30 C
Medan
Thursday, January 22, 2026
Home Blog Page 4462

Sinergitas Polresta Deliserdang dan WUPDS Gelar Khitanan Massal dan Santuni Warga Miskin

KHITAN : Kapolresta Deliserdang Kombes Yemi Mandagi SIk didampingi Koordinator WUPDS Batara Tampubolon menyaksikan petugas medis melakukan khitan terhadap seorang anak, Minggu (23/2)pagi.
istimewa/sumut pos

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Polresta Deliserdang bersama Wartawan Unit Polresta Deli Serdang (WUPDS) G17 dan Yayasan Kemanusiaan Hawari Indonesia, menggelar kegiatan sosial khitanan massal dan berbagi sembako di Yayasan Pendidikan Bustanul Ulum Suleman, di Dusun Sampali, Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Minggu (23/2) pagi.

Kegiatan itu dihadiri Kadis Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista, Kapolresta Deliserdang Kombes Yemi Mandagi SIk, Kapolsek Beringin MKL Tobing, Kordinator Wartawan Unit Polresta Deliserdang Batara Sidik Tampubolon, Ustadz Amsal Qori Dalimunthe Mpd.I yang mewakili Hawari

Ketua Panitia, Drs Sulaeman menyebutkan, Yayasan Pendidikan Bustanul Ulum Suleman Berdiri Tahun 2013.

Kegiatan Khitanan Massal diikuti sebanyak 85 orang berasal dari beberapa desa seperti warga Desa Tumpatan Kecamatan Beringin, Desa Bakaran Batu Kecamatan Lubuk Pakam, Desa Pasar V Kebun Kelapa, Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin.

“Terimakasih kepada Kapolresta Deliserdang Kombes Yemi Mandagi SIk, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang dr Ade, Ketua Fraksi PAN DPRD Deli Serdang Bayu Sumantri Agung, Kordinator WUPDS G17 Batara Sidik Tampubolon yang telah hadir di Yayasan ini dalam rangka khitanan massal dan partisipasi serta dukungan yang telah diberikan” ujar Sulaeman.

Sementara itu, anggota DPRD Deliserdang, Bayu Sumantri Agung, mengajak masyarakat untuk berlomba lomba dalam kebaikan.

Bayu Sumantri mengaku akan mengusulkan ke Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, agar membantu Yayasan Pendidikan Bustanul Ulum Suleman dalam pemasangan paving blok, agar anak-anak nyaman di sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan Deliserdang, Dr Ade, menyebutkan sudah menjadi kewajiban berperilaku hidup bersih dan sehat.

Menurutnya, khitan merupakan bentuk pendidikan kepada anak untuk hidup sehat dan bersih.

“ Berikan makanan yang mengandung protein seperti telur, ikan, daging, susu, agar cepat kering,” (btr)

Satu Aplikasi untuk Berbagai Kebutuhan Sahabat, Adira Finance Luncurkan Adiraku

LUNCUR: Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadi dan rekan saat peluncuran aplikasi Adiraku di Jakarta, Kamis (20/2).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (Adira Finance) meluncurkan aplikasi layanan konsumen berbasis digital, Adiraku di Jakarta, Kamis (20/2). Aplikasi ini dirancang untuk menjadi solusi finansial bagi konsumen dengan memberikan pengalaman bertransaksi yang lebih baik sesuai kebutuhan.

”Kami (Adira Finance) telah menjalin persahabatan dengan puluhan juta konsumen di seluruh Indonesia selama 30 tahun. Tumbuh bersama dengan konsumen mendorong kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan konektivitas dengan mereka. Adiraku menjadi jembatan bagi konsumen untuk terus terhubung 24 jam dengan Adira Finance, untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik lagi “, ujar Hafid Hadeli selaku Direktur Utama Adira Finance.

Dengan Adiraku, konsumen Adira Finance akan mendapatkan akses terhadap layanan finansial yang lebih cepat dan pengalaman bertransaksi yang mudah dan menyenangkan kapanpun dan dimanapun.

Pada aplikasi ini tersedia berbagai fitur yang dapat dipergunakan oleh konsumen, seperti fitur Informasi Detil Kontrak. Pada fitur ini, konsumen dapat melihat nomor kontrak, besar angsuran, tanggal jatuh tempo, sisa tenor, sisa angsuran dan informasi lainnya.

Kemudian fitur, Bayar Angsuran Instan, dimana konsumen dapat melakukan pembayaran angsuran dimana saja dan kapan saja. Bayar Angsuran Instan ini menggunakan sistem virtual account sehingga transaksi akan berjalan secara real time. Pembayaran anggsuran dapat dilakukan melalui transfer ATM, D-bank, Internet Banking.

“Kita juga memiliki fitur Janji Bayar. Sebuah fitur yg memudahkan konsumen untuk melakukan penjadwalan waktu pembayaran apabila pada saat tanggal jatuh tempo konsumen belum memiliki dana untuk melalukan pembayaran cicilan,” tambahnya.

Ada juga fitur Riwayat Pembayaran, dimana bisa memonitor sisa tenor dan jumlah angsuran yang sudah dibayarkan, Eazy Klik yaitu penawaran spesial personalized pre-approved credit bagi konsumen terpilih yang memenuhi syarat

Aplikasi juga dilengkapi dengan Simulasi Kredit yang dapat diakses oleh konsumen maupun calon konsumen Adira Finance.

Ada juga Whatsapp Chat Dering Adira 24 Jam yang dapat memudahkan konsumen untuk terhubung 24 jam dengan berbagai jaringan layanan Adira Finance.

“kita juga ada progra, Cashback Reward Game. Yang menarik, setelah bayar angsuran lewat aplikasi Adiraku, konsumen akan ditawarkan bermain game dengan hadiah yang menarik. Ada juga fitur Informasi Umum. Adiraku memberikan informasi yang banyak dibutuhkan oleh konsumen terkait persyaratan perpanjangan STNK, syarat pengambilan BPKB, ketentuan biaya transaksi, cara klaim asuransi,” ungkapnya.

Aplikasi Adiraku dapat diunduh melalui Google Playstore (Android) atau App Store (IOS). Setelah mengunduh, konsumen dapat melakukan registrasi dengan mengisi nomor handphone dan kode OTP yang dikirimkan via sms, dan setelahnya konsumen dapat membuat PIN yang akan digunakan untuk login.

Bagi konsumen Adira Finance yang sudah mengunduh aplikasi Adiraku hingga April 2020, dapat mengikuti program Undian Seru Adiraku dimana konsumen berkesempatan untuk mendapatkan hadiah seru berupa sepeda motor serta hadiah menarik lainnya. Syarat mengikuti undian ini cukup mudah hanya dengan mengunduh aplikasi Adiraku dan melakukan pembayaran cicilan melalui Adiraku.

Adiraku tidak hanya diperuntukkan bagi konsumen Adira Finance saja, masyarakat Indonesia yang tertarik untuk mengetahui informasi tentang solusi finansial dari Adira Finance, bisa mengakses informasi umum berupa produk, promo maupun lokasi cabang Adira Finance, serta melakukan simulasi kredit berbagai produk di aplikasi. (rel/ram)

Pemkab Langkat Gelar Musrenbang Penyusunan RKPD 2021

ARAHAN: Asisten III Umum Bupati Langkat, Musti, saat memberikan arahan pada kegiatan penyusunan RKPD 2021.
ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat diwakili Asisten III Umum, Musti didampingi Kepala Bapeda Langkat, H.Sujarno membuka Forum SKPD dalam rangka Musrenbang penyusunan RKPD tahun 2021, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Jumat (21/2).

Musrenbang penyusunan RKPD 2021 tersebut bertemakan peningkatan pembangunan infrastruktur strategis, dan pariwisata serta layanan berbasis TIK.

Musti dalam arahannya, meminta kepada seluruh pemegang kepentingan untuk melakukan perencanaan, memperhatikan akses masyarakat. seperti partisipasi perempuan dan masyarakat Marjinal, serta kesetaraan keadilan dalam penyebaran pembangunan merata di seluruh wilayah Kabupaten Langkat. “Manfaatkanlah forum ini untuk merembugkan sesuatu, dan berakhir pada pengambilan kesepakatan bersama untuk kepentingan masyarakat luas,”pintanya.

Selain itu, Musti juga meminta para peserta untuk menjadikan forum ini sebagai model pendekatan perencanaan partisipatif (Bottom-Up) yang berasal dari musrenbang kecamatan.

Sehubungan dengan hal itu, Musti mengharapkan pada pengelolaan pembangunan harus partisipatif didasarkan pada prinsip pemberdayaan, keterbukaan, akuntabel, berkelanjutan, efisien, efektif dan aspiratif.

Kepala Bappeda, dalam laporannya mengatakan, tujuan pelaksanaan forum ini, untuk memandu, serasikan prioritas kegiatan pembangunan dari kecamatan dengan Renja SKPD,

serta untuk menyusun prioritas Renja SKPD disertai Plafon/Pagu dana SKPD dan prioritas usulan kecamatan setelah dilakukan verifikasi oleh SKPD terkait.

Kemudian, untuk menetapkan prioritas Renja SKPD dan prioritas usulan kecamatan. Dan untuk melakukan koordinasi dan singkronisasi program antar SKPD. (yas/han)

Kenalkan Pentingnya Investasi pada Milenial, OCBC NISP Luncurkan RACHEL

KENAL:Head of Strategy and Innovation Bank OCBC NISP Ka Jit saat memperkenalkan aplikasi RACHEL dari OCBC NISP. ade zulfi/sumutpos
KENAL:Head of Strategy and Innovation Bank OCBC NISP Ka Jit saat memperkenalkan aplikasi RACHEL dari OCBC NISP. ade zulfi/sumutpos

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Bank OCBC NISP mendorong tren investasi di kalangan milenial yang berbeda dan kekinian dengan mengunakan bahasa dan gaya hidup milenial. Pasalnya, pengetahuan serta jumlah generasi milenial Indonesia yang berinvestasi masih cukup rendah.

Dalam hal ini, Bank OCBC NISP menghadirkan ‘RACHEL’ (Reach Your Life Goals), yaitu sebuah inovasi chatbot pintar sebagai Financial Buddy untuk generasi milenial.

“Rachel akan memberikan informasi mengenai produk investasi yang sesuai dengan profile pengguna, lengkap dengan berbagai tips dalam menjalankannya,” kata Head of Strategy and Innovation Bank OCBC NISP Ka Jit, beberapa waktu yang lalu.

Para milenial juga dapat berinvestasi dengan mudah dan terjangkau melalui aplikasi ONe Mobile dari Bank OCBC NISP dengan investasi mulai dari Rp 100.000. Bukan hanya mudah, aplikasi tersebut juga bisa melakukan monitoring dan mengatur investasi dan diharapkan dapat menjadi bagian dari lifestyle generasi milenial.

“Dengan berbagai inovasi yang kami miliki, kami ingin milenial berani mengumpulkan reksadana demi masa depan atau berani dukung negeri dengan beli obligasi,” jelas Ka Jit.

Saat ini, survei menunjukan bahwa sekitar 69 persen milenial masih belum memiliki strategi investasi. Bahkan, minat milenial terhadap investasi masih sangat rendah yakni hanya sebesar 2 persen.

“Sebagai generasi dengan populasi hampir sepertiga dari jumlah penduduk Indonesia, penting bagi para milenial untuk meningkatkan pengetahuan dan melakukan aksi berinvestasi demi masa depan mereka,” kata dia.

Dengan demikian, pihaknya ingin mengajak generasi milenial untuk menjadikan investasi bagian dari lifestyle dan mengalokasikan mulai dari 10 persen dari penghasilan mereka untuk investasi. (jpc/ram)

PT Agincourt Resources Raih Penghargaan Terbaik

Ajang Indonesia Sustainable Business Awards 2019

SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe memperoleh penghargaan Terbaik (Best) pada ajang Indonesia Sustainable Business Award (SBA) 2019 atau Penghargaan Bisnis yang Berkelanjutan di Indonesia yang digagas Global Initiatives dan PwC Singapura dan Indonesia di Jakarta, Jumat (21/2).

Penghargaan Terbaik untuk kategori Land Use & Biodiversity ini diperoleh atas keberhasilan PTAR yang dinilai berkomitmen dalam hal rehabilitasi dan pemulihan ekosistem hutan. Pada tahun 2018, 4,6 hektar area yang terganggu direhabilitasi, dengan total 3.640 bibit ditanam. Pengelolaan akan dampak pada keanekaragaman hayati selalu menjadi perhatian khusus PTAR dalam pelaksanaan Praktek Pengelolaan Keanekaragaman Hayati, yang ditinjau setiap tahun.

Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa yang diterima langsung oleh Wakil President Direktur dan CEO PT Agincourt Resources, Tim Duffy. Tim Duffy menuturkan peraihan penghargaan Terbaik ini merupakan penghargaan yang pertama kali diterima dalam ajang Indonesia Sustainable Business Awards.

“Tentunya kami sangat bangga mendapat penghargaan Terbaik untuk kategori Land Use & Biodiversity ini di mana upaya kami dalam menjaga biodiversity di wilayah operasional kami telah mendapat pengakuan,” kata Tim Duffy.

Tim menyatakan Tambang Emas Martabe terletak di Hutan Batangtoru, ekosistem yang dikenal memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. “Walaupun area operasional tambang masih sangat kecil jika dibandingkan dengan total area hutan, tapi dampak operasional terhadap keanekaragaman hayati telah menjadi perhatian utama perusahaan melalui berbagai program pengelolaan lingkungan yang signifikan dan seksama,” kata Tim Duffy.

Tim menambahkan, berbagai upaya perlindungan keanekaragaman hayati di lokasi tambang telah menerapkan standar pengawasan ketat mencakup pembukaan lahan, survei spesies flora dan fauna sebelum pembukaan lahan, proteksi terhadap jalur air alami, pelarangan pemburuan atau penangkapan hewan, dan rencana rehabilitasi area terdampak pasca tambang untuk membentuk kembali ekosistem hutan yang sesuai dengan habitat fauna lokal di Hutan Batangtoru.

Tambang Emas Martabe juga memiliki fasilitas pembibitan yang mengusahakan bibit tanaman lokal untuk mendukung program rehabilitasi. Perusahaan juga melibatkan para ahli dan peneliti keanekaragaman hayati untuk program pengelolaan lingkungan yang lebih luas di Hutan Batangtoru melalui pemberian dukungan kepada berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) konservasi setempat.

Penghargaan bisnis berkelanjutan atau Indonesia Sustainable Business Awards diselenggarakan oleh Global Initiatives untuk yang ke-8 kalinya di Indonesia, dan juga diselenggarakan di Singapura, Malaysia dan Filipina sejak 2012. The Sustainable Business Awards (SBA) bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan praktik terbaik bisnis yang berkelanjutan dan menunjukkan bagaimana bisnis yang berkelanjutan dapat menguntungkan perusahaan, lingkungan, dan semua pemangku kepentingan, baik saat ini maupun di masa depan.

Penilaian SBA dilakukan melalui kemitraan dengan PwC Indonesia, Indonesian Business Council for Sustainable Development (IBCSD), Control Union dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN). Metodologi SBA menggabungkan fitur-fitur terbaik dari bench-marking dan proses penghargaan secara global untuk memberikan strategi yang tepat dan keuntungan bisnis. Platform unik ini memberikan penghargaan kepada perusahaan untuk menjadikan bisnisnya yang benar-benar berkelanjutan di Asia.

SBA memberikan penghargaan kepada bisnis melalui penilaian ketat pada praktik dengan metodologi yang menilai proses dan kinerja di berbagai kategori seperti Strategy and Sustainability Management, Workforce, Sustainability in Community, Energy Management, Water management, Waste and Material Productivity, Supply Chain Management, Land Use and Biodiversity, Business Responsibility and Ethics, Stakeholder Engagement and Materiality, UN Sustainable Development Goals, Flagship Initiative, dan lain-lain.

Dalam ajang ini Pengakuan Khusus (Special Recognition) juga diberikan kepada PT Astra International Tbk untuk kategori Flagship Initiative atas kontribusinya dalam melestarikan alam di mana Astra telah mengembangkan Ruang Terbuka Hijau (RTH). (rel/mea/ram)

Produk Wuling Hadir dengan Fitur Keselamatan Lengkap

SUMUTPOS.CO – Untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi para konsumen, Wuling Motors (Wuling) telah melengkapi semua produknya dengan beragam fitur keselamatan yang modern. Mulai dari Tire Pressure Monitoring System (TPMS), Emergency Stop Signal (ESS), rear camera, parking sensor, airbag, sampai dengan sistem pengereman ABS & EBD. Itu semua merupakan daftar fitur keselamatan yang telah menjadi standar di seri Confero dan seri Cortez yang bermain di segmen MPV, serta Almaz yang berada di segmen SUV.

“Kami ingin memastikan seluruh konsumen selalu aman dan nyaman ketika berkendara bersama Wuling. Maka dari itu, Wuling menyematkan berbagai fitur keselamatan di rangkaian produk MPV serta SUV nya,” ujar Danang Wiratmoko selaku Product Planning Wuling Motors, Minggu (23/2).

Tire Pressure Monitoring System (TPMS) merupakan fasilitas yang memudahkan pengemudi untuk mengetahui tekanan ban melalui layar MID. Fitur ini dapat mengetahui jika terjadi kekurangan atau kelebihan tekanan pada ban sehingga dapat membuat aman saat berkendara.

Selain itu, Wuling juga memiliki Emergency Stop Signal (ESS) yang merupakan fitur yang memberikan sinyal darurat kepada pengendara lain di belakang akibat panic breaking yang dilakukan. Fitur ini dapat meningkatkan kewaspadaan pengendara lain dan mengurangi risiko tabrak belakang yang diakibatkan pengereman mendadak.

Beralih ke rear camera dan parking sensor. Berkat fitur ini para pengendara untuk memarkirkan kendaraan. Ditambah lagi, 360 derajat camera pun tersedia pada Smart Technology SUV, Almaz, sehingga para pengendara semakin mudah dan nyaman ketika parkir.

Kemudian, seluruh produk Wuling juga dilengkapi dengan airbag. Untuk seri Cortez dan Almaz, Wuling menyematkan dual SRS front and side airbag untuk semakin meningkatkan keselamatan dalam berkendara. Fitur keselamatan lainnya, yaitu sistem pengereman Anti-lock Braking System (ABS) dan Electronic Brake Force Distribution (EBD). Sistem yang mampu memaksimalkan deselerasi ini tersedia di seluruh lini produk Wuling.

Dengan tambahan bahwa Brake Assist (BA) pun tersedia di seri Cortez dan Almaz. (jpc/ram)

4 Unit Rumah di Jalan AR Hakim Medan Terbakar

TERBAKAR: Warga melihat rumah yang terbakar di Jalan AR Hakim terbakar, Minggu (23/2).
TERBAKAR: Warga melihat rumah yang terbakar di Jalan AR Hakim terbakar, Minggu (23/2).
TERBAKAR: Warga melihat rumah yang terbakar di Jalan AR Hakim terbakar, Minggu (23/2).
TERBAKAR: Warga melihat rumah yang terbakar di Jalan AR Hakim terbakar, Minggu (23/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 4 unit rumah permanen di Jalan AR Hakim, tepatnya di Gang Rahayu I, Lingkungan V, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Medan Area, hangus terbakar, Minggu (23/2) sore.

Informasi yang diperoleh, peristiwa kebakaran ini pertama kali terjadi pada pukul 13.55 WIB, dimana saat itu api tiba-tiba muncul dari salah satu rumah, yang kemudian merembet dan membakar 3 rumah lainnyan

Warga setempat yang panik, segera berjibaku untuk menyelamatkan barang-barang berharganya sekaligus berupaya mencegah agar api tidak semakin membesar untuk menjangkau rumah lainnya.

Petugas dari Dinas Pencegah Pemadam Kebakaran (P2K) Kota Medan yang mendapatkan laporan kejadian ini langsung menurunkan sejumlah unit armadanya ke lokasi kejadian. Beruntung, pada pukul 15.12 WIB, api pun dapat dipadamkan seluruhnya.

Manager Pusdalops-PB/Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Nurly menyampaikan, adapun persentase akibat kebakaran ini ditaksir hingga mencapai 70%.

Namun begitu ia memastikan, tidak terdapat korban jiwa ataupun luka-luka dalam peristiwa ini. “Persentase yang terbakar lebih kurang 70%. Untuk penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (mbs/ila)

Wabup Sergai Hadiri Sertijab Kepala BPK RI Sumut

H Darma Wijaya

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Sergai, H Darma Wijaya hadiri Sertijab Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dari Dra VM Ambar Wahyuni MM, AK, CA kepada Eydu Oktain Panjaitan SE, MM, AKM CA, di Auditorium kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Sumut, Jumat (21/2).

Turut hadir dalam Sertijab tersebut, Wabup Sergai H Darma Wijaya, Wagubsu H Musa Rajekshah (Ijek), Sekda Provinsi Sumut Hj Sabrina, unsur Forkopimda Provinsi Sumut, Bupati/Walikota se-Sumut, ketua DPRD Kabupaten/Kota se-Sumut dan anggota V BPK RI Prof Dr Bahrullah Akbar MBA, beserta undangan lainnya.

Disela kehadirannya, Wabup Darma Wijaya mengucapkan terima kasih kepada Kepala BPK yang lama, VM Ambar Wahyuni, selama menjabat sebagai kepala BPK di Provinsi Sumut telah mampu menjalin kerja sama yang harmonis dan bahu membahu bersama unsur Pimpinan daerah dalam mendorong terciptanya roda pemerintahan yang bersih, dinamis serta akuntabel.

Hal serupa juga disampaikan Wabup Darma Wijaya, kepada kepala BPK RI perwakilan Sumut yang baru, Eydu Oktain Panjaitan. “Semoga nantinya dibawah kepemimpinannya akan membawa semangat baru dalam meningkatkan kinerja BPK Sumut, ucap Darma Wijaya.

Sementara itu, Wagubsu H Musa Rajekshah mengucapkan, selamat datang kepada kepala BPK Sumut yang baru, Eydu Oktain Panjaitan, begitu juga kepada kepala BPK yang lama VM Ambar Wahyuni selamat menjalankan tugas di tempat yang baru.

Musa Rajekshah berharap, kepada BPK RI Perwakilan Sumut terus memberikan dukungan kepada pemerintah daerah di Sumut, melalui bimbingan dan arahan sinergitas dan kemitraan yang telah terjalin dengan baik.(sur/han)

Lambat Memberi Saran terkait Gubsu Dilaporkan ke KPK, Kabiro Hukum Dinilai Lemah

Andy Faisal
Andy Faisal
Andy Faisal
Andy Faisal

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kinerja Kepala Biro Hukum Setdaprovsu, Andy Faisal tengah dalam sorotan. Ia dinilai lemah dalam menjalankan roda organisasi serta tugas pokok dan fungsi. Adapun sebabnya, mantan Kajari Belawan itu dianggap lambat dalam memberi saran dan sikap kepada Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi sekaitan pelaporan enam warga Sumut yang menyeret-nyeret nama Gubsu ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Saya pikir perlu penjelasan dari Biro Hukum atas dugaan suap kepada gubernur Sumut. Perlu disampaikan ke publik apakah ada rekomendasi dari beliau langsung atau tidak. Sebab yang kita tahu, kasus tanah di Sumut sangat pelik dan jangan sampai gegabah dalam menanganinya,” ujar pengamat kebijakan publik, Elfenda Ananda menjawab Sumut Pos, Minggu (23/2).

Lapor melapor merupakan aksi atas reaksi yang dialamatkan ke Gubernur Edy. Menurut El, sapaan akrab Elfenda Ananda, di sinilah peran OPD terkait mampu membaca peristiwa yang terjadi. “Sebenarnya Gubsu tidak perlu sensitif atas laporan itu. Apalagi mereka adalah rakyatnya juga. Tapi kalau menyangkut pencemaran nama baik Gubsu lantas mau melapor balik, saya kira juga masih dalam koridor hukum kita. Itu sah-sah saja ya. Namun dalam kejadian ini pastilah jadi preseden buruk buat Sumut. Masa kepala daerah melaporkan balik rakyatnya sendiri,” katanya.

Karenanya menurut mantan Sekretaris Eksekutif Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Sumut ini, Kepala Biro Hukum Setdaprovsu Andy Faisal dalam konteks ini, perlu berperan.

“Publik Sumut sampai hari ini menunggu penjelasan dari Pemprovsu atas tuduhan terhadap Gubernur Edy Rahmayadi. Biro Hukum harusnya menjadi yang terdepan dalam hal ini. Bukan hanya pada persoalan melaporkan balik, namun paling substansi mesti menerangkan kronologinya sehingga segala tuduhan yang dimaksud tidak relevan. Atau ada penegasan bahwa secara fakta hukum, Gubsu memang tidak ada membuat rekomendasi. Apalagi urusan tanah juga ada wewenang pusat,” katanya.

Informasi yang dihimpun wartawan, selama hampir dua bulan belakangan ini, pimpinan Biro Hukum Setdaprovsu dijabat seorang pelaksana harian (plh) kepala biro yang juga Sekretaris Aprilla Siregar. Mengingat jabatan plh hanya sekadar urusan administrasi saja, jajaran Biro Hukum tidak berani dalam mengambil keputusan penting.

Terlebih, dalam hal menjalankan instruksi Gubsu yang berniat melaporkan balik keenam warga dimaksud. Sedangkan Andy Faisal yang dipercaya sejak Agustus 2019 menjabat Kabiro Hukum, sampai kini masih disibukkan dengan urusan peralihan status jaksa aktifnya dari Kejaksaan Agung. Sehingga seluruh kegiatan dan tupoksinya, sementara ini diamahkan ke Aprilla Siregar selaku plh kabiro.

“Inilah susahnya tatanan pemerintahan kita yang masih mengandalkan kepala dinas atau kepala biro dalam mengambil suatu kebijakan strategis. Seharusnya dalam urusan ini misalnya, jajaran Biro Hukum bisa saja mengambil alih kewenangan itu. Jadi saya kira Gubsu mesti evaluasi kabiro hukum ini supaya roda organisasi Biro Hukum berjalan maksimal dan efektif,” kata Koordinator Area Sumut Lembaga Riset Indikator Politik itu.

Plh Kabiro Hukum Setdaprovsu, Aprilla Siregar kembali menyatakan sekaitan melaporkan balik keenam warga Sumut karena diduga sudah mencemarkan nama baik Gubsu, bahwa pihaknya masih melakukan telaah atas hal tersebut. “Ya, kami masih terus menelaah substansinya. Karena laporan yang melibatkan Gubsu ke KPK itu, kami anggap tidak relevan,” katanya.

Ia juga mengamini bahwa posisi plh kabiro yang diembannya sudah berlangsung dua bulan. “Sejak Desember 2019 saya sudah ditunjuk plh,” pungkasnya.

Diketahui, enam warga Sumut sudah melaporkan Gubsu Edy Rahmayadi, mantan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, Mantan Kakanwil BPN Sumut Bambang Priono, Direktur Utama PTPN II Mohammad Abdul Ghani, mantan Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ke KPK, Kamis (13/2) lalu.

Laporan keenam warga Sumut yang terdiri dari Saharuddin, Sahat Simatupang, Muhammad Arief Tampubolon, Timbul Manurung, Lomlom Suwondo dan Burhanuddin Rajagukguk itu, sekaitan dugaan korupsi Gubsu menerima suap rekomendasi penerbitan SPP lahan eks HGU PTPN II. KPK sendiri sudah membenarkan masuknya pengaduan masyarakat itu kepada pihaknya. (prn/ila)

Parkir Sembarangan, Puluhan Kendaraan Digembosi

GEMBOSI: Petugas Dishub Medan menggembosi ban mobil yang parkir sembarangan.
GEMBOSI: Petugas Dishub Medan menggembosi ban mobil yang parkir sembarangan.
GEMBOSI: Petugas Dishub Medan menggembosi ban mobil yang parkir sembarangan.
GEMBOSI: Petugas Dishub Medan menggembosi ban mobil yang parkir sembarangan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan terus melakukan penertiban parkir secara rutin dan berkala guna meminimalisir pelanggaran parkir yang ada di Kota Medan. Kali ini, puluhan kendaraan bermotor, baik roda empat maupun roda dua ditindak dengan cara digembosi karena parkir sembarangan di Jalan Kartini dan Jalan Veteran Kota Medan.

“Hari ini (kemarin,Red) misalnya, para petugas kita melakukan penertiban di Jalan Kartini dan Jalan Veteran Kota Medan. Hari ini ada puluhan mobil yang ban nya kita gembosi dan ada yang kita angkut dengan mobil penggerek, tapi hanya beberapa karena keterbatasan mobil derek kita,” ucap Kepala Disbub Kota Medan, Iswar S.SiT MT kepada Sumut Posn

Begitu juga untuk sepeda motor, Dishub Medan juga menertibkan puluhan sepeda motor yang parkir tidak pada tempatnya dan menggunakan trotoar atau badan jalan sebagai tempat parkir.

“Petugas kita juga menertibkan puluhan sepeda motor yang parkir tidak pada tempatnya, bannya juga digembosi oleh para petugas kita di lapangan,” ujar Iswar.

Dikatakan Iswar, hal itu terus dilakukan secara rutin dan berkesinambungan. Tujuannya bukan untuk menyulitkan para pengendara, tetapi lebih kepada tindakan tegas agar masyarakat dapat lebih mematuhi aturan yang berlaku dan mau memarkirkan kendaraannya ditempat yang seharusnya.

“Penertiban itu kita lakukan setiap hari di tempat-tempat yang berbeda, tetapi masih ada saja yang melanggar aturan. Kita lakukan hal itu sebagai bentuk edukasi sekaligus efek jera kepada pengendara yang tidak patuh terhadap aturan. Untuk itu, kita terus mengimbau kepada para pengendara agar mau mematuhi aturan yang ada. Kota Medan harus tertib, dan semua itu dimulai dari kesadaran warganya sendiri,” pungkasnya. (map/ila)