Home Blog Page 5981

UI, IPB dan Universitas Rusia Jalin Kerja Sama Pendidikan Pertanian

BERSALAMAN: Pihak Russian State Agrarian University – Moscow Timiryazev Agricultural Academy (RSAU MTAA) menjabat tangan pihak UI dan IPB, usai MoU.
BERSALAMAN: Pihak Russian State Agrarian University – Moscow Timiryazev Agricultural Academy (RSAU MTAA) menjabat tangan pihak UI dan IPB, usai MoU.

SUMUTPOS.CO – Universitas Indonesia ( UI) dan Institut Pertanian Bogor ( IPB) pada Rabu (5/9) menandatangani nota kesepahaman dengan Russian State Agrarian University – Moscow Timiryazev Agricultural Academy (RSAU MTAA) di Rusia.

Penandatanganan nota kesepahaman itu dilakukan oleh Arif Satria (Rektor IPB), Muhammad Anis (Rektor UI) dengan Galina D. Zolin (Rektor Russian State Agrarian University – Moscow Timiryazev Agricultural Academy).

Nota kesepahaman berisi kerjasama pendidikan termasuk pertukaran mahasiswa, dosen, dan penelitian bidang pertanian dan lingkungan. Galina Zolin menjelaskan bahwa peningkatan kerja sama antara Indonesia – Rusia terus meningkat dari tahun ke tahun. Tahun ini ada 3 mahasiswa Indonesia yang tahun ini memperoleh beasiswa dari Pemerintah Rusia setelah setahun lalu seorang mahasiswa lebih dahulu menjalani pendidikan S3.

“Saat ini kami menerima tiga orang mahasiswa dari Indonesia dengan jenjang pendidikan S1, yaitu jurusan Agronomi, teknologi nutrisi dan lingkungan. Sebelum ini kami hanya ada 1 mahasiswa saja yaitu Ade Irma Elvira yang sekarang berkuliah S3 di sini,” tutur Galina seperti dikutip dari laman resmi UI.

Sebelum pertemuan berakhir, Galina menjelaskan rencana berkunjung ke Indonesia yang sebelumnya sempat tertunda dalam menghadiri kegiatan GreenMetric University World Rangking yang diselenggarakan oleh UI di Universitas Diponegoro pada April lalu.

Setelah pertemuan, rektor IPB dan UI diajak mengunjungi museum agronomi dan tanah Timiryazev. Ada berbagai jenis tanah yang dapat dilihat di museum tersebut karena RSAU MTAA memiliki spesialisasi dan departemen unggulan yaitu agronomi dan tanah. (bbs/ila)

Polsek Pancur Peduli Pemulung

ist BERSAMA: Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir Chan SH MH dan jajaran diabadikan bersama komunitas pemulung di TPA Pancurbatu.
ist
BERSAMA: Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir Chan SH MH dan jajaran diabadikan bersama komunitas pemulung di TPA Pancurbatu.

DELISERDANG,SUMUTPOS.CO – Polsek Pancurbatu yang dipimpin Kompol Faidir Chan SH MH menggelar kegitan sosial dengan bersilahturahim terhadap para komunitas pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pancurbatu, di Desa Baru, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Kamis (6/9) sore.

Selain bersilahturahim, Kompol Faidir dan jajarannya juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada para pemulung yang setiap hari mencari nafkah di TPA.

Kepada para pemulung, diimbau untuk ikut serta dalam menjaga ke kondusifan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Pancurbatu. Menjaga hubungan baik dengan sesama masyarakat, suku bangsa, ras dan agama.

Pentingnya lagi, lanjut Faidir, agar para pemulung menjauhi narkoba, perjudian dan  melaporkan kepada kepolisian terdekat apabika melihat sebuah tindakan pidana di wilayah hukum Polsek Pancurbatu.

Usai beramah tamah, Faidir bersama jajaran makan nasi bungkus barokah dengan para pemulung. Kegiatan ini juga dihadiri Waka Polsek, AKP DH Pasaribu, Kanit Sabhara Ipda NL Sembiring , Kanit Provost Aiptu Utama Sembiring, Bhabinkamtibmas Desa Baru, Aipda D Ginting, Kepala Desa Baru. (han)

19 September, Pendaftaran CASN Dibuka

Ilustrasi
Ilustrasi

MEDAN-SUMUTPOS.CO – Penerimaan calon aparatur sipil negara (CASN) se-Indonesia mulai dibuka pada 19 September 2018. Namun untuk formasi CASN di Provinsi Sumatera Utara sampai kini masih menunggu instruksi dari Kementerian Menpan RB.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Setdaprovsu, Kaiman Turnip mengatakan, pihaknya belum menerima secara resmi formasi CASN 2018 untuk Provinsi Sumut maupun kabupaten/kota. Termasuk soal tembusan surat dari Badan Kepegawaian Negara ihwal penerimaan CASN ini. “Belum. Belum keluar (formasi CASN 2018). Masih di Kemenpan RB,” ujarnya saat dikonfirmasi Sumut Pos, Jumat (7/9).

Pihaknya masih menunggu secara resmi berapa kuota yang diperlukan untuk CASN tahun ini. Dari informasi yang ia terima, mengenai formasi CASN tersebut bakal dikirimkan Jumat (7/9) malam. “Mudah-mudahan malam ini (tadi malam Red),” pungkasnya.

Kepala BKN Regional VI Medan, English Nainggolan saat dikonfirmasi juga mengaku belum mendapat tembusan surat dari BKN Pusat ihwal rekrutmen CASN 2018. Ia menyarankan agar ditanya kepada BKD Sumut untuk rincian kuota yang dibutuhkan. “Saya belum tahu. Mungkin BKD Provinsi Sumut tahu. Kami belum dapat tembusan,” ungkapnya.

Dalam siaran pers dari BKN Pusat yang diterima Sumut Pos kemarin, Kepala BKN Bima Haria Wimana selaku Ketua Pelaksana Seleksi Nasional CASN menyampaikan sistem pendaftaran dan seleksi CASN 2018 akan dilakukan secara terintegrasi melalui portal nasional via http://sscn.bkn.go.id dan tidak ada pendaftaran melalui portal mandiri oleh instansi.

Selanjutnya proses seleksi akan nenggunakan alarm Computer Assisted Test (CAT BKN) baik untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Lebih rinci dia menguraikan, pihaknya mengantisipasi jumlah peserta seleksi yang bisa mencapai 5 hingga 6 juta orang dan total pelamar yang akan melampaui total peserta. “Berdasarkan review seleksi CPNS 2017, kesulitan update data Nomor Identitas Kependudukan (NIK) menjadi kendala terbanyak pelamar. Perihal itu BKN berharap sistem dari Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) juga siap,” katanya.

Selanjutnya untuk kesiapan lokasi tes seleksi CASN 2018 hingga saat ini direncanakan di 176 titik lokasi yang terdiri dari Kantor BKN Pusat, 14 Kantor Regional BKN dan 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Fasilitas mandiri dan kerjasama dengan pemerintah daerah. Untuk update persiapan pendaftaran CPNS 2018, tim SSCN BKN dan admin masing-masing istansi sedang menginput seluruh formasi.

Diketahui, penerimaan CASN pada 19 September 2018 terungkap dalam rapat koordinasi Nasional pengadaan aparatur sipil negara bersama Kemenpan RB di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (6/19). disanpalkan bahwa pendaftaran akan dubuka 19 September 2018. Adapun total formasi yang tersedia untuk diperebutkan pelamar berjumlah 238.015 yang terdiri dari 51.271 instansi pusat (76 kementerian/lembaga), dan 186.744 (525 instansi daerah). (prn)

3.000 Warga Asahan Terdeteksi Idap TBC

TOMI/SUMUT POS Diabadikan: Kadis Kesehatan Asahan, dr Aris Yudhariansyah diabadikan bersama 24 kader pencari kasus TBC usai ikuti pelatihan.
TOMI/SUMUT POS
Diabadikan: Kadis Kesehatan Asahan, dr Aris Yudhariansyah diabadikan bersama 24 kader pencari kasus TBC usai ikuti pelatihan.

ASAHAN,SUMUTPOS.CO -Sebanyak 24 Kader pencari kasus penyakit TBC (Tuberkulosis) mengikuti pelatihan kasus TBC yang digelar Pimpinan Daerah (PD) Aisyiyah Kabupaten Asahan di Aula Lims Cafe, Jalan Imam Bonjol, Jumat (7/9).

PD Aisyiyah Asahan menggelar pelatihan kepada 24 kader tersebut untuk pencarian kasus aktif TBC. Pada pelatihan ini, PD Aisyiyah Asahan mengundang narasumber dari Dinas kesehatan dan kordinator SSR TB-HIV Asahan.

“Angka TBC di Asahan mencapai 3 ribu orang dan yang baru terjaring di fasilitas kesehatan baru 1.039 orang baik di Puskesmas maupun rumah sakit. Artinya masih ada 60 persen pasien yang belum terdeteksi,” kata Koordinator SSR Asahan, Fachri Mizan Harsono SPd.

Fachri berharap usai pelatihan, kader Aisyiyah Asahan yang sudah mendapat pembekalan latihan akan terjun langsung ke 18 Kecamatan, se Kabupaten Asahan yang menurut catatan mempunyai angka TBC tertinggi.

“Pembekalan ini bisa berjalan dengan sukses, hingga kader-kader yang sudah dibekali pelatihan dapat terjun ke masyarakat melakukan assessment, guna mendeteksi pencarian kasus aktif TBC,”bilang Fachri.

Sementara itu, Ketua Asyiyah Kabupaten Asahan Sumiati SH menyebutkan, bahwa gerakan ini adalah kali ketiga Aisyiyah ikut andil terlibat langsung dalam interaksi society masyarakat pada bidang kesehatan.

Sebelumnya Aisyiyah pernah terlibat dalam forum KIBBLA di mana berkosentrasi pada penurunan dan penekanan angka kematian ibu dan bayi baru lahir khususnya di Kabupaten Asahan, dan kegiatan penjaringan Keluarga Berencana.

“Di sinilah Aisyiyah kembali hadir memberikan peran sosialnya di tengah masyarakat. Kami berusaha semaksimal mungkin untuk menyiapkan para kader untuk menemukan kasus baru melalui metode investigasi kontak dengan berkordinasi selalu pada Dinas Kesehatan,” jelas Sumiati.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr Aris Yudhariansyah di sela kegiatan tersebut, mengapresiasi kehadiran forum tersebut. Iapun menaruh harapan kepada Aisyiyah sebagai organiasasi yang menginspirasi gerakan mendukung akselerasi Kabupaten Asahan yang sehat.

“Pemkab Asahan dalam hal ini Dinas Kesehatan sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pemerintah mempunyai target bebas dari TBC 2030 dan kabupaten Asahan memiliki visi sehat.

“Untuk mewujudkan itu, Aisyiyah telah hadir di sini. Kami mengharapkan para kader Aisyiyah bisa menjalin sinergitas yang baik bersama petugas kami sehingga tujuan kita bersama dapat cepat tercapai,”bilangnya. (omi/han)

Bonkar Sendiri Reklame Ilegalnya

BONGKAR: Salah satu papan reklame ilegal milik salah satu advertising dibongkar sendiri oleh pemiliknya karena takut ditertibkan Pemko Medan bersama polisi.
BONGKAR:
Salah satu papan reklame ilegal milik salah satu advertising dibongkar sendiri oleh pemiliknya karena takut ditertibkan Pemko Medan bersama polisi.

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Gencarnya Pemko Medan bersama aparat polisi menertibkan papan reklame bermasalah dalam sepekan ini tampaknya membuat pengusaha advertising mulai ketar-ketir Takut papan reklame mereka dibongkar paksa dan material hasil pembongkaran diamankan sebagai milik negara, kini pengusaha advertising mulai membongkar sendiri satu persatu papan reklamenya yang bermasalah.

Ketakukan pengusaha advertising ini tidak terlepas dari keseriusan Pemko Medan. Apalagi dalam sepekan ini, sudah belasan papan reklame bermasalah, baik itu yang tidak memiliki izin maupun masuk zona larangan berdiri papan reklame diratakan petugas Satpol PP beserta tim gabungan.

Ditambah lagi, Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi dan Wakil Wali Kota Ir Akhyar Nasution MSi telah menegaskan, seluruh papan reklame bermasalah yang ada di Kota Medan akan ditertibkan tanpa pilih kasih dalam upaya melakukan penataan guna peningkatan keindahan dan ketertiban di Kota Medan.

Tampaknya yang membuat ‘ciut’ pengusaha advertising lagi, penertiban yang dilakukan Pemko Medan mendapat dukungan penuh Kapoldasu Brigjen Pol Agus Andrianto bersama unsur TNI yang ada di wilayah ibukota Provinsi Sumatera Utara. Malah Kapoldasu ikut langsung dalam beberapa penertiban yang telah dilakukan.

Adapun kelima papan reklame bermasalah yang dibongkar langsung pemiliknya berlokasi di Jalan Suprapto simpang Jalan Multatuli jenis billboard ada 2 unit, Jalan KH Zainul Arifin simpang Jalan Imam Bonjol, Jalan Imam Bonjol simpang Jalan Merah dan Jalan KH Zainul Arifin persis depan museum.

Pembongkaran sendiri yang dilakukan pengusaha advertising berjalan dengan lancar. Sebab para pekerja yang melakukan pembongkaran cukup ahli sehingga tanpa kesulitan membongkar kelima papan reklame bermasalah tersebut. Usai pembongkaran, masing-masing pemilik advertising pun membawa sleuruh material hasil pembongkaran papan reklame tersebut.

Di waktu bersamaan, petugas Satpol PP beserta tim gabungan dibantu personel Polrestabes Medan dan Brimob Poldasu membongkar materi papan reklame di Jalan KH Zainul Arifin simpang Jalan Imam Bonjol serta Jalan Suprapto simpang Jalan Multatuli. Setelah pembongkaran materi iklan dilakukan, diharapkan pemilik kedua papan reklame untuk melanjutkan dengan pembongkaran sendiri.

“Apabila itu tidak dilakukan, kedua papan reklame ini akan kita tumbangkan!” tegas Sekretaris Satpol PP Kota Medan Rahmat Adi Syahputra Harahap. “Seperti yang telah ditegaskan Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota, kita tidak mentolerir lagi papan reklame bermasalah yang ada di Kota Medan,” ujarnya.

Selain membuka materi iklan dua papan reklame, tim selanjutnya membongkar 6 papan reklame berukuran kecil dari beberapa ruas jalan. Seluruh proses pembongkaran materi iklan maupun penumbangak 6 papan reklame berukuran kecil disaksikan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan HM Husni dan Kadis Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Sampurno Pohan. “Jadi total papan reklame yang kita tumbangkan maupun dibongkar sendiri pemiliknya sebanyak 15 unit,” pungkasnya. (ris)

Penertiban Reklame Terkesan Tebang Pilih

BONGKAR: Salah satu papan reklame ilegal milik salah satu advertising dibongkar sendiri oleh pemiliknya karena takut ditertibkan Pemko Medan bersama polisi.

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Penertiban papan reklame bermasalah di kota Medan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan disinyalir tebang pilih. Pasalnya, tidak semua papan reklame yang sudah diberikan tanda ‘X’ ditindak atau ditertibkan oleh Satpol PP Kota Medan.

Di lapangan, masih banyak papan reklame bermasalah yang tetap berdiri tegak termasuk di zona terlarang. Salah satunya, reklame di kawasan Jalan Jenderal Sudirman.

Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung mengatakan, penindakan papan reklame yang dilakukan Pemko Medan diduga masih ‘pandang bulu’. “Lihat saja masih  banyak papan reklame besar yang sudah diberi tanda masih tetap berdiri. Sementara kita ketahui bersama di media massa penertiban tidak pandang bulu,” kata Henry Jhon kepada wartawan baru-baru ini.

Diutarakan dia, seluruh papan reklame bermasalah harus dibongkar. Selain penegakan peraturan, penertiban yang dilakukan sebagai upaya melakukan penataan estetika kota. “Kita akan data seluruhnya papan reklame yang banyak berdiri di Kota Medan, dan meminta data dari Pemko Medan. Lalu, kita akan cocokkan data tersebut sehingga diketahui papan reklame yang bermasalah dan tidak ada izin. Selain itu, papan reklame yang memiliki izin namun tidak bermasalah,” sebutnya.

Ia menyatakan, seharusnya Pemko Medan lebih tegas dalam menjalankan aturan agar menjadi contoh bagi pengusaha papan reklame nakal. Sementara, target pendapatan daerah dari pajak papan reklame untuk tahun 2018 belum mencapai target.

“Ada kita dapat informasi, bahwa tidak tercapainya pajak papan reklame disebabkan banyaknya yang tidak dapat dipungut pajaknya karena tidak masuk dalam daftar perizinan. Karena pajaknya tidak dapat ditarik, itu artinya sewanya diberikan kepada oknum tertentu saja bukan ke kas Pemko,” bebernya.

Henry Jhon berjanji secepatnya akan melakukan pendataan terhadap seluruh papan reklame bermasalah dan berizin, karena sampai saat ini DPRD Kota Medan masih ada mendapat laporan ada yang dibangun tanpa izin namun belum dilakukan penindakan oleh Satpol PP Kota Medan.

“Kalau seperti kondisinya, maka masyarakat meragukan keseriusan Pemko Medan untuk menertibkan papan reklame yang saat ini menjamur dan telah merusak estetika Kota Medan. Tak hanya itu, tidak ada membawa peningkatan bagi PAD Kota Medan dari sektor pajak papan reklame,” tukasnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution menegaskan, seluruh papan reklame bermasalah yang ada di Kota Medan akan ditertibkan tanpa pilih kasih. Hal ini dalam upaya melakukan penataan guna peningkatan keindahan dan ketertiban di Kota Medan.

Sekretaris Satpol PP Medan Rakhmat Adi Syahputra Harahap menambahkan, pihaknya beserta tim gabungan dibantu personel Polrestabes Medan dan Brimob Poldasu telah membongkar materi papan reklame di Jalan KH Zainul Arifin simpang Jalan Imam Bonjol serta Jalan Suprapto simpang Jalan Multatuli. Ia berharap, setelah pembongkaran materi iklan dilakukan maka pemilik kedua papan reklame untuk melanjutkan dengan pembongkaran sendiri.

“Apabila itu tidak dilakukan, kedua papan reklame ini akan kita tumbangkan. Sebab, seperti yang telah ditegaskan Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota, kita tidak mentolerir lagi papan reklame bermasalah yang ada di Kota Medan,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Perda No 11 tahun 2011 tentang Pajak Reklame dan Peraturan Wali Kota No 19 Tahun 2015 tentang Zonasi Reklame. Ruas jalan yang ditetapkan menjadi zona terlarang berdirinya reklame antara lain Jalan Sudirman, Jalan Kapten Maulana Lubis, Jalan Diponegoro, Jalan Imam Bonjol, Jalan Pengadilan, Jalan Kejaksaan, Jalan Juanda, Jalan Suprapto, Jalan Balai Kota, Jalan Pulau Penang, Jalan Bukit Barisan, Jalan Stasiun, dan Jalan Raden Saleh. (ris/ila)

Kapolres Binjai Jumat Barokah di Masjid Al Muhaimin

teddy akbari/SUMUT POS BANTUAN: Kapolres Binjai, AKBP Donald Simanjuntak serahkan sak semen kepada pengurus Masjid Al Muhaimin.
teddy akbari/SUMUT POS
BANTUAN: Kapolres Binjai, AKBP Donald Simanjuntak serahkan sak semen kepada pengurus Masjid Al Muhaimin.

BINJAI,SUMUTPOS.CO – Kapolres Binjai, AKBP Donald Simanjuntak melakukan kegiatan Jumat Barokah di Masjid Al Muhaimin, Jalan Pandega, Lingkungan I, Kelurahan Tanah Merah, Binjai Selatan, Jumat (7/9).

Pada kesempatan itu, Donald menyumbangkan sebanyak 5 zak semen untuk pembangunan tempat ibadah tersebut.

Donald mengucapkan terimakasih kepada masyarakat, tokoh agama hingga tokoh pemuda dan Misna Br Sitepu yang telah menghibahkan tanahnya berukuran 20×29 meter persegi untuk pembangunan masjid Al Muhaimin. “Kegiatan Jumat Barokah ini merupakan program dari pimpinan Polri sehingga Polri makin dekat dengan masyarakat, merasa aman, dan nyaman dalam menjalankan ibadah maupun aktivitasya,” ujarnya.

Donald menambahkan, bersedekah untuk pembangunan rumah ibadah merupakan perbuatan mulia. Dia juga mengapresiasi warga setempat karena dapat menjalin hubungan baik antar sesama maupun umat beragama.

“Jangan mudah percaya kebenaran terhadap berita bohong atau Hoax, isu sara dan ujaran kebencian yang akan mengakibatkan perpecahan antar sesama,” ujar mantan Kapolres Samosir ini.

Sementara, Ketua Panitia, AKP Win CH Alifah Ruddin yang juga Kanit Intelkam Polsek Binjai Selatan mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Binjai beserta rombongan atas sedekah tersebut. “Sedekah ini akan digunakan dengan baik untuk merampungkan pembangunan Masjid Al Muhaimin,” ujarnya.

Tokoh Agama setempat, Ustad Yahya mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Binjai atas kunjungan dan bersedia menyalurkan sedekahnya. “Mudah-mudahan bantuan semen ini dapat mempercepat selesainya pembangunan mesjid sehingga dapat difungsikan dan dimanfaatkan untuk melaksanakan ibadah,” sebutnya.

Terpisah, Kapolsek Binjai Selatan, Kompol Adam Malik Lubis melaksanakan Jumat Barokah di Masjid Nurul Ikhwan, Jalan Padang, Kelurahan Rambung dalam, Binjai Selatan. Pada kesempatan itu, Adam memberikan perlengkapan kebersihan untuk tempat ibadah tersebut yang diterima pengurus Badan Kenaziran mesjid. “Kegiatan ini sebagai sarana untuk menjalin hubungan tali silaturahim dengan warga,” pungkasnya. (ted/han)

Usma: Lagi Diverifikasi…

file/sumut pos drg Usma Polita
file/sumut pos
drg Usma Polita

Delapan Rumah Sakit di Medan yang terdaftar melayani pasien unregister, yakni RSUD dr Pirngadi, RS Bina Kasih, RS Delima, RS Bhayangkara, RS Mitra Medika, RS Imelda, RS Royal Prima dan RS Bunda Thamrin yang belum menerima pembayaran klaim, diminta untuk bersabar. Sebab, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan drg Usma Polita mengaku klaim penanganan pasien unregister, sedang dalam proses.

Dikatakan Usma, dalam penggunaan uang negara, ada prosedur harus dipenuhi. Meski belum dapat memastikan kapan pembayarannya, namun klaim itu masih diproses.

“Lagi diverifikasi. Nanti kita lihat dulu MoU. Itu ada MoU yang setiap tahunnya diperpanjang. Masih kita proses, untuk jumlahnya setelah verifikasi baru tahu detailnya,” ujarnya, ketika dikonfirmasi Sumut Pos, Jumat (7/9).

Seperti diketahui, dalam keterangan perwakilan masing-masing Rumah Sakit dalam rapat dengar pendapat (RDP), Kamis (6/9), diketahui klaim penanganan pasien unregister belum mereka terima sejak Tahun 2016. Perwakilan RS Delima, Desi Lindawati Samosir mengatakan, pihaknya belum menerima klaim dari Dinkes Medan sejak tahun 2017 terkait pasien unregister. Padahal, sudah melakukan pergantian berkas berulang kali.

Sama halnya dengan perwakilan RS Mitra Medika dr Chairul Syahputra. Ia menyebut pihaknya juga mengalami kendala terkait belum ada pembayaran klaim. Pun begitu, tetap melayani penanganan pasien unregister.”Sejak tahun 2016 hingga sekarang belum ada pembayaran klaim. Kami juga mengeluhkan alur klaim yang rumit,” ujarnya tanpa merinci berapa jumlah tunggakan klaim dan hanya tahun 2017 saja sekitar Rp40 juta.

Tak jauh beda disampaikan perwakilan RS Imelda, Syahrul. Ia juga mengaku sejak tahun 2016 Dinkes Medan belum membayar klaim mereka. Keluhan hampir sama disampaikan dr Yoman mewakili RS Bhayangkara. Hingga saat ini, pihaknya melayani pasien tanpa identitas dengan menggunakan biaya hingga Rp70 juta. Sedangkan RSUD Dr Pirngadi Medan yang kini ada merawat 109 pasien, klaim belum dibayar pada tahun 2016 sebesar Rp778 juta lebih dan tahun 2017 Rp482 juta.(ain/ila)

Tiga Pelaku Pemerasan Toko Alfamart Ditangkap

Agusman/sumut pos DITANGKAP: Tiga pelaku pemerasan di Toko Alfamart ditangkap polisi.
Agusman/sumut pos
DITANGKAP: Tiga pelaku pemerasan di Toko Alfamart ditangkap polisi.

SUMUTPOS.CO – Subdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, menangkap tiga orang pelaku pemerasan terhadap dua gerai toko milik Alfamart di Jalan Garuda Raya Kelurahan Kenanga Baru, Percut Sei Tuan dan gerai Alfamart di Jalan Setiabudi, Simpang Pemda, Medan Selayang Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Maringan Simanjuntak mengatakan, ketiga pelaku pemerasan tersebut,

masing-masing bernama Fasca Gabriel Simorangkir (31) warga Jalan Camar V Kelurahan Kenangan Baru, Percut Sei Tuan, Jufrianto Tarigan (47) warga Jalan Jamin Ginting Komplek Perum PT Milala, Pancur Batu, dan Herbin Marjono Manullang (40) warga Jalan Ngumban Surbakti, Medan Selayang.”Ketiga pelaku ditangkap karena telah melakukan pemerasan,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat (7/9).

Maringan menjelaskan, untuk tersangka Fasca ditangkap pada Jumat (31/8) pukul 16.00 WIB, atas laporan karyawan Alfamart, Endang Estaurina Situmorang (25) bernomor polisi LP/1156/VIII/2018/SPKT III, setelah pada pukul 15.30 WIB meminta uang secara paksa kepada korban sebesar Rp 300.000.

Sedangkan untuk tersangka Jufrianto dan Herbin ditangkap pada Senin (3/9) pukul 16.30 WIB, atas laporan karyawan Alfamart, Johannes Siringoringo (22) bernomor polisi LP/1177/IX/2018/SPKT III, setelah pada pukul 14.00 WIB meminta uang secara paksa kepada korban sebesar Rp600.000.

“Ketiga tersangka meminta uang setoran dengan mengatasnamakan ormas kepada kedua korban yang merupakan karyawan Alfamart,” jelasnya.

Maringan mengaku, dari tangan Fasca diperoleh barang bukti 4 lembar kwitansi dan uang tunai Rp 300.000. Sementara dari tangan Jufrianto dan Herbin diamankan barang bukti berupa 1 blok kwitansi yang sudah di stempel SPSI, uang tunai Rp 600.000, 4 lembar kwitansi yang sdh dipergunakan dan 2 buah handphone.”Saat ini ketiga pelaku sudah ditahan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (man/ila)

Parman Nasution Dilantik Jadi Anggota KPU Palas

ist LANTIK: Ketua KPU Sumut Mulia Banurea MSi melantik Parman Nasution menjadi anggota KPU PAW Palas priode 2013-2018 di KPU Sumut.
ist
LANTIK: Ketua KPU Sumut Mulia Banurea MSi melantik Parman Nasution menjadi anggota KPU PAW Palas priode 2013-2018 di KPU Sumut.

PALAS,SUMUTPOS.CO – Ketua KPU Provinsi Sumatera Utara(Sumut) Mulia Banurea MSi melantik Parman Nasution ST menjadi anggota KPU Kabupaten Padanglawas (Palas) Pengganti Antar Waktu(PAW) menggantikan Rahmat Effendi Siregar, karena ditetapkan menjadi anggota Bawaslu Palas.

Pelantikan Parman Nasution  sebagai anggota KPU Kabupaten Palas, berdasarkan  Surat Keputusan  KPU Provinsi Sumut Nomor :240/SDM.123.Kpt/12/Prov/IX/2018 tanggal 7 September  2018 tentang pengangkatan  anggota KPU PAW Kabupaten Palas, masa jabatan priode 2013-2018 yang ditandatangani Sekretaris  KPU Provinsi Sumatera Utara Abd Rajab MM. Prosesi pelantikan akan berlangsung di  Aula Sekretariat KPU Sumut di Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Jumat  (7/9) pukul 15.00 WIB.

Sekretaris KPUD Palas H Darwin Saleh Hasibuan mengatakan, pelantikan Parman Nasution sebagai Anggota KPU Palas sudah sesuai dengan ketentuan. Berdasarkan SK KPU Provinsi Sumut. Dirinya yang ikut serta menyaksikan pelantikan Parman Nasution.

“Dilantiknya Parman,melengkapi anggota komisioner KPUD Palas menjadi 5 komisioner. Kita berharap, anggota komisioner yang baru dilantik dapat membangun kerja sama yang harmonis di lingkungan kerja internal maupun  eksternal,”pungkasnya. (bbs/azw)