31 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 5731

TNI AL Buka Pendaftaran Catam PK

.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tentara Nasional Indonesia Angkat Laut (TNI AL) membuka kesempatan kepada putra terbaik bangsa untuk didik menjadi Tantama Prajurit Karier (Catam PK) gelombang I tahun 2019.

Aspers Lantamal I Kolonel Laut (P) Dores Afrianto, SE, MSi dalam siaran persnya, Senin (26/11) mengatakan, penerimaan Catam PK gelombang I ini berdasarkan telegram Kasal Nomor 232/SpER/1018/ Twu 1024.1350, Pendaftaran dibuka mulai 3 Desember 2018 hingga 3 Januari 2019 di Mako Lantamal I, Jalan Serma Hanafiah Nomor 1 Belawan, telepon 061-6940549.

Adapun persyaratan umum adalah WNI yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Setia kepada NKRI, Pancasila dan UUD 1945, tidak memiliki catatan kriminal dari Polres setempat, selain sehat jasmani dan rohani serta sedang tidak kehilangan hak menjadi prajurit dan belum pernah menikah serta sanggung tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama dan dua tahun setelah pendidikan pertama selesai.

Kemudian persyaratan khusus adalah pria berijazah minimal SLTP/sederajat dengan tinggi badan tidak kurang dari 163 cm dengan berat seimbang dan usia maksimal 22 tahun, atau minimal 17 tahun 9 bulan pada tanggal 18 Maret 2019.

Sedangkan persyaratan tambahan bukan anggota TNI, Polri maupun PNS, tidak cacat fisik, tidak bertato dan bertitik maupun bekasnya, tidak buta warna tidak berkaca mata maupun memakai softlens, memiliki KTP dan KK sesuai tempat pendaftaran terdekat dan tidak diperbolehkan mendaftar lebih dari satu tempat pendaftaran.

“Setelah lulus pendidikan, harus bersedia menjalani ikatan dinas pertama paling singkat selama lima tahun setelah diangkat menjadi Kld atau Prada,” kata Aspers.

Peminat juga bisa mendaftar secara online di website al.rekrutmen-tni.mil.id serta mencetak formulir pendaftaran untuk mendapatkan nomor animo.

Kemudian mendaftar ulang secara fisik dengan membawa cetakan formulir pendaftaran, berkas asli KTP, KTP orangtua, KK, akte kelahiran, seluruh ijazah pendidikan umum yang dimiliki berikut fotokopi yang telah dilegalisir, kartu keluarga serta pasfoto uku­ran 3×4 dan 4×6 masing-masing sebanyak tiga lembar.

“Calon tidak diperkenankan mendaftar lebih dari satu tempat pendaftaran dan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya alias gratis,” tegas Aspers. (fac/ila)

BMH Sumut Santuni 100 Janda dan Da’i Tangguh

.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Untuk meringankan kebutuhan ekonomi dan meningkatkan semangat kerja dan berdakwah, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Sumatera Utara (Sumut) memberikan santunan kepada 100 janda tangguh dan 100 da’i tangguh. Pemberian santunan tersebut berupa sarung & mukena berikut uang tunai senilai Rp200 juta digelar di Pesan-tren Baitulmall Hidayatullah Medan, Polonia, baru-baru ini.

Kabid Prodayah BMH Sumut, Irfan Mendrofa mengatakan, santunan ini diberikan dengan tujuan untuk mendorong semangat para janda-janda tangguh maupun meningkatkan semangat dakwah bagi para dai. “Kita berharap dengan bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi para janda, agar dapat memberikan semangat terhadap anak-anaknya tetap terus mengenyam pendidikan,” ungkapnya.

Diutarakan Irfan, Baitul Maal Hidayatullah juga telah melakukan pembinaan hampir di setiap provinsi di Indonesia. Khusus di Sumut dengan menerjunkan guru di setiap daerah yang banyak anak-anak tidak mengenyam pendidikan. “Guru yang diterjunkan disana tidak hanya mengajarkan membaca dan berhitung, melainkan juga belajar mengaji. Mereka tidak memungut biaya terhadap anak-anak tersebut,” sebutnya.

Selain itu, sambung Irfan, BMH juga telah memberikan beasiswa terhadap santri-santri yang belajar di pesantren. Seperti yang berada di Medan, Tanjungmorawa, Nias dan beberapa daerah lainnya. “Artinya semua tanggungan biaya hidup para guru maupun santri yang mendapatkan beasiswa juga menjadi tanggungan BMH,” beber Irfan.

Ia melanjutkan, dana tersebut merupakan bantuan dari masyarakat yang disalurkan tepat sasaran sehingga tidak hanya memberikan manfaat bagi si penerima tetapi juga si pemberi zakat ataupun sedekahnya.

Sebelum acara dimulai para janda dan dai mendengarkan ceramah yang disampaikan Ustadz Suhendri perwakilan Pengurus Pesantren Hidayatullah tentang generasi Islam di masa depan. (ris/ila)

826 KK Terima Kartu Keluarga Sejahtera

sopian/sumut pos ANTRE: Masyarakat Kecamatan Rambutan terpaksa antre untuk mendapatkan KKS BPNT berupa kartu kombo dan tabungan dari Bank BRI Kota Tebingtinggi.
sopian/sumut pos
ANTRE: Masyarakat Kecamatan Rambutan terpaksa antre untuk mendapatkan KKS BPNT berupa kartu kombo dan tabungan dari Bank BRI Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 826 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial RI, yang dibagikan Bank BRI Cabang Sudirman Kota Tebingtinggi.

Pembagian kartu KKS BPNT ini dilaksanakan di Aula Dinas Sosial Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi, Senin (26/11).

Ratusan warga se Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi yang sudah melakukan regristrasi pembukaan buku rekening oleh pihak Bank BRI langsung menerima buku tabungan dan kartu KKS merah putih (kartu kombo) seperti ATM tetapi tidak bisa diuangkan yang didalamnya terdapat uang senilai Rp 110.000 perbulan dan hanya bisa dibelanjakan ke E Warong Kube Jasa yang sudah dibentuk di Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi.

Masyarakat yang berbelanja ke E Warung langsung memberikan kartu kombo tersebut dan pihak pengelola langsung menggesekan ke mesin EDC milik Bank BRI dan masyarakat miskin menerima beras 10 Kg untuk jenis beras medium A dan telur ayam sebanyak 7 butir.

Pendampingan BPNT untuk Kecamatan Rambutan dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kota Tebingtinggi Muhammad Sopian mengatakan, bahwa program ini sebelumnya disebut Rastra (Beras Sejahtera) tetapi untuk memudahkan dan tepat sasaran kepada warga miskin yang berada di Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, program Rastra berubah menjadi program BPNT dan di mulai pada bulan November 2018.

Untuk Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi pendistribusian kartu kombo KKS hampir mencapai 80 persen, warga yang sudah menerima langsung berbelanja ke tiga E Warong yang ada di Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi seperti E Warong Abadi Sejahtera di Jalan Bukit Bundar Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan melayani warga penerima KKS untuk Kelurahan Lalang, Mekar Sentosa, Rantau Laban dan Kelurahan Tanjung Marulak Hilir.

Sedangkan untuk E Warong Maju Bersama melayani Kelurahan Tanjung Marulak dan Kelurahan Sri Padang dan E Warong Jaya hanya melayani masyarakat untuk Kelurahan Karya Jaya.

Sedangkan E Warong juga melayani masyarakat penerima BPNT untuk Program Keluarga Harapan (PKH) yang jumlahnya juga mencapai ribuan penerima. Untuk Kecamatan Rambutan, Kelurahan Lalang tercatat jum lah penerima KKS BPNT sebanyak 159 KPM, Kelurahan Mekar Sentosa sebanyak 79 KPM, Rantau Laban sebanyak 56 KPM, Tanjung Marulak Hilir sebanyak 87 KPM, Tanjung Marulak sebanyak 114, Sri Padang sebanyak 124 dan Kelurahan Karya Jaya sebanyak 207 KPM.

Salah seorang penerima KKS BPNT, Umi Kalsum warga Kelurahan Karya Jaya mengaku sangat terbantu dengan adanya program BPNT tersebut, dirinya mengakui bisa mendapatkan uang Rp 110.000 perbulan yang dibelanjakan di E Warong bisa mendapatkan beras seberat 10 Kg dan telur sebanyak 7 butir. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan pangan terhadap warga miskin,”jelasnya.

Sedangkan pengurus E Warong Kube Jasa Abadi Sejahtera, Nurmala mengaku dengan adanya program BPNT dari pemerintah ini sangat membantu warga miskin. Untuk ketersediaan bahan pangan pokok beras, pihak E Warong melakukan kerja sama dengan pihak Bulog untuk memberikan ketersediaan beras kepada warga yang berbelanja. (ian/han)

15 Pondok Pesantren Ikuti Pospekab

.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 15 Pondok Pesantren ikuti Pekan Olahraga Seni Pondok Pesantren Tingkat Kabupaten (Pospekab) Se- Kabupaten Deliserdang yang dipusatkan di Pesantren Modern Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung morawa, Senin (26/11).

Pospekab dibuka secara resmi oleh Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan yang dihadiri Kepala Kemenag Tholibun Pohan beserta pimpinan OPD terkait, Camat Tanjung Morawa Edi Yusuf.

Ketua Panitia Pospekab BSPSU El- Khudri,SAg mengucapkan terimakasih kepada Bupati Deliserdang telah mendukung program kerja mereka. Demikian kepada penasehat pesanten Misnan Aljawi sehingga terselenggara acara Pospekab ini. Serta dukungan dari Ustaz Amir Panatagama S,Pdi sebagai pimpinan Ponpes tuan rumah.

Sedangkan cabang yang dipertandingkan Hadhra, Kaligrafi, Kriya, Pidato 3 bahasa, Cipta dan baca puisi dan cabang olahraga yang akan diselenggarakan 29-30 November 2018.

Ketua Pospekab El Kudri mengatakan, kegiatan ini untuk mendukung visi dan misi Bupati Deliserdang menjadikan masyarakat yang maju, berdaya saing, religuius dan bersatu dalam kebhinekaan. Di sini berkumpul berbagai macam-warna suku bangsa, mudah-mudahan bisa menyatu sesuai dengan visi misi Bupati Deliserdang.

Disela-sela kegiatan itu Penasehat Pondok Pesantren Misnan Aljawi mengatakan, lulusan Pondok Pesantren unggul dibanding tamatan sekolah umum. Tamatan pesantren banyak menjadi pejabat negara. Pimpinan dan alumni Pesantren menjadi anggota DPR, oleh karena itu kepada santri-santri yang belajar di Pesantren sama dengan yang belajar diluar sana.

Belajar pondok pesantren memiliki dua keuntunganya yang didapat. Soalnya apa yang dipelajari di sekolah umum juga dipelajari di pesantren. Tapi belum tentu yang di luar pesantren dapat mengikuti Hadhra, Kaligrafi, Kriya, Pidato tiga bahasa, cipta dan baca puisi.

Karenanya tetaplah semangat dan tekun belajar kelak nanti menjadi orang sukses tercapai citacita yang kita inginkan. Untuk para pendidik pondok pesantren diucapkan selamat hari guru, guru sangat mulia dan luar biasa, guru telah menjadi pondasi para anak-anak pesantren oleh karena itu kepada para bapak ibu pendidik pesantren Deli Serdang untuk iklas dalam menyampaikan ilmu kepada anak-anak didik kita.

Bupati Deliserdang sambutannya mengatakan pembangunan dunia olahraga dan seni merupakan salah satu bagian penting dari pembangunan. Kegiatan seni dan olahraga bila dilakukan terus-menerus atau berkesinambungan akan dapat membentuk manusia yang sehat untuk mampu menjawab tuntutan kemajuan diberbagai cabang olahrga dan seni.

Pembinaan olahraga dan seni penting untuk terus ditumbuh kembangkan. Kegiatan Pospekab yang diselenggarakan merupakan langkah yang objektif untuk melakukan pembinaan olagraga dan seni sejak dini.

Melalui Pekan Olahraga dan seni santri pesanten ini juga disamping sebagai wahana kompetensi olahraga dan seni. Sekaligus sebagai wahana yang tepat untuk mengembangkan bakat dan kreativitas para santri yang berbasis nilai-nilai keagamaan sehingga kelak akan lahir generasi yang sehat jasmani dan rohani. (btr/han)

Tadah Inti Sawit Milik PT Musim Mas, Oknum Marinir Dipecat

AGUSMAN/SUMUT POS SIDANG: Pelda Mar Saleh Usman, saat menjalani persidangan di Pengadilan Oditur Militer, Rabu (14/11).
AGUSMAN/SUMUT POS
SIDANG: Pelda Mar Saleh Usman, saat menjalani persidangan di Pengadilan Oditur Militer, Rabu (14/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Majelis hakim Pengadilan Militer I-02 Medan, memvonis Pelda Mar Saleh Usman, selama 2 tahun 3 bulan penjara dan hukuman tambahan berupa pemecatan karena terbukti bersalah menjadi penadah inti sawit milik PT Musim Mas.

Putusan tersebut, dibacakan Ketua Majelis Hakim, Mayor Chk Dandi A Sitompul, di ruang sidang Pengadilan Militer Medan, Senin (26/11). “Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan penadahan. Menjatuhkan hukuman pidana selama dua tahun tiga bulan penjara,” ucap hakim.

Majelis hakim menilai terdakwa melanggar Pasal 480 ke-1 KUHP, yang berbunyi barang siapa membeli, menawarkan, menukar, menerima gadai, menerima hadiah atau untuk menarik keuntungan, menjual, menyewakan, menukarkan, menggadaikan, mengangkut, menyimpan atau menyembunyikan sesuatu benda yang diketahui atau diduga hasil kejahatan.

Sebelumnya, terdakwa yang bertugas di Kompi Markas Menbanpur-2 Cilandak ini dituntut Oditur Militer I-02 Medan, Letkol Darwin Hutahaean, selama 2 tahun 6 bulan penjara dan pemecatan. Dalam putusan juga majelis hakim menjatuhi hukuman pemecatan terhadap terdakwa. Usai mendengarkan putusan itu, terdakwa berencana akan mengajukan banding.

Diketahui dari keterangan saksi pelapor yang merupakan staf PT Musim Mas, Jaka Susanto mengatakan terdakwa diduga menadah inti sawit itu sejak 2 Januari-31 Desember 2013, dengan cara menampung inti sawit yang dibeli PT Musim Mas dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Aceh.

Inti Sawit tadahan itu diturunkan secara illegal di gudang milik Pelda Mar Saleh di Bukit I Tangkahan Durian T Lagan Barat, Desa Alur Dua Barat, Kecamatan Sei Lapan Pangkalan Brandan, Langkat.

Dijelaskannya, dugaan penadahan tersebut dibantu oleh Alfiansyah alias Yanpiko, terpidana kasus yang sama dan telah divonis dua tahun delapan bulan penjara. Yanpiko berperan untuk menghentikan dan mengarahkan truk inti sawit masuk ke gudang illegal tersebut.

Selain itu, disebutkan Jaka, terdakwa juga dibantu oleh M Sholeh yang merupakan terpidana kasus serupa dan divonis 3 tahun 6 bulan penjara. Ia berperan sebagai juru bayar untuk supir-supir yang telah menurunkan inti sawit itu.

Usai diturunkan di gudang milik terdakwa, inti sawit itu dijual kepada Tommy Adi di bawah harga pasaran untuk dijual kembali ke perusahaan-perusahaan pengolahan inti sawit dengan menggunakan delivery order milik Tommy Adi. “Hasil penjualan inti sawit tersebut. Tommy Adi sendiri mentransfer hasilnya kepada terdakwa,” ujar Jaka.

Dilanjutkannya, Tommy Adi juga merupakan terpidana kasus Penadahan Inti sawit milik PT Musim Mas dengan vonis tiga tahun penjara. Akibat perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa oknum marinir tersebut, kerugian inti kelapa sawit yang dialami PT Musim Mas sebesar 1.494.410 Kg atau senilai Rp5,601 miliar lebih. (man/han)

Pekerjakan Anak di Bawah Umur Salim Wongso Diadili

GUSMAN/SUMUT POS DIADILI: Salim Wongso, pemilik Cafe Ice Krim Garden saat menjalani persidangan.
GUSMAN/SUMUT POS
DIADILI: Salim Wongso, pemilik Cafe Ice Krim Garden saat menjalani persidangan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengusaha Kafe Ice Krim Garden, Salim Wongso, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Medan, Senin (26/11).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Chandra Naibaho dalam dakwaannya, Senin (26/7) 2018, korban (Bayu) yang masih berumur 17 tahun mulai bekerja di Cafe Ice Krim Garden, Jalan Selamat Ketaren Komplex MMTC Blok Q Nomor 17, Kelurahan Medan Estate, milik Salim Wongso.

Salim Wongso juga memberikan uang makan harian kepada korban sebesar Rp15.000. Sedangkan untuk gaji terdakwa menyepakati memberikan uang sebesar Rp900.000 per bulan. Bahwa Cafe Ice Cream milik terdakwa tersebut sudah beroperasi sejak September 2015.

“Selain menjual aneka jenis makanan, pada lantai 3 kafe tersebut terdakwa juga menyediakan musik DJ setiap Sabtu sampai pukul 23.30 WIB dengan mengenakan tarif sebesar Rp 15.000, per pengunjung,” tandas Chandra di hadapan majelis hakim yang diketuai oleh Abdul Kadir. Sementara, pengunjung yang sering datang untuk mendengarkan musik DJ adalah dari kalangan pelajar yang rata-rata usianya masih anak-anak.

Tak lama berselang, masyarakat melaporkan kepada pihak kepolisian tentang cafe milik terdakwa yang tidak memiliki izin usaha serta usaha berkedok diskotik dengan pengunjung mayoritas anak-anak.

Mendapat laporan itu, pada Sabtu (11/8) 2018, petugas dari Polrestabes Medan langsung melakukan razia di kafe milik terdakwa. Dari penggrebekan itu, polisi turut mengamankan pengunjung dari kalangan remaja laki-laki dan perempuan yang sedang asik berjoget serta para karyawan/karyawati kafe dari termasuk salah satunya korban.

Setelah dilakukan test urine, ternyata ada 4 pengunjung yang masih di bawah umur dinyatakan positif narkoba. “Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 88 jo Pasal 76 I Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak,” cetus JPU dari Kejari Medan tersebut.

Usai mendengarkan dakwaan, Bayu bersaksi di persidangan. Ia mengaku bahwa disuruh oleh orangtua bekerja di kafe Ice Krim Garden. Korban tidak mengetahui apa yang sudang disediakan kafe tersebut di lantai III. “Malah saat saya kasih lamaran diantar orangtua.

Saya tidak tahu pak hakim apa yang disediakan (kafe) di lantai 3. Saya di lantai bawah saja,” ucapnya.

Sementara itu, JPU Chandra memberikan surat izin dari orangtua Bayu yang baru dibuat setelah penyidikan polisi. Terdakwa Wongso mengakui tidak memeriksa berkas Bayu saat menerima lamaran itu. (man/han)

Pakpak Bharat Luncurkan Bursa Inovasi Desa

Tamba Tinendung/Sumut Pos PUKUL GONG: Asisten Pemerintahan, Drs H Tekki Angkat membuka secara resmi kegiatan dengan pemukulan gong peluncuran Bursa Inovasi Desa.
Tamba Tinendung/Sumut Pos
PUKUL GONG: Asisten Pemerintahan, Drs H Tekki Angkat membuka secara resmi kegiatan dengan pemukulan gong peluncuran Bursa Inovasi Desa.

PAKPAK BHARAT, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Langka (Pemkab Langkat melucurkan Bursa Inovasi Desa di Bale Sada Arih Komplkes Perkantoran Indah Sindeka Salak, Senin (26/11) Forum penyebaran informasi dan pertukaran inisiatif, merupakan inovasi masyarakat yang berkembang di Desa-desa, atau lebih dikenal dengan Bursa Inovasi Desa.

Bursa inovasi ini merupakan bagian tak terpisahkan dari model pengelolaan inovasi tingkat Kabupaten.

Asisten Pemerintahan, Drs H Tekki Angkat yang membuka secara resmi kegiatan, bahwa Bursa Inovasi Desa seperti sesuatu yang terdengar baru di Kabupaten Pakpak Bharat.

“Akan tetapi sesungguhnya Pemkab Pakpak Bharat telah melaksanakan ini sejak lama, bahkan wilayah-wilayah lain banyak yang belajar dari Kabupaten Pakpak Bharat”, tuturnya.

Asisten Pemerintahan berharap, bahwa inovasi yang muncul berasal dari Desa itu sendiri, dan sesuai dengan potensi desanya.

“Dan itu merupakan yang terbaik”, ujarnya seraya mengilustrasikan beberapa Desa di Indonesia dengan inovasi yang berasal dari intern Desa mereka.

“Inovasi yang alami memanfaatkan potensi Desa, dan tidak perlu rumit. Artinya yang sederhana saja bisa menjadi penting asal dimanfaatkan dengan maksimal untuk mempercepat kesejahteraan”, sambungnya.

Acara yang merupakan sharing informasi kegiatan inovasi yang sudah terbukti tersebut, mampu meningkatkan mutu proses pembangunan di Desa.

Acara yang diprakarsai Tim Pelaksana Inovasi Desa se-Kabupaten Pakpak Bharat ini mengkonsentrasikan pada 3 bidang, yaitu infrastruktur, ekonomi kewirausahaan dan sumber daya manusia.

Turut hadiri Tenaga Ahli Kabupaten, Pendamping Desa, Pendamping Desa Teknik Infrastruktur dan Pendamping Lokal Desa, yang turut meramaikan stand-stand dalam Bursa Inovasi.

Bursa Inovasi Desa ini juga untuk menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan solusi bagi penyelesaian masalah, serta inisiatif atau altenatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaan dana desa yang lebih efektif dan dan inovatif.

Selain itu, kegiatan ini juga bermaksud untuk mendiseminasikan informasi pokok terkait Program Inovasi Desa (PID) secara umum, serta Program Pengelolaan Pengetahuan dan Inovasi Desa secara khusus, sekaligus memperkenalkan inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa dalam menyelesaikan masalah, dan menjalankan kegiatan pembangunan. (tam/han)

Perampok Pasutri Diciduk di Pasar Gambir

.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Petugas Polsek Percut Seituan akhirnya berhasil meringkus Saiful Ramadhan (40) saat nongkrong di salah satu warung di Pasar Gambir, Kecamatan Percutseituan. Saiful diciduk karena merampok pasangan suami istri (Pasutri) Zulkifli (61) pada Senin (26/11) dinihari.

Kapolsek Percut Seituan, Kompol Faidil Zikri menerangkan, aksi perampokan tersebut sekira pukul 04.45 WIB. Pelaku yang belakangan diketahui bernama Saiful, merampok Zulkifli saat hendak berangkat berjualan ke pasar. Selanjutnya, Saiful langsung menodongkan pisau kepada korban.

“Korban dan istrinya langsung disuruh masuk ke kamar saat diancam pisau. Kemudian, pelaku mengikat tangan korban dan istrinya menggunakan kain. Saat itu lah kemudian pelaku meminta uang,” terangnya.

Tapi karena korban tidak punya uang, lanjut Kapolsek, pelaku membawa kabur sepeda motor korban yang parkir di dalam rumah. “Karena korban tidak memiliki uang, pelaku kemudian meminta sepedamotor merek Honda Revo dengan plat nomor BG 3095 QM. Pakai sepedamotor itulah korban melarikan diri,” katanya.

Saat pelaku melarikan diri, Alwi Gultom melihat aksi pelaku. Berbekal informasi tersebut, petugas pun meringkus pelaku saat nongkrong di warung, di Jalan Gambir Pasar VIII, Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Seituan.

“Kita amankan dia di tempat yang biasa nongkrong. Kita amankan juga sepedamotor yang dibawanya kabur. Pelaku beraksi karena desakan kebutuhan keuangan.” pungkasnya. (dvs/han)

APBD Deliserdang 2019 Rp4 T

Ilustrasi
Istimewa/sumut pos
PARIPURNA: Bupati Deliserdang saat mengikuti sidang paripurna DPRD Deliserdang pengesahan APBD Deliserdang sebesarRp4 triliun.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Deliserdang mensahkan Rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (R-APBD) Pemkab Deliserdang sebesar Rp4 triliun melalui Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Timur Sitepu didampingi Wakil Ketua Imran Obos SE, dan Kamaruzzaman Sag di gedung DPRD Deliserdang, Lubukpakam, Senin (26/11).

APBD Tahun 2019 itu dengan komposisi belanja tidak langsung Rp2.000.496.35.123 atau 49,8 persen dan belanja langsung Rp2.015.984.472.814,. atau 50,2 persen. Paripurna diawali dengan laporan Badan Anggaran DPRD Deliserdang yang dibacakan Iskandar SH.

Dalam laporannya dijelaskan, pendapatan daerah tahun 2019 diproyeksikan nominalnya Rp3.986.480.823.937, bertambah Rp345.900.902.127 atau 10 persen dibanding dengan P-APBD tahun 2018.

Pendapatan Daerah tahun 2019 terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1.168.365.751.320 meningkat sebesar Rp 242.843.226.241 atau 26 persen dana perimbangan diproyeksikan Rp2.063.665.999.250. dan pendapatan lain-lain pendapatan daerah yang sah diproyeksikan Rp754.449.073.367.

Menurut catatan banggar, ada tiga prioritas pembangunan Kabupaten Deliserdang. Pertama Memberdayakan ekonomi kerakyatan melalui daya saing yang berorientasi komuditas unggulan. Kedua mengoptiomalkan sistem layanan pendidikan,kesehatan, infrastruktur dan pemukiman memadai. Selanjutnya secara konsisten sistem pelayanan publik yang profesional dan memaksimalkan tatakelola pemerintahan yang baik.

Mewujudkan tiga prioritas itu, TA 2019 disusun anggaran yaitu pendapatan diproyeksikan Rp3.986. 480.823.937. untuk belanja daerah diproyeksikan Rp4.016.480.823.937. dengan perkiraan defisit anggaran Rp30.000.000.000. untuk pembiayaan merupakan selisih dari pendapatan dan belanja, adapun pembiayaan netto diproyeksikan Rp30.000.000.000.

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan menjelaskan, bahwa struktur R-APBD Kabupaten Deliserdang TA 2019 yang telah disepakati bersama beberapa waktu yang lalu, merupakan estimasi penerimaan bersumber dari pemerintah atasan yang masih berdasarkan penerimaan TA 2018.

Namun dengan disetujuinya rancangan UU tentang APBN oleh DPR RI pada tanggal 31 Oktober 2018, yang kemudian Kementrian Keuangan menginformasikan melalui website tentang besaran alokasi dana transfer bagi kabupaten/kota, serta adanya kegiatan yang sangat prioritas untuk dilaksanakan pada tahun 2019.

Karena itu, struktur R-APBD Kabupaten Deliserdang TA 2019 mengalami penyesuaian Pendapatan Daerah menjadi Rp3.986.480.823.937. Belanja Daerah menjadi Rp4.016.480.823.937 sedangkan penerimaan pembiayaan daerah Rp45.000.000.000, pengeluaran pembiayaan daerah Rp15.000.000.000 sehingga pembiayaan netto menjadi Rp30.000.000.000 yang digunakan untuk menutupi defisit belanja daerah.

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi. Sehingga disepakatinya rumusan RAPBD Kabupaten Deliserdang tahun 2019. Terutama kepada seluruh anggota Dewan yang telah mencurahkan pikirannya dalam memberikan kontribusi yang sangat berharga dan bermakna dalam melakukan penyempurnaan RAPBD Kabupaten Deliserdang. (btr/han)

Korpri Langkat Ziarahi Makam Pahlawan

BAMBANG/SUMUT POS ZIARAHI: Pengurus Korpri Langkat menabur bunga saat berziara di Makam Pahlawan Brandan.
BAMBANG/SUMUT POS
ZIARAHI: Pengurus Korpri Langkat menabur bunga saat berziara di Makam Pahlawan Brandan.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dewan Pengurus Korps Pegawai Negeri Republik Indonesi (Korpri) Kabupaten Langkat berziarah ke Makam Pahlawan Pangkalan Brandan, di Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Senin (26/11).

Rombongan pengurus Korpri tersebut dipimpin Kepala Bapeda Langkat H Sujarno Ssos MSi selaku Sekreteris Umum Korpri Langkat dan juga Ketua Panitia Pelaksana HUT Korpri ke-47 tahun 2018, kegiatan ziarah ini merupakan rangkaian dari sejumlah kegiatan menyambut HUT ke 47 Korpri.

Di Makam Pahlawan, rombongan melakukan upacara, doa, dilanjutkan peletakan karangan bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur di medan perang.

Tak lupa, para pengurus Korpri Langkat juga melabur bunga ke makam para pahlawan, diawali Sujarno, Kadis Dukcapil, Kabag Kessos, Kabag Tapem, Kabag Pengram, Kabag Umum Perlengkapan, Kabag Humas Protojkol, Kapolsek Babalan, Camat Babalan.

“Semoga dengan pelaksanaan ini, warga Korpri dapat memiliki semangat untuk terus memajukan Kabupaten Langkat, sebagaimana semangat pahlawan,”ujar Surjano di sela-sela kegiatan.

Selain itu, kata Ketua Panitia Pelaksana HUT Korpri Langkat, kegiatan ini juga sebagai bentuk dari sikap berterimakasih atas jasa para pahlawan, dengan mendoakannya, agar mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT.

“Ini lah salah satu cara kami, untuk bersyukur atas terlepasnya bangsa ini dari belenggu penjajah,”ujarnya. Turut hadir Camat Babalan, Kapolsek Babalan, warga Korpri Kecamatan Babalan serta sejumlah undangan. (bam/han)