DIRAWAT: Korban dump truck terguling menjali perawatan di RS Horas Insani Pematang Siantar.
DIRAWAT: Korban dump truck terguling menjali perawatan di RS Horas Insani Pematang Siantar.
SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Satu unit dump truck dengan nomor polisi BK 8607 CD mengalami kecelakaan tunggal di KM 6,7 di Jalan umum Dolok Maraja–Dolok Simbolon, tepatnya di Huta IV Pondok Korakora, Nagori Dolok Maraja, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun, Selasa (11/2) sekira pukul 13.30 Wib.
Akibat peristiwa itu, seorang pekerja tewas, satu mengalami luka berat patah tulang kaki. Sementara itu supir dan 4 pekerja lainnya yang menumpang di atas truk mengalami luka-luka ringan.
Kanit Laka Lantas Polres Simalungun Ipda Ramadhan dalam keterangannya mengatakan, awalnya truk yang membawa kayu dan dikemudikan Tugiono (40) warga Huta Sanjayu, Nagori Silinduk, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Simalungun datang dari arah Nagori Dolok Simbolon menuju arah Nagori Dolok Maraja.
“Tiba di lokasi kejadian yang merupakan tikungan tajam dan menurun, pengemudi diduga kurang hati-hari sehingga truk oleng lalu slip sehingga terguling di jalan, ” jelasnya, akibatnya, seorang pekerja bernama Suroto (35) warga Kampun Karya Jaya, Desa Brohol, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, tewas di lokasi kejadian.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan warga sekitar kepada pihak kepolisian. Polisi yang tiba di lokasi segera membawa para korban luka ke RS Horas Insani Pematang Siantar. Sedangkan jenazah Suroto dibawa ke RSUD Djasamen Saragih.
“Kita sudah meminta keterangan saksi-saksi dan mengamankan truk. Saat ini korban luka-luka dirawat di RS Horas Insani, Pematangsiantar,” katanya.
Berikut korban yang mengalami luka-luka adalah Tugiono (40) supir merupakan warga Huta Sanjayu Nagori Silinduk Dolok Batu Nanggar luka ringan. Rahmadani (30) warga Kelurahan Aman Sari Dolok Batu Nanggar patah tulang kaki dan luka di kepala. Bagus Sanjaya (30) warga Huta Purwosari Nagori Dolok Tenera Dolok Batu Nanggar luka ringan. Irjam Nasution alias Blek (31) warga Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah luka ringan. Paing (35) warga Kampung Baru Kelurahan Serbelawan Dolok Batu Nanggar patah tulang lengan dan luka di kepala. (net/btr)
DIAMANKAN: Sebanyak 7 personel sejajaran Polda Sumut bersama 5 teman wanita muda mereka diamankan dari Karaoke Krypton.
9 Butir Ekstasi Disita
DIAMANKAN: Sebanyak 7 personel sejajaran Polda Sumut bersama 5 teman wanita muda mereka diamankan dari Karaoke Krypton.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 7 oknum personel jajaran Polda Sumut diamankan petugas Subbid Paminal Propam Polda Sumut lagi asyik dugem di Krypton KTV Room Karaoke, Jalan Babura, Medan Baru, Senin (10/2) sekira pukul 18.05 WIB. Selain ke-7 oknum polisi dari beberapa satuan tersebut, turut diamankan 5 wanita muda dan 9 butir pil ekstasi.
Informasi diperoleh Rabu (12/2), ketujuh oknum aparat itu adalah Briptu OMT, Briptu MSHS, Bripda HRP, Bripda MARP, Bripda AF, Bripda JACP, dan Bripda CKS. Sedangkan 5 wanita muda berinisial An (25), Wi (22), Ra (25), Pu (25), dan Li (26).
Disebut-sebut, oknum polisi itu sering memasuki tempat hiburan malam. Bahkan, pada Sabtu (8/2) diduga mereka mengkonsumsi narkotika jenis pil ekstasi di D’Blues Pub/Karaoke, Medan.
Saat diamankan dan dilakukan proses pemeriksaan lokasi KTV serta penggeledahan terhadap badan dan tas masing-masing oknum Polri itu, ditemukan 1 bungkus kotak rokok berisikan 9 butir diduga narkotika jenis pil ekstasi warna pink merk alien, yang dibalut di dalam selembar tisu. Barang bukti ini ditemukan di lantai belakang loudspeker/depan layar karaoke. Namun, tidak diakui kepemilikannya oleh ketujuhnya maupun kelima wanita muda itu.
Selain itu, turut disita 1 pucuk senjata api dari Briptu OMT beserta magazen dan 9 butir amunisi. Kemudian, 1 pucuk air soft gun warna hitam dari Bripda JACP yang ditemukan di lantai belakang loudspeaker (berdekatan dengan barang bukti diduga ekstasi. Selanjutya, 1 botol minuman keras merk Royal di sofa KTV, sebilah sangkur di dalam tas warna hijau muda dari Bripda CKS.
Sebelum diamankan dari Krypton Karaoke, kabarnya sekira pukul 12.00 WIB ketujuh oknum Polri tersebut berada di D’Blues Pub/Karaoke. Lalu, sekira pukul 16.00 WIB mereka berpindah tempat ke KTV 13 Krypton Karaoke dengan mengajak 5 wanita muda.
Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan membenarkan kabar diamankannya 7 oknum polisi itu bersama 5 teman wanitanya. Kata MP Nainggolan, kasusnya masih dalam proses penyelidikan. “Sedang kita proses (penyelidikan), saat ini sudah diamankan,” ujarnya, Rabu siang.
Menurut MP Nainggolan, oknum polisi yang diamankan ini tengah merayakan ulang tahun rekan satu angkatan atau letingnya. “Kabarnya teman mereka sedang merayakan ulang tahun, teman satu letingnya. Saat ini, mereka masih menjalani proses. Mereka dari satuan Sabhara,” bebernya.
Ia menuturkan, pihaknya masih mendalami lebih lanjut terkait dugaan penggunaan narkoba. Namun yang jelas, mereka telah melanggar aturan yang ditetapkan Polri.
“Tidak ada cerita lah! Masyarakat saja kita tanggap, apalagi polisi,” tegasnya.
Disinggung sanksi yang akan dijalani ketujuh oknum polisi ini, MP Nainggolan menjelaskan bahwa sanksi pasti tetap akan berjalan.
“Pasti, sanksi disiplin kena, dan juga sanksi sosial,” tukasnya.
Sementara, Kabid Propam Polda Sumut Kombes Pol Yofie Girianto yang dikonfirmasi belum bersedia memberikan jawaban atau tanggapannya terkait kasus ini. Pesan WhatsApp yang dikirimkan, tak kunjung dibalas. (ris/btr)
SAKSI: Penyidik Unit Pidum Polres Binjai M Ali menjadi saksi dalam sidang judi tembak ikan di PN Binjai,Rabu (12/2).
SAKSI: Penyidik Unit Pidum Polres Binjai M Ali menjadi saksi dalam sidang judi tembak ikan di PN Binjai,Rabu (12/2).
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Darwis Johan yang sempat ditetapkan sebagai tersangka dalam penggerebekan lokasi judi modus tembak ikan di Jalan Husni Thamrin, Kelurahan Pekan Binjai, Binjai Kota pada Rabu (27/11) lalu, tidak ikut disidang. Terungkap dalam sidang bahwa, Darwis Johan sebagai pengelola lokasi judi ini ternyata orang dekat pemilik yang bernama Edi Thamrin.
Ini diketahui dari kesaksian penyidik Unit Pidana Umum Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai, M Ali yang bersaksi di hadapan Ketua Majelis Hakim Dedy didampingi Tri Syahriawani dan David Simare-mare di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Binjai, Rabu (12/2). “Darwis kawan dari Edi Thamrin,” kata dia.
Dalam penggerebekan lokasi judi, menurut saksi, ada 14 orang yang dibawa ke Mapolres Binjai. Hasil pemeriksaan awal, 11 orang ditetapkan sebagai tersangka.
Namun belakangan, tersangka ditetapkan menjadi 10 orang. “Setelah diinterogasi, maka yang dapat ditetapkan tersangka ada 8 orang dan 2 penjaga,” kata dia.
Meski demikian, hanya 8 yang duduk di kursi pesakitan. 2 orang lainnya masing-masing Dewi dan Yusuf tidak ikut sidang.
Informasi diperoleh, Dewi yang bertindak sebagai operator game atau menjadi penukar hadiah mengalami stres akut. Karenanya, Dewi tidak ikut bersidang, bahkan sudah tidak lagi mendekam di penjara.
Sementara Yusuf tergolong anak di bawah umur, yang berkasnya dipisahkan.
“Saya kenal setelah ditetapkan tersangka. Dalam pemeriksaan, tidak ada tekanan. Metode tanya jawab seperti biasa lalu dibaca ulang (tersangka) dan ditandatangani. Pemeriksaan di ruangan penyidik,” kata Ali.
“Menurut keterangan orang ini (terdakwa), Edi Thamrin (pemiliknya),” sambung Ali saat disoal majelis siapa pemilik usaha ilegal tersebut.
Ali menambahkan, terdakwa Agustina yang bertindak sebagai operator bekerja untuk Edi Thamrin. Lantas muncul pertanyaan mengapa Darwis tidak ikut dalam persidangan.
Menurut Ali, Darwis kebetulan sedang berada di tempat saat penggerebekan dilakukan. Karenanya, Darwis Johan dibawa ke Mapolres Binjai. “Edi Thamrin di luar saat penangkapan, makanya jadi DPO. Yang bertanggung jawab Edi Thamrin, minta gaji juga sama Edi Thamrin,” ujar dia.
Usai saksi didengar kesaksiannya, majelis melanjutkan sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa. Dalam keterangan terdakwa Agustina, lokasi judi tembak ikan yang pernah digerebek ini kembali beroperasi.
“Darwis Menejer, kerjanya duduk-duduk. Ada 3 kali datang,” kata terdakwa yang mengaku baru kerja selama sepekan.
Sebab memang, usaha tersebut belum lama beroperasi. “Saya tukang isi koin. Kalau ada yang mau main, saya yang isi,” beber dia.
Sementara terdakwa lain menjelaskan tata cara permainan judi modus tembak ikan tersebut. “Setelah tukar poin beli Rp10 ribu lalu main tombolnya dipijit. Kalau kena dapat survenir. Lalu tukar sama Dewi. Minimal dapat Rp50 ribu (penukaran survenir), kalau kena ikan yang besar,” urai terdakwa lainnya.
Menanggapi hal ini, majelis hakim menyesalkan adanya keterangan dari terdakwa kalau tempat yang digerebek kembali beroperasi. “Pelecehan hukum namanya ini, diingatkan itu Pak Jaksa. Masih ada yang sidang kok ada yang buka. Tolong bilangkan ke penyidiknya, karena ada keluarga terdakwa bilang kami kok ditangkap masih buka. Bukan mau atur urusan polisi. Sampaikan ya pesan ini Pak Jaksa,” kata majelis.
“Senin (17/2) tuntutan ya Pak Jaksa,” tukas majelis.
8 tersangka yang menjalani sidang adalah, Syahrial (51) warga Jalan Tengku Amaludin, Kelurahan Limau Sundai, Binjai Barat; Zitsop alias Opis (30) warga Jalan Salak, Kelurahan Limau Sundai, Binjai Barat; Diki (23) warga Jalan Durian, Kelurahan Limau Sundai, Binjai Barat; Johan (77) warga Jalan KH Wasyid No 51 Kelurahan Pekan Binjai, Binjai Kota; Abuan (63) warga Kampung Tanjung, Kelurahan Pekan Binjai, Binjai Kota; Irwan Leo (63), Halim Tanzil (52) warga Kampng Tanjung Kelurahan Pekan Binjai, Binjai Kota dan Agustina (35) warga Jalan Telpon Gang Flamboyan Kelurahan Pekan Binjai Kecamatan Binjai Kota (operator game). (ted/btr)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Perusahaan Gas Negara Tbk berkomitmen untuk terus meningkatkan penyaluran gas bumi ke berbagai segmen. Dalam merealisasikan penyaluran gas yang optimal, PGN berkontribusi untuk penyalurkan pasokan gas ke Refinery Unit (RU) Balongan. Pemanfaatan gas bumi untuk RU Balongan memberikan nilai tambah yang positif untuk meningkatkan utilisasi gas bumi, optimasi biaya operasi kilang maupun pemanfaatan LPG sebagai energi berbasis fosil yang lebih tepat guna.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 06 tahun 2016, RU Balongan merupakan kilang gas prioritas, sehingga pasokan gas dari Pertamina Grup akan diprioritaskan untuk RU Balongan. Dalam proyek ini, Pertamina akan menggandeng PGN sebagai subholding gas untuk penyaluran gasnya. Terlebih saat ini terdapat kebutuhan tambahan gas untuk RU Balongan sebesar 10-15 BBTUD.
“Penyaluran gas bumi ke kilang Pertamina Balongan merupakan salah satu proyek strategis PGN dalam rangka konversi bahan bakar minyak dan LPG menjadi gas bumi,” ungkap Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, Rabu, (12/02/20).
Dengan kegiatan usaha tersebut, RU Balongan VI membutuhkan pasokan gas sekitar 40 BBTUD. Saat ini PGN grup melalui PT Pertagas telah melayani kebutuhan pengangkutan gas bumi sebesar 25 BBTUD dan pemenuhan kebutuhan gas bumi sekitar 5 BBTUD. Dengan proyek pengalihan penyaluran gas, hal ini dapat mengefisiensi penggunaan energi.
PGN akan melaksanakan proyek gasifikasi kilang Pertamina yang saat ini menggunakan BBM maupun LPG. Terdiri dari 5 lokasi kilang, termasuk program RDMP salah satunya RDMP Balongan dengan total volume penyaluran jangka pendek sebesar 90 BBTUD atau setara dengan 16,4 ribu BOEPD.
Menurut Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso, optimalisasi penyaluran pasokan gas ke RU Balongan dapat meningkatkan manfaat bagi Pertamina Group sebesar 57 Juta USD per tahun. “Hal ini juga sejalan dengan rencana strategis PGN salah satunya adalah program Refinery Development Master Plan (RDMP) untuk mencapai efisiensi energi kilang Pertamina,” ungkapnya.
Refinery Unit Balongan merupakan kilang minyak Pertamina yang berlokasi di Indramayu, Jawa Barat. Adapun kegiatan usaha utamanya adalah mengolah minyak mentah (crude oil) menjadi produk-produk BBM, non BBM, dan Petrokimia. Produk unggulan RU Balongan antara lain gasoline, kerosene, industrial diesel fuel, propylene, LPG, decant oil, dan fuel oil.
“RU Balongan termasuk sebagai kilang yang relatif baru yang sudah menerapkan teknologi terkini, sehingga mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. RU VI Balongan juga mempunyai nilai strategis dalam menjaga kestabilan pasokan BBM ke DKI Jakarta, Banten, sebagian Jawa Barat dan sekitarnya yang merupakan sentra bisnis dan pemerintahan Indonesia. Dengan demikian, PGN yakin dengan pasokan gas yang handal, maka RU Balongan dapat beroperasi secara optimal dan efisien,” tutup Rachmat.
PGN berharap optimalisasi penyaluran gas untuk RU Balongan dapat menunjang kelancaran kegiatan operasi, sekaligus semakin mendekatkan PGN dalam rangka meningkatkan ketahanan energi nasional melalui distribusi gas bumi yang aman, handal, efisien, dan berwawasan lingkungan.(*)
LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Polsek Tanjung Morawa bersama Muspika Kecamatan Tanjung Morawa dan masyarakat melaksanakan gerakan pembersihan sampah secara sporadis, Rabu (12/2).
Informasi diperoleh, sebelum pembersihan sampah, terlebih dulu dilaksanakan apel dilapangan Peston Dusun II Desa Dagang Kerawan Kecamatan Tanjung Morawa. Usai apel, kegiatan pembersihan sampah yang melibatkan 300 orang termasuk.
Camat Tanjung Morawa, Marianto Irawadi, S.Sos, Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Ilham Harahap, SH, MH, KUPT Koordinator se Kecamatan Tanjung Morawa, Perwakilan Kepala Desa/ Lurah Kecamatan Tanjung Morawa, Personil Polsek Tanjung Morawa, Personil Koramil 16/ TM, Perwakilan pengusaha Kecamatan Tanjung Morawa, Anggota Dinas Kebersihan Kecamatan Tanjung Morawa, Mewakili Tokoh agama, Tokoh masyarakat Kecamatan Tanjung Morawa, Pramuka Kecamatan Tanjung Morawa, Perwakilan siswa/ i se Kecamatan Tanjung Morawa itu dilaksanakan.
Kapolsek Tanjung Morawa AKP Ilham Harahap SH MH kepada awak median menjelaskan lokasi sasaran kegiatan pembersihan sampah Jalan Dagang Kerawan, Jalan Irian, Simpang Jalan Limau Mungkur Desa Dagang Kerawan, Tugu Kota Tanjunt Morawa, Jalan Perintis Kemerdekaan, PT. Rotella.
Untuk membantu pembersihan sampah secara sporadis itu sebanyak 6 unit colt diesel, dua unit becak motor sampah, satu unit alat berat, keranjang sampah disiapkan. “Kegiatan tersebut di dukung kejasama dan bantuan melalui beberapa perwakilan dari perusahaan dengan menghadirkan dan meminjamkan angkutan berupa Dum Truck dan alat berat,” sebutnya
Setelah pembersihan sampah secara sporadis, lanjut AKP Ilham Harahap SH MH, sebagai tindak lanjutnya pihak Muspika Tanjung Morawa akan mengadakan pengawasan dan himbauan melalui pemasangan spanduk himbauan perda tentang ketertiban umum, membentuk satgas pengawasan terhadap orang-orang yang tidak peduli terhadap kebersihan, melakukan pembinaan, menerapkan Perda Kabupaten Deli Serdang tentang ketertiban umum. (btr)
Pemadam kebakaran berusaha memadamkan api saat terjadi kerusuhan dan kebakaran Rutan Tanah Karo, Rabu (12/02/20)
TANAH KARO, SUMUTPOS.CO – Kerusuhan terjadi di Rutan Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo, disertai dengan aksi pembakaran dan perusakan di Rutan. Aksi brutal itu itu dilakukan para napi napi, Rabu (12/02/20).
Saat ini personil Polres Tanah Karo sudah di Rutan masih melakukan pam dan evakuasi. Pemadam kebakaran sdh tiba di Rutan utk upaya pemadaman & saat ini api sudah Padam.
Menurut informasi dari Humas Polda Sumut, total napi di Rutan Kabanjahe berjumlah 410 Napi, dgn perincian 380 pria, 30 wanita.
Tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun api sudah mulai padam. Meskipun dilaporkan tidak ada napi yang kabur, namun beberapa masih dalam proses evakuasi. Situasi saat sudah terkendali.
Pasukan Batalyon Infanteri (Yonif) 125/Simbisa jajaran Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan (BB) dikerahkan untuk membantu pengamanan Rutan Kelas II Kabanjahe, Tanah Karo, Sumatera Utara, Rabu (12/2/2020).
Panglima Kodam 1/Bukit Barisan Mayjen TNI Sabrar Fadilah mengatakan, pihaknya telah mengerahkan satuan kewilayahan Yonif 125/Simbisa yang kebetulan berkedudukan di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara untuk membantu pengamanan pasca-pembakaran Rutan Kelas II Kabanjahe oleh narapidana
Selain itu juga dikerahkan pasukan Kodim 0205/Tanah Karo untuk membantu pengamanan tersebut. “Ya pasukan jajaran Kodam 1/Bukit Barisan sipatnya memback up pengamanan dari pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Karo,” kata mantan Kapuspen TNI ini seperti dilansir SINDOnews, Rabu (12/2/20).
“Betul. Sementara kami masih lakukan evakuasi sebagian napi,” kata Kapolres Tanah Karo, AKBP Benny Hutajulu, Rabu (12/2/2020).
Dia mengatakan saat ini polisi sudah berada di lokasi untuk melakukan penyekatan. Penanganan kericuhan dilakukan dengan bantuan TNI. (bbs/sp)
TANAH KARO, SUMUTPOS.CO – Kerusuhan terjadi di Rutan Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo, disertai dengan aksi pembakaran dan perusakan di Rutan. Aksi brutal itu itu dilakukan para napi napi, Rabu (12/02/20).
Saat ini personil Polres Tanah Karo sudah di Rutan masih melakukan pam dan evakuasi. Pemadam kebakaran sdh tiba di Rutan utk upaya pemadaman & saat ini api sudah Padam.
Menurut informasi dari Humas Polda Sumut, total napi di Rutan Kabanjahe berjumlah 410 Napi, dgn perincian 380 pria, 30 wanita.
“Yang berhasil dievakuasi sebanyak 314 orang sisa 96 orang. Proses evakuasi masih berlangsung, dan tetap melakukan himbauan serta komunikasi ke para Napi,” ujar sumber.
Tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun api sudah mulai padam. Napi tidak ada yang kabur. Situasi saat ini terkendali. (rel/sp)
SUMUTPOS.CO – PELATIH Indonesia, Shin Tae-yong memanggil 34 pemain untuk pemusatan latihan (TC) di Jakarta pada 13-23 Februari 2020. Salah satu yang dipanggil adalah kiper muda PSMS Medan, M Adi Satryo.
TC ini sebagai persiapan menghadapi laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Thailand pada 26 Maret 2020 dan Uni Emirat Arab pada 31 Maret 2020.
Pemusatan latihan ini menjadi momentum perdana pelatih asal Korea Selatan menangani langsung Timnas Indonesia senior. Pemain yang dipanggil dalam TC kali ini didominasi pemain muda yang rata-rata pernah dipanggil mengikuti TC timnas senior.
Bali United menjadi klub penyumbang skuad paling banyak dalam TC kali ini dengan tujuh pemain. Berikutnya, Bhayangakara FC dengan empat pemain. Lalu, PSIS, PSM, Arema FC dan Barito Putera menyumbang masing-masing tiga pemain.
Latihan perdana timnas senior akan dimulai pada Jumat (14/2) di Stadion Madya, Senayan, Jakarta. (bbs/dek)
LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Wakil Sumatera Utara PSDS Deliserdang sukses mengalahkan tim asal Sulawesi Barat dengan skor 4-1 pada laga Grup H Piala Soeratin U-17 Nasional di Stadion Dirgantara, Komplek Paskhas AU, Malang, Selasa (11/2). Traktor Kuning membuka peluang lolos ke babak selanjutnya.
Pada laga ini, PSDS langsung menekan. Hasilnya mereka langsung unggul pada menit ketiga melalui Rizky Tri Ananda, hasil kerja sama dengan Putra Walan. Putra Wulan kemudian menggandakan keunggulan PSDS pada menit ke-33.
Sulbar berhasil memperkecil kekalahan menjadi 1-2 pada menit ke-37 melalui Yahal. Gol ini terjadi akibat kurang disiplin pertahanan PSDS.
Pada babak kedua, PSDS kembali menjauh. Kali ini giliran Hamzah Depa mencetak gol. Dan, pada menit ke-69, Imus Wiranda menutup kemenganan PSDS menjadi 4-1.
Pelatih PSDS Syahrial Efendi mengaku kurang puas dengan hasil pertandingan ini, walaupun timnya menang. “Saya kurang puas, strategi yang saya ajarkan kurang baik diterapkan anak-anak. Banyak peluang gol sebenarnya yang harus diciptakan namun kurang maksimal,” katanya.
Dia akan melakukan evaluasi dan strategis untuk menghadapi pertandingan kedua, yakni Sulawesi Tengah. “Tetap kita evaluasi. Ini kita sudah coba tadi berbagai strategi, lapangan juga kita sudah coba pertandingan perdana ini. Mudah-mudahan dua pertandingan penyisihan grup ini kita menangkan,” sebutnya. (btr/dek)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSMS Medan belum bisa dipisahkan dengan keberadaan 40 klub. Pasalnya, hingga kini belum ada perubahaan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/RT) PSMS.
HAL itu dikatakan Pengurus PS Bintang Utara, Sari Azhar Tanjung di Medan, Selasa (11/2). “Kadang saya heran, masih ada pengurus PSMS tidak paham tentang kebaradaan 40 klub,” tegas Sari Azhar.
Sari Azhar menegaskan, pengurus tersebut sepertinya tidak paham dengan sejarah PSMS. “Pengurus itu sepertinya tidak paham dengan sejarah PSMS. Sejarah PSMS itu panjang, tak boleh dibelokkan,” sebutnya.
Begitu juga dengan RAB yang digelar beberapa waktu lalu, itu merupakan keinginan klub. Klub ingin terjadi perubahan, karena selama ini PSMS gagal meraih prestasi.
“RAB itu merupakan murni keinginan klub. Selama ini klub sudah diabaikan dan teraniaya. Sekarang, klub ingin terjadi perubahan. Sudah terlalu lama PSMS tidak meraih prestasi,” tegasnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua RAB itu menambahkan, klub sudah sepakat memilih Adi Saputra sebagai Ketua Umum PSMS periode 2020-2024. Klub berharap dibawah komando Adi Saputra, bisa terbentuk badan usaha atau badan hukum PSMS yang benar-benar profesional.
“Klub ingin ketua terpilih bisa memberikan perubahan bagi PSMS. Ketua terpilih harus bisa membawa PSMS bangkit kembali dan disegani di Indonesia,” jelasnya.
Untuk itu, klub disebutkan, mendorong ketua terpilih segara membentuk kepengurusan baru. Setelah itu mendirikan badan usaha yang profesional.
“Kita juga ingin agar manajamen yang dibentuk nanti bisa transfaran. Kita harus tinggalkan cara-cara lama. Kita harus berbenah sehingga PSMS kembali bangkit,” tegasnya. (dek)