28.7 C
Medan
Wednesday, January 21, 2026
Home Blog Page 4447

Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan FP USU Study Tour ke Thailand

STUDY TOUR: Peserta Study Tour Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan FP USU di Thailand.
STUDY TOUR: Peserta Study Tour Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan FP USU di Thailand.
STUDY TOUR: Peserta Study Tour Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan FP USU di Thailand.
STUDY TOUR: Peserta Study Tour Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan FP USU di Thailand.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Januari 2020 lalu, mahasiswa program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan study tour selama 5 hari di Thailand. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk nmembangun jaringan internasional dengan kampus di luar Indonesia.

Kegiatan diikuti oleh 38 mahasiswa, didampingi tiga dosen program studi dan satu perwakilan fakultas. Adapun dosen Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan yang ikut adalah Prof Dr Ir Elisa Julianti, M Si, Dr Ir Hotnida Sinaga, M App Sc, Adrian Hilman, STP, M Sc serta Dr Ir Tavi Supriana, MS, selaku Wakil Dekan III FP USU.

Ketua Program Studi, Prof. Dr. Ir. Elisa Julianti, M.Si, menjelaskan kegiatan ini, sepenuhnya didukung oleh pihak fakultas. Study tour merupakan salahsatu program unggulan Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian USU, yang telah dimulai sejak 2011 lalu. “Kami para dosen selalu ikut menemani mahasiswa dalam kegiatan study tour setiap tahunnya,” ungkap Elisa, Kamis (27/2).

Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa se-angkatan setiap tahunnya, telah mengunjungi beberapa negara di Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura dan Thailand. Sebelumnya, Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan juga telah melangsungkan kegiatan study tour di dalam negeri. Dengan adanya program ‘Internasionalisasi Kampus’ yang diluncurkan oleh pemerintah, setiap kampus di Indonesia sangat mendukung hadirnya hubungan kerja sama internasional seperti MoA antar fakultas dengan kampus di luar negeri.

“Kegiatan study tour merupakan salah satu pintu gerbang awal kerja sama internasional,” ungkap Elisa.

Dalam kunjungan kali ini, prodi Ilmu dan Teknologi Pangan berkesempatan mendatangi Institute of Food Research and Product Development (IFRPD), Kasetsart University. Kepada peserta study tour, Wakil Direktur bagian Hubungan Luar Negeri IFRPD, Mrs. Vrangkana Bhundhoombhoad, mengatakan sangat senang mendapat kunjungan dari kampus Indonesia.

“Mahasiswa dan dosen diberi kesempatan melakukan studi banding ke fasilitas yang mereka miliki seperti laboratorium, pabrik mini/pilot plan makanan ringan, serta minimarket yang menjual produk hasil riset yang telah dilakukan,” tutur Elisa.

Selain bertandang ke kampus yang ada di Bangkok, mahasiswa dan dosen juga berkesempatan mengunjungi UMKM/industri pangan dan minuman yang sedang berkembang pesat. Diawali dengan kunjungan ke pusat UMKM penjualan madu dan turunan olahan pangan lainnya, hingga mencoba mengelilingi pusat industri minuman teh hijau organik bebas kimia, Ichitan.

Dalam kunjungan industri di Ichitan, seluruh mahasiswa dan dosen diperlihatkan proses manufaktur yang telah mengaplikasikan Revolusi Industri 4.0. Hampir semua proses pengolahan dilakukan oleh robot. (gus)

Kasus Lahan Eks HGU PTPN II: Komisi A Dorong KPK Periksa 6 Pelapor

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Sumatera Utara mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa enam pelapor, yang mengadukan Gubernur Edy Rahmayadi atas dugaan korupsi menerima suap rekomendasi penerbitan Surat Perintah Pembayaran (SPP) lahan eks Hak Guna Usaha PTPN II. “Dalam hal ini, kami belum mendapat data dan informasi yang utuh.

Tapi pada prinsipnya Komisi A DPRD Sumut mendorong tegaknya supremasi hukum di Sumut ini. Kami mendorong KPK untuk memulai tindak lanjut laporan tersebut, dengan memeriksa terlebih dahulu para pelapor,” kata Ketua Komisi A DPRD Sumut, Hendro Susanto menjawab Sumut Pos, kemarin.

Kata dia, pengaduan masyarakat bisa menjadi pintu masuk bergulirnya kasus ini. Terlebih permasalahan tanah di Sumut adalah urusan yang pelik dan tidak boleh gegabah ditangani.

“Laporan semestinya dilengkapi dengan bukti-bukti yang valid. Karena kita adalah negara hukum. Jangan sampai negara dirugikan ataupun ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari persoalan tanah ini,” katanya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengungkapkan, sejak tahun 2004 hak nominatif tanah di Sumut sudah ditetapkan seluas 5.873 hektare. Pendistribusiannya dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama sudah ada daftar nominatifnya, untuk luas tanah 2.216 hektar.

“Nah tinggal yang 3.200 hektare lebih, ini siapa pengusul nominatif? Tentu dalam ini pak gubernur selaku kepala pemerintahan provinsi. Kami selaku Komisi A mengawasi apakah sudah sesuai daftar nominatif tersebut. Termasuk nominatif tahap pertama yang sudah kami konfirmasi ke BPN pusat, apakah sesuai daftarnya dengan tim di provinsi,” terangnya. Menurut pihaknya, KPK perlu menindaklanjuti laporan masyarakat sehingga permasalahan tanah di Sumut terutama soal hak nominatif dapat terungkap secara terang benderang.

“Gubernur tidak perlu panik bila dilaporkan oleh masyarakat. Jika memang beliau bersih, tak perlu risih. Sebab kita juga harus melihat semua aspek dalam persoalan tanah ini. Saya sepakat, pemberian lahan eks HGU oleh PTPN kepada pihak-pihak terkait, semuanya dibongkar,” katanya.

Plt Jubir KPK, Ali Fikri, yang dikonfirmasi wartawan, mengatakan setiap dumas atau pelaporan yang masuk, akan dikaji dulu secara mendalam sebelum melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Diketahui, enam warga Sumut melaporkan Gubsu Edy Rahmayadi, mantan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, Mantan Kakanwil BPN Sumut Bambang Priono, Direktur Utama PTPN II Mohammad Abdul Ghani, mantan Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ke KPK, Kamis (13/2) lalu.

Laporan keenam warga Sumut yang terdiri dari Saharuddin, Sahat Simatupang, Muhammad Arief Tampubolon, Timbul Manurung, Lomlom Suwondo dan Burhanuddin Rajagukguk itu, sekaitan dugaan korupsi Gubsu menerima suap rekomendasi penerbitan SPP lahan eks HGU PTPN II. (prn)

Jalan Desa Lidah Tanah Perbaungan Diaspal

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Warga Desa Lidah Tanah, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) menyampaikan terimakasih kepada Pemkab yang telah melakukan pengaspalan jalan di desa mereka.

Mewakili masyarakat Desa Lidah Tanah, H. Tarmizi mengharapkan pengaspalan jalan menjadi hotmix tersebut nantinya bisa ditingkatkan.

“Atas nama masyarakat Desa Lidah Tanah, saya ucapkan terima kasih kepada Bupati Soekirman bersama Wabup Darma Wijaya karena jalan desa Lidah Tanah ini telah ditingkatkan menjadi aspal hotmix,” ucap H Tarmizi SH saat ditemui di lokasi, Rabu (26/2).

Tarmizi, yang dipercaya sebagai ketua panitia pembangunan Masjid Nurul Huda Desa Lidah Tanah ini pun berharap, pada tahun 2021 Pemkab Sergai kembali mengaspal jalan yang sama di Desa Lidah Tanah sepanjang 2 kilomter yang berada di Dusun I dan II menuju Desa Pematang Tatal. “Diaspalnya jalan ini sangat memudahkan masyarakat sekitar menuju Mesjid Nurul Huda untuk ibadah. Karena jalan yang diaspal ini melintasi masjid yang menjadi kebanggaan warga desa sekitar,” bilang Tarmizi. (sur/han)

Bunda PAUD Dairi Kunjungi TK Al-Ikhlas

AKRAB: Bunda PAUD Kabupaten Dairi, Ny Romy Mariani boru Simarmata akrab bersama pelajar TK Al-Iklas Sidikalang, Kamis (22/2). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
AKRAB: Bunda PAUD Kabupaten Dairi, Ny Romy Mariani boru Simarmata akrab bersama pelajar TK Al-Iklas Sidikalang, Kamis (22/2). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
AKRAB: Bunda PAUD Kabupaten Dairi, Ny Romy Mariani boru Simarmata akrab bersama pelajar TK Al-Iklas Sidikalang, Kamis (22/2).  RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
AKRAB: Bunda PAUD Kabupaten Dairi, Ny Romy Mariani boru Simarmata akrab bersama pelajar TK Al-Iklas Sidikalang, Kamis (22/2).
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Dairi, Ny Romy Mariani boru Simarmata Eddy Berutu membagikan obat cacing di Taman Kanakkanak (TK) Al-Ikhlas Sidikalang, Kamis (27/2).

Kunjungan Bunda PAUD didampingi staf Dinas Pendidikan dan rombongan disambut Kepala Sekolah dan staf pengajar. Pemberian obat cacing kepada anak TK supaya terhindar dari penyakit cacingan. Istri Bupati Dairi itu mengajak anak didik bercengkrama sambil melontarkan beberapa pertanyaan.

Bagi mereka yang bisa menjawab pertanyaan dari Bunda PAUD, langsung mendapat hadiah. Kepada para anak TK, Romy berpesan supaya saling menjaga keakraban satu dengan yang lainnya. “Anak-anak tidak boleh berantem, tidak boleh membuly temannya dan harus saling menyayangi,” ucapnya.

Selain itu, Ketua TP PKK itu juga berpesan kepada anak-anak agar menyayangi daIn menghormati para guru serta menyayangi dan menghormati orang tua. Semoga semua anak-anak Dairi sukses dan dapat meraih cota-citanya, tuturnya. (rud/han)

Jasad Zulkarnaen Terapung di Sungai Sei Padang

EVAKUASI: Tim Inafis Polres Tebingtinggi bersama anggota kepolisian Polsek Rambutan melakukan evakuasi jasad korban dari Sungai Sei Padang.
EVAKUASI: Tim Inafis Polres Tebingtinggi bersama anggota kepolisian Polsek Rambutan melakukan evakuasi jasad korban dari Sungai Sei Padang.
EVAKUASI: Tim Inafis Polres Tebingtinggi bersama anggota kepolisian Polsek Rambutan melakukan evakuasi jasad korban dari Sungai Sei Padang.
EVAKUASI: Tim Inafis Polres Tebingtinggi bersama anggota kepolisian Polsek Rambutan melakukan evakuasi jasad korban dari Sungai Sei Padang.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Warga Jalan Sudirman Gang Subur, Kelurahan Sri Padang, Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, dihebohkan temuan mayat laki-laki berusia 50-an tahun mengapung di Sungai Sei Padang, Kamis (27/2).

Mendapat informasi tersebut, Tim Inafis Polres Tebingtinggi turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas menemukan dompet korban berisikan KTP dengan identitas Zulkarnaen (50) warga Jalan Prof Dr Hamka, Kelurahan Durian, Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi.

Selain itu, tubuh korban yang sudah mulai membusuk terdapat luka sayatan dibagian wajah.

Kapolsek Rambutan, AKP Suhartono belum bisa dimintai keterangannya karena tidak berada di lokasi, bahkan nomor telepon selulernya juga tidak membalas. Namun petugas telah mengevakuasi mayat korban ke Rumah Sakit Kumpulan Pane untuk dilakukan visum. (ian/han)

Akhyar Nasution Bangga SDIT Siti Hajar Medan Berstatus Adiwiyata Nasional

Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi melakukan kunjungan ke Sekolah SD Siti Hajar Medan, Kamis (27/2).
Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi melakukan kunjungan ke Sekolah SD Siti Hajar Medan, Kamis (27/2).
Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi melakukan kunjungan ke Sekolah SD Siti Hajar Medan, Kamis (27/2).
Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi melakukan kunjungan ke Sekolah SD Siti Hajar Medan, Kamis (27/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelaksana tugas (Plt) Walikota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi merasa bangga dan bahagia bisa diterima untuk berkunjung ke SD IT Siti Hajar di Jalan Djamin Ginting Km 11 Paya Bundung, Kamis (27/2/2020) pagi.

Kebanggaan itu diawali karena ada penyambutan dengan iringan musik hasil reduse barang yang tidak terpakai seperti kemasan oli bekas, tong oli dan galon air mineral. Kemudian, suasana sekolah juga sangat banyak pohon-pohonnya, sehingga siswa-siswinya nyaman berada di dalam sekolah.

Karena memiliki rasa bangga dan bahagia, Akhyar yang didaulat hendak menyampaikan sambutan, terlebih dahulu politisi PDIP itu mengundang tiga anak ke podium untuk menjawab pertanyaannya.

Akhyar terlebih dahulu menanyakan siapa itu Siti Hajar? Nazra, pelajar SD itu menjawab polos. “Siti Hajar itu adalah sekolah kami tercinta,” tegasnya dan disambut applause dari ketua yayasan, kepala sekolah, hingga tamu undangan ikut tertawa.

Akhyar lantas menyampaikan, Siti Hajar itu adalah istri dari Nabi, Nabi apa? Nazra langsung menjawab Nabi Ibrahim. “Ini thumbler minum, selalu di bawa ya,” kata Akhyar menyerahkan hadiah kepada Nazra.

Anggota DPRD Periode 1999-2004 ini mencoba meriview kembali kisah Siti Hajar bersama Nabi Ismail saat berada di padang tandus. Saat itu, Nabi Ismail kehausan dan Siti Hajar berlari ke Safa hingga Marwah hanya untuk mencari air. Namun, saat hentakan kaki Nabi Ismail ke padang tandus, disitulah keluar air yang kini disebut air zam-zam. Saat itulah Siti Hajar memberikan anaknya minum.

“Kisah ini menyampaikan bahwa di dalam perjuangan, jangan lupa berdoa kepada Allah. Sehebat apapun kita, sepintar apapun kita, ternyata ada yang lebih hebat yakni Allah. Kita sebagai umat manusia, tugasnya berusaha, berjuang, berikhtiar, berdoa. Pada saat yang tepat, Allah penuhi. Allah Maha Tahu pada saatnya,” terangnya.

Di sisi lain, Akhyar menyinggung manusia yang sial yakni yang masih membuang sampah sembarangan.
“Terimakasih kepada bapak ibu guru yang telah mengajarkan kepada anak-anak kita ini. Begitu juga dengan Medan Merdeka Belajar. Program ini merupakan pengajaran untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan kreativitas anak,” terangnya.

Interaksi agama dan ilmu pengetahuan, kata Akhyar, harus ditanamkan kepada anak-anak untuk menjadi pondasi, agar tidak ada kesombongan, dan keangkuhan dalam keilmuan mereka kelak.

“Saya berharap, kita tidak hanya menghasilkan orang pintar, cerdas, tapi mampu merasa. Kalau hanya sekedar pintar dan cerdas, tapi tidak merasa, itu sama saja kita itu robot,” tukasnya.

Di sisi lain, Akhyar menyampaikan program yok bikin cantik Medan. Pada hakeketnya, Kota Medan tidak kalah dengan kota lain.

“Kita kalah soal disiplin kebersihan. Kita belum mampu menciptakan sarana prasarana yang ideal. Tapi kalau kita mau bergerak bersama, itu bisa kita atasi,” yakinnya.

“Yok bikin cantik Medan ini adalah jargonnya anak anak muda. Jargon ini merupakan ajakan untuk warga agar bersama-sama membuat indah kota kita ini. Yok bikin cantik medan bukan hanya omong kosong, kalau kita bersama pasti bisa kita lakukan. Saya yakin sekali, warga Kota Medan kalau kita sudah bergerak, warga pasti akan bergerak juga,” harapnya.

Selain mengunjungi sekolah, Akhyar juga melihat keindahan sekolah yang berstatus Adiwiyata Nasional.

“Sekolah ini sangat luar biasa dan kita berharap semua sekolah kita bisa memberikan kenyamanan, dan bisa fun, senang. Ini kan enak sekolah seperti ini. Ayok kita tanam pohon agar memberikan keteduhan, ayok kita jaga tanaman-tanaman kita supaya menimbulkan keindahan,” tutupnya.
Pada kunjungannya, hadir juga Plt Kadisdik Kota Medan Masrul Badri, Kadis Lingkungan Hidup Armansyah, Camat Medan Tuntungan Topan OP Ginting, Yayasan Siti Hajar Dr Perwira Mulia Tarigan MSi, dan Kepala Sekolah Rahmad Matuah.

Sebelumnya, Perwakilan Yayasan Siti Hajar Perwira Mula Tarigan menyamaikan, SDIT Siti Hajar didirikan atas semangat orangtua turut memberikan sumbangsih dalam kemajuan pendidikan dan melahirkan generasi muda unggul di Kota Medan.

Setelah didirikan, sebutnya maka konsep pendidikan dan pengajaran yang diberikan SDIT Siti Hajar ini lebih kepada sekolah yang membuat rasa bahagia, tempatnya nyaman, alami dan pengajarnya ditanamkan untuk mengajar siswanya dengan hati. Alhamdulillah, konsep pendidikan seperti ini mengantarkan SDIT Siti Hajar ini menjadi salah satu sekolah yang berstatus Adiwiyata Nasional. (*)

Ketum PSBI Dukung Rapidin Simbolon 2 Periode Bupati Samosir

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi 1 DPR-RI DR Effendi Muara Sakti Simbolon SE yang juga Ketua Umum Persatuan Simbolon Boru Indonesia ( PSBI) menyatakan dukungannya kepada calon Bupati Samosir Rapidin Simbolon untuk memimpin dua periode Kabupaten Samosir hal ini disampaikan Effendi Simbolon saat tiba di bandara Internasional Kualanamu Deliserdang Rabu (26/2).

DR Effendi MS Simbolon sebagai Tokoh Politik dan Ketua Umum PSBI menyebutkan ini memang perhelatan akbar ya 200-ribuan provinsi kabupaten kota di Indonesia akan menggelar Pilkada yang salah satu dari sekian ratus itu di wilayah Sumut ini yang menjadi fokus kita adalah Pilkada Sumut khususnya Samosir dan tentu kami berharap berdoa agar bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang yang sesuai dengan aspirasi dari masyarakat Samosir .

” kami datang untuk berdoa mendoakan saudara kami sudah kita sudah Rapidin Simbolon kembali bisa diberikan kepercayaan dan tentu dengan peningkatan dan perbaikan perbaikan dari berbagai hal untuk bisa mencapai Harapan ,” ucapnya

Politisi Partai PDIP ini juga menambahkan kalau Pak Jokowi begitu menaruh perhatian yang sangat besar bagi pembangunan khususnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Samosir ditekankan ke peningkatan dalam data yang menjadi salah satu destinasi yang super prioritas yang kita berharap Rapidin Simbolon Bupati saat ini dapat diberi kembali kepercayaan untuk bisa memimpin Kabupaten Samosir tanpa kepentingan lain selain memang bagaimana memajukan Kabupaten Samosir nya dan itu ada di Saudara Rapidin .

Untuk perkembangan Kabupaten Samosir saat ini ada peningkatan ,Ya udah ada peningkatan tentu berkat dukungan dari pemerintah pusat pemerintah provinsi juga dan kita tahu pak Presiden begitu penuh perhatian, ini saling mengikat tali terkait tinggal mudah-mudahan masih bisa diberi kesempatan lima tahun kedepan untuk bisa menyelesaikan tahap pembangunan yang memang sudah sangat tertinggal selama ini .

Sementara Infrastruktur dan fasilitas khususnya untuk tujuan wisata ini kan perlu dukungan penuh dari pemerintah pusat , saat ini Kabupaten Samosir tidak bisa hanya mengandalkan pendapatan yang masih kecil kemudian APBD juga yang relatif tidak seimbang dengan kebutuhan pembangunannya ,ini satu hal yang patut disyukuri bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian penuh kepada masyarakat Samosir , Pungkasnya .

” Harapan kita Pilkada Samosir bisa berjalan lancar seperti yang kita harapkan dan jadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia ,PSBI bertekad mendukung penuh pada Rapidin Simbolon dan saudara Juang Sinaga untuk kembali mendapatkan hati rakyat Samosir,” tutup Effendi Simbolon.

Sejumlah kegiatan akan dilakukan oleh Effendi Simbolon di Sumatera Utara diantaranya mengikuti Peringatan Hari Jadi Kabupaten Samosir , Peresmian Kantor PSBI di Samosir dan sejumlah kegiatan lainnya. (btr)

Pengendara Motor Tewas Tergilas Truk di Tanjung Morawa

Ilustrasi
Ilustrasi

TANJUNGMORAWA, SUMUTPOS.CO – Kecelakaan maut terjadi antara sepeda motor dengan truk pengangkut material tanah di jalan lintas Sumatera tanjung Morawa- amplas tepatnya di Simpang kayu Besar Desa Limau Manis Kecamatan Tanjung Morawa Deliserdang Rabu, (26/2) sekira pukul 21.10 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut pengendara sepeda motor Honda Beat tanpa plat yang dikendarai oleh Aprizal Arisandi pria warga Tanjung Morawa Deliserdang ini tewas dengan kepala hancur setelah tergilas roda Mobil Mitsubishi Dump truk BK-8782-EJ yang dikemudikan oleh Jaminan Sinaga (46 ) warga Jalan Galang Deliserdang .

Informasi dihimpun ,korban diduga terjatuh dan tergilas Dum Truk hingga kepalanya hancur dan tewas ditempat kejadian ,akibat kelakaan tersebut jalan sempat padat menunggu evakuasi korban .

Kanit Laka Lantas Polresta Deliserdang Iptu Romi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut .

” Korban sudah dievakuasi ke RS Umum Kabupaten Deliserdang untuk visum ,kendaraan laka dan sopir truk sedang kami tangani di Satlantas Polresta Deliserdang guna penyelidikan lanjut,” pungkasnya .(btr)

Minta Bebaskan 4 Orang Temannya, Kelompok Tani Maju Bersama Demontrasi ke Kantor Pengadilan Negeri

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Belasan massa kelompok Tani Maju Bersama dari Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa berunjuk rasa di depan Kantor Pengadilan Negeri Jalan Sudirman, Lubukpakam, Kamis (27/2).

Dengan menumpang mini bus L 300 dan mengendarai sepeda motor. Massa berorasi dan membentangkan sepanduk bertuliskan “Bebaskan Saudara Kami, Mereka Tidak Bersalah”.

Dengan menggunakan toa, orator aksi Kelompok Tani Maju Bersama, Br Simamora, bahwa hadiran mereka ke kantor Pengadilan Negeri, Lubukpakam untuk mendukung empat orang teman mereka yang sedang menjalani persidangan.

” Kemerdekaan empat orang teman kami dan dijadikan sebagai terdakwa perusakan plang. Padahal plang itu berdiri ditanah garapan eks HGU PTPN2,” pekik Br Simamora.

Kehadiran kelompok Tani Maju Bersama itu meminta agar hakim majelis membebaskan empat orang teman mereka. Dituduh merusak plang dilahan eks HGU PTPN2 yang berada di Dusun 14 Desa Bangun Sari.

Keempat yang ditahan adalah Sopan Siahan, N Sianturi, Lily dan Mariana Br Tarigan. Alasan keempatnya menumbangkan karena plang itu berdiri dilahan garapan Kelompok Tani Maju Bersama. Disebut-sebut plang yang ditumbangkan itu milik Suranta Tarigan.

Usai mengelar orasi, selanjutnya Kelompok Tani Maju Bersama, masuk ke ruang persidangan gedung Pengadilan Negeri, Lubukpakam. (btr)

Tabungan Simpan Belajar dari Bank BJB, Hanya Modal Rp5 Ribu

PIAGAM: Kepala Cabang BJB Medan, Adrianus Ulun menyerahkan piagam penghargaan kepada siswa siswa SMP dan SMA Santo Thomas 1 pada acara sosialisasi tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) kepada lebih kurang 300, Sabtu (22/2).
PIAGAM: Kepala Cabang BJB Medan, Adrianus Ulun menyerahkan piagam penghargaan kepada siswa siswa SMP dan SMA Santo Thomas 1 pada acara sosialisasi tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) kepada lebih kurang 300, Sabtu (22/2).
PIAGAM: Kepala Cabang BJB Medan, Adrianus Ulun menyerahkan piagam penghargaan kepada siswa siswa SMP dan SMA Santo Thomas 1 pada acara sosialisasi tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) kepada lebih kurang 300, Sabtu (22/2).
PIAGAM: Kepala Cabang BJB Medan, Adrianus Ulun menyerahkan piagam penghargaan kepada siswa siswa SMP dan SMA Santo Thomas 1 pada acara sosialisasi tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) kepada lebih kurang 300, Sabtu (22/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Jabar Banten (BJB) melalukan sosialisasi tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) kepada siswa SMP dan SMA Santo Thomas 1 Medan, Sabtu (22/2).

Kepala Cabang BJB Medan, Adrianus Ulun mengatakan sosialisasi yang diikuti oleh 300 siswa Santo Thomas ini bertujuan untuk membantu para siswa mengatur keuangannya sejak dini.

“Tabungan ini untuk semua siswa, mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA,” ujarnya.Dijelaskannya, SimPel ini memiliki kelebihan bila dibandingkan dengan tabungan lainnya.

Hanya dengan setoran awal Rp5 ribu, para siswa sudah memiliki tabungan dan ATM dengan nama sendiri.

Dan yang lebih menarik, tabungan ini tidak memiliki biaya administrasi sehingga tidak ada pemotongan dana. Sedangkan untuk pembukaan rekening hanya dengan melampirkan fotokopi identitas diri dengan kartu pelajar beserta pihak orangtua yang ikut tanda tangan.

“Program one student one account, satu rekening untuk satu pelajar, program ini diinisiasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan beberapa bank agar pelajar dapat membuka rekening di bank.

Tabungan SimPel ini produk ini sangat cocok dan sangat sederhana dari mulai biaya dan administrasi tidak ada,” ujar Adrianus.

Adrianus mengatakan dalam kegiatan sosialisasi tabungan SimPel ini pihaknya bekerja sama dengan sekolah-sekolah di bawah naungan Yayasan Perguruan Katolik Don Bosco Keuskupan Agung Medan (KAM), dan sudah dilakukan sejak November tahun 2019.

Dirinya mengungkapkan, kegiatan ini akan membawa dampak positif untuk perbankan dari segi pertumbuhan rekening dan saldo tabungan ataupun dana pihak ketiga.

Perwakilan dari Komisi Pendidikan KAM, Pastor Daniel Erwin Manullang OFM. Cap mengatakan menabung itu suatu yang penting, KAM menganggap ini sebuah kegiatan yang sesuai dengan arah pastoral KAM yakni keluarga yang sejahtera.

Diakuinya, satu indikator keluarga sejahtera adalah keluarga Katolik harus pandai mengatur keuangan yakni dengan bisa menabung.

Kita harus pandai menabung, anak anak di sekolah Katolik ini punya kesadaran juga untuk menabung dan anak anak Katolik bisa punya rekening.

Kita harap sesuai dengan program pemerintah bahwa masyarakat Indonesia punya semangat untuk menabung dan itu dimulai usia dini,” kata Pastor Erwin. Kepala SMA Santo Thomas 1 Medan, C.

Tarigan berharap dengan adanya sosialisasi ini para siswa menjadi termotivasi untuk menabung. Kepala SMA Santo Thomas 2, Nelson Nababan mengatakan kegiatan ini sangat bagus karena megajarkan untuk mengatur keuangan.

Apalagi saat ini, anak anak sudah konsumeris untuk membeli pulsa, internet, dan segala hal. “Dengan sosialisasi seperti ini kita arahkan anak anak mampu mengatur uangnya, ada tabungannya, sedikit demi sedikit lama lama menjadi bukit,” kata Nelson.(rel/ram)