25 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 446

Kunjungan ke Polres Simalungun, Kalapas Kelas IIA Pematangsiantar Singgung Peredaran Narkoba

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO– Dalam rangka memperkuat sinergi antara institusi penegakan hukum, Kepolisian Resor (Polres) Simalungun menerima kunjungan kerja Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIa Pematangsiantar, Kamis (3/9).

Pertemuan itu berlangsung di ruang kerja Kapolres Simalungun AKBP Choky Sentosa Meliala di Mako Polres Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih, Pematang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun.

Kapolres dalam sambutannya menegaskan komitmen Polres Simalungun untuk mendukung sepenuhnya kelancaran dan ketertiban dalam pelaksanaan Pilkada di wilayah Simalungun. Ia menekankan, bahwa stabilitas keamanan adalah fondasi penting untuk memastikan Pilkada dapat berlangsung dengan aman, damai, dan demokratis.

Kapolres juga menjelaskan, bahwa dukungan Polri dalam Pilkada tidak hanya terbatas pada aspek pengamanan hari pemilihan, tetapi juga pada seluruh rangkaian tahapan Pilkada, mulai dari kampanye hingga pengumuman hasil.

“Polres Simalungun siap menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilkada, dengan mengedepankan profesionalisme dalam penegakan hukum. Kami juga mengutamakan pendekatan yang humanis dalam menjaga situasi agar tetap kondusif. Polri akan berperan netral dan berdiri di tengah, serta memastikan bahwa seluruh masyarakat dapat menggunakan hak pilih mereka dengan aman,” ucap AKBP Choky Sentosa Meliala dalam sambutannya.

Kapolres Simalungun juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan berbagai pihak, termasuk Lembaga Pemasyarakatan, dalam menjaga situasi kondusif menjelang Pilkada. Menurutnya, peran Lapas, yang sering kali menjadi tempat pembinaan warga binaan, juga penting dalam menjaga ketertiban, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan dari kelompok tertentu yang mungkin memanfaatkan situasi politik.

“Sinergi antara Polri dan Lapas sangat penting dalam rangka menjaga ketertiban umum. Kami menyadari bahwa stabilitas di dalam maupun di luar lembaga pemasyarakatan sangat berpengaruh terhadap situasi keamanan di masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi dan kerja sama yang baik antara Lapas dan Polri akan terus kami tingkatkan, terutama dalam menghadapi momen penting seperti Pilkada ini,” jelas Kapolres.

Tujuan dari pertemuan ini tidak hanya sekadar membahas perkembangan terkini dalam hal penegakan hukum, tetapi juga menekankan pentingnya kerjasama antara lembaga pemasyarakatan dan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Simalungun.

Dalam kunjungan ini, juga dibahas berbagai aspek mengenai penguatan sinergi antar lembaga, terutama terkait dengan tugas pokok masing-masing institusi. Dalam konteks Polres Simalungun, kegiatan ini sejalan dengan misi Polri yang mengedepankan profesionalisme dalam penegakan hukum (Gakkum) serta pendekatan humanis dalam setiap kegiatannya.

Kalapas Sukarno Ali dalam kunjungan ini mengungkapkan pentingnya kerjasama antara pihak kepolisian dan lembaga pemasyarakatan, terutama dalam menghadapi isu-isu terkait keamanan, baik di dalam lapas maupun di luar.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa sinergi antara kedua institusi ini akan terus diperkuat melalui berbagai program dan kegiatan. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah upaya bersama dalam mengatasi permasalahan narkoba, baik di dalam lapas maupun di masyarakat luas. Peredaran narkoba merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh kedua institusi, dan kerjasama antara kepolisian dan lapas sangat dibutuhkan untuk memutus mata rantai peredaran narkoba ini.

Polri juga berkomitmen untuk selalu profesional dalam menjalankan tugasnya, terutama dalam penegakan hukum (Gakkum) dan menjaga ketertiban masyarakat. Profesionalisme Polri tercermin dari kesiapan aparat dalam menangani berbagai permasalahan, baik yang bersifat kriminal maupun sosial. (mag7/han)

Gelapkan Materai, Mantan Karyawan PT PAA Divonis 2 Tahun Penjara

DIVONIS: Yenti terdakwa kasus penggelapan materai, menjalani sidang vonis di PN Medan, Rabu (2/10) sore. FOTO: AGUSMAN/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mantan karyawan PT Pelita Agung Agrindustri (PAA), Yenti (30) divonis hakim 2 tahun penjara. Warga Medan Tembung ini, bersalah setelah dinyatakan terbukti melakukan penggelapan materai.

Majelis Hakim yang diketuai Hendra Hutabarat meyakini perbuatan terdakwa melanggar Pasal 374 Jo Pasal 65 KUHP sebagaimana dakwaan primer Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Menjatuhkan pidana kepada pelaku Yenti karena itu dengan pidana penjara selama 2 tahun,” tegasnya dalam sidang di ruang Cakra 7 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (2/10) sore.

Hakim mengatakan perbuatan warga Kecamatan Medan Tembung telah merugikan PT Pelita Agung Agrindustri sebesar Rp190 juta.

Usai mendengar putusan, JPU pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) dan kejujuran Yenti kompak mengatakan berpikir-pikir mengenai apakah mengajukan upaya hukum banding atau tidak.

Diketahui, hukuman tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU sebelumnya yang menuntut Yenti dengan pidana penjara selama 2,5 tahun.

Dalam dakwaan tersebut dijelaskan bahwa perkara ini bermula pada tahun 2021. Saat itu, penipu merupakan karyawan di PT Pelita Agung Agrindustri yang bergerak di bidang produksi kelapa sawit.

Terdakwa bekerja sebagai staf bagian trading atau pemasaran yang bertugas membuat dokumen kontrak kerja sama, dokumen pembayaran (pembayaran), invoice, faktur, serta dokumen tagihan kepada perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan (trading) antara PT Pelita Agung Agrindustri dengan perusahaan lain.

Dalam pelaksanaan yang ditentukan oleh pihak perusahaan, penipu sering menggunakan materi Rp10.000 yang diperolehnya dari PT Pelita Agung Agrindustri.

Namun, sejak Juni 2021 hingga Oktober 2023, penipu tak dapat mempertanggung jawabkan penggunaan meterai tersebut sebanyak 19.060 buah, karena responden telah menjual meterai tersebut kepada orang lain.

Hasil penjualan itu, terdakwa mengaku mempergunakannya untuk keperluan pribadinya. Sehingga, PT Pelita Agung Agrindustri merugi secara material sebesar Rp190.600.000. (man/han)

Lagi Jalan Santai, Masyarakat Berteriak “Mangatas Wali Kota Siantar”

JALAN SANTAI: Suasana jalan santai kelompok masyarakat diikuti Mangatas Silalahi-Ade Sandrawati. FOTO: ISTIMEWA/SUMUT POS

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Pasangan Calon Wali Kota Pematangsiantar Nomor Urut 2 Mangatas Silalahi – Ade Sandrawati Purba mengikuti undangan dari berbagai komunitas masyarakat untuk melaksanakan jalan santai, Rabu (2/10) sore.

Adapun komunitas yang mengundang jalan santai tersebut adalah, GM OH5, GH Siantar Hazards, Gm Siantar Hash, Sibayak Grup, Badminton Club, Gembira Grup, Pondok Bambu, Smart Touring, Arwana Grup, Sinabung Grup.
Dalam jalan santai itu, start dimulai dari OH5 Kafe dilanjut di Jalan Sutumo-Jalan Merdeka-Jalan Wahidin-Jalan Cokro dan finis di Kafw OH 5.

Di tengah perjalanan rombongan jalan santai ini disambut antusias masyarakat yang melintas maupun para penguasa dan karyawan toko.
Bahkan banyak masyarakat yang menyalami dan foto bersama dengan Mangatas Silalahi dan Ade Sandrawati.

Dikesempatanitu, Mangatas Silalahi-Ade Sandrawati tak lupa menyapa sejumlah pedagang, juru parkir dan masyarakat yang sedang menunggu angkutan.
Antusias masyarakat itu juga diringi dengan dukungan agar Mangatas Silalahi-Ade Sandrawati supaya bisa menjadi pemimpin Kota Siantar. Bahkan tidak sedikit warga meneriaki “Mangatas Wali Kota Siantar”.
Pelaksanaan jalan santai tersebut berjalan dengan lancar dan mendapat pengawalan dari pihak kepolisian.

Setelah acara, rombongan jalan santai makan bersama. Pada kesempatan itu, Mangatas Silalahi didampingi Ade Sandrawati menyampaikan terimakasih.
“Luar biasa. Menguras keringat. Biasanya kalau jalan santai palingan dua kilometer. Ini tadi sampai empat kilometer lebih. Tapi kami sangat senang,” ujar Mangatas.

“Dengan jalan santai ini kita semakin sehat. Nanti jika Tuhan ijinkan kami memimpin Kota Siantar, tentu kesehatan dan tenaga sangat dibutuhkan untuk bisa berkeliling melihat kondisi masyarakat. Jadi seorang pemimpin itu memang harus sehat supaya semangat melayani masyarakat,” kata Mangatas lagi disambut tepuk tangan hadirin. (rel/han)

Selain Berkhasiat bagi Kesehatan Tubuh, Kosumsi Teh Hijau Juga Baik untuk Kulit dan Wajah

ILUSTRASI

SUMUTPOS.CO – Tak hanya menyegarkan, mengkonsumsi teh hijau mengandung beragam khasiat baik untuk kesehatan tubuh, kulit dan wajah. Dimana dalam sebuah penelitian, mengkonsumsi teh hijau secara rutin dapat mengurangi risiko berbagai penyakit.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah manfaat mengonsumsi teh hijau bagi kesehatan tubuh, kulit dan wajah:

1. Menghilangkan Bau Mulut
Manfaat teh hijau yang satu ini mungkin belum Anda ketahui, yaitu dapat mengatasi bau mulut. Teh hijau mengandung tanin yang memiliki sifat antibakteri, sehingga bisa mencegah pembentukan bakteri pada mulut. Itu artinya, teh jenis ini dapat menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut. Di samping mengatasi bau, teh hijau juga bisa mencegah karies gigi dan pembentukan plak pada gigi.

2. Dapat Melindungi Otak dari Penuaan
Teh hijau tidak hanya dapat meningkatkan fungsi otak dalam jangka pendek, tetapi juga dapat melindungi otak seiring bertambahnya usia.

3. Membantu Mengontrol Gula Darah
Berkat senyawa catechin yang dikandungnya, teh hijau diduga dapat mengendalikan gula darah penderita diabetes. Karena kemampuannya menurunkan kolesterol dan tekanan darah, teh hijau juga bisa mencegah kerusakan akibat makanan berlemak.

4.Mencegah Risiko Penyakit Jantung dan Stroke
Penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung dan stroke, merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia. Mengkonsumsi teh hijau dapat menurunkan kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL). Selain itu, teh hijau juga mengandung asam fenolik, yang dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner.

5. Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker
Polifenol merupakan salah satu antioksidan yang terkandung di dalam teh hijau. Senyawa ini dapat menghambat pertumbuhan berbagai jenis sel kanker, seperti kanker kulit, kanker paru-paru, kanker lambung, dan kanker payudara.

6. Membuat Tubuh jadi Lebih Rileks
Menyeruput teh membantu merasa lebih rileks. Bahan kimia alami yang disebut theanine yang ditemukan dalam teh hijau dapat memberikan efek menenangkan.

7. Melembapkan Kulit
Walaupun sebagian besar masyarakat di Indonesia memiliki jenis kulit berminyak atau kombinasi, tapi ada juga orang yang justru kondisi kulitnya sangat kering hingga mengelupas. Solusi untuk kulit kering adalah dengan krim pelembap.

8. Mengatasi Bau Badan
Bau badan termasuk masalah kesehatan kulit yang dapat mengurangi rasa percaya diri. Coba bayangkan ketika kamu sedang berinteraksi dengan orang lain, orang tersebut menunjukkan gelagat menjaga jarak atau kurang nyaman lantaran bau badanmu yang mengganggu. Nah, kamu tak perlu mengalami masalah ini jika kamu mulai rutin merawat kulitmu dengan teh hijau.

9.Mengatasi Masalah Jerawat
Sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba dalam teh hijau bisa menjadi pilihan alternatif untuk mengobati masalah jerawat dan kulit wajah berminyak. Kandungan polifenolnya juga bisa mengurangi pemicu timbulnya jerawat.

10.Mengecilkan Pori-pori Kulit Wajah
Teh hijau bisa digunakan sebagai toner alami yang membantu memperbaiki kerusakan kulit dan memperkecil pori-pori pada kulit wajah.(bbs/han)

Tujuh Anggota Geng Motor Rusak Kafe di Namorambe Ditangkap

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi. Sumut Pos/Dokumen Pribadi.

MEDAN, SIMUTPOS.CO – Pihak Kepolisian telah menangkap tujuh anggota geng motor pelaku penyerangan dan pengrusakan salah satu kafe, di Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang.

Ketujuh pelaku kerusuhan tersebut, tercatat masih di bawah umur. Polisi masih memburu pelaku lainnya.

“Sebelumnya ada ditangkap dua dan kemarin ditangkap 5 orang lagi. Sekarang sudah 7 orang yang diamankan, seluruhnya anak di bawah umur,” jelas Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Rabu (2/10) sore.

Dijelaskannya, penyerangan kafe itu berawal dari bentrok dua kelompok geng motor. Setelah bentrok, salah satu kelompok geng motor makan di kafe, kemudian diserang lawannya hingga terjadi pengrusakan.

“Kemudian ada pengrusakan di warung makan yang kemudian pemilik melapor ke Polsek Namorambe dan ditindaklanjuti oleh Polres Deliserdang,” jelasnya.

Hadi menerangkan, sebelumnya sudah diamankan juga dua anggota geng motor anak di bawah umur, yang juga terlibat penyerangan kafe tersebut.

“Berhasil mengamankan di awal 2 orang, berikutnya 5 orang. Saat ini 7 orang proses penyidikan di Polres Deliserdang,” terangnya.

Ia mengungkapkan, dalam perkara ini, pihak Kepolisian akan mendudukkan peristiwa pidananya. Ada prosedur hukum terhadap anak-anak di bawah umur, disesuaikan dengan perbuatannya.

“Tidak hanya hukum reserse, apakah kendaraan yang dibawa merupakan hasil pidana atau saat konvoi tidak dilengkapi helm, menerapkan undang-undang lalu lintas,” ungkapnya.

Dalam kaitan geng motor, sambung Hadi, pihak Kepolisian akan melakukan langkah konkrit seperti menyurati Dinas Pendidikan dan kepala sekolah untuk bersama-sama memberikan bimbingan serta teguran secara baik supaya mereka tidak mengulangi perbuatannya dan melakukan konvoi.

“Kita bukan menunggu mereka bergerak baru mencari. Polda Sumut mencari tempat yang selama ini dijadikan basecamp mereka. Kita melakukan penindakan persuasif bersama sekolah dan dinas terkait,” pungkasnya. (dwihan)

USU dan PT Agro Sindo International Resmikan Kolaborasi untuk Pengembangan Bisnis Peternakan Internasional

KOLABORASI: Pihak USU dan PT Agro Sindo Internasional foto bersama, usai penandatanganan MoU di Biro Rektor USU.

MEDAN– Universitas Sumatera Utara (USU) dan PT Agro Sindo International telah resmi menjalin kolaborasi strategis dalam pengembangan bisnis peternakan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) yang berlangsung di Biro Rektor USU.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari kedua institusi, termasuk Prof. Dr Apt Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, MSi (Wakil Rektor III), Prof Dr Ir Tavi Supriana, M.S. (Dekan Fakultas Pertanian), dan Prof Dr Ir Elisa Julianti, MSi (Wakil Dekan III). Sedangkan dari pihak PT Agro Sindo International, hadir juga Rafee Eunos (CEO), Drh Benedictus Bobby Chrisenta (COO), dan Alween Ong (CCO).

Adapun yang melatarbelakangi kerja sama karena Indonesia memiliki potensi besar dalam sektor peternakan, khususnya dalam budidaya domba dan kambing. Dengan sumber daya alam yang melimpah dan tradisi peternakan yang kuat, sektor ini memiliki peluang yang signifikan untuk berkembang. Namun, banyak tantangan yang masih harus dihadapi, termasuk keterbatasan dalam akses teknologi, informasi, dan praktik terbaik yang dapat meningkatkan produktivitas peternakan.

Melihat kondisi ini, USU dan PT Agro Sindo International sepakat untuk berkolaborasi dalam rangka memajukan sektor peternakan melalui pendidikan, penelitian, dan pengembangan bisnis. MOU ini bertujuan untuk memadukan keahlian akademis dengan praktik industri yang relevan, menciptakan peluang baru dalam pengembangan peternakan yang berkelanjutan.

Tujuan MOU
MOU ini memiliki beberapa tujuan strategis yang akan menjadi fokus utama dalam kolaborasi antara USU dan PT Agro Sindo International. Pertama, meningkatkan kualitas pendidikan di bidang peternakan melalui pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Prof Dr Apt Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan menggarisbawahi pentingnya pendidikan yang relevan untuk menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan di lapangan. “Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa USU mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan aplikatif,” ungkapnya.

Kedua, penelitian dan inovasi menjadi prioritas utama dalam MOU ini. Penelitian yang akan dilakukan oleh kedua institusi akan berfokus pada pengembangan teknologi dan praktik terbaik dalam budidaya domba dan kambing.

Rafee Eunos menegaskan bahwa penelitian ini akan bermanfaat untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh peternak di lapangan. “Kami ingin hasil penelitian kami dapat langsung diterapkan oleh peternak, sehingga mereka dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha mereka,” ujarnya.

Rafee Eunos menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah langkah strategis untuk memajukan sektor peternakan yang berstandar internasional.
“Kami ingin menjadikan Indonesia sebagai pusat peternakan domba dan kambing yang berstandar internasional. Untuk itu, kolaborasi ini sangat penting,” ujarnya.

Salah satu aspek yang sangat penting dalam kolaborasi ini adalah pengembangan bisnis peternakan yang berstandar internasional. Dengan adanya MOU ini, kedua institusi berharap dapat menciptakan model bisnis yang berkelanjutan dan dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia.

Prof Dr Ir Tavi Supriana menjelaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya akan memberikan manfaat bagi mahasiswa dan peneliti, tetapi juga bagi para peternak lokal yang ingin meningkatkan usaha mereka. “Pengembangan bisnis peternakan yang berkelanjutan adalah kunci untuk meningkatkan kesejahteraan peternak. Kami ingin menciptakan suatu ekosistem di mana peternak dapat berkolaborasi dan saling mendukung,” jelasnya.

Melalui dukungan penelitian dan pendidikan, diharapkan para peternak dapat mengadopsi praktik terbaik yang dapat meningkatkan hasil usaha mereka.
Pemberdayaan Peternak Melalui Pelatihan dan Pendampingan
Sebagai bagian dari MOU, USU dan PT Agro Sindo International juga sepakat untuk menyelenggarakan pelatihan bagi peternak lokal. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan peternak mengenai manajemen usaha, kesehatan hewan, serta teknologi terbaru dalam pemeliharaan domba dan kambing.

Drh Benedictus Bobby Chrisenta menyatakan bahwa program pelatihan ini akan memberikan wawasan baru bagi peternak, serta mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di lapangan.
“Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan peternak pengetahuan yang lebih baik tentang cara mengelola usaha mereka, sehingga mereka dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha,” jelasnya.

Meskipun sektor peternakan domba dan kambing memiliki potensi yang besar, tantangan yang dihadapi tetap signifikan. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan akses terhadap informasi dan teknologi terbaru. Banyak peternak yang masih bergantung pada metode tradisional dan kurang memahami pentingnya inovasi dalam usaha peternakan mereka.

Prof Dr Ir Elisa Julianti menjelaskan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat mengatasi tantangan tersebut. “Dengan memberikan akses kepada peternak terhadap teknologi dan pengetahuan yang lebih baik, kami berharap mereka dapat meningkatkan hasil usaha mereka dan menjadikan peternakan sebagai sumber pendapatan yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.

Program ini diharapkan dapat menciptakan perubahan positif dalam cara peternakan dijalankan di Indonesia.
Dengan adanya MOU ini, kedua institusi berharap dapat menciptakan inovasi yang berdampak positif bagi sektor peternakan di Indonesia.

Kedua institusi berharap bahwa hasil dari penelitian dan inovasi yang dilakukan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi para peternak lokal. Melalui sinergi antara dunia akademis dan industri, diharapkan akan tercipta ekosistem peternakan yang lebih baik, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan peternak.

Penandatanganan MOU antara Universitas Sumatera Utara dan PT Agro Sindo International merupakan langkah penting dalam pengembangan bisnis peternakan di Indonesia. Dengan fokus pada pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan peternak lokal, kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi sektor peternakan di Indonesia.

Dukungan dari kedua institusi akan menjadi landasan kuat untuk menciptakan peternakan yang berstandar internasional, yang tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga kesejahteraan para peternak lokal.

Dengan penandatanganan MOU ini, langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan berbagai program yang telah disepakati. USU dan PT Agro Sindo International berkomitmen untuk segera melakukan program pelatihan, penelitian, dan pengembangan yang dapat membantu peternak lokal dalam meningkatkan usaha mereka.

Melalui langkah konkret ini, diharapkan sektor peternakan domba dan kambing di Indonesia dapat berkembang dan bersaing di tingkat internasional.

Masyarakat dan pemangku kepentingan diharapkan dapat memberikan dukungan dalam program-program yang akan dilaksanakan, sehingga kolaborasi ini dapat memberikan dampak yang luas bagi pengembangan sektor peternakan di Indonesia.

Dengan sinergi antara akademisi, industri, dan peternak, masa depan peternakan di Indonesia menjadi semakin cerah dan penuh harapan. (ila)

Polda Sumut Tangkap 2 Bandar Narkoba Jaringan Malaysia

DITANGKAP: Para tersangka yang ditangkap Polda Sumut. Sumut Pos/Dokumen Pribadi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua bandar narkoba jaringan Malaysia-Indonesia ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditresnarkoba Polda Sumut). Satu tersangka ditembak karena berusaha melarikan diri. Dari kedua tersangka, inisial MF dan KS disita barang bukti sabu-sabu 29Kg dan 39 ribu pil ekstasi.

Diresnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol Yemi Mandagi didampingi Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Rabu (2/10), mengatakan, kedua tersangka merupakan jaringan Malaysia-Indonesia.

“Narkoba dari negara Jiran (Malaysia) masuk melalui Tanjungbalai dan hendak diedarkan di Medan,” jelas Yemi.

Disebutkannya, setelah mendapat informasi, tim melakukan penyelidikan di Tanjungbalai, Sumut. Ternyata, pelaku sudah berada di Medan.

Kemudian, seorang pelaku ditangkap di Komplek CBD Polonia saat mengendarai sepeda motor. “Tersangka KS sempat melawan sehingga diberi tindakan tegas dan terukur dengan menembak kakinya,” sebutnya.

Berdasarkan keterangan KS, sambung mantan Kapolresta Deliserdang itu, dilakukan perburuan terhadap tersangka MF yang melarikan diri dengan menggunakan mobil Honda Brio.

“Persis di lampu merah perempatan Jalan Ir Juanda dan Jalan Imam Bonjol Medan, tersangka menabrak mobil hingga terjadi tabrakan beruntun. Dari dalam mobil disita barang bukti 29Kg sabu dan 39 ribu lebih butir ekstasi,” imbuhnya.

Dari tabrakan kendaraan itu, lanjutnya, sebanyak empat unit mobil rusak parah termasuk mobil polisi yang melakukan pengejaran.

Dalam penangkapan sindikat narkoba Internasional tersebut, tambah Yemi, membuktikan komitmen Kapolda Sumut, Irjen Wishnu Hermawan Februanto, bahwa narkoba harus dibumihanguskan dari bumi Sumut.

Perwira melati tiga dipundaknya itu mengatakan, selain menerapkan tindak pidana, para pelaku narkoba akan dimiskinkan dengan menerapkan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU). “Kedua tersangka diancam hukuman mati,” pungkasnya. (dwi/han)

Dosen Institut Kesehatan Helvetia Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Klinik Fina Sembiring, Memperkenalkan Bahasa Inggris dengan Bermain

PENGABDIAN MASYARAKAT: Dosen Institut Kesehatan Helvetia Program Studi S1 Farmasi Fakultas Farmasi Dan Kehatan, laksanakan pengabdian masyarakat di Klinik Fina Sembiring. FOTO: ISTIMEWA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dosen Institut Kesehatan Helvetia Program Studi S1 Farmasi Fakultas Farmasi Dan Kesehatan, laksanakan pengabdian masyarakat di Klinik Fina Sembiring.

Kali ini kegiatan diketuai Mariana, S.Pd.I., M.Hum, dengan empat anggota yaitu, Rudi Purwana, S.Pd.I., M.Hum, Ani Deswita Chaniago, S.Pd., M.Hum, Nurzami, Yuni Puspitasari, dengan judul Memperkenalkan Bahasa Inggris Dengan Bermain; Pengalaman Belajar Balita di Klinik Fina Sembiring Kec. Medan Polonia. “Pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Memperkenalkan Bahasa Inggris dengan Bermain,”

Pengalaman Belajar Balita di Klinik Fina Sembiring Kec. Medan Polonia Tahun 2024 ini bertujuan untuk memperkenalkan dasar-dasar bahasa Inggris kepada balita melalui metode bermain yang interaktif dan menyenangkan.

“Program ini dilaksanakan di Klinik Fina Sembiring, Kecamatan Medan Polonia, dan menyasar balita usia 2-5 tahun beserta orangtua mereka” jelas Mariana, Selasa (1/10/24).

Menurut Mariana, kegiatan yang sudah berlangsung pada bulan Juli 2024 kemarin tepatnya di tanggal 10, menggunakan metode yang digunakan meliputi kegiatan yang melibatkan permainan interaktif, bercerita, dan penggunaan alat peraga seperti flashcard dan buku cerita bergambar.

Partisipasi aktif orangtua juga menjadi bagian penting dalam program ini, dengan memberikan panduan dan tips untuk melanjutkan pembelajaran di rumah.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan minat dan kemampuan bahasa Inggris balita. Anak-anak menunjukkan peningkatan dalam kosakata dasar dan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris. Feedback dari orangtua juga positif, menunjukkan bahwa program ini tidak hanya bermanfaat bagi anak-anak tetapi juga mempererat hubungan antara anak dan orang tua dalam proses pembelajaran.

Dengan demikian, program ini berhasil memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat bagi balita di Klinik Fina Sembiring, serta dapat dijadikan model untuk program serupa di komunitas lain.

“Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, dapat meningkatkan kualitas pemerolehan kosakata bahasa bahasa asing khususnya bahasa Inggris pada balita di wilayah Klinik Fina Sembiring dan dapat Membantu dosen serta peneliti yang memiliki ide dan rancangan yang sama dalam mengembangkan dan berbagi metode dalam cara pengenalan bahasa Inggris pada balita” tambah Mariana lagi.

Dan juga natinya melalui sosialisasi ini bisa membantu dan menambah pengetahuan para orangtua dalam memperkaya bahasa terkhusus bahasa inggris yang cukup asing bagi masyarakat serta kegiatan ini juga nantinya diharapkan dapat mendukung terlaksananya program meningkatkan ilmu pengetahuan dan informasi mengenai pengenalan bahasa asing dengan metode dan cara yang menyenangkan.

Mariana menjelaskan , melalui serangkaian kegiatan bermain yang dirancang secara interaktif dan edukatif, balita menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam aspek pemahaman dan produksi bahasa Inggris.

Kemampuan mereka dalam memahami kosakata sederhana, seperti nama-nama benda, hewan, dan warna, mengalami peningkatan yang terlihat jelas.

Hal ini tercermin dari kemampuan mereka dalam mengidentifikasi gambar, menunjuk benda yang disebutkan, dan mengikuti instruksi sederhana dalam bahasa Inggris.

Sementara itu, Rudi Purwana menambahkan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki fokus utama pada pengenalan awal bahasa Inggris kepada balita.

Sasaran kegiatan ini secara spesifik adalah balita yang berada di lingkungan Klinik Fina Sembiring, Kecamatan Medan Polonia. Keunikan dari kegiatan ini terletak pada penggunaan metode bermain sebagai pendekatan utama dalam pembelajaran bahasa Inggris.

Metode ini dipilih dengan mempertimbangkan tahap perkembangan balita yang identik dengan dunia bermain. Melalui berbagai permainan edukatif yang dirancang secara khusus, balita diajak untuk mengenal dasar-dasar bahasa Inggris seperti kosakata sederhana, instruksi singkat, dan lagu anak-anak berbahasa Inggris.

“Diharapkan, pengalaman belajar yang menyenangkan ini tidak hanya memberikan pengenalan awal bahasa Inggris, tetapi juga menumbuhkan minat, motivasi, dan rasa percaya diri balita untuk terus belajar bahasa Inggris di masa depan” kata Rudi. (mag-2)