28 C
Medan
Friday, January 2, 2026
Home Blog Page 4302

Di Tengah Pandemi Covid-19, GoFood Dukung Bisnis UMKM Lokal lewat HARKULNAS

GoFood Memberikan voucher diskon ongkos kirim untuk menarik minat pelanggan memilih spesifik merchant.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guna meredam dampak pelemahan ekonomi akibat pandemi COVID-19, GoFood hadirkan program Hari Kuliner Nasional (HARKULNAS) untuk membantu ribuan UMKM menjaga keberlangsungan bisnisnya.

Program unggulan GoFood yang telah memasuki tahun ketiga ini hadir sejak 1 April hingga 5 Mei 2020 dan diikuti oleh sekitar 4.000 UMKM kuliner di Medan, Padang dan Pekanbaru. Selain mendukung usaha mitra UMKM, program ini menjadi salah satu solusi GoFood dalam menghadirkan kuliner bagi masyarakat saat mereka #dirumahaja sekaligus membantu menjaga penghasilan harian mitra driver yang mengantarkan makanan selama pandemi COVID-19.

Di masa pandemi COVID-19 ini, GoFood telah mendorong sejumlah upaya untuk mendukung penjualan harian mitra merchant UMKM. Program dukungan bagi mitra merchant tersebut antara lain memaksimalkan eksposur dan visibilitas untuk meningkatkan traffic serta potensi penjualan. Penempatan merchant di in-app shuffle cards, promotile banner, dll. Mengajak merchant mengikuti berbagai program promo seperti Hari Kuliner Nasional (HARKULNAS) GoFood. Memberikan voucher diskon ongkos kirim untuk menarik minat pelanggan memilih spesifik merchant. Dan mengajak merchant membuat promo mandiri secara fleksibel melalui fitur Recommended Campaign (RC feature) di aplikasi GoBiz.

Selain itu, untuk menjaga volume transaksi, ada program menu “Traktir Driver Gojek” yang memberikan konsumen pilihan untuk berbagi dengan driver Gojek.

Budianto Hariadi, Vice President Gojek wilayah Sumbagut mengatakan, di tengah pandemi COVID-19, selain semakin menempatkan prosedur keamanan dan kebersihan sebagai prioritas, Gojek terus mencari jalan agar mitra merchant GoFood yang 96 persennya adalah UMKM bisa terus memperoleh penghasilan untuk menjalankan usahanya.

“Berbagai inovasi dan inisiatif kami lakukan untuk bisa mengurangi kecemasan para pelaku usaha UMKM. Kami juga berharap melalui program HARKULNAS, penjualan harian usaha kuliner UMKM dapat meningkat sehingga tetap menggerakkan roda ekonomi selama masa pandemi,” ungkapnya.

 “Kami melihat pandemi ini menimbulkan pergeseran pola konsumsi di mana yang biasanya pemesanan dilakukan di tempat (dine-in), sekarang cenderung bergeser ke pemesanan online sejalan dengan himbauan pemerintah untuk beraktivitas dari rumah. Hal ini menjadi peluang supaya roda bisnis UMKM tetap bergerak sehingga memberikan ruang yang lebih luas bagi mitra dan driver Gojek terus mendapat penghasilan. Kami percaya ini bisa membantu ketahanan ekonomi Indonesia di situasi yang sulit saat ini,” tambah Budi.

Upaya Gojek dan GoFood yang secara konsisten mendukung keberlangsungan usaha mitra UMKM dan pendapatan mitra driver Gojek diapresiasi oleh Pemerintah. Menteri Koperasi dan UMKM Republik Indonesia Teten Masduki mengatakan, “Dalam situasi seperti saat ini, kami sangat mengapresiasi langkah proaktif Gojek dengan layanannya GoFood yang mendukung puluhan ribu UMKM. Selain menjadi platform untuk berjualan online, Gojek dan ekosistemnya bisa saling meringankan beban satu sama lain. Melalui layanan pesan-antar makanan, GoFood dapat mendorong arus permintaan terhadap UMKM sehingga mereka dapat terus bekerja dan berpenghasilan. Semangat gotong-royong inilah yang sangat diperlukan untuk terus membantu menghidupi para UMKM dan keluarganya di masa yang sulit ini.”

Sebagai pelopor festival kuliner online yang menjadi favorit masyarakat Indonesia, secara nasional HARKULNAS GoFood tahun ini diikuti lebih dari 55.000 outlet merchant UMKM seluruh Indonesia dan menawarkan lebih dari 183.000 menu kuliner dengan harga khusus. Tiap tahunnya, HARKULNAS GoFood terbukti meningkatkan pendapatan mitra merchant. HARKULNAS GoFood 2019 di Medan mencatat rata-rata transaksi setiap mitra merchant GoFood meningkat sebesar 23%.

Salah satu UMKM yang berpartisipasi di HARKULNAS GoFood 2019 adalah Muhammad Hasan Basri pemilik outlet Pisang Pasir Wais di Medan. Ia mengatakan, “Kami secara rutin mengikuti program ini sejak 2018. Promo HARKULNAS membantu produk kami lebih dikenal karena banyak pelanggan baru yang mencoba-coba terlebih dahulu karena diskon. Setelah mencoba, mereka senang dengan produk kami dan bahkan jadi pelanggan setia. Selama periode HARKULNAS GoFood tahun 2019 kemarin, outlet kami mengalami kenaikan penjualan hingga 4 kali lipat dan masyarakat semakin banyak mengenal usaha kuliner kami.”

Hasan melanjutkan, “Tahun ini kami berpartisipasi kembali di HARKULNAS GoFood dan kami berharap juga akan dapat menambah penjualan di situasi COVID-19 ini. Di tengah situasi pandemi ini, kami bersyukur tetap dapat menjalankan usaha kami dan mempertahankan sembilan karyawan yang bekerja di tiga outlet kami. Kami juga ikut serta dalam program #TraktirDriver Gojek, dengan membuat paket menu Dark Choco Ball, sehingga pelanggan dan mitra driver dapat sama-sama menikmati dan saling berbagi.”

Promo HARKULNAS GoFood yang dimulai dari tanggal 1 April – 5 Mei 2020 akan menawarkan pengalaman berkuliner dengan keuntungan yang bisa diminati pengguna, di antaranya: Setiap hari kulineran: diskon hingga 40% untuk menu HARKULNAS GoFood setiap hari.

Happy hour: diskon 70% menu HARKULNAS GoFood setiap hari Kamis & Sabtu pukul 13.00–16.00 WIB. Dan pada puncak HARKULNAS GoFood 5 Mei: diskon 55% sepanjang hari.

Program HARKULNAS hadir untuk pelanggan di Jabodetabek dan 15 kota lainnya seperti Bandung, Surabaya, Palembang, Makassar, Semarang, Medan, Bali, Yogyakarta, Manado, Malang, Padang, Lampung, Solo, Pekanbaru, dan Batam. Untuk bisa menikmati promo ini, pelanggan bisa mengunjungi layanan GoFood di aplikasi Gojek dan mengetuk banner HARKULNAS untuk menemukan merchant kuliner terdekat.

Tingkatkan Protokol Kebersihan

Dalam pelayanannya, GoFood semakin mengedepankan protokol terhadap pencegahan penyebaran COVID-19, seperti iimbauan penerapan “Kartu Penanda Suhu Tubuh” dalam proses pemesanan makanan di merchant GoFood untuk memastikan pelanggan mengetahui kesehatan dari pihak yang memasak, membungkus, dan mengantarkan makanan.

Juga penerapan prosedur contactless delivery melalui opsi teks pesan cepat di fitur Chat yang membatasi kontak fisik sesuai dengan pedoman physical distancing.

Penerapan protokol food safety agar merchant menjaga kebersihan dapur dan operasional restoran yang dilengkapi oleh himbauan penggunaan segel keamanan (safety seal) pada makanan/minuman;

Imbauan agar merchant menerapkan prosedur khusus bagi karyawan untuk selalu memakai masker, penutup kepala dan sarung tangan selama pandemi serta secara rutin mencuci tangan dengan sabun. (rel)

Pertamina Peduli dan Hiswana Lawan Covid-19, Bagikan APD dan Masker ke RS Rujukan di Sumut

ALAT: Manajemen Pertamina MOR I saat menyerahkan bantuan alat medis kepada sejumlah Rumah Sakit rujukan COVID-19 di Kota Medan, belum lama ini.
ALAT: Manajemen Pertamina MOR I saat menyerahkan bantuan alat medis kepada sejumlah Rumah Sakit rujukan COVID-19 di Kota Medan, belum lama ini.
ALAT: Manajemen Pertamina MOR I saat menyerahkan bantuan alat medis kepada sejumlah Rumah Sakit rujukan COVID-19 di Kota Medan, belum lama ini.
ALAT: Manajemen Pertamina MOR I saat menyerahkan bantuan alat medis kepada sejumlah Rumah Sakit rujukan COVID-19 di Kota Medan, belum lama ini.

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I bersama Hiswana Migas Labuhanbatu dan Padang Lawas Utara menyalurkan bantuan alat medis kepada sejumlah Rumah sakit rujukan COVID-19 di Sumatera Utara.

“Bantuan yang diberikan berupa, 200 buah hazmat suit serta 200 buah masker N95. Diserahkan kepada RS rujukan COVID-19 yaitu RSUD Pirngadi dan RSUD Rantauprapat,” ungkap Unit Manager Communication, Rel & CSR Pertamina MOR I, M Roby Hervindo, dalam keterangan pers diterima Sumut Pos, Kamis (16/4).

Bantuan diserahkan langsung oleh Sales Branch Manager Pertamina Rayon II Sibolga kepada Direktur Utama (Dirut) RSUD Pirngadi, dr. Suryadi Panjaitan dan Direktur Utama (Dirut) RSUD Rantauprapat, dr. Syafril R. Maulana.

Bupati Labuhan Batu, H. Andi Suhaimi Dalimunthe yang hadir pada acara tersebut menyatakan bantuan tersebut, bisa digunakan oleh tim medis saat menjalani tugasnya. “Semoga bantuan yang diberikan, bisa bermanfaat bagi dokter dan tenaga medis di RSUD Rantauprapat ini,” tutur Andi.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) RSUD Pirngadi Dr. Suryadi Panjaitan mengungkapkan apresiasi kepada pihak Pertamina serta Hiswana atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih kepada Pertamina dan Hiswana Migas, yang telah membantu kami dalam meningkatkan pelayanan terhadap pasien COVID-19 ,” tandasnya. (gus/ram)

Wartawan Unit Pemko Medan Sesalkan Tak Ada Jubir Gugus Tugas Kota Medan

SEPI: Suasana sepi terlihat dari luar Balai Kota Medan akibat wabah Covid-19. Sampai saat ini Pemko Medan tidak membentuk jubir Gugus Tugas.
SEPI: Suasana sepi terlihat dari luar Balai Kota Medan akibat wabah Covid-19. Sampai saat ini Pemko Medan tidak membentuk jubir Gugus Tugas.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Minimnya informasi dari Gugus Tugas percepatan penanganan Covid 19 Kota Medan tentang perkembangan Covid 19 di Kota Medan sangat disesalkan oleh para wartawan yang sehari-hari bertugas sebagai peliput kegiatan serta informasi di jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

Pasalnya hingga saat ini, Gugus Tugas tak kunjung menunjuk satu orang pun sebagai juru bicara ataupun pihak yang ditunjuk sebagai pemberi informasi satu pintu bagi awak media yang ingin memberitakan dan menginformasikan perkembangan Covid 19 secara detail di Kota Medan kepada masyarakat.

Ketua Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan, M Edison Ginting menjelaskan, sejak dibentuknya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan, Pemko Medan tidak pernah menyampaikan informasi terbaru tentang Covid-19 di Kota Medan.

“Di Pemprov Sumut setiap hari ada penyampaian informasi ter-update tentang Covid-19 ini. Nah, di Kota Medan sebagai kota terbesar di Sumut sekaligus Ibukota Provinsi Sumut yang saat ini paling besar jumlah PDP dan Positif Covid 19 nya di Sumut, tak pernah ada update informasi tentang Covid 19 ini,” ujar Ginting, Rabu (15/4).

Ginting meminta kepada Kepala Gugus Tugas Covid-19 Kota Medan, yakni Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution agar segera menetapkan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 di Pemko Medan. Sehingga, wartawan bisa mendapatkan informasi terbaru terkait perkembangan Covid-19 di Kota Medan.

“Jangan sampai masyarakat bingung mencari informasi tentang perkembangan Covid-19 di Kota Medan ini akibat informasinya tidak satu pintu. Oleh karenanya, kita meminta agar Plt Walikota segera menetapkan Jubir Gugus Tugas Covid-19 di Kota Medan,” kata Ginting.

Dijelaskan Ginting, informasi yang dibutuhkan itu seperti berapa jumlah ODP, PDP, Positif Covid-19 hingga kepada berapa banyak sudah pasien Covid 19 yang sudah sembuh bahkan meninggal dunia di Kota Medan. Hal itu harus diumumkan secara gamblang oleh gugus tugas Covid 19 Kota Medan agar awak media dapat menyajikan berita secara jelas kepada masyarakat.

“Jadi kita bukan hanya dapat data berdasarkan update dari Provinsi, tetapi juga update dari Pemko Medan. Pemko tidak boleh hanya berbagi informasi tentang kegiatan penyemprotan disinfektan, pembagian masker dan seterusnya, tapi juga harus ada informasi terkait data perkembangan jumlah ODP, PDP dan seterusnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan, Sudari ST menyebutkan bahwa apa yang dilakukan Gugus Tugas Covid 19 Pemko Medan dengan tidak menunjuk juru bicara gugus tugas sebagai pemberi informasi satu pintu kepada masyarakat adalah sesuatu yang keliru.

“Gugus tugas jelas harus menunjuk minimal satu orang sebagai juru bicara yang selalu bisa memberikan informasi dan data terkini kepada awak media terkait perkembangan Covid 19 di Kota Medan,” kata Sudari ST kepada Sumut Pos, Rabu (15/4).

Dikatakan Sudari, hal itu jelas harus dilakukan oleh Pemko Medan mengingat ada 5 protokol yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat untuk diterapkan dalam menangani penyebaran Covid 19, yakni Protokol Kesehatan, Protokol Komunikasi, Protokol Pengawasan Perbatasan, Protokol Area Pendidikan dan Protokol Area Publik.

“Tidak adanya juru bicara yang ditunjuk gugus tugas dalam memberikan informasi dan data yang akurat kepada masyarakat melalui awak media, jelas telah menyalahi salah satu protokol, yaitu protokol komunikasi,” pungkasnya. (map/ila)

PT ASW Food Berikan Biskuit Senilai Rp1 M

SERAHKAN: Marketing Area PT ASW Food, Mario mendampingi Manager Legal, Teti dan Area Sales Manager Putu serahkan bantuan kepada PMI Kota Medan, Rabu (15/4).
SERAHKAN: Marketing Area PT ASW Food, Mario mendampingi Manager Legal, Teti dan Area Sales Manager Putu serahkan bantuan kepada PMI Kota Medan, Rabu (15/4).
SERAHKAN: Marketing Area PT ASW Food, Mario mendampingi Manager Legal, Teti dan Area Sales Manager Putu serahkan bantuan kepada PMI Kota Medan, Rabu (15/4).
SERAHKAN: Marketing Area PT ASW Food, Mario mendampingi Manager Legal, Teti dan Area Sales Manager Putu serahkan bantuan kepada PMI Kota Medan, Rabu (15/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Asia Sakti Wahid (ASW) Food Manufacture mengapresiasi tenaga medis sebagai garda terdepan dalam penanggulangan Corona Virus Disease (Covid-19). Apresiasi tersebut mereka berikan dalam bentuk ‘guyuran’ biskuit senilai Rp1 miliar yang akan disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

“Bantuan dalam bentuk biskuit Hatari ini mengingat tenaga medis kita sangat membutuhkan asupan vitamin untuk menjalankan tugasnya menangani penyebaran virus corona inin

Nantinya, bantuan ini kita salurkan melalui PMI Kota Medan kepada tenaga medis di rumah sakit, khususnya Kota Medan,” ucap Marketing Area PT ASW Food, Mario mendampingi Manager Legal, Teti SH MKn CPS dan Area Sales Manager Putu pada penyerahan bantuan kepada PMI Kota Medan, Rabu (15/4). Kegiatan serupa dilakukan di Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan juga di Sulawesi.

Teti mengatakan, selain untuk tenaga medis, pihaknya juga memberi bantuan kepada masyarakat umum. Bantuan ini disampaikan melalui Pemprov Sumut. Sebelumnya, bersama LPSK Bunga Teratai, pihaknya membagikan sembako dan biskuit kepada warga.

“Kiranya bantuan ini dapat meringankan beban hidup warga dalam menjalankan ibadah Ramadan dan Idul Fitri. Kita juga berharap pandemi Covid-19 ini cepat berlalu sehingga roda perekonomian dapat kembali normal,” harapnya.

Bantuan diterima Ketua PMI Kota Medan, Musa Rajekshah melalui Kepala Markas Zulhamsyah didampingi Wakil Kepala UTD PMI Medan, Maulana Baihaki. Turut hadir Kabid Penanggulangan Bencana PMI Sumut Zulfikar dan Kabid Organisasi PMI Sumut Chairil Siregar.

“PMI sangat berterimakasih atas perhatian PT ASW Food, kiranya hal ini diikuti pihak lainnya untuk membantu tenaga medis dalam menangani penyebaran virus corona ini,” tutur Zulhamsyah. (prn/ila)

Jadwal SKB CASN 2019, BKN Belum Putuskan

English Nainggolan
English Nainggolan
English Nainggolan
English Nainggolan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Kepegawaian Negara Regional VI Medan mengungkapkan, hingga kini jadwal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2020 belum lagi terjadwal, mengingat fokus pemerintah masih dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19.

“Untuk ujian SKB belum ada jadwal, menunggu situasi yang lebih nyaman,” kata Kepala BKN Regional VI Medan, English Nainggolan menjawab Sumut Pos, Kamis (16/4)n

Meski demikian, pihaknya mengingatkan seluruh peserta yang lulus ke tahapan tersebut agar tetap menjaga kesehatan sehingga nanti dapat mengikuti SKD dengan baik.

“Diminta kepada peserta yang sudah dinyatakan dan ditetapkan lulus dan berhak mengikuti SKB, supaya tetap bersabar, mempersiapkan diri dengan banyak belajar. Juga jaga kesehatan. Taati arahan dan ikut membantu pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” imbaunya.

Kembali soal waktu pelaksanaan ujian SKB, sambung dia, akan ditentukan kemudian dengan memerhatikan keadaan Indonesia. “Semoga negara kita cepat bebas dari sebaran virus corona, sehingga bisa segera dilanjutkan tahapan ujian SKB,” harapnya.

Sekretaris BKD Setdaprovsu, Syahruddin Lubis mengatakan, pihaknya tetap menunggu petunjuk lanjutan dari pemerintah pusat terkait jadwal SKB yang akan dilaksanakan di lingkup Pemprov Sumut. “Pada prinsipnya kita ikut Panselnas CPNS, kapan dilaksanakan sesuai jadwal mengingat pemerintah sedang fokus menanggulangi wabah Covid-19,” katanya.

Seperti diketahui, Pansel CPNS Pemprov Sumut Formasi 2019 telah mengumumkan hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada 23 Maret 2020. Hasilnya diketahui, sebanyak 820 peserta akan mengikuti tahapan selanjutnya yakni SKB. Berdasarkan pengumuman Nomor 800/13909/BKD/III/2020 itu juga disebutkan, sebanyak 11.496 peserta tidak lulus dalam tahapan SKD. Namun mengenai jadwal SKB, akan diumumkan kemudian dalam waktu yang tidak ditentukan, yakni melalui laman resmi Pemprovsu.

Sementara itu, hal sama juga terjadi di Pemerintah Kota (Pemko) Medan, terpaksa harus menunda berbagai kegiatannya, salah satunya pelaksanaan perekrutan CPNS Pemko Medan 2019 yang tahapannya telah dimulai pada akhir tahun lalu.

Hingga saat ini, belum ada kejelasan sama sekali terkait kapan dan dimana proses pelaksanaan tahapan selanjutnya dari CPNS 2019 Pemko Medan.

Terakhir, proses CPNS Pemko Medan 2019 baru sampai pada tahap pengumuman hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang diumumkan lewat website bkd.pemkomedan.go.id pada 23 Maret 2020 yang lalu, saat Pemko Medan masih menetapkan Kota Medan dalam status ‘Siaga Darurat’ Covid-19.

“Sampai sekarang belum ada keputusan kapan kita akan melaksanakan ujian SKB (Seleksi Kompetensi Bidang), termasuk lokasi ujiannya,” ucap Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan, Muslim Harahap kepada Sumut Pos, Rabu (15/4).

Kata Muslim, hal itu terjadi karena saat ini Pemko Medan sedang berfokus kepada penanganan Covid-19 yang terus berkembang di Kota Medan. Apalagi sejak Pemko Medan telah meningkatkan status Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat Covid 19 pada tanggal 31 Maret yang lalu, maka secara otomatis Pemko Medan menunda berbagai kegiatannya termasuk pelaksanaan CPNS Pemko Medan.

“Apalagi memang tidak mungkin dilaksanakan dalam kondisi sekarang ini,” katanya.

Pun begitu, pelaksanaan SKB dan tahapan selanjutnya pasti akan tetap dilanjutkan, tentunya setelah kondisi Kota Medan telah kondusif dan aman dari pandemi Covid-19.

“Kalau sudah aman nanti akan kita umumkan waktu dan lokasi ujian SKB nya. Saat ini kita gak kefikiran kesana, masih fokus ke Covid 19 ini,” pungkasnya.

Pemko Medan telah membuka 193 formasi untuk para pelamar CPNS Pemko Medan pada akhir tahun 2019 yang lalu. Terakhir, Pemko Medan telah menyelesaikan pelaksanaan SKD pada tanggal 15 Februari hingga 17 Februari 2020 di gedung SMP Negeri 1 Medan, Jalan Bunga Asoka, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang.

Dari pelaksanaan SKD yang diikuti oleh 2119 peserta itu, hanya ada 1139 peserta yang dinyatakan lulus. Pemko Medan pun telah mengumumkan hasil dan peringkat peserta dari pelaksanaan SKD tersebut pada 23 Maret yang lalu, sebab hanya peringkat 3 teratas yang berhak mengikuti tahap SKB.

Namun karena adanya pandemi Covid 19, Pemko Medan terpaksa harus menunda kelanjutan pelaksanaan tahapan CPNS 2019 sampai batas waktu yang belum ditentukan. (prn/map/ila)

980 Ton Beras Bantuan Pemko Medan Besok Selesai Didistribusikan

BERAS: Pekerja tengah sibuk menyusun beras di gudang GBB Pulo Brayan. Bulog Medan memastikan akan selesai mendistribusikan beras bantuan Pemko Medan ke 21 kecamatan pada Sabtu (18/4).
BERAS: Pekerja tengah sibuk menyusun beras di gudang GBB Pulo Brayan. Bulog Medan memastikan akan selesai mendistribusikan beras bantuan Pemko Medan ke 21 kecamatan pada Sabtu (18/4).
BERAS: Pekerja tengah sibuk menyusun beras di gudang GBB Pulo Brayan. Bulog Medan memastikan akan selesai mendistribusikan beras bantuan Pemko Medan ke 21 kecamatan pada Sabtu (18/4).
BERAS: Pekerja tengah sibuk menyusun beras di gudang GBB Pulo Brayan. Bulog Medan memastikan akan selesai mendistribusikan beras bantuan Pemko Medan ke 21 kecamatan pada Sabtu (18/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bulog memastikan akan menyelesaikan pendistribusian 980 ton beras bantuan dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan kepada masyarakat yang terkena dampak sosial dari perkembangan Covid 19 di Kota Medan.

“Target kita untuk Kota Medan hari Sabtu ini selesai pendistribusiannya. Itu sudah kita kunci, untuk 980 ton beras bantuan Pemko Medan selesai Sabtu ini,” ucap kepala gudang GBB Pulo Baru Brayan, Sahala Lumbanraja kepada Sumut Pos, Kamis (16/4).

Dijelaskan Sahala, hingga kemarin saja pihak Bulog telah mendistribusikan lebih dari 700 ton beras dengan kemasan 5 kg tersebut kepada masing-masing kecamatan di Kota Medan. “Per Rabu kita sudah distribusikan 682.805 kg. Hari ini masih berjalan, yang pasti hari ini akan diatas 700 ton pendistribusiannya,” ujarnya.

Saat ini, kata Sahala, untuk stok kemasan 50 kg dan 10 kg sudah sangat cukup, bahkan lebih dari cukup. Tetapi untuk menjaga kesegaran dan kondisi beras, maka baru akan dikemas dalam bentuk 5 kg sesuai kebutuhan yang disalurkan setiap harinya.

“Itu memang cara Bulog untuk bisa memantau kondisi kualitas beras kemasan kecil. Kita stokis kemasan 50 kg untuk kebutuhan salur kemasan kecil, maka kita konversikan ke yang kecil,” katanya.

Selain itu, Sahala juga menjelaskan, untuk membantu menyediakan stok beras tersebut, pihaknya menggandeng sejumlah kilang padi yang ada di Kota Medan dan sekitarnya.

“Itu hanya sebagai percepatan pengemasan ulang, karena kilang punya mesin yang cukup cepat untuk mengemas ke kemasan kecil. Tentunya dengan kualitas beras yang sama, karena kilang-kilang itu memang sudah menjadi mitra kita sejak awal,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Endar Lubis, hingga Kamis (16/4) kemarin, Pemko Medan telah menyalurkan beras lebih dari 700 ton.

“Sampai hari ini beras yang sudah didistribusikan ke setiap Kecamatan ada sebanyak 782,80 ton,” ucap Endar kepada Sumut Pos, Kamis (16/4).

Endar juga mengamini apa yang dikatakan Sahala, bahwa besok, Sabtu (18/4) merupakan target Dinas Sosial untuk menyelesaikan pendistribusian 980 ton tersebut dari Bulog ke pihak kecamatan.

“Iya, target kita Sabtu sudah selesai disalurkan ke semua kecamatan. Jadi nanti tinggal dari kecamatan disalurkan ke kelurahan dan kepling masing-masing lingkungan,” pungkasnya. (map/ila)

CS, Sekuriti dan Wartawan Unit DPRD Sumut Dapat Bantuan Sembako

BANTUAN: Wakil Ketua DPRD Sumut, Rahmansyah Sibarani beri bantuan kepada salah seorang sekuriti yang bertugas di lingkungan DPRD Sumut, Kamis (16/4/2020)
BANTUAN: Wakil Ketua DPRD Sumut, Rahmansyah Sibarani beri bantuan kepada salah seorang sekuriti yang bertugas di lingkungan DPRD Sumut, Kamis (16/4/2020)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bantuan sembako terus dilakukan berbagai pihak guna mengurangi kesulitan hidup masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Kali ini, inisiatif tersebut datang dari Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Rahmansyah Sibarani.

Adapun sambako diserahkan Rahmansyah kepada para pegawai cleaning service (CS), sekuriti dan wartawan unit DPRD Sumut, Kamis (16/4/2020). “Ini saya lakukan sebagai aksi solidaritas saja, setidaknya dapat dimanfaatkan disaat kondisi wabah Covid-19 ini berlangsung,” katanya.

Politisi Partai NasDem menuturkan, bantuan sembako berupa beras 5 Kg sebagai bentuk kepedulian yang diberikan kepada warga terutama di lingkungan kerjanya. Selain itu untuk menindaklanjuti arahan Ketua Umum DPP NasDem, Surya Paloh agar semaksimal mungkin membantu masyarakat saat pandemi global tersebut berlangsung. Terasa lebih spesial, pemberian bantuan juga bertepatan dirinya memeringati ulang tahun yang ke-40.

“Mudah-mudahan kebutuhan sembako yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” harap legislator Dapil Kabupaten Tapteng, Taput, Tobasa , Samosir, Humbabas dan Kota Sibolga.

Diungkapkan Rahman, penyaluran sembako sebelumnya juga telah dilakukannya di daerah pemilihannya terkhusus Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Inilah mengapa pentingnya kita bersatu bersama untuk melawan corona. Tentu dengan peran kita masing-masing. Untuk para alim ulama dan tokoh masyarakat bisa mengedukasi warga pentingnya untuk mencegah. Mari kita berdoa agar wabah corona ini segera berlalu, dan kehidupan kita bisa normal kembali seperti sedia kala,” imbuhnya.

Masyarakat ia imbau agar menjalankan dan mematuhi upaya pencegahan Covid-19 yang tengah dilakukan pemerintah. Sebab, kekhawatiran tidak perlu datang jika masing-masing individu sudah menjalankan upaya pencegahan penularan Covid-19 yang telah disampaikan dalam protokol kesehatan sebelumnya. (prn)

Gudang Mebel Terbakar, 2 Pekerja Terluka, Terjadi di Marelan

TERBAKAR: Warga menyaksikan kebakaran gudang mebel di Jalan Kebun Rambung, Marelan terbakar, Kamis (16/4). fachril/sumut pos
TERBAKAR: Warga menyaksikan kebakaran gudang mebel di Jalan Kebun Rambung, Marelan terbakar, Kamis (16/4). fachril/sumut pos
TERBAKAR: Warga menyaksikan kebakaran gudang mebel di Jalan Kebun Rambung, Marelan terbakar, Kamis (16/4).  fachril/sumut pos
TERBAKAR: Warga menyaksikan kebakaran gudang mebel di Jalan Kebun Rambung, Marelan terbakar, Kamis (16/4).
Fachril/sumut pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gudang mebel milik PT Bulan Perabot di Jalan Kebun Rambung, Lingkungan IV, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan terbakar, Kamis (16/4) pukul 13.30 WIB.

Kebakaran diduga berasal dari arus pendek mengakibatkan 2 pekerja mengalami luka bakar Pemilik usaha perabotan rumah tangga itu mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Musibah itu terjadi dari korsleting listrik, percikan api menyambar ke bahan kimia yang berada di dalam gudang tersebut. Akibatnya, api menyambar ke seluruh perabotan yang mudah terbakar.

Kobaran api dengan seketika langsung marak. Sejumlah barang berada di dalam gudang dilalap sijago merah diserati dengan suara ledakan dari dalam gudang tersebut.

Para pekerja di dalam gudang itu berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Nahas, dua pekerja belum diketahui identitasnya mengalami luka bakar.

“Kabaranya dari arus pendek, tiba – tiba api langsung marak. Karena di dalam gudang banyak bahan kimia dan kayu yang mudah terbakar,” kata Syahril warga sekitar.

Petugas pemadam kebakaran dengan 10 armada lebih tiba di lokasi. Api yang terus marak langsung disiram, namun api terus membesar ke arah atap gudang tersebut.

Petugas yang kesulitan memadamkan api, akhirnya mampu menjinakkan si jago merah dalam tempo waktu lebih dari 2 jam.

Kepala Lingkungan IV, Herman Sitepu mengatakan, informasi yang diterimanya api berasal dari korsleting listrik kemudian mengenai cairan kimia dan terjadi ledakan membakar seluruh bagian gudang mebel tersebut.

“Ada dua orang pekerja mengalami luka dan sudah di bawa kerumah sakit, untuk kerugian belum bisa diketahui. Yang pasti mencapai ratusan juta,” katanya.

Sementara, Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Edy Safari mengaku, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran dan sejumlah saksi sudah dimintai keterangan.

“Penyebabnya masih kita lidik, nanti penyebab pastinya akan dilakukan oleh tim labfor. Dari musibah ini ada dua yang luka bakar, kerugiannya mencapai ratusan juta,” pungkas Edy Safari. (fac/ila)

Kapolres Dairi Bagikan Sembako

SEMBAKO: Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang SIK memberikan sembako kepada insan pers diterima Nur Elya Capah di Mapolres Dairi, Kamis (16/4).
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Resor Dairi AKBP Leonardo Simatupang SIK membagikan 70 paket sembilan bahan pokok (Sembako) kepada para wartawan yang berada di wilayah hukum Polres Dairi, Kamis (16/4).

Kapolres AKBP Leonardo Simatupang didampingi Wakapolres Kompol David Silalahi, Kasubbag Humas, Iptu Donny Saleh serta para pejabat utama Polres menyampaikan, pemberian bantuan sembako kepada wartawan sebagai bentuk kepedulian Polri khususnya Polres Dairi atas keprihatinan kita bersama terhadap musibah covid-19.

AKBP Leonardo mengatakan, selain kepada insan pers, Polres Dairi melalui Polsek jajaran juga memberikan bantuan sembako dan 25 nasi bungkus setiap hari kepada warga yang sangat membutuhkan.

“Jika situasi sangat mendesak Polres Dairi melalui Pol sek jajaran siap mendirikan dapur umum untuk membantu warga yang terdampak covid-19,” ungkapnya.

Polres Dairi mengajak semua masyarakat tetap mengikuti himbauan pemerintah sebagai langkah memutus penyebaran covid-19 serta menjaga Kamtibmas yang kondusif dilingkungan masing-masing, pungkasnya.

Sementara itu, para wartawan menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang yang sudah peduli terhadap jurnalis. Menurut para juru warta, selain peduli dampak Covid-19, Kapolres telah menunjukkan kemitraan yang baik. (rud/ram)

Bantuan Pangan untuk Warga Kedaluarsa, Bupati Toba Minta Maaf

Darwin Siagian Bupati Kabupaten Toba
Darwin Siagian Bupati Kabupaten Toba
Darwin Siagian Bupati Kabupaten Toba
Darwin Siagian, Bupati Kabupaten Toba

TOBA, SUMUTPOS.CO – Bupati Kabupaten Toba, Darwin Siagian langsung mendatangi warga dan meminta maaf kepada warga yang mendapatkan mie instan yang kedaluarsa saat pemberian bantuan di 11 Kelurahan se-Tapanuli Utara.

“Saya benar-benar minta maaf. Dan saya berjanji akan lebih berhati-hati dan mencermati pendistribusian sembako yang dibagikan kepada masyarakat yang terkena dampak wabah virus,” ujarnya.

Darwin mengatakan, usai mengetahui permasalahan ini, dirinya langsung menugaskan Dinas Sosial untuk memeriksa, kemudian menarik sembako yang masa berlakunya sudah kedaluarsa diganti dengan yang semestinya.

Bupati menegaskan, bahwa saat ini pendataan terus dilakukan terhadap kelurahan lain dan Minggu depan direncanakan ke desa-desa yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Toba.

Dengan kata lain, yang mendapatkan bantuan ini bukan hanya diberikan di 11 kelurahan yang telah disalurkan belum lama ini.

“Saya mengharapkan dukungan dari media massa dalam peliputan dan menjadi control di lapangan di waktu pembagian sembako agar benar-benar diberikan kepada masyarakat yang layak mendapatkannya,” tutupnya. (mag-7/ram)