Home Blog Page 422

Pesan Rokok Ilegal, Jaksa Tuntut Warga Medan Johor 2,5 Tahun Penjara

TUNTUTAN: Victorius Simarmata, terdakwa kasus cukai rokok ilegal menjalani sidang tuntutan di PN Medan, Rabu (13/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Victorius Simarmata (40) warga Jalan Qubah Gang Gereja, Medan Johor, dituntut jaksa 2,5 tahun penjara. Dia dinilai terbukti memesan rokok tanpa cukai atau ilegal dari Kota Pekanbaru, Riau, dalam sidang di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (13/11).

Jaksa penuntut umum (JPU) Julita Rismayadi Purba menilai, perbuatan Victor dinilai melanggar Pasal 54 UU No 11 Tahun 1995 yang telah diubah dengan UU No 39 Tahun 2007 tentang Cukai.

“Menuntut, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Victorius Simarmata alias Victor oleh karena itu dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan (2,5 tahun),” tegasnya.

Selain itu, Victor juga dituntut oleh jaksa untuk membayar denda 2 kali nilai cukai. Adapun per satuan cukainya senilai Rp132.704.960.

“Denda 2 kali nilai cukai yang harus dibayarkan dengan nilai 2 kali Rp132.704.960 dengan jumlah Rp265.409.920,” sebut JPU.

Dengan ketentuan, lanjutnya, apabila dalam waktu 1 bulan denda tersebut tidak dibayar, maka harta benda atau pendapatan terdakwa dapat disita oleh jaksa untuk mengganti seluruh denda yang harus dibayarkan.

“Apabila harta benda atau pendapatan terdakwa juga tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan,” tambah JPU.

Menurut jaksa, keadaan yang memberatkan, perbuatan terdakwa telah mengakibatkan negara mengalami kerugian keuangan sebesar Rp132 juta lebih.

“Keadaan yang meringankan, terdakwa mengakui dan berterus terang di persidangan, serta terdakwa belum pernah dihukum,” katanya.

Sementara dalam pembelaan terdakwa, memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan. Atas permohonan itu, JPU menyatakan tetap pada tuntutannya.

Setelah itu, hakim ketua Frans Effendi Manurung menunda dan akan kembali melanjutkan persidangan pada 2 pekan mendatang, dengan agenda pembacaan putusan.

Diketahui, Victor ditangkap oleh tim Bea Cukai Medan pada 19 Juni 2024. Bermula pada 18 Juli 2024, Victor memesan rokok dengan merek OK Bold sebanyak 80 slop, Smith Menthol sebanyak 100 slop, dan Luffman Mild sebanyak 800 slop dari seseorang yang bernama Panjaitan (belum tertangkap).

Kemudian, Panjaitan mengirimkan rokok-rokok ilegal yang dipesankan Victor tersebut melalui ekspedisi Bus Makmur dari Kota Pekanbaru ke Kota Medan.

Selanjutnya, pada 19 Juli 2024, Victor menjemput rokok-rokok yang dipesannya itu dengan menggunakan 1 unit mobil Daihatsu Xenia di loket Bus Makmur di Jalan SM Raja No 5, Kecamatan Medan Amplas.

Setibanya di lokasi, dua petugas Bea Cukai Medan telah mengintai Victor dari kejauhan. Petugas mendapatkan informasi mengenai akan datangnya rokok tanpa dilekati pita cukai. Kemudian, petugas pun memperhatikan gerak-gerik terdakwa yang mengambil paket berupa kotak dengan dibungkus karung berwarna putih ke dalam mobil Xenia.

Melihat itu, selanjutnya sekira pukul 08.50 WIB kedua petugas itu pun menghampiri dan menangkap Victor serta membongkar atau menggeledah paket yang hendak dibawa terdakwa tersebut.

Ketika digeledah, petugas menemukan barang bukti (barbuk) berupa rokok tanpa dilekati pita cukai sebanyak 80 slop atau 16.000 batang rokok merek OK Bold, 100 slop atau 20.000 batang rokok merek Smith Menthol, dan 800 slop atau 128.000 batang rokok merek Luffman Mild.

Setelah itu, para petugas membawa Victor ke rumahnya yang berlokasi di Jalan Qubah, Kecamatan Medan Johor, dan melakukan penggeledahan terhadap rumahnya tersebut.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 33 slop atau 6.600 batang rokok tanpa pita cukai merek H&G dan 26 slop atau 5.200 batang rokok, dan 2 bungkus atau 40 batang rokok tanpa pita cukai merek Luffman Mild.

Setelah itu, terdakwa beserta barbuk dibawa ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Medan untuk diproses lebih lanjut. Akibat perbuatan terdakwa tersebut, negara mengalami kerugian keuangan sebesar Rp132.704.960 karena tidak dibayarkan cukai terhadap rokok-rokok tersebut. (man/han)

Spotlight of Indonesia Palm Oil Issues (SIOP) 2024, Program PSR Bantu Tingkatkan Produktifitas Panen Petani

Gapki menggelar acara Spotlight of Indonesia Palm Oil Issues (SIOP) 2024 di Medan, (13/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah mendorong petani peserta program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) berkontribusi besar untuk proyek biodiesel yang butuh tambahan pasokan minyak sawit mentah hingga 6,6 juta ton untuk meningkatkan bauran dari B-40 menjadi B-50.

Tekad swasembada energi di era pemerintahan Presiden Prabowo dengan mengedepankan sumber energi nabati sawit menjadi peluang bagi petani sawit untuk meningkatkan nilai keekonomian perkebunan sawitnya. Dalam hal ini, program PSR menjadi proyek andalan pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas sekaligus tingkat produksi sawit rakyat yang masih jauh di bawah kinerja perkebunan perusahaan dengan tingkat produksi masih sekitar 40%.

Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Heru Triwidarto mengatakan bahwa program PSR bisa membantu meningkatkan kesejahateraan petani melalui peningkatan kualitas panen sawit dan meningkatan produktifitas sawit rakyat yang porsinya mencapai 40% dari luas perkebunan sawit di Indonesia yang mencapai 15,34 ha.
” Ada peluang bagi pelaku perkebunan kelapa sawit. Untuk proyek energi naik jadi B-50 saja kita butuh tambahan minyak sawit 6,6 juta ton, kalau melakukan ekstensifikasi butuh 2,3 juta hectare lahan baru untuk perkebunan,” ujar Heru via zoom dalam acara Spotlight of Indonesia Palm Oil Issues (SIOP) 2024 di Medan, (13/11).

Acara yang diinisiasi oleh GAPK bekerjasama dengan Bisnis Indonesia dan didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk mendorong percepatan program Peremajaan Kelapa Sawit (PSR) di Indonesia.

Kepala Divisi Perusahaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Achmad Maulizal mengatakan 251.637 ha di 21 provinsi dengan jumlah petani kebun yang terlibat mencapai 154.936 orang pada periode 2016-2024.
“Kami terus berusaha memperluas program PSR ini untuk mendorong kesejahteraan petani sawit. Ada 154.936 orang petani yang sudah mendapatkan program ini,” ujarnya.

Ketua Umum DPP Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Seluruh Indonesia (Gapki) Eddy Martono mengatakan perusahaan sawit berkomitmen membantu implementasi program PSR untuk tujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Menurut dia, Gapki terus berkoordinasi dengan Dirjen Perkebunan dan BPDPKS untuk mendorong memuluskan program PSR yang masih banyak terkendala sampai saat ini. Beberapa masalah terkait sawit rakyat, tuturnya, mulai dari tidak tersedianya dokumen petani, proses upload dokumen yang panjang, proses pembuatan poligon peta yang sulit (biaya tinggi dan terbatasnya sumberdaya di lapangan) dan sebagainya.

Terkait dengan pendanaan program PSR kemitraan dengan petani, ungkapnya, pihaknya memiliki perhitungan biaya program sendiri, dimana nilainya untuk perhitungan minimal mencapai Rp100,54 juta dan tertinggi mencapai Rp112,42 juta per hektar. “Kami senang nilai bantuan PSR dinaikan dari Rp30 juta menjadi Rp60 juta per ha. Tapi kami punya perhitungan lagi. Karena nilainya cukup besar Rp112,4 juta, kami usul sumber dananya dari BPDPKS dan pinjaman,” ujar Ketum Gapki tersebut. (sih)

PKK Kota Tebingtinggi Gelar Penguatan Kapasitas Kader PKK

BUKA: Penjabat Ketua Penggerak PKK Kota Tebingtinggi Nyonya dr Dara Caprina membuka kegiatan workshop kader PKK se Kota Tebingtinggi. SOPIAN/SUMUT POS

TEBINTINGGI, SUMUTPOS.CO – Penjabat Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Tebingtinggi Nyonya dr Dara Caprina Moettaqien memimpin kegiatan workshop yang bertujuan untuk penguatan kapasitas SDM kader PKK di gedung Sawiyah Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.

Dalam workshop ini, para peserta mendapatkan wawasan mendalam mengenai pemilihan produk skincare yang tepat, tips menggunakan makeup yang natural, serta cara merawat kulit agar tetap sehat meskipun rutin menggunakan makeup.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu para peserta meningkatkan pengetahuan dalam kecantikan sekaligus menjaga kesehatan kulit,” ungkap Nyonya dr Dara Caprina, Rabu (12/11).

dr Dara Caprina mengapresiasi terselenggaranya workshop ini dan menyampaikan harapannya agar program ini bisa meningkatkan pengetahuan kader PKK tentang perawatan kulit yang sehat dan teknik makeup yang aman.

“Kami sangat mendukung inisiatif ini sebagai langkah positif dalam meningkatkan pengetahuan kader PKK tentang perawatan kulit yang sehat dan teknik makeup yang aman,” ujarnya.

Diharapkan dr Dara Caprina workshop ini membawa manfaat nyata bagi seluruh peserta, tidak hanya dalam menjaga kecantikan, tetapi juga kesehatan kulit. (ian/han)

Moettaqien Hasrimi Serahkan BP RTLH kepada Masyarakat Tanjung Marulak Hilir

SERAHKAN: Pj Wali Kota Tebingtinggi Moettaqien Hasrimi menyerahkan bantuan BP RTLH kepada masyarakat Kelurahan Tanjung Marulak Hilir Kota Tebingtinggi. ISTIMEWA/SUMUT POS

TEBINTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Moettaqien Hasrimi menyerahkan Bantuan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (BP-RTLH) tahun anggaran 2024 bertempat di Kelurahan Tanjung Marulak Hilir, Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Rabu (13/11).

Moettaqien Hasrimi menjelaskan, bahwa Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan sebagai salah satu unsur OPD Pemerintah Kota Tebingtinggi mempunyai tugas dalam pemenuhan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Tebingtinggi.

“Dinas Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tebingtinggi secara terus menerus mengupayakan agar masyarakat di Kota Tebingtinggi yang memiliki Rumah Tidak Layak Huni dengan kepemilikan tanah sendiri dapat meningkatkan kualitas rumah menjadi Rumah Layak Huni,” harap Moettaqien.

Lanjut Moettaqien, penerima bantuan pembangunan RTLH ini dapat memiliki kehidupan dengan rumah yang lebih layak dan nyaman.

“Pesan saya kepada para penerima bantuan ini agar rumah yang telah dibantukan ini dapat dipelihara dengan baik, dijaga kebersihan lingkungannya agar tercipta hunian yang ramah lingkungan dan bebas dari terbentuknya kawasan kumuh yang baru,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Chairun Nasrin Nasution memaparkan besaran bantuan yang diterima penerima dalam bentuk bangunan.

“Anggaran bersumber dari APBD Kota Tebingtinggi, bantuan yang diberikan kepada penerima BPRTLH sebesar Rp 20.000.000, terdiri dari Rp 17.500.000 bahan bangunan dan Rp 2.500.000 untuk jasa tukang,” terang Chairun Nasrin.

Adapun warga penerima bantuan yaitu Muhammad Taufik Pane, Ibu Yeni, Ibu Rachmawaty Siregar dan Edi Purba yang rumahnya sangat tidak layak huni. (ian)

Anggota DPRD Sumut Soroti Penyerangan Oknum TNI Di Sibiru-Biru

Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) , Zeira Salim Ritonga.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Adanya peristiwa penyerbuan masyarakat di Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang yang diduga dilakukan oleh oknum TNI beberapa waktu lalu, mendapat sorotan dari DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Penyerangan yang diduga dilakukan oleh oknum TNI itu tidak dibenarkan, sehingga Pangdam I Bukit Barisan harus mengambil langkah tegas untuk menangani kejadian yang menelan korban jiwa itu.

Hal itu dikatakan Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Zeira Salim Ritonga dalam keterangannya, Rabu (13/11/2024).

Ia mengatakan, kejadian adanya penyerbuan oleh oknum TNI ke warga Sibiru-biru ini tidak dibenarkan. Apalagi ada makan korban, yang disinyalir dihakimi oleh orang-orang yang disinyalir adalah oknum TNI.

“Saya kira dari Pangdam harus menindak tegas oknum yang diduga menyerang masyarakat itu,” ucapnya.

Politisi Partai PKB Sumut tersebut mengatakan tidak dibenarkan tindakan main hakim sendiri kendati apapun pokok permasalahan awalnya. Menurutnya pihak yang berwenang harus segera mendalami kasus tersebut hingga jelas.

“Apapun latar belakangnya tidak dibenarkan main hakim sendiri, oleh karena itu maka pihak yang berwajib harus melakukan investigasi atas penyerbuan tersebut, dan siapapun yang salah harus diadili seadil-adilnya,” ucapnya.

Diketahui atas kejadian tersebut, puluhan masyarakat luka-luka dan satu orang tewas. Zeira berharap agar kejadian serupa tidak lagi terjadi kedepannya.

“Kedepan hal-hal seperti ini jangan lagi sampai terjadi, sebab hak-hak sipil itu harus menjadi pedoman yang harus kita hormati bersama. Apalagi TNI ini adalah garda terdepan yang dimiliki rakyat untuk melindungi rakyat dari ancaman luar,” ungkapnya.(san/han)

Masyarakat Gerebek Gudang Minyak Diduga Ilegal di Langkat

DIGEREBEK: Gudang diduga melakukan penampungan dan pengoplosan BBM secara ilegal ditindak masyarakat.(Istimewa/Sumut Pos)

STABAT, SUMUTPOS.CO – Masyarakat di Desa Karang Rejo, Kecamatan Stabat, Langkat, menggerebek gudang tempat penimbunan dan pengoplosan yang diduga berdiri secara ilegal. Hasil penindakan masyarakat, ada 4 ton BBM jenis solar dan pertalite diamankan.

Informasi diperoleh, masyarakat sekitar melakukan penindakan atas adanya keresahan terhadap beroperasinya diduga praktik pengoplosan bahan bakar minyak di gudang tersebut. Mereka melakukan penindakan karena kuatir terjadinya peristiwa kebakaran hingga berpotensi BBM langka.

“Pada Mei 2024 tengah malam kemarin, pernah terjadi kebakaran hebat di gudang pengoplosan BBM di Dusun Suka Maju, Desa Karang Rejo. Setelah terjadi kebakaran, pindahlah gudangnya di Dusun Sukajadi ini,” kata warga sekitar di lokasi gudang, sembari meminta namanya tak ditulis dalam pemberitaan, Rabu (13/11/2024).

Ia menyebut, diduga ada puluhan ton BBM yang ditampung dan dioplos di gudang tersebut. Diduga gudang tersebut milik seseorang berinisial R.

Dugaan praktik pengoplosan dan penampungan di gudang itu dilakukan setiap hari. Bahkan, truk tangki BBM milik BUMN ini pun kerap dilihat warga hilir mudik masuk ke gudang.

Penindakan yang dilakukan masyarakat sempat membuat arus lalu lintas macet di Jalan Lintas Sumatera Medan-Aceh tersebut. Meski demikian, masyarakat yang sudah resah dengan keberadaan gudang, tetap saja melakukan penindakan dengan merangsek masuk ke gudang yang membuka paksa pagar besi yang terkunci dari dalam.

Setelah masuk, mereka menemukan unit mobil pikup bermuatan 120 jeriken berisi BBM oplosan siap edar. Di lokasi juga ditemukan beberapa baby tank fyber dan tanki BBM yang telah dimodifikasi.

Tak berselang lama, warga menghubungi aparat kepolisian dai Polsek Stabat untuk mengamankan lokasi. “Polisi meminta warga untuk mengantarkan temuan itu ke Polres Langkat,” tutur warga.

Di areal gudang tersebut, tak ditemukan satu pun pekerja. Mereka diduga melarikan diri dari belakang gudang, saat massa mencoba masuk ke dalam gudang.

R pemilik dan Z selaku pengelola yang bertanggungjawab di sana, juga tak terlihat di gudang ilegal itu. Terpisah, Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo membenarkan kejadian tersebut.

Beberapa barang bukti juga sudah diamankan di Polres Langkat. Dia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (11/11/2024) siang.

“Benar, Polres Langkat mendapatkan serahan dari warga berupa dua unit mobil pikap Mitsubishi L 300 BK 8519 AE dan BK 8856 XP. Di mana ditemukan 65 jeriken berisi BBM jenis pertalite sebanyak lebih kurang 2,5 ton,” ujar David.

Kata dia, barang bukti yang diamankan berasal dari warga yang bertempat tinggal di sekitar Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Aceh, tepatnya di Desa Karang Rejo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. “Namun, kami harus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan pidana apa yg terjadi. Saat ini kami masih menyelidiki siapa pemilik dan dari mana asal usul dari BBM tersebut,” tukasnya. (ted/han)

HKN Ke-60 di RS Haji, Sekdaprovsu: Terus Berkolaborasi Wujudkan Masyarakat yang Sehat di Sumut

FOTO BERSAMA: Sekda Provsu Arief S Trinugroho, Dirut RSUD Haji Medan dr Rehulina Ginting dan lainnya, foto bersama usai seminar kesehatan HIV-AIDS di RS Haji Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hari Kesehatan Nasional (HKN) momen yang sangat berarti terutama bagi mereka yang berprofesi di pelayanan kesehatan.

“Hari ini tema HKN “Gerak Bersama, Sehat Bersama” menjadi ajakan dan motivasi bagi kita semua untuk terus berkolaborasi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera khususnya di Sumatera Utara,” kata Sekda Provsu Arief S Trinugroho, saat membuka seminar kesehatan HIV-AIDS dengan tema “Hak setara untuk semua, bersama kita bisa” di aula RS Haji Medan, Selasa (12/11/2024).

Sekda yang memimpin upacara peringatan HKN juga menyinggung tentang tantangan tantangan lainnya seperti kekurangan gizi yang menyebabkan stunting, kematian bayi dan ibu serta isu isu kesehatan lainnya yang membutuhkan perhatian khusus.

Pemprovsu, lanjutnya berkomitmen untuk terus mendukung program program kesehatan yang dibangun olrh rumah sakit umum haji Medan. Baik dari sisi fasilitas, kualitas tenaga medis. Maupun akses kesehatan yang merata guna menciptakan masyarakat Sumut yang sehat, kuat dan sejahtera.

“Semoga hari kesehatan ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus berkarya dan berinovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang prima, mudah diakses dan berkualitas.

Sementara Direktur RSU Haji Medan dr Rehulina Ginting menyampaikan. JIV/AIDS adalah tantangan kesehatan yang nyata, yang telah membawa dampak besar bagi masyarakat kita. Baik dari segi kesehatan fisik mauoun mental. Disamping itu juga stigma dan diskriminasi terhadap penderita HIV/AIDS masih menjadi kendala dalam upaya pencegahan dan pengobatan.

“Karena itu sangat penting bagi kita semua untuk turut serta menciptakan lingkungan yang lebih inklusif. Dimana setiap pasien mendapatkan hak atas perawatan kesehatan yang layak tanpa harus merasa tersisih atau takut,” katanya.

Karenanya, lanjut Rehulina, pihaknya harus terus berupaya meningkatkan kapasitas layanan. Melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan berbagai pihak untuk memperkuat upaya pencegahan dan pengobatan HIV/AIDS.

Seminar itu dihadiri Asisten Administrasi Umum Ir. Lies Handayani Siregar, Kepala biro organisasib Desni Maharani Saragih, pegawai RS Haji baik ASN maupun BLUD terutama yang bersentuhan langsung dalam memberikan pelayanan kesehatan. Juga perwakilan Dinkes Sumut, LSM pegiat HIV/AIDS, Puskesmas lainnya.

Seminar menghadirkan nara sumber dr Armon Sp.PD KPTI, Fadilah Nasution SKep, Ners.

Selain seminar, RS Haji juga menggelar bakti sosial donor darah, Rabu (13/11/2024), senam kesehatan pada Kamis sekaligus penyuluhan kesehatan mengenai diabetes. Pada Rabu (20/11/2024) melaksanakan senam jantung sehat. (ila)