26.8 C
Medan
Monday, January 19, 2026
Home Blog Page 4419

Dukung RUU-PKS, Women March Sumut Gelar Long March

DUKUNGAN: Aktivis Women March Sumut melakukan penanda-tanganan spanduk, sebagai dukungan agar RUU-PKS, segera disahkan, Kamis (5/3).
DUKUNGAN: Aktivis Women March Sumut melakukan penanda-tanganan spanduk, sebagai dukungan agar RUU-PKS, segera disahkan, Kamis (5/3).
DUKUNGAN: Aktivis Women March Sumut melakukan penanda-tanganan spanduk, sebagai dukungan agar RUU-PKS, segera disahkan, Kamis (5/3).
DUKUNGAN: Aktivis Women March Sumut melakukan penanda-tanganan spanduk, sebagai dukungan agar RUU-PKS, segera disahkan, Kamis (5/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU-PKS) sampai saat ini belum juga disahkan. Karena itu, Women March Sumatera Utara mengadakan aksi long march di Lapangan Merdeka Medan, mendukung RUU-PKS segera disahkan, Minggu (8/3).

Aksi yang digelar bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional yang diperingati pada 8 Maret setiap tahunnya ini, diikuti puluhan peserta dari berbagai aliansi, di antaranya Komunitas Perempuan Hari Ini, Himpunan Serikat Perempuan Indonesia (Hapsari), Aliansi Sumut Bersatu (ASB), dan Lingkar Dara dan Serikat Jurnalistik Keberagaman (Sejuk).

Direktur Aliansi Sumut Bersatu (ASB), Ferry Wira Padang, atau kerap disapa Ira mengungkapkan, long march ini dilaksanakan sebagai bentuk kampanye untuk menyuarakan dukungan terhadap RUU-PKS. Sumut melalui Womens March mengadakan campaign untuk menyuarakan keadilan dan kesetaraan perempuan.

“Salahsatu isu yang kita usung adalah pemerintah segera mengesahkan Rancangan Undang Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU-PKS) dan menolak Rancangan Undang Undang Ketahanan Keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, alasan mereka mendukung RUU PK karena melihat data dari Komnas Perempuan, bahwa setiap tahunnya angka kekerasan seksual semakin meningkat. “Ini menjadi dasar kita mendorong pemerintah mengesahkan RUU-PKS ini. Karena ini untuk kepentingan perempuan agar tidak mengalami kekerasan seksual,” ujar Ira.

Komnas Perempuan mencatat, jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan tahun 2019 meningkat 14%, yakni menembus angka 406.178 kasus dibanding tahun sebelumnya dengan 348.466 kasus.

Aksi damai ini memiliki rangkaian kegiatan, di antaranya teatrikal dari Hapsari Lubukpakam, pembacaan puisi, orasi, dan penggalangan tanda tangan dari masyarakat Kota Medan. Hal ini sebagai bentuk dukungan nyata agar RUU-PKS agar segera disahkan.

Terlihat, para peserta aksi dan masyarakat Kota Medan yang sedang berolah raga pagi di Lapangan Merdeka, tampak begitu antusias melakukan pembubuhan tanda tangan di kain putih panjang yang telah disediakan.

Ira menambahkan, tanda tangan ini sebagai bentuk pengumpulan dukungan dari masyarakat yang ikut mendukung RUUPKS. “Di sini kita juga lakukan pengumpulan tanda tangan dari masyarakat kota Medan. Hal ini dilakukan sebagai support terhadap perempuan korban kekerasan dan sebagai bentuk dukungan pengesahan RUU PKS menjadi sebuah undang-undang,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan, Ketua Perempuan Hari Ini, Lusty Ro Manna Malau. Ia mengungkapkan penggalangan tanda tangan tersebut sebagai bentuk solidaritas dukungan agar RUU-PKS disahkan.

Dalam aksi tanda tangan ini, Women March Sumatera Utara memiliki tagline yaitu ‘Sumut Menuju Provinsi Tanpa Kekerasan Seksual’.

“Kita di Sumut ini menuju daerah yang bebas dari kekerasan seksual. Itu tagline dari gerakan tanda tangan bahwa Sumut bisa menjadi daerah yang bersih dari kekerasan seksual,” tegasnya.

Hasil dari tanda tangan ini, lanjutnya, akan menjadi bukti dan dokumentasi masyarakat yang peduli terhadap perempuan. “Tanda tangan ini sebagai dokumentasi bagi para media dan ini juga menjadi catatan penting untuk mengetahui berapa banyak yang mendukung. Setelah acara ini bisa menjadi kuat dan solid,” tukasnya. (mag-1)

Wagub Ajak Masyarakat Sumut Giat Berolahraga

FUN BIKE: Wagubsu, Musa Rajekshah dan Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah mengikuti Fun Bike Harapan Festival (Harfest) IAI 2020, Minggu (8/3).  
FUN BIKE: Wagubsu, Musa Rajekshah dan Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah mengikuti Fun Bike Harapan Festival (Harfest) IAI 2020, Minggu (8/3).  
FUN BIKE: Wagubsu, Musa Rajekshah dan Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah mengikuti Fun Bike Harapan Festival (Harfest) IAI 2020, Minggu (8/3).  
FUN BIKE: Wagubsu, Musa Rajekshah dan Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah mengikuti Fun Bike Harapan Festival (Harfest) IAI 2020, Minggu (8/3).  

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kesehatan merupakan aspek penting dalam mewujudkan Sumatera Utara (Sumut) yang bermartabat. Karena itu, Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah mengajak masyarakat Sumut sering berolahraga untuk menjaga kesehatan.

“Berolahraga banyak caranya. Apapun olahraganya yang penting agar kita sehat dan bugar. Mari kita berolahraga,” kata Wagub didampingi Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, usai mengikuti Fun Bike Harapan Festival (Harfest) Ikatan Abiturient Yaspendhar (IAI) 2020, di Taman Ahmad Yani Jalan Imam Bonjol Medan, Minggu (8/3).

Saat bersepeda, Wagub banyak menyapa masyarakat yang juga sedang berolahraga pada Minggu pagi. Dikatakannya, banyak yang didapat masyarakat saat bersepeda. Mulai dari kesehatan jasmani hingga suasana santai menikmati Kota Medan yang jarang didapat jika tidak sedang bersepeda.

“Bersepeda ini banyak manfaatnya, mulai dari kesehatan jasmani hingga kita juga dapat menikmati berkeliling kota yang suasananya pasti berbeda,” kata Musa Rajekshah. Rute yang dilalui sepanjang 15 km, mulai dari Taman Ahmad Yani Jalan Imam Bonjol. Selanjutnya rombongan melewati Jalan Diponegoro, Lapangan Merdeka, Jalan Guru Patimpus, Jalan Gatot Subroto, Jalan Setia Budi, Jalan Dr Mansyur, Jalan Jamin Ginting, Jalan Mongonsidi, Jalan Ir H Djuanda berakhir di Taman Ahmad Yani.

Ketua Yayasan Pendidikan Harapan Tapi Rondang Ni Bulan mengatakan kegiatan funbike Harapan Festival 2020 baru pertama kali dilakukan. Fun bike adalah salah satu rangkaian Harfest 2020 yang diadakan sejak 7 Maret 2020. Selain fun bike banyak rangkaian kegiatan menarik lain seperti lomba 3X3 Basketball Competition, bazar hingga Cross Country.

Rondang mengapresiasi Wagub yang mengikuti fun bike tersebut. “Semoga acara ini sukses, apalagi di tengah-tengah kita ada Wagub. Selamat mengikuti acara fun bike yang baru pertama kali diadakan oleh IAY,” kata Rondang yang juga turut melepas peserta Fun Bike. Turut hadir dan mengikuti Fun Bike Kadis Pemuda dan Olahraga Sumut Baharudin Siagian dan para alumni Yaspendhar. (rel)

Gembira Ginting Kembali Pimpin IPK Karo

FOTO BERSAMA: Ketua DPD Karo Gembira Ginting foto bersama Ketua DPD IPK Sumut, Bupati dan Wabup Karo, Ketua DPRD Karo, Kapolres Karo dan beberapa anggota DPRD Karo usai pelantikan.
FOTO BERSAMA: Ketua DPD Karo Gembira Ginting foto bersama Ketua DPD IPK Sumut, Bupati dan Wabup Karo, Ketua DPRD Karo, Kapolres Karo dan beberapa anggota DPRD Karo usai pelantikan.
FOTO BERSAMA: Ketua DPD Karo Gembira Ginting foto bersama Ketua DPD IPK Sumut, Bupati dan Wabup Karo, Ketua DPRD Karo, Kapolres Karo dan beberapa anggota DPRD Karo usai pelantikan.
FOTO BERSAMA: Ketua DPD Karo Gembira Ginting foto bersama Ketua DPD IPK Sumut, Bupati dan Wabup Karo, Ketua DPRD Karo, Kapolres Karo dan beberapa anggota DPRD Karo usai pelantikan.

KARO, SUMUTPOS.CO – Gembira Ginting kembali dipercaya menahkodai Ikatan Pemuda Karya (DPD-IPK) Kabupaten Karo periode 2020 – 2025. Sedangkan sekretaris dijabat Bistok Situmorang SE dan Desmon Pinem sebagai bendahara.

Pelantikan pengurus IPK Karo ini digelar di aula Hotel Internasional Sibayak Berastagi, Jalan Merdeka Kabupaten Karo, Sabtu (7/3) malam.

Acara ini turut dihadiri Bupati Karo Terkelin Brahmana, dan Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty Br Sebayang serta para Forkopimda.

Pengurus DPD IPK Kabupaten Karo tersebut dilantik oleh Ketua DPD Sumut Bastian Panggabean.

Pasca dilantik, Gembira turut melantik Satgas Inti Maha Sakti Karya, Brigade Pertiwi Wanita Karya dan Lembaga Bantuan Hukum oleh Ketua DPD IPK Kab. Karo.

Gembira Ginting dalam sambutannya mengatakan, pelantikan ini bukan hanya sebatas seremonial saja,namun jauh dari itu pelantikan pengurus baru bagi sebuah organisasi kepemudaan adalah satu sarana dalam melakukan regenerasi dan suksesi kepemimpinan yang demokratis. Demikian halnya dengan IPK sebagai sarana regenerasi dan ajang menunjuk jati diri organisasi.

“Pelantikan ini kami anggap sakral dan memiliki posisi penting dalam perjalanan organisasi Ikatan Pemuda Karya,”ucapnya.

Program pengkaryaan Pemuda dan regenerasi internal di tubuh IPK berjalan dengan lancar, sehingga saat ini kader dan anggota IPK cukup banyak berkiprah secara aktif dalam mengisi pembangunan baik skala lokal maupun nasional. “Sehingga kami membuka diri untuk senantiasa dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Karo.

Dan saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya acara ini. Juga kepada DPD IPK Provinsi Sumatera Utara yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk kembali mengemban amanah ini untuk mengembangkan panji-panji IPK lima tahun kedepan di Bumi Tanah Karo ini,”pungkasnya.

Bupati Karo Terkelin Brahmana dalam sambutannya, mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus DPD IPK Kabupaten Karo.

“Kita harap IPK bisa bekerjasama dengan pemerintahan dalam mendukung pembangunan Tanah Karo ke depan. Ini terbukti sebelumnya sudah ada kerja sama yang dalam mendukung pembangunan Kabupaten Karo ini,”ucap Terkelin.

Tak jauh beda, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Seyto Indriono dalam sambutannya berharap kedepan pihaknya bisa kerja sama dengan IPK Karo.

“Mari kita bersama membangun Karo, bila rekan-rekan organisasi bersih dari narkoba saya yakin kita bisa bersama membangun daerah ini, saya yakin bisa pembangunan di Kabupaten Karo ini terlaksana,” ucapnya. (deo/han)

Dugaan Korupsi Proyek 4 Bangunan di Pasar Doloksanggul ‘Jalan di Tempat’

ilustrasi
ilustrasi

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Hingga kini, perkembangan kasus dugaan korupsi pembangunan 4 unit bangunan di Pasar Doloksanggul, Kabupaten Humbahas, masih jalan di tempat.

Meski Kejari Humbahas telah melakukan klarifikasi terhadap beberapa pejabat di Dinas Koperasi Perdagangan dan Industri (Kopedagin), belum satupun ditetapkan menjadi tersangka.

Kajari Humbahas, Iwan Ginting yang dimintai terkait perkembangan penanganan proyek pembangunan 4 unit bangunan di Pasar Doloksanggul itu, tidak mau menjelaskan secara rinci.

“Nanti kalau sudah waktunya,” ujar dia sembari tanpa mau menjelaskan alasan tersebut.

Sebelumnya, pemeriksaan proyek pasar ini berawal dari laporan masyarakat ke Kejari Humbahas. Oleh pihak tim Intelijen melakukan pengembangan dengan meng amankan sejumlah dokumen pada pro yek tersebut dari kantor Dinas Kopedagin.

Sebanyak 2 orang pegawai, yakni Herbet Simamora dari Dinas Koperasi Perdagangan dan Industri sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) dan Gayus Purba dari Dinas Perkim serta dari Unit Layanan Pengadaan (ULP) sebagai panitia kelompok kerja pengadaan konstruksi (Pokja), pun dipanggil untuk diklarifikasi.

Dari perkembangan intelijen, penanganan kasus inipun dilanjutkan ke tahap penyelidikan ke ranah pidana khusus. Menurut dia, penyelidikan pada pembangunan tersebut sudah tahap lidik pihaknya (Pidana Khusus) dan masih dilakukan lidik.

“Masih lidik,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum di Lubukpakam ini saat ditanya perkembangan penanganan pihaknya soal tersebut.

Ketika disinggung, sudah sejauhmana perkembangannya lidiknya, Iwan yang menggantikan mantan Kepala Kejaksaan, Zaedar Rasepta, hingga berita ini diturunkan enggan menjelaskan.

“Nanti kalau sudah waktunya,” ujar dia sembari tanpa mau menjelaskan alasan tersebut.

Sekedar diketahui, penanganan penyelidikan pada 4 unit pembangunan pasar itu, telah ditemukan cukup bukti dugaan korupsinya oleh pihak intelijen.

Kepala Seksi Intelijen, Juanda Sitorus belum lama ini mengatakan.

“ Dari situ kita menemukan bukti-bukti, tapi bukan menemukan tindak pidana. Namun adanya bukti permulaan yang cukup adanya dugaan dugaan ke sana, makanya perlu pendalaman di pidana khusus,”terang Juanda. (des/han)

Jembatan Binanga Hutauruk Kembali Bisa Dilintasi

DIPERBAIKI: Jembatan Binanga Hutauruk di Dusun 3 Desa Paropo 1, Kecamatan Silahisabungan, sudah bisa dilintasi warga setelah diperbaiki Pemkab Dairi. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
DIPERBAIKI: Jembatan Binanga Hutauruk di Dusun 3 Desa Paropo 1, Kecamatan Silahisabungan, sudah bisa dilintasi warga setelah diperbaiki Pemkab Dairi. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
DIPERBAIKI: Jembatan Binanga Hutauruk di Dusun 3 Desa Paropo 1, Kecamatan Silahisabungan, sudah bisa dilintasi warga setelah diperbaiki Pemkab Dairi. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
DIPERBAIKI: Jembatan Binanga Hutauruk di Dusun 3 Desa Paropo 1, Kecamatan Silahisabungan, sudah bisa dilintasi warga setelah diperbaiki Pemkab Dairi. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Jembatan Binanga Hutauruk di Dusun 3 Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, yang amblas akibat diterjang banjir bandang pada November tahun lalu, sudah kembali bisa dilalui warga.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi sudah membangun jembatan sementara, agar aktivitas masyarakat khususnya petani setempat tidak terkendala.

Dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Informasi Komunikasi dan Publikasi Dinas Infokom, Untung Roy Nahampun, Minggu (8/3), jembatan tersebut diperbaiki untuk merespon protes masyarakat sebelumnya. Dimana jembatan yang rusak akibat diterjang banjir, melakukan perbaikan secara swadaya.

Oleh Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu yang melakukan kunjungan ke lokasi jembatan pada Februari lalu, langsung memerintahkan Dinas PUPR dan BPBD melakukan perbaikan jembatan sementara, menunggu dilakukan pembangunan secara permanen pada tahun anggaran 2021, sehingga mobilitas pengangkut hasil panen para petani bisa lancar. (rud)

Polres Sergai Razia Kejahatan Jalanan

PERIKSA: Petugas Polantas memeriksa barang bawaan pengendara mobil Avanza saat digelar razia oleh Polres Sergai, Sabtu (7/3).
PERIKSA: Petugas Polantas memeriksa barang bawaan pengendara mobil Avanza saat digelar razia oleh Polres Sergai, Sabtu (7/3).
PERIKSA: Petugas Polantas memeriksa barang bawaan pengendara mobil Avanza saat digelar razia oleh Polres Sergai, Sabtu (7/3).
PERIKSA: Petugas Polantas memeriksa barang bawaan pengendara mobil Avanza saat digelar razia oleh Polres Sergai, Sabtu (7/3).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Guna mengantisipasi aksi kejahatan jalanan dan mengurai kemacetan, Polres Sergai menggelar razia stasioner patroli Blue Light di Jalinsum Sergai, tepatnya di depan Mapolsek Perbaungan, Sabtu (7/3).

Razia itu dipimpin langsung oleh Kabag Ops Kompol Sopyan SH, dan beberapa satuan personel Satlantas, Sat Intel, Satnarkoba, Satreskrim, Satsabhara, Polsek Perbaungan dan Polsek Pantai Cermin.

Pengendara roda dua dan empat yang dicurigai saat melintas, di stop untuk dimintai kelengkapan surat-surat kendaraan dan muatan.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang melalui Kabag Ops Kompol Sopyan SH menjelaskan, adapun tujuan dari kegiatan razia ini adalah untuk menekan angka kejahatan di jalanan seperti begal, jambret, curanmor, serta balapan liar yang sering terjadi setiap Sabtu malam.

Disamping itu, untuk mengantisipasi peredaran narkoba dan menekan para pelaku kejahatan seperti tawuran dan bajing lonjat yang mengunakan senjata tajam (Sajam).

“Setiap pengendara wajib diperiksa surat-surat kendaraan dan diperiksa semua barang-barang bawaan. Apabila ditemukan pelanggaran kepada penggendara roda 2 dan 4 akan diberikan sanksi tilang,” jelas Kompol Sopyan.

Dikatakan Kompol Sopyan, razia ini digelar untuk menciptakan suasana aman dan kondusif setiap penghujung akhir pekan malam minggu bagi penggendara yang melintas di Jalinsum Sergai sebagai upaya efect deterent, kata Kompol Sopyan. (sur/han)

Manfaatkan Geriten jadi Destinasi Wisata di Karo

RESMIKAN: Bupati Karo, Terkelin Brahmana menandatangani batu prasasti tanda peresmian renovasi Geriten Pulu Ganding Pasinget Sitepu, di Desa Beganding, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sabtu (7/3).
RESMIKAN: Bupati Karo, Terkelin Brahmana menandatangani batu prasasti tanda peresmian renovasi Geriten Pulu Ganding Pasinget Sitepu, di Desa Beganding, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sabtu (7/3).
RESMIKAN: Bupati Karo, Terkelin Brahmana menandatangani batu prasasti tanda peresmian renovasi Geriten Pulu Ganding Pasinget Sitepu, di Desa Beganding, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sabtu (7/3).
RESMIKAN: Bupati Karo, Terkelin Brahmana menandatangani batu prasasti tanda peresmian renovasi Geriten Pulu Ganding Pasinget Sitepu, di Desa Beganding, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sabtu (7/3).

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Terkelin Brahmana mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mengelola dan memanfaatkan geriten menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Karo.
Hal ini disampaikan Bupati Karo Terkelin Brahmana saat meresmikan renovasi pembangunan Geriten Pulu Ganding Pasinget Sitepu di Desa Beganding, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sabtu (7/3).
Terkelin mengaku bangga dengan selesainya renovasi pembangunan Geriten Menurut Terkelin, pembangunan Gerinten Pulu Ganding Pasinget Sitepu. “Sebab ini salah satu ciri kebanggan kearifan lokal, budaya Karo yang sampai sekarang ini belum punah masih bertahan, sungguh luar biasa,” katanya.
Peresmian Geriten Pulu Ganding Pasinget Sitepu dihadiri keturunan Pulu Ganding Pasinget Sitepu dan warga Desa Beganding. Terkelin mengajak warga desa dan BUMDes untuk memanfaatkan geriten menjadi area wisata di Kabupaten Karo. “Kita harus berpikir secara global namun bertindak secara lokal. Jadikan Geriten Pulu Gading menjadi geriten wisata. Ini bisa dikelola BUMDes, tinggal perangkat desa yang berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan,” ujarnya.
Cicit Pulu Gading Pesinget Sitepu, Dra. Agustina br Kaban Msi alias Tina mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Karo meresmikan Geriten Pulu Ganding Pasinget Sitepu. “Meski sibuk (memperingati HUT Kabupaten Karo), namun Bupati Karo masih bisa menyempatkan datang,” katanya.
Tina menjelaskan Geriten Pulu Ganding Pasinget Sitepu awalnya dibangun pada 1926, lalu kemudian dilakukan beberapa kali renovasi.“Tahun 1926 geriten ini sudah ada dan direnovasi tahun 1984, kemudian tahun 2019 direnovasi lagi selesai 2020, baru diresmikan,” katanya.
Tina menegaskan Geriten Pulu Ganding Pasinget Sitepu bukan hanya milik marga Sitepu saja atau masyarakat Desa Beganding. “Tetapi Griten ini sudah milik masyarakat Karo semuanya,” kata Tina. Dalam masyarakat suku Karo, geriten berfungsi untuk menyimpan kerangka atau tulang-tulang sanak keluarga, yang diambil dari kuburannya. Bangunan geriten berarsitektur khas bangunan tradisional Karo. (deo)

Baru 3 Desa Serahkan R-APBDes di Nias

NIAS, SUMUTPOS.CO – Memasuki bulan Maret tahun anggaran 2020, baru 3 desa yang masih menyerahkan pengajuan Rencana Anggaran Pendapat dan Belanja Desa (RAPBDes) di Kabupaten Nias.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Nias, F Yaman Lase SKom kepada Sumut Pos, di kantornya, Jalan Pertanian, Hiliweto-Gido.. “Sedang proses pengajuan di tingkat desa, sampai hari ini masih tiga desa yang sudah kita terima RABDesnya,”kata Yaman, Jumat (6/3).

Yaman menyebutkan, dinas PMD telah menyurati para kades se-Kabupaten Nias pada tanggal 28 Februri 2020 yang lalu, terkait percepatan penyusunan RAPBDes dimaksud. “Selain sosialisasi kita sudah menyurati seluruh kades. Di surat itu sudah kita buat batas penyerahan RAPBDes sampai tanggal 6 Maret,” sebutnya.

Menurut Sekdis PMD Kabupaten Nias itu, salah satu faktor lambannnya pengajukan RAPBDes dimaksud disebabkan keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) di pemerintahan desa. Bahkan laporan penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2019, belum seluruhnya menyerahkan.

“Sebenarnya keterbatasan SDM ini dapat diatasi, jika para kades mampu memberdayakan tenaga pendamping desa. Tapi saya lihat mereka kurang terbuka apa kelemahannya, seolah-olah ada yang ditutupi, “ ungkapnya.

“Memang secara aturan dibolehkan, laporan DD bisa diserahkan hingga 3 bulan setelah berakhir tahun anggaran. Namun harus dipahami bahwa kecepatan pelaporan dan pengajuan adalah satu penilaian dari pemerintah pusat bahwa kita benar-benar siap menerima dana desa,” tambahnya.

Diterangkan Yaman, sesuai Permenkeu nomor : 205/PMK.07/2019 tentang pengelolaan DD tahun anggaran 2020, bahwa penyaluran DD tahun 2020 harus dimulai pada bulan Januari dan dilakukan dalam 3 (tiga) tahap yakni : tahap I (40 persen) dari bulan Januari hingga Juni, dengan dokumen persyaratan penyaluran berupa peraturan desa mengenai APBDes.

Untuk pencairan tahap II sebesar 40 persen, dari bulan Maret hingga Augustus, kepala desa harus menyerahkan laporan realisasi penyerapan dan capaian DD tahap I, dengan menunjukan rata-rata realisasi penyerapan paling sedikit 50 persen serta capaian keluaran paling minim 35 persen.

Sedangkan untuk tahap III (20 persen), dimulai bulan Juli dengan menyampaikan laporan realisasi penyerapan dan capaian DD tahap II, dengan menunjukan rata-rata realisasi penyerapan paling sedikit 90 persen serta capaian keluaran paling minim 75 persen.

“Para Kades harus memahami ini, bahwa ada perubahan aturan penyaluran DD dari tahun sebelumnya. Kepada seluruh Kades se-Kabupaten Nias supaya menyampaikan realisasi laporan DD maupun RAPBDes secara cepat dan tepat. Kami berharap kedepan tidak terulang dengan pola-pola yang lama,” harapnya.

Terpisah, Kepala Desa Sihareo Sogaeadu, Kabupaten Nias, Dermawan Waruwu SE dihubungi Sumut Pos, Minggu(8/3), mengakui keterlambatan RAPBDes di desanya disebabkan petunjuk teknis (Juknis) pagu dana masing-masing desa dari Pemerintah Kabupaten Nias, baru ia terima pertengahan bulan Februari 2020.

“Setelah turun Juknis baru bisa kita susun RAPBDes, jadi sekarang sedang tahap penyususnan. Saya perkirakan akhir Maret ini sudah bisa kami ajukan,” terangnya.

Dermawan juga mengeluh lambannya pencairan DD tahap III tahun 2019 yang lalu, menjadi penyebab laporan realisasi DD tahun 2019 menjadi terhambat. “Akhir November 2019 lalu baru pencairan DD tahap III, ini menyebabkan pekerjaan fisik terganggu. Sampai Februari kemarin baru selesai pekerjaan fisik, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa kami serahkan,” sebutnya. (adl/han)

Pembinaan Pola Asuh Anak Remaja, Ketua PKK Langkat: Orangtua Berperan Menentukan Kualitas Anak

SERAHKAN: Ketua TP PKK Langkat menyerahkan bantuan Genre Kit kepada perwakilan remaja di Desa Pantai Gemi, Stabat.
SERAHKAN: Ketua TP PKK Langkat menyerahkan bantuan Genre Kit kepada perwakilan remaja di Desa Pantai Gemi, Stabat.
SERAHKAN: Ketua TP PKK Langkat menyerahkan bantuan Genre Kit kepada perwakilan remaja di Desa Pantai Gemi, Stabat.
SERAHKAN: Ketua TP PKK Langkat menyerahkan bantuan Genre Kit kepada perwakilan remaja di Desa Pantai Gemi, Stabat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Langkat, menggelar kegiatan pembinaan Pola Asuh Anak Remaja (PAR), di Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat, Langkat, Sabtu (7/3).

Dalam sambutannya, Ketua TP. PKK Langkat, Ny. Tiorita Terbit Rencana PA berharap kegiatan pembinaan PAR bisa memberikan pemahaman dan persepsi yang sama tentang pola asuh anak dan remaja yang baik, serta tentang pemenuhan hak- hak anak.

“Sehingga kita dapat sama-sama mendukung, terwujudnya keluarga serta desa yang ramah anak, untuk mendukung terwujudnya Langkat sebagai Kabupaten yang layak anak, “ sebutnya. Ny. Tiorita juga mengatakan, kegigihan dari orangtua dalam mencapai generasi yang sehat berkualitas dan siap bersaing sangat menentukan.

“Karena itu, saya mengajak kita semua mempersiapkan anak – anak sejak dini dengan menanamkan nilai-nilai baik, mulai dari keluarga, kesadaran untuk hidup baik, jujur dan bertanggungjawab,”tandasnya. Ny.Tio, juga menambahkan para orangtua harus dapat memberikan contoh tauladan yang baik dan benar, kepada anak-anak. Soalnya, satu contoh dari orang itu akan lebih bermanfaat dari seribu nasehat.

“Karena pada dasarnya anak lebih senang mencontoh dari yang dilihatnya, ketimbang terlalu banyak di berikan nasehat.,” sebutnya. Pada kesempatan itu, Tiorita menyalurkan bantuan Genre Kit kepada remaja Genre Desa Pantai Gemuk Kecamatan Stabat. Genre Kit ini adalah sarana atau alat bantu sosialisasi program Generasi Berencana yang dipergunakan oleh para pendidik sebaya, konselor sebaya atau pengolah kelompok PIK Remaja jalur pendidikan dan jalur masyarakat

Sementara, itu Camat Stabat Nuriadi, mengatakan, anak harus diayomi tidak saja oleh orangtuanya, melainkan juga harus mendapatkan perlindungan dan rasa nyaman dari lingkungan sekitar, lingkungan sekolah, penegak hukum dan pemerintah agar tumbuh kembang anak bisa berjalan baik dan sempurna, baik perkembangan mental dan fisiknya.

Kegiatan pembinaan PAR ini uga diwarnai dengan berbagai jenis lomba keterampilan anak sebagai upaya memberikan hiburan sembari menggali potensi dan talenta anak-anak remaja. (yas)

HIMPAUDI Deliserdang Dilantik

HADIRI: Wabup Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar saat menghadiri pelantikan Pengurus HIMPAUDI Deliserdang Periode 2020-2024 batara/sumut pos
HADIRI: Wabup Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar saat menghadiri pelantikan Pengurus HIMPAUDI Deliserdang Periode 2020-2024 batara/sumut pos
HADIRI: Wabup Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar saat menghadiri  pelantikan Pengurus HIMPAUDI Deliserdang Periode 2020-2024 batara/sumut pos
HADIRI: Wabup Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar saat menghadiri pelantikan Pengurus HIMPAUDI Deliserdang Periode 2020-2024
Batara/sumut pos

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar menghadiri pelantikan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Deli Serdang Di Aula P3UD Deli Serdang, di Tanjungmorawa, Kamis (5/3).

Ketua HIMPAUDI Sumatera Utara, Ny Hj Aminah Yunus Rasyid melantik Ketua HIMPAUDI Deliserdang, Drs. Rajuddin Batubara, Sekretaris Nila Kesuma S.Pd, Linda Dharmayani S.Pd.

Dalam sambutannya, Ketua HIMPAUDI Sumatera Utara, Ny Hj Aminah Yunus Rasyid mengatakan, selamat atas dilantiknya pengurus baru di Deliserdang. “Bekerjalah dengan giat, saya sangat bangga terhadap pemerintah Kabupaten Deliserdang karena menunjukkan keseriusan terhadap perkembangan anak di Kabupaten Deliserdang”.kata Aminah.

Aminah berharap Pemerintah Kabupaten Deliserdang, melalui Kadis PMD untuk mendorong kepada kepala desanya yang belum menganggarkan untuk biaya pengelolaan PAUD yang ada di desa masing-masing, supaya dianggarkan.

Bunda Paud Deliserdang, Ny.Hj Yunita Ashari Tambunan juga mengatakan, selama ini secara bertahap Pemerintah Kabupaten Deliserdang telah melakukan upaya untuk mendukung kemajuan PAUD. Misalnya melalui Dinas Pendidikan untuk penyediaan sarana dan prasarana,juga kesejahteraan guru-guru PAUD melalui insentif.

“Upaya ini harus dilanjutkan dan ditingkatkan, agar layanan PAUDS di Deliserdang dapat semakin baik,”katanya.

Dia juga berharap agar partisipasi masyarakat termasuk HIMPAUDI juga tidak Boleh berhenti, justru harus semakin semangat dari sebelumnya. “Mari kita bekerjasama dan sama-sama bekerja untuk masa depan anak-anak Deliserdang,”ajaknya.

Wabup Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar mengatakan, PAUD memiliki arti yang sangat penting bagi sejarah perkembangan anak, sebagai pondasi dasar bagi kepribadian anak, sejak anak dilahirkan hingga memasuki pendidikan dasar yang merupakan masa keemasan atau disebut dengan “golden age”. “Masa ini merupakan masa yang tepat untuk meletakkan dasar dasar pengembangan kemampuan fisik, bahasa, sosial, emosional dan nilai – nilai agama, yang bermuara pada pertumbuhan dan perkembangan anak yang sehat,cerdas serta mandiri,”terangnya. (btr/han)