Home Blog Page 5340

Harga Bahan Pokok Masih Mahal, Operasi Pasar Harus Rutin

no picture
no picture

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan diminta melakukan operasi pasar terhadap sejumlah bahan pokok. Hal ini men-yusul, lantaran selama awal Ramadan ini harga sejumlah bahan pokok bertahan mahal. Bahkan, ada salah satu bahan pokok yang harganya terus melambung.

Ketua Komisi C DPRD Medan, Boydo HK Panjaitan mengatakan, selama ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri harga bahan pokok seringkali naik signifikan dikarenakan berbagai faktor. “Seolah sudah tradisi, harga bahan pokok kerap naik menjelang hari besar keagamaan seperti puasa dan lebaran. Jadi kita minta, Pemko Medan melakukan operasi pasar baik itu di pasar tradisional maupun di supermarket,” ungkapnya, Jumat (10/5).

Diutarakan Boydo, memang Pemko Medan telah membuka pasar murah di beberapa titik. Akan tetapi, sayangnya tidak menyediakan seluruh bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat. “Daging, cabai, bawang dan beras, biasanya mengalami kenaikan harga sewaktu ramadan dan menjelang lebaran. Jadi, untuk mengantisipasinya maka Pemko harus melakukan operasi pasar,” ujarnya.

Menurut Boydo, operasi pasar yang dilakukan sekaligus untuk mengawasi spekulan-spekulan yang memanfaatkan momen hari besar keagamaan. Mereka memainkan harga untuk meraup keuntungan.

“Harga bawang putih saat ini di pasaran sedang melambung. Dari informasi yang saya terima, harganya sudah tembus mencapai Rp100 ribu per kg. Oleh karena itu, Pemko harus cepat mengambil langkah untuk melakukan operasi pasar agar harganya dapat terkendali. Apalagi, beberapa hari belakangan Gunung Sinabung kembali erupsi yang berimbas terganggunya distribusi pasokan bahan pokok,” paparnya.

Senada disampaikan Anggota Komisi C, Asmui Lubis. Menurut Asmui, pengawasan yang dilakukan sejak dini agar permainan harga diduga oleh distributor maupun pedagang yang melakukan penimbunan barang dapat segera diantisipasi. Sebag, kalau tidak maka kenaikan harga pun tak dapat dikontrol.

“Jangan sampai kenaikan harga ini mengganggu kenyamanan umat muslim melaksanakan ibadah puasa. Mereka jadi terbebani dengan tingginya harga bahan pokok. Jadi, jangan tunggu didesak-desak dulu baru dibuar operasi pasar. Artinya, operasi pasar sudah terprogramkan jauh-jauh hari sehingga ketika harga bergejolak maka dapat terkontrol,” ujarnya.

Diutarakan dia, tak hanya operasi pasar, Pemko Medan juga diminta melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap beberapa bahan pokok yang harganya mulai naik.

“Harga-harga yang naik ini segera ditinjau lagi dan jangan dibiarkan. Karena banyak pelaku usaha diduga nakal atau sengaja melakukan penimbunan barang supaya harganya mahal. Oleh karena itu, dinas terkait harus melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi kenakalan pelaku usaha. Bahkan, kalau perlu diberi sanksi tegas agar ada efek jera,” tukasnya.

Diketahui, saat ini harga bawang putih terus naik dan menembus Rp100 ribu per kg. Padahal, normalnya harga bawang putih berkisar Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per kg. Kenaikan harga bawang putih ini, berpotensi menggerek harga-harga sejumlah bahan pokok seperti bawang merah, cabai dan lainnya.

Sementara, Kadis Perdagangan Medan, Damikrot mengaku pihaknya telah membuka pasar murah yang digelar pada 151 titik. Pasar murah ini tersebar di seluruh kelurahan yang diprioritaskan di wilayah dominan masyarakat berekonomi lemah, mayoritas beragama Islam dan jauh dari pasar.

“Untuk menekan gejolak harga, kami telah membuka pasar murah di 151 titik. Pasar murah ini berlangsung mulai 30 April sampai 29 Mei mendatang, yang menawarkan sejumlah bahan pokok dengan harga murah,” katanya. Dengan adanya pasar murah itu, lanjut Damikrot, diharapkan dapat membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan aneka bahan kebutuhan pokok berkualitas dan layak konsumsi dengan harga jauh lebih murah dibandingkan di pasaran. Dengan demikian, mereka dapat lebih tenang dan khusuk dalam menjalani ibadah puasa.

“Agar pasar murah tepat sasaran sehingga keberadaannya dapat dirasakan manfaatnya oleh warga kurang mampu, maka meminta kepada seluruh camat, lurah dan panitia pelaksana yang terlibat supaya berperan aktif. Artinya, warga yang membeli bahan pokok di pasar murah merupakan masyarakat yang ekonomi rendah,” pungkasnya. (ris/ila)

Rekontruksi Pembunuhan Pengusaha RM BPK, Sadis, Keluarga Korban Histeris

SOLIDEO/SUMUT POS REKONSTRUKSI: Andika Prananta Ginting (kanan) saat melakukan reka ulang aksinya saat membunuh Muliati Sinuhaji, pengusaha rumah makan BPK.
SOLIDEO/SUMUT POS
REKONSTRUKSI: Andika Prananta Ginting (kanan) saat melakukan reka ulang aksinya saat membunuh Muliati Sinuhaji, pengusaha rumah makan BPK.

KARO, SUMUTPOS.CO – Polres Tanah Karo menggelar rekonstruksi tewasnya Muliati Sinuhaji (60), pengusaha rumah makan BPK di tangan mantan pekerjanya, Andika Prananta Ginting (20) pada (14/4) lalu.

Reka ulang aksi pembunuhan itu digelar dengan 29 adegan di Rumah Makan BPK Vicada, di Jalan Letjen Jamin Ginting, Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Jumat (10/5).

Rekonstruksi yang langsung diperankan tersangka Andika, disaksikan pihak keluarga korban, Kejaksaan Negeri Kabanjahe, Kuasa Hukum tersangka dan ratusan warga setempat.

Dari adegan yang diperagakan, tersangka yang merupakan mantan anggota pekerja korban, diawali pukul 03:00 WIB.

Andika Pranata meloncat tembok rumah korban setinggi 1,5 meter. Berhasil masuk, pelaku pun memaksa merusak kawat jerjak RM BPK Vicada.

Selanjutnya, Andika mendapati korban yang sedang tidur di dalam kamar warung. Melihat korban tertidur pulas dengan memegang bungkusan kain, Andika pun berniat memilikinya.

Namun ketika tersangka mengambil bungkusan dari genggaman tangan korban, korban terbangun dan mengenali tersangka. Saat itu korban langsung berteriak. Maling – maling, Andika maling,” teriak korban kala itu, yang mengenali tersangka.

Gugup akan teriakan korban, tersangka Andika mencoba mendiamkan korban, dan seketika melihat sebilah pisau di atas kepala korban dan menikam di bagian kepala hingga korban tewas.

Melihat itu, keluarga korban yang menonton rekonstruksi langsung histeris, bah kan hendak menyerang tersangka.

Beruntung petugas Polres Karo yang melakukan pengawalan saat rekonstruksi, dengan sigap mengamankan tersangka.

Tidak sampai di situ saja, tersangka juga melucuti beberapa cincin yang melingkar di jari tangan korban, dan langsung meninggalkan korban tak bernyawa. Perjalanan Andika Pranata Ginting langsung menuju warung tuak di wilayah Berastagi, di dalam warung tersebut, dirinya bertemu dengan Kurniawan dan Dewi Sartika br Sinulingga.

Selanjutnya, tersangka dan Kurniawan berangkat ke Kota Kabanjahe guna menikmati sarapan pagi.

Usai sarapan tersangka memberitahu soal cincin yang dicuri nya, guna dijual. Selanjutnya tersangka, dan sahabatnya itu melanjutkan perjalanan ke wilayah Kabupaten Deli Serdang.

Sebuah cincin dijual mereka di Pasar Pan curbatu. Personel Polres Tanah Karo yang mendapat kabar adanya remaja menjual cincin curian, langsung turun ke wilayah dimaksud.

Tidak sampai 1×24 jam, tersangka dan temannya, tepatnya di Desa Namo Rih, Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang, berhasil ditangkap. (deo/han)

Pemkab Asahan akan Lakukan Safari Ramadan ke-202 Desa dan Kelurahan

no picture
no picture

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan akan melakukan Safari Ramadan ke 202 desa dan kelurahan.

Kepala Bagian Sosial Pemkab Asahan Asahan, Sunardi kepada Sumut Pos mengatakan, Pemkab Asahan telah membentuk tim untuk melakukan Safari Ramadhan di 25 kecamatan se-Kabupaten Asahan selama empat hari.

“Kunjungan Tim Safari Ramadan dimulai 13 dan 14 Mei 2019. Kemudian dilanjutkan 16 dan 17,” kata Sunardi.

Dilanjutkan Sunardi, Tim akan membawa bantuan berupa dana tunai serta bantuan sajadah gulung dan juga membawa ustadz untuk memberikan tausiyah.

“Tentulah bantuan akan diserahkan masing-masing ketua tim kepada masjid atau musala yang dikunjungi,” sebut Sunardi.

Hari pertama, tim akan mengunjungi 50 masjid/musala, kemudian untuk hari kedua mengunjungi 51 masjid/musala dan dilanjutkan di hari ketiga 50 dan keempat 51 masjid dan musholla.

Dari sejumlah tim, Plt Bupati Asahan H Surya Bsc akan mengujungi empat masjid dan musala di wilayah Kecamatan Buntu Pane, Kisaran Timur, Kisaran Barat dan Pulau Bandring.Selain itu, tim juga terdiri dari FKPD dan SKPD.

“Tentulah Safari Ramadhan dilakukan dalam rangka silaturahmi dan syiar dan dakwah untuk mewujudkan visi dan misi Pemkab Asahan yang religius,”bilang Sunardi. (omi/han)

Safari Ramadan, Sekda Provsu Harapkan Labuhanbatu jadi Daerah Maju

ist SAFARI RAMADAN: Sekda Provsu, Ir Hj R Sabrina MSi melaksanakan Safari Ramadan 1440 Hijriah bersama rombongan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut di Kabupaten Labuhanbatu yang diselenggarakan di Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu, Jalan W.R. Supratman - Rantauprapat, Jumat (10/5).
ist
SAFARI RAMADAN: Sekda Provsu, Ir Hj R Sabrina MSi melaksanakan Safari Ramadan 1440 Hijriah bersama rombongan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut di Kabupaten Labuhanbatu yang diselenggarakan di Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu, Jalan W.R. Supratman – Rantauprapat, Jumat (10/5).

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Usai berkunjung dan bersilaturahmi dengan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Ir Hj R Sabrina MSi beserta rombongan Pemprov Sumut melanjutkan kegiatan Safari Ramadan 1440 Hijriah ke kampung halamannya di Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (10/5).

Sabrina dan rombongan diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Dalimunthe, Sekretaris Daerah Labuhanbatu Ahmad Muflih, OPD dan unsur Forkopimda Labuhanbatu di Pendopo Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu, Jalan WR Supratman Rantauprapat, Labuhanbatu.

“Sebagai putri dari daerah ini, sudah pasti saya ingin melihat kampung saya menjadi daerah yang maju. Untuk itu, lewat safari Ramadan ini, kita bersilaturahim dan saling update informasi pembangunan yang sudah terlaksana di sini. Mudah-mudahan, kebutuhan pembangunan yang sudah disampaikan oleh Bapak Bupati tadi akan kami tindak lanjuti,” ujar Sabrina.

Kunci penting menuju kemajuan tersebut, kata Sabrina, terletak pada persatuan dan kesatuan. Perbedaan sudah pasti ada, namun kebersamaan harus lebih diutamakan demi kemajuan bersama.

Dalam sambutannya, Sabrina juga menyampaikan harapan agar bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk umat Islam membiasakan diri, turut dan bersemangat dalam memakmurkan masjid. Tidak hanya selama bulan Ramadan, tetapi juga usai Ramadan berakhir.

“Banyak aktivitas ibadah yang terlaksana di masjid selama bulan Ramadan. Mulai dari pengajian, tadarus, salat tarawih, dan lainnya. Saya harap, kita umat Islam beramai-ramai aktif mengikuti aktivitas-aktivitas ibadah tersebut. Dan mudah-mudahan semangat ini terus berlanjut, hingga ramadan berakhir, kita makmurkan masjid-masjid kita,” ujarnya.

Sabrina mengaku bersyukur banyak umat muslim yang berlomba-lomba dan melakukan usaha kolektif untuk membangun masjid. Namun, dirinya menyayangkan masih banyak yang sering terlupa untuk kemudian memakmurkan masjid-masjid yang telah dibangun tersebut. “Untuk itu lah, Ramadan ini kita jadikan sebagai ajang pembiasaan diri untuk aktif dan semangat melangkah ke masjid,” ucapnya.

Selain itu, dirinya juga mengajak masyarakat agar lebih peka dengan lingkungan sekitar, khususnya yang menyangkut kehidupan kaum dhu afa dan anak yatim piatu. Ajakan memperbanyak sedekah pun ia sampaikan.

“Selain memberi manfaat untuk orang lain, sedekah juga pasti akan mendatangkan kebaikan dan keberkahan bagi diri kita,” tuturnya.

Selanjutnya, Sabrina pun menjelaskan bahwa Safari Ramadan merupakan aktivitas rutin yang dilakukan oleh Pemprov Sumut sebagai ajang silaturahim dengan pemerintah dan masyarakat di daerah-dae rah. Juga, untuk mengetahui per kembangan pembangunan yang ada di daerah tujuan.

Sementara itu, Plt. Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe mengucapkan selamat datang kepada Sekda Sabrina dan rombongan Safari Ramadan Pemprov Sumut. “Ibu Sekda Provsu ini adalah salah satu putri daerah Labuhanbatu, saya bergaul dan berteman dengan adik bungsu beliau. Selamat pulang kampung, Ibu,” ucapnya.

Andi Suhaimi menyampaikan bahwa ada dua sektor prioritas yang menjadi fokus pembangunan Kabupaten Labuhanbatu saat ini, yakni pendidikan dan kesehatan.

“Di bidang kesehatan, kita sedang mengusahakan untuk merampungkan pembangun rumah sakit umum berstandar internasional dan untuk pendidikan kita rajin mengirimkan generasi muda kita sekolah di Luar Negeri, di Kairo. Tahun lalu lima orang, tahun ini delapan orang untuk menjadi penerus ulama-ulama kita,” tuturnya.

Acara Safari Ramadan 1440 H/2019 di Labuhanbatu diawali dengan baramah-tamah dan mendengarkan tausiyah sembari menunggu waktu berbuka. Usai berbuka, dilanjutkan dengan salat maghrib berjamaah. Saat itu, dilakukan pula penyerahan tali asih bagi anak yatim piatu panti asuhan, para ulama, dan masjid At – Taqwa Rantau Prapat. Acara safari ramadan turut dihadiri oleh Asisten dan OPD Pemprovsu, unsur forkopimda Labuhanbatu, alim ulama, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat dan Islam, dan masyarakat umum. (prn)

Terkait Pemadaman Listrik, MUI dan Tokoh Ulama Datangi PLN Kisaran

no picture
no picture

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Berapa tokoh ulama bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI)di Kabupaten Asahan mendatangi kantor PLN Rayon Kisaran di Jalan Sutomo Kisaran, Jumat (10/5).

Kedatangan mereka untuk mempertanyakan perihal pemadaman listik yang terjadi sejak dua hari terakhir selama bulan suci Ramadan yang berdampak terganggunya aktivitas masyarakat menjalankan ibadah puasa.

Tokoh ulama yang hadir di antaranya, Ketua MUI Asahan Ustad H Salman Abdullah Tanjung Lc. MA, Ustad Drs Abdurahman Rifai, mewakili kantor Kemenag Asahan Syamsul Bahri Manurung, Ketua Kelompok Penyuluh Agama Islam Ustad Zulhaidir Pinayungan dan Ustad Nahrudin Fakih Batubara Ketua Persatuan Wakaf Indonesia.

Kedatangan tokoh ulama tersebut langsung disambut oleh manager PLN Rayon Kisaran, Heryanto Siburian bersama jajarannya. Dalam kesempatan itu, mereka berdiskusi terkait penyebab pemadaman listik sejak dua hari terakhir, terutama saat jam umat Islam menjalankan ibadah tarawih dan sahur.

“Biasanya, setiap tahun memang kami selalu kesini, untuk memastikan listrik tak padam selama bulan suci Ramadan. Ini permintaan para jemaah kepada kami, apalagi semalam kita ketahui listrik padam saat sahur dan tarawih,” kata Ustad Salman Abdullah Tanjung.

Sementara itu, manager PLN Rayon Kisaran, Heryanto Siburian mengucapkan permohonan maafnya kepada masyarakat di Kabupaten Asahan terkait dampak dari pemadaman listrik yang terjadi sejak dua hari terakhir, dikarenakan defisit listrik pada sejumlah pembangkit seperti PLTU Nagan Raya dan Belawan.

“Untuk estimasi pemulihan jaringan membutuhkan waktu 2 – 3 jam hingga mencapai tekanan normal. Itu sebabnya mengapa setiap kali pemadaman terjadi dengan durasi sampai tiga jam. Sementara itu, untuk setiap kali pemadaman listrik kami tetap berupaya dan memohon kepada arena pengatur distribusi agar wilayah kita tak terkena dampak pemadaman,” katanya.

Dilanjutkannya, adapun alasan pemadaman yang terjadi pada pukul 20.44 WIB pada Kamis (9/5) malam, karena terjadi penurunan suplay bahan bakar gas untuk pembangkit di Belawan. Hal ini menyebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan pembangkit, sehingga berpengaruh pada pelayanan tenaga listrik.

Eryanto Siburian kembali melanjutkan, beban puncak listik biasanya terjadi saat menjelang malam dan sahur dan kemarin sempat kekurangan daya sebesar 11 persen dari beban puncak, hingga menyebabkan padamnya listik.

“Akan tetapi kami di PLN Rayon Kisaran saat ini sudah menyiagakan sebanyak 50 orang di empat unit area rayon Kisaran, termasuk menyiagakan 2 orang petugas di gardu hubung selama 24 jam, yang berguna jika sewaktu waktu terjadi kerusakan kecil mereka bisa langsung mengatasinya,” ujarnya.

Selain itu, pihak PLN Rayon Kisaran juga belum bisa memastikan sampai kapan dampak pemadaman listrik ini masih berlangsung sepanjang pemulihan suplay gas pada pembangkit masih dalam masa perbaikan.

“Pihak PLN Rayon Kisaran tidak memiliki kapasitas menjawab soal kepastian sampai kapan pemadaman itu berlangsung. Upaya tetap terus kami lakukan termasuk mensiagakan petugas di gardu hubung selama 24 jam,” bilangnya.(omi/han)

Pria Misterius Rusak Mobil Warga

ist DIRUSAK: Beberapa warga saat melapor di Polres Binjai karena mobil mereka dirusak oleh seorang pria misterius.
ist
DIRUSAK: Beberapa warga saat melapor di Polres Binjai karena mobil mereka dirusak oleh seorang pria misterius.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Seorang pria misterius mengendarai sepeda motor dilaporkan membuat keonaran di jalan raya. Sedikitnya lima pengendara melaporkan kaca mobil mereka dipecahkan oleh pelaku.

“Kejadian pengrusakan beberapa unit mobil ini sudah terjadi sejak dari Jalan Medan-Binjai Km.12 Kecamatan Sunggal sampai dengan Bundaran Tugu Jalan Soekarno-Hatta, Binjai,”ujar Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting, Jumat (10/5) pagi.

Menurut keterangan salah satu korban bernama Henny K Widya (46), kata Siswanto, kaca mobilnya di bagian depan, dipecahkan pelaku saat melintas di Jalan Binjai Km.12. Bukan hanya mobilnya, sejumlah mobil lainnya juga menjadi aksi brutal pelaku. Itu diketahui korban, saat dirinya hendak pulang ke Binjai.

Meski melihat kaca mobil lainnya sudah pecah, korban tetap melanjutkan perjalanan menuju Binjai.

Namun naas, saat melintas di Jalan Sultan Hasanuddin, Binjai Kota, tepatnya Simpang Rumah Sakit Bangkatan, kaca samping mobilnya tak luput dari aksi brutal pelaku. Dengan menggunakan rantai, pelaku bertubuh agak tambun mengenakan kaos orange, mengayunkan rantai ke kaca samping mobilnya hingga pecah.

“Henny pun kemudian putar arah mobilnya ke Polres Binjai untuk melapor. Sesampai di Polres Binjai, tak lama kemudian berdatangan mobil lainnya dengan kondisi yang sudah dalam keadaan kacanya pecah. Semua korban bilang, pelaku pengerusakan adalah seseorang yang mengenakan baju kaus warna oranye dengan mengendarai sepeda motor metik warna merah,”beber mantan Kanit Intelkam Polres Binjai ini.

Mendapat laporan warga itu, lanjut Siswanto, personel Jatanras dan Intelkam Polres Binjai berupaya mengejar pelaku. “Petugas melakukan penyisiran di kota Binjai untuk mencari pelaku, seperti ciri-ciri yang disampaikan para korban. Selain mencari pelaku, juga sekaligus antisipasi timbul korban lainnya. Namun hingga kini, pelaku belum ditemukan,” ujar Siswanto.

Berdasar catatan Polres Binjai, kata Siswanto, ada lima mobil yang dinyatakan mengalami kerusakan, yakni Pajero Sport BK 130 BS milik Uganinta Sitepu yang mengalami rusak kaca samping; Xenia BK 1516 IG milik Erwinsyah Sinaga yang mengalami rusak kaca belakang dan samping; Sigra BK 1853 PP milik Abdi Rahman yang mengalami pecah kaca samping; Avanza D 1455 ABT milik Sandi Putra yang mengalami pecah kaca belakang dan Calya BK 1831 IR milik Henny Widya.

Namun lanjut Siswanto, para korban hanya melaporkan musibah yang dialami mereka. “Mereka hanya melapor secara lisan saja, lalu para korban membawa kendaraannya pergi meninggalkan Mapolres Binjai. Situasi cuaca pada saat kejadian dalam keadaan hujan rintik dan aliran listrik di Kota Binjai dalam kondisi padam,”imbuhnya.

Berdasarkan penyelidikan awal, menurut Siswanto, korban juga tidak mengenal jelas siapa pelaku dan nomor polisi kendaraan yang dikendarai. Analisa informasi dari para korban, polisi menduga pelaku berdomisili di Seputaran Km 12 Diski dan Kota Binjai. Siswanto menambahkan, personel gabungan juga melakukan monitoring di sepanjang jalan umum yang dilintasi oleh pelaku dan korban.

“Polres Binjai akan melihat rekaman CCTV pada 5 traffic light yang dilintasi oleh pelaku, untuk memastikan apakah kejadiannya berada di wilayah hukum Polres Binjai atau tidak. Kepada personel, Kapolres Binjai sudah menekankan untuk meningkatkan patroli kendaraan dinas di jalan raya wilayah hukum Polres Binjai guna antisipasi kejadian serupa,”tandas Siswanto. (ted/han)

DPRK Aceh Barat Tertarik Sistem Pertanian Langkat

ist CINDERAMATAN: Tata Pemerintahan Setdakab Langkat Drs Abdul Karim, MAP memberikan cenderamata kepada perwakilan Anggota DPRK Aceh Barat Daya.
ist
CINDERAMATAN: Tata Pemerintahan Setdakab Langkat Drs Abdul Karim, MAP memberikan cenderamata kepada perwakilan Anggota DPRK Aceh Barat Daya.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) Provinsi Aceh berkunjung ke Kabupaten Langkat. Kunjungan ini dilakukan, untuk mengetahui tentang sistem pemerintahan dan pertanian di Bumi Bertuah.

Hal itu disampaikan Ketua DPRK Abdya Zaman Akli Ssos, saat memimpin kunjungan ke DPRD Langkat, yang diterima Kabag Hukum dan Risalah Sekretariat DPRD Langkat H. Zurwansyah, SH bersama Asisten Administrasi Tata Pemerintahan Setdakab Langkat Drs. Abdul Karim, MAP dan Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir Aman Purba di ruang rapat Badan Anggaran DPRD Langkat, Kamis (9/5) kemarin.

Dalam sambutannya, Zaman Akli menjelaskan Kabupaten Aceh Barat Daya merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Selatan yang beribukota di Blangpidie dan 80 persen mata pencaharian masyarakatnya dari sektor pertanian, serta perkebunan ini berharap dapat menggali ilmu di Kabupaten Langkat.

“Kami berharap besar jika kunjungan kami ini bisa menimba ilmu tentang sitem pemerintahan dan pertanian disini,” katanya.

Dalam pertemuan itu, Ketua dan Anggota DPRK Abdya begitu tertarik dengan pencapaian pertanian, peternakan dan perkebunan yang disampaikan Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Langkat Ir. Aman Purba yang begitu rinci. Ketertarikan itu terlihat dari interaktifnya Ketua DPRK Abdya yang merinci dengan pertanyaan-pertanyaan bagaimana Kabupaten Langkat bisa mendapatkan DAK pertaniaan dari pemerintah pusat.

Selain itu bagaimana Langkat menerapkan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) yang kalau sapi sakit atau hilang tercover dalam asuransi. Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP) yang missalnya gagal panen (puso) petani juga dibayarkan ganti rugi dan penerapan program SIWAB (Sapi Induk Wajib Bunting) dari Kementerian Pertanian.

Tidak hanya itu, mereka juga memuji penerapan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang mendapatkan bantuan 25 juta per hektar. “Menurut kami itu sangat bagus,” katanya.

Walaupun dalam suasana puasa, Ketua DPRK Abdya sangat antusias mendalami keberhasilan yang dicapai Pemerintah Kabupaten Langkat dan berterima kasih atas pengetahuan yang mereka dapatkan, hingga pertemuan diakhiri dengan saling bertukar cindera mata dan sholat zuhur berjamaah di Musholla DPRD Langkat. (bam/han)

Pusat Promosi Unggulan Deliserdang Siap Dioperasikan

no picture
no picture

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Pusat Promosi Produk Unggulan Kabupaten Deliserdang di Jalan Medan-Lubukpakam, Desa Tanjungbaru, Kecamatan Tanjungmorawa Km.20,2 siap dioperasikan mulai Senin (13/5) mendatang.

Nantinya, Pusat Promosi Produk Unggulan Kabupaten Deliserdang tersebut akan menyediakan produk-produk UKM berupa kain tenun dan batik khas Deliserdang. Kemudian, aneka souvenir dan aksesoris, aneka panganan, aneka produk hasil pertanian seperti jambu madu, jambu king, salak ponti, belimbing sembiring, durian bintana, aneka bibit taman buah dan hasil perikanan lainnya.

Selain itu, tersedia juga amphi theatre untuk menyaksikan berbagai pertunjukan seni dan hiburan. Workshop untuk mengetahui proses produksi kerajinan Deliserdang. Tersedia taman bacaan dan taman bermain anak. Di sana tersedia fasilitas internet maupun wifi, parkir di ruang terbuka, toilet, musala dan lainnya.

Akan dioperasikannya Pusat Promosi Unggulan tersebut, terungkap pada rapat Dekranasda Fair yang dipimpin Asisten II Setdakab Deliserdang, Dr Aida Harahap MARS dan dihadiri Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman Khoirum Rizal ST MAP, Kadis Perindag Ir Ramlan Refis Msi dan seluruh pimpinan OPD.

Dijelaskan Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Khoirum Rizal ST bahwa PPUD yang cukup refresentatif. Dibangun di atas lahan seluas 22.802 M2. (btr/han)

Ringan Tewas Terseret Truk

ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS DITABRAK:Jenazah Ringan Ginting terkapar di badan jalan usai seped a motor yang dikendarainya ditabrak truk.
ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS
DITABRAK:Jenazah Ringan Ginting terkapar di badan jalan usai seped a motor yang dikendarainya ditabrak truk.

KARO, SUMUTPOS.CO – Ringan br Ginting (46), warga Desa Paribun, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, tewas di tempat setelah Honda Supra X BK 6289 FG yang dikendarainya bersama sang suami, Bergiat Barus (48) ditabrak mobil Mitsubishi colt diesel pengangkut gas LPG pertamina warna merah BK 9146 SH.

Peristiwa ini terjadi di jalan umum antara Medan-Kabanjahe Km.64-65 tepatnya Jalan Veteran persis di depan toko obat “SEMI” Berastagi Kabupaten Karo, Jumat (10/5) sekira pukul 12.10 WIB.

Dari keterangan beberapa warga di lokasi mengatakan, sebelum kecelakaan, korban Ringan br Ginting dibonceng suaminya Bergiat Barus mengendarai Honda Supra X warna hitam datang dari arah Medan/Tugu Perjuangan Brastagi menuju arah Kabanjahe. Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah belakang muncul Truk Colt Diesel yang dikemudikan Imran Surbakti (35) warga PU Raya gang Mercu Desa Raya Berastagi.

Setahu bagaimana, truk terlihat berusaha mendahului sepeda motor yang dikendarai korban, namun pada saat mendahului bak belakang sebelah truk pengangkut gas LPG itu menyenggol stang sebelah kanan, dan langsung menyeret sepeda motor lebih kurang 4 meter.

Akibat terseretnya sepeda motor, membuat Ringan br Ginting yang berada diboncengan langsung terjatuh ke arah kanan. Naas, tubuh korban digilas ban belakang truk dengan muatan penuh tabung LPG Milik PT. Surya Mas Sumiaty Berastagi. Sedangkan suaminya, Bergiat Barus yang terjatuh kearah kiri jalan selamat dari maut dengan luka lecet di bagian wajah dan kedua tangannya mengalami luka lecet.

Untuk perawatan lebih lanjut, korban langsung dilarikan ke RS Efarina Etaham setelah sebelumnya dibawa berobat ala kadarnya di Puskesmas Berastagi. Sedangkan korban meninggal dunia untuk kepentingan penyelidikan sementara kedua kendaraan sudah diamankan ke kantor unit lantas Berastagi. (deo/han)

Mudik Bareng BUMN 2019 Bersama Inalum, Mudik Nyaman dan Aman, Banyak Rute Pilihan

Rute jalur mudik Lebaran 2019 yabg di adakan oleh Pt. Inalum
Rute jalur mudik Lebaran 2019 yabg di adakan oleh Pt. Inalum

TANJUNG GADING, SUMUTPOS.CO – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum kembali melaksanakan kegiatan Mudik Bareng BUMN untuk masyarakat umum yang tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis.

Pada musim mudik Idul Fitri 1440 H, Inalum membuka kesempatan bagi masyarakat umum yang ingin pulang kampung dengan menumpang bus yang disediakan Inalum secara cuma-cuma.

“Ini program tahunan yang digelar Inalum setiap menjelang lebaran. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang ingin pulang kampung untuk berkumpul bersama keluarga namun terkendala oleh biaya,” ujar Kepala Departemen CSR Pengembangan Masyarakat Inalum, Susyam Widodo pada Senin (6/5/2019).

Adapun rute Mudik Bareng BUMN 2019 bersama Inalum ini dimulai atau start dari Komplek Perumahan Tanjung Gading dengan rute keberangkatan dikelompokkan menjadi empat alternatif rute.

Antara lain yaitu rute pertama, berangkat dari Tanjung Gading menuju Langsa, Lhokseumawe, Bireuen, Sigli, dan Banda Aceh. Sedangkan rute kedua berangkat dari Tanjung Gading menuju Rantau Prapat, Kota Pinang, Ujung Tanjung, Duri dan Pekanbaru.

Rute ketiga berangkat dari Tanjung Gading menuju Rantau Prapat, Kota Pinang, Padang Sidempuan dan Panyabungan. Sedangkan rute keempat berangkat dari Tanjung Gading menuju Padang Sidempuan, Panyabungan, Bukit Tinggi dan Padang.

Keberangkatan seluruhnya akan dilaksanakan serentak pada 2 Juni 2019 mulai pukul 21.00 WIB dan akan kembali pada 9 Juni 2019 pukul 19.00 WIB.

“Pendaftaran sudah dibuka mulai 6 Mei 2019 sampai memenuhi kuota. melalui WhatsApp. Jadi yang sudah punya rencana pulang kampung bisa langsung menghubungi kami dan jangan sampai kehabisan karena jumlah kursinya terbatas,” lanjut Susyam.

Adapun cara pendaftaran mudik bareng Inalum ini cukup mudah yakni kirim melalui Whatsapp ke nomor 08116599783 dengan format sebagai berikut: REG (Spasi) MBB19 (Spasi) Jumlah Pemudik (Spasi) M/B/MB* (Spasi) Tujuan. Pendaftaran dikirim bersama lampiran data diri berupa scan KTP dan KK. Keterangan, M (Mudik), B (Balik) MB (Mudik Balik).

Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi Staf CSR Inalum (Alex) melalui Whatsapp ke nomor 08116599783 atau email alex@inalum.id.

Pada kesempatan terpisah, Deputy Sekretaris Perusahaan Inalum Mahyaruddin Ende AR menjelaskan bahwa kegiatan Mudik Bareng BUMN ini merupakan sebagai salah satu solusi yang ditawarkan oleh BUMN untuk mengurangi padatnya lalu lintas saat mudik.

“Kegiatan Mudik Bareng BUMN ini juga sebagai salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan saat mudik Idul Fitri nantinya,” ujar Deputy Sekretaris Perusahaan Inalum yang akrab dengan sapaan Ende ini.

Sebagaimana diketahui Inalum adalah satu-satunya perusahaan peleburan aluminium di Indonesia yang mengoperasikan tungku reduksi aluminiumnya di Kuala Tanjung dengan memanfaatkan energi listrik yang dihasilkan dari 2 PLTA yang ramah lingkungan di Siguragura dan Tangga, Sumatera Utara.(Rel)