Home Blog Page 5164

Beli Laptop Acer, Berhadiah Trip ke Korea

Acer Day 2019 dimeriahkan dengan program Acer Point Reward dengan hadiah utama trip wisata ke Korea, melengkapi 2220 hadiah seru lainnya.
Acer Day 2019 dimeriahkan dengan program Acer Point Reward dengan hadiah utama trip wisata ke Korea, melengkapi 2220 hadiah seru lainnya.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Merayakan anniversary Acer di Indonesia ke-20 tahun, Acer memberikan apresiasi penuh kepada pelanggannya melalui berbagai penawaran spektakuler. Penawaran dihadirkan melalui campaign Acer Day yang #XtraFun dan #XtraCool di Indonesia.

Tahun ink, Acer Day hadir kembali dengan sensasi penawaran terbaik disertai dengan Acer Point Reward untuk setiap pembelian laptop Acer. Di mana pelanggan berkesempatan memiliki laptop gaming idaman Predator Helios 300 dengan cashback hingga dua juta rupiah, sekaligus berkesempatan memenangkan 2222 hadiah seru mulai dari 2 paket wisata ke Korea, 20 laptop tipis Swift 3 Acer Day Edition, 200 Predator headset, dan 2000 Nitro backpack. Periode promo Acer Day 2019 berlangsung mulai tanggal 18 Juli hingga 30 September 2019.

Pada Acer Day tahun ini, pelanggan dapat menikmati berbagai penawaran istimewa, salah satunya adalah untuk pembelian laptop terbaru Acer. Untuk setiap pembelian lini produk consumers Acer selama periode Acer Day yakni di 18 Juli hingga 30 September 2019 dan melakukan registrasi melalui website Acer Day di www.acerid/acer-day, pelanggan telah memenuhi syarat untuk berkesempatan mengikuti program pengumpulan poin reward berhadiah dan memenangkan 2222 hadiah menarik.

Penawaran terbaik ini diberikan kepada pelanggan berupa cashback hingga dua juta rupiah, hadiah langsung dari beberapa produk dengan value senilai Rp3,6 juta, Office 365 dan garansi resmi tiga tahun. Pelanggan bisa memilih perangkat Acer yang paling sesuai dengan kebutuhannya, mulai dari laptop tipis, perangkat gaming, desktop PC, monitor, proyektor hinggagaming gears. Setiap pembelian produk Acer tipe apapun, akan mendapatkan poin yang bisa ditukarkan dengan kesempatan memenangkan ribuan hadiah dari Acer Day.

Herbet Ang – Presiden Direktur Acer Indonesia, mengatakan “Menandai hadirnya Acer selama 20 tahun di Indonesia, ini merupakan momen yang tepat bagi kami untuk kembali berbagi keseruan di Acer Day dengan beragam penawaran dan kejutan untuk pelanggan. Sebagai wujud apresiasi kami kepada pelanggan melalui Acer Day, pelanggan bisa memiliki laptop idaman dengan penawaran terbaik sekaligus berkesempatan memenangkan 2222 fun prize, mulai dari wisata ke Korea, laptop tipis Swift 3 hingga headset gaming Predator. Semuanya hanya bisa didapatkan selama periode Acer Day berlangsung.”

 “Pada rangkaian Acer Day ini, kami juga memperkenalkan ConceptD, lini terbaru yang dirancang untuk para kreator. ConceptD menghadirkan kekuatan dan kinerja yang dibutuhkan kalangan kreatif, dan dilengkapi akurasi warna lebih tinggi dengan 100% Adobe® RGB color gamut dan dukungan Delta E<1,5.”

Melalui campaign ini, Herbet Ang menegaskan komitmen Acer untuk memberi energi baru dengan menyediakan inovasi tanpa batas dengan teknologi tercanggih dan terdepan bagi professional, pelajar, dan gamers. Penyelenggaraan Acer Day dan jajaran lini laptop yang dipamerkan dengan berbagai penawaran istimewa ini pun menunjukkan pengakuan Acer sebagai brand teknologi yang dipercaya pelanggan, hal ini dibuktikan melalui beberapa award bergengsi yang didapat Acer secara berturut-turut, antara lain Top Brand Award selama 12 tahun berturut-turut dan Indonesia Customer Service Award (ICSA) selama 11 tahun berturut-turut.

Laptop tipis Swift 3 ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 6 jutaan dengan cashback hingga setengah juta rupiah dan gratis satu unit printer.

Swift 3 merupakan lini laptop tipis dari Acer yang ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan laptop tipis dengan desain stylish. Swift 3 hadir dalam tiga varian Swift 3 Air, Swift 3 Infinity dan Swift 3 Acer Day Edition. Selama periode Acer Day, seluruh pembelian Swift 3 mendapatkan penawaran cashback setengah juta rupiah.

Khusus varian Swift 3 (SF314-41), selain cashback senilai setengah juta rupiah, pelanggan juga mendapatkan hadiah langsung berupa satu unit printer Canon PIXMA. Varian laptop tipis ini bisa didapat dengan harga Rp6.499.000 setelah cashback.

Nitro 5 merupakan lini lapton gaming yang ditujukan untuk segmen casual gamer, dihadirkan dalam berbagai varian prosesor dan kartu grafis. Nitro 5 merupakan the best in class secara performa dan harga.

Untuk para gamers, pada Acer Day ini turut ditawarkan Nitro 5 hadir dengan spesifikasi yang didesain khusus untuk pasar Indonesia dan ditawarkan dengan harga spesial mulai dari Rp. 11 jutaan, ditambah cashback hingga Rp 1 juta dan free Nitro mouse.

Dalam rangkaian Acer Day tahun ini, Acer juga memperkenalkan untuk pertama kalinya lini untuk creator yakni ConceptD series. Lini ini diharapkan dapat menggairahkan dan mendorong para creator di Indonesia menjadi lebih produktif dan menghasilkan ide-ide segar melalui eksplorasi di laptop ConceptD series.

ConceptD adalah lini terbaru yang dirancang untuk para kreator. Menampilkan prosesor mobile Intel Core generasi terbaru dan dukungan graphic card mumpuni, ConceptD memiliki kekuatan dan kinerja untuk menjalankan berbagai aplikasi kreatif secara bersamaan dengan lancar tanpa hambatan. Dengan desain yang tak lekang oleh waktu sesuai untuk kalangan kreatif, pemrosesan tanpa suara setenang 40 dB, serta tampilan yang sangat baik, membuat ConceptD ini menghadirkan pengalaman berbeda dengan kompetitor.

Laptop ConceptD menampilkan akurasi warna yang lebih tinggi dengan 100% Adobe® RGB color gamut dan dukungan Delta E<1,5 yang menjamin output tampulan lebih memukau dengan akurasi warna dan ketajaman gambar yang amat baik. Lini laptop ini akan segera hadir di Indonesia.

Selain itu, pada Acer Day 2019 kali ini, Acer memperkenalkan Nitro 7 (AN715-51). Nitro 7 adalah laptop gaming dengan desain ringan, tipis dan kuat berbahan metal. Perangkat gaming ini merupakan pilihan terbaik untuk gamers bermain di mana saja. Nitro 7 menghadirkan visual gaming yang cepat   dan bebas blur dengan dukungan refresh rate 144 Hz dan response time 3 ms.

Dalam kampanye Acer Day di kota Medan, Acer juga memperkenalkan varian terbaru dari lini laptop ultra tipis Swift 7. Sebagai laptop tipis dan teringan di dunia, juga mempunyai bezel yang luar biasa tipis. Model 2019 ini punya ketebalan kurang dari 1 cm (9,95 mm), beratnya tidak sampai 1 kg (890 gram) dan screen-to-body ration 92%. Artinya pengguna mendapatkan keluasan layar 14” dengan dimensi laptop setara dengan 12”. Selain tipis dan ringan, laptop ini sangat bertenaga, dilengkapi sejumlah fitur keren, dan mengusung sistem fanless sehingga lebih nyaman dipakai setiap waktu.

Pelanggan bisa mengikuti challenge online untuk memenangkan ribuan hadiah dari Acer Day 2019 dengan cara mendaftarkan pembelian produk Acer yang dilakukan selama periode promo yaitu 18 Juli – 30 September 2019. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Acer Day, silahkan kunjungi: www.acerid.com/acer-day. Ikuti kemeriahan Acer Day 2019 dengan mengikuti hashtag #AcerDay2019 di media sosial Acer Indonesia. (rel/sih)

Kadisdik Provsu Arsyad Lubis: Kenaikan Pangkat Guru Beda Dengan PNS Biasa

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS ASN: Pegawai ASN saat mengikuti upacara. Pemrovsu berencana merekrut PPPK tahun ini. PERINGATAN HARI GURU_PERINGATAN HARI GURU.Sejumlah guru menjadi pelaksana upacara bendera pada peringatan Hari Guru di Yayasan Sekolah Almanar, Jalan Karya Bakti, Medan, Jumat (25/11). Para guru berganti peran dengan murid yang biasanya menjadi pelaksana upacara. Sebagian sekolah memperingati Hari Guru dengan berbagai kegiatan, diantaranya pentas seni dan berbagai lomba.
PERINGATAN HARI GURU_PERINGATAN HARI GURU.Sejumlah guru menjadi pelaksana upacara bendera pada peringatan Hari Guru di Yayasan Sekolah Almanar

TAPTENG, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Arsyad Lubis menegaskan, bahwa sistim kenaikan pangkat guru berbeda dengan kenaikan pangkat pegawai negeri biasa.

“Karena guru itu adalah fungsional dan baru dapat naik pangkat jika memenuhi syarat,” kata Arsyad Lubis, kepada wartawan terkait adanya kesulitan yang dialami guru di Sumatera Utara untuk mengurus kenaikan pangkat mereka, Rabu (24/7) di SMA Negeri 1 Matauli Pandan.

Ia mengatakan bisa saja angka kredit guru itu tidak memenuhi sehingga terlambat naik pangkat. Karena pangkat guru tidak otomatis, melainkan harus melalui angkat kredit.

“Kalau seorang guru tidak mampu membuat angka kreditnya apalagi diupahkan ke orang lain, maka dia (guru) akan terlambat naik pangkat. Mungkin hal itu yang dialami sebahagian guru, bukan karena dipersulit,” tegasnya saat mendampingi Gubsu dalam acara pengukuhan siswa-siswi baru SMAN 1 Matauli Pandan.

Ia pun mengaku, bahwa pihaknya melayani dengan baik setiap guru yang sudah memenuhi syarat untuk naik pangkat dan tidak ada dipersulit. Kalaupun ada pemberian SK yang terlambat, gajinya langsung diamprah.

“Kalau ada guru-guru yang dipersulit di sekolahnya untuk mengurus pangkat, agar dilaporkan ke cabang dinas. Kalau cabang dinas mempersulit, laporkan langsung kepada saya atau ke Dinas Pendidikan Provinsi, biar saya proses langsung,” tandasnya.

Kadis juga menyampaikan, terkait pembayaran kenaikan gaji guru honor provinsi dari Rp40 ribu menjadi Rp90 ribu per jam sedang diamprah pembayarannya terhitung 1 Juli 2019.

“Jadi semua guru honor provinsi yang dikeluarkan SK nya atau kita berikan penugasan sedang dipersiapkan pembayaran kenaikan amprahnya dari Rp40 ribu per jam, menjadi Rp90 ribu per jam terhitung 1 Juli 2019,” ujarnya. (mis/osi)

432 Siswa SMAN 1 Matauli Pandan di Lantik Ir Akbar Tanjung

Ir Akbar Tanjung bersama siswa-siswi yang baru dilantik. ( Milson Silalahi/New Tapanuli )
Ir Akbar Tanjung bersama siswa-siswi yang baru dilantik. ( Milson Silalahi/New Tapanuli )

TAPTENG, SUMUTPOS.CO – Ketua Pembina Yayasan Maju Tapian Nauli (Matauli) Akbar Tanjung didampingi Ketua Yayasan Matauli H Syukri Batubara melantik 432 siswa-siswi baru SMAN 1 Matauli Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah angkatan XXVI, tahun pendidikan 2019-2020, Rabu (24/7), di Lapangan SMAN1 Matauli Pandan.

Dalam laporannya Kepala SMAN 1 Matauli, Murdianto, menyampaikan, sejak dibuka pendaftaran secara online pada Maret 2019, jumlah peminat sebanyak 2.900 orang.

Peserta yang lolos mengikuti tes akademik sebanyak 1.332 orang, yang lolos psikotes sebanyak 668 orang, dan yang dinyatakan lulus serta harus mendaftar ulang sebanyak 432 orang.

Sementara itu Akbar Tanjung dalam amanahnya mengungkapkan sejarah berdirinya SMA Matauli Pandan yang digagas kerjasama antara unsur masyarakat dengan sejumlah tokoh asal Tapanuli, diantaranya Faisal Tanjung, Akbar Tanjung, Jhon Situmeang, JM Pasaribu dan tokoh lainnya.

“Kami saat itu memiliki cita-cita agar masyarakat dari Tapian Nauli ini dapat dihargai dan diperhitungkan di negara kita ini. Salah satu caranya adalah memajukan dunia pendidikan, dan itu sejalan dengan program negara kita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dan cita-cita itu sudah terwujud karena alumni dari Matauli Pandan sudah tersebar di seluruh Nusantara dan menduduki jabatan terhormat,” ungkapnya.

Untuk itulah Akbar Tanjung berpesan kepada siswa yang baru dikukuhkan hari ini, agar memanfaatkan SMAN 1 Matauli Pandan untuk menggapai cita-cita dan meraih mimpi.

“Saya juga berpesan kepada guru-guru SMAN 1 Matauli secara khusus kepada Kepala Sekolah Murdianto agar terus mengembangkan mutu sekolah kita ini. Karena sebagaimana program dari presiden kita Jokowi memberdayakan manusia-manusia yang cerdas dan unggul. Dan kepada para orang tua siswa, agar mempercayakan anak-anaknya untuk dididik di sekolah kita ini,” imbuhnya. (mis/osi)

Gubsu Kunjungi Sibolga-Tapteng, SDM Adalah Sumber Kemajuan

Gubsu bersama siswi-siswi berprestasi SMA Negeri 1 Matauli Pandan. ( MILSON SILALAHI/NEW TAPANULI)

TAPTENG, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengikuti acara pelantikan siswa-siswi baru SMAN 1 Matauli Pandan, Rabu (24/7). Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) memberikan bantuan kepada warga korban bom di Kota Sibolga dan sekaligus juga menggelar operasi gratis bibir sumbing.

Rombongan Gubernur Sumatera Utara.Letjend TNI (Purn) Edy Rahmayadi yang didampingi Arsyad Lubis, Nur Asnida Siregar, Indra Kesuma serta Adc Gubsu Muhammad Hidayat tiba dibandara Dr Ferdinad Lumba Tobing Pinangsori, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah sekitar pukul 10.43 Wib, dengan menggunakan Pesawat Citilink QG 1922 dari Medan.

Setiba dibandara Dr FL Tobing disambut oleh mewakili Danrem 023/KS Kasi Ter Letkol Kav Setia Budi Nainggolan, Wakil Walikota Sibolga Edy Polo Sitanggang, Dandim 0211/TT Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu, Kapolres Tapteng AKBP Sukamat SIK MSI, Dandenpom 1/2 Sibolga Letkol Cpm (K) Sri Intan Situmorang, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provsu Drs H Rustam Efendi Hasibuan MM, setelah itu langsung menuju lapangan SMA Negeri 1 Matauli Pandan untuk mengikuti acara.

Usai pelantikan siswa-siswi baru SMA Negeri 1 Matauli Pandan angkatan ke-26 yang jumlahnya sekitar 432 siswa oleh Dewan Pembina Yayasan Matauli Pandan Ir Akbar Tanjung didampingi Ketua Yayasan H Syukri Batubara, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didaulat langsung untuk memberikan pemaparan tentang kualitas Sumber Daya Manusia dan Kemajuan Bangsa.

“Saya Sudah mendengar lama SMA Matauli Pandan yang dibikin oleh bapak Ir Akbar Tanjung, dan kita berterima kasih sekali ada di tempat kita ini. Ada juga sekolah yang dibikin oleh bapak TB Silalahi, dan saat ini ada juga sekolah unggulan yang baru dibuka oleh Bupati Simalungun. Saya berharap akan naik koefisien pendidikan di daerah kita ini,” jelasnya.

Dia ingin menunjukkan kepada para siswa-siswi tentang Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai kunci utama dalam kemajuan. Dia sebenarnya masih ingin berada di daerah ini untuk melihat potensi sumber daya alam daerah ini, namun dirinya besok pagi-pagi sudah harus rapat dengan menteri dan bapak presiden, sehingga dirinya tidak bisa lama-lama di tempat ini, mungkin lain waktu masih bisa.

“Kemajuan suatu bangsa, apabila kualitas Sumber Daya Manusianya yang 80 persen seperti yang saya sebutkan tadi akan membuat masa depan bangsa ini menjadi sejahtera. Sesuai cita-cita nasional kita, menjaga kehidupan bangsa,” jelas Gubsu.

Usai memberikan paparan, Gubsu menandatangani prasasti gedung asrama siswa bersama Ketua Dewan Pembina Yayasan Matauli Ir Akbar Tanjung yang menandatangani gedung makan SMA Negeri 1 Matauli Pandan, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada korban bom di Kota Sibolga berupa uang tabungan dan peralatan rumah tangga.

Setelah itu, Gubsu beserta rombongan memberikan bantuan kepada warga Sibolga dan Tapteng yang ikut dalam operasi bibir sumbing di lokasi SMA Negeri 1 Matauli Pandan. Dan sekitar pukul 12.45 WIB Gubsu bersama rombongan kembali menuju bandara FL Tobing Pinang Sori untuk langsung menuju Jakarta.

Turut hadir dalam acara tersebut, Muspida Sibolga dan Tapteng, Wakil Walikota Sibolga Edi Polo Sitanggang, Sekda Sibolga M Yusuf Batubara, Dewan Pembina SMA Negeri 1 Matauli Pandan Dr Ir Akbar Tanjung, Ketua Yayasan H Syukri Batubara, Kepala SMA 1 Matauli Pandan Murdiyanto, Mewakili Danrem 023/KS Kasi Ter Letkol Kav Setia Budi Nainggolan, Dandim 0211/TT Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu, Kapolres Tapteng AKBP Sukamat SIK MSI, Dandenpom 1/2 Sibolga Letkol Cpm (K) Sri Intan Situmorang, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provsu Drs H Rustam Efendi Hasibuan MM dan para Siswa/I SMA Negeri 1 Matauli Pandan. (mis/osi)

Bernhard Damanik: Sesuai UU No 20 Tahun 2003, Kutipan Tidak Diperbolehkan

Kepala SD 0911317 Pamatang Raya Jadersin Saragih.
Kepala SD 0911317 Pamatang Raya Jadersin Saragih.

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Simalungun Elfiani Sitepu nomor 420/2155/4.4.3/ Disdik-2019 pertanggal 12 Juni 2019 dinilai sangat membebani orangtua siswa.

Surat edaran tersebut berdasarkan SK Bupati Simalungun tentang pemberhentian PNS dari jabatan fungsional guru. Akibat SK tersebut, banyak Sekolah Dasar (SD) kekurangan guru. Bahkan, Untuk menyikapi kekurangan itu, Kadis Pendidikan menyurati Kepsek agar melakukan pungutan kepada orangtua siswa guna membiayai guru honorer yang akan mengajar di sekolah yang kekurangan guru tersebut.

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Simalungun Bernhard Damanik saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/7) mengaku geram terhadap kebijakan Kepala Dinas Pendidikan. Bahkan, dia menilai Kadis tersebut tidak paham dengan tugas, fungsinya sebagai Kadis.

“Dari surat pernyataan pertanggal 12 Juni itu, Kepala Dinas semakin tidak paham dengan tugas dan fungsinya dalam menyelenggarakan proses pendidikan di Kabupaten Simalungun,” ujarnya.

Berhard menjelaskan, dengan surat tersebut, Kepala Dinas sudah melegalkan pungutan di sekolah. Sedangkan amanah undang-undang baik itu UUD 1945 maupun UU No 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional bahwa pendidikan dasar atau wajib belajar itu seluruhnya dibiayai oleh pemerintah.

“Sesuai amanah UUD 1945 dan UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa pendidikan dasar 9 tahun itu seluruhnya gratis dan selurunya tanggungjawab pemerintah,” jelasnya.

Dia menilai tindakan Dinas Pendidikan dengan melakukan kutipan terhadap orangtua siswa sangat tidak dibenarkan. Bahkan Kepala Dinas Pendidikan dalam hal ini semakin dipersalahkan dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam mengurus dunia pendidikan.

“Meminta sumbangan dari orangtua siswa untuk membayar upah guru honorer tidak boleh dilakukan sekolah. Hal itu sesuai UUD 1945 dan UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional tadi,” jelasnya kembali.

Dalam surat edaran Kepala Dinas juga adanya nada pengancaman Kepala Sekolah, menakut-nakuti agar Kepala Sekolah tidak membuka persoalan-persoalan ke publik dan tidak melaporkan bahwa sekolah tersebut kekurangan guru karena ada sanksi yang akan diberikan kepada Kepala Sekolah.

“Kepala Dinas juga mengancam kepala sekolah. Sehingga kepala sekolah tidak berani melaporkan kekurangan guru. Apabila ada melapor Kepala Sekolahnya akan diberi sanksi, pemberhentian atau penggantian Kepala Sekolah yang bersangkutan yang dikategorikan tidak mampu menjalankan tugas sebagai Kepala Sekolah,” sebutnya.

Dengan tegas, Bernhard Damanik mengimbau kepada orangtua siswa untuk selalu menjalankan amanah undang-undang tersebut ketika diajak rapat di sekolah.

Orangtua Keberatan

Orangtua siswa SD 0911317 Pematang Raya, Boru Saragih mengaku keberatan dilakukan pengutipan oleh pihak sekolah melalui Kasek Jadersin Saragih. Uang tersebut dipergunakan untuk kebutuhan sekolah.

“Kami orangtua siswa telah diundang ke sekolah. Dari kami ada dikutip uang. Katanya untuk keperluan sekolah. Ya kami kasihlah. Kami ngak tau soal undang-undang,” ujarnya.

Kepala SD 0911317 Jadersin Saragih membenarkan adanya pengutipan tersebut, Kamis (25/7) sekira pukul 13.30 WIB.

Hal itu dilakukan mengingat surat edaran Kadis Pendidikan Simalungun Elfiani Sitepu nomor 420/2155/4.4.3/ Disdik-2019 pertanggal 12 Juni 2019.

“Kami sudah mengumpulkan orangtua siswa tadi. Soal kutipan itu memang betul. Mereka kami kutip secara sukarela. Setelah terkumpul ada sekitar Rp5 juta,” terangnya. (mag05/des)

Daftar Gojek, Ratusan Warga Ramai-ramai Urus SKCK di Mapolres Siantar

Personel Polres Pematangsiantar membuat garis antrian untuk pengurusan SKCK. (Matius Gea/metrosiantar)
Personel Polres Pematangsiantar membuat garis antrian untuk pengurusan SKCK. (Matius Gea/metrosiantar)

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Ratusan warga ramai-ramai mendatangi Mapolres Siantar untuk mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Kamis (25/7).

Kebanyakan dari mereka adalah ingin mendaftar sebagai peserta gojek online, yang kini sedang membuka lowongan kerja.

Membludaknya orang yang mengurus SKCK ini memaksa petugas membentuk barisan menunggu berkas mereka selesai diurus.

Salah seorang warga yang ikut mengurus SKCK kepada wartawan mengatakan, kepesertaannya di situ adalah karena ingin melamar kerja di salahsatu ojek online (Ojol).

“Mau urus SKCK untuk mendaftar Ojek Online, Bang. Kapasitas yang ditampung hanya 150 orang. Jadi harus berebutlah bang,” ujarnya.

Terpisah Humas Polres Pematangsiantar Ipda Napena Karo-karo membenarkan memludaknya orang yang mengurus SKCK. “Rata-rata dari mereka katanya mau masukan lamaran ke gojek,” ujarnya.

Ditanya soal biaya, peserta tidak ada dipungut biaya. “Mereka tidak ada dikutip. Cuman mereka harus bayar ke Bank sebesar Rp30 ribu,” ujarnya.

Sementara syarat untuk mengurus SKCK antara lain fotocopy Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), foto copy Akta Lahir, surat pernyataan lain bagi warga yang belum memenuhi syarat untuk memperoleh KTP, dan fasfoto. (mag03/des)

Sempoyongan, Pria Ini Tiba-tiba Meninggal

Jenazah Mr X dari Siantar Barat dibawa ke forensik RSU Djasamen Saragih. (Leo Purba/ Metrosiantar)
Jenazah Mr X dari Siantar Barat dibawa ke forensik RSU Djasamen Saragih. (Leo Purba/ Metrosiantar)

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Warga Jalan Sumbaya Simpang Sunda, Kecamatan Siantar Barat tiba-tiba dihebohkan dengan adanya seorang pria hendak datang ke sebuah warung dengan sempoyongan dan kemudian meninggal dunia.

Informasi dihimpun, pria yang berusia sekitar 40 tahun itu berjalan dengan sempoyongan dan saat di jalan tiba-tiba terjatuh. Warga di lokasi berupaya melakukan pertolongan, tapi saat itu kondisi pria tersebut sudah lemas dan kesulitan bernafas.

Sekita 15 menit kemudian, kondisi korban sudah tidak bernyawa dan pihak kepolisian yang turun ke lokasi langsung membawanya ke kamar mayat RSU Djasamen Saragih.

Menurut Kapolsek Siantar Barat Iptu Subagya tidak ada ditemukan identitas korban dan pihaknya masih melakukan pencarian keluarganya.

“Kejadiannya Mr X itu hendak masuk ke sebuah warung dengan keadaan sempoyongan. Tiba-tiba jatuh dan sekitar 15 menit hendak mau dibawa ke rumah sakit, Mr X itu meninggal dunia,” ujar Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab kematian korban apakah karena sakit atau bukan.

Ngambang di Sungai

Sementara itu, di Nagori Purba Ganda, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun juga ada penemuan mayat tanpa identitas di salah satu sungai pad Rabu (24/7) sekira pukul 17.00 WIB.

Penemuan itu pertama kali dihahat oleh salah seorang warga yang melintas di area tersebut pada hari Rabu sore.

Penemuan itu langsung diberitahu kepada masyarakat dan kepolisian. Tidak lama kemudian, personel Polsek Perdagangan melakukan olah TKP dan membawa jasadnya ke RSU Djasamen Saragih.

Kapolsek Perdagangan AKP Supendi menerangkan bahwa pria tersebut sudah tiga bulan tinggal di Huta 10, Nagori Bandar Tongah.

Warga di sana tidak mengetahui dari mana asal usul pria tersebut. Karena warga merasa kasihan, warga memberikan tempat tinggal di gubuk-gubuk perladangan.

“Jadi menurut pemerintah nagori di sana, pria ini ada sakit ayannya. Yang terkadang kambuh. Jadi diduga karena sakitnya kumat sehingga kecebur ke sungai,” katanya.

Kapolsek menambahkan bahwa warga sektiar juga tidak mengetahui asal usulnya. “Rencannya jasadnya akan dikebumikan pada Jumat (26/7),” katanya. (mag03/mag04)

Front Justice Unjuk Rasa ke Kantor Kejaksaan Negeri Siantar & Mapolres Siantar

Suasana aksi unjuk rasa di Polres Pematangsiantar. (Matius Gea/ Metrosiantar)
Suasana aksi unjuk rasa di Polres Pematangsiantar. (Matius Gea/ Metrosiantar)

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Front Justice (FJ) kembali melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor Kejaksaan Negeri Siantar dan Mapolres Siantar, Kamis (25/7). Kedatangan mereka untuk mempertanyakan proses penyidikan dugaan korupsi Plt Kadis PUPR Siantar JT.

Pantauan wartawan, aksi yang dikoordinatori Praja ini menyampaikan beberapa point termasuk menuding Plt Kadis PUPR Siantar JT kebal hukum.

“Kami menduga banyak kasus yang sudah pernah menjerat Jhonson Tambunan seperti yang sudah pernah dilaporkan Aliansi Masyarakat Siantar Menggugat dan Institute Law and Justice kepada penegak hukum. Tapi satu pun tidak pernah diproses,” katanya.

Seperti pembangunan Stadion Sagnawaluh dan Pembangunan Tugu Raja Sagnawaluh, hingga yang baru-baru ini menjadi temuan BPK-RI di Dinas PUPR Siantar sebesar Rp7 miliar.

“Kami juga menduga JT juga melakukan pemonopolian proyek-proyek yang ada di dinas PUPR. Seperti memberikan beberapa proyek kepada orang-orang terdekat,” sebutnya.

Mereka meminta agar JT dicopot dari jabatannya sebagai Kadis PUPR. Dengan alasan kinerja yang bersangkutan selalu terindikasi korupsi.

“Kami meminta kepada Kejaksaan agar memproses seluruh laporan yang melibatkan JT,” ujarnya.

Usai melakukan aksi dari Kejaksaan, massa kembali melakukan hal serupa di Mapolres Siantar. Di Mapolres, mereka diterima salah seorang perwakilan dari Polres Siantar.

“Terimakasih atas kunjungan ini. Keluhan ini akan kami tampung dan disampaikan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Sayang, ketika masalah ini hendak dikonfirmasi kepada JT belum berhasil. Yang bersangkutan sedang tidak berada di kantor. Demikian juga selulernya sedang tidak aktif. (mag03/des)

Terjatuh, 2 Pelajar Digilas Truk, 1 Tewas di Nagori Sibaganding

Kondisi TKP terjadinya lakalantas di Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalugun. Salahsatu korban masih berada di TKP. Sementara satunya lagi langsung dilarikan ke RSUD Parapat. (f/int)
Kondisi TKP terjadinya lakalantas di Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalugun. Salahsatu korban masih berada di TKP. Sementara satunya lagi langsung dilarikan ke RSUD Parapat. (f/int)

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Dua pelajar yang masih berseragam sekolah tergilas ban truk di Jalan Parapat tepatnya di Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalugun, Kamis (25/7) sekira pukul 11.30 WIB. Dalam kejadian itu, satu orang tewas, 1 kritis.

Informasi dihimpun, peristiwa ini berawal saat Sahrin Parsaoran Barimbing (15) berboncengan dengan Rofbi Barimbing (15) mengendarai sepedamotor tanpa plat melaju dari arah Siantar menuju arah Parapat.

Namun, setibanya di tikungan Nagori Sibaganding, kedua pelajar terjatuh ke tengah badan jalan. Pada saat bersamaan tiba-tiba satu unit mobil cold disel BK 9538 DC yang dikemudikan Marcelona Marbun datang dari arah berlawanan atau menuju arah Siantar, dan menabrak sepedamotor berikut kedua pelajar tersebut.

Dalam kejadian itu, kedua pelajar yang sama-sama warga Narumonda Porsea, Kabupaten Tobasa ini terjepit di ban truk yang mengakibatkan Sahrin Parsaoran Barimbing meninggal dunia. Sementara Rofbi Barimbing mengalami luka berat (kritis).

Untuk mengevakuasi kedua korban, truk terpaksa dibalikkan dan selanjutnya polisi membawa kedua korban ke RSUD Parapat.

Kanit laka Polres Simalungun Iptu Amir Mahmud membenarkan kejadian ini.

Anggota sedang di lokasi guna melakukan olah TKP.

“Informasi sementara yang kita dapat, katanya kedua korban melaju dari arah Siantar dengan kecepatan tinggi. Saat di tikungan mereka mengambil jalur ke kanan hingga terjatuh dan menyebabkan kecelakaan,” ujar Kanit Laka.

Diterangkan juga, supir truk Marcelona Marbun (40) warga Lumban Simbolon, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir beserta barang bukti sudah diamankan untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan. (pra/des)

Kabur ke Hutan, Dua Perampok Antar Provinsi Ditembak

Tangkap-Ilustrasi
Tangkap-Ilustrasi

Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara (Sumut) bersama Polres Asahan berhasil meringkus dua dari tiga perampok lintas provinsi. Kedua kaki tersangka berinisial HS dan S terpaksa ditembak karena melawan saat akan diringkus.

“PENANGKAPAN kedua berawal dari laporan perampokan dan penyekapan yang dilakukan para pelaku. Satu unit truk Trado BM 9481 QU milik korban digasak para pelaku,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian, Kamis (25/7) di Mapolda Sumut.

Berbekal laporan korban, petugas mencoba menelusuri keberadaan pelaku. Posisi para pelaku kemudian terdeteksi di daerah Tambusai Utara, Kabupaten Rohul Riau, Selasa (23/7).

“Namun dari hasil penyelidikan, ternyata pelaku sudah bergerak menuju Kabupaten Tapsel. Sehingga pengejaran dialihkan dari Kota Pinang menuju Sipirok,” ungkap Andi Rian kepada wartawan.

Rabu (24/7) sekira pukul 11.00 WIB, tim gabungan melakukan koordinasi dengan Satlantas Polres Humbahas dan melakukan razia. Sebab, para pelaku diketahui akan melintas di Jalan Siborong-Dolok Sanggul.

“Saat terduga pelaku melintas langsung dilakukan pemeriksaan. Namun terduga pelaku langsung melarikan diri ke arah hutan,” jelasnya.

Selanjutnya, personel Satreskrim Polres Humbahas dan Polsek Dolok Sanggul melakukan pengejaran. Hasilnya, satu pelaku berinisial HS dapat diamankan pada pukul 14.00 WIB.

Sedangkan tersangka S, berhasil ditangkap oleh personel gabungan Polres Asahan dan Tobasa di Jalan Sisingamangaraja, Porsea. Saat itu, S sedang menumpang bus Trans Tapanuli tujuan Medan pada pukul 22.00 WIB.

“Dari interogasi, keduanya mengakui semua perbuatannya dengan dibantu satu tersangka lainnya berinisial UK yang saat ini masih buron,” bebernya.

Andi Rian menyebutkan, aksi perampokan yang dilakukan pelaku terjadi Sabtu (20/7) pukul 12.00 WIB. Para pelaku berpura-pura menyewa truk tersebut kepada korban.

“Korban dan pelaku pun bertemu di rumah makan Kecamatan Air Batu Asahan. Setelah bertemu pelaku mengajak korban yang berjumlah tiga orang untuk berpura-pura mengecek jalan. Namun ternyata dipukuli dan diikat sambil menodongkan pisau,” tuturnya.

Tak sampai disitu, pelaku juga mengambil 4 unit handphone milik korban serta membawa kabur truk mereka. Sedangkan para korban yang dibuang ke tengah kebun sawit dapat selamat.

“Mereka berupaya meminta tolong ke pos satpam perkebunan Air Batu. Sehingga korban pun langsung membuat laporan ke Polsek Air Batu,” ucapnya.

Selain tersangka, petugas juga mengamankan beberapa baarang bukti. Antara lain, satu unit truk Trado BM 9481 QU, 4 unit handphone, STNK, buku KIR, SIM A dan C serta KTP milik tersangka HS.

“Pelaku ini merupakan pelaku perampokan lintas provinsi. Karena selain melakukan perampokan di Sumut, juga melakukan hal yang sama di Provinsi Riau dan Sumsel,” pungkasnya.(dvs/ala)