27 C
Medan
Tuesday, February 3, 2026
Home Blog Page 4646

Putra Sumut Jabat Wakapolda Sulut

DILANTIK: Brigjen Pol Drs Tabana Bangun MSi saat dilantik menjadi Wakapolda Sulut di aula Tribrata Mapolda Sulut, Kamis (2/1).
DILANTIK: Brigjen Pol Drs Tabana Bangun MSi saat dilantik menjadi Wakapolda Sulut di aula Tribrata Mapolda Sulut, Kamis (2/1).
DILANTIK: Brigjen Pol Drs Tabana Bangun MSi saat dilantik menjadi Wakapolda Sulut di aula Tribrata Mapolda Sulut, Kamis (2/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Brigjen Pol Drs Tabana Bangun MSi menambah deretan putra Sumut yang menduduki jabatan strategis di tubuh Polri. Putra asal Tanah Karo ini dilantik menjadi Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Wakapolda Sulut) di Aula Tribrata Mapolda Sulut, Kamis (2/1).

Brigjen Pol Drs Tabana Bangun MSi menggantikan posisi Irjen Pol Drs Alex Mandalika yang dimutasikan ke Sespim Lemdiklat Polri. Hal tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/3332/XII/Kep/2019, tentang pemberitahuan pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri. Upacara pelantikan atau serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto SH MSi.

Dalam amanatnya, Kapolda menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pejabat lama atas kinerja, dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang telah diberikan selama menjabat sebagai Wakapolda Sulut. “Saudara telah banyak membantu saya dengan memberikan kontribusi positif berupa pembuatan beberapa konsep terobosan kreatif baik dalam bidang operasional maupun pembinaan sehingga berdampak pada meningkatnya performa kinerja personel jajaran Polda Sulut dan capaian prestasi kerja yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir ini,” kata Sigid.

Ia juga menyampaikan selamat atas jabatan baru sekaligus kepercayaan yang telah diberikan oleh pimpinan Polri kepada pejabat baru. “Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman tugas yang telah saudara jalani selama ini, tentunya saya optimis saudara akan mampu melaksanakan tugas pokok dengan baik,” tegasnya.

Sigid mengajak seluruh personil untuk bersinergi, bahu membahu dan saling bekerja sama serta senantiasa menjunjung tinggi semangat integritas, soliditas, loyalitas dan rasa tanggung jawab, dalam melaksanakan segala tugas yang dipercayakan.

Diketahui, Irjen Pol Drs Alex Mandalika dimutasikan sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri. Sedangkan Brigjen Pol Drs Tabana Bangun MSi sebelumnya menjabat sebagai Dirprog Pascasarjana STIK Lemdiklat Polri. (azw)

PBK Minta PUPR Tidak Menunda Tol Medan-Berastagi

Ilustrasi
Ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejak rencana pembangunan tol Medan-Berastagi digulirkan, Pemuda Barisan Karo (PBK) berjuang ’menggolkan’ pembangunannya dengan mendesak pemerintah pusat merealisasikannya.

Bila anggaran belum mencukupi, pemerintah melalui Kementerian PUPR pasti punya strategi untuk itu.

“Menteri PUPR pasti bisa merealisasikan itu, atau dengan menyerahkannya kepada pihak ketiga dengan cara meminjamkan modal. Pasti ada orang-orang yang siap meminjamkan modal. Tapi yang pasti PBK tidak henti-hentinya memperjuangkan jalan tol ini,” kata Ketua Umum DPP PBK Jesayas Tarigan kepada wartawan di sela-sela Baksos Natal PBK, Sabtu (28/12).

Selama ini kata Jesayas, pihaknya bersama lintas organisasi Karo yang sepakat bersama-sama masyarakat sudah melayangkan surat kepada Presiden Joko Widodo. PBK yakin, kalau di tingkat pusat, pihak-pihak terkait menyikapi surat mereka dan membahasnya di DPR RI maupun rapat-rapat kabinet.

“Tentu ini menyangkut anggaran, masyarakat tidak boleh mendesak, karena kami yakin Presiden Jokowi pasti berpikir, kalau jalan tol itu untuk kepentingan masyarakat luas pasti akan direalisasikan. Ka rena informasi yang kami dengar tahun 2020 sudah akan diwacanakan dan dijadwalkan. Ini sudah menjadi pembahasan di Kementerian PUPR,” terang Jesayas.

Untuk itu, PBK minta agar Kementerian PUPR serius menyikapi desakan masyarakat Karo agar segera membahasnya nanti di tahun 2020, jangan sampai meleset lagi. Jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat Karo, Aceh dan 5 kabupaten-kota lainnya. Karena kalau ada permasalahan sedikit saja menyangkut lalulintas akan berjam-jam untuk mengurainya.

“Jarak tempuh Medan-Berastagi hanya 1,5 jam, tapi jika ada problem, maka akan terjadi kemacetan sampai puluhan kilometer, sehingga jarak tempuh bisa jadi 5-7 jam. Kondisi ini sangat mengganggu produksi sayur mayur dan buah dari Karo, karena hasil panen petani karo sampai ke Pulau Jawa,” tuturnya.

Penantian ini menurut Jesayas sudah sangat panjang, masyarakat sangat berharap pembangunan jalan tol ini jangan ditunda-tunda lagi, apalagi sampai batal. Masyarakat sempat sedih adanya pemberitaan kalau pembangunan jalan tol Medan-Berastagi terancam batal, diharapkan kabar seperti itu tidak ada lagi. “Kami menantikan kabar gembira dari PUPR sehingga masyarakat Karo, umumnya Sumut ikut bersuka cita mendengarnya,” tuturnya.(deo/han)

Aquafarm Komit Terapkan Budidaya Ikan Ramah Lingkungan

KJA: Salah satu budidaya ikan ramah lingkungan milik PT Aquafarm Nusantara Regal Springs, sistem daur ulang Keramba Jaring Apung (KJA) .
KJA: Salah satu budidaya ikan ramah lingkungan milik PT Aquafarm Nusantara Regal Springs,  sistem  daur ulang Keramba Jaring Apung (KJA) .
KJA: Salah satu budidaya ikan ramah lingkungan milik PT Aquafarm Nusantara Regal Springs, sistem daur ulang Keramba Jaring Apung (KJA) .

SUMUTPOS.CO – Produsen ikan tilapia (nila), PT Aquafarm Nusantara Regal Springs, berkomitmen untuk menerapkan budidaya ikan yang ramah lingkungan. Hal ini dilakukan sesuai dengan komitmen perusahaan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Kasan Mulyono, External Affairs Senior Manager PT Aquafarm Nusantara Regal Springs Indonesia mengatakan, budidaya ikan ramah lingkungan ini diwujudkan dengan program KAMI PEDULI.

“KAMI PEDULI merupakan program terpadu secara total pertama dalam bidang budidaya perikanan dan budidaya tilapia yang dikaitkan dengan tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan PBB,” jelasnya di sela-sela pertemuan dengan awak media, Selasa (31/12).

Lebih lanjut dikatakan, program KAMI PEDULI pada intinya terdiri dari tiga bagian besar, yakni KAMI PEDULI terhadap Lingkungan, KAMI PEDULI dan mendukung Komunitas serta KAMI PEDULI untuk Memproduksi Ikan Tilapia yang secara Alami Lebih Baik.

Berbagai upaya yang saat ini dilakukan pihak perusahaan, di antaranya uji coba sistem daur ulang karamba jaring apung (KJA), pemasangan 4 alat pemberi pakan secara otomatis berteknologi canggih untuk meningkatkan efisiensi pemberian pakan ikan dalam KJA, penerapan kebijakan zero fish waste policy, dan sebagainya.

“Untuk memastikan komitmen tersebut berjalan penuh, maka kami menggandeng instansi terkait yang kompeten untuk melakukan pengawasan. Termasuk dengan teman-teman media,” ujarnya.

Kasan mengatakan, keberadaan media sangat mendukung operasional perusahaan, terutama dalam menyampaikan kepada masyarakat terkait dengan program yang sudah dan sedang dilaksanakan.

“Media juga sangat berperan dalam keberlangsungan usaha, terutama memberikan masukan terkait hal-hal yang harus kami perbaiki atau benahi. Kritik dari masyarakat yang disampaikan melalui media massa menjadi masukan bagi kami untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kinerja perusahaan ke arah yang lebih baik,” jelasnya.

Kasan berharap kerja sama antara PT Aquafarm Nusantara Regal Springs dengan media massa yang sudah terjalin selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Pihaknya juga membuka diri untuk bekerjasama dengan media dalam berbagai bentuk, khususnya mengenai diseminasi informasi tentang budidaya ikan tilapia yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan. (mea)

13 Pimpinan OPD Dairi Dicopot

DIAMBIL SUMPAH:Bupati Dairi, Eddy KA Berutu mengambil sumpah janji jabatan eselon II dan III di lingkungan Pemkab Dairi di Balai Budaya Sidikalang, Selasa (31/12). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
DIAMBIL SUMPAH:Bupati Dairi,  Eddy KA Berutu mengambil sumpah janji jabatan eselon II dan III di lingkungan Pemkab Dairi di Balai Budaya Sidikalang,  Selasa (31/12).
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
DIAMBIL SUMPAH:Bupati Dairi, Eddy KA Berutu mengambil sumpah janji jabatan eselon II dan III di lingkungan Pemkab Dairi di Balai Budaya Sidikalang, Selasa (31/12). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Di akhir tahun 2019, Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu melakukan mutasi terhadap 13 pimpinanan organisasi perangkat daerah (OPD).

Di saat bersamaan, Bupati juga melantik Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Dairi, Leonardus Sihotang menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi, yang digelar di Balai Budaya Sidikalang, Selasa (31/12).

Hadir Wakil Bupati (Wabup), Jimmy Andrea Lukita Sihombing, Sekda, Sebastianus Tinambunan, Kapolres AKBP Leonardo Simatupang, Dandim 0206/Dairi, Letkol Arha Hadi Purwanto serta mewakili Kejari dan Ketua PN Sidikalang.

Pelantikan diawali pengambilan sumpah janji jabatan tinggi pratama (Sekda) Dairi yang baru, Leonardus Sihotang. Selanjutnya, Bupati Eddy mengambil sumpah janji jabatan para pimpinan OPD (eselon II) serta pejabat administrator (eselon III). Sekretaris badan kepegawaian pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM), Bernat Naibaho membacakan surat keputusan Bupati dan nama pejabat yang dimutasi.

Ke-13 pimpinan OPD yang dicopot atau nonjob tersebut antara lain, Posma Tua Manurung Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup digantikan, Amper Nainggolan sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Kasatpol PP, Lamatur Sitanggang digantikan, Eddy Banurea sebelumnya menjabat asisten 2, Kepala BPBD, Bahagia Ginting digantikan Sahalatua Manik sebelumnya menjabat Kepala Balitbang.

Selanjutnya, Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah, Sahat Sianturi digantikan, Harryson Sirumapea sebelumnya menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah. Kadis Perputakaan, Rosmida Situmorang digantikan Fatimah Boangmanalu sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Kadis Infokom, Anton Sihaloho digantikan Rahmatsyah Munthe sebelumnya menjabat Kadis Perindag, Kakan Kesbang, Sardin Purba digantikan, Ramland Sitohang sebelumnya menjabat asisten 1. Selanjutnya, Kadis Pendidikan, Rosema Silalahi, Kadis PUPR, Lasma Duma Lumbantobing, Kepala Bappeda, Jubel Sianturi, Kepala Inspektorat, Edward Hutabarat, Kadis Pengendalian Penduduk dan KB, Lomo Sianturi, Kadis Pemdes, Hutur Siregar serta Kadis Pertanian, Herlina Lumbantobing.

Sementara itu, Dapot Hasudungan Tamba sebelumnya menjabat Kadis Tenaga Kerja dan UKM diangkat menjadi Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan pejabat sebelumnya, Suasta Ginting dilantik jadi Staf Ahli Bupati. Kepala Dinas Kesehatan, Nitawati Sitohang juga dimutasi menjadi Stqf Ahli Bupati. Marisi Sianturi sebelumnya menjabat staf ahli Bupati dilantik jadi Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu menggantikan, Jonny Hutasoit yang dimutasi jadi asisten 2.

Dan Carles Hasudungan Bancin diangkat menjadi asisten 3 yang sebelumnya menjabat staf ahli Bupati, Ida P Sihombing Kepala Kantor Ketahanan Pangan dimutasi menjadi Staf Ahli Bupati dan Datulam Padang Kadis Perhubungan ikut dilantik. Sementara untuk posisi jabatan administrator (eselon III) yakni Sekretaris Dispemdes, Junihardi Siregar, Sekretaris Dinas Pendidikan, Besli Pane, Sekretaris Disbudpar, Rorua Panjaitan serta lainya.

Belasan posisi eselon II masih kosong. Pelantikan kali ini merupakan yang kedua dilakukan Bupati Eddy KA Berutu setelah sebelumnya juga mencopot puluhan Kepala Sekola (Kasek) SD dan SMPSserta memutasi Camat dan pejabat administrator setelah menjabat sebagai Bupati Dairi pasca dilantik bulan April 2019 lalu.

Dalam sambutanya, Bupati Eddy KA Berutu menegaskan, pelantikan dilakukan sebagai penyegaran. Untuk mewujudkan pembangunan dibutuhkan pegawai atau ASN yang handal untuk meningkatkan layanan publik.

Bupati mengajak pejabat yang dilantik untuk sigap menyesuaikan perubahan yang terjadi sesuai OPD baru. Laksanakan tugas dengan jujur dan penuh tanggungjawab, tandasnya. (rud/han)

Anggota DPR RI Delia Pratiwi Bantu Korban Kebakaran Rumah di Langkat

SAMBUTAN:Anggota DPR RI Delia Pratiwi br Sitepu, saat memberikan sambutan pada kunjungannya di Langkat.

Serahkan Sembako dan Uang

SAMBUTAN:Anggota DPR RI Delia Pratiwi br Sitepu, saat memberikan sambutan pada kunjungannya di Langkat.
SAMBUTAN:Anggota DPR RI Delia Pratiwi br Sitepu, saat memberikan sambutan pada kunjungannya di Langkat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Anggota DPR RI Delia Pratiwi br Sitepu, SH dari Fraksi Golkar di Komisi IX dan anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi partai Golkar di Komisi C, H.Rizky Yunanda Sitepu ,STP memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Langkat, Senin (30/12).

Saat meninjau langsung rumah warga yang mengalami musibah kebakaran, Rizky Sitepu mendapat laporan kalau 9 unit rumah di daerah Kelurahan Pekan Bahorok Kecamatan Bahorok dan di Desa Lau Lugur, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat musnah terbakar dilalap si jago merah pada Selasa (24/12) sekitar pukul 09.30 WIB dan di Desa Lau Lugur Salapian, sebuah rumah juga terbakar pada Minggu (29/12) pukul 12.00 WIB.

Dalam kunjungan ke lokasi kebakaran di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pekan Bahorok, Kecamatan Bahorok, Langkat Senin (30/12) pagi, anggota DPRD dapil Binjai dan Langkat, Rizky Sitepu ini disambut Kepala Desa Pekan Bahorok Tengku Nurasiyah dan Sekcam Bahorok Rukun Sinuraya dan petugas Polsek Bahorok.

Dari laporan Kades ini, sebanyak 9 unit rumah terbakar yang merupakan milik Dedi, Santi, Joko, Misni satu pertapakan dan rumah Sawal, Syarifudin, Ginok,Asnul Arifin, dan rumah Ser Ser.

Kepada warga yang rumahnya habis terbakar itu, Rizky menyampaikan duka yang mendalam atas musibah tersebut dan berharap semua korban yang mengalami musibah rumah terbakar harus sabar dan tawaqal.

“Semua kita tidak berharap akan kejadian ini. Saya berharap ibu dan bapak menerima kenyataan ini dengan lapang dada dan bermohon kepada yang maha kuasa kiranya bisa membangun kembali secara bertahap rumahnya yang terbakar ini,” kata Rizky memberi semangat.

Pada kesempatan itu, Rizky membantu sembako berupa satu karung beras, satu kotak mie instant, minyak makan, gula untuk 9 orang warga yang rumahnya terbakar. Begitu juga Delia Pratiwi, memberikan bantuan korban musibah kebakaran rumah yang jumlahnya 9 rumah dengan menyerahkan uang sebanyak Rp700 ribu per rumah.

“Jadi bantuan kami berdua jangan dinilai harganya namun lihatlah dari rasa empati dan bukti kepedulian kami atas musibah kebakaran ini, maka kami secara spontan menyerahkan bantuan ini,” kata Rizky lagi.

Sedangkan di Dusun 1 Desa Lau Lugur, Kecamatan Salapian juga diserahkan bantuan kepada Satriawan Sembiring korban musibah kebakaran rumahnya semi permanen. Semua bantuan itu disaksikan Sekcam Bahorok dan Kades Pekan Bahorok serta unsur Muspika lainnya. (rel/ila)

Proyek Jembatan Wampu Makan Korban, Bocah Kritis Tertimpa Besi

Dangerous accident in warehouse during work - wounded worker ** Note: Visible grain at 100%, best at smaller sizes
Ilustrasi

STABAT, SUMUTPOS.CO – Proyek pembangunan Jembatan Sei Wampu di Stabat, yang tak kunjung selesai menelan korban. Seorang bocah berinisial DS mengalami kritis, usai ditimpa besi yang jatuh dari lokasi proyek, Senin (30/12).

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi saat bocah berusia 10 tahun tersebut bermain di belakang rumah, bersama teman sebayanya. Kebetulan, rumah korban bersebelahan dengan pagar proyek jembatan Wampu.

Tak dinyana, material besi yang diangkat oleh alat berat crane jatuh dan menimpa kepala korban. Peristiwa itupun menghebohkan warga sekitar lokasi proyek. Oleh warga, rekanan proyek diminta untuk bertanggung jawab.

“Crane itu lagi angkat besi melintas di halaman belakang rumah kami. Sempat kurasakan ada firasat tak enak dalam hati. Rupanya benar ada kejadian seperti ini,” ujar Nur Ainun (60) warga sekitar, yang juga nenek korban.

“Akupun panik dan kemudian panggil warga lain untuk menelpon ayahnya,” sambung Ainun. Dikonfirmasi, Direktur RS Putri Bidadari, Firman mengamini ada seorang bocah menjadi korban tertimpa besi.

“Kepalanya luka, tapi saya enggak tahu persis. Ke RS saja, tanya informasinya,”ujarnya Kamis (2/1) melalui layanan pesan singkat WhatsApp.

Terpisah, kepolisian juga sudah mendengar kabar tersebut. Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Langkat pun bergeming.

Diduga ada unsur kelalaian dalam pengejaran proyek jembatan tersebut. “Terima kasih informasinya. Kami sangat menyayangkan kejadian tersebut. Coba nanti kami selidiki. Kalau sudah kejadian begini, ada unsur kelalaiannya,” tukas Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Teuku Fathir Mustafa. (ted/han)

Kapolresta Deliserdang dan 93 Personel Naik Pangkat

DIABADIKAN: Kapolresta Deliserdang Kombes Yemi Mandagi bersama 93 personel diabadikan usai kegiatan Korps Rapor Kenaikan Pangkat, Selasa (31/12).
DIABADIKAN: Kapolresta Deliserdang Kombes Yemi Mandagi bersama 93 personel diabadikan usai kegiatan Korps Rapor Kenaikan Pangkat, Selasa (31/12).
DIABADIKAN: Kapolresta Deliserdang Kombes Yemi Mandagi bersama 93 personel diabadikan usai kegiatan Korps Rapor Kenaikan Pangkat, Selasa (31/12).

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Kapolresta Deliserdang, Yemi Mandagi SIK, naik pangkat setingkat dari Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) menjadi Komisaris Besar (Kombes) beserta 93 personel lainnya.

Kegiatan upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat dan upacara Purna Bhakti Personel Polresta Deliserdang tersebut dilaksanakan di Mapolresta Deliserdang, Selasa (31/12) siang

Korps Raport kenaikan pangkat yakni 93 personel dengan rincian, dari AKP ke Kompol 1 personel yakni Kasat Sabhara, Sudirman. Dari pangkat Iptu ke AKP 3 personil, yaitu Kapolsek Galang Teddy Napitupulu, Kapolsek Lubuk Pakam Firdaus Kemit dan Kapolsek Talun Kenas, Dahnial Saragih.

Selain itu, satu personel mendapat penghargaan kenaikan pangkat dari Aiptu ke Ipda, yaitu Yaedi Zebua. Personel yang purna bhakti Iptu Kasiat dan Ipda Abdul Hakim Harahap.

Personel yang naik pangkat dari Aipda ke Aiptu sebanyak 2 personel, dari Bripka ke Aipda 18 personel, dari Brigadir ke Bripka 27 personel, dari Briptu ke Brigadir 1 personel, dari Bripda ke Briptu 22 personel.

Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK dalam amanatnya mengatakan, kenaikan pangkat adalah suatu bentuk amanah yang harus diemban dengan penuh rasa tanggung jawab yang diberikan oleh Kepolsian Negara Republik Indonesia kepada Personil Polri. Kenaikan pangkat bukan untuk kesombongan diri melainkan berupa titipan yang harus di jaga. Semakin tinggi pangkat semakin berat tanggungjawab.

“Kepada yang purna tugas, Polresta Deliserdang adalah merupakan keluarga besar dan tetap menjaga hubungan baik,” sebut perwira menengah berpangkat tiga melati dipundak ini.

Kemudian, Kapolresta Deliserdang memberikan bingkisan kepada anggota yang purna Bhakti. Sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur Kapolresta bersama seluruh anggota yang naik pangkat mendapat siraman air dari mobil pemadam kebakaran yang disediakan sehingga larut dalam kegembiraan. (btr/han)

Bupati Langkat Lantik Pengurus PAC dan Ranting PP Selesai

SERAHKAN: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA menyerahkan bendera pataka kepada pengurus PAC dan Ranting PP Selesai. ILYAS EFFENDY/SUMUT POS
SERAHKAN: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA menyerahkan bendera pataka kepada pengurus PAC dan Ranting PP Selesai.
ILYAS EFFENDY/SUMUT POS
SERAHKAN: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA menyerahkan bendera pataka kepada pengurus PAC dan Ranting PP Selesai. ILYAS EFFENDY/SUMUT POS

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) beserta Ranting Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat Periode 2019-2022 dilantik secara resmi oleh Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Langkat Terbit Rencana PA, disaksikan Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) PP Langkat H.Ngogesa Sitepu, di Halaman Terminal Bus Selesai, Jalan Binjai Bahorok Kelurahan Pekan Selesai, Langkat, akhir pecan lalu.

Pelantikan tersebut, ditandai penyerahan bendera pataka oleh Bupati dan pembacaan SK pelantikan oleh Sekjen MPC PP Langkat Amir Hamzah, sebagai ketua terpilih PAC PP Selesai Wahyu Manaf Ginting dan sebagai Sekretaris Khairul Fuad.

Bupati Langkat berharap, PAC PP Selesai yang baru dilantik dapat memperkuat kepengurusan dan mengkonsolidasikan seluruh kader PP di Selesai, agar benar-benar dapat memberikan perannya bagi pembangunan.

“Bermitralah, dengan pimpinan Kecamatan organisasi lainnya, serta kepada tokoh masyarakat, untuk mengembangkan potensi pemuda, karena pengembangan itu merupakan investasi yang tak ternilai harganya bagi masa depan bangsa.

“Saya yakin, di sini akan tercipta kader PP yang mau meningkatkan SDM nya. Berjiwalah patriotisme, karena jiwa seorang pemuda menjadi acuan kemana arah bangsa dan negara ini dimasa mendatang, “ungkapnya. Bupati Langkat juga menegaskan, agar seluruh Kader PP menjaga nama baik organisasi, serta bersama berkomitmen mengharamkan menyentuh, memakai apalagi mengedarkan narkoba.

Sementara itu H Ngogesa mendoakan pengurus PAC PP Selesai dapat menjadikan momentum ini sebagai Starter Point untuk berkiprah dalam derap pembangunan di Kecamatan Selesai khususnya, dan Langkat umumnya.

Ketua panitia Dede Alamsyah melaporkan, kegiatan ini bertemakan ‘Dengan konsulidasi kita tingkatkan peran serta PP di Kecamatan Selesai, menyongsong masyarakat aman, sejahtera dan religius’.

Dalam kesempatan tersebut, Dede Alamsyah tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Bupati Langkat dan H. Ngogesa serta pihak terkait lainnya, atas dukungannya baik secara moril dan materil, hingga kegiatan ini terselenggara dan berjalan lancar.

Bupati Langkat bersama H. Ngogesa usai pelantikan berkesempatan memberikan tali asih kepada 15 anak yatim dan 15 kaum duafa.

Hadir dalam rombongan MPW PP Sumut, Ketua dan sejumlah anggota DPRD Provinsi dan Langkat, rombongan MPC PP Binjai dan Tanah Karo, Ketua Sapma PP Langkat, para pejabat Pemkab Langkat, Forkopim Selesai, ketua FKPPI Langkat, keluarga besar PP se Langkat, tokoh agama/masyarakat dan pemuda serta undangan lainnya. (yas/han)

PKS Target Kader Jadi Wali Kota Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan menjadi pemenang di Pilkada Kota Medan tahun 2020. PKS mengatakan ingin mengusung kader sendiri di Pilkada.

“Untuk kota Medan, PKS harapan besarnya menang di Pilkada. Mudah-mudahan kader PKS jadi Wali Kota,” kata Ketua DPD PKS Medan Salman Alfarisi kepada wartawan, Kamis (2/1).

Dia mengatakan ada sejumlah nama yang sudah diusulkan ke DPP PKS untuk digodok sebagai calon Wali Kota (calwakot) Medan. Salah satunya adalah Eks Menkominfo Tifatul Sembiring.

“Sudah ada beberapa yang diusulkan ke DPP (PKS), ada nama Pak Tifatul Sembiring,” ucapnya.

Salman mengatakan pada Pilkada Medan 2015, PKS sudah mendukung calon di luar kadernya. PKS sendiri punya 7 kursi di DPRD Medan sehingga harus berkoalisi untuk mengusung pasangan calon di Pilkada 2020.

“Di tahun 2015 lalu kita mengusung non-kader, wajar saya rasa kader partai PKS maju dalam Pilkada Kota Medan,” ucap Salman.

Dia juga menyebut PKS tetap terbuka dengan komunikasi politik dari nama-nama bakal cawalkot Medan lain seperti Menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution; Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution; ataupun Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Gerindra Ihwan Ritonga. Namun, Salman mengatakan PKS tak membuka pendaftaran cawalkot secara terbuka. (bbs/azw)

Cyber War akan Mewarnai Pilkada Serentak 2020

Dirjen Polpum Kemendagri Bahtiar
Dirjen Polpum Kemendagri Bahtiar
Dirjen Polpum Kemendagri Bahtiar

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Tahun 2020, kembali akan digelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 270 daerah, dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Pemilihan serentak ini digelar untuk daerah-daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir pada tahun 2021.

Untuk mengupas lebih lanjut, apa saja potensi konflik yang mungkin terjadi di Pilkada serentak 2020, wartawan mewawancarai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Polpum Kemendagri) Bahtiar di Jakarta.

Tahun depan kembali akan digelar Pilkada serentak di 270 daerah. Mungkin bisa dipetakan sumber konflik yang mungkin terjadi dan perlu diantisipasi?

Kami, Kemendagri, khususnya Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum telah melakukan pemetaan potensi kerawanan Pilkada serentak. Ada beberapa kerawanan yang perlu diwaspadai.

Salah satunya adalah cyber war dan politik identitas. Politik di media sosial saat pemilu serentak begitu mengharu biru. Ini yang banyak dibicarakan, ini juga ancaman. Media sosial ini repotnya semua orang bisa jadi pewarta. Di sinilah pentingnya produksi konten positif untuk melawan hoaks, ujaran kebencian, dan kampanye negatif. Begitu juga politik identitas pada pemilu serentak kemarin begitu kuat.

Politik identitas itu adalah sebuah alat politik suatu kelompok seperti etnis, suku, budaya, agama atau yang lainnya untuk tujuan tertentu, misalnya sebagai bentuk perlawanan atau sebagai alat untuk menunjukkan jati diri suatu kelompok tersebut. Nah, soal politik identitas, ini yang mengasah ini adalah konsestan, calon, supaya dapat dukungan dan membuat sentimental.

Sentimentil kesukuan atau SARA itu diangkat dikentalkan, dan biasanya diproduksi oleh calon atau pendukungnya supaya pemilih menjadi fanatik. Saya kira partisipasi publik menjadi kata kunci terakhir dan menjadi sangat penting, partipasi bukan hanya di TPS tetapi di seluruh proses ini, terlibat memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat. Semua proses pilkada yang sehat harus dalam suasana rileks, santai, tak tegang, bersahabat dan damai walau berbeda pilihan.

Polarisasi masyarakat akankah mungkin terjadi di Pilkada seperti dalam pemilu serentak 2019?

Potensi terjadinya polarisasi di tengah masyarakat ini juga harus diantisipasi dengan baik. Utamanya, dalam media sosial yang memungkinkan setiap orang membuat konten sesuai kehendaknya masing-masing.

Hoaks, ujaran kebencian, kampanye negatif yang dapat menggangu persatuan dan kesatuan harus dicegah secara maksimal. Intinya hati-hati juga dengan produksi konflik yang ditimbulkan media sosial, ada hoaks, dan lain-lain.

Apalagi mendekati hari pelaksanaannya, biasanya suasana menjadi panas, kampanye tersebut harus dilawan dengan kampanye positif. Di sinilah peran peserta Pilkada dan partai politik agar ikut serta meminimalisir suasana panas dan konflik di tengah masyarakat. (bbs/azw)