27 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 5657

Terlibat Korupsi dan Pidana Umum, 20 ASN Pemko Binjai Dipecat

.
.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai menunjukkan komitmennya dalam penegakan dan pemberantasan korupsi. Buktinya, sebanyak 20 Aparatur Sipil Negara (ASN) dipecat karena terbukti melakukan korupsi dan tindak pidana umum.

“Sudah banyak yang saya tandatangani untuk dipecat. Kasus hukumnya sudah selesai semua dan inkrah. Tinggal 1 atau 2 yang sedang konsultasi ke BKN,”ujar Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham kepada Sumut Pos, baru-baru ini saat ditemui di Makodim 0203/Langkat.

Sementara itu,

Kepala Bidang Mutasi dan Kepegawaian BKD Binjai, Hendra Januar mengungkapkan, Pemko tidak hanya melakukan pemecatan terhadap ASN yang sudah berkekuatan hukum tetap yang tersandung korupsi saja, melainkan ASN yang terlibat pidana umum pun dilakukan pemecatan.

“Ada sekitar 20-an lah. Kami belum merekapnya. Jadi belum tahu berapa jumlah pastinya. Tapi apakah ada? Jawabannya ada. Banyak (perkara), macam-macam,” ujar Hendra didampingi Kasubbid Pembinaan, Hasan Basri, Rabu (26/12).

Dia menguraikan, ada 16 ASN yang dipecat karena tersandung perkara korupsi. Dari jumlah tersebut, belum semua yang berkekuatan hukum tetap. Dan ada 3 ASN yang masih melakukan perlawanan upaya hukum. Mereka adalah, Cipta Depari, Suryana Res dan Suhadi Winata. Ketiganya merupakan ASN yang tersandung perkara korupsi pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit Umum Djoelham Binjai.

“Kami tidak bisa sebut nama. Mohon maaf, karena untuk publikasi. Tipikor itu pasti (dipecat) karena suratnya langsung dari Kementerian Hukum dan HAM,” beber Hendra.

Total 20 ASN yang dipecat ini, kata Hendra, tidak perlu lagi Pemko Binjai meminta surat keputusan kepada Pemprov Sumut untuk dilakukan pemberhentian terhadap mereka. Ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen ASN.

“Provinsi perpanjangan tangan dari pusat. (Pemprovsu) hanya menghimpun saja,” ujar Hendra.

Hasan Basri menambahkan, seorang ASN juga dipecat tidak dengan hormat oleh Pemko Binjai karena tak disiplin. Berdasarkan PP No 53/2010 tentang Disiplin ASN, kata dia, selama 46 hari tidak masuk kerja dapat diberhentikan.

“Tapi dengan catatan sudah dibina. Sesungguhnya (PP 53/2010) ini pembinaan. ASN itu enggak masuk kerja, oleh atasannya harus memanggilnya dan melakukan pemeriksaan mengapa tidak masuk. Kalau tidak mau hadir, oleh atasannya dapat dijatuhi hukuman teguran lisan. Lanjut tidak masuk lagi, teguran tertulis. Lanjut tidak masuk lagi, buat pernyataan tidak puas secara tertulis dan ini termasuk teguran ringan. Kalau berlanjut lagi, kewenangan atasan habis,” urai Hasan.

Puncaknya, sambung Hasan, atasan tersebut menyerahkan ASN yang tidak disiplin ini kepada Wali Kota. Oleh kepala daerah, selanjutnya membentuk tim dengan Pembina adalah Sekretaris Daerah.

Lebih jauh diungkapkan Hasan, ada seorang ASN yang dipecat karena tersandung perkara narkotika. Parahnya, oknum ASN ini menjadi pengedar. Pemecatan terhadap yang bersangkutan berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Binjai yang bunyinya, seorang ASN diancam dipidana dengan pidana penjara paling singkat dua tahun dan perbuatannya termasuk berencana berdasar putusan pengadilan.

“Hasil vonis Pengadilan Negeri Binjai, ASN ini dijatuhi hukuman 6 tahun kurungan penjara. Yang bersangkutan bukan pemakai tapi pengedar. Putusan 6 tahun ini sudah berkekuatan hukum tetap,” beber Hasan.

Kemudian, lanjut Hasan, ada dua ASN yang dipecat karena tersandung perkara penipuan dan penggelapan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap. “Yang satu putusan Pengadilan Negeri Lubukpakam dengan hukuman 1 tahun 6 bulan kurungan penjara dan Pengadilan Negeri Binjai dengan hukuman 1 tahun 8 bulan. Kami juga sudah minta petunjuk dari BKN terkait dua orang ini. Jawabannya harus segera (dipecat) karena perbuatan mereka disengaja,” tandasnya. (ted/han)

Keluarga Besar YP Antasari Rayakan Natal 2018

.
.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Keluarga Besar Pendidikan (YP) Pangeran Antasari merayakan Natal 2018 bersama anak-anak dari berbagai Panti Asuhan di Gereja POUK Maranatha di sekolah tersebut di Helvetia, Medan.

Perayaan Natal yang diikuti seluruh siswa mulai dari TK, SD, SMP, SMA/SMK STKIP, STIE A&BI dan Yayasan Cinta Kasih Mandiri (YCKM) juga dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Pangeran Antasari Dr Tommy Leonard SH, MKn.

Kemudian, Koordinator YP. Pangeran Antasari Herli leo Aritonang, Kepala Sekolah TK Mita Kurniawati AMaPd, Kepala Sekolah SMP Muhammad Nur SPd, Kepala Sekolah SMA/SMK Suryani SPd, para guru di lingkungan Sekolah Pangeran Antasari beserta Staf Dosen dari STKIP dan STIE A&BI.

Koordinator YP. Pangeran Antasari Herli leo Aritonang, mengucapkan syukur karena di tahun ini masih bisa merayakan Natal bersama. “YP Pangeran Antasari kita juga menyantuni anak yatim dan membagikan bingkisan Natal berupa sembako untuk anak – anak Panti Asuhan dari Panti Asuhan Anugrah Kasih, Panti Asuhan William Booth, Panti Asuhan Elsadai, Panti Asuhan Anak Mas dan Panti Asuhan Elim,” ucap Leo kepada wartawan, Rabu (26/12).

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Pangeran Antasari Dr. Tommy Leonard SH, MKn mengungkapkan apresiasi kepada panitia Natal yang bekerja dengan baik, sehingga perayaan Natal berjalan lancar. Tommy juga mengaku sangat senang, karena dalam perayaan Natal tahun ini, bisa merayakannya dengan anak-anak panti asuhan. (gus/ila)

Dengan itu, ia meminta kepada seluruh anak didikannya untuk memetik hikmat dan berkah pada perayaan Natal tahun ini. “Saya berpesan dan berharap kepada seluruh pa­nitia penyelenggara, agar terus melaksanakan dan meningkatkan kualitas pera­yaan Natal bersama menda­tang,” pungkasnya.(gus/ila)

Hakim Cuti, PN Medan Sepi

.
.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pasca Natal 25 Desember 2018, pelayanan perkara di Pengadilan Negeri Medan tampak sepi. Diketahui sejumlah Hakim tengah mengambil masa cuti. Hal itu diungkapkan Humas PN Medan sekaligus Hakim Niaga Jamaluddin, Kamis (27/12).

“Ada sebagian cuti. Kalau jumlahnya tidak sampai setengah lah. Makanya sidang tetap ada hari ini, walaupun hanya sedikit,” ucapnya kepada wartawan.

Dalam daftar hakim yang tercantum di papan informasi, ada sekitar 31 orang hakim karir dan 21 orang hakim ad hoc di PN Medan. Sehingga, menurut Jamaluddin, sebagian hakim yang tetap bersidang sudah melakukan penjadwalan sidang sebelumnya.”Karena kan hakim ini harus lengkap. Kecuali sidang anak. Dalam ketetapan, gak bisa sidang kalau tidak lengkap majelisnya,” ujar Jamaluddin.

Masih kata Jamaluddin, bagi pegawai dan hakim yang melewati masa cuti yang sudah ditetapkan, akan diberikan teguran. “Sementara belum ada yang lewati masa cuti. Kalau ada, akan kita panggil dan ditanyakan alasannya. Mungkin kalau dia sakit, dia nanti bisa melampirkan surat sakitnya dari dokter,” tandas Jamaluddin. Sedangkan di ruang pelayanan terpadu satu pintu yang berada di area lobi, juga tampak sepi. Tidak terlihat kepadatan di bangku tunggu.

Jamaluddin mengatakan, Pengadilan Negeri Medan telah menutup pendaftaran perkara sejak tanggal 20 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019. Hal itu dikarenakan, PN Medan sedang melakukan rekapitulasi perkara sebagai bentuk laporan tahunan ke Mahkamah Agung.”Pendaftaran perkara baik pidana, pidana khusus, perdata dan yang lain sudah kita tutup. Nanti tanggal 2 Januari 2019 kita buka,” pungkasnya. (man/ila)

Hingga Akhir Tahun 2018, Sumut Masih Diguyur Hujan

.
.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Balai Besar Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah I, hingga akhir tahun 2018 intensitas hujan masih terjadi di Sumut.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG wilayah I, Syahnan saat diwawancarai Sumut Pos, Kamis (27/12).

Dijelaskan Syahnan, intensitas hujan yang diprediksi masih akan terjadi di Sumatera Utara itu, dari mulai hujan sedang hingga hujan lebat, khususnya sore hingga malam hari.

“Kalau untuk malam tahun baru, kita memprediksi masih akan hujan. Namun akurasi prediksi itu belum kuat karena prediksi kita lakukan biasanya untuk 3 hari ke depan, “ terang Syahnan.

Lebih lanjut dijelaskan Syahnan, setiap hasil analisa terlebih dahulu dilaporkan ke BMKG Pusat. Dan nantinya hasil analisa itu diverifikasi untuk diumumkan di website resmi BMKG.

“Sekitar 2 hari lagi mungkin sudah ada prakiraan cuaca untuk malam tahun baru ini. Nanti di website BMKG bisa dilihat informasi prakiraan cuaca Sumatera Utara, “ sambung Syahnan.

Disebutkan Syahnan, hujan masih akan terjadi pada Desember 2018, karena terjadi gangguan awan di Samudera Hindia.

“Adanya peningkatan suhu di laut. Untuk pesisir timur, intensitas hujan sudah menurun. Namun di pantai barat dan daerah pegunungan masih hujan,”tandasnya. (ain/han)

Pencapaian Peserta KB Baru di Sumut 71,31 Persen

.
.

MEDAN, SUMUTPOS,CO – Pencapaian peserta Keluarga Berencana (KB) di Sumatera Utara dari bulan Januari-November 2018 hanya mencapai 71,31 persen atau 253.513 jiwa.

Hal itu disampaikan Kabid Adpin BKKBN Perwakilan Sumatera Utara, Rabiatun Adwiyah kepada Sumut Pos, Rabu (26/12).

Dari jumlah itu, dikatakan Rabiatun, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) yang paling banyak tingkat pencapaian sebesar 213,43 persen. Kemudian disusul Kabupaten Karo sebesar 149,70 persen, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebesar 146,95 persen. Selanjutnya, Kabupaten Tapanuli Selatan 127,01 persen serta Gunung Sitoli 100,22 persen.

Untuk Kabupaten yang paling sedikit pencapaian peserta KB Baru, di Kabupaten Nias Selatan 4,74 persen. Kemudian, Kota Medan 37,43 persen dan Kabupaten Dairi sebesar 38,77 persen. Selanjutnya adalah Labuhanbatu Utara 39,61 persen dan Pakpak Bharat 41,31 persen.

“Ini pencapaian indikator PPM peserta KB baru menurut metode kontrasepsi di tahun 2018, “ ungkapnya.

Sementara dilihat dari jumlah, sambung Rabiatun, paling banyak di Kabupaten Langkat dengan jumlah peserta KB Baru 30.756 jiwa. Kemudian di Kabupaten Deliserdang sebanyak 30.714 jiwa, dan Simalungun 20.544 jiwa. Disusul kota Medan sebanyak 18.479 jiwa dan Mandailing Natal 17.394 jiwa.

“Meski terbanyak, bila dilihat dari PPM, rata-rata daerah itu tidak mencapai 100 persen, “terang Rabiatun.

Untuk daerah paling sedikit pesera KB Baru dilihat dari jumlah, yakni Kabupaten Pakpak Bharat sebanyak 414 jiwa. Kemudian, Nias Selatan sebanyak 582 jiwa dam Nias Barat 1.102 jiwa. Selanjutnya, Kabupaten Samosir 1.428 jiwa dan Kota Sibolga 1.576 jiwa.

Untuk jenis KB, paling banyak menggunakan suntik dengan jumlah 107.112 jiwa, pil berjumlah 94.017 jiawa. Kemudian KB dengan alat kontrasepsi kondom sebanyak 19,827 jiwa, menggunakan implant sebanyak 16.662 jiwa. Sementara untuk jenis tubektomi (MOW) disebut Rabiatun berjumlah 8.183, jenis IUD berjumlah 7.288 dan jenis MOP berjumlah 424.

“Namun bila dilihat dari persentase, paling banyak KB menggunakan kondom mencapai 120,17 persen. Setelah itu KB suntik sebesar 83,61 persen, dan disusul KB mengkonsumsi Pil 79,28 persen, “pungkasnya. (ain/han)

Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi, Sekdako Tebingtinggi Hadiri Pencanangan Zona Integritas

sopian/sumut pos SERAHKAN: Kepala Bidang Pertanahan Ismet Syah Alam didampingi Kabid Pengadaan Tanah Sri Puspita Dewi menyerahkan sertifikat tanah kepada Sekdako Marapusuk Siregar.
sopian/sumut pos
SERAHKAN: Kepala Bidang Pertanahan Ismet Syah Alam didampingi Kabid Pengadaan Tanah Sri Puspita Dewi menyerahkan sertifikat tanah kepada Sekdako Marapusuk Siregar.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi diwakili Sekdako Marapusuk Siregar menghadiri Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), serta penyerahan sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap tahun 2018 di lingkungan kantor pertanahan Kota Tebingtinggi di Gedung Balai Kartini, Jalan Imam Bonjol Kota Tebingtinggi, Kamis (27/12).

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Bidang Pertanahan Sumut, Ismet Syah Alam dan Kabid pengadaan Tanah, Sri Puspita Dewi, Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi, Kepala BPN Tebingtinggi Ir Sarwin dan Kajari Tebingtinggi Muhammad Novel.

Sekdako Tebingtinggi Marapusuk Siregar mengatakan, bahwa zona integrasi adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih, melayani melalui reformasi birokrasi khususnya pencegahan korupsi, serta peningkatan pelayanan publik.

Dikatakannya, keberhasilan pembangunan zona integritas sangat ditentukan oleh kapasitas dan kualitas integritas masing-masing individu yang mempunyai relevansi dalam peningkatan kapasitas dan kualitas integritas dari organisasi tersebut berada.

“Pemko Tebingtinggi tentunya sangat mengapresiasi Kantor Pertanahan Kota Tebingtinggi yang melaksanakan kegiatan ini dan tentunya hal ini akan membawa dampak positif terhadap Pemko Tebingtinggi,”ujar Marapusuk Siregar.

Marapusuk berharap kepada aparatur Kantor Pertanahan Kota Tebingtinggi bersama-sama membangun integritas individu dan organisasi, agar kantor pertanahan Tebingtinggi terbebas dari tindakan Koruftif, Kolutif dan Nepotisme.

Acara diakhiri dengan penandatangan komitmen bersama pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi serta wilayah birokrasi bersih dan melayani, penyerahan sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap tahun 2018 yaitu sertifikat tanah wakaf dan sertifikat hak pakai milik Pemko Tebingtinggi.

Kegiatan dilaksanakan juga penyerahan piagam penghargaan peran serta kelurahan kepada Kelurahan Karya Jaya terbaik dalam penyelesaian target pendaftaran tanah sistematis lengkap tahun 2018. (ian/han)

Wabup Tinjau Kolam Renang Pemkab Asahan

ist TINJAU: Wakil Bupati Asahan, H Surya, BSc meninjau kolam renang milik Pemkab di Jalan Ir Sutami, Kelurahan Dadimulyo, Kecamatan Kisaran Barat, Kamis (27/12).
ist
TINJAU: Wakil Bupati Asahan, H Surya, BSc meninjau kolam renang milik Pemkab di Jalan Ir Sutami, Kelurahan Dadimulyo, Kecamatan Kisaran Barat, Kamis (27/12).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Asahan, H Surya, BSc meninjau langsung kolam renang milik Pemkab yang berada di Jalan Ir Sutami, Kelurahan Dadimulyo, Kecamatan Kisaran Barat, Kamis (27/12).

Wakil Bupati Asahan, H Surya Bsc berharap kolam renang dapat dijaga kebersihannya.

“Tentulah untuk alat-alat kebersihan diharapkan dapat tersedia dan dipenuhi, sehingga kolam renang dapat terjaga kebersihannya dengan baik,”kata Surya.

Wabup pun juga berharap pada tahun 2024 mendatang, kolam renang Pemkab Asahan dapat menjadi salah satu kolam yang digunakan pada kejuaran PON cabang Renang yang akan diselenggarakan di Sumatara Utara.

“Saya yakin kolam renang milik Pemkab Asahan ini dibangun sesuai standar latihan para atlit renang dan lomba renang,”bilangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Asahan, Muhammad Andry Simatupang SSTP MSi menyebutkan bahwa kolam renang Pemkab Asahan akan dibuka atau diuji coba pada hari ini untuk atlet renag pria.

“Sesuai jadwal yang telah ditentukan pada hari kamis Kolam renang memang khusus untuk atlit renang pria,”katanya. Untuk hari-hari khusus untuk pria yaitu hari Senin, Rabu dan Kamis. Setelah itu, hari Selasa dan Jumat khusus wanita. Sedangkan hari Sabtu dan Minggu libur.

“Persyaratan bagi yang ingin berenang diperuntukkan khusus untuk masyarakat yang pandai berenang dan para atlit. Kedalaman kolam 1,6 sampai dengan 2,7 Meter sesuai dengan taraf Nasional,”katanya. (omi/han)

DPRD Langkat Sosialisasikan 2 Perda Inisiatif

bambang/sumut pos SOSIALISASI: Ketua BPPD Makhruf Ritonga, SE dan anggota DPRD Langkat saat sosialisasi dua Perda Inisiatif di sekolah-sekolah.
bambang/sumut pos
SOSIALISASI: Ketua BPPD Makhruf Ritonga, SE dan anggota DPRD Langkat saat sosialisasi dua Perda Inisiatif di sekolah-sekolah.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Langkat melalui alat kelengkapan Badan Pembentukan Peraturan Daerah melakukan sosialisasi Peraturan Daerah (perda) Pencegahan dan Penanggulangan Terhadap Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif dan Perda tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

Sosialisasi dilaksanakan selama lima hari atau dari tanggal 17, 18, 19, 27 dan 28 Desember 2018 ke sekolah-sekolah yang berada di kecamatan. Untuk Kecamatan Babalan dilaksanakan di sekolah Madrasah Aliyah Alwasliyah dan SMA/SMK Yayasan Dharma Patra, di Kecamatan Besitang di sekolah SMK Ridho Zahra. Dan untuk di Kecamatan Gebang, dilaksanakan di aula Kantor Desa Air Hitam, Kamis (27/12).

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BPPD) Makhruf Ritonga, SE mengatakan, bahwa perda yang disosialisasikan merupakan perda inisiatif DPRD Langkat.

“Membuat perda merupakan tugas kami sebagai wakil rakyat dan mensosialisasikan perda itu juga bagian dari tugas kami, walaupun filosofisnya setiap aturan apabila sudah disahkan maka masyarakat dianggap sudah mengetahui,” jelas Makhruf.

“Jadi dalam hal ini, kami turun langsung melaksanakan sosialisasi perda ini merupakan bentuk tanggung jawab kami sebagai anggota DPRD Langkat,” timpalnya.

Sementara itu anggota BPPD M Syahrul, SSos mengatakan sebelumnya perda ini juga telah disosialisasikan ke sekolah-sekolah, karena perda inisiatif DPRD Langkat ini isinya bersinggungan langsung untuk diketahui pelajar. “Perda tentang Pencegahan dan Penanggulangan Terhadap Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif dan Perda tentang Penyelenggaraan Pendidikan, merupakan wujud cinta kami kepada masyarakat,” ujar Syahrul.

Syahrul pada kesempatan itu mengajak masyarakat, ormas dan OKP untuk dapat menjadi motor penggerak dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ia juga mengimbau agar kantor-kantor pemerintahan untuk membuat slogan anti narkoba sebagai bentuk ikut sertanya mensosialisasikan perda ini.

Nurul Azhar Lubis, SH yang juga anggota BPPD, pada sosialisasi ini memaparkan tentang perda pendidikan. Ia menjelaskan, pendidikan adalah salah satu benteng untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Dengan perda pendidikan, kami sebagai unsur penyelenggara pemerintahan berperan memajukan pendidikan di Kabupaten Langkat, walaupun ada Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, tetapi perda ini mengatur celah-celah kearifan lokal yang dapat diterapkan di Langkat,” ujar politisi PPP ini. Dia juga berharap dengan perda ini mutu pendidikan di Kabupaten Langkat semakin berkualitas, merata pada semua daerah dan berbiaya murah. Dengan pendidikan yang berkualitas, diharapkan masyarakat Langkat dapat meningkat daya saingnya. (bam/han)

One Day Touring Komunitas Captiva Sumut-Aceh, Promosikan The Yos Hill Stabat

ISTimewa/sumut pos BERSAMA: Segenap Komunitas Captiva Indonesia Chapter Sumut-Aceh diabadikan bersama keluarga dalam One Day Touring di lokasi wisata keluarga The Yo’s Hill Kampung Wisata, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Minggu (23/12).
ISTimewa/sumut pos
BERSAMA: Segenap Komunitas Captiva Indonesia Chapter Sumut-Aceh diabadikan bersama keluarga dalam One Day Touring di lokasi wisata keluarga The Yo’s Hill Kampung Wisata, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Minggu (23/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komunitas Captiva Indonesia Chapter Sumut-Aceh menggelar One Day Touring di lokasi wisata keluarga The Yo’s Hill Kampung Wisata, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Minggu (23/12).

Selain untuk mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini bertujuan mempromosikan lokasi wisata yang terbilang baru tersebut. Pada One Day Touring kali ini, ikut berpartisipasi sebanyak 70 anggota komunitas beserta keluarga yang berasal dari Kota Medan, Kota Tebingtinggi, dan Kualatanjung, Kabupaten Batubara.

“Selain berbagi banyak informasi perihal si badak Captiva ini, kami juga melakukan beragam kegiatan yang tujuannya untuk mempererat persaudaraan antar sesama anggota,” kata Ketua Chapter Captiva Indonesia Sumut-Aceh, Putra Martono.

Dia juga mengungkapkan, bahwa touring kali ini sangat special, karena mereka menjadi komunitas pertama yang mempromosikan The Yo’s Hill. Untuk diketahui, lokasi wisata tersebut terbilang baru dan memiliki potensi yang besar namun belum terpromosikan dengan maksimal.

“Kami sangat berterimakasih atas sambutan pihak pengelola, apalagi tempatnya bersih, segar dan masih baru. Banyak potensi di sini. Cocok untuk kumpul bersama komunitas yang membawa keluarga sebagai perekat kebersamaan,” terangnya. Sementara itu, salah seorang pengelola The Yo’s Hill, Irwan menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap Komunitas Captiva Indonesia Chapter Sumut-Aceh.

“Kami berterimakasih kepada Komunitas Captiva Indonesia Chapter Sumut-Aceh karena telah datang ke sini dan sekaligus mempromosikan tempat wisata ini. Komunitas Captiva jadi komunitas mobil pertama yang datang ke sini,” ungkapnya. (prn/han)

Kapolres Langkat Tinjau Pospam dan Bank

bambang/sumut pos ARAHAN: Kapolres Binjai AKBP Doddy Hermawan memberikan arahan kepada petugas keamanan salah satu bank di Kota Stabat.
bambang/sumut pos
ARAHAN: Kapolres Binjai AKBP Doddy Hermawan memberikan arahan kepada petugas keamanan salah satu bank di Kota Stabat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Guna memberikan rasa aman dan kenyaman menjelang akhir tahun di wilayah hukumnya, Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan meninjau sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) dan bank yang ada di Kota Stabat, Rabu (26/12) siang.

Menurut Kapolres, peninjauan dilakukan untuk mengetahui kesiapan petugas dan juga memastikan pengamanan terhadap tindakan curat, curas dan curanmor. Selain itu, konsentrasi pengaturan lalulintas di jembatan Sei Wampu yang sedang dalam perbaikan.

Usai meninjau Pospam, Kapolres dan jajarannya meninjau ke lembaga keuangan seperti bank. Di sini, Kapolres memastikan dan mengimbau agar setiap ruangan dipasangi CCTV. Untuk personel kepolisian yang berjaga, dibekali senjata serta amunisi mulai dari peluru karet dan peluru tajam. (bam/han)