26 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 55

Ramai Peserta PBI Dinonaktifkan, Ini Tanggapan BPJS Kesehatan

LAYANI: Petugas BPJS Kesehatan saat melayani masyarakat.
LAYANI: Petugas BPJS Kesehatan saat melayani masyarakat.

JAKARTA- Belum lama ini, beredar informasi bahwa terdapat sejumlah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang dinonaktifkan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menjelaskan bahwa penonaktifan tersebut dilandasi oleh Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 yang berlaku per 1 Februari 2026.

“Dalam SK tersebut, telah dilakukan penyesuaian di mana sejumlah peserta PBI JK yang dinonaktifkan, digantikan dengan peserta baru. Jadi, secara jumlah total peserta PBI JK sama dengan jumlah peserta PBI JK pada bulan sebelumnya. Pembaruan data PBI JK dilakukan secara berkala oleh Kementerian Sosial supaya data peserta PBI JK tepat sasaran. Peserta JKN yang dinonaktifkan tersebut bisa mengaktifkan kembali status kepesertaan JKN-nya jika yang bersangkutan memenuhi beberapa kriteria,” ujar Rizzky, pada Rabu (4/2/2026).

Kriteria peserta PBI JK yang bisa mengaktifkan kembali yaitu pertama, peserta tersebut termasuk dalam daftar peserta PBI JK yang dinonaktifkan pada bulan Januari 2026. Kedua, jika berdasarkan verifikasi di lapangan, peserta termasuk kategori masyarakat miskin dan rentan miskin. Ketiga, jika peserta termasuk peserta yang mengidap penyakit kronis, atau dalam kondisi darurat medis yang mengancam keselamatan jiwanya.

“Peserta PBI JK yang dinonaktifkan tersebut bisa melapor ke Dinas Sosial setempat dengan membawa Surat Keterangan Membutuhkan Layanan Kesehatan. Selanjutnya, Dinas Sosial akan mengusulkan peserta tersebut ke Kementerian Sosial, dan Kementerian Sosial akan melakukan verifikasi terhadap peserta yang diusulkan. Jika peserta lolos verifikasi, maka BPJS Kesehatan akan mengaktifkan kembali status JKN peserta tersebut, sehingga peserta yang bersangkutan dapat kembali mengakses layanan kesehatan,” kata Rizzky.

Rizzky juga menerangkan, untuk mengecek apakah status kepesertaan JKN masih aktif atau tidak, peserta yang bersangkutan dapat menghubungi Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) di nomor 08118165165, BPJS Kesehatan Care Center 165, Aplikasi Mobile JKN, atau melalui Kantor BPJS Kesehatan terdekat.

Bagi peserta JKN yang sedang berobat di rumah sakit, jika perlu informasi atau butuh bantuan, juga bisa menghubungi petugas BPJS SATU. Nama, foto dan nomor kontak petugas BPJS SATU! terpampang pada ruang publik di rumah sakit tersebut. Masyarakat juga dapat menghubungi petugas Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) yang secara khusus disediakan rumah sakit untuk melayani kebutuhan informasi dan menangani pengaduan pasien.

“Sekali lagi kami imbau kepada masyarakat, selagi masih sehat harap meluangkan waktu mengecek status kepesertaan JKN-nya. Jika ternyata masuk ke dalam peserta yang dinonaktifkan, supaya bisa segera melakukan pengaktifan kembali. Jadi harapannya tidak terkendala jika mendadak perlu JKN untuk berobat,” kata Rizzky. (ila)

Aktivis Siap Lapor Kasus Proyek Drainase Parsoburan Toba ke Jaksa dan Polisi

DRAINASE TOBA: Proyek drainase di Silimbat Kecamatan Parsoburan Kabupaten Toba dan foto kanan Aktivis dan Pemerhati Sosial M Abdi Siahaan, beberapa waktu lalu.
DRAINASE TOBA: Proyek drainase di Silimbat Kecamatan Parsoburan Kabupaten Toba dan foto kanan Aktivis dan Pemerhati Sosial M Abdi Siahaan, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengamat Sosial dan Pembangunan di Sumut M Abdi Siahaan siap melaporkan kasus dugaan penyimpangan pembangunan drainase oleh Dinas Pengerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) Sumatera Utara (Sumut) di jalan provinsi Silimbat Kecamatan Parsoburan Kabupaten Toba beranggaran Rp2 miliar lebih ke jaksa dan kepolisian.

Saat ini, Abdi Siahaan sedang menggalang berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama melaporkan dugaan kecurangan dalam pembangunan proyek drainase di bawah naungan UPT Tarutung Tapanuli Utara (Taput) Dinas PUPR Sumut itu.

“Apalagi kemarin Kepala Dinas PUPR Sumut, Hendra Siregar sudah memberikan pernyataan kepada wartawan untuk mempersilahkan melaporkan proyek drainase di Silimbat Kecamatan Parsoburan Kabupaten Toba jika ada menemukan penyimpangan ke aparat penegak hukum (APH),” tegas pria yang akrab disapa Wak Genk ini, Kamis (5/2).

Menurut Wak Geng, ada pun permasalahan pembangunan itu seperti fisik drainase diduga masih menggunakan bahan yang lama. Artinya, tidak sepenuhnya menggunakan material yang baru.
Kemudian katanya lagi, proyek drainase yang diperkirakan sepanjang 2 kilometer itu, baru selesai dikerjakan sekira sepanjang 450 meter, dan itupun tampak amburadul.

“Padahal anggaran Rp2 miliar lebih yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumut 2025 itu sudah dikucurkan 86 persen, tapi sekarang proyek terkesan terbengkalai,” tandasnya.

Menurut Wak Genk, kontraktor dari CV Putri Sihusapi Gemilang dari Helvetia Kota Medan yang menangani proyek kontrak 20 Oktober 2025 lalu itu, sepertinya mengerjakannya asal jadi. Apalagi lanjutnya, ditilik dari kontrak kerja seharusnya pengerjaannya sudah masuk finishing pada akhir Desember 2025 lalu.

“Kenyataannya bisa kita lihat di lapangan hasil dari pengerjaan drainase itu, jika dari fisik bangunan bisa kami simpulkan mutu bahan bangunan tidak sesuai dengan spesifikasi Standar Nasional Indonesia atau SNI dari PU,” terangnya.

Memang sebelumnya, Kepala Dinas (Kadis) Pengerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat Sumatera Utara (PUPR Sumut) Hendra Siregar mempersilahkan melaporkan permasalahan proyek drainase di lintasan jalan provinsi Silimbat/Parsoburan Kabupatan Toba yang beranggaran Rp2 miliar lebih ke aparat penegak hukum (APH). Hendra Siregar mengakui bahwa proyek drainase hampir sepanjang 2 kilometer dan yang dikerjakan 450 kilometer (km) itu sudah dibayar 86 persen dari anggaran yang ditetapkan; Rp2 miliar lebih. Sedangkan 14 persen lagi biaya untuk pemulihan.

“Kalau ada terjadi tidak sesuai aturan akan dilakukan pemeriksaan tim inspektorat dan BPK,” tegas Hendra Siregar didampingi Kabid Perencanaan PUPR Sumut, Harry Rizal Hasibuan kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Rabu (28/1) kemarin. Kepala UPT Tarutung Pahala Panjaitan yang dihubungi tentang proyek drainase ini belum juga memberi keterangan. (azw)

Kelurahan Mangga Tampil Gemilang, Sabet Juara Umum MTQ ke-59 se-Kecamatan Medan Tuntungan

JUARA: Kelurahan Mangga, Medan Tuntungan meraih Juara Umum MTQ ke-59 se-Kecamatan Medan Tuntungan.
JUARA: Kelurahan Mangga, Medan Tuntungan meraih Juara Umum MTQ ke-59 se-Kecamatan Medan Tuntungan.

MEDAN – Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, tampil gemilang dengan meraih Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-59 tingkat Kecamatan Medan Tuntungan. Ajang bergengsi tersebut berlangsung di Masjid Iklab, Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Kemenangan Tani, pada 28 Januari 2026.

Keberhasilan ini disambut penuh rasa syukur dan kebanggaan oleh Lurah Mangga, Fery Arapenta Tarigan, yang menilai prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras para qori dan qoriah serta dukungan masyarakat.

“Dengan tekad datang untuk bersilaturahmi dan pulang membawa prestasi, qori dan qoriah Kelurahan Mangga tampil penuh semangat di MTQ Kecamatan Medan Tuntungan,” ujar Fery kepada Sumut Pos, Rabu (4/2/2026).

Menurutnya, raihan juara umum tidak datang secara instan. Para peserta telah menjalani latihan intensif disertai doa dan dukungan penuh dari masyarakat Kelurahan Mangga.
“Keberhasilan ini murni hasil kerja keras dan latihan para peserta, ditambah dukungan dan doa seluruh masyarakat Kelurahan Mangga,” ungkapnya.

Fery juga menyebutkan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari peran dan arahan Camat Medan Tuntungan, Berani Perangin-angin, yang secara konsisten mendorong kelancaran dan kualitas pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan.
“Tanpa arahan dan bimbingan Pak Camat, tidak mungkin kami bisa meraih hasil maksimal seperti ini,” tambahnya.

Ke depan, Fery berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemantik semangat untuk melahirkan lebih banyak qori dan qoriah berprestasi dari Kelurahan Mangga.

Ia menegaskan komitmen pihak kelurahan untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan. “Untuk melahirkan qori dan qoriah unggul, pembinaan akan terus kita lakukan,” pungkasnya.

Adapun qori dan qoriah Kelurahan Mangga yang berhasil mengukir prestasi pada MTQ Kecamatan Medan Tuntungan yakni Insyiha Salsabila Hasibuan (Juara II kategori Anak-anak Putri), Alfi Nur Ramadhan (Juara I kategori Anak-anak Putra), Ahmad Khoir (Juara II kategori Remaja Putra), serta Siti Rahima yang tampil sebagai Juara I kategori Dewasa Putri.

Diketahui, Kelurahan Mangga merupakan kelurahan dengan jumlah penduduk terbanyak di Kecamatan Medan Tuntungan, dengan total lebih dari 32 ribu jiwa. Wilayah ini juga dikenal sebagai kawasan dengan institusi pendidikan yang lengkap, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, serta memiliki keberagaman suku, budaya, dan agama yang hidup rukun berdampingan. (omi/ila)

Rayakan HUT ke-18 Gerindra, Zulkarnaen Berbagi 200 Paket Sembako ke Panti Asuhan

FOTO BERSAMA: Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra, H. Zulkarnaen SKM, foto bersama di sela-sela penyaluran bantuan 200 paket sembako kepada Panti Asuhan Bani Adam As di Mangaan III, Kelurahan Mabar, Medan Deli, Kota Medan, Rabu (4/2/2026).
FOTO BERSAMA: Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra, H. Zulkarnaen SKM, foto bersama di sela-sela penyaluran bantuan 200 paket sembako kepada Panti Asuhan Bani Adam As di Mangaan III, Kelurahan Mabar, Medan Deli, Kota Medan, Rabu (4/2/2026).

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dimaknai dengan aksi nyata kepedulian sosial. Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra, H. Zulkarnaen SKM, menyalurkan bantuan 200 paket sembako kepada Panti Asuhan Bani Adam As di Mangaan III, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Rabu (4/2/2026).

Di tengah suasana sederhana namun penuh kehangatan, Zulkarnaen hadir langsung menyerahkan bantuan kepada pengurus dan anak-anak panti. Senyum dan rasa syukur terpancar dari wajah para penerima, menambah makna peringatan hari lahir partai yang kini telah berusia 18 tahun.
Menurut Zulkarnaen, kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Partai Gerindra yang dilaksanakan serentak oleh seluruh kader di berbagai daerah.

“Pemberian paket sembako ini merupakan bagian dari peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra. Hari ini kita memilih Panti Asuhan Bani Adam As di Kecamatan Medan Deli sebagai penerima. InsyaAllah bantuan ini dapat bermanfaat bagi para penghuni panti, khususnya anak-anak yatim,” ujarnya.

Zulkarnaen yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Utara menjelaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, agar seluruh kader partai senantiasa hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Instruksi tersebut, kata dia, menegaskan bahwa Gerindra tidak boleh berjarak dengan rakyat, terutama kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih, seperti anak-anak yatim di panti asuhan.

“Pak Prabowo menegaskan agar peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra tidak dirayakan secara euforia. Sebaliknya, momen ini harus menjadi sarana untuk lebih dekat dengan rakyat. Gerindra lahir dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Zulkarnaen juga menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Kota Medan.

Ia menyatakan, nilai perjuangan Gerindra harus tercermin melalui kerja nyata, bukan sekadar slogan. “Sebagai wakil rakyat dari Partai Gerindra, tugas saya adalah memperjuangkan aspirasi rakyat dan membela hak-hak mereka. Sesuai instruksi Pak Prabowo, kami seluruh kader Gerindra harus selalu ada untuk rakyat,” tutupnya.

Aksi berbagi tersebut menjadi simbol bahwa usia ke-18 Partai Gerindra bukan hanya tentang perjalanan politik, tetapi juga tentang pengabdian dan kepedulian terhadap sesama. (map/ila)

Kasdam I/BB Pimpin Sidang Parade Penerimaan Caba PK TNI AD Gelombang I TA 2026 Diikuti 1.441 Calon Peserta

PENERIMAAN: Kasdam I/BB Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya saat memimpin Sidang Parade Penerimaan Caba PK TNI AD Gelombang I TA 2026. (Istimewa/Sumut Pos)
PENERIMAAN: Kasdam I/BB Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya saat memimpin Sidang Parade Penerimaan Caba PK TNI AD Gelombang I TA 2026. (Istimewa/Sumut Pos)

Kepala Staf Kodam (Kasdam) I/Bukit Barisan (BB) Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya, memimpin Sidang Parade Penerimaan Calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) TNI Angkatan Darat (AD) Gelombang I Tahun Anggaran 2026 tingkat Panitia Daerah (Panda) Medan, di Gedung Balai Prajurit Makodam I/BB, Selasa (3/2).

Sidang parade tersebut diikuti 1.441 calon peserta yang telah melewati rangkaian tahapan seleksi awal. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses penentuan calon prajurit yang dinilai memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya sebagai calon Bintara TNI AD.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdam Deki membacakan amanat Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa yang menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tim pemeriksa dan penguji (rik/uji) atas pelaksanaan tugas secara maksimal sehingga seluruh rangkaian kegiatan seleksi dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Ia menegaskan, bahwa TNI Angkatan Darat terus berkomitmen melaksanakan modernisasi dan pengembangan kekuatan guna menjawab kebutuhan strategis pertahanan negara.

Penguatan organisasi tidak hanya melalui penambahan personel, tetapi juga peningkatan kapabilitas, efektivitas komando, serta kesiapan operasional satuan, seiring pembentukan satuan teritorial pembangunan di berbagai wilayah, termasuk di wilayah Kodam I/Bukit Barisan.
Deki menekankan, agar seluruh proses rekrutmen dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel.

“Panitia diminta bekerja profesional serta menghindari segala bentuk pelanggaran werving sebagai bukti kepada masyarakat bahwa masuk TNI AD tidak dipungut biaya, sekaligus memberikan penjelasan yang baik kepada calon yang belum lulus sebagai bahan evaluasi pada seleksi berikutnya,” pungkasnya. (dwi/ila)

Pemkab Asahan Peringati Isra Mikraj di Masjid Agung, Wabup: Mari Kita Sambut Bulan Suci Ramadan

ISRA MIKRAJ: Wabup Asahan Asahan Rianto SH MH pada acara Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M di Masjid Agung Kisaran, Rabu (4/2).
ISRA MIKRAJ: Wabup Asahan Asahan Rianto SH MH pada acara Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M di Masjid Agung Kisaran, Rabu (4/2).

KISARAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung H Achmad Bakrie Kisaran, Rabu (4/2). Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, mewakili Dandim 0208/Asahan, mewakili Danlanal TBA, mewakili Kapolres Asahan, mewakili Danyon 126/KC, para Asisten, organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Asahan, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, TP PKK Kabupaten Asahan, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan Rianto SH MH menyampaikan bahwa peringatan Isra Mikraj merupakan tradisi yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Muslim Indonesia. Namun demikian, menurutnya, peringatan ini tidak boleh dimaknai sebatas tradisi seremonial semata.
“Peringatan Isra Mikraj ini bukan hanya sebagai tradisi saja, tetapi menjadi penguat bagi kita semua untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Rianto.

Lebih lanjut, Rianto menambahkan bahwa momentum peringatan Isra Mikraj juga menjadi sarana persiapan diri dalam menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan yang akan tiba dalam beberapa hari ke depan.
Ia mengajak seluruh umat Muslim untuk menyambut Ramadan dengan penuh kebahagiaan dan keikhlasan. “Sambutlah Bulan Suci Ramadan ini dengan bahagia, agar kita mendapatkan keberuntungan dan keberkahan dari Allah SWT,” tambahnya.

Sementara itu, tausiah agama disampaikan oleh Al-Ustadz Ramadhan Ariga SHi MH. Di mana dalam ceramahnya, ia menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mikraj merupakan perjalanan yang sangat luar biasa dan penuh hikmah bagi umat Islam. Ia juga mengajak jamaah untuk meningkatkan kesabaran dan kesiapan diri dalam menyambut Bulan Ramadan.

“Perjalanan Isra Mikraj adalah peristiwa yang luar biasa. Mari kita tingkatkan kesabaran dan keimanan kita dalam menyambut Bulan Suci Ramadan,” ungkap Al-Ustadz.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Asahan juga menyerahkan santunan kepada anak yatim. (dat/azw)

Pedagang Diimbau Tempati Kios Pasar Inpres Tebingtinggi

TINJAU PASAR: Kepala Dinas Perdagangan Kota Tebingtinggi Marimbun marpaung ketika di lokasi Pasar Inpres Kota Tebingtinggi, Selasa (3/2). (Azan Purba/Sumut Pos)
TINJAU PASAR: Kepala Dinas Perdagangan Kota Tebingtinggi Marimbun marpaung ketika di lokasi Pasar Inpres Kota Tebingtinggi, Selasa (3/2). (Azan Purba/Sumut Pos)

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebingtinggi, Erwin Suheri Damanik, meninjau langsung progres pengisian kios di Pasar Inpres, Selasa (3/2). Kunjungan ini bertujuan memastikan fasilitas pasar yang telah selesai direvitalisasi oleh pemerintah kota segera dimanfaatkan secara optimal oleh para pedagang.

Didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM, Marimbun Marpaung, Sekdako memberikan imbauan persuasif kepada para pedagang yang hingga kini belum menempati lapak atau kios resmi mereka.

Dalam arahannya, Sekdako Erwin Suheri Damanik menegaskan bahwa para pedagang yang telah terdaftar dan memiliki nomor kios wajib segera pindah ke lokasi yang telah ditentukan. Langkah ini diambil bukan sekadar formalitas, melainkan untuk menciptakan ekosistem pasar yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi penjual maupun pembeli.

“Seluruh pedagang yang sudah memiliki kios atau stand kami minta segera menempatinya sesuai nomor dan peruntukan yang ada. Penataan ini penting agar aktivitas jual beli di Pasar Inpres berjalan lancar dan tidak semerawut,” tegas Sekdako.

Selain pengisian kios, Pemko Tebingtinggi juga mengatur skema relokasi bagi pedagang pelataran guna meminimalkan kemacetan di area sekitar pasar. Dijelaskan Sekdako, pedagang yang berada di Jalan Senangin, Tenggiri, dan Udang akan dipusatkan di area Jalan Sepat atau kawasan Pasar Senangin.
Sementara pedagang di Jalan Teri, Gabus, Bawal, dan Gurami akan dialihkan menuju Jalan Kakap di dalam kawasan Pasar Inpres.

Pemerintah Kota tidak menutup mata terhadap potensi pelanggaran. Sekdako mengingatkan bahwa fasilitas revitalisasi ini adalah aset publik yang harus difungsikan.

Sekdako mengingatkan, jika pedagang yang tidak mengindahkan imbauan tersebut akan dilakukan evaluasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kunjungan lapangan ini turut dihadiri oleh Kadis Kominfo Ghazali Rahman, Kasatpol PP Benny Hutajulu, Kadishub Yustin Bernad Hutapea, Camat Tebingtinggi Kota Henci, Lurah Badak Bejuang Aulia Harahap, serta perwakilan dari Polres Tebingtinggi. (mag -3/azw)

Brimob Kawal Huntara di Batangtoru Tapsel

PATROLI: Satbrimob Polda Sumut saat patroli pengamanan di sekitar pembangunan rumah Huntara Posko Brimob Hapesong Lama, Desa Simatuhir, Batangtoru Tapsel. Istimewa/Sumut Pos
PATROLI: Satbrimob Polda Sumut saat patroli pengamanan di sekitar pembangunan rumah Huntara Posko Brimob Hapesong Lama, Desa Simatuhir, Batangtoru Tapsel. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN-Personel Batalyon C Satuan Brigade Mobile Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Satbrimob Polda Sumut) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan wilayah pascabencana, di Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuliselatan (Tapsel).

Pada Selasa (3/2), sejumlah kegiatan terpadu dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keamanan, kebersihan lingkungan, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Kegiatan yang dipimpin oleh Danki 1 Penugasan AKP Antanius Tarigan tersebut meliputi patroli pengamanan di sekitar pembangunan rumah hunian sementara (Huntara) Posko Brimob Hapesong Lama, Desa Simatuhir, pembersihan lingkungan Kantor Camat Batangtoru, operasional dapur lapangan, pengecatan Huntara di Desa Garoga, hingga pembuatan parit di samping rumah warga.

Dalam patroli pengamanan pembangunan Huntara di Posko Brimob Hapesong Lama, personel Brimob memastikan proses pembangunan berjalan aman dan tertib.

Saat ini, pembangunan Huntara seluas kurang lebih 0,8 hektare tersebut mencakup 29 kopel atau sekitar 145 pintu. Dari jumlah tersebut, empat komunal Huntara telah rampung 100 persen, sementara unit lainnya masih berada dalam berbagai tahapan pembangunan. Lingkungan sekitar lokasi juga telah dibersihkan guna mendukung kenyamanan masyarakat yang terlibat dalam proses pembangunan.

Selain itu, personel Brimob melaksanakan pembersihan di seputaran Kantor Camat Batangtoru, Tapsel. Sampah dan rumput liar yang sebelumnya menumpuk berhasil dibersihkan hingga mencapai progres 90 persen, sehingga area perkantoran kembali bersih dan nyaman untuk aktivitas pelayanan masyarakat.

Di sisi lain, bentuk kepedulian juga ditunjukkan melalui pembuatan parit di samping rumah Tony Panggabean yang bertujuan untuk memperlancar aliran air dan mencegah genangan. Pekerjaan ini telah mencapai progres sekitar 30 persen dan akan terus dilanjutkan secara bertahap. Sementara itu, pengecatan rumah hunian sementara di Desa Garoga juga terus berjalan dengan capaian pekerjaan mencapai 70 persen.

Danki 1 Penugasan, AKP Antanius Tarigan menyampaikan, bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya bersama dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

“Kami berupaya hadir secara nyata untuk membantu masyarakat, baik melalui pengamanan, kerja bakti, maupun dukungan fasilitas dasar. Harapannya, masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman, serta proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat,” ujarnya. (dwi/azw)

Camat Medan Marelan Berharap Tanah Enam Ratus Jadi yang Terbaik di MTQ ke-59 Tingkat Kota Medan

MEDAN, SumutPos.co- Kelurahan Tanah Enam Ratus berhasil mempertahankan juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-59 tingkat Kecamatan Medan Marelan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Medan Marelan, Jalan Kapten Rahmad Buddin, Rabu (4/1/2026). Keberhasilan qori-qoriah Kelurahan Tanah Enam Ratus ini mendapat apresiasi dari Camat Medan Marelan Zulkifli S.Pulungan S.STP M.AP.

“Selamat atas keberhasilan Kelurahan Tanah Enam Ratus yang sudah mampu tampil maksimal di ajang MTQ ke 59 tingkat Kecamatan Medan Marelan dalam merebut kembali juara umum,” kata Zulkifl.dalam sambutannya.

Dia berharap, keberhasilan para qori-qoriah Kelurahan Tanah Enam Ratus dapat dipertahankan pada ajang MTQ ke-59 tingkat Kota Medan yang akan digelar di Kecamatan Medan Sunggal. “Saya yakin, qori-qoriah yang sudah tampil maksimal di ajang MTQ tingkat kecamatan Medan Marelan ini dapat lebih tampil maksimal di ajang MTQ tingkat Kota Medan nantinya,” ujar Zulkifli

Untuk itu, Zulkifli mengajak para qori-qoriah Kelurahan Tanah Enam Ratus yang akan menjadi perwakilan Kecamatan Medan Marelan pada MTQ tingkat Kota Medan nanti untuk terus berlatih guna mengasah kemampuan. “Terus berlatih dengan mengulang kaji kembali agar menjadi utusan terbaik di ajang MTQ tingkat Kota Medan nantinya,” serunya.

Diketahui, pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan Medan Marelan ini diikuti qori-qoriah dari lima kelurahan, yakni Kelurahan Rengas Pulau, Kelurahan Paya Pasir, Kelurahan Labuhan Deli, Kelurahan Terjun, dan Kelurahan Tanah Enam Ratus.

Sementara Lurah Tanah Enam Ratus, Syawaluddin ST mengaku bangga atas prestasi yang diraih qori-qoriah mereka yang kembali meraih juara umum di ajang MTQ.ke-59 tingkat Kecamatan Medan Marelan. “Saya tidak menyangka kalau kita bisa kembali meraih juara umum dan mempertahankan piala MTQ tingkat Kecamatan Medan Marelan,” kata Syawaludin.

Diapun mengapresiasi kerja keras dan semangat yang ditunjukkan qori-qoriah Kelurahan Tanah Enam Ratus dalam menghadapi even tahunan ini. “Sebelum tampil di MTQ tingkat Kecamatan ini, kita melalui tokoh pemuka agama giat melatih dan membina para qori qoriah agar tampil maksimal. Alhamdulillah, upaya kita membuahkan hasil maksimal,” pungkasnya. (adz)