MEDAN, SUMUTPOS.CO – Majelis hakim diketuai Deson Togatorop menjatuhkan hukuman 5 tahun penjara terhadap terdakwa Dewi Purnama Sari. Ia dinyatakan terbukti bersalah, membunuh bayi yang baru dilahirkannya dan membuangnya ke tong sampah.
“Menghukum terdakwa dengan pidana 5 tahun penjara,” tandas Hakim Ketua Deson Togatorop, dalam sidang yang berlangsung di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (4/11).
Terdakwa Dewi Purnama Sari merupakan pembantu rumah tangga yang bekerja di Komplek Malibu Indah Raya, Kec. Medan Polonia ini.
Sebelumnya, jaksa menuntut Dewi Purnama Sari dengan hukuman pidana 8 tahun penjara. Hal yang memberatkan menurut hakim, terdakwa memberikan keterangan berbelit-belit sehingga mempersulit jalannnya persidangan.
Sedangkan hal yang meringankan terdakwa, belum pernah dihukum. Atas putusan tersebut, baik terdakwa maupun jaksa menyatakan pikir-pikir.
Diketahui, terdakwa Dewi Purnama Sari, warga Tulung Mili Indah, Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung ditangkap Polsek Medan Baru karena tega membunuh bayi yang baru dilahirkannya dan membuangnya ke tong sampah.
Kejadian itu terjadi di rumah majikan Dewi, di Perumahan Malibu Indah Raya Blok H Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia pada bulan Maret 2019 lalu. Terbongkarnya kasus ini berawal dari penemuan mayat bayi perempuan di plastik hitam oleh petugas kebersihan bernama Jasmanto Siagian.
Selanjutnya, personel dari Polsek Medan Baru melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus terdakwa Dewi saat dirawat di Rumah Sakit Materna, Medan.(man/ala)
PETI JENAZAH: Ketiga korban sudah dimasukkan ke dalam peti jenazah dan siap untuk dimakamkan.
FAJAR DAME/SUMUT POS
PETI JENAZAH: Ketiga korban sudah dimasukkan ke dalam peti jenazah dan siap untuk dimakamkan.
FAJAR DAME/SUMUT POS
LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Suasana haru begitu terasa di pemakaman tiga saudara kandung yang tewas tenggelam di parit bekoan, Minggu (3/11) sekira pukul 21.00 WIB.
Keluarga korban dan masyarakat sekitar yang menghantarkan ketiganya ke peristirahatan terakhir, berlinang air mata. Duka semakin terasa ketika ketiga korban dimakamkan dalam satu liang.
“Ya, masing-masing satu peti dimakamkan dalam satu makam. Dikebumikan di halaman rumah keluarga,” kata seorang warga setempat, Andika Lumbangaol, Senin (4/11).
Diberitakan sebelumnya, tiga orang kakak beradik tenggelam di parit bekoan. Akibatnya, ketiga buah hati pasangan suami-istri Maruba Manalu dan Dongsi boru Ringo-ringo itu tewas.
Peristiwa terjadi di Dusun 6 Wonosari, Desa Sei Baru, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Sabtu (2/11) sekira jam 18.00 WIB.
Ketiga korban masing-masing, Esra Marsaulina br Manalu (14) siswi kelas 2 SMP Sei Keluang, Agustina br Manalu (12) siswi kelas 6 SD Sungai Keluang dan Juniar Pandapotan Manalu (4).
Awalnya, ketiga anak dari lima bersaudara itu bermain-main sembari memancing ikan di parit bekoan. Namun naas, Juniar diduga terpeleset ke dalam parit bekoan yang merupakan sumur mereka.
“Ya, kemungkinan Juniar sewaktu memancing terpeleset di dalam sumur. Ditolong sama kedua kakaknya. Naas ketiganya tenggelam,” kata Andika Lumbangaol, warga setempat.(mag-13/ala)
BERSAMA: Perwakilan dari Manajemen PGN berfoto bersama masyarakat sekitar dan Staf Badan Litbang Kementerian Pertanian di Desa Silimalombu, Samosir, Sumut, Senin (4/11).
BERSAMA: Perwakilan dari Manajemen PGN berfoto bersama masyarakat sekitar dan Staf Badan Litbang Kementerian Pertanian, serta penyelenggara acara yaitu mahasiswa MM eksekutif 66 dan dosen PPM School of Management di Desa Silimalombu, Samosir, Sumut, Senin (4/11).
SAMOSIR, SUMUTPOS.CO – PT PGN (Perusahaan Gas Negara) Tbk menyerahkan bantuan berupa perlengkapan alat biogas dan buku cerita kepada masyarakat Huta Sitio-tio Desa Silimalombu, Kecamatan Onanrungu, Samosir, Sumatera Utara pada Senin (4/11).
Sales Area Head PGN Medan, Saeful Hadi mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk CSR (Corporate Social Responsibility). Sehingga, diharapkan semua bisa merasakan manfaat kehadiran PGN sebagai perusahaan yang menyalurkan energi baik.
“Ini bukan pertama kali kita menyerahkan CSR ke kawasan Danau Toba. Sebelumnya kita pernah membantu mendirikan toilet umum dua tahun yang lalu,” ujarnya.
Dijelaskannya, pemberian CSR kepada masyarakat di kawasan Danau Toba sebagai bentuk dukungan PGN kepada ikon Sumatera Utara yang dikenal dunia sebagai kawasan Geopark.
Selain itu, pemberian bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar terkait pertanian.
“Penggunaan biogas ini tentunya ramah lingkungan dan hemat. Sama seperti penggunaan gas bumi, hemat dan ramah lingkungan. Dan itu yang diperlukan oleh masyarakat sekitar untuk meningkatkan kembali ekosistemnya,” jelasnya.
Saeful mengatakan selain memberikan bantuan, pihaknya mengajak masyarakat untuk mengikuti pelatihan cara pemasangan dan pemakaian biogas yang diikuti masyarakat sekitar di desa Silimalombu.
Sedangkan buku cerita anak-anak diserahkan kepada Yayasan Alusi Toa Toba yang diketahui aktif dalam menggalakkan pendidikan di kawasan ini.
“Acara ini berlangsung selama 3 hari, mulai dari tanggal 2-4 November 2019. Hari pertama persiapan, hari kedua membaca bersama anak-anak dan hari ketiga pelatihan,” tandasnya.
Staf Peneliti Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Badan Litbang Kementerian Pertanian, Lerman Sius Haloho mengatakan penggunaan biogas sangat cocok untuk masyarakat di sekitar kawasan Danau Toba karena ramah lingkungan. Dengan ramah lingkungan akan mempermudah program pemerintah pusat untuk menjadikan Danau Toba sebagai Bali kedua.
“Kalau di Danau Toba sudah banyak enceng gondok, itu menyatakan lingkungan sudah tidak baik. Sudah tercemar. Oleh karena itu, kita harus menggunakan yang organik untuk mengembalikan kelestarian Danau Toba,” ungkapnya.
Dijelaskannya, penggunaan pupuk organik sangat penting di Danau Toba bila ingin menjadikannya sebagai kawasan wisata tingkat internasional. Karena, masyarakat luar negeri sudah sadar dengan ramah lingkungan.
“Pemberian bantuan dari PGN ini sangat baik, karena cocok dengan tujuan pemerintah dan kebutuhan masyarakat. Biogas sangat baik untuk pertanian karena hemat dan ramah lingkungan,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Desa Silimalombu, Sahel Gultom mengatakan rasa terima kasihnya dan berharap masyarakat dapat memanfaatkannya sebagai mungkin.
“Kita berharap, kita bisa menjadi project percontohan sehingga bisa menjadi inspirasi bagi desa lain,” tandasnya.(*)
Telkomsel sebagai operator terdepan yang memiliki komitmen dalam melakukan pembangunan infrastruktur jaringan, hingga periode kuartal 3 tahun 2019 ini secara konsisten telah mengoperasikan lebih dari 14.990 unit Base Transceiver Station (BTS) yang berlokasi di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal). Telkomsel hadir dengan layanan dan infrastruktur jaringan berteknologi terdepan, tak sebatas di kota-kota besar dan berpusat di Pulau Jawa saja, namun juga menjangkau hingga pelosok, bahkan wilayah perbatasan RI.
Telkomsel sebagai operator terdepan yang memiliki komitmen dalam melakukan pembangunan infrastruktur jaringan, hingga periode kuartal 3 tahun 2019 ini secara konsisten telah mengoperasikan lebih dari 14.990 unit Base Transceiver Station (BTS) yang berlokasi di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal). Telkomsel hadir dengan layanan dan infrastruktur jaringan berteknologi terdepan, tak sebatas di kota-kota besar dan berpusat di Pulau Jawa saja, namun juga menjangkau hingga pelosok, bahkan wilayah perbatasan RI.
– Telkomsel bersama BAKTI telah membangun sekitar 892 BTS USO yang tersebar di sekitar 841 desa yang sebelumnya tidak memperoleh akses layanan komunikasi.
– Secara keseluruhan Telkomsel telah mengoperasikan lebih dari 77.501 BTS 4G dan berkomitmen menambah sekitar 22.000 BTS baru hingga akhir tahun 2019 ini.
– Semangat membangun dan memperluas infrastruktur jaringan BTS di seluruh Indonesia ini sebagai komitmen Telkomsel dalam mendukung program yang dicanangkan pemerintah, yaitu Indonesia Merdeka Sinyal
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Dalam upaya mendukung kedaulatan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta memastikan pemerataan untuk akses layanan telekomunikasi berkualitas di seluruh wilayah di Indonesia, Telkomsel sebagai operator terdepan yang memiliki komitmen dalam melakukan pembangunan infrastruktur jaringan, hingga periode kuartal 3 tahun 2019 ini secara konsisten telah mengoperasikan lebih dari 14.990 unit base transceiver station (BTS) yang berlokasi di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) terutama di wilayah perbatasan negara Republik Indonesia.
Direktur Network Telkomsel Iskriono Windiarjanto mengatakan, “Negara kita yang tercinta ini sangat luas terbentang dari Sabang sampai Merauke dengan gugusan kepulauan yang memiliki lebih dari 17.000 pulau. Untuk itu, semangat menyatukan serta menghadirkan pemerataan hak atas aksesibilitas telekomunikasi di seluruh tanah air, sudah menjadi pangilan dan kewajiban bagi Telkomsel kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. Kami hadir dengan layanan dan infrastutktur jaringan berteknologi terdepan tak sebatas di kota-kota besar sajadan berpusat di pulau Jawa saja, namun juga menjangkau hingga pelosok bahkan wilayah perbatasan RI.”
Hingga saat ini Telkomsel secara khusus telah mengoperasikan lebih dari 14.990 unit BTS, yang terdiri dari BTS Reguler dan BTS Merah Putih, serta BTS Universal Service Obligation (USO) bersama dengan pemerintah melalui Badan Aksesibilitas dan Informasi (BAKTI) Kominfo di wilayah 3T dimana 5.300 BTS diantaranya berada di wilayah perbatasan dengan negara lain seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, Timor Leste, Australia, Filipina dan Papua Nugini. Bahkan sekitar 7.800 unit dari BTS di wilayah 3T tersebut merupakan BTS broadband yang siap mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam mengakses layanan data.
Lebih lanjut, Telkomsel bersama BAKTI telah membangun sekitar 892 BTS USO yang tersebar di sekitar 841 desa yang sebelumnya tidak memperoleh layanan komunikasi. Dari 892 BTS tersebut, 51 di antaranya diimplementasikan dengan BTS 4G yang dimungkinkan untuk pemanfaatan layanan data berkualitas sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan perekonomian masyarakat sekitar. Hingga akhir 2019 nanti, Telkomsel bersama BAKTI akan mengoperasikan tambahan 502 BTS (2G & 4G) di 251 desa.
“Hingga kuartal 3 tahun 2019 ini, Telkomsel telah menggelar infrastruktur jaringan lebih dari 209.000 unit BTS di seluruh wilayah Indonesia atau meningkat lebih dari 14,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sehingga secara coverage jaringan Telkomsel telah menjangkau lebih dari 97% wilayah di tanah air. Untuk menghadirkan layanan broadband dengan teknologi terkini, kami juga telah membangun lebih dari 159.605 BTS Broadband 3G/4G di seluruh wilayah Indonesia sehingga di tahun ini kami targetkan dapat menjangkau 95% populasi di tanah air khususnya dengan jaringan 4G terdepan kami,” lanjut Iskriono.
Secara keseluruhan Telkomsel telah mengoperasikan lebih dari 77.501 BTS 4G dan berkomitmen menambah sekitar 22.000 BTS baru hingga akhir tahun 2019 ini. Selain itu untuk mempercepat penambahan coverage dan meningkatkan kualitas jaringan 4G di Indonesia, Telkomsel mengimplementasikan teknologi 4G LTE ini di seluruh BTS di frekuensi 900Mhz. Sehingga dengan implementasi tersebut, Telkomsel kini memperluas jangkauan layanan 4G mencapai 95% populasi menjangkau hampir di seluruh kota/kabupaten yang ada di Indonesia.
Kehadiran layanan Telkomsel di wilayah perbatasan negara tentunya semakin memperkokoh terpeliharanya NKRI sebagai negara kepulauan. Pembangunan infrastruktur telekomunikasi di pulau terluar maupun perbatasan negara merupakan bentuk dukungan Telkomsel dalam memelihara keutuhan NKRI, di mana hadirnya sarana telekomunikasi dapat meningkatkan ketahanan nasional sekaligus mempersatukan bangsa Indonesia yang tersebar di berbagai pulau yang ada di negara kepulauan Indonesia ini.
Dalam rangka mengukuhkan sebagai digital telco company serta komitmen Telkomsel dalam membangun akses jaringan yang merata di seluruh Indonesia, maka Telkomsel secara konsisten menghadirkan produk dan layanan berbasis digital berkualitas yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan itu sendiri, seperti layanan Digital Lifestyle (MAXstream, Langit Musik, Dunia Games), Mobile Financial Services (Linkaja), Digital Advertising, Digital Banking (Mobile Banking) and Internet of Things (Smart Connectivity, Fleet Sight dan InTank).
Selain itu, sebagai upaya meningkatkan pengalaman pelanggan menikmasti akses layanan broadband berkualitas, Telkomsel belum lama ini menghadirkan Paket Kuota Data Oh My Gigabytes! (OMG!) yang merupakan paket baru Telkomsel yang dapat digunakan untuk mengakses sejumlah aplikasi favorit dan sosial media sesuai minat pelanggan. Di dalam Paket OMG! ini terdapat kuota data yang secara khusus dapat digunakan pelanggan prabayar Telkomsel untuk bebas berselancar dalam mengakses aplikasi seperti YouTube, Facebook, Instagram, MAXstream, HOOQ, VIU, iFlix, Klik Film, BeIN Sports, serta Nickelodeon Play tanpa biaya tambahan.
“Beroperasinya BTS broadband Telkomsel di pelosok dan perbatasan negara mempertegas komitmen kami dalam menyediakan layanan broadband yang merata, yang membuat masyarakat di wilayah perbatasan dapat menikmati internet dan layanan digital dengan kualitas yang setara dengan masyarakat di kota besar sekalipun, yang mana semangat tersebut sejalan dengan pemerintah untuk mewujudkan program Indonesia Merdeka Sinyal, yang diharapkan juga akan mendorong penguatan ekosistem digital sebagai pendorong perekonomian bangsa,” tutup Iskriono.
BUKA: Rektor USU Prof Runtung Sitepu saat membuka USU Games 2019.
BUKA: Rektor USU Prof Runtung Sitepu saat membuka USU Games 2019.
Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar kompetisi olahraga dikolaborasikan dengan seni. Event bertajuk USU Games 2019 ini, langsung dibuka oleh Rektor USU Prof Runtung Sitepu di pelataran parkir Gedung Biro Pusat Administrasi USU, Kamis (31/10) lalu.
Pembukaan acara ditandai dengan penyerahan obor dari mahasiswa berprestasi kepada Rektor USU, dan pelepasan 4 ekor burung merpati. Ajang yang memperebutkan piala bergilir Rektor USU dan 41 medali emas itu, akan dimulai pada 4-28 November mendatang.
Ketua Panitia USU Games 2019, Doli Muhammad Jafar Dalimunte mengatakan, dalam perhelatan ini, akan digelar 4 kategori besar, yakni olahraga, kesenian, e-sport, duta dan debat mahasiswa. Dengan ini, diharapkan kegiatan ini mampu menarik banyak peserta dari kalangan mahasiswa USU.
USU Games 2019 yang merupakan hajatan pertama kalinya ini, mengusung tema ‘Solidaritas di Atas Rivalitas’. Gelaran ini pun direncanakan dijadikan event tahunan USU.
“Sampai saat ini, jumlah peserta yang sudah mendaftarkan diri ada sebanyak 573 orang,” ungkap Doli, Minggu (3/11).
Doli mengucapkan terima kasih, atas dukungan yang telah diberikan oleh Rektor USU beserta jajarannya, hingga ke tingkat dekanat. Dia juga melaporkan detil pelaksanaan kegiatan. “Pemenang nantinya akan dipilih dari fakultas yang rekapitulasi emasnya paling banyak,” bebernya.
Sementara itu, Rektor USU Prof Runtung Sitepu, mengapresiasi digelasnya USU Games 2019. Kegiatan ini, diharapkan mampu mempererat hubungan antar fakultas dan membangun solidaritas di antara keluarga besar USU.
Dia mengingatkan, agar seluruh keluarga besar USU jangan sampai terpecah-pecah oleh alasan apapun. “Dalam kompetisi ini, walaupun ingin meraih juara dan predikat terbaik, sportivitas harus tetap dijaga dan dijunjung tinggi. Jaga ketertiban selama kompetisi, agar jangan sampai terjadi kesalahpahaman. Begitu juga dengan tim juri, di-ingatkan untuk selalu menjaga kepentingan yang lebih besar. Peganglah kejujuran dalam menilai,” harap Runtung.
Runtung mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa USU yang telah berhasil meraih banyak prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Karena hal tersebut dapat menjadi modal yang cukup baik dalam memperbaiki peringkat USU pada sistem perankingan perguruan tinggi di Indonesia. “Kita juga harus bersiap dengan terpilihnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang baru. Usianya masih sangat belia, yang pasti akan berimbas pada kecepatan kinerjanya. Kita tentu harus juga menyesuaikan diri dengan iramanya, demi mewujudkan perubahan ke arah yang lebih baik,” imbuhnya.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa USU, M Iqbal Harefa mengatakan, berkompetisi di USU Games 2019 ini sesungguhnya adalah tentang merawat diri dan kampus tempat mereka menimba ilmu. “Semoga USU Games ini dapat terus dirawat, sehingga semakin berkualitas penyelenggaraannya. Juga didukung oleh fakultas masing-masing, khususnya untuk kelengkapan sarana atlet-atlet yang bertanding,” pungkasnya. (gus/saz)
DAMAI: Anggota Polantas Polres Tebingtinggi, Brigadir Urat M Pasaribu berdamai dengan sopir ambulance, Zulpan.
SOPIAN/SUMUT POS
DAMAI: Anggota Polantas Polres Tebingtinggi, Brigadir Urat M Pasaribu berdamai dengan sopir ambulance, Zulpan.
SOPIAN/SUMUT POS
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Tak terima didoakan bila sakit langsung mati, seorang anggota Satlantas Polres Tebingtinggi naik pitam. Brigadir Urat M Pasaribu langsung menghajar Zulpan, sopir ambulance Rumah Sakit (RS) Sri Pamela Tebingtinggi.
PERISTIWA terjadi di simpang empat, Jalan Sudirman/Jalan KF Tendean, Kota Tebingtinggi, Sabtu (2/11). Awalnya, Zulpan sedang membawa pasien untuk scaning di RSUD Dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi.
“Ya benar, ada pemukulan itu,” kata seorang karyawan RS Sri Pamela Kota Tebingtinggi berinisial AR.
Karena sudah lampu hijau, Zulpan menyalakan klakson dan sirine di Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi. Kuat dugaan, Brigadir Urat risih dan tidak terima.
“Mungkin tak terima dia. Anggota Polantas Polres menghentikan kenderaan ambulance dengan mencabut kunci,” kata AR.
Akibatnya, Zulpan dan Brigadir Urat terlibat adu mulut. Diduga tak kuasa menahan emosi, Brigadir Urat memukul Zulpan.
“Si sopir sempat mau membalas tapi tak jadi. Mungkin kawan si sopir itu merekam dan menyebarnya ke medsos (media sosial),” tutur AR.
Sedangkan pihak Polres Tebingtinggi mengaku pertengkaran keduanya akibat salah paham. Saat itu, Brigadir Urat dan bersama Aiptu Irwansayah sedang melakukan tugas di lokasi kejadian.
Saat bersamaan, Zulpan yang mengendarai ambulance RS Sri Pamela melintas sembari membunyikan klakson dan sirine. Padahal saat itu, macet karena anak-anak pulang dari sekolah Karisma di Jalan KF Tandean.
Brigadir Urat kemudian menegur Zulpan agar bersabar karena masih macet. Namun Zulpan agaknya tidak terima.
“Kau nggak pernah sakit?” tanya Zulpan kepada Brigadir Urat seperti yang ditirukan salah satu anggota Satlantas saat mediasi keduanya di ruangan Seksi Propam Polres Tebingtinggi.
“Nggak,” jawab Brigadir Urat.
“Mudah-mudahan nanti kalau sakit langsung mati,” seru Zulpan kepada Brigadir Urat.
Mendengar perkataan bermakna doa itu, Brigadir Urat naik pitam. Ia mendatangi dan terjadi keributan.
“Langsung dilerai masyarakat,” tuturnya.
Dalam video yang tersebut, menurut Polres Tebingtinggi tidak ada niat Brigadir Urat untuk memukul sopir ambulance. Namun hanya untuk mengambil kunci.
“Saat ini sudah dilakukan mediasi dan keduanya sudah saling memaafkan. Keributan kemarin hanya karena kesalahpahaman,” jelasnya.
Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Sarifudin Siagian membenarkan kejadian tersebut. “Sudah diambil jalan mediasi dan keduanya saling damai,” ujarnya kepada media.(ian/ala)
LOKASI LEDAKAN: Serpihan bekas ledakan bom mobil di perbatasan Turki-Suriah, Sabtu (1/11)
LOKASI LEDAKAN: Serpihan bekas ledakan bom mobil di perbatasan Turki-Suriah, Sabtu (1/11)
ANKARA, SUMUTPOS.CO – Berkisar 13 orang tewas akibat bom mobil di perbatasan Suriah yang dikuasai pasukan Turki. Selain korban tewas, terdapat 20 orang yang mengalami cedera.
“Berdasarkan temuan pertama, 13 warga sipil tewas dan sekitar 20 lainnya cedera,” kata Kementerian Pertahanan Turki dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir dari AFP, Minggu (3/11).
Bom terjadi pada Sabtu (2/11) di wilayah perbatasan yang dijaga tentara Turki. Wilayah tersebut berada di zona mana di antara kota-kota Suriah Tal Abyad dan Ras al-Ain didirikan sebagai bagian dari kesepakatan 17 Oktober antara Ankara dan Washington.
Turki sendiri menuding pasukan Kurdi, People’s Protection Units (YPG) sebagai pelaku serangan. Pada hari Jumat (1/11), pasukan Turki mulai patroli bersama dengan pasukan Rusia di Suriah Utara untuk memastikan penarikan pejuang Kurdi.
Seperti diketahui, Rusia dan Turki telah menandatangani sebuah kesepakatan yang mengatur tentang polisi militer Rusia dan penjaga perbatasan Suriah memfasilitasi mundurnya pasukan Kurdi, People’s Protection Units (YPG) sejauh 30 kilometer dari perbatasan.
Kesepakatan Rusia dan Turki itu dicapai setelah pembicaraan secara marathon antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin di resor Laut Hitam, Sochi pada Selasa (22/10) lalu.
Kesepakatan ini tercapai menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menarik pasukan AS yang bersekutu dengan pasukan Kurdi dalam memerangi kelompok ISIS di Suriah. (bbs/azw)
KABUT: Kabut tebal dan polusi udara beracun menyelimuti New Delhi, Sabtu (1/11).
KABUT: Kabut tebal dan polusi udara beracun menyelimuti New Delhi, Sabtu (1/11).
NEW DELHI, SUMUTPOS.CO – Ibu kota India, New Delhi diselubungi kabut asap tebal yang beracun. Asap ini pun menimbulkan banyak masalah di New Delhi. Para politisi India pun saling lempar kesalahan terkait hal ini.
Sebagaimana dilansir kantor berita AFP pada Minggu (3/11), New Delhi diselimuti kabut asap beracun selama beberapa hari terakhir ini. Bahkan, efek asap telah membuat kualitas udara di New Delhi menjadi yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir.
Kabut asap juga menyebabkan beberapa jadwal penerbangan pesawat dialihkan dan ditunda. Para politisi India pun salah menyalahkan lantaran masalah polusi asap gagal diatasi.
Konsentrasi partikel beracun berukuran kurang dari 2,5 mikron mencapai tingkat tertinggi musim ini. Menurut BMKG India, hal ini semakin diperburuk oleh hujan ringan Sabtu (2/11) malam lalu. Bahkan menurut kedutaan AS di New Delhi, polutan di atmosfer sudah mencapai 810 mikrogram per meter kubik pada Minggu pagi dan masuk zona ‘berbahaya’.
Situasi udara yang memburuk di New Delhi ini dibenarkan oleh Kepala Menteri New Delhi Arvind Kejriwal. “Polusi telah mencapai tingkat yang tak tertahankan,” kata Arvind Kejriwal melalui twitnya, Minggu (3/11).
Dalam sebuah twit sebelumnya, Kejriwal juga meminta pemerintah negara bagian Punjab dan Haryana yang bertetangga untuk mengambil tindakan.
“Delhi telah berubah menjadi kamar gas karena asap dari tunggul tanaman yang terbakar di negara-negara tetangga,” twitnya. Sementara itu, Menteri Lingkungan Federal Prakash Javadekar justru menuduh Kejriwal mempolitisasi masalah ini.
Diketahui, setiap musim dingin, Ibu kota dengan jumlah penduduk 20 juta orang itu memang kerap diselimuti oleh kabut asap. Asap ini muncul dari polusi kendaraan, emisi industri dan tunggul tanaman yang terbakar di beberapa pertanian negara tetangga India.
Warga pun mengeluhkan sakit mata dan tenggorokan akibat asap ini. Mereka pun memakai masker untuk meminimalisir dampak asap. Maskapai penerbangan utama Air India dan Vistara pun mengalihkan atau menunda beberapa jadwal penerbangan.
Sekolah-sekolah di Delhi telah diliburkan hingga hari Selasa lalu. Pada hari Senin (4/11) esok akan diberlakukan skema plat nomor mobil ganjil/genap untuk meminimalisir polusi asap kendaraan.
Tahun lalu, sebuah laporan PBB menemukan 14 dari 15 kota paling tercemar di dunia berada di India. Dalam laporan itu disebutkan, polusi udara di India membunuh satu juta orang setiap tahun. (bbs/azw)
PENAMPUNGAN ISIS: Wanita dan anak-anak asal Australia yang dahulu hidup di bawah kekuasaan kelompok teroris ISIS kini terlantar di kamp pengungsi al-Hawl di Suriah.
PENAMPUNGAN ISIS: Wanita dan anak-anak asal Australia yang dahulu hidup di bawah kekuasaan kelompok teroris ISIS kini terlantar di kamp pengungsi al-Hawl di Suriah.
ANKARA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Turki menyatakan, mereka akan memulangkan anggota asing ISIS yang ditangkap di Suriah ke negara asalnya.
“Kami bukanlah hotel bagi Daesh (singkatan ISIS dalam bahasa Arab),” tegas Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu kepada awak media.
Dilansir AFP Sabtu (2/11), Soylu mengatakan pemerintah Turki tidak akan menahan anggota asing ISIS itu dalam jangka waktu lama.
Dia mengklaim Ankara masih akan bertanggung jawab dalam pengawasan anggota kelompok ekstremis itu, sebelum mengembalikan mereka ke negara asalnya.
Soylu menjelaskan, negara Eropa seperti Belanda dan Inggris diketahui sudah mencabut kewarganegaraan dari warga mereka yang tergabung di ISIS. Dalam pandangannya, mungkin pencabutan kewarganegaraan adalah solusi. “Mereka berkata, saya mencabut kewarganegaraannya, mereka masalah kalian,” terangnya.
“Kebijakan itu sangat tidak bisa diterima dalam pandangan kami. Sangat tidak bertanggung jawab. Apa ingin kalian ingin saya lakukan dengan teroris ini?” tandasnya.
Pernyataan Soylu terjadi setelah Ankara menggelar serangan terhadap milisi Kurdi di timur laut Suriah pada 9 Oktober lalu. Turki menyebut milisi Kurdi sebagai teroris. Namun mereka adalah tulang punggung dalam operasi membasmi ISIS berbekal bantuan negara Barat. Sebagai bagian dari Operation Peace Spring, Turki mengambil alih tanggung jawab atas tawanan ISIS yang sebelumnya diemban Kurdi.
Turki berkali-kali meminta Barat untuk menerima kembali warganya yang menjadi anggota ISIS. Namun kebanyakan disambut penolakan. Mereka berdalih selain publik di negeri masing-masing tak menerima, keputusan itu bisa memberikan ancaman bagi keamanan nasional. (bbs/azw)
PENGAMANAN: Tentara Mali melakukan pengamanan usai serangan menewaskan 63 orang.
PENGAMANAN: Tentara Mali melakukan pengamanan usai serangan menewaskan 63 orang.
BAMAKO, SUMUTPOS.CO -Berkisar 53 tentara dan seorang warga sipil tewas dalam sebuah serangan di pos militer di utara Mali. Serangan tersebut merupakan salah satu yang paling mematikan yang terjadi di negara Afrika Barat itu dalam beberapa tahun terakhir.
“Orang-orang tak dikenal bersenjata berat menyerang sekira siang hari. Serangan dimulai dengan tembakan peluru. Kemudian mereka mundur ke Niger, “kata juru bicara pemerintah Yaya Sangare kepada Reuters pada Sabtu, 2 November.
Pihak berwenang pertama kali melaporkan serangan di Indelimane, wilayah Menaka itu, pada Jumat, tetapi memberikan angka kematian sementara yang lebih rendah.
Sangare mengatakan bahwa jumlah korban tewas masih bersifat sementara di saat mayat-mayat menjalani identifikasi, dan bahwa tentara sedang melakukan operasi tempur di darat dengan dukungan dari pasukan internasional, termasuk pasukan Prancis dari operasi Barkhane, dan pasukan penjaga perdamaian Amerika Serikat (AS).
“Bala bantuan yang dikirim menemukan 54 mayat termasuk satu warga sipil, 10 selamat, dan menemukan kerusakan materi yang cukup besar,” kata Sangare di Twitter sebelumnya Sabtu.
ISIS melalui sayap beritanya, Amaq mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, namun tidak memberikan bukti. Kelompok teroris itu telah mem-posting puluhan klaim tanggung jawab atas serangan di beberapa negara sejak pasukan khusus AS membunuh pemimpinnya, Abu Bakar al-Baghdadi akhir pekan lalu.
Serangan itu menyusul serangan jihadis pada akhir September yang menggarisbawahi meningkatnya jangkauan dan kecanggihan kelompok-kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah Afrika Barat. Dari kubu mereka di Mali, kelompok-kelompok dengan jaringan Al Qaeda dan Negara Islam telah mampu menyebar ke seluruh kawasan Sahel, mengancam bagian-bagian Niger dan Burkina Faso.
Pada 30 September, 38 tentara Mali terbunuh dalam serangan terkoordinasi pada dua pangkalan militer di Mali tengah, yang telah terlepas dari kendali pemerintah meskipun ada tentara Prancis dan pasukan internasional lainnya di sana. (bbs/azw)