28 C
Medan
Monday, April 6, 2026
Home Blog Page 5277

Tiga Warga Kuta Buluh Terjangkit DBD

RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
DIRAWAT: Andini Sembiring, saat dirawat di salah satu rumah sakit di Kabanjahe, Tanah Karo.

SIDIKALANG, SUMUTPOS.CO – Sebanyak tiga warga Desa Kuta Buluh, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, terjangkit demam berdarah dengue (DBD). Satu dari ketiganya terpaksa dirujuk ke rumah sakit Amanda Berastagi, Kabupaten Karo.

Ketiga warga tersebut adalah Ruth Sembiring (9), Andini Sembiring (10) serta Omer Ginting (3).

Menurut Kaprilus Tarigan (42) warga Desa Kuta Buluh, paman dari Andini dan Ruth Sembiring, kedua keponakannya serta Omer Ginting sudah 2 minggu dirawat di salah satu rumah sakit di Karo. Dan Andini, hingga saat ini masih dalam perawatan. Sedangkan Ruth dan Omer, telah diperbolehkan dokter pulang dari rumah sakit.

“Hingga kini Andini masih dirawat karena trombosit darahnya masih rendah,”kata Tarigan, Senin (27/5).

Disebutkan Kaprilus, ayah ponakannya Hermanto Ginting (49) mengatakan, sudah minggu warga terjangkit DBD. Akan tetapi, belum ada upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah Dairi atau Puskesmas Kutabuluh.

“Memang beberapa waktu lalu ada pengasapan (fogging) di wilayah Kuta Buluh Bawah. Tetapi posisi warga yang terjangkit penyakit DBD berada di wilayah Kuta Buluh Atas,”ungkapnya sembari berharap Dinas Kesehatan Dairi melakukan fogging secara keseluruhan.

Seperti disiarkan sebelumnya, penyakit DBD sedang mewabah di Dairi. Data diperoleh dari rumah sakit Sidikalang, puluhan warga terjangkit DBD dan sudah mendapat perawatan.

Banyaknya warga terjangkit DBD, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke RS Sidikalang akhir bulan April 2019 lalu mengatakan, sebagai langkah awal pengendalian, telah menginstruksikan Dinas Kesehatan melakukan fogging, sambil mengumpulkan data-data penyebab penyakit DBD dimaksud. (mag-10/han)

UNA Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim

no picture
no picture

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Civitas akademik Universitas Asahan (UNA) menggelar buka puasa bersama dengan puluhan anak yatim di halaman Masjid Al-Firdaus di kompleks kampus, Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Kisaran Timur, Minggu (26/5).

Rektor Universitas Asahan, Prof Ibnu Hajar Damanik mengatakan, kegiatan ini sebagai salah satu bentuk syukur atas capaian prestasi UNA, yang semakin hari terus menunjukkan perkembangan yang lebih baik, dan menjadi kampus terkemuka di wilayah Pantai Timur Sumatera.

“Kegiatan buka puasa bersama ini menjadikan refleksi pihaknya atas segala capaian yang sudah diraih beberapa waktu lalu, dimana seluruh program study yang ada di UNA meraih akreditasi B termasuk institusinya,”kata Ibnu Haja

Sementara itu, Ketua Yayasan UNA, Ir H Syarifullah Harahap mengucapkan terimakasih atas segala perjuangan dan dedikasi yang sudah dicapai berkat keseriusan akademik

Menurutnya, penilaian akreditasi B dari BAN PT perlu disyukuri, karena terdapat beberapa tantangan yang dialami UNA untuk mendapatkan akreditasi tersebut

“Artinya ini adalah puncak dari usaha terbaik yang sudah dilakukan selama ini. Semoga dengan hasil yang ada bisa terus kita pertahankan sehingga UNA menjadi kampus terdepan dan tetap bisa bersaing dengan perguran tinggi lainnya,”bilang Syarifullah

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Asahan, Hasbi Simbolon menyebutkan, Pemkab Asahan selalu merespon dan mendukung keberhasilan yang diraih UNA. Sebab menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Asahan.

“Dimana sebagaimana visi Kabupaten Asahan yang cerdas, UNA membantu mewujudkan itu. Pemkab Asahan selalu memberikan dukungan penuh agar kedepannya kampus kita ini menjadi lebih maju dan berkembang lagi,”bilangnya.(omi/han)

Polisi Tembak Pelaku Pencurian Mobil di Asahan

TOMMY/SUMUT POS DITEMBAK:Petugas medis mengobati luka tembak di kaki salah satu tersangka pencuri mobil rental.
TOMMY/SUMUT POS
DITEMBAK:Petugas medis mengobati luka tembak di kaki salah satu tersangka pencuri mobil rental.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Tim personel Satuan Reskrim Polres Asahan dan Polsek Prapat Janji, melumpuhkan dua dari tiga tersangka komplotan pencurian mobil dengan modus rental.

Kedua tersangka itu adalah Zainal (39), warga Ujung Batu Rokan, Provinsi Riau, dan Suryadi (30), warga Sei Silau Kecamatan Buntu Pane, Asahan.

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ricky Pripurna Atmaja saat di RSUD H Abul Manan Simatupang mengatakan, kedua tersangka ditembak karena melakukan perlawanan.

Dilanjutkannya, kedua tersangka melakoni aksinya dengan modus merental mobil korban. Kedua komplotan yang sudah beraksi Kabupaten Labuhanbatu dan Batubara ini, dikenal sadis dan tidak segan-segan melukai korbannya apabila melawan.

“Selain kedua tersangka, juga diamankan barang bukti mobil Avanza warna putih,”bilang Ricky.

Ricky pun mengimbau agar pemilik mobil selalu memasang alat GPS di mobil masing-masing.

“Agar mudah terdeteksi jika terjadi hal tidak diinginkan, dan diminta lebih teliti kepada pihak yang ingin menyewa mobil,”pesannya. (omi/han)

Desa Saragih Alokasikan Dana Desa untuk Rabat Beton

PEMBANGUNAN: Pemerintah Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapteng sedang membangun rabat beton di Dusun I, Desa Saragih.
PEMBANGUNAN: Pemerintah Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapteng sedang membangun rabat beton di Dusun I, Desa Saragih.

TAPTENG, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut, mengalokasikan dana desa (DD) tahun anggaran 2019 untuk membangun rabat beton.

Sahwin Tumanggor Kades Saragih mengungkapkan pembangunan rabat beton dilakukan sesuai hasil musyawarah pada Rabu (15/5), dan bahan materialnya sudah ada di lokasi, yakni di Dusun I sepanjang 150 meter dan sepanjang 100 meter di Dusun II Desa Saragih.

“Sebenarnya program dana desa tahun anggaran 2019 di Desa saragih, di bidang infrastruktur, lampu penerangan jalan umum (LPJU), pembangunan rabat beton, dan pembangunan PAUD. Sedangkan pembangunan LPJU sudah mulai rampung,”ujar Sahwin Tumanggor, Jumat (24/5).

Di tempat yang sama, ketua tim pelaksana kegiatan (TPK), Gultom Barasa mengatakan, pelaksanaan pembangunan rabat beton berpedoman dengan RAB, agar kualitas bangunan semakin baik. (mag-11/han)

Pemkab Asahan Santuni Kaum Duafa

SERAHKAN: Plt Bupati Asahan, Surya SH menyerahkan beras kepada kaum dhuafa.
SERAHKAN: Plt Bupati Asahan, Surya SH menyerahkan beras kepada kaum dhuafa.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 1.000 karung beras dibagikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kepada kaum dhuafa yang ada di 25 kelurahan, di Kecamatan Kisaran Timur dan Barat, Senin (27/5).

Pembagian beras itu langsung diserahkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Asahan H Surya BSc, di gedung Serba Guna, Jalan Mahoni, Kecamatan Kisaran Barat.

Plt Bupati Asahan, H. Surya BSc mengatakan, pembagian beras merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Asahan kepada masyarakat yang membutuhkan, terlebih di bulan Suci Ramadan.

“Artinya Pemkab Asahan berharap, beras dapat bermaanfaat dan digunakan oleh mereka yang berhak menerimanya, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri,” kata Surya.

Dikatakan Surya, Pemerintah Kabupaten Asahan dengan berbagai program akan senantiasa membuat program sosial, termasuk salah satunya penyerahan beras.

Sementara itu, panitia penyelenggara Jhon Hardi Nasution mengatakan, beras yang dibagikan kepada warga dengan berat masing-masing 10 Kg, ditambah uang penggati transpot sebesar Rp30.000.(omi/han)

Serahkan 1.028 SK CASN 2018, Gubsu Tekankan Kedisiplinan

humaspemprovsumut SERAHKAN: Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyerahkan 1.028 SK Pengangkatan CASN daerah Formasi 2018 Pemerintah Provinsi Sumut, Senin (27/5).
humaspemprovsumut
SERAHKAN: Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyerahkan 1.028 SK Pengangkatan CASN daerah Formasi 2018 Pemerintah Provinsi Sumut, Senin (27/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi menyerahkan 1.028 Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Formasi 2018 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, di Lapangan Futsal Gedung Sport Center Pancing, Jalan Willem Iskandar, Medan, Senin (27/5).

Gubernur meminta kepada CASN nantinya dalam bekerja harus mengutamakan kedisiplinan. “Awal nanti bekerja, dalam benak saudara yang pertama harus dilakukan adalah harus disiplin. Hidup ini tanpa disiplin, omong kosong,” tegas Edy. Dikatakan Gubernur, ada beberapa hal untuk menjalankan disiplin. Pertama, harus berdoa kepada Tuhan sebelum mengerjakan pekerjaan. Kemudian, harus memiliki program apa yang harus dikerjakan dan target apa yang harus diselesaikan.

Lalu dalam bekerja, lanjutnya, harus bisa berinteraksi dengan lingkungan dalam mengerjakan pekerjaannya. Sebagai CASN, menurut Edy Rahmayadi, harus bisa menjadi contoh teladan. “Sebagai orang baru, tentunya segar, kuat, dan hebat. Harus bisa jadi contoh teladan. Oleh karenannya, seorang CASN pantang menyerah. Tidak kenal kata menyerah. Yakinkan bahwa saudara bisa,” ujarnya.

Selanjutnya seorang CASN harus rela berkorban untuk menyelesaikan masalah yang ada. “Itulah yang harus dilakukan CASN. Itulah disiplin,” ucap Edy Rahmayadi yang didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sabrina dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumut Abdullah Khair Harahap. Sebelumnya, Plt Kepala BKD Sumut Abdullah Khair Harahap melaporkan, pelamar yang mendaftar pada Formasi 2018 Pemprovsu sebanyak 10.716 orang. Yang berhak mengikuti ujian dan memenuhi syarat administrasi sebanyak 9.617 orang.

Dari jumlah tersebut, yang dinyatakan lulus sebanyak 1.032 orang dan mengundurkan diri sebanyak 4 orang. “Yang melengkapi berkas sebanyak 1.028 orang dengan rincian, tenaga guru sebanyak 701 orang, tenaga kesehatan 228 orang dan tenaga teknis 99 orang,” ujarnya. Dalam waktu dekat, lanjut Khair, para CASN akan mengikuti pelatihan dasar (latsar). “Sebelum satu tahun CASN melaksanakan tugas, mereka harus mengikuti latihan dasar,” kata Khair. (prn/han)

Mahasiswi USU Ditemukan Tewas Tergantung

Gantung diri-Ilustrasi.
Gantung diri-Ilustrasi.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Seorang mahasiswi Fakultas Matematika dan IPA Jurusan Kimia, Universitas Sumatera Utara (USU), Mutia Kurniasih Simangunsong (24) ditemukan tewas tergantung, Senin (27/5) pukul 8.30 WIB.

Warga Jalinsum, Lingkungan VI, Kelurahan Cemara, Kecamatan Lubukpakam ini tergantung pada seutas tali nilon di kamar tidurnya. Peristiwa itu awalnya diketahui ibu korban, Herlina Boru Sinaga (65). Melihat itu, ibu korban menjerit histeris.

Alhasil, beberapa tetangga berdatangan dan menurunkan korban yang sudah tewas. Korban kemudian dilarikan ke RSU Sari Mutiara Medan. Hasil pemeriksaan medis, diketahui bahwa korban sudah meninggal sekira 3 jam. Informasi lain diperoleh, diduga korban sebelumnya sudah menyatakan kepada orangtuanya, bahwa dia sebentar lagi akan diwisuda.

Akibat pernyataan itu, orangtua korban mempertanyakan pernyataan itu. Diduga merasa terdesak dengan janji kepada orangtua, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. “Benar. Keluarga korban tidak setuju untuk diautopsi dan sudah membuat pernyataan akan menuntut kematian anaknya,” singkat Kapolsek Lubukpakam, Iptu Firdaus Kemit, Senin (27/5). (btr/ala)

BKPRMI Sumut Gelar Seminar Wawasan Kebangsaan

no picture
no picture

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Sumut menggelar seminar sehari wawasan kebangsaan, di Aula Gedung Majelis Ulama Kota Binjai, Jalan Olahraga, Kelurahan Timbang Langkat, Binjai Timur, Minggu (26/5). “Terima kasih kepada Pemko Binjai yang sudah mendukung kegiatan ini. Kegiatan ini juga dalam rangka untuk meningkatkan silaturahim sesama kader, dan meningkatkan wawasan tentang bagaimana berbangsa dan bernegara yang baik,” ujar Ketua BKPRMI Sumut, Zulchairi Pahlawan.

Apalagi saat ini, sambung dia, kondisi situasi politik di Indonesia masih panas. Melalui seminar sehari kebangsaan ini, Zulchairi berharap, perbedaan yang ada kian mengeratkan persatuan dan kesatuan.

“Ukhuwah Islamiah terjalin dengan benar dan termakrub dalam alquran dan hadist. Kami berharap kegiatan ini semakin menguatkan tali silaturahim, sehingga khususnya kader remaja masjid ini bisa bersikap sebagaimana semestinya seorang mukmin dan muslim. Sesama umat muslim saling nasehati dan perbaiki diri. Bertaqwa kepada allah, kelak allah kita pasti mendapatkan ridhonya,” ujar dia.

Dia juga menyerukan untuk dapat menumbuhkan kepercayaan terhadap sistem yang sudah berjalan. Ditambah lagi saat ini tengah Bulan Suci Ramadan 1440 Hijriah. “Kegiatan ini juga bertujuan menciptakan kader umat beragama dan pemuda remaja masjid yang siap jadi pemimpin yang beriman, menguasai iptek dan berakhlaqul karimah,” tandasnya. (ted/han)

Debu Vulkanik Sinabung Tak Cemari Udara

solideo/sumut pos ERUPSI: Gunung Sinabung saat erupsi.
solideo/sumut pos
ERUPSI: Gunung Sinabung saat erupsi beberapa waktu yang lalu.

KARO, SUMUTPOS.CO – Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Utara mengungkapkan, berdasarkan pantauan yang dilakukan pasca erupsi Gunung Sinabung, kualitas udara di wilayah ini masih dalam keadaan baik.

Kepala DLH Sumut Binsar Situmorang mengatakan, pemantauan tersebut dilakukan pada tiga kecamatan, yakni di Simpangempat, Namateran dan Tigan Derket menggunakan parameter uji seperti SO2, NO2, Pb, CO, NH3, dan N2S.

“Dari semua parameter titik pantau masih memenuhi baku mutu sesuai dengan PP No.41/1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara,” ujarnya saat menyampaikan keterangan pers di Kantor Gubernur Sumut, Senin (27/5).

Tak hanya itu, berdasarkan pemantauan kualitas udara ambien di Sumut, pihaknya juga mengutarakan masih memenuhi baku mutu. Dimana lokasi yang diambil dari wilayah Medan, Binjai, dan Tanjungmorawa, Deliserdang melalui parameter uji seperti SO2, NO2, NH3, H2S, TSP, kebisingan, suhu dan kelembaban.

Binsar juga memaparkan, bahwa pihaknya akan membangun Pusat Daur Ulang (PDU) Sampah dan alat monitor online kualitas air Danau Toba, dalam rangka meningkatkan pengelolaan sampah dan limbah.

“Untuk pengurangan dan penanganan sampah dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dibangun PDU Sampah di Desa Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan dan Kabupaten Labuhan Batu. Pembangunan fisiknya sudah selesai, itu akan segera beroperasi,” katanya.

Disamping limbah dan sampah, DLH Sumut juga membangun alat monitoring kualitas air (Online Water Monitoring System) untuk Danau Toba. Alat ini di pasang di Desa Mogang, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir dan akan mengirimkan data sampel kualitas air Danau Toba ke DLH.

“Kita juga sudah menginstalasi Online Water Monitoring System untuk Danau Toba di Desa Mogang. Alat ini bisa bekerja online, mengirim data sampel air Danau Toba kepada pemerintah segera, karena dia berbasis online. Ini perlu agar kita bisa langsung mengambil tindakan cepat sebelum terjadi kerugian yang lebih besar seperti sebelum-sebelumnya,” terangnya.

Melalui paparan yang difasilitasi Biro Humas dan Keprotokolan, Binsar juga menerangkan ada empat poin yang menjadi fokus DLH Sumut selama 2018-2023, mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD Provinsi Sumut. Pertama adalah Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH), Indeks Kualitas Air, Indeks Kualitas Udara dan Indeks Kualitas Tutup Lahan.

Disampaikannya, terakhir 2018 IKLH masih 67,17 persen dari target, indeks kualitas air 77,5 persen, kualitas udara 85,59 persen dan kualitas tutupan lahan 45 persen. “Sesuai dengan misi Pak Edy Rahmayadi dan Pak Musa Rajekshah yang kelima, mewujudkan masyarakat Sumut yang bermartabat dalam lingkungan, alamnya bersih dan indah kita harus mengejar target-target ini,” katanya.

Selain PDU dan Online Water Monitoring System untuk Danau Toba, DLH juga membangun water purifier di 21 titik Provinsi Sumut, pembangunan IPAL Komunal, memberikan bantuan 150 unit tempat sampah, menyiapkan regulasi, peningkatan program Adiwiya dan juga bekerja sama dengan luar negeri untuk pendidikan lingkungan.

Ketika ditanya mengapa limbah dan sampah masih menjadi masalah di Sumut sampai saat ini, Binsar mengatakan, penanganan suatu masalah sering terhambat dikoordinasi.

“Ya masalah koordinasi memang sering menjadi kendala kita. Terkadang daerah berjalan sendiri-sendiri dalam menangani kasus lingkungan hidup, padahal untuk masalah ini, misalnya sungai kan melibatkan beberapa daerah, jadi harus bersinergi. Di sinilah posisi Provinsi Sumut berada, kita harus memfasilitasi mereka atau dengan kata lain menjadi wasit. Kita berharap masalah-masalah ini segera teratasi target-target bisa tercapai,” pungkasnya. (prn/han)

Gunung Sinabung Erupsi Lagi

prans/sumut pos KETERANGAN PERS: Kepala DLH Sumut Binsar Situmorang memberikan keterangan pers terkait erupsi gunung Sinabung.
prans/sumut pos
KETERANGAN PERS: Kepala DLH Sumut Binsar Situmorang memberikan keterangan pers terkait erupsi gunung Sinabung.

KARO, SUMUTPOS.CO – Gunung Sinabung kembali erupsi, Senin (27/5), pasca gunung api tertinggi di Sumatera Utara itu turun status dari Awas (Level IV) ke Siaga (Level III).

Data yang dihimpun kru koran ini dari Zihismal, petugas Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Desa Dokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo.

Gunung Sinabung erupsi erupsi sekira pukul 06.29 WIB, dengan tinggi kolom abu 2.500 meter di atas puncak 4.960 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu, dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi ini terekam di Seismogram dengan Amplitudo maksimum 41 MM dan durasi ± 6 menit 24 detik. “Pasca turun level, baru hari ini Sinabung erupsi. Erupsinya hanya sekali,” kata Zihismal.

Meski saat ini aktivitas vulkanik dan kegempaan terpantau stabil, namun Zihismal tetap mengimbau masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 Kilometer dari puncak Sinabung, serta radius sektoral 5 Kilometer untuk sektor Selatan-Timur, dan 4 Kilometer untuk sektor Timur-Utara. Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih, serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

Seperti diketahui, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energidan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan menurunkan status Gunung Sinabung di Kabupaten Karo dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga), terhitung sejak Senin (20/5) sore.

Berdasarkan analisis PVMBG disebutkan , secara umum jenis dan jumlah gempa mengalami penurunan sejak Juli 2018, seiring penurunan energi amplitudo gempa. Pada periode Januari–Mei 2019 terekam jenis gempa yang berasosiasi dengan proses hidrothermal (dominan gas/uap air).

Erupsi tanggal 7, 11 dan 12 Mei 2019 merupakan ‘sudden magmatic pulse’, dicirikan oleh intensitas letusan yang relatif kecil dan tidak didahului oleh peningkatan gempa-gempa Vulkanik. Hal ini bersesuaian dengan grafik energi amplitudo gempa (RSAM), dimana tidak terjadi peningkatan energi secara gradual.

Perbandingan energi gempa sejak periode erupsi 2013 hingga 2019 menunjukkan bahwa energi kegempaan jauh lebih kecil pada 2019. Suplai magma masih terjadi dengan intensitas rendah, ditandai dengan masih terekamnya gempa –gempa vulkanik (Vulkanik A, Vulkanik B, dan low frequency) dalam jumlah semakin menurun dibandingkan periode erupsi Februari – Juni 2018.

Dari analisis itu, PVMBG menyimpulkan, berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental hingga 20 Mei 2019 pukul 06.00 WIB, tingkat aktivitas vulkanik Gunung Sinabung diturunkan dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga), terhitung sejak tanggal 20 Mei 2019 pukul 10.00 WIB.

Gunungapi (PGA) Sinabung, Armen Putra membenarkan status level Gunung Sinabung sudah diturunkan dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga). “Aktivitas gunung api Sinabung masih fluktuatif, dan memang dari PVMBG Pusat yang di Bandung sudah menurunkan surat rekomendasi penurunan status dari Awas (Level IV) ke Siaga (Level III),” tutur Armen. (deo/han)