27 C
Medan
Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 5264

Silakan Jadi Pimpinan UMN Al-Washliya

DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS HALAL BI HALAL: Hardi Mulyono berhalal bihalal bersama civitas akademika UMN Al-Washliyah, Senin (10/6).
DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS
HALAL BI HALAL: Hardi Mulyono berhalal bihalal bersama civitas akademika UMN Al-Washliyah, Senin (10/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hardi Mulyono SE MAP mempersilakan akademisi pendidikan untuk menjadi pimpinan Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah baik sebagai rektor dan wakil rektor I, II dan III periode 2019-2023.

Ungkapan ini disampaikan Hardi Mulyono yang segera menuntaskan periode pertama sebagai rektor UMN Al-Washliyah pada acara Halal Bihalal di kampusnya, Senin (10/6).

Hardi mempersilakan semua dosen yang memenuhi syarat untuk mendaftar hingga 15 Juni 2019 yang berjalan secara terbuka. ”Ayo bersaing sehat,” katanya.

Dalam kesempatan ini Ketua PW Al-Washliyah Prof Dr H Saiful A Lubis menyampaikan tausyiah Lebaran 1440 Hijriah. Guru Besar UIN Sumut mengingatkan semua pihak terkait untuk membangun UMN Al-Washliyah.

Penjaringan calon pimpinan UMN Al-Washliyah secara terbuka ini baru pertama kali dilakukan sesuai aturan terbaru statuta perguruan tinggi terbaik kedua di Sumut.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor dan Wakil Rektor UMN Al-Washliyah Alkausar Saragih SPdI MPdI di Medan mengatakan bahwa pada periode-periode sebelumnya pemilihan rektor dan wakil rektor dilaksanakan terpisah.

Dijelaskan Alkausar, pengambilan dan pengembalian berkas calon pimpinan UMN Al-Washliyah dilakukan pada 10-15 Juni. Sedangkan pengumuman calon yang memenuhi syarat pada 21 Juni, pengajuan visi dan misi tertulis pada 1 Juli.

Kemudian dilaksanakan fit and proper test pada 12 Juli, pengumuman calon dan penarikan nomor urut dilakukan pada 12-13 Juli. “Pemilihan dilakukan 25 anggota senat universitas dan PB Al-Washliyah pada 17 Juli dan pemenangnya ditetapkan pada 29 Juli. Jadwal pelantikan akan dilaksanakan pada 6 September,” katanya.

Alkausar menambahkan bahwa syarat calon rektor antara lain telah mengabdi sebagai dosen tetap UMN Al-Washliyah minimal lima tahun dengan jabatan fungsional minimal lektor dan berusia maksimal 60 tahun.

Ketua panitia juga merinci syarat calon tiga rektor boleh berasal dari luar UMN Al-Washliyah namun dari perguruan-perguruan tinggi Al-Washliyah dengan jabatan fungsional minimal lektor dan berusia maksimal 56 tahun. (dmp)

Pendaftaran SBMPTN Dimulai, Nilai UTBK Jadi Acuan

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS UJIAN_Sejumlah peserta mengerjakan soal ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 di ruang Serba Guna Universitas Negeri Medan (Unimed), Sumatera Utara, Selasa (16/5/). Sebanyak 58.691 peserta mengikuti SBMPTN untuk wilayah Sumatera Utara secara bersama melalui ujian tertulis yang terdiri dari Paper Based Testing (PBT) dan Computer Based Testing (CBT).
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
UJIAN_Sejumlah peserta mengerjakan soal ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 di ruang Serba Guna Universitas Negeri Medan (Unimed), Sumatera Utara, Selasa (16/5/). Sebanyak 58.691 peserta mengikuti SBMPTN untuk wilayah Sumatera Utara secara bersama melalui ujian tertulis yang terdiri dari Paper Based Testing (PBT) dan Computer Based Testing (CBT).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019, mulai hari ini, Senin (10/6) pukul 13.00 WIB.

Menurut Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, dasar pendaftaran adalah nilai UTBK (ujian tes berbasis komputer).

“UTBK sudah berjalan, peserta sudah dapat nilai. Jadi seluruh anak Indonesia yang sudah ikut UTBK, silakan mendaftar sesuai dengan kemampuannya masing-masing,” kata Menteri Nasir di Jakarta, Senin (10/6).

Dengan nilai UTBK, peserta bisa mengukur kemampuannya untuk memilih PTN yang sesuai. Ada 14 hari waktu yang tersedia bagi peserta untuk memilih.

“Pendaftaran dibuka 10 sampai 24 Juni. Mudah-mudahan orang tidak lagi mendaftarkan dengan kemampuan nilai yang tidak sesuai. Harapan saya adalah pilihan bidang ilmu sesuai dengan apa yang diminati dan kemampuan UTBK yang telah dicapai,” bebernya.

Dia menjelaskan nilai UTBK dijadikan dasar supaya nanti hasilnya real dan tingkat kegagalan anak itu lebih rendah. Di samping lebih sesuai dengan minat dan bakat anak masing-masing.

“Sebelum mendaftar, peserta akan mengukur kemampuannya kira-kira bisa masuk ke PTN mana. Pilihan prodi sebaiknya disesuaikan dengan minat dan bakat. Jangan pernah berpikir yang penting bisa jadi mahasiswa kendati prodinya tidak disukai,” tandasnya.(esy/jpnn)

BKKBN Sumut Cegah Pengangguran dan Kemiskinan

Foto: Istimewa DIABADIKAN: Perwakilan BKKBN Sumut dan anggota DPR RI diabadikan bersama peserta sosialisasi di Desa Pekan, Kec Selesai, Kab Langkat, belum lama ini.
Foto: Istimewa
DIABADIKAN: Perwakilan BKKBN Sumut dan anggota DPR RI diabadikan bersama peserta sosialisasi di Desa Pekan, Kec Selesai, Kab Langkat, belum lama ini.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Anggota DPR RI, Delia Sitepu SH, mengapresiasi BKKBN Sumut atas pelaksanaan sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK di Desa Pekan, Kec Selesai, Kab Langkat, belum lama ini.

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini mengingatkan pentingnya pengendalian jumlah penduduk untuk mencegah persoalan baru. Seperti angka pengangguran, pernikahan dini dan kemiskinan. “Pengendalian jumlah penduduk ini bisa dilakukan dengan mengatur jarak melahirkan dan mengikuti program KB,” ujarnya.

Kabid Latbang BKKBN Sumut Dra T Lafalinda MPd, dalam sambutannya menekankan pentingnya program KB bagi keluarga. Karena dengan ber-KB, akan melahirkan generasi yang berkualitas.

“Kehamilan ini harus direncanakan. Karena kalau direncanakan akan dirawat dengan baik. Suami yang mengelus perut istri saat hamil merupakan cara berkomunikasi dengan anak. Selain itu, gizi ibu yang sedang hamil juga harus diperhatikan,” kata Lafalinda.

Untuk memeriahkan kegiatan sosialisasi, panitia menyiapkan berbagai macam hadiah kepada para peserta. (rel)

Mantan Kapolda Metro Jaya jadi Tersangka Kasus Makar

Mantan Kapolda Metro Jaya Komisaris Jenderal (Purn) Polisi Muhammad Sofyan Jacob.
Mantan Kapolda Metro Jaya Komisaris Jenderal (Purn) Polisi Muhammad Sofyan Jacob.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Mantan Kapolda Metro Jaya Komisaris Jenderal (Purn) Polisi Muhammad Sofyan Jacob ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar. “Sudah tersangka, kasusnya pelimpahan dari Bareskrim Polri,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Senin (10/6/2019).

Namun, Argo belum membeberkan waktu penetapan tersangka tersebut. Ia hanya menyebutkan jika penetapan dilakukan beberapa waktu lalu.

Sedianya Sofyan diperiksa sebagai tersangka di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya hari ini pukul 10.00 WIB. Namun, Sofyan berhalangan hadir karena sakit. “Ditunda ya (pemeriksaannya),” ujarnya.

Kuasa Hukum Sofyan, Ahmad Yani juga membenarkan ihwal pemeriksaan itu. Ia datang ke Polda untuk memberikan surat permohonan penjadwalan ulang kepada penyidik. “Ya hari ini Pak Sofyan Jacob dijadwalkan pemeriksaan, tapi beliau berhalangan, karena sakit. Pada hari ini tadi kita antar ke penyidik untuk dijadwalkan ulang,” ungkap Yani.

Yani menyebut Sofyan akan siap hadir dalam pemeriksaan berikutnya jika sudah sembuh. Namun, untuk waktu pemeriksaan lanjutan ia serahkan ke penyidik. Menurut Yani, kliennya itu telah ditetapkan sebagai tersangka di Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu. Pelapor kliennya, kata dia, sama dengan pelapor tersangka dugaan makar Eggi Sudjana.

“Laporannya yang waktu itu ngelapor ramai-ramai. Pelapornya sama kayak yang melaporkan Eggi Sudjana,” pungkasnya. (kps)

Advokasi KIE untuk Ketahanan Keluarga

Foto: Istimewa BERSAMA: Perwakilan BKKBN Sumut dan mitra kerja diabadikan bersama pemenang hadiah, di Desa Sei Limbat, Kec Selesai, Kab Langkat, belum lama ini.
Foto: Istimewa
BERSAMA: Perwakilan BKKBN Sumut dan mitra kerja diabadikan bersama pemenang hadiah, di Desa Sei Limbat, Kec Selesai, Kab Langkat, belum lama ini.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar kegiatan Sosialisasi Advokasi dan KIE program KKBPK, bersama Mitra Kerja tahun 2019 di Desa Sei Limbat, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, belum lama ini.

Dalam paparannya, Kasubbid Advokasi dan KIE BKKBN Sumut, Yusrodi Rangkuti SSos menjelaskan, KB tidak hanya mengatur jumlah kelahiran, namun program KKBPK mengarah kepada kesejahteraan keluarga. Dalam hal ini mengatur dan menjaga kelahiran anak dan kesehatan ibu dalam melahirkan.

Satu kebijakan yang dibuat adalah Advokasi dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen dan keterpaduan mitra kerja dalam melakukan Advokasi dan KIE, meningkatkan dukungan dalam pergerakan Program KKBPK serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam ketahanan keluarga.

“Advokasi KIE yang dilakukan secara intensif, terarah dan tepat sasaran, merupakan salah satu kegiatan kunci guna mengubah sikap, perilaku dan sistem nilai. Informasi selalu dibutuhkan dan erat hubungannya degan pelaksanaan program KB baik bagi masyarakat, pelaksana maupun para pengelola program,” tutur Yusrodi Rangkuti.

Karena itu, lanjutnya, sejak awal pelaksanaan program KB tahun 1970 sampai sekarang dan bahkan waktu mendatang, kekuatan informasi merupakan faktor kunci kelangsungan keberhasilan program Kependudukan dan KB.

Hadir sebagai mitra kerja BKKBN Sumut, anggota DPR RI, Delia Pratiwi Br Sitepu SH. Pelaksanaan sosialisasi dimeriahkan dengan sejumlah hadiah menarik yang disiapkan panitia bagi warga yang dapat menjawab pertanyaan seputar Advokasi dan KIE Program KKBPK. Selanjutnya dilaksanakan foto bersama. (rel)

PT LIB Revisi Jadwal Liga 2, PSMS Lawan PSPS di Laga Perdana

PSMS
PSMS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Liga Indonesia Baru (LIB) merevisi jadwal Kompetisi Liga 2 yang bakal kick-off pada 22 Juni 2019 mendatang. Perubahan jadwal dilakukan karena bergabungnya Blitar United di Wilayah Barat.

Dalam jadwal sebelumnya yang sempat disusun, PSMS Medan akan memainkan laga perdana dengan bertandang ke markas Persibat Batang pada 23 Juni 2019.

Namun, dalam jadwal baru yang telah dirilis PT LIB, PSMS Medan akan memainkan laga tandang dengan PSPS Pekanbaru. Laga perdana PSMS Medan justru digelar lebih cepat, yakni pada 22 Juni.

Manajer Tim PSMS Medan Mulyadi Simatupang, dan Sekum PSMS Julius Raja, Minggu (9/6), menjelaskan, PSMS harus memainkan 2 laga tandang pada pertandingan perdananya. Usai laga kontra PSPS, tim besutan Abdul Rahman Gurning ini, langsung main di markas Persibat Batang pada laga kedua, 27 Juni.

Sedangkan 2 laga kandang dalam putaran pertama Liga 2 akan dimainkan pada 2 dan 6 Juli, dengan menjamu Cilegon United dan Perserang Serang. Dan 7 laga lainnya dalam putaran pertama adalah melawan PSCS Cilacap pada 13 Juli (tandang). Menjamu Blitar United 19 Juli. PSMS Medan akan meladeni lawan tangguh Persita Tangerang pada 23 Juli di Stadion Teladan. Dan kembali main di luar kandang menghadapi Aceh United pada 28 Juli.

Legimin Rahardjo dkk akan menjamu Sriwijaya FC dan PSGC Ciamis pada 2 dan 8 Agustus. Sedangkan laga pamungkas putaran pertama akan menantang Persiraja dalam laga tandang pada 14 Agustus mendatang.

Gurning Gelar Tes VO2 Max

Skuad PSMS Medan kembali menggelar latihan rutin di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, Minggu (9/6) sore. Pada sesi latihan kali ini, Pelatih PSMS Medan Abdul Rahman Gurning, menggelar tes VO2 Max, untuk melihat kemampuan fisik dan daya tahan para pemain.

“Kami sudah tes daya tahan pemain, VO2 Max nya rata-rata bagus,” ungkap Gurning.

Gurning juga menjelaskan, usai pemanasan, para pemain kemudian diberikan waktu selama 15 menit untuk berlari keliling Stadion Kebun Bunga Medan sebanyak-banyaknya. Dari tes VO2 Max tersebut, secara keseluruhan dia menilai, hasilnya cukup baik. “Rata-rata dapat 10 lap, ada juga yang lebih. Setelah ini, kami (pelatih) tak akan ragu menggenjot pemain di latihan selanjutnya,” bebernya.

Namun menurut Gurning, masih ada beberapa pemain yang masih perlu ditingkatkan. Kekurangan tersebut, dinilai masih bisa diperbaiki, setelah para pemain mulai masuk program pemusatan latihan. “Ada beberapa orang yang masih kurang. Minimal harus dapat 52 VO2 Max-nya, tapi masih ada yang di bawah 52. Kalau sudah masuk TC, mereka akan kami tambah dengan melakukan latihan ekstra,” pungkas Gurning. (bbs/saz)

Salat Idul Fitri 1440 H di Lapangan Merdeka Medan, Momentum Merajut Silaturahim

foto-foto: istimewa for sumut pos SALAT ID: Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH (kanan) bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (kiri) dan Wagubsu Musa Rajeckshah (tengah), melaksanakan Salat Idul Fitri 1440 H bersama ribuan masyarakat di Lapangan Merdeka Medan, Tahun lalu.
foto-foto: istimewa for sumut pos
SALAT ID: Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH (kanan) bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (kiri) dan Wagubsu Musa Rajeckshah (tengah), melaksanakan Salat Idul Fitri 1440 H bersama ribuan masyarakat di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (5/6). Salat Id berlangsung penuh khusyuk dan khidmat.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH bersama bersama ribuan masyarakat melaksanakan Salat Idul Fitri 1440 H di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (5/6). Selain Wali Kota, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, dan Wagubsu, Musa Rajeckshah juga ikut melaksanakan Salat Ied dengan penuh khusyuk dan khidmat tersebut.

Bertindak sebagai khatib, Dr H Ardiansyah Lc MA, dan qori nasional H Mad Kasad Lubis SPdi bertindak sebagai imam. Sejak pukul 06.00 WIB, warga telah berdatangan untuk melaksanakan Salat Ied di lapangan bersejarah tersebut. Bersamaan itu suara takbir memuji dan meng agungkan asma Allah terus berkumandang hingga jelang pelaksanaan Salat Ied dimulai.

Saat melaksanakan Salat Ied, Wali Kota berada di shaf terdepan, diapit Wagubsu Musa Rajekshah dan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis.

Usai salat, Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi dan Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM mengatakan, pelaksanaan Salat Ied menjadi puncak ibadah sekaligus kebahagiaan, setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadan.

Wali Kota berharap, hendaknya ke imanan dan ketaqwaan senantiasa tetap terjaga dan terus ditingkatkan meskipun bulan Ramadan telah berlalu. “Alhamdulillah, hari ini kita diberi Allah SWT kesempatan untuk dapat melaksanakan Salat Idul Fitri bersama. Hal ini menjadi wujud syukur bagi kita semua karena telah berhasil menahan hawa nafsu sebulan lamanya. Selain itu, Idul Fitri juga kiranya dapat kita jadikan sebagai momentum untuk ber-muhasabah (evaluasi diri) agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” kata Wali Kota.

Selanjutnya Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk mengakhiri segala perbedaan dan perselisihan yang terjadi terlebih usai Pemilu 2019 lalu. Oleh karenanya bilang Wali Kota, Hari Raya Idul Fitri dapat dijadikan momentum yang tepat untuk kembali merajut silaturahim. Dengan demikian, kerukunan dan kedamaian dapat tercipta dan dirasakan secara utuh bagi siapapun.

“Mari kita sudahi segala perbedaan dan perselisihan yang ada. Sekarang adalah waktu yang tepat bagi kita semua untuk saling bermaaf-maafan dan membuang jauh keegoisan dalam diri. Hal tersebut demi terciptanya suasana yang nyaman dan damai di Kota Medan yang kita cintai ini,” ajaknya.

Sebelumnya, Al Ustadz DR H Andriansyah Lc MA selaku khatib, menyampaikan khutbah berjudul, “Silaturahmi Membina Persatuan”. Dikatakan Andriansyah, keragamanan dan perbedaan adalah sebuah keniscyaan yang dikehendaki Allah SWT untuk seluruh makhluk, termasuk manusia. Oleh karenanya, kiranya manusia dapat menyikapi segala perbedaan dengan bijak tanpa permusuhan.

“Seiring lantunan takbir yang menggema, mari kita menempa hati, menyucikan jiwa serta mengasah diri dan nalar kita untuk terhindar dari segala bentuk permusuhan. Islam adalah agama yang Rahmatan Lil Alamin. Agama yang mengajarkan kita untuk tidak saling membenci dan bermusuhan,” jelasnya.

Selain itu, Sekretaris Umum MUI Sumut tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum membangun Kota Medan menjadi Medan Rumah Kita seutuhnya. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan merajut silaturahmi, merawat persatuan serta rasa persaudaraan yang kokoh dan menumbuhkan rasa ka sih sayang antar sesama umat.

“Mari dengan hati yang tulus ikhlas serta berlapang dada, kita saling bermaafan. Hilangkan semua dendam, amarah, iri dan benci dalam diri. Kiranya kita dapat kembali menjadi manusia suci yang yang fitri ini seraya memanjatkan doa demi keamanan, kenyamanan dan kedamaian di bangsa ini khususnya di Kota Medan,” harapnya.

Sebelum meninggalkan lokasi, Wali Kota tampak menyapa dan bersilaturahmi dengan para warga. Pelaksanaan Salat Idul Fitri yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut juga turut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda Sumut dan Kota Medan. Usai bersilaturahmi, Wali Kota kemudian beranjak menuju Rumah Dinas untuk menggelar open house. (h/ku/rel)

Tiga Penumpang Pesawat Selundupkan 494 Gram Sabu

IST/SUMUT POS DIAMANKAN: Ketiga kurir sabu diamankan di Bandara Internasional Kualanamu.
IST/SUMUT POS
DIAMANKAN: Ketiga kurir sabu diamankan di Bandara Internasional Kualanamu.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Petugas Avsec Bandara Internasional Kualanamu menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu. Petugas mengamankan tiga orang calon penumpang pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 847 tujuan Kualanamu–Palembang, Jum at (7/6 ) sekira pukul 10.15 WIB.

Ketiga tersangka masing-masing berinisial M (32), TS(36) dan R (47). Ketiganya merupakan warga Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara.

Dari ketiga tersangka petugas mengamankan empat bungkus narkoba dalam kemasan plastik dan lakban. Tiga bungkus ditemukan di dalam tas ransel tersangka dan satu bungkus disembunyikan di selangkangan dalam celana tersangka.

Maneger Humas Bandara Kualanamu Wisnu Budi Setianto mengatakan, penangkapan tersangka berkat alat deteksi mesin pemeriksaan x ray saat para penumpang akan memasuki ruang tunggu keberangkatan.

Petugas melakukan pemeriksaan dan menemukan empat bungkusan narkoba jenis sabu-sabu dari ketiga tersangka .

“Kini ketiga tersangka masih dalam penyidikan intensif petugas Kepolisian Satresnarkoba Polres Deliserdang untuk mengungkap jaringan pengedar antar provinsi ini. Ketigannya sementara diduga adalah kurir narkoba,” pungkasnya.(btr/ala)

Pengendara Vario Tewas Digilas Medan Jaya

IST/SUMUT POS RINGSEK: Sepedamotor Honda Vario milik korban ringsek dan akan diamankan petugas Satlantas Polres Asahan.
IST/SUMUT POS
RINGSEK: Sepedamotor Honda Vario milik korban ringsek dan akan diamankan petugas Satlantas Polres Asahan.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Seorang pengedara sepedamotor tewas dihantam Bus Medan Jaya, Kamis (6/6) sekira pukul 20.20 WIB. Peristiwa terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), KM.168-169, Desa Perkebunan Pondok Jati, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan.

Kasat Lantas Polres Asahan AKP Rusbeny, SH, MH membenarkan peristiwa tersebut. Korban yang mengendarai Honda Vario BM 3602 DP diketahui bernama Bagus Santoso (42).

Korban berdomisili di Jalan Lintas Duri-Dumai, KM 18, Desa Sebanggar, Kecamatan Bathin Solapan-Duri, Kabupaten Bengkalis.

Sedangkan pengemudi bus Medan Jaya BK 7959 DI belum diketahui. Sebab, telah terjadi kecelakaan pengemudi bus melarikan diri.

“Faktor lakalantas karena cuaca sedang hujan,” ujar Rusbeny.

Berdasarkan keterangan para saksi, awalnya bus Medan Jaya datang dari Medan menuju Rantauprapat. Saat melintas di lokasi kejadian, bus ingin mendahului kendaraan yang ada di depannya.

Namun dari arah berlawanan, datang sepedamotor yang dikendarai oleh korban. Akibatnya, kecelakaan tidak terhindarkan lagi.

“Sepedamotor masuk bagian bawah dan terseret bus Medan Jaya. Sedangkan pengendara meninggal dunia seketika,” jelasnya. Korban tewas mengalami luka yang cukup serius. Antara lain, bagian kepala hancur, kaki sebelah kanan patah terbuka, dada memar,lutut sebelah kiri dan tulang leher patah.

Jenasah langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan Visum Et Repertum (VER).

“Semua barang bukti sudah kita amankan di Mako Polantas Polres Asahan. Sedangkan pengemudi bus sedang kita kejar,” pungkasnya.(omi/ala)

Sekeluarga Pensiunan Polisi Dibacoki OTK Bersebo, Korban Curiga Penyerangan Bermotif Sengketa Lahan

RUDY SITANGGANG/SUMUT POS DIRAWAT: Mantan Kapospol Pardomuan Polsek Buntura Polres Dairi, Purn Aiptu Bangkit Sembiring serta istrinya Ristani boru Samosir dirawat di IGD RS Sidikalang usai dibacoki OTK.
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
DIRAWAT: Mantan Kapospol Pardomuan Polsek Buntura Polres Dairi, Purn Aiptu Bangkit Sembiring serta istrinya Ristani boru Samosir dirawat di IGD RS Sidikalang usai dibacoki OTK.

SIDIKALANG, SUMUTPOS.CO – Sekeluarga pensiunan polisi dibacoki orang tak dikenal di rumahnya. Peristiwa terjadi di Desa Lau Kersik, Kecamatan Gunung Sitember, Jumat (31/5) dinihari.

Korban masing-masing, Aiptu Purnawirawan Bangkit Sembiring (58), istrinya Ristani boru Samosir (49) dan 2 anaknya, Abraham Sembiring (11) serta Semangat Sembiring (9).

Ditemui wartawan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Sidikalang, Bangkit mengaku dianiaya lebih dari 3 OTK.

“Mereka datang menyerang keluarga saya. OTK pakai sebo sehingga tidak bisa dikenali,” tutur Bangkit sambil terbaring lemah, Jumat (31/5) lalu.

Saat rumahnya diserang, kebetulan malam itu Bangkit tidur didalam mobil jenis L300 yang terparkir persis didepan pintu depan rumahnya.

Mereka lebih dulu masuk kedalam rumah dan membacoki kepala serta tangan istri dan anaknya yang sedang tidur di dalam rumah.

“Diduga karena mereka tidak menemukan saya di dalam rumah,” ujar Bangkit.

Selanjutnya, para pelaku mendobrak dan memecahkan kaca pintu mobil dan menyerang Bangkit menggunakan parang.

Para pelaku menyerang dari kiri dan kanan pintu mobil.

“Saya tidak berkutik. Kami terus berteriak minta tolong kepada warga sekitar sehingga mereka segera kabur,” beber Bangkit.

Oleh warga, Bangkit beserta keluarganya segera dibawa ke Bidan Rosinta Sinurat. Bidan kemudian melarikan para korban ke RS Sidikalang.

Bangkit mengaku, OTK yang menyerang dan melakukan penganiayaan terhadap dia dan keluarga merupakan suruhan.

“Mereka pembunuh bayaran,” tegasnya.

Pasalnya, para OTK tidak ada mengambil harta benda. OTK hanya melukai dan hendak membunuh korban.

Apakah Anda memiliki musuh atau masalah lain di desa tempat tinggal?

“Saya memiliki banyak persoalan di sana terkait masalah tanah. Tanah saya banyak digarap orang,” ujarnya.

Bangkit menuturkan, medio April 2018 ia pernah juga diserang salah satu warga sekitar berinisial ST.

“Pelaku menggarap tanah saya. Saya telah melaporkan ST ke Polsek Tigalingga dan Polsek sudah melimpahkan penanganan kasus itu ke Polres Dairi,” kata Bangkit.

“Kasus itu sudah tahap dua. Tetapi sampai sekarang pelaku masih berkeliaran,” sambungnya.

Bangkit tidak menuduh bahwa pelaku penyerangan adalah ST. Tetapi korban curiga karena tersangka ST masih belum diamankan.

“Selain ST, saya juga pernah bermasalah dengan salah seorang bermarga S juga masih saudara ST. Kasusnya sama, masalah tanah juga,” beber Bangkit.

Terkait penyerangan pada April 2018, masih ada 2 orang yang masuk daftar pencarian orang (DPO). Pasca kejadian, Kapolres Dairi AKBP Erwin Siahaan dan rombongan membesuk korban ke RS Sidikalang.

Kapolres memberikan tali asih kepada keluarga pensiunan polisi itu. Kasubbag Humas Polres Dairi Ipda Donni Saleh mengatakan, kasus itu sedang ditangani.

Donni menegaskan, Kapolres sudah membentuk 4 tim untuk mengejar serta menangkap para pelaku penganiayaan. Masing-masing tim dipimpin perwira.

“Doakan saja para pelaku bisa segera tertangkap, sehingga kasus bisa diungkap secara terang benderang,” tandas Donni. (mag-10/ala)