Kreatif Sumut diabadikan bersama para ibu yang antusias ingin mengetahui cara berbudidaya tanaman hidroponik.TEDDY AKBARI/SUMUT POS.
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Perkumpulan para ibu yang mengatasnamakan dirinya MK, singkatan dari Mak Kreatif, berhasil mengembangkan budidaya sayuran hidroponik di Kota Binjai. Terbukti, kini banyak para ibu-ibu di Kota Binjai yang tertarik untuk ikut menanam sayuran segar dan sehat tanpa pestisida kimia tersebut, dengan memanfaatkan pekarangan rumahnya.
“Kami Mak Kreatif Sumut ingin berbagi ilmu kepada ibu-ibu dengan berbudi daya tanaman hidroponik yang sehat dan hemat,” ungkap Ketua MK Sumut, Juliana Pangaribuan, saat menggelar pelatihan tanaman hidroponik di kediaman seorang anggota MK Sumut, Fitri, Jalan AR Hakim, Lingkungan 7, Sumbermulyo Rejo, Binjai Timur, Rabu (12/8) lalu.
Wanita yang karib disapa Mak Badai ini, menjelaskan, mereka dengan senang hati mengajari ibu-ibu tentang budidaya tanaman hidroponik sampai bisa. Ini sudah dilakukan sejak lama di setiap kecamatan yang ada di Kota Binjai.
“Kegiatan ini disambut antusias oleh para ibu-ibu yang memang ingin belajar tentang tanaman hidroponik,” jelasnya, didampingi Sekretaris Tengku Rina Midayani, dan Bendahara Nensi Lubis.
Menurutnya, sayuran hidroponik sangat mudah ditanam dan cocok bagi mereka yang tidak memiliki lahan pekarangan. Karena dapat ditanam hanya dengan media botol minuman mineral berisi air.
“Tanaman ini sangat bernilai ekonomis sekali. Karena bisa dijual per kilogramnya seharga Rp20 ribu. Atau kalau produksinya sedikit, kan bisa untuk dikonsumsi sendiri,” kata Mak Badai.
Mengedukasi tanaman hidroponik kepada para ibu yang selama ini dilakukan oleh MK, menurut Mak Badai, ternyata mendapat respon positif dari Pemko Binjai. Khususnya, dari Ketua TP PKK Kota Binjai Hj Lisa Andriani Lubis, yang selalu memberikan dukungan.
“Dan juga Plt Kepala Dinas Sosial Binjai, Rudi Baros, yang selalu mendukung kegiatan ini,” pungkasnya. (ted/saz)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dari hasil pengawasan dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan ditemukan 930 rumah di Kota Medan belum dilakukan Pencocokan dan penelitian (Coklit) oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).
Anggota Bawaslu Kota Medan, M.Fadly S.sos mengungkapkan sari ratusan rumah tersebut, terdapat pemilih memenuhi syarat. Namun belum dilakukan pemutakhiran data sebanyak 2.327 orang. Data tersebut, berdasarkan hasil pengawasan dilakukan jajaran Bawaslu Kota Medan, pada 11 hingga hari terakhir Coklit 13 Agustus 2020.
“Jadi, seluruh jajaran Bawaslu Kota Medan turun tiga hari belakangan ini. Baik Panwaslu Kecamatan dan Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) turun langsung ke rumah-rumah warga dan bertanya langsung kepada warga tentang pendataan Pemutakhiran Data Pemilih dilakukan PPDP. Dengan jumlah 930 rumah belum di Coklit di dalamnya terdapat 2.327 pemilih,” ungkap Fadly kepada wartawan di Medan, Kamis (13/8) malam.
Fadly menjelaskan pihaknya juga mengumpulkan dokumen-dokumen untuk memperkuat bahwa masih banyak warga Kota Medan belum di Coklit oleh PPDP dengan meminta foto copy Kartu Keluarga, KTP, rekaman video dan foto-foto.
“Ini bukti kami, bahwa kami turun ke lapangan bersama jajaran dan jumpa langsung ke warga-warga yang belum didatangi PPDP,” sebut Fadly.
Fadly menilai masih banyak PPDP menjalani tugas tidak maksimal sesuai dengan ketentuan dan peraturan ditetapkan. Hal ini, menjadi catatan buruk dalam tahapan tahapan Pemutakhiran Data Pemilih di Pilkada Medan 2020.
“Kami Bawaslu Kota Medan menjaga hak pilih masyarakat Kota Medan. Data kami temukan di lapangan ini, akan disampaikan ke KPU Kota Medan untuk segera ditindaklanjuti dengan melakukan Coklit terhadap warga rumah yang belum didatangi PPDP,” tutur Fadly.
Fadly mengungkapkan data tersebut, merupakan pengawasan dan audit rumah belum di Coklit di 21 Kecamatan di Kota Medan. Ia menduga masih banyak lagi, rumah masyarakat yang belum didatangi oleh PPDP.
“Kami berharap KPU Kota Medan mengintruksi jajaran kebawah seperti PPK dan PPS bisa mengecek keseluruhan rumah warga yang belum di Coklit. Jangan sampai hak pilih warga hilang,” tegas Fadly.
Selanjutnya, Fadly mengungkapkan dari pengawasan dilakukan pihak Bawaslu Kota Medan bersama jajaran,juga di temukan sebanyak 5.013 pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) kembali terdaftar dalam Daftar Pemilih Model A KWK. Sebaliknya, sebanyak 14.379 pemilih yang memenuhi syarat (MS) justru tidak masuk ke dalam Data A KWK.
“Patut diduga di jajaran bawah KPU Kota Medan(PPK, PPS, dan PPDP) tidak maksimal dalam melakukan sinkronisasi antara Daftar Pemilih Pemilu 2019 dengan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan(DP4), masih banyak juga PPDP yang di duga tidak bekerja dengan sesuai aturan dan ketentuan dalam melakukan pemutakhiran data berdasarkan A KWK,” tutur Fadly.
Selanjutnya, Fadly menyayangkan bahwa hal ini dapat berakibat pengulangan pekerjaan yang dilakukan oleh PPDP dan Panwaslu Kelurahan untuk melakukan coklit serta terkait hasil uji petik MS dan TMS.
“Kalau seperti ini PPDP pasti akan melakukan coklit ulang. Serta melihat hasil uji petik yang dilakukan Bawaslu Medan juga berpotensi masih akan melakukan sinkronisasi terhadap data TMS dan MS, yang seyogyanya hal tersebut sudah di lakukan saat melakukan sinkronisasi data pemilih terkahir dengan data DP4,” Kata Fadly.
Dari pelaksanaan pengawasan tahapan Pemutakhiran Data Pemilih sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2020. Pihak Bawaslu Kota Medan sudah menyampaikan surat saran perbaikan disampaikan kepada PPK di 9 Kecamatan di Kota Medan.
“Antara lain, kita temukan dari pengawasan melekat dan langsung di lapangan, ditemukan nama petugas PPDP yang tercantum di Surat Keterangan (SK) berbeda dengan petugas PPDP yang bertugas dilapangan. Kemudian PPDP tidak mencoklit dari rumah ke rumah. PPDP tidak melakukan coklit,namun, hanya menempel stiker A.A2 KWK di rumah warga,” ungkap Fadly.
Selanjutnya, juga ditemukan masih ada PPDP yang menjalankan tugasnya tidak sesuai protokol kesehatan. A.A-2 KWK tidak diisi secara lengkap. dan Petugas PPDP diduga sebagai anggota Partai Politik (Parpol) aktif.
Warga Tolak Coklit
Sementara itu, dari pengawasan tersebut. Juga ditemukan ada sekitar 35 warga menolak dilakukan Coklit oleh PPDP. Hal itu, terjadi di Lingkungan 9 Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.
“Penolakan Coklit terjadi pada Senin kemarin, 10 Agustus 2020. Saat itu, kami dari Panwaslih Kecamatan Medan Labuhan sedang melakukan pengawasan melekat bersama PPK Medan Labuhan, PPS Kelurahan Sei Mati,” ungkap Ketua Panwaslih Kecamatan Medan Labuhan, Rustam Effendi.
Penolakan itu, dari hasil klarifikasi dan pengumpulan informasi oleh Panwaslih Kecamatan Medan Labuhan diduga imbas dari Pemilihan Kepala Lingkungan (Kepling) 9 tersebut. Rustam mengatakan ada warga pro dan kontra terhadap Kepling terpilih.
“Kita sudah juga sudah menjelaskan kedatangan kami waktu itu bersama PPK, PPS dan PPDP untuk melakukan pendataan atau Coklit. Jadi, tidak ada hubungan dengan hal itu. Tapi, warga tersebut menolak dengan berbagai alasan,” ungkap Rustam.
Dengan itu, Rustam mengatakan sudah menyampaikan Laporan Hasil Pengawasan Pemilih (LHPP) ke Bawaslu Kota Medan dan sudah menyampaikan ke PPK Medan Labuhan untuk berkodinasi dengan pihak Kecamatan Medan Labuhan untuk mencari solusi bersama agar warga dilakukan Coklit oleh PPDP.
“Kami awalnya sudah mengetahui terkait problem di lingkungan tersebut berdasarkan LHPP PKD Sei Mati. Kemudian, kami sampaikan surat saran perbaikan ke PPK Medan Labuhan dan ditindaklanjuti. Kami pun, mendatangi lingkungan 9 bersama PPK, PPS dan PPDP. Itu lah terjadi, ada warga menolak,” tutur Rustam.(rel)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Aqua Farm Nusantara (PTAN) dengan senang hati mengumumkan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Serdangbedagai telah menyampaikan kepada perusahaan, bahwa 14 karyawan telah dipulangkan dari rumah sakit. Karyawan tersebut sebelumnya dirujuk ke rumah sakit sebagai upaya pencegahan kesehatan sehubungan dengan hasil tes positif COVID-19, meskipun mereka tidak menunjukkan gejala apapun.
“Kami sangat bahagia dan lega mendengar kabar baik ini. Kami akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai untuk mengurus kepulangan karyawan ke keluarga mereka, dan lebih lanjut untuk dapat kembali bekerja di fasilitas produksi kami di Lubuk Naga,” kata David Tampubolon, Head of Human Resources, PT Aqua Farm Nusantara.
Sebelumnya, PTAN melaksanakan Program Tes COVID-19 untuk karyawan secara sukarela yang melibatkan 2.200 karyawan dan masyarakat sekitar lokasi perusahaan Lubuk Naga. Para karyawan yang terkonfirmasi positif tidak terdeteksi dalam skrining berkala Protokol Keselamatan COVID-19 PTAN terhadap seluruh karyawan, karena mereka tidak menunjukkan gejala-gejala COVID-19, seperti suhu badan tinggi, demam atau batuk atau dikenal sebagai asimtomatik atau orang tanpa gejala (OTG).
Sebagai langkah pencegahan dan keselamatan serta untuk observasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai merujuk karyawan tersebut ke rumah sakit. “Sebagian kecil karyawan kami yang terkonfirmasi positif namun dikarenakan mereka tidak menunjukkan gejala (orang tanpa gejala/asimptomatik), maka mereka menjalani isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan dari Pusat Kesehatan Masyarakat setempat,” jelas David.
Program Penyuluhan Keselamatan
Mulai minggu ini, PT Aqua Farm Nusantara telah melanjutkan program penyuluhan COVID-19 untuk masyarakat di sekitar fasilitas perusahaan di Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangkaian program KAMI PEDULI Masyarakat untuk COVID-19 dan dilaksanakan bersama instansi kesehatan setempat. Materi edukasi tentang keselamatan dan protokol keselamatan pandemi COVID-19 disediakan oleh Puskesmas.
“Kami telah melaksanakan sesi edukasi dan penyuluhan di Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkedu pada 11 Agustus; Desa Lubuk Bayas, Kecamatan Perbaungan pada 12 Agustus; dan Desa Ara Payung, Kecamatan Pantai Cermin pada 13 Agustus. masih dalam program yang sama, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Cabang Serdang Bedagai dr. H. T. Kesuma Putra, M.Kes menyampaikan sesi tentang bahaya dan pencegahan COVID-19 dan bagaimana menghindari stigma dalam masyarakat,” kata Dian Octavia, Senior Manager Corporate & Community Affairs.
Dian menambahkan, “Tanggapan masyarakat sangat menggembirakan. Pemahaman mereka tentang Upaya Keselamatan COVID-19 telah meningkat setelah mengikuti program penyuluhan ini,” kata Dian.
Sebelumnya, sebagai bagian program KAMI PEDULI Masyarakat untuk COVID-19, PTAN telah menyediakan masker, sabun cuci tangan, bahan disinfektan, tempat cuci tangan bergerak dan peralatan medis lainnya kepada masyarakat setempat dan Puskesmas setempat untuk membantu mengurangi risiko penyebaran virus korona.
“Kami akan terus bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas melalui program KAMI PEDULI Masyarakat untuk COVID-19 untuk mendukung upaya nasional dalam menghentikan penyebaran virus korona di masyarakat. Keselamatan dan kesehatan karyawan dan masyarakat sekitar selalu menjadi prioritas utama kami jelas Dian.
Sementara itu, kepala desa Lubuk Bayas, Ruslizar, SE memberikan apresiasi atas prakarsa PT Aqua Farm Nusantara dan pemerintah. “Ini menunjukkan kerjasama antara pemerintah dan pihak terkait dalam memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pencegahan dan COVID-19. Hal ini sangat kami hargai,” kata Ruslizar.
Adaptasi Kebiasaan Baru
Pada Februari 2020, PT Aqua Farm Nusantara (PTAN) telah secara sukarela mengaktifkan Rencana Penanganan Risiko COVID-19 korporasi untuk memastikan keselamatan karyawan, masyarakat sekitar dan keberlangsungan pasokan produk bagi pelanggan. Ini merupakan cara terbaik untuk mendukung perlindungan mata pencaharian ribuan karyawan perusahaan di masa Adaptasi Kebiasaan Baru.
PTAN sepenuhnya mematuhi Protokol COVID-19 berdasarkan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 Kementerian Kesehatan dan fokus pada mempertahankan standar di tempat kerja dan implementasi 100% dan transparansi penuh.
PTAN akan meneruskan operasinya dan tetap berkomitmen penuh mengikuti Protokol Keselamatan COVID-19 untuk melindungi keselamatan karyawan, melindungi lapangan kerja mereka dengan memproduksi Tilapia mutu tinggi untuk para pelanggan dan membantu upaya nasional untuk pulih dari pandemi. (rel)
DEPAN: Bangunan Rumah Sakit Institut Jantung Negara (IJN) di Kuala Lumpur, Malaysia tampak dari depan.
SUMUTPOS.CO- Rumah Sakit Institut Jantung Negara (IJN) Malaysia berhasil menanamkan (implant) alat pacu jantung terkecil di dunia untuk yang pertama kalinya di luar Amerika Serikat. “IJN telah mencapai tonggak sejarah dengan menjadi yang pertama di wilayah ini yang berhasil menanamkan alat pacu jantung micra AV,” ujar Head Marketing Institut Jantung Negara (IJN), Akim Affandi Ahmad.
Micra AV adalah alat pacu jantung terkecil di dunia dengan sinkronisasi atrioventricular. Perangkat baru ini dikembangkan secara khusus untuk perawatan pasien dengan blok AV di jantung mereka dan memperluas terapi pacu paling maju untuk lebih banyak pasien daripada sebelumnya. ini juga merupakan implantasi micra AV pertama yang berhasil dilakukan di luar Amerika Serikat yang dilakukan dalam beberapa bulan setelah menerima persetujuan pra-pasar pada Januari 2020.
Tim elektrofisiologi jantung IJN yang dipimpin Dr. Azlan Hussin terlibat dalam pengembangan perangkat serta dalam studi pra-klinis sejak 2018.
“Prosedur ini dilakukan oleh tim elektrofisiologi jantung IJN yang dipimpin oleh konsultan ahli jantung senior – Dr. Azlan Hussin pada Maret 2020. Selanjutnya, dua pasien lagi yang kami tanam dengan perangkat ini pada bulan berikutnya,” tambahnya.
Micra AV dirancang untuk memberikan alternatif yang aman untuk alat pacu jantung konvensional –tanpa komplikasi yang terkait dengan timah dalam jangka panjang– micra AV cukup kecil untuk dikirim melalui kateter dan ditanamkan langsung ke jantung dengan tine kecil dan memberikan impuls listrik yang mempercepat jantung melalui elektroda di ujung perangkat. Secara keseluruhan ini adalah prosedur invasif minimal, alat ini dikembangkan dan diproduksi oleh Medtronic.
“Micra AV tidak seperti alat pacu jantung tradisional karena perangkat ini tidak memerlukan kabel jantung atau ‘saku’ bedah di bawah kulit untuk memberikan terapi pacu,”Kami berusaha terus memberikan perawatan dan pengobatan yang terbaik untuk semua pasien, salahsatunya dengan menghadirkan ahli jantung yang terbaik dan inovasi teknologi terbaru seperti Micra AV.
IJN Malaysia adalah Rumah Sakit Khusus Jantung yang bisa handle pasien Jantung mulai dari anak-anak sampai dewasa. Dilengkapi dengan 140 dokter spesialis khusus jantung terbaik dan mempunyai peralatan yang sangat canggih dan modern. IJN selalu ingin memberikan perwatan Jantung terbaik dan berkualitas tinggi untuk semua pasiennya. IJN akan terus meningkatkan Inovasi terbaik dan terbaru dalam hal kemajuan teknologi.
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kantor perwakilan:
Medan, Palladium Mall LT.GS no 2 Jalan Kapten Maulana Lubis
BERTANI: Seorang petani tetap bercocok tanam meski Gunung Sinabung kembali erupsi, Kamis (13/8).
solideo/sumut pos.
BERTANI: Seorang petani tetap bercocok tanam meski Gunung Sinabung kembali erupsi, Kamis (13/8).
solideo/sumut pos.
KARO, SUMUTPOS.CO – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Geologi (PVMBG) mengeluarkan pemberitahuan keamanan penerbangan (VONA) status oranye. Hal ini menyusul kembali meletusnya Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Kamis (13/8).
Erupsi Gunung Sinabung yang terjadi pada pukul 06.07 WIB, tercatat melontarkan abu vulkanik dengan ketinggian kolom 1.000 meter dari puncak gunung.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan, Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB menerima laporan kolom abu berwarna kelabu ini condong mengarah ke Timur, Tenggara dan Selatan. “Erupsi terekam di seismogram dengan amplitude maksimum 15 mm dan durasi sekitar 11 menit 59 detik,” kata Raditya dalam siaran persnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo menginformasikan, kondisi dan situasi di tengah masyarakat aman. Di samping itu, sampai saat ini BPBD Karo melakukan pembersihan dan penyemprotan sisa abu vulkanik.
Raditya menegaskan, hingga kini PVMBG–Badan Geologi masih menetapkan Gunung Sinabung dengan ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut, pada status level III atau Siaga. Terkait dengan erupsi Gunung Sinabung, Kamis pagi, PVMBG menetapkan notifikasi untuk keamanan penerbangan (VONA) pada status oranye. “Ini mengindikasikan adanya potensi erupsi dan meminta maskapai penerbangan untuk semakin waspada,” jelas Raditya.
VONA terbagi ke dalam tingkatan notifikasi seperti hijau, kuning, oranye, dan merah. Hijau mengindikasikan kondisi normal dan aman untuk penerbangan, kuning yakni mulai ada aktivitas vulkanik dan maskapai diminta waspada. Sedangkan merah, ini menunjukkan terjadi erupsi abu vulkanik di udara dengan parameter tertentu sehingga ada larangan kepada maskapai penerbangan untuk beroperasi di sekitar wilayah gunung yang mengalami erupsi tersebut.
Masyarakat dan pengunjung (wisatawan) diimbau agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 kilometer untuk sektor Selatan-Timur, dan 4 kilometer untuk sektor Timur-Utara.
Masyarakat pun diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh. Dan, bagi masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung, agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.
Indonesia memiliki 127 gunung api aktif bagian dari cincin api dunia atau ring of fire. Dari jumlah tersebut, tidak ada gunung api yang berstatus level IV (Awas), sedangkan level III (Siaga) berjumlah dua gunung api, Gunung Karangetang di Provinsi Sulawesi Utara dan Gunung Sinabung.
Sambut Baik
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Metehsa Karo-karo menyambut baik wacana Pemprovsu memberi bantuan bibit untuk petani yang gagal panen akibat debu vulkanik Sinabung. Meski demikian, hingga Kamis (13/8) sore, Metehsa mengaku belum mengetahui wacana tersebut. “Sampai hari ini saya belum mengetahui adanya wacana ini,” katanya.
Kemarin lanjut Metehsa, dia dan Kadis Pertanian dan Pangan Sumut sudah sama-sama turun ke lapangan untuk mengecek kondisi tanaman petani yang terdampak. Namun dirinya belum ada diberitahukan mengenai ganti rugi atau pun bantuan bibit tersebut. Meski demikian, jika benar ada bantuan tersebut, pihaknya sudah mendata jenis tanaman apa saja milik petani yang rusak.
Sesuai yang sudah mereka himpun di lapangan, sedikitnya ada 23 jenis holtikutura maupun pangan milik petani yang rusak akibat terjangan abu vulkanik. Meski demikian, dari data tersebut tidak semua tanaman milik petani yang gagal panen. “Tanaman muda yang sudah dipastikan gagal panen (fuso) seperti kentang, tomat dan sayur mayur. Namun sebagian lagi masih bisa diselamatkan,” ungkapnya.
Sampai hari ini, kata Metehsa, Dinas Pertanian dan Pangan Sumut baru menyerahkan 10 unit blower ke pihaknya. Blower tersebut dibutuhkan untuk membersihkan abu vulkanik dari tanaman petani. “Blower tersebut sudah kita serahkan ke posko Sinabung. Infonya blower tersebut sudah ready untuk digunakan,” tegasnya.
Evakuasi Warga Jika Perlu
BNPB menyerahkan bantuan dana Rp250 juta untuk penanganan dampak erupsi Gunung Sinabung. Bantuan tersebut diserahkan Deputi Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan, Kamis (13/8). “Kita melakukan langkah cepat untuk mengantisipasi jangan sampai kejadian di 2010 terulang, sempat memakan korban jiwa. Untuk itu, kita berkoordinasi dengan Dandim selaku Ketua Satgas, Pak Bupati dan Kapolres, andai warga harus dievakuasi dalam siatuasi sekarang yang juga tengah dilanda wabah Corona, bagaimana dan kemana. Itu yang harus kita pikirkan dan kita harus mengambil langkah yang tepat,” tegasnya.
Jika penanganan terlambat, masalahnya justru akan makin rumit, apalagi Karo dinyatakan sebagai zona merah dalam kasus Corona. Lilik juga menegaskan, pihak BNPB telah menyerahkan bantuan sebanyak Rp250 juta kepada Pemkab Karo. “Uang tersebut untuk membantu kawan-kawan yang bertugas di lapangan, seperti yang menjaga posko dan lain-lain,” ungkapnya.(deo)
BAGIKAN BENDERA: Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut I (Lantamal I), Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso, membagikan bendera kepada nelayan di Belawan, Kamis (13/8/2020), kemarin.
MEDAN<SUMUTPOS.CO-Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut I (Lantamal I), Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso bersama pejabat utama (PJU) Lantamal I, memberikan bendera merah putih untuk Perayaan HUT Republik Indonesia (RI) ke-75 tahun. Taka hanya itu, juga membagikan sembako kepada masyarakat dan nelayan di Mako Lantamal I, Jalan Serma Hanafiah, Kecamatan Medan Belawan, Medan Sumatera Utara, Kamis (12/8/2020).
Kegiatan dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dimulai dengan pengukuhan Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar ) Lantamal I, kemudian dilanjutkan bakti sosial dengan cara menyisir perairan sekitar Belawan. Mereka menggunakan speed boat untuk membagikan langsung bendera merah putih kepada setiap nelayan agar dipasang di kapal dan perahu yang digunakan saat melaut.
Danlantamal I, Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso mengatakan, kegiatan yang mereka lakukan dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 tahun, dengan membagikan seribu bendera merah putih dan sembako kepada nelayan dan masyarakat sekitar Belawan.
“Dengan dibaginya bendera merah putih, kami berharap seluruh masyarakat bisa menyemarakkan Kemerdekaan RI dengan melakukan pengibaran bendera merah putih. Harapannya, dapat menumbuhkembangkan kembali nilai-nilai kebangsaan dan semangat nasionalisme sehingga akan tercipta sinergitas dan harmoni seluruh elemen baik pemerintah, swasta dan masyarakat agar bersama-sama bahu membahu menghadapi kesulitan bangsa kita ditengah pandemi Covid-19 yang saat ini masih melanda,” harap Danlantamal I.
Diungkapkannya, bendera merah putih sebagai salah satu benda pusaka yang dilindungi oleh undang-undang merupakan salah satu simbol kehormatan bagi negara dan bangsa Indonesia.
Ia meminta kepada seluruh masyarakat, agar mengibarkan bendera merah putih tidak dalam keadaan rusak, robek, luntur, kusut ataupun kusam. “Harapan kita, kepada masyarakat dan nelayan untuk senantiasa mengingat kembali perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan. Salah satunya dengan cara menjaga kelestarian ekosistem laut dengan tidak menangkap ikan menggunakan bom atau alat lainnya yang dapat merusak habitat laut,” pungkas Wahyu Santoso.
Dalam bakti sosial yang digelar Lantamal I, menyalurkan tali asih berupa pembagian sembako dukungan dari instansi pemerintah maupun swasta kepada para nelayan sebagai bentuk kepedulian, kebersamaan dan jalinan tali silahturahmi Lantamal I dengan masyarakat dan nelayan di sekitar Belawan. (fac/ila)
MEDAN,SUMUTPOS.CO-Sekitar 500 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kota Medan segera mendapatkan bantuan dana stimulus dari pemerintah untuk mempertahankan dan meningkatkan usahanya di tengah wabah pandemi Covid-19.
Dana stimulus ini sendiri merupakan bantuan dari pemerintah pusat yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2020 untuk kembali menumbuhkan perekonomian bagi para pelaku ekonomi, khususnya pelaku ekonomi UMKM.
“Ada bantuan dari pemerintah pusat untuk para pelaku UMKM, bantuannya berupa dana stimulus untuk meningkatkan perekonomian pelaku UMKM yang sempat terdampak perekonomiannya akibat pandemi Covid-19. Jadi ini namanya bukan BLT (Bantuan Langsung Tunai), tapi bantuan dana stimulus,” ucap Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan, Zakaria kepada Sumut Pos, Kamis (14/8/2020).
Khusus untuk di Kota Medan, kata Zakaria, ada sebanyak 500 pelaku UMKM yang terdata di Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan yang akan mendapatkan bantuan tersebut.
“Yang bisa mendapatkannya adalah para pelaku UMKM yang sudah terdata dan merupakan binaan dari di Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan. Terdata oleh kita ada lebih dari 1.000 pelaku UMKM, tapi kata dari pemerintah pusat terbatas, dijatah untuk 500 pelaku UMKM saja,” ujarnya.
Untuk itu, kata mantan Kabid PBB Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan itu, saat ini pihaknya tengah membuka proses pendaftaran bagi para pelaku UMKM yang terdata di Dinas Koperasi dan UMKM Medan yang terletak di Jalan Gatot Subroto Km. 7,7 Kota Medan, untuk bisa mendapatkan bantuan tersebut.
“Sudah kami buka pendaftara sejak satu minggu yang lalu, dalam minggu ini berakhir. Jadi siapa yang cepat, tentu itu yang diprioritaskan. Sebab begitu sudah ada 500 pelaku UMKM yang mendaftar, maka yang 500 itu langsung kita ajukan ke pusat supaya bisa segera di proses disana,” imbuhnya.
Dijelaskannya, besaran nilai bantuan yang diterima adalah senilai Rp2,4 juta untuk masing-masing para pelaku UMKM. Untuk proses pencairan, akan langsung di transferkan oleh pemerintah pusat ke masing-masing rekening 500 pelaku UMKM yang telah diajukan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan ke pusat.
“Bantuannya Rp2,4 juta dan langsung cair ke rekening masing-masing. Terkait kapan pencairannya, kita belum tahu pasti, itu semua tergantung dari pusat, yang jelas dari kita sifatnya mengusulkan ke pusat, nanti teknisnya pusat yang mengatur,” jelasnya.
Selain bantuan seperti ini, lanjut Zakaria, pihaknya juga akan memberikan bantuan dalam bentuk-bentuk lainnya kepada para pelaku UMKM di Kota Medan agar bisa meningkatkan dan mengembangkan unit usaha yang dijalankannya.
“Nanti juga akan ada program bantuan kelanjutan seperti keringanan pajak, kemudahan untuk mendapatkan bantuan pinjaman dari Bank dan lain-lain. Kita harapkan masyarakat terus meningkatkan gairahnya dalam meningkatkan perekonomian keluarganya dengan menjadi para pelaku UMKM. Untuk para pelaku UMKM di Kota Medan baik yang la maupun yang baru, kita selalu terbuka untuk bergabung agar di data dan dilakukan pembinaan,” pungkasnya.
Menanggapi hal ini, anggota Komisi III DPRD Medan Erwin Siahaan, mengatakan bahwa pihaknya menginginkan kinerja yang maksimal dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan dalam melakukan pendataan para pelaku UMKM yang berhak untuk mendapatkan bantuan stimulus dari pemerintah pusat tersebut.
“Bagaimana teknisnya, tentu mereka lebih paham. Intinya kita mau bahwa Dinas Koperasi harus betul-betul mendata secara baik dan benar para pelaku UMKM ini. Kalau memang harus di seleksi, maka seleksi lah dengan benar,” kata Erwin kepada Sumut Pos, Kamis (14/8/2020).
Selain itu, Erwin juga meminta bahwa dana yang dimaksud harus betul-betul tepat sasaran dan tepat guna. Dalam artian, dana stimulus yang dimaksud memang harus berdampak bagi peningkatan jalannya roda usaha para pelaku UMKM di Kota Medan.
“Jadi harus ada kontrol juga dari Dinas Koperasi, jangan sampai nantinya dana tersebut justru tidak berdampak atau malah tidak dipergunakan untuk tujuan yang dimaksud. Sedangkan disisi lain, ada sangat banyak para pelaku UMKM lainnya yang belum berkesempatan untuk mendapatkan bantuan tersebut dengan tujuan meningkatkan usaha yang dijalankannya,” pungkasnya.
Sebelumnya, pemerintah telah mematangkan program bantuan untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebesar Rp2,4 juta. Bantuan bersifat hibah itu akan ditransfer langsung ke penerima tepat pada hari perayaan kemerdekaan RI di 17 Agustus 2020.
Program bantuan ini targetnya disalurkan kepada 12 juta pelaku usaha mikro. Namun untuk tahap awal akan disalurkan kepada 9,1 juta pelaku usaha mikro. Tahap awal itu akan dilakukan pada 17 Agustus 2020.
“Bantuan kepada 9 juta ini fleksibel disesuaikan dengan situasi di lapangan, jadi kalau butuh lebih akan kami sesuaikan. Harapannya dengan mulai launching di 17 Agustus nanti program ini akan bantu kepada dunia usaha khususnya UMKM dari sisi produksi,” kata Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani dalam konferensi pers virtual, Rabu (12/8/2020). (map/ila)
POE: Sales Supervisor BMW PT AML, Raja Omar dan After Sales Manager, Vika Agustinus, berfose dengan The X7 saat diperkenalkan di Medan, Kamis (13/8).
MEDAN, SUMUTPOS.CO- Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, BMW Indonesia dan PT Artha Motor Lestari (AML) mempertajam profil Sport Activity Vehicle (SAV) paling mewahnya dengan meluncurkan model dan varian pertama dari BMW Seri X7 xDrive40i Pure Excellence di BMW AML Medan. Sebagai model unggulan dari keluarga BMW X, The X7 padukan keunggulan, eksklusivitas, dan kelapangan dengan berkendara yang fleksibel dan kelincahan khas Sports Activity Vehicle (SAV).
General Manager PT Artha Motor Lestari (AML), Lisa Wijaya mengatakan, First-Ever BMW X7 ini diluncurkan dengan trim BMW X7 xDrive40i Pure Excellence yang hadirkan perpaduan antara kedinamisan, kemewahan, dan fleksibilitas yang tak tertandingi di segmen kendaraan premium. Bahkan, disempurnakan oleh bahasa desain BMW terbaru, kabin interior yang mengesankan, serta mesin yang bertenaga dan sistem aII-wheeI-drive cerdas BMW xDrive.
“BMW AML Medan bangga mengundang seluruh pelanggan loyal kami pada peluncurkan private The X7, yang hadir dengan desain interior luas, elegan, kursi belakang baris ketiga, pemilihan material premium, dan proses pengerjaan detil yang bergabung untuk menciptakan suasana mewah. Untuk menjelajahi lebih jauh rangkaian fitur inovatif dan desain terbaru The X7, secara ekslusif kami mengundang pelanggan dan penggemar BMW terpilih untuk datang ke BMW AML Medan dan melihat langsung,” ungkap Lisa secara virtual saat peluncuran di Medan, Kamis (13/7).
Ia menuturkan, The X7 adalah lanjutan dalam model offensive BMW di segmen kendaraan premium. Model yang meningkat di kelas ini serta perluasan sistematis dari portofolio model BMW X telah diidentifikasi oleh BMW Group sebagai bagian dari strategi Number One. Next memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan di pasar kendaraan premium masa depan.
“Pada peluncuran The X7 ini, kami juga kembali tekankan BMW Story of Luxury, mengomunikasikan mengenai rangkaian kendaraan flagship dalam portofolio BMW, wujudkan pemahaman baru tentang kemewahan yang menyatukan emosi, estetika inspirasional dan kenyamanan berkendara,” kata Lisa Wijaya.
Dijelaskannya, model terbaru dan paling lapang dari rangkaian kendaraan BMW X menggunakan teknologi powertrain dan sasis yang inovatif untuk menciptakan pengalaman berkendara sempurna. Ditunjang interior yang lapang, setiap baris kursinya disempurnakan oleh sentuhan kemewahan dan fitur peralatan canggih.
“Bahasa desain baru BMW membawa keanggunan modern dari rangkaian kendaraan mewah BMW ke eksterior BMW X7. Ditambah, dengan keindahan visual, material yang solid, dan teknologi terdepan,” terang Lisa.
Sales Supervisor BMW PT AML, Raja Omar memaparkan, desain eksterior The X7 membawa kemewahan ke tingkatan baru. Dengan panjang 5,151 mm, lebar 2,000 mm, dan tinggi 1,805 mm, serta sumbu roda 3,105 mm, BMW X7 tawarkan proporsi yang harmonis dan menjadikannya sebagai model Seri 7 dalam rangkaian kendaraan BMW X.
Kidney grille terbesar yang pernah dirancang untuk sebuah model kendaraan BMW sangat menonjol di bagian depan BMW X7. Bersama dengan lampu depan kembar yang ramping dan memanjang hingga ke grille, tegaskan lebar kendaraan dan ciptakan tampilan maskulin dan berkelas. Fascia depan dipertegas dengan BMW Laseriight sebagai standar, juga air intake yang lebar dengan sentuhan chrome bar. Design Pure Excellence tampilkan sentuhan chrome bar versi tiga dimensi hampir di seiuruh bagian. Di bagian apron depan di kedua sisi underguard aluminium tersedia lampu kabut depan LED yang ramping.
“Untuk tampilan samping kendaraan, jendela besar dan garis atap yang panjang dan dinamis cerminkan interior lapang. Pintu belakang lebih panjang daripada pintu depan, tekankan fungsionalitas kendaraan SAV ini. Permukaan bodi kendaraan hadir dengan garis karakter yang mencolok naik
hingga ujung belakang, menjadi ciri khas dari bahasa desain baru BMW. BMW X7 pertama yang diiuncurkan di Indonesia ini dilengkapi dengan velg aloi ringan 20 inci bersama ban campuran untuk tingkatkan versatilitas dan kinerja kendaraan,” jabarnya.
Lebih lanjut Raja Omar menjabarkan, interior BMW X7 hadirkan sensasi baru dari kelapangan ruang di segmen kendaraan premium. Tiga baris kursi termasuk captain seats memanjakan pengemudi dan penumpang dengan kenyamanan serta desain ekslusif. Barisan depan dapat disesuaikan dengan kursi yang dilengkapi pengaturan multifungsi, termasuk fungsi pijat yang menambah kenyamanan perjalanan jauh.
Kelapangan dan ragam fungsi serbaguna pada interior diperkuat dengan tiga baris kursi yang dipasang sebagai standar (tawarkan ruang untuk 6 orang secara total) di dalam BMW X7. Kedua penumpang di baris kedua dapat duduk di kursi ukuran penuh, dilengkapi dengan sandaran tangan, bantalan berbahan Alcantara yang nyaman, dan port USB. Penumpang baris ketiga juga mendapatkan kenyamanan lebih dengan kontrol 5-zone air conditioning, panoramic glass roof yang leih panjang dan kursinya dapat ditekuk menjadi sama rata dengan bagasi.
“Semua pengaturan kursi dilakukan secara elektrik dengan menekan satu tombol. Kapasitas ruang bagasi dapat ditingkatkan dari 326 hingga maksimum 2,120 liter, sesuai kebutuhan,” paparnya.
Raja Omar menyebutkan, BMW X7 memiliki mesin bertenaga yang menghasilkan kinerja serbaguna. Dengan mesinnya yang luar biasa, sistem all-wheel-drive BMW xDrive cerdas, serta teknologi sasis terbaru dan diatur dengan tepat, mobil ini hadir dengan kemampuan off-road yang sudah terbukti. Dikombinasikan dengan kenyamanan berkendara yang luar biasa dan pengendalian yang lincah di jalan raya hal tersebut merupakan ciri khas SAV BMW.
“Mesin bensin 3.0-Iiter enam silinder untuk BMW X7 xDrive40i dilengkapi dengan teknologi BMW TwinPower Turbo yang terdiri dari turbocharging, High Precision Injection, VALVETRONIC fully variable valve timing dan Double-VANOS variable camshaft control. Mesin yang seimbang dengan sempurna ini menghasiikan 340 hp pada 5,500 6,500 rpm dan torsi maksimum sebesar 450 Nm dari 1,500 rpm, memungkinkan THE X7 untuk melesat dari 0-100 km/jam dalam 6,1 detik dengan kecepatan puncak 245 km/jam. BMW X7 baru ini memenuhi persyaratan standar emisi Euro 6dTEMP dengan emisi C02 hanya 198 g /km,” sebutnya didampingi
After Sales Manager BMW PT AML, Vika Agustinus.
Ia menambahkan, X7 tersedia di semua diler resmi BMW dengan harga sekitar Rp 2,754 miliar. Setiap unit kendaraan dilengkapi dengan BMW Service Inclusive, yang meliputi pemeliharaan rutin tanpa biaya selama 5 tahun atat 60.000 km, tergantung mana yang lebih dulu, serta garansi 36 bulan tanpa batasan jarak tempuh.
Ban kendaraan juga dilindungi oieh BMW Group Tire Coverage selama 3 tahun dan mencakup penggantian hingga 4 ban per tahun sampai 100% yang mencakup biaya ban dan tenaga kerja, meliputi kerusakan yang disebabkan oleh tusukan, penggembungan, letusan, dan robek atau kendaraan yang terus berjalan pada ban kempis. Ban akan diganti dengan yang asli, dengan syarat dan ketentuan berlaku.
“Walau diadakan dalam kondisi pandemi Covid-19, BMW AML berkomitmen tetap terus mengembakan Iine-up BMW yang dijual. Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 BMW AML akan membatasi jumlah kedatangan tamu di area showroom serta menerapkan protokol kesehatan, mulai dari penyediaan hand sanitizer, penerapan jaga jarak fisik, serta penelusuran pribadi kendaraan secara bergantian,” pungkasnya. (ris/ram)
MEDAN- Setahun lebih melapor, Irfandi akhirnya harus menelan kekecewaan. Pasalnya, kasus dugaan keterangan palsu dalam akta autentik yang dilaporkannya, dihentikan penyidik Subdit I Unit I Kamneg Ditkrimum Polda Sumut. Atas penghentian penyidikan itu, Irfandi melaporkan kasus ini secara daring ke Kapolda, Wakapolda, dan Dir Propam Polda Sumut yang ditembuskan ke Biro Divisi Humas Mabes Polri. Dia meminta, para petinggi di jajaran Polri ini memperhatikan atas penghentian penyidikan yang dilakukan penyidik Unit I Subdit I TP Kamneg Ditreskrimum Polda Sumut tersebut. Selain itu, dia juga akan melakukan praperadilan. Kepada wartawan, Irfandi mengaku melapor ke Polda Sumut dengan bukti LP No. STTLP/913/ VII/ 2019/ SUMUT/SPKT “III” yang diterima Ka SPKT AKBP B Sembiring tanggal 3 Juli 2019 dengan laporan penggunaan membuat dan menempatkan keterangan palsu ke dalam akta autentik sebagaimana dimaksud dalam pasal 266 ayat 1 dan pasal 263 ayat 1 KUH Pidana. Kemudian pada Sabtu, 8 Agustus 2020 lalu, Irfandi menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) No. B/1374/VIII/2020/Ditreskrimum tanggal 7 Agustus 2020 yang diteken Wadir Reskrimum AKBP Faisal Napitapulu pada pokoknya menyampaikan penyidikan laporannya dihentikan. Dibeberkannya, dia membeli saham PT Berlian Sarana Wisata sebanyak 70 lembar saham senilai 70 juta yang disetor ke rekening perusahaan itu tanggal 3 Mei 2019 berdasarkan penawaran saham dari Direktur PT Berlian Sarana Wisata dan surat pernyataan minat tanggal 2 Mei 2020. “Uangnya sudah saya setor ke rekening dan saya memegang surat kolektif saham dan fotokopi Daftar Pemegang Saham namun malah dianggap tak ada sesuai disampaikan Aini Sugoto di Akte Penegasan yang dibuat Notaris Adi Pinem SH No. 20 tanggal 15 Juni 2019,” terangnya. Dijelaskannya, kepemilikan sahamnya telah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) tanggal 10 Juni 2019 digelar RUPS-LB yang diaktakan dalam Akta Penegasan Keputusan RUPS-LB PT Berlian Sarana Wisata No. 16 tanggal 13-06-2019 terdaftar dalam Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar PT Berlian Sarana Wisata dan No.AHU-AH.01.03.0287199 tanggal 17-06-2019 dan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan PT Berlian Sarana Wisata No.AHU-AH.01.03.0287200 tanggal 17-06-2019 di di Ditjen AHU Menkum HAM RI. “Saham saya sah, ada penawaran, saya setor, ada surat kolektif saham, ada daftar pemegang saham dan akta dalam RUPS-LB dan ada pengesahan Ditjen AHU nya, lalu seenaknya saja Aini Sugoto membuat penegasan dalam akte yang menghilangkan semua saham saya. Saya laporkan ke polisi malah di hentikan penyidikannya,” ungkapnya. Dijelaskannya, hal yang dilaporkannya, Aini Sugoto membuat keterangan Akta Penegasan yang dibuat Notaris Adi Pinem SH No. 20 tanggal 15 Juni 2019 yang mengabaikan Akta Penegasan RUPS LB PT Berlian No 16 tanggal 13-06-2019, lalu Aini Sugoto tak memiliki kewenangan menghadap ke Notaris karena statusnya adalah Komisaris, sementara kewenangan menghadap ke Notaris adalah Direksi PT Berlian Sarana Wisata sebagaimana diiterangkan dalam Akta Berita Acara RUPS LB No. 14 Tanggal 16 Agustus 2018. Akibatnya Irfandi mengalami kerugian materil senilai Rp70 juta. Dipaparkan Irfandi juga, dalam proses gelar perkara, dirinya tak pernah diundang sama sekali, hingga dia menilai sebagai pelapor tak diacuhkan dalam meminta keadilan di Polda Sumut itu. “Atas penghentian penyidikan ini, saya melaporkan secara daring ke Kapolda, Wakapolda dan Dir Propam Polda Sumut yang ditembuskan ke Biro Divisi Humas Mabes Polri. Saya meminta, para petinggi di jajaran Polri ini memperhatikan penghentian penyidikan yang dilakukan penyidik Unit I Subdit I TP Kamneg Ditreskrimum Polda Sumut tersebut,” tegasnya.(rel/adz/azw)
MEDAN sumutpos.co-Sebanyak 812 lulusan Universitas Negeri Medan (Unimed) mengikuti prosesi wisuda dilaksanakan secara daring di Ruang Biro Rektor Unimed Jalan Williem Iskandar, Medan, kemarin. Kemudin, menerapkan protokol kesehatan dalam pencegahan dan antisipasi penyebaran COVID-19. Rektor Unimed Dr Syamsul Gultom mengucapkan selamat kepada ratusan wisudawan-wisudawati dari berbagai program studi, yang sudah menyelesaikan pendidikannya di Unimed. Ia mengungkapkan wisuda daring dilakukan untuk menghindari keruman orang dengan jumlah di tengah pandemi COVID-19. “Sebenarnya kami tidak ingin acara sakral ini dilakukan secara daring, namun demi mencegah penyebaran COVId-19 maka ini harus dilakukan. Saya mengajak semua untuk mementingkan hal yang lebih besar yakni keselamatan dari virus ini,” kata Syamsul. Syamsul berpesan agar wisudawan tetap menjaga nama baik almamater dan memberikan kontribusi kepada masyarakat luas sesuai ilmu yang diperolehnya. Kemudian, mampu menjadi generasi bangsa dapat bersaing ditingkat nasional maupun internasional.Syamsul juga mengingatkan hikmah di balik covid-19dimana setiap orang dituntut untuk menguasai teknologi komunikasi dan informasi. Selain itu, sambung Syamsul, rasa empati perlu ditingkatkan untuk saling membantuh antar sesama. “Mari berkarya untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang,” kata Syamsul Rektor juga mengatakan masyarakat menaruh harapan yang cukup besar kepada Universitas Negeri Medan untuk mendidik dan menghasilkan guru, konselor, pamong belajar, dan tenaga kerja yang bermutu dan berkarakter. “Semua itu, memiliki kecerdasan intelektual, spiritual, emosional, maupun kinestetik yang menjadi sikap dan mentalitas para wisudawan,” tutur Syamsul. Pada kesempatan itu rektor berpesan kepada para lulusan agar menjaga nama baik almamater Unimed yang telah membina dan membesarkan, menunjukkan .diri sebagai insan lulusan Unimed yang memiliki kapasitas hard skill dan soft skill yang baik. “Kemudian, tetap jalin komunikasi dan silahturrahmi dengan Unimed sebagai almamater dan sesama alumni, memberikan konstribusi kepada Unimed berupa masukan, kritik-konstruktif, dan ide kreatif-solutif,” jelas Syamsul.Hal ini, dimaksudkan dalam rangka meningkatkan kualitas almamater bukan sebaliknya membangun opini yang dapat merendahkan citra Unimed di masyarakat. “Kemudian, bekerja dengan tulus ikhlas dengan tetap menjaga wibawa dan martabat insan akademis, khususnya sebagai keluarga besar Unimed serta berkenan menjadi Duta dalam pencegahan penyebaran Covid -19 di masyarakat,” pungkas Syamsul.(gus/azw)