Home Blog Page 5498

Hari Ini Penutupan MTQ Kota Medan

PERSIAPAN: Persiapan penutupan MTQ ke - 52 Kota Medan di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan yang akan dilakukan hari ini, Sabtu (16/3).
PERSIAPAN: Persiapan penutupan MTQ ke – 52 Kota Medan di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan yang akan dilakukan hari ini, Sabtu (16/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke – 52 Kota Medan yang berlangsung di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan hari ini, Sabtu (16/3) ditutup Wali Kota Medan, HT Dzulmi Edin.

Acara penutupan akan ditandai dengan penurunan bendera MTQ, kemudian pengumuman pemenang oleh Dewan Hakim dan sambutan Wali Kota Medan yang dimulai sekira pukul 20.00 usai waktu Salat Isa.

Semua golongan tilawah melaksanakan final di arena utama berlangsung pada Jumat (15/3) sejak pukul 08.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Sekretaris Dewan Hakim MTQ 52 Kota Medan, Rustam Lubis mengatakan final di arena utama diikuti 93 peserta dari 16 cabang yang diperlombakan. “Seharusnya jumlah finalis 96 peserta, karena pada cabang tafsir quran golongan bahasa Indonesia putri tidak ada yang masuk final, maka jumlah finalis berkurang 3 orang,” katanya, Jumat (15/3).

Adapun finalis yang masuk final untuk cabang tilawah mujawwad golongan kanak kanak putra NPP 25, 11, 17 dan putri NPP 36, 24, 22. Cabang tilawah golongan qiraat as sabah mujawwad dewasa putra NPP 175, 171, 189 dan putri NPP 180, 174, 172.

Untuk cabang tilawah golongan qiraat as sabah murottal dewasa putra NPP 271, 259, 269 dan putri NPP 262, 258, 279. Cabang tilawah golongan mujawwad remaja putra NPP 55, 57, 75 dan putri NPP 70, 54, 68. Cabang tilawah golongan makalah Al Quran putra NPP 691, 681, 699 dan putri NPP 690, 678, 692.

Cabang musabaqah khat Al Quran golongan kontenporer putra NPP 15, 25, 05 dan putri NPP 22, 16, 02. Cabang mushabaqah khat Al Quran golongan dekorasi putra NPP 01, 15, 17 dan putri NPP 02, 04, 08. Cabang mushabaqah khat Al Quran golongan naskah putra NPP 01, 15, 13 dan putri NPP 08, 10, 04.

Cabang mushabaqah khat Al Quran golongan hias mushaf putra NPP 09, 15, 07 dan putri 04, 06, 02. Cabang tilawah golongan dewasa putra NPP 107, 105, 95 dan putri NPP 120, 110, 104. Cabang tafsir Al Quran golongan bahasa Indonesia putra 601, 597, 599 dan putri nihil.

Kemudian cabang tilawah golongn sabah murottal remaja putra NPP 229, 247, 233 dan putri NPP 240, 238, 242. Cabang mushabaqak syahril Quran putra NPP 11, 07, 33 dan putri NPP 14, 16, 22.

Cabang musabaqah hafzil quran golongan 5 juz tilawah putra NPP 391, 383, 389 dan putri 388, 398, 386. Cabang mushabaqah hafzil quran golongan 1 juz tilawah putra NPP 359, 375, 367 dan putri NPP 350, 338, 360. Terakhir cabng tilawah golongan tartilul quran putra 307, 319, 298 dan putri 308, 314, 298.

“Saat ini ketua hakim sedang melakukan sidang untuk membahas finalis yang masuk final. Semoga semua acara besok (hari ini,Red) berjalan lancar,” harap Sekretaris MTQ Kota Medan. (fac/ila)

Siap Dukung Pembangunan, Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kota Medan Audiesi ke Wali Kota

foto-foto pemko medan for sumut pos BERSAMA: Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin foto bersama PD Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Medan di rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman, Rabu (13/3).
foto-foto pemko medan for sumut pos
BERSAMA: Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin foto bersama PD Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Medan di rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman, Rabu (13/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Berharap Bisa Berkontrobusi Bangun Kota Medan Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S, MSi,MH menerima audiensi PD Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Medan di rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman, Rabu (13/3). Selain bersilaturahim, kunjungan ini juga bertujuan untuk mengundang Wali Kota Medan pada acara pelantikan kepengurusan PD IPM Kota Medan.

Ketua PD IPM Kota Medan Gilang Kirana Pamungkas Lubis yang hadir bersama pengurus lainnya menjelaskan bahwa kunjungan ini selain bersilaturahim dan bertatap muka langsung, juga untuk mengundang Wali Kota Medan pada acara pe-lantikan kepengurusan PD IPM Kota Medan di Hotel Garuda Plaza pada tanggal 23 Maret 2019 mendatang. Kepengurusan ini dilantik pasca dipilihnya melalui Musyawarah Daerah yang telah dilakukan beberapa waktu lalu.

“Sebagai Pelajar kami memerlukan dukungan dan masukan dari bapak Wali Kota untuk kemajuan organisasi PD IPM Kota Medan. Selain itu kami siap bekerja sama dan mendukung program pemerintah kota khususnya di bidang pendidikan,” kata Ketua PD IPM Kota Medan.

Wali Kota Medan didampingi Kepala Kesbangpol, Sulaiman Harahap, Kadis Pendidikan, Drs. Marasutan dan Kabag Agama, Adlan,SPd menyampaikan dukungan atas pelantikan Kepengurusan PD IPM Kota Medan yang akan digelar nantinya. Tentunya sebagai organisasi, IPM Kota Medan harus dapat menunjukkan eksistensi di tengah masyarakat dengan ikut berkontribusi dalam pembangunan.

“Untuk membesarkan Organisasi, IPM harus menjadi organisasi yang terbuka bagi siapa saja. Artinya dalam berbuat dan membantu masyarakat tidak membedakan satu sama lainnya. Sebab para pengurus yang terlibat dalam organisasi ini merupakan generasi penerus. Oleh sebab itu manfaatkan ilmu dan pengalaman selama dalam berorganisasi. Selain itu jauhi narkoba dan jangan sekalipun terlibat dalam lingkaran narkoba,” pinta Wali Kota.

Wali Kota Medan berharap kepengurusan PD IPM Kota Medan yang akan dilantik ini dapat berkerja dengan baik serta dapat berkontribusi bagi pembangunan kota Medan dengan melakukan berbagai kegiatan yang positif di tengah masyarakat khususnya di bidang pendidikan.

Sementara, Ketua PD IPM Kota Medan Gilang Kirana Pamungkas Lubis mengatakan, pelantikan rencananya digelar di Hotel Garuda Plaza, Sabtu (23/3). Pesertanya ditaksir mencapai 300-500 orang, Gilang mengharapkan Wali Kota hadir sekaligus memberikan arahan untuk memotivasi sleuruh pengurus dan anggota PD IPM Kota Medan.

“Sebagai pelajar, kami memerlukan dukungan dan masukan dari Bapak Wali Kota untuk kemajuan organisasi PD IPM Kota Medan. Selain itu kami siap bekerjasama dan mendukung program Pemko Medan, khususnya bidang pendidikan,” kata Gilang. (ris/ila)

WNI yang Ditawan Militan Yaman Dipulangkan

IST/SUMUT POS SIAGA: Puluhan Militan Yaman bersiaga di lokasi pertempuran.
IST/SUMUT POS
SIAGA: Puluhan Militan Yaman bersiaga di lokasi pertempuran.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Seorang WNI yang ditahan kelompok bersenjata di Yaman sudah tiba di tanah air, Rabu (13/3). Adib Nadim dipulangkan oleh KBRI Muscat menggunakan penerbangan Oman Air didampingi oleh pejabat KBRI Muscat.

Adib ditangkap oleh kelompok bersenjata di Kota Yaslah, 30 km Selatan Yaman, pada tanggal 28 November 2018. Adib ditahan selama 99 hari bersama sekitar 7 warga negara asing lainnya hingga dibebaskan pada 7 Maret 2019 lalu.

“Alhamdulillah saya bisa bebas. Terima kasih atas bantuan KBRI dan pemerintah yang sudah mengupayakan pembebasan saya,” ujar Adib saat diterima Duta Besar RI Muscat, Mustofa Taufik Abdul Latif, setelah pembebasan tersebut.

Menurut rilis yang diterima awak media, upaya pembebasan Adib dilakukan bekerjasama dengan otoritas keamanan Kesultanan Oman dan kontak-kontak KBRI Muscat yang ada di Sanaa.

“Atas nama Pemerintah Indonesia, saya menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan otoritas keamanan Kesultanan Oman dalam pembebasan seorang WNI di Yaman,” ucap Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Oman, Yusuf bin Alawi di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Kamis (14/3).

Adib adalah seorang mahasiswa Universitas Darul Hadits, Sihr, Hadramaut. Adib berangkat ke Yaman untuk meneruskan studinya pada tahun 2013.

Saat ditangkap, Adib sedang menemani sahabatnya, WN Malaysia untuk menjenguk keluarganya di Kota Sanaa.

Sejak pecahnya konflik bersenjata pada tahun 2015, Pemerintah Indonesia mengeluarkan himbauan kepada seluruh WNI untuk tidak berkunjung ke Yaman.

Hingga saat ini, himbauan tersebut belum dicabut. Secara umum situasi keamanan di Yaman juga belum kondusif bagi warga negara asing. (jpc/ala)

Dua Masjid Ditembaki Teroris, 49 Orang Tewas, Seniman Indonesia Kritis

IST/SUMUT POS EVAKUASI: Petugas Kepolisian Selandia Baru mengevakuasi salah seorang korban penembakan di Masjid Al Noor, Selandia Baru, Jumat (15/3)
IST/SUMUT POS
EVAKUASI: Petugas Kepolisian Selandia Baru mengevakuasi salah seorang korban penembakan di Masjid Al Noor, Selandia Baru, Jumat (15/3)

SELANDIA BARU, SUMUTPOS.CO – PIHAK berwenang mengatakan satu tersangka telah ditahan dan mereka sedang memburu pelaku “penembak aktif” yang melarikan diri setelah penembakan.

Seorang pria bersenjata, berpakaian hitam dengan helm yang membawa senapan mesin datang ke bagian belakang masjid dan mulai menembaki orang-orang yang sedang beribadah di sana.

Ada 2 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penembakan di Masjid Al Noor. Keduanya adalah ayah dan anak.

Korban diketahui bernama Zulfirmansyah. Dia merupakan anggota Komunitas Seni Sakato di Yogyakarta. Korban kini sedang dirawat di rumah sakit.

Dia bersama anak laki-lakinya sedang melakukan salat Jumat. Menurut penuturan dari kerabat korban, Dio Pamola, kini dia sedang melakukan operasi.

“Berdasarkan info yang saya dapat tadi siang, beliau selamat dan sedang dioperasi,” kata Dio saat dihubungi JawaPos.com (Grup Sumut Pos), Jumat (15/3).

“Dia kena tembakan di bagian paru-paru, kami mengetahui berita ini dari istrinya,” katanya.

Dia juga menambahkan, untuk info lebih lanjut kerabat sedang menunggu dari KBRI di Wellington. Kata Dio, korban sedang berada di Selandia Baru dua bulan terakhir untuk sebuah pekerjaan.

Terpisah, Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya mengatakan, ada 2 orang WNI yang menjadi korban tembakan.

“Ayahnya dalam keadaan kritis karena ditembak berkali-kali, anaknya terkena satu tembakan,” kata Tantowi kepada awak media melalui pesan teksnya.

KBRI Wellington telah mengirimkan tim dan masih berkoordinasi dengan petugas keamanan setempat dan mengecek rumah sakit.

Belakangan, identitas pelaku terungkap. Ia adalah Brenton Tarrant. Seperti diketahui, ia merekam dan membagikan secara live penembakan yang dilakukannnya di masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru.

Secara membabi buta, Tarrant menembaki puluhan orang yang sedang salat Jumat di Masjid Al Noor dan masjid lainnya di Linwood Avenue.

Alasan Tarrant untuk melakukan serangan brutal itu adalah untuk memusnahkan imigran yang dianggapnya penjajah karena ‘merebut’ tanah yang awalnya ditempati ras kulit putih.

“Menunjukkan kepada penjajah bahwa tanah kami (orang kulit putih) tidak akan pernah menjadi tanah mereka, tanah air kita adalah milik kita sendiri dan bahwa, selama orang kulit putih masih hidup, mereka tidak akan pernah menaklukkan tanah kami dan mengganti orang-orang kami ” tulisnya dalam sebuah manifesto yang diunggahnya di akun Twitter, seperti dikutip, news.com.au.

Akun pria asal Grafton Australia ini kini telah dihapus oleh pihak Twitter. Tarrant mengungkapkan dia telah merencanakan serangan tersebut hingga dua tahun, lalu memutuskan di Christchurch tiga bulan lalu.

Dia mengatakan Selandia Baru bukan pilihan pertamanya untuk menyerang. Tapi menjelaskan Selandia Baru sebagai “target yang kaya akan suasana yang sama seperti di tempat mana pun di Barat”.

Teranyar, korban tewas dalam penembakan di dua masjid Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15) bertambah menjadi 49 orang.

Komisioner Polisi Mike Bush mengatakan, sebanyak 41 di antaranya merupakan korban penembakan di Masjid An Nur di Dean Avenue.

Sedangkan 8 lainnya di Masjid Linwood Avenue. Di antara korban terdapat anak-anak. Sementara itu jumlah korban luka lebih dari 20 orang.

Sebelumnya Bush mengatakan, jumlah yang meninggal 48 orang. Namun ada satu tambahan korban yang sudah berada di rumah sakit.

Sementara itu polisi sempat menangkap empat orang terkait penyerangan brutal ini. Namun seorang pelaku yang ditangkap terakhir dibebaskan karena tidak terkait dengan penembakan.

Tiga lainnya kini ditahan, termasuk seorang pria Australia berusia 20-an tahun. Dia akan diseret ke pengadilan Sabtu besok atas tuduhan pembunuhan.

Sementara itu dua pelaku lain ditangkap di lokasi dan akan dijerat dengan tuduhan kepemilikan senjata.

Polisi menemukan beberapa senjata dari dua lokasi penembakan. Selain itu, ada dua bom yang ditaruh di dua mobil namun belum sempat diledakkan. (jpc/bbs/ala)

Bupati Madina Canangkan Pemakaian Busana Muslim

ISMED/SUMUT POS BUSANA MUSLIM: Bupati Kabupaten Madina, Drs H. Dahlan Hasan Nasution menyaksikan seorang ASN pria diwajibkan mengenakan berbusana muslim dan sarung setiap hari Jumat.
ISMED/SUMUT POS
BUSANA MUSLIM: Bupati Kabupaten Madina, Drs H. Dahlan Hasan Nasution menyaksikan seorang ASN pria diwajibkan mengenakan berbusana muslim dan sarung setiap hari Jumat.

MADINA, SUMUTPOS.CO – Bupati Kabupaten Mandailing Natal (MADINA), Drs H. Dahlan Hasan Nasution mencanangkan pemakaian busana muslim dan muslimah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Honorer di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal setiap hari Jumat.

Acara pencanangan berpakaian busana muslim tersebut langsung dipimpin Bupati Madina di Taman Raja Batu Komplek Perkantoran Paya Loting, Jumat (15/3).

Bupati Madina Drs H. Dahlan Hasan Nasution mengatakan imbauan pemakaian busana muslim tersebut dituangkan dalam Peraturan Bupati Madina Nomor 16 Tahun 2019 tentang pakian Dinas Pegawai Negeri Sipil Negara di lingkungan Pemkab Madina.

Dikatakannya, Perda tentang busana muslim tersebut sudah lama dicanangkan, namun hanya diberlakukan kepada wanita saja.”Mulai hari ini, busana muslim akan di berlakukan bagi laki-laki dengan memakai sarung setiap hari Jumat,”tegasnya.

Dahlan Hasan Nasution menyampaikan, pencanangan pemakaian muslimah ini sebagai wujud komitmen Pemkab Madina dalam mewujudkan Negeri Beradat Taat Beribadah. “Ini perwujudan Madina sebagai Serambi Mekahnya Sumut, Negeri Beradat Taat Beribadat dan Madina yang Madani,” ujarnya.

Ia menyampaikan, pemakaian busana muslim ini tidak hanya sebagaimana agar enak dipandang sebagai daerah lain, tetapi harus disikapi dengan perilaku dan sikap yang nyata. “Ini juga sebagai upaya untuk menjaga nilai-nilai agama, nilai-nilai tradisi dan budaya serta norma dan sebagai filterisasi dari efek-efek negatif yang akan berdampak pada masyarakat khususnya di bumi Gordang Sambilan,”tandasnya.

Pencanangan ini turut juga dihadiri Wakil Bupati, H Mhd. Jakfar Sukhairi Nasution, Sekdakab Madina Drs Sahnan Batubara MM, para Asisten, pimpinan OPD, seluruh ASN dan Honorer yang ada dilingkungan Pemkab Madina. (mag-6/han)

201 Peserta Seleksi PPPK Pemkab Asahan Tunggu Pengumuman Kemenpan RB

no picture
no picture

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 201 peserta yang lulus Seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) yang dilaksanakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) masih menunggu pengumuman oleh Kemenpan RB.

Kepala BKD Asahan, Nazaruddin mengatakan, bahwa seleksi PPPK di Pemkab Asahan diikuti sebanyak 218 orang, dengan lulus administrasi 201 orang.

“Artinya awal yang mendaftar PPPK di Pemkab Asahan ada 218. Namun, yang lulus administrasi hanya 201. Untuk kelulusan langsung dari Kementerian Menpan RB,”kata Nazaruddin.

Perlu diketahui, kuota yang diberikan untuk Kabupaten Asahan sebanyak 284 orang. Dengan kategori yang dinyatakan lulus pada tahap seleksi ujian ini sesuai dengan Permenpan RB Nomor 04 Tahun 2019 tentang Nilai Ambang Batas.

Adapun yang mengikuti seleksi PPPK merupakan tenaga pendidik dan tenaga penyuluh pertanian yang terdata dalam data base BKN. (omi/han)

Sail Nias Tahun 2019 Diluncurkan, Momen Menuju Wisata Bahari Dunia

ist DILUNCURKAN: Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah dan Menteri Hukum dan HAM RI Yasona Laoly memegang piagam tanda peresmian diluncurkannya Sail Nias 2019 di Grand Ballroom Hotel Sultan Jakarta, Kamis (14/3) malam.
ist
DILUNCURKAN: Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah dan Menteri Hukum dan HAM RI Yasona Laoly memegang piagam tanda peresmian diluncurkannya Sail Nias 2019 di Grand Ballroom Hotel Sultan Jakarta, Kamis (14/3) malam.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sail Nias Tahun 2019 resmi diluncurkan di Grand Ballroom Hotel Sultan Jakarta, Kamis malam (14/3). Peluncuran Sail Nias Tahun 2019 yang mengusung tema “Nias Menuju Gerbang Destinasi Wisata Bahari Dunia” ditandai dengan pemukulan gendang alat musik khas Nias ‘Fodrahi’.

Gendang ‘Fodrahi’ dipukul bersama-sama oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah dan Bupati Nias Selatan Hilarius Duha selaku tuan rumah, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly selaku Ketua Panitia Pusat Sail Nias Tahun 2019, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) Puan Maharani selaku Wakil Ketua Panitia Pengarah, dan mewakili Menteri Pariwisata Republik Indonesia yakni Penasehat Kehormatan Menteri Pariwisata Indroyono Susilo.

Wagub Musa Rajekshah atau yang akrab disapa dengan Ijeck menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan dan dipilihnya Sumatera Utara, khususnya Nias, sebagai tuan rumah untuk ajang tahunan wisata bahari pada tahun 2019.

Menurutnya, dengan dipilihnya Nias sebagai tuan rumah, akan membantu mempercepat pembangunan dan kebangkitan Nias.

“Saya yakin Nias akan segera bangkit. Khususnya dengan adanya kegiatan Sail Nias ini. Sesuai dengan tema untuk tahun ini, yakni Nias Menuju Gerbang Destinasi Wisata Bahari Dunia, mudah-mudahan bisa terwujud melalui event ini. Mari bersama-sama, kita sukseskan Sail Nias Tahun 2019,” ucap Ijeck dalam sambutannya.

Ijeck meyakini Sail Nias Tahun 2019 merupakan strategi pariwisata yang tepat dalam mendatangkan banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang tentunya akan memberi kontribusi devisa, dan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Nias dan Sumut secara khusus, serta Indonesia secara umum.

“Dengan melihat meriahnya launching hari ini, saya optimis kita bisa suskeskan Sail Nias Tahun 2019. Mudah-mudahan sinergi seperti ini akan terus berlanjut,” harapnya.

Sebelumnya, mengawali acara Ijeck menyematkan pakaian khas Nias kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menko PMK Puan Maharani, Penasehat Kehormatan Menteri Pariwisata Indroyono Susilo, dan Duta Besar Iran Valiollah Muhammadi mewakili negara sahabat.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly sebagai Ketua Panitia Pusat Sail Nias 2019 menyampaikan, bahwa Sail Nias 2019 akan berlangsung pada bulan Juli hingga September 2019 di lima kabupaten/kota Nias dengan 17 rangkaian kegiatan. Puncak acara direncanakan terlaksana pada bulan September di Teluk Dalam, Nias Selatan.

“Adapun beberapa rangkaian di antara 17 kegiatan yakni World Surf League Nias, Wonderful Expo, Parade Kapal Nelayan Tradisional, Seminar Warisan Budaya Nias, Kuliner, Festival Lompat Batu (Fahombo Batu), Ekspedisi, Fetival Kepulauan, Atraksi Terjun Payung, dan lainnya,” jelas Laoly.

Sementara itu, Menko PMK Puan Maharani selaku Wakil Ketua Panitia Pengarah Sail Nias 2019 menyampaikan, bahwa tujuan dilaksanakannya ajang tahunan wisata bahari ini adalah untuk mengukuhkan kembali identitas Indonesia sebagai negara bahari, mengembangkan rute-rute pelayaran, serta sebagai strategi pariwisata.

“Untuk menyukseskan Sail Nias ini, tentunya diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Ini merupakan momentum strategis bagi Nias, saya harapkan impian kita untuk melakukan pengembangan Nias sebagai destinasi wisata dunia bukan hanya sebatas tahun 2019 ini, tetapi juga berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya,” pesan Puan.

Acara Launching Sail Nias Tahun 2019 berlangsung meriah. Sepanjang acara diwarnai dengan penampilan seni dan budaya khas Nias. Salah satunya yang paling menarik ialah atraksi Fahombo Batu yang ditampilkan secara langsung di dalam Ballroom Hotel Sultan.

Adapun beberapa tarian yang ditampilkan dalam acara tersebut yakni tarian selamat datang Fame Amo, Fataelusa, dan Tarian Maena.

Selain itu, dalam acara tersebut, dilakukan pula teleconference dengan jajaran Pemerintah Provinsi Sumut dan masyarakat Nias di Gunungsitoli, serta Bawomataluwo terkait antuasisme dalam menyambut dan mendukung event Sail Nias Tahun 2019.

Tampak Asisten Administrasi Umum dan Aset Sumut Zonny Waldi berbicara di layar dari Kantor Gubernur Sumut, Medan. “Kami selaku Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan tentunya masyarakat Sumatera Utara siap bersinergi sukseskan acara ini. Sail Nias Tahun 2019, suksek!” ujarnya memberikan dukungan lewat video telekomunikasi.

Acara ditutup dengan menarikan bersama Tarian Maena. Tampak Wagub Sumut Musa Rajekshah juga turut bergabung dan menikmati tarian. Kemudian, dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan hiburan.

Turut hadir dipenghujung acara Menteri Pariwisata Arief Yahya. Kemudian, mewakili beberapa kabinet kerja, para duta besar dan organisasi internasional. Turut mendampingi Wagub yakni Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut Wan Hidayati, Bupati dan Walikota se-Kepulauan Nias, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, dan Forkopimda Sumut. (prn/han)

Pejabat Dinkes dan TKS Asahan Diperiksa Terkait Penerimaan TKS yang Diduga KKN

no picture
no picture

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan Tenaga Kesehatan Sukarela (TKS) serta pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan diperiksa oleh Inspektorat Asahan.

Pemeriksaan tersebut dilakukan pasca unjukrasa yang dilakukan Tenaga Kerja Sukarela ke kantor Bupati Asahan beberapa waktu lalu.

Pemeriksaan terhadap pejabat teras di Dinas Kesehatan tersebut, dan puluhan tenaga kontrak yang baru direkrut itu terkait proses perekrutan yang tidak transparan serta adanya dugaan praktek KKN.

Inspektur Kabupaten Asahan Zulkarnaen Nasution SH melalui Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID),Ruslan membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.

Menurutnya, pemeriksaan yang dilakukan terhadap pejabat teras Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan serta puluhan Tenaga Kontrak yang baru direkrut itu adalah perintah Bupati.

“Memang benar, kami ada memeriksa beberapa pejabat terkait serta puluhan tenaga kontrak yang baru direkrut,pemeriksaannya sudah selesai dan saat ini sedang dalam pemberkasan.”bilangya Ruslan.

Ruslan pun enggan membeberkan hasil pemeriksaan tersebut “Kita tunggu aja hasil pemberkasannya ya “ujarnya

sekedar mengingatkan,pada pemberitaan sebelumnya, puluhan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang bekerja di beberapa Puskesmas bersama PPNI Asahan melakukan unjukrasa ke Kantor Bupati Asahan, untuk menuntut dan mempertanyakan perihal perekrutan tenaga kontrak yang dilakukan pihak Dinas Kesehatan yang tidak transparan.

Dalam kesempatan itu, di depan pengunjukrasa Sekdakab Asahan Taupik ZA S.Sos mengatakan, perekrutan tenaga kontrak yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan tanpa sepengetahuan Bupati, dan berjanji akan segera memerintahkan pihak Inspektur untuk melakukan pemeriksaan.(omi/han)

Bus KUPJ Tour Tabrak Betor, Empat Penumpang Luka-luka

sopian/sumut pos DIRAWAT: Para korban lakalantas ketika menjalani perawatan di Rumah Sakit Chevani Kota Tebingtinggi, Jumat (15/3).
sopian/sumut pos
DIRAWAT: Para korban lakalantas ketika menjalani perawatan di Rumah Sakit Chevani Kota Tebingtinggi, Jumat (15/3).

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Bus penumpang CV KUPJ Tour BK 7448 DO tabrak becak bermotor di Jalinsum Tebingtinggi Kisaran, tepatnya di depan PT Gas Semator, Dusun I, Desa Paya Pasir, Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdangbedagai, Kamis (14/3) malam. Akibatnya, empat orang penumpang betor mengalami luka-luka serius.

Sopir pengemudi Bus Penumpang CV KUPJ Tour BK 7448 DO, Junni Ardo Sipayung (37) warga Jalan Bajak V, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, selamat dari kecelakaan tersebut.

Sementara ketiga korban Peter Matondang (47) mengalami luka ringan dan Dennis boru Simangunsong (49) warga Desa Paya Pasir, Dusun VI, Kecamatam Tebingsyahbandar, Kabupaten Sergai mengalami luka berat, kaki sebelah kiri diamputasi dan dilarikan ke RS Chevani Kota Tebingtinggi.

Sedangkan anaknya, Rachel boru Matondang (15) dan Sarah Anggelika boru Mantondang (10) mengalami luka ringan.

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Enda Iwan melalui Kanit Laka Aiptu K Napitupulu menjelaskan, sebelum kecelakaan tersebut terjadi, bus penumpang CV KUPJ Tour melaju dari arah arah Kisaran menuju Tebingtinggi. Sedangkan pengendara betor dari arah Tebingtinggi menuju Kisaran.

Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi bus CV KUPJ Tour mencoba mendahului bus lainnya yang berada di depan.

Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, truk melaju kencang. Melihat itu, pengemudi bus KUPJ Tour memilih banting stir untuk menghindari laga kambing dengan truk.

“Saat banting stir, sopir bus KUPJ Tour menabrak betor dengan tiga orang penumpangnya,”ujar Aiptu Napitupulu.

Dikatakan Aiptu K Napitupulu, bus dan betor telah diamankan sebagai barang bukti ke Polres Tebingtinggi. “Saat kecelakaan terjadi, petugas langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalulintas yang sempat macet dan mengevakuasi para korban ke rumah sakit,”pungkasnya.(ian/han)

PRSU ke-48, Binjai Pamerkan Kerajinan Membatik

TEdy/Sumutpos Humas Pemko Binjai-Wali Kota Binjai HM Idaham foto bersama dengan Sekda Mahfullah Daulay dan Kapolres AKBP Nugroho Tri Nuryanto serta lainnya
TEdy/Sumutpos
Humas Pemko Binjai-Wali Kota Binjai HM Idaham foto bersama dengan Sekda Mahfullah Daulay dan Kapolres AKBP Nugroho Tri Nuryanto serta lainnya

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai memamerkan atraksi kerajinan membatik dalam malam kesenian di Pekan Raya Sumatera Utara ke-48 tahun 2019, Kamis (14/3) malam.

Selain penampilan aktraksi seni, Pemko Binjai juga menyajikan seluruh hasil kerajian mereka yang berasal dari pelaku Usaha Kecil Menengah yang ada di Kota Rambutan.

Wali Kota Binjai, HM Idaham mengapresiasi dan mendukung kreativitas seluruh pengrajin, terlebih juga kepada anak-anak dari sekolah luar biasa.

“Saya lihat mereka memiliki talenta untuk membatik. Kita harus dukung dengan memberikan pelatihan bagaimana cara membatik yang benar. Ada tiga bagian dari membatik. Di antaranya, bagaimana cara membuat pola, membatik dan cara pewarnaan,” ungkap Idaham saat mengunjungi seluruh pameran di Paviliun PRSU Medan.

Selain itu, Idaham juga mengaku tertarik untuk mengembangkan keahlian kaum difabel dalam membatik. Dia menilai, kaum difabel sangat perlu mendapat pelatihan cara membatik yang benar dari Pemko Binjai. Juga diberikan kesempatan magang dengan pembatik yang ada di Pekalongan, agar mendapat ilmu komprehensif sebagai bekal untuk hidup ke depan.

“Kita berharap para kaum difabel, dapat menjadi difabel yang mandiri. Yang sama seperti kita yang normal. Mereka mampu bersaing dan menjadikan keahlian membatik yang dimiliki sebagai mata pencaharian,” harap Idaham. “Tentunya ke depan, kita menginginkan Binjai dikenal sebagai penghasil batik. Untuk itu mari sama-sama kita coba untuk mengembangkannya. Jika berhasil, batik akan menjadi salah satu produk unggulan di Kota Binjai,”sambungnya. (ted/han)