ist
DRIBBLE: Andalan timnas basket putri, Adelaide Wongso mendribble bola saat bersua Korea di laga awal Asian Games.
ist DRIBBLE: Andalan timnas basket putri, Adelaide Wongso mendribble bola saat bersua Korea di laga awal Asian Games.
Timnas Basket Putri Indonesia gagal meraih kemenangan pada laga perdana Grup X Asian Games 2018. Namun, mereka bertekad mencuri kemenangan saat melakoni laga kedua dengan melawan Kazakhstan.
Kekuatan tak sebanding terlihat saat Indonesia bersua tim Korea (unifikasi) pada laga perdana Grup X Asian Games 2018. Di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Rabu (15/8), Indonesia menyerah dengan jarak poin yang sangat besar, yakni 40-108.
Dari berbagai hal, Indonesia memang kalah kelas dari Korea. Kubu Indonesia yang dilatih Arif Gunarto pun tak ingin berdalih. Mereka memang sudah menduga akan kesulitan menghadapi Korea. Namun, kini optimisme Srikandi Indonesia membumbung tinggi jelang laga kedua.
Ya, mereka akan meladeni Kazakhstan pada Minggu (19/8). Henny Sutjiono dan kawan-kawan pun memiliki keuntungan karena waktu istirahat yang begitu panjang.
“Finishing harus lebih baik, mental juga masih kurang. Mungkin ini gara-gara game pertama, grogi dan kurang fokus. Buat ke depannya, kami harus lebih berani lagi, mengurangi kesalahan, dan tetap semangat,” ungkap Adelaide Callista Wongsohardjo, pemain muda Indonesia.
Callista sendiri adalah pemain termuda yang ada di skuat Indonesia. Usianya saat ini baru 16 tahun. Saat melawan Korea, ia pun mendapat kepercayaan untuk bermain. Meski gagal mencetak poin, Callista mengaku tetap bangga.
“Saya grogi, tapi senang bisa dikasih kesempatan bermain melawan Korea. Selama pelatnas, kami sudah belajar offense dan memecahkan defense lawan. Persiapannya kita sudah cukup, tapi target kami kan memang bukan Korea. Kami punya Kazakhstan dan India,” ujar Callista.
“Iya sih (ada tekanan mental jadi pemain termuda di Indonesia). Harus bisa mengimbangi pemain-pemain senior. Berusaha memberikan yang terbaik, tidak banyak melakukan kesalahan,” ia menambahkan. (bbs/jpc/don)
ASAHAN-Kemerdekaan yang diperjuangkan merupakan amanat yang harus dijunjung tinggi dan disyukuri dengan bekerja keras sesuai dengan tanggung jawab masing-masing.
Demikian disampaikan Wakil Bupati Asahan H Surya BSc membacakan sambutan Bupati Drs H Taufan Gama Simatupang saat mengunjungi veteran di Aula Melati Kantor Pem kab Asahan, Jumat (17/8).
“Kemerdekaan HUT RI memang harus diperjuangan,” bilang Surya dihadapan Ketua DPRD Asahan, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan Pengurus DHC 45 serta LVRI.
Dikatakan Surya, kegiatan dilakukan untuk mengenang dan menghormati jasa-jasa para pahlawan pejuang kemerdekaan, dan menanamkan kembali akan pentingnya arti nilai-nilai kepahlawanan khususnya kepada generasi penerus bangsa.
“Tentulah dengan adanya silaturahmi ini, diharapkan hubungan para pejuang dengan generasi muda penerus bangsa dapat terjalin dengan harmonis,” katanya.
Untuk itulah, Surya berharap kiranya generasi muda harus mengambil bagian dalam mengisi kemerdekaan bangsa yang penuh dengan tantangan.”Kita harus menatap ke depan, bersatu melangkah bersama dan kemudian maju untuk mewujudkan cita-cita. Khususnya mewujudkan visi dan misi Pemkab Asahan,” tambahnya.
Salah seorang veteran, Abdullah mengatakan, meski Indonesia sudah merdeka 73 tahun, namun perjuangan untuk mengisi kemerdekaan masih sangat panjang. ”Para generasi muda harus bisa jadi pemimpin bangsa untuk menjalankan pem bangunan dengan jujur, agar hasil pembangunan dapat dirasakan masyarakat dengan baik,”terangnya.
Abdullan berharap generasi muda dapat membangun dan meningkatkan persatuan dan kesatuan, serta menyatukan persepsi dan komitmen untuk mengsisi kemerdekaan Indonesia.(omi/han)
ist
LAWAN: Anthony Sinisuka Ginting ditunggu lawan berat di penyisihan Asian Games 2018.
ist LAWAN: Anthony Sinisuka Ginting ditunggu lawan berat di penyisihan Asian Games 2018.
Perjuangan tim putra dan skuat putri bulu tangkis Indonesia di Asian Games 2018 langsung mendapat ujian berat. Dari drawing yang digelar di Istora Senayan, Kamis (16/8) malam, tim putra berada di pool bawah, sementara skuat putri di pool atas.
Anthony Sinisuka Ginting cs memang mendapat bye di babak pertama (16 Besar), tapi lawan tangguh sudah menunggu di fase berikutnya. Bisa India di perempat final, kemudian Korea, Thailand, Malaysia atau Jepang di semifinal.
Sementara Greysia Polii dkk jumpa Hong Kong di babak pertama. Jika menang, di perempat final akan berhadapan dengan tim Korea yang mendapat bye di babak pertama. Seandainya berhasil melewati tim Negeri Ginseng, pasukan Merah Putih akan meladeni pemenang Jepang vs India di semifinal.
“Drawing berjalan adil. Sistem yang dipakai melalui seeding. Di tim putra, kita seeding kedua, kalau tim putri tidak dapat seeding,” kata Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto seperti dikutip dari Badminton Indonesia.
“Hasil tim putra, ini perjuangan berat untuk semuanya. Karena tim-tim bagus terkumpul di pool bawah. Untuk babak pertama kalau digambarkan, Jepang bertemu Malaysia, Korea berhadapan dengan Thailand. Empat tim tersebut terkumpul dan hanya satu yang ke semifinal,” lanjutnya.
Cabang bulu tangkis akan memperebutkan tujuh medali emas yakni nomor beregu putra, beregu putri, tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran.
Empat tahun lalu di Asian Games XVII di Incheon, Indonesia merebut dua medali emas, satu perak dan satu perunggu. Medali emas disumbangkan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan ganda putri Greysia Polii/Nitya K Maheswari. Satu perak didapat dari ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, perunggu juga dari mixed double; Praveen Jordan/Debby Susanto.
Tiongkok menjadi juara umum di cabor bulu tangkis saat itu dengan empat emas, tiga perak dan dua perunggu.
Cabor bulu tangkis Asian Games 2018 digelar di Istora, 19-22 Agustus untuk team event dan 23-28 Agustus untuk individual event. (adk/jpnn)
PALEMBANG – Voli pantai menjadi salah satu cabang andalan Indonesia pada Asian Games 2018 Namun, perjuangan untuk memenuhi target satu dari dua medali emas yang diperebutkan di cabang ini bukan pekerjaan gampang.
Cukup banyak saingan yang bakal dihadapi seperti Tiongkok, Thailand, Jepang, Taiwan, Qatar, dan Kazakhstan.
“Kami memahami cukup keras persaingan yang akan dihadapi untuk memenuhi target satu medali emas. Makanya, kami mempersiapkan mereka semaksimal mungkin agar target bisa terpenuhi,” kata pelatih tim voli pantai Slamet Mulyanto, Kamis (16/8).
Indonesia menurunkan empat pasangan yang terbagi rata antara putra dan putri. Pasangan putra adalah Ade Chandra Rahmawan/M Asfiya dan Gilang Ramadhan/Danangsah Yudistira.
Sementara itu, pasangan putri adalah Dhita Juliana/Putu Dini Jasita Utami dan Devi Melinda Novitasari/Youkebed Purari Eka Setyaningrum.
“Peluang medali emas diharapkan dari pasangan putra. Namun, kami tetap mewaspadai negara-negara lainnya, terutama Qatar yang menurunkan pemain naturalisaai dari Brasil,” jelas Slamet.
Tim voli pantai putra Indonesia memiliki level yang sama kuat dengan tim Qatar dan Tiongkok. Selama empat kali pertemuan dengan Qatar, Indonesia dua kali menang dan dua kali kalah. Sedangkan saat melawan Tiongkok, Indonesia satu kali menang dan satu kali kalah.(jos/jpnn/don)
ARAHAN: Bupati Langkat memberikan arahan dan bimbingan.
ARAHAN: Bupati Langkat memberikan arahan dan bimbingan.
Peristiwa Brandan Bumi Hangus ke 71 diperingati di Lapangan Bola Kaki Petrolia Pertamina Pangkalan Brandan, Sei Lepan, Langkat, Senin (13/7). Acara dihadiri langsung Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH.
“PERINGATAN peristiwa Brandan Bumi Hangus ini merupakan salah satu bentuk wujud kecintaan dan rasa hormat atas semangat nasionalisme para pejuang yang telah menegakan marwah bangsa yang anti penjajah,” ujar Ngogesa dalam sambutannya.
Kini, kata Ngogesa, menjadi tugas bersama untuk melanjutkan cita-cita perjuangan para pendahulu. Caranya, mengisi pembangunan negeri ini sesuai tugas, tangung jawab, peran dan fungsi masing- masing.
“Hal ini sejalan dengan tema hari ini. Bahwa, Brandan Bumi Hangus merupakan inspirasi dan semangat kita untuk selalu mendahulukan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan,” tegasnya.
Dikisahkan Ngogesa, masyarakat Langkat harus bangga. Sebab, sumur minyak di Pangkalan Brandan adalah wilayah pertama ditemukannnya minyak komersial di Indonesia.
“Sedangkan di dunia nomor dua penemuan sumur minyak komersial,” tutur Ngogesa.
Penemunya adalah seorang warga Belanda bernama Aeliko Janszoon Zijlker. Ia merupakan ahli perkebunan tembakau pada Deli Tobacco Maatschappij.
“Lokasi persis penemuannya di Desa Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat. Sekitar 110 kilometer barat laut Medan, ibukota Sumatera Utara,” jelas bupati.
Mewakili Pjs Gubernur Sumut, Kepala Dinas Sosial Provsu Drs H.Rajali hadir dalam acara tersebut. “Peringatan Brandan Bumi Hangus ke 71 ini, salah satu bentuk penghargaan atas jasa pengorbanan para pahlawan dan pejuang,” kata Rajali saat memberikan sambutan.
Sebab, pertempuran tersebut merupakan peristiwa heroik yang melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk mempertahankan Republik Indonesia (RI) dari pasukan Belanda.
“Dari itu, peristiwa Brandan Bumi Hangus sudah selayaknya untuk dihayati dan dijadikan inspirasi serta sumber motivasi dalam mengisi kemerdekaan. Agar kita senantiasa memiliki jiwa dan semangat patriotik dalam mengisi kemerdekaan,” terangnya.
Ketua DPRD Langkat, Surialam SE menyampaikan, peringatan ini diharapkan sebagai motivasi untuk memelihara semangat nasionalisme. Selain itu, untuk meneladani nilai-nilai perjuangan yang dimiliki oleh para pahlawan kemerdekaan.
“Mari kita jaga semangat itu dan kita praktikkan dalam setiap derap langkah kita, untuk membangun Langkat ini,” imbaunya.
Sekdakab Langkat, dr H Indra Salahudin selaku ketua panitia penyelenggara acara, mengucapkan terimakasih atas bantuan semua pihak.
“Atas nama panitia dan masyarakat Langkat, kami ucapkan terimakasih kepada Bupati Langkat yang selalu memberikan dukungan penuh dan tidak pernah alpa menghadiri acara ini selama menjabat dua priode,” kata Indra.
Peringatan Branda Bumi Hangus, diramaikan oleh karnaval tingkat SD, SLTP dan SLTA yang diikiti oleh 110 grup dengan jumlah peserta lebih kurang 5000 orang.
Kemudian, dilanjutkan dengan pemberian santunan dan cendramata kepada 100 veteran pejuang. Selain itu, penyerahan cendramata kepada tokoh dan keluarga yang memprakasai terwujudnya Peraturan Daerah (Perda) peringatan Brandan Bumi Hangus. “Acara ini dilaksanakan berdasarkan Perda Kabupaten Langkat No:8 tahun 1995, tentang peristiwa Bumi Hangus Pangkalan Brandan. Serta keputusan Bupati Langkat No:003.1-11/K/2018, tanggal 23 Juli 2018 tentang panitia penyelenggara peringatan Brandan Bumi Hangus ke 71 tahun 2018,” jelas Indra.
Selain Bupati Langkat, turut hadir Terbit Rencana Perangin-angin SE, para anggota DPRD Langkat, tokoh masayarakat H Syamsul Arifin SE, unsur Forkopimda Langkat, para komandan satuan TNI/Polri, para Pejabat Pemkab Langkat, Camat se-Langkat, Ketua dan Pengurus TP PKK Langkat, Manager Area PT Pertamina (Persero) RU II Cabang Dumai, Keluarga Besar Legiun Veteran RI Angkatan 45, Ketua KNPI, OKP, Ormas Langkat dan undangan lainnya.(bam/ril)
foto asian games
HADANG: Pesepak bola wanita Indonesia Muzdalifah Zahra dihadang para pemain Maladewa pada laga grup A cabang sepak bola putri.
foto asian games HADANG: Pesepak bola wanita Indonesia Muzdalifah Zahra dihadang para pemain Maladewa pada laga grup A cabang sepak bola putri.
PALEMBANG – Timnas sepak bola putri Indonesia memimpin klasemen sementara Grup A Asian Games 2018. Mereka berada di puncak setelah meraih kemenangan dengan skor telak 6-0 atas Maladewa di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Kamis (16/8) malam.
Tiga poin yang diraih Indonesia membuat mereka unggul dari saingan di posisi kedua klasemen, Korea Selatan. Kedua tim sejatinya memiliki poin sama, tiga angka. Namun, skuat Merah Putih lebih unggul dalam selisih gol yang plus enam berbanding plus satu.
Enam gol timnas Indonesia disumbangkan oleh Zahra Musdalifah pada menit ke-10 dan 72, Mayang Zp (15′ dan 55′), Yudith Herlina Sada (30′) dan Jesella Arifya Sari (61′).
Di sisi lain, tim Korsel hanya menang tipis dengan skor 2-1 atas tim Taiwan dalam pertandingan di tempat yang sama pada sore harinya. Ketatnya persaingan kedua tim menunjukkan bahwa Indonesia akan menghadapi lawan yang sesungguhnya saat berjumpa dua tim ini.
Menanggapi kemenangan timnya, Zahra Musdalifah yang tampil cukup apik mengapresiasi kerja keras timnya. Namun, dia melihat dalam laga selanjutnya performa Indonesia harus lebih baik lagi karena lawan juga kualitasnya bagus.
“Kesalahan-kesalahan seperti tadi harus kami kurangi. Kami tetap yakin bisa bersaing dengan tim lain. Kemenangan lawan Maladewa ini mengangkat mental pemain dan kepercayaan dirinya,” ungkap dia. (dkk/jpnn/don)
Arsenal menjadi tim paling apes di awal Premier League 2018/2019. Pasalnya lawan-lawan berat langsung menghadangnya di awal kompetisi. Setelah Manchester City, kini The Gunners harus meladeni Chelsea di Stamford Bridge.
Debut Unai Emery bersama Arsenal harus tercoreng dengan kekalahan 0-2 dari juara bertahan Manchester City. Emery tentu tak mau lagi dipecundangi lawannya untuk kedua kalinya. Dua kekalahan beruntun tentu bukan hasil yang diharapkan pelatih baru. Sementara Maurizio Sarri sukses membawa timnya menang di laga perdana. Sarri menumbangkan Huddersfield Town dengan skor 3-0.
Namun Emery tak sendirian. Dia mendapat dukungan dari para pemainnya. Fullback kanan Arsenal, Hector Bellerin menyebut pihaknya sedang beradaptasi setelah 22 tahun kepemimpinan Arsene W. enger. Bersama Emery, pemain berkebangsaan Spanyol itu bahkan menyebut skuatnya bisa melampaui pencapaian musim lalu.
“Saya pikir setelah 22 tahun di bawah Arsene Wenger ada banyak hal yang berubah, jadi ini sangat penting bagi setiap orang untuk mencoba terbiasa. Semua orang semestinya bergairah karena ini era baru bagi kami dan ini adalah soal belajar dengan pelatih baru, mempelajari sistem baru dan saya yakin kami akan jadi lebih baik,” ucap bek berusia 23 tahun tersebut dikutip laman resmi klub.
“Jika Anda membandingkannya (Emery) dengan tahun pertama Guardiola, itu sangat sulit baginya (Guardiola) dan lihat ada di mana mereka [Manchester City] sekarang! Jadi kami perlu melihat dengan cara seperti itu. Ini adalah perubahan positif dan kami bersemangat,” lanjut Bellerin.
Derby London memang bukan yang pertama bagi dua pelatih anyar itu. Sarri dan Emery sebelumnya pernah bertemu dalam derbi London di turnamen pramusim International Champions Cup 2018. Dalam laga tersebut, skuat asuhan Unai Emery menang adu penalti setelah imbang 1-1.
Sementara Willian sedang bergairah di bawah pelatih barunya. Sayap asal Brasil itu yakin taktik-taktik Sarri akan membantu memperbaiki rekor terkini Chelsea yang buruk saat melawan Arsenal.
“Sang manajer mengatakan kepada kami untuk bermain, untuk menikmati diri sendiri di lapangan, dengan tanggung jawab. Sekarang kami memiliki gaya yang berbeda, itulah mengapa kami dapat menciptakan masalah-masalah untuk Arsenal,” ucap Willian.
“Tentu saja, itu akan menjadi pertandingan istimewa saat melawan Arsenal karena itu merupakan “derby.” Selalu sulit untuk melawan mereka,” pungkasnya.
Rekor tandang The Gunners tidak terlalu bagus, dengan hanya empat kemenangan dari 19 tandang musim lalu, dan alami 11 kekalahan. Jika menilik rekor pertemuan kedua klub, Chelsea sedikit di atas angin. Dari lima pertandingan Liga Inggris terakhir di Stadion Stamford Bridge, The Blues menang lima kali dan sekali imbang 0-0 pada musim 2017/2018 lalu.
Meskipun demikian, head to head lima pertandingan kompetitif terakhir lebih mengunggulkan Arsenal. Aaron Ramsey dan kawan-kawan unggul di ajang Piala Liga Inggris pada Januari lalu. Di ajang Community Shield 2017, The Gunners menang adu penalti setelah imbang 1-1. Arsenal dan Chelsea bermain imbang dalam tiga pertandingan lain di ajang Liga Inggris dan Piala FA. (bbs/don)
doni hermawan/sumut pos
DIDEPAK: Wilfried Yessoh didepak dari skuad Ayam Kinantan asuhan Peter Butler
doni hermawan/sumut pos DIDEPAK: Wilfried Yessoh didepak dari skuad Ayam Kinantan asuhan Peter Butler
Usai didepak dari PSMS, Wilfried Yessoh masih mencari pelabuhan barunya. Namun Yessoh tak bisa melupakan kenangannya di PSMS. Meskipun endingnya tidak sesuai harapannya, PSMS mendepaknya di awal putaran kedua.
Soal masa depannya, Yessoh belum memutuskan perihal klub barunya. Meski diakuinya usai kabar pendepakannya merebak kala itu, banyak klub dan pihak lain yang menawarkan untuk membela klub baru. “Banyak klub yang memberi tawaran, tapi saya belum tahu klub mana yang akan saya datangi,” katanya via whatsapp, Jumat (17/8).
Namun ada satu hal yang ingin diluruskan Yessoh. Perihal dirinya yang dianggap mangkir dan menolak main saat bersua Bali United. Ketika itu Yessoh dianggap marah karena sudah merasa dicoret. Usai resmi didepak, Yessoh juga masih tampak berlatih bersama tim menanti haknya yang harus dipenuhi manajemen sesuai kontrak yang sudah diteken pada awal musim.
Yessoh akhirnya mau memberikan klarifikasi dan meninggalkan pesan untuk fans PSMS. “Kenapa saya tidak mau main saat itu (lawan Bali United) murni hanya karena cedera. Itu sebabnya,” jelasnya.
Dia mengaku tidak terkejut atas putusan pelatih Peter Butler dan manajemen PSMS yang mendepaknya. “Apa yang bisa saya lakukan? Mereka bilang saya tidak cetak gol. Dan itu dikatakan berulang kali dan selalu, bahwa saya tidak cetak gol. Saya bermain total selama membela PSMS, saya bermain bagus. Hanya masalahnya saya belum bisa mencetak banyak gol. Jadi saya sama sekali tidak terkejut (didepak),” ungkapnya.
Selama membela PSMS, sejatinya Yessoh mengaku sangat bahagia, terutama suporter yang luar biasa, meski diakuinya tekanan cukup besar saat dirinya tidak mencetak gol. Dan itu berlanjut ke media sosial.
Pun demikian, dia ingin mengucapkan banyak terima kasih. “Untuk fans, saya ingin katakan kepada mereka terima kasih, karena memberikan dan menunjukkan ke saya bagaimana rasanya di kompetisi sepak bola dengan jumlah suporter yang banyak. Ini pertama kalinya saya bermain di klub dengan antusias suporternya luar biasa,” ungkapnya.
“Terima kasih untuk fans yang menyukai saya selama di PSMS. Dan, minta maaf jika saya tidak bermain sesuai yang mereka inginkan. Saya minta maaf,” timpalnya.
Dia juga mendoakan suporter PSMS untuk bisa lebih bahagia. “Untuk fans yang menyukai dan tidak menyukai saya, saya berdoa agar semua bisa bahagia. I love them (suporter), I love them so much,” ungkapnya.
PSMS sendiri saat ini, dihuni empat pemain asing, Reinaldo Lobo, Alexandros Tanidis (bek), Matsunaga (tengah) dan pengganti Yessoh, Felipe Martins di lini depan. (don)
Timnas Indonesia U-16 sudah sah menjadi yang terbaik di Asia Tenggara. Namun, juara di Piala AFF U-16 adalah tahap awal dari target yang lebih besar. Ajang Piala AFC U-16 yang akan berlangsung pada September mendatang jadi sasaran berikutnya. Bahkan yang utama.
Anak asuh Fakhri Husaini ditargetkan tembus empat besar di Piala AFC. Pasalnya, dengan menjadi semifinalis, Amiruddin Bagus Kahfi dkk berhak melaju ke ajang yang lebih besar: Piala Dunia U-17 2019 di Peru.
Persiapan menuju Piala AFC U-16 pun sudah dimatangkan. Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, menerangkan Tim Garuda Asia bakal melakukan training camp jangka panjang pekan depan di Medan. ’’Full di Medan, nanti pada 10 September baru berangkat ke Kuala Lumpur,’’ ucap dia.
Terpilihnya Medan sebagai tempat pemusatan latihan bukan tanpa alasan. Timnas U-16 diharapkan bisa beradaptasi dengan cuaca yang akan dihadapi di Malaysia. Menurut Edy, cuaca dan suhu di Malaysia yang akan menjadi host Piala AFC U-16 tidak beda jauh dengan Medan.
Relatif sama kan kondisi udaranya. Biar bisa beradaptasi dan tidak kaget,’’ jelasnya.
Secara pribadi, Edy berharap TC di Medan bisa membantu Timnas U-16 mewujudkan target besar mereka. Dia sangat yakin Tim U-16 bisa tembus ke Piala Dunia U-17 tahun depan.
Pemilihan Medan memupuskan keinginan pelatih Fakhri Husaini yang sebelumnya akan lakukan TC jangka panjang menuju Piala AFC U-16 di Sidoarjo. Sambutan yang hangat dan sudah merasa nyaman dengan suasana Kota Udang menjadi alasannya. Kenangan indah menjadi juara Piala AFF juga jadi salah satu alasan lain Sidoarjo dianggap memberi keberuntungan kepada tim.
Edy sadar hal tersebut. Tapi, Piala AFC U-16 sudah dipastikan bakal jauh lebih berat dengan AFF U-16. Indonesia berada satu grup dengan Iran, Vietnam, dan India. Kalaupun lolos dari fase grup, tim Garuda Asia bakal berhadapan dengan lawan-lawan berat seperti Korea Selatan, Jepang, Irak, dan Australia.
’’Perlu persiapan matang, lebih kompetitif. Saya berharap TC bisa membuat Timnas jauh lebih sukses. Mari doakan sama-sama,’’ pungkas Gubernur Sumut terpilih ini. (bbs/jpc/don)
ISTIMEWA
Aksi Yohanes saat memanjat tiang demi kelancaran upacara kemerdekaan di perbatasan RI-Timor Leste. Video itu viral di media sosial.
ISTIMEWA Aksi Yohanes saat memanjat tiang demi kelancaran upacara kemerdekaan di perbatasan RI-Timor Leste. Video itu viral di media sosial.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Video yang memperlihatkan aksi Yohanes Ande Kala Marcal (13) atau Joni Belu, seorang anak asal Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur memanjat tiang bendera, viral di media sosial. Yohanes nekat memanjat tiang bendera untuk memperbaiki pengait tali yang macet di tengah pelaksanaan upacara bendera memperingati hari proklamasi kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia di Atambua, Belu, NTT, Jumat (17/8/2018).
Aksi Yohanes pun mengundang perhatian Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Ia menyebut, aksi Joni itu adalah heroik. “Kalau ada yang bertanya siapa pahlawan hari ini? Saya katakan adalah Joni Belu. Aksi dia tentu perjuangan yang sangat heroik,” ujar Imam saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Jumat sore.
“Joni telah menyelamatkan kita semua, menyelamatkan bendera Merah Putih. Dia tidak takut pada siapa pun, pada apa pun, dia hanya ingin menyelamatkan Merah Putih saja,” kata dia.
Imam menilai, meskipun masih anak-anak, namun sosok Yohanes layak dijadikan idola. Khususnya di tengah potensi tergerusnya nilai-nilai Pancasila dan nasionalisme di Indonesia saat ini. Tanpa disadari, lanjut Imam, aksi Yohanes telah memberikan teladan bagi masyarakat Indonesia dalam hal menjaga simbol negara.
“Kalau dilihat, dia tidak ada rasa takutnya memanjat, pokoknya bendera Merah Putih harus diselamatkan dan harus berkibar. Kita ingat, itu di daerah perbatasan. Dialah sesungguhnya figur idola kita,” ujarnya. (kps)