Home Blog Page 506

TP PKK Kota Medan Gelar Pertemuan dan Silaturahmi yang Penuh Kegembiraan

SILATURAHMI: TP PKK Kota Medan saat gelar silaturahmi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Suasana ceria dan penuh kegembiraan menyelimuti acara pertemuan dan silaturahmi TP PKK Kota Medan yang digelar di Gedung PKK Kota Medan, Jum’at (25/10/2024).

Dalam moment berbahagia tersebut hadir langsung Plt Ketua TP PKK Kota Medan Ira Syahputri Aulia Rachman.

Dalam kesempatan itu Ira Syahputri Aulia Rachman menuturkan dirinya merupakan istri dari Plt Wali Kota Medan H. Aulia Rachman dan merupakan orang baru di lingkungan keluarga besar TP PKK Kota Medan.

“Karena saya masih baru, sudah sepantasnya saya banyak belajar dan menyerap ilmu dari ibu-ibu pengurus TP PKK,” kata Ira.

Ke depanya Ira berharap terjalin kerja sama yang semakin baik guna berjalannya program-program TP PKK Kota Medan.

“Semoga kerja sama kita terjalin dengan baik di sisah masa waktu jabatan Bapak Plt Wali Kota Medan,” harap Ira.

Sebelumnya dalam pertemuan dan silaturahmi tersebut masing-masing Ketua Pokja dan Ketua TP PKK Kecamatan juga memperkenalkan diri dan para anggotanya yang hadir. (map/ila)

Masyarakat Petani Nilai Program-program Sofyan-Junaidi Tepat Sasaran, Berharap 01 Menang

BERSAMA: Warga dan masyarakat petani bersama Ketua Tim Pemenangan Paslon Cabup-Cawabup Deli Serdang nomor urut 01, Sofyan Nasution – Junaidi Parapat (SANDI), Jumat (25/10/2024) di Learning Centre Kelompok Juli Tani, Jumat (25/10/2024) di Dusun Jogja Sidodadi Kecamatan Beringin

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Program-program yang diusung Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Deli Serdang nomor urut 01, Sofyan Nasution, SE – Junaidi Parapat, dinilai sebagai solusi yang tepat sasaran yang memang dibutuhkan masyarakat petani dan warga dalam kondisi sekarang.

Karena itu, sejumlah warga dan masyarakat petani di Sidodadi Kecamatan Beringin berharap Paslon SANDI menang dalam kontestasi Pilkada Deli Serdang tahun 2024 ini.

Hal ini disampaikan sejumlah masyarakat petani dan warga setempat di Learning Centre Kelompok Juli Tani, Jumat di Dusun Jogja Sidodadi Kecamatan Beringin, Jumat (25/10/2024).

Hadir dalam pertemuan tersebut, sejumlah warga dan masyarakat petani serta Tim Pemenangan Paslon 01 Sofyan Nasution – Junaidi Parapat, Ismail.

Sejumlah warga yang mayoritas petani tersebut turut menyampaikan permasalahan-permasalahan yang selama ini mereka alami dan tidak mereka dapatkan solusinya dari Paslon lainnya. Karena itu, program Paslon SANDI, menurut warga, mampu menjadi solusi yang tepat sesuai kondisi saat ini.

Pertama, sebut salah satu warga, adalah program internet gratis yang bisa dijangkau hingga ke pelosok sangat bermanfaat bagi masyarakat petani mengakses informasi terkait pertanian.

“Ada daerah blankspot (area yang tidak memiliki akses sinyal misalnya jaringan selular atau internet). Dan janji SANDI (Sofyan – Junaidi) kemarin waktu debat, tidak ada lagi tempat-tempat yang blankspot, bisa internet gratis. Artinya, mereka (masyarakat petani) bisa mengakses semua kegiatan-kegiatan yang positif dan yang memang nantinya itu bisa buat untuk daerahnya. Sehingga tidak ketinggalan informasi,” ucap seorang warga.

Lalu, lanjut warga lain, sejumlah masyarakat petani di sana yang memiliki kompetensi dan sudah menerima sejumlah penghargaan atas dedikasi di pertanian dinilai tidak mendapatkan atensi pemerintah setempat.

“Di tahun 2019, kita menjadi pemenang kelompok terbaik di Provinsi Sumatera Utara. Tahun 2020, kita pemenang Championship Cluster Nasional dan event itu sangat bergengsi karena dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia, dan itu yang diambil cuma satu,” tuturnya.

Kepercayaan terhadap Paslon SANDI, juga terliaht dari paparan pgoram-program yang disampaikan pada debat kemarin.

“Lihat debat kemarin, kita semakin yakin. Artinya, ternyata kita bisa berbuat kok. Seperti yang disampaikan, sebenarnya anggarannya itu ada sementara mereka pikir ngapain berbuat orang gini-gini aja. Sementara, kan kita ini maunya inovasi, apalagi (terkait) pertanian. Dengan teknologi pertanian yang ada sekarang, berapa persen sih dari pengadaan penganggaran,” ungkap warga lain.

Persoalan lain, sebut mereka, yakni masa depan generasi muda di desa tersebut, yang mayoritas merupakan anak-anak petani.

“Semoga anak-anak petani ini lebih bisa berkarya dan kegiatannya menghasilkan uang. Karena setelah tamat, bahaya jika dibiarkan. Nanti setelah tamat, mereka tidak akan langsung diterima di perusahaan karena pengalaman kerja belum punya. Kemudian apa (hal negatif) yang gampang dilakukan, mereka masuk geng motor. Nah, harapan kita tidak mau seperti itu. Bagaimana mereka ini bisa kita bina menjadi enterpreneur. Bahkan kita sudah siapkan buyernya.

Di Bank Indonesia (BI), saya sebagai petani pakar, kita bina lima pondok pesantren dan salah satunya di Medan Selayang yang punya 3.800an santri. Setiap hari (santri) butuh makan dan setiap hari butuh sayuran. Saya sudah ketemu dengan salah satu pimpinan pondok, kalau seandainya kita bisa menyuplai sayuran, mereka siap untuk membeli. Dan mereka (generasi) ini bisa kita bekali dengan ilmu bagaimana budi daya tanaman yang bagus kemudian bisa menyuplai sayuran,” paparnya.

Karena itu, mereka menyampaikan harapannya agar keluhan-keluhan tersebut segera mendapat solusi saat Paslon SANDI memimpin.

“Kita bisa sampaikan keluhan-keluhan kita. Semoga kita ini menjadi petani-petani yang maju. Dan kita bisa menerima teknologi-teknologi yang terbaru. Dan seandainya ‘duduk’ (Sofyan Nasution – Junaidi Parapat).

Begitu saya baca visi-misinya SANDI ini, saya langsung tertarik. Kayaknya ini klik dengan kita, artinya kita juga punya program yang sama. Kita melihat program-program 01 ini luar biasa karena itu kita berharap menang,” ujarnya. (ila)

Polsek Medan Baru Amankan 2 Pelaku Pemerasan di RS Royal Prima

DIAMANKAN: Dua pelaku dugaan pemerasan yang diamankan petugas Polsek Medan Baru. (Polsek Medan Baru/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Unit Reskrim Polsek Medan Baru mengamankan Adi Bangun (50) dan Agus (52). Kedua warga Kelurahan Sei Putih 2, Medan Petisah ini ditangkap atas dugaan pemerasan Jalan Ayahanda tepatnya di RS Royal Prima Medan.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Yayang Rizki Pratama melalui Kanit Reskrim Iptu Dian Simangunsong mengatakan, kedua pelaku diamankan pada hari Selasa tanggal 22 Oktober 2024 sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Ayahanda tepatnya di RS Royal Prima.

“Barang bukti diamankan berupa 1 buah kertas kwitansi kosong dengan cap Stempel SPSI dan uang Rp30.000,” ungkapnya, Kamis (24/10) malam.

Dia menjelaskan, kedua pelaku diamankan atas laporan dari masyarakat bahwa di RS Royal Prima, sering terjadi aksi pemerasan mengatasnamakan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dengan modus bongkar muat barang.

“Jadi setiap mobil box yang datang ke RS Royal Prima untuk mengambil limbah sampah, kedua pelaku langsung meminta uang sebesar Rp30.000 kepada supir dan apabila tidak di kasih pelaku mengancam dengan kata-kata jangan di bongkar,” terangnya.

Dia menyebutkan, korban Daniel Allesandro Sirait (31) warga Jalan Gelatik, Kelurahan Sei Sikambing B. Atas kejadian tersebut personel Reskrim Polsek Medan Baru melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

“Terhadap kedua pelaku kini telah dilakukan penahanan dan dikenakan Pasal 368 KUHP,” pungkasnya. (man)

PT Pelindo Group Area Medan Tanggapi Aksi Demonstrasi Damai Federasi Supir Truk

AKSI DAMAI:PT Pelindo Group Area Medan memberikan tanggapan resmi terkait aksi demonstrasi damai yang dilakukan oleh Federasi Supir Truk Petikemas (F-PSTP Belawan) pada Kamis 24 Oktober. ISTIMEWA/SUMUT POS

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – PT Pelindo Group Area Medan memberikan tanggapan resmi terkait aksi demonstrasi damai yang dilakukan oleh Federasi Supir Truk Petikemas (F-PSTP Belawan) pada Kamis 24 Oktober Kemarin.

Dengan adanya demontrasi tersebut, pihak Pelindo Grup, melakukan pertemuan dengan pihak F-PSTP Belawan di Kantor Pelindo Regional 1, Jumat (25/10/2024).

Aksi ini diadakan oleh F-PSTP Belawan untuk menyampaikan beberapa tuntutan terkait peningkatan operasional di Terminal Petikemas, antara lain profesionalisme layanan teli, kondisi peralatan operasional, pengoperasian timbangan selama jam istirahat, serta penyediaan area parkir khusus truk.

F-PSTP Belawan menekankan bahwa profesionalisme layanan teli perlu ditingkatkan untuk mempercepat dan memperbaiki akurasi proses kerja. Selain itu, federasi tersebut menyampaikan keluhan tentang kerusakan alat operasional yang dinilai mengganggu kelancaran operasional.

Mereka meminta agar pemeliharaan dan perbaikan alat dilakukan secara lebih teratur. F-PSTP Belawan juga mengusulkan agar gerbang timbangan tetap beroperasi selama jam istirahat untuk mengurangi waktu tunggu yang berdampak pada efisiensi kerja.

Tingkat keamanan dari lawa-lawa, Terakhir, federasi menyoroti pentingnya penyediaan area parkir khusus truk yang aman dan terorganisir guna mendukung kelancaran operasional di terminal.

Perwakilan F-PSTP Belawan diterima oleh Ichwal Fauzi selaku Executive Director 1 Regional 1, Jonedi Ramli selaku Executive General Manager Cabang Pelabuhan Belawan, Perwakilan PT Belawan New Container Terminal (BNCT) oleh M. Yusuf (Execution Lead), serta Perwakilan PT Prima Multi Terminal oleh Ritim Karo Sekali (Corporate Secretary).

Dalam pertemuan tersebut, Surianto selaku Ketua ALFI/ILFA Provinsi Sumatera Utara serta Kapolsek Belawan, AKP Ponijo, SIP, mendengarkan secara langsung dan berdiskusi terhadap tuntutan dari F-PSTP dan menyatakan komitmen untuk memperbaiki pelayanan yang ada baik terminal container domestic maupun international.

“Kami akan melakukan pengawasan lebih ketat dan memastikan bahwa setiap pekerja, baik di kantor maupun di lapangan, menjalankan nilai-nilai “Ber-Akhlak” sesuai dengan budaya Perusahaan,” ucap Ichwal.

Perwakilan dari PT Belawan New Container Terminal (BNCT) turut memberikan masukan terkait upaya peningkatan pelayanan.

PT BNCT berencana untuk melakukan upgrade sistem Terminal Operating System (TOS) ke versi terbaru guna mendukung operasional tanpa teli manual. Dengan sistem baru ini, penggunaan Vehicle Mounted Terminal (VMT) yang dioperasikan langsung oleh operator akan menggantikan teli, sehingga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses bongkar muat serta menghindari pungli.

PT Pelindo Group Area Medan sangat menghargai masukan yang disampaikan oleh F-PSTP dan berkomitmen untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dengan tidak memberikan toleransi terhadap pungli dan akan menindak tegas pelaku yang terbukti pungli termasuk namun tidak terbatas pemberian hukuman hingga pemberhentian.

Langkah-langkah tindak lanjut juga akan dilakukan untuk pemeliharaan peralatan operasional yang rutin, serta peninjauan ulang pengoperasian timbangan di gate agar lebih fleksibel untuk mengurangi antrian truck. Selain itu, perusahaan juga akan menyediakan area parkir khusus truk yang lebih memadai di sekitar terminal untuk mendukung kelancaran arus logistik.

PT Pelindo Group Area Medan selalu berupaya Bersama-sama meningkatkan pelayanan Bersama semua unsur pengguna jasa dan stakeholder untuk memajukan perkonomian Indonesia terkhusus Sumatera Utara serta menjaga hubungan baik dengan seluruh pihak terkait.

“Melalui dialog yang konstruktif dan terbuka, kami yakin solusi terbaik dapat dicapai untuk meningkatkan efisiensi serta kenyamanan operasional di masa depan,”ucapnya.(san)

Sasar Anak Muda, Kolaborasi APR X DuniaTex X Matahari Dukung Fesyen Berkelanjutan

DUKUNG: Kolaborasi APR X Dunia Tes X Matahari Dukung Fesyen Berkelanjutan di Jakarta Fashion Week 2025.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pada hari kedua partisipasinya di Jakarta Fashion Week 2025, Asia Pacific Rayon (APR) semakin memperkuat komitmennya dalam mendukung fesyen berkelanjutan di Indonesia melalui kolaborasi dengan Duniatex dan Matahari dengan mengusung tema “Fashion Evolution”. kolaborasi ini menampilkan 48 koleksi dalam fashion show yang digelar di Pondok Indah Mall (PIM) 3.

Dalam kolaborasi ini, APR menyediakan serat viscose-rayon yang terbarukan dan biodegradable, yang kemudian diolah oleh DuniaTex menjadi kain berkualitas. Matahari kemudian mengkreasikan kain tersebut lewat koleksi yang chic dan kekinian melalui merek eksklusif dibawah Matahari, Nevada dan ZES.

“Partisipasi APR dalam dua hari Jakarta Fashion Week ini merupakan langkah nyata untuk mendukung pengembangan fesyen berkelanjutan di Indonesia. Kami percaya kolaborasi antar sektor dapat memperluas dampak positif dan pembelajaran masyarakat terhadap pentingnya material berkelanjutan,” kata Presiden Direktur APR, Basrie Kamba.

Matahari Department Store menampilkan koleksi untuk generasi muda yang menekankan keberlanjutan, namun tetap sophisticated dan edgy sesuai tren terkini. Koleksi Nevada mengusung konsep “Confident Teen Spirit” merayakan individu yang dengan percaya diri mengekspresikan keunikan mereka, menampilkan aplikasi viscose-rayon melalui warna-warna cerah, menggabungkan elemen varsity, denim, dan grunge.

Sementara itu, koleksi ZES mengusung konsep “Stress-free Commute” dengan gaya kontemporer yang elegan, menggunakan viscose-rayon lembut dan breathable untuk memberikan kenyamanan pada pakaian sehari-hari kaum urban.

Sejak 2019, APR terus berkomitmen untuk merangkul desainer, fashion enthusiast, dan pelaku tekstil dalam mendukung fesyen berkelanjutan di Indonesia. Tahun ini menjadi tahun ketiga APR berkolaborasi dengan brand lokal pada Jakarta Fashion Week, pameran mode terbesar di Asia Tenggara. Kolaborasi antar ekosistem tekstil ini diharapkan dapat semakin meningkatkan pergerakan fesyen berkelanjutan di Indonesia.

Sebelumnya, APR telah berkolaborasi dengan Matahari untuk mendukung fesyen berkelanjutan melalui display koleksi pakaian berbahan dasar viscose-rayon APR dan program Manajemen Limbah Tekstil. Kolaborasi pada Jakarta Fashion Week 2025 kembali menunjukkan sinergi APR dan Matahari untuk mendukung fesyen berkelanjutan.

Duniatex, salah satu produsen tekstil terbesar di Asia Tenggara, menyatakan kebanggaannya berkolaborasi bersama APR dan Matahari Group dalam JFW 2025.

Marketing Manager Duniatex, Yulius Ari Budi Nugroho mengatakan, melalui kolaborasi ini, Duniatex menegaskan komitmennya terhadap produk tekstil keberlanjutan dan inovasi dalam industri fashion Indonesia.

“Kami ingin mengajak para pelaku industri tekstil di Indonesia untuk terus berkembang dan menunjukkan potensi terbaiknya. Kolaborasi ini bukan hanya tentang produk fashion, tetapi juga merupakan salah satu bentuk upaya untuk memajukan industri tekstil di Indonesia,” pungkasnya.(rel/han)