Home Blog Page 5436

Formulir C6 Dibagikan 3 Hari Sebelum Hari Pencoblosan, Tak Kebagian, Bisa Gunakan e-KTP atau Suket

Ayo memilih
Ayo memilih

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut mengklaim, persiapan Pemilu serentak 2019 sudah matang. Hampir semua tahapan tersosialisasi termasuk distribusi logistik, seperti surat dan kotak suara telah sampai ke 33 kabupaten dan kota.

“Dan sejauh ini tidak ada kendala yang terjadi di lapangan. Insyaallah persiapan kita sudah matang,” kata Ketua KPU Sumut, Yulhasni menjawab Sumut Pos, Minggu (7/4).

Mengenai formulir C6 atau formulir pemberitahuan untuk memilih dari negara kepada masyarakat yang masuk sebagai daftar pemilih tetap (DPT), ujar dia akan disampaikan 3 hari sebelum hari pencoblosan pada 17 April. “Kalau belum dapat, lapor ke KPPS (Ketua Panitia Pemilihan Suara) atau PPS setempat. Untuk e-KTP dan suket (surat keterangan) hanya bagi pemilih yang belum terdaftar di DPT. Mereka bisa memilih pukul 12.00 sampai 13.00 WIB,” katanya.

Pihaknya mengingatkan kepada seluruh masyarakat Sumut untuk memastikan lagi kalau namanya masuk dalam DPT. Selanjutnya, dia juga mengajak pemilih untuk menggunakan hak suaranya dengan datang ke TPS, sesuai alamat domisili yang tercantum pada kartu identitas. “Pemilih berdaulat negara kuat, mari ramai-ramai datang ke TPS pada 17 April 2019. Pertama pastikan Anda sudah terdaftar di DPT, lalu jangan percaya hoax, hindari politisasi suku, agama, ras dan antargolongan serta jauhi politik uang,” imbuh Yulhasni.

Terpisah, komisioner KPU Medan Nana Miranti juga mengakui, kalau pihaknya baru akan membagikan surat pemberitahuan memilih (C6) kepada masyarakat tiga hari sebelum hari pemcoblosan atau 14 April mendatang. Apabila sampai tanggal 14 April pemilih belum juga mendapatkan formulir C6, maka pemilih diberi kesempatan untuk mendapatkan formulir C6-KPU dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) paling lambat hingga tanggal 16 April 2019. “Karena tanggal 16 April, KPPS harus sudah menyerahkan rekap penyebaran C6 ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan mengembalikan C6 yang belum terdistribusi ke PPS,” terang Nana kepada Sumut Pos, Minggu (7/4).

Akan tetapi, bila sampai waktu pemungutan suara masyarakat pemilih belum juga mendapatkan formulir C6-nya, namun sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), maka dianjurkan untuk mengecek pada aplikasi online yang telah disediakan pihak KPU. “Bagi yang tidak mendapatkan form C6 sampai saat pemungutan suara, namun sudah terdaftar di DPT bisa cek langsung di aplikasi online www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id atau melalui google play KPU RI PEMILU 2019,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam aplikasi tersebut akan tertera di TPS berapa pemilih bersangkutan terdata dan bisa melakukan pencoblosan. “Caranya dengan memasukkan nama dan Nomor Induk KTP pada aplikasi tersebut. Kalau sudah tahu di TPS berapa pemilih tersebut terdata, pemilih bisa langsung datang ke TPS tempat dia terdata dengan membawa KTP elektronik atau identitas lainnya berupa surat keterangan atau KK atau paspor atau SIM yang berlaku untuk bisa melakukan pencoblosan.” tutupnya.

Sementara Ketua KPUD Deliserdang Boby Indra Prayoga memastikan masyarakat yang terdaftar dalam DPT akan mendapat formulir C6 atau pemberitahuan untuk memilih. Menurutnya, DPT di Kabupaten Deliserdang sebanyak 1.375.253 orang dan KPU menyiapkan fomulir C6 sebanyak jumlah DPT tersebut. “Formulir belum datang dari KPUD Provinsi Sumatera Utara. Sampai kini belum distribusikan dan masih menunggu,” terang Boby didampinggi komisioner KPU Deliserdang lainnya Timo Dahlia Daulay di Kantor KPU Deliserdang, akhir pekan lalu.

Dirincikannya, formulir C6 diperkirakan tiba di KPU Deliserdang pada 8 April. Kemudian 10 April mulai distribusikan ke PPK di tingkat kecamatan. Selanjutnya PPK menyalurkan ke PPS di tingkat desa/kelurahan. Kemudian PPS memberikan kepada petugas KPPS untuk dibagikan kepada pemilih secara door to door. “Diperkirakan tanggal 13 hingga 16 April pendistribusian C6 tuntas dilakukan teman-teman KPPS.

Tapi perlu diingat, C6 ini bukan undangan tapi pemberitahuan. Jadi, masyarakat jangan takut dibayang-banyangi tapi bisa memilih kalau tak mendapat C6,” sebut Boby. Diakuinya, setiap perjalanan tahapan Pemilu, masalah klasik selalu terjadi. Dimana proses distribusi formulir C6 atau undangan memilih terkadang tak sampai secara keseluruhan di tangan warga pemilik hak pilih. “Ada kendala yang kami alami seperti itu. Misalnya orangnya tidak ada (ketika formulir C6 diantar), pergi pagi pulang pagi, pulang tengah malam, atau bahkan berhari-hari tidak pulang,” timpal Timo.

Karena itu, Timo mengajak masyarakat agar lebih proaktif, sehingga pada saat distribusi formulir C6 semuanya kebagian. “KPUD berharap masyarakat aktif. Misalnya sedang tidak ada pada saat distribusi itu ada keluargalah, karena memang kan saat distribusi itu kalau tidak ada orangnya bisa diterima keluarga, kan ada tanda terima,” tuturnya.

Oleh karenanya mengantisipasi hal itu tak terjadi, diminta agar masyarakat lebih proaktif. Sehingga, pada saat distribusi formulir C6 nantinya mereka berada di rumah masing-masing. Namun, hal lain diterangkan Timo. Bila ada masyarakat yang belum menerima formulir C6 saat distribusi atau bahkan sampai hari pemungutan suara. Maka dapat mengurusnya di TPS masing-masing. Dengan catatan, yang bersangkutan terdaftar dalam DPT.

Pemilu Run

Sebagai upaya menumbuhkan kesadaran menggunakan hak pilih masyarakat dalam pemilu kali ini, kemarin jajaran KPU tingkat Sumut menggelar acara Pemilu Run 2019 di Lapangan Merdeka Medan, Jalan Pulau Pinang Medan. Turut hadir mewakili Gubernur Sumut, Sekdaprovsu R Sabrina, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dan jajaran KPU Medan serta KPU Sumut.

Dalam sambutannya, Sabrina kembali mengajak supaya masyarakat Sumut untuk menggunakan hak pilih pada 17 April mendatang. Karena partisipasi masyarakat akan menentukan keberhasilan pemilu dan nasib bangsa ini lima tahun ke depan. “Berhasil tidaknya penyelenggaraan pemilu bukan hanya ditentukan oleh penyelenggara saja, melainkan keterlibatan masyarakat yang jadi penentu, untuk itu camkanlah jangan golput,” ucapnya sebelum melepas para pelari.

Pada kesempatan itu, Sabrina memuji kinerja jajaran KPU Sumut. “Pemerintah provinsi mengapresiasi kegiatan ini. Sebab, selain bisa meningkatkan jumlah partisipan generasi milenial, kegiatan lari ini juga bisa meningkatkan kebugaran tubuh. Melalui lomba lari juga memiliki arti bahwa kita harus bergegas mengikuti pemilu,” tambahnya.

Pihaknya berharap dengan kegiatan seperti ini bisa memberi warna dalam penyelenggaraan pemilu nantinya. “Harapannya penyelenggara sehat, peserta pemilu sehat, maka demokrasi akan sehat. Mari kita lari bersama-sama dengan masing-masing warna kita, namun tetap menjunjung sportivitas demi demokrasi yang transparan dan berintegritas,” tuturnya.

Pemilu Run 2019 merupakan ajang sosialisasi Pemilu yang diadakan serentak KPU se kabupaten/kota hingga provinsi seluruh Indonesia, guna untuk mengingatkan kembali pada masyarakat bahwa Melalui pemilu dapat menentukan nasib bangsa lima tahun ke depan. Acara juga turut dirangkai dengan simulasi penggunaan hak pilih di TPS dalam bentuk pencoblosan surat suara. Selain itu ada pengundian kupon berhadiah atau doorprize serta flashmob (menari bersama). Dalam acara yang dihadiri 2.000 peserta, turut hadir Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, Wakil Kapolda Sumut Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto, dan jajaran Bawaslu Sumut. (prn/mag-1/btr)

Pemilik Akun Antonio Banerra Resmi Tersangka

Arif Kurniawan Radjasa
Arif Kurniawan Radjasa

SURABAYA, SUMUTPOS.CO – Polda Jatim menangkap seorang lelaki yang menyebarkan info meresahkan dan mencatut nama Jawa Pos National Network (JPNN) melalui akun Facebook, Sabtu malam (6/4). Dia ditangkap setelah menyampaikan ujaran kebencian dan rasialisme terhadap etnis tertentu yang viral pada Jumat malam (5/4). Pelaku bernama Arif Kurniawan Radjasa (36) itu ditangkap di Buncitan, Sedati, Sidoarjo.

Saat menyebarkan ujaran kebencian, AK menggunakan akun Facebook Antonio Banerra, mengaku bekerja di JPNN. Itu dituliskannya pada profil akun Facebooknya. Saat ditangkap di rumahnya, Dirreskrimsus Polda Jatim Kombespol Ahmad Yusep Gunawan menegaskan AK tidak memiliki korelasi dengan JPNN maupun Jawa Pos.

“Iya sudah (ditangkap, Red). Dia bukan wartawan Jawa Pos,” tegas Yusep.

Dari video penangkapan yang diperoleh JawaPos.com, AK mengakui bahwa dirinya sama sekali tidak pernah bekerja di Jawa Pos dan JPNN. Dia hanya iseng mengisi biodata pekerjaan di akun Facebooknya. “Ya kan kita tinggal pilih (data pekerjaan di Facebook, Red). Waktu itu yang kepikiran Jawa Pos. Saya nggak kerja di Jawa Pos,” aku AK saat ditanya polisi.

Seorang sumber internal di kepolisian menyebut, AK merupakan pecatan sales. AK pernah bekerja di perusahaan provider internet. “Kalau sekarang pengangguran. Dia pakai nama Jawa Pos karena iseng, Masih didalami lebih lanjut,” ungkapnya.

Secara terpisah, Direktur Bisnis dan IT JPNN, Auri Jaya mengapresiasi penangkapan pelaku. “Kami berterima kasih atas langkah sigap Polri yang telah menangkap pembuat akun Antonio Banerra,” terangnya.

Saat ini PT JPNN sedang mempersiapkan langkah-langkah hukum lanjutan. Bahan-bahan pendukung untuk laporan polisi sedang dikumpulkan. Sebab, JPNN memang tidak memiliki wartawan atau koresponden atas nama Antonio Banerra.

“Kami akan membuat laporan ke Bareskrim Mabes Polri. Perbuatan pelaku yang mengumbar ujaran kebencian dan mengaku sebagai pegawai JPNN telah mencemarkan nama baik kami,” tambah Auri.

Polisi mengenakan Arif pasal berlapis dengan ancaman diatas 5 tahun. Kini, polisi masih memeriksa warga Jalan Buncitan, Nomor 149, Sidoarjo itu untuk mengetahui motif tindakannya.

“Motif masih kami dalami. Kami gabungkan dengan barang bukti yang ada. Dari ponselnya, masih kami kloning,” kata Kasubdit V Siber Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim), AKBP Cecep Susatya di Mapolda Jatim, Minggu (7/4).

Cecep mengatakan, Arif telah membuat akun Facebook bernama Antonio Banerra sejak empat tahun lalu. Sedangkan postingan ujaran kebenciannya baru ia lakukan sejak bulan Maret lalu.

Selama itu, Arif sering memposting komentar atau status yang diduga berbau SARA. Yakni, dengan mengungkit tragedi kerusuhan tahun 1998 lalu.

Akibatnya, banyak pengguna atau akun Facebook lain yang membaca isi postingannya, melaporkan Arif kepada polisi. Semua pelapor merupakan pengguna Facebook.

“Ya, dia hanya punya akun Facebook saja. Dia Sempat mengganti nama akun jadi Gatot Kaca,” ungkap Cecep. (JPC/bbs)

Ingin Ekonomi Syariah di Sumut Lebih Maju

ist BERSAMA: Caleg DPRD Sumut Partai Demokrat nomor urut 4 Dapil Sumut 12, Muhri Fauzi Hafiz bersama pengurus MES Kota Binjai periode 2018-2020. Fauzi Berkeinginan Memajukan Ekonomi Syariah di Sumut sebagai solusi percepatan pembangunan.
ist
BERSAMA: Caleg DPRD Sumut Partai Demokrat nomor urut 4 Dapil Sumut 12, Muhri Fauzi Hafiz bersama pengurus MES Kota Binjai periode 2018-2020. Fauzi Berkeinginan Memajukan Ekonomi Syariah di Sumut sebagai solusi percepatan pembangunan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Calon Legeslatif (Caleg) DPRD Sumut dari Partai Demokrat nomor urut 4 Dapil Sumut 12 (Binjai, Langkat), Muhri Fauzi Hafiz SEMA atau yang kerap disapa dengan sebutan Bang Fauzi ingin mengaplikasikan ilmunya untuk kembali membangun Sumatera Utara (Sumut). Ilmu itu didapatnya di bidang ekonomi syariah yang diperolehnya saat masih duduk di bangku kuliah Pascasarjana di IAIN SU yang saat ini bernama Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).

“Ekonomi Syariah merupakan solusi pembangunan suatu daerah. Maka, saya ingin memperjuangkan agar Ekonomi Syariah di Sumatera Utara bisa maju dan menjadi solusi bagi pembangunan Sumatera Utara”, ucap Fauzi kepada Sumut Pos, Minggu (7/4).

Untuk itu, Fauzi yang saat ini juga menjabat sebagai ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara berkeinginan agar di Sumatera Utara bisa dilahirkan satu peraturan daerah (perda) yang berkaitan dengan ekonomi syariah.

“Gubsu dan Wagubsu yang sekarang pernah mengatakan bahwa mereka berkeinginan untuk memajukan perbankan syariah di Sumut. Tentu itu bagus dan saya akan memperjuangkan agar perda yang berkaitan dengan itu bisa segera dibuat dan diberlakukan”, kata Fauzi.

Menurut Fauzi, hal itu bisa dimulai dengan menjadikan unit usaha syariah PT Bank Sumut menjadi Bank Umum Syariah. Gubernur bisa segera mengusulkan rancangan peraturan daerah (Ranperda) proses spin-off unit usaha syariah menjadi Bank Umum Syariah PT. Bank Sumut. Dan saat terpilih kembali sebagai wakil rakyat di DPRD Sumut, Fauzi berjanji akan mendukung penuh Ranperda itu.

Kepada pembaca Sumut Pos, Fauzi ingin menekankan peran penting seorang anggota DPRD yang dapat membantu kepala daerah (gubernur/bupati/wali kota) untuk mengesahkan Ranperda yang diusulkan. Menurutnya, masyarakat harus jeli dalam memilih calon wakil rakyat agar bisa memperjuangkan Ranperda atau kebijakan-kebijakan yang prorakyat.

“Jadi kalau ada komunitas atau kelompok masyarakat yang punya keinginan agar program kerja dan visi misi komunitasnya bisa berjalan, maka inilah saatnya. Sodorkan program-program untuk diperjuangkan kepada caleg tersebut, jangan malah menyodorkan Caleg dengan tuntutan ‘serangan fajar’ atau money politics saat kampanye seperti ini,” tegasnya.

Sebagai contoh, ujar Fauzi, melalui kelompok Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Binjai, di mana Fauzi bertindak selaku ketua MES kota Binjai periode 2018-2020 menjelaskan, bahwa dia berkeinginan agar MES kota Binjai bisa mengusulkan Ranperda tentang ekonomi syariah di Sumatera Utara. “Jenisnya ada banyak, bisa tentang destinasi wisata halal, jaminan produk halal, atau bisa juga dengan Ranperda tentang badan wakaf daerah atau tentang koperasi syariah,” tuturnya.

Fauzi yang sekarang sedang menjadi mahasiswa Doktor (cand) Ekonomi Syariah dari Pascasarjana UIN Sumut ini juga mengatakan, dengan semangat yang dibangun ini, jika dikabarkan secara luas kepada masyarakat maka akan mampu menjadi cara jitu untuk melawan politik uang yang sangat jahat menjelang pemungutan suara pada 17 April mendatang.

“Saya ingin masyarakat juga diberikan pemahaman, bahwa momen pemilu ini bukan soal bagi-bagi uang tetapi soal bagi-bagi impian, cita-cita, harapan, dan tentunya komitmen untuk bersama-sama memajukan ekonomi syariah. Karena majunya ekonomi syariah di Sumut adalah solusi percepatan pembangunan,” pungkasnya. (mag-1/azw)

Anak Pedagang Sapi, Selalu Berpegang Janji

Kuat Surbakti
Kuat
Surbakti

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Merasakan hidup dari bawah, membuat Kuat Surbakti yang sekarang menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPRD Sumatera Utara periode 2019-2024, tahu betul keterbatasan berada pada titik tersebut. Sejak itu pula, Kuat bertekad menjadi orang yang sukses dan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.

Bagi politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang sudah dua periode duduk sebagai Anggota DPRD Kota Medan, mulanya tidak ada cita-cita dan bermimpi sedikit pun menjadi seorang wakil rakyat. Sebab bila ditelisik dari keturunan keluarga, Kuat hanyalah seorang anak dari pedagang sapi. Tidak ada darah politisi yang mengalir dalam tubuh seorang Kuat Surbakti.

Namun dengan segala kepahitan dan keterbatasan hidup yang dijalani, itu pula yang memotivasinya punya mimpi menjadi orang sukses. Kuat Surbakti semasa muda, juga pernah menjalani pekerjaan sebagai satpam atau petugas keamanan di RSUP H Adam Malik Medan, selama sepuluh tahun. Berkat kesungguhan dan keuletannya bekerja, sembari memegang teguh serta berprinsip bahwa hidup harus bermanfaat bagi orang banyak, ia lantas dipercaya menjadi kepala lingkungan di Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan.

Sejak saat itu, suami Juita Hati Sembiring mulai memantapkan mimpi besarnya menjadi manusia yang bermanfaat untuk sesama dan lingkungan sekitarnya. Dimana dengan membantu masyarakat dari semua urusan saat mengemban amanah sebagai kepala lingkungan.

“Manusia itu diciptakan untuk memiliki manfaat bagi sesama. Prinsipnya kita berbahagia bila bermanfaat bagi orang lain. Kalau kita tidak bermanfaat bagi orang lain, hidup pun kita seribu tahun seperti tidak ada artinya,” ucap Kuat kepada Sumut Pos, Minggu (7/4).

Menurut dia manusia itu adalah makhluk sosial. Karenanya, wajib hukumnya untuk saling membantu dan tolong-menolong. Tak hanya itu, dirinya juga mengaku selalu proaktif ditengah-tengah masyarakat. “Dan kenapa saya punya keinginan yang kuat menjadi wakil rakyat, supaya bisa lebih bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan saya,” ucapnya.

Diungkapkan dia, awal menjeburkan diri terjun ke politik pada zaman reformasi (1998). Dimana pada era tersebut, akses informasi mulai terbuka termasuk kebebasan berpendapat yang dijamin negara. “Saya masih semangat karena waktu itu orde baru. Saya lalu masuk ke PAN. Dari situ beranjak terus (ikut politik) sampai sekarang,” ujar caleg nomor 1 asal Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut 2 Medan B yang meliputi Kecamatan Medan Sunggal, Barat, Helvetia, Tuntungan, Johor, Maimun, Polonia, Baru, Petisah, dan Selayang ini. (prn/azw)

“Gak ada mengalir darah politik dari kedua orang tua dan keluarga saya. Ayah seorang pedagang sapi dan petani. Jadi tak bermimpi menjadi wakil rakyat pada saat itu. Saya pernah menjadi satpam RS Adam Malik 10 tahun, lalu Kepling Namo Gajah,” sambung dia.

Karena tahu betul susahnya hidup sebagai rakyat jelata, Kuat ingin membantu masyarakat di sekitar tempat tinggalnya dan warga Kota Medan pada umumnya. Ia juga punya prinsip, bahwa janji-janji politik saat kampanye maupun setelah duduk sebagai anggota dewan, wajib hukumnya untuk diwujudkan. Sebab menurut dia, janji seorang wakil rakyat bukan sebatas menyenangkan hati rakyat semata, melainkan harus direalisasikan dalam bentuk nyata yaitu perbuatan. “Karir saya betul-betul dari bawah. Makanya saya tahu betul kondisi di bawah itu sangat susah,” katanya.

Anak petani dan pedagang sapi ini memang selalu berpegang teguh akan janjinya, sebab jika pernah ingkar maka takkan mungkin Kuat dipilih dua kali oleh rakyat sebagai legislator Kota Medan. Sekarang waktunya Kuat merealisasikan mimpi warga Medan sebagai konstituennya, untuk ‘naik kelas’ menjadi Anggota DPRD Sumut periode 2019-2024. (prn/azw)

Peduli Pendidikan dan Fokus Advokasi Hukum

ist SOSIALISASI: Robi Anugrah Marpaung SH MH melakukan sosialisasi ke basis pemilihnya.
ist
SOSIALISASI: Robi Anugrah Marpaung SH MH melakukan sosialisasi ke basis pemilihnya.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Satu tekad Robi Anugrah Marpaung SH MH dalam ke ikut sertaannya menjadi Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR-RI periode 2019-2024, yakni keseriusannya di dunia pendidikan. Caleg Partai Golkar nomor urut 4 Dapil Sumut I ini, bahkan telah mendirikan Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD), RAM School di Patumbak, Deliserdang.

“Tanggal 23 Juli 2013 RAM School berdiri. Alhamdulilah, saat ini sudah ada 6 kelas yang dibangun untuk anak didik di sekolah yang saya dirikan tersebut,” ungkapnya kepada Sumut Pos, belum lama ini.

Kepeduliannya terhadap dunia pendidikan inilah yang kemudian mendorongnya untuk berbuat terhadap masyarakat sekitar. Apalagi menurutnya, di jaman milenial ini, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk bisa bersekolah.

“Saya adalah anak tukang jahit, dulu bapak saya mengupayakan bagaimana supaya anak-anaknya bisa bersekolah. Karna saya yakin, dengan tekad dan kemauan orangtua, tidak ada yang tidak mungkin untuk anaknya mengenyam pendidikan,” kata Ketua Umum PP Bakumham DPP Partai Golkar ini.

Atas dasar itupula, dirinya sekarang berhasil mendirikan sekolah. Atas jerih payahnya itulah, Robi berkeinginan menjadi caleg yang memperjuangkan pendidikan murah tapi berkualitas di Sumatera Utara khususnya, dan Indonesia umumnya.

Selain itu, Robi menginginkan setiap siswanya memiliki ahklak mulia dan mengerti tentang agama. “Sasaran pembentukan sekolah, pertama untuk mengubah pola pikir masyarakat di sekitaran sekolah RAM School menuju yang lebih baik.

Kedua, untuk membentuk wadah kaderisasi pemimpin bangsa, dari tingkat paling bawah PAUD, TK, SD dan seterusnya yang berakhlak mulia, berkarakter dan mengerti agama,” terangnya.

Selain mendirikan sekolah, Robi juga mendirikan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum RAM Indonesia. Fokusnya, memberikan bantuan hukum yang tersebar di 5 provinsi, yakni Jakarta, Riau, Gorontalo, Jawa Barat, dan Sumatera Utara.

“Untuk Sumatera Utara, sejak setahun yang lalu saya sudah mendirikan Rumah Aspirasi yang khusus konsultasi hukum dan pengaduan masyarakat. Jadi bila ada masyarakat yang tersandung masalah hukum, bisa datang ke rumah aspirasi kita di Jalan Sakti Lubis, Medan,” tuturnya.

Suami Primahkota Handiska Harahap ini, enggan menyebut apa yang telah dibangunnya sebagai prestasi. Kata Ayah tiga anak ini, kesemuanya itu merupakan suatu bentuk panggilan dan pengabdian melayani masyarakat.

“Saya tidak butuh penghargaan, yang penting bagaimana bisa membangun Indonesia ini, dengan mengalokasikan dana yang ada di DPR, untuk kemaslahatan bersama,” tegasnya.

Tak lupa Robi mengingatkan kepada warga masyarakat Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, Serdang Bedagai, dan kota Tebingtinggi untuk datang ke TPS pada tanggal 17 April 2019.

“Ayo bersama-sama datang ke TPS masing-masing pada tanggal 17 April 2019, khusus kertas warna kuning untuk DPR RI. Lihat partai nomor 4 Partai Golkar, coblos dan menangkan nomor urut 4 atas nama Robi Anugrah Marpaung SH MH,” serunya. (man/azw)

Masa Membludak, Warga Diminta Gunakan Hak Pilih

ist PIDATO: Anggota DPR RI, Ali Umri saat menyampaikan pidatonya di hadapan ribuan warga Kota Binjai, di Ladang Durian Binjai Utara, Sabtu (6/4).
ist
PIDATO: Anggota DPR RI, Ali Umri saat menyampaikan pidatonya di hadapan ribuan warga Kota Binjai, di Ladang Durian Binjai Utara, Sabtu (6/4).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dalam rangkaian masa reses di Kota Binjai, anggota DPR RI dari fraksi partai NasDem HM Ali Umri SH MKn didampingi anggota DPRD Sumut Drs H Anhar A Monel dan anggota DPRD Binjai Drs Matsyah dan Caleg DPRD Binjai HM Rizki Syahputra SH MKn melakukan tatap muka untuk menjalin silaturahim bersama masyarakat untuk menjemput aspirasi warga di Kota Binjai, Sabtu (6/4).

Kehadiran masyarakat yang membeludak mencapai sekitar empat ribu orang, membuat lokasi acara di Ladang Durian, Kecamatan Binjai Utara, penuh sesak. Bahkan, warga yang hendak menyalami Ali Umri terpaksa antre.

Dalam kegiatan resesnya ini, Ali Umri mengatakan, dirinya selalu mendatangi Kota Binjai karena ia dulunya Wali Kota Binjai selama 10 tahun. Baginya, Binjai harus menjadi kota yang mendapat prioritas dari pemerintah. “Saya selaku anggota dewan di senayan, tidak akan henti hentinya memperjuangkan keinginan dan keluhan warga yang menginginkan kesejahteraaan bisa lebih ditingkatkan lagi, khususnya Binjai dan umumnya Sumatera Utara,” kata Ali Umri.

Dikatakan Ali Umri, saat ini masyarakat sedang menghadapi kegiatan pesta demokrasi untuk memilih presiden, angota DPR pusat, provinsi, kabupaten, kota, anggota DPD yaitu pemilu.

“Masyarakat jangan menjadi termakan isu berita hoax, berita fitnah, berita ujaran kebencian. Saya berharap kita semua harus datang ramai ramai ke tempat pemungutan suara (TPS), jangan golput. Gunakan hak pilih untuk ikut mencoblos. Masyarakat harus menentukan sikap untuk memilih pemimpin, silakan pilih siapa yang disukai, karena satu suara akan menentukan nasib bangsa dan negara ini,” kata Ali Umri lagiyang disambut yel yel Jokowi Yes. Untuk itulah, lanjutnya, tentukan pilihan dengan tidak termakan isu fitnah yang akhirnya memilih yang salah dan menyesal setelah itu. “Mari gunakan hak pilih dengan mengajak semua keluarga untuk ikut ambil bagian sebagai warga negara dalam pesta demokrasi sekali lima tahun ini,” kata Ali Umri di hadapan empat ribu massa.

Umri juga kembali mengingatkan kepada massa di loaksi itu untuk datang ke TPS memilih dan mencoblos kertas suara yang isinya memilih presiden, anggota dewan, anggota perwakilan daerah. “Yakinlah sumbangsih kita dengan memberikan suara untuk memilih pemimpin, akan kita rasakan manfaatnya dengan terpilihnya presiden dari keinginan kita semua,” ujarnya Ali Umri yang kembali maju lagi pada pemilu legislatif dengan nomor urut 1 di dapil Sumut 3. Seusai meyampaikan pidatonya, masyarakat berbaur dengan anggota DPR RI ini dengan makan siang bersama dan juga dengan diselilingi hiburan musik keyboard.(ila/azw)

Sosialisasi Menjelang Pemilihan Umum, KPU Gelar Fun Run Serentak Sepanjang 5 Km

ist PELEPASAN: KPU Langkat menggelar secara serentak Fun Run sepanjang 5 kilometer di Alunalun T Amir Hamzah Stabat, Minggu (7/4).
ist
PELEPASAN: KPU Langkat menggelar secara serentak Fun Run sepanjang 5 kilometer di Alunalun T Amir Hamzah Stabat, Minggu (7/4).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar secara serentak Fun Run sepanjang 5 kilometer di berbagai daerah di Sumatera Utara, Minggu (7/4). Di Binjai, KPU mengelar di Taman Balita Jalan Veteran, Binjai.

Pada kesempatan ini, penyelenggara pemilu di Kota Binjai menyerukan agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu serentak, Rabu 17 April 2019. “Ayo memilih. Gunakan hak pilih kita. Jangan golput,” ujar Ketua KPU Binjai, Zulfan Effendi usai acara.

Ratusan atlet pelari dari kalangan milenial meramaikan acara tersebut. Dengan mengangkat tema KPU Colour Run Menyongsong Pemilu Serentak 2019, acara ini dilepas Sekretaris Daerah Kota Binjai, M Mahfullah Daulay didampingi Kapolres AKBP Nugroho Tri Nuryanto dan Dandim Langkat Letkol Syamsul Alam serta Ketua KPU Zulfan Effendi.

Di Kabupaten Langkat kegiatan dipusatkan di alunalun T Amir Hamzah, Stabat. Ketua KPU Langkat Sopyan Sitepu dalam sambutanya mengatakan, kegiatan yang berlangsung merupakan bagian dari program sosialisasi dalam rangka mensukseskan pelaksanaan pemilu yang akan berlangsung pada Rabu 17 April mendatang.

Sopyan mengimbau seraya mengajak masyarakat Langkat agar turut serta dalam mensukseskan pemilu dengan cara ikut serta dalam pencoblosan surat suara nantinya, karena masa depan bangsa dan negara ada ditangan masyarakat.

Di Karo, acara fun run mengambil lokasi start dari halaman Kantor DPDR Karo, melalui Jalan Pahlawan – Simpang Enam-depan RSU Kabanjahe – Jalan Pala Bangun – Finish kantor DPRD Karo dengan jarak 3 km. Acara KPU RUN Ini diikuti oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana.

Sementara di Tebingtinggi, digelar di depan Kantor KPU Jalan Rumah Sakit Umum Kota Tebingtinggi hingga menyusuri jalan inti kota.

Ratusan masyarakat dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum serta Forkompinda melaksanakan gerak jalan santai dalam hal mengajak masyarakat Kota Tebingtinggi Sadar Pemilu Serentak 17 April 2019 mendatang.

Di Kabupaten Dairi, kegiatan ini sekaligus menggelar deklarasi damai diikuti penyelenggara pemilu, partai politik peserta pemilu serta pemilih pemula dari Kecamatan Sidimalang. Kegiatan fun run dan deklarasi damai ini dihibur artis batak dari ibu kota Jakarta Trio Nabasa.

Ketua KPU Dairi, H Sudiarman Manik menegaskan, kegiatan yang dilakukan sebagai sosialisasi kepada masyarakat bahwa akan melaksanakan pemilu Presiden/wakil Presiden, DPD serta anggota legislatif pada 17 April 2019. Sementara, di Asahan gelar di Alunalun Rambate Rataraya Kota Kisaran Kecamatan Kisaran. (ted/bam/deo/ian/mag-10/omi)

Masih Sangat Butuh Stoper, Lirik Godstime Ouseloka

net LATIH: Asisten Pelatih PSMS Medan Edy Syahputra saat menggelar seleksi pemain, belum lama ini. Ayam Kinantan membidik pemain naturalisasi eks Aceh United Godstime Ouseloka, untuk memperkuat lini pertahanan.
net
LATIH: Asisten Pelatih PSMS Medan Edy Syahputra saat menggelar seleksi pemain, belum lama ini. Ayam Kinantan membidik pemain naturalisasi eks Aceh United Godstime Ouseloka, untuk memperkuat lini pertahanan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Stoper naturalisasi mantan Aceh United Godstime Ouseloka, dilirik tim pelatih PSMS Medan. Meski manajemen sudah mengontrak secara resmi 12 pemain, yang di dalamnya juga sudah terdapat beberapa penggawa dengan posisi serupa, tim pelatih mengaku, masih sangat membutuhkan tenaga stoper andal dan berpengalaman.

Asisten Pelatih PSMS Medan, Edy Syahputra mengungkapkan, di tengah seleksi pemain yang masih berjalan, mereka tetap mencari pemain-pemain baru, baik lokal, luar, maupun naturalisasi untuk mengisi posisi-posisi yang dinilai masih kurang amunisi.

“Saat ini ada pemain naturalisasi yang lagi diincar. Tapi Senin (hari ini, red) baru mau dibicarakan ke pengurus. Kalau oke, mungkin merapat,” kata Edy, Minggu (7/4).

Edy juga mengatakan, tim pelatih saat ini tengah berburu stoper, karena memang membutuhkan pemain yang siap pakai dan berpengalaman. Apalagi, pemain yang sempat dibidik, Dedi Gusmawan, sudah merapat ke Semen Padang. “Posisi stoper memang sangat dibutuhkan. Pelatih mau cari sosok yang berpengalaman untuk mengatur lini pertahanan. Kami pikir, Godstime bakal cocok,” bebernya.

Seperti diketahui, sebelumnya tim pelatih sudah mengajukan beberapa nama pemain incaran ke manajemen. Seperti Tri Handoko dari Persis Solo yang berposisi sebagai penyerang, Rangga Pratama dari Sriwijaya (kiper), Dani Pratama (stoper), dan Aldino Herdianto (striker).

Sementara itu, bek kiri PSMS Medan Syaiful Ramadhan, optimistis Ayam Kinantan bisa lolos ke Liga 1. Meski sebagian pemain masih minim pengalaman, menurutnya hal tersebut bukan alasan, apalagi mayoritas pemain diisi putera daerah. “Memang pemain yang sekarang ini masih banyak yang amatir, tapi bukan kami harus pesimis. Kuncinya, pemain harus kerja keras,” harapnya.

Syaiful mengatakan, dengan diisi oleh pemain asli dari Sumut, dia yakin, para pemain lebih termotivasi untuk membanggakan klub asal kelahirannya. “Pemain kan juga banyak anak Medan. Pasti bertambah motivasinya. Membela klub asal kelahiran, pasti motivasinya berbeda, lebih ngotot,” jelasnya.

Motivasi yang sama ditunjukkan bek kanan PSMS Medan, Dimas Sumantri. Dia mengaku senang bisa kembali memperkuat Ayam Kinantan. Pemain jebolan PON Sumut ini, tak menyangka bisa kembali. Pasalnya, 2017 lalu, dia sempat membela PSMS Medan, namun dicoret karena cedera. Padahal saat itu, PSMS Medan berhasil naik ke Liga 1. “Tentu saya senang bisa main di PSMS. Saya ke sini karena ingin mengangkat PSMS ke Liga 1 lagi,” ungkapnya optimis.

Terkait komposisi pemain saat ini, dia tak mau menanggapi. Menurutnya, sebagai pemain fokusnya adalah memberikan permainan terbaik. “Kalau soal kekuatan tim, itu urusan pelatih. Secara pribadi, saya maunya teman-teman di PSMS ini, yang mau kerja keras dan bertanggung jawab, itu saja,” pungkasnya. (saz)

Panasonic Optimis Perbaharui Gaya Hidup Masyarakat

BERSAMA: President Director PT Panasonic Gobel Indonesia, Seigo Saifu bersama rekan saat peluncuran Lemari Es yang menggunakan teknologi PrimeFresh.
BERSAMA: President Director PT Panasonic Gobel Indonesia, Seigo Saifu bersama rekan saat peluncuran Lemari Es yang menggunakan teknologi PrimeFresh.

Sektor elektronik merupakan salah satu industri yang diproyeksi tumbuh pada tahun 2019 dan bergerak cepat setiap harinya seiring dengan perkembangan teknologi. Pembaharuan teknologi merupakan hal yang penting pada industri elektronik karena dapat mempengaruhi gaya hidup dan kebutuhan masyarakat.

Panasonic optimis membangun orbit baru di tahun fiskal 2019 akan lebih membaik dibanding tahun fiskal sebelumnya, kaarena adanya Pemilihan Presiden (Pilpres) yang diharapkan akan membuat perekonomian semakin membaik.

Pertumbuhan bisnis Panasonic di Indonesia tidak lepas dari dukungan serta kepercayaan yang kuat dari para diler. Berlandaskan filosofi Co-existing dan Co-prosperity, yang disebut hubungan Win-Win sejak tahun 1962, Panasonic hadir melalui kegiatan “Regional Partner Conference” untuk 15 cabang secara serentak di 10 kota selama 2 hari dalam rangka memperkuat kerja sama dengan mitra dealer dan lebih dekat dengan komunitas yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia juga Media.

President Director PT Panasonic Gobel Indonesia, Seigo Saifu mengatakan bahwa Indonesia merupakan pasar penting bagi Panasonic, oleh karena itu, di tahun Fiskal Baru 2019 ini Panasonic menyiapkan serangkaian strategi bisnis terbaru untuk memperkuat pasar Indonesia.

”Tahun ini, kami ingin mengajak rekan diler kami dan masyarakat di seluruh Indonesia untuk memperbaharui gaya hidup melalui serangkaian ’Hero Product’ serta costumer campaign Menang Bersama Panasonic menuju masa depan yang lebih baik,” kata Seigo Saifu.

Panasonic mengundang masyarakat untuk menikmati momen kemenangan dari beberapa momentum di bulan April hingga Juni seperti Pemilihan Presiden, Bulan Ramadan, Paskah, hingga Idul Fitri dan berbagi kebahagiaan bersama meialui Campaign Menang Bersama Panasonic. Melalui campaign ini, masyarakat berkesempatan untuk memenangkan berbagai hadiah menarik di setiap pembelian produk Panasonic.

Panasonic juga terus berkomitmen untuk selalu mengembangkan teknologi terbaik disetiap tahunnya agar dapat meningkatkan gaya hidup konsumen di Indonesia. Teknologi tersebut yaitu ”Nanoe” dan ”PrimeFresh”, dimana kedua teknologi ini menekankan pada perbaikan, penciptaan serta menjaga kualitas udara yang sehat bagi manusia.

Teknologi Nanoe adalah teknologi pemurni udara revolusioner dengan kemampuan untuk menghilangkan bau, menghambat pertumbuhan bakteri, virus dan Jamur serta dapat menghilangkan debu. Kemampuan yang sangat efektif 10x lebih besar mengurangi bau tidak sedap seperti asap rokok dan sangat efektif melumpuhkan virus, bakteri, jamur yang melayang di udara (airborne) dan menempel di serat kain (adhesive) dimiliki oleh teknologi Nanoe-X, sedangkan teknologi Nanoe-G sangat efektif hingga 99 % untuk menghilangkan partikel meter 2.5 seperti debu sehingga menjadikan udara lebih berkualitas, segar dan bersih. Panasonic AC tidak hanya menyediakan pendingan udara tetapi juga untuk meningkatkan kualitas udara guna menjalani kehidupan yang lebih baik.

Sementara itu, teknoIogi “PrimeFresh” merupakan teknologi yang menjaga suhu kompartemen kulkas di -3°C sehingga daging tetap segar hingga 7 Hari dengan soft freezing. Dengan teknologi ini, lemari es mampu menjaga suhu ideal di PrimeFresh kompartemen sehingga kesegaran, gizi, nutrisi, serta cita rasa makanan dapat dipertahankan. Sedangkan untuk daging, hanya dibekukan secara lembut sehingga akan mudah untuk cair. Selain itu, dengan disematkannya teknologi Econavi Inverter, serangkaian lemari es dari Panasonic ini mampu menghemat penggunaan listrik hingga 40% dan tetap baik pada tegangan rendah hingga 160volt.

” Melalui teknologi ”PrimeFresh” dan “Nanoe” kami mencoba untuk terus memberikan nilai tambah dari produk-produk kami kepada masyarakat Indonesia agar dapat menikmati teknologi yang terbarukan serta menjalani kehidupan dengan lebih baik bersama Panasonic” tutup Seigo Saifu. (rel/tri/ram)

Berdayakan Ekonomi UMKM secara Gotong Royong, Tommy Soeharto Resmikan GoRo Cibubur

ISTIMEWA TINJAU: Komisaris Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Hutomo Mandala Putra bersama Direktur Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Milasari Kusumo Anggraini meninjau bahan-bahan kebutuhan pokok di sela-sela grand opening GoRo Super Grosir Cibubur, Jawa Barat, Minggu (7/4).
ISTIMEWA
TINJAU: Komisaris Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Hutomo Mandala Putra bersama Direktur Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Milasari Kusumo Anggraini meninjau bahan-bahan kebutuhan pokok di sela-sela grand opening GoRo Super Grosir Cibubur, Jawa Barat, Minggu (7/4).

CIBUBUR, SUMUTPOS.CO – Setelah soft opening pada 17 Oktober 2018 lalu, GoRo Super Grosir Cibubur yang berada di bawah naungan PT Berkarya Makmur Sejahtera resmi meluncur dengan dilakukannya grand opening oleh Komisaris Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Hutomo Mandala Putra atau akrab disapa Tommy Soeharto, di Cibubur, Minggu (7/4).

Direktur Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Milasari Kusumo Anggraini mengatakan, GoRo Cibubur yang terletak di Jalan Alternatif Cibubur KM 5, Nagrak, Gunung Putri, Bogor, mengusung pemberdayaan tata ekonomi berlandaskan “Gotong Royong”(Goro) dan berkeadilan. “Dengan dilakukannya grand opening ini, kami sangat bangga karena dengan demikian kami secara riil berkontribusi melalui pengembangan usaha melalui ‘ekosistem GoRo’ yang merupakan contoh dari pemberdayaan ekonomi UMKM yang dikerjakan secara gotong royong,” kata Milasari.

Bentuk nyatanya berupa retail bahan pokok atau gerai UMKM ini, lanjut Milasari, melibatkan pemasok seperti petani dan peternak dan pedagang kecil di level ekonomi mikro. Atau dapat juga dikatakan, GoRo secara riil menggandeng Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menurutnya, Perjalanan yang dilalui sejak soft opening pada 17 Oktober 2018 lalu sampai sekarang, bukanlah perjalanan yang mudah. “Berbagai challenge di perjalanannya dan di lapangan kami lalui dan kami hadapi, di kompetisi yang cukup ketat di pasar retail ataupun grosir di Indonesia. Namun alhamdulilah sampai hari ini GoRo sudah ada di lima tempat yakni Cibubur, Surabaya, Wonosobo, Bandung, Papua dan memiliki total 69 warung yang kita sebut e-warung GoRo di daerah daerah Jabar, Jatim, Jateng dan Karawang, serta menggandeng 8 mitra Koperasi. Lebih dari 50 komunitas dan lebih dari 100 UKM bergabung dengan kami,” bebernya.

Disebutnya, sejak soft opening sampai sekarang, mereka memiliki pertumbuhan yang cukup positive average di Cibubur sendiri 23 persen dan 27 persen in total all stores. “Kami cukup bangga dengan perkembangan tersebut dan berterimakasih kepada kepercayaan masyarakat dan antusiasme serta aspirasi yang luar biasa. Kami akan terus bekerja terbaik untuk bisa melayani seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Bahkan saat ini, tercatat sudah ada 8 kemitraan bergabung dalam waktu 5 bulan dan lebih dari 5.000 pelanggan terdaftar aktif di Cibubur. Mereka antara lain adalah para pemilik usaha warung, resto, katering, kafe, kantor, hingga rumah tangga.

Komisaris Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Hutomo Mandala Putra menyebutkan, untuk GoRo di Cibubur ini sendiri, target utamanya mampu menangani untuk wilayah Jawa Barat, Banten, dan DKI. Ke depannya, tegas pria yang akrab disapa Tommy Soeharto itu, setiap satu provinsi akan memiliki satu toko GoRo dan setiap kecamatan satu GoRo Kemitraan dan sampai ke desa-desa GoRo Chanelling.

Hingga saat ini perkembangan GoRo cukup fantastis yakni selain di Cibubur juga telah mencapai Bandung, Wonosobo, Surabaya, dan Papua. Ditambah lagi dengan 69 gerai e-Warung Goro: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur. “Cukup mengejutkan dan telah melampaui ekspektasi awal kami, di mana pemberdayaan ekonomi melalui GoRo ekosistem ini terjadi dalam waktu singkat dan mendapatkan respon yang sangat baik dari pelbagai daerah,” ungkap Tommy.

Ke depannya, GoRo akan melebarkan sayapnya ke seluruh Indonesia. Hingga akhir tahun 2019 ini diperkirakan akan ada lebih dari 6 stores akan dibuka dan warung GORO akan ada di setiap desa . “Hal ini dilakukan demi menggiatkan kembali prinsip-prinsip ekonomi kerakyatan yang dapat menjangkau masyarakat hingga level bawah,” timpal Milasari.

Sementara itu,  untuk transaksi jual beli di GoRo Super Grosir akan melayani pembelian secara daring. Sehingga nanti sifatnya cashless dan peperless . (rel/adz/ram)