Home Blog Page 5863

Hari Ini Pendaftaran CASN Ditutup, Lulus Verifikasi Dapat Nomor Ujian

Ilustrasi
Ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS 2018 akan menutup masa pendaftaran bagi pelamar pada hari ini, Senin (15/10) pukul 23.59 WIB. Dengan demikian, masih satu hari lagi kesempatan bagi pelamar untuk mendaftar di portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) 2018 .

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengungkapkan, hingga 14 Oktober pukul 17.10 WIB, total akun pelamar mencapai 4.349.780 orang. Namun, jumlah pelamar yang selesai mendaftar baru 3.213.015 orang. “Untuk formasi umum, akun pelamar mencapai 4.279.758 orang. Pelamar yang selesai daftar 3.180.897 orang,” kata Ridwan, Minggu (14/10).

Ridwan menjelaskan, pelamar yang sudah membuat akun di SSCN masih punya kesempatan mendaftar hingga besok pukul 23.59 WIB. Sedangkan helpdesk akan ditutup hari ini pukul 23.59 WIB. “Mulai besok (hari ini,Red) pukul 00.00, helpdesk tidak lagi melayani konsultasi baik online maupun di Kantor BKN,” ucapnya.

Sementara itu, khusus jumlah pelamar di instansi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, sejauh ini diperkirakan sudah 5.000-an pelamar.”Kalau saya tidak salah, sampai kemarin itu sudah sekitar 5.000-an pelamar. Namun (jumlah) itukan nanti akan diverifikasi lagi,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Setdaprovsu, Kaiman Turnip menjawab Sumut Pos, Minggu (14/10).

Dia menjelaskan, mengenai jumlah pelamar di seluruh formasi instansi baik kementerian, lembaga ataupun instansi daerah tersebut sejatinya belumlah final sebab akan diverifikasi lagi oleh panitia pusat.

“Kan besok (hari ini) itu terakhir pendaftaran ya. Nanti dalam lima hari ada waktu verifikasi. Jadi semua akan diverifikasi lagi melalui online. Barulah setelah itu diketahui jumlah pelamar sebenarnya di masing-masing formasi,” katanya.

Selanjutnya, sambung Kaiman, bagi peserta yang lulus verifikasi akan mendapat atau diterbitkan nomor ujian sesuai akun yang mereka buat sewaktu masa pendaftaran. Sementara mengenai lokasi ujian Tes Kompetensi Dasar (TKD) berbasis Computer Asissted Test (CAT) khusus pelamar CASN di instansi Pemprovsu, kata dia, akan dilakukan di kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VI Medan, di Jl. TB Simatupang/Pinang Baris Medan.

“Dan kemungkinan untuk pelamar yang coba formasi di instansi kabupaten/kota, akan ditempatkan pada sekolah-sekolah yang sudah memiliki perangkat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di wilayah Sumut,” katanya.

Pihaknya kembali menekankan agar seluruh pelamar tidak mudah percaya dengan calo pegawai. Karena sistem ujian CASN kali ini sudah menggunakan teknologi canggih dan juga online. “Saya rasa yang paling penting itu mereka jangan percaya dengan calo. Sebab yang akan lulus itu adalah mereka yang punya kemampuan intelektual. Dan semua menggunakan CAT dan gak bisa dimanipulasi lagi,” pungkasnya.

Kepala BKN Regional VI Medan, English Nainggolan sebelumnya mengungkapkan, fasilitas maupun tempat seleksi CASN sebagian besar akan dilaksanakan di sekolah-sekolah yang memilki fasilitas UNBK, di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumut.

Sementara khusus calon pelamar instansi vertikal, pusat dan Sumut sendiri, kata dia, lokasi seleksi akan dihelat di Kantor BKN Regional VI Medan, Jalan TB Simatupang/Pinang Baris. “Dan juga ada lima daerah di Sumut yang akan menggelar seleksi secara mandiri,” katanya pekan lalu.

Adapun kelima daerah yang mengelar seleksi CASN mandiri itu, sebut English, seperti Pakpak Bharat, Sibolga, Tapanuli Tengah, Kabupaten Nias, dan Toba Samosir. Kelima kabupaten dan kota tersebut kata English bakal menyelenggarakan seleksi CASN dengan fasilitas sendiri, tanpa bantuan dari perangkat dan unsur pemerintah pusat. “Terkhusus kabupaten/kota yang akan melakukan seleksi difasilitasi UNKB, kami harapkan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumut,” katanya.

Meskipun nantinya pelaksanaan seleksi CASN di lokasi sekolah yang memiliki fasilitas UNKB, kegiatan tersebut tetap akan dipantau dan diawasi oleh pihak BKN. “Selain BKN, juga ada lembaga seperti BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan), Ombudsman serta masyarakat juga bisa ikut memantau langsung pelaksanaan seleksinya,” ujarnya.

Pihaknya menekankan bahwa nawacita dari seleksi CASN kali ini agar dilakukan secara transparan dan profesional, sehingga ke depan benar-benar diperoleh abdi negara yang loyal serta memiliki jiwa pelayan kepada masyarakat. Sementara itu saat disinggung soal data jumlah pelamar CASN untuk Provinsi Sumut, diakui English sampai kini belum dapat pihaknya peroleh. “Kita kesulitan untuk mengaksesnya. Saat ini semua data masih di pusat dan kita terus berupaya meminta itu,” pungkasnya. (esy/jpnn/prn)

UISU Harus Mampu Menjadi Inovation University

ist BERSAMA:Rektor UISU Prof Dr Ir Mhd Asaad Msi dan pimpinan foto bersama Prof Masyur Ramly usai menjadi pembicara di Fakultas Kedokteran UISU.
ist
BERSAMA:Rektor UISU Prof Dr Ir Mhd Asaad Msi dan pimpinan foto bersama Prof Masyur Ramly usai menjadi pembicara di Fakultas Kedokteran UISU.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rektor Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Prof Dr Mhd Asaad Msi mengajak para akademisinya menjadikan UISU sebagai university inovation, baik dalam pembelajaran, penelitian, dan lulusan yang juga berorientasi inovasi.

Hal itu disampaikan rektor pada acara Diskusi Pengembangan Institusi Menuju Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) Unggul dengan pembicara Prof Dr H Mansyur Ramly SE MS selaku Ketua Pembina Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia, Makasar di Fakultas Kedokteran UISU Jalan STM, belum lama ini.

Hadir pada diskusi Ketua Pembina Yayasan UISU T Hamdy Oesman Delikkan Alhajj, Pengawas Yayasan Usman Nasution SE, Jajaran Pembantu Rektor Dr Liesna, Hj Dra Asnawati Matondang MSP, Prof Dr Efendi Barus, Dr H Syarifuddin Elhayat MA. Hadir juga seluruh dekan, pembantu dekan, ketua dan sekretaris program studi serta Gugus Kendali Mutu di lingkungan UISU.

Rektor menyatakan rasa optimisnya bahwa UISU akan menjadi University Inovation, bila semua pihak bersungguh-sungguh dengan niat yang sama untuk memajukan UISU. “Dengan kesungguhan segala cita-cita akan didapat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Prof Dr H Mansyur Ramly SE MA yang juga pernah menjadi sebagai Ketua BAN-PT Ristek Dikti memaparkan, bahwa ada tiga tahapan yang dilalui perguruan tinggi yakni teaching university. “Masa ini sudah berlalu bagi sebuah perguruan tinggi seluruh dunia.

Sedangkan saat ini universitas sedang berada pada posisi reasearch university (universitas riset), dan pada masa depan universitas diharapkan akan menjadi Innovation University (universitas inovasi) baik dalam pembelajaran maupun dalam penelitian, termasuk melahirkan lulusan,” ungkapnya.

Prof Mansyur juga memaparkan, bahwa pilar utama dalam pengembangan PTIS adalah human capital (kualitas dan kuantitas, adopsi teknologi, good university governance (tatakelola yang baik), dan not working (kerjasama dengan perguruan tinggi lain). Membangun kerjasama dengan perguruan tinggi lain adalah sangat penting bagi UISU, jika UISU mau menjadi universitas inovasi, begitu kata Prof Ramly.

Dijelaskannya, bahwa good university governance bertujuan untuk mewujudkan perguruan tinggi berdaya saing tinggi dengan menerapkan prinsip akuntabilitas, responsibility, dan independensi, fairness (adil), penjaminan mutu dan relevansi, efektivitas dan efesiensi, dan nirlaba.

“Saya optimis dan yakin bahwa UISU mampu menjadi lokomotif kemajuan perguruan tinggi Islam di wilayah Sumatera. Untuk itu, harus merubah paradigma dan mampu melakukan perubahan dari dalam,” tegasnya.

Keyakinan itu, sambungnya, bukanlah tidak beralasan. Sebab, UISU pernah menjadi rujukan dan model bagi pengembangan perguruan tinggi Islam di Indonesia. “Sebagai contoh, dosen di lingkungan UISU harus mampu merubah paradigma dengan memenuhi kriteria yang dibutuhkan yakni mampu Thingking out of the box, Searching rich information dan Maintaining academic leadership,” imbuhnya. (ris/han)

Dana KIP SMA-SMK Diusul Naik jadi Rp1,2 Juta

Kartu Indonesia Pintar-Ilustrasi
Kartu Indonesia Pintar-Ilustrasi

SUMUTPOS.CO – Pemerintah bakal menaikkan unit cost dana Kartu Indonesia Pintar (KIP). Bila Menteri Keuangan Sri Mulyani setuju, mulai tahun depan, seluruh siswa tidak mampu bisa menikmati kenaikan KIP.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Didi Suhardi mengungkapkan, pemerintah sudah mengusulkan kenaikan unit cost KIP kepada Menkeu. Selain itu sudah dibahas dengan Komisi X DPR RI.

Saat ini, Kemendikbud tinggal menunggu persetujuan anggaran. Diharapkan dengan kenaikan KIP, siswa bisa merasakan manfaat lebih besar.

“Sudah empat tahun dana KIP tidak mengalami kenaikan unit cost. Setelah dihitung, ada baiknya ditambah unit cost-nya karena ada pertimbangan nilai inflasi,” kata Didi dalam media gathering Kemendikbud di Bogor, Minggu (14/10).

Adapun rencana kenaikan dana KIP adalah untuk jenjang SD dari Rp 450 ribu per tahun naik menjadi Rp 750 ribu. Jenjang SMP dari Rp 750 ribu menjadi Rp 1 juta. Sedangkan SMA/SMK naik menjadi Rp 1,2 juta dari sebelumnya Rp 1 juta.

Didi mengungkapkan, ada usulan DPR untuk penambahan unit cost SMA dan SMK dibedakan. Alasannya SMK lebih banyak pembiayaan praktiknya ketimbang SMA.

“Komisi X sebenarnya mendukung usulan kenaikan dana KIP, tapi sekarang belum ada persetujuan Menkeu. Mendikbud sudah bersurat ke Menkeu, semoga bisa dsetujui,” tandasnya.

Tahun ini ada 17,9 juta penerima dana KIP. Dana KIP tidak hanya dinikmati siswa yang masih sekolah. Bagi anak penerima KIP yang sudah berusia cukup untuk bekerja, misalnya 18-21 tahun, dan tidak mau mau melanjutkan atau kembali ke sekolah regular, dapat memilih program pendidikan kesetaraan, lembaga kursus atau pelatihan agar bisa memiliki keterampilan, atau mendaftarkan diri ke Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kemnakertrans. (esy/jpnn)

Unpri Senantiasa Junjung Kualitas

ist HUT:Rektor Unpri Dr Chrismis Novalinda Ginting didampingi Ketua BPH Unpri Dr Tommy Leonard dan jajaran memotong kue perayaan HUT ke-17 Unpri, baru-baru ini.
ist
HUT:Rektor Unpri Dr Chrismis Novalinda Ginting didampingi Ketua BPH Unpri Dr Tommy Leonard dan jajaran memotong kue perayaan HUT ke-17 Unpri, baru-baru ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Universitas Prima Indonesia (Unpri) Medan kini telah genap berusia 17 tahun. Meskipun terbilang masih muda, Unpri kini terus berkembang dan menjadi salah satu universitas terbaik di Sumatera Utara (Sumut).

Rektor Unpri Dr Chrismis Novalinda Ginting SSit MKes mengungkapkan, sebagai institusi, Unpri senantiasa menjunjung tinggi kualitas. Mulai dari kualitas sumber daya manusia, layanan, proses pendidikan, penilaian hasil belajar dan sarana prasarana pendidikan serta unsur pendidikan.

“Mudah-mudahan dalam mendukung elemen kualitas ini, direncanakan pertengahan tahun 2019 kita akan menempati gedung baru UNPRI, yang berada di Jalan Sampul, Medan. Nantinya gedung baru tersebut akan didukung berbagai fasilitas dalam kegiatan belajar, ekstrakurikuler dan fasilitas lainnya. Semua ini didukung oleh yayasan dengan harapan kedepannya Unpri semakin maju dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” kata rektor dalam acara Unpri Fiesta 2018 bertepatan dengan dies natalies ke-17 yang digelar di MICC, Jalan Gagak Hitam, Medan, baru-baru ini.

Dalam acara tersebut dihadiri Pendiri Unpri Dr dr I Nyoman Ehrich Lister MKes AIFM, Ketua BPH Unpri Dr Tommy Leonard SH MKn, Ketua Yayasan Prima Indonesia Dr Drg Florenly MPH, Komisaris Independen PT Royal Prima Dr Heriyanti, SH MKn, Direktur RSU Royal Prima Medan dr Suhartina Darmadi MKM, Pembina Yayasan Cinta Kasih Mandiri (YCKM) Yulina Leonard SH SKG, Koordinator Sekolah Global Prima Dr Willy Tanjaya SH MKn, Koordinator Sekolah Pangeran Antasari Hely Leo Aritonang, Direktur Pascasarjana Unpri Dr Azharuddin SH MKn, Wakil Rektor (WR) I Seno Aji MEng Prac, WR II Dr Ermi Girsang SKM MKes, WR III Said Rial SH MA, WR IV dr Ali Napiah Nasution MKT, Direktur RSGM Prima Drg Melisa Sim serta undangan lainnya.

Pada kesempatan yang sama, rektor menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada yayasan yang terus mendukung dalam perjalanan UNPRI selama kurun waktu 17 tahun ini. “Perkembangan yang terjadi di Unpri khususnya selama kurun waktu 1 tahun terakhir serta program rencana kedepannya terus menunjukkan ke arah positif. Saat ini Unpri semakin besar dengan bertambahnya 2 program studi baru di tahun 2018 yaitu S1 Farmasi Klinis dan Bidan. Dengan demikian, total program studi saat ini ada 37 prodi,” tuturnya.

Sebagai salah satu talok ukur keberhasilan proses pendidikan, menurut rektor, dapat dilihat dari prestasi para mahasiswanya. Bukan saja dalam bidang akademik, namun juga dalam non akademik. Dalam bidang akademik tahun 2018, mahasiswa Unpri berhasil meraih 2 hibah PKM dari Kemenristekdikti. Untuk itu, Unpri akan terus berupaya dalam mendukung dan mendorong mahasiswa/i untuk berprestasi dalam bidang akademik.

“Di bidang minat dan bakat, prestasi mahasiswa Unpri ditingkat nasional juga tidak kalah hebatnya. Berbagai prestasi telah kita raih tahun ini, salah satunya adalah sebagai atlet nasional wushu dalam pentas olahraga internasional Asian Games 2018,” imbuhnya.

Pendiri Unpri Dr dr I Nyoman Ehrich Lister mengapresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan panitia sebagai rangkaian dies natalis ke-17. “Kegiatan ini memiliki suatu harapan yang sangat mulia untuk membawa kemajuan Unpri menjadi lebih baik,” katanya.

Selain memberikan apresiasi, dr Nyoman juga mengatakan akan tetap terus mendukung kegiatan-kegiatan dalam memajukan Unpri. “Diharapkan agar mahasiswa Unpri mampu meraih kesuksesan di masa depan, dan kita semua harus bekerja keras mulai dari sekarang. Mahasiswa harus belajar yang lebih giat, sehingga dapat lulus tepat waktu dan mendapat nilai yang baik,” tukasnya. (ris/han)

Mempermudah Pelayanan Administrasi, Runtung Resmikan Operasional PPT USU

ist RESMIKAN:Rektor USU, Prof Runtung saat meresmikan Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) USU.
ist
RESMIKAN:Rektor USU, Prof Runtung saat meresmikan Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) USU.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guna memberikan pelayanan cepat dan maksimal kepada mahasiswa dan masyarakat, Universitas Sumatera Utara (USU) mendirikan Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) di Lantai I Gedung Biro Pusat Administrasi USU, Jalan Dr Mansur, Medan.

Dengan itu, Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu, SH M Hum, meresmikan soft launching operasional PPT USU, Kamis (11/10).

Runtung menyebutkan, PPT didirikan untuk memenuhi salah satu syarat dalam penilaian Ombudsman. Selain itu, juga untuk mempermudah pelayanan administrasi di USU.

“Kehadiran PPT di USU menjadikan seluruh layanan administrasi terpusat pada satu tempat saja, sehingga memberikan efisiensi waktu yang dibutuhkan, ketepatan wewenang dan kepastian dalam menyelesaikan permasalahan,” jelas Runtung dalam sambutannya.

Diungkapkannya, para pegawai yang bertugas di PPT merupakan pegawai pilihan yang dihasilkan dari seleksi ketat, dan memiliki kualifikasi yang diinginkan untuk memberikan layanan administrasi yang memuaskan.

“Diharapkan dengan kualitas tersebut, pelayanan yang diberikan juga semakin prima. Secepatnya juga akan segera diangkat Kepala Pusat Pelayanan Terpadu USU, untuk dapat mengkoordinir seluruh kegiatan yang ada di bagian tersebut dengan baik,” ujar Runtung.

Rektor mengingatkan kepada seluruh pegawai yang ada di PPT, agar dapat berkomunikasi dengan baik dan ramah terhadap setiap orang yang membutuhkan informasi, tanpa membeda-bedakan latar belakang pendidikan, sikap dan penampilannya.

“Orang-orang yang akan kalian hadapi nantinya bukan hanya orang-orang yang ramah, namun akan lebih banyak yang tak ramah. Namun, tetaplah melayani mereka dengan segala keramahan dan kesopanan.

Berkomunikasilah dengan baik dan jangan memutuskan hal-hal yang tidak diketahui dengan cepat. Tanyakan kepada atasan ataupun orang-orang yang lebih mengetahui, seperti Kepala Biro, Wakil Rektor, bahkan jika perlu dan tidak ada lagi yang tahu, juga boleh bertanya kepada Rektor,” tutur Runtung.

Dalam kesempatan itu, Runtung juga mengingatkan seluruh pegawai untuk bekerja dengan baik dan tidak melibatkan diri pada kepentingan-kepentingan politis, mengingat tahun ini merupakan tahun politik. Mengawali acara soft launching dilakukan simulasi sistem pelayanan, di mana Rektor USU mengambil nomor antrian dan berperan sebagai tamu Pusat Pelayanan Terpadu, diikuti oleh para Wakil Rektor dan Kepala Biro.

Dalam acara soft launching operasional PPT USU juga dihadiri oleh Wakil Rektor (WR) I, WR II, WR III, WR IV dan WR V USU, para staf ahli Rektor, Ketua Senat Akademik USU, Kepala Biro dan Kabag/Kasubag unit kerja yang ada di lingkungan USU serta sejumlah perwakilan mahasiswa USU.

Sementara itu, Ketua Tim Reformasi Birokrasi, DR Muryanto Amin, menyatakan bahwa Pusat Pelayanan Terpadu USU merupakan salah satu bagian dari program Tim Reformasi Birokrasi yang telah berjalan satu tahun, serta merupakan bagian dari kontrak kinerja Rektor USU.

“PPT USU memiliki dua bentuk layanan. Yakni, layanan sehari yang terdiri dari 13 bentuk layanan yang dapat diselesaikan dalam waktu satu hari, serta layanan yang membutuhkan waktu penyelesaian lebih dari satu hari karena terkait dengan persetujuan pimpinan universitas ataupun hal-hal yang memerlukan kajian mendalam,” kata Dekan Fisip USU itu.

Terkait beberapa masukan yang diberikan oleh pimpinan universitas saat pelaksanaan simulasi layanan di awal kegiatan soft launching, Muryanto mengatakan akan sesegera mungkin mengevaluasi dan penyempurnaan sistem layanan.

“Hal itu mencakup pembuatan Standard Operational Procedure (SOP) alur layanan dan penyelesaian masalah. Dengan demikian diharapkan ke depan layanan yang diberikan akan semakin maksimal dan memuaskan, serta berjalan dengan baik dan lancar,” tandasnya. (gus/han)

Firza Punya Kans ke Belgia dan Spanyol

file TRIAL: Firza Andika diundang trial ke Belgia.
file
TRIAL: Firza Andika diundang trial ke Belgia.

SUMUTPOS.CO – Bek muda PSMS, Firza Andika punya kans memperkuat klub Eropa. Bek timnas U-19 itu mendapat undangan trial di klub Belgia.

Yang dimaksud adalah klub Liga 2 Belgia, AFC Tubize. Firza diundang trial selama tiga minggu. Hal itu dibenarkan Manajer Sport Bola NorthCliff, Muhammad Yusuf Prasetyo.

“Kami tunjukkan beberapa video aksi Firza ke beberapa klub di Eropa, lalu yang mendapatkan respon baik dari klub Liga 2 Belgia, mantan klub Eden Hazard, AFC Tubize. Mereka siap memberikan kesempatan trial buat Firza selama tiga minggu. Semua ditanggung mereka, seperti penginapan dan lain-lain,” ujarnya, Minggu (14/10) malam.

Pria yang akrab disapa Yoyok yang juga mantan asisten pelatih PSMS musim ini tersebut, menegaskan jika klub tersebut tertarik sepanjang Firza trial, maka pemain alumni SSB Tasbih itu segera berseragam kostum baru. “Kalau oke, AFC akan sign kontrak Firza,” tegasnya.

Menariknya, tak hanya klub Belgia, ternyata klub Spanyol juga ada yang tertarik dengan Firza. Namun, bedanya, belum secara resmi mengirimkan surat ke pihaknya.

Yoyok menjelaskan Firza dan rombongan akan berangkat ke Belgia tanggal 3 November. (don)

Benahi Pertahanan

doni hermawan/sumut pos RAPUH: Pertahanan yang digalang Alexandros Tanidis dkk masih rapuh dan menjadi bahan perbaikan jelang hadapi Sriwijaya FC.
doni hermawan/sumut pos
RAPUH: Pertahanan yang digalang Alexandros Tanidis dkk masih rapuh dan menjadi bahan perbaikan jelang hadapi Sriwijaya FC.

SUMUTPOS.CO – PSMS masih punya pekerjaan rumah jelang lawatan ke markas Sriwijaya FC di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Kamis (18/4) mendatang. Lini pertahanan yang rapuh masih harus memusingkan Pelatih PSMS, Peter Butler.

hingga pekan ke-24, skuad besutan Peter Butler ini telah kebobolan 45 gol dan memasukkan 31 gol. Tim berjuluk Ayam Kinantan ini urutan kedua terbanyak kebobolan di antara kontestan Liga 1, setelah PS Tira (47 kemasukan lawan). Artinya PSMS kebobolan hampir 2 gol per laga.

Bahkan dari dua laga terakhir, PSMS kemasukan lima gol. (Lawan Persela 3-2, Barito Putera 3-3).

Pelatih PSMS, Peter Butler mengakui soal rapuhnya lini pertahanan timnya. Namun dia menyebut di sisi lain itu terjadi lantaran timnya fokus untuk meraih tiga poin dengan bermain menyerang sejak menit awal.

“Saya rasa kita ada masalah dari sekarang hingga akhir musim, bagaimana kita mau main itu yang bikin kita sedikit rapuh di belakang. Karena kita mau main offensive,” ujarnya, baru-baru ini.

Butler menambahkan permainan menyerang atau offensive itu dilihat saat PSMS mencetak tiga gol di masing-masing dua laga terakhir.

“Kita bikin peluang sekarang, itu ada risikonya. Kita harus cari penyeimbang. Tidak mungkin dalam waktu cepat, bisa tidak kebobolan. Tentu saya senang jika bisa. Tapi kita tak mungkin bikin peluang, kami harus berani untuk ambil risiko (untuk menyerang),” ungkap eks pelatih Persipura ini.

“Dan kita harus bikin keputusan kapan mau main offensive kapan bermain defensive. Mana lebih baik, menang satu kosong di menit akhir atau menang dan cetak empat atau tiga gol sejak awal,” bebernya.

Saat ini, kemenangan memang menjadi fokus PSMS yang ingin lepas dari zona degradasi. Terlebih, rivalnya di posisi bawah klasemen, PSIS meraih kemenangan kemarin.

Kini, PSMS tertinggal paling bawah dengan poin terendah 24 dengan menyisakan 10 laga lagi, berbeda tiga poin dari peringkat 17 yang dihuni Perseru dengan 27 poin dan PS Tira dengan 28 poin di peringkat 16. (don)

Kenaikan BBM Non Subsidi Tidak Pengaruhi Kenaikan Harga Pangan

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS ISI: Seorang petugas mengisi bahan bakar jenis pertamax ke kendaraan pelanggan yang antri di SPBU Jalan Mustang Medan, Rabu (10/10). Pemerintah resmi menaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan lainnya.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
ISI: Seorang petugas mengisi bahan bakar jenis pertamax ke kendaraan pelanggan yang antri di SPBU Jalan Mustang Medan, Rabu (10/10). Pemerintah resmi menaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan lainnya.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi dilakukan PT Pertamina (Persero) diperkirakan tidak akan mempengaruhi kenaikan pangan. Hal itu, diungkapkan oleh Pengamat Ekonomi, Gunawan Benjamin kepada Sumut Pos, Minggu (14/10) siang.

“Terkait dengan harga pangan, saya melihat kebijakan kenaikan harga BBM tersebut tidak memberikan andil besar bagi kenaikan harga pangan baik secara nasional maupun di Sumatera Utara,” ucap Gunawan.

Gunawan mengungkapkan dalam pemantau harga pangan masih dalam kondisi stabil. Namun, ada yang mengalami penurunan seperti Cabai. Bila bicara cabai yang harganya naik lebih dikarenakan oleh faktor cuaca. Karena, belakangan hari ini di Sumut sedang dilanda hujan dengan intensitas tinggi.

Termasuk, untuk kenaikan komiditi pangan lainnya. Gunawan menyebutkan harga BBM non subsidi tersebut juga sangat kecil sekali mempengaruhi. Namun begitu, tidak ada yang perlu dikuatirkan terkait bila terjadi kenaikan harga pangan disebabkan harga BBM naik baru baru ini.

“Yang perlu dikuatirkan adalah membaiknya kinerja mata uang US Dolar yang menekan rupiah sehingga berpeluang menambah beban pengendalian harga pangan. Mengingat rupiah pada hari ini sudah menyentuh diatas Rp 15 ribu per US Dolar. Lagi-lagi Rupiah terpukul oleh pernyataan Trump terkait dengan kebijakan bank Sentralnya. Ini menambah ketidakpastian di pasar,” tutur Dosen Unversitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) itu.

Dia pun, menilai kenaikan harga BBM saat ini seharusnya bisa menghemat pengeluaran untuk konsumsi BBM oleh masyakarat. Bukan sebaliknya, menambah beban bagi permintaan akan valuta asing khususnya US Dolar di tanah air.

“Kebijakan Presiden yang membatalkan kenaikan harga Premium memang patut disayangkan. Padahal kebijakan tersebut bisa meringankan beban defisit neraca yang berbuntut pada pelemahan Rupiah belakangan ini,” sebut Gunawan.

Disamping itu, Gunawan melihat batalnya kenaikan harga Premium dilakukan oleh Presiden Jokowi pada tahun politik dinilai akan mempengaruhi elaktabilitas Jokowi yang maju dalam Pemilihan Presiden 2019, mendatang.

“Saya menilai ada kepentingan lain dibalik kepentingan ekonomi dari kebijakan Presiden tersebut. Dan saya yakin lebih dikarenakan musim Pemilu dalam waktu dekat, Ini terkait dengan elektabilitas. Padahal kita juga mengetahui bahwa ada sejumlah resiko besar jika kita tetap bertahan pada kebijakan sekarang,” jelas Gunawan.

Untuk diketahui, Kenaikan BBM tersebut, dilakukan Pertamina dengan penyesuaian BBM di Sarana Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), yakni Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Biosolar Non PSO. Keseluruhannya, merupakan BBM non subsidi
Penyusuaian mengacu pada Permen ESDM No. 34 tahun 2018 Perubahan Kelima Atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 39 Tahun 2014, Tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM. Hal ini, merupakan dampak dari harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik dimana saat ini harga minyak dunia rata-rata menembus 80 dolar per barel.

Dimana, harga Pertamax Rp 10.400/liter, Pertamax Turbo Rp 12.250/ liter, Pertamina Dex Rp 11.850/liter, Dexlite Rp 10.500/liter, dan Biosolar Non PSO Rp.9.800/liter. Harga yang ditetapkan ini masih lebih kompetitif dibandingkan dengan harga jual di SPBU lain. Harga yang ditetapkan untuk wilayah lainnya bisa dilihat pada website Pertaminahttps://www.pertamina.com/id/news-room/announcement/daftar-harga-bbk-tmt-10-oktober-2018.(gus/ram)

Pelindo I Perkuat Sinergitas Dengan Stakeholder

PRESENTASI: GM Pelindo 1 Lhokseumawe melakukan presentasi dalam kegiatan Port Community di Lido Graha Hotel.
PRESENTASI: GM Pelindo 1 Lhokseumawe melakukan presentasi dalam kegiatan Port Community di Lido Graha Hotel.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka meningkatkan potensi ekonomian di bidang bisnis pelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) melalui Pelindo I Cabang Lhokseumawe memperkuat hubungan sinergitas kepada seluruh stakeholder di Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Kegiatan bertema Port Community bertujuan untuk meningkatkan sinergi kemajuan dan pertumbuhan regional berlangsung Lido Graha Hotel, Kamis(11/10).

Acara itu dihadiri oleh Wakil Wali Kota Lhokseumawe Yusuf Muhammad, Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib, Kepala KSOP Lhokseumawe Agus Sularto dan General Manager Pelindo I Cabang Lhokseumawe Budi Azmi, pejabat Syahbandar, KPLP, TNI AL, Polres Lhokseumawe serta pejabat dari berbagai instansi yang berkompeten.

General Manager Pelindo I Cabang Lhokseumawe, Budi Azmi dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Port Community dilaksanakan untuk menjalin sinergi, untuk menghidupkan kembali Pelabuhan Lhokseumawe. Banyak potensi bisnis dalam meningkatkan kemajuan di wilayah pelabuhan khususnya di Lhokseumawe dan Aceh Utara.

“Dalam upaya meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah, kita perlu melakukan sinergi untuk saling mendukung kelancaran proses bisnis yang kita laksanakan. Diharapkan dengan kegiatan ini bisa menjadi wadah pertukaran informasi dan mendengarkan aspirasi dari seluruh stakeholder untuk bersama-sama membangun Lhokseumawe dan Aceh Utara,” terang Budi Azmi, Dalam kesempatannya, Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad mengapresiasi kegiatan Port Community yang diselenggarakan oleh Pelindo I Cabang Lhokseumawe, sehingga mampu secara bersama untuk meningkatkan kemajuan ekonomi sebagai pendukung di wilayah Pelabuhan.

“Disini, kita telah berkumpul, mari kita bersama untuk memikirkan kemajuan daerah dengan peran seluruh stakeholder. Kami berharap dengan kegiatan ini mampu mendorong kita untuk bersinergi yang nantinya bisa turut mendorong perekonomian wilayah,” sebut Yusuf Muhammad.

Hal yang sama juga dikemukakan Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib turut mendukung peran Pelindo untuk meningkatkan perekonomian di wilayah pelabuhan. Sehingga mampu mendukung kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah Aceh Utara.

“Sinergitas ini, kita harapkan dapat terus berlanjut, untuk meningkatkan ekonomi yang mampu mengatasi kemiskinan di tengah masyarakat,” terang Muhammad Thaib.

GM Pelindo I Cabang Lhokseumawe kembali menjelaskan, dalam upaya mempercepat pembangunan perekonomian di wilayah Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, sebagai perluasan pembangunan ekonomi nasional.

Pemerintah Lhokseumawe dan Aceh Utara merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 tahun 2017 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe.

Secaea penjabarannya, KEK Arun memiliki luas lahan sekitar 2.656 hektar telah membentuk konsorsium yang terdiri dari Pelindo 1, PT Pertamina (Persero), PT Pupuk Iskandar Muda, dan Perusahaan Daerah Pemerintah Aceh.

KEK Arun berada di wilayah yang strategis karena berada di lintasan jalur padat transportasi laut yang potensial di Selat Malaka. Potensi ekonomi dari pelayaran Selat Malaka sangat besar, 30% dari komoditas perdagangan dunia dan 15% dari produksi minyak mentah dan produk turunannya dikirm melalui Selat Malaka.

“Dengan hadirnya KEK, target bagi Pelindo I akan menjadikan wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara sebagai kota perdagangan. Pelindo I siap untuk melayani para investor dalam menjalankan proses bisnisnya, kami optimis dengan KEK Arun Lhokseumawe, Pelindo 1 bersinergi dengan seluruh stakeholder siap untuk berkontribusi mempercepat pertumbuhan perekonomian wilayah,” tambah Budi Azmi. (fac/ram)

Bank Dunia Kucurkan Pinjaman untuk Indonesia Rp15 Triliun untuk Rekonstruksi

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani saat tampil di IMF-WB 2018.
Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani saat tampil di IMF-WB 2018.

BALI, SUMUTPOS.CO – Bank Dunia menyetujui mengucurkan pinjaman senilai USD 1 miliar atau Rp 15 triliun (kurs Rp 15 ribu per USD) kepada Indonesia untuk melakukan rekonstruksi di daerah yang terkena bencana alam seperti Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi Tengah. Pendanaan ini akan diberikan sesuai dengan kebutuhan dan permintaan dari pemerintah Indonesia.

Chief Executive Officer Bank Dunia, Kristalina Georgieva mengatakan, bantuan akan dimulai melalui hibah dari pihaknya senilai USD 5 juta atau Rp 75 miliar untuk bantuan teknis bagi perencanaan untuk rekonstruksi.

“Pada Jumat lalu saya mengunjungi Palu di Sulawesi dengan Yang Mulia Wakil Presiden Jusuf Kalla. Saya sangat terharu melihat kehancuran dan mendengar kisah-kisah mereka yang terdampak bencana, ” ujarnya di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, Minggu (14/10).

“Tindakan segera pemerintah dalam menanggulangi bencana sangat mengagumkan dan robust (kuat). Saat kita memasuki fase rekonstruksi, kita telah menyiapkan hingga USD1 miliar untuk mendukung pemerintah Indonesia,” tambahnya.

Paket bantuan yang akan diberikan Bank Dunia termasuk transfer tunai bagi 15 ribu keluarga masyarakat miskin yang terdampak gempa dengan rentang waktu antara enam bulang hingga setahun

Selain itu paket dana bantuan senilai USD 1 miliar juga termasuk program-program pemulihan masa tanggap darurat untuk membiayai oembangunan kembali sejumlah fasilitas publik utama dan aset-aset infrastruktur seperti rumah sakit, sekolah, jembatan, jalanan, tol, hingga infrastruktur suplai air bersih.

“Penambahan sistem perlindungan sosial tersebut didesain dalam rangka membantu ekonomi dan pekerja lokal selama fase recover dan untuk mencegah dampak jangka panjang terhada human capital,” katanya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengucapkan terima kasih atas bantuan dari bank dunia. Di sisi lain, dirinya juga tak lupa mengucapkan hal yang sama kepada seluruh delegasi negara yang mengapresiasi pelaksanaan IMF-WB di Bali.

“Saya berterimakasih seluruh peserta menyampaikan duka cita dan apresiasi Indonesia mampu menjadi tuan rumah dan di saat yang sama melanjutkan fokus penanganan bencana. Ini demonstrasi pemerintahan Jokowi dan JK dalam kelola Indonesia dalam menghadapi ini semua. Kami berterimakasih atas ucapan simpati dan berbagai macam keinginan untuk membantu,” tandasnya. (hap/mys/JPC/ram)