27 C
Medan
Friday, January 2, 2026
Home Blog Page 4303

Dampak Covid-19 di Dairi, Pemkab akan Bantu 36 Ribu KK

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Dairi, Gema Sihite RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Dairi, Gema Sihite RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Dairi, Gema Sihite RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Dairi, Gema Sihite.
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi akan memberikan bantuan jaminan perlindungan sosial kepada 36 ribu lebih kepala keluarga (KK) yang terdampak wabah penyakit corona virus diase 2019 (Covid-19).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Dairi, Sudung Ujung melalui Sekretaris, Gema Sihite, menjelaskan, penerima jaminan sosial dimaksud merupakan warga yang terdampak dan tidak sebagai penerima jaminan sosial dari Pemerintah Pusat seperti program keluarga harapan (PKH), penerima sembako dan juga tidak sebagai ASN, pegawai BUMN/ BUMD, TNI/Polri serta pensiunan.

Gema menyebut, saat ini sedang berjalan proses verifikasi. Penerima PKH dan penerima sembako tidak lagi penerima jaminan sosial. Pendataan sudah dilakukan mulai dari tingkat desa. Dan langsung diverifikasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Dairi, agar keluarga penerima PKH dan penerima sembako tidak terdata lagi.

Penerima PKH dan sembako sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. Bahkan nilai bantuan dari program itu sudah naik, pada hal di luar penerima itu, masih banyak warga Dairi layak penerima bantuan.

Bantuan yang akan diberikan masih proses pembahasan apakah berbentuk sembako atau tunai. “Kita berharap bantuan ini segera realisasi agar beban masyarakat terbantu,” tandasnya. (rud/ram)

Pencegahan Penyebaran Covid-19, Dishub Awasi Warga Masuk ke Labuhanbatu

CUCI TANGAN: Sejumlah penumpang dan sopir angkutan jalani pemeriksaan kesehatan dan diwajibkan mencuci tangan sebelum masuk Labuhanbatu.
CUCI TANGAN: Sejumlah penumpang dan sopir angkutan jalani pemeriksaan kesehatan dan diwajibkan mencuci tangan sebelum masuk Labuhanbatu.
CUCI TANGAN: Sejumlah penumpang dan sopir angkutan jalani pemeriksaan kesehatan dan diwajibkan mencuci tangan sebelum masuk Labuhanbatu.
CUCI TANGAN: Sejumlah penumpang dan sopir angkutan jalani pemeriksaan kesehatan dan diwajibkan mencuci tangan sebelum masuk Labuhanbatu.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melakukan pengawasan terhadap masyarakat yang keluar masuk Labuhanbatu di Jalan Lintas Sumatera, Desa Gunung Selamat, Kecamatan Bilah Hulu, Kamis (16/4).

Kepala Dinas Perhubungan Tuahta R Saragih melalui Sekretaris Dishub Bonaran Tambunan menjelaskan, sasaran operasi pengawasan tersebut adalah bus penumpang dan mobil angkutan barang dari Kabupaten Labuhanbatu Selatan menuju Labuhanbatu.

“Pemeriksaan terhadap para pengguna jalan yang melintas dilakukan untuk memastikan di Labuhanbatu aman dan steril dari penyebaran Covid-19, adapun upaya Pemkab untuk memutus rantai Covid-19, dimulai dengan pembagian masker, hand sanitizer, dan penyemprotan disinfektan,” ujar Bonaran.

Saat dilakukan pemeriksaan, para penumpang bus yang melintas dilakukan pengecekan suhu tubuh dan dianjurkan menggunakan hand sanitizer. Adapun hasilnya yaitu para penumpang beserta sopir angkutan dinyatakan sehat dan tidak terpapar Covid-19. (fdh/han)

Stok Beras di Karo Cukup 3 Bulan

TINJAU: Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Bupati Karo Terkelin Brahmana, didampingi Wakil Bupati Cory Seriwaty Sebayang dan sejumlah Forkompimda meninjau stok beras di Bulog Karo, Rabu (15/4).
TINJAU: Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Bupati Karo Terkelin Brahmana, didampingi Wakil Bupati Cory Seriwaty Sebayang dan sejumlah Forkompimda meninjau stok beras di Bulog Karo, Rabu (15/4).
TINJAU: Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Bupati Karo Terkelin Brahmana, didampingi Wakil Bupati Cory Seriwaty Sebayang dan sejumlah Forkompimda meninjau stok beras di Bulog Karo, Rabu (15/4).
TINJAU: Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Bupati Karo Terkelin Brahmana, didampingi Wakil Bupati Cory Seriwaty Sebayang dan sejumlah Forkompimda meninjau stok beras di Bulog Karo, Rabu (15/4).

KARO, SUMUTPOS.CO – Kepala Kantor Seksi Logistik (Kansilog) Bulog Kabanjahe, M Iqbal menegaskan, persediaan beras di Bulog Kabanjahe, Kabupaten Karo, cukup hingga tiga bulan ke depan.

Hal ini disampaikan Iqbal saat menerima kunjungan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bupati Karo Terkelin Brahmana, Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty Sebayang, Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan, Wakil Ketua I Gugus Tugas Covid-19 Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batubara, Wakil Ketua II Gugus Tugas Covid-19 Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono, di Kansilog Bulog di Desa Sumbul, Kabanjahe, Rabu (15/4).

Iqbal menjelaskan, Kansilog Perum Bulog Kabanjahe merupakan induk pendistribusian beras untuk wilayah Kabupaten Dairi, Pakpak Bharat dan Kabupaten Tanah Karo.

“Kami pihak Perum Bulog sebagai induk pendistribusian yang mencakup wilayah Dairi, Pakpak, dan Karo. Dalam situasi pandemi Covid-19, pasti ada keresahan dan kekhawatiran masyarakat menyangkut kebutuhan pokok beras, apakah cukup, khusus untuk Kabupaten Tanah Karo. Untuk Kabupaten Karo stok beras aman dan cukup mulai bulan April 2020 hinggga tiga bulan ke depan,” ujar Iqbal.

Dia mengaku senang atas kedatangan Bupati Karo bersama unsur Forkopimda di tengah bencana non-alam, pandemi virus corona (Covid-19). Iqbal menyebutkan, stok beras saat ini yang tersedia di Perum Bulog Kabanjahe berkisar 3.400 ton, belum termasuk beras yang telah disalurkan dan padi yang belum dipanen.

Dikatakannya, pendistribusian beras di ketiga kabupaten yang dibawahi Kansilog Bulog Kabanjahe mencapai 70 ton per bulan untuk Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat, sedangkan Kabupaten Karo per bulanya mencapai 100 ton.Iqbal menjamin stok beras untuk Kabupaten Karo aman dan tersedia hingga tiga bulan ke depan sebanyak 800 ton.

Dia pun menyarankan kepada masyarakat yang kesulitan mendapatkan beras, dapat membeli langsung ke Bulog Kabanjahe.

“Masyarakat Karo dapat membeli beras ke pengecer, grosir, atau datang ke Perum Bulog jika kesulitan membelinya. Kita akan layani,” imbuh Iqbal.

Bupati Karo Terkelin Brahmana mengungkapkan kedatangannya ke Konsilog Bulog Kabanjahe untuk mengecek ketersediaan beras.

“Untuk memastikan bahan kebutuhan pokok untuk masyarakat berupa beras tetap tersedia meski dalam situasi wabah virus corona (Covid-19),” ujarnya. (deo/han)

Peduli Warga Terdampak Covid-19, Polres Sergai Buka Dapur Umum

BANTUAN: Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang memberikan bantuan berupa sembako ke dapur umum Polres Sergai, Rabu (15/4).
BANTUAN: Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang memberikan bantuan berupa sembako ke dapur umum Polres Sergai, Rabu (15/4).
BANTUAN: Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang memberikan bantuan berupa sembako ke dapur umum Polres Sergai, Rabu (15/4).
BANTUAN: Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang memberikan bantuan berupa sembako ke dapur umum Polres Sergai, Rabu (15/4).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Polres Serdang Sergai dan jajarannya membuka dapur umum secara serentak dengan bekerjasama Forkopimcam dan Pemdes di setiap masing-masing Kecamatan.

Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang menyerahkan bantuan berupa sembako seperti beras, telur, minyak goreng, mie instan, serta masker yang akan didistribusikan kepada warga terdampak Covid-19 di sekitar Polsek sejajaran Polres Sergai. “Dapur umum ini untuk meringankan beban hidup masyarakat yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19) di Kabupaten Sergai. Begitu juga bagi yang terkena PHK dan masyarakat yang tidak menerima bantuan dari Pemerintah,”kata Robin.

Mantan Kapolres Batu Bara ini menyebutkan, bantuan yang diberikan ini merupakan kerja sama Polres Sergai dengan para Dermawan yang berada di Sergai maupun di luar Sergai.

Seperti bantuan dari yayasan sosial Muara Sutra Kabupaten Sergai melalui pembina yayasan Budi Wistan dan ketua Adi Cokro memberikan beras 2000 Kg, telur 6000 butir, Minyak Goreng 200 liter dan masker 2000 lembar.” Program dapur umum ini akan dilaksanakan secara berpindah-pindah dan berkelanjutan sampai pandemi virus Corona berakhir. Dan penyalurannya juga sesuai lokasi yang terdampak penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sergai” pungkasnya.(sur/han)

Sergai Sediakan Kuburan Massal Korban Covid-19

TINJAU: Bupati Sergai Ir H Soekirman bersama Dandim 0204/DS Letkol (TNI) Syamsul Arifin S.Tar dan OPD Sergai tinjau lahan pemakaman Covid-19, Kamis (16/4).
TINJAU: Bupati Sergai Ir H Soekirman bersama Dandim 0204/DS Letkol (TNI) Syamsul Arifin S.Tar dan OPD Sergai tinjau lahan pemakaman Covid-19, Kamis (16/4).
TINJAU: Bupati Sergai Ir H Soekirman bersama Dandim 0204/DS Letkol (TNI) Syamsul Arifin S.Tar dan OPD Sergai tinjau lahan pemakaman Covid-19, Kamis (16/4).
TINJAU: Bupati Sergai Ir H Soekirman bersama Dandim 0204/DS Letkol (TNI) Syamsul Arifin S.Tar dan OPD Sergai tinjau lahan pemakaman Covid-19, Kamis (16/4).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Antisipasi terhadap korban meninggal dunia akibat terinfeksi virus Corona (Covid-19), Pemkab Sergai telah menyediakan kuburan massal alternatif seluas 800 m2 di Desa Sei Rampah Estate, Kecamatan Sei Bamban, Sergai.

Bupati Sergai, Ir H Soekirman bersama Dandim 0204/DS Letkol (TNI) Syamsul Arifin S.Tar, OPD Sergai, Sekcam Camat Sei Bamban, Kepala Desa Sei Rampah Estate, turun langsung melakukan peninjauan, Kamis (16/4).

Disela tinjauannya, Bupati Soekirman mengatakan, bahwa Gugus tugas percepatan penanganan Covid -19 Kabupaten Sergai, terus berkordinasi dan mengantisipasi dalam penangan kesehatan seperti ODP, OTG,dan PDP di Kabupaten Sergai.

Dikatakan Soekirman, dalam penangan pasien ODP, OTG dan PDP Pemkab Sergai sudah menyediakan 4 Rumah Sakit, yakni RSUD Sultan Sulaiman, Pabatu, Trianda, Melati Perbaungan yang telah menyediakan ruangan isolasi untuk pasien-pasien tersebut.

Sebelumnya, Bupati Sergai telah mengecek persiapan rumah sakit tersebut, walaupun belum sempurna. “Namun kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayananan kepada pasien,”katanya.

Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Sergai, terus berupaya mengadakan Alat Pelindung Diri (APD) sebelum pasien dirujuk dirumah sakit itu.”APD dari Pemprovsu sudah diterima seperti baju hasmat, masker, hands coor (Sarung tangan) termo scanner, untuk tenaga medis dan dokter yang bekerja yang menangani pasien OTG, PDP, terutama untuk Rumah sakit yang telah ditunjuk,” bilang Soekirman

Dalam penangan antisipasi penyebaran virus Covid-19, Pemkab Sergai sendiri telah berkordinasi dengan PT Lonsum untuk menyediakan tempat pemakaman para korban Covid-19 di Kabupaten Sergai.

“Tempat pemakaman itu telah disediakan sekitar 800 M2 (dua rante) perluasan di lahan kosong cliring. Sekarang masih menunggu administrasi pembebasan lahan tersebut,” bilang Soekirman.

“Meski belum tahu batasnya, tapi telah disediakan dan bisa menjadi alternatif untuk pemakaman para korban Covid-19 di Kabupaten Sergai, nantinya,”sambungnya. (sur/han)

Angka PDP di Tebingtinggi Alami Kenaikan, Jubir Covid-19: Warga Harus Pakai Masker

BERI KETERANGAN: Juru Bicara percepatan penanganan Covid-19 Kota Tebingtinggi, dr Nanang Fitra Aulia beri keterangan.
BERI KETERANGAN: Juru Bicara percepatan penanganan Covid-19 Kota Tebingtinggi, dr Nanang Fitra Aulia beri keterangan.
BERI KETERANGAN: Juru Bicara percepatan penanganan Covid-19 Kota Tebingtinggi, dr Nanang Fitra Aulia beri keterangan.
BERI KETERANGAN: Juru Bicara percepatan penanganan Covid-19 Kota Tebingtinggi, dr Nanang Fitra Aulia beri keterangan.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Juru Bicara percepatan penanganan Covid-19 Kota Tebingtinggi dr Nanang Fitra Aulia menyampaikan, hingga Kamis (16/4), tercatat 10 Pasien Dalam Pemantaun (PDP) dan 593 Orang Dalam Pemantaun (ODP) serta 1 orang Positif Covid -19 yang masih menjalani perawatan di RS GL Tobing Tanjung Morawa.

“Hari ini PDP kita terus bertambah menjadi 10 orang, semua menjalani perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19 di Medan, dan rumah sakit rujukan Covid -19 di Tebingtinggi. Kita berharap PDP ini akan sembuh,” ungkap dr Nanang Fitra Aulia saat ditemuai di Posko Penanganan Covid-19, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi. Sedangkan untuk jumlah orang yang selesai masa pemantauan dan dinyatakan tidak ada gejala Covid -19 sebanyak 345 orang.

Dengan meningkatnya angka PDP, Nanang meminta seluruh masyarakat Kota Tebingtinggi yang masih menganggap sepeleh dengan penyebaran Covid -19, agar selalu memakai masker setiap melakukan aktivitas di luar rumah.

“Kami minta seluruh masyarakat untuk memakai masker, jangan anggap enteng dengan penyebaran Covid -19 ini. Kita tidak mengatahui siapa yang sedang terpapar dan siapa yang tidak, terpenting pakailah masker untuk melindungi diri anda,”pintanya. (ian/han)

TMMD Karo Bangun Jembatan Merah Putih

Resmikan: Bupati Karo, Terkelin Brahmana meresmikan Jembatan Merah Putih yang dibangun dalam program TMMD Tanah Karo. solideo/ SUMUT POS
Resmikan: Bupati Karo, Terkelin Brahmana meresmikan Jembatan Merah Putih yang dibangun dalam program TMMD Tanah Karo. solideo/ SUMUT POS
Resmikan: Bupati Karo, Terkelin Brahmana meresmikan Jembatan Merah Putih yang dibangun dalam program TMMD Tanah Karo. solideo/ SUMUT POS
Resmikan: Bupati Karo, Terkelin Brahmana meresmikan Jembatan Merah Putih yang dibangun dalam program TMMD Tanah Karo. solideo/ SUMUT POS

KARO, SUMUTPOS.CO – Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-107 di Desa Kacaribu, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo, membangun jembatan yang diberi nama Jembatan Merah Putih.

Jembatan Merah Putih inipun diserah terimakan Dandim 0205/Tanah Karo, Letkol Inf Taufik Rizal Batubara kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana di lokasi TMMD di Desa Kacaribu, Kecamatan Kabanjahe, Selasa (14/4).

Dansatgas TMMD Kabupaten Karo, Letkol Inf Taufik Rizal Batubara mengatakan, program TMMD selain membantu Pemerintahan Kabupaten Karo, juga sebagai pengabdian TNI untuk negeri.

Penyerahan jembatan tersebut juga sebagai tanda berakhirnya program TMMD di Tanah Karo dengan hasil pembangunan jembatan komposit 18 meter x 6 meter, pembuatan bronjong 30 meter, pembuatan parit 200 meter.

“Jembatan yang sudah dikerjakan prajurit TNI kita beri nama jembatan Merah Putih. Ke depan, jembatan ini semoga bermanfaat dalam membantu perekonomian masyarakat karena penghubung antar desa, kecamatan bahkan provinsi,”kata Taufik Rizal.

Dijelaskan Taufik, Jembatan Merah Putih untuk sementara belum bisa dilalui kendaraan roda empat dan dua. “Daya tahannya belum utuh, mungkin 40 hari lagi bisa dilalui kendaraan,”terangnya.

Taufik menerangkan pengerjaan jembatan, bronjong dan parit dilakukan dalam waktu selama satu bulan.

Bupati Karo, Terkelin Brahmana mengapresiasi program TMMD yang telah dilakukan Kodim 0205/TK di tengah-tengah situasi pandemi Covid-19.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karo mengucapkan setinggi-tingginya kepada jajaran TNI Kodim 0205 /TK atas program TMMD ke-107 telah tercapai sasaran.

Kepala Desa Kacaribu, Suhardi Tarigan mengucapkan terima kasih dengan program TMMD di desanya. “Ini patut warga Kacaribu bersyukur, sebab selama ini masyarakat sangat terganggu dengan keadaan jalan tersebut sudah dua tahun longsor tidak berfungsi.

Dengan kehadiran prajurit TNI Kodim 0205 /TK dalam program TMMD ke 107, tentu kami apresiasi. Ke depan kami tidak akan sulit lagi dalam jalur darat yang menghubungkan antar desa, membawa hasil hasil pertanian warga, tentu sangat membantu perekonomian masyarakat Kacaribu,” pungkasnya. (deo/han)

Pemko Binjai Jalin Kesepakatan dengan BPK Sumut, Pemeriksaan Laporan Keuangan Melalui Vidcon

VIDCON: Wali Kota Binjai, HM Idaham melakukan vidcon dengan Ketua BPK RI Perwakilan Sumut, Nugroho Heru Wibowo di Ruang BCC, Kamis (16/4).
VIDCON: Wali Kota Binjai, HM Idaham melakukan vidcon dengan Ketua BPK RI Perwakilan Sumut, Nugroho Heru Wibowo di Ruang BCC, Kamis (16/4).
VIDCON: Wali Kota Binjai, HM Idaham melakukan vidcon dengan Ketua BPK RI Perwakilan Sumut, Nugroho Heru Wibowo di Ruang BCC, Kamis (16/4).
VIDCON: Wali Kota Binjai, HM Idaham melakukan vidcon dengan Ketua BPK RI Perwakilan Sumut, Nugroho Heru Wibowo di Ruang BCC, Kamis (16/4).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai, HM Idaham didampingi Sekretaris Daerah M Mahfullah Daulay melakukan video conference (Vidcon) dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara, di Balai Kota persisnya Ruang Binjai Command Center, Kamis (16/4).

Dalam video conference tersebut, Wali Kota Idaham dan BPK Sumut menyepakati perihal pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Binjai Tahun Anggaran 2019 dengan menggunakan video conference.

“Dikarenakan kondisi saat ini, kami akan melakukan pemeriksaan secara jarak jauh dan pertemuan pun kita laksanakan dengan menggunakan video konfrens seperti ini,” ujar Kepala Auditorat Sumut I, Nugroho Heru Wibowo dalam vidcon yang diikuti Idaham dan jajaran.

“Kami mohon kerja sama pak wali, agar kami dapat difasilitasi dokumen-dokumen dalam bentuk softcopynya,” sambung dia.

Karenanya, Nugroho meminta agar Idaham menunjuk pejabat yang dapat menjembatani BPK RI Perwakilan Sumut dengan Pemko Binjai.

“Apabila kami butuh dokumen atau butuh orang untuk dikonformasi tentang pemeriksaan ini,” tambah Nugroho.

Menanggapi hal ini, Idaham menyatakan siap memfasilitasi BPK RI Perwakilan Sumut. Dan akan menyediakan semua dokumen yang diperlukan dan hal yang dibutuhkan dalam pemeriksaan laporan keuangan Kota Binjai nantinya.

Idaham berharap, pemeriksaan ini dapat berjalan dengan lancar dan cepat selesai.

“Kami akan siap memfasilitasi. Ada Kepala Inspektorat dan BPKAD yang akan membantu menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Kami berharap pemeriksaannya bisa komprehensif dan cepat selesai,” tandas Idaham. (ted/han)

Polsek Area Beri Bantuan Warga Kurang Mampu

BANTUAN: Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chan, memberikan bantuan sembako kepada warga kurang mampu, Rabu(15/4).
BANTUAN: Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chan, memberikan bantuan sembako kepada warga kurang mampu, Rabu(15/4).
BANTUAN: Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chan, memberikan bantuan sembako kepada warga kurang mampu, Rabu(15/4).
BANTUAN: Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chan, memberikan bantuan sembako kepada warga kurang mampu, Rabu(15/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kapolrestabes Medan diwakili Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chan memberikan tali asih kepada warga kurang mampu di Jalan Amaliun Gang Arjuna/Jalan Bromo Gang Kurnia, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Area.

Pemberian tali asih tersebut terhadap keluarga pasangan suami istri, Syaiful Usman dan Kumala Dewi, yang anaknya penderita gizi buruk. “bantuan ini juga sebagai rasa kepedulian Polri terhadap warga terdampak dimasa pandemi Covid-19,”ujar Kompol Faidir, Rabu (15/4).

Dikatakannya, selain memberikan bantuan kepada warga, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tinggal di rumah, menggunakan masker, menghindari keramaian, dan menjaga jarak(Social Distancing) untuk antisipasi penyebaran Covid-19.

Adapun bantuan yang diberikan berupa 2 karung beras, mie instan 2 kotak, susu kental manis 1 kotak, tepung, gula, kacang hijau, dan sejumlah uang.

“Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan mengurangi beban kebutuhan sehari-hari warga,”kata Faidir.(han)

MUI Binjai Terbitkan Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri

BINJAI, SUMUTPOS.CO– Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Binjai menerbitkan panduan tentang penyelenggaraan ibadah pada bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1441 Hijriah di tengah menghadapi kondisi pandemi virus Corona atau Covid-19.

“Panduan yang dibuat ini merespon banyaknya pertanyaan tentang ibadah selama Ramadan dan Idul Fitri dengan adanya wabah Cocid-19,” ujar Ketua MUI Kota Binjai, H Muhammad Jamil didampingi Sekretaris Umum H Jafar Sidiq, Kamis (16/4).

“Dalam menghadapi musibah Covid-19, kita harus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Sebab musibah yang terjadi adalah atas izin Allah SWT, yang sebaliknya ada hikmah dan semua orang beriman wajib meyakini musibah akan berakhir pada waktunya,” tambah Jamil.

Jamil juga mengajak agar umat Islam harus melihat pandemi Covid-19 sebagai cobaan dan berdoa supaya tidak berubah menjadi bencana yang dapat merusak keimanan, kebangsaan dan kemanusiaan. “Umat Islam Kota Binjai hendaknya memperbanyak membaca Al-Quran, berzikir dan berdoa,” serunya.

Terkait potensi penyebaran dan penularan Covid-19, yang ketepatan Kota Binjai berdekatan Kota Medan yang dinyatakan masuk dalam zona merah, diberlakukan Fatwa MUI Pusat Nomor 24/2020. Disebutkan, kawasan yang potensi penularannya tinggi atau sangat tinggi berdasarkan ketetapan pihak berwenang, boleh meninggalkan salat Jumat dengan menggantikannya dengan salat Zuhur di rumah masing-masing.

Selain itu, juga dibolehkan meninggalkan salat berjamaah lima waktu/rawatib, tarawih dan salat Iduk Fitri di masjid, musala atau tempat umum lainnya. “Tetapi, muazin tetap mengumandangkan adzan pada salat lima waktu di setiap masjid dan musala,” kata dia.

Sementara untuk kondisi potensi penularan Covid-19 yang tidak berada pada zona merah dan situasi kawasan penularannya tidak tinggi, penyelenggaraan ibadah secara berjemaah di masjid tetap dilaksanakan. “Seperti salat berjemaah rawatib atau lima waktu, Salat Jum’at, Salat Tarawih maupun Salat Idul Fitri dengan ketentuan, pengurus masjid rutin melakukan penyemprotan cairan disinfektan dan jamaah memastikan dirinya bukan status ODP atau PDP atau ada tanda yang mencurigakan terkait Covid-19,” beber dia.

Ketua Mui Binjai menganjurkan, agar jamaah menggunakan masker, membawa sajadah sendiri dan mencuci tangan dengan sabun, sebelum dan setelah beribadah.

Terkait ibadah selama Ramadan seperti berbuka puasa bersama, agar dilaksa akan dengan keluarga inti di rumah. Sedangkan tarawih, sahur serta takbir keliling, hingga peringatan Nuzul Quran berjamaah dan halal bihalal agar ditiadakan.

“Kepada umat Islam diharapkan menyegerakan pembayaran zakat dan membacakan qunut nazilah setiap Salat Fardhu, salat Jumat dan salat Witir serta memperbanyak infaq dan sadaqah. Sebab bersadaqah bisa menutup 70 pintu keburukan,” pungkasnya. (ted/han)