ISMED/SUMUT POS
DILANTIK: Sebanyak 39 pejabat eselon III dilantik di Kantor Bupati Madina, Senin (8/7).
ISMED/SUMUT POS DILANTIK: Sebanyak 39 pejabat eselon III dilantik di Kantor Bupati Madina, Senin (8/7).
MADINA, SUMUTPOS.CO – Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Drs Sahnan Batubara MM, melantik 39 pejabat eselon III di aula kantor Bupati komplek Perkantoran Payaloting, Senin (8/7).
Pj. Sekda Madina, Drs Sahnan Batubara MM menyampaikan, momen pelantikan ini merupakan bagian dari pada upaya penyegaran melalui promosi jabatan, yakni dalam rangka penataan dan pemenuhan formasi jabatan sesuai tuntutan peraturan pemerintah nomor 18 tahun 2016 tentang organisasi perangkat daerah.
“Pada gilirannya ini diharapkan dapat mewujudkan optimalnya kinerja pemerintah dalam memenuhi harapan masyarakat yang terus berkembang saat ini,” ucapnya.
Berkenaan dengan itu, makna pelantikan ini juga disebutkan Sekda, bukan hanya sebagai formalitas pendistribusian jabatan saja melainkan, sebagai sarana penguatan, pengembangan dan pemberdayaan potensi diri dalam upaya peningkatan potensi Aparatur Sipil Negara kearah tercapainya sumber daya mianusia yang handal dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Berdasarkan tuntutan masyarakat, maka penunjukan saudara-saudara dalam menduduki jabatan ini benar-benar ditentukan berdasarkan kemampuan dan prestasi yang dicapai,” ujarnya.
Adapun pejabat eselon III yang dilantik tersebut diantaranya adalah, H. Asmara Hadi menjadi Sekretaris pada Dinas Infokom, Helmi, SE menjadi Camat Ulu Pungkut, Cinta Ria menjadi Sekretaris pada Dinas Koperasi dan UKM, H. Ridoan menjadi Camat Sinunukan, Mhd.
Yadi menjadi Sekretaris Dinas Pertanian, Ahmad Gong menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan, Sori Gunung menjadi Sekretaris BKD, Parmonangan Hutasuhut menjadi Inspektur pembantu wilayah pada Inspektorat Madina. (mag-7/han)
SAMBUTAN:Wabup Taput Sarlandy Hutabarat (Podium) memberikan sambutan pada pembukaan dialog nasional yang digelar GMNI Taput.
SAMBUTAN:Wabup Taput Sarlandy Hutabarat (Podium) memberikan sambutan pada pembukaan dialog nasional yang digelar GMNI Taput.
TAPUT, SUMUTPOS.CO – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Tapanuli Utara membuka dialog nasional berbasis nilai-nilai kearifan lokal di aula mini Institute Agama Kristen Negeri (IAKN) Tapanuli Utara, Senin (8/7).
Kegiatan dialog ini dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Utara, Sarlandy Hutabarat, Bendahara Umum DPP KNPI Twedy Noviady Ginting, Reinhard Hutapea dari Akademisi dan organisasi kepemudaan, serta mahasiswa IAKN.
Dalam sambutannya, Sarlandy menyampaikan agar dialog nasional yang digelar berkualitas dengan konsep yang jelas.
“ Saya yakin dialog ini konsep membangun, sesuai visi misi Tapanuli Utara 5 tahun ini, yakni menjadi lumbung Sumber Daya Alam berkualitas, pangan dan wisata,” katanya.
Sebab, menurut dia, jika tujuannya pasti, akan menghasilkan perencanaan pembangunan di Tapanuli khusus Tapanuli Utara membangun.
“Jadi atas nama pemerintah, saya mengucapkan banyak terimakasih atas dialog ini. Semua kita harus semangat berjuang, karena rohnya ini adlaah bahwa kita adalah pejuang pembangunan, agar lepas dari pembodohan,” katanya.
Sarlandi pun berharap mahasiswa agar tidak segan-segan untuk mengetuk pintu pemerintah dalam berdialog. “ Saya, pak Bupati siap menerima adik-adik sekalian untuk berdialog demi membangun Tapanuli Utara ini,” katanya.
Selain itu, sambung Sarlandi, pemerintah juga siap dikritik oleh siapapun, asal dengan kritikan sehat.
“Jadilah anda menjadi sinar terang bagi rakyatmu, itulah kami,” ujarnya sembari menambahkan, “Jadi adik-adik juga harus mempunyai visi ke depan,” tutupnya sambil mengetuk mic tiga kali tandanya dialog dibuka.
Sementara, Twedy Noviady Ginting yang juga mantan Alumni GMNI berharap tujuan dialog dapat bersinergi dengan program pemerintah, mulai Program Nawacita Jilid kedua dan program pemerintah daerah.” Jadi kita harapkan para pemuda yang mendorong pemerintah,” katanya.
Dikatakan Twedy, Tapanuli Utara perlu dorongan kaum milenial ikut bersatu padu. Dicontohkannya, dari pertanian, untuk membangun sistem pertanian modern, harus menjadi unggulan. Dengan dapat memenuhi kebutuhan pasar hingga nasional.
Twedy melihat akses sistem pertanian modern di pemerintahaan Nawacita jilid kedua ini ada.
“Masalah akses, kita bisa lakukan dan itu sudah ada aksesnya,” katanya.
Selain pemuda, Twedy juga berharap visi dan misi pemerintah daerah tidak hanya di atas kertas, melainkan juga harus bisa mendorong standarisasi produknya. (mag-12/han)
Batara/Sumut Pos
TERBAKAR:
Petugas pemadam kebakaran dan warga memadamkan rumah yang terbakar dilahap api.
Batara/Sumut Pos TERBAKAR: Petugas pemadam kebakaran dan warga memadamkan rumah yang terbakar dilahap api.
TANJUNGMORAWA, SUMUTPOS.CO – Dua unit rumah warga terbakar di Asrama Warakauri di Jalan Industri, Dusun II, Desa Tanjungmorawa B, Kecamatan Tanjungmorawa, Senin (8/7) sekitar pukul 11.30 WIB. Tak ada korban jiwa pada peristiwa itu, namun diprediksi kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Rumah gandeng yang terbakar itu masing masing milik Nila Susanti (52) dan Ricky Hamdani (36). Disebutkan, asal api dari kediaman Ricky Hamdani, ketika itu istrinya Dewi Nataria Simangunsong sedang memasak di dapur. Namun tak sengaja, Dewi pergi meningalkan kompor yang sedang menyalah.
Namun saat ke dapur, api sudah berkobar dan dengan cepat melahap bagian rumah. Warga yang mengetahui hal itu, mencoba melakukan upaya pemadaman. Namun si jago merah semakin berkobar dan merembes ke rumah sebelahnya.
Tak lama kemudian, dua mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Deliserdang yang dihubungi turun ke lokasi. Api pun dapat dipadamkan, namun dua rumah warga telah rata dengan tanah.
Kapolsek Tanjung Morawa AKP Ilham Harahap SH MH dikonfirmasi terkait peristiwa ini membenarkan. “Kami sudah meminta keterangan beberapa saksi. Tak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa ini namun kerugian materi lebih kurang 200 juta. Team Inafis Polres Deliserdang dan Kanit Reskrim Polsek Tanjung Morawa melakukan olah TKP dan Memasang Garis Polisi ,” pungkasnya. (btr/han)
ISTimewa/sumut pos
TANAM:
Korps Marinir melakukan penanaman mangrove pada kegiatan Pekan Kegiatan Potensi Maritim.
Istimewa/sumut pos TANAM: Korps Marinir melakukan penanaman mangrove pada kegiatan Pekan Kegiatan Potensi Maritim.
BESITANG, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka Pekan Kegiatan Potensi Maritim, Prajurit Yonif 8 Marinir bersama masyarakat melaksanakan berbagai kegiatan.
Adapun kegiatan tersebut di antaranya renovasi Masjid Al Kautsar di Besitang, Renovasi TPQ di Teluk Meku, pemasangan penerangan jalan di Desa Payamala Sei Lepan dan Latsarplin Pramuka Saka Bahari Kabupaten Langkat di Kesatrian Yonif 8 Marinir Tangkahan Lagan Pangkalan Berandan, Senin (8/7).
Selain itu, berbagai acara perlombaan dan bakti sosial lain juga dilaksanakan dalam penutupan. Kegiatan diantaranya lomba panjat pinang, lomba tarik tambang perahu karet, sunatan massal, donor darah, pengobatan gratis, bazar pasar murah dan monza, pameran alutsista, fashion show, reptile show, penanaman bibit mangrove, demonstasi kolone senapan, beladiri, eksersisi perahu karet oleh anggota pramuka saka bahari.
Pekan Kegiatan Potensi Maritim Korps Marinir ini telah dilaksanakan pada tanggal 24 Juni, dan diharapkan kegiatan dapat membantu masyarakat sekitar.
Acara penutupan dimulai dengan sambutan Tarian selamat datang oleh Ibu-ibu Jalasenastri Ranting B Cab. 7 PG. Kormar. dilanjutkan penanaman mangrove, peninjauan Bhakti Kesehatan, Pelantikan anggota Saka Bahari, Penutupan acara Pekan Kegiatan Pembinaan Potensi Maritim Korps Marinir TNI AL TA.
Aspotmar Kasal Mayjend TNI Marinir Bambang Suswantono, SH MH MTr menyampaikan terimakasih kepada Pemda Langkat, dan khususnya warga masyarakat pesisir atas partisipasi dalam pelaksanaan pembinaan potensi maritim. Dengan pelaksanaan kegiatan ini, diharap dapat menjalin kemanunggalan masyarakat pesisir dengan anggota Marinir untuk Pertahanan Kemananan Negara Kesatuan RI. Dirinya merasa bangga dengan anggota Pramuka Saka Bahari yang ikut dalam kegiatan pembinaan potensi maritim lewat latihan dasar kedisiplinan.
Dimana pada kesempatan penutupan itu, Pramuka Saka Bahari, menampilkan keterampilan Bela Negara dan peragaan kegiatan kemaritiman yang hanya dilatih selama 2 minggu.
“Baru saja dilatih sudah bisa menampilkan yang terbaik, dengan pelatihan tersebut bisa menumbuhkan Cinta Tanah Air dan tetap menjaga keutuhan NKRI. Lewat kegiatan Latsarplin Saka Bahari, kita dapat menyiapkan generasi muda dalam menghadapi asimetris warfare,” kata Aspotmar Kasal Mayjend TNI Marinir Bambang Suswantono.
Sementara Wakil Bupati Syah Afandim berterimakasih kepada Korps Marinir. Sebab, kegiatan yang dilaksanakan sangat membantu masyarakat sekitar.
Selain itu, sambung Syah Afandim, kegiatan yang dilaksanakan sangat bernilai positif. Untuk itu, pemerintah Kabupaten Langkat, akan sangat mensuport dan mendukung kegitan serupa apa bila kembali dilaksanakan. “Tentunya kegiatan ini sangat memiliki nilai positif. Dengan kegiatan ini, masyarakat sekitar khusunya pemuda akan bisa terjun langsung turut membantu dan terhindar dari kegiatan negatif,” tegasnya.
Masyarakat Kabupaten Langkat, tampak membanjiri acara ini. Selain ratusan masyarakat yang tampak, acara juga dihadiri Danlantamal I Belawan Laksma TNI Abdul Rasyid Kacong, S.E.,M.M, Paban V Spotmar Mabesal Kolonel Mar Umar Farouq, Danbrigif 4 Mar/BS Kolonel Ahmad Fajar, Dir Polairud Poldasu, Danyon Arhanudse 11 Binjai, Kapolres Langkat, Wakil Bupati Langkat dan Forkopimda Kabupaten Langkat beserta tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat.
Acara puncak Pekan Kegiatan Pembinaan Potensi Maritim Korps Marinir TNI AL yang dilaksanakan kali ini cukup berbeda, karena secara bersamaan dilaksanakan secara terbuka untuk masyarakat umum yang melibatkan unsur dari semua pihak pemerintah daerah maupun aparat terkait. (bam/han)
batara/sumut pos
SERAHKAN: Bupati Ashari Tambunan didampingi Wabup Yusuf Siregar dan Sekda Darwin Zein menyerahkan SK CPNS bagi PTT di Lubukpakam.
Batara/sumut pos SERAHKAN: Bupati Ashari Tambunan didampingi Wabup Yusuf Siregar dan Sekda Darwin Zein menyerahkan SK CPNS bagi PTT di Lubukpakam.
LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang Ashari Tambunan menyerahkan Surat Keputusan (SK) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) kepada 1 dokter dan 121 bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di halaman kantor bupati, Lubukpakam, Senin (8/7).
Turut hadir dalam apel itu, Wakil Bupati Deliserdang HMA Yusuf Siregar, Sekdakab Darwin Zein SSos, Staf ahli, Asisten, Kepala BKD Yudi Hilmawan SE MAP beserta Kepala OPD lainnya. Bupati dalam sambutannya mengingatkan yang menerima SK CASN itu adalah momen atau langkah awal dalam pengabdian melayani masyarakat.
Ia merasa berbahagia karena dapat menyerahkan SK pengangkatan, karena setahunya setelah 122 PTT itu sudah mengabdi belasan tahun bagi masyarakat. “Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab untuk kepentingan masyarakat,” imbuh Ashari Tambunan.
Sementara Yudi Hilmawan mengatakan, penyerahan SK bagi masing-masing CASN tersebut berdasarkan keputusan Bupati Deliserdang nomor 256 A pada 17 Juni 2019. CASN tersebut sebelumnya merupakan honor kategori II, namun karena usianya ketika itu sudah di atas 35 tahun maka terganjal persyaratan.
Kemudian terbit surat formasi bagi 122 PTT dari Kemenpan-RB terkait pengangkatan menjadi CASN, yang kemudian dilakukan pemberkasan dan 122 CASN tersebut. (btr/han)
TEDY/SUMUT POS
LEPAS: Kadispora Binjai, Nani Sundari melepas 368 pramuka Binjai untuk mengikuti Jambore Penggalang di Sibolangit.
TEDY/SUMUT POS LEPAS: Kadispora Binjai, Nani Sundari melepas 368 pramuka Binjai untuk mengikuti Jambore Penggalang di Sibolangit.
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Nani Sundari melepas peserta Jambore Cabang Penggalang Kota Binjai Tahun 2019 di halaman Gedung Olahraga (GOR) Kota Binjai, Senin (8/7).
Sebanyak 368 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari Pramuka Penggalang dan Pembina Gugus Depan sebagai Pembina Pendamping yang berasal dari Kwartir Ranting dan Gugus Depan yang berpangkalan di SMP dan MTs Negeri/swasta sejajaran Kota Binjai.
Nani dalam sambutannya menyatakan, melalui kegiatan Jambore ini, seluruh peserta agar selalu meningkatkan rasa persaudaraan dan persahabatan.
Nani pun berharap antara sesama gerakan pramuka menjadikan kegiatan ini sebagai model bagi terciptanya kerukunan dan harmoni dalam kemajemukan bangsa. “Kepada panitia pelaksanaan Jambore Kota Binjai tahun 2019, saya mengucapkan terimakasih atas perhatian dan kerja kerasnya. Semoga segala kegiatan yang kita laksanakan ini selalu mendapatkan petunjuk, perlindungan dari Allah SWT,” ucapnya
Kegiatan Jambore Cabang Penggalang Kota Binjai tahun 2019 akan dilaksanakan selama empat hari terhitung dari Senin (8/7) sampai Kamis (11/7) di Bumi Perkemahan Tibrena, Sibolangit, Deliserdang. (ted/han)
solideo/sumut pos
FESTIVAL BUNGA: Wakil Bupati Karo, Cory S Sebayang menutup event festival bunga dan buah di Taman Mejuah-Juah Berastagi.
Solideo/sumut pos FESTIVAL BUNGA: Wakil Bupati Karo, Cory S Sebayang menutup event festival bunga dan buah di Taman Mejuah-Juah Berastagi.
KARO, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty br Sebayang secara resmi menutup pagelaran event Festival Bunga dan Buah 2019 yang digelar sejak Jumat (5/7) hingga Minggu (7/7) di Taman Mejuah-Juah Berastagi (TMJB).
Acara penutupan event ini juga dirangkai pengumuman dan penyerahan hadiah kepada 15 pemenang yang mengikuti perlombaan festival bunga dan buah.
Selanjutnya, penyerahan sertifikat kekayaan intelektual dari Kementrian Hukum, dan Ham kepada Pemda Karo dengan 4 kekayaan intelektual, yang diserahkan pihak dari Kementrian Hukum dan Ham kepada Wakil Bupati Karo.
Dalam kata sambutannya, Cory Seriwaty br Sebayang mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta, yang telah ikut mengambil bagian dalam kegiatan tahunan ini hingga berjalan lancar, dan aman.
“Festival bunga, dan buah yang digelar Pemkab Karo selain merupakan salah satu upaya Pemerintah Karo, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Sekaligus mengenalkan kembali tentang potensi Karo, yang sejak dulu adalah penghasil bunga, buah dan sayuran terbesar di Sumatera Utara,” katanya.
Festival kali ini, kata Cory, selain diisi dengan berbagai kegiatan lomba, juga turut dimeriahkan dengan kehadiran peserta dari Kabupaten Jember Provonsi Jawa Timur. Tentu hal ini sangat diapresiasi, dan semoga kedepannya akan diikuti juga oleh daerah-daerah lain di Indonesia.
“Kepada panitia saya sampaikan, segala kekurangan pada kegiatan ini hendaknya menjadi koreksi, dan evaluasi pada masa masa yang akan datang, tentu harapan kita tahun depan lebih baik. Dalam kesempatan ini juga, atas nama Pemerintah Kabupaten Karo kami ucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kementerian Hukum dan HAM RI, bahwa Tarian Gundala-gundala, mulai dari musik gerak dan seni rupa telah tercatat sebagai inventarisasi kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional,” imbuh Cory. (deo/han)
BAMBANG/SUMUT POS
TERGULING: Truk bermuatan inti sawit terguling di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat, Langkat, Senin (8/7) sekira pukul 04.00 WIB.
BAMBANG/SUMUT POS TERGULING: Truk bermuatan inti sawit terguling di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat, Langkat, Senin (8/7) sekira pukul 04.00 WIB.
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Truk dengan nomor polisi BL 8307 UK bermuatan 20 ton lebih inti sawit terguling di badan jalan Lintas Sumatera. Tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat, Langkat, Senin (8/7) sekira pukul 04.00 WIB.
Kejadian tersebut berawal ketika truk sarat muatan yang dikemudikan Wahyudi (23) datang dari arah Stabat menuju Medan.
Tepat di depan Bakso Cafee, truk yang dikemudikan warga Dusun Alur Putih, Desa Paya Meta, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang tersebut menabrak pulau jalan.
Setelah menabrak pulau jalan, truk tersebut menabrak tiang lampu taman dan kemudian oleng ke kiri. Kemudian truk terguling di bahu jalan.
“Jam 4 subuh tadi kejadiannya. Terkejut juga aku dengar suaranya bang. Pas ku lihat dari jendela lantai 2, sudah terbalik saja truk itu disitu bang,” beber pemilik Bakso Cafee, Irpan (28).
“Jam 10 pagi truk itu baru diangkat pakai crane ke pinggir jalan. Sempat macat juga jalan tadi, untung lah cepat Polisi datang bang,” sambung Irfan.
Pantauan di lapangan, hingga pukul 13.30 WIB material inti sawit yang tumpah masih menumpuk di bahu jalan. Hal ini dimanfaatkan anggota SPSI untuk mengais rezeki.
“Lumayan juga orang SPSI itu, ada kegiatan muat material. Untuk muat inti ini ke truk, mereka dapat upah 2 juta bang,” sebut seorang warga di lokasi kejadian.
Terpisah, Kanit Lantas Polres Langkat Iptu Master Purba membenarkan peristiwa tersebut.
“Sekarang supirnya masih kita mintai keterangan di Satlantas Polres Langkat bang,” ujar Iptu Master Purba. (bam/ala)
AGUSMAN/SUMUT POS
TUNTUTAN: Empat terdakwa penyerangan loket bus KBT menjalani sidang tuntutan, Senin (8/7).
AGUSMAN/SUMUT POS
TUNTUTAN: Empat terdakwa penyerangan loket bus KBT menjalani sidang tuntutan, Senin (8/7).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Vina Monika, menuntut empat terdakwa pelaku penyerangan dan penganiayaan di loket bus Koperasi Bintang Tapanuli (KBT) dengan 3 tahun 6 bulan penjara.
Keempat terdakwa masing-masing, Sanggup Silaban, Ricky Silalahi, Gidion Tambunan dan Frengky Sinambela. Me reka terlihat lesu mendengarkan pembacaan tuntutan di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (8/7).
“Meminta majelis hakim yang menyidangkan perkara ini agar menghukum para terdakwa dengan hukuman masing-masing 3 tahun 6 bulan penjara,” ucap JPU di hadapan Ketua Majelis hakim Erintuah Damanik.
Dikatakan jaksa dalam tuntutannya, para terdakwa merusak dan memukuli orang yang ada di loket tersebut menggunakan bambu. Peristiwa itu terjadi Februari 2019 di Loket Bus KBT Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Harjosari I Kecamatan Medan Amplas.
“Mereka memukuli korban Madia Siagian, Sentosa Silitonga, Charles Silitonga dan mobil KBT yang sedang parkir di halaman kantor,” kata jaksa.
Setelah melakukan penyerangan, mereka pun kabur. Pada Maret 2019, keempat terdakwa diamankan tim polisi dari Polrestabes Medan. Sedangkan 4, rekan mereka yang lain belum berhasil ditangkap. “Perbuatan terdakwa tersebut diancam pidana Pasal 406 ayat 1 Kitab Undang Hukum Pidana,” tegas jaksa.(man/ala)
M IDRIS/SUMUT POS
PERIKSA: Personel Polsek Medan Baru sedang memeriksa mesin ATM BCA yang dirusak di dalam Indomaret Jalan Kejaksaan, Kelurahan Petisah Tengah, Medan Petisah, Senin (8/7) dini hari.
M IDRIS/SUMUT POS PERIKSA: Personel Polsek Medan Baru sedang memeriksa mesin ATM BCA yang dirusak di dalam Indomaret Jalan Kejaksaan, Kelurahan Petisah Tengah, Medan Petisah, Senin (8/7) dini hari.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Indomaret di Jalan Kejaksaan, Kelurahan Petisah Tengah, Medan Petisah dibobol maling, Senin (8/7) dini hari. Selain membobol, pelaku juga merusak mesin ATM BCA di dalam minimarket yang tak jauh dari Kantor Pengadilan Negeri Medan.
Informasi diperoleh, pembobolan tersebut diketahui saat pegawai Indomaret membuka gerai. Ketika masuk ke dalam, pegawai terkejut melihat mesin ATM telah rusak.
Pegawai yang mengetahui kemudian memberitahu pimpinannya. Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada pihak vendor mesin ATM tersebut dan juga petugas kepolisian.
Tak lama, teknisi mesin ATM dan petugas INAFIS Polrestabes Medan bersama personel Polsek Medan Baru tiba di lokasi. Selanjutnya, mereka memeriksa mesin ATM yang terletak di sudut kanan minimarket tersebut.
“Kalau dilihat dari rekaman CCTV, pelakunya satu orang aja menggunakan penutup kepala dan wajah,” ujar salah seorang sumber di lokasi.
Kata dia, diduga pelaku masuk ke dalam Indomaret tersebut melalui pintu belakang yang berada di lantai 3. Akan tetapi, belum diketahui pasti bagaimana pelaku bisa berada di lantai 3, apakah memanjat dinding atau menggunakan alat.
“Kuat dugaan, pelakunya masuk dari pintu belakang lantai 3, karena ada yang dirusak (pintunya). Tapi, bagaimana dia bisa sampai di sana (lantai 3), itu yang belum tahu,” sebutnya.
Ia juga mengatakan, ada beberapa perangkat yang ada di dalam mesin ATM tersebut hilang. Seperti DVR atau alat perekam data, CPU dan beberapa lainnya.
Salah seorang teknisi pengisi uang mesin ATM tersebut, Johan Suwandi mengaku, belum mengetahui pasti berapa banyak kerugian uang yang hilang. Sebab, setelah diperiksa mesin ATM ternyata hanya bagian atas saja yang rusak.
“Enggak tahu berapa uang yang hilang, karena tadi diperiksa bagian atas mesin ATM yang dirusak. Bagian atas ini tempat monitor, sedangkan uangnya di bagian bawah,” jelasnya.
Sementara, para pegawai mini market yang coba diwawancarai tidak mau memberikan komentar sedikit pun akibat kejadian tersebut. Bahkan, ketika disinggung adanya dugaan aksi pencurian ini merupakan ketiga kalinya.
“Nanti aja sama pimpinan kami,” ujar salah seorang pegawai yang tak mau menyebutkan namanya sembari buru-buru pergi.
Terpisah, Kanit Reskim Polsek Medan Baru, Philip Purba membenarkan adanya kasus pencurian yang terjadi di Indomaret tersebut. Dia menyatakan korban sudah membuat laporan pengaduan kepada pihaknya.
“Sudah, sudah buat laporan korbannya saat ini sedang didalami,” akunya.
Ditanya terkait total kerugian yang dialami korban, Philip enggan membeberkan. Ia beralasan pihaknya sedang menyelidikinya.
“Kalau kerugian masih diselidiki, kebetulan saya masih di lapangan ini,” katanya singkat. (ris/ala)