Home Blog Page 5071

DPRD Langkat Sahkan 7 Perda, Pelajar Dilarang Membawa Hape

TANDATANGANI: Wakil Bupati Langkat H Syah Afandin mewakili Bupati menghadiri bersama Ketua DPRD Langkat Surialam menandatangani pengesahan tujuh Ranperda Inisiatif menjadi Perda.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – DPRD Langkat akhirnya mengesahkan 7 Ranperda Inisiatif menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam sidang rapat paripurna di gedung DPRD Langkat, Stabat, Senin (2/9) siang.

Ketua DPRD Langkat, Surialam yang memimpin sidang paripurna melakukan penandatanganan berita acara persetujuan bersama kepala daerah tentang Perda Kabupaten Langkat, yang dihadiri Wakil Bupati Langkat H Syah Afandin.

Syah Afandin mengatakan, tugas konstitusional telah selesai hari ini, yakni menyetujui dan mengesahkan 7 Ranperda Kabupaten Langkat, yakni wajib belajar Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah, larangan membawa handphone ke sekolah, perlindungan tenaga kerja, penyelenggaraan pengelolaan museum, penyelenggaraan kearsipan, penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan, pelayanan publik .

“Disahkannya ketujuh Ranperda tersebut, selain memperkaya kuantitas regulasi daerah, diharapkan nantinya juga dapat mengakomodir kepentingan masyarakat. Sehingga tujuan yang ingin kita capai dapat terwujud dan tidak ada hak-hak masyarakat yang terabaikan,” katanya.

Ketua DPRD Langkat mengatakan, bahwa tujuh Ranperda tersebut telah sesuai dengan SK DPRD Langkat No 52 tahun 2019 tanggal 27 juni 2019, tentang 7 Ranperda inisiatif DPRD Langkat. “Setelah selesainya rapat ini, kepada OPD terkait sebagai leading sektor segera dapat menyusun Peraturan Bupatinya (Perbup), sehingga Perda tersebut dapat berhasil bagi masyarakat. Sebab masih ada Perda yang telah disahkan namun belum diterbitkan Perbupnya,” pungkasnya. (bam/han)

Pasca Macet Akibat Pohon Tumbang, Arus Lalin Medan-Berastagi Kembali Lancar

Ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kondisi arus lalu lintas (lalin) di jalur Medan-Berastagi Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, tepatnya kawasan KM 33 Desa Sembahe, kembali lancar setelah macet akibat terhalang pohon tumbang, Selasa (3/9).

Hal itu diungkapkan Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP Juliani Prihartini jalur lintas Medan-Berastagi sudah lancar sejak Selasa (3/9) dinihari. “Kondisinya sudah normal kembali, arus lalu lintas sudah lancar dan dapat dilalui kendaraan sekitar pukul 03.30 WIB,”ungkapnya.

Dijelaskan Juliani, petugas gabungan telah melakukan evakuasi dan membersihkan puing-puing pohon tumbang yang menghalangi badan jalan. Untuk itu, kendaraan baik dari arah Medan maupun sebaliknya dapat melintas. “Sudah bisa dinormalisasi untuk dua jalur,” ucapnya.

Mantan Kapolsek Medan Timur ini mengimbau, kepada masyarakat yang ingin melalui jalur itu untuk tetap berhati-hati. “Tetap waspada, dan utamakan keselamatan,” tukasnya.

Diketahui, longsor dan pohon tumbang telah memutus jalur lintas Medan-Berastagi pada Senin (2/9) malam. Kondisi itu terjadi karena pengaruh cuaca buruk.

Longsor disertai pohon tumbang ini bila dari arah Medan berada persis sebelum tikungan PDAM Tirtanadi. Kondisi jalan yang tidak dapat dilalui karena longsor, menyebabkan kemacetan kendaraan baik dari arah menuju Berastagi dan sebaliknya.

“Kondisi jalan yang tidak dapat dilalui karena longsor menyebabkan kemacetan kendaraan baik dari arah menuju Berastagi dan sebaliknya. Meski demikian, pada peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa,” ujar Kanit Lantas Polsek Pancurbatu, Iptu S Sinulingga. (ris/han)

Pembangunan Museum Djaga Depari Terkendala Dana

SOLIDEO/SUMUT POS Kunjungi: Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi para OPD mengunjungi lokasi pembangunan monumen/museum di Lau Kemit Desa Seberaya, Kecamatan Tiga panah, Senin (2/9) siang.
Kunjungi: Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi para OPD mengunjungi lokasi pembangunan monumen/museum di Lau Kemit Desa Seberaya, Kecamatan Tiga panah, Senin (2/9) siang.
SOLIDEO/SUMUT POS

KARO, SUMUTPOS.CO – Rombongan Bupati Karo Terkelin Brahmana meninjau pembangunan museum Komponis Djaga Depari yang sedang dibangun di Lau Kemit Desa Seberaya,Kecamatan Tiga panah, Senin (2/9) siang.

Kedatangan rombongan disambut Agustina Br Depari, Ngapuli Depari selaku anak dari almarhum Djaga Depari yang sudah menunggu di lokasi didampingi Sekretaris Umum Pembangunan Monumen /Museum, Drs Menno Depari dan Kades Seberaya Panca Ginting.

Agustina Br Depari menyampaikan, sangat berterimakasih atas kunjungan Bupati Karo beserta rombongan dan sudah meluangkan waktu melihat pembangunan monumen/museum Djaga Depari yang sedang berlangsung.

“Kami berharap kedatangan bupati ini dapat menuai jalan keluar, sebab saat ini pembangunan monumen/museum terkendala dan terbentur dana pembangunan,”ungkapnya.

“Kami keturunan keluarga Djaga Depari sudah menyumbangkan dana sebesar Rp 100 juta, tapi dana ini tidak cukup sehingga kami butuh bantuan dari pemerintah dan para donatur, agar pembangunan monumen/museum selesai,” harapnya.

Sementara Sekretaris Pembangunan museum almarhum. Djaga Depari, Drs Menno Depari membenarkan saat ini pihak panitia kesulitan dengan anggaran biaya.

Anggaran yang dibutuhkan sesuai taksasi dana penghitungan seusai pembuatan gedung, lanscap dan cetak buku kena kenangan sebesar Rp699.940.000.

“Rencana ke depan, kami pihak panitia mencari dan mengumpulkan dana dengan cara mengadakan konser musik lagu lagu komponis almarhum Djaga Depari pada bulan Nopember 2019 di Balai Zeqita,” imbuhnya.

Mendengar penuturan pihak keluarga almarhum Djaga Depari dan pihak panitia, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengatakan pemerintah komit membantu, sepanjang ada kewenangan dan pintu masuk Pemda Karo.

“Karena itulah, saya membawa para OPD terkait, apa yang dapat kita fasilitasi akan segera kita berikan. Misal masalah lampu penerangan, Kabid Pertamanan akan pasang 4 titik, begitu juga jembatan lau kemit ini, akan kita perbaiki secepatnya melalui Dinas terkait PUPR. Selebihnya, Pemda Karo akan datang pada malam pengumpulan dana yang akan digelar bulan Nopember 2019 di Balai Zeqita, melalui konser musik. (deo/han)

Telkomsel dan Pertamina Patra Niaga Jalin Kerja Sama, Digitalisasi Moda Transportasi Pengangkut BBM

Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini (kanan) dan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Nina Sulistyowati (kiri) usai penandatanganan nota kesepahaman antara Telkomsel dengan Pertamina Patra Niaga di Jakarta (2/9). Sebagai upaya dalam mengakselerasikan negeri, Telkomsel terus bergerak maju memperkuat komitmennya dalam melakukan digitalisasi di berbagai industri, salah satunya melalui penerapan teknologi Internet of Things (IoT). Kali ini, solusi IoT Telkomsel Fleetsight dipercaya oleh Pertamina Patra Niaga yang bergerak dalam bidang usaha sektor hilir industri minyak dan gas, untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi lebih dari 1.800 unit kendaraan tangki BBM.
Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini (kanan) dan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Nina Sulistyowati (kiri) usai penandatanganan nota kesepahaman antara Telkomsel dengan Pertamina Patra Niaga di Jakarta (2/9). Sebagai upaya dalam mengakselerasikan negeri, Telkomsel terus bergerak maju memperkuat komitmennya dalam melakukan digitalisasi di berbagai industri, salah satunya melalui penerapan teknologi Internet of Things (IoT). Kali ini, solusi IoT Telkomsel Fleetsight dipercaya oleh Pertamina Patra Niaga yang bergerak dalam bidang usaha sektor hilir industri minyak dan gas, untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi lebih dari 1.800 unit kendaraan tangki BBM.

Implementasi Telkomsel Fleetsight untuk Mengelola Efisiensi dan Keselamatan

JAKARTA, SUMUTPOS.CO –  Sebagai upaya dalam mengakselerasikan negeri, Telkomsel terus bergerak maju memperkuat komitmennya dalam melakukan digitalisasi di berbagai industri, salah satunya melalui penerapan teknologi Internet of Things (IoT). 

Kali ini, solusi IoT Telkomsel Fleetsight dipercaya oleh Pertamina Patra Niaga yang bergerak dalam bidang usaha sektor hilir industri minyak dan gas, untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi lebih dari 1.800 unit kendaraan tangki BBM. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan  Memorandum of Understanding (MoU) di Telkomsel Smart Office, Jakarta pada 2 September 2019.

Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini mengatakan, “Telkomsel bangga dapat kembali menghadirkan solusi inovatif berbasis Internet of Things di berbagai industri,  yang sejalan dengan komitmen Telkomsel untuk mendukung visi Making Indonesia 4.0 dari pemerintah.

Di era Industri 4.0 seperti sekarang ini, perusahaan dituntut untuk dapat mengadopsi inovasi digital untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan, dan  layanan Fleetsight Telkomsel akan mendukung Pertamina Patra Niaga untuk terus bergerak maju mengakselerasikan efektivitas dan efisiensi dalam operasional bisnis dengan tetap menjaga tingkat keselamatan operasionalnya,” tambah Emma.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga  Nina Sulistyowati mengatakan “Terima kasih kepada Telkomsel atas dukungan kesepahaman untuk bersama-sama memberikan solusi digitalisasi armada PT Pertamina Patra Niaga yang dihadirkan dengan cakupan jaringan yang luas. Kami berharap sinergi kerjasama ini tidak hanya berkontribusi positif terhadap operasional Pertamina, namun juga berdampak positif bagi akselerasi efisiensi distribusi agar persediaan BBM dapat menjangkau seluruh masyarakat Indonesia hingga ke pelosok Tanah Air.”

Dengan diimplementasikannya Telkomsel FleetSight pada kendaraan operasional truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM), Pertamina akan mendapatkan manfaat terkait kemudahan  dalam memonitor kendaraan, meningkatkan produktivitas, menekan biaya operasional, sekaligus menjaga  keselamatan karyawan dalam bekerja.

Telkomsel FleetSight menghadirkan solusi IoT terkini untuk aset-aset bergerak termasuk memonitor dan mengontrol armada kendaraan dengan menyematkan perangkat telematika berbasis satelit yang diintegrasikan dengan berbagai jenis sensor atau peralatan tambahan pada kendaraan. Teknologi ini mampu merekam semua paramater mobilitas aset dan sekaligus menyediakan informasi ini kepada pengguna baik dalam bentuk insight maupun data,  seperti pilihan rute, jam operasional kendaraan, perilaku mengemudi, hingga mengukur batas kecepatan.

Data-data tersebut juga dikombinasikan dengan rule dan alert yang mampu memberikan peringatan secara real-time ketika terjadi pelanggaran standard operasional, misalnya melebihi kecepatan, beroperasi di luar jadwal, melintasi rute yg bukan seharusnya, temperatur kerja komponen-komponen kritikal melebihistandard, dan lain-lain. Melalui perjalanan kendaraan yang lebih efisien, Telkomsel FleetSight juga berkontribusi membuat kendaraan dapat lebih ramah lingkungan karena mampu mengurangi emisi hasil pembakaran (carbon footprint).

Penjajakan kerjasama PT Pertamina Patra Niaga dengan Telkomsel yang diawali dengan penadantanganan MoU ini akan meliputi tiga fase. Tahap pertama merupakan pemasangan Telkomsel FleetSight yang siap beroperasi pada September  hingga Oktober 2019.  Sedangkan tahap kedua dan ketiga merupakan peningkatan fitur Telkomsel Fleetsight dengan mengintegrasikan beberapa sensor tambahan yang dirancang untuk mampu mengidentifikasi parameter tambahan seperti temperatur rem kendaraan, kekentalan oli mesin, dan tekanan pada ban.

“Di era Industri 4.0 seperti sekarang ini, perusahaan memang dituntut  mengadopsi inovasi digital untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan. Tujuannya agar memudahkan manajemen PT Pertamina Patra Niaga dalam meningkatkan keselamatan pengendara, keselamatan kendaraan, melakukan monitor kendaraan, meningkatkan produktivitas, menekan biaya operasional dan juga akurasi jumlah produk yang dikirimkan”, tegas Nina.

“Menghadirkan layanan dan solusi digital yang komprehensif dan berkelanjutan merupakan komitmen Telkomsel dalam mengakselerasikan ekosistem digital di Indonesia. Semoga kolaborasi antara Telkomsel dengan Pertamina ini dapat menginspirasi berbagai industri lainnya dalam mengimplementasikan teknologi digital, karena penguasaan teknologi menjadi kunci penentu bagi Indonesia untuk bisa bersaing di era Industri 4.0”, tutup Emma.

Wali Kota Buka Turnamen Usia Dini Askot PSSI Medan, Upaya Mencari Pemain Potensial

net SERAHKAN: Drs HT Dzulmi Eldin menyerahkan bola ke wasit.
SERAHKAN: Drs HT Dzulmi Eldin menyerahkan bola ke wasit.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin membuka Turnamen Sepakbola Usia Dini Askot PSSI Medan di Stadion Mini Kebun Bunga, Senin (2/9) sore. Turnamen ini merupakan salah satu upaya mencari bakat-bakat pemain potensial.

“Turnamen ini merupakan upaya mendorong stakeholder olahraga dalam rangka mencari bakat-bakat pesepakbola potensial,” ujar Dzulmi Eldin dihadapan Ketua Askot PSSI Medan Iswanda Ramli, Ketua KONI Medan Eddy H Sibarani, Sekum Dispora Drs H A’zam Nasution MAP.

Disebutkan, upaya itu sejalan dengan visi misi pemerintah dalam mewujudkan Medan menjadi basis atlet berprestasi. Maka, melalui turnamen kali ini menjadi jembatan bagi pemain usia dini dalam mengukir prestasi mulai dari tingkat daerah hingga nasional ke depan.

“Ini adalah ajang bergengsi, maka diharapkan semua klub SSB menyiapkan timnya sebaik mungkin, untuk hadapi pertandingan ini. Kita jadikan ini sebagai wadah bagi anak-anak untuk mengasah bakat yang dimiliki,” ucap Eldin.

Turnamen ini mempertandingkan kelompok umur Usia 12 tahun, 14 tahun dan 16 tahun. Menurut Ketua Askot PSSI Medan Iswanda Ramli, ini merupakan program kerja pertama mereka usai dilantik menjadi ketua umum periode kedua.

Selama tahun 2019, Askot PSSI lebih menekankan pada pelaksanaan turnamen usia dini. Selain tiga kategori umur tersebut, pada awal November nanti, Askot PSSI juga akan menggulirkan kompetisi usia dini kelompok umur under 11 tahun.

“Pada tahun 2020 Askot PSSI Medan akan melakukan terobosan baru dengan kembali menghidupkan kembali kompetisi antar klub Askot PSSI untuk Usia 25 tahun. Kita berharap, dengan adanya kompetisi ini maka memudahkan bagi PSMS untuk mencari pemain berbakat asli putra daerah,” sebutnya.

Sementara Ketua Panitia Khairul Bukhari menjelaskan, turnamen ini merupakan program kerja sama Dispora dengan Askot PSSI Medan yangtelah menjadi agenda tahunan. Turnamen ini juga bertujuan untuk meningkatkan prestasi sepakbola Indonesia khususnya Kota Medan.

Adapun tiga kategori usia dini yang dipertandingkan antara lain untuk U-12 diikuti oleh 27 tim, U-14 diikuti 23 tim, dan U-16 diikuti 11 tim, dengan total kontingen berjumlah 1.112 pemian dan official. Turnamen akan berlangsung di Kebun Bunga, Lapangan Hoki, Lapangan USU dan Stadion Mini Pemprovsu. (map/dek)

Firza Andika Dipanggil Tim Nasional

Firza Andika
Firza Andika

MAKASSAR, SUMUTPOS.CO – Mantan pemain PSMS Medan yang kini membela PSM Makassar, Firza Andika dipanggil Indra Sjafri untuk menjalani TC di Yogyakarta. Rekan Firza di PSMS, Asnawi Mangkualam juga turut dipanggil.

Panggilan merujuk melalui surat resmi PSSI yang ditujukan ke manajemen PSM sejak Sabtu, (31/8) lalu. Mereka akan menjalani pemusatan latihan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hampir sepekan.

Asnawi dan Firza tergabung dalam 26 nama pemain yang dipanggil serentak. Latihan dipusatkan di Yogyakarta International School (YIS), Kabupaten Sleman.Indra akan mengerucutkan skuatnya karena federasi sepak bola Asia Tenggara memberikan batasan waktu hingga 2 September.

Timnas Indonesia U-22 akan mengirimkan daftar 40 pemain hasil seleksi. Asnawi dan Firza merupakan jebolan pemain yang berhasil membantu Garuda Muda meraih juara Piala AFF 2018 usai mengalahkan raksasa Asia Tenggara, Thailand.

Rekam jejak itu menjadi peluang besar kedua pemain Juke Eja ini masuk dalam pakem strategi yang diterapkan pelatih 56 tahun tersebut. (bbs/dek)

Liga 3 Zona Sumut, Polres Deliserdang Tahan Medan Utama

net SERU: Pertandingan Liga 3 Zona Sumut di Stadion Baharuddin Siregar berjalan seru.
SERU: Pertandingan Liga 3 Zona Sumut di Stadion Baharuddin Siregar berjalan seru.

SUMUTPOS.CO – Tim pendatang bagu, PS Polres Deliserdang berhasil menahan imbang tanpa gol Medan Utama FC pada laga lanjutan Grup A Liga 3 Zona Sumatera Utara di Stadion Baharuddin Siregar, Senin (2/8). Sementara pada laga lainnya, PS Harjuna Putra menang telak atas Medan Soccer.

Polres Deliserdang yang melakoni laga debut di Liga 3, berhasil menahan Medan Utama. Hasil tersebut dinilai sudah maksimal, karena tim tersebut baru terbentuk selama dua bulan.

“Hasil ini sudah maksimal, karena baru dua bulan. Dan mampu menahan imbang Medan Utama, merupakan hasil maksimal, karena mereka merupakan runner-up tahun 2018,” ujar pelatih Polres Deliserdang, Haris Sinaga.

Sedangkan pelatih Medan Utama FC, Jundi, menjelaskan materi pemainnya berbeda dengan tahun tahun 2018. “Saya bawa ini pemain muda. Pemain kita tahun lalu banyak yang bermain di liga 2. Berhasil menahan imbang merupakan hasil yang bagus,” terangnya.

Pada pertandingan lainnya, Medan Soccer kembali menelan kekalahan telak. Mereka dihajar Harjuna Putra dengan enam gol tanpa balas. Gol Harjuna dicetak oleh Rama dan Ozi Teguh. Keduanya mencetak hattrick. (btr)

Natanael Bertahan di Timnas

TIMNAS: Natanael Siringo-ringo dipanggil untuk menjalani TC bersama Timnas U-22.
TIMNAS: Natanael Siringo-ringo dipanggil untuk menjalani TC bersama Timnas U-22.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Peluang pemain PSMS Medan Natanael Siringo-ringo untuk membela Timnas Indonesia U-22 pada SEA Games 2019 mendatang semakin besar. Pasalnya, pemain berusia 20 tahun itu tetap dipertahankan Indra Sjafri.

SEBELUMNYA, Indra Sjafri memanggil dua pemain PSMS untuk ikut seleksi Timnas U-22. Mereka adalah Natanael Siringo-ringo dan Ilham Fathoni. Pemanggilan timnas tersebut membuat keduanya harus absen membela Ayam Kinantan saat menjamu Persibat Batang, 28 Agustus lalu.

Selesai memenuhi panggilan timnas, keduanya kembali ke PSMS untuk menunggu panggilan selanjutnya. Natanael dan Ilham pun bisa bermain bersama Ayam Kinantan saat bertandang ke markas Cilegon United, Senin (2/9).

Dalam laga yang berakhir dengan kekalahan telak PSMS tersebut, Natanael hanya bermain 45 menit. Sedangkan Ilham Fathoni dimainkan selama 90 menit.

Permainan Natanael tidak seperti biasanya. Ternyata, pemain asal Binjai tersebut kembali dipanggil Indra Sjafri untuk menjalani traning camp (TC) bersama Timnas U-22 di Yogyakarta, pada 2 hingga 9 September 2019.

“Ya, Natanael bermain tidak seperti biasanya, karena hatinya mungkin terbelah. Dia dipanggil untuk menjalani TC bersama Timnas U-22,” ujar Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja kepada Sumut Pos, Senin (2/9) malam.

Dengan pemanggilan tersebut, maka Natanael kembali akan absen saat PSMS melawan tuan rumah Perserang Banten, 6 September mendatang. “Natanael akan kembali bergabung dengan Timnas usai pertandingan melawan Cilegon,” tambah Julius Raja.

Lalu bagaimana dengan Ilham Fathoni? Pria yang akrab dipanggil King ini menegaskan, PSSI hanya memanggil Natanael. Artinya Ilham Fathoni gagal bergabung dengan Timnas.

“Ilham Fathoni gagal bergabung dengan Timnas. Ini merupakan kabar gembira, karena kita memang membutuhkan tenaga Ilham,” pungkasnya. (dek)

Indeks Harga Konsumen Pada Bulan Agustus 2019, Sumut Mengalami Inflasi 0,18 Persen

Ilustrasi inflasi
Ilustrasi inflasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pada bulan Agustus 2019, Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumatera Utara (Sumut) mengalami inflasi sebesar 0,18 persen. Untuk Kabupaten/Kota di Sumut mengalami hal yang sama, yakni Kota Medan sebesar 0,27 persen dan Padang Sidempuan sebesar 0,20 persen.

Sedangkan dua kota lagi mengalami deflasi yakni Kota Sibolga deflasi sebesar 0,58 persen dan Kota Pematangsiantar sebesar 0,40 persen.

“Medan dan Padangsidimpuan mengalami inflasi dikarenakan perkembangan harga berbagai komoditas di dua kota tersebut secara umum menunjukkan adanya peningkatan,” ujar Seksi Statistik Harga Konsumen dan Harga Perdagangan Besar Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Hafsyah Aprilia kepada wartawan di Medan, Senin (2/9) siang.

Aprilia menjelaskan Inflasi yang terjadi di Medan dan Padangsidimpuan lantaran adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks sebagian besar kelompok pengeluaran seperti bahan makanan sebesar 1,09 persen, makanan jadi, minuman, rokok, tembakau sebesar 0,02 persen. Kelompok pendidikan 0,59 persen.

“Sementara itu komoditas utama penyumbang inflasi masih harga cabai merah yang naik 9,27 persen, harga cabai rawit naik 22,40 persen, harga emas perhiasan naik 3,76 persen, harga ikan dencis naik 2,50 persen, uang Sekolah Menengah Pertama naik 1,99 persen, Uang Sekolah Dasar naik 1,91 persen dan harga ikan tongkol naik 3,44 persen,” ungkap Aprilia.

Sedangkan untuk komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain daging ayam ras, bawang merah, angkutan udara, sabun cuci batangan, kacang panjang, bawang putih dan jeruk.

“Nah, untuk Sibolga dan Pematang Siantar yang terjadi deflasi karena harga cabai merah di kedua kota ini mengalami kenaikan yang relatif kecil dari bulan-bulan sebelumnya. Ditambah lagi harga tomat yang mengalami penurunan cukup rendah,” tutur Aprilia.

Tercatat dari 23 kota di Pulau Sumatera ada 8 kota yang mengalami inflasi dimana inflasi terjadi di kota-kota metropolissebesar 0,41 persen dan yang terendah di Banda Aceh sebesar 0,07 persen. (gus/ram)

Vespa LX 125 i-get Hadir Lebih Segar

istimewa LUNCUR: President Director of PT Piaggio Indonesia Marco Noto La Diega pada peluncuran Vespa LX 125 i-get terbaru di Jakarta.
LUNCUR: President Director of PT Piaggio Indonesia Marco Noto La Diega pada peluncuran Vespa LX 125 i-get terbaru di Jakarta.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Piaggio Indonesia secara resmi memperkenalkan Vespa LX 125 i-get terbaru, Selasa (27/8) lalu. Vespa LX 125 i-get hadir dengan sentuhan baru dari sisi desain dan pembaruan sentuhan estetika, menjadikannya selalu terlihat muda.

Pertama kali hadir di Indonesia pada 2011, Vespa LX telah menarik perhatian di kalangan penggemar Vespa yang berjiwa muda, serta anak muda yang ingin memulai perjalanan mereka bersama produk Vespa. Pesona timeless classic dari Vespa LX 125 i-get, kini diperbarui dengan tampilan yang lebih segar, sembari mempertahankan DNA unik Vespa, yaitu elegan dan klasik.

“Hari ini, kita menyaksikan kesegaran baru pada ikon timeless classic kita; Vespa LX. Vespa LX 125 i-get terbaru dirancang untuk merespon dunia kontemporer yang berubah cepat dengan memperkuat DNA unik Vespa LX: kombinasi dari tampilan elegan dan klasik.

Kami mendedikasikan Vespa LX 125 i-get terbaru untuk para pecinta Vespa yang selalu berjiwa muda, yang berani menjelajahi dunia dengan luwes dan penuh gaya,” kata Marco Noto La Diega, President Director of PT Piaggio Indonesia.

Kesegaran gaya dan desain Vespa LX 125 i-get terbaru ini dapat terlihat pada front tie baru, heat protector baru dengan desain lebih modern, kaca spion baru, dan logo “LX” baru. Detail estetika lainnya termasuk layar LCD dengan grafis yang membuat panel instrumen terlihat lebih jelas.

Sistem pencahayaan pada Vespa LX 125 i-get terbaru mendapat peningkatan dengan teknologi LED di front headlamp, dilengkapi dengan LED Daytime Running Light (DRL) untuk memberikan visibilitas terbaik di berbagai kondisi cuaca. Lampu belakang juga didesain ulang untuk pencahayaan yang lebih jelas. Vespa LX terbaru juga dilengkapi USB port pada box di bawah kemudi untuk pengisian daya.

Vespa LX 125 i-get baru juga menampilkan desain pelek terbaru yang memberikan skuter berbentuk tawon ini tampilan yang baru, namun tetap terasa familiar. Vespa LX 125 i-get baru turut dilengkapi double-swinging arm baru dengan fitur ‘2 degrees of freedom’ untuk mengurangi getaran mesin, guna memberikan pengalaman berkendara yang memuaskan.

Fitur lain yang khas pada Vespa LX 125 i-get terletak pada desain jok terbaru yang kini lebih datar dan lebih ramping, dengan ketebalan bantalan dan ukuran yang sesuai guna memastikan perjalanan yang nyaman. Sandaran kaki pada Vespa LX 125 juga memiliki desain baru guna meningkatkan kontrol dan kenyamanan bagi pengendara dan penumpang.

Vespa LX 125 i-get tersedia dalam pilihan warna yang menawan: Red Passione, Black Vulcano, dan Blue Avio. New Vespa LX 125 i-get ditawarkan dengan harga Rp35.800.000 (on-the-road Jakarta) dengan garansi 3 tahun untuk pemeriksaan berkala dan suku cadang. Vespa LX terbaru kini tersedia di semua 38 jaringan diler resmi kami yang tersebar di seluruh Indonesia.

Peluncuran Vespa LX 125 i-get terbaru menjadi bagian penting dalam memperkuat Premiumization Roadmap Strategy PT Piaggio Indonesia.(rel/ram)