27 C
Medan
Thursday, January 1, 2026
Home Blog Page 5341

Persit KCK Cabang XIL Dim 0212/TS Edukasi Ibu Hamil dan Anak

ist BERIKAN: Ketua Persit KCK Cabang XIL Dim 0212/TS Koorcab Rrm 023 PD I/Bukit Barisan Ny. Akbar Nofrizal Yusananto diwakili wakil ketua Ny. Edi Iskandarsi memberikan makanan tambahan kepada ibu-ibu.
ist
BERIKAN: Ketua Persit KCK Cabang XIL Dim 0212/TS Koorcab Rrm 023 PD I/Bukit Barisan Ny. Akbar Nofrizal Yusananto diwakili wakil ketua Ny. Edi Iskandarsi memberikan makanan tambahan kepada ibu-ibu.

MADINA, SUMUTPOS.CO – Guna mencegah Stunting di Kabupaten Mandailing Natal, Persit KCK Cabang XIL Dim 0212/TS Koordcab Rrm 023 PD I/Bukit Barisan menggelar Edukasi Gizi Bagi Ibu Hamil dan Anak, Senin (8/4)

Kegiatan tersebut juga merupakan dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2019.

Acara yang dipusatkan di UPT Puskesmas Panyabungan Jae Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, dihadiri oleh Ketua Persit KCK Cabang XIL Dim 0212/TS Koorcab Rrm 023 PD I/Bukit Barisan Ny. Akbar Nofrizal Yusananto diwakili wakil ketua Ny. Edi Iskandar, Kadis Kesehatan Madina dr. Syafruddin Nasution, Ketua Bhayangkari Kecamatan Panyabungan, Kapus Gunung Tua, Kapus Panyabungan Jae, dan sejumlah pengurus Persit KCK Cabang XIL Dim 0212/TS.

Selanjutnya, juga dilaksanakan edukasi pencegahan Stunting, demo memasak makanan tambahan dan penyerahan bingkisan bagi Ibu hamil dan para balita dalam rangka pencegahan Stunting.

Kadis kesehatan Madina, dr Syarifuddin mengucapkan terimakasih kepada Persit Kodim 0212/TS yang telah berperan aktif untuk mencegah Stunting di Madina dan Panyabungan, pada khususnya.

“Masalah stunting di Indonesia sekarang ini sangat tinggi yakni berada pada posisi ke-3 dimana Stunting ini berawal dari dalam kandungan,” katanya.

Sekarang ini masalah Stunting sudah sangat rawan termasuk di Kabupaten Mandailing Natal ini, karena pada umumnya para ibu-ibu enggan untuk menyusui anaknya karena takut berpengaruh kepada postur tubuhnya. Padahal Stunting bisa dicegah sejak berada dalam kandungan, dimana seorang ibu hamil hingga pasca melahirkan para ibu harus memberikan asupan gizi yang baik kepada anaknya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Persit Karyika Chandra Kirana Cabang XIL Dim 0212/TS Koorcab Rem 023 PD I/Bukit Barisan Ny Akbar Nofrizal Yusananto yang diwakili Wakil Ketua Ny Dedi Iskandar mengatakan ucapan terimakasih kepada Pemda Madina yang telah berpartisipasi. “Seperti kita ketahui bersama prajurit nyata telah banyak berkiprah dalam kegiatan sosial masyarakat di berbagai bidang”, katanya.

Juga turut disampaikannya, sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan dan rasa tanggung jawab serta sekaligus dalam rangka memperingati hari ulang tahun Persit Kartika Chandra Kirana ke 73 tahun 2019 yang jatuh pada tanggal 3 April 2019, maka pada kesempatan ini Kartika Chandra Kirana cabang cabang XIL Dim 212 mengadakan berbagai kegiatan bakti sosial di lima titik.

Di wilayah Madina mengangkat kasus potensial stunting yang berada di wilayah Madina Kecamatan Panyabungan, kemudian di waktu yang bersamaan kita melaksanakan bakti sosial mengangkat kasus tuberkulosis, memberikan sosialisasi dan pengobatan gratis di wilayah Paluta,” terangnya.

Ibu Ketua juga menyampaikan, permasalahan stunting atau gagal tumbuh bisa dibilang di Indonesia masih menjadi keprihatinan bersama. Menurut data dari riset kesehatan Dasar atau Riskesdas tahun 2018 Angka kejadian stunting di Indonesia itu masih mencapai 30,8%, angka tersebut masih tergolong sangat tinggi dari ambang maksimal WHO.

Seribu hari pertama kehidupan yaitu sejak awal kehamilan atau masa konsepsi hingga anak berusia 2 tahun kekurangan gizi dapat berupa kurangnya jumlah asupan makanan atau kualitas makanan, seperti kurangnya variasi makanan. Faktor lain yang turut berperan dalam resiko standing antara lain kesehatan ibu selama kehamilan pola asuh dan kesehatan anak atau kekerapan mengalami penyakit infeksi kondisi sosial ekonomi serta lingkungan.

Pada kesempatan ini Kartika Chandra Kirana Cabang 45 Dim 0212 hadir disini untuk dapat bersilaturahim dengan bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, sekaligus melaksanakan bakti sosial edukasi gizi untuk ibu hamil dan bayi balita guna cegah stunting sebagai bentuk peran serta dalam mempersiapkan generasi muda bangsa yang sehat dan berkualitas semoga kehadiran kami disini dapat memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat,” harapnya.

Dilanjutkan ibu Ketua, Stunting harus menjadi perhatian kita bersama khususnya bagi para calon orangtua, kenali identitas penyebab stunding dengan mengetahui titik samping berasal,” Yaitu dimulai dari saat kehamilan semoga masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Madina ini menjadi semakin sadar akan pentingnya nutrisi, khususnya 1000 hari pertama kehidupan karena sangat menentukan masa depan”, pungkasnya.

Usai kata sambutan, kegiatan dilanjutkan edukasi penyebab Stunting yang disampaikan oleh Kapus Panyabungan jae dr. Yulida Nehri Lubis. Pada kesempatan tersebut, Yulida juga memberikan pemahaman penyebab Stunting dab cara pencegahannya, selanjutnya dilaksanakan pemberian makanan tambahan dan susu bagi ibu hamil dan Balita. (mag-7/han)

Jatah Kampanye PKS Sumut Diganti Flashmob

ist FLASHMOB PKS: Ribuan kader PKS Sumut kembali menggelar flashmob sepanjang 49 Km, sebagai ganti jatah kampanye akbar dari KPU, Minggu (7/4).
ist
FLASHMOB PKS: Ribuan kader PKS Sumut kembali menggelar flashmob sepanjang 49 Km, sebagai ganti jatah kampanye akbar dari KPU, Minggu (7/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tidak seperti partai politik lain, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Utara (Sumut) memakai pola flashmob sebagai ganti dari kampanye rapat umum atau kampanye akbar di Pemilihan Umum 2019 ini. Terhitung sejauh ini, sudah tiga kali PKS Sumut melaksanakan kegiatan tersebut.

Terkini, DPW PKS Sumut menggelar Flashmob Akbar di Jalan Lintas Sumatera, Minggu (7/4) dengan mengambil jalur Medan-Tebingtinggi, tepatnya mulai Masjid Raya Al Mashun Medan sampai Masjid Raya Sultan Sulaiman di Perbaungan, Serdangbedagai, sepanjang sekitar 49 Km.

Menurut Ketua DPW PKS Sumut Hariyanto, flashmob kali diadakan sebagai pengganti jatah kampanye rapat umum PKS dari KPU. “Kita buat flashmob ini selain karena biayanya lebih irit, juga lebih efektif menyapa dan berinteraksi langsung dengan masyarakat yang melintas jalan raya,” ujarnya. (prn/azw)

Disebutkannya, flashmob tersebut melibatkan sekitar 5.000 kader dari 4 kabupaten dan kota, yakni Medan, Deliserdang, Serdangbedagai, dan Tebingtinggi. “Kader mulai dimobilisir sejak pukul 07.00 WIB oleh masing-masing pengurus DPC (kecamatan) selanjutnya menempati area flashmob yang sudah disepakati sebelumnya. Selama 2 jam sekitar pukul 08.30-10.30, para kader kita sudah ready di pinggir jalan,” ungkap Hariyanto.

Tampak hadir Ketua DPP PKS Wilda Sumbagut, Tifatul Sembiring yang memantau langsung peserta flashmob dari atas jeep terbuka. “Saya hadir langsung untuk memberi semangat kader,” katanya.

Menurut Tifatul, flashmob adalah kegiatan sosialisasi khas PKS karena hanya PKS sanggup melakukannya. “Mengapa cuma PKS karena cuma kita yang bisa mengerahkan kader dalam jumlah besar tanpa dibayar, bahkan mereka datang dengan biaya sendiri, urunan di DPC (patungan pengurus kecamatan) masing-masing. Kalau bukan karena keikhlasan pasti susah melakukan flashmob ini,” tutur Tifatul.

Seperti flashmob sebelumnya, PKS Sumut kali ini juga memperkenalkan empat program andalan secara nasional yaitu; SIM Seumur Hidup, Gratis Pajak Sepeda Motor, RUU Perlindungan Ulama dan Tokoh serta Bebas Pajak Penghasilan di Bawah 8 Juta. (prn/azw)

Muhri Fauzi Hafiz, Caleg DPRD Sumut Partai Demokrat Didukung Masyarakat Melayu Langkat, Siap Perjuangkan Perda Masyarakat Adat

ist ACARA: Caleg DPRD Sumut Partai Demokrat Nomor Urut 4 Dapil Sumut 12, Muhri Fauzi Hafiz saat menghadiri acara rembuk Melayu Langkat bersama Sultan Langkat, Tuanku Azwar Abdul Jalil Rahmatsyah Al Hajj (Kanan) dan tokoh-tokoh Adat lainnya, baru-baru ini. Fauzi mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat adat Melayu Langkat untuk maju kembali sebagai wakil rakyat.
ist
ACARA: Caleg DPRD Sumut Partai Demokrat Nomor Urut 4 Dapil Sumut 12, Muhri Fauzi Hafiz saat menghadiri acara rembuk Melayu Langkat bersama Sultan Langkat, Tuanku Azwar Abdul Jalil Rahmatsyah Al Hajj (Kanan) dan tokoh-tokoh Adat lainnya, baru-baru ini. Fauzi mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat adat Melayu Langkat untuk maju kembali sebagai wakil rakyat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – MUHRI Fauzi Hafiz SE MA atau yang kerap disapa dengan sebutan Bang Fauzi, merasa terpanggil untuk kembali maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPRD Sumut dari Partai Demokrat dengan Nomor Urut 4 Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut 12 (Binjai dan Langkat), setelah dirinya mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat adat Melayu Langkat.

“Alhamdulillah saya sebagai putera asli Melayu mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat adat Melayu Langkat,” kata Fauzi kepada Sumut Pos saat disambangi di ruang kerjanya di Kantor DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (8/4) siang.

Fauzi yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD Sumut, mendapatkan dukungan itu juga bukan tanpa alasan. Pasalnya, Fauzi dipercaya dan telah diamanahkan oleh masyarakat adat Melayu Lang kat untuk memperjuangkan terbentuknya Peraturan Daerah (Perda) Masyarakat Adat.

Perda itu sendiri disebut Fauzi sangat penting, karena sebagian besar masyarakat adat merasa kurang diperhatikan oleh pemerintah setempat. Oleh sebab itu, bila terpilih kembali, dirinya berjanji untuk memperjuangkan Perda tersebut agar dapat mengatur sistem, dimana pemerintah provinsi harus memberikan perlindungan dan pembinaan terhadap kelompok masyarakat adat yang ada di Sumut.

“Kenapa kita belum melihat adanya per lindungan terhadap masyarakat adat? Itu karena belum ada Perda terkait masyarakat adat. Segera harus dibuat agar masyarakat adat dapat lebih diperhatikan. Salah satunya masyarakat adat Melayu Langkat,” kata Fauzi.

Adapun masalah yang dihadapi oleh masyarakat adat Melayu di Langkat, cukup beragam dan tentu membutuhkan perhatian pemerintah. Sebagai contoh, ujar Fauzi, ma syarakat Melayu Langkat membutuhkan perhatian pemerintah untuk membantu pihaknya dalam menjaga, merawat, dan melestarikan kebudayaan Melayu di Tanah Langkat.

“Contohnya seperti pemeliharaan benda-benda peninggalan budaya, Masjid Azizi Tanjungpura yang di sekitarnya juga terdapat makam pahlawan nasional T Amir Hamzah. Semua ini butuh perhatian, semua ini butuh biaya. Pemerintah harus bisa mengalokasikan APBD untuk kepentingan kelestarian masyarakat adat,” ujarnya.

Termasuk juga soal pemberian penghargaan terhadap masyarakat adat Melayu Langkat atas tanah yang berasal dari lahan eks HGU PTPN II, menurut Fauzi, masyarakat adat harus mendapatkannya dan pemerintah harus memberi perhatian terhadap hal ini. Tak hanya dibutuhkan oleh masyarakat adat Melayu Langkat, menurut Fauzi, Perda tersebut juga dibutuhkan oleh masyarakat adat lainnya di Sumut.

“Saya fikir saat ini bukan hanya masyarakat adat Melayu, tetapi masyarakat adat yang lain seperti masyarakat adat batak dan masyarakat adat lainnya juga membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah. Maka tentu Perda ini harus saya perjuangkan, untuk semua masyarakat adat yang ada di Sumatera Utara,” tutupnya. (mag-1/azw)

Bawaslu Medan Terima 7 Pelanggaran Tindak Pidana

no picture
no picture

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masa kampanye akan segera berakhir pada tanggal 13 April mendatang. Tanggal 14 hingga 16 April telah ditetapkan sebagai hari tenang menjelang hari pemilihan umum (pemilu) yang akan diselenggarakan 17 April 2019 mendatang.

Menjelang hari tenang tersebut, Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Medan telah bersiap untuk segera melakukan penertiban atribut-atribut partai politik dan peserta Pemilu lainnya.

“Tanggal 14 April nanti kita sudah langsung melakukan tindakan penertiban bagi setiap pelanggaran dengan atribut atau APK yang masih terpasang,” kata Ketua Bawaslu kota Medan, Payung Harahap kepada Sumut Pos, Senin (8/4) sore.

Namun kata Payung, sebelum masuk hari tenang tersebut, pihaknya akan terlebih dahulu memberikan surat edaran kepada setiap partai politik (parpol) di Kota Medan.

“Surat edaran itu nantinya akan berisi imbauan, agar semua partai politik segera menertibkan atribut-atribut dan APK parpol mereka masing-masing, sebelum nantinya akan ditertibkan oleh pihak Bawaslu Medan. Kita harapkan mereka mau menertibkannya sendiri sebagai bentuk kesadaran dalam aturan demokrasi,” ujar Payung.

Selain penertiban APK menjelang Pemilu, hingga sekarang Bawaslu kota Medan juga terus menerima laporan pelanggaran dalam masa berkampanye. Payung menuturkan, sejauh ini total laporan yang telah diterima oleh pihaknya berjumlah 9 pelanggaran.

“Dari total 9 pelanggaran itu, 7 di antaranya merupakan laporan pelanggaran tindak pidana pemilu”, kata Payung.

Pelanggaran tindak pidana tersebut pun dikatakannya telah disampaikan langsung kepada Gakkumdu dan Bawaslu Provinsi Sumatera Utara sebagai majelis dalam setiap pelanggaran yang ditemukan oleh pihaknya.

“Namun, dari 7 laporan pelanggaran tindak pidana pemilu yang telah kita sampaikan itu, tidak ada satupun yang dapat ditindaklanjuti. Karena pihak Gakkumdu menilai bahwa pelanggaran-pelanggaran tersebut tidak memenuhi unsur dan syarat untuk ditindaklanjuti”, sebutnya.

Dijelaskan Payung, adapun tindak pidana pemilu yang dimaksud tersebut seperti kampanye diluar jadwal yang telah ditentukan, menggunakan fasilitas negara dalam berkampanye, terjadinya perusakan APK dan adanya kampanye hitam.

Sementara, di Kecamatan Babalan menyelenggarakan kegiatan prabimtek untuk para panitia pemungutan suara (PPS) se Kecamatan Babalan. Meliputi Kelurahan Pelawi Utara, Berandan Barat, Berandan Timur, dan Kelurahan Betandan Timur Baru, termasuk Desa Securai Utara dan Selatan, Desa Pelawi Selatan dan Desa Telukmeku.

“Pelaksanaan Pra Bimtek tersebut di laksankan mulai sejak Hari Sabtu (6/4) hingga (9/4) yang berlangsung di Aula Kantor Camat Babalan Jalan Datuk Kelurahan Pelawi Utara Kecamatan Babalan Brandan,” kata Ketua PPK Babalan Rihad Apri didampingi anggota PPK Budi Ismuliadi SPd, Senin (8/4). (mag-1/mag-10)

PB-Iklas Ajak Warga Labusel Tak Golput

ISTIMEWA PERTEMUAN: Ketua Umum PB Iklas Drs Rivai Nasution MM (3 dari kanan) saat bersilaturahim dengan warga di Kecamatan Kampung Rakyat, Labusel, akhir pekan lalu.
ISTIMEWA
PERTEMUAN: Ketua Umum PB Iklas Drs Rivai Nasution MM (3 dari kanan) saat bersilaturahim dengan warga di Kecamatan Kampung Rakyat, Labusel, akhir pekan lalu.

LABUSEL, SUMUTPOS.CO – Pengurus Besar Ikatan Keluarga Labuhanbatu Selatan (PB-Iklas) mengajak seluruh warga Labuhanbatu Selatan (Labusel) untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 17 April 2019, menggunakan hak pilihnya dengan baik dan bijaksana. Ajakan ini disampaikan Ketua Umum PB-IKLAS Drs Rivai Nasution MM saat bersilaturahmi ke beberapa dusun di Desa Bangunsari dan Desa Pekan Tolan Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labusel, akhir pekan lalu.

Dalam silaturahim itu, Rivai diterima sejumlah tokoh masyarakat Dusun Bangun Rejo Desa Pekan Tolan di antaranya Dariyadi dan Darno. Tokoh masyarakat Dusun Wonorjo Desa Pekan Tolan Kadit dan Sutarno.

Rivai juga mengimbau agar masyarakat Labusel tidak golput dan memilih calon anggota legisatif (Caleg) dan Capres sesuai hati nurani. Namun, dia berharap caleg yang dipilih benar-benar komitmen membangun Labusel.

Menurut putra daerah Labusel ini, saat ini kondisi pembangunan Labuhanbatu Selatan masih jauh dari harapan. Karenanya, dibutuhkan wakil rakyat yang mempunyai komitmen mendorong dan mengawal pembangunan daerah pemekaran Labuhanbatu ini. Berpijak dari kenyataan itu, Pemilu 2019 ini diharapkan dapat menghasilkan para legislator yang lebih baik, yang betul-betul bekerja untuk kepentingan masyarakat.

“Ayo kita gunakan hak pilih kita, jangan salah pilih. Karena, pilihan kita di 17 April nanti akan menentukan nasib bangsa dan menentukan pembangunan Labusel 5 tahun ke depan,” kata Rivai.

Selain itu, dia juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kesatuan dan persatuan. “Jangan gara-gara beda pilihan dalam Pemilu, kita jadi terpecah belah,” imbaunya di hadapan tokoh masyarakat.(adz/azw)

Dua Buzzer Hoax Server ‘KPU Menangkan Jokowi’ Diringkus, Salah Satunya Ibu Rumah Tangga

JPNN/SUMUT POS PAPARKAN: Mabes Polri memaparkan dua buzzer hoax server kpu menangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.
JPNN/SUMUT POS
PAPARKAN: Mabes Polri memaparkan dua buzzer hoax server kpu menangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

SUMUTPOS.CO – Dua buzzer penyebar hoax server milik KPU sudah diatur untuk kemenangan pasangan calon petahana, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, dibekuk. Keduanya ditangkap akhir pekan kemarin.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, dua pelaku ditangkap di lokasi yang berbeda. Pelaku pertama berinisial EW ditangkap di Ciracas, Sabtu (6/4) dini hari.

“Dia memiliki akun ekoboi, akun Twitter-nya, dan nge-link juga di babe.com yang memiliki follower cukup banyak,” kata Dedi saat menggelar konferensi pers di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (8/4).

Sementara, untuk pelaku lainnya berinisial RD, seorang ibu rumah tangga ditangkap di Lampung pada Minggu (7/4) kemarin. Dia menggunakan akun Facebook dan Twitter untuk menyebarkan video hoax tersebut.

“RD sedang dalam pemeriksaan dititipkan di Polda lampung,” imbuhnya.

Keduanya kata Dedi, sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sejumlah barang bukti berupa handphone dan sim card turut disita petugas.

Sementara itu, Kasubdit l Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Dani Kustoni mengatakan, penangkapan keduanya merupakan hasil dari scanning akun-akun yang dilaporkan oleh KPU. Dari delapan akun media sosial yang dilaporkan, tiga diantaranya berhasil diidentifikasi.

“Akun yang dilaporkan oleh KPU kurang lebih ada delapan akun. Yang teridentifikasi, ada tiga akun real yang bisa diidentifikasi. Terkait pidato, meng-upload bahwa server KPU sudah di-setting 57 persen,” kata dia.

Keduanya dijerat dengan Pasal 14 ayat 3 dan Pasal 14 ayat 2 Undang-undang Nomor 1 tahun 1946 dengan ancaman hukuman 4 tahun.

“Tentang peraturan pidana yaitu menyebarkan berita bohong yang mengakibatkan keonaran,” jelasnya.

Dani menambahkan, tim masih mengejar satu orang lagi terkait penyebaran hoax ini. “Ada satu (pemilik) akun lagi yang masih buron,” tukasnya.

Seperti diketahui pekan lalu, warganet (sapaan akrab pengguna sosial media) diramaikan oleh video yang berdurasi 2 menit 14 detik tengah menampakkan suasana rapat.

Yang jadi persoalan, salah seorang yang sedang berbicara mengungkapkan bahwa server milik KPU sudah diatur untuk kemenangan pasangan calon petahana, Jokowi-Ma’ruf Amin.

Pria yang berbicara itu menyatakan bahwa ucapan tersebut diyakini kebenarannya usai berkunjung ke Singapura. Dia menyatakan, server KPU telah di-setting untuk memenangkan petahana sebesar 57 persen.

Video tersebut pun menjadi viral di media sosial, baik di Twitter, Facebook maupun YouTube. Adapun video tersebut diketahui pertama kali diunggah oleh akun bernama Rahmi Zainuddin Ilyas di Facebook pada 3 April.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, potongan video suasana rapat itu ternyata terjadi pada 27 Maret lalu.

Dalam video tersebut, rapat itu diduga tengah membahas pemenangan Prabowo-Sandi pada pemilu 17 April 2019.

Tidak jelas memang di mana rapat itu dilakukan dan siapa saja yang hadir dalam rapat tersebut. Namun yang pasti, potongan video itu telah banyak dibagikan oleh pengguna akun media sosial lainnya.

KPU telah melaporkan kasus tersebut ke Badan Reserse Kriminal Polri pada Kamis, 4 April malam. KPU langsung melaporkan tiga akun di media sosial yang menyebarkan video berisikan berita bohong atau hoax itu.(jpc/ala)

Bupati Melepas Kafilah Langkat Ikuti STQH Provinsi , Umroh Gratis Bagi Kafilah Berprestasi

melepas: Bupati Langkat Terbit Rencana melepas para Kapilah Langkat untuk mengikuti STQH Tingkat Provinsi, Senin (8/4).
melepas:
Bupati Langkat Terbit Rencana melepas para Kapilah Langkat untuk mengikuti STQH Tingkat Provinsi, Senin (8/4).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat Terbit Rencana PA secara langsungmelepas kafilah Langkat untuk mengikuti 15 cabang pada pelaksanaan Seleksi Tilawati Quran dan Hadis Nabi (STQH) ke-16 tingkat Provsu, di Rumah Dinas Bupati Langkat, Stabat, Senin (8/4).

Didampingi Sekdakab Langkat dr H Indra Salahudin MKes MM, Asisten II Drs H Hermansyah MIP , Kadis Kominfo H Syahmadi SSos MSP, Kabag Humas Protokol Mahardika Sastra, mewakili LPTQ Ustad H Irfan Yusuf beserta Kabag Kessos Syahrizal selaku pimpinan kafilah. Bupati Langkat berharap agar para kafilah dapat memaksimalkan kemampuanya dalam mengikuti seleksi, sehingga dapat meraih prestasi.

Terbit Rencana juga berjanji akan memberikan hadiah berangkat umroh gratis bagi peserta terbaik pada event tersebut. “Buatlah yang terbaik untuk negeri bertuah, guna mengangkat martabat daerah kita ini. Selain itu tetap lah menjaga sopan santun dan menjaga silaturahim antar daerah dalam mengikuti lomba,” ujarnya.

Dijelaskan Terbit Rencana bahwa perhelatan STQH sebagai pembuktian kemampuan para qori/qoriah dan hafiz/hafizah dari masing-masing kabupaten/kota dan utusan khusus. Untuk itu, dirinya juga berharap para peserta memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk memaksimalkan kemampuan terbaiknya saat tampil. “Kami dan semua masyarakat Langkat, akan selalu mendoakan untuk keberhasilan kalian, jadi harus terus semangat dan percaya diri,” pungkasnya.

Pimpinan kafilah Syahrizal, mengucapkan terimakasih atas saran nasehat Bupati Langkat, serta terhadap fasilitas yang diberikan dari mulai training center, keberangkatan dan uang saku, terlebih pemberian bonus umroh gratis sebagai motivasi bagi peserta.

Untuk diketahui STQ dilaksanakan di Kota Tebing Tinggi, padai 9-15 April 2019. Adapun peserta yang mengikuti 15 cabang STQH, yakni Yusuf Al Buchori Cabang Tilawah Anak-Anak Putra, Syakdiah Cabang Tilawah Anak-Anak Putri, Fahrur Rozi Cabang Dewasa Putra, Zakiah Khairani Cabang Dewasa Putri, M. Fariz Al Faqih Cabang Tahfiz Quran 1 Juz Putra, Miftahul Jannah Cabang Tahfiz Quran 1 Juz Putri, Muammar Fahmi Alwi Cabang Tahfiz Quran 5 Juz Putra, T.

Miftahul Jannah Cabang Tahfiz Quran 5 Juz Putri, M. Fadil alfarizi Cabang Tahfiz Quran 10 Juz Putra, Nurhida Yanti Cabang Tahfiz Quran 10 Juz Putri, Muhyansah Daulay Cabang Tahfiz Quran 20 Juz Putra, Mozaika Affifah Cabang Tahfiz Quran 20 Juz Putri, M. Hilman Cabang Tahfiz Quran 30 Juz Putra, Latifatul Ismi Cabang Tahfiz Quran 30 Juz Putri, M. Yusuf Cabang Tafsir Bahasa Arab Putra, serta sejumlah official dan pelatih.(bam/han)

Bupati Karo: Dana Desa Harus Dikelola Sesuai Aturan

no picture
no picture

KARO, SUMUTPOS.CO – Pemkab Karo menggelar Sosialisasi Pembinaan Pelaksanaan Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2019, meliputi Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), dan bagi hasil pajak daerah serta retribusi daerah di Kantor Bupati, Senin (8/4).

Dalam sambutanya, Bupati Karo Terkelin Brahmana yang membuka sosialisasi menegaskan, kegiatan yang digelar sejak Senin 8 April hingga Kamis 11 April 2019, bertujuan untuk membuat perencanaan keuangan pemerintah dalam perencanaan keuangan desa dan membuat anggaran belanja dan perencanaan desa mudah terealisasikan.

“Oleh karena itu, peran serta kepala desa dalam pengelolaan Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), dan bagi hasil pajak daerah dan retribusi daerah harus sesuai, maksimal, dan ikuti aturan yang ada. Jika perlu koordinasikan dengan Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa) dan TP4D sebagai pengawasan agar tidak bermasalah dikemudian hari,” tegas Terkelin di hadapan para Kades.

Anggota DPRD Karo Frans Dante Ginting menitikberatkan soal administrasi pengelolaan Dana Desa. Dikemukan Frans saat melakukan reses ke daerah pemilihannya (Dapil IV), mendapat masukan soal administrasi pengelolaan Dana Desa.

“Ke depan untuk pengelolaan Dana Desa administrasinya lebih baik lagi, jika dikelola oleh masing-masing kepala desa. Jangan abaikan kepentingan masyarakat saat pengelolaan Dana Desa, ADD, dan bagi hasil pajak daerah. Yang terpenting jangan pula menyalahi aturan dalam pengelolaan ini,” tegas Frans.

Kepala Dinas PMD Karo, Abel Tarawai Tarigan menyatakan, dalam pengelolaan Dana Desa, ADD, dan bagi hasil pajak daerah serta retribusi daerah membutuhkan peran dari seluruh perangkat desa.

“Hal ini dimaksudkan untuk menghindari perselisihan atau kesalahpahaman dalam pengelolaan Dana Desa maupun dana-dana yang ada di desa,” tegas Abel.

Dikatakannya, peran serta Sekretaris Desa (Sekdes) sebagai verifikasi setiap Dana Desa maupun dana-dana yang ada di desa sangat menentukan. Begitu juga kepala desa sebagai pembina, harus saling bekerja sama. “Sebab strategi untuk membangun desa menggunakan Dana Desa dan atau dana-dana lainnya tergantung strategi kepala desa itu sendiri,” imbuh Abel.

Pembukaan sosialisasi pengelolaan Dana Desa, dirangkai dengan penyerahan secara simbolis Peraturan Bupati Karo Nomor 7 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pembagian dan Penetapan Rincian Dana Desa Kabupaten Karo Tahun Anggaran 2019, dan Peraturan Bupati Karo Nomor 8 tahun 2019 tentang Tata Cara Pengalokasian, Penggunaan dan Penetapan Rincian Alokasi Dana Desa, Bagi Hasil Pajak Daerah Setiap Desa Kabupaten Karo Tahun Anggaran 2019, diserahkan Bupati Karo Terkelin Brahmana kepada Camat Berastagi, Tiga Panah, Barusjahe, Kabanjahe, dan Dolat Rakyat. (deo/han)

H Rizky Jabat Ketua DPD KNPI Langkat, Bupati: Junjung Tinggi Persatuan dan Kondusifitas

no picture
no picture

STABAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin bersama Wakil Bupati Langkat H Syah Afandin SH, menghadiri pelantikan H Rizky Yunanda Sitepu STP sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Langkat priode 2018 –2021. Pelantikan langsung dilakukan Ketua DPD KNPI Provsu Sugiat Santoso di Serambi Jentera Malay Rumdis Bupati Langkat, Stabat,  Senin (8/4).

Acara pelantikan  dirangkai dengan rapat kerja Kabupaten pemuda KNPI Kabupaten Langkat tersebut,  langsung dibuka oleh Bupati dengan pemukulan gong.

Bupati Langkat pada sambutannya, mengucapkan selamat mengemban tugas kepada H Rizky serta kepada pengurus KNPI yang baru dilantik. ”Semoga perjalanan pemuda Langkat melalui KNPI,  dapat lebih mandiri dan melahirkan generasi yang cinta negeri,” ujarnya.

Bupati juga berharap, agar pemuda Langkat tetap bermitra dengan pemerintah daerah. “Jujung tinggi persatuan dan kondusifitas wilayah.  Ingatlah pemuda calon pemimpin masa depan,  jaga karakter dirimu,  karena itu akan menjadi modal melangkah,  meraih kesuksesan di hari depan mu,” pesannya.

Kata Bupati, pemuda adalah penerus bangsa. Oleh karenanya jangan bersikap menyia-nyiakan waktu. Sebab peran serta pemuda, sangat diharapkan bagi pembangunan bangsa maupun daerah.

Ketua DPD KNPI Langkat,  H Rizky Yunanda Sitepu yang juga Caleg DPRD Sumut dapil Binjai dan Langkat dari Partai Golkar ini mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Langkat beserta seluruh tamu undangan yang berhadir,  atas dukungannya,  hingga acara ini terlaksana dengan baik.

“Saya berharap, dukungan dan bantuan,  baik dari Bupati dan seluruh pihak lainnya, serta kerja sama yang baik dari pengurus KNPI Langkat, pada masa kepemimpinan saya,  agar KNPI terus maju dan melahirkan generasi pemuda yang berkualitas, “ujar Rizky putra Ngogesa Sitepu ini..

Ketua Panitia Acara,  Arman, menjelaskan,  kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan AD dan ART KNPI,  Pokok – Pokok Organisasi Program Kerja Nasional (POPKN) KNPI dan rapat pengurus harian DPD KNPI Langkat.

Untuk tujuan dan jenis kegiatan,  sambung Arman,  terlaksananya Rakerda pemuda KNPI Langkat sebagai sarana membangun komitmen kebersamaan pemuda dan sinergitas program,  mewujudkan efektifitas pembangunan dalam iklim kondusif di Langkat.

Turut hadir Sekdakab Langkat dr H Indra Salahuddin Mkes MM,  ketua DRPD Langkat Suraialam SE, anggota DPR RI Delia Pratiwi Br Sitepu SH,  unsur Forkopimda Langkat,  para pimpinan OPD  Pemkab Langkat,  Camat se-Langkat,  Kakan Kemenag Langkat,  pengurus KNPI Langkat,  para pimpinan Parpol, Ormas dan OKP  serta pengurus, dan lainnya. (bam/ila) 

Posyandu Delima IV Maju ke Tingkat Nasional

ist/sumut pos Tinjau: Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham membawa Tim Verifikasi Lapangan Lomba Posyandu Tingkat Nasional di Posyandu Delima IV, Kelurahan Berengam, Binjai Kota.
ist/sumut pos
Tinjau:
Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham membawa Tim Verifikasi Lapangan Lomba Posyandu Tingkat Nasional di Posyandu Delima IV, Kelurahan Berengam, Binjai Kota.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pos Pelayanan Keluarga Berencana-Kesehatan Terpadu (Posyandu) Delima IV di Kelurahan Berengam, Binjai Kota, lolos verifikasi untuk maju dalam lomba Posyandu Tingkat Nasional.

Hal itu diungkapkan Wali Kota HM Idaham usai menerima kedatangan Tim Verifikasi Lapangan Lomba Posyandu Tingkat Nasional dalam rangka Hari Keluarga Nasional ke- 26 tahun 2019 di Posyandu Delima IV, Kelurahan Berengam, Binjai Kota.

“Kami sangat bersyukur, karena setelah evaluasi tingkat Provinsi Sumatera Utara pada bulan Februari lalu, Posyandu Delima IV Kelurahan Berengam ini dapat lolos untuk verifikasi tingkat nasional,”ungkap Idaham kepada wartawan, Senin (8/4).

“Mudah-mudahan dengan tekat, niat dan kerja keras kita dari kita semua, Posyandu Delima IV ini dapat menunjukkan daya saingnya dan memperoleh prestasi sebagai posyandu terbaik tingkat nasional tahun 2019,”sambung Idaham.

Wali Kota Binjai dua periode ini menjelaskan, segala rangkaian kegiatan verifikasi dapat terpenuhi sejumlah indikator sebagai pembuktian bahwa integritas program pemerintah dengan PKK Binjai berjalan baik. Ini dilakukan dalam rangka keberhasilan pembangunan daerah di bidang kesehatan, dengan terciptanya kesejahteraan keluarga dan masyarakat, khususnya ibu dan anak.

drg Laksmi Widya Astuti, selaku Ketua Tim Verifikasi dan juga Ketua Pokja 4 TP PKK Indonesia mengatakan, setelah melakukan evaluasi tentang laporan lomba, diputuskan Posyandu Kota Binjai yang diwakili Delima IV, Kelurahan Berengam, Binjai Kota masuk dalam nominasi lomba 6 besar.

“Oleh karena itu, izinkan kami tim verifikasi untuk bisa melihat kegiatan posyandu secara langsung. Berdiskusi dengan kader tentang 5 pelayanan dasar yang ada di posyandu,” ucapnya.

“Lomba ini adalah salah satu bentuk dari pembinaan. Harapan kami, tidak hanya posyandu Delima IV ini saja yang maju tetapi juga posyandu yang lain juga,” tandasnya.

Rangkaian kerja tim verifikasi meliputi tinjauan lokasi, kader dan administrasi Meja 1-5 dan Pojok PPKS Posyandu Delima IV, Tinjauan lokasi, kader dan administrasi BKB dan Sudut Baca Posyandu, Tinjauan lokasi, kader dan administrasi PAUD, BKR, BKL, Kelompok Lansia, kelas ibu hamil, ruang periksa ibu hamil, IVA Test, Sadanis, dan Pojok Laktasi, Tinjauan lokasi kebun mini posyLkandu, taman toga, Bank Sampah, Kolam ikan, dan sarana olahraga posyandu remaja. (ted/han)