Home Blog Page 495

Pelatihan Peningkatan Pendapatan Pengrajin Batik Mangrove melalui Digital Marketing

USM INDONESIA: Tim PKM USM Indonesia bersama kepala desa dan Kelompok Sima Batik di Desa Tanjungrejo.(ISTIMEWA)

PROGRAM studi sistem informasi berkolaborasi dengan program studi akuntansi dan program studi manajemen Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia melakukan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM).

Tema PKM adalah pelatihan peningkatan pendapatan pengrajin batik mangrove melalui digital marketing. Kegiatan ini dilaksanakan melalui skema program PKM oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia tahun 2024 dengan nomor kontrak: 064/E5/PG.02.00/PM.BATCH,2/2024 tanggal 1 Agustus 2024.

Dosen pada kegiatan ini adalah Riah Ukur Ginting SSi MCs (dosen sistem informasi) sebagai ketua. Kemudian Renika Hasibuan SE MSi (dosen akuntansi) dan Roberto Roy Purba SE MSc (dosen manajemen).

Mahasiswa juga ikut membantu PKM tersebut. Yaitu Fernando H Sinaga dan Yakasi D Daeli (sistem informasi), Theresia Duha (akuntansi) dan Anastasia Manalu (manajemen).

PKM diadakan di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Percutseituan, Kabupaten Deliserdang yang dipimpin Selamet (kepala desa) dan Ricky (sekretaris desa). Tanjungrejo adalah desa yang kaya dengan keindahan alam, perikanan, pembatik dan objek wisata hutan mangrove yang jaraknya sejauh 31,3 km dari kampus USM Indonesia.

Masyarakat desa memanfaatkan keberadaan hutan mangrove sebagai salah satu sumber penghasilan melalui berbagai macam produk inovasi seperti wisata hutan manggrove, makanan dan batik mangrove.

Awalnya, batik mangrove dimulai dari perkumpulan ibu rumah tangga yang saling belajar dalam proses pembuatan batik mangrove dengan nama Komunitas Sima Batik Mangrove. Tahun 2016, komunitas ini menjadi kelompok yang fokus pada batik manggrove dipimpin Hamidah sebagai ketua yang membawahi 12 peserta.

Bahan tinta berasal dari kayu mangrove yang diolah jadi bahan dasar pewarnaan batik. Dilakukan proses mordanting, menggambar, merebus kayu mangrove untuk mendapatkan pewarnaan batik dimulai dengan fiksasi tunjung (merebus dan membilas).

Kemudian mewarnai, ngelorod, ngecap, mencanting serta terakhir menjahit agar bisa dikreasikan antara lain menjadi tas, dompet, sandal, baju dan saputangan.

PKM ini bertujuan menambah nilai hasil produk sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan dua aspek yaitu produksi dan manajemen usaha. Apek produksi dengan memberikan pelatihan tentang desain teknik shobori yaitu itajime shibori. Sedangkan aspek manajemen usaha dengan memberikan pelatihan digital marketing dalam memperluas pemasaran produk batik mangrove dan memberikan pelatihan kemampuan mitra dalam mengelola keuangan bisnis.

Pelatihan dilaksanakan pada 8 dan 22 Agustus 2024 serta 5 dan 19 September 2024. Turut bergabung para mahasiswa program studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dengan skema hibah program Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Kemendikbud. (dmp)

Polrestabes Medan Tangkap 2 Pelaku Curas di Jalan Cemara Medan

DIAMANKAN: Dua pelaku curas yang diamankan tim gabungan Polrestabes Medan. (Humas Polrestabes/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim gabungan Polrestabes Medan dan Polsek Medan Timur, meringkus 2 dari 6 pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Cemara, Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Timur, Senin (23/9).

Kedua pelaku berinisial, APU alias Black Martil (30) warga Jalan Perhubungan, Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang dan JK (19) warga Jalan Veteran, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang.

Sementara itu, 4 pelaku yang masih dalam buronan berinisial, US, WY, AG dan FK.

“Dari kedua pelaku, tim mengamankan barang bukti berupa, 1 (satu) buah baju kaos lengan panjang warna hitam, 1 (satu) buah baju kaos oblong warna merah, 1 (satu) buah celana pendek warna biru Dongker,” jelas Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Jama K Purba, Selasa (24/9).

“Modus operandi para pelaku dengan menghadang dan memberhentikan korban dengan senjata tajam lalu merampas sepeda motor milik korban,” sambungnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, pada 16 September 2024 sekira pukul 00.15 Wib, korban hendak mengantar pacarnya Ani Wulan ke kost di Jalan Purwo dan selanjutnya melintas dari Jalan Cemara pada saat itu korban diberhentikan oleh 3 laki-laki, berbonceng tiga yang menggunakan sepeda motor metic.

“Setelah korban berhenti, tiba-tiba salah seorang dari para pelaku turun dan ingin mengambil kunci sepeda motor korban yang terjatuh. Kemudian salah seorang teman pelaku turun sambil mengayunkan senjata tajam jenis celurit ke korban dan pacarnya,” urainya.

Kemudian, lanjutnya, pelaku lainnya yang berboncengan dua dengan mengendarai sepeda motor dan salah satu pelaku membawa lari sepeda motor milik korban.

Atas kejadian tersebut, korban merasa keberatan dan melaporkan ke Polsek Medan Timur dengan laporan polisi nomor : LP/B/500/IX/2024/SPKT/POLSEK MEDAN TIMUR/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA, tanggal 19 September 2024.

“Berdasarkan laporan tersebut, Tim Gabungan Sat Reskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Timur melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap 2 dari 6 pelaku itu. Pelaku bersama barang bukti diboyong ke Polrestabes Medan guna dilakukan pemeriksaan dan pengembangan,” pungkas Jama. (man)

Polres Pelabuhan Belawan Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ganja

PEMUSNAHAN: Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Belawan melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika berupa sabu dan ganja, di Polres Pelabuhan Belawan Selasa (24/9/2024). IKHSAN/SUMUT POS

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Belawan melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika berupa sabu dan ganja yang digelar di hadapan perwakilan Kejaksaan Negeri Belawan dan Kejaksaan Negeri Labuhan Deli, Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara, penasihat hukum, serta personel dari Seksi Propam, Seksi Hukum, dan Seksi Pengawasan Polres Pelabuhan Belawan, Selasa (24/9/2024)

Para tersangka (TSK) yang terlibat dalam kasus ini juga turut hadir menyaksikan pemusnahan barang bukti.

Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, AKP Ismail Pane, S.H., M.H., menjelaskan, bahwa barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 109,85 gram shabu dan 20,73 gram ganja, yang disita dari tujuh tersangka.

“Barang bukti ini telah diperiksa terlebih dahulu keasliannya oleh personel dari Bid Labfor Polda Sumut sebelum dimusnahkan,” ujar AKP Ismail Pane.

Proses pemusnahan dilakukan dengan prosedur yang ketat. Barang bukti sabu dimusnahkan dengan cara diblender bersama air deterjen, kemudian hasilnya dibuang ke dalam saluran kloset. Sementara itu, barang bukti ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman belakang Polres Pelabuhan Belawan.

Pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari komitmen Polres Pelabuhan Belawan dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

“Kami akan terus berupaya memerangi peredaran narkotika untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat,” tambah AKP Ismail Pane.

Polres Pelabuhan Belawan juga mengimbau masyarakat untuk terus memberikan informasi terkait peredaran narkoba di lingkungan mereka, guna mendukung upaya penegakan hukum dan pencegahan narkotika di wilayah tersebut.(san/han)

Kombel UPT Ditjen PAUD Dikdasmen se-Indonesia Hasilkan Deklarasi Simalungun

SE-INDONESIA: Pertemuan Kombel UPT Ditjen PAUD Dikdasmen se-Indonesia di Simalungun.(ISTIMEWA)

KOMUNITAS Belajar Unit Pelaksana Teknis (Kombel UPT) pada Direktorat Jenderal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen) di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar pertemuan di Sumut.

Pertemuan Kombel pada 17- 20 September 2024 ini digelar di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumut dan Parapat Kabupaten Simalungun. Pertemuan Kombel UPT Ditjen PAUD Dikdasmen se-Indonesia menghasilkan Deklarasi Simalungun.

Pertemuan ini dibuka Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen Dr Iwan Syahril PhD. Turut hadir Direktur Sekolah Dasar (SD) Dr Muhammad Hasbi MPd dan 34 Kepala BPMP/BBPMP se-Indonesia.

Kepala BPMP Provinsi Sumut Tajuddin Idris SSi MT yang juga menjadi tuan rumah pertemuan Kombel menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda nasional. Pertemuan bertujuan memperkuat Kombel sebagai transformasi pendidikan dalam peningkatan literasi dan numerasi.

”Alhamdulilah, pertemuan Kombel BPMP/BBPMP se-Indonesia berjalan dengan lancar dan sukses. Sebagai tuan rumah kami patut bangga, karena dari pertemuan ini telah menghasilkan sebuah rekomendasi yang disebut Deklarasi Simalungun,” ujar Tajuddin Idris SSi MT.

Deklarasi Simalungun tersebut sebagai rekomendasi hasil komunitas belajar UPT Ditjen PAUD Dikdasmen.

Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan/Balai Penjaminan Mutu Pendidikan seluruh Indonesia mendeklarasikan empat hal. Pertama, meningkatkan skor literasi dan numerasi di masing-masing wilayahnya dilakukan dengan mengoptimalkan komunitas belajar internal BBPMP/BPMP dan UPT Kemendikbudristek.

Kemudian mengoptimalkan komunitas belajar eksternal (Dinas Pendidikan provinsi dan kabupaten/kota, komunitas pegiat literasi dan numerasi, microcredential, guru dan tenaga pendidik, serta mitra pembangunan lainnya).

Deklarasi kedua adalah melakukan peningkatan dan penjaminan mutu pendidikan melalui advokasi transformasi pendidikan terhadap pemerintah daerah dan satuan pendidikan pada seluruh jenjang dan jenis di wilayahnya masing-masing.

Deklarasi ketiga adalah meningkatkan peran mitra pembangunan dalam penguatan transformasi digital pembelajaran pada satuan pendidikan di seluruh jenjang dan dan jenis secara bertahap pada wilayahnya masing-masing.

Deklarasi keempat adalah melakukan transformasi UPT melalui sistem pengendalian internal sebagai salah satu strategi menuju Zona Integritas Wilyah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) hingga Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Dicantumkan juga bahwa Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan/Balai Penjaminan Mutu Pendidikan seluruh Indonesia akan mengadopsi praktik-praktik baik di atas untuk meningkatkan kinerjanya sesuai dengan kebutuhan masing-masing UPT di wilayah kerjanya.

Deklarasi ini ditandatangani lima perwakilan, yaitu: Katman SPd MA (Kombel Wilayah 1), Dr Nugraheni Triastuti SE MSi (Kombel Wilayah II), Dra Widyati Rosita MPd Kombel Wilayah III), Dr Haksan Darmawangsa (Kombel Wilayah IV) dan Dr Muslihuddin MPd (Kombel Wilayah V). (dmp)

Kampanye Pilkada Sumut 2024, Bobby dan Edy Berencana Mulai Kampanye di Tapsel

Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Gubernur Dan Wakil Gubernur Nomor urut 1, Hinca Panjaitan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Pemenangan Pasangan Calon Gubenur dan Wakil Gubernur nomor urut 1 Bobby Nasution-Surya akan melakukan tahapan kampanye yang sudah dijadwalkan oleh KPU Provinsi Sumatera Utara.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Tim Pemenangan Bobby Surya, Hinca Panjaitan ketika ditemui Sumut Pos, dirumah Tim Pemenangan, Jalan Putri Hijau Medan, Selasa (24/9/2024).

Hinca mengatakan, pelaksanaan kampanye sudah dirumuskan oleh dirinya bersama Tim serta Bobby-Surya setelah melakukan deklarasi kampanye damai, ia membuat jadwal pelaksanaan kampanye di Kampung Halaman Bobby Nasution di Kabupaten Tapanuli Selatan pada Jumat 27 September 2024.

Kader Partai Demokrat itu menjelaskan selain Bobby Nasution akan melaksanakan kampanye di Tapanuli Selatan, Calon Wakil Gubernur Surya akan melaksanakan semacam tradisi kenduri secara kecil-kecilan di Kabupaten Asahan secara bersamaan dengan Bobby.

“Jadi nanti Hari Jumat kampanye secara terpisah, Pak Bobby di Kampung Halamannya Tapsel, dan Pak Surya, di Asahan sesuai jadwal yang sudah kami buat maupun jadwal yang sudah dibuat oleh KPU”, Ucap Hinca.

Terkait Kampanye Akbar, Anggota DPR RI Dapil Sumut III tersebut mengatakan, terkait kampanye akbar akan dibuat dalam dua zona yakni zona Barat yang terpusat pada wilayah Toba Raya, dan akan ditutup pada Zona Timur yakni Kota Medan, sebagai Ibukota Provinsi Sumatera Utara.

“Itu jadwal akan kami konsep, terutama undangan dengan adanya deklarasi relawan diberbagai Kab/kota di Sumut itu akan akmi antisipasi juga” ucapnya.

Hinca meyakini jika Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut ini, akan dijadikan semacam liga Demokrasi Indonesia, dimana ada 37 Provinsi di Indonesia yang akan memilih gubernurnya, dalam hal ini ia akan membuat Pilkada Sumut ada di peringkat teratas se Indonesia.

“Saya akan buat Pilkada Sumut selevel dengan Pilkada DKI Jakarta, Pilkada Jabar, dan Pilkada Jati dan saya ingin Pilkada Sumut menjadi perbincangan hangat di tingkat Nasional dengan konsep dan gagasan yang dibuat bukan isu-isu personal.yanh dibuat secara tidak sehat”, ucapnya.

Terkait Juru kampanye Hinca mengatakan, akan memperdayakan tokoh-tokoh nasional gabungan partai pengusung pasangan Bobby-Surya, akan dilist, dan pastinya akan merekrut kawan-kawan memahami konsep politik.

“Yang pastinya yang menjadi Juru kampanye adalah Anggota DPR RI Sumatera Utara, yang ada di kubu Bobby-Surya, termasuk saya sendiri nantinya”, ucapnya.

Dan dirinya juga akan mengajak rekan-rekan di tim Hukum pasangan Prabowo-Gibran di perhelatan Pilpres lalu, untuk mengantisipasi hal yang mungkin terjadi gugatan-gugatan dari tim lawan setelah Pilkada Sumut.

Kemudian Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala ketika ditemui setelah Deklarasi Kampanye Damai mengatakan, akan mengikuti Pilkada Sumut dengan jujur, dan adil sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Ketua KPU Sumut Agus Arifin.

Terkait pelaksanaan Kampanye, Edy-Hasan akan melaksanakan kampanye di Kabupaten Tapanuli Selatan, namun dirinya belum tahu kapan akan melaksanakan kampanye tersebut, karena masih didiskusikan tim pemenangan tim terlebih dahulu.

“Saya akan kampanye di Tapsel, namun jadwal akan saya bicarakan dengan tim pemenangan dulu” ucap Edy.

Ketika disinggung datang di Deklarasi Kampanye Damai tanpa didampingi Partai Pengusung maupun Tim Pemenangan Edy mengatakan jika kegiatan tersebut awalnya dijadwalkan pada Pukul 08.00 WIB, namun mundur ke Pukul 10.00 WIB, jadi mungkin undangan yang tadinya sudah datang, malah pulang akibat dari kurangnya jelas jadwal tersebut.

“Awalnya jam 8, malah mundur menjadi jam 10, mungkin tamu undangan jadi berpulangan semua”, ucapnya.(san/han)

KPU Sumut Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pilgub Sumut 2024

DEKLRASI DAMAI: Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara (KPU Sumut) menggelar deklarasi kampanye damai perhelatan Pilkada Sumut, yang berlangsung di Lapangan Benteng Medan, Selasa (24/9/2024). FOTO: IKHSAN/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara (KPU Sumut) menggelar deklarasi kampanye damai perhelatan Pilkada Sumut, yang berlangsung di Lapangan Benteng Medan, Selasa (24/9/2024).

Pelaksanaan deklarasi kampanye damai ini merupakan bagian dari tahapan yang dilakukan oleh KPU Sumut sebagai bagian yang tak terpisahkan oleh masing-masing pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Sumut yang akan mengikuti kontestasi Pilkada Sumut 2024.

Seharusnya pelaksanaan deklarasi digelar sesuai jadwal pada pukul 08.00 WIB, karena hujan lebat mengguyur Kita Medan, acara akhirnya dilaksanakan pada pukul 10.20 WIB.

Pasangan Cagub dan Cawagub Sumut nomor urut 2 Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala datang lebih awal pada pukul 08.15 WIB pada kegiatan tersebut, didampingi para anggota tim pemenangan yang pada saat itu tidak dihadiri oleh Ketua Tim Pemenangan dan seluruh perwakilan parpol pengusung yakni dari PDIP

Kemudian pasangan Cagub dan Cawagub Sumut nomor urut 1 Bobby Nasution dan Surya datang menyusul beberapa menit kemudian, didampingi Ketua Tim Pemenangan Hinca Panjaitan dan seluruh perwakilan parpol pengusung.

Ketua KPU Sumut Agus Arifin dalam sambutannya dan sekaligus membuka tahapan pelaksanan kampanye mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan dari Pilkada Sumatera tahun 2024. dan dirinya mengucapkan terima kasih kepada unsur pemerintah, partai politik dan kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

Mantan Ketua KPU Langkat tersebut, mengatakan jadwal kampanye Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, akan dimulai pada Rabu 25 September 2024 sampai Sabtu 23 November 2024.

“Kita berharap agar kedua pasangan calon untuk menyampaikan Visi dam Misinya dengan harapan agar kampanye pilkada dapat meningkatkan pendidikan politik bagi masyarakat” ucapnya.

Pj Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni yang hadir pada deklarasi tersebut dalam sambutannya mengatakan tahun 2024 adalah tahun pertama sekali Pilkada dilakukan serentak dan diselenggarakan secara besar di seluruh wilayah Indonesia.

Ia juga mengatakan, Pilkada harus dijadikan momentum, agar masyarakat bisa menjadikan Pilkada di Sumatera Utara bisa dilakukan dengan aman, damai dan sukses.

“Saya berharap agar Pilkada di Sumatera Utara, menjadi Pilkada percontohan di daerah lain di Indonesia” ucap Fatoni.

Mantan Pj.Gubernur Sumsel itu mengatakan, kalaw masyarakat bisa solid karenanya Sumut merupakan daerah barometer di Indonesia.

“Oleh karena itu hindari berita hoaks agar tidak ada perpecahan diantara masyarakat, dan kami akan mendukung sepenuhnya Pilkada tahun 2024”, ucapnya.

Kemudian Deklarasi kampanye dimulai diawali ikrar bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Sumut, Agus Arifin. Selanjutnya deklarasi damai ditandai dengan penandatanganan bersama.

“Satu, kami calon gubenrur dan wakili gubenrur Sumatera Utara, partai politik pengusung serta tim kampanye berjanji mewujudkan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia jujur dan adil. Dua melaksanakan kampanye Pemilihan yang aman, tertib dan damai, berintegritas tanpa hoax, tanpa politisasi SARA, dan tanpa politik uang. Ketiga melaksanakan kampanye pemilihan berdasarkan Perundang-undangan yang berlaku,” Agus Arifin memimpin ikrar deklarasi kampanye damai.

Di antaranya dari wakil partai pendukung, kedua pasangan calon, KPU Sumut, Pj Gubernur Sumut, Kapolda Sumut, Kajati Sumut, Pangdam BB/I, Ketua DPRD Sumut, Kabinda, Danlantamal Belawan, Danlanud Soewondo.

Tim partai pendukung dan pengusung Bobby-Surya terlihat hadir menandatangani langsung. Sedangkan partai pendukung dan pengusung Edy Rahmayadi banyak yang tidak hadir membubuhkan tanda tangan secara langsung.

Partai yang tidak hadir langsung di antaranya, PDI-Perjuangan, Partai Buruh, Partai Hanura, Partai Gelora, dan PKN. Dari tim Edy Rahmayadi hanya Partai Ummat yang menandatangani.

“Untuk yang tidak hadir nanti menyusul ke kantor KPU,” ucap Agus Arifin.(san)

PLN Perkuat Peran dalam Pengembangan Digital Melalui Sarasehan “Semua Bisa Menjadi Konten Kreator

Manajer Sub Bidang Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), Surya Sahputra Sitepu memberikan sambutan saat PLN menggelar sarasehan bertema "Semua Bisa Menjadi Konten Kreator" (24/9).

BERASTAGI, SUMUTPOS.CO – Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap pendidikan dan pengembangan keterampilan digital, PLN melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali melaksanakan program bertajuk Program Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMK Karomah Berastagi.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, PLN menggelar sarasehan bertema “Semua Bisa Menjadi Konten Kreator” pada Selasa (24/9/2024) pagi.

Program ini bertujuan membekali generasi muda, khususnya pelajar, dengan keterampilan digital yang semakin dibutuhkan di era modern saat ini.

Acara ini menghadirkan beberapa pembicara kunci, termasuk Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Karo, Frans Leonardo Surbakti, S.STP, Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumatera Utara, Surya Sahputra Sitepu, serta konten kreator terkenal Ririn Wandes. Mereka berbagi pengalaman tentang pemanfaatan media sosial sebagai platform untuk menghasilkan konten kreatif serta peluang karir yang berkembang pesat di dunia digital.

Dalam sambutannya, Surya Sahputra Sitepu menyampaikan pentingnya literasi digital bagi pelajar di tengah perkembangan teknologi yang pesat. “Melalui program TIK ini, kami berharap dapat membuka wawasan dan peluang bagi generasi muda untuk berkembang di dunia digital. Menjadi konten kreator bukan hanya sekadar tren, melainkan profesi masa depan yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Surya juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen PLN dalam berperan aktif membangun SDM yang unggul melalui pendidikan berbasis teknologi.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Karo, Frans Leonardo Surbakti, menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital secara bijak.
“Semua orang bisa menjadi konten kreator asalkan memiliki kemauan dan keterampilan yang memadai. Melalui sarasehan ini, kami berupaya memperkenalkan konsep tersebut kepada para pelajar, sehingga mereka dapat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Ririn Wandes, yang dikenal sebagai salah satu konten kreator sukses di Indonesia, juga berbagi kiat dan pengalamannya memulai karir di dunia digital. Ia memberikan tips praktis tentang bagaimana menghasilkan konten berkualitas yang dapat diterima oleh berbagai lapisan masyarakat. Para peserta, yang terdiri dari guru dan siswa SMK Karomah, sangat antusias dalam mengikuti sesi tersebut, karena materi yang disampaikan langsung berkaitan dengan dunia digital yang mereka geluti.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan Baitul Maal Muamalat (BMM) yang mendampingi program, Kepala Sekolah SMK Karomah, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Karo. Kolaborasi antara PLN dan pihak-pihak terkait dalam sarasehan ini menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan keterampilan digital siswa.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, dalam pernyataannya, menegaskan pentingnya kontribusi PLN dalam mendorong perkembangan generasi muda melalui pendidikan digital, dan juga menegaskan bahwa kontribusi ini selaras dengan nilai-nilai AKHLAK yang dijunjung tinggi oleh PLN.

“Kami berkomitmen untuk tidak hanya memberikan pelayanan kelistrikan yang handal, tetapi juga ikut membangun SDM yang unggul di era digital. Program TIK ini merupakan salah satu langkah penting dalam mewujudkan cita-cita tersebut, sejalan dengan tata nilai AKHLAK yang selalu menjadi pedoman dalam setiap langkah kami,” jelasnya.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program CSR PLN yang sejalan dengan misi perusahaan untuk memberdayakan masyarakat melalui pendidikan, khususnya di bidang teknologi. PLN berharap program seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi para siswa di SMK Karomah dan memotivasi mereka untuk lebih berkreasi serta memanfaatkan teknologi secara optimal dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lainnya untuk menerapkan pendidikan berbasis teknologi yang mampu mendukung terciptanya SDM unggul di masa depan. (ila)

Pemkab-Kejari Langkat MoU Bidang Datun

MOU: Pj Bupati Langkat, Faisal Hasrimy (tiga dari kiri) dan Kajari Langkat, Yuliarni Appy (dua dari kiri) saat menunjukkan MoU pada bidang datun.(Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

STABAT, SUMUTPOS.CO – Pemerintah kabupaten dengan Kejaksaan Negeri Langkat melakukan penandatangan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Langkat terkait penegakan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara, Senin (23/9/2024). Acara ini berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri Langkat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Pemerintah Kabupaten Langkat serta jajaran kejaksaan negeri.

Penandatanganan MoU ini bertujuan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan hukum yang menyangkut aset pemerintah daerah. Beberapa kasus yang telah terjadi, seperti sengketa pasar baru Stabat, gugatan terhadap kantor Camat Sei Bingai, serta rumah dinas tenaga medis Puskesmas Tanjung Pura, menjadi perhatian serius pemerintah Langkat.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Langkat untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (Good Governance and Clear Government).

“Pemerintah Kabupaten Langkat terus berbenah untuk memperbaiki kekurangan di semua sektor yang berpotensi menimbulkan permasalahan hukum. Kerja sama ini sangat penting untuk memastikan setiap langkah yang diambil sesuai dengan regulasi dan transparan,” kata Pj Bupati Langkat, Faisal Hasrimy.

Dia menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Langkat yang kembali bersedia berperan sebagai jaksa pengacara negara membantu Pemkab Langkat dalam penanganan berbagai masalah hukum di bidang perdata dan tata usaha negara. “Kami sangat berterima kasih atas kerjasama yang diberikan. Semoga ini menjadi langkah awal untuk meminimalisir permasalahan hukum di Kabupaten Langkat,” tambahnya.

MoU ini merupakan perpanjangan dari kesepakatan sebelumnya yang berakhir pada 13 Juni 2024. Kajari Langkat, Yuliarni Appy mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah daerah.

Melalui kerja sama ini, dia berharap, kejaksaan dapat berperan aktif dalam membantu Kabupaten Langkat bangkit dari berbagai masalah hukum. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung Pemerintah Kabupaten Langkat dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Kehadiran kami di sini diharapkan dapat membantu mengatasi berbagai tantangan hukum yang dihadapi,” ujar Yuliarni.

Hasil kerja sama ini, pemkab meminta Kejaksaan Negeri Langkat untuk membantu penyelesaian sejumlah permasalahan hukum, termasuk pemberian legal opinion, penarikan penunggakan pajak, pendampingan hukum dalam kasus-kasus aset pemerintah, hingga pemulihan keuangan pemerintah. Harapannya melalui MoU tersebut, kerjasama Pemkab dengan Kejari Langkat dapat terus berlanjut dan semakin kuat, sehingga berbagai permasalahan hukum dapat diminimalisir, memberikan kepastian hukum, serta berdampak pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Langkat. (ted/han)