Home Blog Page 5070

Dua Hari Air Tak Mengalir, Warga Demo Kantor PDAM Tirtanadi Medan Labuhan

fachril/sumut pos DEMO: WargaKomplek Taman Citra, saat demo mendatangi Kantor PDAM Cabang Medan Labuhan, Jalan KL Yos Sudarso, Selasa (3/9).
DEMO: WargaKomplek Taman Citra, saat demo mendatangi Kantor PDAM Cabang Medan Labuhan, Jalan KL Yos Sudarso, Selasa (3/9).
Fachril/sumut pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan masyarakat menetap di Komplek Taman Citra, Medan Deli, mendatangi Kantor PDAM Cabang Medan Labuhan, Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Selasa (3/9).

Kedatangan masyarakat mengeluhkan air bersih yang didistribusikan perusahaan BUMD tidak mengalir selama 2 hari. Merespon itu, petugas PDAM menenangkan warga untuk mencari solusi sembari mengajak turun ke lapangann

“Sudah ada 2 hari ini air di komplek kami tidak mengalir, makanya kami datang kemari (Kantor PDAM Medan Labuhan). Kami berharap air bisa kembali mengalir, karena sudah 2 hari ini kami tidak dapat air bersih,” keluh Samsul warga Komplek Taman Citra.

Ketidaklancaran air mengalir ke rumah mereka, buka pertama kali terjadi. Sebelumnya, air sudah sering terganggu mengalir ke Komplek Taman Citra. Makanya, mereka secara spontan mendatangi Kantor PDAM Cabang Medan Labuhan.

“Untuk apa kami bayar setiap bulan, kalau air tidak mengalir. Bayangkan saja, jangankan untuk cuci piring, untuk mandi saja air tidak ada. Mau sampai kapan kami begini,” keluh pria berusia 48 tahun ini.

Senada juga diakui Awel, keluhan air bersih sudah lama dirasakan masyarakat. Namun, belum ada solusi mengatasi dampak minimnya air yang mengalir, sehingga distribusi air tidak normal bisa diperoleh masyarakat.

“Kita minta, ada solusi yang baik. Jangan ini terulang lagi, kalau memang ada kerusakan atau gangguan, jangan terus menerus. Air ini adalah kebutuhan utama untuk di rumah tangga, harapannya, sebelum ada gangguan petugas seharusnya melakukan perawatan atau pengawasan dengan baik, jadi ada antisipasi sebelum terjadi gangguan,” tutur Awel.

Kepala Cabang PDAM Medan Labuhan, Umar Alkhuseri mengatakan, terganggunya distribusi air ke masyarakat di Komplek Taman Citra akibat kebocoran pipa transisi di Hamparanperak. Kebocoran itu tejadi pada Minggu (1/9) lalu. Kini kondisinya sudah diperbaiki, namun air belum bisa mengalir normal ke masyarakat.

“Dampak kebocoran itu bukan hanya dirasakan masyarakat di Medan Labuhan, tapi Marelan dan Belawan. Yang jelas, kita sudah cari solusi dengan turun ke Komplek Taman Citra. Tadi, kita sudah coba mengaliri air palpe, untuk dialiri ke masyarakat sementara. Jadi, untuk saat ini air sudah mengalir, walau belum normal,” pungkasnya.

Dijelaskannya, pasca perbaikan pipa yang rusak di Hamparanperak, air belum bisa mengalir secara normal. Sebab, menunggu air penuh mengalir ke aliran pipa ke wilayah Medan Labuhan, sehingga, air bisa normal seminggu pascaperbaikan.

“Yang jelas air itu terganggu baru 2 hari ini, bukan ada 2 bulan. Kita tetap awasi air yang mengalir dari palpe untun menambah debit airnya. Makanya, tadi saya turun ke lapangan untuk mengatasi air sementera,” tutupnya. (fac/ila)

Hari Kelima Operasi Toba, 2.698 Kendaraan Ditilang

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS TILANG: Seorang petugas kepolisian menilang kendaraan roda 2 saat Operasi Patuh Toba 2019 di Jalan Bukit Barisan Medan, Kamis (29/8). Operasi Patuh Toba 2019 dilaksanakan selama 14 hari ke depan.
TILANG: Seorang petugas kepolisian menilang kendaraan roda 2 saat Operasi Patuh Toba 2019 di Jalan Bukit Barisan Medan, Kamis (29/8). Operasi Patuh Toba 2019 dilaksanakan selama 14 hari ke depan.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Daerah Sumatera Utara mencatat, sebanyak 2.698 kendaraan bermotor ditilang pada hari kelima Operasi Patuh Toba 2019.

Kasubbid Penmas Polda Sumatera Utara, AKBP MP Nainggolan, Selasa, mengatakan jumlah pelanggaran lalu lintas pada hari kelima Operasi Patuh Toba 2019 meningkat dibanding tahun sebelumnya.”Jumlah kendaraan yang ditilang polisi naik 51,06 persen dari tahun sebelumnya,” ujar MP Nainggolan.

Dari 2.698 perkara tilang tersebut, lanjutnya, raan roda dua berjumlah 2.073 unit, mobil penumpang berjumlah 297 unit, mobil bus 90 unit, dan mobil barang sebanyak 238 unit.”Dari kendaraan bermotor yang kena tilang, pengendara sepeda motor lebih mendominasi dalam pelanggaran lalu lintas,” kata dia.

MP Nainggolan mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan selalu mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.”Selalu disiplin dalam berlalu lintas dan selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara,” tuturnya.

Operasi Patuh Toba 2019 ini dilaksanakan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia, mulai tanggal 29 Agustus 2019 sampai dengan 11 September 2019.

Adapun delapan sasaran prioritas pelanggaran yakni menggunakan ponsel saat berkendara, mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabuk, mengendarai kendaraan di luar batas kecepatan, pengemudi di bawah umur, tidak menggunakan safety belt, melawan arus saat berkendaraan, tidak menggunakan helm SNI dan menggunakan lampu rotator atau strobo. (ant/ila)

Refleksi 1 Tahun Gubsu, GMRI Gelar Diskusi Publik

BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos DISKUDI: Para nara sumber Diskusi Publik Refleksi 1 Tahun Gubernur Sumut.
DISKUDI: Para nara sumber Diskusi Publik Refleksi 1 Tahun Gubernur Sumut.
BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepemimpinan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumut sudah hampir masuk 1 tahun. Karenanya, Gerakan Mahasiswa Republik Indonesia (GMRI) menggelar diskusi publik untuk memberikan masukan maupun kritikan.

Diskusi Publik bertajuk Refleksi 1 Tahun Gubernur Sumut ini digelar di Hotel Madani, Senin (2/9) sore. Beberapa nara sumber dihadirkan, salah satunya, Pengamat Sosial, Tappil Ramben

Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Republik Indonesia (GMRI), Abdullah Sitorus dalam diskusi tersebut menyampaikan saran-saran pembangunan merata di Sumut melalui forum diskusi dan hasil akan disampaikan kepada Pemprov Sumut.

“Dari segi pembangunan harus kita melihat, jadi apa kita diskusikan ini dapat didengar. Melalui jalur ini atau acara ini, kita sampaikan ke pemerintah ini,” ungkap Abdullah.

Abdullah mengungkapkan dari diskusi akan timbul peran kontrol sosial. Kemudian, menjadi pokok dasar untuk disampaikan saran pembangunan dari kaum muda kepada pemimpin di Sumut.

“Melihat Gubernur tegas dan harus terukur. Kita senang melihatnya. Kita ingin Gubernur kita membangun dengan maksimal untuk kesejateraan rakyat Sumut,” kata Abdul.

Dalam diskusi tersebut, Abdul mengkritik Gubsu soal wacana penutupan Lapangan Merdeka Medan. Di mana, dirinya tidak setuju atas penutupan kuliner di Lapangan Merdeka yang sudah menjadi ikon Kota Medan bagi turis mancanegara.

Begitu juga soal pembangunan tol dalam kota, Abdul mengkhawatirkan kalau pembangunan tol dalam kota merupakan kepentingan segelintir orang yang harus mengorbankan warga pinggiran Sungai Deli yang menjadi korban relokasi untuk pembangunan jalan tol dalam kota tersebut.

Sedangkan Pengamat Sosial, Tappil Rambe, menagih janji kampanye Gubsu dan Wagubsu di Pilgub Sumut 2018 lalu, di mana banyak program prioritas yang dijanjikan. Pertama, tentang pendidikan. Kedua, tenaga kerja. Ketiga, pertanian. Keempat, infrastruktur dan terakhir perihal agraria. Namun janji tersebut belum terpenuhi sama sekali. (gus/ila)

Hari Ini Pembukaan UKM Expo di Lapangan Gajah Mada, Gelar Perlombaan, Talk Show hingga Demo Lukisan

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kota Medan, Edliaty.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kota Medan, Edliaty.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan akan menggelar UKM Expo Medan di Lapangan Gajah Mada Medan pada hari ini, Rabu (4/9) hingga Sabtu (7/9). Pelaksanaan UMKM Expo tersebut untuk memperingari Hari Koperasi Nasional ke 72 di tahun 2019 ini.

“Pemko Medan akan menggelar UKM Expo Medan yang akan mempromosikan produk-produk unggulan serta membuka peluang bisnis dan investasi yang dimiliki oleh koperasi dan UKM di Medan, khususnya kepada investor dan meningkatkan kecintaan dan rasa bangga masyarakat Indonesia terhadap produk dalam negeri,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kota Medan (UMKM) Kota Medan Edliaty kepada wartawan, Selasa (3/9).

Edliaty mengatakan, selain UKM Expo yang akan diikuti puluhan pelaku UMKM. Kegiatan itu akan dimeriahkan dengan berbagai perlombaan, talk show hingga layanan OSS bagi pelaku UMKM untuk memperoleh perizinan usaha.

“Selain itu akan diadakan perlombaan mewarnai tingkat TK, talkshow yang menghadirkan pembicara dari koperasi yang telah maju dan berkembang usahanya dan penghargaan kepada koperasi yang sehat penggiat koperasi dan pembina koperasi terbaik tingkat Kota Medan, pojok pajak dari Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Medan,” ujarnya.

Mantan Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Medan dan Dinas Pendapatan Daerah Kota Medan ini menambahkan, selain perlombaan dan talkshow, ada pula pelayanan OSS bagi pelaku UKM dan koperasi dalam pengembangan usahanya dari Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu.

“Kita juga melibatkan Dinas Kebudayaan Kota Medan untuk memperkenalkan budaya lokal Kota Medan. Ada juga demo lukisan berbahan bubuk teh dan kopi oleh Marah Rusli hingga lomba kreativitas pemanfaatan bahan limbah sedotan menjadi barang produk bernilai ekonomi dan masih banyak lagi kegiatan-kegiatan yang akan kami hadirkan dalam acara Harkopnas ini,” jelasnya.

Edliaty berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat untuk mengenal produk-produk UMKM Kota Medan dan pelaku UMKM dapat memperoleh berbagai manfaat selama acara berlangsung. Salah satunya adalah layanan OSS perizinan bagi UMKM.

“Untuk itu, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan dalam hal ini akan terus melakukan upaya untuk makin mengembangkan dan memberdayakan sektor koperasi dan UKM di Medan. Tentunya, dengan memperhatikan segenap potensi dan peluang bisnis yang ada serta permasalahan dan tantangan yang dihadapi. Semua lapisan masyarakat Kota Medan dapat hadir dan memeriahkan Harkopnas ini,” pungkasnya. (ila)

PKL Pasar Gambir Ditertibkan

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS PENERTIBAN: Satpol PP saat menertibkan pedagang kaki lima di salah satu pasar tradisional di Medan.
PENERTIBAN: Satpol PP saat menertibkan pedagang kaki lima di salah satu pasar tradisional di Medan beberapa waktu lalu.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Tim gabungan Satpol PP, Dishub dan Dinas Perdagangan Kota Tebingtinggi melakukan penertiban pedagang Pasar Gambir yang berjualan di trotar dan badan jalan di Jalan Iskandar Muda Kota Tebingtinggi, Selasa (3/9) sore.

Aksi penertiban tim gabungan itu, ternyata mendapat perlawanan sebahagian PKL. Sebab, meski sudah dipaksa untuk tidak berjualan di badan jalan. Sehagian PKL mempertahankan barang dagangannya di trotoar.

Salah satunya seorang pedagang, M Br Simamora mengatakan, bahwa dirinya kecewa kepada pemerintah karena menggusur mereka. Dia juga mengaku akan kembali lagi berjualan di tepi jalan. “Sampai kapanpun, kami akan tetap berjualan di sini. Karena makan kami dari sini,” ujarnya.

Semenyata itu, Sekretaris Satpol PP Kota Tebingtinggi, JB Hutapea, mengatakan pihaknya akan terus bekerja keras untuk menertibkan pedagang yang berada di sekitar Pasar Gambir.

“Pedagang yang masih menggelar dagangannya di pinggir Jalan Iskandar Muda Kota Tebingtinggi tetap akan kami ditertibkan. Sebab bila tertibkan akan terjadi kemacetan lalulintas,” tegasnya. (ian/han)

Gubsu Minta Hima Lubis Majukan Madina

PRAN HASIBUAN/SUMUT POS LANTIK: Gubsu Edy Rahmayadi melantik dan mengukuhan pengurus DPW Hima Lubis Dohot Anak Boruna Provinsi Sumut 2019-2023 di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman Medan, Jumat (30/8).
LANTIK: Gubsu Edy Rahmayadi melantik dan mengukuhan pengurus DPW Hima Lubis Dohot Anak Boruna Provinsi Sumut 2019-2023 di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman Medan, Jumat (30/8).
PRAN HASIBUAN/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tabuhan gordang sambilan terdengar di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Jalan Sudirman Nomor Medan, Jumat (30/8). Gendang ditabuh mengiringi pengurus Himpunan marga (Hima) Lubis yang sedang menarikan tor-tor penghormatan kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

Sembari menari, mereka mengelilingi Gubsu dan satu persatu menyematkan ulos yang mereka kenakan kepadanya. Kehadiran pengurus dan keluarga besar Hima Lubis dalam rangka Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hima Lubis Dohot Anak Boruna Provinsi Sumut Masa Bakti 2019-2023.

Gubsu mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Berharap akan banyak melahirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat dan Sumut. “Kita terapkan itu Marsipature Hutanabe, jangan cuma diucapan,” katanya.

Menurut Edy, jika seluruh marga Lubis bersatu untuk memajukan kampung, pasti bisa terwujud. “Tidak usah 33 kabupaten/kota, coba satu aja. Majukan Madina. Buat program-program yang bisa membuat masyarakat rasakan kehadiran dan adanya Hima Lubis,” tuturnya.

Dirinya bercerita tentang bahasa Mandailing yang baru dipelajarinya yakni ulang sai gut gut (jangan dengki). Menurutnya ini merupakan nasehat bagus untuk maju. “Jangan kita pelihara sifat dengki, menghujat. Tapi bahu-membahu dan bersatu kita wujudkan pembangunan,” pesan Gubsu.

Ketua Panitia Dahler Lubis mengucapkan terima kasih kepada Gubsu dan seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya acara pelantikan dan pengukuhan DPW Hima Lubis. Katanya, pelantikan ini merupakan pelantikan periode kedua sejak berdirinya Hima Lubis Sumut. Dukungan berbagai pihak merupakan spirit besar sekaligus memberi kekuatan bagi Hima Lubis untuk berbuat dan berkontribusi lebih banyak lagi di tengah masyarakat.

“Kehadiran kita semua, koum sisolkot (kerabat dekat) di rumah dinas ini, adalah bentuk kepedulian serta silaturahmi atau padonok parkouman. Semoga dengan dilantiknya pengurus DPW Hima Lubis dohot anak boruna periode 2019-2023 ini, semakin banyak kontribusi dan pengabdian kita bagi Sumut, bangsa dan negara,” ucapnya.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan oleh Sekretaris DPP Hima Lubis Fajaruddin Lubis. Kemudian dilanjutkan dengan pelantikan dan penyematan ulos kepada para pengurus DPW Hima Lubis dohot Anak Boruna Provinsi Sumut periode 2019-2023 oleh gubernur sekaligus Majelis Hatobangon Hima Lubis. Adapun Ketua DPW Hima Lubis yang baru dilantik yakni Erwin Lubis, Sekretaris Afifi Lubis, dan Bendahara Taufik Lubis.

Erwin usai dilantik menyampaikan ucapan terima kasih atas amanah yang dipercayakan kepadanya dan para pengurus untuk memimpin Hima Lubis Provinsi Sumut periode 2019-2023. Dirinya terharu atas kepedulian Gubsu yang memerintahkan agar pelantikan dilaksanakan di rumah dinas. “ini merupakan bentuk kepedulian gubernur selaku anak boru kami, kami ucapkan terima kasih. Begitupun kepada Ibu Nawal. Kami siap membantu mendukung program-program Pemprov,” katanya.(prn)

Selundupkan 50 Kg Sabu, Abang Beradik Menanti Mati

fajar dame harahap/Sumut Pos DIADILI: Ruslian dan Andi duduk di kursi pesakitan saat diadili di PN Rantauprapat, Selasa (3/9).
DIADILI: Ruslian dan Andi duduk di kursi pesakitan saat diadili di PN Rantauprapat, Selasa (3/9).
Fajar dame harahap/Sumut Pos

RANTAUPRAPAT, SUMUTPOS.CO – Ruslian Manurung alias Ian dan Andi Syahputra Manurung alias Putra, masih harap-harap cemas menanti vonis mati oleh hakim tempat Pengadilan Negeri Rantauprapat, Selasa (3/9).

Namun karena majelis hakim yang diketuai Khamozaro Waruwu didampingi hakim anggota Jhon Malvino Seda Noa Wea dan Darma Putra Simbolon, belum ada kata sepakat dalam mengambil putusan terhadap keduanya, sidang vonis pun ditunda hingga Kamis (5/9) mendatang.

Sebelumnya dalam dakwaan jaksa penuntut Sari, kedua abang beradik warga Jalan Cenderawasih, Kuala Kapias, Teluk Nibung, Pemko Tanjungbalai ini terindikasi dalam sindikat penyelundupan narkoba jenis sabu.

Keduanya diringkus Tim gabungan Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) Bareskrim Mabes Polri dan Satpol Air Polres Labuhanbatu, dalam keterlibatan memasok 50 bungkus sabu dan ekstasi pada Selasa,29 Januari 2019 lalu.

Jejak keduanya dalam jaringan penyaluran narkotika sabu, terurai. Saat majelis hakim mempertanyakan kronologis bisnis hitam itu di persidangan, Kamis (4/7) lalu.

Ruslian diketahui sebagai orang penting dalam memasok barang haram itu dari pulau seberang ke Indonesia. Dia, penerima pesan langsung dari rekan bisnisnya Zulham.

“Saya dimintai tolong untuk menjemput barang tersebut,” kata pria beristri dua dan beranak 9 ini, kepada majelis hakim.

Ruslian mengakui, perkenalannya dengan Zulham berawal sejak beberapa tahun silam. Keduanya, berbisnis jual beli udang. “Dulu pernah kerja sama jual udang,” jelasnya.

Zulham yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) ini memerintahkan Ruslian untuk menjemput narkoba sabu di perairan Selat Malaka. Kemudian, untuk melaksanakan penjemputan barang tersebut, dia hanya menugaskan empat orang. Satu di antaranya adek kandungnya, Andi Syahputra Manurung alias Putra.

Titik kordinat lokasi pertemuan pun diserahkan. Bermodal perahu bermesin milik Ruslian, keempatnya menempuh delapan jam perjalanan. Setelah menunggu beberapa jam, pada malam hari, sebuah kapal merapat. Dan dengan sandi, “saya Ruslian”, sebuah tas berpindah ke perahu mereka.

Dalam perjalanan pulang menuju pelabuhan Tanjung Sarang Elang, Panai Hulu, Labuhanbatu, perahu mereka mengalami kerusakan mesin.

Di saat bersamaan, Ruslian tertangkap pihak Tim NIC Bareskrim Mabes Polri. Di atas perahu, Putra cs, mendapat informasi tersebut melalui telepon selular. Dengan kemampuan mekanik seadanya, keempatnya memperbaiki mesin dan meraih bibir pantai.

Tepat di kawasan hutan bakau Desa Sei Kubung, Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu, tas hitam yang dimasukkan ke dalam plastik fiber. Kemudian menanamnya. Kemudian, keempatnya memilih menyelamatkan diri masing-masing. Namun naas. Putra tertangkap oleh personel Polsek Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara sekitar pukul 01.00 WIB, saat menuju kota Medan dengan menumpangi bus Chandra.

Petugas Tim NIC Bareskrim Mabes Polri menggunakan Kapal patroli KP II 2030 dan Kapal Patroli KP II 1001 milik Ditpolair Polda Sumut membawa Putra ke lokasi penanaman sabu dan mengamankan barang bukti.

Dalam persidangan, kepada majelis hakim kedua abang berarti tersebut juga mengakui sudah kali kedua memasok narkoba. Kali pertama, sebanyak 37 bungkus berhasil diantar ke Jujun orang kepercayaan Zulham di pelabuhan Tanjung Sarang Elang.

“Ini kali kedua. Seminggu sebelum penangkapan berhasil 37 bungkus,” kata Ruslian.

Dari aksi ini, mereka dijanjikan imbal jasa sebesar Rp150 juta. Namun, masih menerima Rp60juta. Kemudian membagi masing-masing Rp10 juta untuk Putra dan tim.

“Kalau berhasil dijanjikan uang Rp150 juta. Pertama Rp60 juta,” ungkap Ruslian.

Di persidangan, Ketua Majelis Hakim Khamazaro Waruwu menanyai kepada keduanya tentang ancaman hukuman terberat dampak perbuatan mereka.

“Apakah kalian siap dieksekusi di hadapan penembak,” ancam Ketua majelis hakim.

Keduanya tertunduk lemas. Bahkan, Ruslian tampak meneteskan air mata. Seraya mengaku bersalah, Putra memohon majelis hakim meringankan hukuman mereka.

Ketua Majelis Hakim juga menjelaskan dampak perbuatan mereka menyebabkan banyak korban keterlibatan penyalahgunaan narkotika. (mag-13/han)

26 Bidang PTT Terima SK CASN

RUDY SITANGGANG/SUMUT POS SERAHKAN SK. Bupati Dairi, Eddy KA Berutu didampingi Wabup, Jimmy AL Sihombing serahkan SK CPNS kepada 26 orang Bidan PTT.
SERAHKAN SK. Bupati Dairi, Eddy KA Berutu didampingi Wabup, Jimmy AL Sihombing serahkan SK CPNS kepada 26 orang Bidan PTT.
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

SIDIKALANG, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu didampingi Wakil Bupati, Jimmy Andrea Lukita Sihombing, Sekda, Sebastianus Tinambunan dan Kepala BKPSDM, Suasta Ginting menyerahkan SK calon Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2019 kepada 26 orang Bidan PTT. Penyerahan SK, Selasa (3/9).

Pada kesempatan itu, Plt Kabag Humas Pemkab Dairi, Palti Pandiangan mengaharpakan kepada wartawan, Selasa (3/9) di Sidikalang.

Dalam sambutanya, Bupati Eddy KA Berutu menyampaikan, bidang kesehatan merupakan hal penting dalam pembangunan. Peran Bidan dalam peningkatan kesehatan masyarakat sangat penting. Penguatan layanan kesehatan berkaitan erat dengan sumber daya manusia (SDM) Bidan.

Untuk itu lanjut Eddy, dengan SDM mumpuni kelak memberhasilkan pembangunan yang maksimal. Bupati juga mengajak para bidan, agar bekerja dengan tulus seperti yang telah dilaksanakan selama ini dengan penuh tanggungjawab dan dedikasi ditempat tugas masing-masing untuk melayani masyarakat Dairi.

Ciptakan terobosan baru dalam pelayanan sehingga membawa manfaat lebih bagi masyarakat. Selalu proaktif terhadap dinamika dan peraturan baru dibidang kesehatan seiring dengan perkembangan tekhnologi sehingga dapat implementatif dan adaktif dalam tugas, tandasnya. (mag-10/han)

Pemkab Sergai Gelar Rapat Forkopimda, Kecelakaan dan Peredaran Narkoba Meningkat

surya/sumut pos PIMPIN: Bupati Ir Soekirman memimpin rapat bersama Forkopimda Sergai di Aula Sultan Serdang, kantor Bupati Sergai Sei rampah, Selasa (3/9).
PIMPIN: Bupati Ir Soekirman memimpin rapat bersama Forkopimda Sergai di Aula Sultan Serdang, kantor Bupati Sergai Sei rampah, Selasa (3/9).
Surya/sumut pos

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Sergai siap meningkatkan kinerja, sinergi maupun kebersamaan dalam mengayomi dan memberikan pelayanan publik menuju cita-cita visi dan misi Kabupaten Sergai.

Demikian disampaikan Bupati Sergai, Ir H Soekirman saat memimpin rapat Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) triwulan kedua di Aula Sultan Serdang, kantor Bupati Sergai Sei Rampah, Selasa (3/9).

Rapat ini juga membahas tentang persiapan pelaksanaan Pilkades tahun 2019 pada Oktober mendatang, bersamaan dengan pelaksanaan pelantikan anggota DPRD periode 2019-2024.

Selain itu, dalam rapat ini juga mem bahas tentang kerawanan kasus penggunaan Narkoba menjadi fokus pembahasan krusial begitu mene kan isu krusialnya lainnya yang tidak kalah pentingnya ada radikalisme.

Dalam rapat Forkopimda ini juga memaparkan dan membahas solusi penyelesaian terkait masalah tingkat korban laka lantas di Kabupaten Sergai yang cenderung semakin meningkat, masalah bidang pertanian, masalah ketenagakerjaan, masalah ketahanan pangan, lingkungan hidup, masalah perempuan dan anak, serta infrastruktur.

Bupati Ir Soekirman mengatakan, agar hal ini dapat terwujud, tentunya dengan terus menjaga keamanan wilayah ini agar semakin kondusif menjelang pesta demokrasi pada wilayah perdesaan yang akan menyelenggarakan Pilkades. “Pelaksanaan Pilkades ini tersebar di 122 desa pada 16 Kecamatan di wilayah Kabupaten Sergai pada tanggal 30 Oktober, agar dapat terlaksana baik, tenteram dan damai,”ungkap Soekirman.

Soekirman mengapresiasikan atas koordinasi dan kerja sama yang sudah terjalin dari segala lini sektor baik itu pihak legislatif, yudikatif maupun eksekutif yang telah berjalan selama 16 tahun usia Kabupaten Sergai. “Dimana telah menghasilkan berbagai prestasi yang mengharumkan nama kabupaten di bidang pelayanan publik, ucapnya.

Menurut Soekirman, kalau dilihat dari perbandingan, jika ditinjau bersama-sama dengan Kabupaten/Kota lain, bahwa Kabupaten Sergai tidak berada level paling bawah, melainkan sudah mampu menempatkan posisi Kabupaten Sergai pada level menengah ke atas”, bilang Soekirman.

Bupati Soekirman menyebutkan, salah satu penghargaan tingkat nasional yang diraih Kabupaten Sergai, adalah mendapat status ZONA HIJAU dari Ombudsman RI terkait kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Publik sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Atas pencapaian itu, Bupati Ir Soekirman berharap agar kebersamaan yang telah terjaga selama ini semakin dapat ditingkatkan dan semakin solid menjalankan tugas bersama-sama. “Perbesar kebersamaan, perkecil ketidak bersamaan,”tandasnya.

Soekirman berharap, seluruh pihak yang mengikuti rapat koordinasi ini dapat bersinergi, menjadi suara untuk mencegah dan memerangi berkembangnya potensi paham radikalisme baik di kalangan masyarakat maupun aparatur sipil negara. Kerja sama dan dukungan yang baik dari berbagai tokoh lintas agama sangat dibutuhkan untuk menjaga kerukunan antar umat beragama di wilayah Sergai.

Pada kesempatan itu, Wabup H Darma Wijaya menyampaikan permasalahan lainnya adalah membahas kerawanan kasus narkoba, jika ditinjau jumlah kasus narkoba terus mengalami peningkatan setiap bulannya. Dalam pertemuan internal ini, jajaran Forkompinda Sergai juga sepakat bersinergi dan bekerjasama agar permasalahan yang terjadi di masyarakat seperti peredaran dan penyalahgunaan narkoba ini dapat ditekan kasusnya.

Menurut Darma Wijaya, permasalahan narkoba bukan persoalan biasa, sebab rata-rata pengguna narkoba merupakan usia produktif, maka oleh itu harus segera dilakukan upaya penanganan berupa pencegahan daripada penindakan. Adanya korelasi kejahatan dengan tingginya kasus penggunaan narkoba, oleh karena itu perlu upaya pencegahan dari aparat hukum misalnya, unsur Kepolisian, Kejaksaan, Kodim, BNN hingga ulama dapat saling menjalankan perannya, bilang Darma Wijaya.

Melalui rapat koordinasi ini, Darma Wijaya berharap berbagai adanya solusi penyelesaian yang ditawarkan untuk menekan tingkat penyalahgunaan narkoba dengan cara memberikan edukasi tentang bahaya penggunaan narkoba kepada pelajar dan masyarakat agar membentengi keluarga dari bahaya narkoba.

Edukasi itu antara lain seperti Kejari Sergai, JAKSA MASUK SEKOLAH, lalu Polres Tebing Tinggi dengan mencanangkan kegiatan KAMPUNG MELAWAN NARKOBA kemudian sosialisasi-sosialisasi melalui kegiatan keagamaan, seperti kegiatan wirid di tingkat desa-desa, harap Darma Wijaya. (sur/han)

Rumah NariminLudes Terbakar

solideo/sumut pos TERBAKAR: Petugas pemadam dan warga memadamkan api yang melahap kediaman Narimin yang terbakar.
TERBAKAR: Petugas pemadam dan warga memadamkan api yang melahap kediaman Narimin yang terbakar.
Solideo/sumut pos

KARO, SUMUTPOS.CO – Satu unit rumah di Gang Namo Raya, Desa Samura, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, ludes dilalap api. Kebakaran terjadi saat penghuni rumah, Narimin (41), berangkat kerja, Selasa (3/9).

Tetangga korban yang mengetahui kebakaran turut memadamkan api. Bersama perangkat desa, mereka juga mengumpulkan uang untuk meringankan musibah yang diderita Narimin dan keluarganya. Diperkirakan api yang membakar rumah Narimin, akrab disapa Bapak Rama, terjadi sekitar pukul 08.35 WIB. Dugaan sumber api berasal dari korsleting listrik.

Saksi mata kejadian, Nande Peri br Karo (54) mengatakan, dirinya melihat nyala api gumpalan asap di bagan atap belakang rumah korban. Korban langsung memberitahukan adanya kebakaran di rumah Narimin.

Warga langsung berdatangan ke lokasi kejadian. Upaya pemadaman berhasil dilakukan warga bersama petugas Pemadam Kebakaran Pemkab Karo yang tiba di lokasi kejadian. Korban Narimin menjelaskan, saat kejadian dirinya beserta istri dan anaknya sudah tidak ada di rumah.

“Saat pergi kerja tadi sudah enggak ada lagi kegiatan apa-apa terutama di dapur. Tetapi saat aku dapat kabar dari tetangga menyatakan kalau rumah kami terbakar. Saat itu juga saya langsung pulang,” tutur Narimin dengan mimik sedih. Akibat kebakaran itu, korban mengaku tak ada satu barang pun yang terselamatkan. Sedangkan kerugian yang diderita korban ditaksir mencapai Rp300 juta. Narimin mengucapkan terima kasih kepada para tetangganya yang turut memadamkan api.

Warga yang bersimpati menenangkan korban. Hal ini turut dilakukan Kepala Desa Samura, Harapenta Sembiring yang datang ke lokasi bersama personel Polres Tanah Karo. Guna meringankan musibah yang diderita Narimin dan keluarganya, Kepala Desa Samura Harapenta Sembiring menginisiasi pengumpulan uang tali asih untuk korban. “Untuk saat ini kami hanya bisa memberikan sekadar tali asih, dan juga membantu dalam pengurusan segala administrasi kenegaraan milik korban yang terbakar,” tegas Harapenta. (deo/han)