30 C
Medan
Thursday, January 22, 2026
Home Blog Page 4463

APJII Sumut Siap Salurkan Siswa SMK Praktik Kerja Industri

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) adalah organisasi yang tak hanya konsen pada pengembangan dunia usaha yang bergerak di dunia internet, namun konsen juga pada pembangunan sumber daya manusia melalui dunia pendidikan. Oleh karena itu, APJII Sumut siap bergandeng tangan dan membantu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sumut dalam mendistribusikan para siswa yang akan melakukan Praktik Kerja Industri (Prakerin).

Ketua Pengurus Wilayah APJII Sumut melalui Kepala Bidang Operasi dan Pengembangan Data Center, Robert Perlindungan Simalango mengatakan, saat ini ada 48 Internet Service Provider (ISP) yang tergabung di APJII Sumut dan semuanya bisa dijadikan sebagai tempat untuk menggali ilmu bagi para siswa yang akan melaksanakan Prakerin.

“Sejauh ini sudah banyak ISP yang menjadi tempat Prakerin para siswa, khususnya SMK TIK (Teknologi Informasi dan Komputer). Harapan kami, dengan adanya Prakerin di perusahaan-perusahaan yang tergabung pada APJII Sumut maka konsep link and match antara dunia dan industri internet bisa terjadi. Transfer knowlegde dari dunia industri ke siswa bisa langsung,” ujar Robert usai menghadiri acara Pembekalan dan Pelepasan Peserta Prakerin SMKS TIK Darussalam, Medan, sekaligus penandatangan kerjasama atau MoU APJII Sumut dan SMKS kepada wartawan baru-baru ini

Dikatakan Robert, APJII Sumut sendiri telah melakukan koordinasi dengan ISP yang menjadi anggota untuk mau menerima para siswa SMK TIK yang akan melakukan Prakerin. Selama ini, sebut Robert, penempatan magang kerja siswa TIK masih banyak dilakukan di tempat yang kurang sesuai dengan ilmu yang mereka peroleh.

“Dengan adanya program pendistribusian siswa TIK yang kita lakukan, maka secara penerapan teknologi lebih bersifat tepat guna. Kalau praktik kerja di tempat kita, semua perangkat tersedia. Jadi mereka bukan hanya dapat teori tentang perangkat, tapi juga dapat praktik ilmu dengan perangkat yang sesuai dengan bidang ilmu yang mereka dapat. Bahkan, saya pastikan mereka akan dapat ilmu yang mungkin juga belum diajarkan di sekolah,” terang Robert.

Sementara itu, Kepala SMKS TIK Darussalam, Eva Mugdhiyana menyampaikan apresiasinya kepada APJII Sumut yang telah mau bekerjasama. “Terima kasih atas dukungan dari teman teman dunia usaha dan industri, termasuk juga dengan APJII Sumut,” kata Eva. (ris/ila)

Kapolres Dairi Bantu GSJA 30 Kursi

SIMBOLIS:Kapolres Dairi, AKBP Leonardo Simatupang secara simbolis menyerahkan kursi kepada pengurus GSJA, Minggu (23/2). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
SIMBOLIS:Kapolres Dairi, AKBP Leonardo Simatupang secara simbolis menyerahkan kursi kepada pengurus GSJA, Minggu (23/2). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Dairi, AKBP Leonardo Simatupang memyumbangkan 30 unit kursi kepada Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Sumbul, Kecamatan Sumbul, Minggu (23/2).

Menurut Kasubbag Humas Polres Dairi, Iptu Donny Saleh, pemberian bantuan tersebut merupakan kegiatan Minggu Kasih, dan sebagai bentuk kepedulian Polres Dairi dengan rumah ibadah di Dairi.

Pada kesempatan itu, lanjut Iptu Donny Saleh, Kapolres didampingi Kasat Binmas AKP S Simanjuntak, juga melakukan ibadah sembari menyampaikan pesan Kamtibmas kepada jemaat gereja.

Pengurus GSJA, Pdt MJ Pasaribu mewakili jemaat, mengapresiasi kunjungan Kapolres dan rombongan melalui kegiatan Minggu Kasih Polisi Peduli. (rud/han)

Tri Suswati Karnavian: Stunting Jadi Perhatian Bersama

Ketua TP PKK Pusat Pantau ke Lokasi Stunting di Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka persiapan kunjungan Ketua TP PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian pada minggu kedua bulan Maret ke lokasi stunting yang ada di Kota Medan tepatnya di Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai, Pemko Medan menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Intervensi Stunting Terintegrasi Tahun 2020 di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Jumat (21/2). Diharapkan gagasan yang ada nantinya dapat mendorong seluruh komponen masyarakat termasuk instansi pemerintah, lebih memperhatikan kasus stunting di Kota Medan.

Rapat yang dipimpin Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi bersama Plt Ketua TP PKK Kota Medan Hj Nurul Khairani Akhyar SE didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial Setda Kota Medan Musaddad Nasution, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Renward Parapat, dan Asisten Ekbang Setda Kota Medan Khairul Syahnan. Akhyar meminta kepada seluruh OPD terkait agar terus melakukan tugasnya dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Medan.

“Jangan berfokus pada titik penilaian saja yang kita kerjakan, tetapi masih ada locus-locus lainnya yang harus terus kita perhatikan dan kita kerjakan sehingga permasalahan stunting yang ada di Kota Medan dapat diselesaikan,” sebut Akhyar.

Seperti yang diketahui, jelas Akhyar stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis. Oleh sebab itu, penanganan stunting dirasa penting karena stunting berdampak pada kecerdasan, kerentanan terhadap penyakit dan pada akhirnya mengakibatkan produktivitas yang rendah.

“Adapun intervensi penanganan stunting yang terintegrasi adalah dengan menerapkan gerakan masyarakat hidup sehat, penyediaan air bersih dan sanitasi. Sanitasi dan air minum harus berpasangan, sehingga perlu adanya perencanaan yang baik. Selain itu keterlibatan masyarakat dan budaya pada masyarakat juga harus diperhatikan agar berkelanjutan dan memberi manfaat,” jelas Akhyar.

Selain itu, Akhyar mengungkapkan bahwa diperlukan penguatan pemerintah pusat maupun daerah dalam mencegah kasus stunting seperti membangun infrastruktur yang terkait dengan kesehatan serta memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat berkaitan dengan perilaku hidup sehat.

“Dalam lingkup terkecil misalnya seperti dalam tingkat lingkungan, kelompok dasawisma harus mendata jumlah anak stunting di lingkungannya, sehingga dapat cepat ditangani dan insya Allah kedepannya kita dapat mewujudkan Kota Medan sebagai kota bebas stunting,” ungkap Akhyar.

Sementara itu, Plt Ketua TP PKK Kota Medan berharap selain OPD yang terkait dengan penanganan stunting yang telah melakukan pembinaan dan mengedukasi masyarakat selama ini, OPD teknis lainnya turut memberikan bantuannya khusus untuk penerimaan kunjungan tersebut.

“Tidak hanya dalam upaya penurunan angka stunting, kita juga harus bersiap menerima Ketua TP PKK Pusat beserta rombongan guna melihat kondisi stunting yang ada di kelurahan ini. Kita tunjukkan apa yang telah kita lakukan untuk usaha mengurangi stunting tersebut,” harap Nurul.

Selain itu, dalam rapat tersebut juga membahas mengenai persiapan Posyandu Lestari 4 yang berada di Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan yang masuk kedalam nominasi penilaian Posyandu dalam rangka PKK KB Kes Tingkat Nasional. Turut hadir dalam rapat tersebut, seluruh pimpinan OPD di Lingkungan Pemko Medan, Camat dan Lurah se Kota Medan, pengurus TP PKK Kota Medan serta petugas puskesmas se Kota Medan. (map/ila)

Buka MTQ ke-16 Tingkat Kabupaten Sergai, Soekirman: Motivasi Generasi Muda Baca Alquran

PUKUL BEDUK: Bupati Sergai, Ir H Soekirman bersama Wabup H Darma Wijaya, ketua DPRD Sergai dr Riski Ramadhan Hasibuan, Wakil ketua DPRD Siswanto, ketua MUI H Lukman Yahya, Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, Dandim 0204/DS, memukul beduk sebagai tanda pembukaan MTQ ke-16 Kabupaten Sergai, Jumat (21/2).
PUKUL BEDUK: Bupati Sergai, Ir H Soekirman bersama Wabup H Darma Wijaya, ketua DPRD Sergai dr Riski Ramadhan Hasibuan, Wakil ketua DPRD Siswanto, ketua MUI H Lukman Yahya, Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, Dandim 0204/DS, memukul beduk sebagai tanda pembukaan MTQ ke-16 Kabupaten Sergai, Jumat (21/2).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – MTQ ke-16 tingkat Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) secara resmi dibuka oleh Bupati Ir H Soekirman, di lapangan Kompleks Replika Sultan Serdang Lingkungan II, Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai, Jumat (21/2) malam.

Pembukaan MTQ ke-16 ini, ditandai dengan pemukulan deduk oleh Bupati Ii H Soekirman bersama Wabup H Darma Wijaya, ketua DPRD Sergai dr Riski Ramadhan Hasibuan, Wakil ketua DPRD Siswanto, kepala MUI Sergai H Lukman Yahya yang mewakili, Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, Dandim 0204/DS Letkol TNI Syamsul Arifin, Sekda H Faisal Hasrimy.

Bupati Soekirman mengatakan, MTQ ke- 16 tingkat Kabupaten Sergai digelar selama 5 hari terhitung dari 21-25 Februari 2020, yang diikuti oleh 742 peserta dari 17 Kecamatan se-Kabupaten Sergai.

Sebelum dilaksanakan kegiatan MTQ 16 tingkat Kabupaten, terlebih dahulu diselenggarakan rangkaian kegiatan STQ yang telah dilakukan di setiap Kecamatan se-Kabupaten Sergai.

“Tujuannya, untuk menyatupadukan gerakan dan langkah seluruh komponen masyarakat yang ada di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat (Sergai) dalam rangka meningkatkan pembangunan di bidang keagamaan, khususnya dalam hal peningkatan kemampuan seni baca Alquran,”kata Soekirman.

Menurut Soekirman, melalui MTQ ini, kita semua khususnya umat Islam agar termotivasi untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan yang terkandung di dalam Alquran dalam kehidupan kita sehari-hari.”Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan harmonis antara pemerintahan dengan masyarakat, sehingga dapat lebih baik, sebagaimana yang tertuang dalam tema penyelenggaraan kegiatan sesuai dengan tema Menjadikan Alquran sebagai pondasi generasi muslim yang unggul, inovatif dan berkelanjutan,” tuturnya.

Dengan diselenggarakan MTQ ini, semoga visi Kabupaten Sergai dalam mewujudkan masyarakat yang religius dalam sebagai bingkai kebersamaan dan keharmonisan dapat terwujud secara nyata, ucap Soekirman.

Pada kesempatan itu, Bupati Soekirman mengajak seluruh umat muslim untuk membangkitkan kembali generasi gerakan MAGHRIB MENGAJI mulai dari dusun di seluruh Surau, Musala dan Mesjid.

Bupati Soekirman juga berharap, dengan diselenggarakannya MTQ ke 16 Kabupaten Sergai tahun 2020 ini, bukan hanya tontonan tapi menjadi tuntunan yang dapat memberikan motivasi bagi generasi muda untuk belajar Alquran dengan segala bentuk pemahaman yang digambarkan melalui seluruh cabang yang dipertandingkan.

Sebelumnya, pagi harinya Jumat (21/2) Bupati Soekirman membuka pawai Taaruf dan pelantikan dewan hakim pada kegiatan MTQ ke 16 Kabupaten Sergai.

Di akhir acara, dilanjutkan penyerahan tropi juara umum MTQ ke 15 dari Camat Sei Rampah Nazaruddin Nasution kepada ketua panitia Sekda HM Faisal Hasrimy. (sur/han)

Bupati Ajak Investor Kembangkan Jagung dan Kopi

Tingkatkan Perekonomian Petani Dairi

ARAHAN: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu (tengah) didampingi Sekda, Leonardus Sihotang memberikan arahan dalam rapat bersama Camat, PPL dan Kades di Kantor Camat Sumbul, Sabtu (22/2). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
ARAHAN: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu (tengah) didampingi Sekda, Leonardus Sihotang memberikan arahan dalam rapat bersama Camat, PPL dan Kades di Kantor Camat Sumbul, Sabtu (22/2). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Percepatan pembangunan suatu daerah, harus didukung pihak swasta atau investor. Untuk itu, kita harus membuka ruang bagi mereka agar mau berinvestasi di daerah ini. Karena semakin banyak investasi yang masuk, semakin cepat pula perputaran uang.

Demikian disampaikan Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu di sela-sela memimpin rapat terbatas dengan Camat Tanah Pinem, Gunung Sitember, Sumbul, Kepala Desa dan petugas penyuluh pertanian (PPL) ketiga Kecamatan, di aula Kantor Camat Sumbul, Sabtu (22/2).

Bupati didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Leonardus Sihotang dan Asisten Pemerintahan, Jonny Hutasoit, Kepala Dinas Kominfo, Rahmatsyah Munthe, Plt Kadis Pertanian, Bintoha Angkat dan Plt Kepala Bappeda.

Rapat tersebut juga dilaksanakan untuk menindaklanjuti kunjungan kerja Bupati Dairi ke beberapa kecamatan baru-baru ini.

“Kita punya potensi hasil pertanian yang bisa kita tawarkan kepada investor, seperti komoditi kopi dan jagung. Untuk itu, lakukan pendataan yang akurat tentang luasan jagung dan kopi serta calon petani calon lokasi (CPCL) untuk pengembangan kedua komoditas. Kita harus punya data faktual lengkap dengan titik koordinat serta data petani, “ujar Eddy Keleng Ate.

Dengan data yang akurat, sambung Eddy Keleng Ate, pemerintah dapat menyusun potensi investasi dengan baik.

Pada kesempatan itu, Eddy Keleng Ate menegakan, akan berusaha menarik investor untuk pengembangan komoditas jagung. Selanjutnya, Camat, Kepala Desa dan PPL dibawah kordinasi Dinas Pertanian untuk melakukan percepatan pendataan, agar bisa dibawa kepada calon investor.

“Untuk mendukung investasi perlu kesiapan infrasruktur utamanya akses jalan ke lahan produksi. Dengan demikian, perlu sinkronisasi pembiayaan dari APBD Kabupaten dengan pengalokasian Dana Desa (DD) dalam membangun akses jalan kelahan produksi,”pungkasnya. (rud/han)

Rencana Pemkab Bangun Perguruan Tinggi, DPRD: Lebih Baik Fokus Pendidikan Vokasi

TANDATANGANI: Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe tandatangani MOU Bersama UIN Sumatera Utara.
TANDATANGANI: Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe tandatangani MOU Bersama UIN Sumatera Utara.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang berencana membangun Universitas Islam Negeri di Labuhanbatu, mendapat kritikan dari DPRD setempat, dan diminta lebih mengembangkan serta fokus sebagai lembaga vokasi selain akademik dan profesi.

“Seharusnya lebih mengedepankan terapan ilmu vokasi. Tidak melulu akademik dan profesi,” ujar anggota Komisi IV DPRD Labuhanbatu, Maysarah Dalimunthe, Minggu (23/2) di Rantauprapat.

Saran itu dilontarkan Maysarah, sekaitan Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe melakukan Memorandum of Understanding (MOU) atau perjanjian kerja sama dengan Universitas Islam Negri (UIN) Sumatera Utara pada Jumat (21/20) tentang rencana pembangunan universitas islam negeri di Labuhanbatu.

Menurut dia, menghadapi bonus demografi di Labuhanbatu, Pemkab mestinya lebih mempersiapkan keterampilan para generasi muda mendatang dalam ilmu terapan dan ilmu lifeskill.

“Kualitas generasi mendatang ditentukan kebijakan yang kita lakukan saat ini. Jika kita membekali para generasi mendatang dengan ilmu yang baik, mereka akan menjadi angkatan kerja produktif pada masanya. Bukan malah menjadi beban keluarga dan negara,” bebernya.

Pun jika tetap mendirikan Universitas Islam Labuhanbatu, politisi Partai Gerindra ini menyarankan agar digodok fakultas ilmu vokasi pada lembaga pendidikan tersebut.

Sementara Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe saat menandatangi MoU dengan pihak UIN Sumut mengaku berniat dan tekat kuat untuk mendirikan universitas Islam Negri di Labuhanbatu. Menurutnya, mendirikan universitas sebagai langkah mempersiapkan kebutuhan pendidikan putra-putri di Labuhanbatu.

“Saya ingin Labuhanbatu menjadi lumbungnya generasi Islam yang religius, ada 505.000 jiwa penduduk Labuhanbatu yang 85 persennya adalah umat muslim. Saya ber harap, dari jumlah yang sedemikian anak anak kita bisa ditampung di UIN Labuhanbatu nantinya,” ucap Andi.

Untuk lokasi pendirian UIN di Labuhanbatu Pemkab Labuhanbatu telah memiliki 9 hektare tanah Islamic Center di jalan lintas Sumatera. (fdh/han)

SKD CPNS Tebingtinggi Rampung, Labura Gelar SKD

UJIAN: Peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta.
UJIAN: Peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta.
UJIAN: Peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta.
UJIAN: Peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Menyusul Pemprovsu, Medan, dan Binjai, Pemko Tebingtinggi juga telah rampung menggelar pelaksanaan SKD CPNS, Minggu (23/2).

“Hari ini pelaksanaan SKD CPNS di Kota Tebingtinggi dijadwalkan selesai. Sebanyak 9.906 pelamar untuk 277 kebutuhan CPNS tahun 2019 mengikuti SKD,” kata Kepala BKD Tebingtinggi Syaiful Fachri, Minggu (23/2) melalui via telepon selulernya. SKD dilaksanakan di Gedung Balai Kartini Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi,

Menurut Fachri, yang lolos seleksi akhir SKD Tebingtinggi dapat melanjutkan seleksi tahap berikutnya, yakni tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Fachri berharap, peserta CPNS yang lulus SKD agar mempersiapkan diri menghadapi ujian SKB CPNS yang rencananya digelar tanggal 25 Maret hingga 10 April 2020.

Peserta yang ikut ujian SKB diharapkan hadir di lokasi tes paling lambat 60 menit sebelum ujian dimulai, membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), kartu tanda peserta ujian serta menunjukkan kepada panitia.

“Peserta harus mengenakan kemeja baju atas berwarna putih polos dan celana panjang rok berwarna gelap (tidak diperkenankan memakai kaus, celana berbahan jeans dan sandal). Duduk pada tempat yang ditentukan, membawa alat tulis berupa pensil ke dalam ruangan tes,” papar Fachri.

“Peserta dilarang membawa buku buku dan catatan lainnya, tidak boleh bawa kalkulator, telepon genggam atau alat komunikasi lainnya, kamera dalam bentuk apa pun, jam tangan, bolpoint dan keluar ruangan tes, kecuali memperoleh izin dari panitia,” terang Fachri.

Peserta yang melanggar tata tertib ujian SKB seperti terlambat, tidak diperkenankan mengikuti tes dan dianggap gugur. Peserta yang kedapatan melanggar tata tertib juga dianggap gugur, dikeluarkan dari ruangan tes, dan dicoret dari daftar hadir serta dinyatakan tidak lulus.

“Pengumuman hasil ujian SKD sekitar tanggal 22-23 Maret 2020. Jadwal ujian SKB mulai tanggal 25 Maret 2020 hingga 10 April 2020,” jelasnya.

Pengumuman hasil tes ujian SKB pada 27 sampai 30 April 2020. Sedangkan integrasi nilai SKD dan SKB diumumkan tanggal 1 Mei 2020.

Selain Tebingtinggi, Pemkab Labuhanbatu Utara (Labura) juga ssedang menggelar SKD CPNS sejak Sabtu (22/02), dan akan berakhir Rabu (26/02).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Labura, Dra Susi Asmarani, mengatakan ujian SKD berbasis sistem Computer Assisted Test (CAT) diikuti 4.610 CPNS, untuk mengisi 179 formasi jabatan.

“Ujian SKD dipusatkan di Aula Ahmad Dewi Syukur Komplek Kantor Bupati Labura,” katanya.

Ia berharap peserta ujian SKD membawa KTP asli (e-KTP), atau surat keterangan (Suket) dari Disdukcapil, dan membawa kartu ujian.

Sebelumnya, Bupati Labura H Kharuddin Syah, SE, diwakili Asisten Ekonomi Pembangunan Setdakab Labura Drs Raja Saljukdin, M.Si, dalam sambutannya saat membuka ujian SKD, Sabtu (22/02), mengatakan lowongan CPNS 2020 sudah berdasarkan ketentuan dari Kemenpan Reformasi Birokrasi.

Raja Saljukdin mengharapkan seleksi CPNS 2020 benar-benar menghasilkan peserta terbaik yang akan mengisi 179 formasi yang disediakan. “Seluruh peserta ujian kita imbau mengikuti seleksi dengan penuh kesungguhan, sehingga mendapatkan ASN yang kompetitif dan mampu bekerjasama dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan di kabupaten Basimpul Kuat Babontuk Elok ini,” harap Raja Saljukdin. (ian/mag-7)

Survei Charta Politika untuk Pilkada Binjai 2020, Elektabilitas Lisa Teratas

TERATAS: Bakal calon Wali Kota Binjai, Lisa Andriani Lubis menduduki peringkat teratas hasil survei Charta Politika.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Lembaga survei Charta Politika Indonesia merilis survei prediksi Pilkada Binjai 2020. Hasilnya, bakal calon Wali Kota Binjai Hj Lisa Andriani Lubis, menduduki peringkat teratas. Ketua TP PKK Binjai ini meraih hasil survei sebesar 27,7 persen.

Charta Politika Indonesia melakukan survei pada 13 Februari 2020 sampai 17 Februari 2020. Ketika responden ditanya, seandainya Pilkada Kota Binjain

dilaksanakan hari ini dan diikuti 6 calon, siapakah yang akan bapak/ibu/sdr/sdri pilih sebagai Wali Kota Binjai untuk lima tahun ke depan? Dari seluruh responden yang ada, mereka menjawab nama Lisa Andriani dengan perolehan 27,7 persen secara elektabilitas.

Diurutan kedua ditempati Juliadi dengan 22,7 persen, kemudian Timbas Tarigan di posisi ketiga dengan 14,8 persen. Suheldi di urutan keempat dengan 6,5 persen, Sampe Tuah Ginting di urutan kelima dengan 2,5 persen, dan diurutan terakhir HM Sajali dengan 2 persen.

Demikian juga secara elektabilitas tertutup, Lisa kembali berada dipuncak dengan perolehan hasil pemilih 25,2 persen.

Sedangkan, untuk Balon Wakil Wali Kota Binjai, dari 13 kandidat yang ada, nama Sapta Bangun justru menempati peringkat pertama dengan perolehan hasil survey sebesar 56,8 persen. Sapta sekaligus mantan Wakil Ketua DPRD Langkat ini berhasil unggul dari beberapa pesaingnya yakni Edy Aswari peringkat kedua sebesar 7,5 persen, Edy Prananda Sitepu 7,0 persen, Aji Karim 5,8 persen. Sedangkan di posisi buncit ada nama seperti Abroro Wibowo dan Abdi Osrikal sebesar 0,7 persen.

Lisa mengucapkan puji syukur atas hal survei tersebut. Karenanya, dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Binjai yang telah memilih namanya kepada tim survei terkait elektabilitas atau kepercayaan publik. “Terima kasih ya, mohon doa dan dukungannya,” ujarnya.

Sementara, Ketua Tim Pemenangan Lisa, Jonita Agina Bangun mengaku gembira dengan hasil survei dari Charta Politika yang sudah menempatkan nama Lisa di urutan teratas secara elektabilitas. Jonita menjelaskan, Lisa memiliki popularitas cukup tinggi di kalangan pemilih perempuan dan kaum milenial.

“Dua bulan yang lalu, Ibu Lisa masih di peringkat kedua di bawah nama calon lain, tapi sekarang Alhamdulillah Ibu Lisa sudah berhasil di peringkat pertama yang dipilih langsung oleh masyarakat secara elektabilitas menurut hasil survey,” katanya.

Bagi dia, Lisa adalah sosok pribadi pekerja dan energik. Ini sudah dibuktikannya selama 10 tahun ini dengan sering turun untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat. “Dia sering turun langsung ke Posyandu untuk meninjau dan memastikan peningkatan kesehatan generasi muda kita. Dan menampung aspirasi masyarakat di bawah untuk dapat ditindak lanjuti oleh pemerintah,” katanya.

Hal ini pula yang mungkin menjadi alasan masyarakat untuk memilih Lisa ketika ditanyai oleh tim survei. Selama ini, kata dia, Lisa tanpa lelah aktif dalam kegiatan sosial, kemasyarakatan, keagamaan dan lainnya semata-mata karena memang ingin mengabdi. Jadi, bukan karena ingin mencalonkan diri tapi memang sudah dilakukannya selama 10 tahun ini dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Dia sudah buktikan kalau dia bekerja. Dan hasilnya memang dia diterima baik oleh masyarakat,” ujarnya.

Jonita menambahkan, Lisa adalah sosok yang menjadi inspirasi perempuan masa kini. Juga sebagai tokoh emansipasi wanita yang baru pertama kalinya maju mencalonkan diri menjadi calon walikota. Selain itu, karena sosoknya yang sederhana dan sering membantu masyarakat yang hidup kesusahan.

“Kedepan program yang sudah dibuat oleh pak wali tentang pembangunan kota cerdas serta rencana pembangunan KIB (Kawasan Industri Binjai) akan segera terealisasi dan lebih ditingkatkan lagi, ini kalau Buk Lisa terpilih nantinya sebagai Wali Kota Binjai,” tandasnya.

DPC PDIP Binjai Kirim 14 Nama ke DPP

Sebelumnya pada akhir pekan lalu, Lisa Andriani bersama Tim Pemenangannya mengunjungi Sekretariat DPC PDI Perjuangan di Jalan Ikan Arwana, Binjai Timur. Menurut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Binjai, Fahrul Putra, kedatangan Balon Wali Kota Binjai ini hanya silaturahim biasa.

Soal santer kabar PDI Perjuangan sudah member dukungan kepada Lisa, Fahrul menepisnya. Menurut dia, rekomendasi dari DPP belum turun. “Saya sudah bilang sama Bu Lisa, intinya belum ada kewenangan dukung-mendukung. Kami di DPC domainnya melakukan penjaringan, menyampaikan pemetaan politik dan melakukan survei awal. Sejauh ini, survei sudah dilakukan. Tapi untuk internal hasilnya yang merupakan bagian dari proses penjaringan,” ujar dia.

Disebutnya, mereka sudah mengirim 14 nama ke DPP. Dan diyakini, ke-14 nama itu sudah mengerucut. Namun Fahrul mengaku belum mendapat kabar dari DPP. “Kita tunggu saja rekomendasi dari DPP. Kalau sudah ada, 100 persen DPC akan disitu mendukungnya,” tegasnya.

Karenanya, dia meminta agar masyarakat Kota Rambutan bersabar menunggu calon wali kota yang akan diusung PDIP melalui rekomendasi yang diturunkan DPP. “Masih 4 daerah di Sumut yang sudah ditetapkan DPP yakni, Nias Selatan, Gunung Sitoli, Humbahas dan Samosir. Baru itu, karena ada pengurus tingkat I yang mau maju. Makanya harus diumumkan. Pak Rapidin Simbolon itu Wakil Ketua DPD. Selain itu ada yang petahana juga yang maju,” kata dia.

“Untuk Binjai belum tahu kapan. Cuma kemungkinan nanti paling lambat 23 Maret 2020 harus diumumkan semua se-Indonesia yang menggelar Pilkada. Begitu informasinya, begitupun bisa saja mundur,” tandasnya. (ted)

Hampir Pasti Medan tanpa Calon Perseorangan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemilihan Kepala Daerah (PIlkada) Kota Medan, hampir dapat dipastikan tanpa calon dari jalur perseorangan. Hingga Minggu (23/2) sore, belum ada satupun pasangan calon dari perseorangan yang memenuhi syarat dukungan. Namun begitu, KPU Kota Medan memberikan tenggat waktu penyerahan syarat dukungan bagi pasangan calon perseorangan hingga Minggu (23/2) malam pukul 24.00 WIBn

Berdasarkan data yang diterima Sumut Pos dari KPU Medan, ada tiga pasangan calon dari jalur perseorangan yang sudah mendaftarkan Liaison Offucer (LO) atau penghubungnya. Ketiganya yakni Azwir Ibnu Azis-Abdul Latif Khan, Yudi Irsandi-Suyono, dan Anggiat Domu-Dedy Mauritz.

Dari ketiga pasangan calon perseorangan itu, masih dua pasangan calon yang sudah menginput data syarat dukungan ke aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) KPU Medan. Hingga kemarin sore, pasangan Azwir Ibnu Azis-Abdul Latif Khan sudah menginput sebanyak 948 dukungan. Sedangkan Yudi Irsandi-Suyono masih menginput 140 dukungan. Sementara, minimal syarat dukungan yang dibutuhkan untuk pasangan calon perseorangan sebanyak 104.954 dukungan.

“Bapaslon (bakal pasangan calon) Anggiat Domu dan Dedy Mauritz sama sekali belum melakukan penginputan data dukungan,” kata Komisioner KPU Medan Divisi Program, Data da Informasi, Nana Miranti kepada Sumut Pos, kemarin.

Dikatakan Nana, jumlah data dukungan yang diinput Azwir-Latif Khan dan Yudi-Suyono masih sangat jauh dari syarat minimal dukungan. Bahkan untuk pasangan Yudi-Suyono, dukungannya masih kurang dari satu persen syarat minimal dukungan.

“Tapi walaupun begitu, KPU Medan belum dapat membuat kesimpulan apapun terkait kondisi ini. Karena sesuai aturan, untuk penyerahan syarat dukungan minimal calon perseorangan, selesai itu hari ini, tanggal 23 Februari 2020 hingga pukul 24.00 WIB nanti,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Nana, KPU Medan tetap akan menunggu jika ada calon perseorangan yang ingin menyerahkan syarat dukungan hingga batas akhir waktu sesuai ketentuan. “Kita cuma mau sampaikan, KPU Medan tidak bisa memprediksi, karena kondisi sampai saat ini ada pasangan calon yang bergerak penginputannya ke silon dari waktu ke waktu. Jadi tidak bisa kita prediksi apa yang terjadi sampai di penghujung waktu nanti,” katanya.

Sedangkan untuk Bapaslon yang belum melakukan penginputan, lanjut Nana, tidak bisa dikatakan tidak akan melakukan penyerahan syarat minimal dukungannya. Sebab ada dua cara untuk menyerahkan syarat minimal dukungan, yakni secara manual dan secara online (aplikasi silon).

“Bisa jadi mereka masih bekerja di luar sana dan nantinya akan menyerahkan syarat dukungannya kepada KPU Medan secara manual, atau bisa saja menginputnya di penghujung waktu nanti. Intinya, baik secara manual maupun online, kita akan tetap melihat berdasarkan dokumen B1 nya,” tandasnya. (map)

Balon Wakil Bupati Humbahas Mundur

Yanto Sihotang.
Yanto Sihotang.
Yanto Sihotang.
Yanto Sihotang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumut segera berkomunikasi ke DPP dan DPC PDIP Humbang Hasundutan (Humbahas) terkait mundurnya Yanto Sihotang, bakal calon Wakil Bupati Humbahas di Pilkada Serentak 2020. Sekretaris PDIP Sumut, Soetarto mengungkapkan, secara resmi pihaknya belum menerima pemberitahuan pengunduran diri dari Yanto Sihotang ataupun pasangannya, Dosmar Banjarnahor, yang juga Ketua DPC PDIP Humbahasn

“Kami baru mengetahui kabar tersebut dari media sosial. Pertama kami tentu perlu menanyakan langsung kepada Pak Yanto alasannya mundur, juga akan segera berkomunikasi dengan DPP partai secepatnya,” katanya menjawab Sumut Pos, Minggu (23/2).

Pihaknya juga akan menanyakan ke Dosmar Banjarnahor ihwal ini selaku Ketua DPC PDIP Humbahas. “Iya, tentu ke Pak Dosmar juga akan ditanyakan,” katanya.

Mengenai mekanisme selanjutnya, Soetarto belum dapat menyebut langkah apa yang akan diambil pihaknya. Termasuk, apakah dilakukan penggodokan atau seleksi ulang untuk mencari pendamping sang petahana tersebut. “Seperti yang saya bilang tadi di awal, kita komunikasikan terlebih dahulu ke DPP partai mengenai hal ini. Setelahnya baru kami akan mengikuti petunjuk DPP. Sebab secara resmi kami belum menerima surat tersebut,” katanya yang mengaku sedang berada di Solo.

Senada, Wakil Ketua PDIP Sumut, Alamsyah Hamdani juga mengaku belum menerima informasi dimaksud secara resmi. “Nanti saya konsultasikan dulu ke Jakarta,” ujarnya singkat.

Pengunduran diri Yanto Sihotang dalam kontestasi Pilkada Humbahas 2020 diketahui dari akun resmi facebook Dosmar Banjarnahor II, Sabtu (22/2). Padahal sebelumnya, DPP PDIP sudah mengeluarkan rekomendasi pasangan calon Dosmar Banjarnahor-Yanto Sihotang diusung pada Pilkada Serentak 2020.

“Atas nama Yanto Sihotang, mundur dari kontestasi sebagai wakil bupati 2020 karena alasan pertimbangan kerja,” tulis Yanto Sihotang dalam sebuah surat pengunduran diri tersebut.

Dosmar Banjarnahor dalam postingannya nengakui mundurnya Yanto Sihotang, mantan manager PT Boehringer Ingelheim Indonesia (GmbH) sebagai bakal calon wakil bupati. Ia menjelaskan, alumni teknik mesin Universitas Indonesia itu akan kembali menduduki jabatan sebagai kepala manager keuangan pada perusahaan Jerman dengan produk Consumer Health Care Boehringer Ingelheim secara global. Selain pertimbangan terkait pekerjaan, pengunduran diri Yanto juga dikarenakan pertimbangan keluarga yang sangat membutuhkan fokus dan perhatian khusus yang tidak bisa ia tinggalkan.

“Tidak ada masalah pribadi antara saya dengan Dosmar Banjarnahor terkait dengan pengunduran diri saya ini, dan dengan ini saya menegaskan akan dan tetap mendukung Dosmar Banjarnahor sebagai Calon Bupati Humbang Hasundutan pada Pilkada Tahun 2020,” isi poin keempat surat pernyataan Yanto Sihotang, yang ditulis pada 21 Februari 2020. (prn)