Home Blog Page 55

Malam Keakraban Mabicab dan Kwarcab Pramuka Sergai, Perkuat Soliditas di Pinggiran Sungai Bahbolon

MALAM KEAKRABAN:  Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Sergai, Kakak H Darma Wijaya dan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Serdang Bedagai, Kakak H Adlin Tambunan saat  menikmati suasana hangat malam keakraban di pinggiran Sungai Bahbolon, penuh canda dan kebersamaan di bawah cahaya api unggun, Sabtu (2/5/2026). ( Fad )
MALAM KEAKRABAN:  Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Sergai, Kakak H Darma Wijaya dan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Serdang Bedagai, Kakak H Adlin Tambunan saat  menikmati suasana hangat malam keakraban di pinggiran Sungai Bahbolon, penuh canda dan kebersamaan di bawah cahaya api unggun, Sabtu (2/5/2026). ( Fad )

SIPISPIS – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Malam Keakraban Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Serdang Bedagai (Sergai) bersama pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) serta Kwartir Ranting (Kwaran) se-Kabupaten Sergai, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan yang digelar di pinggiran Sungai Bahbolon, tepatnya di Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat soliditas organisasi kepramukaan di Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Malam keakraban tersebut ditandai dengan upacara pemasangan api unggun yang berlangsung khidmat dan sarat makna. Nyala api unggun menjadi simbol semangat, persatuan, dan tekad seluruh insan Pramuka dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Serdang Bedagai, Kakak H Darma Wijaya, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas organisasi di bawah satu komando.

“Melalui kebersamaan malam ini, kita menunjukkan bahwa kita solid. Saya berharap seluruh pengurus terus bekerja, tidak hanya dalam kegiatan seremonial semata, tetapi menjadikannya sebagai sarana membangun semangat kebersamaan yang menjadi fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi secara efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga mendorong seluruh anggota Pramuka untuk terus mengembangkan jiwa kepemimpinan dan kemandirian yang menjadi nilai dasar dalam gerakan kepramukaan.

Selain itu, Darma Wijaya mengajak seluruh kalangan, khususnya generasi muda, untuk turut menjaga kelestarian lingkungan.

“Kita berada di alam terbuka malam ini. Mari bersama menjaga kebersihan dan mencintai alam, karena ketika kita menjaga alam, alam pun akan menjaga kita,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Serdang Bedagai, Kakak H Adlin Tambunan, menyampaikan bahwa kegiatan malam keakraban ini merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Sergai.

Ia menjelaskan, terdapat dua program unggulan yang menjadi fokus utama, yakni Kampus Pramuka dan program satu desa satu Gugus Depan (Gudep).

“Kampus Pramuka dan program satu Gudep satu desa merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan pembinaan. Kampus Pramuka diharapkan menjadi pusat kegiatan dan pelatihan yang terarah, sementara program satu Gudep satu desa memastikan setiap desa memiliki wadah pembinaan generasi muda secara berkelanjutan,” jelasnya.

Wakil Bupati Sergai ini juga menambahkan, malam keakraban diisi dengan berbagai kegiatan yang mencerminkan nilai-nilai kepramukaan, seperti kebersamaan, kekeluargaan, serta semangat gotong royong.

“Momentum ini juga menjadi ajang komunikasi informal untuk mempererat hubungan emosional antar pengurus dan pembina, sehingga tercipta sinergi yang lebih baik dalam menjalankan program ke depan,” pungkasnya. (fad/azw)

Peringati Hari Buruh Internasional 2026, Bupati Asahan Lepas Gerak Jalan Santai

HARI BURUH: Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin melepas peserta gerak jalan santai dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jalan Pramuka, Kisaran, Minggu (3/5) pukul 07.30 WIB
HARI BURUH: Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin melepas peserta gerak jalan santai dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jalan Pramuka, Kisaran, Minggu (3/5) pukul 07.30 WIB

KISARAN – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin secara resmi melepas peserta gerak jalan santai dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jalan Pramuka, Kisaran, Minggu (3/5) pukul 07.30 WIB. Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut digelar sebagai bentuk peringatan May Day dengan nuansa kebersamaan, sehat, dan penuh semangat solidaritas antarpekerja.

Ketua panitia, H Harun Al Rasyid, dalam laporannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Asahan atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menilai kehadiran Bupati Asahan bersama jajaran menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh peserta yang mengikuti peringatan Hari Buruh tahun ini.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kehadiran Bupati Asahan. Ini menjadi kebanggaan bagi kami dan menambah semangat dalam memperingati May Day tahun ini,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan ucapan selamat Hari Buruh Internasional 2026 kepada seluruh pekerja, khususnya para buruh di Kabupaten Asahan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada KSBSI Kabupaten Asahan atas inisiatif menggelar kegiatan gerak jalan santai sebagai bentuk peringatan May Day yang positif dan penuh kebersamaan.

“Kami mengapresiasi KSBSI Kabupaten Asahan atas pelaksanaan kegiatan ini. Semoga ke depan para buruh dan pekerja semakin sejahtera,” ujar Bupati Asahan.(dat/azw)

Polsek Sosa Patroli Sekitar Objek Wisata

PATROLI: Polsek Sosa, Palas menggelar patroli di sejumlah titik keramaian wisata pada, Minggu (3/5).
PATROLI: Polsek Sosa, Palas menggelar patroli di sejumlah titik keramaian wisata pada, Minggu (3/5).

PALAS – Menjamin kenyamanan warga yang tengah menikmati libur akhir pekan, jajaran Polsek Sosa Padanglawas (Palas) menggelar patroli dialogis di sejumlah titik keramaian wisata, Minggu (3/5). Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada celah bagi pelaku tindak kejahatan di tengah antusiasme pengunjung.

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Sosa, AKP Eko Ady Ranto SH MH, personel menyasar dua destinasi populer di Kecamatan Sosa, yakni Pondok Jambu dan D’SIX. Sejak pukul 12.00 WIB, petugas tampak bersiaga dan berinteraksi langsung dengan para pelancong.

Fokus utama patroli ini adalah pencegahan tindak kriminalitas C3 (Curat, Curas, dan Curanmor). Selain memantau pergerakan di area parkir, polisi juga memberikan atensi khusus pada keamanan fasilitas umum.

“Kami mengimbau pengelola agar tidak lengah, terutama dalam pengawasan wahana kolam renang. Keselamatan pengunjung adalah prioritas utama,” tegas AKP Eko Ady Ranto di sela-sela kegiatan.

Kepada para pengunjung, petugas mengingatkan agar tetap waspada terhadap barang bawaan serta memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci ganda.

Komitmen Pelayanan Prima

Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto SIK melalui PS Kasubsi Penmas Bripka Ginda K Pohan, menyatakan bahwa kehadiran Polri di lokasi wisata merupakan wujud nyata dari peran pengayom masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat berwisata dengan tenang. Sejauh ini, situasi di lapangan terpantau sangat kondusif dan terkendali,” ujar Bripka Ginda.

Upaya preventif ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ketertiban bersama. Dengan sinergi antara polisi, pengelola, dan pengunjung, suasana liburan di Kabupaten Padang Lawas dipastikan tetap aman dan berkesan. (mag-12/azw)

SMPN 4 Sidikalang Buka Penerimaan Murid Baru dan Rekrut 11 Tenaga Pengajar

Lokasi SMPN 4 Sidikalang di Desa Kalang Simbara, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Senin (4/5/2026).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
Lokasi SMPN 4 Sidikalang di Desa Kalang Simbara, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Senin (4/5/2026).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemkab Dairi melalui Dinas Pendidikan, pada tahun ajaran baru 2026/2027, akan membuka pendaftaran penerimaan siswa baru.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, Jaspin Sihombing dihubungi wartawan, Senin (4/5/2026).

Jaspin menerangkan, untuk tahun ajaran baru 2026/2027 sekolah tersebut membuka 2 rombongan belajaran (Rombel) atau 2 kelas untuk Kelas VII.

Pendaftaran siswa baru akan dibuka bulan Juni 2026 mendatang, kata Jaspin.

Kita sudah mengangkat, Sihar Pardede sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SMPN 4 Sidikalang, ujar Jaspin lagi.

Lanjutnya, saat ini juga sedang dilakukan perekrutan tenaga pengajar. Untuk sementara, sesuai mata pelajaran kita butuh 11 tenaga pengajar/guru.

Prioritas kita sebenarnya dari perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS), ditambah nantinya guru honorer bilamana dana bantuan operasional sekolah (BOS) sudah dikucurkan, ungkapnya.

Ditambahkan Jaspin, SMPN 4 Sidikalang, akan mengakomodir kebutuhan sarana pendidikan yang memadai khususnya untuk masyarakat Desa Kalang Simbara, Desa Bintang Mersada, Desa Lae Pinang serta Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang.

Ada sebanyak 6 sekolah dasar (SD) yang diharapkan untuk melanjutkan pendidikan ke SMPN 4 Sidikalang dimaksud, ungkap Jaspin Sihombing. (rud/han).

Kodam 1/BB Bangun Jembatan Modular di Tapsel

PEMBANGUNAN: Prajurit TNI saat melaksanakan pembangunan jembatan modular, di Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, Tapsel). ( Istimewa/Sumut Pos )
PEMBANGUNAN: Prajurit TNI saat melaksanakan pembangunan jembatan modular, di Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, Tapsel). ( Istimewa/Sumut Pos )

MEDAN – Kodam 1/Bukit Barisan (BB) melalui Babinsa Koramil 19/Siais Kodim 0212/TS bersama prajurit Yonif TP 901/Suhul Gading, Yonzipur 1/DD dan masyarakat melaksanakan pembangunan jembatan modular, di Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuliselatan (Tapsel), Jumat (1/5).

Pembangunan ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan akses transportasi warga di wilayah tersebut.

Sebelumnya, jembatan di lokasi tersebut terbuat dari beton yang mengalami kerusakan dan patah akibat diterjang banjir bandang. Sebagai solusi sementara, warga membuat jembatan darurat dari kayu untuk digunakan sebagai perlintasan sebelum jembatan modular dibangun. Namun, kondisi jembatan darurat tersebut terbatas dan kurang aman untuk digunakan dalam jangka panjang.

Jembatan modular yang dibangun nantinya akan menghubungkan Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, dengan Desa Hapesong, Kecamatan Batangtoru. Infrastruktur ini diharapkan dapat memperlancar konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Pembangunan jembatan sepanjang 30 meter dengan lebar 4 meter ini merupakan bagian dari program yang diprakarsai Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto.

Saat ini, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 5 persen, dengan tahapan yang sudah dilaksanakan meliputi pembersihan area, penggalian pondasi, perakitan besi, serta pemasangan mal pengecoran. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel TNI, pekerja, serta masyarakat.

Kapendam I/BB, Kolonel Inf Sandy, Minggu (3/5), menyatakan, bahwa keterlibatan TNI bersama masyarakat dalam pembangunan jembatan ini merupakan bentuk komitmen membantu percepatan pembangunan di daerah.

“Kami berharap kehadiran jembatan modular ini nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperlancar akses, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya. (dwi/azw)

Tabung Gas Meledak, Tiga Rumah Terbakar

PADAMKAN API: Tim pemadam kebakaran berjibaku memadamkan kobaran api di lokasi kebakaran di Jalan Thamrin depan Kantor Camat Tebingtinggi Kota, Minggu (3/5) dini hari. (Azzan)
PADAMKAN API: Tim pemadam kebakaran berjibaku memadamkan kobaran api di lokasi kebakaran di Jalan Thamrin depan Kantor Camat Tebingtinggi Kota, Minggu (3/5) dini hari. (Azzan)

TEBINGTINGGI – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah semi permanen di Kelurahan Pasar Gambir, Kecamatan Tebingtinggi Kota, tepatnya di Jalan Thamrin, depan Kantor Camat Tebingtinggi Kota, Minggu (3/5) dini hari.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dan sempat mengundang perhatian warga sekitar. Setelah menerima laporan darurat dari masyarakat, pihak kepolisian bersama tim Dinas Pemadam Kebakaran langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Berdasarkan informasi awal di lokasi kejadian, api diduga berasal dari ledakan tabung gas elpiji 3 kilogram (kg). Warga mengaku sempat mendengar suara ledakan sesaat sebelum kobaran api membesar.

Kepala Lingkungan V, Nur Hikma (43), yang berada di lokasi kejadian mengatakan, suara ledakan terdengar beberapa saat sebelum api muncul.

“Kami dengar suara ledakan. Tidak lama kemudian api langsung membesar, Bang,” ujarnya.

Kobaran api dengan cepat melahap bangunan semi permanen di kawasan padat penduduk tersebut. Sedikitnya tiga rumah semi permanen dari total empat unit bangunan hangus terbakar, termasuk satu unit kios tempat usaha milik warga.

 

Dalam kejadian itu, pemilik rumah bernama Diana Tambunan (46) diketahui sedang tidak berada di rumah. Sementara dua pemilik bangunan lainnya, yakni Mery dan Diana (33), juga tidak berada di lokasi saat kebakaran terjadi.

Salah seorang korban, Sukardi (48), pedagang bakso setempat, mengaku menerima kabar kebakaran saat berada di rumahnya. Saat tiba di lokasi, kios bakso miliknya sudah dalam kondisi hangus terbakar.

“Saya mendapat kabar sekitar pukul 03.00 WIB. Saat sampai di sini, sebagian barang saya sudah dikeluarkan warga, namun selebihnya habis terbakar,” katanya.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api.

Petugas berjibaku melakukan pemadaman selama lebih dari satu jam agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Setelah upaya intensif dilakukan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 04.20 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu unit sepeda motor dilaporkan hangus terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, setelah sejumlah rumah, kios, dan barang dagangan ikut dilalap api.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kebakaran. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait insiden tersebut. (mag-3/azw)

Bupati Karo Dorong Forum TJSL: Perkuat Pembangunan hingga Desa Terpencil

TSJL: Bupati Karo melantik Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kabupaten Karo
TSJL: Bupati Karo melantik Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kabupaten Karo

KARO – Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha melalui pembentukan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Forum ini diharapkan menjadi wadah strategis dalam mempercepat pembangunan daerah, khususnya hingga ke wilayah desa terpencil.

Bupati Karo Antonius Ginting, menyampaikan bahwa Forum TJSL tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus mampu menghadirkan program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

“Forum TJSL ini menjadi salah satu harapan kita bersama untuk mendorong kemajuan Kabupaten Karo. Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha, kita ingin memastikan pembangunan dapat dirasakan hingga ke desa terpencil,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa sektor swasta memiliki peran penting melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR), terutama dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan.

Sebelumnya, Pemkab Karo telah melantik dan mengukuhkan Pengurus Forum TJSL Badan Usaha (CSR) Kabupaten Karo masa bakti 2026–2031 dalam sebuah acara di Berastagi. Momentum tersebut menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan peran dunia usaha agar program CSR lebih terarah dan terintegrasi dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya filosofi “Sada Perarih, Sada Tujuan” yang berarti satu arah dan satu tujuan sebagai landasan kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta. Filosofi ini dinilai penting untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan selaras dan tidak tumpang tindih.

“Membangun Kabupaten Karo tidak bisa dilakukan sendiri. Sinergi ini adalah kunci untuk mewujudkan Karo yang berbudaya, modern, sejahtera, dan unggul menuju Indonesia Emas,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Forum TJSLBU/CSR harus berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan program tanggung jawab sosial perusahaan dengan kebutuhan riil masyarakat. Dengan demikian, setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat langsung dan terukur.

Ke depan, Forum TJSL diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan yang lebih inklusif, di mana peran pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat berjalan seiring dalam menciptakan kemajuan yang berkelanjutan di Kabupaten Karo. (deo/ila)

Pemkab dan DPRD Karo Terima Aspirasi Buruh

ASPIRASI: Pemkab danDPRD Karo saat menerima para buruh.
ASPIRASI: Pemkab danDPRD Karo saat menerima para buruh.

KARO – Pemerintah Kabupaten Karo bersama DPRD Kabupaten Karo menerima langsung aspirasi dari sejumlah organisasi buruh dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Kegiatan penyampaian pendapat tersebut berlangsung di Kantor DPRD Karo pada Jumat (1/5/2026) dengan suasana tertib, aman, dan kondusif.

Aksi damai tersebut diikuti oleh delegasi dari DPC FSBSI-KSBSI Kabupaten Karo serta Exco Partai Buruh Kabupaten Karo, yang menyampaikan berbagai tuntutan terkait kondisi ketenagakerjaan di wilayah setempat.

Rombongan buruh diterima langsung oleh Ketua DPRD Karo, Iriani Tarigan, didampingi sejumlah anggota dewan lainnya. Dari unsur eksekutif, hadir Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Karo, Munarta Ginting, yang mewakili Bupati Karo. Turut hadir pula perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabanjahe, Dinas Ketenagakerjaan Koperasi dan UKM, Satpol PP, serta unsur Polres Karo.

Dalam penyampaiannya, perwakilan buruh mengajukan tujuh poin utama tuntutan, mulai dari dukungan terhadap pengesahan regulasi ketenagakerjaan yang baru di tingkat nasional, hingga desakan penegakan hak-hak normatif pekerja di Kabupaten Karo.

Beberapa poin yang menjadi sorotan antara lain penghapusan praktik eksploitasi tenaga kerja, penegakan Upah Minimum Kabupaten (UMK) melalui mekanisme tripartit, serta jaminan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bagi seluruh pekerja di berbagai sektor usaha.

Selain itu, buruh juga meminta pemerintah daerah lebih tegas terhadap perusahaan yang diduga melanggar hak-hak pekerja, termasuk dengan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan oleh instansi terkait. Mereka juga mendorong pembentukan panitia khusus (Pansus) DPRD untuk mengawasi pelanggaran ketenagakerjaan serta pembentukan komite pengawas ketenagakerjaan di Kabupaten Karo.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Karo, Iriani Tarigan, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh masukan yang disampaikan. Ia menegaskan bahwa DPRD akan memfasilitasi pertemuan lanjutan antara buruh, eksekutif, dan pihak terkait untuk membahas solusi konkret.

“Kami akan mengundang perwakilan buruh dan pihak eksekutif untuk duduk bersama dalam rapat resmi agar persoalan ini dapat dibahas secara mendalam dan menemukan solusi yang tepat,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Karo Bidang Ekonomi dan Pembangunan Munarta Ginting, SP, menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan mengedepankan pendekatan dialogis dalam menyikapi berbagai persoalan ketenagakerjaan. Menurutnya, komunikasi menjadi kunci untuk mencari solusi yang saling menguntungkan antara pekerja dan pengusaha.

“Kami akan mengupayakan win-win solution dan mengkaji seluruh regulasi yang ada agar iklim ketenagakerjaan di Karo semakin baik,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan segera dilaporkan kepada pimpinan daerah sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan ke depan.

Dari sisi perlindungan tenaga kerja, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabanjahe menegaskan komitmennya untuk terus memperluas cakupan kepesertaan jaminan sosial kepada seluruh pekerja, baik yang berstatus tetap maupun non tetap. Sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan di Kabupaten Karo juga akan terus digencarkan agar tidak ada pekerja yang terlewat dari perlindungan sosial.

Pertemuan tersebut ditutup dengan kesepahaman bersama untuk menjaga komunikasi yang harmonis antara pemerintah, buruh, dan pelaku usaha. Semua pihak sepakat bahwa dialog berkelanjutan menjadi langkah penting dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja serta menciptakan iklim ketenagakerjaan yang lebih adil di Kabupaten Karo. (deo/ila)

Pemkab Dairi Peringati Hardiknas 2026, Pendidikan Jadi Tanggung Jawab Bersama

PENGHARGAAN: Bupati Dairi Vickner Sinaga memberikan piala dan penghargaan kepada pelajar SD saat peringatan Hardiknas 2026 di SMPN 4 Sidikalang, Sabtu (2/5).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
PENGHARGAAN: Bupati Dairi Vickner Sinaga memberikan piala dan penghargaan kepada pelajar SD saat peringatan Hardiknas 2026 di SMPN 4 Sidikalang, Sabtu (2/5).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 dengan menggelar upacara di SMP Negeri 4 Sidikalang, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Pemilihan lokasi di SMPN 4 Sidikalang juga dimaksudkan sebagai bagian dari sosialisasi keberadaan sekolah baru tersebut kepada masyarakat, sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pemerataan fasilitas pendidikan.

Bupati Dairi Vickner Sinaga, bertindak sebagai inspektur upacara. Turut hadir Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, unsur Forkopimda, para ASN, tenaga pendidik, pelajar SD hingga SMP, serta tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Vickner membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menekankan pentingnya sinergi dalam membangun dunia pendidikan nasional. Ia juga menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kerja bersama seluruh elemen bangsa.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dunia usaha, hingga masyarakat,” ujarnya.

Menurut Vickner, peringatan Hardiknas bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan yang berkualitas dan merata.

Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan daerah dan bangsa. Oleh karena itu, seluruh pihak harus terlibat aktif memastikan setiap anak memperoleh akses pendidikan yang layak tanpa terkecuali.

“Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan daerah dan bangsa. Karena itu, seluruh elemen harus terlibat aktif memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang bermutu,” tegasnya.

Vickner juga menyoroti tantangan pendidikan ke depan yang semakin kompleks di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, dibutuhkan semangat gotong royong serta partisipasi semua pihak untuk menghadirkan sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan siap bersaing di tingkat global.

Peringatan Hardiknas 2026 di Kabupaten Dairi ini menjadi pengingat bahwa pembangunan pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat diyakini menjadi pondasi penting dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas dan berdaya saing tinggi di masa depan. (rud/ila)