Home Blog Page 6036

PP Pertina Minta Budiman Lanjut Hingga September

SUMUTPOS.CO – Pengurus pusat Persatuan Tinju Amatir (Pertina) turun tangan menyesalikan dualisme kepengurusan Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Kota Medan. Hasilnya Pertina memutuskan Budiman melanjutkan kepengurusan Pertina Kota Medan hingga September dan mempersiapkan pelaksanaan musyawarah kota (Muskot) ulang.

Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan, Eddy Sibarani mengatakan, Pertina Medan harus menggelar musyawarah kota (Muskot) ulang. “Ada surat dari Pertina pusat untuk meredam persoalan yang ada ini. Ada jalan melaksanakan muskot ulang. Dilaksanakan paling lambat 29 September. Jadi KONI karena ini surat dari pusat, KONI mengikuti ini,” ujar Eddy Sibarani, Rabu (15/8).

Untuk diketahui, surat Pertina Pusat yang ditandatangani ketua umum Johni Asadoma tanggal 3 Agustus 2018 tersebut ditujukan kepada Pengprov Pertina Sumut dengan instruksi untuk menggelar musyawarah ulang Pertina Kota Medan.

Surat tersebut menurut Eddy juga otomatis menggugurkan kepengurusan Pertina Medan di bawah kepemimpinan Budiman dan Sabam Manalu yang sudah menggelar musyawarah kota (Muskot). “Dengan adanya surat ini, (kepengurusan) yang sebelumnya nol. Menurut surat ini pelaksana muskot nantinya pengurus Pertina Medan yang lalu, Budiman ketuanya, artinya dikembalikan secara organisasi,” pungkas Eddy.

Sebelum kesepakatan tersebut dicapai, puluhan penggiat tinju Kota Medan bersama sejumlah legenda tinju menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor KONI Medan, Rabu (15/8) pagi mendesak agar dualisme di tubuh Pertina Kota Medan untuk segera diselesaikan. Saat unjuk rasa berlangsung, Ketua KONI Medan, Eddy Sibarani memanggil perwakilan pengunjuk rasa untuk berdialog mencari jalan keluar.

Hadir mewakili Pertina Medan pada pertemuan dengan Eddy Sibarani yakni Sekretaris Pertina Kota Medan, Abdul Hadi, Ketua Harian Pertina Kota Medan dan juga Ketua Cenderawasih Boxing Camp, Maruli Lumban Tobing, mantan petinju Sumut, Raja Amas Siregar, David Hutabarat.

Menanggapi keputusan tersebut,mantan petinju nasional yang juga Koordinator Aksi, David Hutabarat didampingi Raja Amas Siregar menyambut baik langkah tersebut.

“Budiman tetap jadi ketua Pertina Medan berdasarkan keputusan dari KONI Medan sampai ada Muskot. Jadi kepengurusan Pertina Medan 2015-2018 yang gelar,” ungkap David.

Para demonstran pun membubarkan diri usai kesepakatan tersebut. Turut hadir pada aksi tersebut, legenda tinju dan mantan pelatih tinju nasional, Asril Goce, Hendrik Simangunsong, Erwinsyah, Hendrik Simangunsong, Tonggo Sibarani, Firman Pangeran Sadarmawati Simbolon, Sudarmadi dan Garden Tampubolon.

Terpisah Budiman mengaku siap melaksanakan amanah dari PP Pertina. “Saya siap untuk itu dan akan bertanggung jawab. Kami akan bekerja maksimal di sisa masa bakti yang telah diperpanjang oleh pusat,” katanya.(don)

Merampok, Dua Waria Ditangkap

SUMUTPOS.CO – Dua waria ditangkap Tim Pegasus Polsek Medan Kota dari Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Kota, Rabu (15/8) pukul 00.30 WIB. Keduanya kerap merampok tamunya.

KEDUA tersangka masing-masing, Reza Iqbal Siregar alias Tia (29) warga Jalan Sei Wampu Baru, Medan dan Tomos Delaroy Sidauruk alias Leona (24) warga Jalan Denai, Gang Bersama.

“Keduanya merupakan Pekerja Seks Komersial (PSK) yang biasa mangkal di seputaran Jalan Sisingamangaraja,” ungkap Kapolsek Medan Kota, Kompol Revi Nurvelani kepada wartawan, Rabu (15/8).

Penangkapan kedua waria itu berawal, ketika pihaknya mendapatkan informasi ada dua waria yang kerap merampok pelanggannya. Tepatnya di Hotel Grand Istana, Jalan Juanda Baru, Kecamatan Medan Maimun.

“Kedua waria ini, selalu berkeinginan untuk mengambil harta benda dari pelanggannya,” jelas mantan Kapolsek Medan Barat ini.

Selanjutnya, Rabu (15/8) dini hari, Tim Pegasus kembali mendapat informasi dari korban bernama M Azhim Agung (25). Warga Jalan AR Hakim, Gang Serimpi itu mengaku tas miliknya dirampok oleh kedua pelaku.

Berdasarkan informasi tersebut, petugas langsung bergegas memburu pelaku. Kedua manusia melawan kodrat itu berhasil dibekuk di depan sebuah warung kopi di Jalan Sisingamangaraja.

“Kemudian kedua pelaku dibawa untuk diamankan di Polsek Medan Kota,” tuturnya.

Dari kedua tersangka, petugas menyita satu tas ransel milik korban dan dua lembar uang pecahan Rp50 ribu.

“Nanti setelah kita Lidik, baru kita tahu modusnya,” pungkasnya.(man/ala)

 

Eldin Kukuhkan 44 Paskibraka Kota Medan

DIABADIKAN: Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin diabadikan bersama 45 anggota Paskibraka Kota Medan dan Forkopimda Kota Medan, usai pengukuhan anggota Paskibraka, di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (15/8).(foto : Ist / Sumut Pos)
DIABADIKAN: Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin diabadikan bersama 45 anggota Paskibraka
Kota Medan dan Forkopimda Kota Medan, usai pengukuhan anggota Paskibraka, di Pendopo
Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (15/8).(foto : Ist / Sumut Pos)

SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin, mengukuhkan 45 orang Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Medan 2018 di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (15/8). Mereka nantinya yang akan bertugas mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Benteng Medan, Jumat (17/8).

Sebelum di

kukuhkan, seluruh anggota Paskibraka lebih dulu mengucapkan ikrar di hadapan Wali Kota Medan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan, di antaranya Dandim 0201/BS Letkol Inf Yuda Rismansyah, Kapolres Belawan AKBP Ikhwan Lubis, Danyon Marhanlan I Belawan Letkol Mar James Munthe, Kepala Dispora Kota Medan Marah Husin Lubis, serta para orang tua anggota Paskibraka yang dikukuhkan.

Dalam arahannya, Eldin menyampaikan rasa bangganya terhadap 45 Paskibraka yang merupakan hasil seleksi dari perwakilan seluruh SMA se-Kota Medan. Ia menilai, anggota Paskibraka merupakan generasi muda Kota Medan yang cerdas, berkarakter, serta tangguh, sehingga dapat diandalkan untuk dikukuhkan menjadi anggota Paskibraka Kota Medan.

Menjadi anggota Paskibraka, lanjut Eldin, tidaklah mudah dan harus melewati berbagai seleksi dan pengujian. Sebab, tugas yang akan diemban nantinya juga tidak mudah. Apalagi jika mengaca dengan sejarah dulu, mengibarkan Bendera Merah Putih hingga puncak tiang harus mengorbankan puluhan ribu nyawa manusia.

“Selain usaha yang gigih, juga perlu perjuangan senjata yang tidak henti, serta ditambah strategi kuat untuk mempertahankannya. Karena itu, dengan terus mengingat sejarah tersebut, saya berharap ananda semua mampu memaknai posisi sebagai Paskibraka. Jadi tumbuhkan rasa nasionalisme yang tinggi terhadap bangsa dan negara, serta menyebarkannya kepada seluruh lingkungan sekitar ananda berada,” harap Eldin.

Untuk itu, usai dikukuhkan, Eldin berpesan, agar sleuruh anggota Paskibraka dapat menjadi duta pembangunan di lingkungan sosial masing-masing, sekaligus menjadi pelopor pembangunan di tingkat linglkungan, kelurahan, dan kecamatan. Baik itu menyangkut masalah kebersihan, tertib lalu lintas, solidaritas sosial, budaya, maupun perubahan lainnya. “Di samping itu, juga anggota Paskibraka yang baru dikukuhkan ini, diharapkan dapat menjadi agen pebaruan sosial untuk mendorong percepatan dan perluasan pembangunan kota berbasis partisipasi,” imbaunya.

Sebelum mengakhiri arahan, Eldin mengucapkan selamat bertugas serta senantiasa menjaga kesehatan dan stamina, agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. “Yang lebih penting lagi jangan lupa terus berdoa demi kesuksesan tugas yang diemban. Jadilah kebanggaan orang tua, keluarga, agama, seluruh masyarakat Kota Medan, bangsa dan negara Indonesia,” pesannya.

Sedangkan kepada para pelatih, Eldin tak lupa menyampaikan ucapan terima kasihnya, karena telah mendidik para siswa untuk berdisiplin, serta menumbuhkan kreativitas, serta keberanian. “Semoga nilai-nilai yang ditanamkan selama pelatihan akan selalu melekat hingga mereka dewasa kelak,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dispora Kota Medan, Marah Husin Lubis menjelaskan, sebelumnya pihaknya telah melakukan seleksi terhadap 800 siswa dari seluruh SMA/MA se-Kota Medan. Setelah dilakukan beberapa kali seleksi, hasil kerja sama dengan pihak Dandim 0201/BS dan Yonkav 6/Serbu, akhirnya terpilih 45 orang yang dipercaya menjadi Paskibraka Kota Medan 2018. “Dari 45 siswa yang terpilih tersebut, 44 orang dikukuhkan menjadi Paskibraka Kota Medan 2018, yang akan bertugas menaikkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Benteng Medan. Sedangkan seorang siswa lagi menjadi anggota Paskibraka Nasional, yang akan bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Istana Negara,” bebernya.

Ia juga menjelaskan, siswa yang menjadi anggota Paskibraka Nasional itu bernama Lukas Alexandri Siburian dari SMA Negeri 1 Medan. “Mari doakan ananda Lukas dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Sebab, keberhasilannya menjadi anggota Paskibraka Nasional sangat membanggakan Medan,” pugnkas Marah. (ris/saz)

Rumah Warga Medan Labuhan Kerap Kebanjiran

PERBAIKAN: Dinas PU Kota Medan dan jajaran saat memperbaiki tanggul jebol di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Selasa (14/8). Hal ini dilakukan setelah mendapat perintah langsung dari Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin (foto : Sumut Pos)

 

PERBAIKAN: Dinas PU Kota Medan dan jajaran saat memperbaiki tanggul jebol di Kelurahan Nelayan Indah,
Kecamatan Medan Labuhan, Selasa (14/8). Hal ini dilakukan setelah mendapat perintah langsung dari Wali
Kota Medan HT Dzulmi Eldin (foto
: Sumut Pos)

SUMUTPOS.CO – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan mendindaklanjuti perbaikan tanggul jebol di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Selasa (14/8) lalu. Perbaikan tanggul dilakukan pada saat air laut surut. Perbaikan tanggul dilakukan dengan mengerahkan puluhan pekerja dibantu alat berat backhoe long arm.

Perbaikan berjalan dengan lancar, para pekerja memasukkan tanah ke dalam goni. Setelah goni penuh, selanjutnya ditumpukkan di lokasi bendungan yang jebol akibat hantaman air laut pasang tersebut. Di samping itu backhoe long arm membantu dengan mengeruk tanah dari pinggiran sungai untuk menimbun tanggul yang jebol.

Dengan perbaikan tanggul jebol yang dilakukan tersebut, air yang menggenangi rumah warga selama 4 hari berangsur surut.

“Semoga dengan perbaikan tanggul jebol yang dilakukan ini, warga kembali dapat beraktivitas. Karena rumah mereka tidak digenangi air lagi,” tutur Kepala Dinas PU Kota Medan Khairul Syahnan.

Setelah dilakukan perbaikan sementara ini, Syahnan mengatakan, akan dilanjutkan dengan perbaikan permanen. Meski demikian, ia masih belum bisa memastikan kapan perbaikan tanggul permanen dilakukan. “Kami masih lihat kondisi alam dulu. Setelah benar-benar aman, barulah diperbaiki permanen,” jelasnya.

Syahnan terus memantau perbaikan tanggul yang jebol tersebut. Ia ingin perbaikan yang dilakukan dengan sebaik-baiknya, sehingga tanggul nantinya mampu menahan air laut apabila pasang besar terjadi kembali. “Walaupun sifatnya sementara, tapi kami ingin tanggul ini benar-benar kuat,” ungkapnya.

Peristiwa tanggul jebol ini mendapat perhatian serius Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin, dan Wakil Wali Kota Medan H Akhyar Nasution. Usai rapat paripurna di Gedung DPRD Medan, 13 Agustus 2018 lalu, kedua pejabat tinggi Pemko Medan yang didampingi pimpinan OPD terkait, langsung meninjau 2 lokasi tanggul jebol tersebut.

Kehadiran Eldin dan Akhyar beserta OPD terkait, mendapat apresiasi warga sekitar. Pasalnya, warga selama ini sudah jenuh, karena rumah mereka kerap menjadi langganan banjir. Selain merusak peralatan rumah tangga, banjir juga melumpuhkan aktivitas warga. Karena itu, warga berharap kedatangan Eldin dan Akhyar dapat mengatasi masalah banjir tersebut.

Keinginan masyarakat langsung ditindaklanjuti Eldin. Ayah 3 anak itu langsung memerintahkan Kepala Dinas PU Kota Medan segera memperbaiki tanggul yang jebol. Untuk memastikan perbaikan tanggul dilakukan, Eldin pun berada di lokasi hingga petang, termasuk menunggu kedatangan truk pembawa tanah timbun yang akan digunakan memperbaiki tanggul jebol tersebut. (ris/saz)

Kadis Perdagangan Kota Tebingtinggi Gul Bakhri Siregar SIP MSI

JOGGING: Kadis Perdagangan Kota Tebingtinggi Gul Bakhri Siregar ketika berolahraga jogging.(foto: Sopian/SumutPos)
JOGGING: Kadis Perdagangan Kota Tebingtinggi Gul Bakhri Siregar ketika berolahraga jogging.(foto: Sopian/SumutPos)

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Cara yang dilakukan untuk menghilangkan kepenatan baik badan dan pikiran, adalah dengan memiliki hobi. Setidaknya, dengan melakukan hobi, setidaknya dapat mengalihkan pikiran sejenak. Itulah yang dilakukan oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Tebingtinggi, Gul Bakhri Siregar, dirinya memilih olahraga jogging untuk menghilangkan semua kepenatan.

Sebagai Kepala Dinas, dirinya bukan hanya membutuhkan pemikiran yang sehat, tetapi juga tubuh yang sehat menginggat saat ini tanggung jawabnya termasuk tinggi untuk mewujudkan Kota Tebingtinggi menuju kota jasa, penataan, dan pengoptimalan pasar.

“Dalam bekerja kita harus punya tubuh yang sehat dan pikiran yang terhindar dari stress, mengatasi hal itu lakukan jogging,” ujarnya.

Dirinya menyatakan senang dengan kegiatan jogging ini sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), bahkan dirinya sempat bercita-cita menjadi seorang atlet lari. Tetapi, hal tersebut tidak kesampaian karena dirinya menjadi abdi negara yaitu Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kesenangannya untuk melakukan kegiatan ini karena menurutnya jogging tidak membosankan, bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Bahkan, karena sangat santai membuat dirinya terkadang tidak merasa bahwa jogging bukan hanya sekadar hobi, tetapi sebuah kebutuhan.

“Ya itu dia, saya tidak menunggu orang lain untuk melakukan jogging. Cukup diri sendiri sudah bisa dilakukan. Terkadang tidak terduga saja, tiba-tiba usai jam kerja saya jogging disekitra kantor atau rumah,” jelasnya.

Banyak manfaat yang dirasakan pria kelahiran tanggal 6 Oktober 1966 ini, selain tubuh yang sehat, dirinya juga sering mendapatkan berbagai ide yang menarik untuk mengembangkan Kota Tebingtinggi. Bahkan kini, idenya tersebut sudah diwujudkan berupa pembangunan dengan sarana dan prasarana yang lebih modern.

“Eskavator ini juga akan kami pasang di Pasar Gambir di Kota Tebingtinggi, hal ini kita lakukan untuk menarik para pembeli atau konsumen bisa naik ke lantai atas. Ide-ide cemerlang ini timbul setelah saya melakukan jogging,”bilang Gul Bakhri yang juga mantan Kepala Bappeda Kota Tebingtinggi.

Karena sudah merasakan manfaatnya, tidak heran bila kini dirinya sering memberikan pengertian kepada keluarga mulai dari istri dan anak serta keluarga untuk rajin berolahraga, dengan berolahraga badan menjadi sehat dan dalam melaksanakan pekerjaan bisa full, tidak loyo serta malas malasan.

“Tidak mesti harus olahraga keras, jogging setiap pagi pun sudah lebih baik dari pada tidak berolahraga,”bilangnya.

Begitu juga dengan rekan kerja di Kantor Dinas Perdagangan Kota Tebingtinggi, Gul Bakhri Siregar juga mengajak para ASN mulai dari Sekretaris, Kabag, Kasubbag, Staf dan Kasi serta pegawai honorer untuk terus menggalakkan olahraga raga, kedepan kita akan memasyarakatkan olahraga seperti jogging ke tengah tengah masyarakat yang di awali dari keluarga, sahabat dan orang lain. (ian/ram)

Murid SD Terima Sosialisasi Keselamatan Berkendara (

SOSIALISASI: Murid SDN 054870 mendapat sosialisasi keselamatan berkendara.(foto : Bambang/Sumut Pos)
SOSIALISASI: Murid SDN 054870 mendapat sosialisasi keselamatan
berkendara.(foto : Bambang/Sumut Pos)

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Program sosialisasi keselamatan berkendara bagi murid sekolah dasar (SD) merupakan salah satu langkah efektif dalam menciptakan generasi muda yang berdisiplin tinggi dan cerdas dalam berlalulintas.

Hal itu diungkapkan Kepala SD Negeri 054870 Desa Perkebunan Tanjung Jati, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Halimatusahdiah Siregar pada kegiatan Safety Riding Dealer for Student, baru-baru ini.

“Saya kira, ini merupakan sebuah program inovatif dan sangat bermanfaat bagi anak-anak yang efektif dalam menanamkan jiwa disiplin dan perilaku cerdas berlalu-lintas,” kata Halimatusahdiah kepada wartawan, Rabu (15/8).

Menurutnya, Safety Riding Dealer for Student digelar pada 23 Juli 2018. Program edukatif ini sendiri terlaksana atas kerja sama pihaknya dengan PT Indako Trading Coy Medan dan CV Aneka Teknik Binjai.

Kegiatannya meliputi pembelajaran keselamatan berkendara, sosialisasi peraturan dan tertib lalu-lintas, bazar amal, serta dirangkai dengan berbagai kegiatan dan perlombaan seru terkait disiplin berlalulintas.

Di acara itu, lanjut Halimatusahdiah, panitia memberikan hadiah sepeda dan tas bagi tiga murid SD peraih titel juara satu hingga tiga, karena dinilai memiliki pengetahuan cukup luas terkait keselamatan berkendara.

“Kita sangat berharap, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, dan mampu menjamah seluruh SD yang ada di daerah. Sehingga proses sosialisasi keselamatan berkendara dapat berjalan secara merata,” tukasnya. (bam/han)

SEMESTER I TAHUN 2018 PELINDO 1

MEDAN,SUMUTPOS.CO  – PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 sebagai BUMN yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan turut mendukung perkembangan ekonomi Indonesia. Hal ini tercermin dari kinerja operasional Pelindo 1 yang mengalami peningkatan pada Semester I tahun 2018.

Pelindo 1 mencatatkan realisasi trafik kunjungan kapal selama semester I-2018 mencapai 76.247.896 GT (Gross Tonage). Angka ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu sebesar 7,41% atau mencapai 70.985.837 GT. Naiknya angka tersebut disebabkan oleh meningkatnya kunjungan kapal di pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo 1, yakni Pelabuhan Belawan dan Dumai.

“Tahun ini, volume bongkar muat peti kemas Pelindo 1 menunjukkan pertumbuhan yang positif selama semester I. Realisasi bongkar muat peti kemas mencapai 515.275 box atau naik hingga 15,22% dibandingkan periode semester I tahun 2017 sebesar 447.198 box. Peningkatan tersebut setara dengan 619.519 TEUs yang tumbuh 14,52% dibandingkan pencapaian tahun lalu yang sebesar 540.948 TEUs,” terang M. Eriansyah, Corporate Secretary Pelindo 1.

M. Eriansyah menjelaskan bahwa peningkatan bongkar muat peti kemas ini disebabkan oleh beberapa faktor yang meliputi: meningkatnya kegiatan bongkar muat peti kemas di Belawan International Container Terminal (BICT) untuk kegiatan impor alat rumah tangga, barang material, besi, dan makanan ternak, serta meningkatnya kegiatan bongkar muat peti kemas di cabang pelabuhan Malahayati, Sibolga, dan Dumai.

Selain itu, arus penumpang juga menunjukkan peningkatan dengan realisasi selama semester I ini mencapai 2.564.115 orang, meningkat 5,35% dibanding periode yang sama tahun 2017 yang mencapai 2.443.909 orang. Peningkatan angka arus penumpang di pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo 1 disebabkan oleh meningkatnya arus turun dan naik penumpang tujuan dalam dan luar negeri yang bertepatan dengan musim liburan sekolah dan hari raya Idul Fitri.

Selama periode Angkutan Lebaran 2018, jumlah pemudik yang dilayani oleh Pelindo 1 mengalami kenaikan. Tahun 2018, Pelindo 1 melayani sekitar 540.774 orang mulai dari selama Angkutan Lebaran 2018 periode H-10 hingga H+10 di delapan cabang pelabuhan, yakni Pelabuhan Belawan, Dumai, Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Tembilahan, Sibolga, Tanjung Balai Asahan dan Gunung Sitoli. Jumlah pemudik ini tercatat naik 15,9% jika dibandingkan dengan tahun lalu yang sebanyak 466.310 orang.

ACS Humas Pelindo 1, Fiona Sari Utami menambahkan bahwa Pelindo 1 akan terus meningkatkan pelayanan, menciptakan inovasi, dan ekspansi bisnis yang turut mendukung kemajuan industri kemaritiman di Indonesia. “Pelindo 1 berencana untuk melakukan digitalisasi pada setiap pelabuhannya untuk langkah yang lebih efektif dan efisien. Sebagai pilot project di seluruh pelabuhan di Indonesia, Pelabuhan Sri Bintan Pura yang merupakan pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo 1 Cabang Tanjung Pinang telah diterapkan sistem e-berthing dan e-pass sejak tahun ini. E-berthing dan e-pass merupakan sistem transaksi elektronik non tunai yang digunakan dalam pelayanan tambatan kapal dan pembayaran masuk pas pelabuhan,” tutup Fiona Sari Utami. (rel/ram)

Konflik Lahan PT MAI Melawan Warga Pecah

SUMUTPOS.CO – Bentrokan bermotif sengketa lahan kembali pecah. Kali ini terjadi antara PT Mazuma Agro Indonesia (MAI) di Sungai Korang, Huragi, Padang Lawas (Palas) melawan masyarakat Kali Kapuk, Batang Kumu, Tambusai, Rokan Hulu (Rohul), Riau. Akibatnya, satu orang sekuriti PT MAI tewas dibacoki warga.

“PERISTIWA terjadi Selasa (14/8),” ujar warga Palas berinisial AS.

Siang itu, ratusan warga dari Kali Kapuk Desa Batang Kumu, Rohul) melakukan panen raya buah kelapa sawit di lahan yang diklaim milik PT MAI Kabupaten Palas, Provinsi Sumut.

Saat bersamaan, sejumlah pekerja PT MAI juga melakukan hal yang sama. Melihat itu, warga Kali Kapuk langsung menyandera beberapa pekerja.

“Kejadian itu diketahui sekuriti perusahaan dan berusaha membantu rekan mereka. Rupanya, kejadian itu berujung bentrok. Warga dari Kali Kapuk balik menangkap beberapa sekuriti dan melakukan penganiayaan,” ungkap AS.

Merasa kalah jumlah, pihak dari perusahaan pun mundur. Apalagi, massa dari Kali Kapuk sempat menyerang dan membakar kendaraan.

“Akibatnya, satu tenaga pengamanan perusahaan yang berusaha membantu tewas dibacoki warga. Kepalanya koyak,” tutur AS.

Kondisi sempat mereda, setelah pihak Kepolisian Kabupaten Rohul turun ke lokasi. Diketahui, pemicu bentrokan adalah konflik lahan perkebunan antara warga Kali Kapuk dengan PT MAI yang beroperasi di wilayah perbatasan antara Kabupaten Palas, Sumut dan Kabupaten Rohul, Riau.

Sebelumnya, warga Kali Kapuk pernah melaksanakan aksi damai ke Pemkab Rohul, 21 Juni 2018 lalu. Namun hingga kini, belum ada penyelesaian.

Terpisah, Kapolsek Sosa AKP Huayan Harahap SH membenarkan satu sekuriti tewas. Kuat dugaan, akibat dibantai warga.

“Peristiwa tepatnya terjadi di Blok L 25/26 Afdeling IV Kebun Huragi PT MAI Desa Sungai Korang Kecamatan Hutaraja Tinggi,” tutur AKP Huayan.

Saat itu, lima petugas keamanan melakukan penjagaan Pos Peron Afdeling IV Kebun Huragi PT MAI. Kelima sekuriti itu masing-masing, Ferry Arie Angga, Anjas Wisnu Pambudi, Maraginda Harahap, Sugiharto dan Budi Priatna.

“Saat itu kelima sekuriti ini mendengar suara teriakan. Selanjutnya, mereka mendatangi asal suara tersebut,” urai AKP Huayan.

Ternyata di tempat sumber teriakan, sudah banyak laki-laki yang tidak diketahui identitasnya ramai berkumpul. Diantaranya ada yang berpakaian OKP.

Seketika warga langsung melakukan penganiayaan terhadap kelima sekuriti. Ada yang menggunakan kayu balok, parang dodos, tojok, pelepah sawit bambu dan air cabai yang dimasukan kedalam botol.

“Akibatnya, Maraginda Harahap tewas terkena bacokan. Sedangkan empat lainnya, Sugiharto, Budi Priatna, Ferry Arie Angga luka-luka akibat dipukul pakai kayu dan didodos di bagian perut,” beber AKP Huayan.

Anjas Wisnu Pambudi dan Ferry Arie Angga masih sempat melarikan diri setelah dianiaya. Para pelaku juga sempat membawa korban yang sudah berdarah-darah untuk mendapat pertolongan.

“Kita mengamankan 1 bilah dodos bergagang kayu, botol berisi air cabai, batang pelepah kelapa sawit, kayu, sepedamotor Honda Revo yang dibakar, 2 unit sepedamotor yang dirusak dan 1 sarung samurai sebagai barang bukti,” kata AKP Huayan.

Rabu (15/8) sekira pukul 06.30 WIB, Kapolres Tapsel dan Kapolres Rohul beserta Detasemen B Polda Riau langsung menyisir tempat kejadian. Dua warga diamankan dari kebun masyarakat. Tepatnya di Kari Kapuk Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rohul.

Keduanya masing-masing, Aslon Sinaga alias Pak Eka (42) warga Desa Suka Maju Kecamatan Rambah, Rokan Hulu dan Jhon Sihombing (38) warga Simpang D, Desa Ramba Kecamatan Ramba Hilir, Rokan Hilir. Keduanya dikenakan pasal 170 ayat (1) subs 351 ayat (4) KUHPidana.(yza/tan/ala)

Smartfren, Asli 4G

ist APLIKASI: Pengguna Smartfren saat menunjukkan aplikasi My Smartfren di gadget yang dimilikinya.
ist
APLIKASI: Pengguna Smartfren saat menunjukkan aplikasi My Smartfren di gadget yang dimilikinya.

Smartfren menjadi satu-satunya provider yang memberikan jaringan full 4G untuk seluruh pelanggan. Pilihan Smartfren untuk kosentrasi pada jaringan 4G setidaknya terbukti, dengan bertambahnya pelanggan pengguna 4G sejak satu tahun terakhir ini
di Sumatera Utara.

Regional Head North Sumatera Smartfren Telecom, Jefry Batubara mengatakan ada kenaikan pengguna Smartfren di Medan pada umumnya, dan Sumatera Utara pada khususnya. Hal ini dikarenakan Smartfren terus memberikan edukasi tentang jaringan kepada masyarakat.

“Ada kenaikan, dan hal itu sangat kita syukurin karena masyarakat sudah mulai memahami dengan yang namanya 4G. Berbicara tentang 4G itu bukan hanya kecepatan download dan lainnya. Tetapi tentang kualitas dunia internet,” ujarnya.

Bulan Juni 2018 yang lalu, OpenSignal memberikan update terbaru terkait kondisi jaringan seluler Indonesia. Laporan bertajuk Kondisi Jaringan Seluler ini mengambil sampel pada 1 Februari sampai 1 Mei 2018 pada 1,2 juta lebih perangkat seluler.

Dari laporan tersebut, menyatakan untuk jaringan 4G nya, Smartfren lebih unggul bila dibandingkan dengan provider sebelumnya. Bahkan, dalam ketersediaan 4G, Smartfren bahkan sudah di enam kota besar, Bandung, Jakarta, Makassar, Medan, Semarang, dan Surabaya.

Yang paling mengejutkan adalah, ternyata Smartfren berhasil menyaingi provider lain dalam kategori kecepatan download secara keseluruhan di kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Semarang. Dalam kategori ini, tercatat Smartfren memiliki kecepatan  9.83Mbps, kemudian disusul provider lain dengan kecepatan 8.42Mbps.

Pengguna Smartfren, Hermansyah menyatakan bahwa dirinya sudah menggunakan mengganti kartu providernya dan beraih untuk menggunakan Smartfren. Hal ini dikarenakan dirinya sudah sangat puas dengan semua pelayanan yang diberikan.

“Gini, semua yang ditawarkan oleh Smartfren itu yang saya butuhkan, misalnya kuota, kecepatan, dan lainnya. Dan saya tidak merasa tertipu dengan menggunakan Smartfren, karena mereka benar-benar 4G,” ujar warga yang tinggal di kawasan Setia Budi ini.

Sebelum menggunakan Smartfren, dirinya menggunakan provider yang berwarna merah juga. Karena dirinya tergiur dengan bonus nonton atau streaming. Ternyata, bonus yang ditawarkan tidak sempat digunakan. Dan akhirnya bonus itupun tidak berguna.

“Dan setelah saya baca lebih lanjut, ternyata pelayanan yang diberikan tidak sepenuhnya 4G. Lebih banyak diberikan 3G nya. Ini yang sempat membuat saya bertanya-tanya kenapa gadget saya sering ‘lola’ (lambat, red) kalau sedang streaming atau download,” jelasnya.

Dan setelah berbulan-bulan menggunakan Smartfren, Hermansyah tidak pernah merasakan sedikitpun penyesalan. Penyesalan yang dirasakannya hanyalah karena dirinya sedikit terlambat menggenal dan menggunakan Smartfren.

Penyesalan itu muncul saat dirinya harus mendokumentasikan sebuah kegiatan alam di kawasan Tapanuli Utara.

Sebelum menggunakan Smartfren, untuk mengupload sebuah foto, dirinya membutuhkan waktu hamper 1 jam. Tetapi, sejak mengenal Smartfren, pekerjaan untuk mengupload 10 foto tidak sampai 1 jam.

“Pekerjaan saya sebagai fotografer membuat saya harus selalu berpergian ke berbagai wilayah di Sumatera Utara. Sebelum mengenal Smartfrren, sinyal di gadget saya menyatakan sinyal 3G. Tetapi, begitu Smartfren, tetap 4G. Proud to Smartfren. Saya senang karena sudah menjadi pelanggannya,” lanjutnya.

Nah, masyarakan mungkin masih mengatakan bahwa kuota Smartfren mahal, tetapi ternyata bila dibandingkan dengan semua provider, Smartfren lebih murah dengan fasilitas full 4G. Karena hanya Rp60 ribu, maka pelanggan bisa internetan sepuasnya sepanjang hari selama 1 bulan. (ram)

Bank Sumut Tiga Kali Berturut Raih Predikat Sangat Bagus

PENGHARGAAN: Direktur Utama Bank Sumut Edie Rizliyanto, didampingi Direktur Operasional Didi Duharsa, saat memperlihatkan piagam Infobank Award 2018 di Hotel Royal Ambarrukmo, Jogjakarta, Selasa (14/8). (foto : Istimewa)
PENGHARGAAN: Direktur Utama Bank Sumut Edie Rizliyanto, didampingi Direktur Operasional Didi Duharsa, saat memperlihatkan piagam Infobank Award
2018 di Hotel Royal Ambarrukmo, Jogjakarta, Selasa (14/8). (foto : Istimewa)

 

JOGJAKARTA, SUMUTPOS.CO – Untuk kali ketiga, Majalah Infobank menilai Bank Sumut layak meraih predikat sangat bagus atas kinerja keuangan 2017 kategori Bank Buku II, aset di atas Rp25 triliun. Predikat sangat bagus merupakan predikat tertinggi dari rating yang melibatkan 115 bank di Indonesia.

Atas pencapaian kinerja tersebut, Bank Sumut dianugerahi penghargaan dalam event Infobank Award 2018, yang diserahkan di Hotel Royal Ambarrukmo Jogjakarta, Selasa (14/8). Direktur Utama Bank Sumut Edie Rizliyanto, yang hadir langsung menerima penghargaan itu.

Menurut Biro Riset Infobank, sebagaimana dilansir Majalah Infobank Vol l Nomor 480, Edisi Juli 2018, ada 4 pendekatan yang digunakan sebagai kriteria dalam rating dan menentukan penilaian, yakni pendekatan rasio keuangan penting, pertumbuhan, Good Corporate Governance, dan profil risiko.

Berdasarkan keempat pendekatan tersebut, hanya 64 bank yang berhasil meraih predikat sangat bagus, 23 bank mendapatkan predikat bagus, 15 bank memperoleh nilai cukup bagus, 4 bank dinilai tidak bagus, dan 9 bank tidak dapat di-rating.

Pemimpin Redaksi Majalah Infobank, Eko B Supriyanto menyebutkan, Biro Riset Infobank melakukan penelitian secara independen, tidak ada yang bisa menghalangi apapun hasil penilaiannya.

“Kami tetap memegang integritas dan kepercayaan dari perbankan. Saya menghargai sekali bank-bank yang hadir saat ini. Bank-bank yang berhasil mendapatkan penghargaan, adalah bank-bank yang memenuhi 4 kriteria, bank yang tumbuh dengan baik, bank yang melaksanakan GCG dengan baik, dan mengumumkan profil risiko dengan terbuka. Kami ucapkan selamat kepada para pemenang,” ungkap Eko.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Sumut Edie Rizliyanto, menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras, hingga menorehkan kinerja keuangan yang sangat baik di 2017 lalu. “Semua ini tak terlepas dari peran seluruh pegawai Bank Sumut, manajemen, hingga jajaran komisaris yang tak pernah lelah dan lengah untuk tetap mempertahankan prestasi. Semoga hal ini dapat terus ditingkatkan ke depannya,” kata Edie.

Edie juga menyampaikan, penghargaan ini dipersembahkan untuk seluruh nasabah dan masyarakat Sumut, yang telah mendukung dan percaya kepada Bank Sumut, sehingga dapat terus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Indonesia, khususnya di Sumut.

Kinerja keuangan Bank Sumut pada 2017 memang mencatatkan beberapa pertumbuhan positif. Di antaranya laba bersih meningkat 7,79 persen menjadi Rp630 miliar, dibanding 2016 sebesar Rp584 miliar. Aset Bank Sumut juga tumbuh 10,55 persen atau menjadi Rp28,98 triliun. Dari sisi kredit dan DPK juga sama. Masing-masing mencatatkan pertumbuhan 5,69 persen dan 11,32 persen, atau berada pada posisi Rp20,64 triliun dan 23,16 triliun. (rel/saz)