25 C
Medan
Tuesday, January 27, 2026
Home Blog Page 4531

Tangani Virus Menular, Pemerintah Cari Pulau Kosong

ISOLASI: Ruang isolasi yang disediakan di Natuna bagi WNI jika terpapar virus corona. Hingga kini, para WNI yang baru dievakuasi dari Wuhan dalam kondisi sehat.
ISOLASI: Ruang isolasi yang disediakan di Natuna bagi WNI jika terpapar virus corona. Hingga kini, para WNI yang baru dievakuasi dari Wuhan dalam kondisi sehat.

PEMERINTAH masih memikirkan dan mencari pulau-pulau kosong guna penanganan virus-virus menular. Di daerah itu nantinya akan dibangun, rumah sakit, laboraturium dan pusat karantina.

“Kita akan cari satu tempat kosong, kita punya ribuan pulau yang masih kosong. Rencana akan dipilih satu khusus untuk rumah sakit, bukan hanya untuk kasus Corona. Presiden minta yang jangka panjang disiapkan RS khusus yang menangani virus-virus menular,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD Mahfud di Kantor Staf Presiden (KSP) Jakarta, Kamis.

Mahfud menyampaikan hal tersebut seusai dalam rapat koordinasi dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata Wishnutama, Menteri Sosial Juliari Batubara, Menteri Riset dan Teknologi sekaligus Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro, Kepala Staf Presiden Moeldoko, Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Amin Soebandrio, dan pejabat terkait lainnya.

“Pulaunya ini masih dicari,” kata Mahfud.

Terkait dengan seorang WNI asisten rumah tangga yang dinyatakan positif virus korona di Singapura, Mahfud mengatakan, pemerintah tidak mungkin membawa kembali ke dalam negeri.

“Tidak mungkin kita membawa orang terkena virus korona ke Indonesia, karena pemerintah Tiongkok pun mengatakan tidak boleh bawa keluar. Jadi, yang di Natuna itu orang sehat semua. Cuma memang harus ikut prosedur internasional karena keluar dari sana harus 14 hari dahulu diisolasi di sana,” ungkap Mahfud.

Pada hari Minggu (2/2), pemerintah telah mengevakuasi 237 orang WNI ditambah satu orang WNA yang merupakan suami dari seorang WNI dari Provinsi Hubei, termasuk lima orang dari Kemenlu dan 42 anggota tim penjemput yang saat ini dikarantina di Natuna untuk memastikan mereka tidak tertular virus 2019-nCoV.

Di provinsi Hubei sebenarnya ada 245 WNI. Namun, empat orang WNI menolak untuk kembali ke Indonesia, sedangkan tiga orang tidak lolos pemeriksaan oleh pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk kembali ke Indonesia.

Menurut Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, KSP akan menjadi pusat informasi dan komunikasi dampak Koronavirus yang akan menggabungkan berbagai data dari Menkopolhukam, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, Menkominfo, Kementerian Sosial, BNPB, dan lembaga lainnya.

“Kita sepakat untuk menentukan KSP sebagai posko, tempat pusat informasi dan komunikasi dampak virus korona. Data dihimpun di sini semua akan secara aktif menyampaikan hal yang perlu disampaikan,” kata Moeldoko.

Stop Impor Hewan Silakan, Logistik Jangan

Pemerintah Indonesia sudah melakukan berbagai kebijakan dalam menghadapi merebaknya virus corona di dunia yang diawali dari kota Wuhan, provinsi Hubei, Tiongkok. Kebijakan-kebijakan itu diantaranya penghentian sementara impor beberapa komoditas dan hewan hidup dari RRT, penghentian sementara penerbangan langsung dari dan ke RRT sejak Rabu (5/2) pukul 00.00 WIB, pembatasan semua pendatang yang baru tiba dari RRT, dan mereka yang sudah berada di sana selama 14 hari tidak diperbolehkan untuk masuk maupun transit di Indonesia, penghentian sementara bebas visa kunjungan maupun visa on arrival untuk warga RRT serta meminta WNI untuk sementara tidak melakukan perjalanan ke RRT.

Kebijakan pemerintah menghentikan impor beberapa komoditas dari Tiongkok ini mendapat protes sejumlah kalangan di dalam negeri. Mereka menganggap, kebijakan itu bakal mengganggu perekonomian Indonesia. Mereka meminta agar larangan impor hanya diberlakukan pada hewan hidup, bukan barang atau logistik.

Keinginan itu disampaikan Ketua Lembaga Kerja Sama Ekonomi, Sosial, Budaya Indonesia-Tiongkok atau Association of Indonesia-China Economic, Social, and Cultural Cooperation (AICESCC) Mayjen TNI (pur) Sudrajat kemarin. Dia telah bertemu dengan Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD untuk membahas masalah tersebut. Menurut dia, pembatasan impor barang dari Tiongkok perlu ditinjau ulang. “Kami menilai bahwa itu tidak terlalu bersangkutan langsung dengan virus korona,” ungkap Sudrajat.

Dia mengakui, pihaknya setuju bila impor hewan hidup dari Tiongkok untuk sementara dihentikan. Namun, tidak dengan barang. Dia sangat berharap pemerintah berpikir ulang untuk membatasi aliran logistik dari Tiongkok. “Terutama barang-barang, arus barang-barang,” tegasnya.

Sudrajat menyampaikan, pembatasan tersebut sudah pasti mengganggu perekonomian serta perdagangan. Dia mencontohkan beberapa hal. “Tentu ada efek dari penurunan volume bisnis, market juga agak terganggu. Begitu juga komitmen-komitmen terhadap para pelanggan dan produsen-produsen kami yang menyuplai selama ini,” papar dia.

Wakil Ketua Umum AICESCC Hariyadi Sukamdani menambahkan, poin yang disampaikan Sudrajat sekaligus pengingat kepada pemerintah. “Ini kan baru mulai nih (keputusan pembatasan impor dari Tiongkok). Jadi, jangan sampai istilahnya overreaktif,” kata dia. Pengusaha yang juga ketua Dewan Pimpinan Harian Asosiasi Pengusaha Indonesia itu menuturkan, apabila pemerintah over, bisa jadi suplai untuk Indonesia malah terganggu.

Pada bagian lain, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Balitbang Kesehatan Vivi Setiawaty menyatakan, hingga kemarin belum ada literatur penularan virus korona melalui barang. “WHO merilis penularannya melalui droplet,” kata dia ketika ditemui di Kementerian Kesehatan kemarin. Droplet merupakan partikel air kecil. Biasanya melalui batuk atau bersin.

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi membantah bahwa penghentian direct flight dari dan menuju Tiongkok disebut berlebihan. Menurut dia, beberapa negara melakukan hal tersebut lebih dulu. “Sepertinya kita negara kesepuluh yang melakukan itu,” ujarnya.

Menhub menegaskan, penghentian tersebut tidak berlaku bagi angkutan logistik, baik udara maupun laut. Koneksitas logistik tetap jalan. Lalu lintas angkutan barang melalui udara maupun laut tetap dijalankan dari Tiongkok menuju Indonesia atau sebaliknya. Alasannya, belum ada temuan penularan virus korona melalui barang/kargo.

Namun, tidak semua jenis kargo diperbolehkan. Pengangkutan hewan hidup jelas dilarang. Sebab, ada kekhawatiran hewan tersebut membawa virus korona. “Nanti pengawasannya (angkutan kargo, Red) cuma orangnya yang ada di pesawat dan kapal,” ungkapnya. Upaya itu, kata dia, juga menjadi salah satu cara menjaga ekspor atau impor tetap berjalan tanpa mengesampingkan keselamatan masyarakat.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui, wabah virus korona cukup berdampak pada ekonomi Tiongkok maupun Indonesia. Dia memperkirakan, persebaran virus tersebut akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi tahun ini. “Pertumbuhan ekonomi Tiongkok diprediksi melambat 1–2 persen, kalau ke Indonesia pengaruhnya 0,1–0,29 persen,” kata Airlangga dalam acara Mandiri Investment Forum di Hotel Fairmont kemarin.

Ketua Umum Partai Golkar itu melanjutkan, salah satu industri dalam negeri yang cukup terdampak adalah farmasi. Persebaran virus yang massif mengganggu pasokan bahan baku obat dari Tiongkok ke Indonesia. Sebab, pemerintah Tiongkok memutuskan memperpanjang libur tahun baru Imlek hingga pertengahan Februari 2020.

Sektor industri domestik lainnya yang terganggu adalah pariwisata. Sebab, jumlah turis asal Tiongkok yang masuk ke Indonesia bisa mencapai 2 juta setiap tahun. “Tentu dengan travel warning dan di mana-mana stop turis China, akan ada dampaknya. Kita akan evaluasi lagi, dua mingguan,” terangnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menyebut semua langkah pemerintah terkait persebaran virus korona bukan asal-asalan. Bagaimanapun, hal tersebut dilakukan untuk melindungi WNI dari virus tersebut. Juga, mencegah masuknya penderita ke Indonesia. ’’Apa pun, saya sampaikan bahwa kepentingan nasional kita tetap nomor satu. Dinomorsatukan,’’ tegas dia di Istana Negara Jakarta kemarin. Sikap itu dia sampaikan saat menjawab tudingan Tiongkok bahwa Indonesia berlebihan dalam menghadapi virus tersebut. (jpc)

Derita Penumpang Kapal Pesiar Pembawa Virus Corona

KARANTINA Kapal pesiar Diamond Princess yang terpaksa dikarantina di Pelabuhan Yokohama, Jepang, karena penumpangnya terdeteksi positif virus corona.
KARANTINA Kapal pesiar Diamond Princess yang terpaksa dikarantina di Pelabuhan Yokohama, Jepang, karena penumpangnya terdeteksi positif virus corona.

Stok Makanan dan Obat Menipis, Bosan Tak Bisa Keluar Kamar

KARANTINA Kapal pesiar Diamond Princess yang terpaksa dikarantina di Pelabuhan Yokohama, Jepang, karena penumpangnya terdeteksi positif virus corona.
KARANTINA Kapal pesiar Diamond Princess yang terpaksa dikarantina di Pelabuhan Yokohama, Jepang, karena penumpangnya terdeteksi positif virus corona.

JEPANG, SUMUTPOS.CO – Kapal pesiar Diamond Princess terpaksa dikarantina di Pelabuhan Yokohama, Jepang. Pasalnya, satu persatu penumpangnya positif terinfeksi virus corona. Penumpang yang positif virus corona itu sudah turun dari kapal di Hong Kong dan kini tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat.

WISATA pesiar di hari ulang tahun pernikahan ke-50 David Abel, diawali dengan acara makan dan menikmati pemandangan Asia Timur. Namun, pesiarnya berakhir dengan dikarantina dirinya dalam kamarnya di kapal pesiar Diamond Princess selama dua minggu lebih, makan “sandwich selada dengan beberapa potongan ayam di dalamnya” dan menonton 20 penumpang yang terinfeksi dikawal keluar dari kapal menuju rumah sakit untuk perawatan virus corona.

Abel merupakan salah satu penumpang dari dua kapal pesiar – di Jepang dan Hong Kong – yang tidak bisa turun kapal karena dikhawatirkan terpapar virus corona.

Saat ini masih dilakukan sejumlah tes terhadap penumpang dan kru yang diduga melakukan kontak dengan orang yang telah positif virus corona.

“Ini tak lagi menjadi pelayaran mewah; ini hanya menjadi penjara yang mengambang,” tulis Abel di Facebook dari kapal pesiarnya yang bersandar di pelabuhan Yokohama, pesisir Tokyo.

Walau pemerintah Jepang memberikan bantuan untuk penumpang yang tertahan di dalam kapal pesiar, para penumpang mengeluh di media sosial tentang kurangnya obat-obatan, kualitas makanan, hingga perasaan bosan tak boleh keluar kamar.

Foto dan video yang diunggah mereka menunjukkan kapal yang dulunya memiliki 3.711 penumpang dan awak kini menjadi kapal hantu, area penerimaan yang terlihat sepi, begitu juga dengan kolam renang dan lorong-lorong ruangan.

Kapal pesiar yang bersandar di Hong Kong dilaporkan kehabisan popok dan susu untuk penumpang bayi dan balita. “Saya pikir untuk banyak penumpang, ini akan menjadi kebosanan yang mutlak,” kata Abel dalam wawancara terpisah.

Dia menganggap dirinya beruntung karena kamarnya memiliki balkon. “Saya merasa kasihan dengan penumpang yang tak memiliki balkon di kamarnya, karena mereka tidak bisa menikmati cahaya matahari dan udara segar. Itu akan sangat suram untuk dua minggu.”

Suram adalah kata yang tepat untuk menggambarkan 2019-nCoV alias virus corona dan ketakutan yang ditimbulkannya. Tiongkok menghitung lebih dari 28 ribu di negaranya. Dan virus mematikan ini disebut telah menyebar ke lebih dari 20 negara.

Meski begitu, rasa takut telah menyebar lebih cepat daripada virusnya. Masker dan pembersih tangan terjual habis di banyak wilayah Seoul, Tokyo, dan Bangkok.

Petugas kesehatan mogok di Hong Kong dan diskriminasi anti-China telah terlihat di seluruh Asia. Taiwan telah melarang kapal pesiar internasional bersandar.

Di kapal pesiar Diamond Princess, penumpang terlihat mencari titik cerah dari kesuraman yang terjadi.

Yardley Wong, seorang penumpang dari Hong Kong yang wisata dengan suami, putra, dan orang tuanya, mengatakan di Twitter bahwa kru memberi putranya kartu bermain, pena warna dan hadiah lain “untuk menghilangkan kebosanan.”

Warga Australia Paul dan Coralie Williamson mengatakan kabin mereka lebih kecil dari kamar motel dan mereka telah mendengar keluhan dari penumpang lain tentang kekurangan minum obat dan informasi yang cukup.

Tetapi, setelah 34 tahun menikah, Coralie Williamson mengatakan, “Jika saya terjebak di sebuah ruangan, saya lebih suka bersama Paul daripada orang lain.”

“Jadi tidak apa-apa. Kami akan berjalan di pantai sejauh mungkin sesampainya di rumah,” katanya kepada Australian Broadcasting Corp.

Orang-orang mengunggah foto sarapan, semangkuk salad buah, telur rebus, jus, dan croissant.

Seorang penumpang yang merayakan ulang tahun pernikahan kesembilan mereka mendapat kartu “selamat ulang tahun” dari staf kapal.

“Kami di sini untuk jangka waktu yang lama. Tapi kami seakan diuji setiap hari. Apa yang kami lakukan? Kami tidak bisa melompat keluar dari kapal; airnya mungkin dingin,” kata Jacqui Fidrmuc dari kota Cairns mengatakan pada Nine Network Australia.

Pejabat kesehatan Jepang mengatakan kepada wartawan bahwa tim medis dan persediaan sembako sedang dikirim ke kapal.

Di pelabuhan tempat kapal menurunkan pasien yang terinfeksi dan memuat makanan dan persediaan, seseorang yang mengenakan jas hazmat memasuki kapal membawa dua kotak berlabel “termometer.”

Di kapal yang dikarantina di Hong Kong, lebih dari 3.600 penumpang dan awaknya diperiksa karena tiga penumpang dalam perjalanan sebelumnya positif virus corona.

Para pejabat Hong Kong mengatakan mereka akan mencoba melacak 5.000 orang yang melakukan perjalanan sebelumnya dengan kapal pesiar World Dream.

Anggota parlemen Hong Kong Jeremy Tan mengatakan seorang wanita di kapal menghubunginya pada Rabu (5/2) malam untuk mengatakan bahwa persediaan popok dan susu untuk penumpang bayi dan balita mulai menipis.

Dia mengatakan setidaknya ada lima bayi di kapal itu, dan dia mengirimkan barang-barang yang diminta kepada pihak berwenang.

Abel mengatakan bahwa saat ini kapal pesiar Diamond Princess tak lagi menjadi kapal pesiar mewah. Menu makan yang diterimanya hanyalah segelas jus jeruk, yogurt, dan beberapa potong melon. Lalu ada sandwich selada dengan beberapa ayam di dalamnya dan hidangan penutup.

Ketika anggota kru bermasker menyerahkan dan mengambil nampan makanan, dia berkata, “itu terjadi sangat singkat. Tidak ada kontak fisik selain dari menyentuh baki. “

Meskipun orang-orang sakit telah diturunkan dari kapal, masih ada kegelisahan di antara penumpang. “Kami menghirup udara yang sama dengan mereka,” kata Abel.

“Bagaimana kami mengatasinya? Berpikir positif atau tenggelam dalam kesuraman? Saya rasa saya tak mampu melakukan hal yang terakhir.”(ap/ard/cnn)

Pulang Beli Sabu, Musisi Kampung Diciduk Polisi

BELI: Dua petugas Polsek Deli tua hapit Fadli Syahputra tertangkap tangan beli sabu. gusman/SUMUT POS
BELI: Dua petugas Polsek Deli tua hapit Fadli Syahputra tertangkap tangan beli sabu. gusman/SUMUT POS
BELI: Dua petugas Polsek Deli tua hapit Fadli Syahputra tertangkap tangan beli sabu.  gusman/SUMUT POS
BELI: Dua petugas Polsek Deli tua hapit Fadli Syahputra tertangkap tangan beli sabu. Gusman/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fadli Syahputra (31), musisi kampung asal Pasar I Desa Sidomuliyo, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang, diciduk petugas Polsek Deli Tua. Pasalnya, pria yang cukup mahir bermain keyboard ini kedapatan memiliki narkoba jenis sabu-sabu.

Kapolsek Deli Tua AKP Zukifli Harahap mengatakan, Fadli ditangkap dari kawasan Jalan Stasiun Rel Desa Suka Makmur Kecamatan Deli Tua, Rabu (5/2) malam sekira pukul 23.30 WIB. “Saat tersangka ditangkap, disita barang bukti 1 klip plastik sedang berisikan sabu dari kantong celana sebelah kanan,” ungkapp Zulkifli, Kamis (6/2).

Disebutkan dia, penangkapan tersangka berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat yang resah dengan aktivitas transaksi narkoba di kawasan Jalan Stasiun Rel Desa Suka Makmur. Bermodal informasi tersebut, diturunkan personel untuk melakukan penyelidikan hingga kemudian menangkap tersangka.

“Setelah diintrogasi, tersangka mengakui bahwa barang itu miliknya yang baru dibeli seharga Rp 500.000 dari seseorang yang tidak diketahui namanya di Jalan Stasiun Rel,” sebut Zulkifli.

Ia menambahkan, akibat perbuatannya tersangka Fadli terancam hukuman penjara di atas 5 tahun sesuai dengan Undang Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Kasusnya terus didalami dan mengejar pengedar sabu serta jaringannya,” tandas Zulkifli. (ris/btr)

Bandar Bawa 54,42 Gram Sabu Diringkus

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

BELAWAN, SUMUTPOS.CO, – Ismoyo alias Tokek (32) pengedar sabu yang kerap meresahkan warga ditangkap di rumahya di Jalan Kail, Lingkungan VI, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kamis (6/2). Tersangka ditangkap Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan.

Penangkapan tersangka berkat informasi diterima polisi dari masyarakat, berdasarkan informasi itu, polisi meyergap tersangka di rumahnya. Dari hasil pengakapan itu, polisi menyita barang bukti 8 plasti sabu seberat 54,42 gram, 9 plastik klip kecil dan Hp.

Dengan barang bukti yang diamankan, pengedar sabu Sei Mati ini telah mendekam di sel Mapolres Pelabuhan Belawan. “Tersangka kita amankan di rumahnya,” kata Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP M R Dayan.

Penangkapan tersangka merupakan target operasi yang selama ini menjadi sasaran pihaknya, sebab di lokasi tersangka memasarkan sabu merupakan kawasan kampung narkoba yang akan dibersihkan dari pengedaran narkoba.

“Dari pengakuan tersangka barang itu diperolehnya dari pria berinsial D, kita masih lakukan pengembangan dan terus memberantas narkoba di kawasan basis yang rawan peredaran narkoba.” tutur Dayan. (fac/btr)

Mobil Pegawai Otoritas Bandara Ditabrak Kereta Api

ilustrasi

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Mobil Mitsubishi Xpander warna silver BK 1959 AAC yang ditumpangi pegawai Otoritas Bandara (Otban) Bandara KNIA ditabrak kereta api di perlintasan kereta api Pasar Sore Kecamatan Beringin Kabupaten Deliserdang, Kamis.(6/2) pagi. Tak ada korban jiwa pada peristiwa kecelakaan itu.

Informasi diperoleh, sebelumnya mobil jenis minibus yang dikemudikan Bani yang merupakan tata usaha pada Kemenhub di Dirjen Penerbangan, Kantor Otoritas Bandara Wilayah II melaju dari arah Lubukpakam menuju Bandara KNIA.

Tiba dilokasi kejadian, Bani kurang menghiraukan penyetopan atau pemberhentian yang dilakukan oleh Bagus Pribadi (22) petugas penjaga perlintasan rel kereta api. Disaat yang sama melintas kereta api dari arah Medan menuju Rantau Parapat dan menabrak bagian depan mobil Bani.

Beruntung bagi korban karena selamat dan hanya bagian depan mobil saja yang rusak. Tak berapa lama, tanpa dikomando langsung berkumpul disekitar lokasi kejadian. Korban yang hanya shock dan terkejut itu melanjutkan perjalanannya menuju Bandara KNIA. (btr)

Gelapkan Mobil Rental, Ashadi Yunan Divonis 1,6 Tahun Penjara

VONIS: Ashadi Yusnan, terdakwa kasus penggelapan mobil menjalani sidang putusan, Kamis (6/2).
VONIS: Ashadi Yusnan, terdakwa kasus penggelapan mobil menjalani sidang putusan, Kamis (6/2).
VONIS: Ashadi Yusnan, terdakwa kasus penggelapan mobil menjalani sidang putusan, Kamis (6/2).
VONIS: Ashadi Yusnan, terdakwa kasus penggelapan mobil menjalani sidang putusan, Kamis (6/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ashadi Yusnan (41) tertunduk lesu saat divonis dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara oleh majelis hakim yang diketuai Hendra Sutardodo. Terdakwa terbukti bersalah melakukan penggelapan mobil, dalam sidang di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (6/2). Dalam amar putusannya, terdakwa sah dan meyakinkan melanggar Pasal 372 KUHPidana.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Ashadi Yusnan dengan pidana 1 tahun 6 bulan penjara,” ucap Hendra.

Atas putusan ini, terdakwa langsung menerima sementara jaksa penuntut umum (JPU) Elisabet Panjaitan menyatakan pikir-pikir. Putusan ini lebih rendah dari tuntutan jaksa, yang sebelumnya menuntut terdakwa selama 3 tahun penjara.

Dikutip dari dakwaan Jaksa, bahwa pada hari Rabu tanggal 31 Juli 2019 Pada saat Ashadi datang menemui saksi korban bersama dengan Rony di Kafe Wati yang berada di Jalan Brigjen Katamso Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Medan Maimun.

“Ashadi mengatakan kepada Rony kalau terdakwa akan merental mobil saksi korban selama 1 minggu, kemudian Rony bersedia merentalkan mobilnya kepada Ashadi. Dimana harga sewa mobil tersebut Rp300 ribu per hari,” ujar Jaksa.

Lantas saksi korban menyerahkan kunci mobil dan STNK mobil saksi korban kepada terdakwa lalu terdakwa membawa pergi mobil saksi korban sendiri.

“Lalu pada saat tanggal 07 Agustus 2019 sudah jatuh tempo sewa mobil, Rony menelpon terdakwa untuk menanyakan mobilnya. Namun Rony menunggu terdakwa tidak datang juga untuk mengembalikan mobilnya,” ucap Jaksa.

Pada 9 Agustus 2019, Rony bersama istrinya mebuat janji bertemu dengan Rony di Kafe Wati. Saat bertemu di Kafe Wati, terdakwa tidak membawa mobil milik Rony, dengan alasan memperpanjangan sewa hingga tanggal 12 Agustus 2019. Dimana saat itu, terdakwa menyerahkan 1 lembar surat perjanjian sewa pakai mobil antara terdakwa dengan Tiur Maidah Saragih.

Kemudian, pada 12 Agustus 2019 Rony menelpon terdakwa dan menanyakan keberadaan mobil miliknya kepada Ashadi, lalu ia berdalih mengatakan bahwa mobil belum dikembalikan oleh Pihak Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara karena masih ada pelatihanan.

Karena tanggal 14 Agustus 2019 mobilnya juga belum dikembalikan terdakwa, maka saksi korban pergi mencari terdakwa ke alamat tempat tinggalnya. Korban bertemu dengan terdakwa.

Rony menanyakan kembali kepada terdakwa dimana mobilnya. Terdakwa mengatakan bahwa mobilnya masih dipakai.Kemudian Ashadi membayar uang sewa mobil Rp3 juta untuk pembayaran 10 hari. Setelah tidak pernah bertemu lagi dengan Ashadi.

Sejak saat itu terdakwa tak menggembalikan mobil milik korban. Akibat perbuatan terdakwa saksi korban mengalami kerugian sebesar Rp290 juta. (man/btr)

Perkelahian Pelajar Berujung Maut, Jenazah Samuel Nainggolan Diserahkan Kekeluarga

JENAZAH. Ibunda Samuel Nainggolan, Loide boru Lumbangaol tak kuasa menahan kesedihan kepergian sang buah hati saat menerima jenazah dari Polres Dairi dirumahduka Kelurahan Kuta Gambir. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
JENAZAH. Ibunda Samuel Nainggolan, Loide boru Lumbangaol tak kuasa menahan kesedihan kepergian sang buah hati saat menerima jenazah dari Polres Dairi dirumahduka Kelurahan Kuta Gambir. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

Polisi Proses SO Menurut Hukum yang Berlaku

JENAZAH. Ibunda Samuel Nainggolan, Loide boru Lumbangaol tak kuasa menahan kesedihan kepergian sang buah hati saat menerima jenazah dari Polres Dairi dirumahduka Kelurahan Kuta Gambir.  RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
JENAZAH. Ibunda Samuel Nainggolan, Loide boru Lumbangaol tak kuasa menahan kesedihan kepergian sang buah hati saat menerima jenazah dari Polres Dairi dirumahduka Kelurahan Kuta Gambir. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Isak tangis Loide boru Lumbangaol pecah saat peti jenazah anaknya Samuel Nainggolan (15) diturunkan dari mobil ambulance milik Polres Dairi, Kamis (6/2). Samuel merupakan pelajar SMP Swasta HKBP Sidikalang yang meninggal dunia akibat berkelahi dengan teman sekelasnya berinisial SO (14), Rabu (5/2).

Jenazah Samuel tiba dirumah orang tuanya Jalan Millip Simanjorang kompleka Sanawiyah Kelurahan Kuta Gambir Kecamatan Sidikalang. Ibunda korban Loide boru Lumbangaol menagis histeris karena tak mengira anaknya bisa minggal dunia. Kedatangan jenazah Samuel disaksikan ratusan warga sekitar dan dari kota Sidikalang. Serahterima jenazah dilakukan Kasat Reskrim AKP Junisar Rudianto Silalahi kepada wakil keluarga.

Pasca kejadian, jenazah Samuel dibawa ke rumahsakit Bhayangkara Medan guna keperluan autopsi dilakukan Polres Dairi. Kepada wartawan, Kasat Reskrim Polrea Dairi AKP Junisar Rudianto Silalahi mengatakan, proses hukum terhadap tersangka SO akan terus berlanjut. Sementara hasil outopsi masih menunggu dari RS Bhayangkara. Pasca perkelahian yang menyebabkan korban meninggal, tersangka sudah ditahan dan titip di tahanan anak di Rutan Kelas IIB Sidikalang di Jalan Rimo Bunga Desa Sitinjo 2 Kecamatan Sitinjo.

Teman satu kelas korban, Rita Naibaho kelas 9 saat melayat dirumahduka mengatakan, korban adalah anak baik. Dia tidak bandal. Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Swasta HKBP Sidikalang Ungkap Simamora ditemui dirumahduka mengatakan, mengaku prihatin atas kejadian menimpa anak didiknya. Ungkap menyebut, pasca kejadian itu pihak sekolah akan melakukan evaluasi pengawasan terhadap anak didiknya.”Pas pulang sekolah, guru dilarang pulang duluan supaya bisa memantau anak-anak,” katannya.

Diakui, orangtua pelaku merupakan warga Desa Ingin Maju KM 9 Kecamatan Siempat Nempu Hulu sudah dipanggil pihak sekolah. Sementara terhadap pelaku, sekolah masih menunggu proses hukum yang sedang berjalan.”Pelaku dikenakan sanksi pemecatan,”katanya.

Samuel Nainggolan siswa kelas 9 meninggal dunia dihalaman sekolah pasca berkelahi dengan teman satu kelasnya. Keduanya terlibat saling ejek yang berujung maut. Anak semata wayang dari almarhum Marulak Nainggolan dengan Loide boru Lumbangaol tersebut meninggal setelah diduga berkelahi dengan pelaku yang mendapat tendangan maut dari pelaku SO dibagian dada dan roboh. (rud/btr)

PSMS Bekuk PS Polresta Deliserdang 2-0

TEKEL: Pemain PSMS Medan ditekel pemain lawan saat laga ujicoba kontra PS Polresta Deliserdang di Stadion Teladan Medan, Rabu (5/2). triadi wibowo/sumut pos

Nasib Pemain Trial Ditentukan Hari Ini

TEKEL: Pemain PSMS Medan ditekel pemain lawan saat laga ujicoba kontra PS Polresta Deliserdang di Stadion Teladan Medan, Rabu (5/2).
triadi wibowo/sumut pos
TEKEL: Pemain PSMS Medan ditekel pemain lawan saat laga ujicoba kontra PS Polresta Deliserdang di Stadion Teladan Medan, Rabu (5/2). triadi wibowo/sumut pos

SUMUTPOS.CO – PSMS Medan berhasil membekuk PS Polresta Deliserdang dengan skor 2-0, pada laga ujicoba di Stadion Teladan Medan, Rabu (5/2) sore. Gol-gol Ayam Kinantan dicetak oleh Rahmad Hidayat dan Fiwi Dwipan.

Dari hasil pertandingan ujicoba ini, Pelatih PSMS Philip Hansen, mengaku segera menentukan nasib para pemain trial, apakah layak atau tidak untuk dikontrak.

“Untuk pemain trial, besok (hari ini, red) baru bisa diputuskan. Kami sudah mengetahui kualitas mereka,” ungkap Philip, usai memimpin tim menjalani laga ujicoba.

Seperti diketahui, ada 3 pemain yang tengah menjalani trial, yakni Dody Alfayed, Ikhwani Hasanuddin, dan Darma. Tim pelatih berencana menentukan nasib para pemain trial, setelah menjalani beberapa pertandingan ujicoba.

Dody Alfayed diketahui telah menjalani trial bersama PSMS selama sepekan. Sementara Ikhwani, baru sekitar 3 hari. Dan seorang pemain lagi, Darma, juga baru bergabung dan langsung dimainkan saat laga ujicoba ini.

Melihat kualitas pemain trial, Philip menyebutkan, ada beberapa pemain yang memenuhi kriterianya. Sehingga akan segera direkomendasikan ke manajemen untuk dikontrak.

“Mereka ada yang bagus. Siap bersaing dengan pemain lainnya. Makanya nanti kami (tim pelatih) akan rapat menentukan siapa saja yang akan dikontrak,” bebernya.

Sementara itu, Penasehat PSMS, Kodrat Shah mengatakan, seluruh pemain yang dikontrak untuk mengarungi Liga 2 2020 berdurasi pendek, yakni semusim saja. Namun, dia memastikan siap memperpanjang, bila mereka berhasil mengantarkan Ayam Kinantan meraih tiket promosi ke Liga 1 2021.

“Semua pemain memang dikontrak satu musim dulu. Karena takutnya nanti ada kendala. Tapi kalau kira-kira ada peluang lolos ke Liga 1, mereka tentu akan langsung diperpanjang kontraknya,” ujarnya, Selasa (4/2) lalu.

Karena itu, pria yang juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumatra Utara (Sumut) ini, mengharapkan, agar para pemain giat berlatih demi berjuang kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia tahun depan.

Kodrat tak ketinggalan menyarankan kepada Legimin Raharjo dan kawan-kawan untuk meningkatkan stamina. Dia menilai, saat ini kondisi fisik para pemain masih terlihat lemah.

“Harapan saya, masih ada waktu untuk lebih giat berlatih. Masih perlu latihan, dan fisik harus ditingkatkan, kecepatan juga. Harapan saya, tentunya PSMS bisa ke Liga 1,” katanya.

Seperti diketahui, PSMS sudah mengikat kontrak 22 pemain untuk mengarungi ketatnya persaingan Liga 2 2020. Rencananya, mereka masih akan menambah beberapa pemain baru, sebelum kick-off berlangsung pada pertengahan Maret mendatang. (tnc/isc/saz)

Pelindo 1 Optimalkan Pelayanan Ekspor CPO Nasional

SANDAR: Kapal pengangkut CPO sedang bersandar di Pelabuhan Dumai, belum lama ini.
SANDAR: Kapal pengangkut CPO sedang bersandar di Pelabuhan Dumai, belum lama ini.
SANDAR: Kapal pengangkut CPO sedang bersandar di Pelabuhan Dumai, belum lama ini.
SANDAR: Kapal pengangkut CPO sedang bersandar di Pelabuhan Dumai, belum lama ini.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 terus mengoptimalkan seluruh layanan bisnis dalam pengelolaan pelabuhan, salah satunya dalam mengoperasikan terminal curah cair di pelabuhan. Hal itu dilaksanakan di Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Dumai.

SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo 1, M Eriansyah menjelaskan, layanan terminal curah cair sangat prospektif dengan potensi ekspor komoditi Crude Palm Oil (CPO) yang terus meningkat. Sebab, CPO menjadi salah satu kontributor utama terhadap kinerja ekspor nasional.

“Sepanjang 2019, Pelabuhan Belawan melakukan ekspor CPO dan turunannya sebanyak 3.273.978 ton tumbuh 12,60% dibandingkan dengan tahun 2018 yang sejumlah 2.907.383 ton. Komoditi CPO dan turunannya ini diekspor menuju negara-negara di Asia Selatan seperti, Pakistan dan India serta ada juga yang diekspor ke Belanda,” terang Eriansyah.

Saat ini, Pelindo 1 memiliki fasilitas pipa terpadu di dermaga yang menghubungkan dengan ratusan tangki timbun CPO yang ada di area Pelabuhan Belawan. Pelayanan ini didukung dengan 84 jalur pipa, 6 loading point, serta dilengkapi dengan 3 unit tangki CPO dengan kapasitas masing-masing 3.000 Metrik Ton (MT).

Pelabuhan Belawan juga memiliki dermaga sepanjang 3.436 meter yang dilengkapi dengan 9 Mobile Crane, 4 Forklift Diesel, 1 Excavator, 5 Dump Truck, 4 Grab Bucket Guven, dan 4 Dry Bulk Hopper Guven. Sama halnya dengan Pelabuhan Dumai yang menjadi pelabuhan ekspor komoditi CPO terbesar di Pulau Sumatera.

“Pelabuhan Dumai mampu mengekspor CPO dan turunannya sebanyak 4.751.701 ton selama tahun 2019 untuk diekspor menuju India, China, Jepang, dan penjuru Eropa. Angka tersebut naik 5,77% dibandingkan dengan tahun 2018 yang sebanyak 4.492.454 ton,” terangnya.

Pelabuhan Dumai saat ini diproyeksikan sebagai pelabuhan ekspor CPO terbesar di Indonesia yang memiliki tiga dermaga yakni, Dermaga A sepanjang 348 meter untuk general cargo dan 20 meter untuk pelabuhan penumpang, Dermaga B sepanjang 800 meter untuk terminal curah cair, serta Dermaga C sepanjang 500 meter untuk peti kemas dan curah kering.

Seluruh fasilitas dan peralatan yang berada di Pelabuhan Dumai diantaranya, 1 Harbour Mobile Crane, 3 Mobile Crane, 1 Reach Staker, 3 Forklift, 4 Excavator, 8 Wheel Loader, 13 Dump Truck, 1 Mini Dozer, 9 Kapal Tunda, 9 Kapal Pandu, dan 1 Speed Boat. Dengan fasilitas yang ada, mendorong peningkatan nilai ekspor CPO setiap tahunnya, sehingga Pelindo 1 terus berupaya meningkatkan fasilitas bongkar muat untuk curah cair. (fac/ram)

Dampak dari Virus Corona, Harga Bawang Putih Naik

ISTIMEWA TUNGGU: Pedagang bumbu di Pusat pasar Medan sedang menunggu pembeli bawang putih.
ISTIMEWA TUNGGU: Pedagang bumbu di Pusat pasar Medan sedang menunggu pembeli bawang putih.

SUMUTPOS.CO – Harga bawang putih naik dua kali lipat bila dibandingkan dengan harga seminggu yang lalu. Kini, harga perencah ini berkisar Rp50.000 hingga Rp52.000 per kg. Dari harga sebelumnya berkisar Rp25.000 hingga Rp28.000 per kg.

Pedagang di Pasar MMTC, Jakson mengatakan kenaikan harga bawang putih tersebut terjadi setiap hari dalam kurun waktu sepekan terakhir.”Ini karena ada isu-isu virus corona di China itu,” tutur Jakson.

Kenaikan harga bawang putih itu secara bertahap. Mulanya, naik dari Rp25.000 per kg menjadi Rp28.000 per kg. Harga kemudian naik lagi hingga menembus angka Rp30.000 per kg pada akhir pekan lalu. Kemudian, pada Senin dan Selasa kemarin, harga sudah di atas Rp45.000 per kg.

Pedagang di Pasar Petisah, Rahmad juga mengatakan hal serupa. Menurut dia, kenaikan harga bawang putih tersebut terjadi di tingkat distributor.

“Sekarang kita ambil dari distributor sudah Rp45.000,” katanya.

Kenaikan harga bawang putih itu utama dipengaruhi oleh virus corona yang merebak di China. Merespon informasi itu, aksi spekulasi terjadi di pasaran. Sebab, sebagian besar bawang putih yang beredar di pasar Medan diimpor dari China. Sisanya barang impor dari India, itu pun sangat jarang pedagang yang menjualnya.

Aksi spekulasi importir dan distributor ini menyebabkan harga bawang putih ditingkat konsumen melambung signifikan. Padahal, sejauh ini pasokan bawang putih ke pedagang masih dalam kondisi normal.

Selain itu, kebijakan pemerintah menyetop sementara impor bawang putih dari China, untuk mencegah masuknya virus corona di Indonesia, semakin memperparah aksi penaikan harga bawang putih di pasaran.”Pasti besok akan naik lagi,” kata salah seorang distributor bawang,” katanya.

Dia menyebut, selama ini dia biasanya memasok bawang putih dari importir sebanyak 1 ton tiap hari. Dengan naiknya harga saat ini, pihaknya memilih untuk menambah pasokan hingga 2 ton tiap hari.

Penambahan itu dilakukan untuk menghindari kenaikan harga di tingkat importir pada hari berikutnya. “Soalnya, permintaan dari pedagang juga tinggi. Kan mereka berpikir besok akan naik lagi. Jadi dibeli banyak-banyak untuk stok,” jelasnya.

Begitupun, harga di konsumen akhir tetap naik karena aksi spekulasi yang dimainkan importir, distributor dan pedagang.

Salah seorang pembeli, Edi Yusuf mengatakan, sangat diberatkan dengan kenaikan harga bawang putuih tersebut. “Ini sudah terlalu mahal,” ucapnya.

Edi sendiri merupakan pengusaha rumah makan. Dalam sehari, dia biasanya menggunakan bawang putih sebanyak 10 kg. Dengan kenaikan harga bawang putih itu, dia terpaksa mengurangi pembelian. Imbasnya, dia terpaksa mengurangi bawang putih dalam campuran bumbu masak.

“Biasanya juga saya beli bawang putih cukup banyak untuk stok. Tapi sekarang tidak dulu karena mahal,” tandasnya.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang 2018 lalu, Sumatera Utara mengimpor bawang putih sebanyak 70,41 juta ton. Sebanyak 70,18 juta ton diimpor dari China, sisanya dari India. Sementara, pada 2019 angka ini mengalami penurunan signifikan. Tahun lalu, Sumut hanya mengimpor bawang putih sebanyak 29,24 juta ton.(gus/ram)