Home Blog Page 5889

2019, Kemenag Terapkan Rekaman Biometrik untuk Seluruh Embarkasi

Perekaman biometrik untuk jamaah haji.
Perekaman biometrik untuk jamaah haji.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Agama (Kemenag) sedang membahas evaluasi haji 2018. Kementerian pimpinan Lukman Hakim Saifuddin itu juga menyiapkan inovasi untuk diterapkan pada musim haji 2019. Di antaranya adalah perekaman biometrik untuk kepentingan imigrasi Arab Saudi yang dilakukan di tanah air.

Rencana Kemenag memperluas layanan perekaman biometrik tersebut disambut baik Komisi VIII DPR. “Kita dukung,” tegas Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid kemarin (6/10).

Dia menjelaskan, tahun ini layanan biometrik imigrasi Saudi baru diterapkan untuk pemberangkatan melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Sodik melihat sendiri dampak perekaman biometrik di tanah air itu. Di antaranya, masa tunggu jamaah di bandara kedatangan di Saudi menjadi lebih cepat. “Jamaah tinggal mengikuti brifing sebentar, kemudian naik bus menuju hotel,” ujarnya.

Politikus Gerindra tersebut menuturkan, Kemenag harus bisa meyakinkan pemerintah Saudi supaya bersedia membuka layanan perekaman biometrik di seluruh embarkasi haji. Menurut Sodik, pemerintah Saudi sudah pasti ingin meminta jaminan keamanan dari pemerintah Indonesia.

“Jangan sampai sudah perekaman biometrik dan dapat visa, tetapi kabur tidak jadi terbang haji,” ucapnya.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan, tahun ini ada sepuluh inovasi layanan haji. Tahun depan dia menargetkan ada delapan inovasi haji yang baru. Di antaranya adalah layanan biometrik di seluruh embarkasi. “(Biometrik di dalam negeri, Red) terkait fast track,” ujarnya.

Lukman menerangkan, tantangan Kemenag ialah meyakinkan pemerintah Saudi supaya bersedia membuka layanan tersebut tidak hanya di Soekarno-Hatta, tetapi juga di embarkasi lain. Inovasi lain yang dipersiapkan ialah memberikan nomor di setiap tenda di Arafah dan Mina. Tujuannya adalah memberikan kepastian tenda bagi setiap jamaah dan menjaga ketertiban. (wan/c9/oni)

Portal SSCN Padat, Pelamar CPNS Disarankan Klik Helpdesk

Para peserta saat mengikuti ujian masuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Para peserta saat mengikuti ujian masuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Jumlah pelamar CPNS yang mengunjungi portal SSCN (sistem seleksi CPNS nasional) semakin banyak. Tercatat hingga Jumat (5/10) pukul 16.00 WIB, sudah 3.399.744 pelamar yang membuat akun. Sedangkan pelamar yang telah memilih instansi sebanyak 1.807.097 orang.

Dari data tersebut menunjukkan, para pelamar masih banyak yang wait and see. Mereka menunggu seluruh instansi membuka lowongan CPNS. Data Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebutkan, masih tersisa tujuh persen instansi yang belum mengumumkan formasinya di portal SSCN.

Untuk menjaga portal SSCN bebannya makin berat, BKN menyarankan para pelamar yang hanya sekadar melihat formasi melihat di tautan https://helpdesk.bkn.go.id/sscn/CekFormasi.dpt.

“Bagi pelamar yang ingin mencari formasi berdasarkan instansi, pendidikan dan jabatan, silakan klik https://helpdesk.bkn.go.id/sscn/CekFormasi.dpt,” ujar Karo Humas BKN Mohammad Ridwan, Minggu (7/10).

Fitur pencarian lowongan yang selama ini dipakai, lanjutnya, sangat membebani kinerja server SSCN. Warganet sangat disarankan memakai tautan di atas saja.

Dia menyebutkan, pelamar yang telah selesai daftar sebanyak 1.182.488 orang. Pelamar yang telah diverifikasi oleh instansi: 349.067 orang

Untuk intansi yang pelamarnya paling sedikit adalah Badan Nasional Penanggulangan Terorisme sebanyak 119 orang. Kemudian Badan Koordinasi Penanaman Modal 162, Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial 165. Selanjutnya, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan 189, dan Setjen WANTANNAS 193. (esy/jpnn)

Wisatawan Malaysia Terbanyak

.

SUMUTPOS.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan ada kenaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) berkunjung ke Sumut di bulan Agustus 2018, sebesar 8,10 persen atau 23.430 kunjungan dibandingkan pada Juli 2018 sebanyak 21.675 kunjungan.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sumut, Bismark SP Sitinjak mengatakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara masuk 4 pintu di Sumatera Utara, yakni Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA) Kabupaten Deli Serdang, Bandara Internasional Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Pelabuhan Belawan, Medan, dan Pelabuhan Tanjungbalai-Asahan.

“Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2017, jumlah wisman pada bulan Agustus 2018 turun 13,76 persen, dari 27.169 kunjungan pada bulan Agustus 2017 menjadi 23.430 kunjungan,” sebut Bismark kepada wartawan di Kantor BPS Sumut di Medan, Kamis (4/10) siang.

Bismark menjelaskan di bulan Agustus 2018, wisman berasal dari Malaysia merupakan pengunjung yang terbanyak dengan 13.044 kunjungan atau 55,67 persen dari total wisman yang berkunjung tersebut. Kemudian, diikuti oleh Singapura 8,37 persen, Jerman 3,87 persen, RRC 3,50, Perancis 2,48 persen, Belanda 2,27 persen, Australia 2,25 persen, Inggris 1,79 persen, India 1,58 persen dan Amerika Serikat 1,38 persen.

“Jumlah wisman dari sepuluh negara tersebut sebesar 83,17 persen dari total kedatangan wisman di Sumatera Utara pada bulan Agustus2018,” ungkap Bismark.

Bismark menjelaskan tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sumut pada bulan Agustus 2018 mencapai rata-rata 35,07 persen, atau turun 10,27 poin dibanding Juli 2018 sebesar 45,34 persen.

“Sedangkan, untuk rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia di hotel ?berbintang bulan Agustus 2018 mencapai 1,22 hari, turun 0,25 poin dibanding bulan Juli 2018,” tutur Bismark.

Sementara itu, penumpang domestik yang berangkat dari Sumatera Utara melalui Bandara Internasional Kualanamu selama bulan Agustus 2018 mencapai 317.360 orang, turun 12,22 persen dibanding bulan Juli 2018 yang mencapai 361.523 orang.

Selama Januari hingga Agustus 2018 jumlah wisman yang berkunjung di Sumatera Utara mengalami penurunan 14,19 persen dibanding jumlah wisman pada periode yang sama tahun 2017. Penurunan jumlah wisman tersebut terjadi hampir pada semua pintu masuk.

“Penurunan jumlah tertinggi terPelabuhan Belawan yang mengalami penurunan sebesar 99,11 persen, melalui Bandar Udara Kualanamu Internasional turun sebesar 7,58 persen dan pintu masuk Pelabuhan Laut Tanjungbalai turun sebesar 19,73 persen,” tutupnya.(gus/ram)

Barita Putra v PSMS Medan, Manfaatkan Momentum

sutan siregar/sumut pos PSMS: Shoei Matsunaga, pemain PSMS yang akan bertanding menantang Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
sutan siregar/sumut pos
PSMS: Shoei Matsunaga, pemain PSMS yang akan bertanding menantang Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

SUMUTPOS.CO – Setelah ditunda sepekan karena kasus kematian suporter Persija, Liga 1 kembali mentas akhir pekan ini. PSMS menantang Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (7/10) besok.

PSMS memang masih berupaya untuk keluar dari posisi juru kunci yang sudah dihuni sejak akhir putaran pertama. Sejauh ini rekor away PSMS mulai membaik. Meskipun belum pernah menang, PSMS sudah mampu mencuri poin di dua laga terakhirnya. Mereka berhasil menahan imbang Persija 0-0 dan Perseru 1-1 di kandangnya.

Ini tentu modal positif bagi Legimin Raharjo dkk. Pelatih PSMS, Peter Butler mengatakan PSMS harus segera keluar dari posisi juru kunci, dan berharap bisa mendapatkan poin di laga kontra Barito Putera pada akhir pekan ini. “Tim sudah berada di posisi bawah untuk waktu yang lama. Kami harus mulai bangun momentum,” ujar Butler.

PSMS berbekal kemenangan dramatis 3-2 di putaran pertama lalu. Ketika itu PSMS harus bersusah payah menang dan ditentukan gol penalti Legimin Raharjo di lima menit terakhir.

“Saya sangat yakin karena pemain telah mengalami peningkatan. Semangat mereka juga bagus. Kami telah bekerja keras untuk memperbaiki beberapa aspek,” kata eks pelatih Persipura ini.

Namun sayangnya PSMS kali ini tak tampil dengan kekuatan penuh. Mereka akan bermain tanpa Frets Butuan. Memang bukan kali ini saja Frets absen. Pemain yang sudah mengoleksi empat gol bagi PSMS itu sempat absen lama di tim karena dipanggil kesatuannya mengikuti Pekan Olahraga Angkatan Darat (Porad). Posisinya sudah biasa digantikan Erwin atau Antoni di sisi kiri.

“Frets akumulasi, tapi kamu punya Antoni, Rachmat (Hidayat), Erwin (Ramdani), (Shohei) Matsunaga yang bisa bermain di posisi itu,” ucap Butler.

Sebenarnya masih ada satu pemain kunci yang selama ini belum pernah mendapat kesempatan bermain sejak ditangani Butler. Dialah Suhandi, salah satu top skor PSMS dengan empat gol. Namun dia kehilangan posisinya sejak cedera.

Namun Butler berpandangan lain. Menurutnya Suhandi harus berusaha lebih keras lagi untuk menembus skuad utama. “Saya tidak menilainya untuk putaran pertama. Saya menilainya untuk saat ini. Dia harus belajar keras lebih bertahan saat kami tidak menguasai bola. Dia pemain yang bagus tapi kami perlu seorang petarung yang bisa ditempatkan di berbagai situasi,” tambah pelatih asal Inggris itu.

Kabar baiknya PSMS bisa kembali diperkuat Reinaldo Lobo dan Gusti Sandria yang sudah kembali dari akumulasi kartu. Butler jadi punya banyak opsi di belakang. Menduetkan Lobo dengan Roni Fatahillah atau Alexandros Tanidis. Salah satu dari ketiganya bisa bermain lebih maju ke depan sebagai libero yang bertugas memutus serangan lawan lebih awal. Terutama serangan Barito yang bersumber dari Douglas Packer.

Sementara posisi bek kiri sudah pasti menjadi milik Gusti Sandria. Gusti bisa menjadi opsi saat set piece selain Shohei Matsunaga. Felipe Martins dos Santos juga diharapkan bisa mencetak gol perdananya di Liga 1. Hal yang dinanti-nantikan pecinta PSMS.

Sementara di kubu lawan, Barito Putera tak akan dipimpin pelatih kepalanya, Jacksen F Tiago. Pelatih asal Brasil itu harus pulang ke negaranya, Brasil karena Ibundanya meninggal dunia. Juru taktik tersebut mendapatkan kabar duka kalau ibunda tercinta yakni Cleusa F Tiago meninggal dunia karena sakit pada Rabu (3/10) pagi.

Posisi Jacksen untuk sementara waktu akan diisi oleh sang asisten Yunan Helmi. Selain itu Barito terancam tak bisa memainkan pemain terbaiknya, usai dua nama yakni Hansamu Yama dan Rizky Pora mendapat panggilan timnas Indonesia.

Laga ini juga akan menjadi reuni pertama kali bagi Jajang Sukmara menghadapi PSMS. Seperti diketahui Jajang memperkuat PSMS di putaran pertama lalu. Namun Jajang memutuskan hengkang ke Laskar Antasari di putaran kedua. (don)

BKN Regional VI Jemput ke Jakarta

Ilustrasi
Ilustrasi

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VI Medan sedang berupaya meminta data pelamar calon aparatur sipil negara (CASN) di wilayah kerjanya kepada BKN Pusat. Meski demikian BKN Regional VI Medan memprediksi, sudah banyak masyarakat Sumut yang melamar pada portal sscn.bkn.go.id “Keseluruhan data adanya di BKN Pusat.

Operator dan servernya kan mereka yang pegang. Tapi kita sudah coba meminta data jumlah pelamar, kemungkinan dalam waktu dekat akan dikirimkan,” ujar Kepala BKN Regional VI Medan, English Nainggolan menjawab Sumut Pos, Jumat (5/10).

Pihaknya mengaku sudah menerima pengumuman resmi dari BKN, perihal masa perpanjangan pendaftaran CASN 2018. Dengan demikian, menurut English, perpanjangan ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat terutama calon pelamar untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum mendaftar.

“Kan diperpanjang sampai 15 Oktober, jadi pelamar bisa lebih konsentrasi memilih formasi sesuai kualifikasinya termasuk di daerah mana yang mau dicoba,” katanya.

English mengingatkan kepada seluruh calon pelamar agar memperhatikan formasi yang nanti akan dipilih. Apalagi saat ini seluruh formasi terkhusus di instansi daerah se Sumut sudah tersedia pada portal SSCN.

“Saya sarankan agar pelamar cerdas memilih formasi. Kalau memang ada di daerah atau kabupaten/kota, sebaiknya lebih di-push ke sana. Karena persaingan di kota seperti Medan tentu lebih berat. Artinya dicari yang lebih memungkinkan bakal diterima sesuai kualifikasi lulusan,” katanya.

Di samping itu, ia kembali menekankan agar masyarakat menghindari calo atau joki pada setiap momen penerimaan pegawai. Artinya, jangan mudah percaya dengan siapapun oknum yang mengaku bisa membantu untuk masuk tes pegawai.

“Apalagi kan sudah banyak contoh kasus penipuan. Kami berharap peristiwa itu menjadi pembelajaran berharga bagi calon pelamar. Terlebih sekarang ini tes dilakukan secara online (pakai sistem CAT), tentu salah satu tujuannya untuk mengindari penipuan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, masa perpanjangan pendaftaran CASN terungkap berdasarkan pengumuman BKN melalui portal sscn.bkn.go.id, Di mana, jika sebelumnya pendaftaran ditutup pada 10 Oktober, maka BKN menyatakan penutupan pendaftaran diundur lima hari. Dengan pengunduran tersebut maka penutupan pendaftaran menjadi 15 Oktober 2018 pukul 23.59 WIB.

Perpanjangan masa pendaftaran dilakukan otomatis di website sscn.bkn.go.id, sehingga instansi tidak perlu mengubah seting. “Panitia Pelaksana Panselnas telah memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran penerimaan CPNS untuk seluruh instansi sampai dengan 15 Oktober 2018,” bunyi kutipan dari akun instagram resmi BKN, kemarin.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Setdaprovsu, Kaiman Turnip saat dikonfirmasi mengamini terkait kabar dimaksud. “Iya akan diundur,” katanya menjawab Sumut Pos, Rabu (3/10). Pihaknya mengaku belum dapat keterangan resmi dari BKN terkait pengunduran tanggal penerimaan CASN itu. “Saya juga taunya dari baca berita dan saat melihat pengumuman pada portal SSCN,” ujarnya.

Sementara itu amatan Sumut Pos, sudah hampir semua formasi dan kualifikasi pendidikan dari pemerintah daerah di Sumut ditampilkan di portal SSCN. Yakni antara lain selain Pemprovsu, ada formasi CASN Pemko Medan, Pemko Binjai, Pemko Tanjungbalai, Pemko Sibolga, Pemko Gunung Sitoli, Pemkab Serdangbedagai, Pemkab Padang Lawas, Pemkab Batubara,
Pemkab Labuhanbatu Selatan, Pemkab Nias Barat, Pemkab Nias Utara, Pemkab Dairi, Pemkab Tapanuliselatan.

Kemudian, Pemkab Asahan, Pemkab Nias, Pemkab Toba Samosir, Pemkab Mandailing Natal, Pemkab Humbang Hasundutan, Pemkab Pakpak Bharat, Pemkab Samosir, Pemkab Deli Serdang, Pemkab Karo, Pemkab Langkat, Pemkab Tapanuli Tengah, Pemkab Simalungun dan Pemkab Labuhanbatu. (prn/ila)

Kantor Gubsu di Genangi Banjir, Edy Tegur Lukmanul

pran/SUMUT POS TEGUR: Gubsu Edy Rahmayadi didampingi Wagub Musa Rajekshah menegur Kadis SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Sumut, Lukmanul Hakim atas kondisi genangan air di halaman depan dan basement kantor Gubsu, Jumat (5/10) sore.
pran/SUMUT POS
TEGUR: Gubsu Edy Rahmayadi didampingi Wagub Musa Rajekshah menegur Kadis SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Sumut, Lukmanul Hakim atas kondisi genangan air di halaman depan dan basement kantor Gubsu, Jumat (5/10) sore.

Hujan deras yang mengguyur Kota Medan, membuat sejumlah wilayah terendam banjir, tak terkecuali halaman depan kantor Gubernur Sumut, Jalan P Diponegoro Medan, Jumat (5/10). Banjir tersebut membuat Gubsu Edy Rahmayadi spontan menegur Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), Cipta Karya dan Tata Ruang Sumut Lukmanul Hakim.

Tak hanya di halaman depan kantor Gubsu, genangan air setinggi betis orang dewasa juga terjadi di basement tempat parkir kendaraan roda empat di kantor tersebut.

Genangan air yang tinggi pada basement berasal dari Jalan P Diponegoro dan halaman Masjid Agung Medan.

Alhasil, puluhan mobil yang parkir di sana harus dikeluarkan satu per satu. Bahkan dari bagian informasi kantor Gubsu, berulang kali dimintakan kepada pemilik mobil untuk memindahkan kendaraannya ke halaman kantor Gubsu. Sementara sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) yang memarkirkan mobil di basement, juga terlihat sibuk mengeluarkan kendarannya.

Akibat tingginya genangan air di kantor gubernur membuat Gubsu Edy Rahmayadi dan Wagubsu Musa Rajekshah batal untuk melaksanakan Salat Ashar berjamaah di Masjid Agung. Awalnya, lorong jalan yang menghubungkan kantor Gubsu dengan Masjid Agung hanya digenangi air melebihi mata kaki.

Namun ketika memasuki pekarangan masjid, tinggi air bertambah hingga sepaha orang dewasa. Alhasil, Edy dan Musa tidak dapat melewati genangan air menuju Masjid Agung. Keduanya yang mengenakan sendal jepit melipat celananya hingga sepaha, lalu memantau kondisi genangan air. Gubsu dan Wagub tampak mengamati genangan air yang mengalir hingga ke basement.

Usai melihat genangan air tersebut, Edy langsung memanggil Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), Cipta Karya dan Tata Ruang Sumut Lukmanul Hakim. Kebetulan saat itu, Lukmanul Hakim baru saja menunaikan salat di Masjid Agung. Mendapat panggilan Gubsu, Lukmanul Hakim terlihat tergesa-gesa bergegas dengan kondisi celananya terlipat hingga betis, lalu berjalan kecil menghadap Edy.

“Ini sudah menyengsarakan rakyat. Wajar enggak Anda saya tegur?” kata Edy kepada Lukmanul Hakim sembari meminta tanggapan wartawan atas tindakannya menegur Lukmanul Hakim. “Bapak wartawan, pantas enggak saya bertanya kepada Anda, kalau bapak ini (Lukmanul Hakim) saya tegur,” ujar Edy yang membuat Lukmanul Hakim tertunduk.

Edy juga langsung menghubungi Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, terkait kondisi genangan air di kantor Gubsu. Namun dari informasi yang diperoleh di lokasi, Wali Kota tak bisa memenuhi panggilan Gubsu, namun didelegasikan kepada Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution.

Setelah berdialog cukup lama dengan jajaran Dinas SDA Sumut sembari menunggu kehadiran Akhyar, Gubsu dan Wagubsu meninggalkan lokasi yang kemudian masuk ke kantor. “Nanti kalau Pak Wakil sudah sampai, suruh masuk aja dan jumpa di atas,” kata Wagubsu Musa Rajekshah kepada Lukmanul Hakim, sembari berjalan ke arah pintu samping kantor Gubsu.

Lukmanul Hakim yang dimintai tanggapannya usai ditegur Gubsu, mengaku bahwa dirinya ada diminta Gubsu untuk mengecek aliran air hingga ke Jalan P Diponegoro dan Masjid Agung. Sekaligus, memastikan ada apa tidak terjadi penyumbatan di bagian hulu, sehingga menyebabkan air mengalir deras menuju basement. “Ada bagusnya juga apa yang dikatakan Pak Gubernur. Jadi kita lebih tahu di mana masalah sebenarnya,” kata Lukmanul Hakim.

Menurut Lukmanul Hakim, kondisi air yang sampai tinggi pada basement kantor Gubsu menjadi domain Biro Umum. Sementara, genangan air dari jalan protokol yang menjadi sumber asal air hingga ke halaman depan kantor Gubsu, tentu wewenang Pemko Medan. “Jadi kawan-kawan harus tahu juga masing-masing tupoksinya. Masing-masing kan punya wewenang,” katanya.

Sumut Tak Punya Alat Deteksi Tsunami

TERDAMPAR: Buoy tsunami terdampar di pinggir pantai, beberapa waktu lalu. Menurut BNPB, saat ini beberapa alat pendeteksi tsunami tersebut hilang dicuri sejak 2012.
TERDAMPAR: Buoy tsunami terdampar di pinggir pantai, beberapa waktu lalu. Menurut BNPB, saat ini beberapa alat pendeteksi tsunami tersebut hilang dicuri sejak 2012.

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Sumatera Utara (Sumut) ternyata tidak memiliki alat deteksi tsunami. Sumut hanya punya alat sirine peringatan tsunami sebanyak dua unit yang ditempatkan di Sibolga, dan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Sumut tak punya alat deteksi tsunami. Alat itu adanya di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT),” ujar Kepala Bidang Data dan Informasi Balai Besar Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, Syahnan, Jumat (5/10).

Dikatakan Syahnan, keadaan sirine itu saat ini masih dalam kondisi baik. Bahkan, sirine itu juga beberapa kali dibunyikan sebagai perawatan saja.

Selain itu, kata Syahnan, di Sumut juga ada dipasang alat pengukur gempa. Alat itu dipasang di Medan, Tuntungan, Parapat, Aek Godang, Onowoembo dan Teluk Dalam. “Alat ini kondisinya juga baik. Biasanya, kalau tsunami, kita melihat ukuran gempa dari alat yang terpasang.

Namun, lebih baik lagi memamg kalau dikorelasi dengan alat deteksi tsunami,” papar Syahnan.

Ditanya apakah Sumatera Utara tidak termasuk berpotensi terjadi tsunami, Syahnan mengakui kalau Sumut termasuk daerah gempa aktif. Aktivitas sesar lokal yang memiliki karakteristik kedalaman sumber yang dangkal yang menjadi alasannya. “Sesar-sesar ini sangat aktif yang dapat meyebabkan terjadinya gempa bersifat lokal yang sering kita rasakan,” ungkap Syahnan lagi.

Menurut Syahnan, untuk sumber gempa akibat subduksi lempeng di Pulau Sumatera, mempunyai kisaran kedalaman hingga ratusan kilometer. Dengan begitu, dapat memicu gempa kuat dan luas di Pulau Sumatera. Namun, untuk Sumut umumnya gempayang berpusat di darat dengan kedalaman dangkal, 10-33 Km.

“Meskipun skala kekuatan gempa kecil, tetapi dapat menimbulkan kerusakan pada bangunan dan infrastruktur juga. Begitu juga dengan korban jiwa. Hal ini dapat dilihat dari beberapa kali kejadian gempa di Sumut, seperti di Tarutung, di Deliserdang dan di Karo,” sambungnya.

Sementara untuk tsunami berpotensi terjadi di Sumut, Syahnan bilang, berpotensi terjadi pantai barat, termasuk di Kepulauan Nias. Apabila terjadi gempa bumi yang berpotensi tsunami, ada simulasi yang bisa diprediksi tinggi gelombang dan jangkauan tsunami berdasar data-data.

Harus Minta Maaf ke Rakyat Aceh, Hanum Rais Menyamakan Ratna Sarumpaet dengan Cut Nyak Dien

Hanum Rais
Hanum Rais

JAKARTA,SUMUTPOS.CO – Aktivis perempuan Aceh Asiah Uzia melontarkan kritik keras kepada Hanum Salsabiela Rais yang menyamakan Cut Nyak Dien dengan Ratna Sarumpaet. Menurut Asiah, tak semestinya putri Amien Rais itu menyamakan Ratna dengan tokoh perempuan Aceh tersebut Aisah mengatakan, Cut Nyak Dien sebagai tokoh perempuan pejuang bukan hanya menjadi milik Aceh tetapi juga Indonesia. “Cut Nyak Dien sangat dihormati,” ujar Asiah melalui pesan WhatsApp, Jumat (5/10).

Aisah menegaskan, menyamakan Cut Nyak Dien dengan Ratna Sarumpaet yang ketahuan berdusta sama saja merendahkan Pahlawan Nasional asal Aceh itu. Oleh karena itu, Aisah meminta Hanum Rais segera meminta maaf. “Segeralah meminta maaf kepada rakyat Aceh,” ujarnya.

Lebih lanjut Aisah menyarankan kepada Hanum untuk menghayati perjuangan besar Cut Nyak Dien bagi Indonesia. Dengan demikian, harapnya, Hanum atau siapa pun tidak dengan mudah memolitikkan persoalan yang belum jelas demi kepentingan politik sesaat. “Semoga ini bisa bermanfaat untuk kemajuaan peradaban Indonesia dan Aceh,” imbuhnya.

Sebelumnya Hanum Rais melalui akun @hanumrais di Twitter mengunggah video ketika menuntun Ratna Sarumpaet menuju mobil. Hanum tampak sesenggukan sembari menggandeng Ratna.

Namun, Hanum sudah menghapus unggahan itu. Meski demikian sejumlah netizen masih menyimpan video itu dan memajangnya di Twitter. Selanjutnya, Hanum memohon maaf melalui Twitter. Dia mengaku ceroboh.

Sementara itu, Polda Metro Jaya resmi menahan Ratna Sarumpaet selama 20 hari ke depan. Penahanan dilakukan setelah penyidik memeriksa 1×24 jam. “Dengan surat perintah penahanan nomor sphan/925/102018 Ditreskrimum Polda Metro Jaya dimulai malam, yang bersangkutan sudah menandatanganinya,” kata  Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (5/10).

Ratna ditahan karena penyidik enggan kehilangan barang bukti dan pelaku melarikan diri. “Alasan subjektivitas penyidik. Kami juga enggan pelaku mengulangi perbuatan dan menghilangkan barang bukti,” tambahnya.

Diketahui, Ratna dijerat Pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang hukum pidana. Dia juga disangkakan, pasal 28 ayat 2 UU ITE.

Kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasrudin mengatakan, pihaknya langsung mengajukan penangguhan penahanan setelah Polda Metro Jaya resmi menahannya. “Permohonan kami ajukan, ya pasti kami akan mohonkan itu,” kata dia di Polda Metro Jaya, Jumat (5/10).

Salah satu alasan mengapa pihaknya mengajukan penahanan karena Ratna kooperatif. Dia juga mengungkapan faktor usia juga jadi pertimbangan pengajuan penahanan. “Ibu RS (Ratna Sarumpaet) sangat kooperatif dan usianya sudah lanjut, mau ke mana sih dia,” imbuh dia.

Diketahui bahwa Ratna ditangkap polisi, Kamis (4/10) malam di Bandara Soekarno Hatta saat hendak berangkat ke Chili. Ratna ditangkap atas kasus dugaan penyebaran berita bohong terkait penganiayaan terhadapnya.

Dalam kasus ini, pelaku disangkakan dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 Undang-Undang ITE. (cuy/jpnn)

Kesultanan Deli akan Beri Gelar kepada Jokowi: Tuanku Sri Indra Utama Junjungan Negeri

istimewa BERSAMA: OK Saidin Gelar Datuk Sri Amar Lela, Datuk Adil Fredy Haberham Gelar Datuk Sri Setia Diraja, Datuk Ahmad Fauzie Moeris Al Haj, Tengku Fauzinin Gelar Tengku Pangeran Bendahara Deli dan keluarga Kesultanan Deli lainnya berfoto bersama.
istimewa
BERSAMA: OK Saidin Gelar Datuk Sri Amar Lela, Datuk Adil Fredy Haberham Gelar Datuk Sri Setia Diraja, Datuk Ahmad Fauzie Moeris Al Haj, Tengku Fauzinin Gelar Tengku Pangeran Bendahara Deli dan keluarga Kesultanan Deli lainnya berfoto bersama.

SUMUTPOS.CO – Presiden Joko Widodo rencananya akan ke Medan untuk membuka secara resmi Musabaqoh Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XVII/2018 pada Minggu (7/10). Saat Jokowi nanti berkunjung ke Istana Maimun Medan, Kesultanan Deli akan memberinya gelar sebagai Tuanku Sri Indra Utama Junjungan Negeri.

Gelar Tuanku Sri Indra Utama Junjungan Negeri akan disematkan langsung oleh Seripaduka Baginda Tuanku Sultan Mahmudn Arya Lamanjiji Perkasa Alam yang merupakan Sultan Deli. Hal ini disampaikan OK Saidin yang bergelar Datuk Sri Amar Lela Cendikia kepada wartawan, Jumat (5/10).

Menurut dia, pemberian gelar tersebut karena Jokowi dianggap sebagai pemimpin yang merakyat dan sederhana. Kepemimpinan Jokowi itu egaliter dan bersahaja seperti berpaduan pola kepemimpinan modern dan tradisional yang khas Indonesia. “Sampai dengan hari ini Jokowi itu tetap sederhana dan merakyat, dan melihat itu kami menganggap beliau pantas diberikan gelar,” katanya.

PLN Buka Rekrutmen, Ribuan Pelamar Serbu Pendaftaran

PADAT: Sejumlah pelamar Rekrutmen PLN Grup pada event UGM Integrated Career Days 2018, memadati lokasi informasi.
PADAT: Sejumlah pelamar Rekrutmen PLN Grup pada event UGM Integrated Career Days 2018, memadati lokasi informasi.

JOGJAKARTA,SUMUTPOS.CO – Rekrutmen PLN Grup pada event UGM Integrated Career Days 2018, berhasil menarik minat ribuan pelamar lulusan D3 hingga S1.

Sampai ditutup pada 4 Oktober 2018 pukul 17.00 WIB, tercatat sebanyak 4.800 pelamar telah mendaftar melalui website resmi rekrutmen PLN, rekrutmen.pln.co.id.

“Jumlah ini sangat tinggi, mengingat pendaftaran baru dibuka sehari sebelumnya. Artinya rata-rata pendaftar dalam sehari sekitar 2.400 orang,” tutur Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka.

Made menjelaskan, banyaknya pelamar yang mendaftar didukung oleh aplikasi rekrutmen PLN berbasis web, yang memudahkan pelamar dari berbagai daerah untuk melakukan pendaftaran tanpa perlu datang ke lokasi jobfair, seperti rekrutmen pada umumnya. “Proses rekrutmen PLN Grup saat ini sudah menggunakan sistem online.

Peserta cukup membuka rekrutmen.pln.co.id, registrasi, dan memasukkan lamaran dengan lengkapi data-data yang diperlukan,” bebernya.

Nantinya, lanjut Made, pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi diharuskan mengikuti serangkaian tes lanjutan yang akan diadakan di Jogjakarta.

Selama proses rekrutmen dan seleksi pegawai baru, PLN kembali mengimbau agar pelamar berhati-hati terhadap modus penipuan yang memanfaatkan program rekrutmen PLN. “PLN tidak pernah memungut biaya ataupun mengakomodir sistem refund atau penggantian biaya transportasi dan akomodasi yang berkaitan dengan pelaksanaan seleksi. Selain itu, PLN juga tidak bekerja sama dengan pihak lain termasuk biro travel perjalanan,” tegas Made.

Masyarakat juga diharapkan selalu waspada dan melakukan pengecekan terkait informasi yang diterima lewat website resmi rekrutmen.pln.co.id. (chi/jpnn/saz)