30 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 5579

YKI Sumut Gelar Seminar Retinoblastoma

istimewa/sumut pos BERSAMA:Ketua Yayasan Kanker Sumatera Utara, Evi Diana Situtus foto bersama dengan pihak RS USU, RS Mata Provsu, Perdami cabang Sumut dan lainnya.
istimewa/sumut pos
BERSAMA:Ketua Yayasan Kanker Sumatera Utara, Evi Diana Situtus foto bersama dengan pihak RS USU, RS Mata Provsu, Perdami cabang Sumut dan lainnya.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Saat ini penyakit kanker merupakan penyakit yang masih menjadi perhatian utama di Indonesia. Sebab, angka kesakitan dan angka kematiannya yang masih tinggi.

Untuk itulah keberadaan Yayasan Kanker Indonesia dengan pusat di Jakarta dan cabang-cabangnya di seluruh provinsi dan kabupaten, tetap melaksanakan kegiatan yang membantu pemerintah untuk memerangi penyakit kanker di Indonesia, melalui tindakan promotif, prefentif, dan suportif.

Demikianlah dikatakan Ketua Yayasan Kanker Sumatera Utara, Evi Diana Situtus pada acara seminar dan Wordshop Retinoblastoma, di USU, Jumat (8/2). Seminar dan workshop penyakit kanker mata untuk dokter umum dan untuk masyarakat ini, dilaksanakan YKI Sumatera Utara, be-kerja sama dengan RS USU, RS Mata Provsu dan Perdami cabang Sumut.

“Salah satu program kerja utama YKI adalah peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyakit kanker pada anak-anak. Selama ini banyak sekali anggapan yang menyatakan bahwa penyakit kanker hanya terdapat pada usia dewasa terutama pada usia lanjut,” ujar Evi.

Oleh karena itu, lanjutnya, salah satu rangkaian kegiatan ini nantinya adalah penyuluhan kepada masyarakat luas tentang penyakit kanker pada anak, yang salah satunya adalah kanker pada bola mata yang dikenal sebagai retinoblastoma.

“Pada kesempatan kegiatan ini di hari kedua, besok (hari ini ,Red) juga akan dilaksanakan pelatihan Deteksi Dini Kanker Retinoblsatoma bagi dokter umum yang diharapkan akan menjadi lini terdepan dalam menemukan penyakit kanker retinoblastoma pada anak-anak secara dini,” papar Evi Diana lagi.

Menurutnya, semua jenis penyakit kanker dapat disembuhkan bila ditemukan secara dini dan masih dalam tahap awal.

”Saya sangat menyadari bahwa dalam pelaksanaan kegiatan ini masih banyak terdapat kekurangan disana-sini. Untuk itu atas nama YKI Sumatera Utara kami mohon kiranya dapat dimaafkan,” ucap Evi Diana lagi.

Tidak lupa juga, Evi menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah mendukung dan memberikan bantuan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana.

Terutama, lanjutnya, kepada pihak pimpinan Fakultas Kedokteran USU, pimpinan RS USU, pimpinan RS Mata Propinsi Sumatera Utara, Pengurus PERDAMI Cabang Sumatera Utara, Departemen Ilmi Penyakit Mata Fakultas Kedokteran USU.

“Semoga semua yang kita upayakan ini mendapatkan petunjuk dan lindungan dari Allah SWT serta membawa manfaat yang besar untuk rakyat Indonesia khususnya di Sumatera Utara,” harap Evi. (ila)

Bupati Sergai Panen Perdana Padi Organik

SURYA/SUMUT POS PANEN PADI: Bupati Ir H Soekirman memanen padi organik di Desa Pulau Gambar Kecamatan Serba Jadi, Kamis (7/2).
SURYA/SUMUT POS
PANEN PADI: Bupati Ir H Soekirman memanen padi organik di Desa Pulau Gambar Kecamatan Serba Jadi, Kamis (7/2).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Pola hidup sehat salah satunya mengkonsumsi beras organik. Sebab dalam beras organik tidak mengandung zat kimia yang membahayakan konsumennya. Namun sebaliknya, jika terus mengkonsumsi makanan bercampur pestisida secara berkepanjangan, akan mengakibatkan kerusakan pada organ tubuh kita.

Demikian disampaikan Bupati Serdangbedagai (Sergai) Ir H Soekirman saat meresmikan Saung Tani, sekaligus panen perdana padi organik kelompok Tani Jaya yang berada di Dusun IV, Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serba Jadi, Kamis (7/2).

Ikut serta dalam panen perdana tersebut, Soekirman memberikan apresiasi kepada Kelompok Tani Maju Jaya.

Bupati pun menyampaikan rasa syukur, Kelompok Tani Maju Jaya bisa panen perdana padi organik, meski belum mendapat sertifikat organik dan suatu upaya yang cukup baik dalam melestarikan lingkungan dan meningkatkan pada pola hidup sehat.

Bupati Soekirman menyebutkan, bahwa sawah milik masyarakat telah mendapat saluran air dari irigasi yang baik. Sebab program utama pemerintah adalah swasembada pangan.”Pangan merupakan hal yang utama, kata Bupati Soekirman.

Jika Desa Pulau Gambar ingin menjadi afro wisata, Soekirman berharap agar masyarakat desa bisa memberikan rasa aman dan nyaman terhadap wisatawan yang datang. Selain itu, desa juga harus rajin memasarkan potensi yang dimiliki dan yang pantas untuk dikembangkan.

“Desa juga harus membuat transportasi yang baik, akomodasi yang aman dan nyaman, konsumsi yang bersih dan atraksi yang menarik apa yang akan dilakukan wisatawan selama berkunjung ke desa ini,”pesannya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Pulau Gambar Prianto memberikan apresiasi kepada Bupati Sergai Ir H Soekirman yang telah datang di Desa Pulau Gambar.

Dikatakan Prianto, Gapoktan yang dipimpinnya memiliki 16 kelompok tani, “Kelompok Tani di Desa ini semua menangani tanaman sayur-sayuran dan pangan lainnya serta ternak yang tersebar di setiap dusunnya,”katanya.

Selain masalah pangan, sambung Prianto, pihaknya juga ingin mengembangkan agro wisata Desa Pulau Gambar.”Kami yakin akan dapat memajukan prekonomian masyarakat khususnya masyarakat Desa Pulau Gambar,”kata Prianto tegas. (sur/han)

Optimalkan Pendapatan Daerah Asahan, DPRD Minta Kualitas SDM OPD Ditingkatkan

.
.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Badan Anggaran (Banggar) Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di organisasi perangkat daerah (OPD) agar pendapatan daerah optimal.

Pasalnya, Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) Kabupaten Asahan untuk anggaran tahun 2018 mengalami kenaikan sebesar 1,06 persen dari Rp1,580 triliun menjadi Rp1,597 triliun.

“Banggar DPRD Kabupaten Asahan menyarankan kepada Pemkab Asahan, di antaranya, supaya melakukan perbaikan sistem, metode, peralatan dan kualitas SDM di beberapa OPD guna mengoptimalkan pendapatan daerah sesuai potensi yang ada,” kata Anggota DPRD Kabupaten Asahan Fraksi Golkar, Drs H Mapilindo, MPd, Jumat (8/2).

Dengan adanya kenaikan jumlah pendapatan pada struktur APBD, lanjut Mapilindo, dari penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) dan penerimaan transfer dari Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut). “Tentulah jumlah pendapatan APBD tersebut sudah jelas sumber asalnya yakni dari PAD,”katanya.

Jumlah pendapatan dari sektor PAD yang bersumber dari sektor pajak daerah dan retribusi daerah itu diproyeksikan naik sebesar Rp1,49 miliar atau 1,24 persen dari Rp120,2 miliar menjadi Rp121,7 miliar.

“Penerimaan transfer dari Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Utara naik Rp15,28 miliar atau 34,69 persen dari Rp44,06 miliar menjadi Rp59,34 miliar,” kata Mapilindo.

Sedangkan penerimaan lainnya, yaitu pendapatan transfer dari Pemerintah Pusat dan lain- lain, pendapatan yang sah tidak mengalami perubahan. Pendapatan dari transfer Pemerintah Pusat yaitu Rp1,33 triliun dan pendapatan lain lain pendapatan sah yaitu Rp 89,69 miliar.

“Untuk belanja daerah juga mengalami kenaikan sebesar Rp16,77 miliar, dari Rp1,577 triliun menjadi Rp1,594 triliun. Belanja tidak langsung sebesar Rp1,07 triliun dan belanja langsung sebesar Rp522,72 miliar,”bilangnya.(omi/han)

Polsek Muarasipongi Bantu Warga Tak Mampu

ISMED/SUMUT POS BANTUAN: Kanit Binmas Aiptu K Sitanggang bersama Brigadir SP Nainggolan memberikan sembako kepada warga kurang mampu.
ISMED/SUMUT POS
BANTUAN: Kanit Binmas Aiptu K Sitanggang bersama Brigadir SP Nainggolan memberikan sembako kepada warga kurang mampu.

MADINA, SUMUTPOS.CO – Dalam menjalankan program ‘Jumat Berkah’ Polsek Muarasipongi memberikan tali asih berupa sembako kepada warga kurang mampu dan jompo, Jumat (8/2).

Salah satunya adalah Mahmudin (58) warga Desa Tanjung Alai, Kecamatan Muarasipongi, Kabupaten Mandailing Natal.

Pemberian bantuan tersebut dilakukan, sebelumnya melakukan pendataan warga yang dinilai layak menerima tali asih.

Saat personel memberikan bantuan tersebut, kondisi Mahmudin sangat memperihatinkan karena hidup yang serba kekurangan. “Kami disambut sangat baik dan salah satu warga mengucapkan terima kasih kepada kepolisian yang peduli terhadap Desa Tanjung Alai ini. Semoga Polri semakin jaya dan dicintai rakyatnya,” ujar Kanit Binmas AIPTU K. Sitanggang.

Kanit Binmas AIPTU K Sitanggang bersama Brigadir SP Nainggolan juga mengatakan, kegiatan sosial dilaksanakan sebagai bentuk adanya kepedulian Polri terhadap warga kurang mampu, terkhusus berdomisili di wilayah hukum Polsek Muarasipongi. “Bantuan yang kami serahkan berupa Sembako yaitu beras 10 Kg, gula, indomie 1, minyak makan, bubuk teh dan uang tunai. Kami memohon doa dari bapak dan ibu supaya Polri bisa menjaga keamanan dan ketentraman di Sumatera Utara, khususnya Madina menjelang Pileg dan Pilpres ini,” ujarnya. (mag-7/han)

Tim Verifikasi Kota Sehat Kunjungi Tebingtinggi

SOPIAN/SUMUT POS PAPARAN: Kadis Kesehatan Kota Tebingtinggi dr Nanang Fitra Aulia ketika memberikan penjelasan kepada tim verifikasi.
SOPIAN/SUMUT POS
PAPARAN: Kadis Kesehatan Kota Tebingtinggi dr Nanang Fitra Aulia ketika memberikan penjelasan kepada tim verifikasi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Tim Verikasi Kota Sehat tahun 2019 mengunjungi Kota Tebingtinggi untuk melakukan penilaian, Jumat(8/2).

Yang dipimpin Rusdin Pinem dari Dinkes Provsu lakukan kunjungan ke Kota Tebingtinggi dan diterima Pj Sekdako H Marapusuk Siregar bersama Kadis Kesehatan dr Nanang Fitra Aulia bersama OPD terkait di Aula Dinkes Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi, Jumat (8/2).

Tim yang dipimpin Rusdin Pinem dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Provsu) langsung diterima Pj Sekdako H Marapusuk Siregar bersama Kadis Kesehatan dr Nanang Fitra Aulia bersama OPD terkait di Aula Dinkes Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi.

Kunjungan tersebut untuk memberikan arahan dan bimbingan secara teknis tentang penilaian untuk mendapatkan predikat kota sehat.

Pj Sekdako Tebingtinggi Marapusuk Siregar dalam sambutannya, berharap kepada para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk memberikan penjelasan atau informasi yang seluas-luasnya kepada tim verifikasi apabila diperlukan.”Besar harapan kami tim verifikasi selama melakukan kegiatannya di Tebingtinggi memperoleh kesan yang terbaik, memang layak Tebingtinggi memperoleh predikat kota sehat,”bilangnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Tebingtinggi dr Nanang Fitra Aulia mengungkapkan bahwa tim verifikasi melakukan kegiatan untuk satu penghargaan yang diberi nama Swasti Saba Wistara, dan merupakan satu-satunya Kota di Sumatera Utara.

“Mudah-mudahan ini bisa kita raih, dan itu harus dilakukan bersama-sama semua OPD terkait, melalui kebersamaan kita bangun Tebingtinggi menjadi Kota Sehat,”jelasnya.

Hadir dalam kegiatan ini OPD Dinas Lingkungan Hidup Idham Khalid, Dinas Ketapang dan Pertanian Marimbun Marpaung, Dinas Tarukim dan Kebersihan Zubir Husni Harahap, Dinas Sosial Muhammad Syah Irwan, Dishub Syafrin Harahap, BPMPK Sri Muliani, Dinas Pendidikan Drs Pardamean Siregar dan para Camat. (ian/han)

MAN.City vs Chelsea, Enggan Tergelincir

.
.

SUMUTPOS.CO – Manchester City terancam hanya sebentar di puncak klasemen. Pasalnya, kali ini mereka harus menghadapi ujian berat dari Chelsea pada duel di Etihad, Minggu (10/2) malam.

Manchester City punya poin yang sama dengan Liverpool, namun punya laga lebih banyak.

Artinya sewaktu-waktu mereka memang bisa terpeleset lagi. Namun The Citizens sedang dalam performa terbaik. Mereka mampu melewati hadangan dari Arsenal (3-1) dan Everton (2-0).

Tidak dapat disangkal, ini adalah musim yang lebih sulit bagi Manchester City. Mereka telah menderita kekalahan dua kali lipat lebih banyak dari yang mereka alami musim lalu, dan semua itu terjadi dalam 2 bulan terakhir.

Chelsea, Crystal Palace, Leicester City, dan Newcastle United semuanya mengambil 3 poin dari mereka. Tetapi sementara ini mungkin terlihat menjanjikan bagi The Blues namun hanya satu dari kekalahan ini terjadi di Etihad. “Kami meraih hasil yang baik, saat menghadapi Arsenal dan Everton, tetapi berikutnya bakal ada tes yang lebih berat. Chelsea adalah tim yang luar biasa, karena memiliki persiapan tujuh hari,” kata Guardiola, seperti dikutip Standard.

Di kandang sendiri, tim asuhan Pep Guardiola hanya sekali kecolongan dari 13 pertandingan Liga Inggris mereka musim ini. Mereka juga produktif di kandang dengan mencetak 43 gol dalam laga tersebut. “Tetapi, ketika saya masih di Bayern Munich atau Barcelona, saya selalu membaca atau mendengarkan manajer berpengalaman, seperti Sir Alex Ferguson dan Rafael Benitez. Para manajer itu juga selalu mengeluh tentang jadwal mereka, karena Premier League mengatakan kami harus bermain di sana pada hari itu,” jelasnya.The Sky Blues telah mencetak setidaknya dua gol dalam masing-masing dari 14 pertandingan kandang terakhir mereka di liga, dan jika mereka melakukan hal yang sama pada hari Minggu mereka akan mencetak rekor baru.

Chelsea sendiri sedang tidak stabil. Penampilan The Blues pada laga tandang selama beberapa bulan terakhir agak buruk, mereka meraih 3 kemenangan dan 4 kekalahan pada 7 laga tandang terakhir mereka di liga. Mereka telah dikalahkan oleh Tottenham Hotspur, Wolves, Arsenal, dan Bournemouth, dan kekalahan baru-baru ini dari The Gunners membuat Chelsea 6 kali tanpa kemenangan ketika melakoni laga tandang melawan enam tim besar (Liverpool, Man City, Tottenham Hotspur, Chelsea dan Man United) di liga.

Namun The Blues berhasil meraih kemenangan 5-0 melawan tim penghuni dasar klasemen liga, Huddersfield akhir pekan lalu. Ini bisa membangkitkan motivasi Sarri. Apalagi Higuain sudah mencetak dua gol.

Sarri melakukan beberapa penyegaran di laga sebelumnya. Mateo Kovacic digantikan Ross Barkley saat the Blues menang atas Huddersfield, dan Kovacic bisa absen lagi jika Sarri sekarang menilai Barkley yang mantan pemain Everton itu berada di depannya.

Barkley tawarkan lebih banyak permainan kreatif di lini tengah Chelsea, dan pilihannya menunjukkan pendekatan yang kurang konservatif dari Sarri. Meski demikian, pertandingan melawan juara bertahan Manchester City ini kemungkinan besar bukan waktu yang tepat untuk Sarri bereksperimen terkait susunan pemainnya.

Willian harus mempertahankan posisinya di sayap kanan di depan Pedro, sementara Eden Hazard diperkirakan akan ditempatkan di posisi yang lebih disukainya. (bbs/jpc/don)

Sarmadan Nur Jabat Kakan Kemenag Sergai

SURYA/SUMUT POS BERI SALAM: Kepala kantor (Kakan) Kemenag Sergai Dr H Sarmadan Nur MPd memberi salam kepada Dr H M Syafii MA dalam acara pisah sambut di Aula Kemenag Sergai, Kamis (7/2).
SURYA/SUMUT POS
BERI SALAM: Kepala kantor (Kakan) Kemenag Sergai Dr H Sarmadan Nur MPd memberi salam kepada Dr H M Syafii MA dalam acara pisah sambut di Aula Kemenag Sergai, Kamis (7/2).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Kepala kantor (Kakan) Kemenag SerdangBedagai (Sergai) menggelar pisah sambut dari Dr H Syafii, MA kepada Dr H Sarmadan Nur Siregar, M.Pd di Aula Kantor Kemenag Sergai, Jalan Negara Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kamis (7/2).

Sebelumnya, pisah sambut ini diawali dengan pembacaan puisi oleh siswi Madrasyah Aliyah (MA) Al Washilyah Perbaungan, diteruskan dengan laporan panitia oleh Kasubag Tata Usaha Syarifuddin Daulay.

Kepala Kantor Kemenag Sergai Dr Sarmadan Nur MPd dalam sambutannya mengajak para ASN untuk bekerjasama dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Sarmadan pun mengatakan dirinya akan melanjutkan program kerja yang telah dilaksanakan oleh kepala kantor Kemenag sebelumnya. “Jadi saya sudah banyak mengenal beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat di sini. Untuk itu, saya berharap kepada tokoh agama maupun tokoh masyarakat untuk memberikan dukungan dan masukan dalam menjalankan program kerja ke depannya,” harap Sarmadan.

Pada kesempatan, Dr Syafii MA menyampaikan, ucapan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah bekerjasama dalam menjalankan tugasnya saat menjabat sebagai Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Serdangbedagai.

“Mungkin selama ini terdapat banyak kesalahan maupun kekhilafan yang saya perbuat selama menjalankan tugas di Kemenag Sergai, baik itu yang disengaja maupun yang tak disengaja. Oleh karena itu, saya atas nama keluarga memohon maaf kepada seluruh ASN Kemenag Sergai maupun saudara-saudaraku yang hadir pada undangan ini, karena manusia tentunya tak luput dari khilaf dan kesalahan,” bilang Syafii.

Dikatakan Syafii, ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang baik dari seluruh ASN Kemenag Sergai, sehingga tercapai berbagai prestasi yang telah diraih dalam program kerja yang positif selama ini.

Sementara Dr H M Syafii MA menjabat sebagai Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syiar pada Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara.

Turut hadir dalam pisah sambut ini, Ketua Pengadilan Agama Sei Rampah Abdul Munir, SH, MH Ketua MUI Serdang Bedagai H. Lukman Yahya, Ketua BAZNAZ Sergai H. Hasful Husnain SH, Ketua FKUB Sergai H. Irfan El Fuadi Lubis, Ketua Al Washliyah Ibrohim Kholil, ketua Muhammadiyah, Ketua NU Serdang Bedagai, tokoh agama Islam, Kristen, Budha, Hindhu, para Kepala KUA Kecamatan, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta, Dharma Wanita Persatuan Kemenag Sergai dan seluruh ASN Kemenag Sergai. (sur/han)

Cairkan Dana Sewa Rumah & Lahan, Kepala BNPB Kunjungi Karo

.
.

KARO, SUMUTPOS.Co – Pasca dilantik sesuai Surat Keputusan Presiden No 5/P Tahun 2019 tentang Pengangkatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Doni Monardo mengawali tugas barunya ke Tanah Karo.

Letjen Doni dijadwalkan tiba di Kabupaten Karo untuk memantau kondisi pasca erupsi gunung Sinabung pada hari ini, Sabtu (9/2) pagi. Soal kedatangan Kepala BNPB ini dikatakan Sestama Ir Dody Ruswandi, MSCE via seluler kepada Kalak BPBD Karo Ir Martin Sitepu, Jumat (8/2) pagi.

Bupati Karo Terkelin Brahmana saat menerima informasi ini, langsung memerintahkan Kalak BPBD Ir Martin Sitepu segera menyiapkan segala sesuatu terkait penanganan pasca Erupsi Gunung Sinabung dan kordinasi dengan Dansatgas Bencana Alam, Letkol Inf Rizal Taufik SE.

Selain itu, terkhusus yang disorot selama sepekan terakhir mengenai sewa rumah dan sewa lahan sebagian desa yang tersebar di beberapa hamparan di Kabupaten Karo yang belum cair.

“Segera koordinasikan ke BNPB, agar dana sewa rumah dan sewa lahan bisa ditransfer, pada saat kunjungan Kepala BNPB ke Karo. Dengan demikian semuanya bisa clear and clean, sehingga warga tidak bertanya-tanya lagi, ini perlu segera kordinasikan,”tandas Terkelin.

Sementara Kalak BPBD Ir Martin Sitepu mengakui bahwa kunjungan Kepala BNPB termonitor melalui pemberitahuan secara lisan Sestama BNPB kepadanya. “Iya tadi saya ditelepon,”kata Martin.

Diakuinya, meski belum ada menerima surat secara tertulis, namun sesuai perintah pimpinan pihaknya tetap wanti-wanti informasi kedatangan Kepala BNPB.

“Oleh sebab itu kita sudah siapkan semua progres bahan dan data terkait penanganan pasca Erupsi Gunung Sinabung jika sewaktu waktu diminta jika beliau jadi datang ke Karo, akan kita berikan,” terangnya.

“Terkait sewa rumah dan sewa lahan yang diinstruksikan pimpinan barusan kepada saya, itu sudah kami tindaklanjuti dan telah berkoordinasi dengan pihak BNPB Pusat. Begitu juga untuk Dansatgas Bencana Alam Dandim 0205 /TK akan saya kordinasikan juga,”kata Martin.

Hasil koordinasi sementara, pihak BNPB pagi ini (8/2) akan men-transfer dana untuk keperluan 2117 KK ,mencakup Desa Mardinding, Sukanalu , Sigarang Garang ,Kuta Gugung, Pintubesi, Kutatengah, Jeraya dan Tigapancur.

“Untuk itu, finalnya nanti kita sampaikan lagi setelah uang ditransfer pihak BNPB ke kas BPBD Karo, jumlah dananya secara gelondongan yang akan dikirim, sementara taksiran saya berkisar Rp10 miliar,”tandas Martin. (deo/han)

Asisten II Setdakab Langkat Raih Gelar S2 Ilmu Politik

ist Sidang: Asisten II Ekbangsos Drs H Hermansyah bersama ketiga penguji, usai melaksankan sidang meja hijau.
ist
Sidang: Asisten II Ekbangsos Drs H Hermansyah bersama ketiga penguji, usai melaksankan sidang meja hijau.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Setelah dua tahun menimba ilmu sebagai Mahasiswa dengan menempuh program studi S2 Magister Ilmu Politik ( MIP) di Universitas Sumatera Utara (USU).

Kini Assisten II Administrasi Ekonomi Pembangunan Dan Sosial (Ekbangsos), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat, Drs H Hermansyah, telah resmi menyandang gelar Magister Ilmu Politik ( MIP), setelah lulus dari sidang meja hijau dibawah bimbingan Prof Dr M Arif Nasution MA selaku Ketua Komisi Pembimbing, di Gedung Pascasarjana FISIP USU Medan, Kamis (7/2).

Tesis Hermansyah berjudul “Perilaku Politik Front Pembela Islam (FPI) Dalam Pemilihan Umum (studi pada pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara tahun 2018). Berisikan materi dengan karya ilmiah, yang menarik dan memukau para dosen pembimbingnya, sehingga melancarkan kelulusannya, menyandang gelar S2.

“Hermansyah, menurut saya, cukup baik dalam menguasai materi tesisnya, sehingga dengan lancar dapat menjawab semua pertanyaan penguji, hal inilah yang mengantarkannya langsung lulus sidang meja hijau, tanpa harus mengulangi, selain itu isi Tesisnya pun menarik,” sebut Ketua Program Studi Magister (S2) IP FISIP USU Prof Dr M Arif Nasution MA, selepas sidang meja hijau.

Arif Nasution yang juga selaku Ketua Komisi Pembimbing, selain megucapkan selamat, juga berharap, agar Hermasyah dapat memanfaatkan ilmu politik yang telah didapatnya, untuk membangun bangsa dan membela kepentingan masyarakat, melalui profesinya sebagai abdi negara, yang saat ini bertugas di Pemkab Langkat.

“Program Studi Pasca Sarjana Ilmu Politik ini, selain satu-satunya di Sumut yang hanya ada di USU, program studi ini juga pertamakalinya akan mewisuda. Untuk itu sebagai alumni pertama, kami sangat berharap Hermanysah mampu menerapkan ilmunya, untuk membela kepentingan masyarakat luas , terkhusus masyarakat Langkat,” paparnya.

Ucapan selamat atas kelulusan Hermansyah, juga datang dari Sekdakab Langkat dr H Indra Salahudin MKes MM, dengan mengucapkan selamat atas gelar S2 Ilmu Politik yang berhasil diraih, semoga ilmu yang didapat, bermafaat untuk membangun Langkat.

“Semoga kedepan, Langkat bisa semakin makmur, sejahterah dan lebih maju, dengan memiliki putra daerah seperti Hermasyah ini, yang memiliki disiplin ilmu sains dan pemikiran-pemikiran intelektual,” ujarnya.

Sembari mengucapkan selamat kepada USU atas keberhasilanya, untuk pertama kali, akan mewisuda program studi S2 Magister Ilmu Politik ( MIP). Adapun sebagai penguji meja hijau Hermsayah, yaitu Ketua Komisi Pembimbing Prof Dr M Arif Nasution MA, Anggota Komisi Pembimbing Drs Heri Kuswanto MA Ph D, penguji Prof Subhilhar Ph D, penguji Warjio MA Ph D. (bam/han)

Kejari Binjai Sepakat Hapus Pungli

Teddy Akbari/sumut pos TANDATANGANI-Kajari Binjai, Victor Antonius Saragih Sidabutar mengawali penandatangan WBK dan WBBM.
Teddy Akbari/sumut pos
TANDATANGANI-Kajari Binjai, Victor Antonius Saragih Sidabutar mengawali penandatangan WBK dan WBBM.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kajari Binjai, Victor Antonius Saragih Sidabutar bersama keempat kepala seksi dan para jaksa penuntut umum dan bagian administrasi berkomitmen untuk Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) hingga Transparan Dalam Visi dan Misi (Trasmisi) di Lapangan Apel Kejari Binjai, Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Jatimakmur, Binjai Utara, baru-baru ini.

Penandatangan diawali dengan menyanyikan lagu Mars Adhyaksa, dilanjutkan pembacaan Tri Darma Adhyaksa hingga diakhiri dengan doa. “Satu tekad bersama bahwa Kejari Binjai siap menuju WBK dan WBBM. Namun kata siap ini berarti belum. Tapi sudah komitmen yang dibuktikan dalam penandatangan ini,” jelas Victor.

Mantan Kajari Kualatungkal ini menambahkan, jika masih kedapatan oknum jaksa nakal, tentunya bakal diberikan sanksi. Jika memang masih didapati lagi oknum jaksa nakal yang tidak sesuai komitmen setelah melakukan penandatangan bersama ini.

“Justru ini menjadi pemberat, bahwa dia sudah menyatakan komitmen namun masih melakukan hal-hal tidak pantas, tidak sesuai kode etik atau sampai melakukan pelanggaran pidana. Sanksinya dikaitkan dengan peraturan pemerintah mengenai disiplin pegawai negeri sampai kepada hukum pidana,” ujar Victor.

Dengan adanya penandatanganan bersama WBK dan WBBM ini, kata Victor, Kejari Binjai harus berubah dalam sikap, kedisiplinan jaksa, tata kelola hingga pelayanannya.

Kajari meminta jangan lagi kedapatan melakukan pungutan liar. “Untuk Kejaksaan Negeri di Wilayah Sumut, pimpinan memberikan kepercayaan kepada Kejari Binjai sebagai model contoh, percontohan di dalam melaksanakan kegiatan wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani,” ujar mantan Kasubdit Tipikor Jampidsus Kejagung ini.

Karenanya, dia menyerukan agar seluruh bawahannya untuk melakukan revolusi mental. Tidak minta dilayani, Melainkan Kejari Binjai harus melayani masyarakat dengan profesional.

Tak lupa, jangan mengabaikan Standart Operasional Prosedur. “Kita harus melayani dan jemput bola kedepannya. Jangan sampai ada masyarakat mengeluh atau dipersulit. Pimpinan paling atas, Jaksa Agung juga menekankan harus profesional,” ujar Victor.

“Kita datang ke sini bekerja untuk menegakkan hukum. Bukan untuk dilayani. Mulai hari ini sepakat untuk menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani. Ini berat, bagi saya berat juga. Infrastruktur masih lemah. Alat IT belum ada, biaya dibutuhkan banyak. Saya yakin kawan-kawan di sini semangat dan solid,” sambung Victor.

Kepada Kasubbag Pembinaan Kejari Binjai, dia menekankan untuk dapat lebih aktif lahir dalam melahirkan inovasi. Jangan menghambat masukan atau pikiran baik dari para jaksa. “Kalau menyangkut biaya, bisa kita diskusikan. Semua orang punya kepintaran dan ide masing-masing,” ujar dia.

Victor menambahkan, Kejari Binjai belum memenuhi lembaga Korps Adhyaksa tipe A seperti di Pulau Jawa. Dia juga meminta agar bawahannya melakukan koreksi kepadanya.

“Kalau masih ada pungli, tolong beritahukan kepada saya. Kalau ini berhasil dilalui, pemerintah juga akan memberikan semacam reward,” tandasnya. (ted/han)