22 C
Medan
Saturday, January 31, 2026
Home Blog Page 4602

Serapan APBD Humbahas Hanya 84 Persen Selama 2019

Ilustrasi

Anggota DPRD: Proses Tender Lambat

Ilustrasi

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Humbang Hasundutan tahun 2019 yang hanya mencapai 84,47 persen atau senilai Rp921,1 miliar dari APBD Rp1,090 triliun. Terkait hal itu, dua anggota DPRD Humbahas mengaku kecewa. Keduanya menuding, rendahnya serapan anggaran akibat lambannya proses tender proyek.

“Target serapan anggaran harusnya mencapai 98 persen. Ini akibat kebijakan Bupati yang tidak tegas. Selama ini, Bupati kurang memperhatikan kinerja para OPD yang memiliki jumlah anggaran terbanyak.Proses tender lambat dilaksanakan. Kerjasama antara SKPD kurang. Dan penyelesaian SPJ masing-masing OPD juga lamban,” kata Politisi Gerindra, Moratua Gajah, Rabu (15/1).

Menurut dia, Bupati Dosmar Banjarnahor yang juga Ketua Partai PDI Perjuangan Humbahas, kurang mampu memotivasi para SKPD agar meningkatkan kinerjanya selama 2019. “Ini menjadi catatan buat Bupati untuk mengingatkan OPD masing-masing,” katanya.

Terkait hal itu, Komisi C DPRD berencana memanggil Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah untuk mempertanyakan hal tersebut. Selain itu, BPKPAD juga akan ditanyakan mengenai belum disampaikan realisasi anggaran dan Perbup APBD tahun 2020 ke DPRD.

“Ini akan kita rapatkan. Selain masalah serapan anggaran ini, kita juga akan mempertanyakan gaji ASN yang belum mereka terima sampai saat,” katanya.

Politisi Partai PSI, Poltak Purba, juga menyampaikan kekecewaan senada. Menurut dia, jika serapan anggaran hanya 84,47 persen, pemerintah telah memperlambat pembangunan.

“Kita sangat kecewa,” katanya.

Poltak mengaku, sejak proses APBD 2019 dimulai, dirinya sudah raku apakah anggaran akan terserap dengan baik. Pasalnya, proses tender lambat dilaksanakan. “Sehingga pembangunan pun terlambat,” katanya.

Selain itu, ia melihat masih ada pekerjaan fisik tahun anggaran 2019 yang belum selesai. Karena itu, ia berjanji akan mempertanyakan hal ini ke OPD terkait.

Ketua DPRD Humbang Hasundutan, Ramses Lumban Gaol, saat coba dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Rabu (15/1) , tidak mau menanggapi soal rendahnya serapan anggaran APBD 2019 Humbahas.

Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor, mengatakan belum bisa menanggapi soal serapan APBD. Menurut Ketua Partai PDI Perjuangan Humbahas ini, pihaknya masih menunggu laporan dari BPK untuk mengetahui total serapan anggaran 2019.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD), Jhon Harry Marbun melalui Kepala Bidang Akuntansi dan Perbendaharaan, Batara Siregar mengatakan, serapan APBD Humbahas 2019, baru terealisasi 84,47 persen atau mata uangnya senilai Rp 921,1 miliar dari APBD Rp1,09 triliun.

Namun serapan APBD Rp921 miliar itu masih angka sementara. Karena masih ada sejumlah OPD yang belum memasukkkan data serapan ke pihaknya. “Nanti finalnya setelah disampaikan ke BPK untuk diaudit, “ ujar Batara saat dihubungi, Selasa (14/1).

Dijelaskan Batara, realisasi serapan anggaran secara keseluruhan merupakan dari belanja modal dan belanja operasi. Untuk belanja modal dari anggaran Rp222,4 miliar, terealisasi Rp160,18 miliar atau 72 persen. Di antaranya, belanja modal tanah Rp507,6 juta, realisasi Rp395 juta atau mencapai 77 persen. Bbelanja modal peralatan dan mesin Rp53,8 miliar, realisasi Rp36,74 miliar. Belanja bangunan dan gedung dari Rp28,8 miliar, realisasi Rp25,14 miliar atau 87,29 persen.

Kemudian, belanja jalan, irigasi dan jaringan dari Rp124,23 miliar, realisasi Rp89,95 miliar atau 72,41 persen. Belanja aset tetap lainnya dari Rp15,06 miliar, realisasi Rp7,94 miliar atau 57,75 persen.

Untuk belanja operasi yang dilaokasikan untuk beberapa bagian, di antaranya belanja pegawai dari Rp416,2 miliar, terealisasi Rp395,14 miliar atau 94,94 persen. Belanja barang dari Rp 256,87 miliar, realisasi Rp174,76 miliar atau 68,04 persen. Belanja hibah dari Rp10,76 miliar, realisasi Rp 7,3 miliar atau 67,87 persen.

Selanjutnya, belanja bansos dari Rp1,04 miliar realisasi Rp916,2 juta atau 87,53 persen. Dan belanja bantuan keuangan Rp179,07 miliar realisasi 100 persen. “Jadi untuk belanja operasi dari jumlah anggarannya senilai Rp863,99 miliar, terealisasi Rp757,2 miliar atau 87,64 persen persen. Silpa ditentukan setelah diaudit,” pungkasnya. (des)

Tahun Ini, Pakpak Bharat Fokus Ekonomi Lokal

Luncurkan Tema Pembangunan

TEKAN TOMBOL: Pj. Bupati Pakpak Bharat, Asren Nasution, didampingi Sekda Sahat Banurea, Ketua DPRD, Sonni P Berutu, bersama para Wakil Ketua dan Kapolres AKBP Alamsyah P. Hasibuan, perwakilan Forkopimda, menekan tombol tanda peluncuran Tema Pembangunan Pakpak Bharat 2020, Rabu (15/1).
Tamba Tinendung/Sumut Pos

PAKPAK BARAT, SUMUTPOS.CO – Tahun 2020 ini, Pemkab Pakpak Bharat mengangkat tema pembangunan, yakni mengoptimalkan potensi ekonomi lokal menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat yang berbudaya.

Peluncuran Tema Pembangunan Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2020 itu ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Pj. Bupati Pakpak Bharat, Dr. H. Asren Nasution, MA, didampingi Ketua DPRD, Sonni P Berutu S.Th, bersama para Wakil Ketua dan Kapolres AKBP Alamsyah P. Hasibuan, SIK, MH, bersama perwakilan Forkopimda, di Balai Diklat Cikaok, Rabu (15/1).

Selain peluncuran tema, juga dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja di hadapan Pj. Bupati, dan Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2020 kepada seluruh pimpinan OPD, mulai dari Sekda, sampai ke para Camat oleh Pj. Bupati. Penandatanganan disaksikan para undangan dan para pejabat lingkup Pemkab Pakpak Bharat.

Pj. Bupati dalam arahannya menyatakan, penandatanganan perjanjian kinerja serta DPA yang diterima oleh pimpinan OPD, adalah sebuah amanah. “Sebagai ASN patriot bangsa, yang menerima apapun resikonya tanpa ragu-ragu, merupakan suatu kehormatan yang membuat kita tidak tertinggal dan ditinggalkan,” ucapnya.

Pj. Bupati meminta masing-masing OPD melakukan pemaparan pasca penerimaan DPA, sehingga pembangunan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Dan di akhir tahun tinggal menikmati hasil pekerjaan saja.

“Dengan diterimanya DPA, artinya hari ini sudah bisa dimulai pekerjaan untuk dapat segera dirasakan manfaatnya,” tutur Asren.

Asren meminta kepada seluruh pejabat yang hadir untuk memahami makna dari tema pembangunan yang telah diluncurkan. Kepada para komponen Forkopimda, beliau meminta juga agar terus mengawal pelaksanaan pembangunan.

Ketua DPRD yang didampingi Wakil Ketua, Elson Angkat, dan Mansehat Manik, mengutarakan pentingnya peluncuran tema serta penandatanganan perjanjian kinerja serta DPA.

“OPD harus berkolaborasi dan bekerja sama dengan seluruh komponen, baik itu internal maupun eksternal sehingga semakin kompak dan solid untuk akselerasi pembangunan,” ujarnya. (tam)

Jadi Agen BRILink Xpress, BRI Dorong Milenial Berwirausaha

KELUAR: Pelanggan saat keluar dari kafe yang pemiliknya sekaligus agen BRILInk Xpres.
ist
KELUAR: Pelanggan saat keluar dari kafe yang pemiliknya sekaligus agen BRILInk Xpres.
ist

SUMUTPOS.CO – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk akan memprospek wirausahawan milenial untuk menjadi Agen BRILink Xpress. Wirausahawan muda dengan usia hingga 35 tahun yang terpilih bakal menjadi agen yang dapat melakukan transaksi pembayaran layaknya agen Laku Pandai.

Selain itu, keunggulan layanan yang diberikan yaitu dapat melayani transaksi pembelian barang dan pembelian tiket transportasi melalui marketplace.

“BRI mengembangkan BRILink Xpress untuk para wirausaha muda berstatus lulusan mahasiswa S1 yang sudah memiliki rintisan usaha, tentunya yang memenuhi kriteria. Mereka akan dibekali dengan platform BRILink seperti EDC BRILink dan BRILink mobile, pendampingan dan pelatihan serta fasilitas kredit modal usaha,” ungkap Corporate Secretary Bank BRI Hari Purnomo dalam keterangan tertulis, Rabu (15/1).

Pengembangan produk ini, kata Hary, tidak terlepas dari kinerja moncer Agen BRILink yang tumbuh pesat sepanjang tahun 2019. Hingga Desember 2019, terdapat 422.160 agen, naik dari posisi Desember 2018 sebanyak 401.550 agen. Bila dirata-rata terdapat 56 Agen BRILink baru setiap hari.

“Kami meyakini minat generasi muda untuk berwirausaha sangat tinggi. Hal ini perlu diakomodir oleh perbankan, salah satunya dengan cara menjadikannya sebagai agen bank. Saat ini kami sedang melakukan piloting agen BRILink Xpress di Pulau Jawa. Setelah dilakukan evaluasi, baru kami akan coba di wilayah lainnya,” jelas Hari.

Diungkapkan Hary, selain mendorong inklusi keuangan, tingginya pertumbuhan Agen BRILink mampu meningkatkan tingkat literasi keuangan kepada masyarakat.

Hal ini sesuai dengan semangat pemerintah untuk membangun dan mengembangkan ekonomi yang berkelanjutan. (dtc/ram)

Pasar Tradisional Simpang Dolok Diresmikan

RESMIKAN: Bupati Batubara, Ir. H. Zahir, MAP, meresmikan Pasar Tradisional Desa Simpang Dolok, Datuk Lima Puluh, Batubara, Rabu (15/1).
Irmawan Muklis/Sumut Pos

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Bupati Batubara, Ir. H. Zahir, MAP, meresmikan Pasar Tradisional Desa Simpang Dolok, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batubara, Rabu (15/1).

“Selama ini pasar tradisional Simpang Dolok kerap memiliki image kotor, bau, sampah berserakan, kumuh dan semrawut. Namun sekarang, image itu coba diubah dengan membawa konsep baru, yaitu, konsep pasar sehat,” kata Bupati Zahir, saat acara peresmian.

Pasar sehat, kata Bupati, merupakan suatu upaya yang bersifat integratif dan sinergi. Kondisi pasar diharapkan bersih, aman, nyaman, dan sehat, sehingga seluruh aktivitas di dalam pasar berjalan sesuai tujuan dan peruntukannya.

“Saat ini, selain 16 pasar rakyat yang dikelola Pemkab Batubara, ada juga pasar milik perorangan, maupun yang dikelola BUMDES. Semua pasar ini bertujuan untuk menciptakan roda penggerak ekonomi kerakyatan dan menumbuhkembangkan ekonomi di Batubara,” katanya.

Zahir mengharapkan kerjasama dan bantuan pihak perbankan dan lembaga keuangan lainnya, untuk dapat membantu kredit ke para pedagang di Batubara.

Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Kabupaten Batubara, Margaretha Elly Silalahi mengatakan, ketika berbicara tentang pasar tradisional, umumnya image di tengah masyarakat adalah kondisi pasar yang kotor, semrawut, bau, dan image negatif lainnya.

“Kesan negatif ini kita coba kita ubah menjadi pasar yang bersih, teratur, dan tidak bau, dengan konsep pasar sehat,” kata Margaretha. (mag-14)

Luncurkan Buds Air, Realme Incar Pasar IoT

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Realme resmi meluncurkan dua produk terbarunya di Indonesia yakni Realme 5i dan Realme Buds Air di Jakarta (15/1). Realme 5i merupakan ponsel pelengkap dari seri sebelumnya Realme 5, Realme 5 Pro dan Realme 5s.

Ponsel ini memiliki empat kamera belakang, menjadi ponsel perdana Realme yang dirilis di Indonesia pada 2020.

Sementara Realme Buds Air merupakan headset wireless yang desain dengan ukuran yang ringkas berbobot 4,2 gram. Ini sekaligus membuat perangkat terasa ringan di telinga, namun memiliki kualitas suara yang sangat baik.

“Alasan mengapa kami meluncurkan Realme 5i di Indonesia adalah sebagai bentuk kesuksesan dan popularitas dari Realme series secara global di mana lebih dari 6 juga unit terjual hanya dalam waktu beberapa bulan saja,” ujar Direktur Marketing Realme Indonesia Palson Yi, saat peluncuran di Jakarta, Rabu (15/1).

Sementara itu, kata Palson, peluncuran Realme Buds Air hari ini menjadi bukti Realme menjadi merek gaya hidup teknologi dan juga bagian dari strategi di 2020 untuk sepenuhnya masuk ke industri IoT.

“Realme berusaha keras untuk membangun pengalaman Dare-to-Leap dengan perangkat keras premium (smartphone & produk IoT), perangkat lunak dan layanan di setiap segmen harga untuk semua anak muda,” jelasnya.

Di Indonesia, Realme 5i hadir dalam pilihan warna Ocean Blue dan Forest Green. Ponsel ini dibanderol sebesar Rp 1.799.000 untuk varian 3 GB/32 GB, Rp 1.999.000 untuk varian 4 GB/64 GB, dan Rp 2.299.000 untuk varian 4 GB/128 GB.

Realme 5i 3 GB/32 GB dan 4 GB/64 GB akan mulai dijual di Indonesia secara eksklusif di e-commerce Shopee dan Realme.com mulai hari ini pukul 18.00 WIB.

Varian 4 GB/128 GB akan menyusul dipasarkan pada Februari mendatang.

Sementara, Realme Buds Air dibanderol dengan harga Rp 899.000, dan untuk Flash Sale Pertama ini akan dimulai pada 20 Januari 2020 dengan harga Rp 599.000. (dtc/ram)

Traveloka Gandeng BNI

SALURKAN PEMBIAYAAN: Direktur Bisnis Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo (tiga dari kanan) dan President Traveloka Group Operations Henry Hendrawan (dua dari kanan) menandatangani Perjanjian Kerja Sama Kemitraan BNI Kredit Konsumer melalui Traveloka PayLater di Jakarta, Rabu (15/1).
ist
SALURKAN PEMBIAYAAN: Direktur Bisnis Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo (tiga dari kanan) dan President Traveloka Group Operations Henry Hendrawan (dua dari kanan) menandatangani Perjanjian Kerja Sama Kemitraan BNI Kredit Konsumer melalui Traveloka PayLater di Jakarta, Rabu (15/1).
ist

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Perusahaan teknologi penyedia layanan traveling dan gaya hidup Traveloka menggandeng PT Bank Negara Indonesia (BNI) guna memperluas kemudahan akses kredit PayLater bagi pengguna aplikasi tersebut.

“Ini adalah kerja sama strategis jangka panjang antara bank dan digital platform untuk mempermudah customer mengakses dan alternatif pembayaran di aplikasi Traveloka melalui fitur PayLater,” kata President of Traveloka Group Operation Henry Hendrawan di BNI Tower Pejompongan Jakarta, Rabu (15/1).

Direktur Bisnis Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, selain mempermudah pengguna Traveloka, BNI juga melihat hal ini sebagai langkah BNI untuk memperluas ekspansi serta menambah kenyamanan nasabahnya.

“Ini adalah strategi yang tepat buat di era sekarang, dan milenial merupakan fokus pasar BNI dan Traveloka yang potensinya besar. BNI dan Traveloka akan kolaborasi untuk memberikan layanan yang lebih luas bagi pengguna dan nasabah,” kata Anggoro.

Selain milenial, baik Henry dan Anggoro sepakat bahwa kemitraan di antara keduanya diperuntukkan bagi pengguna yang “underbanked” di Indonesia.”Undebanked” merupakan masyarakat yang memiliki rekening bank, tetapi masih menghadapi keterbatasan akses ke layanan keuangan seperti kartu kredit dan Kredit Tanpa Agunan (KTA) karena berbagai alasan, salah satunya riwayat kredit yang terbatas.

“Melalui kemitraan ini, kami ingin secara konsisten menghadirkan layanan terbaik khususnya untuk pengguna yang Traveloka underbanked di Indonesia,” ujar Henry.

Sementara itu, selama 2020, dukungan dari BNI untuk Traveloka PayLater rencananya akan menggarap potensi penyaluran dana hingga Rp 6 triliun. Nantinya, dana tersebut akan dialokasikan kepada sekitar satu juta pengguna Traveloka PayLater selama 2020. (jpc/ram)

Perubahan Skema Pensiun PNS Belum Diputuskan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejak diwacanakan pada 2014, pembahasan perubahan skema tunjangan pensiun untuk PNS tak kunjung diputuskan. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo menuturkan, saat ini masih dilakukan pembahasan sejumlah opsi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

’’Baru disampaikan opsi-opsi dulu. Alternatif satu, alternatif dua, (alternatif, Red) tiga. Untuk jangka panjang,’’ kata Tjahjo di kantor wakil presiden kemarin (14/1). Senin (13/1) Tjahjo mengikuti rapat pembahasan skema tunjangan pensiun PNS bersama Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Mendagri Tito Karnavian, serta pejabat lainnya.

Tjahjo menyatakan, salah satu urusan reformasi birokrasi adalah sistem penggajian. Saat ini dikaji sistem single salary alias gaji tunggal. Maksudnya, PNS akan menerima gaji secara gelondongan. Tidak ada lagi tunjangan rapat, perjalanan dinas, dan lain-lain.

Selain itu, penataan atau reformasi birokrasi berkaitan dengan tunjangan pensiun. Tjahjo menegaskan, yang berwenang mengenai tunjangan pensiun adalah Kemenkeu. Sebab, itu terkait dengan beban APBN. Kemudian, Mendagri dilibatkan karena berurusan dengan pejabat-pejabat di instansi daerah.

Pada sistem pensiun saat ini, kata dia, iurannya diambil dari PNS dan pemerintah. Sistem itu dikenal dengan sebutan pay-as-you-go. PNS yang sudah pensiun mendapat gaji pensiun 75 persen dari gaji pokok terakhirnya.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia (UI) Lina Miftahul Jannah menyatakan, selama ini beredar dua opsi pensiun PNS. Yakni, pay-as-you-go seperti saat ini atau model baru fully funded. Model baru itu sama seperti yang banyak berlaku di perusahaan swasta.

Dengan sistem fully funded, PNS bisa menerima uang pensiun lebih besar. Dengan catatan, jika ingin uang pensiun besar, iuran dana pensiun yang dibayarkan juga besar. Dengan sistem penggajian PNS saat ini, Lina memperkirakan PNS berkeberatan jika membayar iuran pensiun besar. Sebaliknya, jika sistem gajinya sudah model single salary, PNS diperkirakan tidak berkeberatan apabila harus membayar iuran pensiun besar. Sebab, gajinya sudah banyak.

Sementara itu, Tjahjo Kumolo mengumumkan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) rekrutmen CPNS 2019 digelar mulai 27 Januari. Pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi diminta mempersiapkan diri.

Berdasar data Kementerian PAN-RB, jumlah pelamar CPNS 2019 mencapai 4.197.218 orang. Pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi berjumlah 3.364.897 orang. Mereka berebut kuota CPNS baru sebanyak 152.286 kursi. Perinciannya, pemerintah pusat 37.425 kursi dan pemerintah daerah 114.861 kursi.

Tjahjo mengatakan, soal untuk SKD sudah diterima dari Kemendikbud. Disinggung mengenai tingkat kesulitan soal ujian dibandingkan dengan rekrutmen 2018, dia menjawab diplomatis. ’’Saya enggak tahu ya karena yang nyusun soal itu tim beberapa perguruan tinggi,’’ jelasnya.

Mantan Mendagri itu mengungkapkan bahwa tes tersebut digelar mulai 27 Januari hingga Februari. Terkait kuota, kata dia, disesuaikan dengan kebijakan pemerintah untuk perampingan birokrasi dan zero growth. Yakni, rekrutmen CPNS maksimal sama dengan jumlah PNS yang akan pensiun. (jpnn/btr)

Guru PNS dan Jumlah Siswa Terus Berkurang Disdik Dairi Grouping SD

ILUSTRASI: Seorang guru SD honor saat bersama muridnya. Sudah setahun uang insentif guru honor SD
ILUSTRASI: Seorang guru SD honor saat bersama muridnya.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kabupaten Dairi mengalami kekurangan guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS), plus jumlah siswa yang terus menurun. Merespon kondisi ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Dairi melakukan grouping atau pengelompokan sekolah dasar (SD) yang berdekatan.

“Tenaga pendidik/guru untuk tingkat pendidikan SD di Dairi sangat kurang. Jumlah guru PNS yang mengajar di SD sebanyak 1.706 orang. Sebelumnya, jumlah SD di Dairi 253 sekolah. Setelah dilakukan pengelompokan, menjadi 244 sekolah. Pengelompokan ini berlaku Januari 2020 dan akan terus berlanjut. Fokus pada sekolah yang berdekatan,” kata Kepala Bidang Pendidikan SD pada Dinas Pendidikan Dairi, Elvis Panggabean, Selasa (14/1).

Saat ini, masih terdapat SD yang guru PNS-nya hanya satu orang, yaitu kepala sekolah. Hal itu terdapat pada SD Kuta Karangan dengan jumlah siswa 45 orang, SD Parbuluan Sitohang dengan jumlah siswa 61 orang, SD Sonsang dengan jumlah siswa 53 orang, SD 23 Sumbul dengan jumlah siswa 47 orang, SD 72 Soban dengan jumlah siswa 45 orang, SD Lau Pangkeruken dengan jumlah 51 orang. Dan masih terdapat SD lain, yang guru PNS-nya 2-6 orang.

Padahal, lanjut dia, seyogianya satu SD memiliki minimal 11 guru PNS, dengan rata- rata 6 rombongan belajar (Rombel). Bahkan di Kecamatan Pegagan Hilir terdapat 60 orang guru PNS di 17 sekolah dasar. Untuk mengantisipasi kekurangan guru, kepala sekolah merekrut tenaga honorer, sehingga tenaga pengajar di sekolah itu mencukupi. Sebab minimnya guru PNS di SD sangat mempengaruhi kualitas pendidikan.

Menurut Elvis, semakin sedikit siswa di sekolah, semangat guru PNS menurun. Dampaknya, guru sering meminta pindah ke sekolah lain. Oleh sebab itu, Dinas Pendidikan Dairi akan terus melakukan pengelompokan dan pemerataan guru, sehingga tidak ada lagi sekolah yang guru PNS-nya satu orang.

“Memang ada kendala pada pengelompokan termasuk orangtua siswa. Karena itu kita akan terlebih dahulu menyosialisasikan dengan mengundang camat, guru, tokoh masyarakat dan orangtua siswa,” sebut Elvis. (rud)

Mau Auto Kaya? Cukup Pakai Smartfren

BERSAMA: Manajemen Smartfren berfoto bersama pemenang Smartfren WOW Tahaf 4 di Jakarta beberapa waktu yang lalu.
ist
BERSAMA: Manajemen Smartfren berfoto bersama pemenang Smartfren WOW Tahaf 4 di Jakarta beberapa waktu yang lalu.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Masih belum punya rumah juga di tahun 2020 atau masih belum punya mobil dan motor? Gak perlu nunggu lama untuk mimpi jadi kaya dulu. Untuk jadi kaya, tentunya perlu bekerja keras, berusaha dan terus belajar.

Jangan khawatir, masih ada cara yang lebih yang bisa buat kamu cepet kaya. Eitzz, buat kamu yang mau auto kaya di tahun 2020, kalian cukup pakai Smartfren saja. Dengan menggunakan kartu Smartfren, Anda punya kesempatan punya rumah, mobil dan motor setiap bulannya. Ya, Smartfren bisa buat kamu auto kaya lewat program Undian Smartfren WOW.

“Smartfren lewat program undian Smartfren WOW, memberikan kesempatan bagi para pelanggan untuk mewujudkan mimpinya memiliki rumah, mobil, vespa dan juga ribuan hadiah lainnya setiap bulan, jadi mulai sekarang pakai Smartfren kumpulkan SmartPoin dan ikutan undian Smartfren WOW.” Ujar Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren.

Sudah banyak pelanggan Smartfren menjadi miliarder karena menang program Undian Smartfren WOW. Pertama, ada Saeful Mustofa, seorang satpam sekolah di Tegal sekaligus pengemudi ojek online yang kaya mendadak karena dapat rumah dari Undian Smartfren WOW tahap pertama.

Kedua, Miftahul Jannah asal Malang, seorang istri buruh bangunan yang memiliki dua anak juga menjadi miliarder karena menjadi pemenang hadiah utama Undian Smartfren WOW tahap kedua. Miftahul merupakan seorang ibu rumah tangga berusia 48 tahun dengan dua orang anak. Saat ini ia masih menumpang tinggal di rumah orang tuanya, suami Miftahul merupakan seorang buruh bangunan lepasan.

Kemudian ada Rizki Budiansyah asal Purwakarta, sehari-harinya Rizky bekerja sebagai tukang giling bakso di Pasar Anyar Purwakarta. Keinginan hidupnya juga tidak neko-neko. Ia tipe orang yang sederhana dan tidak banyak mau. “Kalau nyicil rumah nggak ya, soalnya saya itu penghasilan per bulan Rp 2 juta, (hanya) cukup buat kehidupan sehari-hari saja,” ujar Rizky.

Terakhir, Ratna Maya Aulia seorang pramusaji asal Lampung, menjadi miliarder karena menjadi pemenang utama Undian Smartfren WOW dengan hadiah rumah senilai miliaran rupiah.

Dari pengundian Smartfren WOW, ada berbagai kalangan yang mendapatkan kesempatan untuk menjadi kaya. Nah, saat ini yang paling mudah dan cepat, yaitu lewat menang undian terutama Undian Smartfren WOW.

Buat kamu yang mau kaya gampang saja, tinggal pakai kartu Smartfren, download aplikasi MySmartfren, kumpulkan SmartPoin dan tukarkan ke kupon undian Smartfren WOW. Selain ditukar ke kupon undian, pengguna juga bisa mendapatkan beragam potongan harga untuk kopi dan makanan favoritmu lewat WOW Deals, hingga pulsa dan juga paket internet. (rel/ram)

Airlangga Umumkan Pengurus Partai Golkar Periode 2019-2024

UMUMKAN Airlangga Hartarto Umumkan Pengurus Golkar Periode 2019-2024.
UMUMKAN Airlangga Hartarto Umumkan Pengurus Golkar Periode 2019-2024.
UMUMKAN Airlangga Hartarto Umumkan Pengurus Golkar Periode 2019-2024.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Partai Golkar 2019-2024 Airlangga Hartarto telah merampungkan struktur baru kepengurusan partai tersebut.

Pengurus harian yang dimaksud adalah Ketua Umum, Sekjen, Bendahara Umum, para Wakil Ketua Umum, para Ketua Bidang, para Wakil Sekjen dan para Wakil Bendum. Sementara Kepala Badan tidak termasuk dalam pengurus harian.

“Kepengurusan ini sudah memperhatikan Undang-Undang Partai Politik dengan ketentuan pengurus perempuan sebesar minimal 30%, Kepengurusan ini juga inklusif, sudah mengakomodir semua elemen. Baik perempuan, millenial dan dari unsur-unsur yang lain,” kata Airlangga dalam keterangannya, Rabu (15/1).

Dalam kepengurusan ini juga memperhatikan keterwakilan perempuan 30 persen. Kader milenial seperti Putri Komarudin, Dyah Roro, Christina Aryani juga masuk di jajaran pengurus harian. Berikut susunan kepengurusan Partai Golkar 2019-2024:

Ketua Umum Airlanga Hartarto, Wakil Ketua Umum Kahar Muzakkir,Ahmad Doli Kurnia Tanjung, Azis Syamsuddin, Agus Gumiwang Kartasasmita, Hetifah Sjaifudian, Rizal Mallarangeng, Melchias Markus mekeng, Roem Kono,Nurul Arifin, Nurdin Halid, Bambang Soesatyo. Sekretaris Jenderal Lodewijk F Paulus, Bendahara Umum Dito Ganinduto, Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie,

Wakil Ketua Zaenudin Amali dan Ketua Dewan Kehormatan Akbar Tandjung. Kemudian

Ketua Dewan Penasehat Jendral (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, Ketua Dewan Pakar Agung Laksono selanjutnya Ketua Dewan Etik, Mohamad Hatta. (cnn/btr)