Home Blog Page 433

Pelaku Pembuangan Mayat Wanita Ditangkap di Aceh

DIGIRING: Petugas unit jahtanras Poldasu menggiring tersangka Iwan Bagong saat diciduk di tempat persembunyiannya di Nagan Raya, Aceh. foto: Sumut Pos/Dokumen Pribadi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditreskrimum Polda Sumut) menangkap Iwan Bagong, yang DPO atas kasus membuang mayat Mutia Pratiwi alias Sela, usai dibunuh kekasihnya seorang pengusaha di Kota Pematangsiantar.

Mayat korban dibuang di Jalan Jamin Ginting, Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo.

Penangkapan terhadap pelaku berinisial R alias Iwan Bagong, warga Serdangbedagai itu dipimpin Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, Kompol Bayu Putra Samara.

“R ini ditangkap saat bersembunyi di rumah di Desa Signi, Kecamatan Kreung Semayam, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pada Jumat 8 November 2024,” terang Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Sumaryono melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kamis (21/11).

Hadi menjelaskan, pelaku R berhasil ditangkap berdasarkan hasil pengembangan yang dilakukan Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan pelaku R mengakui perbuatannya membuang jasad korban ke Kabupaten Karo.

“Yang bersangkutan ini menerima upah sebesar Rp60 juta dari tersangka J, yang sebelumnya sudah ditangkap untuk membuang jasad korban Sela dengan mengemudikan mobil ke Kabupaten Karo,” jelasnya.

Hadi menambahkan, bahwa pelaku R sudah ditahan di Ditreskrimum Polda Sumut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Dari tangan pelaku disita barang bukti uang sisa upah, handphone dan mobil yang digunakan untuk membuang mayat korban,” ucap mantan Wadirlantas Polda Kalteng tersebut.

Sebelumnya, Direskrimum Polda Sumut mengungkap misteri penemuan mayat wanita bernama Sela yang berlokasi di Jalan Jamin Ginting, Kabupaten Karo, pada 22 Oktober 2024 lalu.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, personel Jatanras menangkap pelaku seorang pengusaha berinisial JO, warga Siantar serta dua rekannya S dan E terbukti membunuh korban.

Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Sumaryono menuturkan, berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi diketahui korban selama satu bulan tinggal bersama kekasihnya berinisial JO, di Jalan Merdeka, Kota Siantar.

“Pelaku JO mengakui memang tinggal bersama korban, lalu terjadi pertengkaran sehingga menyebabkan korban meninggal dunia. Mengetahui korban sudah tidak bernyawa, pelaku JO menyuruh rekannya untuk membuang jasad korban ke Kabupaten Tanah Karo,” tuturnya.

Dalam kasus ini, terang Sumaryono, tersangka utama dijerat Pasal 351 ayat (3) juncto Pasal 55 KUHPidana yang menyebabkan kematian, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 7 tahun. “Tersangka yang turut membantu dijerat Pasal 221 juncto 55 KUHPidana,” pungkasnya. (dwi/han)

H-3 Akhir Masa Kampanye, DPRD Medan Minta APK Ditertibkan Tanpa Tebang Pilih di Masa Tenang

Anggota DPRD Kota Medan, Robi Barus.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masa kampanye Pilkada Serentak 2024 akan berakhir pada 23 November, tak terkecuali untuk masa kampanye Pemilihan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan. Sebelum memasuki hari pencoblosan di tanggal 27 November, KPU telah menetapkan tanggal 24 – 26 November sebagai masa tenang.

Pemerintah Kota Medan bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Medan juga telah menggelar rapat koordinasi untuk menertibkan APK-APK tersebut selama masa tenang tersebut.

Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Kota Medan, Robi Barus mendukung penuh langkah Pemko Medan dan Bawaslu Medan yang akan menertibkan seluruh APK di Kota Medan selama masa tenang berlangsung.

“Kita mendukung penuh upaya penertiban APK selama masa tenang, sebab aturannya memang begitu. Pemko Medan dan Bawaslu memang harus menegakkan aturan tersebut,” ucap Robi Barus kepada Sumut Pos, Kamis (21/11/2024).

Akan tetapi, kata Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan itu, Pemko Medan dan Bawaslu harus menertibkannya secara keseluruhan tanpa adanya tebang pilih.

“Tetapi kita minta dalam penertibannya tidak boleh tebang pilih, semua APK harus ditertibkan tanpa pengecualian. Di masa tenang nanti, Kota Medan harus benar-benar bersih dari APK,” ujarnya.

Dalam menertibkan seluruh APK tersebut, sambung Robi, seluruh aparatur di kewilayahan harus memastikan bahwa tidak ada lagi APK yang masih terpasang di wilayahnya masing-masing.

“Panwascam silakan koordinasi ke kecamatan dan kelurahan. Pastikan tidak ada lagi APK yang masih terpasang di masa tenang pada wilayahnya masing-masing,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemko Medan berharap semua pihak dapat saling berkolaborasi demi lancarnya pelaksanaan pilkada mendatang. Harapan tersebut disampaikan Plt Wali Kota Medan H. Aulia Rachman diwakili Asisten Pemerintahan dan kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan M. Sofyan saat menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) Dimasa Tenang Pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024 di Hotel le Polonia, Rabu (20/11).

“Tahapan pilkada serentak sudah memasuki akhir masa kampanye yaitu tanggal 23 November. Artinya sesuai ketentuan maka di tanggal 24 November pukul 00.00 WIB, seluruh APK harus sudah ditertibkan,” kata Sofyan.

Dalam rapat yang juga dihadiri Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Medan Fachril Syahputra itu, Sofyan selanjutnya mengatakan pelaksanaan pilkada Gubernur Sumatera Utara dan Wali Kota Medan akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024 mendatang. Oleh sebab itu, pilkada harus disambut dengan riang gembira karena itu merupakan pesta demokrasi.

“Pilkada ini sesungguhnya pesta demokrasi yang harus kita sambut dengan riang gembira, kita berharap seluruh tahapannya berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” ujarnya.

Sofyan juga ingin agar kondusifitas di Kota Medan dapat terus terjaga hingga berakhirnya seluruh tahapan pilkada serentak 2024.

“Kita semua memiliki peran dalam menjaga kondusifitas di Kota Medan seperti saat sekarang ini, baik itu dari unsur pemerintah, partai politik, maupun dari masing-masing tim pemenangan pasangan calon,” pungkasnya.

Sementara itu, Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Medan, Fachril Syahputra mengatakan sebanyak 6.601 APK yang akan ditertibkan nanti di masa tenang pada tanggal 24-26 November 2024.

“Adapun jenis APK yang akan ditertibkan nanti berupa spanduk, umbul-umbul, dan baleho,” tutupnya.
(map)

Sehari Jelang Masa Kampanye Berakhir, KPU Medan Gelar Debat Publik Terakhir Pilkada Medan

Ketua KPU Kota Medan, Mutia Atiqah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masa kampanye Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan 2024 akan berakhir di tanggal 23 November. Jelang satu hari sebelum habisnya masa kampanye, tepatnya Jumat (22/11/2024) malam, KPU Kota Medan pun kembali menggelar Debat Publik Ketiga sekaligus yang terakhir.

“Debat Publik Pilkada Medan terakhir akan kembali kita gelar di Hotel Grand Mercure, Medan pada hari Jumat, 22 November. Tepatnya satu hari sebelum hari terakhir kampanye,” ucap Ketua KPU Kota Medan, Mutia Atiqah kepada Sumut Pos, Kamis (21/11/2024).

Dikatakan Mutia, KPU Kota Medan telah mematangkan semua persiapan terkait pelaksanaan Debat Publik Ketiga tersebut.

Adapun tema debat yang diambil, yakni ‘Menyerasikan Pelaksanaan Pembangunan Daerah Kota Medan dan Provinsi Sumut dengan Nasional dan Memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Kebangsaan’.

“Bisa dibilang persiapannya sudah 100 persen. Tema, Panelis dan lokasi sudah ditetapkan. Rencananya hari ini (Kamis) kita akan rapat kordinasi (Rakor) dengan semua pihak untuk mematangkannya,” ujarnya.

Mutia kembali memastikan bahwa pada debat ketiga nanti tidak ada perubahan format.

“Sudah kita rapatkan dan hasilnya semua format tidak ada yang berubah,” katanya.

Guna menjaga kelancaran debat, Mutia pun mengingatkan kepada seluruh pendukung pasangan calon (paslon) agar dapat menahan diri dan tertib saat kegiatan berlangsung.

“Kita juga sudah ingatkan kepada penyelenggara agar bisa mengontrol ruangan debat serta mengantisipasi kesalahan teknis seperti debat kedua kemarin. Tentunya semua harus tertib bersama-sama agar kegiatan debat bisa berjalan dengan baik dan lancar,” tuturnya.

Untuk keamanan, Mutia menyebutkan bahwa pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan TNI/Polri dalam menjaga situasi, baik di dalam maupun di luar gedung tempat debat berlangsung.

“Berkaca dari debat pertama dan kedua, pengamanan yang dilakukan TNI/Polri sangat baik. Hasilnya memang tidak ada terjadi keributan antar pendukung. Kita harap situasi ini tetap terjadi saat debat terakhir nanti berlangsung,” ungkapnya.

Terakhir, Mutia pun mengungkapkan kelima nama panelis Debat Publik Ketiga tersebut, yakni;

1. Prof Dr Prihatin Lumbanraja SE M.Si
2. Prof Kusbianto SH M.Hum
3. Assoc Prof Zainuddin SH MH
4. Dr Faisal Andri Mahrawa S.IP, M.Si
5. Elvi Hadriany SP M.Psi
(map)

Agincourt Resources Soroti Kunci Penting Pertambangan Berkelanjutan di ASEAN Mining Conference 2024

PEMAPARAN: (Kiri) Wakil Presiden Direktur Agincourt Resources, Ruli Tanio, memberikan pemaparan di ASEAN Mining Conference di Bali, Selasa (19/11/2024), di hadapan ratusan delegasi pertambangan di Asia Tenggara. (Dok: PTAR)

BALI, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, menyampaikan pandangannya tentang tantangan dan peluang menuju praktik pertambangan mineral yang berkelanjutan di forum bergengsi ASEAN Mining Conference 2024 yang dihadiri ratusan delegasi dari sektor pertambangan di Asia Tenggara.

Dengan mengusung tema “Towards a Sustainable Investment Destination,” ASEAN Mining Conference yang berlangsung di Bali pada 18-20 November 2024 tersebut dibuka oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung, President of ASEAN Federation of Mining Association (AFMA) Rachmat Makassau, dan Deputy Secretary General for ASEAN Economic Community H.E Satvinder Singh.

Dalam pemaparannya di ASEAN Mining Conference, Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Ruli Tanio, menekankan pentingnya komitmen sektor industri untuk bertransformasi menuju keberlanjutan. Dengan adopsi teknologi hijau, pengelolaan yang bertanggung jawab, serta kolaborasi lintas sektor, pertambangan dapat menjadi sektor yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, melainkan juga berimbas positif bagi lingkungan dan masyarakat.

“Topik keberlanjutan dalam kegiatan usaha pertambangan sangat menarik saat ini, dan memang sangat penting untuk diimplementasikan. Di sisi lain, dalam kacamata publik pada umumnya, ada kesan kontradiktif antara kegiatan pertambangan dengan aspek keberlanjutan. Namun, yang hendak kami dorong ke depan adalah aspek keberlanjutan yang mengedepankan kolaborasi mendalam dengan para pemangku kepentingan,” kata Ruli.

Menurutnya, saat ini PT Agincourt Resources (PTAR) menghadapi beberapa tantangan tradisional yang juga dihadapi perusahaan tambang lain terkait dengan penambangan, pemulihan pasca-tambang, dan lainnya. Untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut tidak ada rumus ajaib untuk menyelesaikannya.

“Kami harus mengerahkan semua sumber daya terbaik, ahli teknik, dan ilmuwan terbaik untuk bekerja dan menjadi yang terdepan dalam operasi,” ujarnya.

Sejauh ini, menurut Ruli, PTAR telah berhasil bertransformasi dan bertransisi dari kapasitas produksi awal yang kurang dari 4 juta ton per tahun pada 2012 menjadi 7 juta ton per tahun (bijih yang digiling). Tahun ini PTAR juga berhasil beralih dari metodologi tailings basah menjadi tailings kering yang risikonya lebih rendah.

Selain itu, PTAR telah menerapkan teknologi tercanggih seperti ReCYN, Vertimill, dan Oxygen Shear Reactor untuk menghasilkan produktivitas tertinggi, mengefisiensikan sumber daya, dan menciptakan nilai tambah.

PTAR yang berbasis di Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, ini menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan keanekaragaman hayati melalui pembentukan Panel Penasihat Keanekaragaman Hayati (Biodiversity Advisory Panel/ BAP) pada tahun 2020?. BAP mencakup sejumlah ilmuwan dengan keahlian di bidang habitat dan fauna serta konservasi ekosistem.

“Kami telah membentuk panel yang terdiri dari para ilmuwan terkemuka di Indonesia. Panel ini menjadi wadah bertukar ide dan gagasan dengan para ilmuwan, ahli biologi, dan konservasionis. Lewat panel ini Anda akan terbuka terhadap orang luar, ide yang berbeda, dan Anda akan mendapatkan pandangan yang baru,” kata Ruli.

Selain membentuk BAP, untuk meminimalkan dampak bisnis terhadap keanekaragaman hayati, PTAR melakukan berbagai inisiatif, antara lain implementasi prosedur pengelolaan keanekaragaman hayati, meminimalkan pembukaan lahan melalui prosedur Permohonan Gangguan Akses Lahan (LADR), menetapkan kawasan konservasi in-situ, ?mengembangkan Nursery dan menanam pohon di dalam dan luar kawasan Martabe, serta memasang arboreal bridge.

Sepanjang semester I/2024 PTAR telah menanam 4.567 bibit pohon di area reklamasi dan 8.860 bibit pohon di hutan asli. Sementara, total area reklamasi hingga Juni 2024 mencapai 64,52 hektar.

Sementara, dari sisi pemberdayaan masyarakat, Perusahaan telah menggelar 76 program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM) sepanjang 2023 yang memberi manfaat kepada 9.407 individu. PPM mencakup berbagai bidang yakni kesehatan, pendidikan, pengembangan ekonomi lokal, dan infrastruktur publik dengan target masyarakat di 15 desa sekitar Tambang Emas Martabe.

Di lingkup Asia Tenggara, pada 2023 PTAR meraih juara pertama ASEAN Mineral Awards (AMA) untuk kategori Mineral Processing. AMA merupakan penghargaan bergengsi untuk mengapresiasi perusahaan pertambangan dan pengolahan mineral yang telah berkontribusi pada inovasi pengembangan mineral berkelanjutan di Asia Tenggara. (rel)

Poltekkes Medan Gelar Pengabdian Masyarakat di Kelurahan Lau Cih

Wakil Direktur I Poltekkes Medan, Cecep Triwibowo MSc bersama Lurah Lau Cih, Dosen dan Mahasiswa saat Pengabdian Masyarakat.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat Poltekkes Medan menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dengan mengusung tema “Deteksi dini penyakit tidak menular pada usia produktif dan lanjut usia”.

Kegiatan ini dihadiri 100 peserta dari kalangan masyarakat usia produktif dan usia lanjut. Bertempat di Aula Kelurahan Lau Cih Jalan Bunga Malem VII Kecamatan Medan Tuntungan, Selasa (12/11) lalu.

Penanggung jawab Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Medan Dr Dame Evalina Simangunsong SKM MKes menjelaskan bahwa Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Medan memiliki tanggung jawab untuk memberdayakan dan mengembangkan pengabdian masyarakat yang sesuai dengan visi dan misi serta Renstra Poltekkes Medan.

“Kegiatan pengabdian masyarakat yang di lakukan meliputi pemeriksaan darah (kadar gula darah, asam urat, kolesterol), pemeriksaan antrhropometri (penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan lingkar pinggang) dan pemeriksaan tekanan darah. Pemeriksaan ini dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknologi Laboratorium Medis (TLM), Kebidanan dan Keperawatan Poltekkes Medan,” jelasnya.

Dr Dame Evalina juga menambahkan, kegiatan ini dilakukan untuk mendeteksi secara dini faktor risiko kejadian Penyakit Tidak Menular (PTM) pada masyarakat usia produktif dan lanjut usia di Kelurahan Lau Cih Kecamatan Medan Tuntungan.

“Hasil pemeriksaan yang ditemukan berada di atas batas normal, segera ditindaklanjuti dengan memberikan intervensi berupa konseling kesehatan oleh para Dosen Poltekkes Medan terkait upaya yang dapat dilakukan sehari-hari dengan menjaga pola makan, istirahat dan aktivitas fisik,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wakil Direktur I Poltekkes Medan Cecep Triwibowo MSc mengajak masyarakat Kelurahan Lau Cih untuk bersama-sama turut melaksanakan “Gerak Bersama, Sehat Bersama,” bergerak secara bersama untuk mewujudkan kesehatan yang lebih baik, menciptakan lingkungan yang lebih sehat, dan memperkuat ketahanan kesehatan bangsa Indonesia.

Selain itu juga beliau berharap Kelurahan Laucih sebagai kelurahan binaan Poltekkes Medan dapat mendukung program pemerintah dalam menurunkan peningkatan kasus penyakit tidak menular oleh karena gaya hidup yang tidak sehat. “Masyarakat Lau Cih juga dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan di Klinik Pratama Poltekkes Medan bila membutuhkan pelayanan kesehatan dasar dan rujukan,” pungkasnya.

Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 yang diperingati pada tanggal 12 November 2024, mengusung tema “Gerak Bersama, Sehat Bersama”. Tema ini menggambarkan ajakan untuk bersama-sama berupaya menjaga kesehatan melalui kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa.

“Gerak bersama” menekankan pentingnya partisipasi aktif semua pihak dalam berbagai program kesehatan, sementara “sehat bersama” mengajak kita untuk memperhatikan kesehatan kolektif demi menciptakan lingkungan yang sehat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Tema HKN ke 60 tahun 2024, dapat memberikan makna yang mendalam bagi seluruh masyarakat Indonesia terkait pada: Kolaborasi untuk kesehatan, dimana hal ini bermakna mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak bersama, bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti pemerintah, sektor swasta, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat, dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sehat.

Pentingnya Kebersamaan dalam Kesehatan, hal ini sangat penting dipupuk untuk meningkatkan kesadaran bahwa kesehatan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga tanggung jawab bersama.

Semua pihak memiliki peran untuk menciptakan lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat, seperti akses ke layanan kesehatan, pola makan sehat, dan olahraga; Peningkatan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, hal ini mendorong pemerataan pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia, termasuk daerah-daerah yang masih terisolasi, serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Pencegahan dan Promosi Kesehatan, dimana fokus pada pentingnya pencegahan penyakit dan promosi kesehatan melalui berbagai program edukasi yang melibatkan masyarakat secara aktif. Program-program ini dapat berupa kampanye hidup sehat, imunisasi, deteksi dini penyakit, dan lain-lain; Kesehatan Mental dan Fisik, hal ini juga mengajak kita memperhatikan pentingnya keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental, terutama di tengah tantangan modern yang banyak mempengaruhi kualitas hidup masyarakat.

Pada kesempatan itu, Lurah Lau Cih Bertaliana Munthe SPsi menyampaikan materi seputar pendidikan kesehatan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat yang hadir. Dia memaparkan, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan suatu rangkaian kebiasaan atau perilaku yang dilakukan oleh individu atau masyarakat untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan, dengan cara mengadopsi pola hidup yang sehat, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Hal ini bertujuan untuk mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui tindakan pencegahan dan pola hidup sehat sehari-hari. Lurah Lau Cih mengajak warganya agar secara bersama-sama memelihara kesehatan lingkungan dan menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari berbagai penyakit, baik penyakit menular maupun tidak menular. (rel/adz)

Terkait Infrastruktur, Margaret MS Tampung Aspirasi Warga Medan Labuhan

KUNJUNGI: Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PDI Perjuangan, Margaret MS kembali mengunjungi warga komplek BTN Lingkungan 11, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (20/11/2024) sore. foto: ISTIMEWA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PDI Perjuangan, Margaret MS kembali mendatangi warga komplek BTN Lingkungan 11, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (20/11/2024) sore. Kedatangan Margaret MS tampak disambut hangat oleh puluhan warga komplek BTN.

Menurut warga, Margaret merupakan Anggota DPRD Medan yang selalu meluangkan waktunya buat warga dan selalu mau mendengarkan keluhan warga BTN mengenai drainase serta infrastruktur jalan.

“Terima kasih ibu dewan, sudah mau datang ke komplek kami. Cuma ibu Margaret anggota dewan yang mau datang melihat dan mendengarkan keluhan kami. Selama ini banjir disini bu,” ucap warga kepada Margaret.

Warga pun meyampaikan seluruh aspirasinya kepada Margaret. Ibu-ibu warga BTN juga mengucapkan terima kasih karena yang selama ini menjadi keluhan warga sudah mulai dikerjakan.

“Lihatlah bu dewan, sudah mulai dikerjakan jalan kami bu. Kami sangat senang bu, apa yang selama ini menjadi kekhawatiran kami warga komplek BTN bisa diselesaikan berkat perhatian ibu Margaret,” ujar boru Pasaribu dengan hati senang.

Sembari melemparkan senyum ke warga BTN, Margaret MS yang sudah memasuki periode kedua sebagai Anggota DPRD Medan itu juga sangat senang bisa bertemu dan memperjuangkan aspirasi warganya.

“Saya sangat senang sekali bisa bertemu kembali dengan bapak ibu semua, semoga kita dalam keadaan sehat selalu. Jadi saya juga ingin memberitahukan kepada bapak/ibu, semalam beko alat berat dari Pemko Medan sudah mulai mengerjakan jalan di perumahan BTN, secepatnya akan dilakukan pengecoran jalan di beberapa titik dulu ya bu,” katanya.

Margaret berharap, seluruh keluhan warga di komplek BTN dapat diselesaikan. Secara bertahap, Margaret yakin seluruh infrastruktur yang dikeluhkan warga disana dapat terselesaikan.

“Karena ini menggunakan anggaran Pemko Medan sisa tahun ini, maka pengecoran jalan dimulai dari belakang dahulu yang sangat rendah. Mudah-mudahan tahun depan bisa dilanjutkan lagi infrastruktur di komplek BTN ini, baik drainase dan jalannya bisa dapat diperbaiki,” pungkasnya.
(map/han)

Sambut Perayaan Natal Oikumene 2024, Kecamatan Medan Tuntungan Gelar Aksi Natal dan Tali Kasih

Camat Medan Tuntungan, Berani Peranginangin Angin membagikan nasi kepada tukang becak di persimpangan empat Wilayah Kecamatan Medan Tuntungan. (Foto: Tomi Sanjaya Lubis/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka menyambut perayaan Natal Oikumene 2024 di Kecamatan Medan Tuntungan pada Desember mendatang, Pemerintah Kecamatan Medan Tuntungan menggelar aksi Natal dan tali kasih. Kegiatan ini berupa membagi-bagikan berbagai macam bentuk makan siang kepada tukang becak, ojek online, dan para pedagang di beberapa titik persimpangan jalan di Kecamatan Medan Tuntungan, Selasa (19/11) kemarin.

Camat Medan Tuntungan, Berani Peranginangin SH MH dan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Medan Tuntungan, Andika Sembiring SSTP MAP ikut serta membagi-bagikan makan siang kepada masyarakat, dan mereka berharap kegiatan ini bisa menjadi berkat bagi banyak orang.

Lurah Tanjung Selamat Kecamatan Medan Tuntungan, Hans Joy Tarigan SH MH selaku Ketua Panitia Natal Oikumene Kecamatan Medan Tuntungan mengatakan, tujuan dari kegiatan ini untuk berbagi kasih sesama umat manusia, khususnya masyarakat yang ada di Kecamatan Medan Tuntungan dalam menyambut Natal Oikumene.

“Di sini kita pemerintah, ingin menunjukan kepada masyarakat bahwa pemerintah Kota Medan dalam rangka menyambut Natal, ingin berbagi kasih dan peduli kepada masyarakat khususnya di Kecamatan Medan Tuntungan. Nantinya juga akan ada giat berbagi kasih ke panti asuhan, orang-orang tua yang sudah manula, dan kegiatan-kegiatan pra Natal lainnya,” kata Hans Joy Tarigan kepada wartawan Sumut Pos, Rabu (20/11).

Menurut lurah yang akrab disapa Joy Tarigan ini, kegiatan berbagi kasih dalam menyambut Perayaan Natal Oikumene sudah menjadi program setiap tahun yang dilaksanakan di Kecamatan Medan Tuntungan. “Memang dalam program berbagi kasih ini, kita hanya membagikan macam bentuk makanan kepada masyarakat, khususnya para abang becak, dan ojek online. Tapi kami berharap, program ini bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat sangat,” ujar Joy Tarigan. (omi/adz)

Generasi Vokasi Siap Bersaing Mengukir Prestasi

KERJA SAMA: Dr Maulidina MM bersama pimpinan asosiasi, perusahaan dan rumah sakit yang bekerja sama dengan Politeknik LP3I Medan, Rabu (20/11).(DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

POLITEKNIK LP3I Medan mewisuda para lulusan di Hotel Santikadyandra Premiere Medan, Rabu (20/11). Tema wisuda adalah: Generasi Vokasi Siap Bersaing Mengukir Prestasi.

Wisuda dihadiri antara lain Pj Gubsu diwakili Kepala Dinas Pendidikan Provsu Ir Abdul Haris Lubis MSi, Wakil Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Sumut Dr Yanhar Jamaluddin MAP, Ketua STOK Bina Guna Dr dr Hj Liliana Puspa Sari MKes, Ketua Yayasan Global Mandiri Utama Dr Ir R Andy Oetario Putro MM, Managing Director Politeknik L3I Medan Dr H Aspizain Caniago MSi, keluarga wisudawan/wisudawati Politeknik LP3I Medan dan undangan lainnya.

”Pencapaian luar biasa yang diraih wisudawan dan wisudawati dari program studi administrasi bisnis, akuntansi dan teknologi komputer. Upaya keras yang selama tiga tahun, telah sukses memperoleh gelar akademik ahli madya,” kata Direktur Politeknik LP3I Medan Dr Maulidina MM.

Di Politeknik LP3I Medan, kata direktur, para lulusan telah dibekali dengan pengetahuan teknis, keterampilan praktis, serta berbagai nilai dan etika yang sangat penting untuk menghadapi tantangan dunia kerja. Dunia kerja
membutuhkan individu yang tidak hanya cerdas secara akademis. Tetapi juga kreatif, fleksibel, penuh integritas dan memiliki attitude
yang baik.

Ia mengungkapkan bahwa sebagian peserta wisuda telah bekerja di perusahaan relasi Politeknik LP3I Medan. ”Hari ini juga ditandatangani MoU dengan
PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT Usaha Gunabhakti Mandiri, PT Indone Kargo Ekspress, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, PT Pharos Indonesia, PT Indomobil Prima Niaga dan RSU Bunda Thamrin.

Adapun lulusan berprestasi yakni Zhafira Ramadani (dara utama Kota Medan 2022), Radika Fitri Hadi (best custome competition wedding nusantara) serta Habib Arianto (peraih medali emas kategori social science Indonesian Student & Lecture Competition ISLC tahun 2022 dan peraih medali emas kategori management business proposal
(ISLC) tahun 2023.

Kemudian Dicky Wahyudi (peraih medali perak kategori rancangan kendali robotic ISLC tahun 2022, peraih dua medali emas kategori robotic control dan management business proposal ISLC tahun 2023) serta finalis international competition dan lomba inovasi digital mahasiswa.

Ketua Yayasan Global Mandiri Utama Dr Ir R Andy Oetario Putro MM menegaskan dukungan pihak yayasan terhadap pengembangan Politeknik LP3I Medan untuk memberikan proses belajar mengajar terbaik pada para mahasiswa.

Wakil Ketua Asosiasi Aptisi Sumut Dr Yanhar Jamaluddin MAP mengutarakan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumut terus berpacu dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi.

Dijelaskan mantan rektor Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), saat ini terdapat empat PTS di Sumut dengan akreditasi perguruan tinggi yang unggul. Ia berharap Politeknik LP3I Medan beserta PTS lainnya di Sumut juga dapat memperoleh akreditasi unggul.

Sedangkan Pj Gubsu diwakili Kepala Dinas Pendidikan Provsu Ir Abdul Haris Lubis MSi juga mengapresiasi peran strategis Politeknik LP3I Medan sebagai pendidikan vokasi dalam mencetak tenaga kerja yang terampil, inovatif, memiliki kompetensi dan siap menghadapi globalisasi.

”Salam hangat pada sivitas akademika Politeknik LP3I Medan dari Bapak Pj Gubsu. Selamat berkarya untuk negeri. Jadilah generasi unggul dan berdaya saing. Siap bekerja dan menciptakan lapangan kerja. Jadilah agen perubahan,” kata Ir Abdul Haris Lubis MSi.

Diakui Pj Gubsu, tantangan dunia kerja terus berkembang ditengah berkembangnya teknologi, inovasi dan digitalisasi dalam hampir semua bidang usaha yang membuka peluang dan tantangan. Untuk itu belajarlah sepanjang hayat dan mampu beradaptasi, berintegritas dan beretika, jujur, tanggung jawab, memiliki kreativitas dan inovasi, mampu berkolaborasi dan memiliki kontribusi untuk bangsa. (dmp)

Polda Sumut Musnahkan Barang Bukti Narkoba Masa Tangkapan 64 Hari

PEMAPARAN: Kapolda Sumut, Irjen Whisnu Hermawan Februanto bersama Wakapoldasu Brigjen Pol Rony Samtana, Kabid Humas Kombes Hadi Wahyudi dan Dirnarkoba Kombes Yemi Mandagi saat memaparkan barang bukti narkoba untuk dimusnahkan. FOTO: Dewi Syahruni Lubis/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditresnarkoba Polda Sumut) melakukan pemusnahan barang bukti narkoba, hasil operasi selama 64 hari, yakni 9 Oktober-11 Nopember 2024, di tempat pembakaran Narkotika, samping Lapangan Tembak Mapolda Sumut, Rabu (20/11).

Adapun, barang bukti yang dimusnahkan yakni sabu-sabu 201,68Kg, ganja 272,23Kg dan pil ekstasi 40.118 butir, dengan cara dibakar menggunakan incinerator. Barang bukti narkoba itu disita dari 51 tersangka yang diungkap dalam 32 kasus.

Pemusnahan barang bukti narkoba dipimpin langsung Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, didampingi Wakapoldasu Brigjen Pol Rony Samtana, Dirnarkoba Poldasu Kombes Yemi Mandagi, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) lainnya.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengatakan, bahwa tetap berkomitmen dalam memberantas dan memburu para bandar narkoba.

“Polda Sumut tetap berkomitmen dalam pemberantasan narkoba. Lokasi-lokasi yang merupakan peredaran dan transaksi narkoba tengah diidentifikasi. Semua akan kita babat habis,” tegas Whisnu.

Jenderal bintang dua itu menekankan kepada seluruh personel agar tetap semangat bekerja untuk memenuhi program Pemerintah, bahwa narkoba adalah musuh kita bersama.

“Hindari terlibat dalam lingkar penggunaan ataupun peredaran narkoba. Semua akan ada konsekwensinya jika ada yang terlibat di dalamnya,” katanya.

Sementara itu, Dirnarkoba Poldasu, Kombes Pol Yemi Mandagi menambahkan, pengungkapan narkoba ini melibatkan jaringan Internasional Malaysia-Bagan Asahan dan jaringan Nasional.

“Narkoba masuk ke Medan dari Aceh, Rokan Hilir Pekan Baru, Tanjungbalai. Ada yang dijual ke Makassar, Lampung dan Deliserdang,” jelasnya.

Yemi menambahkan, modus operandi yang dilakukan para tersangka bermacam-macam, antara lain barang dimasukkan ke dalam fiber kemudian disimpan di bawah jaring, kemudian dibawa menggunakan sampan.

“Pintu masuk narkoba ke Sumut dari jalur laut Malaysia-Belawan dan Malaysia-Bagan Asahan. Sedangkan jalur laut masuk dari Rokan Hilir-Labuhanbatu dan Aceh-Langkat,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Yemi, ada yang diselipkan di dalam lipatan celana dan dimasukkan ke dalam koper, disimpan di bawah tempat duduk mobil dan ada yang disimpan di dalam goni. “Modus ini dilakukan untuk mengelabui petugas,” ujarnya.

Dengan keberhasilan pengungkapan jumlah barang bukti narkoba ini, sebut mantan Kapolresta Deliserdang itu, masyarakat yang terselamatkan akibat bahaya narkoba sebanyak 1.935.758 orang.

Dengan perincian, 201,68Kg sabu-sabu dapat menyelamatkan 806.620 orang, yang diasumsikan 1 gram untuk 4 orang. Sedangkan ganja seberat 272,23Kg, dapat menyelamatkan anak bangsa sebanyak 1.088,920 orang, yang disumsi kan 1 gram untuk 4 orang.

Sementara 40.118 butir ekstasi, dapat menyelamatkan nyawa manusia dari bahaya narkoba sebanyak 40.118 orang, dengan asumsi 1 butir untuk 1 orang.

“Para tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114, Pasal 112, Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009, Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” tandasnya. (dwi/han)