24 C
Medan
Friday, January 2, 2026
Home Blog Page 5343

Masa Membludak, Warga Diminta Gunakan Hak Pilih

ist PIDATO: Anggota DPR RI, Ali Umri saat menyampaikan pidatonya di hadapan ribuan warga Kota Binjai, di Ladang Durian Binjai Utara, Sabtu (6/4).
ist
PIDATO: Anggota DPR RI, Ali Umri saat menyampaikan pidatonya di hadapan ribuan warga Kota Binjai, di Ladang Durian Binjai Utara, Sabtu (6/4).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dalam rangkaian masa reses di Kota Binjai, anggota DPR RI dari fraksi partai NasDem HM Ali Umri SH MKn didampingi anggota DPRD Sumut Drs H Anhar A Monel dan anggota DPRD Binjai Drs Matsyah dan Caleg DPRD Binjai HM Rizki Syahputra SH MKn melakukan tatap muka untuk menjalin silaturahim bersama masyarakat untuk menjemput aspirasi warga di Kota Binjai, Sabtu (6/4).

Kehadiran masyarakat yang membeludak mencapai sekitar empat ribu orang, membuat lokasi acara di Ladang Durian, Kecamatan Binjai Utara, penuh sesak. Bahkan, warga yang hendak menyalami Ali Umri terpaksa antre.

Dalam kegiatan resesnya ini, Ali Umri mengatakan, dirinya selalu mendatangi Kota Binjai karena ia dulunya Wali Kota Binjai selama 10 tahun. Baginya, Binjai harus menjadi kota yang mendapat prioritas dari pemerintah. “Saya selaku anggota dewan di senayan, tidak akan henti hentinya memperjuangkan keinginan dan keluhan warga yang menginginkan kesejahteraaan bisa lebih ditingkatkan lagi, khususnya Binjai dan umumnya Sumatera Utara,” kata Ali Umri.

Dikatakan Ali Umri, saat ini masyarakat sedang menghadapi kegiatan pesta demokrasi untuk memilih presiden, angota DPR pusat, provinsi, kabupaten, kota, anggota DPD yaitu pemilu.

“Masyarakat jangan menjadi termakan isu berita hoax, berita fitnah, berita ujaran kebencian. Saya berharap kita semua harus datang ramai ramai ke tempat pemungutan suara (TPS), jangan golput. Gunakan hak pilih untuk ikut mencoblos. Masyarakat harus menentukan sikap untuk memilih pemimpin, silakan pilih siapa yang disukai, karena satu suara akan menentukan nasib bangsa dan negara ini,” kata Ali Umri lagiyang disambut yel yel Jokowi Yes. Untuk itulah, lanjutnya, tentukan pilihan dengan tidak termakan isu fitnah yang akhirnya memilih yang salah dan menyesal setelah itu. “Mari gunakan hak pilih dengan mengajak semua keluarga untuk ikut ambil bagian sebagai warga negara dalam pesta demokrasi sekali lima tahun ini,” kata Ali Umri di hadapan empat ribu massa.

Umri juga kembali mengingatkan kepada massa di loaksi itu untuk datang ke TPS memilih dan mencoblos kertas suara yang isinya memilih presiden, anggota dewan, anggota perwakilan daerah. “Yakinlah sumbangsih kita dengan memberikan suara untuk memilih pemimpin, akan kita rasakan manfaatnya dengan terpilihnya presiden dari keinginan kita semua,” ujarnya Ali Umri yang kembali maju lagi pada pemilu legislatif dengan nomor urut 1 di dapil Sumut 3. Seusai meyampaikan pidatonya, masyarakat berbaur dengan anggota DPR RI ini dengan makan siang bersama dan juga dengan diselilingi hiburan musik keyboard.(ila/azw)

Sosialisasi Menjelang Pemilihan Umum, KPU Gelar Fun Run Serentak Sepanjang 5 Km

ist PELEPASAN: KPU Langkat menggelar secara serentak Fun Run sepanjang 5 kilometer di Alunalun T Amir Hamzah Stabat, Minggu (7/4).
ist
PELEPASAN: KPU Langkat menggelar secara serentak Fun Run sepanjang 5 kilometer di Alunalun T Amir Hamzah Stabat, Minggu (7/4).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar secara serentak Fun Run sepanjang 5 kilometer di berbagai daerah di Sumatera Utara, Minggu (7/4). Di Binjai, KPU mengelar di Taman Balita Jalan Veteran, Binjai.

Pada kesempatan ini, penyelenggara pemilu di Kota Binjai menyerukan agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu serentak, Rabu 17 April 2019. “Ayo memilih. Gunakan hak pilih kita. Jangan golput,” ujar Ketua KPU Binjai, Zulfan Effendi usai acara.

Ratusan atlet pelari dari kalangan milenial meramaikan acara tersebut. Dengan mengangkat tema KPU Colour Run Menyongsong Pemilu Serentak 2019, acara ini dilepas Sekretaris Daerah Kota Binjai, M Mahfullah Daulay didampingi Kapolres AKBP Nugroho Tri Nuryanto dan Dandim Langkat Letkol Syamsul Alam serta Ketua KPU Zulfan Effendi.

Di Kabupaten Langkat kegiatan dipusatkan di alunalun T Amir Hamzah, Stabat. Ketua KPU Langkat Sopyan Sitepu dalam sambutanya mengatakan, kegiatan yang berlangsung merupakan bagian dari program sosialisasi dalam rangka mensukseskan pelaksanaan pemilu yang akan berlangsung pada Rabu 17 April mendatang.

Sopyan mengimbau seraya mengajak masyarakat Langkat agar turut serta dalam mensukseskan pemilu dengan cara ikut serta dalam pencoblosan surat suara nantinya, karena masa depan bangsa dan negara ada ditangan masyarakat.

Di Karo, acara fun run mengambil lokasi start dari halaman Kantor DPDR Karo, melalui Jalan Pahlawan – Simpang Enam-depan RSU Kabanjahe – Jalan Pala Bangun – Finish kantor DPRD Karo dengan jarak 3 km. Acara KPU RUN Ini diikuti oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana.

Sementara di Tebingtinggi, digelar di depan Kantor KPU Jalan Rumah Sakit Umum Kota Tebingtinggi hingga menyusuri jalan inti kota.

Ratusan masyarakat dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum serta Forkompinda melaksanakan gerak jalan santai dalam hal mengajak masyarakat Kota Tebingtinggi Sadar Pemilu Serentak 17 April 2019 mendatang.

Di Kabupaten Dairi, kegiatan ini sekaligus menggelar deklarasi damai diikuti penyelenggara pemilu, partai politik peserta pemilu serta pemilih pemula dari Kecamatan Sidimalang. Kegiatan fun run dan deklarasi damai ini dihibur artis batak dari ibu kota Jakarta Trio Nabasa.

Ketua KPU Dairi, H Sudiarman Manik menegaskan, kegiatan yang dilakukan sebagai sosialisasi kepada masyarakat bahwa akan melaksanakan pemilu Presiden/wakil Presiden, DPD serta anggota legislatif pada 17 April 2019. Sementara, di Asahan gelar di Alunalun Rambate Rataraya Kota Kisaran Kecamatan Kisaran. (ted/bam/deo/ian/mag-10/omi)

Masih Sangat Butuh Stoper, Lirik Godstime Ouseloka

net LATIH: Asisten Pelatih PSMS Medan Edy Syahputra saat menggelar seleksi pemain, belum lama ini. Ayam Kinantan membidik pemain naturalisasi eks Aceh United Godstime Ouseloka, untuk memperkuat lini pertahanan.
net
LATIH: Asisten Pelatih PSMS Medan Edy Syahputra saat menggelar seleksi pemain, belum lama ini. Ayam Kinantan membidik pemain naturalisasi eks Aceh United Godstime Ouseloka, untuk memperkuat lini pertahanan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Stoper naturalisasi mantan Aceh United Godstime Ouseloka, dilirik tim pelatih PSMS Medan. Meski manajemen sudah mengontrak secara resmi 12 pemain, yang di dalamnya juga sudah terdapat beberapa penggawa dengan posisi serupa, tim pelatih mengaku, masih sangat membutuhkan tenaga stoper andal dan berpengalaman.

Asisten Pelatih PSMS Medan, Edy Syahputra mengungkapkan, di tengah seleksi pemain yang masih berjalan, mereka tetap mencari pemain-pemain baru, baik lokal, luar, maupun naturalisasi untuk mengisi posisi-posisi yang dinilai masih kurang amunisi.

“Saat ini ada pemain naturalisasi yang lagi diincar. Tapi Senin (hari ini, red) baru mau dibicarakan ke pengurus. Kalau oke, mungkin merapat,” kata Edy, Minggu (7/4).

Edy juga mengatakan, tim pelatih saat ini tengah berburu stoper, karena memang membutuhkan pemain yang siap pakai dan berpengalaman. Apalagi, pemain yang sempat dibidik, Dedi Gusmawan, sudah merapat ke Semen Padang. “Posisi stoper memang sangat dibutuhkan. Pelatih mau cari sosok yang berpengalaman untuk mengatur lini pertahanan. Kami pikir, Godstime bakal cocok,” bebernya.

Seperti diketahui, sebelumnya tim pelatih sudah mengajukan beberapa nama pemain incaran ke manajemen. Seperti Tri Handoko dari Persis Solo yang berposisi sebagai penyerang, Rangga Pratama dari Sriwijaya (kiper), Dani Pratama (stoper), dan Aldino Herdianto (striker).

Sementara itu, bek kiri PSMS Medan Syaiful Ramadhan, optimistis Ayam Kinantan bisa lolos ke Liga 1. Meski sebagian pemain masih minim pengalaman, menurutnya hal tersebut bukan alasan, apalagi mayoritas pemain diisi putera daerah. “Memang pemain yang sekarang ini masih banyak yang amatir, tapi bukan kami harus pesimis. Kuncinya, pemain harus kerja keras,” harapnya.

Syaiful mengatakan, dengan diisi oleh pemain asli dari Sumut, dia yakin, para pemain lebih termotivasi untuk membanggakan klub asal kelahirannya. “Pemain kan juga banyak anak Medan. Pasti bertambah motivasinya. Membela klub asal kelahiran, pasti motivasinya berbeda, lebih ngotot,” jelasnya.

Motivasi yang sama ditunjukkan bek kanan PSMS Medan, Dimas Sumantri. Dia mengaku senang bisa kembali memperkuat Ayam Kinantan. Pemain jebolan PON Sumut ini, tak menyangka bisa kembali. Pasalnya, 2017 lalu, dia sempat membela PSMS Medan, namun dicoret karena cedera. Padahal saat itu, PSMS Medan berhasil naik ke Liga 1. “Tentu saya senang bisa main di PSMS. Saya ke sini karena ingin mengangkat PSMS ke Liga 1 lagi,” ungkapnya optimis.

Terkait komposisi pemain saat ini, dia tak mau menanggapi. Menurutnya, sebagai pemain fokusnya adalah memberikan permainan terbaik. “Kalau soal kekuatan tim, itu urusan pelatih. Secara pribadi, saya maunya teman-teman di PSMS ini, yang mau kerja keras dan bertanggung jawab, itu saja,” pungkasnya. (saz)

Panasonic Optimis Perbaharui Gaya Hidup Masyarakat

BERSAMA: President Director PT Panasonic Gobel Indonesia, Seigo Saifu bersama rekan saat peluncuran Lemari Es yang menggunakan teknologi PrimeFresh.
BERSAMA: President Director PT Panasonic Gobel Indonesia, Seigo Saifu bersama rekan saat peluncuran Lemari Es yang menggunakan teknologi PrimeFresh.

Sektor elektronik merupakan salah satu industri yang diproyeksi tumbuh pada tahun 2019 dan bergerak cepat setiap harinya seiring dengan perkembangan teknologi. Pembaharuan teknologi merupakan hal yang penting pada industri elektronik karena dapat mempengaruhi gaya hidup dan kebutuhan masyarakat.

Panasonic optimis membangun orbit baru di tahun fiskal 2019 akan lebih membaik dibanding tahun fiskal sebelumnya, kaarena adanya Pemilihan Presiden (Pilpres) yang diharapkan akan membuat perekonomian semakin membaik.

Pertumbuhan bisnis Panasonic di Indonesia tidak lepas dari dukungan serta kepercayaan yang kuat dari para diler. Berlandaskan filosofi Co-existing dan Co-prosperity, yang disebut hubungan Win-Win sejak tahun 1962, Panasonic hadir melalui kegiatan “Regional Partner Conference” untuk 15 cabang secara serentak di 10 kota selama 2 hari dalam rangka memperkuat kerja sama dengan mitra dealer dan lebih dekat dengan komunitas yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia juga Media.

President Director PT Panasonic Gobel Indonesia, Seigo Saifu mengatakan bahwa Indonesia merupakan pasar penting bagi Panasonic, oleh karena itu, di tahun Fiskal Baru 2019 ini Panasonic menyiapkan serangkaian strategi bisnis terbaru untuk memperkuat pasar Indonesia.

”Tahun ini, kami ingin mengajak rekan diler kami dan masyarakat di seluruh Indonesia untuk memperbaharui gaya hidup melalui serangkaian ’Hero Product’ serta costumer campaign Menang Bersama Panasonic menuju masa depan yang lebih baik,” kata Seigo Saifu.

Panasonic mengundang masyarakat untuk menikmati momen kemenangan dari beberapa momentum di bulan April hingga Juni seperti Pemilihan Presiden, Bulan Ramadan, Paskah, hingga Idul Fitri dan berbagi kebahagiaan bersama meialui Campaign Menang Bersama Panasonic. Melalui campaign ini, masyarakat berkesempatan untuk memenangkan berbagai hadiah menarik di setiap pembelian produk Panasonic.

Panasonic juga terus berkomitmen untuk selalu mengembangkan teknologi terbaik disetiap tahunnya agar dapat meningkatkan gaya hidup konsumen di Indonesia. Teknologi tersebut yaitu ”Nanoe” dan ”PrimeFresh”, dimana kedua teknologi ini menekankan pada perbaikan, penciptaan serta menjaga kualitas udara yang sehat bagi manusia.

Teknologi Nanoe adalah teknologi pemurni udara revolusioner dengan kemampuan untuk menghilangkan bau, menghambat pertumbuhan bakteri, virus dan Jamur serta dapat menghilangkan debu. Kemampuan yang sangat efektif 10x lebih besar mengurangi bau tidak sedap seperti asap rokok dan sangat efektif melumpuhkan virus, bakteri, jamur yang melayang di udara (airborne) dan menempel di serat kain (adhesive) dimiliki oleh teknologi Nanoe-X, sedangkan teknologi Nanoe-G sangat efektif hingga 99 % untuk menghilangkan partikel meter 2.5 seperti debu sehingga menjadikan udara lebih berkualitas, segar dan bersih. Panasonic AC tidak hanya menyediakan pendingan udara tetapi juga untuk meningkatkan kualitas udara guna menjalani kehidupan yang lebih baik.

Sementara itu, teknoIogi “PrimeFresh” merupakan teknologi yang menjaga suhu kompartemen kulkas di -3°C sehingga daging tetap segar hingga 7 Hari dengan soft freezing. Dengan teknologi ini, lemari es mampu menjaga suhu ideal di PrimeFresh kompartemen sehingga kesegaran, gizi, nutrisi, serta cita rasa makanan dapat dipertahankan. Sedangkan untuk daging, hanya dibekukan secara lembut sehingga akan mudah untuk cair. Selain itu, dengan disematkannya teknologi Econavi Inverter, serangkaian lemari es dari Panasonic ini mampu menghemat penggunaan listrik hingga 40% dan tetap baik pada tegangan rendah hingga 160volt.

” Melalui teknologi ”PrimeFresh” dan “Nanoe” kami mencoba untuk terus memberikan nilai tambah dari produk-produk kami kepada masyarakat Indonesia agar dapat menikmati teknologi yang terbarukan serta menjalani kehidupan dengan lebih baik bersama Panasonic” tutup Seigo Saifu. (rel/tri/ram)

Berdayakan Ekonomi UMKM secara Gotong Royong, Tommy Soeharto Resmikan GoRo Cibubur

ISTIMEWA TINJAU: Komisaris Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Hutomo Mandala Putra bersama Direktur Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Milasari Kusumo Anggraini meninjau bahan-bahan kebutuhan pokok di sela-sela grand opening GoRo Super Grosir Cibubur, Jawa Barat, Minggu (7/4).
ISTIMEWA
TINJAU: Komisaris Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Hutomo Mandala Putra bersama Direktur Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Milasari Kusumo Anggraini meninjau bahan-bahan kebutuhan pokok di sela-sela grand opening GoRo Super Grosir Cibubur, Jawa Barat, Minggu (7/4).

CIBUBUR, SUMUTPOS.CO – Setelah soft opening pada 17 Oktober 2018 lalu, GoRo Super Grosir Cibubur yang berada di bawah naungan PT Berkarya Makmur Sejahtera resmi meluncur dengan dilakukannya grand opening oleh Komisaris Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Hutomo Mandala Putra atau akrab disapa Tommy Soeharto, di Cibubur, Minggu (7/4).

Direktur Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Milasari Kusumo Anggraini mengatakan, GoRo Cibubur yang terletak di Jalan Alternatif Cibubur KM 5, Nagrak, Gunung Putri, Bogor, mengusung pemberdayaan tata ekonomi berlandaskan “Gotong Royong”(Goro) dan berkeadilan. “Dengan dilakukannya grand opening ini, kami sangat bangga karena dengan demikian kami secara riil berkontribusi melalui pengembangan usaha melalui ‘ekosistem GoRo’ yang merupakan contoh dari pemberdayaan ekonomi UMKM yang dikerjakan secara gotong royong,” kata Milasari.

Bentuk nyatanya berupa retail bahan pokok atau gerai UMKM ini, lanjut Milasari, melibatkan pemasok seperti petani dan peternak dan pedagang kecil di level ekonomi mikro. Atau dapat juga dikatakan, GoRo secara riil menggandeng Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menurutnya, Perjalanan yang dilalui sejak soft opening pada 17 Oktober 2018 lalu sampai sekarang, bukanlah perjalanan yang mudah. “Berbagai challenge di perjalanannya dan di lapangan kami lalui dan kami hadapi, di kompetisi yang cukup ketat di pasar retail ataupun grosir di Indonesia. Namun alhamdulilah sampai hari ini GoRo sudah ada di lima tempat yakni Cibubur, Surabaya, Wonosobo, Bandung, Papua dan memiliki total 69 warung yang kita sebut e-warung GoRo di daerah daerah Jabar, Jatim, Jateng dan Karawang, serta menggandeng 8 mitra Koperasi. Lebih dari 50 komunitas dan lebih dari 100 UKM bergabung dengan kami,” bebernya.

Disebutnya, sejak soft opening sampai sekarang, mereka memiliki pertumbuhan yang cukup positive average di Cibubur sendiri 23 persen dan 27 persen in total all stores. “Kami cukup bangga dengan perkembangan tersebut dan berterimakasih kepada kepercayaan masyarakat dan antusiasme serta aspirasi yang luar biasa. Kami akan terus bekerja terbaik untuk bisa melayani seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Bahkan saat ini, tercatat sudah ada 8 kemitraan bergabung dalam waktu 5 bulan dan lebih dari 5.000 pelanggan terdaftar aktif di Cibubur. Mereka antara lain adalah para pemilik usaha warung, resto, katering, kafe, kantor, hingga rumah tangga.

Komisaris Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Hutomo Mandala Putra menyebutkan, untuk GoRo di Cibubur ini sendiri, target utamanya mampu menangani untuk wilayah Jawa Barat, Banten, dan DKI. Ke depannya, tegas pria yang akrab disapa Tommy Soeharto itu, setiap satu provinsi akan memiliki satu toko GoRo dan setiap kecamatan satu GoRo Kemitraan dan sampai ke desa-desa GoRo Chanelling.

Hingga saat ini perkembangan GoRo cukup fantastis yakni selain di Cibubur juga telah mencapai Bandung, Wonosobo, Surabaya, dan Papua. Ditambah lagi dengan 69 gerai e-Warung Goro: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur. “Cukup mengejutkan dan telah melampaui ekspektasi awal kami, di mana pemberdayaan ekonomi melalui GoRo ekosistem ini terjadi dalam waktu singkat dan mendapatkan respon yang sangat baik dari pelbagai daerah,” ungkap Tommy.

Ke depannya, GoRo akan melebarkan sayapnya ke seluruh Indonesia. Hingga akhir tahun 2019 ini diperkirakan akan ada lebih dari 6 stores akan dibuka dan warung GORO akan ada di setiap desa . “Hal ini dilakukan demi menggiatkan kembali prinsip-prinsip ekonomi kerakyatan yang dapat menjangkau masyarakat hingga level bawah,” timpal Milasari.

Sementara itu,  untuk transaksi jual beli di GoRo Super Grosir akan melayani pembelian secara daring. Sehingga nanti sifatnya cashless dan peperless . (rel/adz/ram)

Penggunaan Uang Elektronik di Sumut Meningkat , Transaksi Capai Rp346 Miliar

*
*

MEDAN, SUMTPOS.CO – Penggunaan uang elektronik di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tahun 2018 sebesar Rp346 miliar. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar Rp338 miliar bila dibandingkan pada tahun 2017, di mana penggunaannya hanya berkisar Rp8 miliar.

Kepala BI Perwakilan Sumut Wiwiek Sisto Widayat mengatakan angka ini akan terus meningkat di tahun 2019 ini. Karena, bertambahnya merchant yang menawarkan pembayaran melalui server base . Hal ini, menunjukan kesadaraan masyarakat atas penggunaan uang elektronik atau layanan keuangan digital terus mengalami peningkatan setiap periodenya.

“Melejitnya transaksi uang elektronik karena terjadi ‘loncatan’ pengguna pada Januari 2018,” ungkapnya.

Wiwiek mengungkapkan tingginya akses masyarakat terhadap uang elektronik bisa dilihat dari penetrasi ‘pemain’ uang elektronik di Sumut khususnya Kota Medan seperti OVO, Gopay, i.Saku, Saku-ku, Dana, dan lainnya.

“Itu karena strategi penetrasi pasar yang dilakukan oleh OVO dan i.Saku terkait pembayaran untuk tagihan belanja dan tagihan berkala di merchant. Tentu saja, masyarakat terutama generasi muda banyak yang merasa dimudahkan sehingga penggunaannya kian melejit,” jelas Wiwiek.

Wiwiek mengatakan peningkatan transaksi nontunai utamanya memang didorong oleh upaya perluasan pembayaran berbasis elektronik dan pengembangan ekosistem pembayaran non tunai.

Selain itu, Transaksi jalan tol tentu berkontribusi besar. Selama tahun 2018, pembayaran e-toll meningkat pesat dari 78% di awal tahun 2018 menjadi 98,5% di Februari 2019.

Dari sisi transaksi uang elektronik, jelas Wiwiek, terjadi shifting (peralihan) transaksi dari mayoritas transaksi top up menjadi transaksi pembayaran. Hal itu menunjukkan jika penggunaan uang elektronik semakin luas.

“Transaksi uang elektronik di Sumut diperkirakan bakal terus melejit di tahun ini. Terlebih jika merujuk pada jumlah agen keuangan digital (LKD) yang pada Februari 2019 sudah meningkat 73% menjadi 10.947 agen dari 6.343 agen pada Februari 2018,” tutur Wiwiek.

Menurutnya, meskipun penggunaan uang elektronik masih terpusat di Kota Medan dan sekitarnya, tapi diyakini transaki uang digital ini akan terus melebar hingga daerah lainnya di Sumut. Kondisi ini kemungkinan besar disebabkan oleh faktor kebiasaan dalam menggunakan pembayaran secara tunai.

“Namun BI sangat yakin perkembangan uang digital baik yang chip-base maupun server-base akan terus meningkat terutama di tahun 2019 ini dan diharapkan bisa dimanfaatkan seluruh warga Sumut,” tandasnya. (gus/ram)

Inalum Kejar Realisasi Proyek Hulu dan Hilirisasi

TANGGA: Bendungan Tangga milik Inalum ini merupakan bendungan berbentuk busur pertama di Indonesia dengan ketinggian 82 meter dan panjang 125 meter.
TANGGA: Bendungan Tangga milik Inalum ini merupakan bendungan berbentuk busur pertama di Indonesia dengan ketinggian 82 meter dan panjang 125 meter.

KUALATANJUNG, SUMUTPOS.CO – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum dalam perjalanannya selama 43 tahun telah bertransformasi dari perusahaan yang tadinya dikuasai oleh konsorsium Jepang menjadi BUMN.

Sejarah bangsa itu tepat terjadi pada 19 Desember 2013 lalu. Bahkan Inalum ditunjuk menjadi Induk Holding Industri Pertambangan pada 27 November 2017.

Dengan ditunjuknya sebagai Induk Holding, Inalum saat ini diberi tugas untuk menaungi PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Freeport Indonesia.

Inalum juga menjalankan 3 mandat yaitu mempercepat proses hilirisasi tambang, menguasai cadangan mineral strategis dan menjadi perusahaan kelas dunia.

Untuk menjadi ujung tombak proses hilirisasi tambang, Inalum juga saat ini tengah membangun Pabrik Pemurnian Alumina di Mempawah, Kalimantan Barat yang telah dilakukan pencanangan proyeknya oleh Menteri BUMN Rini Soemarno pada tanggal 4 April 2019.

Pembangunan Pabrik Pemurnian Alumina ini berpotensi mampu menghemat biaya bahan baku Inalum sebesar USD 200 juta dan mengurangi ekspor mineral mentah sekaligus ketergantungan impor untuk sumber bahan baku dalam produksi aluminium.

Dalam pembangunannya, Inalum menjalin kerjasama dengan PT Antam Tbk yang dituangkan dalam pengambilalihan PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) sebagai perusahaan yang ditugaskan untuk membangun Pabrik Pemurnian Alumina tersebut.

Pembangunan Pabrik Pemurnian Alumina ini ditaksir bernilai sekitar USD 850 Juta (termasuk IDC dan Modal Kerja) dan ditargetkan mulai berproduksi di awal tahun 2022. Saat ini proses pembangunan Pabrik Pemurnian Alumina ini sedang memasuki tahap proses pengadaan kontraktor EPC (Engineering, Procurement & Construction) dan finalisasi JVA (Joint Venture Agreement) antara Inalum, Antam serta Chalco.

Proyek Pembangunan Pabrik Pemurnian Alumina yang akan dikelola oleh PT BAI ini akan dibangun di atas lahan seluas 288 Ha di tiga Desa di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

“Proyek Pabrik Pemurnian Alumina ini akan memiliki kapasitas awal sebesar 1 Juta ton per tahun dan dilengkapi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Batubara sebesar 3 x 25 MW, demikian disampaikan Ricky Gunawan, Sekretaris Perusahaan Inalum di Medan (05/04/2019).

Lebih lanjut, pembangunan Pabrik Pemurnian Alumina ini nantinya memiliki beberapa manfaat yaitu mensubstitusi impor alumina yang selama ini dilakukan oleh Inalum menjadi produk alumina dalam negeri.

Mengkapitalisasi nilai cadangan bauksit PT Antam Tbk, membangun mata rantai industri hulu ke hilir yang terintegrasi yaitu dari bauksit menjadi alumina dan menjadi aluminium serta diharapkan mampu meningkatkan perekonomian di daerah setempat tempat Pabrik Pemurnian Alumina dibangun.

Kedepannya, Inalum akan terus mengejar penyelesaian proyek-proyek hilirisasi lain yang juga merupakan proyek strategis nasional.

Saat ini Inalum telah berhasil memproduksi produk turunan aluminium berupa billet dan foundry alloy, melakukan uji coba proyek optimalisasi dan upgrading tungku peleburan serta proses pengadaan EPC-nya, melakukan studi kelayakan untuk pengembangan smelter baru serta ekspansi pelabuhan, pabrik Calcined Petroleum Coke (CPC) bekerjasama dengan Pertamina yang saat ini sedang dalam tahap finalisasi JVA (Joint Venture Agreement), pembangunan gedung baru yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan pondasi gedung kantor dan ballroom, pabrik slab sheet dan wire rod yang saat ini sedang dalam tahap persiapan serta pabrik remelt Aluminium yang saat ini sedang dalam tahap pre engineering.

Lebih lanjut, Ricky menambahkan untuk mencapai target produksi 1 juta ton aluminium di tahun 2025, Inalum juga berencana untuk melakukan ekspansi pengembangan klaster aluminium di provinsi Kalimantan Utara tepatnya di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning yang saat ini sedang dalam tahap persiapan dan studi kelayakan. (rel/tri/ram)

Investasi Bodong Keruk Rp88,8 Triliun

no picture
no picture

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Satgas Waspada Investasi memperkirakan kerugian akibat investasi bodong dalam 10 tahun terakhir (2008–2018) sekitar Rp 88,8 triliun. Mudah tergiur bunga yang tinggi dan ketidakpahaman masyarakat terhadap investasi menjadi penyebab utama banyaknya orang yang tertipu investasi bodong. Total kerugian itu belum memperhitungkan kasus financial technology (fintech) pinjaman (lending) maupun mata uang virtual (cryptocurrency) ilegal.

“Angkanya terus meningkat karena sangat mudah orang menawarkan produk ilegal dengan teknologi saat ini,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tongam Lumban Tobing seperti dikutip Jawa Pos di Jakarta, Sabtu (6/4).

Menurut dia, banyak fintech peer-to-peer (P2P) lending ilegal saat ini akibat tingginya demand masyarakat. Pihaknya terus mendorong masyarakat memilih dari 99 fintech yang sudah terdaftar di OJK jika mau melakukan pinjaman. “Agar masyarakat terlindungi dan tidak masuk ke dalam kerugian oleh fintech ilegal dan investasi ilegal ini,” tuturnya.

Pihaknya terus mengedukasi masyarakat untuk mencari yang legal dan logis jika akan berinvestasi. Sebab, mayoritas korban investasi bodong berasal dari kalangan berpendidikan tinggi. “Tolonglah berpikir jika ada penawaran-penawaran, alangkah anehnya bunga 5 sampai 10 persen per bulan,” tegasnya.

Misalnya, Pandawa Group di Depok yang menjanjikan keuntungan 10 persen per bulan memakan korban 549 ribu nasabah dengan kerugian Rp 3,8 triliun. Dream for Freedom menelan korban 700 ribu orang dengan total nilai kerugian Rp 3,5 triliun. Kemudian, PT Cakrabuana Sukses Indonesia dengan 170 ribu korban mengakibatkan total kerugian Rp 1,6 triliun. “Ada juga yang menggunakan testimoni tokoh agama dan tokoh masyarakat sehingga banyak yang ikut,” ungkapnya.

Investasi ilegal yang paling banyak tercatat adalah multilevel marketing (MLM) dan perdagangan berjangka komoditas (PBK). Masing-masing 30 persen dan 25 persen. Kepala Bagian Penindakan Pelanggaran Transaksi Bappebti Taufik menyatakan, tidak semua PBK aman. Jadi, masyarakat juga perlu berhati-hati dengan PBK ilegal. PBK ilegal kerap menawarkan keuntungan yang tidak masuk akal. “Jangan mudah tergiur,” tandasnya. (jpc/ram)

Hemat, Biaya Operasional Rp1.600 per KWH

no picture
no picture

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Munir Ahmad menegaskan pentingnya pembangunan PLTA Batangtoru.

“Saat ini pasokan listrik di Sumatera kritis. Kalau ada salah satu pembangkit mati, maka sebagian Sumatera akan padam. PLTA Batangtoru adalah solusinya,” kata Munir Ahmad, dalam diskusi di Jakarta yang juga dihadiri Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem KLHK, Wiratno dan pihak terkait, Kamis (4/4).

Untuk memenuhi kebutuhan listrik di Sumatera itu, lanjut dia, pemerintah mendorong dikembangkannya pembangkit listrik yang memanfaatkan energi terbarukan seperti PLTA Batangtoru. Ini sesuai dengan rencana umum penyediaan tenaga listrik (RUPTL) 2018-2027, kontribusi EBT dalam bauran energi pembangkitan tenaga listrik ditarget naik mencapai 23% pada tahun 2025.

Munir Ahmad menjelaskan, beroperasinya PLTA Batangtoru bisa menggantikan pembangkit listrik berbahan bakar minyak yang saat ini dimanfaatkan. Ini akan berdampak pada penghematan biaya operasional yang besarnya bisa mencapai 300 juta dolar AS (Rp4,5 triliun) per tahun.“Kalau dibandingkan, biaya operasional dari PLTA Batangtoru hanya sekitar Rp1.600 per KWH. Bandingkan jika menggunakan bahan bakar minyak, bisa mencapai Rp3.000 per KWH,” katanya

Biaya operasional yang hemat, lanjut Munir, berarti juga pemerintah bisa menyediakan listrik dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat. “Kita kembangkan energi baru terbarukan untuk mendapat listrik murah dan secara lingkungan juga bisa membantu mencegah perubahan iklim,” kata Munir.

Aman Bagi Orangutan

Sedangkan hasil pemantauan terbaru tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memastikan keberadaan orangutan aman dari aktivitas pembangunan pembangkit listrik energi bersih PLTA Batangtoru di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Temuan ini membantah kampanye yang selalu dilancarkan sejumlah LSM bahwa pembangunan PLTA tersebut mengancam kehidupan orangutan dan satwa liar lainnya di Batangtoru.

Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem KLHK, Wiratno mengungkapkan, sampai saat ini tidak ada orangutan yang terluka, apalagi sampai mati akibat pembangunan PLTA Batangtoru. “Sampai sekarang belum ada laporan satu ekor orangutan pun yang terbunuh dengan adanya proyek PLTA Batangtoru. Ini patut kita syukuri,” kata Wiratno.

Wiratno menjelaskan, KLHK memang sudah menurunkan tim pemantau yang terdiri dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara dan Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aek Nauli, Sumatera Utara, sejak Oktober 2018 lalu.

Tim ini bekerja secara independen dan berkesenimbungan (continuous monitoring) dengan pembiayaan sepenuhnya bersumber dari APBN. Untuk menjamin independensi, tim mengurangi interaksi dengan pihak yang pro dan kontra dengan aktivitas pembangunan PLTA Batangtoru.

Wiratno menilai, temuan tersebut sangat menarik. Dia pun mengingatkan kepada calon investor apapun bentuk investasinya untuk selalu menerapkan prinsip kehati-hatian dalam proses pembangunan. Tujuannya agar kelestarian satwa liar bisa terjaga. “Bukan hanya orangutan, tapi juga harimau dan satwa liar lain,” katanya.

Menurut Wiratno, pembangunan PLTA Batangtoru bisa menjadi pembelajaran menarik di masa yang akan datang, bagaimana pembangunan bisa berjalan beriringan dengan upaya pelestarian satwa liar. Wiratno secara khusus juga mengingatkan tentang pentingnya keterbukaan dalam proses pembangunan serta pentingnya menjalin komunikasi dengan para pihak yang terkait.

PLTA Batangtoru dirancang memiliki kapasitas 510 MW. Bertipe peaker, PLTA Batangtoru akan menjadi andalan saat jaringan listrik Sumatera menghadapi beban puncak. Meski memiliki kapasitas besar, namun tak ada bendungan besar yang dibangun.

Melainkan hanya kolam harian yang luasnya sekitar 90-an hektare. Bandingkan dengan kebutuhan lahan di PLTA Jatiluhur yang menghasilkan tenaga listrik 150 MW namun membutuhkan bendungan seluas 8.000 hektare. (ila/ram)

Nyaris Perkosa Siswi SMA, Pengguna Sabu Diamuk Massa

DIBOYONG: Fadli diboyong oleh petugas Polsek Medan Labuhan usai digebuki warga karena coba perkosa siswi SMA, Sabtu (6/3) sore.
DIBOYONG: Fadli diboyong oleh petugas Polsek Medan Labuhan usai digebuki warga karena coba perkosa siswi SMA, Sabtu (6/3) sore.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Libido tinggi akibat sabu yang dikonsumsi Fadli, tak bisa dikendalikannya. Tak sanggup menahan konak, pria 27 tahun itu coba memperkosa seorang siswi SMA. Akibatnya, pelaku diamuk massa di Jalan Aluminium, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Sabtu (6/3) sore.

KINI pelaku telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolsek Medan Labuhan. Peristiwa naas itu dialami oleh remaja berusia 15 tahun berinsial T.

Ceritanya, usai mengkonsumsi sabu, pelaku nyelonong masuk ke kos siswi SMA tersebut. Pelaku yang ingin meniduri wanita itu langsung diteriaki.

Mendengar teriakan korban, warga sekitar menangkap pelaku yang juga merupakan warga sekitar. Kemudian, pelaku dijemput polisi dan diboyong ke Mapolsek Medan Labuhan.

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Bonar Pohan, menjelaskan saat itu korban sedang tidur siang. Korban tersentak lantaran ada seorang pria yang tengah menciumi dan meraba-raba tubuhnya.

“Melihat seorang laki-laki, korban berteriak minta tolong. Tapi dia sempat dicekik,” kata Bonar.

Teriakan pelajar kelas II salah satu SMA di Medan ini, didengar warga sekitar. Warga bergegas menuju kamar korban. Pelaku ditangkap dan dihakimi massa.

“Kami yang mendapat informasi, mendatangi lokasi kejadian. Lalu mengamankan pelaku untuk diboyong ke komando. Begitu juga dengan korban, mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan,” ujarnya.

Bonar menambahkan, pelaku masuk ke kamar T saat seluruh penghuni kos keluar. Sebelum itu, pelaku diketahui baru selesai mengisap sabu di kebun pisang yang berada di depan kamar kos korban.

“Dia baru menghisap sabu, kemudian saat penghuni kos tidur, dia masuk ke kamar kos wanita,” urai Bonar.

Sementara itu, Fadli ketika ditanyai mengaku nekat melakukan upaya perkosaan terhadap korban karena tiba-tiba teringat mantan pacar.

“Habis nyabu itu aku tiba-tiba ingat mantan pacar. Jadinya aku nekat aja untuk masuk ke kos dan mencoba untuk memerkosanya,” tutur Fadli.(fac/ala)