Home Blog Page 4532

Update Covid-19 di Sumut, 10.000 APD dan 1.000 Unit Rapid Test Disiapkan

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Riadil Akhir Lubis dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Alwi Mujahit konferensi pers Kamis (19/3) di Posko Media Center

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menjamin keterbukaan informasi terkait penanganan virus corona (Covid-19), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan melakukan pembaruan informasi melalui konferensi pers (live streaming) secara berkala.

Pada konferensi pers Kamis (19/3) di Posko Media Center, Ketua Pelaksana Gugus Tugas Riadil Akhir Lubis dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Alwi Mujahit Hasibuan menyampaikan bahwa Pemprov Sumut melalui Tim Gugus Tugas telah melakukan beberapa hal untuk penanganan wabah Covid-19 di daerah ini, seperti menyiapkan rumah sakit (RS) untuk menampung orang dalam pemantauan (ODP).

Beberapa RS yang disiapkan antara lain RS Perkebunan, RS TNI Polri dan RS Swasta untuk menampung jika ada peningkatan kapasitas penerimaan ODP dan pasien dalam pengawasan (PDP). Sedangkan, RS utama tetap berada di RS Adam Malik.

“Sampai hari ini, sekitar pukul 17.00 WIB, data pasien terkait Covid-19 berjumlah 19 PDP. 3 PDP sudah pulang dan dinyatakan negatif. Sedangkan untuk ODP berjumlah 53. Status Covid-19 yang positif di Sumut jumlahnya 2 dan 1 sudah meninggal,” jelas Riadil.

“Banyak pertanyaan tentang kesiapan tim medis. Saat ini, kita sedang memesan 10.000 Alat Pelindung Diri (ADP). Paling cepat besok atau lusa sudah tersedia di posko. RS rujukan sudah kita siapkan untuk PDP pada RS PTPN II di Tanjung Morawa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Riadil pun mengimbau kepada seluruh pihak rumah sakit untuk menomorsatukan kepentingan pasien yang melakukan pelaporan. Bagi RS di kabupaten/kota yang tidak sanggup agar segera merujuk ke provinsi. Imbauan kepada masyarakat juga disampaikan, diantaranya melaksanakan protokol pencegahan Covid-19, seperti social distancing (menjaga jarak), belajar dari rumah, ke luar rumah hanya seperlunya dan hindari kerumunan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Alwi Mujahit Hasibuan mengatakan bahwa saat ini ada satu pasien Covid-19 yang positif. Menyikapi hal ini, akan dilakukan penyelidikan epidemiologi dan tracing terhadap dua pasien positif Covid-19 untuk memantau dan mengidentifikasi ODP.

“Tadi disebutkan ada 53 ODP. Dengan bertambahnya pasien positif, kemungkinan ODP juga akan bertambah. Ini yang akan kita lacak. Para ODP diminta agar tetap berdiam diri di rumah agar tidak ada kemungkinan peningkatan penyebaran,” imbau Alwi.

Saat ini, Alwi menyebutkan bahwa tim medis sedang menyiapkan 1.000 unit Rapid Test, sehingga status ODP secara dini bisa diketehui positif atau negatifnya dengan cepat. Apabila ada yang postif akan dikonfirmasi dengan Polymerase Chain Reaction (PCR), karena tes tersebut yang akurat. Rapid test hanya bersifat screening sementara.

“Terakhir, imbauan Saya menegaskan imbauan yang telah disampaikan Ketua Pelaksana Gugus Tugas. Kami minta kerja sama dari seluruh masyarakat. Lakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PBHS) serta social distancing. Hal ini untuk memutus rantai penyebaran. Kalau kita gagal memutus, kemungkinan peningkatan akan lebih besar bahkan akan terjadi lonjakan,” pesan Alwi. (rel)

Pemprovsu Kembali Gelar Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalis Berhadiah Total Rp 79 Juta

Foto: Humas Pemprovsu Para juara lomba karya tulis HUT Provinsi Sumatera Utara yang ke-69 kategori wartawan, foto bersama di lapangan Merdeka Medan Senin malam (25/04/2017).
Foto: Humas Pemprovsu Para juara lomba karya tulis HUT Provinsi Sumatera Utara yang ke-69 kategori wartawan, foto bersama di lapangan Merdeka Medan Senin malam (25/04/2017).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemprovsu melalui Dinas Kominfo Sumut kembali menggelar Lomba Karya Tulis dan Lomba Foto bagi Jurnalis tahun 2020 berhadiah total Rp 79 juta, dalam rangka Hari Jadi ke-72 Propinsi Sumatera Utara (Sumut).

Plt Kadis Kominfo Sumut H M Ayub SE didampingi Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik Abdul Aziz Batu Bara SSos MAP mengemukakan hal itu kepada wartawan di kantornya, Kamis (19/3/2020).

Dijelaskan kedua lomba ini sudah berlangsung saat ini dan batas waktu dimuatnya naskah tulisan yang diperlombakan sampai dengan hari Kamis 9 April 2020.

Tema lomba : “MEMBANGUN DESA MENATA KOTA MENUJU SUMUT BERMARTABAT” dengan Sub Tema : 1. Kontribusi Bagi Hasil Perkebunan dalam Pembangunan Daerah ; 2. Menyikapi Virus Corona Secara Rasional ; 3. Mempersatukan Masyarakat dalam Pilkada yang Demokratis dan Damai.

Karya Tulis yang diikutsertakan adalah naskah yang ditulis sendiri oleh peserta, bukan merupakan plagiat atau karya orang lain serta harus sesuai dengan salah satu Sub Tema (dipilih).

Naskah harus dimuat dalam media, dimana peserta bertugas dengan dilampirkan foto copy, Kartu Pers dan Poto Copy KTP. Naskah Tulisan yang diperlombakan, tidak dibenarkan dimuat dalam media yang bukan tempat peserta lomba bertugas. Seorang peserta Lomba, hanya dapat mengikutsertakan 1 (satu) Naskah Tulisan. Diutamakan dalam bentuk Reportase atau Laporan.

Naskah tulisan yang diperlombakan ditulis dalam ukuran kertas A4 minimal 5000 karakter dan maksimal 8000 karakter dengan spasi, 1,5 spasi, Jenis huruf Times New Roman, Ukuran Huruf 12.

Naskah yang diserahkan pada panitia dalam 3 bentuk yaitu Bentuk CD (cetak / online), Print Out Naskah Asli ( cetak / online), Kliping Koran (cetak), print out laman web yang memuat tulisan yang diperlombakan. Khusus Media On Line menyertakan link website dimana tulisan dimuat sebagai bahan verifikasi. Mengisi Formulir Pendaftaran (download di http://www.sumutprov.go.id dan http://diskominfo.sumutprov.go.id )

Karya tulis dikirimkan langsung atau melalui POS bersama formulir yang telah diisi kepada panitia dalam amplop tertutup dan diterima panitia paling lambat : Kamis 9 April 2020, pukul 16.00 WIB di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara Jalan H. M. Said No. 27 Medan.

Untuk masing-masing Lomba Karya Tulis dan Foto disediakan Hadiah Pemenang I Rp 10.000.000, Pemenang II Rp 8.500.000, Pemenang III Rp 7.000.000, Pemenang Harapan I Rp 5.000.000 dan Harapan II Rp 4.000.000.

Khusus lomba foto peserta adalah Jurnalis / Pewarta Foto yang berdomisili di Indonesia, bekerja pada Media Cetak, Media Siber dan Kantor Berita dengan menyerahkan foto copy ID Press dan KTP.

Foto yang diikutsertakan adalah foto yang belum pernah menang pada perlombaan – perlombaan manapun. Hasil karya yang diambil pada 1 Januari 2020 s/d. 9 April 2020, dan lokasi pengambilan foto berada di Kawasan Sumatera Utara, dan dicetak diatas kertas foto berwarna ukuran 8R (20 cm x 30 cm ).

Peserta lomba menggunakan kamera DSLR atau Mirrorless. Tidak diperkenankan menggunakan kamera Drone dan Action Cam.

Peserta Lomba wajib mengirimkan minimal 3 (tiga) karya foto untuk diperlombakan (harus sesuai dengan tema). Salah satu foto wajib dimuat di media cetak atau media siber.

Perwakilan Suporter Datangi Manajemen, Proses Hukum Tetap Jalan

DITANGKAP: Polisi menangkap suporter yang menyalakan flare saat pertandingan PSMS melawan Tiga Naga. triadi wibowo/sumut pos
DITANGKAP: Polisi menangkap suporter yang menyalakan flare saat pertandingan PSMS melawan Tiga Naga. triadi wibowo/sumut pos
DITANGKAP: Polisi menangkap suporter yang menyalakan flare saat pertandingan PSMS melawan Tiga Naga. triadi wibowo/sumut pos
DITANGKAP: Polisi menangkap suporter yang menyalakan flare saat pertandingan PSMS melawan Tiga Naga. triadi wibowo/sumut pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Manajemen PSMS Medan ngotot agar kasus penyalaan flare oleh suporter pada saat melawan AA Tiga Naga, Minggu (15/3), tetap diproses hukum. Manajemen menyerahkan penyelidikan dan penyidikan kepada polisi.

HAL itu dikatakan Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja kepada Sumut Pos, Rabu (18/3). “Kita ingin agar kasus penyalaan flare itu tetap diproses secara hukum,” tegasnya.

Julius Raja menegaskan, pihaknya memilih tegas agar tidak terjadi hal serupa di kemudian hari. Pasalnya, dalam dua musim terakhir, selalu ada saja suporter menyakalan flare dari tribun Utara.

“Tempatnya itu-itu saja. Hanya orangnya yang berganti. Jadi, kita ingin menjadikan kejadian ini sebagai efek jera. Kalau memang ingin mendukung PSMS, dukungan dengan baik-baik,” ungkapnya.

Pria yang akrab dipanggil King ini mengungkapkan, saat ini tinggal enam orang yang ditahan di Polrestabes Medan. Sedangkan sisanya sudah dilepaskan, karena terbukti tidak terlibat. “Rata-rata pelakunya masih Anak Baru Gede (ABG),” sebutnya.

King menambahkan, sehari setelah kejadian itu, perwakilan suporter tersebut sudah mendatangi Sekretariat PSMS untuk meminta maaf dan meminta manajemen mencabut laporan tersebut.

“Semalam ada memang beberapa perwakilan kelompok suporter yang datang. Selain minta maaf, mereka juga memohon agar kita mencabut laporan ke polisi,” paparnya.

King menegaskan, permohonan para perwakilan kelompok suporter itu tidak bisa disetujui begitu saja. Sebab ia menyebut proses hukum tetap berjalan. “Permohanan maaf telah kami terima, tapi proses hukum tetap jalan,” tegasnya.

Sementara itu permintaan kelompok suporter tersebut agar PSMS mengurangi sanksi hukuman berupa larangan hadir ke stadion langsung, sambung Julius, pihaknya lebih dulu akan rapat manajemen.

“Sikap kita saat ini agar proses hukum tetap berjalan. Sementara permintaan mereka lainnya akan dirapatkan dalam rapat manajemen. Saya juga masih punya atasan,” sebut Julius.

“Sedangkan soal keringanan agar sanksi larangan menyaksikan langsung pertandingan di Teladan dikurangi, belum bisa saya putuskan. Lagipula, siapa yang bisa menjamin mereka tidak berulah lagi? Semua harus matang,” pungkasnya. (dek)

Harga Saham Berguguran, Investasi Kripto Naik 100 Persen

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Para investor mulai melepas sejumlah aset investasi berisiko di tengah ketidakpastian wabah virus korona yang telah menyebar ke berbagai negara di dunia. Hal tersebut membuat beberapa aset investasi mengalami penurunan tajam belakangan ini.

Perusahaan startup financial technology (Fintech) di bidang aset kripto dan blockchain seperti Bitcoin, Indodax melaporkan kenaikan harga bitcoin dan aset kripto lain setelah beberapa hari turun. Bahkan beberapa aset kripto mengalami kenaikan lebih dari 100 persen.

CEO Indondax Oscar Darmawan mengatakan, hal ini menunjukkan bahwa saat ini merupakan momen yang tepat untuk berinvestasi di cryptocurrency atau aset kripto. Karena selain harga yang sedang turun, momen halving day bitcoin juga akan berlangsung beberapa minggu lagi.

Menurutnya, aset kripto masih menjadi aset yang menarik diperdangangkan pada saat wabah virus korona terjadi. Sebab, dengan adanya intruksi pemerintah yang mengharuskan bekerja dari rumah (work from home/WFH) justru membuat aktivitas perdagangan aset kripto justru melonjak cukup tinggi.

“Dua hari terakhir kita melihat harga kripto mulai mengalami lonjakan harga kembali karena demand yang muncul dari orang yang khawatir dengan kondisi ekonomi global saat ini yang makin tidak menentu karena virus korona ini,” kata Oscar Darmawan melalui pers rilis, Rabu (18/3).

Ia menjelaskan, tidak seperti saham dan reksa dana, bitcoin dan aset kripto lain diklaim tidak terpengaruh pelemahan ekonomi dan kebijakan pemerintah. Penentuan harga bitcoin dan aset kripto lainnya murni permintaan dan penawaran.

“Penyebab turunnya harga hanya karena aksi jual dari sekelompok orang yang membutuhkan uang tunai untuk berbelanja dan menyelamatkan usaha mereka karena korona. Hanya itu saja. Beda dari saham, reksa dana, dan lain-lain yang terpengaruh langsung dengan krisis global dan kebijakan pemerintah,” ucapnya.

Oscar menambahkan, harga bitcoin relatif lebih kuat bertahan dibandingkan produk investasi lainnya, seperti saham. Jika dilihat pergerakan harganya dari Rp 96 juta pada 2 Januari 2020, bitcoin justru sempat naik lebih dari 40 persen hingga Rp 141 juta pada 14 Februari 2020.

Sedangkan IHSG bergerak bearish dari awal tahun. Semenjak 2 Januari 2020, IHSG terus turun dari 6.283 hingga menjadi 4.464 pada Rabu (18/3). Pada pekan lalu, harga bitcoin sempat turun ke Rp 63,52 juta. Namun, pada Rabu (18/3) sekitar pukul 10.00 WIB, harga bitcoin sudah mencapai Rp 83,90 juta.

“Masyarakat membutuhkan media investasi yang lebih aman dan tidak terpengaruh efek ekonomi global, sehingga aset kripto menjadi salah satu pilihannya,” pungkasnya. (jpg/ram)

Update Trafik Jaringan Telekomunikasi Telkomsel Pasca Penerapan Himbauan Belajar & Bekerja dari Rumah

SUMUTPOS.CO – Telkomsel secara konsisten terus memantau perkembangan situasi terkini terkait pandemi virus COVID-19. Telkomsel tetap berkomitmen untuk senantiasa menyediakan layanan berkualitas dan memastikan seluruh infrastruktur jaringan beroperasi optimal guna menjamin kenyamanan berkomunikasi pelanggan.

Telkomsel telah menyiagakan jaringan untuk mengantisipasi lonjakan trafik layanan seiring tingginya potensi penggunaan layanan data oleh masyarakat di sejumlah wilayah sebagai dampak diberlakukannya kebijakan bekerja dan belajar dari rumah oleh sejumlah perusahaan dan sekolah. Pengamanan jaringan terutama difokuskan di wilayah residensial dan juga titik posko penanggulangan COVID-19 seperti rumah sakit dan kantor pemerintahan terkait.

Sejak diberlakukannya himbauan belajar dan bekerja dari rumah oleh Pemerintah RI, Telkomsel mencatat terjadi lonjakan trafik komunikasi payload layanan berbasis data dan digital hingga 5% dibandingkan periode sebelum diberlakukannya himbauan tersebut. Sedangkan, untuk layanan voice dan SMS cenderung stabil dibandingkan periode yang sama.

Telkomsel juga mencatat kenaikan trafik komunikasi layanan berbasis data dan digital dikontribusi oleh tumbuhnya payload layanan sistem belajar berbasis daring (e-learning) yang mencapai 236%, komunikasi pesan instan sebesar 19%, games online sebesar 13% dan layanan digital berbasis cloud storage yang umumnya juga digunakan sebagai penunjang sistem layanan aplikasi bekerja secara daring, yang meningkat hingga 10,4%. Sedangkan trafik payload lainnya yang meningkat antara lain pemanfaatan layanan content provider (8,2%), digital advertising (7,5%), video streaming (7.3%), dan browsing (5,2%).

Sedangkan, untuk wilayah operasional Telkomsel yang mengkontribusi kenaikan payload secara keseluruhan terbesar yaitu Regional Jawa Barat (7,9%), Jawa Tengah (6,9%), Jawa Timur (5%), Sumatera Bagian Tengah (4,7%) dan Sumatera Bagian Selatan (4.2%).

Telkomsel akan terus melakukan pemantauan pergerakan trafik layanan telekomunikasi dan saat ini upaya penanganan pengamanan trafik jaringan yang telah dilakukan Telkomsel mencakup kesiapan kapasitas tambahan guna mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi, terutama trafik layanan berbasis data dan digital, dengan memaksimalkan fungsi seluruh spektrum besar yang dimiliki Telkomsel, yakni frekuensi 900, 1800, 2100, dan 2300 Mhz.

Kesiapan jaringan berbasis broadband ini juga dilakukan untuk memastikan kenyamanan pelanggan menikmati ragam layanan digital lifestyle Telkomsel seperti aplikasi video on demand MAXStream, streaming lagu LangitMusik serta layanan Dunia Games.

Sebagai leading telco digital company, Telkomsel proaktif untuk ikut serta dalam upaya penanganan COVID-19 dengan mengambil peran sebagai connectivity enabler dengan mengoptimalkan aset kami untuk menjaga agar semua elemen masyarakat dapat tetap terhubung dan menjaga produktivitasnya di segala sektor kehidupan.

Namun Telkomsel tidak berjalan sendiri, kami juga memaknai semangat gotong royong yang didorong pemerintah dengan bergandengan tangan dan mempererat kolaborasi bersama para pemangku kepentingan agar kita semua dapat terus bergerak maju di masa yang penuh tantangan ini.

Untuk membantu siswa bisa #TerusBelajar dengan efektif dari rumah, Telkomsel menyediakan dua pilihan paket data yang bisa dimanfaatkan untuk bebas akses ke berbagai aplikasi pembelajaran daring (e-learning), yakni “Bebas Akses Ruangguru 30GB” dan “Bebas Akses Ilmupedia 30GB”.

Kedua pilihan paket ini berlaku untuk pemakaian selama 30 hari dengan kuota 30GB, masing-masing untuk akses aplikasi Ruangguru dan aplikasi-aplikasi yang tergabung dalam paket Ilmupedia, yakni Quipper, Zenius, Cakap, Bahaso, dan Sekolahmu. Dalam waktu dekat ini Telkomsel juga sedang proses berkolaborasi dengan sekitar 122 Perguruan Tinggi di Indonesia yang memiliki akses situs e-learning.

Dengan semangat yang sama, untuk melayani kebutuhan karyawan profesional agar bisa #TerusProduktif bekerja secara agile dari rumah, Telkomsel menyediakan solusi komunikasi terintegrasi berbasis cloud bernama CloudX yang memberikan bebas biaya berlangganan CloudX Meeting selama satu bulan serta bebas kuota data untuk mengakses layanan CloudX Meeting sebesar 60GB khusus untuk host meeting dan 30GB untuk peserta meeting.

Informasi lengkap mengenai langkah penanganan Telkomsel terkait Covid-19 dapat diakses di https://www.telkomsel.com/telkomsel-tanggap-covid19.    

Antisipasi Covid-19 di Tapsel, Bupati Instruksikan Puskesmas Buka 24 Jam

RAPAT: Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu memimpin rapat koordinasi dengan stakeholder terkait mengantisipasi merebaknya virus corona (covid-19).
RAPAT: Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu memimpin rapat koordinasi dengan stakeholder terkait mengantisipasi merebaknya virus corona (covid-19).
RAPAT: Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu memimpin rapat koordinasi dengan stakeholder terkait mengantisipasi merebaknya virus corona (covid-19).
RAPAT: Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu memimpin rapat koordinasi dengan stakeholder terkait mengantisipasi merebaknya virus corona (covid-19).

TAPSEL, SUMUTPOS.CO – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul MPasaribu, menginstruksikan agar seluruh Puskesmas dapat beroperasi selama 24 jam dalam memberikan pelayanan kesehatan. Hal ini sebagai langkah untuk antisipasi penyebaran virus corona (covid-19) di Tapsel. Sekaligus sebagai tindak lanjut pidato Presiden RI Joko Widodo.

Kabag Humas dan Protokol, Isnut Siregar mengatakan, keputusan itu dihasilkan melalui rapat pimpinan OPD, para camat, dan kepala Puskesmas bersama Bupati.

“Selain itu, petugas juga setiap hari harus melaporkan situasi masing-masing wilayahnya di 15 kecamatan, ke Dinas Kesehatan setempat,” ungkap Isnut di Sipirok, Rabu (18/3).

Menurut Isnut, Bupati juga meminta seluruh jajarannya, dari tingkat desa hingga kabupaten, untuk sigap, tanggap, dan peka terhadap virus corona, dan untuk mengatasinya satu komando.

“Bupati juga memerintahkan seluruh jajarannya mulai dari tingkat pemerintah desa hingga kabupaten untuk sigap, tanggap, dan peka,” jelasnya.

Dalam mengantisipasi virus corona, Bupati berharap dilakukan satu komando, dan OPD diminta bertanggung jawab dalam pengawasan perkembangan situasi. “Kemudian partisipasi aktif masyarakat juga dibutuhkan, untuk mewujudkan rumah dan lingkungan bersih, termasuk strerilisasi lingkungan, sesuai konsep perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” kata Isnut.

Isnut juga mengatakan, camat diimbau membuka Posko Tanggap Covid-19, dan berkoordinasi dengan Forkopimcam, serta kepala Puskesmas masing-masing. Khusus Dinas Tenaga Kerja, Bupati menginstruksikan agar membuat surat edaran ke korporasi yang mobilitas karyawannya tinggi, keluar masuk wilayah Tapsel. (ant/saz)

Pencegahan Penyebaran Virus Corona, Sekda Tinjau Kesiapan BPBD Taput

TINJAU: Sekda Taput Indra Sahat Simaremare meninjau kesiapan BPBD Taput dalam pencegahan penyebaran virus corona.
TINJAU: Sekda Taput Indra Sahat Simaremare meninjau kesiapan BPBD Taput dalam pencegahan penyebaran virus corona.
TINJAU: Sekda Taput Indra Sahat Simaremare meninjau kesiapan BPBD Taput dalam pencegahan penyebaran virus corona.
TINJAU: Sekda Taput Indra Sahat Simaremare meninjau kesiapan BPBD Taput dalam pencegahan penyebaran virus corona.

TAPUT, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Indra Sahat Simaremare, memimpin rapat bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Taput Bonggas Pasaribu, dan seluruh jajaran di Kantor BPBD Taput, Tarutung, Rabu (18/3).

Rapat ini membahas upaya pencegahan penyebaran dan penanggulangan virus corona (covid-19) di Taput.

Pada kesempatan tersebut, Indra berharap, agar BPBD yang merupakan sekretariat penanggulangan penyebaran covid-19, dapat berfungsi maksimal sebagai pusat informasi terkait penanganan virus corona di Taput.

“Seluruh jajaran BPBD harus berbenah, mempersiapkan diri menghadapi segala kemungkinan. Termasuk dalam pemberian informasi satu pintu, sehingga masyarakat mendapatkan keterangan yang benar, terkait penjelasan secara rinci virus corona, dan bagaimana langkah awal untuk tindakan penanganannya,” ungkap Indra.

“Kita semua harus berperan aktif dan mampu menindaklanjuti instruksi Bapak Bupati, serta pernyataan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Taput, terkait langkah-langkah dan imbauan untuk mengatasi penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19) di Taput,” imbuhnya.

Indra berharap seluruh jajaran BPBD dapat berkerja secara maksimal. “Mari berikan pelayanan maksimal dengan ikhlas untuk menjaga masyarakat, dan jangan lupa untuk jaga keselamatan diri. Semoga Taput yang kita cintai ini, ter hindar dari segala marabahaya,” pungkasnya. (rel/des/saz)

Kembangkan Kasus 4,5 Kilogram Ganja Kering: Polres Madina Temukan 2 Hektare Ladang Ganja

KATERANGAN: Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi, didampingi Kasat Narkoba AKP Muhammad Rusli, saat memberi keterangan pers atas pengungkapan 2 hektare lahan ganja di Madina.
KATERANGAN: Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi, didampingi Kasat Narkoba AKP Muhammad Rusli, saat memberi keterangan pers atas pengungkapan 2 hektare lahan ganja di Madina.
KATERANGAN: Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi, didampingi Kasat Narkoba AKP Muhammad Rusli, saat memberi keterangan pers atas pengungkapan 2 hektare lahan ganja di Madina.
KATERANGAN: Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi, didampingi Kasat Narkoba AKP Muhammad Rusli, saat memberi keterangan pers atas pengungkapan 2 hektare lahan ganja di Madina.

MADINA, SUMUTPOS.CO – Satuan Narkoba Polres Mandailingnatal (Madina) berhasil menemukan 2 hektare ladang ganja di pegunungan Tor Sihite, Desa Huta Tua Pardomuan, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Madina, baru-baru ini.

Kapolres Madina, AKBP Horas Tua Silalahi, Rabu (18/3), mengatakan, penemuan ladang ganja ini, merupakan hasil pengembangan kasus tindak pidana narkotika golongan satu, jenis ganja, dengan nomor: LP/21/III/RES.4.2/2020/SU/RES MDN, pada 7 Maret lalu, dengan tersangka masing-masing atas nama IS alias Anuel, SR alias Sahdin, dan JR alias Joni.

Pada kasus ini, petugas mengamankan barang bukti 5 ball ganja kering seberat 4.500 gram (atau 4,5 kilogram).

Horas menyebutkan, dalam hasil interogasi oleh penyidik Satnarkoba Polres Madina, terhadap SR yang berstatus sebagai kurir, mengakui, dia memiliki ladang ganja di pegunungan Tor Sihite, Desa Huta Tua Pardomuan.

Berdasarkan pengakuan dari tersangka tersebut, Satnarkoba Polres Madina melakukan penyisiran terhadap keberadaan ladang ganja tersebut.

“Pada 11 Maret, tim Satnarkoba melakukan penyisiran ke lokasi, dan menemukan 2 hektare ladang ganja,” ungkap Horas.

Adapun 2 hektare ladang ganja yang ditemukan tersebut, dengan rincian satu hektare ladang ganja yang sudah dipanen oleh tersangka, dan satu hektare masih ditumbuhi seikitnya 10.000 batang pohon ganja.

“Setelah dilakukan pencabutan, tim kemudian memusnahkan 9.885 batang pohon ganja dengan cara dibakar di lokasi. Dan 115 batang lagi, disisihkan sebagai barang bukti,” beber Horas.

Tersangka dan barang bukti saat ini diamankan di Satnarkoba Polres Madina, guna proses penyidikan lebih lanjut.

Kepada tersangka, akan diterapkan pasal 111 ayat (2), subs pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati, pidana seumur hidup, atau pidana paling singkat 6 tahun, paling lama 20 tahun penjara. (ant/saz)

Rapat Forkopimda Toba, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Dibentuk

BERSAMA: Sekda Toba Audi Murry Sitorus diabadikan bersama Forkopimda usai menggelar musyawarah penanganan covid-19.
BERSAMA: Sekda Toba Audi Murry Sitorus diabadikan bersama Forkopimda usai menggelar musyawarah penanganan covid-19.
BERSAMA: Sekda Toba Audi Murry Sitorus diabadikan bersama Forkopimda usai menggelar musyawarah penanganan covid-19.
BERSAMA: Sekda Toba Audi Murry Sitorus diabadikan bersama Forkopimda usai menggelar musyawarah penanganan covid-19.

TOBA, SUMUTPOS.CO – Forum Koordinasi Pim pinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Toba menggelar musyawarah dalam penanganan wabah virus corona (covid-19) di Kantor Bupati Toba.

Dalam jumpa pers usai musyawarah, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Audi Murry Sitorus, menyampaikan hasil yang diputuskan. Di antaranya, bakal dibentuk gugus tugas untuk penanganan virus corona.

“Akan ditunjuk posko utama penanganan virus corona sementara, yakni Kantor Dinas Kesehatan Toba, RSU Porsea, dan RSU HKBP Balige,” ungkap Audi.

Audi juga mengatakan, bakal membentuk posko-posko pembantu, yakni seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Toba.

“Kami juga akan meliburkan sekolah, dari tingkat PAUD, TK, SD, dan SMP se-Toba. Dan menutup seluruh tempat hiburan, keramaian, dan tempat berkumpul massa lainnya,” bebernya.

Selain itu, juga akan dibentuk gugus tugas yang dikomandoi Kepala BPBD Toba. Dengan begitu, masyarakat dapat melaporkan permasalahan yang berhubungan dengan virus corona ke gugus tugas tersebut, dengan nomor 0852 0727 8371. (mag-7/saz)

Keluarga PDP Suspect Virus Corona dari Dairi Disarankan Isolasi Mandiri di Rumah

DIRUJUK: Sekda Dairi Leonardus Sihotang, Plt Kepala Dinas Kesehatan Jonny Hutasoit, dan Plt Direktur RSUD Sidikalang, saat memberangkatkan seorang warga Sidikalang diduga suspect virus corona untuk dirujuk ke RSUP H Adam Malik Medan, Selasa (17/3). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
DIRUJUK: Sekda Dairi Leonardus Sihotang, Plt Kepala Dinas Kesehatan Jonny Hutasoit, dan Plt Direktur RSUD Sidikalang, saat memberangkatkan seorang warga Sidikalang diduga suspect virus corona untuk dirujuk ke RSUP H Adam Malik Medan, Selasa (17/3). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
DIRUJUK: Sekda Dairi  Leonardus Sihotang, Plt Kepala Dinas Kesehatan Jonny Hutasoit, dan Plt Direktur RSUD Sidikalang, saat memberangkatkan seorang warga Sidikalang diduga suspect virus corona untuk dirujuk ke RSUP H Adam Malik Medan, Selasa (17/3). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
DIRUJUK: Sekda Dairi Leonardus Sihotang, Plt Kepala Dinas Kesehatan Jonny Hutasoit, dan Plt Direktur RSUD Sidikalang, saat memberangkatkan seorang warga Sidikalang diduga suspect virus corona untuk dirujuk ke RSUP H Adam Malik Medan, Selasa (17/3). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Keluarga pasien dalam pengawasan (PDP) suspect virus corona (covid-19) di Kabupaten Dairi, tidak diisolasi di rumah sakit. Tim medis Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi menyarankan seluruh keluarga yang melakukan kontak dengan PDP yang dirujuk ke RSUP H Adam Malik Medan, melakukan isolasi mandiri di rumah.

Kepala Dinas Infokom Kabupaten Dairi, yang merupakan Pokja 4 Area Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi, Rahmatsyah Munthe, didampingi Juru Bicara Tim Gugus Tugas, Edison Antoni Damanik, menyampaikan, warga yang diduga suspect virus corona sudah dirujuk ke RSUP H Adam Malik Medan.

Tim dari Puskesmas dan Dinkes Kabupaten Dairi, sudah melakukan survei lokasi atau ke rumah warga yang merupakan PDP. Edison menyebutkan, hasil survei lokasi, keluarga PDP dalam kondisi baik, sehingga tidak perlu diisolasi di rumah sakit. Tim hanya menyarankan melakukan isolasi mandiri di rumah.

Edison mengatakan, hasil pemeriksaan terhadap warga yang suspect virus corona di RSU Sidikalang, sebetulnya tidak demam, suhu tubuh normal, yakni 36 derajat celsius. Namun dia mengalami batuk dan susah menelan.

“Itu dasar kami merujuk pasien ke RSUP H Adam Malik Medan, karena ada riwayat perjalanan dari negara pandemi virus corona,” jelas Edison. Edison lebih lanjut mengatakan, setelah itu, pihak RSUP H Adam Malik Medan meningkatkan status warga tersebut menjadi PDP, dari sebelumnya orang dalam pengawasan (ODP).

“Kami berharap pasien itu dalam kondisi baik,” harapnya.

Sebelumnya, seorang warga Kabupaten Sidikalang, dirujuk ke RSUP H Adam Malik Medan, karena diduga suspect virus corona. Riwayat perjalanan perempuan berusia 40 tahun itu, baru pulang dari Malaysia. Di sana, warga tersebut merupakan tenaga kerja wanita (TKW). Sebelum dirujuk ke RSU Sidikalang, pasien tersebut mendatangi satu Puskesmas di Kabupaten Sidikalang, dan mengaku kurang sehat. (rud/saz)