Home Blog Page 6063

Legalitas Ijazah Belasan Bacaleg DS Diragukan

LUBUKPAKAM,SUMUTPOS.CO– Legalitas ijazah SLTA yang menjadi salah satu syarat penting dari para bakal calon legislatif (Bacaleg) menjadi perhatian serius bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Karenanya, mereka dengan cermat meneliti seluruh berkas dokumen pendidikan para bacaleg yang akan bertarung di Pileg 2019.

Komisioner KPU Divisi Teknis, Arifin Sihombing menyebutkan, saat ini mereka melakukan verifikasi faktual terhadap ijazah Bacaleg yang diduga legalisasinya tidak melalui jalur yang tepat Menurut Arifin, ada belasan Bacaleg yang diduga atau patut dipertanyakan soal keabsahan legalisasi ijazahnya. Sesuai peraturan, Bacaleg melampirkan fotokopi ijazah yang legalisasi oleh instansi yang berwenang.

“KPU tidak mempertanyakan ijazah Bacaleg. Tetapi, apakah sudah memenuhi syarat legalisasinya? Itupun sebatas ijazah tingkat SLTA,”ungkapnya ketika ditemui di Kantor KPU Deliserdang, Jalan Karya Jasa, Lubukpakam, Selasa (7/8).

Padahal, jelas Arifin, meski Bacaleg menyertakan ijazah strata satu (S1) dan pasca sarja (S2), namun yang menjadi dasarnya adalah ijazah SLTA. Karenanya, bila ijazah SLTA Bacaleg bermasalah, maka KPU akan mengembalikan berkas Bacaleg yang bersangkutan ke Parpol pengusung. “Meski Bacaleg menyertakan ijazah S1, S2 bahkan S3 tetapi ijazah SLTA yang paling utama. Bagaimana bisa memiliki ijazah S1, S2 bahkan S3, sementara ijazah SLTA nya tak ada,” ucapnya.

Untuk itu, ditambahkan Arifin, KPU Deliserdang akan berangkat ke Jawa Timur untuk memverifikasi ijazah beberapa Bacaleg. Disebutkannya, ada lebih dari sepuluh ijazah yang perlu diverifikasi faktual.

KPU Sumut Serahkan ke Disdik
Terpisah, Komisioner KPU Sumut Divisi Teknis, Benget Manahan Silitonga mengungkapkan, ada tiga persyaratan mutlak dan paling mendasar yang akan diperiksa sebelum bakal calon legislatif dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) ataupun Tidak Memenuhi Syarat (TMS), pada saat penyusunan daftar calon sementara (DCS) nantinya. Yakni formulir surat pernyataan bakal calon (BB1), pakta integritas tidak mencalonkan napi korupsi (B3), dan informasi bakal calon (BB2).

Menurut Benget dari ketiga persyaratan mendasar pada saat partai politik mendaftarkan bacalegnya itu, lampiran tak kalah penting yakni melampirkan dokumen ijazah. Dijelaskannya, dokumen ijazah yang dilampirkan itu harus sesuai dengan nama gelar yang dicantumkan pada formulir BB1. “Kalau memang cuma tamatan SMA, cukup lampirkan ijazah pendidikan terakhir. Tapi misalkan dia ada buat gelar pada formulir BB1 tentu wajib dilampirkan ijazah sesuai gelar yang dia peroleh,” katanya menjawab Sumut Pos, Rabu (8/8).

Dia mengakui, saat masa penelitian berkas dari 1-7 Agustus, ada menemukan ketidaksesuaian antara data pada formulir BB1 dengan lampiran ijazah yang disertakan Bacaleg. “Padahal ini adalah hal paling prinsipil. Bacaleg harusnya memeriksa lagi data-datanya yang seperti ini,” ungkapnya.

Apalagi KPU sesuai tahapan juga sudah menyosialisasikan hal-hal mendasar seperti ini kepada semua penghubung (L/O) parpol. Namun di saat pendaftaran atau sampai penyerahan berkas perbaikan, ternyata masih ada parpol yang belum memahami hal dimaksud. “Logikanya begini, kalau memang ragu menyertakan dokumen ijazah perguruan tinggi, tak usah buat gelar di biodatanya. Jadi dia cukup melampirkan dokumen ijazah SMA yang dilegalisir kepada kami. Kan tidak susah,” katanya.

Pun demikian, KPU belum bersedia membeberkan daftar bacaleg yang TMS atau MS dalam kaitan masalah ijazah seperti ini. Karena saat ini KPU sedang menyusun daftar DCS usai menuntaskan tahapan penelitan selama seminggu. “Untuk dokumen awal yang sudah lengkap atau bacaleg yang dinyatakan MS, kami tidak akan periksa lagi berkasnya.

Hanya saja bagi bacaleg BMS semisal masih ada kekurangan dokumen pendukung lainnya, sebut saja seperti SKCK, surat keterangan dari pengadilan masih bisa dilengkapi saat masa perbaikan,” katanya.

KPU turut melibatkan Dinas Pendidikan Sumut dalam hal keabsahan dokumen ijazah semua bacaleg. Termasuk stempel atas legalisir ijazah bakal calon yang dilampirkan sebagai persyaratan pendaftaran. “Untuk SKCK kita libatkan polisi ke dalam tim. Kita serahkan kepada mereka untuk menentukan keabsahan surat tersebut. Sebab itu adalah otoritas mereka. Sama halnya dengan dokumen ijazah yang langsung diperiksa orang dari Dinas Pendidikan. Mereka memang sengaja kita libatkan dalam tim,” katanya.

Seperti diketahui, KPU sudah merampungkan tahapan penelitian perbaikan berkas bacaleg pada Selasa (7/8). Sedangkan mulai 12-14 Agustus nanti KPU akan melakukan penyusunan DCS. “Semuanya nanti kita rangkum saat penyusunan DCS,” kata Benget.

Sukseskan Pileg dan Pilpres
Di sisi lain, Pemkab Deliserdang dan KPU Deliserdang bertekad menyukseskan Pileg dan Pilpres, 17 April 2019 mendatang. Tekad ini disampaikan Ketua KPU Timo Dahlia Daulay didampinggi komisioner lainnya, di hadapan Bupati Deliserdang Ashari Tambunan di Ruang rapat Kantor Bupati, Lubukpakam, Selasa (7/8).

Diterangkan Timo kembali untuk Pileg dan Pilpres disediakan lima kotak suara, untuk DPD RI, DPR RI, DPR Provinsi, DPRD kabupaten dan Presiden. Dijelaskannya, Bacaleg untuk Deliserdang yang sudah mendaftarkan ke KPU ada 750 orang dari 16 Partai. “Saat ini tahap verifikasi dan akan diumumkan 13 Agustus 2018 untuk penetapan sebagai Calon Sementara,” terangnya.

Bupati Ashari Tambunan mengapresiasi kinerja KPU Deliserdang yang dengan kesungguhan dan kordinasinya yang terjalin baik dengan Pemkab Deliserdang. Maupun instansi/lembaga terkait serta elemen masyarakat menjadikan Pemilikada setrentak yaitu Pilkada Bupati dan Pilgub berjalan dengan baik aman dan tertib. “Pelaksanaan Pileg dan Pilpres 17 April 2019 yang akan mendapat dukungan penuh dari Pemkab Deliserdang,”jelasnya.(btr/prn)

TPL Bantu HKBP Aek Nauli 300 Sak Semen

ist BANTUAN: Humas PT TPL Estate Teladan Community Development (CD) officer perusahaan, memberikan bantuan perbaikan kepada Gereja HKBP Aek Nauli.
ist
BANTUAN: Humas PT TPL Estate Teladan Community Development (CD) officer perusahaan, memberikan bantuan perbaikan kepada Gereja HKBP Aek Nauli.

Doloksanggul,SUMUTPOS.CO–PT Toba Pulp Lestari Tbk (PT TPL) menyerahkan bantuan 300 sak semen untuk perbaikan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Aek Nauli, di Desa Aek Nauli I, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), baru-baru ini.

Serah terima bantuan ini dilaksanakan oleh Humas PT TPL estate Tele, Dedy Sinaga, dan Community Development (CD) officer, Yessy Panggabean, kepada Ketua Pembangunan HKBP Aek Nauli, Jumintar Hutagaol dan Pendeta HKBP Aek Nauli, Ronald Sihotang, serta disaksikan beberapa perwakilan jemaat.

“Kami berterimakasih dan mengapresiasi niat baik serta kepedulian pihak perusahaan terhadap gereja kami. Kami akan manfaatkan sebaik-baiknya bantuan ini,” ujar Jumintar Hutagaol.

Hal senada juga diungkapkan Ronald Sihotang. “Kami terima kasih atas bantuan dari perusahaan. Semoga seluruh pekerja perusahaan mendapatkan berkat dari Yang Maha kuasa dan perusahaan semakin berkembang di masa-masa mendatang,” ujar Ronald Sihotang.

HKBP Aek Nauli memiliki jemaat sebanyak 210 kepala keluarga (KK). HKBP Aek Nauli yang berada di Kecamatan Pollung, bersebelahan langsung dengan wilayah hutan tanaman industri (HTI) PT TPL estate Tele.

Manajer CD PT TPL, Ramida Siringoringo, mengungkapkan bahwa bantuan kepada HKBP Aek Nauli ini merupakan bukti nyata perusahaan untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. “Kami berharap semoga bantuan ini berguna bagi seluruh pengurus dan jemaat gereja HKBP Aek Nauli,” ujar Ramida (6/8).

Sebelumnya, PT TPL juga telah melakukan serah terima bantuan pembangunan atap dan rangka baja seluas 700 meter persegi kepada perwakilan gereja HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) Hutagalung di desa Hutagalung, kecamatan Harian, kabupaten Samosir, baru-baru ini. (rel/sih/han)

Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Bayi

ist BANTUAN: Pertamina Menyerahkan Bantuan untuk Kesehatan Masyarakat.
ist
BANTUAN: Pertamina Menyerahkan Bantuan untuk Kesehatan Masyarakat.

SIBOLGA,SUMUTPOS.CO-Sebagai wujud kepedu liannya dalam program peningkatan kesehatan Ibu, bayi dan balita, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I menyerahkan bantuan kepada masyarakat di lingkungan Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sibolga, Rabu (8/8).

Hal itu dilakukan Pertamina sebagai tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) di daerah operasi bantuan diberikan dalam bentuk sarana posyandu, makanan tambahan bergizi dan pelatihan bagi kader posyandu Pertamina Sehati Kelurahan Pasar Belakang, di Kota Sibolga.

Bentuk bantuan yang diberikan seperti sarana posyandu berupa tenda, scale bayi, alat ukur, pendampingan kader posyandu serta sarpras posyandu yang diberikan langsung oleh Operation Head (OH) TBBM Sibolga, Adi Rachman, di Jalan Janggi, Kelurahan Pasar Belakang Kota Sibolga.

Kegiatan itu juga turut dihadiri oleh Camat Kecamatan Sibolga Kota, Mardi Tanjung, Branch Manager Rumah Zakat, Budi Syahputra, dan Kadis Kesehatan, Firmansyah Hulu.

“Program bantuan perusahaan melalui CSR ini bertujuan untuk mendukung upaya peningkatan kesehatan, khususnya ibu bayi dan balita dengan berbagai program di antaranya bantuan sarana posyandu, makanan tambahan bergizi dan pelatihan kader dengan harapan ke depan akan mampu menjadi posyandu yg mandiri khususnya posyandu Kelurahan Pasar Belakang, Sibolga ini” ucap OH TBBM Sibolga, Adi Rachman.

Adi Rachman menjelaskan, bahwa sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina berkomitmen untuk senantiasa memprioritaskan keseimbangan dan kelestarian alam, lingkungan dan masyarakat.

Dengan itu, bantuan ini dinilai dapat menyejahterakan manusia, alam, dan lingkungan, maka Pertamina akan mampu mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Pertamina menetapkan beberapa inisiatif strategis sebagai wujud komitmennya.

“Komitmen Pertamina, yaitu pertama untuk pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan yaitu melalui pendidikan perubahan perilaku, pola pikir, serta pelatihan keterampilan dan kesehatan, kedua, berwawasan pelestarian lingkungan, dan ketiga, terkait strategi bisnis dan keempat dilaksanakan secara tuntas.” tutur Adi Rachman.

Adi Rachman menambahkan, bahwa tujuan strategis program CSR Pertamina adalah meningkatkan reputasi dan kredibilitas Pertamina melalui kegiatan TJSL yang terintegrasi dengan strategi bisnis, dengan mencakup program Corporate Social Responsibility (CSR), program Bina Lingkungan (BL) dan Program Kemitraan (PK). (gus/han)

Eldin: Fungsikan Secara Strategis untuk Kedokteran Forensik

foto-foto pemko medan for sumut pos DIABADIKAN: Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin diabadikan bersama Konsul India untuk Provinsi Sumut dr Shakira Shah, Direktur RSUD dr Pirngadi Medan dr Suryadi Panjaitan, Guru Besar Ahli Forensik Prof dr Amri Amir, Asisten Umum Setdako Medan Ikhwan Habibi Daulay, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan drg Usma Polita Nasution pada peresmian Ruang dr RK Satija di RSUD dr Pirngadi Medan, Rabu (8/8).
foto-foto pemko medan for sumut pos
DIABADIKAN: Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin diabadikan bersama Konsul India untuk Provinsi Sumut dr Shakira Shah, Direktur RSUD dr Pirngadi Medan dr Suryadi Panjaitan, Guru Besar Ahli Forensik Prof dr Amri Amir, Asisten Umum Setdako Medan Ikhwan Habibi Daulay, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan drg Usma Polita Nasution pada peresmian Ruang dr RK Satija di RSUD dr Pirngadi Medan, Rabu (8/8).

RSUD dr Pirngadi Medan memiliki ruangan baru, namanya Ruang dr RK Satija. Ruangan itu akan digunakan khusus untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat di bidang forensik. Dan Rabu (8/8), ruangan tersebut diresmikan Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin.

Kehadiran ruangan itu diharapkan dapat menumbuhkembangkan ilmu forensik, termasuk membantu melaksanakan pemeriksaan kedokteran forensik bagi kepentingan peradilan, jika diminta penyidik polisi.

Selain itu, peresmian ruangan itu juga sebagai bentuk apresiasi dan tanda jasa kepada dr RK Satija, yang merupakan pendiri bagian kedokteran forensik di RSUD dr Pirngadi Medan. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan Eldin bersama Konsulat Jenderal (Konjen) India untuk Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dr Shakira Shah.

Di hadapan Direktur RSUD dr Pirngadi Medan dr Suryadi Panjaitan, Guru Besar Ahli Forensik Prof dr Amri Amir, Asisten Umum Setdako Medan Ikhwan Habibi Daulay, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan drg Usma Polita Nasution, serta jajaran RSUD dr Pirngadi Medan, Eldin mengaku menyambut baik diresmikannya Ruang dr RK Satija tersebut.

Dengan peresmian ruangan itu, Eldin berharap, dapat menjadi kebanggaan tersendiri bagi para dokter forensik di RSUD dr Pirngadi Medan. Sebab, lanjutnya, dr RK Satija merupakan sosok pahlawan, sehingga perlu dikenang. Itu sebabnya, satu ruang di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal diberi nama Ruang dr RK Satija, sekaligus pembuatan prasastinya.

“Kami berharap, dengan peresmian nama Ruang dr RK Satija, dapat memberikan gairah nuansa dan semangat baru. Di samping itu, kehadiran ruangan baru ini nantinya dapat difungsikan dengan strategis untuk pelayanan di bagian kedokteran forensik,” harap Eldin.

Lebih lanjut Eldin mengatakan, sosok dr RK Satija yang berasal dari India, sangat layak menjadi panutan bagi semua, terutama para dokter forensik, atas keilmuwan dan jasa yang telah diberikan semasa hidupnya.

Di samping itu, dengan pemberian nama satu ruangan di instalasi forensik dengan nama dr RK Satija, semakin mempererat hubungan antara India dan Indonesia, termasuk Kota Medan, yang selama ini sudah terjalin dengan baik akan semakin baik lagi ke depannya.

“Semoga semangat dr RK Satija yang telah mendirikan bagian kedokteran forensik di RSUD dr Pirngadi Medan dan Fakultas Kedokteran (FK) USU, dapat menjadi panutan. Dengan demikian para dokter forensik dapat meningkatkan inovasi maupun pelayanan kepada masyarakat,” harapnya.

Apresiasi dan terima kasih juga disampaikan Konsul India untuk Provinsi Sumut dr Shakira Shah, karena telah menggunakan nama dr RK Satija, yang berasal dari India, sebagai nama ruangan kedokteran forensik di RSUD dr Pirngadi Medan. Tentunya dengan peresmian ruangan ini, semakin mempererat hubungan antara India dan Indonesia, khususnya Kota Medan di bidang kesehatan.

Ke depannya, lanjut Shakira, India dan Kota Medan akan meningkatkan hubungannya lagi, terutama di bidang kesehatan. “Dalam waktu dekat ini, akan datang dokter spesialis mata dari India ke Kota Medan, untuk memberikan premi ke RSUD dr Pirngadi, maupun sejumlah rumah sakit lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut Dirut RSUD dr Pirngadi Medan dr Suryadi Panjaitan, pemberian nama dr RK Satija sebagai nama ruangan kedokteran forensik, merupakan bentuk tanda jasa kepadanya. Ia mengatakan, dr RK Satija merupakan Kepala Departemen Forensik pertama di RSUD dr Pirngadi Medan, dan FK USU. “Semoga dengan peresmian ruangan ini dapat menumbuhkembangkan ilmu forensik,” harapnya. (ris/saz)

Orok dalam Kendi Gegerkan Warga

DIVA/SUMUT POS OLAH TKP: Petugas Identifikasi Polrestabes Medan melakukan olah TKP penemuan orok bayi.
DIVA/SUMUT POS
OLAH TKP: Petugas Identifikasi Polrestabes Medan melakukan olah TKP penemuan orok bayi.

MEDAN-Warga Jalan Klambir V Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia mendadak geger. Pasalnya, seorang warga menemukan jasad orok di sebuah kebun ubi yang terletak di samping rumah warga. Saat ditemukan, orok tersebut dimasukkan ke dalam kendi yang terbuat dari tanah liat.

Kapolsek Helvetia, Kompol Trila Murni mengatakan, orok itu pertama kali ditemukan warga bernama Rabaini.

“Kita mendapat laporan dari warga bahwa telah satu bungkusan kantongan plastik warna hitam. Ketika dibuka, bungkusan itu ternyata berisi sebuah kendi yang di dalamnya terdapat orok, terbungkus kain putih dan ditaburi bunga rampai,” sebut Trila kepada wartawan, Rabu (8/8) siang.

Menerima laporan temuan itu, Unit Reskrim Polsek Helvetia bersama Tim Pegasus turun ke lokasi penemuan orok. Panit Reskrim Polsek Helvetia, Ipda S Sebayang SH bersama Tim Inafis Polrestabes Medan kemudian melakukan identifikasi terhadap orok tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan, orok itu diketahui berjenis kelamin laki-laki.

“Setelah melakukan olah TKP, orok berjenis kelamin laki-laki itu diperkirakan masih berumur sekitar 6 bulan. Selanjutnya petugas mengevakuasi orok tersebut ke RS Bhayangkara Medan untuk proses visum,” jelasnya.

Menurut Trila, polisi masih melakukan pengembangan dan mencari saksi-saksi di TKP terkait dengan temuan orok tersebut. “Kita sudah memanggil saksi-saksi ke Mako untuk dimintai keterangan terkait dengan temuan orok tersebut,” pungkasnya.

Kata Trila, Rabbaini, warga yang pertama kali menemukan jasad orok tersebut mengaku pagi itu heran ketika melihat kendi tanah liat dalam plastik yang diletakkan di kebun ubi sebelah rumah milik Ratna Sari Dewi.

Penasaran, saksi kemudian mengambil kendi itu dan membukanya.Di situ dia mengaku terkejut lantaran di dalamnya berisi orok.

“Untuk saat ini kita masih mencari tahu siapa warga yang membuang kendi berisi orok itu. Kami tengah mengumpulkan informasi apakah ada warga sekitar yang sebelumnya hamil. Setidaknya kita berupaya untuk menyelidiki temuan itu,” ujar Trila. (dvs/ala)

ASI Pengaruhi Perkembangan Anak

Menyusui bayi-Ilustrasi.
Menyusui bayi-Ilustrasi.

TEBINGTINGGI,SUMUTPOS.CO-Air Susu Ibu (ASI) merupakan Asi Eksklusif dan menjadi asupan bayi yang sangat berpengaruh dalam tumbuh kembangnya seorang anak.

Hal itu disampaikan Wali Kota Tebingtinggi diwakili Staf Ahli, Bambang Sudaryono saat membuka kegiatan Sosialisasi Koordinasi Lintas Sektoral Dalam Fasilitas Pojok ASI di Tempat Umum yang diselenggarakan Dinas Kesehatan, di Rumah Makan Pondok Bagelen, Rabu(8/8).

Dijelaskan Bambang, indikator keberhasilan pembangunan kesehatan, diantaranya penurunan angka kematian bayi dan peningkatan status gizi masyarakat.

Menurutnya, saat ini Indonesia menghadapi masalah gizi ganda. Dimana satu sisi, masih banyak penderita kurang gizi. “Untuk itulah pen-tingnya asupan ASI bagi bayi dari sejak lahir hingga berusia 2,6 tahun, tanpa menambah atau mengganti dengan makanan,”ujarnya.

Bersadarkan hasil Riskesdes 2013, lanjut Bambang, capaian ASI ekslusif sebesar 30,3 persen, dan ini masih jauh dari target capaian nasional. Untuk itulah, tak ada alasan ibu-ibu tidak menyusui bayinya di tempat umum.

“Kami berharap kepada instansi pemerintah, khususnya untuk pelayanan umum yang belum menyiapkan fasilitas pojok ASI untuk segera menyiapkan, termasuk Kantor Camat dan Lurah,”katanya.

Sebelumnya, Kadis Kesehatan dr Nanang Fitra Aulia SpPK dalam laporannya menyampaikan, sosialisasi tersebut bertujuan untuk penyediaan tempat dan meningkatkan kesehatan ibu untuk menyusui bayi dengan aman, nyaman dan privasi.

Hadir pada sosialisasi tersebut, para Kapuskesmas, pimpin BUMN, pimpinan rumah sakit swasta, dinas perhubungan, dinas sosial Kemenag, Polres Tebingtinggi dan Camat se Kota Tebingtinggi. (ian/han)

Remaja Pelaku Curanmor Dipelor

Teddy Akbari/sumut pos TUNJUKKAN: Kapolres Binjai AKBP Donald Simanjuntak (kanan) menunjukkan dua tersangka dan seorang tersangka curanmor lain.
Teddy Akbari/sumut pos
TUNJUKKAN: Kapolres Binjai AKBP Donald Simanjuntak (kanan) menunjukkan dua tersangka dan seorang tersangka curanmor lain.

BINJAI,SUMUTPOS.CO-Polisi menangkap dua dari tiga remaja yang sukses melarikan tiga sepedamotor sekaligus dalam waktu tiga menit saja. Peristiwa itu terjadi di Kos-kosan Ungu-Kafe Semalam, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Kartini, Binjai Kota, beberapa waktu lalu.

Seorang lagi yang belum dibekuk sudah dikantongi identitasnya. Ia berinisial R (DPO).

Menurut Kapolres Binjai, AKBP Donald Simanjuntak, sindikat pencurian kendaraan bermotor ini sudah beraksi delapan kali. “Empat diantaranya di wilayah hukum Polres Binjai,” jelas Donald didampingi Kasat Reskrim AKP Hendro Sutarno.

Kapolres melanjutkan, R saat mau dicicduk berhasil kabur dari kejaran petugas. Padahal, ketiga tersangka saat mau ditangkap petugas sudah dibuntuti dari belakang.

“Ada satu yang kabur. Mereka ini sindikat. Dari diantara mereka, ada yang khusus survei di lapangan sebelum beraksi,” sambungnya.

Sementara, tersangka Erik Paksindra mengaku baru sekali beraksi. Keuntungan menjual hasil curian itu, dia dapat Rp2 juta.

“Kami dari Titanic naik becak (ke Kos Ungu). Waktu mau ditangkap, dia (R) sama kami. Mau main (mencuri) juga. Uang itu (Rp2 juta) saya kasih sama ibu untuk uang jajan adik saya,” tandasnya.

Sebelumnya, kedua tersangka yang ditangkap polisi masing-masing, M Said (19) warga Mencirim Pondok Diski, Sunggal dan Erik Paksindra (16) warga Jalan Medan Krio, Sunggal.

Polisi menangkapnya setelah melakukan penyelidikan beberapa minggu ke lokasi penangkapan. Sebelum melakukan penyelidikan, petugas telah mengumpulkan rekaman CCTV hingga mengetahui pelaku yang merupakan residivis curanmor.

Tak ayal, petugas kemudian melakukan penyelidikan ke rumah ketiga pelaku. Saat ditangkap, mereka sedang mengendarai sepedamotor RX King dan Kawasaki Ninja.

Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan mencari barang bukti. Saat itu, tersangka Said mencoba melawan petugas dan melarikan diri hingga harus memberikan tembakan peringatan.

Akibatnya, kaki Said ditembak petugas hingga tersungkur ke tanah karena tidak mau berhenti. Barang bukti yang diamankan berupa, 1 unit Sepeda Motor RX King, 1 unit Honda Beat dan empat Kunci T.(ted/ala)

5.500 Bibit Lele Dibagikan ke 158 KK di Air Joman

Bibit lele-Ilustrasi.
Bibit lele-Ilustrasi.

ASAHAN,SUMUTPOS.CO-Dinas Perikanan Kabupaten Asahan, memberikan 5.500 ekor bibit ikan lele kepada 158 kepala keluarga (KK) di Desa Subur, Kecamatan Air Joman, Rabu (8/8).

Kepala Dinas Perikanan Asahan, Oktoni Eryanto menjelaskan, bahwa penyerahan benih ikan untuk meningkatkan program PKK Asahan, khususnya terkait dengan halaman, asri, teratur, indah dan nyaman (Hatinya) di Desa Subur.

“Pemberian bibit ikan lele kepada peternak tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan warga yang beternak ikan dan kesejahteraan peningkatan program PKK,”kata Oktoni.

Tujuannya, lanjut Oktoni, untuk memenuhi gizi keluarga dan meningkatkan pendapatan keluarga dengan membesarkan ikan di halaman rumah.

“Jadi ada 158 rumah memiliki kolam ikan di Desa Subur. Makanya dibagikan ikan lele,”kata Oktoni.

Oktoni didampingi Kabid Pengelolaan Pembudidayaan Ikan Dinas Perikanan, Tumanda Ritonga, menjelaskan pihaknya bersama PKK Asahan telah melakukan penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat Desa Subur tentang pembesaran ikan di halaman rumah.

Selain bibit ikan, Dinas Perikanan juga memberikan bantuan 5 buah kolam terbuat dari terpal ukuran 2×4 meter beserta pakan sebanyak 680 Kg.

“kiranya dengan adanya penyaluran benih ikan di Desa Subur bisa bermanfaat bagi masyarakat, dan dapat membantu Desa Subur menjadi Desa terbaik,” bilangnya. (omi/han)

Ungkap Perampok Rp150 Juta di Indomaret, Polres Belawan Libatkan Densus 88

Tersangka terekam CCTV saat menggasak Rp150 juta dari Indomaretm Jalan KL Yos Sudarso.
Tersangka terekam CCTV saat menggasak Rp150 juta dari Indomaretm Jalan KL Yos Sudarso.

Masih ingat kasus perampokan Rp150 juta di Indomaret Jalan KL Yos Sudarso, Simpang Kantor, Kecamatan Medan Labuhan? Kini Polres Pelabuhan Belawan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku perampokan tersebut.

PERKEMBANGAN terbaru, Polres Pelabuhan Belawan akan melibatkan pasukan anti teror Densus 88. Apakah pelaku dari jaringan teroris?
“Saya belum bisa jawab mas. Intinya masih terus kita kembangkan,” Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Jerico Lavian Chandra, Rabu (8/8).

Jerico mengaku, kasus perampokan yang terjadi April 2018 lalu menjadi prioritas pihaknya untuk diungkap. Oleh sebab itu, polisi bekerja sama dengan Densus 88 untuk melacak pelaku.

“Foto yang kita ambil dari TKP, itu akan menjadi bukti dasar untuk mengejar pelaku. Ini merupakan prioritas kami, mudah – mudahan dalam waktu dekat ini pelaku bisa kita ungkap,” kata Jerico didampingi Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis.

Apakah senjata yang digunakan pelaku adalah organik? Jerico membenarkan. Dia menduga, senjata itu adalah eks kombatan di Aceh. “Senjata itu SS1 organik. Makanya kita terus melakukan penyelidikan. Kita belum bisa simpulkan pelaku dari mana. Untuk itu terus kita kembangkan di lapangan,” terang Jerico.

Sebelumnya, Kriminolog Redyanto Sidi SH MH sangat menyayangkan aparat penegak hukum yang tidak mampu mengungkap pelaku.

Padahal, dari rekaman CCTV, ciri – ciri pelaku sudah jelas diketahui dan sangat mudah untuk diungkap. “Ini membuktikan, aparat penegak hukum tidak serius atau belum maksimal mengungkap pelaku. Karenanya akan memberikan rasa khawatir bagi masyarakat dengan bebasnya pelaku berkeliaran,” ungkap Redyanto.(fac/ala)

Komplotan Rampok Sekarat Dihajar Massa

ist/Sumut Pos SEKARAT: Salah satu pelaku perampokan rumah mewah di Komplek Pondok Surya, Medan Helvetia sekarat dihajar massa, Rabu (8/8).
ist/Sumut Pos
SEKARAT: Salah satu pelaku perampokan rumah mewah di Komplek Pondok Surya, Medan Helvetia sekarat dihajar massa, Rabu (8/8).

Korban yang rumahnya disatroni komplotan perampok tak terima. Ia langsung menguber mobil Toyota Avanza BK 1231 QB berisi 4 pelaku. Terpojok, tiga pelaku dihajar warga. Sedangkan satu berhasil kabur.

PERISTIWA itu terjadi di Komplek Pondok Surya, Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (8/8) pukul 15.00 WIB. Saat itu, pelaku yang sudah masuk ke dalam rumah memarkir mobilnya di depan pagar.

Korban yang pulang terkejut melihat ada mobil di depan pagar. Pemilik rumah kemudian menglakson mobil pelaku.

Saat itu juga, para pelaku belingsatan dari dalam rumah. Komplotan itu kemudian melarikan diri.

Dibantu warga, pemilik rumah langsung mengejar. Aksi kejar-kejaran terjadi hingga ke kawasan Jalan Kapten Sumarsono.

Para pelaku beberapa kali menembakkan senjata air soft ke udara. Aksi kejar-kejaran terus berlanjut hingga masuk ke persimpangan KFC Zipur, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhandeli.

Apes, ban mobil yang digunakan pelaku bocor. Tak ingin konyol, pelaku terus kabur masuk ke Jalan Panitra, Kecamatan Medan Deli.

Di areal jalan yang sempit, pelaku yang terus diteriaki rampok akhirnya terjebak oleh kepungan warga.

Dari dalam mobil, keluar 4 orang pelaku. Salah satunya berhasil ditangkap di lokasi. Warga yang emosi langsung menghadiahi bogem mentah hingga sekarat.

Kemudian, dua pelaku berhasil ditangkap di depan kantor Lurah Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli.

Sedangkan, satu pelaku lagi berhasil kabur.

Tak lama, petugas Polsek Medan Labuhan datang ke lokasi dan mengamankan satu pelaku yang sekarat untuk dibawa ke RS Bhayangkara Medan.

Sedangkan, dua pelaku, Alvin Sihombing (40) dan Steven Sihombing (36) bersama mobil yang digunakan dibawa ke Mapolsek Medan Labuhan.

“Dari kawasan Helvetia, pelaku sudah dikejar-kejar. Bahkan sempat meletuskan senjata,” kata Panji, warga sekitar.

“Mereka (pelaku), ditangkap karena menabrak orang di jalan. Makanya terus dikejar warga, akhirnya tertangkap karena ban mobilnya pecah,” jelas pria 34 tahun.

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Bonar Pohan mengatakan, pihaknya sudah mengamankan tiga pelaku. Menurutnya, peristiwa itu terjadi di wilayah hukum Polsek Medan Helvetia dan perkaranya akan dilimpahkan ke wilayah Polrestabes Medan.

“Untuk satu pelaku sudah kita bawa ke RS Bhayangkara, dua pelaku sudah kita amankan. Satu pelaku yang kabur masih kita lidik, makanya kasus ini akan segera kita limpahkan,” kata Bonar.(fac/ala)