Home Blog Page 491

Pj Wali Kota Dilantik sebagai Kamabicab, Plt Sekdako jadi Ketua Kwarcab Pramuka Kota Tebingtinggi

LANTIK: Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara, Nurdin Lubis Ketika melantik Kamabicab Pramuka Kota Tebingtinggi Pj Wali Kota Moettaqien Hasrimi dan Kamabicab melantik Ketua Kwarcab Pramuka Kota Tebingtinggi Plt Sekdako Kamlan Mursyid. FOTO: ISTIMEWA/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Moettaqien Hasrimi resmi dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Tebingtinggi.

Pelantikan dilakukan oleh Kakwarda Sumut, Nurdin Lubis, di ruang Aula Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Kamis (26/9) Pelantikan dan Pengukuhan Ketua serta jajaran pengurus, sesuai dengan Surat Keputusan Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara Nomor 56 Tahun 2021 tanggal 3 November 2021.

Selain pelantikan Majelis Pembimbing Cabang, juga dilakukan pelantikan Pengurus Kwartir Cabang, berdasarkan Surat Keputusan Kwarda Gerakan Pramuka Sumut Nomor 13 Tahun 2024 tanggal 17 April 2024.

Dilanjutkan pelantikan Lembaga Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka Kota Tebingtinggi berdasarkan Surat Keputusan Gerakan Pramuka Sumut Nomor 14 tahun 2024 tanggal 17 April 2024, masing-masing Pergantian Antar Waktu Masa Bhakti 2021-2026.

Pj Wali Kota Tebingtinggi Moettaqien Hasrimi selaku Kamabicab Tebingtinggi, mengatakan, bahwa Kota Tebingtinggi memang butuh energi dari luar, dalam artian yaitu dengan adanya event-event besar di Kota Tebingtinggi yang bisa mendorong perekonomian Kota Tebingtinggi.

“Contoh juga waktu pelaksanaan PON XXI lalu, awalnya Kota Tebingtinggi tidak mendapat satu cabang olahraga, tapi dengan kebaikan Gubernur, akhirnya Kota Tebingtinggi mendapat saru cabor, balap sepeda,” jelasnnya.

Ujar Moettaqien Hasrimi bahwa dengan adanya itu, datanglah pengusaha-pengusaha hotel kemari, berterimakasih betul. Tak pernah sejarah, terakhir MTQ tahun 2021. “Artinya apa event-event besar yang kami butuhkan. Melihat ada jalan tol, sedikit banyak berpengaruh pada kita semua,” bilang Moettaqien.

Melalui pelantikan ini juga, kepada Gerakan Pramuka Tebingtinggi, Pj Wali Kota Moettaqien Hasrimi berharap dapat menjadi agency of change.

“Insyaallah dengan kebersamaan, adanya pramuka disini bisa menjadi agency of change, membawa perubahan, buah-buah pikiran apa yang bisa berdampak, multi efek terhadap Kota Tebing Tinggi. Mudah-mudahan kita memberi sumbangsih kepada kota yang kita cintai,” bebernya.

Ketua Kwarda Sumut, Nurdin Lubis mengatakan bahwa masa depan suatu bangsa terletak pada generasi muda, sebab mereka yang akan menggantikan dalam memimpin bangsa.

“Oleh sebab itu generasi muda perlu kita beri pengetahuan dan keterampilan sesuai tuntutan zaman. Dalam hal ini, Gerakan Pramuka sebagai lembaga non formal memberi tujuan agar setiap Pramuka menjadi generasi muda yang berkebangsaan, berkecakapan dan berkarakter,” ungkapnya.

Seusai Pj Wali Kota dilantik sebagai Kamabicab Tebingtinggi, kemudian Kamabicab melantik Plt Sekdako Kamlan Mursyid sebagai Ketua Kwarcab Tebingtinggi dan jajaran sekaligus pelantikan Lembaga Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka Kota Tebingtinggi Pergantian Antar Waktu Masa Bhakti 2021-2026.

Hadir juga, Ketua DPRD Sementara Sakti Khadaffi Nasution, Kasat Binmas Polres Tebingtinggi AKP BSM Tarigan dan Forkompinda Kota Tebingtinggi. (ian/han)

Pj Wali Kota Tebingtinggi Lantik 20 Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional

LANTIK: Pj Wali Kota Tebingtinggi Moettaqien Hasrimi melantik 20 Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional ASN di wilayah jajaran Pemko Tebingtinggi. FOTO: ISTIMEWA/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUT POS.CO- Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar pelantikan bagi 20 orang ASN yang diangkat dimutasi untuk menduduki Jabatan Administrator, Pengawas dan Fungsional di lingkungan Pemko Tebingtinggi di ruang Aula, Laboratorium Terpadu Jalan Gunung Leuser BP 7 Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Rabu (25/9).

Pengangkatan dan mutasi bagi 20 orang pejabat tersebut berdasarkan Keputusan Wali Kota Tebingtinggi No. 100.3.3.3/1009 Tahun 2024 tanggal 8 Juli 2024, No. 100.3.3.3/1100 Tahun 2024 tanggal 8 Juli 2024, No. 100.3.3.3/1427 Tahun 2024 tanggal 29 Agustus 2024 dan No. 100.3.3.3/1319 Tahun 2024 tanggal 13 September 2024.

Pengambilan sumpah dan janji pejabat pada pelantikan tersebut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Tebingtinggi Moettaqien Hasrimi, Plt Sekdako Kamlan Mursyid.

Pj Wali Kota Moettaqien Hasrimi mengharapkan kepada pejabat yang baru saja dilantik agar bergerak cepat dan tepat dengan menyesuaikan keadaan yang ada.

“Saya ingin cepat bekerja, cepat menyesuaikan dengan keadaaan, inilah bentuk apresiasi penghargaan kami Pemerintah Kota Tebingtinggi kepada bapak, ibu sekalian yang promosi, itu memang hak-hak saudara sekalian. Dan saya sampaikan agar kita selalu mengutamakan koordinasi,” harap Moettaqien.

Tak lupa, memasuki masa kampanye Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tebingtinggi, Moettaqien berpesan agar menjaga kekondusifan dan bijak dalam bermedia sosial.

“Petakan daerah-daerah aman yang mungkin terdapat konflik, sedini mungkin deteksi dan jangan lengah. Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan, bersinergi, insyaallah kekondusifan dalam Pilkada ini akan tercapai,” pesannya.

Pengangkatan dan mutasi ini, lanjut Moettaqien, merupakan hal yang wajar dan juga dalam rangka penyegaran organisasi, mengingat, sejak bulan Mei 2022, belum adanya pengangkatan atau mutasi ASN di lingkungan Pemko Tebingtinggi.

“Terakhir pelantikan Mei 2022, sudah 2 tahun lebih tidak ada penyegaran organisasi, banyak kekosongan jabatan. Penyegaran itu wajar, tolong sampaikan kepada masyarakat. Tidak ada jelang Pilkada, ini resmi kebutuhan organisasi kita,” terang Moettaqien.

Adapun 20 orang nama-nama pejabat yang diangkat dan dimutasi pada pelantikan, M Furqon Syahputra, Camat Padang Hilir, Siswaniarti, bagian Irban Urusan Pemerintahan II Inspektorat, Irfan Nurdiansyah Harahap, Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD, Faisal Ahmad Kabag Prokopim Setdako, Ary Miranda Kabid KNPK Kesbangpol, Hamonangan Siregar, Kabid KKP Dinas Ketapang dan Pertanian, Nanda Aulia Yusuf Purba, Kabid IWK dan Ekososbudag Kesbangpol, Ivan Assanur Ferdianta, Kasubbag Prokopim Setdako.

Selanjutnya, Andika Aziz Lubis, Kasie Kerja Sama Satpol PP, Rizal, Lurah Tebingtinggi Lama, Deni Arsiyanti Lurah Durian, Chairuni Bela Savitri Lurah Pabatu, Riski Winanda Lurah Padang Merbau, Fuad Hidayat Lurah Tebing Tinggi, Sasti Lestari Kasie Trantib Umum Kelurahan Berohol, Desliana Saragih, PPUPD Ahli Muda Inspektorat, Rudi Iskandar Nasution Tenaga Promosi dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama UPTD Puskesmas Pasar Gambir, Erfiana Sinaga, Administrator Kesehatan Ahli Pertama Dinkes, Dara Chairani Sinaga Administrator Kesehatan Ahli Pertama Dinkes, Halimatus Sakdiyah Lubis Psikologis Klinis Ahli Pertama UPTD RSUD dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi. (ian/han)

Gelar Media Gathering, Kemenag Sumut Bahas Peningkatan Prestasi Madrasah

PAPARKAN: Katim Kurikulum Bidang Pendidikan Madrasah, Nursyamsiah memaparkan visi dan misi madrasah dalam acara Media Gathering Kemenag Sumut, Kamis (26/9). FOTO: ISTIMEWA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kementerian Agama Sumatra Utara (Kemenag Sumut) membahas peningkatan prestasi madrasah melalui Media Gathering, dengan tema ‘Menggapai Prestasi Madrasah’, di Medan, Kamis (26/9).

Ketua Tim (Katim) Humas Data dan Informasi (HDI), H Mulia Banurea mengatakan dalam sambutannya, madrasah adalah bagian dari sejarah peradapan islam dalam mencetak generasi madani.

“Madrasah adalah bagian dari sejarah peradapan islam yang mengajarkan keseimbangan antara fikir (nalar) dan zikir (moral spiritual),” ujarnya.

Menurut Banurea, kegiatan ini bertujuan meningkatkan prestasi siswa madrasah, melalui diskusi kelompok dan rekomendasi yang dilahirkan.

“Kami berharap dari pemaparan Katim Kurikulum Bidang Pendidikan Madrasah, akan lebih menjelaskan tentang visi dan misi madrasah,” jelasnya.

Sementara itu, Nursyamsiah selaku Katim Kurikulum Bidang Pendidikan Madrasah Kemenag Sumut, memaparkan tentang misi madrasah.

Dia menyebutkan, salah satu misi madrasah, yakni meningkatkan daya guna dan hasil guna pendidikan pada madrasah, kurikulum madrasah yang berciri khas islam peningkatan kuantitas dan kualitas sumberdaya pendidikan.

Kemudian, lanjutnya, penguatan lembaga madrasah sehingga terciptanya lembaga yang islami, penguatan ciri khas agama Islam serta meningkatan ketaatan siswa dalam mengamalkan agama.

“Jadi ke enam misi madrasah yang barusan kita sampaikan itu sangat penting untuk dilaksanakan agar menciptakan siswa/siswi madrasah yang berkualitas,” ujar Nursyamsiah.

Masih di kesempatan itu, dia juga memaparkan terkait prestasi madrasah. “Prestasi peserta didik merupakan hal yang penting karena produk suatu sekolah yang paling sering dan umum menjadi sorotan yakni prestasi yang didapatkan peserta didik baik dibidang akademi dan non akademi,” tukasnya. (man)

PLN UP3 Binjai Sosialisasikan Program Binjai Smart Electric Point Kepada Gabungan Kelompok Tani di Kabupaten Langkat

Manager PLN UP3 Binjai, Darwin Simanjuntak menjelaskan kepada Pj Bupati Langkat tentang inovasi kelistrikan dalam membantu para petani dan UMKM di Kabupaten Langkat

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Binjai, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Langkat, mengadakan sosialisasi program inovatif Binjai Smart Electric Point (BIS LIPIN) di Ruang Pola Bupati Langkat. Acara ini dihadiri oleh Gabungan Kelompok Tani se-Kabupaten Langkat, dengan tujuan memberikan pemahaman mengenai kemudahan akses listrik bagi para petani, peternak, dan UMKM yang seringkali terkendala oleh biaya penyambungan listrik permanen.

Program BIS LIPIN dirancang khusus untuk mendukung masyarakat yang membutuhkan listrik dalam jangka waktu tertentu, seperti petani yang memerlukan listrik untuk menggerakkan pompa pengairan di lahan pertanian. Dengan BIS LIPIN, pelanggan cukup mendaftarkan diri melalui tautan pendaftaran yang disediakan, membeli token sesuai kebutuhan, dan PLN akan mengirimkan perangkat BIS LIPIN langsung ke lokasi pengguna.

Manager UP3 Binjai, Darwin Simanjuntak dalam sambutannya mengatakan bahwa BIS LIPIN merupakan solusi para petani untuk mendapatkan listrik.

“Kami berharap BIS LIPIN dapat menjadi solusi yang efektif bagi masyarakat, terutama para petani yang selama ini kesulitan mendapatkan akses listrik terjangkau dan sesuai kebutuhan. Melalui program ini, PLN berkomitmen untuk mendukung produktivitas mereka dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ucap Darwin.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, menambahkan bahwa PLN berupaya terus mendorong peningkatan swasembada pangan dan para pelaku UMKM di Sumatera Utara dengan menghadirkan listrik yang andal dan berkualitas.

“Kami yakin dengan listrik yang andal, dapat meningkatkan produktivitas masyarakat di berbagai segmen. Itu sejalan dengan penerapan budaya AKHLAK BUMN dalam kinerja 5 tahun di bawah kepemimpinan Erick Thohir,” jelas Saleh.

Program ini juga memberikan fleksibilitas yang lebih besar kepada pelanggan karena penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan energi harian. Hal ini menjadi solusi bagi petani dan pelaku UMKM yang tidak memerlukan listrik secara permanen, tetapi hanya sesekali dalam kegiatan operasional. Dengan sistem token, pelanggan dapat mengontrol penggunaan listrik secara efisien.

Sosialisasi BIS LIPIN diharapkan mampu membuka akses listrik yang lebih luas bagi masyarakat di sektor pertanian dan UMKM, sehingga produktivitas mereka meningkat tanpa harus terbebani oleh biaya penyambungan listrik yang tinggi. Program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung ekonomi hijau dan energi terbarukan yang lebih inklusif. (ila)

PLN UP3 Pematangsiantar Melakukan Penyalaan One Day Service Pelanggan Tegangan Menengah

Manager PLN UP3 Pematangsiantar, Hasudungan Siahaan, memastikan kubikel telah terpasang dan berfungai normal (24/9).

PEMATANGSIANTAR, SUMUTPOS.CO – PLN UP3 Pematangsiantar berhasil melakukan Penyalaan One Day Service dan merealisasikan permohonan Pasang Baru Tegangan Menengah (TM) PT PRIMA INDO RUBBER dengan tarif/daya I3/1.730.000 VA, pada Selasa (24/9/2024).

Dengan layanan One Day Service, pelanggan tegangan menengah kini dapat menikmati penyalaan listrik dalam waktu satu hari kerja setelah pengajuan permohonan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memenuhi kebutuhan energi pelanggan dengan lebih efisien.

Manager PLN UP3 Pematangsiantar, Hasudungan Siahaan, mengatakan bahwa PLN memahami pentingnya pasokan listrik yang cepat dan handal bagi operasional bisnis. Dengan program ini, kami berupaya untuk mendukung pertumbuhan industri di Indonesia melalui akses listrik yang lebih cepat.

“Kami berkomitmen untuk memberikan layanan yang cepat dan berkualitas kepada pelanggan. Layanan ini diharapkan dapat mempercepat akses energi bagi pelaku usaha dan mendukung kelancaran operasional mereka,” ucap Hasudungan.

Direktur PT PRIMA INDO RUBBER, Suny Angat, melalui Manager Operasi, Amelia Devina Lubis, mengapresiasi layanan penyalaan One Day Service oleh PLN UP3 Pematangsiantar.

“Kami sangat menghargai inisiatif PLN untuk menghadirkan layanan One Day Service. Ini adalah langkah yang signifikan dalam mendukung kelancaran operasional kami. Dengan akses listrik yang cepat dan efisien, kami dapat meningkatkan produktivitas dan memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan kami,” ungkap Amelia.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, juga menyampaikan bahwa PLN menyadari kebutuhan listrik di Sumatera Utara terus meningkat.

“Dalam memenuhi kebutuhan akan listrik, PLN menyediakan layanan Same Day Service sebagai sebuah inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut merupakan sinyal akan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara yang terus menggeliat. PLN juga siap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan menghadirkan listrik yang andal. Itu sejalan dengan penerapan budaya AKHLAK BUMN dalam kinerja 5 tahun di bawah kepemimpinan Erick Thohir,” kata Saleh.

PLN berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik demi mendukung kebutuhan energi masyarakat dan dunia usaha di Indonesia. (ila)

Antar Sabu ke Sulteng, 2 Warga Aceh Dituntut 20 Tahun Penjara

TUNTUTAN: Dua warga Aceh terdakwa kasus kurir sabu, menjalani sidang tuntutan di PN Medan, Kamis (26/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Muhammad Harun alias Mathias (28) dan Ahyatullah Khumaini alias Hishal (23), dituntut jaksa 20 tahun penjara. Kedua terdakwa warga asal Aceh ini, dinilai terbukti atas kasus kurir sabu seberat 4 kilogram, ke Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Jaksa penuntut umum (JPU) Erning Kosasi, dalam nota tuntutannya menyatakan, perbuatan kedua terdakwa dinilai melanggar Pasal 114 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Menuntut, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Muhammad Harun alias Mathias dan terdakwa Ahyatullah Khumaini alias Hishal oleh karena itu dengan pidana penjara selama 20 tahun,” ucapnya dalam sidang di ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (26/9).

Kemudian, JPU juga menuntut para terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp1 miliar. Dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana penjara selama 1 tahun.

Menurut JPU, hal-hal yang memberatkan, perbuatan para terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran gelap narkoba. Sedangkan hal-hal yang meringankan, para terdakwa mengaku dan menyesali perbuatannya.

Setelah mendengarkan tuntutan, majelis hakim diketuai Nani Sukmawati menunda persidangan hingga pekan depan, dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi) dari para terdakwa.

Untuk diketahui, perkara ini bermula pada 18 Februari 2024. Saat itu, terdakwa Harun ditawarkan dan diajak oleh terdakwa Ahyatullah untuk menjadi perantara jual beli sabu seberat 4000 gram (4 kg) ke Kota Palu, Sulteng.

Atas tawaran dan ajakan itu, Harun di imingi upah sebesar Rp80juta dan akan dibagi rata dengan Ahyatullah yang masing-masing memperoleh sejumlah Rp40.000.000.

Selanjutnya, pada 19 Februari 2024, Hasan (dalam lidik) menghubungi Ahyatullah yang meminta Harun dan Ahyatullah untuk mengirim foto setengah badan agar dilampirkan dalam pembuatan KTP palsu yang akan digunakan untuk membeli tiket pesawat terbang juga untuk mengalihkan perhatian petugas Bandara Kualanamu International Airport (KNIA).

Kemudian, keesokan harinya, Hasan melalui orang suruhannya menyerahkan uang sejumlah Rp8 juta kepada Ahyatullah. Lalu, uang tersebut Ahyatullah bagi dua dengan Harun masing-masing sebesar Rp4 juta.

Kemudian pada malam harinya, para terdakwa berangkat dari Kabupaten Pidie, Aceh, menuju Kota Medan menggunakan transportasi umum darat (travel) dan tiba di Medan pada 21 Februari 2024.

Setibanya di Medan, seorang laki-laki menunjukkan sabu sebanyak 16 bungkus di bawah tempat tidur di salah satu penginapan yang berada di Jalan Abdul Hakim, Kecamatan Medan Selayang. Kemudian, sabu tersebut dimasukkan ke dalam koper.

Setelah itu, pada 22 Februari 2024, Harun dan Ahyatullah berangkat menuju Bandara Kualanamu International Airport. Mereka tiba di bandara pada pukul 04.00 WIB.

Sesampainya di bandara, petugas kepolisian dari Polda Sumut langsung melakukan menangkap para terdakwa dan menggeledah koper yang dibawa para terdakwa. Saat digeledah, petugas mendapati barang bukti 16 bungkus sabu dengan berat 3.847,8 gram. (man)

Selama 2024, Bea Cukai Sumut Sita 7 Juta Batang Rokok Ilegal

MENINGKAT: Peredaran Rokok ilegal masih mengalami peningkatan di wilayah Sumatera khususnya wilayah Sumatera Utara dan masih banyak diperjualbelikan di beberapa pasar. FOTO: ISTIMEWA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Peredaran Rokok ilegal masih mengalami peningkatan di wilayah Sumatera khususnya wilayah Sumatera Utara dan masih banyak diperjualbelikan di beberapa pasar.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Seksi (Kasi) Penindakan II Kantor Wilayah (Kanwil) Bea dan Cukai Sumatera Utara, Carl Tampubolon ketika dikonfirmasi Sumut Pos, Kamis(26/9/2024).

Ia mengatakan, sejauh ini pihaknya telah menindak kurang lebih 20 kasus rokok ilegal dan telah diproses secara pidana.

“Yang sudah kita tangkap beberapa tahun terakhir kurang lebih 20 kasus yang kita naikkan ke Pidana,” ujarnya.

Adapun asal rokok yang berhasil disita oleh Bea dan Cukai Sumut berdasarkan data di bungkus rokok rata-rata berasal dari Pulau Jawa, dan jarang dan bahkan hampir tidak ada yang berasal dari Sumatera Utara.

Carl melanjutkan, sejak beberapa tahun terakhir pihaknya juga telah mengamankan rokok ilegal dalam jumlah besar. Akibatnya, negara diperkirakan mengalami kerugian Rp 10 miliar rupiah dan untuk tahun 2024 ini diperkirakan jumlah batang rokok yang sudah disita oleh Bea Cukai Sumut sebanyak 7 Juta batang rokok.

“Sudah ditangkap Bea dan Cukai dan ditaksir kerugian negara berkisar Rp 10 miliar lebih, dan jumlah batang rokok yang sudah disita sebanyak 7 juta batang” ujar Carl.

Namun Carl, tidak bisa menafsirkan berapa kisaran kerugian negara jika dihitung berdasarkan jumlah rokok ilegal yang masih tersebar di Sumut.

Lanjutnya, Bea dan Cukai mengalami kesulitan melakukan tindakan terhadap rokok ilegal dikarenakan wilayah Sumut yang cukup luas.

Untuk itu, Carl Tampubolon mengajak Pemerintah Daerah, baik itu di tingkat Kabupaten Kota untuk terus menggempur rokok ilegal di setiap wilayah.

“Luasnya daerah, makanya kita ajak pemerintah setempat untuk menggempur rokok ilegal,” ajaknya.

Selain terkendala di luasnya wilayah, kata Carl lagi, para pelaku bisnis rokok ilegal ini terus mencari kesempatan untuk terus menyelundupkan ataupun menjual rokok ilegal.

Meski begitu, Carl memastikan pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap masalah ini. Pihaknya terus menanggapi informasi terkait keberadaan rokok ilegal.

“Jadi, kalau ada informasi keberadaan rokok ilegal, kita tindak lanjuti. Kemudian kita tetap melakukan operasi-operasi pasar, itu tetap kita lakukan,”ucapnya.(san/han)

Lomba Kampung Tertib Lalu Lintas Polda Sumut, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Raih Juara Dua

JUARA DUA: Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pelabuhan Belawan berhasil meraih juara kedua dalam perlombaan Kampung Tertib Lalu Lintas yang diselenggarakan oleh Polda Sumatera Utara dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-69. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., MTCP, di Aula Tribrata Polda Sumut pada Rabu, (25/9/2025). FOTO: ISTIMEWA/SUMUT POS

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pelabuhan Belawan berhasil meraih juara kedua dalam perlombaan Kampung Tertib Lalu Lintas yang diselenggarakan oleh Polda Sumatera Utara dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-69. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., MTCP, di Aula Tribrata Polda Sumut pada Rabu, (25/9/2025).

Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan, AKP Edward Simanjuntak, dalam keterangannya Kamis (26/9/2024) yang menerima penghargaan tersebut, mengungkapkan kebahagiaannya atas prestasi yang diraih.

“Kami sangat senang dan bangga mendapatkan juara kedua dalam perlombaan Kampung Tertib Lalu Lintas. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk lebih semangat lagi dalam menertibkan lalu lintas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan,” ujarnya.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, S.H., S.I.K., M.K.P., juga menyampaikan ucapan selamat kepada Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan atas prestasi yang diraih. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut harus menjadi dorongan bagi seluruh anggota Sat Lantas untuk terus meningkatkan kinerja mereka.

“Saya berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi dalam menciptakan lalu lintas yang tertib dan aman di wilayah kita,” kata Kapolres.

Kapolres juga berpesan kepada Sat Lantas untuk mempertahankan prestasi yang sudah didapat dan kalau bisa agar lebih ditingkatkan lagi kedepannya sehingga seluruh wilayah Polres Pelabuhan Belawan dapat menjadi wilayah yang tertib dalam berlalulintas.

Perlombaan Kampung Tertib Lalu Lintas ini merupakan salah satu program Polda Sumut yang bertujuan mendorong masyarakat dan aparat penegak hukum untuk lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan di jalan raya. Keberhasilan Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan di ajang ini menjadi bukti komitmen mereka dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

Dengan penghargaan ini, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan berharap dapat terus memberikan yang terbaik dalam menjaga keselamatan berlalu lintas dan memastikan wilayahnya tetap tertib serta aman.(san/han)

Sekda Langkat Tutup MTQ ke-57, Momen Tingkatkan Amalan Al-Qur’an

MTQ: Sekda Langkat, Amril saat menutup MTQ ke-57.(Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

STABAT, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah, Amril menutup Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-57 tingkat Kabupaten Langkat yang berlangsung di lapangan bola Batalyon Infanteri 8 Marinir Harimau Putih, Kecamatan Sei Lepan, Rabu (25/9/2024). Dalam acara penutupan tersebut, Kafilah PT LNK berhasil keluar sebagai juara umum dengan perolehan 70 poin.

Posisi kedua, Kafilah Kecamatan Tanjung Pura memperoleh 39 poin, sementara posisi ketiga diraih oleh Kafilah Kecamatan Stabat dengan 31 poin. Selain itu, lomba pawai ta’aruf yang juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan MTQ, menetapkan Kecamatan Bahorok sebagai juara pertama, diikuti oleh Kecamatan Besitang di posisi kedua, dan Kecamatan Wampu di posisi ketiga.

Amril mengucapkan selamat kepada para pemenang dan mengajak mereka untuk terus berlatih serta meningkatkan kemampuan agar dapat mewakili Langkat di tingkat provinsi maupun nasional.

“Bagi yang belum berhasil meraih juara, jangan berkecil hati. Harapan masih ada. Teruslah berlatih, karena kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda,” ungkapnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Komandan Batalyon Infanteri 8 Marinir Harimau Putih yang telah memberikan izin menggunakan markas sebagai lokasi pelaksanaan MTQ ke-57 ini. Setelah penutupan, acara dilanjutkan dengan penurunan bendera LPTQ Kabupaten Langkat, yang kemudian diserahkan kepada Pemerintah Kecamatan Sawit Seberang sebagai tuan rumah MTQ ke-58 yang akan digelar pada tahun 2025.

Penyerahan tersebut dilakukan oleh Amril kepada Camat Sawit Seberang. Amril mengingatkan Camat Sawit Seberang untuk segera melakukan sosialisasi informasi tentang MTQ mendatang dan belajar dari kesuksesan penyelenggaraan di Sei Lepan agar MTQ tahun depan dapat berjalan dengan baik.

“Kepada unsur panitia dan LPTQ Kabupaten Langkat, saya minta untuk terus melakukan evaluasi, mencatat setiap kelemahan dan keluhan peserta agar penyelenggaraan MTQ ke depan semakin lebih baik,” ujar Amril.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum MTQ ini sebagai ajang introspeksi mengenai sejauh mana interaksi kita terhadap Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam membaca, mempelajari, maupun mengamalkan ajaran-Nya.

Acara ini ditutup dengan semangat kebersamaan dan harapan besar agar MTQ dapat terus menjadi wadah bagi generasi muda Langkat dalam mencintai dan mengamalkan Al-Quran. (ted/han)