29 C
Medan
Saturday, January 31, 2026
Home Blog Page 4608

Kutip Sisa Getah, Seorang Kakek Dibui

ILUSTRASI

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Samirin (68), warga Huta Dolok Maraja, Kecamatan Dolok Maraja, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara harus mendekam di sel tahanan karena mengutip sisa getah rambung seberat 1,9 kilogram senilai Rp17.480 milik PT Bridgestone Sumatra Rubber Estate.

Menggunakan kantong plastik bewarna merah, Samirin mengumpulkan sisa getah rambung yang diambil dari tiap mangkuk yang menempel di beberapa pohon rambung milik perusahaan tersebut pada 17 Juli 2019 lalu. Kejadian itu terjadi seusai dirinya mengembala lembu miliknya.

Tindakan Samirin kemudian dipergoki oleh dua petugas satuan pengamanan bernama Sandra dan Nurliono yang kebetulan sedang berpatroli.

Akibat tindakannya, Samirin ditangkap dan diproses hukum dan kini dijerat Pasal 107 Huruf d UU No 39/2014 karena telah memungut dan memanen hasil perkebunan.

Dia diancam pidana kurungan selama 10 bulan. Samirin sudah ditahan sejak 27 November 2019 di Lapas kelas II Pematangsiantar. Pak Samirin tidak ada didampingi kuasa hukum mulai pemeriksaan di tingkat Polsek Serbelawan hingga pembacaan tuntutan

Sepri Ijon Saragih, seorang praktisi hukum di Kabupaten Simalungun, kemudian memberikan pendampingan hukum terhadap pria malang tersebut.

Ijon mengatakan, sejak ditahan hingga pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum pada 7 Januari 2020, Samirin sama sekali tidak pernah mendapat pendampingan hukum.

“Pak Samirin tidak ada didampingi kuasa hukum mulai pemeriksaan di tingkat Polsek Serbelawan hingga pembacaan tuntutan. Karena itu kami siap mendampingi Samirin di persidangan pada Rabu besok,” ungkap Ijon, Selasa 14 Januari 2020.

Ijon juga menyayangkan PT Bridgestone yang tidak mentolerir tindakan Samirin. Perusahaan tersebut diketahui berkantor di Dolok Merangir, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

“Harusnya kan ada toleransi, ada langkah pembinaan terhadap hal-hal seperti ini. Kami akan upayakan langkah pembelaan besok. Mudah-mudahan bisa didengarkan,” ungkap Ijon.

Sidang lanjutan kasus Samirin akan digelar pada Rabu 15 Januari 2020 di Pengadilan Negeri Simalungun dengan agenda nota pembela atau pledoi. (bbs/azw)

Garena Gelar Free Fire Master League

GAME: Ariel ‘Noah’ bersama Produce Garena Free Fire menunjukkan game di hanphone usai konferensi pers Free Fire Master League di Jakarta.
ist
GAME: Ariel ‘Noah’ bersama Produce Garena Free Fire menunjukkan game di hanphone usai konferensi pers Free Fire Master League di Jakarta.
ist

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Garena menggelar turnamen Free Fire Master League dengan total hadiah Rp 1,2 miliar. Menggunakan format liga, 6 tim teratasnya akan menerima tiket langsung ke babak grand final turnamen tingkat selanjutnya yaitu Free Fire Indonesia Masters 2020 Spring.

“Garena Free Fire paling populer rata-rata dengan penonton terbanyak. 2020 sendiri kami berkomitmen melakukan program eSport kami adalah struktur profesional league kami, Free Fire Master League season pertama. Ini adalah liga eSport profesional yang akan diikuti 24 tim dengan hadiah terbesar kami so far. Tim Ariel Noah juga join di Master League kami,” ujar Christian Wihananto Produce Garena Free Fire menyampaikan dalam konferensi pers di CGV Pasific Place, Jakarta, Selasa (14/1).

Dijelaskan oleh Christian, tahun 2020 Garena sangat ambisius untuk projek-projek yang ada karena tahun ini adalah tahun yang sangat baik bagi Free Fire. Menurutnya, secara global ada 260 juta kali download yang membuat Free Fire masuk game yang secara global paling banyak di download.

“Saya nggak bisa kasih angka pasti tapi Indonesia masih top 3 untuk downloader,” tuturnya. Masih kata Christian, di Indonesia sendiri untuk pemain Free Fire sangatlah banyak. Selain itu dari segi statistik seperti download dan revenue tetap naik sepanjang tahun.

“Tetapi tetap di atas lebih sulit daripada berusaha jadi yang berada di atas, jadi kami selalu berusaha membangun ekosistem,” sambungnya.

Di turnamen kali ini, tim yang telah berpengalaman seperti EVOS Esport yang menjadi juara dunia di turnamen internasional Free Fire World Cup 2019, dan Islands of Gods yang menjuarai liga regional Free Fire Asia Invitationals 2019 juga ikut bertanding.

Pertandingan akan dilaksanakan setiap hari Senin sampai Jumat pukul 19.00 – 22.00 di tanggal 14 Januari – 14 Februari 2020 dan bisa disaksikan secara streaming di akun YouTube Garena Free Fire Indonesia. (dtc/ram)

Morris Garage Segera Masuk Indonesia

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara, memastikan tahun ini hadir satu merek otomotif global di pasar otomotif Indonesia, yakni Morris Garage.

Kukuh mengatakan, Morris Garage (MG) sudah mendaftarkan diri sebagai salah satu anggota Gaikindo terhitung sejak awal 2020.

“MG sudah daftarkan diri ke Gaikindo,” ungkap Kukuh kepada awak media, di pameran Taipe Ampa, Jakarta Pusat, Selasa (14/1).

MG merupakan produsen mobil asal Tiongkok sebagai anak perusahaan dari SAIC (Shanghai Automotive Industry Corporation).

SAIC sendiri sejatinya sudah bermain di pasar otomotif tanah air, melalui perusahaan patungan dengan Wuling Motor dan General Motor (GM) yakni SGMW, yang memproduksi brand Wuling.

Salah satu model SUV MG Hector di pasar India, merupakan platform Wuling Almaz yang diproduksi di Indonesia.

“MG salah satu anak perusahaa SAIC. Nah Wuling Motor itu salah satu milik mereka,” jelas Kukuh lagi.

Saat disingung model apa saja yang bakal dipasarkan MG di Indonesia, Kukuh belum mau membocorkannya. Kukuh hanya mengatakan tunggu saja waktunya.

“Saya tidak tahu soal itu. Kita lihat aja mungkin aja nanti di GIIAS 2020 MG akan nongol atau tidak. Tapi yang jelas MG sudah daftar dan mau jadi anggota Gaikindo,” tandasnya. (kpc/ram)

Telkomsel dan MDI, Investasi di Roambee

APLIKASI: Pengguna Telkomsel saat menunjukkan aplikasi antara Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) dan Roambee, startup penyedia layanan di bidang logistik dan pemantauan asset berbasis internet-of-things (IoT).  Sinergi antara Telkomsel dan Roambee mampu mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk lebih menerapkan teknologi digital di setiap lini operasionalnya.
APLIKASI: Pengguna Telkomsel saat menunjukkan aplikasi antara Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) dan Roambee, startup penyedia layanan di bidang logistik dan pemantauan asset berbasis internet-of-things (IoT). Sinergi antara Telkomsel dan Roambee mampu mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk lebih menerapkan teknologi digital di setiap lini operasionalnya.

SUMUTPOS.CO – Unit ventura Telkomsel, Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) bersama MDI Ventures mengumumkan pendanaan seri B1 untuk Roambee, startup penyedia layanan di bidang logistik dan pemantauan asset berbasis internet-of-things (IoT). Investasi TMI dan MDI Ventures untuk startup yang berasal dari Amerika Serikat tersebut juga mencerminkan tingginya potensi pasar industri digital Indonesia untuk menarik startup skala global yang telah memiliki portfolio di berbagai negara yang berbeda.

Didirikan pada tahun 2013, Roambee konsisten menghadirkan solusi smart logistics dan asset monitoring berbasis IoT untuk membantu pelanggannya memiliki sistem supply chain digital terdepan yang mampu meningkatkan bisnis perusahaan. Solusi yang dihadirkan oleh Roambee telah dipercaya lebih dari 300 perusahaan di seluruh dunia, meliputi T-Mobile, Huawei, Oracle, dan Accenture. Saat ini, Roambee yang berpusat di Santa Clara, California, Amerika Serikat, telah memiliki kantor perwakilan di Meksiko, Brasil, Jerman, Afrika Selatan, Uni Emirat Arab, India, dan Malaysia.

CEO TMI Andi Kristianto mengatakan, pihaknya sangat antusias dapat bermitra bersama Roambee melalui pendanaan ini. Sebagai digital telco company, layanan IoT merupakan salah satu mesin pertumbuhan bisnis digital Telkomsel.

“Sinergi dengan startup berskala global yang telah memiliki portfolio penyediaan solusi logistik dan monitoring berbasis IoT terpercaya seperti Roambee tak hanya akan menambah portfolio IoT Telkomsel namun juga membuka peluang inovasi baru untuk menghadirkan teknologi IoT yang semakin matang dan tepat guna bagi pelaku di industri. Selain itu, hadirnya Roambee juga mencerminkan potensi pasar Indonesia yang tengah berkembang pesat dan menjanjikan di industri IoT khususnya, dan industri telco digital pada umumnnya,” ujarnya.

CEO Roambee, Sanjay Sharma mengatakan, pihaknya senang dapat bermitra dengan Telkomsel dan memberikan solusi bersama ke pasar Asia untuk merampingkan logistik pelanggan kami di baik di dalam maupun luar negeri.

“Kolaborasi dengan Telkomsel memungkinkan Roambee untuk memanfaatkan ekosistem Telkomsel yang lengkap, seperti jangkauan dan infrastruktur telekomunikasi masa depan Telkomsel, serta jaringan sales enterprise yang luas untuk menghadirkan solusi monitoring bagi perusahaan-perusahaan Indonesia dan Asia. Konvergensi perangkat keras sensor IoT, konektivitas data, dan aplikasi merupakan salah satu peluang bisnis terbesar dalam operasi supply chain. Telkomsel dan Roambee akan dapat mengakselerasi transformasi tersebut,” ungkapnya.

Telkomsel sendiri juga tengah gencar mengembangkan jangkauan teknologi Narrow Band – Internet of Things (NB-IoT) sehingga sinergi dengan Roambee juga dapat menambah use-case pengembangan IoT Telkomsel yang dapat mendukung bisnis enterprise Telkomsel serta perwujudan Industry 4.0.

“Kami berharap sinergi antara Telkomsel dan Roambee mampu mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk lebih menerapkan teknologi digital di setiap lini operasionalnya. Hal tersebut sejalan dengan komitmen Telkomsel untuk mengakselerasi Industry 4.0 dengan memperluas inovasi-inovasi IoT untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas industri Tanah Air sekaligus membentuk Indonesia menjadi negara yang mampu memanfaatkan teknologi digital untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia,” tutup Andi. (rel/ram)

Tanam Perdana 4 Ha Cabai dan Bawang Merah di Kebun Tanjungkasau

Gubsu Harapkan Bisa Atasi Inflasi

TANAM PERDANA: Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menghadiri Tanam Perdana Cabai Merah dan Bawang Merah di areal PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU) Kebun Tanjungkasau, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batubara, Selasa (14/1).

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Penanaman perdana dihadiri Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dan Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi, Selasa (14/1). Gubernur didampingi Bupati Batubara H Zahir, Wakil Bupati Batubara Oky Iqbal Frima dan Dirut PT PSU Gazali Arief, memasuki areal bedeng dan menanam bibit cabai dan bawang.

Sembari meninjau lahan, Edy menyimak penjelasan terkait teknis dan teknologi pertanian yang diterapkan.

“Kedua komoditas ini bisa dibilang yang paling sering mempengaruhi inflasi yang terjadi di Sumut. Apalagi, cabai. Mudah-mudahan penanaman yang kita lakukan ini akan menjadi langkah awal untuk menyelesaikan permasalahan inflasi di masa depan,” ujar Edy saat diwawancara usai penanaman.

Selain itu, Edy juga mengimbau agar dibentuk pusat edukasi untuk masyarakat bisa belajar tentang inovasi pertanian. Sehingga, selain menjawab masalah inflasi, juga membantu meningkatkan kesejahteraan petani.

“Mudah-mudahan, kabupaten/kota lain juga menyusul. Sehingga, komoditas pokok di tempat kita terpenuhi, bahkan kalau bisa kita kirim ke luar Sumut. Saya yakin itu bisa karena tanah kita subur-subur,” ucap Edy.

Pada kesempatan itu, pertemuan dengan seluruh kepala desa di Kabupaten Batubara juga dilakukan. Edy memberi semangat dan motivasi untuk berlomba-lomba mewujudkan kesejahteraan di desa masing-masing.

Sebelumnya, Bupati Batubara Zahir menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Gubernur, Ketua TP PKK Sumut, beserta rombongan Pemprov Sumut. Penanaman cabai dan bawang merah di Batubara, kata Zahir, merupakan wujud Pemkab Batubara untuk mendukung arahan Gubernur untuk menjadikan Sumut sebagai provinsi agraris.

“Kami di Batubara senantiasa mendukung segala kebijakan Gubernur. Kami ucapkan terima kasih untuk dukungan yang juga diberikan pada kami melalui Dinas Pertanian Sumut berupa Cold Storage untuk mempertahankan keawetan komoditas cabai yang mudah membusuk,” ungkap Zahir.

Selanjutnya, Zahir pun menerangkan beberapa rencana pengembangan yang akan dilakukan di Batubara. Beberapa di antaranya yakni membuat kampung tenun, kampung jepang, pemetaan potensi-potensi desa, kampung inggris, dan pembukaan kilang gas pindahan bontang.

Dirut PT PSU Gazali Arief menjelaskan bahwa areal penanaman awal dilakukan pada areal seluas empat hektare dengan jumlah bibit bawang merah 93.600 bibit per hektare dan cabai merah 25.000 bibit per hektare.

“Ke depannya akan dilanjutkan sebanyak 20 hektare, 10 hektare cabai dan 10 hektare bawang. Untung per hektare untuk per musim tanam kita perkirakan 300 juta,” jelasnya.

Turut hadir dalam penanaman perdana tersebut Asisten Administrasi dan Pemerintahan Setdaprov Sumut Arsyad Lubis, Kepala Dinas Pertanian Sumut Dahler Lubis, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Hasibuan, Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Hendra Dermawan, Ketua TP PKK Batubara Maya Indri Zahir, unsur Forkopimda Batubara, mewakili OPD Pemprov Sumut dan Batubara, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara Wiwiek Sisto Widayat, Kepala OJK Regional Sumbagut Yusuf Ansori, para kepala desa dan masyarakat. (prn/azw)

APBD Humbahas Terserap 84 Persen Selama 2019, Silpa Humbahas Diperkirakan Rp169 M

Ilustrasi
Ilustrasi APBD

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Humbang Hasundutan tahun 2019 lalu, ternyata tidak mencapai target 90 persen. Serapan APBD tahun lalu hingga 31 Desember 2019 baru realisasi mencapai 84,47 persen atau mata uangnya senilai Rp921.100.918.308 miliar dari APBD Rp1.090.413.449.847 triliun.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD), Jhon Harry Marbun melalui Kepala Bidang Akuntansi dan Perbendaharaan, Batara Siregar mengatakan, bahwa serapan APBD Humbang Hasundutan yang berada diangka Rp921 miliar merupakan angka bersifat sementara.

Menurut dia, belum final karena masih adanya sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) belum memasuki data serapan ke pihaknya. “Angka belanja serapan itu belum final masih sementara, nanti finalnya setelah disampaikan ke BPK untuk diaudit, “ ujar Batara saat dihubungi, Selasa (14/1).

Dijelaskan Batara, realisasi serapan anggaran secara keseluruhan merupakan dari belanja modal dan belanja operasi. Dia menyebutkan, untuk belanja modal dari anggaran Rp222.409.052.009 miliar terealisasi Rp160.182.366.531 miliar atau 72 persen.

Di antaranya, belanja modal tanah Rp507.620.000, realisasi Rp395.000.288,00 atau mencapai 77 persen, belanja modal peralatan dan mesin Rp53.800.973.961,00 realisasi Rp36.741.592.617,00, belanja bangunan dan gedung dari Rp28.803.221.993,00 realisasi Rp25.142.746.191,31 atau 87,29 persen.

Kemudian, belanja jalan, irigasi dan jaringan dari Rp124.231.146.616,28 miliar realisasi Rp89.956.380.949,00 atau 72,41 persen, belanja aset tetap lainnya dari Rp15.066.089.439,00 realisasi Rp7.946.646.496,00 atau 57,75 persen.

Sedangkan, untuk belanja operasi yang dilaokasikan untuk beberapa bagian, diantaranya belanja pegawai dari Rp416.223.659.254,00 terealisasi Rp395.146.830.022,00 atau 94,94 persen, belanja barang dari Rp 256.878.292.870,00 realisasi Rp174.767.539.704,00 atau 68,04 persen, belanja hibah dari 10.769.800.000,00 realisasi Rp7.310.000.000,00 atau 67,87 persen.

Selanjutnya, belanja bansos dari Rp1.046.736.800,00 realisasi Rp916.236.800,00 atau 87,53 persen dan belanja bantuan keuangan Rp179.076.858.914,00 realisasi 100 persen. “ Jadi untuk belanja operasi dari jumlah anggarannya senilai Rp863.995.347.838,00 terealisasi Rp757.217.465.106,00 miliar atau 87,64 persen persen,” papar Batara.

Menurut Batara, realisasi serapan anggaran itu dengan rincian di atas baru hitungan sementara, tanpa mau menyebut apakah termasuk maksimal atau tidak. Namun, kata dia, hitungan itu akan final setelah diperdakan bersama DPRD.

“ Sesuai aturan paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir, nanti setelah diperdakan bersama DPRD semua akan dipublikasikan, sekarang masih proses penyusunan. Jadi belum bisa saya berikan jawaban sesuai,” kata Batara.

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan tahun anggaran 2019 itu tadi, ternyata masih menyisahkan sisa lebih pembiayaan anggaran atau Silpa sebesar Rp169 miliar. Hal itu dihitung dari data sementara , APBD Humbang Hasundutan sebesar Rp1.090.413.449.847 ke realisasi anggaran Rp921.100.918.308 atau baru 84.47 persen. (des/azw)

Polres Sergai Sosialisasi DIPA Tahun 2020

ILUSTRASI

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang menggelar sosialisasi DIPA tahun 2020 di ruang Aula Patriatama Mapolres Sergai, Selasa (14/1).

Usai sosialisasi, Kapolres Sergai juga melakukan fakta integritas bersama jajaran dengan disaksikan Waka Polres Kompol Gunawan Hery Sudarto,S.Sos,MH, Kabag Ops Kompol Sofyan, SH, Kabag Ren Kompol A. Pasaribu, Kabag Sumda, Kompol S.K Purba, para Kasat Polres Sergai, Kapolsek sejajaran, Kasubbag, Kasi Polres Sergai.

Dalam rapat tersebut, Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang memerintahkan Kabag Ren untuk memapaparkan tentang hak masing-masing satuan.

“Kelola dana dengan benar, agar penyerapan Polres Sergai bisa baik di jajaran Polda Sumut,” ucap Kapolres AKBP Robin.

Pada kesempatan itu Kabag Ren Kompol A Pasaribu menyebutkan, dalam pemaparan dana Dipa Polres Sergai adalah paparan Dipa para Bagian. Satuan fungsi dan Polsek sejajaran. Kepada pengguna anggaran dapat mengambil format penarikan anggaran di Bagianren. (sur/han)

Pemko Medan Targetkan PAD Rp2,6 T

Abdul Rani
Abdul Rani
Abdul Rani

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan tahun 2020 lebih dari Rp2,6 triliun. Target ini meningkat bila dibandingkan dengan tahun 2019, hanya Rp2,3 triliun.

Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan, Ir Sulfan Nasution mengatakan, kenaikan target PAD itu dilakukan mengingat adanya potensi sumber PAD yang dapat ditingkatkan dari tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun 2019 target PAD kita Rp2.312.760.384.058. Sedangkan untuk tahun ini terjadi peningkatan target PAD, yakni Rp2.635.940.826.059. Kenaikan target itu karena dinilai ada beberapa potensi sumber PAD yang bisa ditingkatkan di tahun 2020 ini,” ucap Sulfan kepada Sumut Pos, Selasa (14/1).

Selain dari PAD, Pemko Medan juga ditargetkan untuk mendapatkan dana perimbangan sebesar Rp2.322.385.156.000 dan lain-lain pendapatan sebesar Rp.1.139.894.594.619 dengan target total jumlah pendapatan sebesar Rp6.098.219.576.678.

“Khusus untuk PAD, target pendapatan pajak daerah ditargetkan sebesar Rp1.944.854.217.033. Dari hasil retribusi daerah ditargetkan sebesar Rp284.402.650.000, dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp16.384.450.655 dan dari lain-lain PAD yang disahkan sebesar Rp390.299.508.371,” jelas Sulfan.

Sulfan mengatakan, pihaknya di Pemko Medan akan berupaya semaksimal mungkin untuk dapat merealisasikan target PAD tahun 2020. Namun, ia tidak merincikan sektor-sektor mana yang akan ditingkatkan untuk mencapai target yang telah ditentukan.

“Kita di Pemko Medan akan berupaya untuk merealisasikan target PAD yang diberikan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pada tahun 2019 yang lalu, Pemko Medan berhasil mencapai realisasi berkisar 70 persen atau sebesar Rp1.641.457.979.383.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi I DPRR Medan, Abdul Rani SH mengatakan bahwa kenaikan target adalah hal yang wajar setiap tahunnya. “Kalau target naik, ya itu wajar dan memang harus begitu, kalau tidak kinerja OPD akan begitu-begitu saja dan tidak ada peningkatan,” katanya.

Namun, lanjut Rani, ada hal yang lebih penting dari kenaikan target, yakni fokus dalam capaian realisasi target itu sendiri. Sebab, realisasi sekitar 70 persen PAD pada tahun lalu dinilainya masih jauh dari harapan.

“Itu kita apresiasi, tapi jelas belum maksimal. Seharusnya, angka realisasi bisa lebih dari itu. Maka seharusnya, Pemko Medan harus berfokus kepada OPD-OPD serta sektor yang selama ini minim dalam menyumbangkan PAD, itu yang harus digenjot. Lalu, untuk OPD yang belum maksimal juga bisa dimaksimalkan,” pungkasnya. (map/ila)

Dishub Harus Tingkatkan PAD Lewat Retribusi Parkir, Sekda Minta Jukir Dievaluasi

RAPAT: Sekda Kota Medan, Ir Wiriya Alrahman MM memimpin Rapat Pembahasan Perwal Tentang Penyelenggaraan Parkir Umum Kota Medan. markus/sumut pos
RAPAT: Sekda Kota Medan,  Ir Wiriya Alrahman MM memimpin Rapat Pembahasan  Perwal Tentang Penyelenggaraan Parkir Umum Kota Medan.
markus/sumut pos
RAPAT: Sekda Kota Medan, Ir Wiriya Alrahman MM memimpin Rapat Pembahasan Perwal Tentang Penyelenggaraan Parkir Umum Kota Medan. markus/sumut pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekda Kota Medan, Ir Wiriya Alrahman MM meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan untuk mempelajari kembali Peraturan Wali Kota (Perwal) No 50 tahun 2014 tentang penyelenggaraan perparkiran. Tujuannya agar seluruh prosedur penyelenggaraan perparkiran dapat berjalan lancar dan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan dari retribusi parkir dapat tercapai bahkan melampaui targetn

Hal tersebut disampaikan Sekda kepada Kadishub Kota Medan Iswar Lubis dalam Rapat Pembahasan Perwal Tentang Penyelenggaraan Parkir Umum Kota Medan, di Balai Kota Medan, Selasa (14/1). Menurut Sekda, Perwal No 50/2014 yang telah ada terbilang telah mengatur rinci prosedur penyelenggaraan perparkiran. Namun, hanya saja pada pengimplementasiannya di lapangan, jauh dari kata konkrit.

“Untuk saat ini, kita urungkan dahulu pembahasan draft Perwal yang diajukan ini. Sebab, saya menilai Perwal yang telah ada sudah merepresentasikan kebutuhan kita dalam melakukan prosedur perparkiran. Hanya saja, banyak poin-poin di Perwal ini yang tidak dijalankan sebagaimana mestinya sehingga menimbulkan beragama masalah di lapangan,” kata Sekda didampingi Kepala Bappeda Kota Medan Irwan Ritonga.

Lebih jauh Sekda menelaah beberapa poin yang terkandung di dalam Perwal tersebut. Ada beberapa poin yang menjadi fokus Sekda untuk ditindaklanjuti Dishub Kota Medan di antaranya masalah penetapan juru parkir (jukir) dan mekanisme penetapan target retribusi hingga sampai laporan ke kas Dishub. Sekda menginstruksikan agar, Dishub dapat bekerja sesuai dengan aturan yang ada di Perwal No 50/2014.

“Selama ini kita lihat jukir dengan bermodalkan tanda pengenal bisa meminta uang parkir. Coba ini dievaluasi, kembalikan semua prosedur dengan mempedomani Perwal yang ada. Lihat, cek dan pastikan apakah semua yang dilakukan, ditetapkan sesuai dengan Perwal. Jangan sampai menyalahi aturan sehingga menimbulkan permasalahan,” bilangnya tegas.

Jika semua prosedur dijalankan dengan baik sesuai Perwal yang ada, Sekda optimis penyelenggaraan perparkiran di Kota Medan dapat berjalan baik. Dengan harapan dapat mencapai target PAD, meminimalisir kesemrawutan lalu lintas serta menghindari keberadaan parkir-parkir liar yang kerap mengganggu kenyamanan masyarakat.

Tidak jarang masyarakat beradu argumen ketika dimintai uang parkir. Sebab, masyarakat sudah menyadari apakah pengutipan uang parkir tersebut sesuai aturan atau tidak. Maka dari itu, mulai hari ini benahi semua sistemnya dari yang paling dasar sehingga kota ini baik. Niatkan tanggungjawab yang kita emban untuk kepentingan masyarakat dan untuk membangun kota,” pesannya di hadapan peserta rapat yang terdiri dari Dishub, perwakilan Badan Pengelola Pajak & Retribusi Daerah (BP2RD), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Bappeda dan Bagian Hukum Setdako Medan. (map)

Jalin Sinergitas dan Koordinasi, Danyon 122/TS Silaturahmi ke Mapolres Sergai

PIMPIN: Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang memimpin rapat sosialisasi DIPA tahun 2020 Polres Sergai, Selasa (14/1).
PIMPIN: Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang memimpin rapat sosialisasi DIPA tahun 2020 Polres Sergai, Selasa (14/1).
ist

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Komandan Batalyon (Danyon) 122 Tombak Sakti (TS) Mayor Infanteri Raden Henra Sukmadjidibrata SIP, bersama Komandan Kompi (Danki) C Kapten Inf Mula Siagian, Danki B Lettu Inf Alif Setiaji, Pasi Intel Letda Inf Aswin, Pasiops Lettu Inf Bagus, melakukan kunjungan silaturahmi ke Mapolres Sergai.

Tiba di Mapolres Sergai, Danyon 122/TS bersama personil disambut Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum, bersama Kabag Ops Kompol Sopyan SH, Kasat Intel AKP T Manurung, Kasat Reskrim AKP Hendro Sudarno beserta seluruh jajaran personil Polres Sergai, Selasa (14/1).

Pada kesempatan itu, Danyon 122/TS Mayor Inf Raden Henra Sukmadjidibrata memperkenalkan diri kepada Kapolres Sergai. “Bayalyon 122/TS siap mendukung program kerja Kapolres Sergai dalam kepentingan dinas, dan bersinergi TNI/Polri di Kabupaten Serdangbedagai,” kata Mayor Raden.

Sementara itu, Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang sangat mengapresiasikan atas kunjungan silaturahmi Danyon 122/TS beserta jajarannya.

Kapolres AKBP Robin akan selalu terus berkoordinasi dengan Danyon 122/TS di lapangan dalam pelaksanaan tugas,” katanya.

Selain itu, Polres Sergai dan Batalyon 122/TS akan melaksanakan apel dan patroli bersama dalam menjaga cipta kondisi di Wilayah hukum Polres Sergai.

“Semoga kunjungan ini terus terjalin komunikasi dan silaturahmi antara Polres Sergai dan Batalyon 122/TS dengan Baik dan Harmonis,” tutur Kapolres AKBP Robin Simatupang. (sur/han)