28 C
Medan
Monday, February 2, 2026
Home Blog Page 4635

Tebar Benih Tilapia di 6 Sungai, Regal Spring Raih 2 Penghargaan

DIABADIKAN: Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Serdangbedagai Hj. Sri Wahyuni Pancasilawati, SP, Msi, diabadikan bersama General Manager/President Director Regal Springs Indonesia Juan Carlos (tengah).

Diserahkan Bupati Serdangbedagai

DIABADIKAN: Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Serdangbedagai Hj. Sri Wahyuni Pancasilawati, SP, Msi, diabadikan bersama General Manager/President Director Regal Springs Indonesia Juan Carlos (tengah).
DIABADIKAN: Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Serdangbedagai Hj. Sri Wahyuni Pancasilawati, SP, Msi, diabadikan bersama General Manager/President Director Regal Springs Indonesia Juan Carlos (tengah).

SERDANG BEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Melakukan penebaran benih ikan Tilapia di 6 sungai di Serdangbedagai, Regal Springs Indonesia yang selama ini dikenal sebagai Aquafarm Nusantara, meraih dua penghargaan dari Bupati Serdangbedagai, Ir. H. Soekirman. Penyerahan penghargaan dilakukan dalam acara peringatan HUT ke-16 Kabupaten Serdang Bedagai di Lapangan Sepakbola Firdaus, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (6/1).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Serdangbedagai Hj. Sri Wahyuni Pancasilawati, SP., Msi. mengatakan, Pemkab Serdangberdagai memberikan penghargaan kepada PT Aquafarm Nusantara atas kepeduliannya dalam perlindungan lingkungan. “Salahsatunya kegiatan penebaran benih ikan Tilapia di 6 sungai di Serdangbedagai,” kata Sri Wahyuni.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup H. Panisean Tambunan, S.Sos. menambahkan, PT Aquafarm Nusantara berkontribusi banyak dalam kegiatan-kegiatan lingkungan hidup di Kabupaten Serdang Bedagai. “PT Aquafarm Nusantara sangat responsif dalam kerjasama kegiatan lingkungan hidup di Serdang Bedagai,” kata Panisean Tambunan.

Seusai menerima penghargaan, General Manager/President Director Regal Springs Indonesia Juan Carlos mengatakan, prioritas Regal Spring ada tiga. “Yakni KAMI PEDULI lingkungan, masyarakat dan produk. Kami sangat berbahagia hari ini kami mendapatkan penghargaan dua buah yakni untuk lingkungan dan untuk budidaya Tilapia,” katanya.

Juan Carlos menambahkan, dua penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas upaya sungguh kami kami seara berkesinambungan dalam bekerja dengan pemerintah daerah melalui program KAMI PEDULI dalam meningkatkan mutu lingkungan hidup di luar fasilitas pabrik pengolahan Tilapia kami di Serdang Bedagai.

Melalui program KAMI PEDULI untuk masyarakat di kabupaten Serdang Bedagai, Regal Springs Indonesia telah membantu pemerintah dan masyarakat setempat melalui kegiatan penanaman pohon, penebaran bibit ikan Tilapia, bersih pantai dan lainnya.

Regal Springs Indonesia adalah perusahaan Budidaya dan Pengolahan Bertanggung jawab yang berkantor pusat di Medan. Semua upaya bisnis program KAMI PEDULI Regal Springs Indonesia diarahkan untuk menghasilkan serangkaian produk Naturally Better Tilapia yang diproduksi dengan kualitas tertinggi untuk pasar dalam negeri dan ekspor.

Regal Springs Indonesia memiliki operasi di Sumatera Utara dan Jawa Tengah dan mempekerjakan sekitar 4.000 karyawan yang utamanya direkrut dari masyarakat sekitar operasi perusahaan.

Regal Springs Indonesia meluncurkan Program Keberlanjutan KAMI PEDULI Sustainability Program pada Juni 2019 dan merupakan program keberlanjutan terintegrasi penuh pertama di dunia untuk industri perikanan budidaya dan untuk Tilapia dan dikaitkan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB. (rel/sur)

Danramil 13 Kunjungi SMK Negeri 2 Kota Tebingtinggi

IRUP: Komandan Koramil 13 0204 DS Tebingtinggi, Kapten Budiono, menjadi pembina upacara di SMK Negeri 2 Kota Tebingtinggi, Senin (6/1). Sopian/Sumut Pos

Adik-adik Pelajar, Jauhilah Narkoba!

IRUP: Komandan Koramil 13 0204 DS Tebingtinggi, Kapten Budiono, menjadi pembina upacara di SMK Negeri 2 Kota Tebingtinggi, Senin (6/1).
Sopian/Sumut Pos
IRUP: Komandan Koramil 13 0204 DS Tebingtinggi, Kapten Budiono, menjadi pembina upacara di SMK Negeri 2 Kota Tebingtinggi, Senin (6/1).
Sopian/Sumut Pos

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Danramil 13 Tebingtinggi Kapten Budiono meminta kepada para pelajar SMK Negeri 2 Kota Tebingtinggi untuk menjauhi narkoba dan kenakalan remaja.

“Adik-adik pelajar, jauhilah narkoba. Karena apabila terjerat narkoba, maka generasi muda Kota Tebingtinggi khususnya tingkat remaja, bisa hancur,” jelas Kapten Budiono ketika menjadi inspektur upacara di SMK Negeri 2 Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi, Senin (6/1).

Memasuki tahun baru 2020 ini, Danramil Kapten Budiono meminta para pelajar menyikapi apa yang sudah dibuat di tahun 2019, untuk bisa lebih baik di tahun 2020.

“Jadilah pelajar yang tangguh dan berharga demi mencapai cita-cita. Pelajar harus bisa berinovasi, bisa berdikari, dan jangan jadi pelajar yang malas,” bilangnya.

Kepada guru, Kapten Budiono meminta untuk memberikan ilmu yang baik dan berguna kepada para pelajar dan anak didik. Karena ilmu yang diberikan guru kepada pelajar, menjadi acuan bagi anak didik untuk diterapkan, agar bisa berprestasi dan menerima ilmu yang berguna baik anak didik itu sendiri. Dan selanjutnya bisa diterapkan di tengah tengah masayarakat.

“Saat ini zaman tekhnologi canggih. Jadi guru ditutut senantiasa bisa memberikan ilmu yang terbaik. Karena ilmu itu terus mengikuti perkembangan kemajuan zaman ke zaman,” jelasnya.

Guru juga diminta untuk bersemangat dalam memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik. Sedangkan peserta didik harus bertambah semangat dalam menuntut ilmu, yang dibuktikan dengan tingkat kehadiran yang baik. Hasil pelayanan yang terus meningkat dan meraih prestasi baik di dalam dan luar sekolah. “Jika belajar tanpa kesungguhan, kita tidak akan paham terhadap ilmu yang di pelajari,” ungkapnya.

Terakhir, Kapten Budiono mengingatkan di era pergaulan yang serba terbuka. “Saya menghimbau untuk berhati-hati, terutama menjauhi narkoba. Sekali terjerat narkoba, maka akan susah melepasnya. Oleh karena itu, jagalah diri kalian. Sebagai generasi penerus bangsa, biasakan hidup disiplin dalam kehidupan sehari hari. Hiat belajar meraih cita-cita. Isilah waktu dengan meningkatkan prestasi di sekolah serta senantiasa menghormati guru dan orang tua,” pinta Budiono. (ian)

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Dairi Siaga Bencana Alam

CEK KESIAPAN: Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang (kiri) bersama Bupati Eddy KA Berutu (tengah), Ketua DPRD Sabam Sibarani, Kejari Syahrul Juaksha Subuki, Dandim 0206 Letkol Arh Hadi Purwanto, Sekda, Leonardus Sihotang saat mengecek kesiapan perlengkapan peralatan, bilamana terjadi bencana alam pada apel siaga bencana di Mapolres Dairi, Senin (6/1). Rudy Sitanggang/Sumut Pos
CEK KESIAPAN: Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang (kiri) bersama Bupati Eddy KA Berutu (tengah), Ketua DPRD Sabam Sibarani, Kejari Syahrul Juaksha Subuki, Dandim 0206 Letkol Arh Hadi Purwanto, Sekda, Leonardus Sihotang saat mengecek kesiapan perlengkapan peralatan, bilamana terjadi bencana alam pada apel siaga bencana di Mapolres Dairi, Senin (6/1).
Rudy Sitanggang/Sumut Pos
CEK KESIAPAN: Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang (kiri) bersama Bupati Eddy KA Berutu (tengah), Ketua DPRD Sabam Sibarani, Kejari Syahrul Juaksha Subuki, Dandim 0206 Letkol Arh Hadi Purwanto, Sekda, Leonardus Sihotang saat mengecek kesiapan perlengkapan peralatan, bilamana terjadi bencana alam pada apel siaga bencana di Mapolres Dairi, Senin (6/1). Rudy Sitanggang/Sumut Pos

SIDIKALANG, SUMUTPOS.CO – Adanya peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang kondisi cuaca ekstrem, yakni tingginya curah hujan di seluruh wilayah Indonesia, disikapi stakeholder Kabupaten Dairi.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Dairi, AKBP Leonardo Simatupang, memimpin apel siaga bencana alam dengan instansi terkait, di halaman Mapolres Jalan Sisingamangaraja Sidikalang, Senin (6/1).

“KEGIATAN ini diadakan untuk meningkatkan kewaspadaan kita terkait peringatan dini cuaca ekstrim dimaksud. Wilayah Dairi adalah salahsatu daerah yang curah hujannya cukup tinggi. Dengan demikian, apel siaga ini sangat penting, supaya siaga bilamana terjadi bencana.

Dengan apel ini, kita harapkan peningkatan kesiagaan pasukan Polri, TNI, BPBD, Tagana, dan instansi terkait lainnya untuk evakuasi korban selamat atau meninggal bilamana terjadi bencana,” kata Simatupang.

Apel Siaga, menurutnya, juga untuk mengukur kemampuan sarana prasarana yang dimiliki.

“Bila melihat kondisi apel ini, saya melihat dan yakin, bilamana terjadi bencana, Dairi sudah siap dan sigap menanganinya. Yang perlu tinggal koordinasi dan komunikasi,” tandasnya.

Untuk Siaga Bencana, Polres Dairi menyiagakan 100 personil dan TNI 60 orang. “Kita harapkan kesiapan instansi terkait bilamana terjadi bencana,” katanya.

Menurut Kapolres, jenis bencana yang kerap terjadi di Dairi yakni tanah longsor dan banjir bandang. Polres Dairi telah memetakan lokasi potensi terjadi bencana tanah longsor dan banjir bandang. Yakni bencana tanah longsor kerap terjadi di lintasan jalan nasional Sidikalang-Medan, tepatnya di huta Lae Pondom Kecamatan Sumbul, jalan menuju daerah wisata Danau Toba Silalahi Kecamatan Silahisabungan, serta di Kecamatan Tigalingga dan Tanah Pinem.

Sedangkan untuk banjir bandang di wilayah Parongil Kecamatan Silima Pungga-Pungga seperti terjadi akhir tahun 2018 saat daerah itu diguyur hujan lebat berkepanjangan.

Dalam Apel Siaga Bencana itu, hadir Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, Sekda, Leonardus Sihotang, Ketua DPRD, Sabam Sibarani, Kejari, Syahrul Juaksha Subuki, Dandim 0206 Letkol Arh Hadi Purwanto, Kepala BPBD, Sahala Tua Manik serta mewakili Ketua PN Sidikalang. Tampak barisan Kepolisian, TNI, BPBD, Tagana, Dishub serta Satpol PP.

Untuk itu, Kapolres mengapresiasi Bupati dan Forkopinda yang telah mendukung apel siaga bencana dimaksud.

Kepada wartawan, Kapolres mengatakan, akan menindak tegas pelaku illegal logging merusak hutan yang mengakibatkan terjadinya bencana alam banjir bandang.

Bupati Eddy KA Berutu, mengapresiasi langkah dilaksanakan Kapolres AKBP Leonardo Simatupang. Eddy menyebut, perlu kesiapsiagaan sebelum terjadi bencana. “Pemda tidak mampu sendiri menangani bilamana ada bencana alam,” katanya.

Eddy mengakui, Dairi memang rawan bencana, baik bencana kebakaran dan bencana tanah longsor serta banjir bandang. Untuk itu butuh kesiapan personil serta sarana prasarana. “Karena itu, kegiatan yang diprakarsai Kapolres ini patut kita apresiasi, supaya kita semua bisa cepat tanggap mengatasi bila terjadibencana alam,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh stakeholder fokus kita pada pencegahan bencana. Yakni dengan terus menyosialisasikan kewaspadaan kepada masyarakat, dan mengurangi resiko bencana alam seperti mengajak masyarakat untuk tidak merusak hutan dan kembali menanam pohon, supaya hutan kita tidak gundul.

“Pemerintah juga memberikan apresiasi kepada para relawan yang saat ini sudah terbentuk. Mari terus tingkatkan kepedulian kita terhadap sesama bilamana terjadi bencana. Kehadiran relawan sangat kita harapkan. Pemerintah sangat membutuhkan peran serta masyarakat dalam setiap peristiwa maupun mengawal pembangunan yang kita laksanakan,” tandasnya. (rud)

Peringatan HAB ke-74 di Langkat, Kemenag Harus Menjaga Harmonisasi Antar Umat Beragama

SAMBUTAN: Sekdakab Langkat, dr.H.Indra Salahuddin, mewakili Bupati Terbit Rencana PA pada upacara peringatan HAB ke-74 di Alun-alun T. Amir Hamzah. ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS
SAMBUTAN: Sekdakab Langkat, dr.H.Indra Salahuddin, mewakili Bupati Terbit Rencana PA pada upacara peringatan HAB ke-74 di Alun-alun T. Amir Hamzah.
ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS
SAMBUTAN: Sekdakab Langkat, dr.H.Indra Salahuddin, mewakili Bupati Terbit Rencana PA pada upacara peringatan HAB ke-74 di Alun-alun T. Amir Hamzah.
ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat Terbit Rencana PA mengharapkan agar Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Langkat, sebagai salah satu lembaga atau instansi pemerintah yang bergerak dalam bidang penyuluhan umat, mampu mewujudkan harmonisasi hubungan antar dan intern umat beragama.

“Teruslah menjadi kebanggaan umat dan penyuluh umat, serta tanamkanlah kerja ikhlas, kerja cerdas dan kerja tuntas. Bekerjalah bukan sekedar mendapatkan gaji, namun jadikanlah jalan menuju surga,”ujar Terbit Rencana PA dalam pidato arahannya yang disampaikan Sekdakab Langkat, dr. H.Indra Salahudin pada resepsi syukuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-74, di Halaman Kantor Kemenag Kabupaten Langkat, Jumat (3/1)

Melalui peringatan HAB ini, Sekda juga mengharapkan Kemenag untuk menjalankan visi religius Pemkab Langkat dengan dukungan yang ikhlas. Sebab keikhlasan, menjadi sebuah kekuatan yang akan membawa daerah ini jadi lebih baik, terutama dalam hal pembekalan akhlak bagi generasi muda.

Selain itu, Sekda juga mengimbau Kemenag, untuk selalu menjaga keharmonisan dalam hubungan antar dan intren umat beragama.

Sementara, itu anggota DPR RI komisi X Prof H. Djohar Arifin Husin yang turut hadir, berharap Kemenag Langkat bersama Pemkab Langkat, terus membangun peradaban yang lebih baik untuk kesejahteraan Langkat, melalui dunia pendidikan.

Djohan pun berjanji akan mendukung hal tersebut, bahkan telah berencana menjadikan STJM Tanjung Pura menjadi Institut, agar pendidikan di Langkat semakin maju dan melahirkan generasi yang cerdas dan berahklak.

“Hal ini sudah saya bicarakan dengan Gubsu, Insya Allah ke depan secara bertahap akan kita wujudkan. Jadi saya minta kerjasama semua pihak, ayo mari bersama kita bangun dan besarkan Langkat yang bertuah dan cintai ini,”ajak Prof Djohar.

Kepala Kantor Kemenag Langkat Zulfan Effendi, menegaskan pihaknya akan mendukung secara penuh mewujudkan visi Bupati Langkat, untuk menjadikan Langkat sejahtera terkhusus dibidang religiusnya. ”Kami akan berupaya semaksimal mungkin menciptakan generasi Langkat yang cerdas dan beriman,”ujar Zulfan Efendy.

Ketua panitia penyelenggara, H. Ainul Aswad pada laporannya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Langkat dan pihak lainnya atas dukungannya hingga acara ini berjalan baik.

Peringatan HAB ke-74 ini diawali dengan upacara di Alun-alun Tengku Amir Hamzah. (yas/han)

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH Lantik Pejabat Eselon II dan III

LANTIK: Bupati Karo Terkelin Brahmana SH kembali melantik 34 orang pejabat eselon III dan 22 orang eselon IV. SOLIDEO/SUMUT POS

ASN Harus Siap Dirotasi

LANTIK: Bupati Karo Terkelin Brahmana SH kembali melantik 34 orang pejabat eselon III dan 22 orang eselon IV.
SOLIDEO/SUMUT POS
LANTIK: Bupati Karo Terkelin Brahmana SH kembali melantik 34 orang pejabat eselon III dan 22 orang eselon IV. SOLIDEO/SUMUT POS

KARO, SUMUTPOS.CO – Diawal Tahun 2020, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH kembali melantik 34 orang pejabat eselon III dan 22 orang eselon IV, setelah sebelumnya melantik delapan orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo, di aula kantor bupati, Senin (6/1).

Bupati Karo, Terkelin Berahmana dalam sambutan pengangkatan sumpah janji menyampaikan, Undang-undang No : 5 Tahun 2014 tentang ASN Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Pemerintah No: 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS), maka manajemen ASN telah mengalami perkembangan dari sekedar pelayanan umum administrasi kepegawaian menuju penerapan sistem merit.

“Dengan perbandingan objektif antara kualifikasi, kompetensi dan kinerja yang dibutuhkan oleh jabatan dengan kualifikasi, kompetensi dan kinerja yang dimiliki oleh calon dalam rekrutmen, pengangkatan, penempatan dan mutasi pada jabatan yang dilaksanakan secara terbuka dan kompetitif. Sejalan dengan tata kelola pemerintahan yang baik dalam rangka menjalankan tugas pelayanan publik, tugas pemerintahan dan tugas pembangunan, “ kata Terkelin.

Ditambahkannya lagi, mutasi dalam sistem pola karir dan manajemen ASN, baik rotasi, promosi maupun demosi jabatan adalah hal yang biasa dan bertujuan untuk meningkatkan kinerja organisasi melalui penempatan aparatur yang membutuhkan prinsip kehati-hatian, kecermatan dan kepatuhan terhadap norma, standar, prosedur dan kriteria sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku dan sangat dinamis.

“Seorang ASN harus siap beralih tugas dan ditempatkan dimana saja dalam sebuah organisasi. Terutama pada masa transisi,”ujar Terkelin.(deo/han)

Bupati Kunjungi Dinas PM PPTSP Deliserdang

MOTIVASI: Bupati Ashari Tambunan bersama Wabup MA Yusuf Siregar dan Sekdakab Darwin Zein didampingi Kepala BKD Yudi Hilmawan memotivasi jajaran Dinas PM PPTSP yang diikuti Kadis Syarifah Alawiyah di Lubukpakam, Kamis (2/1). BATARA/SUMUT POS

Layani Investor dengan Baik

MOTIVASI: Bupati Ashari Tambunan bersama Wabup MA Yusuf Siregar dan Sekdakab Darwin Zein didampingi Kepala BKD Yudi Hilmawan memotivasi jajaran Dinas PM PPTSP yang diikuti Kadis Syarifah Alawiyah di Lubukpakam, Kamis (2/1).
BATARA/SUMUT POS
MOTIVASI: Bupati Ashari Tambunan bersama Wabup MA Yusuf Siregar dan Sekdakab Darwin Zein didampingi Kepala BKD Yudi Hilmawan memotivasi jajaran Dinas PM PPTSP yang diikuti Kadis Syarifah Alawiyah di Lubukpakam, Kamis (2/1). BATARA/SUMUT POS

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Kabupaten Deliserdang memiliki letak strategis untuk lokasi investasi. Selain wilayahnya mengelilingi Kota Medan, keberadaan Bandara KNIA dan dekat dengan Pelabuhan Belawan serta Kuala Tanjung, menjadi daya tarik tersendiri.

“Investor melirik Deliserdang karena masih ketersedian lahan kosong. Kondisi Kota Medan sudah jenuh dengan keterbatasan lahan dan padat penduduk,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PM PPTSP), Ir Syarifah Alawiyah MM di hadapan kunjungan Bupati Deliserdang, baru-baru ini.

Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan bersama Wabup, HMA Yusuf Siregar dan Sekdakab, Darwin Zein SSos mengunjungi Kantor Dinas PM PPTSP.

Masih Syarifah Alawiyah, kunjungan bupati untuk menekankan, agar seluruh jajaran menyadari bahwa Dinas PM PPTSP merupakan salah satu ujung tombak dari Pemkab Deliserdang dalam mencapai visi-misi mensejahterakan masyarakat.

Karena keberadan kantor PM PPTSP adalah merupakan bentuk pelayanan perizinan termasuk dalam pelayanan modal.

“Kalau kita melayani investor dengan baik, maka investor akan merasa nyaman dan aman berinvestasi di Deliserdang. Kalau sudah investasi masuk, otomatis ada penyerapan tenaga kerja yang mereduksi pengangguran dan tentu akan meningkatkan perekonomian. Dengan demikian kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat,” kata Syarifa.

Lebih lanjut dikatakannya, dengan masuknya investasi tentu akan berdampak kepada pendapatan serta pemasukan daerah. Sehingga dengan demikian roda pembangunan di Deliserdang akan meningkat atau melaju.

“Pembangunan meningkat di Deliserdang tentu yang merasakan manfaatnya yaitu masyarakat itu sendiri. Sehingga visi bapak bupati menjadikan Deliserdang yang maju dan sejahtera dengan masyarakatnya yang religius dan rukun dalam kebhinekaan dari Dinas PM PPTSP dapat mewujudkan,” terang Syarifah.

Ditambahkannya, pada kesempatan itu Bupati bersama Wabup dan Sekdakab juga menekankan, agar bekerja lebih semangat dan ikhlas serta tidak membebani masyarakat. Sehingga pelayanan perizinan yang berkaitan dengan penanaman modal bisa lebih cepat, tepat dan mudah.

Bupati merasa penting memotivasi jajarannya karena dianggap letak geografis Kabupaten Deliserdang sangat strategis.

Syarifah mencontohkan pernyataan Bupati, bahwa investor tidak akan mungkin berinvestasi di tempat lain. Peluang besar berinvestasi tentu di Deliserdang karena memiliki Bandara Kualanamu dan dekat dengan pelabuhan Belawan dan pelabuhan Kuala Tanjung. (btr/han)

M.Yusrizal Dilantik Jadi Kepala Bappeda Binjai

BERSAMA: M Yusrizal bersama istri usai dilantik menjabat Bappeda. Teddy akbari/sumut pos
BERSAMA: M Yusrizal bersama istri usai dilantik menjabat Bappeda.
Teddy akbari/sumut pos
BERSAMA: M Yusrizal bersama istri usai dilantik menjabat Bappeda. Teddy akbari/sumut pos

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Mantan Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Binjai, M Yusrizal mendapat promosi jabatan di saat hari ulang tahunnya yang ke 40. Jebolan Institut Pemerintahan Dalam Negeri tahun 2000 lalu ini dilantik oleh Sekretaris Daerah Mahfullah Daulay menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Binjai.

Bagi dia, promosi karir sekaligus naik eselon saat hari spesial merupakan sebuah berkah. “Terima kasih. Ini semua merupakan amanah,” kata Yusrizal usai pelantikan di Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kartini, Binjai Kota, Senin (6/1).

Yusrizal dilantik melalui proses lelang jabatan yang dilakukan Pemko Binjai. Selain dia, ada 2 pejabat yang juga dilelang berdasarkan hasil lelang jabatan.

Adalah, Kabag Hubungan Masyarakat, Rudi Iskandar Baros dilantik menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Masyarakat Kota Binjai. Serta Sri Ulina Ginting yang didefinitifkan menjadi Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai.

Selain pejabat hasil lelang jabatan, juga ada 85 pejabat yang tergabung dalam eselon III dan IV turut dilantik.

Sekda mengatakan, pejabat yang baru dilantik diminta harus mampu untuk lebih cepat tanggap dan menyerap berbagai permasalahan masyarakat.

Program pemberdayaan masyarakat harus terus dilakukan dengan berbagai cara dan inovasi. Namun, tetap pada kaidah-kaidah hukum yang berlaku. (ted/han)

Bupati Ajak Masyarakat Sukseskan HUT ke-270 Langkat

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Untuk menyukseskan peringatan hari Jadi ke-270 Kabupaten Langkat pada 17 Januari mendatang, Bupati Terbit Rencana PA berharap agar masyarakat berperan aktif diberbagai acara yang direncanakan, menjaga kekompakan dan semangat persaudaraan.

Hal itu disampaikan Sekdakab Langkat, dr. H. Indra Salahuddin mewakili Bupati Langkat Terbit Rencana PA, saat memimpin apel gabungan ASN di jajaran Pemkab Langkat, di halaman Kantor Bupati Langkat, Senin (6/1)

“Semoga pelaksanaan peringatannya sukses tanpa ada halangan dan rintangan yang berarti, dan kepada seluruh jajaran kedinasan di Langkat, terkhusus kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang telah menyelesaikan penyempurnaan rencana induk pembangunan pariwisata daerah sekaligus penyusunan dokumen grand design pariwisata dan kebudayaan tahun 2020-2025.,” kata Sekdakab

Sekdakab Langkat juga berharap, kedua dokumen tersebut dituangkan menjadi Perda pada tahun ini, sehingga perencanaan dan pembangunan pariwisata di Langkat memiliki pedoman yang terukur dan terarah.

Kiranya nantinya, sambung Sekda, setelah menjadi Perda, semua OPD dapat ikut serta mengimplementasikan kedua dokumen tersebut, agar semua rencana terlaksana dengan baik.

Sekdakab Langkat juga menjelaskan, Perda tersebut merupakan salah satu upaya untuk menjaga kelestarian serta pengelolaan dan memanfaatkan kekayaan alam, dan meningkatkan PAD serta perekonomian masyarakat lokal. (yas/han)

Misi Besar Juara Bertahan

DUEL: Marcus Rashford dan Kevin de Burney kembali bersua pada leg I semifinal Carabao Cup 2019/2020 di Old Trafford, Rabu (8/1) dini hari WIB.

MANCHESTER United dan Manchester City akan kembali bertemu di Old Trafford, Rabu (8/1) dini hari WIB. Kali ini kedua tim bertemu di leg pertama semifinal Carabao Cup 2019/2020.

Baik United maupun City menembus babak semifinal Carabao Cup musim ini dengan kemenangan meyakinkan.

Bila Setan Merah menggasak Colhester United, The Citizens menyingkirkan Oxford United di perempat final. United menggasak Colhester dengan skor 3-0 di Old Trafford. Sementara City menembus semifinal setelah menang dengan skor 3-1.

Duel kedua tim kali ini menjadi yang kedua pada musim ini. Pertemuan pertama kedua tim terjadi tepat sebulan lalu, 8 Desember 2019, di ajang Premier League. Ketika itu pertandingan digelar di Etihad Stadium dan United sukses mencuri kemenangan dengan skor 2-1.

Meskipun kali ini berbeda ajang, duel ini dipastikan akan tetap berlangsung panas, seperti biasanya. Kedua tim pada pekan lalu sama-sama bertanding di ajang Piala FA. The Citizens sukses menembus babak keempat lewat kemenangan 4-1 atas Port Vale. Sementara The Red Devils harus rela melakukan pertandingan replay, setelah bermain imbang tanpa gol melawan Wolverhampton.

Menyongsong laga ini, rotasi sepertinya akan tetap dilakukan oleh pelatih dari kedua tim. Dari United, Ole Gunnar Solskjaer masih belum bisa memainkan beberapa nama yang masih cedera. Ada Paul Pogba, Scott McTominay, Eric Bailly, Axel Tuanzebe, Marcos Rojo, hingga Timothy Fosu-Mensah yang semua absen karena cedera.

Namun Solskjaer bisa memiliki opsi yang lebih baik dengan kabar kembalinya Anthony Martial. Penyerang Prancis tersebut, sebelumnya sudah absen karena sakit.

Sementara Josep Guardiola, relatif memiliki opsi yang lebih baik. Saat melawan Port Vale akhir pekan lalu, Sergio Aguero, David Silva, dan Bernardo Silva, tetap dimainkan, sehingga ada kemungkinan beberapa rotasi dilakukan.

Gabriel Jesus, Raheem Sterling, and Riyad Mahrez, besar kemungkinan akan kembali bermain sebagai starter pada laga ini. Sementara posisi kiper, sepertinya masih akan tetap menjadi milik Claudio Bravo, meskipun kiper utama Ederson baru saja pulih dari sakit.

Seperti diketahui, pertemuan kedua tim dalam 12 laga terakhir relatif berakhir sama kuat. Dalam periode itu, baik United maupun City, sama-sama meraih 5 kemenangan.

United bisa jadi was-was setelah statistik tak memihak mereka. Sejak 2010, The Red Devils tak pernah memenangkan 2 laga beruntun Derby Manchester.

City tidak diragukan lagi menyongsong pertandingan ini dalam bentuk yang lebih baik, dengan skuad yang lebih baik, dan manajer yang lebih baik. Tapi, seperti kata pepatah lama, dalam derby, apapun bisa terjadi.

Kedua pelatih juga tampaknya memprioritaskan pertandingan kali ini, karena keduanya banyak mengistirahatkan bintang mereka di pertandingan Piala FA akhir pekan lalu.

Guardiola jelas memiliki misi besar untuk mempertahankan status juara bertahan Piala Carabao di 2 tahun terakhir musim ini. Sementara Solskjaer harus menjaga motivasi timnya tetap tinggi, dan mengulang kemenangan timnya di Derby Manchester terakhir, bulan lalu. (bln/saz)

Kematian Babi Meluas ke 18 Daerah, Gubsu: Beri Saya Waktu Satu Bulan

DIKUBUR: Petugas BPBD Kota Binjai menguburkan seekor bangkai babi yang ditemukan terapung di aliran Sungai Bingai.
DIKUBUR: Petugas BPBD Kota Binjai menguburkan seekor bangkai babi yang ditemukan terapung di aliran Sungai Bingai.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Merebaknya virus hog cholera (kolera babi) dan African Swine Fever (ASF) atau demam babi Afrika di Sumut terus berkembang. Jika sebelumnya hanya menyerang di 16 kabupaten/kota, kini virus tersebut diduga telah menyebar di 18 kabupaten/kota.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatra Utara, Muhaimin, menyebutkan, kasus kematian babi karena kedua virus itu juga ditemukan di Kabupaten Batubara dan Mandailing Natal (Madina). Di Kabupaten Batubara terjadi kematian sebanyak 66 ekor dan Mandailing Natal 6 ekor. “Itu di Madina dan Batubara,” katanya, Senin (6/1).

Mengenai virus ASF, mereka mengaku belum mendapatkan surat dari Kementrian Pertanian. Dijelaskannya, salinan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 820/KPTS/PK.320/M/2019 tentang pernyataan wabah penyakit demam babi afrika (African Swine Fever) pada beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatra Utara diketahuinya melalui aplikasi percakapan WhatsApp.

“Itu ditetapkan Menteri pada 12 Desember 2019, tapi surat resmi dari Kementerian belum kami terima. Hanya dari WA saja. Mungkin itu ditujukan ke gubernur. Belum ada tembusan, belum ada yang resmi dari gubernuran,” ungkapnya.

Karena itu, lanjut Muhaimin, pihaknya masih menunggu arahan dari gubernur untuk penanganan selanjutnya. “(Soal pemusnahan), kita masih menunggu arahan dari gubernur lah,” jelasnya.

Sebelum ini, 16 kabupaten dinyatakan sebagai daerah wabah penyakit demam babi Afrika yakni Dairi, Humbang Hasundutan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Karo, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Samosir, Simalungun, Pakpak Bharat, Langkat, Tebing Tinggi, Pematang Siantar dan Medan.

Kepala Balai Veteriner Medan, Agustia mengatakan, 16 kabupaten/kota tersebut merupakan kantong populasi babi di Sumut. Virus hog cholera maupun ASF dapat menyerang dengan cepat.

Menyikapi ini, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi, meminta waktu satu bulan kepada masyarakat, sebelum mengeluarkan keputusan terkait persoalan kolera babi di wilayah ini. Edy belum mau menyatakan bahwa virus ini sudah masuk kategori bencana, karena sifatnya menyebar hingga hampir ke seluruh kabupaten/kota di Sumut.

“Ada dilema di situ. Kalau saya iyakan ini bilang bencana, semua babi ini harus dimusnahkan. Kasih saya waktu satu bulan,” katanya menjawab wartawan di kantor Gubsu, Senin (6/1) sore.

Ia mengatakan, saat ini jumlah keseluruhan babi mati terserang virus ini mencapai 42 ribu lebih. Pemprovsu, kata dia, belum mampu menerapkan sistem seperti di negara Tiongkok. Di mana, memusnahkan seluruh hewan ternak agar virus tidak tersebar luas. “China butuh 20 tahun berikutnya tidak boleh memelihara babi sampai dinyatakan tempat itu steril. Mampukah itu dilakukan, saya masih mencari peluang lain,” kata dia.

Saat ini, kata dia, tim antisipasi penyebaran virus sudah diperketat. Di mana, posko-posko terus mengawasi keluar masuknya kendaraan yang membawa hewan ternak ini. Tim ini akan bekerja untuk mengawasi babi-babi agar tidak keluar dan masuk begitu saja di Sumut. Ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus hingga keluar daerah. “Yang kita antisipasi masuknya babi dari luar ke dalam dan sebaliknya, supaya tidak menular ketempat lain,” ucapnya.

Sama seperti keterangan sebelumnya, Gubsu mengatakan, posko juga akan memantau peternak agar tidak membuang babi sembarangan. Nantinya, tim akan melakukan penguburan bangkai ini dengan menggunakan alat berat. “Memperketat pos-pos yang ada babi-babi yang mati ini nantinya dikubur. Nanti masyarakat tidak membuang ke tempat lain,” ujarnya.

Kementerian Pertanian sebelumnya telah menyatakan 16 kabupaten/kota di Sumut sudah terjangkit wabah ASF. Untuk mengatasi wabah virus tidak menyebar luas, Edy mengatakan seluruh babi harus dimusnahkan secara masal. “Iya memang terjangkit ASF, selayaknya itu dimusnakan,” ucapnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, Azhar Harahap mengatakan, pemerintah tidak memiliki anggaran untuk membiayai ganti rugi babi milik peternak ataupun perusahaan, jikalau penanganannya dilakukan dengan cara memusnahkan seluruhnya. Sebab, saat ini masih ada ribuan ekor babi hidup milik masyarakat dan perusahaan. Apabila per ekor babinya dihargai Rp 2 juta, pemerintah harus mengeluarkan anggaran yang besar untuk dapat mengganti ruginya. “Kalau di Sumut tidak ada menganggarkan dana untuk antisipasi penanganan masalah ini,” ucapnya.

Walaupun Kementan sudah menganggarkan Rp5 miliar untuk membantu Pemerintah Sumut mengantisipasi penyebaran virus ini.l, Azhar mengatakan tidak akan menyentuh anggaran yang dikucurkan dari pusat untuk menangani kasus ini. “Anggaran Rp5 M itu pusat yang menggunakannya, tidak kita sentuh itu uangnya,” ujarnya.

Pihaknya seakan tidak mampu untuk memusnahkan seluruh hewan ternak ini, karena tidak memiliki anggaran. Seakan lepas tangan berulangkali dirinya mengatakan akan melakukan rapat terlebih dahulu dengan DPRD Sumut untuk dapat mengatasi masalah ini. “Besok kita rapat dulu untuk mengatasi masalah ini,” ujarnya.

Kemudian, dirinya juga memprogramkan aturan bagi perusahaan peternak babi. Di mana nantinya setiap perusahaan tidak boleh over kapasitas atau kelebihan jumlah. Akan tetapi, dirinya tidak menyebut berapa jumlah setiap perusahaan memelihara babi. “Besok kita akan adakan rapat untuk membahas bagaimana penanganan babi miliki perusahaan. Karena populasi yang ada di perusahaan sudah cukup tinggi,” ujarnya.

Masyarakat Jangan Khawatir

Sementara, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo meminta pada masyarakat untuk tidak khawatir. “Tidak perlu khawatir lagi,” ujarnya di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Sabtu (4/1) lalu.

Pihaknya mengklaim, pemerintah sudah menangani wabah tersebut dengan baik. “Kami sudah tangani dengan baik itu,” lanjutnya.

Bersama Pemerintah Daerah Sumut, pihaknya telah melakukan sejumlah upaya penanggulangan. Penanggulangan dilakukan dengan mengisolasi lokasi yang terjangkit dan memusnahkan babi yang terjangkit. “Kami melakukan isolasi penuh dan melakukan pemeriksaan ketat. Pemusnahan hanya untuk membersihkan,” katanya.

Ia menyebut, ada dampak ekonomi yang dirasakan warga Sumut akibat flu babi. Namun, lanjutnya, dampak tersebut memiliki skala kecil. “Dampaknya tentu ada, tapi skalanya kecil. Jadi tak perlu khawatir,” tegasnya lagi. (prn/bbs)